Anda di halaman 1dari 13

PEDAGANG ASONGAN

Di tengah kesulitan krisis ekonomi yang melanda indonesia sekarang ini dimanah mencari napkah semakin sulit tingkat kemiskinan semakin meningkat lapangan pekerjaan menjadi sulit dan pengangguran meraja lela. membuat masyarakat harus berfikir bagaimana mempertahankan hidup. Dengan modal yang terbatas dan kemampuan skill yang masih terbilang minim menjadikan banyak orang memilih profesi sebagai pedagang asongan. Hampir di setiap sudut jalan,terotoan,dan bis kota,kita temui pedagang asongan yang berjualan dengan berpagai macam jenis barang dari roko, permen, air mineral,dll. Survey kami menghasilkan data mereka yang ber propesi sebagai pedageng asongan di kota Tangerang umumnya masyrakat berpendidikan rendah sampai ada yang tidak mengenyam pendidikan sama sekali ,sehingga menyulitkan mereka untuk mencari pekerjaan yang lebih baik.

Kamis, 10 Desember 2009


PAPER CHARACTER BUILDING: Teori atom
PAPER CHARACTER BUILDING: Teori atom Diposkan oleh lutfi elsay di 15:09 0 komentar Link ke posting ini

Rabu, 09 Desember 2009


Teori atom
Teori atom dalam ilmu kimia dan fisika adalah teori mengenai sifat benda. Teori ini menyebutkan bahwa semua benda terbentuk dari atom-atom. Dasar filsafat untuk teori ini disebut atomisme. Teori ini dapat diterapkan pada semua fase umum benda seperti yang ditemukan di bumi, yaitu padat, cair, dan gas. Teori ini tidak dapat diterapkan pada plasma atau bintang neutron di mana terjadi lingkungan yang tidak standar, seperti suhu atau densitas ekstrim yang menghambat pembentukan atom. Kimia (dari bahasa Arab " seni transformasi" dan bahasa Yunani khemeia "alkimia") adalah ilmu yang mempelajari mengenai komposisi dan sifat zat atau materi dari skala atom hingga molekul serta perubahan atau transformasi serta interaksi mereka untuk membentuk materi yang ditemukan sehari-hari. Kimia juga mempelajari pemahaman sifat dan interaksi atom individu dengan tujuan untuk menerapkan pengetahuan tersebut pada tingkat makroskopik. Menurut kimia modern, sifat fisik materi umumnya ditentukan oleh struktur pada tingkat atom yang pada gilirannya ditentukan oleh gaya antaratom.

Fisika (Bahasa Yunani: (physikos), "alamiah", dan (physis), "Alam") adalah sains atau ilmu tentang alam dalam makna yang terluas. Fisika mempelajari gejala alam yang tidak hidup atau materi dalam lingkup ruang dan waktu. Para fisikawan atau ahli fisika mempelajari perilaku dan sifat materi dalam bidang yang sangat beragam, mulai dari partikel submikroskopis yang membentuk segala materi (fisika partikel) hingga perilaku materi alam semesta sebagai satu kesatuan kosmos. Beberapa sifat yang dipelajari dalam fisika merupakan sifat yang ada dalam semua sistem materi yang ada, seperti hukum kekekalan energi. Sifat semacam ini sering disebut sebagai hukum fisika. Fisika sering disebut sebagai "ilmu paling mendasar", karena setiap ilmu alam lainnya (biologi, kimia, geologi, dan lain-lain) mempelajari jenis sistem materi tertentu yang mematuhi hukum fisika. Misalnya, kimia adalah ilmu tentang molekul dan zat kimia yang dibentuknya. Sifat suatu zat kimia ditentukan oleh sifat molekul yang membentuknya, yang dapat dijelaskan oleh ilmu fisika seperti mekanika kuantum, termodinamika, dan elektromagnetika. Fisika juga berkaitan erat dengan matematika. Teori fisika banyak dinyatakan dalam notasi matematis, dan matematika yang digunakan biasanya lebih rumit daripada matematika yang digunakan dalam bidang sains lainnya. Perbedaan antara fisika dan matematika adalah: fisika berkaitan dengan pemerian dunia material, sedangkan matematika berkaitan dengan pola-pola abstrak yang tak selalu berhubungan dengan dunia material. Namun, perbedaan ini tidak selalu tampak jelas. Ada wilayah luas penelitan yang beririsan antara fisika dan matematika, yakni fisika matematis, yang mengembangkan struktur matematis bagi teori-teori fisika. Untuk kegunaan lainnya, lihat Benda (disambiguasi). Benda adalah suatu kata yang dalam penggunaannya sering dapat dipetukarkan dengan kata-kata semisal 'obyek', 'materi', 'zat' dan 'barang'. Daftar isi [sembunyikan] 1 Kata benda 2 Penggunaan kata 'benda' o 2.1 Bidang ilmu alam o 2.2 Bidang lain [sunting] Kata benda Kata benda (nomina) adalah jenis kata dalam Bahasa Indonesia yang dapat diterangkan menggunakan jenis kata-kata lain, misalnya kata sifat dan kata sandang. Contoh penggunaan misalnya Mobil merah Kata 'mobil' termasuk dalam jenis kata benda, sedangkan kata 'merah' termasuk dalam jenis kata sifat. Dalam contoh di atas, kata sifat 'merah' menerangkan kata benda 'mobil'. Kata 'benda' sendiri termasuk dalam kata-kata yang berjenis kata benda. [sunting] Penggunaan kata 'benda' [sunting] Bidang ilmu alam Kata 'benda' digunakan untuk menyatakan sesuatu yang nyata secara fisis, yang dapat dibedakan menjadi benda hidup dan benda mati. Benda mati dapat dibedakan dari wujudnya, yaitu padat, cair dan gas (dewasa ini mungkin dapat ditambahkan dengan plasma). Untuk benda mati, benda di sini dapat disetarakan dengan zat. Sedangkan benda hidup lebih dikenal sebagai makhluk hidup dengan ciri-ciri makhluk hidup.

Dalam ilmu fisika, benda digunakan untuk menggantikan obyek (bahasa Inggris: object), akan tetapi dewasa ini telah digunakan kata serapan obyek. Suatu contoh tipikal soal fisika, misalnya: Sebuah benda bermassa m bergerak dalam lingkungan yang dipengaruhi gaya gravitasi. Tentukan arah gerak benda tersebut apabila (...). Kadang 'benda' dapat dipetukarkan dengan 'materi' tetapi hanya dalam hal-hal tertentu. Bila keduanya dipergunakan bersamaan, maka 'benda' berkedudukan lebih umum dari 'materi', contoh penggunaan: Seorang profesor mengajukan pertanyaan kepada peserta kuliahnya, "Coba tolong jelaskan apa 'materi' penyusun 'benda-benda' yang saya letakkan di atas meja!" Di atas meja terdapat batu, es, balon yang telah ditiup dan beberapa 'benda' lainnya. [sunting] Bidang lain Benda dapat juga disetarakan dengan barang, contoh dalam hal ini adalah benda-benda berharga, setara dengan barang-barang berharga. Penggunaan benda dalam bahasa berkembang lebih lanjut sehingga dapat pula digunakan untuk menerangkan sesuatu yang tidak nyata secara fisis, dalam hal ini dikatakan sebagai suatu benda yang abstrak. Contoh di sini adalah penggunaan benda dalam kata majemuk benda gaib atau benda sakti, misalnya. Dewasa ini penggunaan kata ganti untuk suatu obyek tidak lagi menggunakan 'benda', melainkan barang, walaupun sebenarnya dapat digunakan kedua-duanya, misalnya dalam kalimat: "Benda/barang apa yang ada di tanganmu itu?" Untuk obyek arkeologi digunakan juga kata 'benda purbakala'. Apabila kata 'benda' dan 'barang' digunakan bersamaan, terdapat perbedaan nuansa penggunaan. Misalnya dalam suatu pameran, benda-benda yang dipamerkan adalah obyek dari pameran tersebut, sedangkan barang-barang pemeran adalah obyek secara keseluruhan (perlengkapan, ruang, dan lainnya, termasuk pula obyek yang dipamerkan). Dalam hal ini 'barang' lebih umum dari 'benda'. Atau bisa juga dalam kalimat: "Diantara barang-barang di dalam kamar ini, benda-benda apa saja yang paling kamu suka?" tanya seorang kakak pada adiknya. Dalam ilmu ekonomi untuk sesuatu yang digunakan sebagai anggunan atau jaminan dapat dibedakan atas benda bergerak dan benda tidak bergerak. Benda dapat juga berfungsi sebagai komponen-komponen penyusun, misalnya dalam kalimat: Mainan itu tersusun atas beragam benda yang berbeda bentuk dan warna, misalnya: silinder biru, bola kuning, kancing kaca, kelereng, tali jerami dan sebagainya. Atom adalah satuan dasar materi yang terdiri dari inti atom beserta awan elektron bermuatan negatif yang mengelilinginya. Inti atom mengandung campuran proton yang bermuatan positif dan neutron yang bermuatan netral (terkecuali pada Hidrogen-1 yang tidak memiliki neutron). Elektron-elektron pada sebuah atom terikat pada inti atom oleh gaya elektromagnetik. Demikian pula sekumpulan atom dapat berikatan satu sama lainnya membentuk sebuah molekul. Atom yang mengandung jumlah proton dan elektron yang sama bersifat netral, sedangkan yang mengandung jumlah proton dan elektron yang berbeda bersifat positif atau negatif dan merupakan ion. Atom dikelompokkan berdasarkan jumlah proton dan neutron pada inti atom tersebut. Jumlah proton pada atom menentukan unsur kimia atom tersebut, dan jumlah neutron menentukan isotop unsur tersebut. Istilah atom berasal dari Bahasa Yunani (/tomos, -), yang berarti tidak dapat dipotong ataupun sesuatu yang tidak dapat dibagi-bagi lagi. Konsep atom sebagai komponen yang tak dapat dibagi-bagi lagi pertama kali diajukan oleh para filsuf India dan Yunani. Pada

abad ke-17 dan ke-18, para kimiawan meletakkan dasar-dasar pemikiran ini dengan menunjukkan bahwa zat-zat tertentu tidak dapat dibagi-bagi lebih jauh lagi menggunakan metode-metode kimia. Selama akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, para fisikawan berhasil menemukan struktur dan komponen-komponen subatom di dalam atom, membuktikan bahwa 'atom' tidaklah tak dapat dibagi-bagi lagi. Prinsip-prinsip mekanika kuantum yang digunakan pada fisikawan kemudian berhasil memodelkan atom.[1][2] Relatif terhadap pengamatan sehari-hari, atom merupakan objek yang sangat kecil dengan massa yang sama kecilnya pula. Atom hanya dapat dipantau menggunakan peralatan khusus seperti mikroskop penerowongan payaran (scanning tunneling microscope). Lebih dari 99,9% massa atom berpusat pada inti atom,[catatan 1] dengan proton dan neutron yang bermassa hampir sama. Setiap unsur paling tidak memiliki satu isotop dengan inti yang tidak stabil yang dapat mengalami peluruhan radioaktif. Hal ini dapat mengakibatkan transmutasi yang mengubah jumlah proton dan neutron pada inti.[3] Elektron yang terikat pada atom mengandung sejumlah aras energi, ataupun orbital, yang stabil dan dapat mengalami transisi di antara aras tersebut dengan menyerap ataupun memancarkan foton yang sesuai dengan perbedaan energi antara aras. Elektron pada atom menentukan sifat-sifat kimiawi sebuah unsur dan mempengaruhi sifat-sifat magnetis atom tersebut. Wikipedia tidak memiliki halaman dengan judul "Atomisme". Sebelum membuat halaman baru, harap cari "Atomisme" di Wikipedia, dan cek juga kemungkinan alternatif judul atau ejaan. Ketikkan teks di kotak di bawah. Lihat pratayang untuk mencek kemungkinan kesalahan, lalu simpan. Baca halaman bantuan untuk kebijakan, pedoman, dan panduan membuat halaman baru. ________________________________________ Jika halaman yang Anda buat tidak muncul, hal itu mungkin karena adanya keterlambatan pembaruan basis data atau halaman tersebut dihapus. Tunggu beberapa saat dan muat ulang halaman ini, atau periksa log penghapusan. Anda sedang melakukan penyuntingan secara anonim. Anda disarankan untuk melakukan pendaftaran nama pengguna terlebih dahulu. Untuk keterangan lebih lanjut tentang kelebihan dan kekurangan menyunting secara anonim serta cara mendaftarkan nama pengguna, baca menyunting secara anonim. Diposkan oleh lutfi elsay di 04:40 0 komentar Link ke posting ini

Teori atom
Diposkan oleh lutfi elsay di 04:38 0 komentar Link ke posting ini

Sabtu, 05 Desember 2009


PEDAGANG ASONGAN
KATA PENGANTAR

Syukur pada tuhan yang maha kuasa kami sampaikan atas terselesaikannya, makalah character bullding ini . Bekerja sama dengan teman-teman dalam menyusun makalah ini menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan. Walaupun dalam menyusun makalah ini kami telah melakukan pengkajian, penelitian dan onserpasi serta berusaha untuk menyampaikan materi secara lengkap dan terstruktur. Tetapi tentunya setiap karya tidak ada yang benar-benar sempurna sehingga mungkin makalah ini masih terdapat banyak kekuranga atau mungkin teman-teman masih mengalami kesulitan atau masalah setelah mempelajari makalah ini. Maka kami selaku tim meminta maaf atas kekurangan dan kesalah tersebut. Adanya pedagang asongan ,disekitar kita merupakan realita yang tidak terelakan pada kehidupan kota saat ini. Keadaan sosial ekonomi masyarakat yang tidak memadai serta pendidikan yang terbatas, membuat seseorang harus bekerja keras dari pinggir jalan, pasar tradisional, depan perkantoran, sampai kota-kota besar seperti Jakarta. Survey kami menghasilkan bahwa, hampir setiap mereka yang berfropesi sebagai pedang asongan umumnya adalah mereka yang berpendidikan rendah bahkan ada yang tidak mengeyam pendidikan sama sekali. Dengan keadaan seperti ini sudah seharusnya pemerintah menycari jalan bagai mana cara menciptakan lapangan pekerjaan yang baru, atau memberikan pandidikan yang terjangkau unuk masyarakat miskin agar merek mempunyai skill dan kemampuan yang bisa mereka pergunakan untuk mencari kerja. sehingga jumblah pedagang asongan yang semakin tahun semakin meningkat bisa berkurang.

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR BAB I PENDAHULUAN 1. latar belakang................... 1 2. ruang lingkup ................... 2 3. maksud dan tujuan ....................................3 BAB II PERMASALAHAN BAB III PEMBAHASAN 1. kendala ............................. 4 2. alterna................................ 5 BAB IV PENUTUP

1. kesimpulan ................. 6 . 2. saran ...................................... 7

BAB I PENDAHULUAN

I. A. Latar Belakang

1. Tidak memiliki modal yang cukup 2. Pendidikan yang terbatas 3. Semakin mahalnya biaya hidup 4. Tingginya angka pengangguran 5. Sulitnya mencari pekerjaan 6. Tidak memiliki keahlian kusus (keterampilan) 7. Phk

Pembatasan masalah Dalam hal ini kami mencoba menjelaskan tentang bagaimana kehidupan pak kodir sebagai pedagang asongan di pasar lama tanggerang yang sudah lima tahun bekerja . I. B. Ruang Lingkup

Di tengah kesulitan krisis ekonomi yang melanda indonesia sekarang ini dimanah mencari napkah semakin sulit tingkat kemiskinan semakin meningkat lapangan pekerjaan menjadi sulit dan pengangguran meraja lela. membuat masyarakat harus berfikir bagaimana mempertahankan hidup. Dengan modal yang terbatas dan kemampuan skill yang masih terbilang minim menjadikan banyak orang memilih profesi sebagai pedagang asongan. Hampir di setiap sudut jalan,terotoan,dan bis kota,kita temui pedagang asongan yang berjualan dengan berpagai macam jenis barang dari roko, permen, air mineral,dll. Survey kami menghasilkan data mereka yang ber propesi sebagai pedageng asongan di kota Tangerang umumnya masyrakat berpendidikan rendah sampai ada yang tidak mengenyam pendidikan sama sekali ,sehingga menyulitkan mereka untuk mencari pekerjaan yang lebih baik. Seperti yang kita ketahui kebanyakan para pedagang asongan berjualan disepanjang badan jalan, trotoar, pasar, stasiun, didepan perkantoran, sekolah, dikeramaian dan ditempat-tempat yang paling sering dilalui oleh orang banyak, sehingga mengganggu ketertiban umum khususnya para pengguna jalan dan penumpang umum.Bahkan ada juga yang berkeliling dari rumah-kerumah,

karena ditempat itulah cara paling gampang mereka untuk berjualan dan mendapatkan uang. Tidak jarang mereka juga berjualan dengan cara sedikit memaksa , tapi memang berjualan disepanjang jalan atau dipinggiran jalan merupakan tempat yang paling sering dan gampang kita jumpai

I. C. Maksud & Tujuan Maksud dan tujuan utama dari penyusunan makalah ini adalah agar kita dapat mengetahui aktivitas dan segala permasalahan yang dihadapi oleh pedagang asongan dan bagai mana cara mengatasinya,agar kami juga merasakan bagai mana menjalani hidup seperti mereka yang serba kekurangan jika dibandingkan dengan kehidupan kami sekarang ini. Mudah mudahan setelah kami membuat makalah ini kami bisa lebih mensukuri kehidupan kami dan tidak menyia-nyiakannya serta berusaha memberikan yang terbaik kepada keluarga kami kususnya anak dan cucu kami di masa yang akan dating. Hidup tidak selalu di atas sewaktu waktu kita pasti akan jatuh ke bawah jika kita tidak mempersiapkan diri maka sulit untuk kita bangkit kembali maka dari itu persiapkan diri kita dari sekarang dan wariskan kepada generasi kita selanjutnya.

BAB II PERMASALAHAN Pedagang asongan merupakan salah satu pedagang kecil-kecilan. Pak kodir adalah seorang yang punya keinginan untuk bekerja keras walaupun hanya dengan modal yang kecil tetapi dia berusaha untuk memenuhi kebutuhan istri dan anak-anaknya sehari hari. sebagai kepala keluarga pak kodir ingin sekali memberikan kebahagian terhadap keluarganya dia tidak ingin anaknya seperti dia yang hanya sebagai pedagang asongan. Meskipun hujan dan panas menerpa kota tangerang tetapi pak kodir tetep bertahan dalam menjalankan tugasnya sebagai pedagang asongan pak kodir adalah seorang yang menyayangi pekerjaannya walaupun hanya sebagai pedagang asongan karena hanya dengan berdagang asongan pak kodir bisa membiayai pendidikan anak-anaknya. Dia bekerja keras dari pagi hingga malam hari hanya untuk mendapatkan uang , pendapatan pak kodir juga tidak menentu, keramaian kota tangerang dan kondisi cuaca yang menjadi penentu, apabila cuaca panas pak kodir bisa medapatkan uang rp 20000 perhari namun apabila cuaca hujan pendapatan pak kodir menurun 30-50%itu terjadi karena sedikit pengunjung yang dating ke kota tangerang pada musim hujan

BAB III PEMBAHASAN

A. Kendala

Kendala yang dihadapi oleh pak kodir yaitu kurangnya modal atau biaya untuk mendirikan usaha lain yag lebih baik bayaknya jumlah pedagang asongan di wilayah pasar lama membuat bang kodir harus bekerja lebih keras lagi.keramaian kota dan paktor cuaca menjadi penetu pendapatan pak kodir, pendapatan pak kodir lebih besar di musim panas di karnakan pengunjung pasar lebih ramai di bandingkan musim hujan dan bayak barang yang tidak terjual akibat rusak terkena air hujan sehingga pak kodir harus mengganti lagi dangan barang yang baru. B. Alternatif Untuk menanbah modal pak kodir mengurangi pendapatanya yang tadinya tiga puluh ribu menjadi dua puluh ribu, selain mangkal sewaktu-waktu pak kodir juga berkeliling di pasar dan di jalan-jalan. Pak kodir juga mempersiapkan pelastik dan paying jika sewaktu-waktu akan turun hujan.

BAB IV PENUTUP IV. A. Kesimpulan Dari hasil observasi kami maka dapat diperoleh beberapa kesimpulan sebagai berikut : 1) Tidak semua masyarakat beruntung didalam menyambung hidup dan mengais rejeki. 2) Hidup tidak selalu di atas jika kita tidak mempersiapkan diri sedini mungkin maka kita akan jatuh. 3) Adanya ikatan secara psikografis antara pedagang asongan dengan jalanan dan pasar tempat mereka berjualan dimana mereka menjalankan profesi ini. 4) Kehidupan sekarang memang sulit tapi apabila di jalankan dengan sungguh-sungguh akan tercapai sesuatu yang kita inginkan. 5) Salut buat para pedagang pedagang asongan walaupun panas matahari, dinginnya hujan menghatam mereka tetap dengan sabar menjalankan profesi mereka.

IV. B. Saran & Kritik Jadikan lah dirimu sebagai lautan yang luas apapun kejadian itu harus di terima gagal dalam perjuangan belum tentu kemunduran. masa depan mu masih panjang janganlah engkau siasiakan, menangis dan tertawa itu silih berganti, tidak ada orang yang tertawa terus menerus dan tidak ada orang yang menangis terus menerus, maka dari itu menangislah engkau masih muda agar engkau tertawa dimasa tuamu.

Diposkan oleh lutfi elsay di 20:05 0 komentar

Link ke posting ini

Posting pertama

Barang siapa yang menghendaki dunia maka hendaknya dia berilmu. Dan barang siapa yang menghendaki akhirat maka hendaknya dia berilmu. Dan barang siapa yang menghendaki dunia dan akhirat maka hendaknya dia berilmu.

Diposkan oleh lutfi elsay di 18:46 0 komentar Label: umum Beranda Langgan: Entri (Atom)

Link ke posting ini

Mengenai Saya

lutfi elsay Lihat profil lengkapku

Arsip Blog

Des 05 (2) Des 09 (2) Des 10 (1)

Tampilan slide

Pengikut