Anda di halaman 1dari 19

Eksistensi Tumbuhan dan Hewan

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penghargaan islam terhadap tumbuhan sangat tinggi. Al-Quran menyebutnya sebagai anugrah besar Tuhan.Al-Quran menggambarkan surge sebagai dunia dengan kualitasnya yang prima, yang menjadi tempat tinggal orang-orang yang beriman dan mengabdi kepada tuhan. Itulah surga, yang dapat juga berarti taman atau kebun. Niscaya Allah mengampuni dosa-dosamu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, dan ke tempat-tempat tinggal yang baik di dalam surgaAdn. Itulah kemenangan yang agung. Dan (ada lagi) karunia yang lain kamu sukai (yaitu) pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat (waktunya). Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang mukmin (as-Saff/61:12-13) Tumbuhan adalah makhluk yang dapat membuat makanannya sendiri. Tidak seperti hewan dan manusia, tumbuhan tidak dapat bergerak bebas.Keterbatasan sendiri. Dalam gerak proses ini diimbangi dengan kepemilikan system yang membuatnya dapat memproduksi makanannya penyiapan makanan, tumbuhan menghasilkan oksigen (O2) yang sangat vital bagi proses pernafasan hewan dan manusia. Selain itu, tumbuhan juga merupakan sumber makanan dan pengobatan manusia. Begitu pula dengan hewan dalam al-quran.Beberapa hewan seperti lebah dan telah disebutkan dalam al-quran ini memiliki mewakili kegunaan manfaatnya tersendiri.Lebah

keberadaan serta eksistensi hewan di bumi ini menurut al-quran.

Tafsir Kontekstual | Kelompok 7 | Biologi 4B

Eksistensi Tumbuhan dan Hewan

BAB II EKSISTENSI TUMBUHAN DAN HEWAN A. Pengantar Al-Quran ketika membahas alam atau berbicara masalah lingkungan, menggunakan beberapa term, yaitu al-alamin (seluruh spesies atau makhluk) disebut sebanyak 71 kali, alsama (ruang dan waktu) disebut sebanyak 387 kali (210 bentuk jamak dan 177 bentuk tunggal), al-ardl (bumi) disebut sebanyak 463 kali, dan al-biah (lingkungan) disebut sebanyak 15 kali.Kata al-biah yang bermakna lingkungan terdapat dalam QS [3]:21, QS [7]:74, QS [10]:93, QS [12]:56, QS [16]:41, dan QS [29]:58. Penggunaan Al-Quran dalam ayat-ayat ini berkonotasi pada lingkungan ruang kehidupan khususnya bagi spesies manusia.Jadi, saat berbicara masalah alam yang dimaksud AlQuran bukan hanya lingkungan hidup manusia, melainkan alam seluruh spesies (makhluk) baik yang ada di bumi maupun di ruang angkasa, bahkan yang ada di luar angkasa. Menurut Islam (Al-Quran) alam bukan hanya benda yang tidak berarti apa-apa selain dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia.Alam dalam pandangan Islam (Al-Quran) adalah tanda (ayat) keberadaan Allah.Alam memberikan jalan bagi Allah) tentang manusia bagi alam untuk mengetahui yang dengan keberadaan-Nya.Allah Adz-Dzariyat untuk berfikir berfirman,Dan di bumi itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan orang-orang dilanjutkan yakin,(QS anjuran [51]:20).Dalam Al-Quran banyak ditemukan ketika berbicara memahami, mengingat, bersyukur, dan bertafakkur. Semua ini akan mengantarkan manusia kepada sesuatu yang Maha Mutlak yang menciptakan alam dengan keharmonisan hokum-hukum yang mengaturnya. Alam adalah tanda-tanda (ayat) Allah, dalam

Tafsir Kontekstual | Kelompok 7 | Biologi 4B

Eksistensi Tumbuhan dan Hewan

artian bahwa alam mengabarkan akan keberadaan Allah sebagai pencipta alam. Alam adalah manifestasi dari seluruh nama-nama dan sifat-sifat Allah. Misalnya, tumbuh-tumbuhan merefleksikan sifat-sifat Ilahi berupa pengetahuan karena tumbuh-tumbuhan tahu bagaimana menemukan makanan dan cahaya, buah-buahan memanifestasikan anugerah dan karunia Allah, dan hewan mencerminkan empat sifat Ilahi; kehidupan, pengetahuan, keinginan, dan kekuasaan.Karena alam adalah lokus manifestasi dari seluruh nama-nama dan sifat-sifat Ilahi, maka merusak alam berarti merusak wajah atau tanda (ayat) Tuhan di muka bumi. Manusia, terutama umat Islam, harus memperlakukan dengan baik karena Allah. ia adalah tangga akan untuk merenungi dan kemahakuasaan Renungan keindahan

keharmonisan alam akan mengantarkan kaum Muslim menjadi orang-orang bertaqwa. Dalam Al-Quran, Allah menyatakan bahwa alam diciptakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Allah berfirman,Dan Dia menundukkan untukmu apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripadaNya. Sesungguhnya pada demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berfikir,(QS Al-Jatsiyah [45}:13).Ayat inilah yang menjadi landasan teologis pembenaran Pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan manusia.Islam tidak melarang memanfaatkan alam, namun ada aturan dan mainnya. Manfaatkan alam dengan cara yang baik (bijak) dan manusia bertanggungjawab dalam melindungi alam lingkungannya serta larangan merusaknya. Manusia sebagai khalifah (wakil atau pengganti) Allah, salah satu kewajiban atau tugasnya adalah membuat bumi makmur.Ini menunjukkan bahwa kelestarian dan kerusakan alam berada di tangan manusia. Dalam Islam (Al-Quran), hak mengelola alam tidak dapat dipisahkan dari kewajiban untuk memelihara
Tafsir Kontekstual | Kelompok 7 | Biologi 4B

Eksistensi Tumbuhan dan Hewan

kelestariannya (sinergi keduanya). Mengelola alam harus diiringi dengan usahausaha untuk melestarikannya.Banyaknya ayat Al-Quran yang membicarakan larangan merusak bumi, mengindikasikan kewajiban umat Islam untuk memelihara kelestarian dan keasrian bumi.Setiap perusakan lingkungan haruslah dilihat sebagai perusakan terhadap diri sendiri. Tuntunan moral Islam dalam mengelola alam adalah larangan serakah dan menyia-nyiakannya (baca; QS AlAraf [7]:31 dan QS Al-Isra [17]:27), serta banyak penjelasan tentang lingkungan ini melalui hadist-hadist Nabi Muhammad Saw.Manusia harus mengiringi alam bertasbih memuji Allah, antara lain memelihara kelestarian alam dan mengarahkannya kea rah yang lebih baik (islah), dan bukannya melakukan perusakan di muka bumi (fasad fi al-ardl). Sekali lagi, Islam membolehkan Pengelolaan bumi dan pemanfaatannya dengan syarat kelestarian dan keberlangsungannya, jangan sampai merusak habitat alam. B. Surat Al-Anam(6) ayat 99 Artinya : Dan dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan Maka kami keluarkan dari tumbuhtumbuhan itu tanaman yang menghijau. kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang korma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. berbuah perhatikanlah dan buahnya di waktu pohonnya (perhatikan pulalah) kematangannya.

Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman. Ayat ini masih merupakan lanjutan bukti-bukti kemahakuasaan Allah swt. Ayat-ayat yang lalu mengarahkan manusia agar memandang sekelilingnya, supaya ia dapat sampai pada kesimpulan bahwa Allah swt. Maha Esa dan kehadiran hari kiamat adalah keniscayaan. Yang dipaparkan untuk diamati pada ayat-ayat yang lalu adalah hal-hal yang terbentang di bumi, seperti pertumbuhan biji dan benih, atau yang berkaitan
Tafsir Kontekstual | Kelompok 7 | Biologi 4B

Eksistensi Tumbuhan dan Hewan

dengan langit seperti matahari dan bulan serta dampak peredarannya yang menghasilkan antara lain malam dan siang, selanjutnya dipaparkan juga tentang manusia, asal usul dan kehadirannya di bumi. Nah ayat ini, menguraikan kumpulan halhal yang disebut di atas, bermula dengan menegaskan bahwa Dan Dia juga bukan selain-Nya yang telah menurunkan air yakni dalam bentuk hujan yang deras dan banyak dari langit, lalu Kami yakni Allahmengeluarkan yakni menumbuhkan disebabkan olehnya yakni akibat turunnya air itu segala macam tumbuhtumbuhan, maka Kami keluarkan darinya yakni dari tumbuhtumbuhan itu tanaman yang menghijau. Untuk lebih menjelaskan kekuasaan-Nya ditegaskan lebih jauh bahwa, Kami keluarkan darinya yakni dari tanaman yang menghijau itu butir yang saling bertumpuk yakni banyak, padahal sebelumnya dia hanya satu biji atau benih. Selanjutnya Allah memberi contoh, dengan mendahulukan menyebut yang berkaitan dengan butir, karena butir yang disebut pertama pada ayat yang lalu (ayat 95) yaitu bahwa dari yang mayang yakni pucuk kurma, mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, yang mudah dipetik dan kebun-kebun anggur, dan Kami keluarkan pula zaitun dan delima yang serupa bentuk buahnya dan tidak serupa aroma dan kegunaannya. Perhatikanlah buah yang dihasilkan dengan penuh penghayatan guna menemukan pelajaran melalui beberapa fase di waktu pohonnya berbuah, dan perhatikan pula proses kematangannya yang melalui beberapa fase. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allahbagi kaum yang beriman. Dalam komentarnya tentang ayat ini, kitab al-Muntakhab fit tafsir yang ditulis oleh sejumlah pakar mengemukakan bahwa: Ayat tentang tumbuh-tumbuhan ini menerangkan proses penciptaan buah yang tumbuh dan berkembang nmelalui

Tafsir Kontekstual | Kelompok 7 | Biologi 4B

Eksistensi Tumbuhan dan Hewan

beberapa fase, hingga sampai pada fase kematangan. Pada saat mencapai fase kematangan itu, suatu jenis buah mengandung komposisi zat gula, minyak, protein, berbagai zat karbohidrat dan zat tepung.Semua itu terbentuk atas bantuan cahaya matahari yang masuk melalui klorofil yang pada umumnya terdapat pada bagian pohon yang berwarna hijau, terutama pada daun. Daun itu ibarat pabrik yang mengolah komposisi zatzat tadi untuk didistribusikan ke bagian-bagian pohon yang lain, termasuk biji dan buah. Lebih dari itu, ayat ini menerangkan bahwa air hujan adalah sumber air bersih satu-satunya bagi tanah.Sedangkan matahari adalah sumber semua kehidupan.Tetapi, hanya tumbuhtumbuhan yang dapat menyimpan daya matahari itu dengan perantaraan klorofil, untuk kemudian menyerahkannya kepada manusia dan hewan dalam bentuk bahan makanan organik yang dibentuknya. Kemajuan ilmu pengetahuan telah dapat membuktikan kemahaesaan Allah.Zat hemoglobin yang diperlukan untuk pernafasan manusia dan sejumlah besar jenis hewan, berkaitan erat sekali dengan zat hijau daun.Atom karbon, hidrogen, oksigen dan nitrogen, mengandung zat atom besi di dalam molekul hemoglobin.Hemoglobin itu sendiri mengadung atom magnesium dalam molekul klorofil.Di dunia kedokteran ditemukan bahwa klorofil, ketika diasimilasi oleh tubuh manusia, bercampur dengan sel-sel manusia.Percampuran itu kemudian memberikan tenaga dan kekuatan melawan bermacam bakteri penyakit. Dengan demikian, ia berfungsi sebagai benteng pertahanan tubuh dari serangan segala macam penyakit. Di bagian akhir ayat ini disebutkan ( ) unzhuruu ilaa tsamarihii idzaa atsmara wa yanih (amatilah buah-buahan yang dihasilkannya). Perintah ini mendorong perkembangan Ilmu Tumbuh-tumbuhan (Botanik) yang sampai

Tafsir Kontekstual | Kelompok 7 | Biologi 4B

Eksistensi Tumbuhan dan Hewan

saat ini mengandalkan metode pengamatan bentuk luar seluruh organnya dalam semua fase perkembangannya. Demikian komentar singkat yang penuh makna penulis sadur dari kitab al-Muntakhab Adapun ayat 99 yang ditutup dengan bagi kaum yang beriman, maka ia ditutup demikian sebagai isyarat bahwa ayat-ayat ini atau tanda-tanda itu hanya bermanfaat untuk yang beriman. Memang bisa saja ada yang mengetahui rahasia di balik fenomena yang diuraikan tidak ayat-ayat iman di atas, tetapi Allah, bila maka pengetahuannya disertai kepada

pengetahuan tersebut tidak akan bermanfaat. Atau dapat juga penutup itu dipahami sebagai mengisyaratkan bahwa yang tidak mengetahui dengan dalam atau bahkan yang tidak mengetahui walau sepintas tentang bukti-bukti tersebut bukanlah orang yang beriman. Ayat di atas menyebut terlebih dahulu tumbuh-tumbuhan kemudian menyebut empat jenis buah, yaitu kurma, anggur, zaitun dan delima.Menurut Fakhuruddin ar-Razi penyebutan dengan susunan seperti itu sungguh sangat serasi dan tepat. Bahwa tumbuhan yang terlebih dahulu disebut karena ia adalah makanan. Hasil tanaman adalah buah-buahan.Ini wajar disebut sesudahnya karena makanan lebih utama dari buah-buahan. Selanjutnya dari keempat jenis buah, yang pertama disebut adalah kurma, karena kurma dalam masyarakat Arab - dimana Al-Quran turun - merupakan makanan yang dapat menggantikan makanan pokok. Sesudah kurma, anggur, karena ia merupakan buah istimewa dan dapat dimanfaatkan begitu muncul serta manfaatnya berlangsung terus menerus. Zaitun adalah buah yang sangat banyak manfaatnya, darinya diperoleh minyak yang sangat jernih, disamping buahnya yang lezat.Ia dapat dimakan tanpa dikuliti, tapi juga dapat dikuliti. Terakhir adalah

Tafsir Kontekstual | Kelompok 7 | Biologi 4B

Eksistensi Tumbuhan dan Hewan

delima satu buah yang sangat mengagumkan. Hanya empat ini yang disebut oleh ayat di atas, mewakili buah-buahan yang lain. C. Surat Al-Araf(7) ayat 57 Artinya : Dan dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan); hingga apabila angin itu Telah membawa awan mendung, kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu kami turunkan hujan di daerah itu, Maka kami keluarkan dengan sebab hujan itu berbagai macam buah-buahan. seperti Itulah kami membangkitkan orang-orang yang Telah mati, Mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran. Dalam pembahasan di atas disebutkan bahwa Allahlah yang menciptakan langit dan bumi, dan Dialah Yang Mengatur, Yang Memutuskan,Yang Memerintah, dan Yang Menundukkannya. Dia memberikanpetunjuk kepada mereka agar berdoa kepadaNya karena Dia Mahakuasaatas semua yang dikehendakiNya. Kemudian dalam pembahasan ayatini disebutkan bahwa Allah mengingatkan kepada hambahambaNyabahwa Dialah yang memberi mereka rezeki, dan bahwa kelak Dia akanmembangkitkan orangorang yang telah mati di hari kiamat. Angin yang bertiup menyebar membawa awan yang mengandung hujan sebelum kedatangan hujan, angin tersebut membawa awan yang mengandung air hujan yang ciri khasnya gelap karena berat, penuh tidak Kami ada dengan air, dan tidak jauh dari permukaan bumi ke suatu daerah yang kering dan tandus tanamtanamannya, sebagaimana Kami jasadjasad sesudah hidupkan bumi yang telah mati itu sesudah matinya, demikian pula hidupkan tulang belulangnya hancur kelak di hari kiamat. Di hari kiamat nanti Allah menurunkan hujan dari langit, hujan itu menyirami bumi selama empat puluh hari. Maka tumbuhlah dari bumi semua jasad

Tafsir Kontekstual | Kelompok 7 | Biologi 4B

Eksistensi Tumbuhan dan Hewan

dari kuburnya ,masingmasing seperti tumbuhnya bebijian dari dalam tanah. D. Surat An-Nahl(16) ayat 68-69 Ayat-ayat tentang lebah dalam Al-Quran Al-Karim tidak lain adalah rentetan petunjuk tentang keajaiban ilmiah. Mukjizat AlQuran masih terus dikisahkan dan ilmu dari waktu ke waktu menyingkapkan kepada kita tentang berbagai mukjizat tersebut. Maha benar Allah dengan segala firman-Nya: kami akan memperlihatkan kepada merekan tentang bukti-bukti kebesaran kami dan dalam diri mereka sendiri, sehingga jelas bagi mereka bahwa sesungguhnya 41:53) ....kami telah menurunkan kitab kepadamu yang menjadi penjelasan terhadap segala sesuatu, rahmat dan kabar gembira untuk umat islam (Qs 16:89). Fakta dari ayat-ayat ini betul-betul diyakini oleh para pendahulu kita dan ilmu menyingkapkan kepada kita salah satu segi keajaiban ilahi dan keajaiban Al-Quran dalam ayat-ayat ini. Auf bin malik bin Abi Auf al-Asyjai ra. Telah beriman dengan Alquran Al-Karim dan dengan ketika semua suatu yang dibawanya. ia sakit Diriwayatkan, bahwa pada waktu Al-Quran adalah kebenaran, (Qs

kepadanya ditanyakan apakah ia akan dirawat. Ia menjawab : beri saya air karena Allah telah berfirman : Dan kami telah menurunkan air yang banyak manfaatnya dari langit.... (Qs 50:69) Beri saya madu karena Allah telah berfirman: ....Di dalamnya terdapat kesembuhan untuk manusia.... (Qs 16:69) . Kemudian ia mengatakan supaya diberi minyak zaitun karena Allah swt telah berfirman:

Tafsir Kontekstual | Kelompok 7 | Biologi 4B

Eksistensi Tumbuhan dan Hewan

10

Dari pohon zaitun yang banyak manfaatnya.. (Qs 24:35) Semua permintaannya ini lalu dikabulkan.Ia mencampurkan semua itu dan meminumnya, lalu ia sembuh. Artinya : 68. Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: "Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia", 69. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buahdan tempuhlah (bagimu). jalan Tuhanmu lebah yang itu ke Telah luar bagi dari perut buahan

dimudahkan dalamnya

minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di terdapat obat yang menyembuhkan manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benarbenar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan. Dengan perintah Allah swt kepada lebah yang mengantarnya memiliki naluri yang demikian mengagumkan, lebah dapat melakukan aneka kegiatan yang bermanfaat, dan sangat mudah bahkan bermanfaat untuk manusia. Menghisap sari kembang-kembang, sejenis minuman yang sungguh lezat yaitu madu yang bermacam-macam warnanya sesuai dengan waktu dan jenis sari kembang yang dihisapnya. Didalamnya yakni pada madu itu terdapatobat penyembuhan bagi manusia walaupun kembang yang dimakannnya ada yang bermanfaat ada pula yang berbahaya bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda kekuasaan dan kebesaran Allahbagi orang-orang yang berpikir. Kata ( )auwha terambil dari kata ( ) wahy/wahyu yang dari segi bahasa berarti isyarat yang cepat. Ia juga dipahami dari kata ilham. Yang dimaksud disini, yang dimaksud disini ialah potensi yang bersifat naluriah yang dianugerahkan Allah kepada lebah sehingga dengan sangat rapi dan mudah

Tafsir Kontekstual | Kelompok 7 | Biologi 4B

Eksistensi Tumbuhan dan Hewan

11

melakukan kegiatan-kegietan serta memproduksi hal-hal yang mengagumkan. Apa yang dilakukan tidak ubahnya seperti sesuatu yang diajarkan dan disampaikan kepadanya secara tersembunyi. Dari sini nurani yang dinamakan Allah disebut wahyu. Kata ( bermakna Allah swt. Lebah adalah serangga berbulu dan bersayap empat dan dapat hidup dari madu kembang.Besarnya lebih kurang dua kali besar lalat yang umumnya terlihat, warna perutnya coklat kemerahmerahan.Dibagian hidung atau belalainya ada semacam jarum yang sangat keci lagi tersembunyi yang dia gunakan untuk menyengat siapa saja yang mengganggunya. Binatang ini terdiri dari jantan, betina, dan banci(bukan jantan dan bukan betina). Firman-Nya yang memerintahkan lebah untuk membuat sarangsarang merupakan perintah melakukan pekerjaan yang sangat mengagumkan dalam proses dan hasilnya. Sarang lebah terdiri dari lubang-lubang yang sama dan bersegi enam. Pemilihan segi itu, disamping untuk memanfaatkan semua ruangan, juga bertujua menghindari adanya celah bagi masuknya serangga dan semacamnya.Pada permukaan lubang-lubang bersegi enam itu, lebah-lebah tersebut menutupnya dengan suatu cairan yang hampir membeku yang merupakan selaput yang sangat halus.Cairan yang serupa dengan lilin itu dan terdapat di perut lebah diangkatnya dengan kaki-kakinya ke mulutnya, lalu lalu dikunyah dan diletakkan segi enam sebagian darinya tersebut itulah untuk merakit madu lebah tidak yang lubang-lubang sehingga naluri )an-nahl adalah bentuk jamak dari kata ( menganugerahkan.Agaknya ini )annahlah yakni lebah. Kata ini terambil dari akar kata yang mengisyaratkan bahwa binatang tersebut memperoleh anugerah khusus dari

tumpah.Sungguh

mengagumkan,

diilhami Allah kepadanya.

Tafsir Kontekstual | Kelompok 7 | Biologi 4B

Eksistensi Tumbuhan dan Hewan

12

(Maha suci Allah) yang mencipta lalu menyempurnakan (penciptaan-Nya) dan yang menentukkan kadar (masingmasing) lalu memberinya petunjuk(Qs. Al-Ala.[87]:2-3). Sarang tersebut seperti bunyi ayat diatas, diperintah agar dibuat ditempat yang bersih, jauh dari polusi, yakni di pegunungan, pohon-pohon dan di tempat-tempat yang tinggi. Sungguh jauh beda dengan laba-laba yang sarangnya terdapat di tempattempat kotor, dan dinilai Allah sebagai sarang yang paling rapuh(Qs. Al-Ankabut[29]:41). Kata ( ) yarisyun terambil dari kata ( )arasya yakni membangun dan meninggikan.Kata ini pada mulanya berarti sesuatu yang beratap. Tempat duduk penguasa dianamai Arsy, karena tingginy tempat itu, dibandingkan tempat lain di sekelilingnya. Kata( dan ( ) min/dari, pada firman-Nya ( ) min asy-syajar serta ( ) min al-jibal ) min ma

yarisyun berarti sebagian. Ini karena lebah tidak membuat sarang-sarangnya disemua gunung atau bukit, tidak juga disetiap pohon kayu atau tempat tinggi.Beberapa menulis bahwa sungguh menarik ayat ini.Ia membatasi tempat-tempat tinggal lebah, tetapi tidak membatasi jenis kembang yang dimakannya. Makanan diserahkan kepada seleranya, bukankah seperti terbaca di atas, ayat ini menyatakan makanlah dari setiap buah-buahan? Dari sini, tulis para ulama itu, fungsi kata ( ) tsumma/kemudian pada firman-Nya ( ) tsumma kuli/kemudian makanlah yang menyusul perintah membuat sarang-sarang itu adalah menggambarkan jarak antara apa yang dibatasi dan apa yang dilepas secara bebas. Kata ( menyifati ( ) dzululan adalah bentuk jamak dari kata ( ) subul/jalan-jalan, dan dengan demikian, ) dzalul yakni sesuatu yang mudah ditelusuri.Kata ini dapat jarak yang ditempuh lebah dari sarang-sarangnya menuju

Tafsir Kontekstual | Kelompok 7 | Biologi 4B

Eksistensi Tumbuhan dan Hewan

13 untuk

tempat

dia menghisap sari bunga, sangat mudah

ditempuhnya.Para ulama menjelaskan kemudahan tersebut dengan menyatakan bahwa boleh jadi lebah menempuh jarak yang demikian jauh guna mencari pangan, tetapi kendati demikian, dia dapat menemukan lagi sarangnya dengan sangat mudah. Bisa jadi kata itu menyifati lebah, dalam arti tempuhlah jalan-jalan yang diciptakan Tuhan untukmu dan kamu dalam menempuhnya akan merasakan kemudahan walaupun jalan tersebut berlelit-belit dan sukar. Huruf ( usluki sebagainya ) fa/lalu yang mendahului kata ( subula Rabbiki/tempuhlah dalam jalan-jalan beberapa diterjemahkan ) Tuhanmu, terjemahan,

meengisyaratkan bahwa Allah swt menciptakan naluri lebah, yaitu berpindah dari kembang ke kembang dan taman ke taman. Kalau dia tidak menemukan kembang, dia terus terbang sampai jauh mencarinya, kemudian jika telah menemukan dan telah kenyang langsung dia terbang kembali ke sarangsarangnya lalu menumpahkan dari perutnya madu yang berlebih dari kebutuhannya. Cara dan jalan yang ditempuhnya ini merupakan bagian dari sifatnya secara naluriah setelah dia makan. Sari kembang-kembang yang dihisap oleh lebah mengandung unsur gula yang setelah masuk kedalam perut lebah menjadi semakin manis akibat bercampur dengan zat kimiawi yang melekat pada lebah. Firman-Nya ( )fihi syifa linnas/didalamnya terdapat obat penyembuhan bagi manusia dijadikan alasan oleh para ulama untuk menyatakan bahwa madu adalah obat bagi segala macam pengidap penyakit. Dewasa ini banyak dokter bahwa menasehati tidak tidak madu penyakit madu.Ini diabetes misalnya-untuk

mengkonsumsi

menunjukkan

menjadi obat penyembuh untuk semua penyakit. Memang boleh saja yang dimaksud kata( )an-nas/manusia pada ayat

Tafsir Kontekstual | Kelompok 7 | Biologi 4B

Eksistensi Tumbuhan dan Hewan

14

diatas adalah sebagian manusia,bukan semuanya. Pakar-pakar penyusun tafsir al-Muntakhab menulis bahwa madu mengandung dalam porsi yang besar unsur glukosa yang mudah dicerna oleh tubuh. Ilmu kedokteran modern menyimpulkan bahwa glukosa sangat berguna bagi proses penyembuhan berbagai jenis penyakit melalu injeksi atau dengan perantara mulut yang berfungsi sebagai penguat. Disamping itu, madu juga memiliki kandungan vitamin yang cukup tinggi, terutama vitamin B kompleks, karena itulah ayat 69 ini ditutup dengan kalimat bagi orang-orang yang berpikir. E. Surat An-Nur(24) ayat 45 Artinya : Dan Allah Telah menciptakan semua jenis hewan dari air, Maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ayat ini mengajarkan kepada orang-orang beriman bahwa Allah SWT menciptakan semua makhluk yang berjalan di atas bumi ini dari air ayah ibunya. Kemudin air itu terbelah dalam selsel yang membentuk organ tubuh, dengn spesifikasi bentuk dan fungsi. Makhluk hidup ini berbeda-beda bentuk dan macamnya, ada binatang melata yang berjalan dengan perutnya, ada yang berjalan di atas dua kakinya seperti manusia dan burung, dan ada pula yang berjalan dengan empat kakinya seperti kebanyakan binatang pada umumnya. Semua itu sesuai dengan sunnatullah dan kehendak-Nya, bukan karena hukum alam atau kebetulan. Allah menciptakan makhluk sesuai dengan yang Allah kehendaki, dan tidak terikat oleh siapapun. Semua ini seharusnya mendorong manusia untuk merenungkan dirinya sendiri. Mencari posisinya ditengah

Tafsir Kontekstual | Kelompok 7 | Biologi 4B

Eksistensi Tumbuhan dan Hewan

15

persamaan makhluk ini, lalu merumuskan apa yang seharusnya dilakukan dalam kehidupan ini. Renungan ini tidak akan pernah terjadi kecuali jika jiwa manusia itu terjaga, mata hatinya mencerna, akal fikirannya bekerja. Jika proses itu berlangsung dengan benar maka akan dapat bertasbih memuji Allah sepnjang waktu. Data modern membawa kita untuk berpikir bahwa wujud hidupyang paling tua barangkali termasuk dalam duniatumbuhtumbuhan: ganggang telah ditemukan sejak periodepra-Cambria yaitu saat dikenalinya daratan yang paling tua.Organisme yang termasuk dalam dunia hewan barangkali munculsedikit lebih kemudian: mereka muncul dari laut.Kata yang di sini diterjemahkan sebagai 'air' padakenyataannya adalah ma' yang berarti baik air di langitmaupun air di lautan atau segala jenis cairan. Dalam artiyang pertama air merupakan unsur yang penting bagi seluruhkehidupan tumbuh-tumbuhan: "(Tuhan sajalah) yang telah menurunkan air dari langit. MakaKami[3] tumbuhkan (dari air itu) berpasangpasangtumbuh-tumbuhan yang berbeda-beda." (QS 20:53) Inilah perujukan pertama kepada suatu 'pasangan'tumbuhtumbuhan. Nanti kita akan kembali kepada pengertianini.Dalam arti keduanya yang merujuk pada segala jenis cairan,kata tersebut dipergunakan dalam bentuk tak-tentunya untukmenunjukkan zat yang berada pada dasar pembentukan seluruhkehidupan hewan: "Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air."(QS 24:45) Sebagaimana akan kita lihat nanti, kata tersebut juga bisaditerapkan pada cairan mani. Jadi, pernyataan-pernyataan dalam Al-Quran tentang asal-usulkehidupan, apakah itu merujuk kepada kehidupan secara umum,unsur yang melahirkan

Tafsir Kontekstual | Kelompok 7 | Biologi 4B

Eksistensi Tumbuhan dan Hewan

16

tumbuh-tumbuhan di dalam tanah ataupunbenih hewan-hewan, seluruhnya sepenuhnya sesuai dengan datasaintifik modern.Tak satu pun mitos tentang asal-usulkehidupan yang lazim dianggap benar oleh orang pada saatAl-Quran diwahyukan kepada manusia disebutkan dalam tekstersebut. Keberlangsungan Kehidupan Berbicara secara umum, komentar-komentar yang diberikan ataspembiakan (reproduksi) dalam dunia tumbuh-tumbuhan bersifatlebih panjang daripada yang merujuk kepada pembiakan dalamdunia hewan. Meskipun demikian, ada banyak pernyataan yangmenggarap tema reproduksi manusia, sebagaimana akan kitalihat di bawah ini.Sudah merupakan suatu pengetahuan yang diakui bahwa ada duametode reproduksi di dalam dunia tumbuh-tumbuhan: yaitu yangbersifat seksual dan aseksual (contohnya, pelipatgandaanspora-spora atau proses menyetek yang merupakan bahwa kasus-khususpertumbuhan). Al-Quran merujukkepada Perlu kita perhatikan, bagian-bagian

jantan dan betina tetumbuhan tersebut: "(Tuhan sajalah) yang telah menurunkan air dari langit. MakaKami tumbuhkan (dari air itu) berpasangpasangtumbuh-tumbuhan yang saling terpisah." (QS 20:53) "Satu dari sepasang" merupakan penerjemahan dari kata zauj(jamaknya azwaj) yang arti aslinya adalah "yang bersamasamadengan yang lainnya membentuk satu pasangan."Kata tersebutbisa juga langsung diterapkan pada pasangan kimpoi (artinya,manusia), sebagaimana juga pasangan sepatu. "Dan menjadikan padanya semua buah-buahan berpasangpasangan." (QS 13:3) Pernyataan ini berarti kemaujudan organ-organ jantan danbetina dalam seluruh beragam spesies buah-buahan.Hal inisepenuhnya sesuai dengan data yang ditemukan pada

Tafsir Kontekstual | Kelompok 7 | Biologi 4B

Eksistensi Tumbuhan dan Hewan

17

kurunwaktu yang jauh lebih kemudian berkenaan dengan pembentukanbuah, karena seluruh tipe berasal dari tetumbuhan yangmemiliki varietas,seperti tidakdibuahi). Pada umumnya, reproduksi seksual di dunia hewan hanyadigarap secara ringkas dalam Al-Quran. BAB III PENUTUP A. Kesimpulan Tumbuhan adalah makhluk yang dapat membuat makanannya sendiri. Tidak seperti hewan dan manusia, tumbuhan tidak dapat bergerak bebas.Keterbatasan sendiri. Dalam gerak proses ini diimbangi dengan kepemilikan system yang membuatnya dapat memproduksi makanannya penyiapan makanan, tumbuhan menghasilkan oksigen (O2) yang sangat vital bagi proses pernafasan hewan dan manusia. Selain itu, tumbuhan juga merupakan sumber makanan dan pengobatan manusia. Begitu pula dengan hewan dalam al-quran.Beberapa hewan seperti lebah dan ilmu telah disebutkan dalam al-quran ini memiliki mewakili kegunaan Kemajuan manfaatnya pengetahuan tersendiri.Lebah telah dapat organ-organ pisang, seksual dari (sekalipun beberapa yang berasal bunga-bungaan

keberadaan serta eksistensi hewan di bumi ini menurut al-quran. membuktikan kemahaesaan Allah.Zat hemoglobin yang diperlukan untuk pernafasan manusia dan sejumlah besar jenis hewan, berkaitan erat sekali dengan zat hijau daun.Atom karbon, hidrogen, oksigen dan nitrogen, mengandung zat atom besi di dalam molekul hemoglobin.Hemoglobin itu sendiri mengadung atom magnesium dalam molekul klorofil.Di dunia kedokteran ditemukan bahwa klorofil, ketika diasimilasi oleh tubuh manusia, bercampur dengan sel-sel manusia.Percampuran itu kemudian memberikan tenaga dan kekuatan melawan bermacam bakteri

Tafsir Kontekstual | Kelompok 7 | Biologi 4B

Eksistensi Tumbuhan dan Hewan

18

penyakit. Dengan demikian, ia berfungsi sebagai benteng pertahanan tubuh dari serangan segala macam penyakit. Lebah adalah serangga berbulu dan bersayap empat dan dapat hidup dari madu kembang.Besarnya lebih kurang dua kali besar lalat yang umumnya terlihat, warna perutnya coklat kemerahmerahan.Dibagian hidung atau belalainya ada semacam jarum yang sangat keci lagi tersembunyi yang dia gunakan untuk menyengat siapa saja yang mengganggunya. Binatang ini terdiri dari jantan, betina, dan banci(bukan jantan dan bukan betina). Firman-Nya yang memerintahkan lebah untuk membuat sarangsarang merupakan perintah melakukan pekerjaan yang sangat mengagumkan dalam proses dan hasilnya. Sarang lebah terdiri dari lubang-lubang yang sama dan bersegi enam. Pemilihan segi itu, disamping untuk memanfaatkan semua ruangan, juga bertujua menghindari adanya celah bagi masuknya serangga dan semacamnya.Pada permukaan lubang-lubang bersegi enam itu, lebah-lebah tersebut menutupnya dengan suatu cairan yang hampir membeku yang merupakan selaput yang sangat halus.Cairan yang serupa dengan lilin itu dan terdapat di perut lebah diangkatnya dengan kaki-kakinya ke mulutnya, lalu lalu dikunyah dan diletakkan segi enam sebagian darinya tersebut itulah untuk merakit madu lebah tidak yang lubang-lubang sehingga naluri

tumpah.Sungguh

mengagumkan,

diilhami Allah kepadanya. Makhluk hidup ini berbeda-beda bentuk dan macamnya, ada binatang melata yang berjalan dengan perutnya, ada yang berjalan di atas dua kakinya seperti manusia dan burung, dan ada pula yang berjalan dengan empat kakinya seperti kebanyakan binatang pada umumnya. Semua itu sesuai dengan sunnatullah dan kehendak-Nya, bukan karena hukum alam atau kebetulan. Allah menciptakan makhluk sesuai dengan yang Allah kehendaki, dan tidak terikat oleh siapapun.

Tafsir Kontekstual | Kelompok 7 | Biologi 4B

Eksistensi Tumbuhan dan Hewan

19

DAFTAR PUSTAKA Al-hefni, Abd Al-Munim.1995.Mukjizat Al-Quran dan As-Sunnah tentang IPTEK.Jakarta:Gema Insani Press. Hatta, Ahmad, Dr., MA. 2009. TAFSIR QURAN PER KATA : Dilengkapi Dengan Asbabun Nuzul & Terjemahan. Jakarta: Maghfirah Pustaka. Litbang, Penciptaan Manusia Dalam Perspektif Al-Quaan dan Sains. Depag. Shihab,M. Quraish.2002.Tafsir Al-Mishbah : Kesan, Pesan, dan Keserasian Al-Quran. Jakarta:Lentera hati. _____________, Diakses 2010. Pandangan Islam dari Terhadap Lingkungan. :

http://green.kompasiana.com/penghijauan/2010/09/14/pandang an-islam-terhadap-lingkungan/,, status online dan tersedia pada : 26/04/2011 22:09:31. _____________, 2008. PELAJARAN KEDELAPAN (SURAT AN NUR AYAT 35-45). Diakses dari : http://imamuna.wordpress.com/2008/11/21/pelajarankedelapan-surat-an-nur-ayat-35-45-/,, status online dan tersedia pada : 26/04/2011 23:40:21

Tafsir Kontekstual | Kelompok 7 | Biologi 4B