P. 1
Pergub No. 12 Tahun 2011

Pergub No. 12 Tahun 2011

|Views: 104|Likes:
Dipublikasikan oleh BasoTamsil

More info:

Published by: BasoTamsil on Oct 21, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/21/2011

pdf

text

original

KEPUTUSAN GUBERNUR SULAWESI TENGGARA TAHUN 2011 NOMOR: 12 TENTANG PENDELEGASIAN KEWENANGAN PENYELENGGARAAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU

DI BIDANG PENANAMAN MODAL PROVINSI SULAWESI TENGGARA GUBERNUR SULAWESI TENGGARA
MENIMBANG : a. bahwa sesuai Ketentuan Pasal 11 Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Bidang Penanaman Modal dan Ketentuan Pasal 22 Peraturan Daerah Provinsi Sulawsei Tenggara Nomor 3 Tahun 2010 tentang Pemberian Insentif dan Pemberian Kemudahan Penanaman Modal di Provinsi Sulawesi Tenggara menegaskan bahwa Gubernur memberikan pendelegasian wewenang Pemberian Perizinan dan Non Perizinan penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Bidang Penanaman Modal yang menjadi urusan Pemerintah Provinsi kepada Kepala Badan Penanaman Modal Daerah; b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana di maksud huruf a perlu menetapkan Keputusan Gubernur Sulawsei Tenggara tentang pendelegasian kewenangan penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Bidang Penanaman Modal Provinsi Sulawesi Tenggara. 1. Undang – Undang Nomor 13 Tahun 1964 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang – Undang Nomor 2 Tahun 1964 tentang Pembentukan Daerah Tingkat I Sulawesi Tengah dan Daerah Tingkat I Sulawesi Tenggara dengan mengubah Undang- Undang Nomor 47 Pertauran Pemerintah Pengganti Undang – Undang Tahun 1960 tentang Pembentukan Daerah Tingkat I Sulawesi Utara - Tengah dan Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan – Tenggara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1964 Nomor 7, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2687);. 2. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah di ubah Dua kali, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang perubahan Kedua atas Undang – Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844); 3. Undang – Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 63, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4724); 4. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5038);.

MENGINGAT

:

5. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian

Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten / Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737); 6. Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2009 tentang Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Bidang Penanaman Modal; 7. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 24 tahun 2006 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu; 8. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2008 tentang Pedoman Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelayanan Perizinan Terpadu di Daerah; 9. Peraturan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor 11 Tahun 2009 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pembinaan dan Pelaporan Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Bidang Penanaman Modal; 10. Peraturan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor 12 Tahun 2009 tentang Pedoman dan Tata Cara Permohonan Penanaman Modal; 11. Peraturan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor 13 Tahun 2009 tentang Tata Cara Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal sebagaimana di ubah dengan Peraturan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor 7 Tahun 2010; 12. Peraturan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor 14 Tahun 2009 tentang Sistem Pelayanan Informasi dan Perizinan Investasi Secara Elektronik (SPIPISE); 13. Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara Nomor 5 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Cara Bappeda dan Lembaga Teknis Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara; 14. Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara Nomor 3 Tahun 2010 tentang Pemberian Insentif dan Pemberian Kemudahan Penanaman Modal di Provinsi Sulawesi Tenggara; 15. Peraturan Gubernur Sulawesi Tenggara Nomor 28 Tahun 2010 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Penanaman Modal di Provinsi Sulawesi Tenggara.

MEMUTUSKAN : Menetapkan Kesatu : Mendelegasikan Kewenangan Penyelenggaran Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Bidang Penanaman Modal Provinsi Sulawesi Tenggara Kepada Kepala Badan Penanaman Modal Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara sesuai daftar pemetaan setiap bidang urusan Perizinan dan Non Perizinan Bidang Penanaman Modal dalam Lampiran Keputusan ini. Kewenangan Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Bidang Penanaman Modal Provinsi Sulawesi Tenggara oleh Kepala Badan Penanaman Modal Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara sebagaimana di maksud Diktum Kesatu meliputi : 1. Perizinan: a. Pendaftaran penanaman modal. b. Izin prinsip penanaman modal.

Kedua

:

c. Izin prinsip perluasan penanaman modal. d. Izin prinsip perubahan penanaman modal. e. Izin usaha, Izin usaha perluasan, Izin usaha penggabungan permohonan penanaman modal (merger) dan izin usaha perubahan. f. Izin –izin lainnya dalam rangka pelaksanaan penanaman modal. 2. Non Perizinan: a. Pemberian insentif daerah. b. Layanan informasi dan pengaduan. c. Non perizinan lainnya pemberian kemudahan penanaman modal. Ketiga : Pelaksanaan Kewenangan Penyelenggaran Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Bidang Penanaman Modal Provinsi Sulawesi Tenggara sebagaimana di maksud Diktum KESATU didukung oleh Sistem Pelayanan Informasi dan Perizinan Investasi Secara Elektronik (SPIPISE). Gubernur Sulawesi Tenggara melakukan pendelegasian atas penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Bidang Penanaman Modal Provinsi Sulawesi Tenggara. Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan dengan ketentuan apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan dalam penetapannya akan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya.

Keempat

:

Kelima

:

Di Tetapkan Di Pada Tanggal

: Kendari :

2011

GUBERNUR SULAWESI TENGGARA

H. NUR ALAM

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->