Anda di halaman 1dari 56

Disampaikan pada : PELUNCURANPEMBELAJARAN ELEARNING Oleh :Drs Soekirno M Sc :Drs.Soekirno,M.Sc.

Pokok Bahasan d l P k kB h dalam M d l M Modul Materi i Demografi meliputi 4kegiatan belajar yaitu : I.Konsep Dasar Demografi II.Fertilitas (kelahiran) III.Mortalitas (kematian) IV.Migrasi (perpindahan penduduk)

I.KONSEPDASARDEMOGRAFI 1. Asal Usul Demografi 2. Sumber data dan ukuran dasar demografi 3. Struktur komposisi penduduk 3 St kt / k i i d d k 4. Komponen demografi (Kelahiran, p g ( , Kematian, dan Migrasi) 5. 5 Perubahan/dinamika penduduk

1. ASAL USUL KATA DEMOGRAFI


Kata Demografi berasal dari bhs Yunani , terdiri dari dua kata : Demos , artinya rakyat/penduduk Grafein, Grafein artinya menggambar atau menulis Demografi adalah tulisan/ karangan tentang rakyat /penduduk Achille Guillard 1885 pertama kali menggunakan Guillard, istilah Demografi dalam karyanya yang berjudul Elements of Human statistics or Comparative p

Perkembangan pengertian D P k b ti Demografi fi


JohanSuszmilch (1762):demografi mempelajari hukum Ill hi yg b h b h k Illahi berhubungan d perubahan2pd dgn b h d umat manusia yg terlihat pada kelahiran, pertumbuhan dan kematianya Achille Gulliard (1855):demografi sebagai ilmu yg mempelajari segala sesuatu dari keadaan dan sikap manusia yg dpat diukur,meliputi perubahan secara umum,fisik,peradaban,intelektualitas dan kondisi moral DavidV.Glass (1953):demografi terbatas pada studi penduduk sebagai akibat proses d di d d k b i kib demografi fi yaitu :kelahiran,kematian dan migrasi

UN (1982) : Demografi adalah studi ilmiah mengenai masalah penduduk yg berkaitan dgn jumlah struktur jumlah, struktur, serta pertumbuhannya. Ditekankan pd segi kuantitatif dari berbaga faktor yg mempengaruhi pertumbuhan penduduk yaitu kelahiran, kematian dan migrasi Donald J.Bogue : Principles of Demography : Demografi adalah ilmu yang mempelajari secara statistik dan matematik tentang jumlah, komposisi, distribusi di t ib i penduduk, serta perubahan-perubahannya d d k t b h b h sepanjang masa melalui bekerjanya 5 komponen demografi ( fertilitas mortalitas perkawinan migrasi fertilitas, mortalitas, perkawinan, dan mobilitas sosial.

LINGKUP DEMOGRAFI DAN ILMU KEPENDUDUKAN


Ilmu Demografi berkembang 3 abad lalu John lalu. Graunt, Bapak demografi (abad ke 17), melakukan analisa data kelahiran dan kematian, diperoleh dari catatan kematian yg setiap minggu diterbitkan oleh petugas gereja. Mencetuskan hukum-hukum tentang pertumbuhan penduduk ,1662. Adolphe Laundry membuktikan bahwa secara matematik ada hubungan antara unsur-unsur demografi : kelahiran kematian migrasi jenis kelahiran, kematian, migrasi, kelamin, umur dsb.

ILMU DEMOGRAFI Ilmu demografi dibagi menjadi dua : 1).Demografi murni ( pure demography) juga disebut formal demography demography, adalah tehnik tehnik untuk menghitung indikatorindikator indikator demografi demografi. Tehnik tehnik tentang perhitungan fertilitas, mortalitas, dan migrasi pddk. ---- > menghasilkan perkiraan keadaan penduduk di masa lampau/depan .

2). 2) Studi atau analisis Kependudukan Ilmu yg memberikan keterangan mengapa diperlukan il di l k ilmu l i seperti S i l i l lain, ti Sociological Demography, Population Studies, Economic Demography, Demography dan sebagainya , yang sering disebut kependudukan . Studi/ Ilmu yang menghubungkan antara faktor2 y g g g perubahan penduduk dan faktor pembangunan g p j p g Demografi dipelajari tidak terlepas dari bebagai variabel non demografis seperti Ilmu ekonomi, sosiologi, geografi, politik dsb. ( Interdisciplinary science )

TEORI KEPENDUDUKAN MALTHUS KE NEO MALTHUSIAN


Teori Kependudukan Hubungan antara Penduduk dan keterbatasan sumber alam/pangan harus seimbang antara penduduk dan daya dukung, tidak sedikit/dan / terlalu banyak ( penduduk optimum) Hubungan antara penduduk d li k H b t d d k dan lingkungan Thomas Robert Malthus : Teori Kelebihan Penduduk (over population T i K l bih P d d k ( l ti theory), mengembangkan pemikiran yg sudah dikembangan ayahnya (Daniel Malthus) tentang hubungan antara penduduk dan pangan, diterbitkan 1798

TIGA PROPOSISI T.R.MALTHUS


1. 1 Penduduk dibatasi oleh sumbersumber pangan 2. Penduduk dengan sendirinya akan meningkat kalau sumber pangan meningkat kecuali kalau ada meningkat, penghambat g p g 3. Penghambat yg menekan kekuatan perkembangan penduduk, serta dampaknya pada tingkat sussistensi, semuanya dapat dipecahkan melalui ketahanan moral, kejahatan, dan kesengsaraan. Pendapat Malthus yg terkenal Kalau tidak ada halangan , penduduk akan b t b h menurut d t h l d d k k bertambah t deret ukur, sedangkan sumber-sumber pangan hanya akan berkembang menurut deret hitung . Contoh : Ledakan penduduk di Koloni baru Eropa, Amerika Utara (kaya SDA berkembang 3 kali dari 111 SDA, juta th.1650 menjadi 330 juta th.1850

Malthus : Checks to Population


Faktor yg menekan perkembangan pddk : ultimate checks dan Intermediate checks diperinci menjadi preventive checks dan positive checks :
1. Preventive check (pengekang pencegah) ukuran keluarga kecil dan usia perkawinan tinggi terutama g p gg dinegara maju Preventive checks lainnya : KB, aborsi (malthus tidak mendukung) Positive check (pengekang positif ) : perang, epidemi, bencana alam, kelaparan berkepanjangan ( negara yang belum maju ilmu pengetahuanya)

2. 3.

PEMIKIRAN PD JAMAN MALTHUS


Deminishing return (tambahan hasil yg semakin menurun ) d l dalam k d keadaan statis ( t i paribus) t ti (ceteris ib ) Pandangan Malthus : - S j h sumber subsistensi j h melebihi k b t h Sejauh b b i t i jauh l bihi kebutuhan penduduk, maka penddk akan berkembang cepat. - Jika s mber 2 s bsistensi ditingkatkan maka sumber subsistensi ditingkatkan, penduduk dapat tumbuh lebih cepat Malthus tidak setuju Undang undang kemiskinan yang Undangmemberi bantuan orang miskin, akan mendorong banyak anak jika tidak dibantu akan mengurangi anak, jumlah anak.

KRITIK THD MALTHUS


- Pertimbangan ekonomi : menekankan faktor perkembangan tehnologi tehnologi, pembagian pekerjaan dan upah - Pertimbangan demografi : terutama penemuan dan pemikiran mengenai perkembangan penduduk dan fertilitas yg berlawanan dengan proposisi klasik Malthus mengenai penduduk (di Eropa) e o po a t a t us be pe dapat ba a asa a - Kelompok anti Malthus berpendapat bahwa masalah jumlah penduduk dapat diatasi dengan lebih efektif melalui upaya pencegahan kelahiran p y p g

MAZHAB EKONOMI KLASIK (ABAD 19)


Akhir b d Akhi abad 19 : asumsi-asumsi mazhab klasik menegnai i i h b kl ik i teori pertumbuhan ekonomi dan penduduk makin dipertanyakan dipertan akan karena : 1. Fertilitas menunjukkan penurunan 2. 2 Emigrasi terjadi di beberapa negara Eropa 3. Impor pangan terjadi kalau diperlukan 4. 4 Perkembangan tehnologi 5. Pengetahuan manusia dan kekayaan produktif makin meningkat 6. Perubahan sosial yg melawan kecenderungan g( g thd hasil yg makin berkurang (diminishing returns )

Marshal 1920 :
Walaupun peranan alam dalam produksi menunjukkan hasil yg semakin berkurang, peranan manusia cenderung meningkatkan hasil ( increasing returns) Peningkatan hasil (volume produksi) : P i k t h il ( l d k i) 1.Bersumber pada kecenderungan external economics (pasar yg tidak tertutup ) 2. Sebagian karena adanya internal economics (berbagai perubahan yg terjadi dalam sistem perekonomian dalam negeri)

PERKEMBANGAN PEREKONOMIAN
1. Adanya kemajuan Iptek 2. Peningkatan spesialisasi pekerjaan/ mesinmesin 3. Lokasi industri yg tepat/baik 4. Perluasan industri perusahaan 5. Efisiensi bahan baku/mentah 6. Perbaikan komunikasi dan pemasaran

MAZHAB SOSIALIS , MARK, DAN ENGELS (19)

Tidak ada hukum yg universal mengenai penduduk, lebih ditentukan oleh keadaan sosial dan ekonomi di masyarakat. Masalah kependudukan kesengsaraan dan kependudukan, kelebihan pekerja merupakan hasil sistem ekonomi kapitalis, dapat diselesaikan kapitalis dengan mereorganisasi masyarakat. Neo Malthusian berpendapat bahwa pertumbuhan penduduk dapat diatasi dengan pembatasan kelahiran, dimana kelahiran Malthus menentangnya.

KETERKAITAN ANALISIS DEMOGRAFI DAN PEMBANGUNAN

JUMLAH PERSEBARAN KOMPOSISI

SOSIAL EKONOMI BUDAYA LINGKUNGAN POLITIK

KELAHIRAN KEMATIAN PERPINDAHAN

MANFAAT ANILISIS DEMOGRAFI


1. Untuk mengetahui kuantitas,dan distribusi penduduk di g , p wilayah tertentu. 2. Untuk mengetahui pertumbuhan pddk masa lampau, kecenderungan, d persebarannya, sesuai d k d dan b i dengan d t data yang tersedia. 3. 3 Untuk mengembangkan hubungan sebab akibat antara perkembangan penduduk dengan berbagai aspek organisasi sosekbud 4. Untuk merperkirakan pertumbuhan pnddk pada masa yg akan datang dan kemungkinan 2 konsekuensinya

2 . SUMBER DATA DAN UKURAN DEMOGRAFI

Cara perolehan Data : Primer : diperoleh langsung dari lapangan oleh pengguna data itu sendiri p gg Sekunder : semua data yang sudah diolah maupun belum dan disajikan ke dalam tabel-tabel, yang dikumpulkan oleh sumber lain misalnya data BPS BKKBN lain, BPS, BKKBN, institusi lainnya.

2.1.Tiga 2.1. Tiga sumber utama data penduduk datapenduduk

1)Sensus penduduk 2)Sampel survai;Supas susenas dll survai;Supas,susenas 3)Registrasi vital,Pendataan Kelg. Masing masing mempunyai kekurangan dan kelebihan :metode pengumpulan,validitas, reliabilitas,cakupan data,landasan hukum, perilaku masyarakat,pelaksana.

SENSUSPENDUDUK
Definisi :Sensus Penduduk sebagai keseluruhan proses pencacahan (collecting),pengumpulan (compilling), penyusunan(tabulation),dan penerbitan (publishing)datademografi,ekonomi d ( bli hi )d d fi k i dan sosial yangmenyangkut semua orang, pada waktu tertentu di suatu negara atau suatu wilayah tertentu (PBB,1958)

KEUNGGULANSP:
1.Dianggap palingakurat 2.Lengkap cakupannya L k k 3.Terbebas dari pengaruh kesalahan sampel (samplingerror) 4 4.Dapat digunakan sebagai dasar p g g perencanaan 5.Dapat 5 Dapat digunakan sebagai samplingframe untuk survai lain.

KELEMAHAN
1.Biayasangat mahal (menyeluruh)
2.Sensuspendudukperiode 10tahunan, kemungkinan setelah beberapa tahun sudah banyak perubahan;kelemahan umur, b k b h k l h tgl.pernikahan,kapan melahirkan 3.Seringterjadi contenterror,kesalahan d l d k l h dalam pencacahan dan jawaban responden 4.Kemungkinantidak semua tercacah.

SURVAI
Istilahsurvaiumumnyadigunakanolehpara penelitisosial,untukmemperolehdatayang li i i l k l hd lebihrincidanspesifik:tentangperilaku penduduk,sikap,kepercayaan,pendapat, d d k ik k d karakteristik,pengetahuandanharapan responden. d Survaiyangcakupannyanasional(sepertisensus) dalamhaltahapannya,danketeranganyang dikumpulkan:SUPAS,SDKI,SAKERNAS, SUSENAS.

TIGAHALUTAMA BEDASENSUSDANSURVAI BEDA SENSUS DAN SURVAI


1.Cakupanpenduduk yangdicacah,sensus seluruh,survai seluruh survai hanya mencacah sebagian penduduk (sampel ) 2.Fleksibilitas pelaksanaan,sensus secara periodik,survai kapan saja dapat dilaksanakan. 3.Topik/aspek yangdikumpulkan,sensus pada datademografi,sosial ekonomi secara global,survai dapat dilakukan dengan topik topik yanglebih beragam, spesifik,rinci sesuai kebutuhan.

SUPAS
Survaipendudukantarsensus(SUPAS), Survaipendudukantarsensus(SUPAS) merupakansuatukegiatanyangsaling mengisiataumelengkapi.Dikenalsensus mengisiataumelengkapi Dikenalsensus sampel,biasanya510%dari penduduk/rumahtangga. penduduk/rumahtangga Informasiyangdikumpulkanlebihrinci seperti:jumlahanak,peristiwakematian, ti j l h k i ti k ti kegiatanekonomi,bidangpekerjaandll.

REGISTRASI VITAL
Adalah suatu kegiatan pencatatan mengenai kelahiran hidup, kelahiran mati, kematian, perkawinan, perceraian, adopsi, termasuk pengakuan pengesahan pembatasan dan pengesahan, pembatasan, perpisahan yang dilakukan secara terus-menerus dan kerkesinambungan ( PBB 1955) Istilah Registrasi digunakan karena registrasi ini berfokus pada kejadian sejak orang lahir dan p j j g menjadi anggota suatu komunitas, sampai meninggal, serta semua perubahan status yang dialami t di l i antara k d keduanya seperti menikah d ti ik h dan bercerai.

KELEMAHAN RV - Pendaftaran penduduk de jure. jure - Informasi yang disajikan sedikit - sangat tergantung sistem, petugas, kesadaran masyarakat - kelengkapan dan kecermatan data tergantung konsistensi dan kontinyuitas pencatatan

2.2.UKURAN UKURAN ANALISIS DEMOGRAFI


1. Bilangan absolut : jumlah mutlak penduduk/kejadian lain : juta 2. Proporsi : persentase perbandingan antara suatu klpk pendududk ttt dengan juml keseluruhan : Proporsi P 0 4 th = P0 4/P x 100% 0-4 P0-4/P Proporsi, adalah angka yang menunjukkan hubungan sub populasi dengan keseluruhan populasi yang sama , misalnya penduduk miskin dengan total penduduk. 3. Rasio; perbandingan juml thd jum. lainnya, pembilang dan penyebut merupakan kelompok yang berlainan, dikalikan konstante . RJK = Jumlah L/jumlah P x 100.

RATE DAN PREVALENSI


4. Angka/Rate : menunjukkan adanya kejadian pd periode ttt. Perbandingan kejadian ttt dari kelpmpok pddk dng jml.pddk yg berresiko thd kejadian tsb. A/R = J l k j di /j l ddk yg b Jml kejadian/jml.pddk berresiko ik Rate (tingkat/angka), yaitu perbandingan antara kejadian kejadian demografi d l k j di d fi dalam suatu populasi t t t t l i tertentu. Misalnya : Crude Birth Rate /tingkat kelahiran kasar 5. Prevalensi : jumlah kejadian pd sekelompok pddk pada waktu tertentu terhadap jumlah pddk yg beresiko thd tertentu, kejadian tsb. ( PA/PUS )

3
KOMPOSISI/ STRUKTUR O OS S / S U U PENDUDUK

dora - ditval

33

KOMPOSISI MENURUT KARAKTERISTIK CIRI BIOLOGIS KELOMPOK UMUR UMUMNYA:


SINGLE AGE GROUP FIVE YEARS AGE GROUP

JENIS KELAMIN: LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN


KELOMPOK UMUR UNTUK KEBUTUHAN LAIN 1. 1 0 4 tahun : Status Kesehatan

2. 7 12 tahun 3. 3 13 15 t h tahun 4. 16 18 tahun


dora - ditval

: Usia SD : U i SLTP Usia : Usia SLTA


34

5. 19 24 dan 25+ : Usia PT

MENURUT KARAKTERISTIK SOSIAL


TINGKAT PENDIDIKAN STATUS PERKAWINAN STATUS PEKERJAAN

dora - ditval

35

PIRAMIDA PENDUDUK: Piramida penduduk merupakan gambaran komponen atau susunan penduduk . Piramida penduduk adalah grafik susunan penduduk menurut umur dan jenis kelamin pada saat tertentu yang berbentuk piramida. piramida Penggolongan umur dalam piramida pddk biasanya dibagi menjadi kelompok umur lima tahunan.

dora - ditval

36

Berdasarkan komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin,suatu negara d j i k l i t dapat dib d k atas ti t dibedakan t tiga ciri yaitu: 1.Expansive:sebagian 1 Expansive:sebagian besar penduduk berada dalam kelompok umur muda.Terdapat pada negaranegara yangmempunyai angka kelahiran danangka kematian tinggi. 2.Constrictive:pendudukkelompoktermuda 2 Constrictive:pendudukkelompoktermuda jumlahnyasedikit.Terdapatpadanegaranegaradg tingkatkelahiranturuncepat,dantingkat g p g kematiannyarendah. 3.Stationary:banyaknyapendudukdalamtiap kelompokumurhampirsama,kecualikelompokumur tertentu.Terdapatpadanegaranegaradgtingkat kelahirandantingkatkematianrendah. kelahirandantingkatkematianrendah
dora - ditval 37

Gambar 3.Piramida Penduduk Indonesia, 1990dan1995 1990 dan 1995


75+ 70-74 70 74 65-69 60-64 55-59 50-54 45-49 45 49 40-44 35-39 30-34 25-29 20-24 15-19 10-14 5-9 0-4 14 12 10 8 6 4 2 0 2 4 6 8 10 12

75+ 70-74 70 74 65-69 60-64 55-59 50-54 45-49 40-44 35-39 30-34 25-29 20-24 15-19 10-14 5-9 04 0-4 14 12 10 8 6 4 2 0 2 4 6 8 10 12 14

Jutaan

Jutaan Laki-lakiPerempuan p

Jutaan

Jutaan Laki-lakiPerempuan

dora - ditval

38

TIGA KELOMPOK UMUR (STRUKTUR UMUR DAN PRODUKTIVITAS)


Kelompok penduduk usia muda muda, yaitu mereka yangberumur dibawah 15 tahun (014tahun), t h ( t h ) Kelompok penduduk usia produktif,yaitu penduduk umur 1564tahun,dan d d k h d Kelompok penduduk usia lanjut (65tahun ke atas).

dora - ditval

39

PENGGOLONGAN PENDUDUK TUA - MUDA

Kelompok Umur 0 14 0-14 tahun 15-64 tahun 65 + tahun

Penduduk Tua Penduduk Muda 30% 60% 10% 40% 55% 5%

dora - ditval

40

STRUKTUR UMUR PENDUDUK INDONESIA TAHUN 1990, 1995, DAN 2000


Kelompok Umur 0-14 15-64 65+ Jumlah
Sumber: BPS, 2000 BPS
dora - ditval 41

1990 Juta 66,0 107,2 6,6 % 36,7

1995 Juta 65,4 % 33,5

2000 Juta 64,4 % 30,6 64,8 4,6

59,6 121,7 3,7 8,2

62,3 136,3 4,2 9,7

179,8 100,0 195,3 100,0 210,4 100,0

Rasio ketergantungan (DR)adalah angka g g ( ) g yangmenyatakan perbandingan antara banyaknya penduduk yangtidak produktif y y p y g p (penduduk usia muda (<15th)danusia lanjut ( 5 ) (65+)dengan banyaknya penduduk usia g y y p produktif (penduduk usia 1564tahun).

dora - ditval

42

4. KOMPONEN DEMOGRAFI 1). 1) FERTILITAS


FERTILITAS: Hasil FERTILITAS H il reproduksi nyata d i seorang d k i t dari wanita atau sekelompok wanita atau fertilitas yang menyangkut banyaknya bayi yang lahir hidup. FERTILITAS: Kemampuan seorang wanita untuk melahirkan hidup seorang anak. FEKUNDITAS adalah Potensii seorang wanita untuk melahirkan. melahirkan

JUMLAH KELAHIRAN Jumlah kelahiran: banyaknya kelahiran hidup yang terjadi pada waktu tertentu di wilayah tertentu tertentu. ANAK LAHIR HIDUP (ALH = Children Ever Born) ( ) Suatu kelahiran seorang bayi tanpa memperhitungkan lamanya di dalam kandungan dimana si bayi menunjukkan tanda-tanda kehidupan, misal: bernafas, ada denyut jantungnya atau denyut tali pusat atau gerakan-gerakan otot (live birth). birth)

LAHIR MATI (STILL BIRTH): Kelahiran seorang bayi dari kandungan yang berumur Paling sedikit 26 minggu tanpa menunjukkan tanda tandatanda kehidupan.

Anak Masih Hidup (AMH Children Still Living) (AMH-Children Jumlah anak yang masih hidup yang dimiliki seorang wanita sampai saat wawancara dilakukan. p

2).KEMATIAN(mortalitas)
Menurut PBBatau WHO,kematian adalah keadaan menghilangnya semua tanda tanda kehidupan g g y p secara pemanen,yangbisa terjadi setiap saat setelah kelahiran hidup hidup. Besar kecilnya tingkat kematian dapat merupakan petunjuk atau indikator bagi tingkat kesehatan dan tingkat kehidupan pddk di suatu wilayah

3).MIGRASI 3). MIGRASI


Migrasi dapat diartikan sebagai perpindahan pddk dgn tujuan menetap dari suatu tempat ke menetap,dari tempat lainmelampaui batas politik atau administratif,atau b d f batas b bagian d l dalam suatu negara.Dapt dilakukan secara individu,keluarga maupun kelompok

5. PERUBAHAN/DINAMIKA PENDUDUK
Dinamika penduduk adalah perubahan jumlah penduduk di suatu wilayah tertenu pd waktu tertentu dibandingkan dengan waktu sebelumnya g g Bila jumlah kelahiran berbeda dgn jumlah kematian dan jumlah pddk yg datang berbeda dengan jumlah pddk yang pergi maka akan terjadi perubahan ddk i k k t j di b h penduduk atau yg dikenal dgn dinamika pddk, yaitu pddk, semua unsur/komponen yg mengakibatkan unsur/ perubahan jumlah pddk. pddk.

Kelahiran dan perpindahan penduduk disuatu wilayah menyebabkan bertambah/ bertambah/berkurangnya penduduk di wilayah tsb. tsb. Kematian menyebabkan berkurangnya jumlah pddk di wilayah tsb Untuk mengetahui perubahan penduduk dari waktu ke waktu dpt dihitung dengan tehnik perhitungan keseimbangan p g g penduduk (Balancing Equition) : Equition)

PERTAMBAHAN JUMLAH PENDUDUK ALAMI Pertambahan penduduk alami adalah pertambahan penduduk yang hanya dipengaruhi oleh kelahiran dan kematian. kematian. Rumus :
Keterangan :

Pt = P0 + (B D)

Pt P0 B D

= = = =

jumlah penduduk pada tahun t jumlah penduduk pada tahun dasar (0) jumlah kelahiran periode waktu 0 - t jumlah kematian periode waktu 0 t

PERTAMBAHANPENDUDUKSECARATOTAL(Kelahiran, ( , kematian,migrasi)I)
Rumus : Pt = P0 + (B D) + ( m Mk) ( ) (M
Keterangan :

Pt = P0 = B = D = Mm = Mk =

jumlah penduduk pada tahun t jumlah penduduk pada tahun dasar (0) jumlah kelahiran periode waktu 0 dan t jumlah kematian periode waktu 0 dan t jumlah i j l h migran masuk peride waktu 0 d t k id kt dan jumlah migran keluar periode waktu 0 dan t

TRANSISIDEMOGRAFI
Adalah perubahan kondisi penduduk dari pertumbuhan yangrendah yangrendah dengan tingkat kelahiran dan kematian tinggi menuju pertumbuhan penduduk yangrendah yangrendah dengan tingkat kelahiran dan kematian yangrendah) yangrendah) Transisi d i i demografi untuk menyatakan perubahan yang fi k k b h terjadi terhadap tiga komponen utama pertumbuhan penduduk :kelahiran,kematian dan migrasi :kelahiran kematian kelahiran, Empat tahapan transisi demografi : Tahap I Pertumbuhan penduduk sangat rendah I.Pertumbuhan I. Pertumbuhan (kelahiran dan kematian sangat tinggi) tinggi) Tahap II Pertumbuhan penduduk meningkat cepat. II.Pertumbuhan II. Pertumbuhan cepat. (angka kematian menurun tajam sedangkan tingkat k l hi ti k t kelahiran masih ti ih tinggi ) i

LANJUTAN
Tahap III:Kematian terus menurun melambat ,sedangkan kelahiran III:Kematian ,sedangkan menurun tajam. tajam. Tahap IV:Kematian dan kelahiran mencapai angka rendah ,pertum IV:Kematian ,pertum buhan rendah. rendah. Gambar Transisi Demografi g angka kelahiran I II III IV

angka k k kematian i

S SEKIAN TERIMAKASIHATAS PERHATIANNYA SELAMATMENUNAIKAN IBADAHPUASA,MOHON MAAFLAHIR&BATHIN

RENUNGANBAGIORANGTUA
PUTRAMUBUKANLAHPUTRAMU MEREKAADALAHPUTERAPUTERIKEHIDUPANYANGMENDAMBAKAN HIDUPMEREKASENDIRI MEREKA DATANGMELALUIKAMU,TETAPITIDAKDARIKAMU,DAN SUNGGUHPUNBERSAMAMUMEREKABUKANMILIKMU ENGKAU BOLEHMEMBERIKANKASIHSAYANGMU,TAPIBUKAN PENDIRIANMU,SEBABMEREKAMEMILIKIPENDIRIANSENDIRI ENGKAU BISAMEMBERIKANTEMPATPIJAKBAGIRAGANYA TAPITIDAK BISAMEMBERIKANTEMPATPIJAKBAGIRAGANYA,TAPITIDAK BAGIJIWANYA,LANTARANJIWAMEREKAADADIMASADATANGYANG TIDAKBISAENGKAUJANGKAU,WALAUPUNDALAMMIMPI ENGKAU BOLEHMENGIKUTIALAMMEREKA,TAPIJANGANMENGHARAP MEREKADAPATMENGIKUTIALAMMU,SEBABHIDUPTIDAKAKAN SURUTKEBELAKANG,TIDAKPULATERHAMBATDIMASALALU ENGKAUADALAHBUSURDARIMANAANAKPANAHKEHIDUPAN PUTERAPUTERIMUMELESATKEMASADEPAN(KAHLILGIBRAN1883 1931)

ANAKBELAJARDARIKEHIDUPAN
JIKAANAKDIBESARKANDENGAN: CELAAN,IABELAJARMEMAKI PERMUSUHAN,IABELAJARBERKELAI KETAKUTAN,IABELAJARGELISAH RASAIBA,IABELAJARMENYESALIDIRI RASAIBA IABELAJARMENYESALIDIRI OLOKOLOK,IABELAJARRENDAHDIRI IRIHATI,IABELAJARKEDENGKIAN IRIHATI IABELAJARKEDENGKIAN DIPERMALUKAN,IABELAJARMERASABERSALAH DORONGAN,IABELAJARPERCAYADIRI DORONGAN IABELAJARPERCAYADIRI TOLERANSI,IABELAJARMENAHANDIRI PUJIAN,IABELAJARMENGHARGAI DUKUNGAN,IABELAJARMEMOTIVASIDIRI KEJUJURAN,IABELAJARMELIHATKEBENARAN J J , J RASACINTA,IABELAJARMENYAYANGI