Anda di halaman 1dari 2

Pemberian obat tetes hidung 1) Pengertian Memberikan obat tetes melalui hidung 2) Tujuan a) Untuk mengencerkan sekresi dan

memfasilitasi drainase dari hidung b) Mengobati infeksi dari rongga hidung dan sinus 3) Persiapan alat a) Botol obat dengan penetes steril b) Buku obat c) Sarung tangan 4) Prosedur kerja a) Cek kembali pengobatan, waktu, jumlah dan dosis serta pada telinga bagian mana obat harus diberikan. b) Siapkan klien (1) Identifikasi klien dengan tepat dan tanyakan namanya (2) Sediakan asisten bila diperlukan, untuk mencegah cidera pada bayi dan anak kecil (3) Atur posisi klien berbaring supinasi dengankepala hiperekstensi diatas bantal (untuk pengobatan sinus ethmoid dan sphenoid) atau posisi supinasi dengan kepala hiperektensi dan miring kesamping (untuk pengobatan sinus maksilaris dan frontal) c) Bersihkan lubang telinga d) Gunakan sarung tangan bila dicurigai ada infeksi e) Masukkan sejumlah tetes obat yang tepat pada bagian tengah konka superior tulang etmoidalis f) Minta klien untuk tetap berada pada posisi ini selama 1 menit g) Kaji respon klien Kaji pada karakter dan jumlah pengeluaran, adanya ketidaknyamanan dan lain sebagainya. Lakukan segera setelah obat dimasukkan dan ulangi pada saat efek obat telah bekerja. h) Rapikan alat dan buang peralatan yang sudah tidak dipakai i) Dokumentasikan semua tindakan

Pemberian Obat Melalui Hidung


Filed under: Farmasi by ladytulipe Leave a comment December 15, 2008 Keuntungan:

Metabolisme melalui enterohepatik dan dinding usus dikurangi. Penguraian di saluran pencernaan dihindari Kecepatan dan jumlah obat yang diabsorpsi serta profil konsentrasi obat dalam plasma terhadap waktu sebanding dengan pemberian dengan intra vena. Banyak pembuluh dan struktur membran mukosan yang permeabel sehingga memungkinkan pemberian untuk sistemik

Kekurangan:

Metode dan teknik pemberian sulit karena memerlukan alat bantu yang dapat digunakan untuk ukuran yang tepat. Lokasi disposisi obat yang tepat, sulit dicapai. Kecepatan pembersihan obat