Anda di halaman 1dari 6

LABORATORIUM TEKNIK INDUSTRI LANJUT JURUSAN TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS GUNADARMA 2005

PROPOSAL PENGADAAN ALAT DAN BAHAN PRAKTIKUM

1. Latar belakang Untuk memperlancar Kegiatan Belajar Mengajar di Jurusan Teknik Industri Universitas Gunadarma, maka diperlukan adanya suatu sarana dan prasarana pendukungnya. Pendukung dalam memperlancar kegiatan tersebut bukan hanya dalam bentuk perangkat keras, akan tetapi juga dalam perangkat lunak. Sarana dan prasarana tersebut diperlukan bukan untuk kegiatan yang bersifat teoritis saja, akan tetapi sarana laboratorium yang diperlukan untuk menunjang dan memperdalam teori yang diberikan pada saat perkuliahan. Laboratorium Teknik Industri Lanjut merupakan sarana yang disediakan bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan lebih mendalam dalam hal penguasaan materi kuliah, melakukan berbagai pengamatan, analisis masalah, hingga pengambilan keputusan. Praktikum yang diselenggarakan di Laboratorium Teknik Industri Lanjut antara lain Praktikum Perencanaan Tata Letak Pabrik (PTLP) dan Praktikum Sistem Produksi. 2. Tujuan Praktikum a. Tujuan dari praktikum yang ada di Jurusan Teknik Industri secara umum adalah untuk melengkapi pengetahuan dan keterampilan mahasiswa serta memperdalam teori yang diberikan pada saat perkuliahan. Adapun mata kuliah yang diajarkan tidak semuanya dalam bentuk perkuliahan dikelas, tetapi ada beberapa mata kuliah yang memerlukan tambahan dengan kegiatan praktikum di laboratorium. b. Tujuan Khusus Memberikan gambaran tentang bagaimana aktivitas kerja suatu industri yang strategi proses positioning-nya mengikuti pola Flow Shop (bengkel alir). Memahami dan mengerti arti pentingnya suatu perencanaan dan pengendalian produksi dalam manufakturing sehingga bisa mengantisipasi kemungkinankemungkinan yang akan terjadi. 3. Kegiatan Praktikum Pada semester ganjil Laboratorium Teknik Industri Lanjut menyelenggarakan praktikum Perencanaan Tata Letak Pabrik (PTLP), sedangkan pada semester genap menyelenggarakan Praktikum Sistem Produksi. Adapun kegiatan di praktikum Sistem Produksi yang selama ini berjalan terbagi dalam lima modul praktikum diantaranya adalah sebagai berikut :
a. b. c. d.

Modul I : Penentuan Kebutuhan Produksi dan Proses Produksi Modul II : Penentuan Jadual Induk Produksi Modul III : MRP Modul IV : Line Balancing

e. 4.

Modul V : Simulasi Usulan Pengadaan Alat dan Bahan Praktikum Sistem Produksi

Sehubungan telah dimulainya praktikum Sistem Produksi yang diselenggarakan di Laboratorium Teknik Industri Lanjut, maka kami pelaksana laboratorium dengan ini mengajukan usulan pengadaan alat dan bahan untuk praktikum tersebut. Kebutuhan tersebut terdiri atas dua kelompok, yaitu (1) pengadaan modul mingguan, dan (2) pengadaan bahan yang digunakan oleh praktikan untuk setiap sesi praktikum. Permohonan secara lengkap ada pada lampiran 1 dan 2. 5. Penutup Demikianlah proposal ini diajukan, agar dapat dijadikan pertimbangan. Atas perhatian dan kebijaksanaan Bapak, kami ucapkan terimakasih. Depok, 5 April 2005 Kepala Lab. Teknik Industri Lanjut Mengetahui, Ketua Jurusan Teknik Industri

Ir. Asep Mohamad Noor, MT

Dr. Ir. Sudaryanto, MSc.

LAMPIRAN 1 :
No. 1 Nama Barang Mesin bubut Jumlah 1 Satuan Unit

2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50

Dudukan mesin bubut Mesin skrap Dudukan mesin skrap Mesin frais Dudukan mesin frais Mesin bor duduk Dudukan mesin bor duduk Mesin gerinda duduk Dudukan mesin gerinda duduk Mesin circular saw duduk Dudukan mesin circular saw duduk Mesin slep Mesin serut kayu Kompresor lengkap dengan selang, regulator dan noozel Mesin potong kayu Meja kuat (untuk meja kerja dan dudukan ragum) Mata pahat bubut kayu Mata pahat bubut besi Mata pahat skrap Mata pahat bor frais Mata bor Mata gurinda kasar Mata gurinda halus Piringan slepan Piringan pisau besi Piringan pisau kayu Piringan potong kayu tangan Obeng set Kunci pas set 12 pcs Kunci ring set 12 pcs Tang potong Tang capit Tang buaya Tang jepit Kunci sok set 10 pcs Kunci pipa sedang Gergaji kayu potong Gegep Gunting seng Amplas kasar Amplas halus Amplas sedang Kikir O kasar Kikir O halus Kikir segitiga kasar Kikir segitiga halus Kikir flat kasar Kikir flat halus Kikir setengah O kasar

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2 2 2 2 2 2 2 4 2 2 4 4 2 4 2 2 2 2 2 100 100 100 2 2 2 2 2 2 2

Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Set Set Set Set Set Buah Buah Buah Buah Buah Buah Set Set Set Buah Buah Buah Buah Set Buah Buah Buah Buah Lembar Lembar Lembar Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah

51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66

Kikir setengah O halus Penggaris besi Mereran rol Palu Pahat besi Pahat kayu kecil Pahat kayu besar Bor kayu tangan Pisau sugu komplit Gergaji besi Mata gergaji besi Ragum sedang Jangka sorong Tool box Modul Praktikum Sistem Produksi Modul Praktimu Proses Produksi

2 4 4 4 2 2 2 2 2 2 10 4 4 8

Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Set Buah Buah Buah Buah Buah

Beri Nilai