EPPS (Edward Personal Preference Schedule) EPPS merupakan singkatan dari Edward Personal Preference Schedule.

Merupakan alat tes yang bersifat inventory dimana berdasar pada teori kepribadian H.A.Murray . Alat tes ini dikembangkan oleh Allen L. Edwards dari universitas Washington. Tujuan awal pembuatan alat tes ini adalah sebagai alat penelitian atau konseling untuk menyediakan pengukuran sesuai dengan berbagai variable indevenden kepribadian yang kemudian berkembang sebagai alat tes yang digunakan dalam merekrut karyawan. EPPS mengukur 15 kebutuhan yaitu Achievement (ach), Deference (def), Order (ord), Exhibition (exh), Autonomy (aut), Affiliation (aff), Intraception (int), Succorance (suc), Dominance (dom), Abasement (aba), Nurturance (nur), Change (chg), Endurance (end), Heterosexuality (het), Aggression (agg).  Achievement merupakan kebutuhan/ dorongan untuk mencapai hasil maksimal, melaksanakan tugas yang menuntut keterampilan dan usaha untuk dikenal otoritasnya, mengerjakan suatu pekerjaan yang dianggap sulit sebaik mungkin, menyelesaikan permasalahan-permasalahan rumit dan keinginan mengerjakan sesuatu lebih baik dari pada yang lain. Deference adalah kebutuhan untuk mendapat pengaruh dari orang lain, mengikuti harapanharapan dari orang lain, memberi hadiah kepada orang lain, member pujian kepada orang lain, menerima kepemimpinan orang lain, menyenangi cerita-cerita tentang orang-orang besar, menyesuaikan diri dan mengikuti cara-cara yang pemecahan masalah yang umum dilakukan dan menyerahkan segala keputusan ditangan orang lain. Order adalah kebutuhan akan keteraturan dimana setiap pekerjaan ataupun penyelesaian masalah memiliki perencanaan yang matang sebelumnya, memelihara sesuatu agar tetap rapi dan teratur, dan kemampuan untuk memperinci sesuatu secara teratur. Exhibition merupakan keinginan untuk dapat diakui dilingkungan sosial, memiliki pengaruh sebagai pusat perhatian dilingkungan social. Autonomy adalah keinginan/ kebutuhan untuk mandiri, mendapat kebebasan untuk melakukan sesuatu, melakukan sesuatu yang tidak biasa dilakukan orang kebanyakan, serta cenderung menghindari pengaruh orang lain terhadap dirinya. Affiliation merupakan kebutuhan untuk dapat bersosialisasi dengan orang lain sebanyak mungkin, kebutuhan akan pertemanan yang akrab dan hangat serta memiliki banyak teman. Intraception adalah kebutuhan menganalisis motif dan perasaan sendiri, berempati terhadap orang lain, berusaha memahami orang lain, dan kemapuan untuk dapat mengevaluasi diri sendiri. Succorance adalah kebutuhan ketergantungan dengan orang lain, harapan agar orang lain dapat selalu memberikan perhatian, dukungan, dan pertolongan ketika dihadapkan pada situasi yang sulit, harapan agar orang lain dapat memahami permasalahannya dan dapat selalu memberikan kasih sayang. Dominance merupakan kebutuhan untuk dapat memiliki pengaruh dilingkungan sosialnya, kebutuhan untuk selalu menjadi pemimpin, dan memiliki kemampuan untuk dapat mempengaruhi orang-orang disekitarnya.

  

 

Mardha Ramadhanu

1

Dalam tes ini. kebutuhan akan keintiman dengan lawan jenis. Tes ini memiliki 225 pasang pernyataan yang berisikan tentang 15 skala kebutuhan dan dipasangkan pada 14 skala yang lain ditambah dengan 15 pernyataan yang digunakan sebagai skala konsistensinya. subjek dipaksa untuk memilih salah satu pernyataan yang mengambarkan tentang kebutuhannya. dan memiliki ketekunan dan tanggung jawab yang tinggi akan pekerjaan. likes people (Affectothymia) Abstract-thinking. Heterosexsuality adalah kebutuhan untuk bergaul dengan lawan jenis. 16 PF (Sixteen Personality Factor) Sixteen Personality Factor (16PF ) meupakan tes kepribadian inventory yang diadaptasi dari sixteen personality factor quationaire yang dibuat oleh Raymond B.com) : Descriptors of Low Range impersonal. lower general mental capacity. Aggression adalah kebutuhan / dorongan untuk dapat menyerang orang lain yang tidak sejalan baik secara fisik maupun psikologis. kindly. less intelligent. reserved. faces reality calmly (Higher Ego Strength) Reasoning (B) Emotional Stability (C) 2 . dan selalu merasa bersalah apabila keliru dalam melakukan suatu pekerjaan ataupun menyelesaikan suatu permasalahan baik permasalahan berat maupun ringan. Hasil tes dapat dikatakan valid apabila skala konsistensi yang didapatkan adalah 9-15. aloof (Schizothymia) Concrete thinking. adaptive. emotionally less stable. easy-going. Berdasar pada teori bahwa kepribadian dapat selalu berubah. attentive to others. cool. Change merupakan kebutuhan untuk dapat membuat perubahan. memperlihatkan kasih sayang dan berusaha menyenangkan orang lain. changeable. formal. maka hasil tes cenderung dapat berubah dari waktu ke waktu. easily upset (Lower Ego Strength) Mardha Ramadhanu Primary Factor Warmth (A) Descriptors of High Range Warm. memperlakukan orang lain dengan baik dan simpatik. dan perasaan rendah diri. participating. unable to handle abstract problems (Lower Scholastic Mental Capacity) Reactive emotionally. memiliki kemauan untuk bekerja keras. fast learner (Higher Scholastic Mental Capacity) Emotionally stable. berani menghadapi konflik secara langsung. more intelligent. higher general mental capacity. dan berupaya untuk mendapatkan afeksi dari lawan jenis. Alat tes ini diterbitkan di institute Personality and Ability (IPAT) pada tahun 1972. dan mencari kondisi dan situasi yang baru. Berikut table 16 faktor kepribadian (Wikipedia. detached. mature. affected by feelings. Nurturance adalah keinginan untuk dapat memberikan pertolongan. distant. Cattel dari teori kepribadian factor analisisnya. bright. outgoing. menggarap hal-hal baru.      Abasement merupakan keinginan untuk tunduk secara pasif pada pimpinan. Endurance merupakan kebutuhan akan pertahanan diri dalam menyelesaikan suatu permasalahan ataupun pekerjaan sampai benar-benar selesai.

intimidated (Threctia) Utilitarian. worried. driven. torpid. astute. venturesome. spontaneous. selfconflict. resourceful. self blaming (Guilt Proneness) Open to change. steady. frustrated. threat-sensitive. organized. obedient. aggressive. unpretentious. solution oriented. timid. analytical. tranquil. patient. dutiful. polished. bossy (Dominance) Liveliness (F) Rule-Consciousness (G) Social Boldness (H) Sensitivity (I) Vigilance (L) Abstractedness (M) Privateness (N) Lively. self sufficient (Self-Sufficiency) Perfectionistic. impulsive (Surgency) Rule-conscious. individualistic. restrained. complacent. rule bound (High Super Ego Strength) Socially bold. guilt prone. flexibility (Radicalism) Self-reliant. nonconforming. absorbed in ideas (Autia) Private. affiliative. genuine. secure. stubborn. worldly. diplomatic (Shrewdness) Apprehensive. impulsive. accommodating (Submissiveness) Serious. self-disciplined. control. unworried. cheerful. moralistic. conventional (Praxernia) Forthright. unsuspecting. artless. self-reliant. uninhibited (Parmia) Sensitive. solitary. shrewd. prosaic. naive. free thinking. forceful. high energy. absent minded. insecure. accepting. self-sentimental (High Self-Concept Control) Tense. placid. sentimental. impractical. no-nonsense. humble. impatient. cooperative. unconditional. enthusiastic. exacting will power. assertive. self indulgent (Low Super Ego Strength) Shy. self doubting. flexible. thick skinned. liberal. intuitive. prudent. experimental. taciturn. happy go lucky. submissive. involved (Artlessness) Self-Assured. socially precise. a joiner and follower dependent (Group Adherence) Tolerates disorder. uncontrolled (Low Integration) Relaxed. easy (Alaxia) Grounded. compulsive. guileless.Deferential. refined (Premsia) Vigilant. animated. oppositional (Protension) Abstract. objective. tough minded. attached to familiar. aesthetic. distrustful. disregards rules. unsentimental. worrying. hesitant. practical. imaginative. conscientious. free of guilt. over wrought. composed low drive (Low Ergic Tension) Mardha Ramadhanu Dominance (E) Dominant. competitive. docile. staid. unexacting. rough (Harria) Trusting. silent (Desurgency) Expedient. confident. easily led. nondisclosing. conservative. self satisfied (Untroubled) Traditional. skeptical. expressive. introspective. discreet. critical. tender minded. open. careless of social rules. avoids conflict. respecting traditional ideas (Conservatism) Group-oriented. time driven. conforming. undisciplined. (High Ergic Tension) 3 Apprehension (O) Openness to Change (Q1) Self-Reliance (Q2) Perfectionism (Q3) Tension (Q4) . suspicious. lax.

Seorang psikiater dengan University of Minnesota sebagai penerbitnya. McKinley. Alat tes ini bersifat self-report dimana testee atau subyek menggambarkan dirinya sendiri. MMPI. C. Terdapat 1000 item pertanyaan yang disajikan dengan menggunakan criterion keying test construction dengan jawaban “ya”. Selama beberapa decade dalam penelitian tentang MMPI-2 (termasuk MMPI-2 RF atau MMPI-3). ras.500 individu yang mewakili penduduk AS pada tahun 1990 dalam kaitannya dengan gender. Adapun beberapa skala yang terdapat dalam alat tes ini adalah sebagai berikut : 1. Butcher dan Dahlstrom melakukan revisi yang melahirkan MMPI-2 pada tahun pada tahun 1972 dan penelitian terus berlanjut sampai awal era 1990-an. Penggunaan alat tes ini adalah untuk tujuan klinis dimana untuk mengidentifikasi struktur kepribadian dan psikopatologis.com): Number Abbreviation Description 1 Hs Hypochondriasis 2 3 4 D Hy Pd Depression Hysteria Psychopathic Deviate What is measured Concern with bodily symptoms Depressive Symptoms Awareness of problems and vulnerabilities Conflict. of items 32 57 60 50 Mardha Ramadhanu 4 . Alat tes ini terdiri dari 185 butir soal yang kebanyakan diseleksi dari bentuk-bentuk kuesioner berdasar pada ciri-ciri dan isi psikometris. yaitu untuk usia 8-12 tahun “ EARIY SCHOOL PERSONALITY QUESTIONAIRE (ESPQ)”. Skala klinis Berikut tabel skala klinis(Wikipedia. MD. dan program mendeteksi penggunaan alcohol atau obat terlarang. penggunaan MMPI bervariasi dalam mendiagnosa kesehatan mental dalam berbagai setting termasuk konteks diluar kesehatan mental secara umum seperti proses seleksi karyawan. PhD. struggle. ”tidak”. Dalam perkembangannya. MMPI-2. Hathaway. yaitu untuk usia 6-8 tahun. & MMPI-2 RF Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) dibuat oleh Starke R. adapun tes kepribadian yang serumpun dengan alat tes ini adalah “UR-SR HIGH SCHOOL PERSONALITY QUESTIONAIRE (HSPQ)”. Alat tes ini disusun menggunakan sampel yang luas baik jumlah item dan pengetesan kepada sejumlah orang normal pada tahun 1940-1943. 1994).16 tahun “ CHILDREN`S PERSONALITY QUESTIONAIRE (CPQ)”. respect for society's rules No. yaitu untuk usia 12. Alat tes ini dirancang untuk usia 16 tahun keatas.Primary Factors and Descriptors in Cattell's 16 Personality Factor Model (Adapted From Conn & Rieke. namun alat tes ini juga dapat digunakan sebagai alat seleksi karena alat ini dapat melihat aspek kesehatan jiwa secara umum. seorang psikolog dan J. usia dan pendidikan. dan “tidak tahu”. anger. Dalam perkembangannya. alat tes ini dinormalkan kembali pada kurang lebih 2.

sensitivity Psychasthenia Worry. MMPI-2 menggunakan 3 tipe pengukuran validitas. doubts. Pada MMPI-2 RF desain untuk mendeteksi apakah subyek berlebihan ditambahkan satu skala yaitu skala simtom somatic (Fs).5 Mf 6 7 8 9 0 Pa Pt Sc Ma Si Masculinity/Femininity Stereotypical masculine or feminine interests/behaviors Paranoia Level of trust. Skala validitas Dalam mengukur validitas. FBS). K). Berikut table skala validitas (Wikipedia. tension. "appearing excessively good" Fp F-Psychopathology Frequency of presentation in clinical setting Fs Infrequent Somatic Response Overreporting of somatic symptoms Mardha Ramadhanu 5 . VRIN. dan tipe yang terahir untuk mendeteksi apakah subyek sengaja mengurangi atau menyembunyikan (L. tipe berikutnya adalah mendeteksi apakah subyek terlalu melebih-lebihkan (F. TRIN). Fb. yaitu tipe yang pertama adalah mengukur ketidakkonsistenan subyek (CNS. Anxiety. suspiciousness. obsessiveness Schizophrenia Odd thinking and social alienation Hypomania Level of excitability Social Introversion People orientation 56 40 48 78 46 69 2.com): Abbreviation Description Assesses CNS "Cannot Say" Questions not answered L Lie Client "faking good" F Infrequency Client "faking bad" (in first half of test) K Defensiveness Denial/Evasiveness Fb Back F Client "faking bad" (in last half of test) VRIN Variable Response answering Inconsistency similar/opposite question pairs inconsistently TRIN True Response Inconsistency answering questions all true/all false F-K F minus K honesty of test responses/not faking good or bad S Superlative Self-Presentation improving upon K scale. Fp.

Kelima factor atau komponen tersebut adalah Negative Emotionality (NEGE). Psychoticism (PSYC). CPI (California Personality Inventory) Merupakan alat tes inventory yang bersifat self-report. Alat ini dibuat dengan menggunakan 194 item yang sama dengan MMPI namun tidak seperti MMPI yang berfokus pada maladjustment atau diagnosa klinis. Alat ini dibuat oleh Harrison Gough yang pertama kali dipublikasikan oleh Consulting Psychologists Press pada tahun 1956 dan hasil revisi alat tes ini dipublikasikan kembali pada tahun 1987. lembar jawaban terkadang sulit untuk digunakan dan skala content overlap.dimana 5 faktor tersebut dapat mengidentifikasi sejauh mana gangguan kepribadian dapat muncul dan diketahui dari populasi non patologis.com): Abbreviation Description ES Ego Strength Scale OH Over-Controlled Hostility Scale MAC MacAndrews Alcoholism Scale MAC-R MacAndrews Alcoholism Scale Revised Do Dominance Scale APS Addictions Potential Scale AAS Addictions Acknowledgement Scale SOD Social Discomfort Scale A Anxiety Scale R Repression Scale TPA Type A Scale MDS Marital Distress Scale 4. isi berorientasi mendalam pada psikopatologis. CPI dibuat untuk mengukur dan mengetahui konsep umum yang biasanya digunakan orang-orang untuk menggambarkan prilaku seseorang disekitarnya. Teori model 5 faktor kepribadian manusia telah memperoleh penerimaan yang besar dalam populasi non patologis dan skala ini yang terbagi menjadi 5 faktor. psikolog tidak perlu mengadministrasikan tes. Disconstraint (DISC) dan Aggressiveness (AGGR). dibutuhkan kemampuan baca dan pemahaman tinggi dari subyek. Adapun kelebihan dari alat tes ini adalah dapat mengetahui struktur kepribadian secara menyeluruh. Mardha Ramadhanu 6 . memiliki skala yang dapat mengukur validitas pelaksanaan tes dan dapat di administrasikan dalam bentuk short form ketika waktu terbatas atau tidak memungkinkan adanya kerjasama dengan subyek lagi. PSY-5 Scales Skala ini digunakan sebagai instrument untuk menghubungkan dengan teori psikologi kepribadian terbaru secara umum. Sedangkan kekuranngannya adalah item yang disajikan terlalu banyak. Introversion (INTR). Skala content Berikut beberapa sampel/ contoh dari skala content (Wikipedia.3. pilihan jawaban hanya “ya” dan “tidak”.

5 skala koreksi dan 42 skala facet personality Grossman yang didasarkan pada teori kepribadian dan psikopatologi Seth Grossman. Dalam tes ini terdapat 18 skala dimana 3 skala validitas. Pemberian scoring dalam tes ini bersifat subyektif. Carrie Millon. MCMI (Millon Clinical Multiaxial Inventory) Merupakan alat tes yang dapat menyajikan informasi tentang psikopatologis termasuk gangguan-gangguan sfesifik berdasarkan DSM-IV khususnya gangguan-gangguan kepribadian yang ditemukan di axis 2. yang diambil dari 194 item dari tes MMPI.0 dengan criteria nilai 2 jika jawaban subyek menunjukkan ganguan berat dan subyek tidak mampu mengatasi. Alat ini digunakan untuk usia 18 tahun keatas. dan nilai o jika tidak terdapat indikasi ketidaknormalan dalam jawaban subyek. Mardha Ramadhanu 7 .Alat tes ini terdiri dari 434 pertanyaan “salah-benar”. Dalam alat tes ini terdapat 175 pertanyaan “benar-salah” dan dengan waktu pengerjaan selama 25-30 menit. Selain itu nilai “x” diberikan untuk jawaban-jawaban yang belum dapat dinilai karena masih belum jelas apakah akan diberikan nilai 2. dan 24 item mengungkap sikap subyek terhadap konsep diri. 16 item mengungkap sikap subyek terhadap hubungan interpersonal. Subyek diinstruksikan untuk melengkapi kalimat-kalimat atau item-item tersebut secara spontan dengan apa yang pertama kali muncul dipikiran subyek karena respon spontan tersebut merupakan respon yang muncul dari alam bawah sadar subyek. SSCT (Sack Sentence Completion Test) Sack Sentence Completion Test merupakan alat tes yang dibuat dan dikembangkan oleh Joseph M. Dalam tes ini terdapat kalimat-kalimat yang belum lengkap sebanyak 60 item dimana 12 item mengungkap sikap subyek terhadapa keluarga.1.1. 8 item mengungkap sikap subyek terhadap seks.atau 0 dimana untuk mengatasi hal ini psikolog atau tester harus melakukan pendalaman atau inquiry. Pembuatan norma pada alat tes ini diambil dari 998 laki-laki dan perempuan yang memiliki gangguan klinis. Alat ini distandardisasi dan dikembangkan khusus untuk populasi klinis. Alat tes ini dibuat oleh Theodore Millon. 11 skala non-validitas yang digunakan untuk membandingkan respon dari berbagai masyarakat dan 4 sisanya adalah validitas content. Roger Davis dan Seth Grossman. Tujuan awal alat tes ini untuk mengungkap kegagalan-kegagalan penyesuaian diri yang arahnya adalah untuk bimbingan dan penyuluhan. dimana terdapat 3 nilai pada setia item yaitu 2. Alat tes ini menggunakan 4 model skala yaitu 14 skala gangguan kepribadian. nilai 1 jika jawaban subyek menunjukkan gangguan ringan dan subyek dapat mengatasinya. 10 skala clinical syndrome. Sack merupakan tes inventory yang menggunakan bahasa dan bersifat asosiasi bebas. Alat tes ini digunakan untuk usia 13 tahun keatas dan dalam proses pelaksanaanya membutuhkan waktu 45-60 menit. Alat tes ini dibuat berdasar pada teori kepribadian psikoanalisa.

music. social service. Frederic Kuder. literacy. Mardha Ramadhanu 8 .Kuder Preference Record Vocational Alat tes ini merupakan alat tes inventory yang mengukur minat. artistic. Sains. clerical ditambah 1 skala validitas yaitu verification scale (V). seorang professor universitas Duke dan editor dari Educational and Psychological Measurement. Alat tes ini dibuat oleh G. komputerisasi. adapun jumlah item dalam tes ini adalah 168 item dimana tiap item berisi 3 pilihan. persuasive. Tes ini mengungkap 10 minat yaitu mekanik. Perkembangan alat tes ini dimulai pada tahun 1934-1935 dibidang pendidikan. Tugas subyek hanya memilih satu pilihan yang disenangi dan satu pilihan yang tidak disenangi.

%   .

 €  °f  n½ f  f ¾ n°€n  ¾ ¯¾¾  ¯     °  f¾   n  fnn¯¯ f°– % ¯¾¾ ° ¾¾%  ¾   ¾f°  ½ °  fn°  °¾½ n  ¾ ° % ¾– °n% ½  °  °°n°€¯°–  ¾ –f ¾  ¾  ¾ € ° – ° %½ – °–%    f ¾ °¾  ¯   ¾f° °¯ f %@ nf% Dff°   © n  °¾ °¯ °f  – ¯°  ¾ €  f°  ° °°¾ °¾  – %ff% @¾°–  °¾¾½ n°–  fnn ½°–  °n° °f  f¾ %ff% °  ½fnnf  ½¾fn  ¾°  °  ¾ f   n° °°f%9f °f% –  – °°  f ¾¾  ½ °  –  ¾¾  °f  °½  °¾  °  % ¾¾° ¾¾%  € ¾¾  °  n¯½fn ° ¾ n € €–  n°€ °  ¾ € ¾f¾€  %D°  % @f °f  ffn   €f¯f  n°¾ f   ¾½ n°– f °f f¾%.

°¾ f¾¯% ½  °  f€€f  f ©°  f°  €  ½ ° ° %½   °n % @ f ¾ ¾   ° fn°–  €    ° ¾n½°  f  ¾ € n°€n  ¯½¾  nf  ¾¾ € ¾nf  ¾  °n°  % ° –f°%  f  ½fn  f°  ½  ½f °  n¯½¾     %–n@ °¾°% S^VSSSVSZa  ¯°f°n  %% ¯°f°  €n €  f¾¾   f–– ¾¾  n¯½   ¾ °  ¾¾%¯°f°n %  ° ¾¾ %%  .

% 9f ° ¾¾ %-%    f°¯f  ¾½°f° ¾  °¾f¾n  f½½ – n  n €  ½ ¾¾  ¯½¾  %– °n%  n°¾n¾  €  n°¾n °¾  n°€¯°–  ¯f¾n  ¾f    °  %–½ – °–% nf   ° ¾¯ n ¾°° °°  %9f¯f%  °¾ f ¾ n ¾ °¯ °f   ° ¯° °  €°  %9 ¯¾f% I–f°  ¾¾½n¾  ¾ ½nf  ¾¾€  ½½¾°f %9 °¾°%  ¾fn  ¯f–°f  f ¾ ° ¯° ¯½fnnf f ¾ °  f¾%f% 9f  ¾n   °° ¾n¾°–  ¾   ½¾     f¾  ½¯fn%  ° ¾¾% ½½  °¾  ¾ €  °–    – ½°  °¾ n  °–  ¾ € f¯°– % 9° ° ¾¾% ½ °  nf°–  ½ ¯ °f   f  f°fnf  nnf  €  °°– €  %f nf¾¯%  €  f°  ¾f   ¾n €  °  f¾n  ¾ € ¾€€n ° % € €€n °n% 9 € n°¾n  –f°  n¯½¾  ¾ € ¾n½°  ¾nf ½ n¾  fn°–  ½   n°  ¾ € ¾ °¯ °f %– € .°¾n¾° ¾¾ %% nf  ° ¾¾ %%  °¾ %% I–f°n  %%  ¾fn ° ¾¾ %.

°n ½.

°% @ °¾  – ° –  ¯½f °   ° €¾f  –  ¯   ° %––n@ °¾°%   ½½  °¾° %% ½ °° ¾¾.

% .% 9 € n°¾¯ %.%  €  f°n  %.f°–  %.% @ °¾° %.

9¯ffn¾f°  ¾n½¾°.

 % f½ ¯.f  ¾9 ¾°ffn.

°°    %   f  ¾ °    f   ¾f f°–  f°ff° ¾  ¾ f ° °  ¾°   f¾f ½f f n n f° ¾ ½¾¯ ¾  ff¯ ½  ¯ f°–f°°f  ff  ¾ ° °¯ff°  ¯ f ½f ff°–  °  f°–¯ f½ °  ½f ff° ff¯ff°°f °–f° – °  f¾ ¾f f°½ °  f°  f  ¾ ° f°nf°– ° ¾f  f°  ff¾  f f½°  ¾  ½ f f° f°– ¾ ¯½° °–f°ff ¾°f ff#D .

D@-%9.%# f°¾f    f° # .9-@.

D@- %.- 9-@ .

%#  f ° ¾f   f° #  .9.

9   .9%  f   f    fff  9  ¾ f°– ½¾– f°   .°° ¾f ...D@-%9..9 ..%# f°¾f f°  .9-@.9  .½f¾n 9 ¾°f ° ° %.

..9   ff .°° ¾f ¾ f–f ½ °  °f  f  ¾ ° ¾¾° ¯ °––°ff° ¾f¯½  f°– f¾ f ©¯f  ¯ f° ½ °–  ¾f°  ½f f ¾ ©¯f f°– °¯f ½f f f°    @  f½f   ¯ ½ f°ff° f°– ¾f©f° °–f°¯ °––°ff°n ° °– ¾n°¾n° °–f°©ff f°#f# # f#  f°# ff#  f ¾° ¾€f¾ €  ½ ¯f°f ¾ ff¾  ¯ °––f¯ ff° °f¾ °  9 °––°ff° ff  ¾ ° f ff ° ©f° °¾ ¯f°f ° ¯ °– °€f¾ ¾  ½ f f° f° ½¾½f–¾ °f¯°ff ¾°©–f f½f –°ff°¾ f–fff¾  ¾f °fff° f½f¯ f f¾½  ¾ ff°©f¾ nff¯¯  ff¯ ½  ¯ f°–f°°f  n  f° f¾¯ ¯ ff°  ¾ f°– ¯ ff° ...n°   .  ..   f°– ½¾f  °–f° D° ¾ € .9  ½f ff°½f ff° f°½ ° f° ¾ f°©¾f¯½fff f f°  f¯f f½f nf  ff¯ ½ ° f°  °f°– .9 %  ½ °––°ff° .9 ff¾ ff¯ ¯ ° f–°¾f  ¾ ff° ¯ °f ff¯  f–f ¾ °–  ¯f¾ ° ¾ f  ¾ ff°¯ °f¾ nff¯¯¾ ½ ½¾ ¾¾  ¾fff°  f°½–f¯¯ °  ¾½ °––°ff° fnff f ff°–   f½° f½f¾fff°–  f½f ff¯ff ¾°f ff¾ f–f     ff°¾ f ¾ff°¾%J½ f n¯%  -¯    f°  ¾n½°  ¾ ½n° f¾¾      9   ½ ¾¾° ¾ f 9¾n½fn f  Jf¾¯ f¾  .9  % ¯f¾ .

°n °   ¾¯½¯¾  ½ ¾¾ ¯½¯¾ f ° ¾¾€½  ¯¾ f° ° f  ¾ .

°€n ¾–– f°–    ¾½ n€¾n  ¾ ¾ - € ¯¾     S^VSSSVSZa    .

f        fff f¾ ff¯¯ °–f f¾ . .9 ¯ °––°ff°½ ½ °–f°f f¾ f½ f°– ½ f¯f f ff ¯ °–   f°¾¾ °f° ¾   %.€    9f 9 n  ..

 @-%  ½  °f f ff ¯ °  ¾ f½ff ¾    f ¯    f° %    ½   %  f° ½  f°–  f ° ¯ °  ¾ f½ff ¾   ¾ °–f©f ¯ °–f°– ff ¯ ° ¯ °f° %  %  9f f..9  ¾f°°¯ °  ¾f½ff¾    f° f¯ ff°¾f¾ff f¾ff¾¯¯¾¯fn%¾%  f  ¾fff f¾%J½ f n¯%    f°  ¾n½° ¾¾ ¾¾ ¾ .-  I.

- .

f°°f  . ¾°¾° f°¾      .

 ° €f°––   °€  °n .

 ° €f°– f  %°€¾f€€ ¾%   € °¾ ° ¾¾  °f$f¾ ° ¾¾   fn .

 ° €f°– f  %°f¾f€€ ¾% I- Iff   ¾½°¾  f°¾ °– °n°¾¾ °n ¾¯f$½½¾   ¾°½f¾ °n°¾¾ ° @- @  ¾½°¾ °n°¾¾ °n f°¾ °– ¾°¾ f $f€f¾    ¯°¾ ° ¾€ ¾  ¾½°¾ ¾$°€f°– –  f   ½ f  € 9 ¾ °f° ¯½°–½° ¾nf  f½½ f°– n ¾¾ –  ½  9¾n½f–   °n€ ½ ¾ °f°° n°nf¾ °– ¾ °€  °¯fn ¾½°¾    ½°–€ ¾¯fn¾¯½¯¾  S^VSSSVSZa    .f¾n°$ ¯°°   ½nf¯f¾n°  € ¯°°  °  ¾¾$ f¾ 9ff°f   €¾  ¾¾½n¾° ¾¾ ¾ °¾ 9¾nf¾ °f J °   °¾°   ¾  ¾ ¾¾ ° ¾¾ n½ °f  °°–f° ¾nf f °f° ½¯f°f   € nf  nf° ¾° 9 ½  °f°     .

     ffn° °  f½f¾f¯½ $n° f¾ffn° °%J½ f n¯%    f°  ¾n½°  – °–nf     .

° ¾nf  ..

 .fn°  ¾n¾¯nf  ..

 . .fn°  ¾n¾¯nf  ¾   ¯°f°n nf  9  n°¾9 °fnf    n°¾n° – ¯ °nf   nf¾n¯€nf   ° nf    ½ ¾¾°nf  @9 @½ nf  .ff¾ ¾¾nf     9 nf ¾ ff ° –°ff° ¾ f–f °¾¯ ° ° ¯ °– °–f° °–f°   ½¾–  ½ f f°   f ¾ nff ¯¯  @  ¯   €f  ½ f f° ¯f°¾f  f ¯ ¯½  ½ ° ¯ff°f°– ¾f ff¯½½f¾°°½f–¾ f°¾ff°f°–  f– ¯ °©f   €f ¯f°f  €f  ¾  f½f ¯ °– °€f¾ ¾ ©f ¯f°f –f°––f°  ½ f f° f½f ¯°n f°  f f ½½f¾ °° ½f–¾   ¯f €fn ff ¯½° °  ¾  f ff - –f  ¯°f %-%  9¾nn¾¯ %9.

%  ° ¾° %-@% ¾n°¾f°%.

% f°–– ¾¾ ° ¾¾%%   f½°   f° f ff  ¾ ° f ff f½f ¯ °– f ¾  ½ f f° ¾ nff ¯ °   ½¾–  f ½  ¯ °–f ¯°¾f¾f°  ¾  ½f° ©ff f° f°f #f# f° # f#  ¯ ¯ ¾ff f°– f½f ¯ °– f f¾ ½ f¾f°ff°  ¾ f° f½f  f ¯°¾f¾f° ff¯ ° ¾ €¯  f f   ff¾ ff  f ¯ ¯°–°f° f f°f  ©f¾f¯f °–f° ¾   f–   f°–f°  f°°–f°°f f ff  ¯ f°– ¾f©f°  f f°f  ¾  °f¾ ¯ ° ff¯ ½f f½¾½f–¾   f° ¯f¯½f° fnf f°½ ¯ff¯f°°–– f¾    ¯ f©ff f°  f f°–¾° –°ff° f°¾ffn° ° f½  .

9%.

½ff°ff ¾° °f°– ¾€f¾ €  ½ f°  f f¾°–f°– ½ f¯ff ½ f¾f° .f€°f9 ¾°f° °% .

9 °f¯°  f ¾ ½  .9 f°– €¾ ½f f ¯ff ©¾¯ ° ff f–°¾f°¾ .°¾°–9¾n–¾¾9 ¾¾½f ff° f°f¾ ¾ff ¾ ° ½ f¾f° ¯ f½f ff° f°  f °–f°¯ °––°ff° ¯f°–¾f¯f °–f° ...

9  f ° ¯ °– f° ¯ °– f °¾ ½ ¯¯ f°– f¾f°f –°ff° f°– f°– ° ¯ °––f¯ ff°½f¾ ¾ f°– ¾ f°f  S^VSSSVSZa    .

f ¾°   f½ f°ff°#¾ff °f# f°– f¯  f ¯ f ¾.9  ff¯  ¾ °   f½f  ¾ff ¯f°f  ¾ff f f¾   ¾ff °° f f¾ f°– –°ff° ° ¯ ¯ f° °–f°  ¾½° f  f–f ¯f¾fff f°  ¾¾f°f f ff f f¾ n° °  f  ¾ ° –°ff° ° ¾f  f°  ff¾ f° ff¯ ½¾ ¾ ½ f¾f°ff°f ¯ ¯ f° f   ¯ °  ..

.°.%.

ff° °% . ½ff° ff  ¾ f°– f½f ¯ °f©f° °€¯f¾  °f°– ½¾½f–¾  ¯f¾ –f°––f° –f°––f° ¾€ ¾€  f¾ff° .°  .°nf. I ¾¾°f –f°––f° –f°––f°  ½ f f° f°–  ¯f°  f¾   f ° –°ff° ° ¾f  f°  ff¾  f ° ¾f° f ¾f¾ f°  ¯ f°–f°¾¾°½½f¾°¾ 9 ¯ ff°°¯f½f fff ¾° f¯  ff f f°½  ¯½f°f°–¯ ¯–f°––f°°¾  ff¯ff ¾°  f½f½ f°ff°# °f ¾ff# f° °–f°f½ °– ©ff°¾ f¯f   ¯ °  f  ¾ °  f   @    .

f  .°  –  f¾ f°   ¾¾¯f°  f ¾°¯ °––°ff°¯ ¾fff¾ff–f°––f° ½ f f° ¾ffn°nf¾° ¯   ¾ff  ¾ f°  ¾ff €fn  ½ ¾°f ¾¾¯f° f°–  f¾ff° ½f f    ½ f f° f° ½¾½f– ¾¾¯f°  .

@%fn ° °n .

¯½ °@ ¾% fn ° °n .

 fn ¯ ½ff°  ¾° ° f°– ¯ °––°ff° ff¾f f° ¾€f f¾¾f¾ f¾  @©f° ff ff  ¾ ° ° ¯ °–°–f½  –f–ff°  –f–ff° ½ ° ¾ff°  f°– ff°f f ff ° ¯ °–f° f°½ °f° f ¾°  f  f¾f½f f  ½ f f°½¾f°f¾f  ff¯  ¾ °   f½f f¯f f¯f f°– ¯  °–f½ ¾ f°f   ¯ ¯f°f   ¯ ¯ °–°–f½¾f½¾   f f½f f–f  ¯¯ °–°–f½¾f½¾   f f½¾ ¾  ¯ ¯ °–°–f½ ¾f½ ¾    f f½  °–f° ° ½ ¾°f  f°   ¯ ¯ °–°–f½ ¾f½ ¾    f f½°¾ ½     °¾¾f°°¯  °–f½f¯f f¯fff ¯  ¯ ¾  ¾ nff¾½°f° °–f°f½ff°–½ f¯ff¯°n ½f°¾  f °f ¾½°¾½°f° ¾  ¯ ½ff° ¾½°f°–¯°n fff¯ ff¾f f¾    9 ¯ f°¾n°– ff¯ ¾° ¾€f¾  €  ¯f°f  f½f°f½f f¾ f ¯f    °–f°n f°f©f©ff f°¾  ¯ °°©f°–f°–f° f f°¾   f¯f¯½ ¯ °–ff¾ °f©f©ff f°¾  ¯ °°©f°–f°––f°°–f° f°¾   f½f¯ °–ff¾°f  f° °f  ©f  f   f½f ° f¾   f°¯ff° ff¯ ©ff f° ¾     f°  °f ##  f° ° ©ff f° ©ff f° f°– ¯ f½f °f f °f ¯f¾ ¯ © f¾ f½ff ff°  f° °f   ff  ¯f°f ° ¯ °–ff¾ f ° ½¾– ff  ¾  f¾ ¯ ff° ½ ° ff¯f°ff°    S^VSSSVSZa    .¯½ °@ ¾¯ ½ff°ff ¾f°–  f f°  ¯ f°–f° ¾ ½ .

f¾ ¯ ° 9  ¯ f°–f°ff ¾° ¯f½f ff°    f°–½ °  f°  @ ¾°¯ °–°–f½¯°ff¯ f° ¯½ ¾f¾ f°¾ ½ ¾f¾ f¾n  fn  ¯¾n ¾nf¾ n n nf f¯ f¾fff f¾f €nf°¾nf %I% f f½°©¯f ¯ ff¯ ¾°f ff ¯ ¯f°ff½ ¯ ¾½f° @–f¾¾  f°f¯ ¯¾f½f° f°– ¾ °f°– f°¾f½f°f°– f ¾ °f°–   S^VSSSVSZa  % . 9 €  °n  n Inf°f f  ¾ ° ¯ ½ff° ff  ¾ ° ° f°– ¯ °– ¯°f  f  ¾ °  f      n    ¾ f°– ½€ ¾¾ ° ¾f¾   f°  f  nf°f f°  9¾n–nf .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful