LAHAN TERBUKA KOTA BANDUNG

(Kamis, 15 Maret 2007) dibaca: 222 kali

Tegallega Tegallega Receterrein (lintasan balap) yang lebih dikenal dengan nama Pacuan Kuda Tegellega merupakan lahan terbuka terluas di Kota Bandung, sesuai dengan arti Tegallega, yaitu “Lapangan yang sangat luas”. Lahan terbuka ini berfungsi sebagai lapangan pacuan kuda atau balap kuda sejak masa Hindia Belanda. Tegallega merupakan ujung selatan Kota Bandung hingga tahun 1930-an. Tegallega Receterrein yang berbentuk persegi empat terletak di selatan Kota Bandung, dibatasi Tjiateulweg (sekarang Jln. Ciateul) di utara,Tegallega Oostweg (sekarang Jln. Mohammad Toha) di timur, Tegallega westweb (sekarang Jln. Oto Iskandar Dinata) di barat, dan Tegallega Zuidweg (sekarang Jln. Pembela Tanah Air – PETA) di selatan. Pertandingan pacuan kuda biasa dilakukan sebulan sekali dengan peserta dari Bandung dan sekitarnya. Penyelenggaraan pacuan kuda tahunan yang paling besar dan diikuti peserta dari seluruh Hindia Belanda menjadikan Kota Bandung kebanjiran wisatawan. Turnamen besar itu biasanya merupakan bagian dari kemeriahan acara Kerajaan Belanda. Belakangan kemudian, lapangan pacuan kuda Tegallega dipindahkan ke Arcamanik pada tahun 1970-an, sehingga Tegallega menjadi lahan terbuka yang tidak terurus. Lebak Gede Lebak Gede yang berarti lembah besar terletak di antara Dr. de Grootweg (sekarang Jln. Siliwangi) , Huygenweg (sekarang Jln. Tamansari) dan Sungai Cikapundung di sebelah baratnya. Sejak awal Lebak Gede merupakan lahan terbuka hingga medio tahun 1990-an.Ikon panorama Lebak Gede sejak tempo doeloe adalah Villa Mei Ling karya arsitek F.W. Brinkmann (1930), yang terletak di puncak jajaran bukit di utara Lebak Gede. Villa Mei Ling di Lammingaweg (sekarang Jln. Sangkuriang) adalah rumah Ang Eng Kan, pedagang besar beras pada tahun 1930-an. Villa indah ini yang bergaya arsitektur Art Deco mempunyai

kaitan cukup penting dengan sejarah Indonesia. Batavia jatuh ke tangan pasukan Jepang pada tanggal 5 Maret 1942, Gubernur Jenderal Hindia Belanda A.W.L. Tjarda van Starkenborgh Stachouwer, Panglima Tentara Hindia Belanda Lentan Jenderal H. ter Poorten, Letnan Gubernur Jenderal Dr. Hubertus J. van Mook, beserta pejabat tinggi militer dan sipil lainnya telah meninggalkan Batavia untuk pindah ke Bandung. Rombongan Gubernur Jenderal tinggal di rumah Residen Prianga Tacoma (Gedung Pakuan sekarang). Pada tanggal 6 Maret 1942 penguasa militer Hindia Belanda mengeluarkan perintah “tidak boleh ada pertempuran di dalam Kota Bandung” untuk menghindari jatuhnya korban penduduk dan para pengungsi. Pemerintah Belanda di pengasingan (London) memerintahkan “harus dihindari suatu takluk total” pada tanggal 7 Maret 1942. Bersamaan dengan hari ulang tahun sang Gubernur Jenderal, rumah Residen Priangan dibom Jepang pada pagi hari 7 Maret 1942. Dr. Hubertus J. van Mook terbang ke Australia pada sore hari dengan menggunakan pesawat dari Boeahbatoeweg yang baru selesai dibangun sebagian. Gubernur Jenderal dan rombongan pindah ke Villa Mei Ling pada malam harinya. Pada malam tanggal 7 Maret 1942 ketika Lembang sedang gencar diserbu tentara Jepang, Panglima Tentara mengirim utusannya untuk mengadakan gencatan senjata. Di Villa Mei Ling Gubernur Jenderal Hindia Belanda menerima balasan dari tentara Jepang pada tanggal 8 Maret 1942, yang bersedia berunding di Kalijati. Pihak Hindia Belanda mengusulkan tempat perundingan di Villa Isola, tetapi ditolak tentara Jepang. Mereka memberi ultimatum penyerangan besar-besaran dengan pesawat pembom tempur Jepang ke kota Bandung pada pukul 10.00, jikalau Belanda tidak bersedia. Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Panglima Tentara, dan Rombongan berangkat ke Kalijati mengingat keselamatan kota Bandung. Letnan Jenderal Imamura menuntut Pemerintah Hindia Belanda untuk segera menyerah tanpa sayarat, yang ditolak Gubernur Jenderal Hindia Belanda. Gubernur Jenderal hanya bersedia menyerahkan kota Bandung dan sekitarnya serta menyatakan kota ini sebagai kota terbuka. Pada pukul 18.20 Panglima Hindia Belanda, Letnan Jenderal H. Ter Poorten, menandatangani surat keterangan penyerahan militer Hindia Belanda kepada tentara Jepang. Kota Bandung menjadi saksi berakhirnya Pemerintahan Hindia Belanda di Indonesia selama kurang lebih 350. Villa Mei Ling adalah saksi bisu terhindarnya kota Bandung dari kehancuran total karena Gubernur Jenderal Hindia Belanda bersedia bertemu dengan Bala Tentara Jepang di Kalijati. Alun-alun Alun-alun sebuah lapangan terbuka di pusat kota, yang merupakan ciri tradisonal kota-kota di Pulau Jawa. Sebuah mesjid kota dapat dipastikan selalu berdiri di seberang sisi Alun-alun.Alun-alun Bandung dibuat bersamaan dengan pendirian kota Bandung, ketika ibu kota Kabupaten Tatar Ukur dipindahkan dari Krapyak ke Cikapundung Hilir pada tahun 1810. Pada umumnya, Alun-alun dibiarkan sebagai lahan terbuka dengan pepohonan Beringin di keempat sudutnya. Alun-alun Bandung sempat menjadi lapangan sepak bola antara tahun 1900 – 1905 dan 1914 – 1921. Alun-alun ini sudah berbentuk taman

Rupanya Daendels tidak mengetahui.Jalan A. Kota itu dibangun dengan tenggang waktu sangat jauh setelah Kabupaten Bandung berdiri. SEKILAS SEJARAH KOTA BANDUNG Kota Bandung tidak berdiri bersamaan dengan pembentukan Kabupaten Bandung. yakni R.seiring dengan pembangunan jembatan beton yang menghubungkan sisi barat Alun-alun dengan Mesjid Agung. Alasan pemindahan ibukota itu antara lain. Untuk kelancaran pembangunan jalan raya. Ketika kabupaten Bandung dipimpin oleh bupati ke-6. bupati Bandung sudah merencanakan untuk memindahkan ibukota Kabupaten Bandung. tepi selatan Jalan Raya Pos yang sedang dibangun (pusat kota Bandung sekarang). Pembangunan jalan raya itu dilakukan oleh rakyat pribumi di bawah pimpinan bupati daerah masing-masing. dengan gubernur jenderal pertama Herman Willem Daendels (1808-1811).terbuka dengan sedikit tanaman bunga di tengahtengahnya pada tahun 1950-an. bahkan telah menemukan tempat yang cukup baik dan strategis bagi pusat pemerintahan. masingmasing ke daerah Cikapundung dan Andawadak (Tanjungsari). Fungsi taman terbuka menjadi taman halaman Mesjid Agung terjadi pada awal tahun 1980-an. Yani. Untuk kelancaran menjalankan tugasnya di Pulau Jawa. Semula Kabupaten Bandung beribukota di Krapyak (sekarang Dayeuhkolot) kira-kira 11 kilometer ke arah Selatan dari pusat kota Bandung sekarang. karena terletak di sisi selatan daerah Bandung dan sering dilanda banjir bila musim hujan. dengan memperbaiki dan memperlebar jalan yang telah ada. Beliau memerintah Kabupaten bandung hingga tahun 1681. berbagai bunga yang yang ditanami dalam pot menjadikan Alunalun bak taman bunga lengkap dengan jalan tamannya. jalan raya itu adalah Jalan Jenderal Sudirman Jalan Asia Afrika . berlanjut ke Sumedang dan seterusnya. Daendels membangun Jalan Raya Pos (Groote Postweg) dari Anyer di ujung barat Jawa Barat ke Panarukan di ujung timur Jawa timur (kira-kira 1000 km). Krapyak tidak strategis sebagai ibukota pemerintahan. Tempat yang dipilih adalah lahan kosong berupa hutan. Daendels melalui surat tanggal 25 Mei 1810 meminta Bupati Bandung dan Bupati Parakanmuncang untuk memindahkan ibukota kabupaten. dan agar pejabat pemerintah kolonial mudah mendatangi kantor bupati. Kabupaten Bandung dibentuk pada sekitar pertengahan abad ke-17 Masehi. Jalan Raya pos mulai dibangun pertengahan tahun 1808. Sekitar akhir tahun 1808/awal tahun 1809. Di daerah Bandung khususnya dan daerah Priangan umumnya. mendekati Jalan Raya Pos. kekuasaan di Nusantara beralih dari Kompeni ke Pemerintahan Hindia Belanda. Di daerah Bandung sekarang. dengan Bupati pertama tumenggung Wiraangunangun. terletak di tepi barat Sungai Cikapundung. bahwa jauh sebelum surat itu keluar. bupati beserta sejumlah rakyatnya pindah .A Wiranatakusumah II (1794-1829) yang dijuluki "Dalem Kaum I". Pada awal tahun 1960.

selanjutnya pindah lagi ke Kampur Bogor (Kebon Kawung. tanaman hias. TAMAN KOTA BANDUNG TEMPO DULU (Kamis. berapa lama Kota Bandung dibangun. hanya tersisa sedikit saja sekarang ini. seorang pakar tanaman (botanikus) yang bertempat tingal di pojok Tamblongweg dan Naripanweg. tetapi juga karena tata kotanya mengacu pada konsep kota taman (Garden City). Kota Bandung diresmikan sebagai ibukota baru Kabupaten Bandung dengan surat keputusan tanggal 25 September 1810. kota itu dibangun bukan atas prakarsa Daendels. Tidak diketahui secara pasti. dan bunga-bungaan ditanami di dalam taman. Sebuah taman yang sederhana. melainkan atas prakarsa Bupati Bandung. Ijzermanpark Gagasan untuk mendirikan Perguruan Tinggi Teknik pertama di Hindia Belanda muncul pada . Pieter Sijthoff. 15 Maret 2007) dibaca: 494 kali Kota Bandung dikenal dengan sebutan Kota Taman (1936) bukan saja karena memiliki banyak taman dan lahan terbuka. Bentuk tamannya persegi empat. diubah menjadi Taman Dewi Sartika pada tanggal 4 Desember 1996 seiring dengan penempatan patung Dewi Sartika disana. namun mempesona. yang sering disebut Sakola Radja. Kanal taman dengan jembatan penyebrangan artistik yang terbuat dari besi dibangun mengelilingi taman. A. Wiranatakusumah II adalah pendiri (the founding father) kota Bandung. Nama Kebon Radja berubah menjadi Taman Merdeka pada tahun 1950an. Bupati R. Kebanyakan taman dan lahan terbuka telah hilang atau berubah fungsi. Taman ini dirancang oleh R. Di seberang timur taman terdapat Pieter Sijthoff Park Kweekschool voor Inlandsche Order wijzern. yang berjasa besar bagi perkembangan Kota Bandung. Pieter Sijthoffpark Pieter Sijthoffpark merupakan taman tertua di Kota Bandung dan yang pertama di bangun di kota ini. Dengan kata lain. pada lahan Gedung Pakuan sekarang). terutama pada lahan terbuka yang berukuran kecil. bahkan pembangunan kota itu langsung dipimpin oleh bupati. Akan tetapi.Sebuah Gazebo ditempatkan di tengah pertemuan jalan taman ini. beserta dengan jalanan berbentuk mirip huruf “Y”. Kemudian. Dari sekian banyak taman dan lahan terbuka tempo doeloe itu. Berbagai jenis pohon pelindung. pohon hias. Teuscher. Pieter Sijthoffpark. atau lebih dikenal dengan nama Pieterspark.dari Krapyak mendekali lahan bakal ibukota baru. sehingga nama taman ini pun menjadi Kebon Radja. yang dianut oleh banyak Negara di Eropa. kemudian pindah ke Balubur Hilir. Mula-mula bupati tinggal di Cikalintu (daerah Cipaganti). dibangun pada tahun 1885 untuk mengenang Asisten Residen Priangan.

J. pohon pelindung sebagai peneduh. J. Insulindepark Sebagian tanah kosong yang merupakan cikal bakal Insulindepark masih berbentuk rawa pada tahun 1898. Ijzerman.Ir. sehingga sebuah taman artistik dan tertata rapih yang dibangun di depan THS (1919).Ir.Ir. dibangun pada tahun 1919.J. Sebuah lapangan Tenis terletak di sebelah utara taman.awal tahun 1917 dari sebuah yayasan swasta bernama Koninklijk Instituut voor Hoger Technisch Onderwijs In Ned Indie. Saparua). dan Saparuastraat (sekarang Jln. dan tiang-tiang lampu berdekorasi artistic. Aceh. Jln.K van Aalst da kemudian digantikan J.W. Ambonstraat. Tahun 1935 . Ganesha). Sebuah patung dada Dr. Patung ini merupakan satu-satunya patung dari masa Hindia Belanda yang masih berdiri di Bandung. diberi nama Ijzermanpark (sekarang Taman Ganesha). (1835 – 1918). Ambon. S. Ijzerman berjasa besar dalam pendirian Technische Hogeshool – THS (sekarang Institut Teknologi Bandung-ITB).W. Sulawesi.Taman Molukkenpark ditata dan dilengkapi dengan sebuah kolam besar berhiaskan air mancur. sehingga memberikan kesan sejuk dan asri. Di pojok taman dekat simpang jalan Celebessraat dan Ambonstraat berdiri patung perunggu perunggu Pastor H.W. Namun tahun 1960-an patung Ijzerman telah digantikan dengan patung Ganesha di sana sekarang diletakan patung kontemporer terbuat dari baja tahan karat berbentuk rangka kubus. Celebesstraat. Rawa itu kemudian dikeringkan dan dijadikan lapangan untuk kegiatan militer (1915 -1919) dengan jajaran pepohonan disekelilingnya. J. Jalan taman. Seram. Entah dimana patung dada Ijzerman itu. bangku taman di keteduhan pohon. Verbraak. Ijzerman berdiri dengan landasan tiang beton di pintu masuk utara taman. di Hooge Schoolweg (sekarang Jln. yang diketuai C. yang kemudian digabung dengan Jln.J. Patung Dr.Dr. Ijzerman itu masih berdiri megah pada tahun 1950-an. Lapangan itu dijadikan sebagai “Taman Tropis” pada tahun 1920-an. bunga Teratai.w. Jln. dan Jln. seorang imam tentara Hindia Belanda yang bertugas dalam perang Atjeh (1874 – 1907). ketika Molukkenpark belum dilengkapi dengan kolam. apakah disimpan di ITB atau telah raib entah ke mana.O. Taman ini terletak di antara Menadostraat. tanaman hias. pegawai staats spoorwegen-SS (Jawatan Kereta Api Negara). Taman tropis ini kemudian diberi nama Insulindepark pada`tahun 1925. Molukkenpark Molukkenpark (sejak tahun 1950-an disebut Taman Maluku).

Nama pendiri pemancar Malabar Ir G. Taman Lalu Lintas dibangu sebagai wadah perehabilitasian para remaja berandal di Bandung. Ekspresi sebuah patung tampak sedang berteriak dan yang lainnya menempelkan telapak tangan di telinga. selain sebagai tempat berekreasi merupakan yang pertama di Indonesia. Nama taman ini kemudian menjadi Taman Lalu Lintas Ade Irma Suryani untuk mengenang pahlawan cilik putrid putri almarhum Jenderal Bintang Lima (Purn) Abdul Haris Nasution. Tjitaroem Plein adalah lapangan yang memiliki beberapa pohon hias. merupakan upaya penanggulangan masalah kenakalan remaja yang mulai terasa sejak awal tahun 1950-an. Siliwangi. Monumen ini melambangkan jarak bumi menjadi tidak berarti lagi melalui komunikasi radio telepon bumi.Insulindepark telah memiliki 90 jenis tanaman keras dan bunga-bungaan. sekarang Taman pramuka terletak di Riouwstraat (tahun 1950-an) menjadi Jln. Bentuk monument berupa bola besar. Taman Lalu Lintas merupakan sarana pendidikan informal untuk menanamkan etika berlalu lintas bagi anak-anak di Bandung. de Groot diabadikan sebagai nama jalan yang sekarang disebut Jlln. Pembongkaran yang sangat disesalkan oleh banyak pihak. Monumen Tjitaroem Plein itu untuk memperingati percakapan pertama melalui radio telepon antara Hindia Belanda dan Nedrland pada`tanggal 3 Juni 1927. di pemancar Malabar. dillengkapi dengan sebuah kolam dan sebuah monumen di sisi barat kolam. . yang mengibaratkan bumi dan dua patung lelaki berhadap-hadapan tanpa busana di kedua sisinya. Tjitaroem Plein dibangun sekitar akhir tahun 1920-an. sebab bagaimanapun patung itu memiliki makna histories bagi kota Bandung dan Indonesia pada umumnya. Citarum). yang dikelola oleh Kepolisian Jawa Barat pada tahun 1958. Oranje Nassau Plein Oranje Nassau Plein atau lebih dikenal dengan nama Oranjee plein (tahun 1950-an) dinamai Lapangan Dipati Ukur. Tjitaroem Plein Tjitaroem Plein (Lapangan Citarum) terletak di ujung barat Tjitaroemstraat (sekarang Jln.J. Pembongkaran yang semata-mata didasarkan pada penilaian sepihak bahwa wujud patung dianggap melanggar tata susila. Namun patung peringatan di Lapangan Citarum itu dibongkar pada akhir tahun 1950-an. seperti pada cara masyarakat menyebutnya Patung Pantat Kecil. kemudian menjadi Taman Lalu Lintas pada tanggal 1 Maret 1958. Nama Insulindepark diganti menjadi Taman Nusantara pada tanggal 28 April 1950. Ade`Irma Suryani meninggal tertembak dalam peristiwa Gerakan 30 September (G30S) ketika para pemberontak mencoba menculik ayahnya (1965). Pembentuk Badan Keamanan Lalu Lintas (BKLL).

Taman Cilaki di bagian utara dan tengah baru sekarang ini diarahkan sebagai taman kota.L. Perkembangan kegiatan Pramuka belakang menyebabkan gedung perkantoran itu diperbesar dan dibuat bertingkat pada tahun 1980-an. Taman Cibeunying utara dan selatan). Oranje Nassau Plein dibangun dengan bentuk taman sederhana yang miskin pepohonan pada tahun 1920.Riau dan sekarang menjadi Jln. Taman ini berbentuk setengah lingkaran dengan bangunan mirip Gazebo ditemparkan di tengahnya. Riouwstraat pada saat itu merupakan batas paling timur Kota Bandung. Cisangkuy). Pada awal tahun 1970-an menjadi bangunan kosong dan akhirnya sekarang menjadi pusat kegiatan Pramuka di Kota Bandung.Penanaman pohon yang tidak teratur menunjukkan bahwa Tjilaki plein lebih darahkan sebagai jalur hijau dan hutan kota. L. Martadinata. kemudian menjadi kedai minum santai. namanya disebut Taman Pramuka. Daerah lokasi Oranje Nassau Plein yang disebut Kapitein Hill merupakan kawasan perumahan mewah dengan halaman luas dipenuhi tanaman bunga . dan pepohonan itu berfungsi sebagai pohon pelindung jalan. dan menjadi toko berbagai kebutuhan sehari-hari pada tahun 1940-an. Pada tahun 1970-an. ketika taman Dipati Ukur dipergunakan untuk kegiatan Pramuka. bukan sebagai taman dalam arti yang sesungguhnya. Tjilaki Plein Tjilaki plein (sekarang Taman Ciilaki) pada awalnya tidak direncanakan sebagai taman dalam arti yang sesungguhnya. Tjibeoenjing Plantsoen Tjibeujing Plantsoen (sekarang Taman Cibeunying) sejak awal hanya dimaksudkan sebagai lahan hijau terbuka.E. Bangunan itu semula dimaksudkan untuk tempat bersantai di tengah taman.R. Sejak saat itu. Letak Tjilaki plein terletak diantara jalur Tjilakiweg dan Tasmanstraat (sekarang Jln. Bagian selatan dimaksudkan sebagai hutan kota. Tjbeunjing Plantsoen ini terletak di antara jalur Tjibeunjing Plantsoen Noordstraat dan Tjibeunjing Plantsoen Zuidstraat (sekarang Jln. dibangun gedung perkantoran di belakang bangunan yang telah ada. Disana ditempatkan bangku duduk dan jembatan perlintasan di atas kali kecil yang mengalir ditengahnya. Fungsi Tjibeunjing Plantsoen lebih ditujukan sebagai hutan kota karena tanaman pepohonannya . tampak pada cara penataan tamannya. Cilaki) dan Tjisangkoeistraat dan Keyser straat (sekarang Jln. Bangunan itu semula berdiri di tengah kolam tetapi ketika tiga sisi bangunannya ditutupi jendela kolam itupun mulai ditimbuni.

Prasasti Jubileumpark dibangun disudut segi tiga selatan taman. Sekarang. yang dikelola oleh Dinas Pertamanan Kota Bandung. prasasti itu telah raib entah kemana. Kota ini kemudian terkenal ke seluruh dunia ketika sebuah pertemuan internasional Konferensi Asia-Afrika diadakan di kota ini pada tahun 1955. konferensi itu dianggap sebagai peristiwa bersejarah sehingga Bandung-pun menjadi kota bersejarah. kota ini memiliki udara yang relatif sejuk. yang menghimpun berbagai jenis tanaman keras dan tanaman hias. dan pasar bibit tanaman hias. Jubileumpark Jubileumpark (sekarang Taman Sari) terletak di sepanjang bagian barat Huygensweg (sekarang Jln. pemerintah kolonial Belanda sebelum Perang Dunia ke II pernah berniat untuk menjadikan Bandung sebagai ibukota Hindia Belanda. bagian selatan Jubileumpark dijadikan kebun binatang sehingga fungsinya berubah menjadi taman kebun binatang. hanya sebagai pohon pelindung jalan. Karena cuacanya yang sejuk. Kota Bandung memiliki banyak bangunan peninggalan kolonial Belanda yang bergaya .tidak teratur. pompa bensin. Taman ini diresmikan pada tahun 1923 untuk memperingati Jubileum Ratu Wilhelmina dari Belanda. Taman Hewan) dan Huygensweg di selatan dan Lebak Gede Barat di utara membatasi areal Jubileumpark. Masyarakat sekarang hanya mengenal Taman Sari sebagai nama jalan. Sudut simpang segi tiga Tjihampelaslaan (sekarang Jln. beberapa departemen penting pada waktu itu kemudian memindahkan kantor pusatnya ke Bandung. sehingga diberi nama Jubileumpark. karena taman ini sudah dianggap bagian penuh dari Kebun Binatang. Bagian selatannya sekarang menjadi kebun pembibitan tanaman taman dan pelindung jalan. Prasasti ini masih dapat dilihat dibagian belakang kebun pembibitan tanaman hias hingga tahun 1950-an. Rancangan awal memaksudkan Jubileumpark sebagai Taman Botani. Pada tahun 1933. Terletak pada ketinggian sekitar 750 m di atas permukaan laut. Nama Jubileumpark diganti menjadi Taman Sari pada tahun 1950-an. Tamansari) sampai ke tepi timur Sungai Cikapundung. Di Taman Cibeunying bagian utara sekarang terdapat taman sekaligus pasar bungan Anggrek. Sejarah Kota Bandung Bandung adalah ibukota provinsi Jawa Barat dan merupakan kota terbesar ke-empat di Indonesia.

tentu jawaban yang diberikan selalu diawali dengan konon atau katanya. melainkan juga pada mereka yang lahir dan besar di kota ini. Jawaban seperti ini jelas bukan jawaban yang tepat bagi generasi muda saat ini yang sudah berpikir kritis. Buku-buku yang memberikan informasi tentang bagaimana perjalanan kota ini sulit diperoleh. Kenyataan tersebut terjadi sebagai akibat dari minimnya informasi yang diterima oleh generasi muda tentang Kota Bandung. karena tidak ada sesuatu yang dapat membuktikan kota ini mempunyai perjalanan panjang yang penuh dengan keindahan dan kepahitan. jalan setapak yang bisa dilewati kuda mulai menghubungkan Batavia dengan Bandung melalui Bogor dan Cianjur dan pada saat Gubernur Jenderal Daendels berkuasa pada tahun 1810. generasi muda saat ini menjadi kurang peduli dan bangga akan kotanya. tidak adanya museum yang khusus menampilkan materi perjalanan Kota Bandung juga menjadi penyebab minimnya informasi yang diperoleh generasi muda tentang kota ini. sementara kawasan perumahan yang cantik peninggalan Belanda masih dapat ditemui di kawasan pinggiran kota di utara Bandung. Kenangan indah dan pahit masa lalu Kota Bandung hanya menjadi konsumsi orang tua kita yang mengalaminya. Akibatnya. orang menjadi tidak tahu bagaimana sejarah kota ini dimulai dan berjalan dari masa ke masa dan kenyataan ini tidak hanya terjadi pada orang yang baru menginjakkan kaki di Kota Bandung. Selain ‘kota kembang’. Selain itu. Bandung juga pernah dijuluki sebagai ‘Paris van Java’ karena berbagai taman dan kebun yang terdapat di kota ini. Akibatnya. yaitu Kopral Arie Top. Pada tahun 1786. Padahal. yaitu ketika seorang mata-mata Kompeni. Ketika kita bertanya bagaimana Bandung dulu. perjalanan kota ini sudah sangat panjang dan semuanya diisi dengan keindahan serta kegetiran para pelaku sejarah di dalamnya. tepatnya tahun 1641. karena kalau pun ada sudah menjadi barang langka yang tidak mudah diperoleh di pasaran. sedang anak-anak sekarang hanya kebingungan dibuatnya dan tidak sedikit di antara mereka yang menganggap cerita orang tua hanyalah sebagai dongeng belaka karena tidak ada bukti yang bisa memperkuatnya. salah satu contoh terbaik dari bangunan ini adalah Hotel Savoy Homann yang masih beroperasi hingga sekarang. jalan setapak tersebut diubah menjadi jalan raya yang . baru pada tahun 1712 ekspedisi untuk mencari sumber bahan baku dan lahan untuk perkebunan kopi membawa Abraham Van Riebeek menginjakkan kakinya di dataran Bandung dan baru pada tahun 1741 Belanda menempatkan seorang tentaranya.Art Deco. Kemudian. Tetapi. Juliaen de Silva menulis laporannya. Perjalanan sejarah Bandung Catatan sejarah Kota Bandung dimulai sekira pertengahan abad ke17. namun kemegahan dari julukan itu lebih banyak berlaku untuk Bandung tempo doeloe. mereka menganggap kotanya tidak mempunyai sesuatu yang perlu dibanggakan. perkembangan pesat dataran Bandung menjadi sebuah kota dimulai ketika ibu kota Kabupaten Bandung dipindahkan dari Krapyak ke pusat Kota Bandung sekarang.

seorang ahli kesehatan Belanda. berbagai sarana pendidikan dibangun untuk melengkapi sarana yang telah ada. Setelah jalan raya selesai. kemudian pada tahun 1931 juga diresmikan Museum PTT (Museum Pos Indonesia. Posisi Kota Bandung yang strategis serta perkembangan kota yang pesat. Kepindahan ibu kota kabupaten menjadi tonggak bersejarah bagi perkembangan Kota Bandung selanjutnya. Graaf (1916-1921) muncul gagasan untuk memindahkan ibu kota Hindia Belanda dari Batavia ke Bandung. Karena kelebihan potensi alamiah yang dimiliki Bandung. Setelah menemukan tempat yang tepat untuk pusat pemerintahan kabupaten yang sesuai dengan harapan. pada tahun 1856 ibu kota karesidenan Priangan dipindahkan dari Cianjur ke Kota Bandung. Telegraaf & Telefoon). Pemindahan berbagai kantor pusat dari Batavia ke Bandung mulai dilakukan.F. ke tepi jalan raya pos. Gubernur Jenderal melalui surat tanggal 25 Mei 1810 memerintahkan kepada Bupati Bandung untuk pindah dari ibu kota kabupaten lama. Wiranatakusumah II. Demi keindahan dan kesejukan kota di berbagai sudut kota dibangun taman-taman yang indah dan lapangan terbuka hijau tempat bermain anak-anak selain pembangunan infrastruktur pendukung ekonomi masyarakat. . Ide pemindahan ibu kota negara tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak dan mulailah pembangunan berbagai infrastruktur pemerintahan di kota ini. Setelah menjadi gementee. di Krapyak. Pada 16 Mei 1929 diresmikan Museum Geologi. maka pada tanggal 25 September 1810. yaitu sekitar alun-alun Bandung sekarang. yang melakukan penelitian tentang kesehatan kota-kota pesisir. Gagasan tersebut muncul sebagai usulan dari H. pada tahun 1906. Selain dibangun pusat pemerintahan. menyusul pemindahan pabrik senjata (Artillerie Contructie Winkel/ACW) dari Surabaya yang dirintis sejak tahun 1898 dan resmi pindah pada tahun 1920.P. di antaranya pemindahan Departemen Peperangan (Depatement van Oorlog/DVO) yang secara resmi dilaksanakan pada tahun 1920. pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal J. sekarang) sebagai pelengkap kantor pusat jawatan PTT (Post. secara resmi memindahkan ibu kota kabupaten dari Krapyak ke tempat baru di tepian Jalan Raya Pos. karena sejak saat itu perkembangan Bandung yang dulunya hanya berupa "kampung" menuju sebuah kota yang maju dimulai. salah satunya adalah Gedung Sate. Karena pertumbuhan penduduk Kota Bandung yang terus meningkat serta pertumbuhan kota yang pesat. Kota Bandung resmi menjadi kota dengan pemerintahan gementee (kotamadya) yang dipimpin oleh seorang wali kota. kemajuan Kota Bandung dalam berbagai hal semakin tampak.merupakan bagian dari jalan raya pos Anyer-Panarukan. Bupati Bandung saat itu. Rillema.

pembangunan di Bandung seolah tidak terjadi. di antaranya kegiatan Konferensi Asia-Afrika pada tahun 1955 yang melahirkan Dasa Sila Bandung.Selain itu didirikan pula perpustakaan-perpustakaan dengan koleksi yang representatif bagi perkembangan pendidikan di Bandung masa itu. Volksraad serta Gubernur Jenderal. Berbagai kegiatan yang sifatnya nasional bahkan internasional dilakukan di kota ini. Oma-opa serta kakek-nenek kita yang pernah mengalami zaman keemasan Bandung selalu mengenangnya dalam berbagai kisah nostalgia yang diceritakan kepada cucu-cucunya. apa yang diceritakan oleh opa-oma atau nenek-kakek kita tidak dapat dibuktikan oleh cucu-cucunya yang lahir belakangan yang tidak merasakan keindahan dan ketenaran kota ini. Timbul pertanyaan mengapa harus museum? Karena museum sebagai lembaga yang menyimpan. rencana tersebut akhirnya pupus seiring dengan konsentrasi Belanda terhadap serangan Jepang dan sirna untuk selamanya setelah Jepang masuk dan menguasai Indonesia. Departemen Pendidikan dan Pengajaran. merawat. adalah melalui pendirian museum sejarah Bandung. padahal rasa cinta dan kepedulian terhadap daerahnya merupakan modal bagi pembangunan daerah terutama di era otonomi daerah saat ini. keadaan Kota Bandung tidak banyak mengalami perubahan dalam tata kotanya. Lambat laun. termasuk Bandung pada tahun 1942. Berbagai bukti peninggalan sejarah telah hilang entah ke mana. Salah satu upaya untuk menumbuhkan kembali rasa kepedulian generasi muda terhadap tempat tinggalnya. Selama tiga tahun setelah Jepang menduduki Indonesia. demikian pula halnya gedung-gedung tua telah bersalin wujud menjadi gedung-gedung berarsitektur modern guna memenuhi kebutuhan berbagai aktivitas warga kota yang dari hari ke hari semakin berjibun jumlahnya. Minimnya bukti sejarah yang tersisa serta kurangnya pengenalan sejarah kota kepada generasi muda mengakibatkan banyak orang muda di Bandung tidak lagi mengenal bagaimana perjalanan hidup kotanya dari masa ke masa. Museum Perjalanan Bandung Perjalanan panjang Kota Bandung dengan berbagai peristiwa yang mengiringi serta keindahan alamnya telah menjadi kenangan yang terus melekat pada orang-orang yang merasakannya. banyak taman yang telah tergusur demi pembangunan gedung perkantoran atau perdagangan bahkan perumahan. Tetapi sayang. dan memamerkan benda-benda yang mempunyai nilai sejarah bagi umat . Setelah sebagian besar pusat pemerintahan migrasi dari Batavia ke Bandung dan hanya tinggal Departemen Dalam Negeri. Kenyataan ini menurut para ahli akan memudarkan semangat nasionalisme dan rasa kepedulian terhadap lingkungan sekitar di mana dia tinggal dan menetap. Pembangunan di Bandung baru menggeliat kembali setelah Indonesia merdeka. pada tahun 1930-an Belanda dilanda krisis ekonomi cukup berat dan berkepanjangan yang berakibat pada penundaan Bandung sebagai ibu kota negara. Akhirnya Bandung pun hanya menjadi ibu kota karesidenan Priangan dan Jawa Barat setelah masa kemerdekaan.

1810 . tetapi dapat juga dinikmati dan dipelajari oleh generasi muda. baik para sinyo Belanda maupun para pribumi. bila aku datang kembali ke sini. Semua aspek sejarah perkembangan Kota Bandung.Bupati memerintahkan pemindahan ibu kota dari Karapyak ke daerah pinggiran Sungai Cikapundung (alun-alun sekarang) yang waktu itu masih hutan tapi sudah ada permukiman di sebelah utara. 1799 .Daendels mengeluarkan surat keputusan pindahnya ibu kota Bandung dan sekaligus pengangkatan Raden Suria sebagai Patih . Setelah rasa cinta dan bangga muncul diharapkan pada diri mereka tumbuh rasa peduli terhadap perkembangan pembangunan kota ini dan berupaya untuk turut aktif dalam menggerakkan roda pembangunan melalui berbagai upaya positif bagi pembangunan kota. kemudian pembabakan oleh para perintis. Saat itu Bandung dipimpin oleh Bupati R. Melalui pendirian museum sejarah Bandung diharapkan kenangan indah masa lalu di saat zaman jayanya Kota Bandung yang selalu dikenang oleh opa-oma serta kakek-nenek bahkan buyut kita tidak hanya menjadi milik mereka. Sejarah • • • • • • • 1488 . selanjutnya berbagai kegiatan pembangunan kota yang terjadi di awal-awal pembentukannya yang melibatkan berbagai komponen masyarakat.manusia berkenaan dengan kehidupan dan lingkungannya akan mampu memberikan pengenalan berbagai peristiwa sejarah yang pernah terjadi di kota ini. sebuah kota telah dibangun!”). dari Bandung mulai dikenal oleh dunia luar. 25 Mei 1810 . Pada akhirnya setelah mengenal Bandung secara lebih mendalam diharapkan mereka dapat belajar dari perjuangan serta upaya para pendiri dan pengelola kota di awal pertumbuhan Bandung yang kemudian diharapkan tumbuh rasa cinta dan bangga akan kota di mana mereka lahir dan tumbuh dewasa. Wiranatakusumah II. Sekarang tempat itu menjadi titik pusat atau KM 0 kota Bandung.Daendels meminta bupati Bandung dan Parakanmuncang memindahkan ibukota ke wilayah tersebut. 1809 . “Zorg.Bandung didirikan sebagai bagian dari Kerajaan Pajajaran.Daendels menancapkan tongkat di pinggir sungai Cikapundung yang berseberangan dengan alun-alun sekarang.A. 25 September 1810 . dat als ik terug kom hier een stad is gebouwd!” (Usahakan.Belanda mengangkat Herman Willem Daendels sebagai Gubernur Jenderal di Nusantara setelah ditinggalkan VOC.VOC mengalami kebangkrutan sehingga wilayah kekuasaannya di Nusantara diambilalih oleh pemerintah Belanda. 1808 . yang telah mengangkat Bandung ke pentas nasional bahkan internasional sampai kepada perkembangan kota ke arah metropolitan yang penuh dengan keramaian aktivitas sebuah kota yang tidak pernah tidur walau sekejap.

Husein Wangsaatmadja (1978-1983) H. Coops (1920-1921) S. van Bijveld (1913-1920) B. Otje Djundjunan (19711976) H.Pembumi hangusan Bandung oleh para pejuang kemerdekaan yang dikenal dengan sebutan 'Bandung Lautan Api' dan diabadikan dalam lagu "Halo-Halo Bandung". Sekarang nama tersebut diabadikan menggantikan jalan Cipaganti. van Vlenier (1912-1913) dan B. Reitsma (1921-1928) B. Priatna Kusumah (19561966) R. Didi Djukardi (1966-1968) R.M.A.A. Wesselink (1936-1942) N. Maurenbrecher (1906-1907) R. Hidayat Sukarmadidjaja (1968-1971) R.E. Ukar Bratakusumah (19461949) R. J. di mana wilayah ini menjadi rumah tinggal bupati sewaktu ibu kota berpindah ke alunalun sekarang. van Volsogen Kuhr (1934-1936) Mr. • Institut o Institut Teknologi • Sekolah Tinggi o Sekolah Tinggi Manajemen . Coops (1928-1934) Ir. van Der Ent (1909-1910) J. Wiranatakusumah sebagai the founding father. Dada Rosada.J.A. Sjamsurizal Ir.Konferensi Asia-Afrika diadakan di sini. Enoch (1949-1956) R. presiden pertama Indonesia.C. Wahyu Hamidjaja (19931998) H. dan terkenal sebagai almamater Soekarno.B.E. 1955 .A. 24 Maret 1946 . 2005 . seperti Institut Teknologi Bandung (ITB) yang didirikan oleh pemerintah kolonial Belanda pada masa pergantian abad ke-20. Ateng Wahyudi (19831993) H. SH. Aa Tarmana (1998-2004) H. Utju Djoenaedi (19761978) R. J.A. Krijboom (1907-1908) J. Sejak peristiwa tersebut 25 September dijadikan sebagai hari jadi kota Bandung dan R. Beets (1942-1945) R. MSi (2004-sekarang) Perguruan tinggi Banyak universitas top Indonesia yang terletak di Bandung.A.KTT Asia-Afrika 2005 Daftar Walikota • • • • • • • • • • • • E. Verwijk (1910-1912) C.• • • Parakanmuncang. Atmadinata (1945-1946) • • • • • • • • • • • • • R.

o o o o Bandung Institut Teknologi Nasional Institut Teknologi Adityawarman Institut Teknologi Harapan Bangsa Institut Pemerintahan Dalam Negeri o o o o • Universitas o Universitas Widyatama o Universitas Padjadjaran o Universitas Pendidikan Indonesia o Universitas Agama Islam Negeri Sunan Gunung Djati o Universitas Pasundan o Universitas Komputer Indonesia o Universitas Katolik Parahyangan o Universitas Islam Nusantara o Universitas Kristen Maranatha o Universitas Islam Bandung o Universitas Advent Indonesia o Universitas Langlangbuana o Universitas Bandung Raya o Universitas Jenderal Achmad Yani o Universitas Winaya Mukti o Universitas Nurtanio o Universitas Widyatama o Universitas Al-Ghifari o Universitas Ars Internasional o Universitas Kebangsaan o o o o o o o Informatika & Komputer Likmi Sekolah Tinggi Manajemen Informatika & Komputer Indonesia Mandiri Sekolah Tinggi Manajemen Informatika & Komputer AMIK BANDUNG Sekolah Tinggi Manajemen Informatika & Komputer Bandung Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pasundan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STAN Indonesia Mandiri Sekolah Tinggi Teknologi Telkom Sekolah Tinggi Pariwisata (NHI) Sekolah Tinggi Pariwisata AKTRIPA Sekolah Tinggi Manajemen Bisnis Telkom Sekolah Tinggi Tekstil Sekolah Tinggi Bahasa Asing Yapari-ABA • Politeknik o Politeknik Manufaktur Bandung o Politeknik Negeri Bandung o Politeknik Akmb Bandung o Politeknik Al Islam Bandung o Politeknik Ganesha Bandung o Politeknik Garuda Nusantara Bandung o Politeknik Indonesia Jepang o Politeknik Industri Dan Niaga Bandung o Politeknik Kencana Bandung o Politeknik Komputer Niaga Lpkia o Politeknik Kridatama Bandung o Politeknik Lp3i Bandung o Politeknik Manufaktur Igasa Pindad o Politeknik Pajajaran Insan Cinta .

Tahun 1850 dia mendirikan pendopo Kabupaten Bandung dan Mesjid .alun Kotamadya Bandung sekarang. seorang Dalem Tenjolaya (Timbanganten) dari tahun 1681 -1704. Setelah kepala pemerintahan di pegang oleh Bupati Wiranatakusumah IV (1846 . Ardisuta ( 1704 .1747 ) terkenal dengan nama Tumenggung Anggadiredja I setelah wafat dia sering disebut Dalem Gordah. bahkan pada tahun 1786 dia memasukkan Batulayang kedalam Pemerintahannya.1794) Kabupaten Bandung disatukan dengan Timbanganten. Ardikusumah diserahkan kepada putranya R. sebagai penggantinya diangkat Putra tertuanya Demang Hatapradja yang bergelar Anggadiredja II (1707 . Jabatan Bupati kemudian di gantikan oleh Tumenggung Nyili salah seorang putranya.o Universitas Nasional Ypkkp o o o o o Bangsa Bandung Politeknik Piksi Ganesha Politeknik Pos Indonesia Politeknik Praktisi Bandung Politeknik Rosda Politeknik Winaya Karya Bhakti Sejarah Kabupaten Bandung Kabupaten Bandung lahir melalui Piagam Sultan Agung Mataram. R. dari bukti sejarah tersebut maka ditetapkan bahwa tanggal 20 April sebagai tanggal Hari Jadi Kabupaten Bandung. dengan alasan karena daerah baru tersebut dinilai akan memberikan prospek yang lebih baik terhadap perkembangan wilayah tersebut. Juga pada masa Pemerintahan Adipati Wiranatakusumah II (1794 1829) inilah Ibukota Kabupaten Bandung di pindahkan dari Karapyak (Dayeuh kolot) ke Pinggir sungai Cikapundung atau Alun . Ardisuta yang diangkat tahun 1704 setelah Pemerintah Belanda mengadakan pertemuan dengan para Bupati Wilayah Priangan di Cirebon. Pemindahan Ibukota itu atas dasar perintah dari Gubernur Jendral Hindia Belanda Daendels tanggal 25 Mei 1810. yaitu pada ping Songo tahun Alif bulan Muharam atau sama dengan hari sabtu tanggal 20 April tahun 1641 M.1747). Namun Nyili tidak lama memegang jabatan tersebut karena mengikuti Sultan Banten. Jabatan Bupati kemudian di lanjutkan oleh Tumenggung Ardikusumah. Pada masa Pemerintahan Anggadiredja III (1763 . Selanjutnya kedudukan Bupati Kabupaten Bandung dari R. sebagai Bupati Pertama pada waktu itu adalah Tumenggung Wiraangunangun (1641-1681 M). dialah peletak dasar master plan Kabupaten Bandung.1874) Ibukota Kabupaten Bandung Berkembang pesat dan beliau dikenal sebagai Bupati yang progresif. yang disebut Negorij Bandoeng.

Ardikusumah diserahkan kepada putranya R. sehingga masyarakat menjulukinya dengan sebutan dalem bintang. Juga pada masa Pemerintahan Adipati Wiranatakusumah II (1794 . Selanjutnya kedudukan Bupati Kabupaten Bandung dari R. Namun Nyili tidak lama memegang jabatan tersebut karena mengikuti Sultan Banten. sehingga masyarakat menjulukinya dengan sebutan dalem bintang. dari bukti sejarah tersebut maka ditetapkan bahwa tanggal 20 April sebagai tanggal Hari Jadi Kabupaten Bandung. R. dengan alasan karena daerah baru tersebut dinilai akan memberikan prospek yang lebih baik terhadap perkembangan wilayah tersebut.1794) Kabupaten Bandung disatukan dengan Timbanganten. Ardisuta yang diangkat tahun 1704 setelah Pemerintah Belanda mengadakan pertemuan dengan para Bupati Wilayah Priangan di Cirebon. Adipati Kusumahdilaga jalan Kereta Api mulai masuk tetapnya tanggal 17 Mei 1884. sebagai Bupati Pertama pada waktu itu adalah Tumenggung Wiraangunangun (1641-1681 M). Pada masa Pemerintahan Anggadiredja III (1763 . Jabatan Bupati kemudian di gantikan oleh Tumenggung Nyili salah seorang putranya. yang disebut Negorij Bandoeng. yaitu pada ping Songo tahun Alif bulan Muharam atau sama dengan hari sabtu tanggal 20 April tahun 1641 M. dampaknya perekonomian Kota Bandung . kemudian dia memprakarsai pembangunan sekolah Raja (pendidikan Guru) dan mendirikan sekolah untuk para menak (Opleiding School Voor Indische Ambtenaaren). Kabupaten Bandung lahir melalui Piagam Sultan Agung Mataram. dengan masuknya jalan Kerata Api ini Ibukota Bandung kian ramai. tahun 1850 dia mendirikan pendopo Kabupaten Bandung dan Mesjid Agung. kemudian dia memprakarsai pembangunan sekolah Raja (pendidikan Guru) dan mendirikan sekolah untuk para menak (Opleiding School Voor Indische Ambtenaaren).alun Kotamadya Bandung sekarang. atas jasa-jasanya dalam membangun Kabupaten Bandung disegala bidang beliau mendapatkan penghargaan dari pemerintah Kolonial Belanda berupa Bintang jasa.1829) inilah Ibukota Kabupaten Bandung di pindahkan dari Karapyak (Dayeuh kolot) ke Pinggir sungai Cikapundung atau Alun .1747 ) terkenal dengan nama Tumenggung Anggadiredja I setelah wafat dia sering disebut Dalem Gordah. Ardisuta ( 1704 . Setelah kepala pemerintahan di pegang oleh Bupati Wiranatakusumah IV (1846 1874) Ibukota Kabupaten Bandung Berkembang pesat dan beliau dikenal sebagai Bupati yang progresif. Dimasa pemerintahan R. seorang Dalem Tenjolaya (Timbanganten) dari tahun 1681 -1704.Agung.1747). dialah letak dasar master plan. Pemindahan Ibukota itu atas dasar perintah dari Gubernur Jendral Hindia Belanda Daendels tanggal 25 Mei 1810. sebagai penggantinya diangkat Putra tertuanya Demang Hatapradja yang bergelar Anggadiredja II (1707 . bahkan pada tahun 1786 dia memasukkan Batulayang kedalam Pemerintahannya. atas jasa-jasanya dalam membangun Kabupaten Bandung disegala bidang beliau mendapatkan penghargaan dari pemerintah Kolonial Belanda berupa Bintang jasa. Jabatan Bupati kemudian di lanjutkan oleh Tumenggung Ardikusumah. Penghuninya bukan hanya orang pribumi namun orang Eropa dan Cina pun mulai menetap di Ibukota.

T.1918) ini atau tepatnya pada tanggal 21 Februari 1906.1931 sebagai Bupati yang ke 12 dan berikutnya tahun 1935 .1945 sebagai Bupati yang ke 14. Martanegara.333. Atas pertimbangan secara fisik geografis daerah Baleendah tidak memungkinkan untuk dijadikan sebagai Ibukota Kabupaten. Cherman Affendi (1985 . Lily Sumantri tercatat peristiwa penting yaitu rencana pemindahan Ibukota Kabupaten Bandung ke Wilayah Hukum Kabupaten Bandung yang semula berada di Kotamadya Bandung ke Wilayah Hukum Kabupaten Bandung yaitu daerah Baleendah. Suriaputra (1945 . Apandi Wiriadipura sebagai Bupati ke 17 yang dijabatnya hanya 1 tahun (1956 .sekarang). Sumadipradja menjabat sebagai Bupati ke 13.E. dengan menampilkan arsitektur khas gaya Priangan sehingga kompleks perkantoran ini disebut . Pembangunan tersebut dirampungkan dalam kurun waktu 1990 – 1992 Pada masa setelah kemerdekaan.1935 R.H.1985).U. Pada masa pemerintahan RAA Martanegara (1893 .1956).1947) dan penggantinya adalah R. fasilitas. yaitu setelah pengakuan kedaulatan RI Pemerintahan di Kabupaten Bandung namanya menjadi Kota Besar Bogor yang dibentuk berdasarakan Udang-undang Nomor 16 Tahun 1950.T. Bupati ini pun terkenal sebagai perencana kota yang jempolan. Pada masa Pimpinan Kolonel R. Memet Ardiwilaga (1960 . Djatipermana (1990 . Kemudian pada masa transisi kehidupan politik Orde Lama ke Orde Baru adalah Kolonel Matsuri. Sani Lupias Abdurachman (1980 . Selanjutnya pejabat Bupati ke 15 adalah R.1990).sebut sebagai kompleks perkantoran termegah di Jawa Barat.fasilitas olah raga. Peletakan Batu Pertamanya pada tanggal 20 April 1974 yaitu pada saat Hari Jadi Kabupaten Bandung yang ke . Sebagai Bupati berikutnya adalah Letkol R.D.semakin maju. Pada periode tahun 1931 .hasil yang tampak pada masa kepemimpinan Bupati Hatta dalam membangun kompleks perkantoran Kabupaten Bandung antara lain Mesjid Agung. Ibukota Kabupaten Bandung pindah kelokasi baru yaitu Kecamatan Soreang. Setelah wafat penggantinya diangkat RAA. Rencana kepindahan Ibukota tersebut berlanjut hingga jabatan Bupati dipegang oleh Kolonel R. Kantor DPRD Tingkat II Bandung.1967). maka ketika Jabatan Bupati dipegang oleh Kolonel H. Martanegara juga dianggap mampu menggerakkan rakyatnya untuk berpartisipasi aktif dalam menata wilayah kumuh menjadi pemukiman yang nyaman. pertama tahun 1912 . Pembangunan perkantoran yang belum seluruhnya rampung dan dilanjutkan oleh Bupati berikutnya yaitu Kolonel H.T.M Wiranatakusumah VI alias aom Male (1948 . kota Bandung sebagai Ibukota Kabupaten Bandung berubah statusnya menjadi Gementee (Kotamadya) Periode selanjutnya Bupati Kabupaten Bandung dijabat oleh Aria Wiranatakusumah V (Dalem Haji) yang menjabat selama 2 periode. .1957). hasil . hingga ke penghijauan kompleks perkantoran. kemudian diganti oleh R. Dipinggir Jalan Raya Soreang tepatnya di Desa Pamekaran inilah di Bangun Pusat Pemerintahan Kabupaten Bandung seluas 24 Ha.

Semen biaya yang sudah dihabiskan sekira Rp 36 miliar. Toko-toko. Jika tak ada aral melintang.R.” ujarnya. Alun-alun sebagai sentral di tengah. membuat lingkungan sekitar masjid menjadi kumuh. Gubernur Nuriana Akan Meresmikannya Masjid Raya Bandung Bergaya Taj Mahal AKHIRNYA. Kabarnya. Menurut rencana. Selasa (3/6). setelah pusat Kota Bandung pindah dari Krapyak (Dayeuhkolot). berarti total waktu yang dibutuhkan sejak peletakan batu pertama 25 Februari 2001 sampai peresmian Masjid Raya Bandung 4 Juni 2003 adalah 829 hari atau 2 tahun 99 hari. masjid di sebelah barat. seluruh tokoh masyarakat dan potensi Islam di Jawa Barat diharapkan dapat hadir menyaksikan peristiwa bersejarah ini. Masjid Raya Bandung akan diresmikan pada Rabu (4/6) ini oleh Gubernur Jabar H. pagi ini Gubernur Jabar H.*ANDRI GURNITA/”PR” Dengan selesainya pembangunan fisik masjid. . Nuriana. Uu Rukmana. dan pedagang kaki lima yang memenuhi Alun-alun. Tepatnya. Setelah Bandung tumbuh menjadi kota bisnis. Sementara itu. Masjid Agung Bandung pertama kali dibangun pada 1812.Hari Ini. H. bangunan Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat yang dulu dikenal dengan Masjid Agung Bandung. Nuriana dijadwalkan meresmikannya. Sebelah utara dibangun penjara. SESEORANG tengah menikmati pemandangan kota dari dalam puncak selatan menara kembar Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat. kehadiran Masjid Agung seakan terlupakan. supermarket. Menurut Ketua Harian Panitia Pembangunan Masjid Raya dan Penataan Kawasan Alunalun Bandung Drs. Pusat pemerintahan berada di selatan. Projek renovasi serta pembangunan kubah dan pelebaran masjid saat ini tengah menjalani tahap akhir. selesai dibangun.R. ”Kami akan menerimanya dengan senang hati. Penempatan masjid disesuaikan dengan pola tata kota pada masa itu.

bersambut dengan keluarnya Perda No. yang nyaman untuk digunakan beribadah serta memadai untuk melaksanakan keagamaan lainnya. Begitu menginjakkan kaki di halaman masjid. Upaya membenahi Alun-alun. bidang pengawasan pembangunan. . Sisanya merupakan dana yang dihimpun dari masyarakat. bidang perencanaan. pengunjung dapat melihat keindahan menara kembar masjid. bidang umum. bidang pelaksanaan pembangunan dan penataan. biaya yang dihabiskan Rp 36 miliar sehingga bisa menghemat belasan miliar. karena pembangunannya tidak kena pajak dan tidak perlu bayar keuntungan kepada pemborong. panitia pembangunan Masjid Agung masih belum punya bayangan untuk penggalangan dananya.Beruntung. 48 panitia lainnya membawahi sejumlah bidang. Sementara itu. Nuriana mengatakan bagi Pemprov Jawa Barat sebenarnya tidak menjadi persoalan apakah pembangunan dan pengelolaan Masjid Raya Bandung ini dilaksanakan Pemkot Bandung ataupun Pemprov Jabar. jabatan Ketua Umum Panitia Pembangunan Masjid yang dipegang Dada Rosada diganti menjadi Danny Setiawan. termasuk Masjid Agung. melalui APBD 2001 murni dan APBD 2002 menganggarkan Rp 11 miliar. Sumber dana berasal dari Pemprov Jabar yang totalnya mencapai Rp 21. Otomatis. Saat itu. Pemkot Bandung merasa berat dengan keuangan sehingga akhirnya ditangani Pemprov Jabar. 7/2000. ** KEINDAHAN dan kemegahan Masjid Raya Bandung sudah terlihat dari jauh. terjadi pula perubahan nama dan status dari Masjid Agung Bandung menjadi Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat. tokoh-tokoh masyarakat Bandung masih menaruh peduli. Di tengah perjalanan. berhasil diperjuangkan menjadi milik masjid sehingga masjid punya halaman lagi sampai Jln. Pemkot Bandung. Gubernur Jawa Barat H. dan sosialisasi serta kesekretariatan. Awalnya. bidang hukum. Saat itu. Selain itu. Dalem Kaum. menara dirancang mencapai ketinggian 99 meter dari permukaan tanah untuk melambangkan Asmaul Husna. pada peletakan batu pertama Masjid Agung 25 Februari 2001.469 miliar. antara lain bidang usaha/dana. ketua panitianya adalah Atang Ruswita dan sekretarisnya Uu Rukmana. rencana anggaran bangunan masjid dengan menggunakan standar Bappenas diperkirakan mencapai Rp 50 miliar.” harap Nuriana. Menara tersebut masing-masing memiliki ketinggian 81 m dari permukaan tanah. ”Yang penting adalah agar masyarakat khususnya umat Islam dapat menikmati sarana Masjid Raya yang lebih representatif. Tetapi. Tetapi.R. Sisi samping selatan yang merupakan lahan bekas rumah makan Tambuo yang tadinya akan dibuat supermarket. Awalnya. Penampilan masjid juga sempat dirombak pada 1988 dengan penambahan ornamenornamen islami. bidang humas publikasi.

Dana untuk membangun kawasan itu diperoleh dari hasil penjualan kios-kios tadi kepada PKL. Tetapi. Menurut Uu Rukmana. Di belakang kedua kubah itu. Bagian dalam bangunan dibuat dengan gaya Taj Mahal India. reservoir di bagian bawah sanggup menampung 70 ribu m3 air. ruang parkir itu akan dibuat menyambung ke pusat perbelanjaan Palaguna. Uniknya. pengunjung bisa menikmati pemandangan penjuru Bandung dengan jelas. Menara Kembar Masjid Raya menjadi bangunan tertinggi di Bandung yang setara dengan bangunan 21 lantai. Dengan ketinggian tersebut. jika ditambah fondasinya yang 18 meter ke bawah tanah. UU berencana memindahkan mereka ke lantai bawah tanah halaman masjid. ada tenaga yang cuma digaji Rp 20 . ”DKM masjid ini merupakan warisan terdahulu. Dari puncaknya. Rencananya. berkat masukan dari masyarakat. Sementara itu. DKM Masjid Raya Bandung harus menggunakan manajemen modern. Untuk itu. Yang jadi beban.Ternyata. lambang bulan bintang tersebut akhirnya dipotong. menjulang kubah induk yang berukuran lima kali kubah yang kecil atau setara dengan kubah Masjid Istiqlal dipasang tulisan Allah setinggi 7 m. Sehingga. pengunjung akan dibuat terpesona dengan ukiran ayatayat suci Alquran pada pintu masuk yang terbuat dari pohon jati raksasa yang didatangkan khusus dari Jepara. Memasuki bangunan baru masjid. Para PKL tersebut akan menempati lahan seluas 3. halaman Masjid Raya seluas 1 hektare itu akan menjadi ruang publik terbuka yang bebas dari pedagang kaki lima (PKL). lantai yang paling bawah akan dibangun areal parkir kendaraan dan toko-toko komersial seluas sekira 9.000 m2. Untuk wudu. disediakan empat tempat wudu yang dibangun dengan gaya masjid-masjid di Medinah. jumlahnya menjadi 99 m. Nantinya. Bahkan. Untuk membenahi ratusan kios PKL yang memenuhi Alun-alun. Masjid Raya Bandung harus dikelola secara profesional. Meskipun ketinggiannya sekarang 81m. panitia penataan kawasan Alun-alun Bandung mungkin tidak perlu meminta uang lagi ke pemda.000 m2. lengkap dengan kolam dan air mancur yang akan diisi ikan koi. Sementara itu. Semula. Departemen Perhubungan tidak mengizinkan karena dapat mengganggu lalu lintas udara ke Bandara Husein Sastranegara. Pengunjung juga bisa menyaksikan pemandangan dua kubah berukuran kecil yang di atasnya terdapat lambang tusuk satai. hasil penjualan kios yang berlebih akan dijadikan dana abadi Masjid Raya. di atas tulisan Allah sempat dipasang lambang bulan bintang. menara tersebut akan digunakan untuk wisata religi. Tempat air yang berada di bagian atas masjid bisa menampung 16 ribu m3 air cukup untuk lebih dari 8 ribu jemaah.

menurut Subakti.” tutur Aming D Racman. sebagian lagi menggangap gedung bioskop sebagai tempat untuk menyalurkan hobi menontonnya. Beribu alasan orang datang menonton di gedung bioskop. Bahkan. kami tidak akan melepas ke DKM dulu selama beberapa bulan ini. Ketua Forum Dokumentasi Budaya Kota Bandung. lebih fokus menontonnya.” paparnya. dsb. Selain itu. pekerja atau pegawai kantor yang terletak di seputar Alun-alun Bandung serta warga Bandung lainnya untuk melaksanakan salat di masjid tersebut. Kami juga tengah mempersiapkan perpustakaan Islam di ruang bekas tempat wudu bawah tanah.an. ”Salah satu upaya adalah menciptakan kegiatan-kegiatan supaya masjid penuh sehingga pemasukan diharapkan mengikuti. 2006 Bagi sebagian orang. Kamis (20/4). Kompleks bioskop . Riwayatmu Kini… Friday. adalah Nusantara dan Paramount.200 kursi. atau juga lebih nyaman rasanya.”Tidak jarang. gedung bioskop merupakan tempat alternatif untuk melepas kepenatan setelah lelah beraktivitas seharian.006 kursi. Kedua gedung itu punya kelebihan masing-masing. jumlah bioskop di Kota Bandung mencapai 30 gedung dengan berbagai kelas dan kualitas. Gedung bioskop di Bandung sudah dikenal sejak masa kolonial Belanda.” ujarnya. (Sam/”PR”)*** Bioskop Bandung. ia berharap. April 21st. hadir dengan gedung baru yang modern pada masa itu. untuk memenuhi kebutuhan listrik saat ini saja. banyak juga yang datang hanya untuk berpacaran selain untuk menikmati hiburan. setiap hari digelar kegiatan belajar mengaji. hingga tahun 1970. Dari tahun ke tahun. Misalnya. Masjid Raya Bandung membutuhkan biaya hingga Rp 8 juta/bulan.ribu/bulan. di bioskop orang bisa memperoleh pengetahuan baru dari film yang ditontonnya. sedangkan Paramount berkapasitas 1. seorang pengusaha bioskop dari tahun 1970.” jelasnya. “Awal tahun 1980-an. yaitu dapat menampung hingga 14 ribu jamaah. keamanannya. Untuk itu. Namun. Salah satu gedung bioskop yang paling top pada masanya. Ia menjelaskan. dsb. Sebut saja gedung Bioskop Elita yang terletak di Jalan Alun-Alun dan Bioskop Majestic di Jalan Braga yang sudah tersohor di tahun 1920. Nusantara menawarkan gedung gaya Belanda dengan daya tampung 1. Lebih lebar layarnya dibandingkan layar televisi. Ini tentu saja tidak mungkin dipenuhi dari kencleng. Oleh karena itu. masjid perlu dijaga segi kebersihannya. Uu Rukmana juga menyadari kapasitas Masjid Raya Bandung sangat besar. lebih mantap suaranya. Masjid yang megah ini kan perlu pemeliharaan yang seksama.

21 April 2006 . hingga serangga di kursi penonton yang membuat kaki dan tangan gatal. bahkan ribuan penikmat film di Bandung ini harus terseok tak berdaya. Ada pula Bioskop Preanger di Jalan Kebon Jati yang berganti nama sampai tiga kali. warga Belanda yang mempunyai perkebunan di sekitar Bandung. nasib gedung-gedung yang menampung puluhan. Nusantara (Varia). Satu di antaranya adalah Bioskop Taman Hiburan di daerah Cicadas. yaitu menjadi Orion.Dulu.” kata Iwan. Sayangnya. Majestic (Dewi). Aneka (Oriental). bisa dihitung jumlah gedung bioskop tua yang masih bertahan dan berfungsi sebagai tempat menonton film-film baru. Alun-alun Kota Bandung merupakan kompleks gedung bioskop. Tak akan ada lagi proyektor yang berputar. selera pasar. Saat ini. petugas di PT Kharisma Jabar Film. Setidaknya ada lima gedung bioskop yang tumbuh di kawasan itu. seperti Elita (Puspita). Kebanyakan bioskop di zaman kolonial itu milik Boosje. dan tidak terawat. layar putih berukuran 100 kali televisi 20 inci yang menampilkan gambar hidup. Luxor. ratusan. Perkembangan teknologi. Yang tersisa hanya gedung tua yang menantikan padamnya lampu bioskop untuk selamanya. Dian (Radio City). juga manajemen pelayanan yang kurang memuaskan membuat gedung ini terus ditinggalkan. beralih fungsi. dan Nirmala. Jumat. seperti Bioskop Dian yang menjadi tempat futsal. Ada yang tumbang dan ada pula yang tumbuh. karcis yang disobek. “Tetapi banyak juga yang sudah berubah fungsi. (THT) Sumber: Kompas.