Anda di halaman 1dari 15

MERINTIS PEGAWAI NEGERI YANG BERSIH DARI SUAP

OLEH : H. HERRY ZUDIANTO WALIKOTA YOGYAKARTA

MATERI INI DISAMPAIKAN PADA ACARA PANEL DISKUSI NASIONAL DENGAN THEMA : MERINTIS PEGAWAI NEGERI YANG BEBAS KORUPSI Yogyakarta, 24 Januari 2004

GOOD GOVERNANCE
Pemerintah

Swasta

Masyarakat

Struktur Organisasi Sistem & Prosedur Reward & Punishment

Anggaran
Sumber Daya Manusia Pengawasan Internal

STRUKTUR ORGANISASI
REFORMASI BIROKRASI
PENATAAN KELEMBAGAAN
BENTUK ORGANISASI

- Staffing - Lini - Penunjang


KEWENANGAN

: Sekretariat Daerah : Dinas Daerah : Badan dan Kantor

- Kebijakan - Pengaturan dan Pembinaan - Pengurusan - Pengawasan

: Sekretariat Daerah : Dinas Teknis (Dinas Tata Kota & Bangunan, Dinas Perekonomian, DKKP, dll) : Dinas Perijinan ( dalam rencana ) : Lembaga Pengawasan Interrnal

HAMBATAN

Belum semua PNS siap merubah pola reformasi birokrasi 1. Tingkat Kesejahteraan pegawai belum sebanding dengan kewajiban dan tanggungjawabnya 2. Reward and Punishment belum sebagaimana mestinya.

Sistem dan Prosedur (Penyampaian Pelayanan Publik)

Terdapat sekitar 200 jenis Pelayanan Publik pada Instansi terkait. UPTSA melayani 26 jenis pelayanan saat ini,baik untuk Perijinan maupun Penerbitan Akta. ( Terdapat 7 Instansi yg tergabung dlm UPTSA )

PENYEDERHANAAN PELAYANAN
Dinas Perijinan (dalam rencana) -> kerjasama dengan Program

Pasca Sarjana Universitas Gadjah Mada Program Studi MULOK Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap (UPTSA). Menempatkan Kantor Kas BPD Yogyakarta di lingkungan Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap (UPTSA) dimana masyarakat langsung membayar sendiri. Menyususun sistem dan prosedur pelayanan pada Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap (UPTSA) -> kerjasama dengan The Asia Foundation dan PT Daya Prosumen Mandiri (DPM). Citizen charter pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, khususnya pelayanan akta kelahiran -> kerjasama dengan PPSK-UGM

Reformasi Sistem dan Prosedur Pengadaan Barang dan Jasa

Guna mewujudkan pengadaan barang dan jasa yang sehat,transparan, terbuka dan adil bagi semua pihak serta hasilnya dapat dipertanggung jawabkan, maka langkah yg telah dilakukan : Mempublikasikan kegiatan yg akan ditenderkan melalui pengumuman di Balaikota, pengiriman dokumen kegiatan kepada Asosiasi Penyedia Barang dan Jasa di Ling kup Propinsi DIY serta Media Cetak. Menerima saran/kritik/m,masukan dari siapapun melelui Website Joga.

go.id atau talk show RRI dan Reco Buntung atau hot line sevice melalui SMS 2740 maupun kotak surat. Pemasukan dan Pembukaan Penawaran dilakukan oleh Panitia Penga daan pd waktu yg sama sehingga dpt menghindari adanya praktek Kolusi.

Upaya Penting Lainnya


Partisipasi Stakeholder
(dlm hal Transparasi dan Akuntabilitas Pemerintah)

Upaya mewujudkan Transparasi dan Akuntabilitas pengelolaan Pembangunan Kota,diantaranya: Menerima masukan melalui jaringan internet Website Jogja.go.id Melakukan dialoginteraktif dengan masyarakat Jogja melalui media Radio RRI dan Unisi setiap hari Senin dan Kamis jam 07.30 sampai jam 08.00 WIB. Menyediakan Hot Line Service melalui SMS 2740 non-stop 24 jam,HP 08122780001 dan Telp. No 0274-555242 untuk menerima saran/krtik/masukan berkaitan dgn. Pembangunan. Membentuk unit Pelayanan Informasi dan Keluhan (UPIK) kj.sama dengan Swiss Contact. Kerjasama dgn Indosat Satelindo (dalam proses) Menyediakan Kotak Surat,untuk menerima berbagai masukan. Saran/Kritik/Masukan melalui Media Cetak spt: KR,Bernas dll.

Reward dan punishment :


Memberikan sanksi yg tegas thd PNS yg terbukti melakukan pelanggaran Memproses kenaikan pangkat bagi Peg. Neg. sec. Reguler maupun pilihan bagi peg. yg telah mmnhi syarat dgn konsek

kuensi kenaikan gaji .


Memberikan tambahan penghasilan dgn memberikan tunja ngan kesejahteraan.

ANGGARAN
(Reformasi Pengelolaan Keuangan) Penyiapan Anggaran (APBD) yang diusulkan ke DPRD melalui media massa Publikasi APBD yg telah disyahkan oleh DPRD melalui media massa Akuntabilitas pengelolaan keuangan melalui audit yg dilakukan oleh BPK Pelaksanaan Anggaran Berbasis Kinerja (Indikator : Input, Output, Outcome, Benefit, Impact)

Pengelolaan SDM

Peningkatan SDM

SDM yg lebih Berkualitas

Baik jasmani, Maupun Rohani

Langkah-langkah yg dilakukan

Menyentuh aspek : -Afeksi -Kognitif -Psikomotorik

Berbagai langkah yg dilakukan dlm upaya peningkatan SDM

1. Pengiriman berbagai kegiatan Forum Ilmiah (Seminar,Raker,Short Course,Diskusi,DiklatTeknis/Fungsional dll) 2. Pengiriman peg.berkualitas pada program Studi Lanjut Spt: S1 Teknik Arsitektur,S2 MEP,S2 MAP, S2 Akutansi Sain/Terapan S2 Mag.Teknik Industri dll. 3. Berbagai Kegiatan In House Training (Spt: Pelayanan Prima,Strategi Pembuatan Kebijakan Modern, E Gov/Aplikasi Internet bagi seluruh Ka. Unit Kerja dll). 4. Pengiriman seluruh Kepala Unit Kerja pada Pelatihan ESQ. 5. Pembinaan Mental Spiritual dari Yys.Al Khairat dan Lembaga Synergi. 6. Pembinaan Agama bagi seluruh Pegawai. 7. Dsb.

IMPLEMENTASI BIDANG KEPEGAWAIAN

-Rekruitmen: Penerimaan Peg.Neg.selama 5 tahun terakhir belum dilakukan. (Pola Minus Growth; Penerimaan hanya utk Peg.Tidak Tetap,dilakukan sec. Kompetitif,Transparan,Sesuai Kebutuhan dan Melibatkan Lembaga Terkait).
-Penilaian Kinerja: Alat Penilaian Kinerja Peg.telah disiapkan thn.2003 (Produk merupakan hsl kerja sama dgn pihak III /CEPI- Centre for Executive Performance Improvement). Instrumen ini mrpk dasar obyektif bagi Penilaian DP3 Pegawai. Tahun 2004 akan ditentukan Sistem dan Prosedur yang tepat dlm mengoperasikan Alat tersebut.

Penempatan Pegawai : Diupayakan selalu berdasarkan kualifikasi maupun kompetensi yang dibutuhkan. Penempatan Peg. Proyeksinya mengacu pada Hasil Anjab Kelembagaan serta Hasil Analisa Formasi Jabatan yang dilaksanakan setiap tahun. Kenaikan Pangkat : Kenaikan Pangkat selalu didasarkan pada Peraturan Kepegawaian yang berlaku ( PP No.12/2002)

Langkah Konkrit dalamUsaha Memperkecil Suap di Sisi Pengawasan

Meningkatkan pelaksanaan pengawasan fungsional Dari pemeriksaan parsial ke pemeriksaan komprehensif Meningkatkan efektifitas pengawasan melekat & pengawasan masyarakat - Pelaksanaan pengawasan atasan langsung - Menindaklanjuti pengaduan masyarakat baik lewat surat, hotline maupun mass media dg pemeriksaan khusus Menciptakan sistem dan lingkungan kerja yang kondusif - Penyederhanaan prosedur & mekanisme - Kepastian persyaratan, biaya, tempat & waktu - Menempatkan petugas yg kompeten di bidangnya - tempat yg representatif Menindak tegas pelaku pelanggaran (Penegakan hukum) - Pengenaan sanksi seuai peraturan pemerintah No 3 th 1980 ttg disiplin PNS Melaksanakan sistem akuntabilitas kinerja pemerintah - Kewajiban menyusun LAKIP & melaksanakan evaluasi LAKIP