Anda di halaman 1dari 12

BAGIAN 1

PENGANTAR SENSOR SERAT OPTIK

SERAT OPTIK
sebagai sensor
pengukuran
Intensitas cahaya/daya optik Pergeseran Temperatur Tekanan Regangan Vibrasi Medan EM Level cairan Indeks bias zat cair Konsentrasi zat cair dll

monitoring

parameter/besaran fisis

Keunggulan serat optik sebagai sensor :

Akurasi tinggi (orde panjang gelombang) Tidak menggunakan sinyal listrik Tidak kontak langsung dengan obyek Kebal terhadap induksi medan EM Kebal terhadap radiasi ion Mudah penginstalannya Dapat dihubungkan dengan sistem komunikasi data melalui perangkat antar muka

Skema sensing secara optik


DETEKTOR
I

I, ,

MODULATOR
Sumber GANGGUAN

DETEKTOR

DETEKTOR

JIKA YANG MERASAKAN (SENSING) PERUBAHAN I, atau ADALAH SERAT OPTIK, MAKA SERAT OPTIK BERPERAN SEBAGAI SENSOR

PRINSIP KERJA SERAT OPTIK SEBAGAI SENSOR


1.

BERBASIS INTENSITAS TERMODULASI Parameter Sensing : perubahan intensitas / daya optik cahaya Skema Kerja :
I1
Tranducer Material/Divice

I2
DETEKTOR

Sumber

Pemroses
GANGGUAN

sinyal

Fenomena Gangguan :
- Transmisi - Refleksi - Refraksi - Mikrobending - Absorbsi - Scaterring - Floresensi - Polarisasi - Kisi Optik

Parameter Gangguan :
- Pergeseran - Temperatur - Tekanan - Regangan - Vibrasi - Level cairan - Indeks bias zat cair - Konsentrasi zat cair

SENSOR BERBASIS INTENSITAS TERMODULASI PADA UMUMNYA MEMBUTUHKAN INTENSITAS/DAYA OPTIK CAHAYA YANG BESAR, KARENA ITU, SERAT OPTIK YANG DIGUNAKAN CORENYA BERDIAMETER BESAR (Large Core Fiber Optik)

: core

: cladding

2.

BERBASIS FASE TERMODULASI Parameter Sensing : perubahan fase cahaya Skema Kerja :
FIBER REFERENCE DETEKTOR

laser

FIBER SENSING

GANGGUAN

Fenomena Gangguan :
- Interferensi

Parameter Gangguan :
- Pergeseran - Temperatur - Tekanan - Regangan - Vibrasi - Tebal lapisan tipis - Medan EM - Rotasi - dll

Sumber : koheren (laser) Serat Optik : singlemode Mendeteksi beda fase berkas cahaya dari fiber sensing dan fiber reference Lebih sensitif dan akurat daripada sensor modulasi intensitas Daerah kerja lebih kecil daripada sensor modulasi intensitas Tekniknya lebih rumit dan lebih mahal daripada sensor modulasi intensitas

3.

BERBASIS PANJANG GELOMBANG TERMODULASI


Parameter Sensing : perubahan distribusi panjang gelombang Skema Kerja :
ilustrasi

gangguan

Sumber polikrom
P

FBG
B
P

detektor

detektor

Fenomena Gangguan :
- refleksi, transmisi dan resonansi

Parameter Gangguan :
- Pergeseran - Temperatur - Tekanan - Regangan - dll

Sumber : polikromatis Serat Optik : singlemode Fungsi lain FBG : - divice WDM (demultiplexer) - dispersion compensation - filter - wavelength tunning - dll