Anda di halaman 1dari 191

1

JENIS SURVEI DI MODA JALAN


BUKU 1 BUKU 2
SURVEI DI SISI JALAN: MENGHITUNG VOLUME LALU LINTAS, WAWANCARA PENUMPANG DAN WAWANCARA BARANG SURVEI DI JALAN TOL: MENGHITUNG VOLUME LALU LINTAS, WAWANCARA PENUMPANG DAN WAWANCARA BARANG SURVEI DI JEMBATAN TIMBANG: MENGHITUNG VOLUME LALU LINTAS KENDARAAN BARANG DAN WAWANCARA ANGKUTAN BARANG

BUKU 3

BUKU 4

SURVEI DI TERMINAL: MENGHITUNG JUMLAH BUS, WAWANCARA PENUMPANG DAN WAWANCARA KENDARAAN (PENGEMUDI)
2

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

PENDAHULUAN

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud dari survei Asal Tujuan Transportasi Nasional (ATTN) 2011 adalah untuk memotret pola dan karakteristik pergerakan kendaraan, penumpang dan barang antar kabupaten/kota dan antar propinsi di seluruh Indonesia pada periode waktu tertentu meliputi asal dan tujuan, maksud perjalanan penumpang, jenis dan berat barang yang diangkut.

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

LINGKUP KEGIATAN

1. Survei penghitungan lalu lintas pergerakan kendaraan yang melintasi batas kabupaten/kota dan propinsi. 2. Survei asal penumpang. tujuan pergerakan kendaraan dan

3. Survei asal tujuan pergerakan kendaraan dan barang.

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

JENIS SURVEI

1. TC (TRAFFIC COUNTING)/Penghitungan volume lalu lintas kendaraan: a. Sisi Jalan b. Jalan Tol c. Jembatan Timbang 2. RSI (ROAD SIDE INTERVIEW)/ wawancara pinggir jalan: a. Sisi Jalan b. Jalan Tol c. Jembatan Timbang 3. WAWANCARA PENUMPANG BUS DI TERMINAL DAN PENGHITUNGAN LALU LINTAS BUS DI TERMINAL
6

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

LOKASI POS SURVEI

1. TC (Traffic Counting)/Penghitungan volume lalu lintas kendaraan, dilakukan di sisi jalan adalah pada batasbatas kabupaten/kota dan propinsi dari wilayah survei, jalan tol, jembatan timbang dan terminal (data sekunder). 2. RSI (Road Side Interview)/ wawancara sisi jalan dilakukan di pinggir jalan di jalan raya dan jalan tol, serta jembatan timbang. 3. Wawancara asal tujuan penumpang bus di terminal.
7

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

JENIS KENDARAAN YANG DISURVEI KENDARAAN BERMOTOR UNTUK TRANSPORTASI PENUMPANG


1. Sepeda motor, scooter: Kendaraan bermotor roda dua untuk penggunaan pribadi dan umum seperti
ojeg.

2. Sedan, Jeep, Station Wagon, Van, Taxi: Kendaraan bermotor roda 3 (sejenis kendaraan becak motor) 3.
dan roda 4 yang di lengkapi dengan sebanyak-banyaknya 8 tempat duduk tidak termasuk tempat duduk pengemudinya (termasuk bentor) Mobil Penumpang Umum, Bus Kecil: Kendaraan bermotor bus kecil atau kendaraan yang mempunyai kapasitas tempat duduk tidak lebih dari 8 tempat duduk yang dioperasikan untuk transportasi umum pada suatu trayek tetap. Perlu diperhatikan bahwa beberapa jenis kendaraan ini mempunyai plat nomor hitam dan digunakan untuk transportasi penumpang umum seperti Hi-Ace, Combi, Elf Dll. Bus Sedang Umum (20-24 penumpang): Bus ukuran standar/ menengah yang mempunyai tempat duduk 20-24 penumpang yang dioperasikan pada trayek tetap, sejenis KOPAJA dan METROMINI di Jakarta Bus Sedang Non Umum (20-24 penumpang): Bus ukuran standar/ menengah yang mempunyai tempat duduk 20-24 penumpang. Bus Besar Umum: Bus berukuran standar/ menengah yang mempunyai tempat duduk lebih dari 24 yang dioperasikan pada trayek tetap untuk transportasi umum, seperti: bus kota, bus antar kota, bus antar propinsi, bus limousine bandar udara, Metromini, dan Kopaja jenis bus. Bus Besar Non Umum dan Pariwisata: Bus berukuran standar/ menengah yang mempunyai tempat duduk lebih dari 24 yang dioperasikan pada trayek tidak tetap untuk transportasi khusus dan terbatas seperti bus angkutan karyawan dan bus pariwisata. 8

4.
5.

6.
7.

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

JENIS KENDARAAN YANG DISURVEI

KENDARAAN BERMOTOR UNTUK TRANSPORTASI BARANG


1.Hantaran/ Pick Up: Kendaraan bermotor untuk mengangkut barang
dengan kapasitas muat Kecil (di bawah 3 Ton) 2.Truk Barang Umum 2 As: Truk yang mempunyai 2 As dan digunakan untuk transportasi barang Non Cair. 3.Truk Tangki 2 As: Truk yang mempunyai 2 As dan digunakan untuk transportasi barang Cair. 4.Truk Barang Umum 3-5 As: Truk yang mempunyai 3-5 as atau lebih yang digunakan untuk transportasi barang Non Cair. 5.Truk Tangki 3-5 As: Truk yang mempunyai 3-5 as atau lebih yang digunakan untuk transportasi barang Cair. Truk tangki bahan bakar/ bahan kimia dan truk pengaduk semen termasuk ke dalam jenis kendaraan ini. 9

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

JENIS KENDARAAN YANG DISURVEI

KENDARAAN BERMOTOR UNTUK TRANSPORTASI BARANG


6. Gandengan: Suatu alat yang dipergunakan untuk mengangkut barang yang seluruh
bebannya ditumpu oleh alat itu sendiri dan dirancang untuk ditarik oleh kendaraan bermotor. 7. Truk Tempelan: Suatu alat yang dipergunakan untuk mengangkut barang yang dirancang untuk ditarik dan sebagian bebannya ditumpu oleh kendaraan bermotor penariknya. 8. Truk Kontainer 20 ft: Truk yang membawa peti kemas (Kontainer) dengan ukuran 20 ft. Truk semi trailer dan truk yang mempunyai as lebih dari 2 umumnya mempunyai kapasitas untuk mengangkut peti kemas. Truk-truk tersebut didefinisikan sebagai truk kontainer apabila membawa peti kemas dengan ukuran 20 ft, jika tidak maka termasuk truk 3 as atau lebih. 9. Truk Peti Kemas (Kontainer): Truk yang membawa peti kemas (Kontainer) dengan ukuran 40 ft. Truk semi trailer dan truk yang mempunyai as lebih dari 2 umumnya mempunyai kapasitas untuk mengangkut peti kemas. Truk-truk tersebut didefinisikan sebagai truk kontainer apabila membawa peti kemas dengan ukuran 40 ft, jika tidak 10 maka termasuk truk 3 as atau lebih.

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

JENIS KENDARAAN YANG DISURVEI

Kendaraan Tidak Bermotor Kendaraan yang tidak dilengkapi dengan motor penggerak tetapi digerakkan tenaga manusia, atau hewan. Catatan Khusus Jenis kendaraan lain seperti traktor (fork lift); kepala dari kendaraan tempelan; unit kendaraan yang berjalan dengan chassis, mesin, dan atau kabin; kendaraan perata jalan, perata tanah, dan mobil kompresor; kendaraan pemadam kebakaran; iring-iringan kendaraan tentara/ polisi, mobil jenazah; dan tank perang tidak dihitung dalam penghitungan lalu lintas.

11

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

TINGKAT PROSENTASE SAMPLING 1. 2. TC (TRAFFIC COUNTING)/PENGHITUNGAN VOLUME LALU LINTAS KENDARAAN: Dilakukan terhadap seluruh kendaraan yang melintasi lokasi pos survei. RSI (ROAD SIDE INTERVIEW)/ WAWANCARA SISI JALAN DAN TERMINAL BUS: Survei RSI atau wawancara terhadap pengemudi dan penumpang kendaraan dilakukan berdasarkan sampling. Pada survei ATTN 2011 ini nilai sampling sudah ditentukan pada tahap perencanaan desain yaitu jumlah sampel dalam menentukan jumlah kendaraan yang akan diwawancara. Petugas survei tak perlu lagi menghitung jumlah sampel yang perlu diambil, petugas survei hanya berkewajiban memenuhi jumlah sampel yang telah dialokasikan pada masingmasing pos. Namun perlu diperhatikan, sampel yang diambil harus tersebar pada semua hari dan shift yang ditentukan serta pada semua jenis kendaraan yang melalui lokasi pos. Sehingga pengambilan jumlah sampel dapat mewakili populasi kendaraan yang melewati lokasi pos dimaksud.
12

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KODEFIKASI JENIS SURVEI MODA JALAN


1 2 Kode Prop 3 4 Kode Kab. 5 Moda 6 Jenis Survei 7 Status Lokasi 8 Arah 9 10 No. Urut Lokasi

1 Jalan 1 Jalan (TC & RSI)

1 Jalan Raya
2 Jalan Tol

2 Jembatan Timbang (TC & RSI) 3 Terminal (BC & BPI) 4 Gate, Ruang Tunggu, Pelabuhan Penyeberangan (TC & RSI) 5 Pelabuhan Sungai

1 Jalan Raya

1 2 1 2 0 0 0 0 0

Masuk Keluar Masuk Keluar Tidak ada arah Tidak ada arah Tidak ada arah Tidak ada arah Tidak ada arah

1 2 1 2

Terminal A Terminal B Komersial Perintis

1 Antar Kabupaten 2 Antar Propinsi

0 Tidak ada arah 0 Tidak ada arah


13

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

PERIODE SURVEI TC & RSI (WP & WB) Survei dilakukan selama 24 jam, dengan pembagian shift sebagai berikut : Shift I Shift II Shift III : 06.00 - 14.00 : 14.00 - 22.00 : 22.00 - 06.00 (hari berikutnya)

14

15

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

PEDOMAN SURVEI MODA JALAN (SISI JALAN)

16

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

TRAFFIC COUNTING (TC) SISI JALAN

17

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

DATA YANG DIBUTUHKAN

Volume pergerakan kendaraan pada suatu ruas jalan, yang meliputi 3 kelompok kendaraan (sesuai dengan gambar di formulir), yaitu: 1. Kendaraan penumpang (7 jenis kendaraan) 2. Kendaraan barang (9 jenis kendaraan) 3. Kendaraan tidak bermotor.
Formulir dapat dilihat pada form A.1.0.TC ( TURUS/ COUNTER) dan form A.1.0.RK (REKAPITULASI)
18

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

METODE DAN ALAT YANG DIGUNAKAN

1. MENGHITUNG DENGAN COUNTER (ALAT HITUNG) 2. MENGHITUNG TANPA COUNTER (DENGAN TURUS)

19

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

JENIS KENDARAAN YANG DISURVEI


No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. JENIS KENDARAAN Sepeda Motor, scooter Sedan, Jeep, Station Wagon, Van, Taksi Mobil Penumpang Umum, bus kecil ( 8 penumpang) Bus Sedang Umum Trayek Reguler (9-20 penumpang) Bus Sedang Non Umum dan Pariwisata (9-20 penumpang) Bus Besar Umum Trayek Reguler ( 20 penumpang) Bus Besar Non Umum dan Pariwisata ( 20 penumpang) Hantaran, Pick-Up Truk Umum (2 As) Truk Tangki (2 As) Truk Umum 3-5 As (Umum) Truk Tangki 3-5 As Truk Gandengan Truk Tempelan Truk Kontainer 20 ft Truk Kontainer 40 ft Kendaraan Tidak Bermotor TC

20

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

TINGKAT PROSENTASE SAMPLING

TC (Traffic Counting)/Penghitungan volume lalu lintas kendaraan: dilakukan terhadap seluruh kendaraan yang melintasi lokasi pos survei atau 100%

21

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

FORMULIR
FORMULIR YANG DIPERGUNAKAN SURVEI SISI JALAN

PENGHITUNGAN VOLUME LALU LINTAS KENDARAAN (TC)

WAWANCARA SISI JALAN (RSI)

PENGHITUNGAN PROSENTASE SAMPLING (SP)

A.1.0.TC A.1.0.RK (REKAPITULASI)

A.1.0.WP
(WAWANCARA PENUMPANG)

A.1.0.SP

A.1.0.WB
(WAWANCARA BARANG)

22

PANDUAN PENGISIAN FORMULIR SURVEI TC (TRAFFIC COUNTING) PADA SURVEI SISI JALAN

23

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET FORMULIR

SURVEI TC (TRAFFIC COUNTING) A.1.0.TC (TRAFFIC COUNTING)

Keterangan : KODE LOKASI SURVEI : diisi dengan kode pos survei yang sudah di tentukan dengan jumlah 10 digit. LOKASI SURVEI : diisi dengan menulis nama propinsi dan kabupaten/kota berdasarkan zona survei. NAMA SURVEYOR : diisi dengan menulis nama petugas yang menjadi surveyor di pos survei. NAMA SUPERVISOR : diisi dengan menulis nama petugas yang menjadi supervisor di pos survei. TANGGAL/BULAN SURVEI : diisi dengan menulis 2 digit tanggal dan 2 digit bulan. HARI : diisi dengan menulis nama hari. SHIFT : diisi dengan menuliskan tanda x pada shift supervisor bertugas. JAM SURVEI : diisi dengan menulis jam survei satu jam periode penghitungan kendaraan.

24

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI TC (TRAFFIC COUNTING) A.1.0.TC (lanjutan) (TRAFFIC COUNTING)

Keterangan : 1. ANGKUTAN PENUMPANG untuk kolom no. 1 : diisi dengan turus/counter kendaraan angkutan
penumpang jenis sepeda motor dan scooter yang melewati pos pada shift tersebut dengan waktu yang telah ditentukan (00 05, 05 10, dll). 2. ANGKUTAN PENUMPANG untuk kolom no. 2 : diisi dengan turus/counter kendaraan angkutan penumpang jenis sedan, jeep, st. wagon, van dan taxi 3. ANGKUTAN PENUMPANG untuk kolom no. 3 : diisi dengan turus/counter kendaraan angkutan penumpang jenis mobil penumpang umum dan bus kecil (> 8 pnp) 4. ANGKUTAN PENUMPANG -> BUS KECIL (20-24 pnp) untuk kolom 4 : diisi dengan turus/counter kendaraan angkutan penumpang jenis umum (taryek reguler) 25

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI TC (TRAFFIC COUNTING) A.1.0.TC (lanjutan) (TRAFFIC COUNTING)

Keterangan : 5. ANGKUTAN PENUMPANG -> BUS KECIL (20-24 pnp) untuk kolom 5 : diisi dengan turus/counter
kendaraan angkutan penumpang jenis non umum dan pariwisata

6. ANGKUTAN PENUMPANG -> BUS BESAR (>24 pnp) untuk kolom 6 : diisi dengan turus/counter
kendaraan angkutan penumpang jenis umum

7. ANGKUTAN PENUMPANG -> BUS BESAR (>24 pnp) untuk kolom 7 : diisi dengan turus/counter
kendaraan angkutan penumpang jenis non umum dan pariwisata 8. ANGKUTAN BARANG untuk kolom 8 : diisi dengan turus/counter kendaraan angkutan barang jenis hantaran dan pick up 26

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI TC (TRAFFIC COUNTING) A.1.0.TC (lanjutan) (TRAFFIC COUNTING)

Keterangan : 9. ANGKUTAN BARANG -> TRUK 2 As -> UMUM untuk kolom 9 : diisi dengan turus/counter
kendaraan angkutan barang jenis truk 2 as (umum)

10. ANGKUTAN BARANG -> TRUK 2 As -> CAIR (TANGKI) untuk kolom 10 : diisi dengan turus/counter
kendaraan angkutan barang jenis truk 2 as (cair/tangki)

11. ANGKUTAN BARANG -> TRUK 3-5 As -> UMUM untuk kolom 11 : diisi dengan turus/counter
kendaraan angkutan barang jenis truk 3 As (umum), truk 4 As (umum), dan truk 5 As (umum) 12. ANGKUTAN BARANG -> TRUK 3-5 As -> CAIR (TANGKI) untuk kolom 12 : diisi dengan turus/counter kendaraan angkutan barang jenis truk 3 As (cair/tangki), truk 4 As (cair/tangki), dan truk 5 As (cair/tangki) 27

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI TC (TRAFFIC COUNTING) A.1.0.TC (lanjutan) (TRAFFIC COUNTING)

Keterangan : 13. ANGKUTAN BARANG untuk kolom 13 : diisi dengan turus/counter kendaraan angkutan barang
jenis truk gandengan

14. ANGKUTAN BARANG untuk kolom 14 : diisi dengan turus/counter kendaraan angkutan barang
jenis truk tempelan

15. ANGKUTAN BARANG untuk kolom 15 : diisi dengan turus/counter kendaraan angkutan barang
jenis truk kontainer 20ft

16. ANGKUTAN BARANG untuk kolom 16 : diisi dengan turus/counter kendaraan angkutan barang
jenis truk kontainer 40ft

17. KENDARAAN LAINNYA untuk kolom 17 : diisi dengan turus/counter kendaraan lain jenis delman,
becak, gerobak, sepeda, dan lain-lain
28

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

PROSES REKAPITULASI SURVEI TC (TRAFFIC COUNTING)/ (TRAFFIC COUNTING)/ PENGHITUNGAN VOLUME LALU LINTAS FORMULIR (A.1.0.TC)
Pencatatan jumlah kendaraan diisi menggunakan turus/ counter

PROSES REKAPITULASI FORMULIR (A.1.0.RK)


Pencatatan jumlah kendaraan diisi dengan jumlah total
29

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET FORMULIR

SURVEI TC (REKAPITULASI) A.1.0.RK (REKAPITULASI)

Keterangan : KODE LOKASI SURVEI : diisi dengan kode pos penelitian yang sudah di tentukan dengan jumlah 10
digit. LOKASI SURVEI : diisi dengan menulis nama propinsi dan kabupaten/kota berdasarkan zona penelitian. NAMA SUPERVISOR : diisi dengan menulis nama petugas yang menjadi supervisor di pos penelitian. TANGGAL/BULAN SURVEI : diisi dengan menulis 2 digit tanggal dan 2 digit bulan. HARI : diisi dengan menulis nama hari. SHIFT : diisi dengan menuliskan tanda x pada shift supervisor bertugas.

30

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI TC (REKAPITULASI) A.1.0.RK (lanjutan) (REKAPITULASI)

Keterangan : 1. ANGKUTAN PENUMPANG untuk kolom no. 1: diisi dengan jumlah total kendaraan angkutan
penumpang jenis sepeda motor dan scooter yang melewati pos pada shift tersebut dengan waktu yang telah ditentukan (00 05, 05 10, dll). 2. ANGKUTAN PENUMPANG untuk kolom no. 2: diisi dengan jumlah total kendaraan angkutan penumpang jenis sedan, jeep, st. wagon, van dan taxi 3. ANGKUTAN PENUMPANG untuk kolom no. 3: diisi dengan jumlah total kendaraan angkutan penumpang jenis mobil penumpang umum dan bus kecil (>8 pnp) 4. ANGKUTAN PENUMPANG -> BUS KECIL (20-24 pnp) untuk kolom 4: diisi dengan jumlah total kendaraan angkutan penumpang jenis umum (taryek reguler)
31

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI TC (REKAPITULASI) A.1.0.RK (lanjutan) (REKAPITULASI)

Keterangan : 5. ANGKUTAN PENUMPANG -> BUS KECIL (20-24 pnp) untuk kolom 5 : diisi dengan jumlah total
kendaraan angkutan penumpang jenis non umum dan pariwisata

6. ANGKUTAN PENUMPANG -> BUS BESAR (>24 pnp) untuk kolom 6 : diisi dengan jumlah total
kendaraan angkutan penumpang jenis umum

7. ANGKUTAN PENUMPANG -> BUS BESAR (>24 pnp) untuk kolom 7 : diisi dengan jumlah total
kendaraan angkutan penumpang jenis non umum dan pariwisata 8. ANGKUTAN BARANG untuk kolom 8 : diisi dengan jumlah total kendaraan angkutan barang jenis hantaran dan pick up
32

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI TC (REKAPITULASI) A.1.0.RK (lanjutan) (REKAPITULASI)

Keterangan : 9. ANGKUTAN BARANG -> TRUK 2 As -> UMUM untuk kolom 9 : diisi dengan jumlah total kendaraan
angkutan barang jenis truk 2 as (umum)

10. ANGKUTAN BARANG -> TRUK 2 As -> CAIR (TANGKI) untuk kolom 10 : diisi dengan jumlah total
kendaraan angkutan barang jenis truk 2 as (cair/tangki)

11. ANGKUTAN BARANG -> TRUK 3-5 As -> UMUM untuk kolom 11 : diisi dengan jumlah total kendaraan
angkutan barang jenis truk 3 As (umum), truk 4 As (umum), dan truk 5 As (umum) 12. ANGKUTAN BARANG -> TRUK 3-5 As -> CAIR (TANGKI) untuk kolom 12 : diisi dengan jumlah total kendaraan angkutan barang jenis truk 3 As (cair/tangki), truk 4 As (cair/tangki), dan truk 5 As (cair/tangki) 13. ANGKUTAN BARANG untuk kolom 13 : diisi dengan jumlah total kendaraan angkutan barang jenis truk 33 gandengan

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI TC (REKAPITULASI) A.1.0.RK (lanjutan) (REKAPITULASI)

Keterangan : 14. ANGKUTAN BARANG untuk kolom 14: diisi dengan jumlah total kendaraan angkutan barang jenis
truk tempelan

15. ANGKUTAN BARANG untuk kolom 15: diisi dengan jumlah total kendaraan angkutan barang jenis
truk kontainer 20ft

16. ANGKUTAN BARANG untuk kolom 16: diisi dengan jumlah total kendaraan angkutan barang jenis
truk kontainer 40ft

17. KENDARAAN LAINNYA untuk kolom 17: diisi dengan jumlah total kendaraan lain jenis delman,
becak, gerobak, sepeda, dan lain-lain
34

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

BAGAN ALIR PENGUMPULAN FORMULIR TC


Form A.1.0.TC Form A.1.0.RK

Form A.1.0.TC A.1.0.RK

Distapler per jam

FormA.1.0.TC A.1.0.RK

AMPLOP Per Shift

Formulir A.1.0.TC A.1.0.RK

TAS Per Hari


35

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

ROAD SIDE INTERVIEW (RSI)


PENUMPANG SISI JALAN

36

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

DATA YANG DIBUTUHKAN

TRANSPORTASI PENUMPANG
Wawancara untuk pengemudi :
Karakteristik kendaraan - Jenis kendaraan - Bahan Bakar - Warna Plat - Tanda Nomor Kendaraan Pola pergerakan kendaraan - Asal perjalanan kendaraan - Tujuan perjalanan kendaraan - Jumlah penumpang

Wawancara untuk penumpang :


Pola pergerakan penumpang - Asal perjalanan penumpang dan status asal perjalanan - Tujuan perjalanan penumpang dan status tujuan perjalanan Karakteristik perjalanan penumpang - Maksud perjalanan - Frekuensi perjalanan - Ongkos yang dikeluarkan
37

Formulir dapat dilihat pada form A.1.0.WP

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

JENIS KENDARAAN YANG DISURVEI


No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. JENIS KENDARAAN Sepeda Motor, scooter Sedan, Jeep, Station Wagon, Van, Taksi Mobil Penumpang Umum, bus kecil ( 8 penumpang) Bus Sedang Umum Trayek Reguler (9-20 penumpang) Bus Sedang Non Umum dan Pariwisata (9-20 penumpang) Bus Besar Umum Trayek Reguler ( 20 penumpang) Bus Besar Non Umum dan Pariwisata ( 20 penumpang) Hantaran, Pick-Up Truk Umum (2 As) Truk Tangki (2 As) Truk Umum 3-5 As (Umum) Truk Tangki 3-5 As Truk Gandengan Truk Tempelan Truk Kontainer 20 ft Truk Kontainer 40 ft Kendaraan Tidak Bermotor RSI * X X ** X

Dilakukan survei wawancara jika pada daerah survei tidak terdapat Jembatan Timbang

Keterangan: = dilakukan X = tidak dilakukan * Jika sudah diwawancara di terminal, maka dilewati **Khusus bus besar non umum, tetap dilakukan wawancara

38

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

SAMPLING DAN METODE WAWANCARA


1. SAMPLING KENDARAAN Jumlah kendaraan yang akan diwawancarai sudah ditentukan, namun perlu dilihat proporsi yang sama untuk setiap jenis kendaraan yang akan diwawancarai. RESPONDEN a. Jenis kendaraan sepeda motor, scooter, sedan, jeep, station wagon, van, taksi, bus non umum dan pariwisata yang diwawancarai adalah pengemudi, sedangkan penumpang tidak perlu diwawancara. b. Jenis kendaraan mobil penumpang umum 8 penumpang yang diwawancarai adalah pengemudi dan penumpang (usia > 15 tahun ke atas) dengan jumlah sesuai tabel berikut: Jumlah Penumpang Dalam Kendaraan 1 2 3 4 5 6 7 8 Jumlah Penumpang yang harus Diwawancarai 1 2 3 3 3 3 4 4

2.

39

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

FORMULIR
FORMULIR YANG DIPERGUNAKAN SURVEI SISI JALAN

PENGHITUNGAN VOLUME LALU LINTAS KENDARAAN (TC)

WAWANCARA SISI JALAN (RSI)

PENGHITUNGAN PROSENTASE SAMPLING (SP)

A.1.0.TC A.1.0.RK (REKAPITULASI)

A.1.0.WP
(WAWANCARA PENUMPANG)

A.1.0.SP

A.1.0.WB
(WAWANCARA BARANG)

40

SURVEI RSI (ROAD SIDE INTERVIEW) PENUMPANG/ WAWANCARA PENUMPANG (WP) PADA SURVEI SISI JALAN

41

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET FORMULIR

SURVEI RSI (PENUMPANG) A.1.0.WP (PENUMPANG)

Keterangan : KODE LOKASI SURVEI : diisi dengan kode pos penelitian yang sudah di tentukan dengan jumlah 10
digit.
LOKASI SURVEI : diisi dengan menulis nama propinsi dan kabupaten/kota berdasarkan zona survei. NAMA SURVEYOR : diisi dengan menulis nama petugas yang menjadi surveyor di pos survei. NAMA SUPERVISOR : diisi dengan menulis nama petugas yang menjadi supervisor di pos survei. TANGGAL/BULAN SURVEI : diisi dengan menulis 2 digit tanggal dan 2 digit bulan. HARI : diisi dengan menulis nama hari. SHIFT : diisi dengan menuliskan tanda x pada shift supervisor bertugas. 42 JAM SURVEI : diisi dengan menulis jam survei satu jam periode penghitungan kendaraan.

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI RSI (PENUMPANG) A.1.0.WP (lanjutan) (PENUMPANG)

Keterangan : P0. JENIS ANGKUTAN : diisi dengan menuliskan tanda x pada kotak angka (1 2). P1. JENIS KENDARAAN : diisi dengan menuliskan tanda x pada kotak angka (1 5). P2. BAHAN BAKAR : diisi dengan menuliskan tanda x pada kotak angka (1 6), dan tulis bahan
bakar lainnya apabilan yang dipilih kotak 6. P3. WARNA PLAT NOMOR : diisi dengan menuliskan tanda x pada kotak angka (1 4). P4. TANDA NOMOR KENDARAAN : diisi dengan menulis huruf pada 2 kotak pertama, kemudian menulis 4 digit pada kotak berikutnya, dan menulis huruf pada 2 kotak terakhir.
43

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI RSI (PENUMPANG) A.1.0.WP (lanjutan) (PENUMPANG)

Keterangan : P5. JUMLAH PENUMPANG : diisi dengan menulis 2 digit pada kotak yang tersedia. P6. ASAL PERJALANAN KENDARAAN : diisi dengan menulis propinsi dan kabupaten/kota asal
kendaraan.

P7. TUJUAN PERJALANAN KENDARAAN : diisi dengan menulis propinsi dan kabupaten/kota tujuan
perjalanan kendaraan.

44

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI RSI (PENUMPANG) A.1.0.WP (lanjutan) (PENUMPANG)

Keterangan : P8. ASAL PERJALANAN : diisi dengan menulis propinsi dan kabupaten/kota asal penumpang
berangkat.

P9. APAKAH ANDA TINGGAL DI SANA : diisi dengan menuliskan tanda x pada kotak angka (1 2). P10. TUJUAN PERJALANAN : diisi dengan menulis propinsi dan kabupaten/kota tujuan perjalanan
penumpang.

P11.APAKAH ANDA TINGGAL DI SANA : diisi dengan menuliskan tanda x pada kotak angka (1 2).

45

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI RSI (PENUMPANG) A.1.0.WP (lanjutan) (PENUMPANG)

Keterangan : P12. MAKSUD PERJALANAN : diisi dengan menulis tanda x pada kotak angka (11 18) untuk
pengisian pergi dari rumah untuk menulis tanda x pada kotak angka (11 18) untuk pengisian pulang menuju rumah dari. P13. PERJALANAN HARIAN : diisi dengan menuliskan tanda x pada kotak angka (1 2). P14. BIAYA TOTAL : diisi dengan cara menuliskan angka. P15. JUMLAH ROMBONGAN : diisi dengan cara menuliskan angka.

46

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

ROAD SIDE INTERVIEW (RSI)


BARANG SISI JALAN

47

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

DATA YANG DIBUTUHKAN

TRANSPORTASI BARANG
Wawancara untuk pengemudi :
Karakteristik kendaraan - Jenis kendaraan - Bahan bakar yang digunakan - Warna & Tanda plat nomor kendaraan - Berat & Daya angkut kendaraan dan berat truk gandeng (khusus untuk truk gandengan) Pola pergerakan kendaraan - Asal perjalanan kendaraan - Tujuan perjalanan kendaraan - Lahan asal & Tujuan kendaraan (rumah, kantor, pabrik, dll) - Lahan tujuan kendaraan (rumah, kantor, pabrik, dll) Pola pergerakan barang - Jenis barang - Asal & Tujuan perjalanan barang - Lahan asal & tujuan barang (rumah, kantor, pabrik, dll) - Volume muatan barang yang diangkut (proporsi terhadap daya angkut kendaraan) untuk kendaraan yang diwawancara di sisi jalan. - Daya angkut kendaraan menurut KIR.

Formulir dapat dilihat pada form A.1.0.WB

48

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

JENIS KENDARAAN YANG DISURVEI


No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. JENIS KENDARAAN Sepeda Motor, scooter Sedan, Jeep, Station Wagon, Van, Taksi Mobil Penumpang Umum, bus kecil ( 8 penumpang) Bus Sedang Umum Trayek Reguler (9-20 penumpang) Bus Sedang Non Umum dan Pariwisata (9-20 penumpang) Bus Besar Umum Trayek Reguler ( 20 penumpang) Bus Besar Non Umum dan Pariwisata ( 20 penumpang) Hantaran, Pick-Up Truk Umum (2 As) Truk Tangki (2 As) Truk Umum 3-5 As (Umum) Truk Tangki 3-5 As Truk Gandengan Truk Tempelan Truk Kontainer 20 ft Truk Kontainer 40 ft RSI * X X **

Dilakukan survei wawancara jika pada daerah survei tidak terdapat Jembatan Timbang

Keterangan: = dilakukan X = tidak dilakukan * Jika sudah diwawancara di terminal, maka dilewati **Khusus bus besar non umum, tetap dilakukan wawancara

49

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

SAMPLING DAN METODE WAWANCARA

1. SAMPLING KENDARAAN Jumlah kendaraan yang akan diwawancarai sudah ditentukan, namun perlu dilihat proporsi yang sama untuk setiap jenis kendaraan yang akan diwawancarai. 2. RESPONDEN adalah pengemudi untuk seluruh jenis kendaraan barang.

50

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

FORMULIR
FORMULIR YANG DIPERGUNAKAN SURVEI SISI JALAN

PENGHITUNGAN VOLUME LALU LINTAS KENDARAAN (TC)

WAWANCARA SISI JALAN (RSI)

PENGHITUNGAN PROSENTASE SAMPLING (SP)

A.1.0.TC A.1.0.RK (REKAPITULASI)

A.1.0.WP
(WAWANCARA PENUMPANG)

A.1.0.SP

A.1.0.WB
(WAWANCARA BARANG)

51

SURVEI RSI (ROAD SIDE INTERVIEW) BARANG/ WAWANCARA BARANG (WB) PADA SURVEI SISI JALAN

52

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET FORMULIR

SURVEI RSI (BARANG) A.1.0.WB (BARANG)

Keterangan : KODE LOKASI SURVEI : diisi dengan kode pos survei yang sudah di tentukan dengan jumlah 10 digit. LOKASI SURVEI : diisi dengan menulis nama propinsi dan kabupaten/kota berdasarkan zona
survei.

NAMA SURVEYOR : diisi dengan menulis nama petugas yang menjadi surveyor di pos survei. NAMA SUPERVISOR : diisi dengan menulis nama petugas yang menjadi supervisor di pos survei. TANGGAL/BULAN SURVEI : diisi dengan menulis 2 digit tanggal dan 2 digit bulan. HARI : diisi dengan menulis nama hari. SHIFT : diisi dengan menuliskan tanda x pada shift supervisor bertugas. JAM SURVEI : diisi dengan menulis jam survei satu jam periode penghitungan kendaraan.
53

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI RSI (BARANG) A.1.0.WB (lanjutan) (BARANG)

Keterangan : P1. JENIS KENDARAAN : diisi dengan menuliskan tanda x pada kotak angka (1 8). P2. BAHAN BAKAR : diisi dengan menuliskan tanda x pada kotak angka (1 6), dan tulis bahan
bakar lainnya apabilan yang dipilih kotak 6. P3. WARNA PLAT NOMOR : diisi dengan menuliskan tanda x pada kotak angka (1 4). P4. TANDA NOMOR KENDARAAN : diisi dengan menulis huruf pada 2 kotak pertama, kemudian menulis 4 digit angka pada kotak berikutnya, dan menulis huruf pada 2 kotak terakhir. P5. JUMLAH AWAK KENDARAAN: diisi dengan menulis 2 digit angka pada kotak yang tersedia.

54

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI RSI (BARANG) A.1.0.WB (lanjutan) (BARANG)

Keterangan : P6. ASAL PERJALANAN KENDARAAN : diisi dengan menulis propinsi dan kabupaten/kota asal barang
yang diangkut.

P7. LAHAN ASAL KENDARAAN : diisi dengan menuliskan tanda x pada kotak angka (1 11). P8. DAERAH TUJUAN PERJALANAN KENDARAAN : diisi dengan menulis propinsi dan kabupaten/kota
tujuan pengiriman barang.

P9. LAHAN TUJUAN KENDARAAN : diisi dengan menuliskan tanda x pada kotak angka (1 11). P10. JENIS KOMODITI : diisi dengan menuliskan jenis-jenis komoditi yang diangkut oleh kendaraan
barang.
55

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI RSI (BARANG) A.1.0.WB (lanjutan) (BARANG)

Keterangan : P11. BERAT KOSONG KENDARAAN (KIR) : diisi dengan dengan menuliskan angka jumlah berat kendaraan barang. BERAT TRUK GANDENGAN diisi dengan dengan menuliskan angka jumlah
berat truk gandengan. P12. DAYA ANGKUT (KIR) : diisi dengan dengan menuliskan angka jumlah berat maksimal komoditi yang dapat diangkut oleh kendaraan barang. BERAT TRUK GANDENGAN : diisi dengan dengan menuliskan angka jumlah berat maksimal komoditi yang dapat diangkut oleh truk gandengan. P13. BERAT KENDARAAN MENURUT TIMBANGAN : diisi dengan menuliskan angka jumlah berat kendaraan berdasarkan timbangan di jembatan timbang. BERAT TRUK GANDENGAN : diisi dengan dengan menuliskan angka jumlah berat komoditi yang diangkut oleh truk gandengan berdasarkan timbangan di jembatan timbang.
56

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

REKAPITULASI SAMPLING

57

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

FORMULIR
FORMULIR YANG DIPERGUNAKAN SURVEI SISI JALAN

PENGHITUNGAN VOLUME LALU LINTAS KENDARAAN (TC)

WAWANCARA SISI JALAN (RSI)

PENGHITUNGAN PROSENTASE SAMPLING (SP)

A.1.0.TC A.1.0.RK (REKAPITULASI)

A.1.0.WP
(WAWANCARA PENUMPANG)

A.1.0.SP

A.1.0.WB
(WAWANCARA BARANG)

58

PANDUAN REKAPITULASI SAMPLING

59

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET FORMULIR

REKAPITULASI SAMPLING A.1.0.SP

Keterangan : KODE LOKASI SURVEI : diisi dengan kode pos survei yang sudah di tentukan dengan jumlah 10 digit. LOKASI SURVEI : diisi dengan menulis nama propinsi dan kabupaten/kota berdasarkan zona survei. NAMA SUPERVISOR : diisi dengan menulis nama petugas yang menjadi supervisor di pos survei. TANGGAL/BULAN SURVEI : diisi dengan menulis 2 digit angka tanggal dan 2 digit angka bulan. HARI : diisi dengan menulis nama hari. SHIFT : diisi dengan menuliskan tanda x pada shift supervisor bertugas.

60

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
REKAPITULASI SAMPLING A.1.0.SP (lanjutan)

Keterangan : PRESENTASE SAMPLING -> ANGKUTAN PENUMPANG UMUM -> TC : diisi dengan jumlah total
kendaraan angkutan penumpang umum yang melewati pos pada shift tersebut dengan waktu yang telah ditentukan (06 07, 07 08, dll). PRESENTASE SAMPLING -> ANGKUTAN PENUMPANG UMUM -> RSI : diisi dengan jumlah total angkutan penumpang umum yang masuk ke pos dan diwawancara pada shift tersebut dengan waktu yang telah ditentukan (06 07, 07 08, dll). PRESENTASE SAMPLING -> ANGKUTAN PENUMPANG UMUM -> % SAMPLING : diisi dengan hasil perhitungan pembagian antara nilai RSI angkutan penumpang umum terhadap TC angkutan penumpang umum.
61

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
REKAPITULASI SAMPLING A.1.0.SP (lanjutan)

Keterangan : JUMLAH PENUMPANG YANG DIWAWANCARAI : diisi dengan menuliskan jumlah total seluruh
penumpang angkutan kendaraan yang diwawancara pada shift tersebut dengan waktu yang telah ditentukan (0607, 0708, dll). JUMLAH KENDARAAN YANG MASUK : diisi denga menuliskan jumlah total seluruh kendaraan yang masuk ke pos pada shift tersebut dengan waktu yang telah ditentukan (0607, 0708, dll). KEJADIAN-KEJADIAN KHUSUS SELAMA PENELITIAN : diisi dengan kejadian yang terjadi diluar standar pelaksanaan survei yang masuk pada shift tersebut dengan waktu yang telah ditentukan (0607, 0708, dll).
62

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

FORMASI PETUGAS SURVEI

63

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

ORGANISASI PETUGAS LAPANGAN


KEPALA POS

Bertanggung jawab atas berlangsung nya survei di pos yg di kepalai nya

PETUGAS KEPOLISIAN PETUGAS LLAJ


Menjaga keamanan & pengaturan lalu lintas di lokasi survei. memberhentikan kendaraan atas permintaan supervisor RSI.

SUPERVISOR RSI
Mengatur berlangsungnya survei wawancara Berkoordinasi dengan petugas Kepolisian & petugas LLAJ untuk memberhentikan kendaraan Berkoordinasi dengn supervisor TC untuk menghitung pencapaian target sampling

SUPERVISOR TC
Mengatur surveyor dengan mengelompokan jenis kendaraan yang di hitung oleh tiap surveyor. Melakukan penghitungan rekapitulasi dari hasil penghitungan lalu lintas kendaraan yang di lakukan oleh surveyor TC.

Melakukan wawancara terhadap pengemudi & penumpang kendaraan yang masuk ke area survei

SURVEYOR RSI

SURVEYOR TC
Menghitung volume lalulintas kendaraan yang melintas di lokasi survei .
64

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

MATERIAL/ PERLENGKAPAN SURVEI NO


1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16

JENIS PERALATAN
PAPAN ALAS TULIS PENSIL RAUTAN PENSIL KARET PENGHAPUS SPIDOL PULPEN BOXI MERAH DAN BIRU STAPLER ISI STAPLER PAPER KLIP AMPLOP BESAR SENTER BIASA SENTER MERAH BATU BATEREI SENTER LAKBAN BESAR TALI RAFIA PLASTIK BENING

NO
17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32

JENIS PERALATAN
KANTONG PLASTIK BESAR (PAK) KOTAK P3K BOX ATAU KARTON JAS HUJAN COUNTER SPANDUK KURSI LIPAT PETROMAK RAMBU ADA SURVEI MEJA LIPAT TIANG RAMBU PERHENTIAN TIANG RAMBU TERIMA KASIH TIANG RAMBU KECEPATAN TIANG RAMBU PENUNJUK ARAH

RUBBER CONE
TENDA DAN KAKI (M2)
65

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

CARA PENYIMPANAN FORMULIR SURVEISISI JALAN


Formulir A.1.0.WP Mobil Pribadi & Penumpang Formulir A.1.0.RK Rekapitulasi (A.1.0.TC) Formulir A.1.0.WB Angkutan Barang Formulir A.1.0.SP Rekap Sampling (TC,WB, WP)

Formulir A.1.0.WP

KANTONG PLASTIK (Per Jam)

Formulir A.1.0.RK

KANTONG PLASTIK (Per Jam)

Formulir A.1.0.WB

Formulir A.1.0.SP

A.1.0.WP A.1.0.WB A.1.0.RK A..1.0.SP

Kantong Plastik Per Jam

A.1.0.WP A.1.0.WB A.1.0.RK A..1.0.SP

Amplop Per Shift

A.1.0.WP A.1.0.WB A.1.0.RK A..1.0.SP

Tas Per Hari


66

67

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

PEDOMAN SURVEI MODA JALAN (JALAN TOL)

68

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

TRAFFIC COUNTING (TC) JALAN TOL

69

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

DATA YANG DIBUTUHKAN

Volume pergerakan kendaraan pada suatu ruas jalan, yang meliputi 2 kelompok kendaraan (sesuai dengan gambar di formulir), yaitu: 1. Kendaraan penumpang (6 jenis kendaraan) tidak termasuk sepeda motor 2. Kendaraan barang (9 jenis kendaraan)
Formulir dapat dilihat pada form A.2.0.TC ( TURUS/ COUNTER) dan form A.2.0.RK (REKAPITULASI)
70

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

METODE DAN ALAT YANG DIGUNAKAN

1. MENGHITUNG DENGAN COUNTER (ALAT HITUNG) 2. MENGHITUNG TANPA COUNTER (DENGAN TURUS)

71

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

JENIS KENDARAAN YANG DISURVEI


No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. JENIS KENDARAAN Sepeda Motor, scooter Sedan, Jeep, Station Wagon, Van, Taksi Mobil Penumpang Umum, bus kecil ( 8 penumpang) Bus Sedang Umum Trayek Reguler (9-20 penumpang) Bus Sedang Non Umum dan Pariwisata (9-20 penumpang) Bus Besar Umum Trayek Reguler ( 20 penumpang) Bus Besar Non Umum dan Pariwisata ( 20 penumpang) Hantaran, Pick-Up Truk Umum (2 As) Truk Tangki (2 As) Truk Umum 3-5 As (Umum) Truk Tangki 3-5 As Truk Gandengan Truk Tempelan Truk Kontainer 20 ft Truk Kontainer 40 ft Kendaraan Tidak Bermotor TC X X

72

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

TINGKAT PROSENTASE SAMPLING

TC (Traffic Counting)/Penghitungan volume lalu lintas kendaraan: Dilakukan terhadap seluruh kendaraan yang melintasi lokasi pos survei atau 100%

73

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

FORMULIR
FORMULIR YANG DIPERGUNAKAN SURVEI JALAN TOL

PENGHITUNGAN VOLUME LALU LINTAS KENDARAAN (TC)

WAWANCARA JALAN TOL (RSI)

PENGHITUNGAN PROSENTASE SAMPLING (SP)

A.2.0.TC A.2.0.RK (REKAPITULASI)

A.2.0.WP
(WAWANCARA PENUMPANG)

A.2.0.SP

A.2.0.WB
(WAWANCARA BARANG)

74

PANDUAN PENGISIAN FORMULIR SURVEI TC (TRAFFIC COUNTING) PADA SURVEI JALAN TOL

75

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET FORMULIR

SURVEI TC (TRAFFIC COUNTING) A.2.0.TC (TRAFFIC COUNTING)

Keterangan : KODE LOKASI SURVEI : diisi dengan kode pos survei yang sudah di tentukan dengan jumlah 10 digit. LOKASI SURVEI : diisi dengan menulis nama propinsi dan kabupaten/kota berdasarkan zona survei. NAMA SURVEYOR : diisi dengan menulis nama petugas yang menjadi surveyor di pos survei. NAMA SUPERVISOR : diisi dengan menulis nama petugas yang menjadi supervisor di pos survei. TANGGAL/BULAN SURVEI : diisi dengan menulis 2 digit tanggal dan 2 digit bulan. HARI : diisi dengan menulis nama hari. SHIFT : diisi dengan menuliskan tanda x pada shift supervisor bertugas. JAM SURVEI : diisi dengan menulis jam survei satu jam periode penghitungan kendaraan.

76

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI TC (TRAFFIC COUNTING) A.2.0.TC (lanjutan) (TRAFFIC COUNTING)

Keterangan : 1. ANGKUTAN PENUMPANG untuk kolom no. 2 : diisi dengan turus/counter kendaraan angkutan
penumpang jenis sedan, jeep, st. wagon, van dan taxi 2. ANGKUTAN PENUMPANG untuk kolom no. 3 : diisi dengan turus/counter kendaraan angkutan penumpang jenis mobil penumpang umum dan bus kecil (> 8 pnp) 3. ANGKUTAN PENUMPANG -> BUS KECIL (20-24 pnp) untuk kolom 4 :diisi dengan turus/counter kendaraan angkutan penumpang jenis umum (taryek reguler)

77

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI TC (TRAFFIC COUNTING) A.2.0.TC (lanjutan) (TRAFFIC COUNTING)

Keterangan : 4. ANGKUTAN PENUMPANG -> BUS KECIL (20-24 pnp) untuk kolom 5 : diisi dengan turus/counter
kendaraan angkutan penumpang jenis non umum dan pariwisata

5. ANGKUTAN PENUMPANG -> BUS BESAR (>24 pnp) untuk kolom 6 : diisi dengan turus/counter
kendaraan angkutan penumpang jenis umum

6. ANGKUTAN PENUMPANG -> BUS BESAR (>24 pnp) untuk kolom 7 : diisi dengan turus/counter
kendaraan angkutan penumpang jenis non umum dan pariwisata 7. ANGKUTAN BARANG untuk kolom 8 : diisi dengan turus/counter kendaraan angkutan barang jenis hantaran dan pick up 78

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI TC (TRAFFIC COUNTING) A.2.0.TC (lanjutan) (TRAFFIC COUNTING)

Keterangan : 8. ANGKUTAN BARANG -> TRUK 2 As -> UMUM untuk kolom 9 : diisi dengan turus/counter
kendaraan angkutan barang jenis truk 2 as (umum)

9.

ANGKUTAN BARANG -> TRUK 2 As -> CAIR (TANGKI) untuk kolom 10 : diisi dengan

turus/counter kendaraan angkutan barang jenis truk 2 as (cair/tangki) 10. ANGKUTAN BARANG -> TRUK 3-5 As -> UMUM untuk kolom 11 : diisi dengan turus/counter kendaraan angkutan barang jenis truk 3 As (umum), truk 4 As (umum), dan truk 5 As (umum) 11. ANGKUTAN BARANG -> TRUK 3-5 As -> CAIR (TANGKI) untuk kolom 12 : diisi dengan turus/counter kendaraan angkutan barang jenis truk 3 As (cair/tangki), truk 4 As (cair/tangki), dan truk 5 As (cair/tangki) 79

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI TC (TRAFFIC COUNTING) A.2.0.TC (lanjutan) (TRAFFIC COUNTING)

Keterangan : 12. ANGKUTAN BARANG untuk kolom 13 : diisi dengan turus/counter kendaraan angkutan barang
jenis truk gandengan

13. ANGKUTAN BARANG untuk kolom 14 : diisi dengan turus/counter kendaraan angkutan barang
jenis truk tempelan

14. ANGKUTAN BARANG untuk kolom 15 : diisi dengan turus/counter kendaraan angkutan barang
jenis truk kontainer 20ft

15. ANGKUTAN BARANG untuk kolom 16 : diisi dengan turus/counter kendaraan angkutan barang
jenis truk kontainer 40ft
80

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

PROSES REKAPITULASI SURVEI TC (TRAFFIC COUNTING)/ (TRAFFIC COUNTING)/ PENGHITUNGAN VOLUME LALU LINTAS FORMULIR (A.2.0.TC)
Pencatatan jumlah kendaraan diisi menggunakan turus/counter

PROSES REKAPITULASI FORMULIR (A.2.0.RK)


Pencatatan jumlah kendaraan diisi dengan jumlah total
81

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET FORMULIR

SURVEI TC (REKAPITULASI) A.2.0.RK (REKAPITULASI)

Keterangan : KODE LOKASI SURVEI : diisi dengan kode pos penelitian yang sudah di tentukan dengan jumlah
10 digit. LOKASI SURVEI : diisi dengan menulis nama propinsi dan kabupaten/kota berdasarkan zona penelitian. NAMA SUPERVISOR : diisi dengan menulis nama petugas yang menjadi supervisor di pos penelitian. TANGGAL/BULAN SURVEI : diisi dengan menulis 2 digit tanggal dan 2 digit bulan. HARI : diisi dengan menulis nama hari. SHIFT : diisi dengan menuliskan tanda x pada shift supervisor bertugas.

82

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI TC (REKAPITULASI) A.2.0.RK (lanjutan) (REKAPITULASI)

Keterangan : 1. ANGKUTAN PENUMPANG untuk kolom no. 2: diisi dengan jumlah total kendaraan angkutan
penumpang jenis sedan, jeep, st. wagon, van dan taxi 2. ANGKUTAN PENUMPANG untuk kolom no. 3: diisi dengan jumlah total kendaraan angkutan penumpang jenis mobil penumpang umum dan bus kecil (>8 pnp) 3. ANGKUTAN PENUMPANG -> BUS KECIL (20-24 pnp) untuk kolom 4: diisi dengan jumlah total kendaraan angkutan penumpang jenis umum (taryek reguler)

83

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR NASIONAL SURVEY ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI TC (REKAPITULASI) A.2.0.RK (lanjutan) (REKAPITULASI)

Keterangan : 4. ANGKUTAN PENUMPANG -> BUS KECIL (20-24 pnp) untuk kolom 5 : diisi dengan jumlah total
kendaraan angkutan penumpang jenis non umum dan pariwisata

5. 6. 7.

ANGKUTAN PENUMPANG -> BUS BESAR (>24 pnp) untuk kolom 6 : diisi dengan jumlah total
kendaraan angkutan penumpang jenis umum

ANGKUTAN PENUMPANG -> BUS BESAR (>24 pnp) untuk kolom 7 : diisi dengan jumlah total
kendaraan angkutan penumpang jenis non umum dan pariwisata ANGKUTAN BARANG untuk kolom 8 : diisi dengan jumlah total kendaraan angkutan barang jenis hantaran dan pick up
84

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI TC (REKAPITULASI) A.2.0.RK (lanjutan) (REKAPITULASI)

Keterangan : 8. ANGKUTAN BARANG -> TRUK 2 As -> UMUM untuk kolom 9 : diisi dengan jumlah total kendaraan
angkutan barang jenis truk 2 as (umum)

9.

ANGKUTAN BARANG -> TRUK 2 As -> CAIR (TANGKI) untuk kolom 10 : diisi dengan jumlah total
kendaraan angkutan barang jenis truk 2 as (cair/tangki)

10. ANGKUTAN BARANG -> TRUK 3-5 As -> UMUM untuk kolom 11 : diisi dengan jumlah total kendaraan
angkutan barang jenis truk 3 As (umum), truk 4 As (umum), dan truk 5 As (umum) 11. ANGKUTAN BARANG -> TRUK 3-5 As -> CAIR (TANGKI) untuk kolom 12 : diisi dengan jumlah total kendaraan angkutan barang jenis truk 3 As (cair/tangki), truk 4 As (cair/tangki), dan truk 5 As (cair/tangki) 12. ANGKUTAN BARANG untuk kolom 13 : diisi dengan jumlah total kendaraan angkutan barang jenis 85 truk gandengan

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI TC (REKAPITULASI) A.2.0.RK (lanjutan) (REKAPITULASI)

Keterangan : 13. ANGKUTAN BARANG untuk kolom 14 : diisi dengan jumlah total kendaraan angkutan barang
jenis truk tempelan

14. ANGKUTAN BARANG untuk kolom 15 : diisi dengan jumlah total kendaraan angkutan barang
jenis truk kontainer 20ft

15. ANGKUTAN BARANG untuk kolom 16 : diisi dengan jumlah total kendaraan angkutan barang
jenis truk kontainer 40ft

86

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

BAGAN ALIR PENGUMPULAN FORMULIR TC


Form A.2.0.TC Form A.2.0.RK

Form A.2.0.TC A.2.0.RK

Distapler per jam

Form: A.2.0.TC A.2.0.RK

AMPLOP Per Shift

Formulir A.2.0.TC A.2.0.RK

TAS Per Hari


87

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

ROAD SIDE INTERVIEW (RSI)


PENUMPANG JALAN TOL

88

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

DATA YANG DIBUTUHKAN

TRANSPORTASI PENUMPANG
Wawancara untuk pengemudi :
Karakteristik kendaraan - Jenis kendaraan - Bahan Bakar - Warna Plat - Tanda Nomor Kendaraan Pola pergerakan kendaraan - Asal perjalanan kendaraan - Tujuan perjalanan kendaraan - Jumlah penumpang

Wawancara untuk penumpang :


Pola pergerakan penumpang - Asal perjalanan penumpang dan status asal perjalanan - Tujuan perjalanan penumpang dan status tujuan perjalanan Karakteristik perjalanan penumpang - Maksud perjalanan - Frekuensi perjalanan - Ongkos yang dikeluarkan

Formulir dapat dilihat pada form A.2.0.WP


89

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

JENIS KENDARAAN YANG DISURVEI


No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. JENIS KENDARAAN Sepeda Motor, scooter Sedan, Jeep, Station Wagon, Van, Taksi Mobil Penumpang Umum, bus kecil ( 8 penumpang) Bus Sedang Umum Trayek Reguler (9-20 penumpang) Bus Sedang Non Umum dan Pariwisata (9-20 penumpang) Bus Besar Umum Trayek Reguler ( 20 penumpang) Bus Besar Non Umum dan Pariwisata ( 20 penumpang) Hantaran, Pick-Up Truk Umum (2 As) Truk Tangki (2 As) Truk Umum 3-5 As (Umum) Truk Tangki 3-5 As Truk Gandengan Truk Tempelan Truk Kontainer 20 ft Truk Kontainer 40 ft Kendaraan Tidak Bermotor RSI X * X X ** X

Dilakukan survei wawancara jika pada daerah survei tidak terdapat Jembatan Timbang

Keterangan: = dilakukan X = tidak dilakukan * Jika sudah diwawancara di terminal, maka dilewati **Khusus bus besar non umum, tetap dilakukan wawancara

90

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

SAMPLING DAN METODE WAWANCARA


1. 2. SAMPLING KENDARAAN Jumlah kendaraan yang akan diwawancarai sudah ditentukan, namun perlu dilihat proporsi yang sama untuk setiap jenis kendaraan yang akan diwawancarai. RESPONDEN a. Jenis kendaraan sedan, jeep, station wagon, van, taksi, bus non umum dan pariwisata yang diwawancarai adalah pengemudi, sedangkan penumpang tidak perlu diwawancara. b. Jenis kendaraan mobil penumpang umum 8 penumpang yang diwawancarai adalah pengemudi dan penumpang (usia > 15 tahun ke atas) dengan jumlah sesuai tabel berikut: Jumlah Penumpang Dalam Kendaraan 1 2 3 4 5 6 7 8 Jumlah Penumpang yang harus Diwawancarai 1 2 3 3 3 3 4 4

91

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

FORMULIR
FORMULIR YANG DIPERGUNAKAN SURVEI JALAN TOL

PENGHITUNGAN VOLUME LALU LINTAS KENDARAAN (TC)

WAWANCARA SISI JALAN (RSI)

PENGHITUNGAN PROSENTASE SAMPLING (SP)

A.2.0.TC A.2.0.RK (REKAPITULASI)

A.2.0.WP
(WAWANCARA PENUMPANG)

A.2.0.SP

A.2.0.WB
(WAWANCARA BARANG)

92

SURVEI RSI (ROAD SIDE INTERVIEW) PENUMPANG/ WAWANCARA PENUMPANG (WP) PADA SURVEI JALAN TOL

93

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET FORMULIR

SURVEI RSI (PENUMPANG) A.2.0.WP (PENUMPANG)

Keterangan : KODE LOKASI SURVEI : diisi dengan kode pos penelitian yang sudah di tentukan dengan jumlah 10
digit.
LOKASI SURVEI : diisi dengan menulis nama propinsi dan kabupaten/kota berdasarkan zona survei. NAMA SURVEYOR : diisi dengan menulis nama petugas yang menjadi surveyor di pos survei. NAMA SUPERVISOR : diisi dengan menulis nama petugas yang menjadi supervisor di pos survei. TANGGAL/BULAN SURVEI : diisi dengan menulis 2 digit tanggal dan 2 digit bulan. HARI : diisi dengan menulis nama hari. SHIFT : diisi dengan menuliskan tanda x pada shift supervisor bertugas. 94 JAM SURVEI : diisi dengan menulis jam survei satu jam periode penghitungan kendaraan.

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI RSI (PENUMPANG) A.2.0.WP (lanjutan) (PENUMPANG)

Keterangan : P0. JENIS ANGKUTAN : diisi dengan menuliskan tanda x pada kotak angka (1 3). P1. JENIS KENDARAAN : diisi dengan menuliskan tanda x pada kotak angka (1 5). P2. BAHAN BAKAR : diisi dengan menuliskan tanda x pada kotak angka (1 6), dan tulis bahan
bakar lainnya apabila yang dipilih kotak 6. P3. WARNA PLAT NOMOR : diisi dengan menuliskan tanda x pada kotak angka (1 4). P4. TANDA NOMOR KENDARAAN : diisi dengan menulis huruf pada 2 kotak pertama, kemudian menulis 4 digit pada kotak berikutnya, dan menulis huruf pada 2 kotak terakhir. P5. JUMLAH PENUMPANG YANG IKUT : diisi dengan menulis 2 digit pada kotak yang tersedia.
95

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI RSI (PENUMPANG) A.2.0.WP (lanjutan) (PENUMPANG)

Keterangan : P5. JUMLAH PENUMPANG YANG IKUT : diisi dengan menulis 2 digit pada kotak yang tersedia. P6. DAERAH ASAL PERJALANAN KENDARAAN : diisi dengan menulis propinsi dan kabupaten/kota
asal kendaraan.

P7 NAMA PINTU GERBANG TOL MASUK : diisi dengan menuliskan nama gerbang tol terakhir
sebelum masuk masuk pos penelitian.

P8. KEMANA TUJUAN PERJALANAN KENDARAAN : diisi dengan menulis propinsi dan
kabupaten/kota tujuan perjalanan kendaraan. P9. NAMA PINTU GERBANG TOL KELUAR : diisi dengan menuliskan nama gerbang tol keluar yang akan akan digunakan setelah dari pos penelitian.
96

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI RSI (PENUMPANG) A.2.0.WP (lanjutan) (PENUMPANG)

Keterangan : P10. DARI MANA ASAL PERJALANAN ANDA : diisi dengan menulis propinsi dan kabupaten/kota asal
penumpang berangkat.

P11. APAKAH ANDA TINGGAL DI SANA : diisi dengan menuliskan tanda x pada kotak angka (12). P12. KEMANA TUJUAN AKHIR PERJALANAN ANDA : diisi dengan menulis propinsi dan kabupaten/kota
tujuan perjalanan penumpang.

P13. APAKAH ANDA TINGGAL DI SANA : diisi dengan menuliskan tanda x pada kotak angka (1-2).
97

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI RSI (PENUMPANG) A.2.0.WP (lanjutan) (PENUMPANG)

Keterangan : P14. MAKSUD PERJALANAN : diisi dengan menulis tanda x pada kotak angka (11 18) untuk
pengisian pergi dari rumah untuk menulis tanda x pada kotak angka (11 18) untuk pengisian pulang menuju rumah dari. P15. APAKAH PERJALANAN HARIAN : diisi dengan menuliskan tanda x pada kotak angka (1 2). P16. BERAPAKAH BIAYA UNTUK PERJALANAN INI: diisi dengan cara menuliskan angka. P17. BERAPA ORANG DALAM ROMBONGAN : diisi dengan cara menuliskan angka.
98

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

ROAD SIDE INTERVIEW (RSI)


BARANG JALAN TOL

99

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

DATA YANG DIBUTUHKAN

TRANSPORTASI BARANG
Wawancara untuk pengemudi :
Karakteristik kendaraan - Jenis kendaraan - Bahan bakar yang digunakan - Warna & Tanda plat nomor kendaraan - Berat & Daya angkut kendaraan dan berat truk gandeng (khusus untuk truk gandengan) Pola pergerakan kendaraan - Asal perjalanan kendaraan - Tujuan perjalanan kendaraan - Lahan asal & Tujuan kendaraan (rumah, kantor, pabrik, dll) - Lahan tujuan kendaraan (rumah, kantor, pabrik, dll) Pola pergerakan barang - Jenis barang - Asal & Tujuan perjalanan barang - Lahan asal & tujuan barang (rumah, kantor, pabrik, dll) - Volume muatan barang yang diangkut (proporsi terhadap daya angkut kendaraan) untuk kendaraan yang diwawancara di sisi jalan. - Daya angkut kendaraan menurut KIR.

Formulir dapat dilihat pada form A.2.0.WB

100

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

JENIS KENDARAAN YANG DISURVEI


No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. JENIS KENDARAAN Sepeda Motor, scooter Sedan, Jeep, Station Wagon, Van, Taksi Mobil Penumpang Umum, bus kecil ( 8 penumpang) Bus Sedang Umum Trayek Reguler (9-20 penumpang) Bus Sedang Non Umum dan Pariwisata (9-20 penumpang) Bus Besar Umum Trayek Reguler ( 20 penumpang) Bus Besar Non Umum dan Pariwisata ( 20 penumpang) Hantaran, Pick-Up Truk Umum (2 As) Truk Tangki (2 As) Truk Umum 3-5 As (Umum) Truk Tangki 3-5 As Truk Gandengan Truk Tempelan Truk Kontainer 20 ft Truk Kontainer 40 ft Kendaraan Tidak Bermotor RSI * X X ** X

Dilakukan survei wawancara jika pada daerah survei tidak terdapat Jembatan Timbang

Keterangan: = dilakukan X = tidak dilakukan * Jika sudah diwawancara di terminal, maka dilewati **Khusus bus besar non umum, tetap dilakukan wawancara

101

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

SAMPLING DAN METODE WAWANCARA

1. SAMPLING KENDARAAN Jumlah kendaraan yang akan diwawancarai sudah ditentukan, namun perlu dilihat proporsi yang sama untuk setiap jenis kendaraan yang akan diwawancarai. 2. RESPONDEN adalah pengemudi untuk seluruh jenis kendaraan barang.

102

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

FORMULIR
FORMULIR YANG DIPERGUNAKAN SURVEI SISI JALAN

PENGHITUNGAN VOLUME LALU LINTAS KENDARAAN (TC)

WAWANCARA SISI JALAN (RSI)

PENGHITUNGAN PROSENTASE SAMPLING (SP)

A.2.0.TC A.2.0.RK (REKAPITULASI)

A.2.0.WP
(WAWANCARA PENUMPANG)

A.2.0.SP

A.2.0.WB
(WAWANCARA BARANG)

103

SURVEI RSI (ROAD SIDE INTERVIEW) BARANG/ WAWANCARA BARANG (WB) PADA SURVEI JALAN TOL

104

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET FORMULIR SURVEI RSI (BARANG) A.2.0.WB (BARANG)

Keterangan : KODE LOKASI SURVEI : diisi dengan kode pos survei yang sudah di tentukan dengan jumlah 10 digit. LOKASI SURVEI : diisi dengan menulis nama propinsi dan kabupaten/kota berdasarkan zona
survei.

NAMA SURVEYOR : diisi dengan menulis nama petugas yang menjadi surveyor di pos survei. NAMA SUPERVISOR : diisi dengan menulis nama petugas yang menjadi supervisor di pos survei. TANGGAL/BULAN SURVEI : diisi dengan menulis 2 digit tanggal dan 2 digit bulan. HARI : diisi dengan menulis nama hari. SHIFT : diisi dengan menuliskan tanda x pada shift supervisor bertugas. JAM SURVEI : diisi dengan menulis jam survei satu jam periode penghitungan kendaraan.
105

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

SURVEI RSI (BARANG) A.2.0.WB (lanjutan) (BARANG)

KET. FORMULIR

Keterangan : P1. JENIS KENDARAAN : diisi dengan menuliskan tanda x pada kotak angka (1 8). P2. BAHAN BAKAR : diisi dengan menuliskan tanda x pada kotak angka (1 6), dan tulis bahan bakar

P3. P4.
P5. P6.

lainnya apabilan yang dipilih kotak 6. WARNA PLAT NOMOR : diisi dengan menuliskan tanda x pada kotak angka (1 4). TANDA NOMOR KENDARAAN : diisi dengan menulis huruf pada 2 kotak pertama, kemudian menulis 4 digit angka pada kotak berikutnya, dan menulis huruf pada 2 kotak terakhir. JUMLAH AWAK KENDARAAN : diisi dengan menulis 2 digit angka pada kotak yang tersedia. DAERAH ASAL PERJALANAN KENDARAAN : diisi dengan menulis propinsi dan kabupaten/kota asal barang 106 yang diangkut.

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI RSI (BARANG) A.2.0.WB (lanjutan) (BARANG)

Keterangan : P7. DAERAH LAHAN ASAL KENDARAAN : diisi dengan menuliskan tanda x pada kotak angka (111). P8. NAMA PINTU GERBANG TOL MASUK : diisi dengan menuliskan nama gerbang tol terakhir sebelum masuk
masuk pos penelitian.

P9. KEMANA DAERAH TUJUAN AKHIR PERJALANAN KENDARAAN : diisi dengan menulis propinsi dan
kabupaten/kota tujuan pengiriman barang. P10. KEMANA LAHAN TUJUAN KENDARAAN : diisi dengan menuliskan tanda x pada kotak angka (1 11). P11. NAMA PINTU GERBANG TOL KELUAR : diisi dengan menuliskan nama gerbang tol keluar yang akan akan digunakan setelah dari pos penelitian. 107

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI RSI (BARANG) A.2.0.WB (lanjutan) (BARANG)

Keterangan : P12. APA SAJA JENIS KOMODITI YANG DIANGKUT : diisi dengan menuliskan jenis-jenis komoditi yang diangkut
oleh kendaraan barang.

P13. BERAT KENDARAAN (KIR) : diisi dengan dengan menuliskan angka jumlah berat kendaraan barang. BERAT
TRUK GANDENGAN diisi dengan dengan menuliskan angka jumlah berat truk gandengan. P14. DAYA ANGKUT KENDARAAN (KIR) : diisi dengan dengan menuliskan angka jumlah berat maksimal komoditi yang dapat diangkut oleh kendaraan barang. BERAT TRUK GANDENGAN : diisi dengan dengan menuliskan angka jumlah berat maksimal komoditi yang dapat diangkut oleh truk gandengan. P15. VOLUME MUATAN TRUK UTAMA : Diisi dengan memperhatikan muatan dari truk, apakah truk tersebut membawa tidak membawa muatan, setengah, tiga perempat, satu bak penuh, atau melebihi bak penuh. VOLUME MUATAN TRUK GANDENGAN: Diisi dengan memperhatikan muatan dari truk gandengan, apakah truk gandengan tersebut membawa tidak membawa muatan, setengah, tiga perempat, satu bak penuh, 108 atau melebihi bak penuh

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

REKAPITULASI SAMPLING

109

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

FORMULIR
FORMULIR YANG DIPERGUNAKAN SURVEI SISI JALAN

PENGHITUNGAN VOLUME LALU LINTAS KENDARAAN (TC)

WAWANCARA SISI JALAN (RSI)

PENGHITUNGAN PROSENTASE SAMPLING (SP)

A.2.0.TC A.2.0.RK (REKAPITULASI)

A.2.0.WP
(WAWANCARA PENUMPANG)

A.2.0.SP

A.2.0.WB
(WAWANCARA BARANG)

110

PANDUAN REKAPITULASI SAMPLING

111

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET FORMULIR

REKAPITULASI SAMPLING A.2.0.SP

Keterangan : KODE LOKASI SURVEI : diisi dengan kode pos survei yang sudah di tentukan dengan jumlah 10
digit.

LOKASI SURVEI : diisi dengan menulis nama propinsi dan kabupaten/kota berdasarkan zona survei. NAMA SUPERVISOR : diisi dengan menulis nama petugas yang menjadi supervisor di pos survei. TANGGAL/BULAN SURVEI : diisi dengan menulis 2 digit tanggal dan 2 digit bulan. HARI : diisi dengan menulis nama hari. SHIFT : diisi dengan menuliskan tanda x pada shift supervisor bertugas.

112

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
REKAPITULASI SAMPLING A.2.0.SP (lanjutan)

Keterangan : PRESENTASE SAMPLING -> ANGKUTAN PENUMPANG UMUM -> TC : diisi dengan jumlah total
kendaraan angkutan penumpang umum yang melewati pos pada shift tersebut dengan waktu yang telah ditentukan (06 07, 07 08, dll). PRESENTASE SAMPLING -> ANGKUTAN PENUMPANG UMUM -> RSI : diisi dengan jumlah total angkutan penumpang umum yang masuk ke pos dan diwawancara pada shift tersebut dengan waktu yang telah ditentukan (06 07, 07 08, dll). PRESENTASE SAMPLING -> ANGKUTAN PENUMPANG UMUM -> % SAMPLING : diisi dengan hasil perhitungan pembagian antara nilai RSI angkutan penumpang umum terhadap TC angkutan penumpang umum.
113

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
REKAPITULASI SAMPLING A.2.0.SP (lanjutan)

Keterangan : JUMLAH PENUMPANG YANG DIWAWANCARAI : diisi dengan menuliskan jumlah total seluruh
penumpang angkutan kendaraan yang diwawancara pada shift tersebut dengan waktu yang telah ditentukan (06 07, 07 08, dll). JUMLAH KENDARAAN YANG MASUK : diisi denga menuliskan jumlah total seluruh kendaraan yang masuk ke pos pada shift tersebut dengan waktu yang telah ditentukan (06 07, 07 08, dll). KEJADIAN-KEJADIAN KHUSUS SELAMA PENELITIAN : diisi dengan kejadian yang terjadi diluar standar pelaksanaan survey yang masuk pada shift tersebut dengan waktu yang telah ditentukan (06 07, 07 08, dll).
114

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

FORMASI PETUGAS SURVEI

115

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

ORGANISASI PETUGAS LAPANGAN


KEPALA POS

Bertanggung jawab atas berlangsung nya survei di pos yg di kepalai nya

PETUGAS KEPOLISIAN PETUGAS JASA MARGA


Menjaga keamanan & pengaturan lalu lintas di lokasi survei. memberhentikan kendaraan atas permintaan supervisor RSI.

SUPERVISOR RSI
Mengatur berlangsungnya survei wawancara Berkoordinasi dengan petugas Kepolisian & petugas Jasa Marga untuk memberhentikan kendaraan Berkoordinasi dengn supervisor TC untuk menghitung pencapaian target sampling

SUPERVISOR TC
Mengatur surveyor dengan mengelompokan jenis kendaraan yang di hitung oleh tiap surveyor. Melakukan penghitungan rekapitulasi dari hasil penghitungan lalu lintas kendaraan yang di lakukan oleh surveyor TC.

Melakukan wawancara terhadap pengemudi & penumpang kendaraan yang masuk ke area survei

SURVEYOR RSI

SURVEYOR TC
Menghitung volume lalulintas kendaraan yang melintas di lokasi survei .
116

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

MATERIAL/ PERLENGKAPAN SURVEI NO


1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16

JENIS PERALATAN
PAPAN ALAS TULIS PENSIL RAUTAN PENSIL KARET PENGHAPUS SPIDOL PULPEN BOXI MERAH DAN BIRU STAPLER ISI STAPLER PAPER KLIP AMPLOP BESAR SENTER BIASA SENTER MERAH BATU BATEREI SENTER LAKBAN BESAR TALI RAFIA PLASTIK BENING

NO
17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32

JENIS PERALATAN
KANTONG PLASTIK BESAR (PAK) KOTAK P3K BOX ATAU KARTON JAS HUJAN COUNTER SPANDUK KURSI LIPAT PETROMAK RAMBU ADA SURVEI MEJA LIPAT TIANG RAMBU PERHENTIAN TIANG RAMBU TERIMA KASIH TIANG RAMBU KECEPATAN TIANG RAMBU PENUNJUK ARAH

RUBBER CONE
TENDA DAN KAKI (M2)
117

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

CARA PENYIMPANAN FORMULIR SURVEI JALAN TOL


Formulir A.2.0.WP Mobil Pribadi & Penumpang Formulir A.2.0.RK Rekapitulasi (A.2.0.TC) Formulir A.2.0.WB Angkutan Barang Formulir A.2.0.SP Rekap Sampling (TC,WB, WP)

Formulir A.2.0.WP

KANTONG PLASTIK (Per Jam)

Formulir A.2.0.RK

KANTONG PLASTIK (Per Jam)

Formulir A.2.0.WB

Formulir A.2.0.SP

A.2.0.WP A.2.0.WB A.2.0.RK A.2.0.SP

Kantong Plastik Per Jam

A.2.0.WP A.2.0.WB A.2.0.RK A.2.0.SP

Amplop Per Shift

A.2.0.WP A.2.0.WB A.2.0.RK A.2.0.SP

Tas Per Hari


118

119

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

PEDOMAN SURVEI MODA JALAN (JEMBATAN TIMBANG)

120

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

TRAFFIC COUNTING (TC)


JEMBATAN TIMBANG

121

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

DATA YANG DIBUTUHKAN

Survei penghitungan lalu lintas akan dilaksanakan pada tiap pos survei. Setiap kendaraan barang yang melintasi pos survei akan dicatat sesuai dengan jenis kendaraannya dan volume lalu lintas setiap jam dari masing-masing jenis kendaraaan tersebut dihitung. Terdapat 9 jenis kendaraan barang.
Formulir dapat dilihat pada form A.3.0.TC ( TURUS / COUNTER) dan form A.3.0.RK (REKAPITULASI)

122

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

METODE DAN ALAT YANG DIGUNAKAN

1. MENGHITUNG DENGAN COUNTER (ALAT HITUNG) 2. MENGHITUNG TANPA COUNTER (DENGAN TURUS)

123

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

JENIS KENDARAAN YANG DISURVEI


No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. JENIS KENDARAAN Sepeda Motor, scooter Sedan, Jeep, Station Wagon, Van, Taksi Mobil Penumpang Umum, bus kecil ( 8 penumpang) Bus Sedang Umum Trayek Reguler (9-20 penumpang) Bus Sedang Non Umum dan Pariwisata (9-20 penumpang) Bus Besar Umum Trayek Reguler ( 20 penumpang) Bus Besar Non Umum dan Pariwisata ( 20 penumpang) Hantaran, Pick-Up Truk Umum (2 As) Truk Tangki (2 As) Truk Umum 3-5 As (Umum) Truk Tangki 3-5 As Truk Gandengan Truk Tempelan Truk Kontainer 20 ft Truk Kontainer 40 ft Kendaraan Tidak Bermotor TC X X X X X X X X
124

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

TINGKAT PROSENTASE SAMPLING

TC (Traffic Counting)/Penghitungan volume lalu lintas kendaraan: dilakukan terhadap seluruh kendaraan barang yang melintasi lokasi pos survei atau 100%

125

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

FORMULIR
FORMULIR YANG DIPERGUNAKAN SURVEI JEMBATAN TIMBANG

PENGHITUNGAN VOLUME LALU LINTAS KENDARAAN (TC)

WAWANCARA JEMBATAN TIMBANG (RSI) A.3.0.WB


(WAWANCARA BARANG)

PENGHITUNGAN PROSENTASE SAMPLING (SP)

A.3.0.TC A.3.0.RK (REKAPITULASI)

A.3.0.SP

126

PANDUAN PENGISIAN FORMULIR SURVEI TC (TRAFFIC COUNTING) PADA SURVEI JEMBATAN TIMBANG

127

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET FORMULIR SURVEI TC (TRAFFIC COUNTING) A.3.0.TC (TRAFFIC COUNTING)

Keterangan : KODE LOKASI SURVEI : diisi dengan kode pos survei yang sudah di tentukan dengan jumlah 10 digit. LOKASI SURVEI : diisi dengan menulis nama propinsi dan kabupaten/kota berdasarkan zona survei. NAMA SURVEYOR : diisi dengan menulis nama petugas yang menjadi surveyor di pos survei. NAMA SUPERVISOR : diisi dengan menulis nama petugas yang menjadi supervisor di pos survei. TANGGAL/BULAN SURVEI : diisi dengan menulis 2 digit tanggal dan 2 digit bulan. HARI : diisi dengan menulis nama hari. SHIFT : diisi dengan menuliskan tanda x pada shift supervisor bertugas. JAM SURVEI : diisi dengan menulis jam survei satu jam periode penghitungan kendaraan.
128

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI TC (TRAFFIC COUNTING) A.3.0.TC (lanjutan) (TRAFFIC COUNTING)

Keterangan : 1. ANGKUTAN BARANG untuk kolom 8 : diisi dengan turus/counter kendaraan angkutan barang jenis
hantaran dan pick up

2. ANGKUTAN BARANG -> TRUK 2 As -> UMUM untuk kolom 9 : diisi dengan turus/counter kendaraan
angkutan barang jenis truk 2 as (umum)

3. ANGKUTAN BARANG -> TRUK 2 As -> CAIR (TANGKI) untuk kolom 10 : diisi dengan turus/counter
kendaraan angkutan barang jenis truk 2 as (cair/tangki)

4. ANGKUTAN BARANG -> TRUK 3-5 As -> UMUM untuk kolom 11 : diisi dengan turus/counter kendaraan
angkutan barang jenis truk 3 As (umum), truk 4 As (umum), dan truk 5 As (umum) 5. ANGKUTAN BARANG -> TRUK 3-5 As -> CAIR (TANGKI) untuk kolom 12 : diisi dengan turus/counter kendaraan angkutan barang jenis truk 3 As (cair/tangki), truk 4 As (cair/tangki), dan truk 5 As 129 (cair/tangki)

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI TC (TRAFFIC COUNTING) A.3.0.TC (lanjutan) (TRAFFIC COUNTING)

Keterangan : 6. ANGKUTAN BARANG untuk kolom 13 : diisi dengan turus/counter kendaraan angkutan barang
jenis truk gandengan

7. ANGKUTAN BARANG untuk kolom 14 : diisi dengan turus/counter kendaraan angkutan barang
jenis truk tempelan

8. ANGKUTAN BARANG untuk kolom 15 : diisi dengan turus/counter kendaraan angkutan barang
jenis truk kontainer 20ft

9. ANGKUTAN BARANG untuk kolom 16 : diisi dengan turus/counter kendaraan angkutan barang
jenis truk kontainer 40ft
130

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

PROSES REKAPITULASI SURVEI TC (TRAFFIC COUNTING)/ (TRAFFIC COUNTING)/ PENGHITUNGAN VOLUME LALU LINTAS FORMULIR (A.3.0.TC)
Pencatatan jumlah kendaraan barang diisi menggunakan turus/counter

PROSES REKAPITULASI FORMULIR (A.3.0.RK)


Pencatatan jumlah kendaraan diisi dengan jumlah total
131

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET FORMULIR

SURVEI TC (REKAPITULASI) A.3.0.RK (REKAPITULASI)

Keterangan : KODE LOKASI SURVEI : diisi dengan kode pos penelitian yang sudah di tentukan dengan jumlah
10 digit. LOKASI SURVEI : diisi dengan menulis nama propinsi dan kabupaten/kota berdasarkan zona penelitian. NAMA SUPERVISOR : diisi dengan menulis nama petugas yang menjadi supervisor di pos penelitian. TANGGAL/BULAN SURVEI : diisi dengan menulis 2 digit tanggal dan 2 digit bulan. HARI : diisi dengan menulis nama hari. SHIFT : diisi dengan menuliskan tanda x pada shift supervisor bertugas.

132

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI TC (REKAPITULASI) A.3.0.RK (lanjutan) (REKAPITULASI)

Keterangan : 1. ANGKUTAN BARANG untuk kolom 8 : diisi dengan jumlah total kendaraan angkutan barang jenis hantaran
dan pick up

2. ANGKUTAN BARANG -> TRUK 2 As -> UMUM untuk kolom 9 : diisi dengan jumlah total kendaraan angkutan
barang jenis truk 2 as (umum)

3. ANGKUTAN BARANG -> TRUK 2 As -> CAIR (TANGKI) untuk kolom 10 : diisi dengan jumlah total kendaraan angkutan barang jenis truk 2 as (cair/tangki) 4. ANGKUTAN BARANG -> TRUK 3-5 As -> UMUM untuk kolom 11 : diisi dengan jumlah total kendaraan
angkutan barang jenis truk 3 As (umum), truk 4 As (umum), dan truk 5 As (umum) 5. ANGKUTAN BARANG -> TRUK 3-5 As -> CAIR (TANGKI) untuk kolom 12 : diisi dengan jumlah total kendaraan angkutan barang jenis truk 3 As (cair/tangki), truk 4 As (cair/tangki), dan truk 5 As (cair/tangki) 133

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI TC (REKAPITULASI) A.3.0.RK (lanjutan) (REKAPITULASI)

Keterangan : 6. ANGKUTAN BARANG untuk kolom 13 : diisi dengan jumlah total kendaraan angkutan barang
jenis truk gandengan

7. ANGKUTAN BARANG untuk kolom 14 : diisi dengan jumlah total kendaraan angkutan barang
jenis truk tempelan

8. ANGKUTAN BARANG untuk kolom 15 : diisi dengan jumlah total kendaraan angkutan barang
jenis truk kontainer 20ft

9. ANGKUTAN BARANG untuk kolom 16 : diisi dengan jumlah total kendaraan angkutan barang
jenis truk kontainer 40ft
134

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

BAGAN ALIR PENGUMPULAN FORMULIR TC


Form A.3.0.TC Form A.3.0.RK

Form A.3.0.TC A.3.0.RK

Distapler per jam

FormA.3.0.TC A.3.0.RK

AMPLOP Per Shift

Formulir A.3.0.TC A.3.0.RK

TAS Per Hari


135

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

ROAD SIDE INTERVIEW (RSI)


JEMBATAN TIMBANG

136

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

SURVEI RSI (ROAD SIDE INTERVIEW)


TRANSPORTASI BARANG

DATA YANG DIBUTUHKAN

Wawancara untuk pengemudi : Karakteristik kendaraan - Jenis kendaraan - Bahan bakar yang digunakan - Warna & Tanda plat nomor kendaraan - Berat & Daya angkut kendaraan dan berat truk gandeng (khusus untuk truk gandengan) - Berat kendaraan menurut timbangan Pola pergerakan kendaraan - Asal perjalanan kendaraan - Tujuan perjalanan kendaraan - Lahan asal & Tujuan kendaraan (rumah, kantor, pabrik, dll) - Lahan tujuan kendaraan (rumah, kantor, pabrik, dll) Pola pergerakan barang - Jenis barang - Asal & Tujuan perjalanan barang - Lahan asal & tujuan barang (rumah, kantor, pabrik, dll) - Volume muatan barang yang diangkut (proporsi terhadap daya angkut kendaraan) untuk kendaraan yang diwawancara di sisi jalan. - Daya angkut kendaraan menurut KIR. - Berat muatan barang yang diangkut, untuk kendaraan yang diwawancara di jembatan timbang. Data Lainnya - Jumlah awak/personil yang berada di dalam kendaraan

Formulir dapat dilihat pada form A.3.0.WB

137

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

JENIS KENDARAAN YANG DISURVEI


No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. JENIS KENDARAAN Sepeda Motor, scooter Sedan, Jeep, Station Wagon, Van, Taksi Mobil Penumpang Umum, bus kecil ( 8 penumpang) Bus Sedang Umum Trayek Reguler (9-20 penumpang) Bus Sedang Non Umum dan Pariwisata (9-20 penumpang) Bus Besar Umum Trayek Reguler ( 20 penumpang) Bus Besar Non Umum dan Pariwisata ( 20 penumpang) Hantaran, Pick-Up Truk Umum (2 As) Truk Tangki (2 As) Truk Umum 3-5 As (Umum) Truk Tangki 3-5 As Truk Gandengan Truk Tempelan Truk Kontainer 20 ft Truk Kontainer 40 ft Kendaraan Tidak Bermotor TC X X X X X X X X
138

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

SAMPLING DAN METODE WAWANCARA

1. SAMPLING KENDARAAN Jumlah kendaraan yang akan diwawancarai sudah ditentukan, namun perlu dilihat proporsi yang sama untuk setiap jenis kendaraan yang akan diwawancarai. 2. RESPONDEN adalah pengemudi untuk seluruh jenis kendaraan barang.

139

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

FORMULIR
FORMULIR YANG DIPERGUNAKAN SURVEI JEMBATAN TIMBANG

PENGHITUNGAN VOLUME LALU LINTAS KENDARAAN (TC)

WAWANCARA JEMBATAN TIMBANG (RSI) A.3.0.WB


(WAWANCARA BARANG)

PENGHITUNGAN PROSENTASE SAMPLING (SP)

A.3.0.TC A.3.0.RK (REKAPITULASI)

A.3.0.SP

140

SURVEI ROAD SIDE INTERVIEW (RSI) BARANG/ WAWANCARA BARANG (WB) PADA SURVEI JEMBATAN TIMBANG

141

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET FORMULIR

SURVEI RSI (BARANG) A.3.0.WB (BARANG)

Keterangan : KODE LOKASI SURVEI : diisi dengan kode pos survei yang sudah di tentukan dengan jumlah 10 digit. LOKASI SURVEI : diisi dengan menulis nama propinsi dan kabupaten/kota berdasarkan zona
survei.

NAMA SURVEYOR : diisi dengan menulis nama petugas yang menjadi surveyor di pos survei. NAMA SUPERVISOR : diisi dengan menulis nama petugas yang menjadi supervisor di pos survei. TANGGAL/BULAN SURVEI : diisi dengan menulis 2 digit tanggal dan 2 digit bulan. HARI : diisi dengan menulis nama hari. SHIFT : diisi dengan menuliskan tanda x pada shift supervisor bertugas. JAM SURVEI : diisi dengan menulis jam survei satu jam periode penghitungan kendaraan.
142

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI RSI (BARANG) A.3.0.WB (lanjutan) (BARANG)

Keterangan : P1. JENIS KENDARAAN : diisi dengan menuliskan tanda x pada kotak angka (1 8). P2. BAHAN BAKAR : diisi dengan menuliskan tanda x pada kotak angka (1 6), dan tulis bahan
bakar lainnya apabilan yang dipilih kotak 6. P3. WARNA PLAT NOMOR : diisi dengan menuliskan tanda x pada kotak angka (1 4). P4. TANDA NOMOR KENDARAAN : diisi dengan menulis huruf pada 2 kotak pertama, kemudian menulis 4 digit angka pada kotak berikutnya, dan menulis huruf pada 2 kotak terakhir. P5. JUMLAH AWAK KENDARAAN: diisi dengan menulis 2 digit angka pada kotak yang tersedia.143

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI RSI (BARANG) A.3.0.WB (lanjutan) (BARANG)

Keterangan : P6. ASAL PERJALANAN KENDARAAN : diisi dengan menulis propinsi dan kabupaten/kota asal barang
yang diangkut.

P7. P8.

LAHAN ASAL KENDARAAN : diisi dengan menuliskan tanda x pada kotak angka (1 11). DAERAH TUJUAN PERJALANAN KENDARAAN : diisi dengan menulis propinsi dan kabupaten/kota
tujuan pengiriman barang.

P9. LAHAN TUJUAN KENDARAAN : diisi dengan menuliskan tanda x pada kotak angka (1 11). P10. JENIS KOMODITI : diisi dengan menuliskan jenis-jenis komoditi yang diangkut oleh kendaraan
barang.
144

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI RSI (BARANG) A.3.0.WB (lanjutan) (BARANG)

Keterangan : P11. BERAT KOSONG KENDARAAN (KIR) : diisi dengan dengan menuliskan angka jumlah berat kendaraan barang. BERAT TRUK GANDENGAN diisi dengan dengan menuliskan angka jumlah berat truk gandengan. P12. DAYA ANGKUT (KIR) : diisi dengan dengan menuliskan angka jumlah berat maksimal komoditi yang dapat diangkut oleh kendaraan barang. BERAT TRUK GANDENGAN : diisi dengan dengan menuliskan angka jumlah berat maksimal komoditi yang P13. BERAT KENDARAAN MENURUT TIMBANGAN : diisi dengan menuliskan angka jumlah berat kendaraan
berdasarkan timbangan di jembatan timbang. BERAT TRUK GANDENGAN : diisi dengan dengan menuliskan angka jumlah berat komoditi yang diangkut oleh truk gandengan berdasarkan timbangan di jembatan timbang. P14. VOLUME MUATAN TRUK UTAMA : Diisi dengan memperhatikan muatan dari truk, apakah truk tersebut membawa tidak membawa muatan, setengah, tiga perempat, satu bak penuh, atau melebihi bak penuh. VOLUME MUATAN TRUK GANDENGAN: Diisi dengan memperhatikan muatan dari truk gandengan, apakah truk gandengan tersebut membawa tidak membawa muatan, setengah, tiga perempat, satu bak penuh, atau melebihi bak penuh. dapat diangkut oleh truk gandengan.

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

REKAPITULASI SAMPLING

146

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

FORMULIR
FORMULIR YANG DIPERGUNAKAN SURVEI JEMBATAN TIMBANG

PENGHITUNGAN VOLUME LALU LINTAS KENDARAAN (TC)

WAWANCARA JEMBATAN TIMBANG (RSI) A.3.0.WB


(WAWANCARA BARANG)

PENGHITUNGAN PROSENTASE SAMPLING (SP)

A.3.0.TC A.3.0.RK (REKAPITULASI)

A.3.0.SP

147

PANDUAN REKAPITULASI SAMPLING

148

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET FORMULIR

REKAPITULASI SAMPLING A.3.0.SP

Keterangan : KODE LOKASI SURVEI : diisi dengan kode pos survei yang sudah di tentukan dengan jumlah 10 digit. LOKASI SURVEI : diisi dengan menulis nama propinsi dan kabupaten/kota berdasarkan zona survei. NAMA SUPERVISOR : diisi dengan menulis nama petugas yang menjadi supervisor di pos survei. TANGGAL/BULAN SURVEI : diisi dengan menulis 2 digit tanggal dan 2 digit bulan. HARI : diisi dengan menulis nama hari. SHIFT : diisi dengan menuliskan tanda x pada shift supervisor bertugas.

149

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
REKAPITULASI SAMPLING A.3.0.SP (lanjutan)

Keterangan : PRESENTASI SAMPLING -> ANGKUTAN BARANG -> TC : diisi dengan jumlah total kendaraan angkutan
penumpang umum yang melewati pos pada shift tersebut dengan waktu yang telah ditentukan (06 07, 07 08, dll). PRESENTASI SAMPLING -> ANGKUTAN BARANG -> RSI : diisi dengan jumlah total angkutan penumpang umum yang masuk ke pos dan diwawancara pada shift tersebut dengan waktu yang telah ditentukan (06 07, 07 08, dll). PRESENTASI SAMPLING -> ANGKUTAN BARANG -> % SAMPLING : diisi dengan hasil perhitungan pembagian antara nilai RSI angkutan penumpang umum terhadap TC angkutan penumpang umum. JUMLAH KENDARAAN YANG MASUK : diisi dengan menuliskan jumlah total seluruh kendaraan yang masuk ke pos pada shift tersebut dengan waktu yang telah ditentukan (06 07, 07 08, dll). KEJADIAN-KEJADIAN KHUSUS SELAMA PENELITIAN : diisi dengan kejadian yang terjadi diluar standar pelaksanaan survey yang masuk pada shift tersebut dengan waktu yang telah ditentukan (06 07, 07 08, dll). 150

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

LOKASI POS - SURVEI JEMBATAN TIMBANG

151

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

ORGANISASI PETUGAS LAPANGAN


Bertanggung jawab atas berlangsung nya survei di pos yg di kepalai nya

KEPALA POS

PETUGAS JEMBATAN TIMBANG PETUGAS DISHUB


Menjaga keamanan & pengaturan lalu lintas di lokasi survei.

SUPERVISOR TC & RSI


Mengatur berlangsungnya survei wawancara Berkoordinasi dengan petugas Jembatan Timbang & petugas LLAJ untuk melakukan wawancara angkutan barang

Melakukan wawancara terhadap pengemudi & penumpang kendaraan yang masuk ke area survei

SURVEYOR RSI

SURVEYOR TC
Menghitung volume lalulintas kendaraan yang melintas di lokasi survei .
152

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

MATERIAL/ PERLENGKAPAN SURVEI


NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 JENIS PERALATAN PAPAN ALAS TULIS PENSIL RAUTAN PENSIL KARET PENGHAPUS SPIDOL PULPEN BOXI MERAH DAN BIRU STAPLER ISI STAPLER PAPER KLIP AMPLOP BESAR SENTER BIASA BATU BATEREI SENTER LAKBAN BESAR TALI RAFIA PLASTIK BENING NO 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 JENIS PERALATAN KANTONG PLASTIK BESAR (PAK) KOTAK P3K BOX ATAU KARTON JAS HUJAN SPANDUK KURSI LIPAT RAMBU ADA SURVEI MEJA LIPAT TIANG RAMBU PERHENTIAN TIANG RAMBU TERIMA KASIH TIANG RAMBU KECEPATAN TIANG RAMBU PENUNJUK ARAH RUBBER CONE TENDA DAN KAKI (M2)

153

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

CARA PENYIMPANAN FORMULIR SURVEI JEMBATAN TIMBANG


Formulir A.3.0.TC Formulir A.3.0.WB Angkutan Barang Formulir A.3.0.SP Rekap Sampling (TC,WB)

KANTONG PLASTIK (Per Jam)

Formulir A.3.0.RK

KANTONG PLASTIK (Per Jam)

Formulir A.3.0.WB

KANTONG PLASTIK (Per Jam)

Formulir A.3.0.SP

Formulir A.3.0.RK A.3.0.WB A.3.0.SP

Kantong Plastik Per Jam

Formulir A.3.0.RK A.3.0.WB A.3.0.SP

Amplop Per Shift

Formulir A.3.0.RK A.3.0.WB A.3.0.SP

Tas Per Hari

154

155

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

PEDOMAN SURVEI MODA JALAN (TERMINAL)

156

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

JENIS SURVEI TERMINAL Survei pada terminal bus adalah kegiatan survei transportasi nasional yang di lakukan di area terminal bus, kegiatan survei yang dilakukan adalah: 1. TC (TRAFFIC COUNTING)/ Penghitungan lalu lintas bus AKAP dan AKDP. 2. WP (WAWANCARA PENUMPANG), wawancara penumpang bus AKAP dan AKDP. 3. WK (WAWANCARA KENDARAAN), mewawancara pengemudi atau kondektur bus mengenai identitas kendaraan dan trayek dari bus beserta jumlah penumpangnya.

157

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

TRAFFIC COUNTING (TC)


DI TERMINAL BUS

158

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

DATA YANG DIBUTUHKAN

Volume bus AKAP dan AKDP berdasarkan data manifest (data sekunder) (formulir A.4.O.RK)
Formulir dapat dilihat pada form A.4.0.RK

159

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

JENIS KENDARAAN YANG DISURVEI


No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. JENIS KENDARAAN Sepeda Motor, scooter Sedan, Jeep, Station Wagon, Van, Taksi Mobil Penumpang Umum, bus kecil ( 8 penumpang) Bus Sedang Umum Trayek Reguler (9-20 penumpang) Bus Sedang Non Umum dan Pariwisata (9-20 penumpang) Bus Besar Umum Trayek Reguler ( 20 penumpang) Bus Besar Non Umum dan Pariwisata ( 20 penumpang) Hantaran, Pick-Up Truk Umum (2 As) Truk Tangki (2 As) Truk Umum 3-5 As (Umum) Truk Tangki 3-5 As Truk Gandengan Truk Tempelan Truk Kontainer 20 ft Truk Kontainer 40 ft Kendaraan Tidak Bermotor RSI X X X X

X X X X X X X X X X X
Dilakukan survei wawancara jika pada daerah survei tidak terdapat Jembatan Timbang

Keterangan: = dilakukan

X = tidak dilakukan

160

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

FORMULIR
FORMULIR YANG DIPERGUNAKAN SURVEI TERMINAL BUS

PENGHITUNGAN VOLUME LALU LINTAS BUS (TC)

WAWANCARA DI TERMINAL (BPI) A.4.0.WK


(WAWANCARA KENDARAAN)

PENGHITUNGAN PROSENTASE SAMPLING (SP)

A.4.0.RK (REKAPITULASI)

A.4.0.SP

A.4.0.WP
(WAWANCARA PENUMPANG)

161

SURVEI TRAFFIC COUNTING (BUS) DI TERMINAL

162

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR

SURVEI TC (TRAFFIC COUNTING) A.4.0.RK (TRAFFIC COUNTING)

Keterangan :
KODE LOKASI SURVEI: diisi dengan kode pos penelitian yang sudah di tentukan dengan jumlah 10 digit. NAMA TERMINAL : diisi dengan menulis nama terminal tempat pos survei. LOKASI SURVEI: diisi dengan menulis nama propinsi dan kabupaten/kota berdasarkan zona survei. NAMA SURVEYOR: diisi dengan menulis nama petugas yang menjadi surveyor di pos survei. NAMA SUPERVISOR: diisi dengan menulis nama petugas yang menjadi supervisor di pos survei. HARI : diisi dengan menulis nama hari. TANGGAL/BULAN SURVEI: diisi dengan menulis 2 digit tanggal dan 2 digit bulan. SHIFT : diisi dengan menuliskan tanda x pada shift supervisor bertugas.
163

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR

SURVEI TC (TRAFFIC COUNTING) A.4.0.RK (TRAFFIC COUNTING)

Keterangan :
JUMLAH BUS YANG KELUAR DARI TERMINAL -> AKAP : diisi dengan jumlah total Bus AKAP yang keluar dari terminal bus shift tersebut dengan waktu yang telah ditentukan (06 07, 07 08, dll). JUMLAH BUS YANG KELUAR DARI TERMINAL -> AKDP : diisi dengan jumlah total Bus AKDP yang keluar dari terminal bus shift tersebut dengan waktu yang telah ditentukan (06 07, 07 08, dll).

164

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

WAWANCARA KENDARAAN (WK) DI TERMINAL

165

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

DATA YANG DIBUTUHKAN

DATA WAWANCARA IDENTITAS KENDARAAN


Karakteristik dan identitas bus Tanda Nomor Kendaraan Kapasitas Bus Nama Perusahaan Otobus (PO) yang menangani bus tersebut Pola pergerakan bus Asal perjalanan bus Tujuan perjalanan bus Rute perjalanan bus Kode trayek berdasarkan asal dan tujuan perjalanan bus Jumlah penumpang yang diangkut ketika survei dilakukan

Formulir dapat dilihat pada form A.4.0.WK


166

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

FORMULIR
FORMULIR YANG DIPERGUNAKAN SURVEI TERMINAL BUS

PENGHITUNGAN VOLUME LALU LINTAS BUS (TC)

WAWANCARA DI TERMINAL (BPI) A.4.0.WK


(WAWANCARA KENDARAAN)

PENGHITUNGAN PROSENTASE SAMPLING (SP)

A.4.0.RK (REKAPITULASI)

A.4.0.SP

A.4.0.WP
(WAWANCARA PENUMPANG)

167

SURVEI WAWANCARA KENDARAAN DI TERMINAL

168

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI WP (WAWANCARA KENDARAAN) A.4.0.WK (WAWANCARA KENDARAAN)

Keterangan :
KODE LOKASI SURVEI : diisi dengan kode pos penelitian yang sudah di tentukan dengan jumlah 10 digit. NAMA TERMINAL : diisi dengan menulis nama terminal LOKASI SURVEI : diisi dengan menulis nama propinsi dan kabupaten/kota berdasarkan zona survei. NAMA SUPERVISOR : diisi dengan menulis nama petugas yang menjadi supervisor di pos survei. TANGGAL/BULAN SURVEI : diisi dengan menulis 2 digit tanggal dan 2 digit bulan. HARI : diisi dengan menulis nama hari. SHIFT : diisi dengan menuliskan tanda x pada shift surveyor bertugas. JAM SURVEI : diisi dengan menulis jam survei satu jam periode penghitungan kendaraan. 169

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI WP (WAWANCARA KENDARAAN) A.4.0.WK (WAWANCARA KENDARAAN)

Keterangan :
P1. TANDA NOMOR KENDARAAN, diisi dengan menulis huruf pada 2 kotak pertama, kemudian menulis 4 digit angka pada kotak berikutnya, dan menulis huruf pada 2 kotak terakhir. P2. KODE TRAYEK, diisi dengan kode pos penelitian yang sudah di tentukan dengan jumlah 9 digit apabila bus tersebut BUS AKDP, dan diisi dengan kode pos penelitian yang sudah di tentukan dengan jumlah 10 digit apabila bus tersebut merupakan BUS AKAP. P3. ASAL KEBERANGKATAN (TERMINAL/ POOL), diisi dengan menulis propinsi dan kabupaten/ kota asal berangkat. P4. TUJUAN AKHIR (TERMINAL/ POOL), diisi dengan menulis propinsi dan kabupaten/ kota tujuan perjalanan. 170 P5. VIA (KOTA YANG DILALUI), diisi dengan menulis nama daerah bus tersebut lewat (via).

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI WP (WAWANCARA KENDARAAN) A.4.0.WK (WAWANCARA KENDARAAN)

Keterangan :
P6. JUMLAH RIT PER HARI, diisi dengan menuliskan digit pada 2 kotak yang disediakan P7. NAMA PO, diisi dengan menuliskan nama perusahaan otobus (PO) tersebut. P8. APAKAH INI MERUPAKAN bus CADANGAN, diisi dengan menulis tanda x pada kotak (1 2). P9. JUMLAH PENUMPANG YANG ADA DI DALAM BUS, diisi dengan 2 (dua) angka. P10. DAYA TAMPUNG SESUAI DENGAN SEAT YANG TERSEDIA, diisi dengan 2 (dua) angka. P11. JENIS LAYANAN, diisi dengan menulis tanda x pada kotak (1 2). P12. PUNYA KP (KARTU PENGAWASAN), diisi dengan menulis tanda x pada kotak (1 2).
171

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

WAWANCARA PENUMPANG (WP) DI TERMINAL

172

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

DATA YANG DIBUTUHKAN

DATA WAWANCARA PENUMPANG


Pola dan karakteristik pergerakan penumpang Asal perjalanan Tujuan akhir Perjalanan Penggunaan moda dalam perjalanan dari asal dan menuju tujuan akhir perjalanan beserta biayanya Maksud perjalaan yang dilakukan Ongkos yang dikeluarkan dalam melakukan perjalanan Data lain Jumlah orang per kelompok sebagai data untuk faktor ekspansi sampel
Formulir dapat dilihat pada form A.4.0.WP
173

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

SAMPLING DAN METODE WAWANCARA


1. SAMPLING KENDARAAN Jumlah kendaraan yang akan diwawancarai sudah ditentukan, namun perlu dilihat proporsi yang sama untuk setiap jenis kendaraan yang akan diwawancarai, yaitu proporsi antara BUS AKAP dan BUS AKDP. RESPONDEN adalah penumpang (usia > 15 tahun ke atas) BUS AKAP dan BUS AKDP baik yang sedang berada di ruang tunggu maupun yang berada di dalam bus di terminal yang sudah ditentukan sebagai lokasi survei (terminal tipe A dan tipe B), dengan jumlah sesuai tabel berikut:
Jumlah Penumpang Dalam Kendaraan Diwawancarai 1 1 2 2 3 3 4 3 5 3 6 3 7 4 8 4 Jumlah Penumpang Dalam Kendaraan Diwawancarai 9 4 10 5 11 5 12 6 13 6 14 7 15 7 16 8

2.

174

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

FORMULIR
FORMULIR YANG DIPERGUNAKAN SURVEI TERMINAL BUS

PENGHITUNGAN VOLUME LALU LINTAS BUS (TC)

WAWANCARA DI TERMINAL (BPI) A.4.0.WK


(WAWANCARA KENDARAAN)

PENGHITUNGAN PROSENTASE SAMPLING (SP)

A.4.0.RK (REKAPITULASI)

A.4.0.SP

A.4.0.WP
(WAWANCARA PENUMPANG)

175

SURVEI WAWANCARA PENUMPANG DI TERMINAL

176

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI WP (WAWANCARA PENUMPANG) A.4.0.WP (WAWANCARA PENUMPANG)

Keterangan :
KODE LOKASI SURVEI : diisi dengan kode pos penelitian yang sudah di tentukan dengan jumlah 10 digit. NAMA TERMINAL : diisi dengan menulis nama terminal LOKASI SURVEI : diisi dengan menulis nama propinsi dan kabupaten/kota berdasarkan zona survei. TANDA NO KEND : diisi dengan menulis huruf pada 2 kotak pertama, kemudian menulis 4 digit pada kotak berikutnya, dan menulis huruf pada 2 kotak terakhir. NAMA SURVEYOR : diisi dengan menulis nama petugas yang menjadi surveyor di pos survei. NAMA SUPERVISOR : diisi dengan menulis nama petugas yang menjadi supervisor di pos survei. TANGGAL/BULAN SURVEI : diisi dengan menulis 2 digit tanggal dan 2 digit bulan. HARI : diisi dengan menulis nama hari. SHIFT : diisi dengan menuliskan tanda x pada shift surveyor bertugas. 177 JAM SURVEI : diisi dengan menulis jam survei satu jam periode penghitungan kendaraan.

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR SURVEI WP (WAWANCARA PENUMPANG) A.4.0.WP (WAWANCARA PENUMPANG)

Keterangan :
P1. ANDA NAIK bus INI DARI MANA : diisi dengan menuliskan tanda x pada kota angka (1 2), dan tuliskan propinsi dan kabupaten/ kota ketika menaiki bus. P2. ANDA NAIK APA KE TERMINAL/ POL BUS KEBERANGKATAN : diisi dengan menulis tanda x pada kotak angka (1-8). P3. BERAPAKAH BIAYA YANG ANDA KELUARKAN UNTUK ANGKUTAN TERSEBUT : diisi dengan menuliskan angka jumlah biaya yang dikeluarkan hingga sampai ke terminal. P4. ASAL PERJALANAN ANDA DARI MANA : diisi dengan menuliskan propinsi dan kabupaten/kota asal keberangkatan. P5. APAKAH ANDA TINGGAL DI SANA : diisi dengan menulis tanda x pada kotak angka (1 2). 178 P6. ANDA AKAN TURUN DIMANA: diisi dengan menulis tanda x pada kotak angka (1 2), dan tuliskan propinsi dan kabupaten/ kota tempat akan turun dari bus.

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR SURVEI WP (WAWANCARA PENUMPANG) A.4.0.WP (WAWANCARA PENUMPANG)

Keterangan :
P7. TUJUAN AKHIR PERJALANAN ANDA : diisi dengan menulis propinsi dan kabupaten/kota tujaun perjalanan. P8. APAKAH ANDA TINGGAL DI SANA : diisi dengan menulis tanda x pada kotak angka (1 2). P9. KENDARAAN APA YANG AKAN ANDA GUNAKAN SAMPAI TUJUAN AKHIR : diisi dengan menulis tanda x pada kotak angka (1 8). P10. MAKSUD UTAMA PERJALANAN ANDA : diisi dengan menulis tanda x pada kotak angka (1 8) untuk pengisian berangkat untuk keperluan, dan menulis tanda x pada kotak angka (1 88) untuk pengisian 179 pulang dari keperluan. P11. APAKAH INI PERJALANAN RUTIN : diisi dengan menulis tanda x pada kotak angka (1 2).

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR
SURVEI WP (WAWANCARA PENUMPANG) A.4.0.WP (WAWANCARA PENUMPANG)

Keterangan :
P12. BERAPAKAH BIAYA YANG DIKELUARKAN UNTUK ANGKUTAN bus INI: diisi dengan menuliskan angka jumlah biaya yang dikeluarkan untuk angkutan bus ini. P13. JUMLAH ORANG DALAM ROMBONGAN : diisi dengan menuliskan angka.

180

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

REKAPITULASI SAMPLING

181

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

FORMULIR
FORMULIR YANG DIPERGUNAKAN SURVEI TERMINAL BUS

PENGHITUNGAN VOLUME LALU LINTAS BUS (TC)

WAWANCARA DI TERMINAL (BPI) A.4.0.WK


(WAWANCARA KENDARAAN)

PENGHITUNGAN PROSENTASE SAMPLING (SP)

A.4.0.RK (REKAPITULASI)

A.4.0.SP

A.4.0.WP
(WAWANCARA PENUMPANG)

182

PANDUAN REKAPITULASI SAMPLING

183

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR

REKAPITULASI SAMPLING A.4.0.SP

Keterangan :
KODE LOKASI SURVEI : diisi dengan kode pos penelitian yang sudah di tentukan dengan jumlah 10 digit. NAMA TERMINAL : diisi dengan menulis nama terminal tempat pos survei. LOKASI SURVEI : diisi dengan menulis nama propinsi dan kabupaten/kota berdasarkan zona survei. NAMA SUPERVISOR : diisi dengan menulis nama petugas yang menjadi supervisor di pos survei. TANGGAL/BULAN SURVEI : diisi dengan menulis 2 digit tanggal dan 2 digit bulan. HARI : diisi dengan menulis nama hari. SHIFT : diisi dengan menuliskan tanda x pada shift supervisor bertugas.
184

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR

REKAPITULASI SAMPLING A.4.0.SP

Keterangan :
ANGKUTAN KOTA ANTAR PROVINSI (AKAP) UNTUK JUMLAH BUS : diisi dengan jumlah total bus AKAP yang disurvei di terminal bus pada shift tersebut dengan waktu yang telah ditentukan (06 07, 07 08, dll). ANGKUTAN KOTA ANTAR PROVINSI (AKAP) UNTUK JUMLAH PENUMPANG TOTAL : diisi dengan jumlah total penumpang bus AKAP yang disurvei di terminal bus pada shift tersebut dengan waktu yang telah ditentukan (06 07, 07 08, dll). ANGKUTAN KOTA ANTAR PROVINSI (AKAP) UNTUK JUMLAH PENUMPANG YANG DIWAWANCARAI : diisi dengan jumlah total penumpang yang diwawancarai pada bus AKAP yang disurvei di terminal bus pada shift tersebut dengan waktu yang telah ditentukan (06 07, 07 08, dll).
185

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

KET. FORMULIR

REKAPITULASI SAMPLING A.4.0.SP

Keterangan :
ANGKUTAN KOTA DALAM PROVINSI (AKDP) UNTUK JUMLAH BUS : diisi dengan jumlah total bus AKDP yang disurvei di terminal bus pada shift tersebut dengan waktu yang telah ditentukan (06 07, 07 08, dll). ANGKUTAN KOTA DALAM PROVINSI (AKDP) UNTUK JUMLAH PENUMPANG TOTAL : diisi dengan jumlah total penumpang bus AKDP yang disurvei di terminal bus pada shift tersebut dengan waktu yang telah ditentukan (06 07, 07 08, dll). ANGKUTAN KOTA DALAM PROVINSI (AKDP) UNTUK JUMLAH PENUMPANG YANG DIWAWANCARAI : diisi dengan jumlah total penumpang yang diwawancarai pada bus AKDP yang disurvei di terminal bus pada shift tersebut dengan waktu yang telah ditentukan (06 07, 07 08, dll). KEJADIAN-KEJADIAN KHUSUS SELAMA PENELITIAN : diisi dengan kejadian yang terjadi diluar standar pelaksanaan survei yang masuk pada shift tersebut dengan waktu yang telah ditentukan (06 07, 07 186 08, dll).

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

POSISI PETUGAS DI POS SURVEI

Lapor A B Surveyor (B)

Pasangan

Surveyor (A)

187

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

ORGANISASI PETUGAS LAPANGAN


KEPALA POS
Bertanggung jawab atas berlangsungnya survei di pos yg di kepalai nya

SUPERVISOR
Mengatur berlangsungnya survei wawancara dan penghitungan volume lalu lintas bus di terminal bus

SURVEYOR PENCATAT
Melakukan wawancara terhadap pengemudi & penumpang kendaraan yang masuk ke area pelabuhan penyeberangan. Bertugas untuk meminta kepada kondektur bus untuk memperlihatkan Kartu Pengawasan (KP) dan mencatat item-item yang sesuai dengan formulir survei

SURVEYOR PENGHITUNG
Menghitung jumlah penumpang Menginstruksikan kapada kondektur untuk melaporkan atau memberikan KP (Kartu Pengawasan) kepada surveyor

188

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

MATERIAL/ PERLENGKAPAN SURVEI

NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

JENIS PERALATAN PAPAN ALAS TULIS PENSIL RAUTAN PENSIL KARET PENGHAPUS SPIDOL PULPEN BOXI MERAH DAN BIRU STAPLER ISI STAPLER PAPER KLIP AMPLOP BESAR SENTER BIASA BATU BATEREI SENTER LAKBAN BESAR

NO 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25

JENIS PERALATAN TALI RAFIA PLASTIK BENING KANTONG PLASTIK BESAR (PAK) KOTAK P3K BOX ATAU KARTON JAS HUJAN SPANDUK KURSI LIPAT PETROMAK RAMBU ADA SURVAI MEJA LIPAT TENDA DAN KAKI (M2)

189

STUDI DESIGN PENELITIAN ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2005

PELATIHAN INSTRUKTUR DAERAH SURVEI ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

CARA PENYIMPANAN FORMULIR SURVEI SURVEI TERMINAL


Formulir A.4.0.RK PENGHITUNGAN BUS Formulir A.4.0.WK WAWANCARA KENDARAAN Formulir A.4.0.WP WAWANCARA PENUMPANG Formulir A.4.0.SP Rekap Sampling (RK,WK, WP)

Formulir A.4.0.RK

Formulir A.4.0.WK

KANTONG PLASTIK (Per Jam)

Formulir A.4.0.WP

Formulir A.4.0.SP

A.4.0.RK A.4.0.WK A.4.0.WP A.4.0.SP

Kantong Plastik Per Jam

A.4.0.RK A.4.0.WK A.4.0.WP A.4.0.SP

Amplop Per Shift

A.4.0.RK A.4.0.WK A.4.0.WP A.4.0.SP

Tas Per Hari

190

PELATIHAN INSTRUKTUR NASIONAL SURVEY ASAL TUJUAN TRANSPORTASI NASIONAL 2011

191