Anda di halaman 1dari 2

Ina Noprastika / J2C 008 027

ENZIM TRANSAMINASE

Hepatitis C adalah penyakit yang disebabkan oleh virus
hepatitis C.InIeksi virus ini dapat menyebabkan peradangan
hati atau hepatitis yang biasanya asimtomatik, tetapi hepatitis
kronik yang berlanjut dapat menyebabkan sirosis dan kanker
hati.
Hati merupakan kelenjar tubuh yang paling besar. Hati
mempunyai Iungsi yang sangat penting dan kompleks. Hati
penting untuk mempertahankan hidup dan berperan pada
hampir setiap Iungsi metabolism tubuh. Kerusakan total atau
pembuangan hati mengakibatkan kematian dalam waktu 10
jam. Hati mempunyai kemampuan regenerasi yang
mengagumkan. Pembuangan hati sebagian, pada kebanyakan
kasus sel hati yang mati atau sakit diganti dengan jaringan hati
yang baru.

Transaminase adalah sekelompok enzim dan bekerja
sebagai katalisator dalam proses pemindahan gugusan amino
antara alIa amino dengan asam alIa keto. Dua transaminase
yang sering digunakan dalam menilai penyakit hati adalah
serum glutamic oxaloacetic transaminase (serum aspartate
amino transIerase) yaitu SGOT dan serum glutamic pyruvic
transaminase (serum alanine amine transIerase) yaitu SGPT.
Enzim GOT terdapat dalam sel-sel organ tubuh, yang
terbanyak otot jantung, kemudian sel-sel hati, otot tubuh, ginjal
dan pancreas. Sedangkan GPT banyak terdapat dalam sel-sel
jaringan tubuh dan sumber utama adalah sel-sel hati. Kenaikan
kadar transaminase mengalami nekrosis atau hancur. Enzim-
enzim tersebut masuk dalam peredaran darah. Serum
transaminase adalah indikator yang peka pada kerusakan sel-
sel hati. SGOT adalah enzim sitosolik, sedangkan SGPT adalah
enzim mikrosomal.
Pada pemeriksaan SGOT dan SGPT ada beberapa cara
salah satunya yaitu metode kimia basah (enzymatic). Pada
metode kimia basah (enzimatik) GOT akan mengkatalisis
perpindahan amino dan kelompok keto antara zat alpha-amino
dan zat alpha-keton, oleh karenanya merupakan transIerase.
Metode untuk penentuan enzim ini memerlukan zat aspartic
dan zat alpha-ketoglutaric sebagai substrat. Pada metode klasik
zat oxalacetic yang dibentuk mengoksidasi bentuk coenzyme
nicotinamide adenine dinucleotide (NADH) yang berkurang
dihadapan dehydrogenase malic. Metode sederhana dimana
asam oxalacetic dikarboksilasi dengan sitrat anilin untuk
membentuk zat pyruvic. Metode dengan versi yang paling
sederhana melibatkan kombinasi langsung dari zat oxaloacetic
dengan dinitropenilhidrazin dan pengukuran warna dalam
solusi alkali.
Pada GPT hampir sama dengan GOT dan ditentukan oleh
metode yang sama kecuali substrat yang berisi DL-ALANINE
sebagai pengganti zat aspartic dan produk yang diukur adalah
zat pyruvic bukan zat oxaloacetic.
AFTAR PUSTAKA
http://digilib.unimus.ac.id/Iiles/disk1/3/jtptunimus-gdl-s1-
2007-titinekanu-133-2-bab2.pdI
http://labkesehatan.blogspot.com/2009/12/sgot-serum-
glutamic-oxaloacetic.html
http://labkesehatan.blogspot.com/2009/12/sgpt-serum-
glutamic-pyruvic.html
http://www.jelly-gamat.com/tag/transaminase-adalah

Beri Nilai