LAPORAN PRAKTIKUM PENGAMATAN REAKSI REDOKS PADA SEL ELEKTROLISIS

Hari/tanggal Anggota

: Senin, 3 Oktober 2011 : 1. Alfareza L. N. 2. Apriyani Eka H. 3. Imas G. 4. Nadillah F 5. Yossie L.

Kelas

: XII IPA 3

I.

PENDAHULUAN

Proses elektrokimia yaitu suatu proses reaksi kimia yang menghasilkan arus listrik atau sebaliknya. Arus listrik menyebabkan terjadinya suatu reaksi kimia. Dalam kehidupan sehari-hari, sel elektrolisis banyak digunakan dalam proses pemurnian logam (emas, perak dan alumunium), penyepuhan logam dan pada peralatan elektronik (baterai dan akumulator). Sel elektrokimia ini terbagi menjadi 2, sel volta dan sel elektrolisis. Sel volta adalah reaksi kimia yang berlangsung bersifat spontan dan menghasilkan arus listrik, sedangkan sel elektrolisis adalah arus listrik menyebabkan berlangsungnya reaksi kimia.

II.

TUJUAN

Untuk melihat reaksi elektrolisis dari larutan KI dan NaCl.

III.

ALAT & BAHAN

a.5 M kedalam tabung U sampai permukaan larutan ±2cm dibawah mulut tabung. Menjepitkan batang karbon pada jepit buaya setelah itu memasukkannya ke dalam tabung U. Bahan : 1. Pipet tetes 2 buah 3. Tabung ukur 1 buah 5.5 M 4. Jepit buaya 2 pasang 8. 3. Akumulator b. Tabung reaksi 4 buah 4. Tabung U 1 buah 2.5 M 3. 5. Kemudian menghubungkan jepit buaya ke akumulator. Standar (statip) dan klem 6. Mencatat bagian mana yang berperan sebagai anoda dan katoda. Larutan KI 0. LANGKAH KERJA . Amilum 2. Mengambilmasing-masing 4ml larutandarikatodadananodadanmemindahkanyakedalamtabun gukur. . Merangkai alat elektrolisis 2. 4. 6. Larutan NaCl 0. Menjaga agar warna kekuningan yang berasal dari anoda tetap berada tepat di garis tengan tabung U. Fenolftalein IV. Memasukan larutan KI 0.Elektrolisis larutan KI 1. Alat : 1. Batang karbon 2 buah 7.

Meletakkan 2 pasangtabungreaksi di raktabungreaksi. 2. Mengelektrolisis larutan selama 1 menit 4. 12. Mencatat perubahan yang terjadi pada larutan katoda dan anoda yang ditetesi amilum. Sehinggaterdapat 4 tabungreaksi. 8. 10. Mencatat setiap perubahan yang terjadi pada larutan anoda dan katoda V. Meneteskan amilum ke dalam sepasangtabunglainnya. . Mencatat perubahan yang terjadi pada larutan katoda dan anoda yang ditetesi fenolftalein. HASIL PENELITIAN Gejala reaksi yang terjadi pada elektrolisis KI adalah ketika batang karbon yang dihubungkan pada kutub positif menghasilkan warna kekuningan sedangkan pada kutub negatif tidak.7. Mengelektrolisis kembali selama 10 menit. . Kemudian menghubungkannya dengan akumulator. Meneteskan indikator PP ke dalam larutan katoda danke dalam larutan anoda. Melepaskanbatang karbon dari tabung U 5. 7. setelah itu memasukannya ke dalam tabung. Menjepitkan batang karbon pada jepit buaya.Elektrolisis larutan NaCl 1. 9. Memisahkanlarutan 4ml larutantersebutkedalam 2 tabungreaksimasing-masing 2 ml. Meneteskan5 tetesfenolftaleinkedalammulut tabung U kanan dan kiri. 6. Memasukan larutan NaCl 0. 3. 11.5 M ke dalam tabung U sampai permukaan larutan ±2cm dibawah mulut tabung.

sedangkan larutan anoda yang berwarna kekuningan bersifat asam. Munculnya gelembung tersebut disebabkan karena reduksi H2O. yaitu pada larutan katoda berubah warna menjadi keunguan sebagian dan tampak bergelembung di sekitar batang karbonnya. Cairan dalam ruang Perubahan setelah ditambah fenolftalein Terjadi perubahan warna kuning kecokelatan Terjadi perubahan warna ungu Perubahan setelah ditambah amilum Terjadi perubahan warna hitam Terjadi perubahan warna putih Anoda Katoda . Ketika NaCl dielektrolisis selama 10 menit. terjadi perubahan pada menit ke-4. warna berubah menjadi keruh sebagian serta tampak gelembung juga disekitar batang karbon. Peristiwa yang sama pun terjadi ketika amilum diteteskan pada masing-masing larutan. Hal ini membuktikan bahwa larutan katoda yang berwarna bening bersifat basa.Larutan yang berwarna bening tersebut kemudian ditetesi oleh fenolftalein sebanyak 1 tetes dan langsung berubah warna menjadi ungu pekat sedangkan larutan yang berwarna kekuningan tidak terjadi perubahan warna ketika ditetesi fenolftalein sebanyak 3 tetes. sedangkan pada larutan anoda.

sehingga anion Cl. larutan NaCl yang menggunakan elektroda karbon. pada proses elektrolisis larutan KI. anion Cl. pada reaksi yang terjadi pada anoda.cenderung lebih mudah mengalami oksidasi dibandingkan air. kation Na+ merupakan golongan utama dan memiliki nilai potensial reduksi yang lebih kecil dibandingkan potensial reduksi air sehingga yang akan direduksi adalah air. KESIMPULAN Sel elektrolisis adalah proses dimana arus listrik mengakibatkan berlangsungnya suatu reaksi kimia.tidak mengandung oksigen. H2 + Cl2 + 2 OH- .tidak mengandung oksigen sehingga anion I. Terjadi 2 reaksi pada proses elektrolisis. bukan kationnya. yang akan dioksidasi lebih dahulu adalah anion I-. karena anion I. reaksinya terjadi pada katoda.+ I2 Pada elektrolisis. yaitu reduksi H2O karena kation K+ memiliki nilai potensial reduksi yang lebih kecil dibandingkan potensial reduksi H2O.cenderung lebih mudah mengalami oksidasi dibandingkan air. Anion tersebut akan dioksidasi menjadi Cl2 NaCl  Na+ + ClKatoda : 2 H2O + 2e Anoda : 2 Cl H2 + 2 OH Cl2 + 2e 2 H2O + 2 Cl. H2 + 2 OH. sehingga yang akan di reduksi adalah H2O.VI. Sedangkan. Persamaan reaksi yang terjadi pada elektrolisis larutan KI yaitu : KI  K+ + IKatoda : 2 H2O + 2e Anoda : 2 I H2 + 2 OH I2 + 2e 2 H2O + 2 I. Selain itu.

Pertanyaan dan diskusi .

Jawaban 1 . zat-zat apa saja yang dihasilkan pada setiap electrode? Tuliskan reaksinya. 3. Fungsinya untuk melihat adanya kandungan Iodium pada larutan tersebut. Elektrolisis NaCl berbentuk lelehan : NaCl(I)  Na+ + ClKatoda : Na+ + e  Na x2 Anoda : 2Cl Cl2 + 2e x1 2Na+ + 2Cl. maka larutan tersebut bersifat basa.1. Elektrolisis KI Katoda 2 H2O + 2e  H2 + 2 OHAnoda  I2 + 2e 2I - Elektrolisis NaCl Katoda 2 H2O + 2e  H2 + 2 OH- 2 Cl - Anoda  Cl2 + 2e 2. Gambarkan bagan setiap percobaan elektrolisis dan lengkapi dengan keterangan gambar ! 2. 4. Apakah fungsi penambahan amilum pada percobaan elektrolisis larutan KI? 4. Apakah fungsi penambahan larutan fenolftalein pada setiap percobaan tersebut? 3. NaCl yang digunakan berbentuk lelehan. Jika pada suatu larutan diberikan tetesan fenolftalein dan warna larutan berubah menjadi merah. Fungsinya adalah untuk mengetahui apakah larutan tersebut bersifat basa atau tidak. 2Na + Cl2 . Bila pada percobaan elektrolisis.

3.7:9. .507.390780-:9-0781. 2....5.4-.2:25.4-.03/.3/.5.7:9.7:9.370.35..-07-039:00./....3 90780-:9   097488.4-./.3103419.5..974/0%:8.       .8.9.:39:20309.500.9-.3.:39:20.   :383./..3 .3-.5.390780-:9-0781....3/-07.3.8.30097488 ./.8:.   0        34/.390780-:9   5.7:9./. .     0   :383.   0       097488.3.30907.390908.5507./.3.    0  34/.  .3-07-039: 00.2-.3/:3.7:9.303../..9 .  .035..8.9 -.:9/.9..   .4-.5 507.3/:3.94/.3  097488 ..30097488/.1:38503.       0    .3   .9./.94/.94/.3 .:.809.  .5 /03..  ..2-.3809.73. .9:.7   5.8..507.7.  .203.  0 .-.2-.1:38503.809.3 103419./207.3..7:9.83.2-. 34/.7:9.3-07:-.34/:25.    ..30097488 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful