Anda di halaman 1dari 2

Daerah sepanjang pantai Kulonprogo merupakan daerah yang sangat berpotensi untuk dijadikan pertanian lahan pantai, hal

ini terlihat dari kebanyakan masyarakat sepanjang pantai tersebut bermata pencaharian sebagai petani, dengan ditemukannya sumber daya pasir besi di sepanjang pantai Kulonprogo tersebut merupakan suatu peluang untuk menjadikan kawasan tersebut sebagai daerah pertambangan yang dapat mengubah potensi daerah sepanjang kulonprogo yang semula hanya sebagai kawasan pertanian lahan pantai, namun dapat berpotensi menjadi daerah pertambangan yang akan jauh lebih menguntungkan. Namun hal ini menuai pro dan kontra dari masyarakat sekitar, sebagian dari mereka menolak keras pertambangan karena mereka berfikir kegiatan tersebut akan dapat merusak keadaan tanah disana sehingga hal ini dapat berpengaruh terhadap kegiatan pertanian, yang akan menurunkan produktifitas pertanian, sehingga hal ini juga dapat menurunkan pendapatan masyarakat sekitar. Hal lain yang ditakutkan masyarakat adalah dampak yang ditimbulkan dari kegiatan pertambangan tersebut. Dipandang dari segi ekonomi dengan diadakan kegiatan pertambangna akan dapat mendatangkan berbagai manfaat, yaitu dapat meningkatkan kesejahteraan dan penghasilan petani, pemerintah daerah, hingga Indonesia. Keuntungan yang diperoleh akan sangat besar Dengan mengetahui berapa tingkat penghasilan masyarakat di kawasan sepanjang pantai Kulonprogo, kegiatan pertambangan jangan sampai mengurangi pendapatan masyarakat yang sebagian besar adalah petani akibat pengalihan lahan sebagai area tambang, adanya pertambangan didaerah Kulonprogo tersebut dirasa sangat menguntungkan petani. Karena dengan adanya pertambangan tersebut petani menyewakan lahannya sekitar 30 tahun untuk di ambil pasir besinya, dan pihak JMI menyewa lahan petani dengan harga yang pantas sehingga selama lahannya disewa, petani dapat hidup layak tanpa bekerja panas-panas di lahan pertanian karena mendapatkan hidup layak dengan uang JMI, selama masa kontrak sewa, lahan dikuasai oleh JMI untuk diambil butiran besinya, lalu direklamasi

sampai siap ditanami kembali, tanah petani masih menjadi milik petani karena

memang tidak dibeli. Setelah 30 tahun lahan mereka dikembalikan dalam keadaan yang subur berdasarkan penelitian yang dilakukan. Dikembalikan ke status kesehatan siap tanam, dan pasir besinya bisa diambil untuk kemaslahatan lebih banyak orang, sekabupaten, se DIY bahkan se Indonesia. Karena pengolahan pasir besi tersebut akan membuat Indonesia bisa mandiri dalam industri logam, sebab selama ini Indonesia adalah pembeli besi yang taat, sehingga yang untung adalah para pedagang besi. Dengan adanya pertambangan ini dapat juga membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar pantai Kulonprogo, karena pihak investor penambang pasir besi di Kulonprogo (JMI) memprioritaskan warga Kulonprogo untuk bekerja di industri pasir besi ini, dan mereka bahkan merencanakan pendidikan dan pelatihan tenaga kerja yang akan bekerja di industri tersebut. Sehingga jika dilihat dari segi ekonomi , adanya penambangan pasir besi di sepanjang pantai Kulonprogo dapat mendatangkan berbgai manfaat, sehingga penambangan pasir besi tersebut merupakan kegiatan yang sangat menguntungkan.
Sumber http://www.disperindagesdm.kulonprogokab.go.id/?pilih=news&mod=yes&aksi=lihat&id=2 5 http://realmwk.wordpress.com/ :