Nama : Ari Dwi Wahyuningsih NIM : 09071002062 Tugas : Rekayasa Perangkat Lunak

1. Apa topik yang diangkat di jurnal tersebut ? Jawab : Topik yang diangkat dari jurnal tersebut adalah praktik rekayasa perangkat lunak yang baik dan proses pemodelannya. 2. Apa yang melatarbelakangi penulisan jurnal tersebut ? jelaskan ! Jawab : Yang melatarbelakangi penulisan jurnal tersebut adalah untuk meningkatka keberhasilan pada proyek perangkat lunak terutama yang kompleks. Dalam konteks ini didefinisikan sebagai manajemen atau praktek teknis yang telah secara konsisten menunjukkan untuk meningkatkan satu atau lebih dari:  Produktifitas  Biaya  Jadwal  Kualitas  Kepuasan pengguna  Prediktabilitas biaya dan jadwal

Metrik berbasis penjadwalan dan manajemen. hal ini dilakukan agar akurat dan memudahkan sarana untuk mengelola dan mengelola proyek. Apa yang dilakukan untuk menjelaskan permasalahan tersebut ? Jawab : Yang harus dilakukan untuk menjelaskan permasalahan tersebut yaitu dengan menerapkan proses pemodelan diskrit guna mentransfer pengetahuan dari satu domain ke domain lain 5.3. mengelola dan persyaratan yang lengkap. 4. Perkiraan jadwal dan biaya secara empiris. jadwal dan biaya. konstruksi integritas. dan item risiko sebelum berdampak negatif terhadap kualiatas program.menangani. Melacak earned . Apa saja hasil yang diperoleh ? Jawab : Hasil yang diperoleh yaitu bahwa untuk menjadi perekayasa perangkat lunak yang baik maka kita harus memiliki proyek integritas. Apa permasalahan yang dibahas ? Jawab : Permasalahan yang dibahas yaitu bagaimana pemodelan itu bisa diterapkan dalam proyek praktek rekayasa perangkat lunak dan bagaimana menjadi pengembang perangkat lunak yang baik seperti perkiraan biaya dan jadwal yang akurat. stabilitas integritas. konsisten. Proyek integritas yaitu meliputi manajemen resiko formal yang untuk mengidentifikasi.

Apa komentar anda mengenai isi dari jurnal tersebut ? Jawab : . menilai resiko kembali dan jadwal. mengelola pengujian sebagai proses yang kontinyu sebab pengujian tidak terbatas pada kode dieksekusi.value selama proyek berlangsung supaya dapat mengetahui ketika kegiatan tidak berjalan dapat terlacak sebelum proyek berjalan cukup jauh. Identifikasi terhadap mutu dan perlakuanya SDMnya.tetapi dapat diterapkan pada untuk dokumen. desain bahkan untuk menguji rencana. Apa kesimpulannya ? Jawab : Kesimpulannya yaitu bahwa untuk menjadi perekayasa yang baik harus mengikuti prosedur yang ada dan sebaiknya menggunakan pemodelan simulasi model konstruksi. 6. Sedangkan konstruksi integritas dilakukan untuk desain dan pengembangan seperti manajemen konfigurasi (ada dokumentasi.persetujuan). prototipe. mengevaluasi. dalam arti keberhasilan suatu proyek jika perekayasa perangkat lunak membuat simulasi rencana proyek sebelum proyek tersebut direalisasikan 7. Sedangkan stabilitas produk dan integritas lebih mengacu pada kualitas produknya seperti pemeriksaan formal persyaratan dan desain. konsisten dan diuji dapat memenuhi keinginan klien). mengelola dan trace persayratan (biasanya harus lengkap. sistem berbasis desain perangkat lunak (bahwa dapat dikembangkan oleh teknis).

Komentar saya mengenai isi jurnal yaitu bahwa untuk menjadi perekayasa perangkat lunak yang baik sebaiknya menggunakan simulasi rencana proyek sebelum proyek tersebut direalisasikan. Simulasi disini adalah pemodelan-pemodelan yang digunakan dalam perekayasaan yang salah satunya adalah pemodelan dengan simulasi konstruksi . agar hasil yang diharapkan sesuai dengan keinginan klien.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful