Anda di halaman 1dari 11

1. Spesifikasi untuk Ubuntu 10.

04

2. Cara meng-install Dual Boot Sebelum install ubuntu jangan lupa sediakan satu partisi kosong, 10 GB cukup, tapi lebih besar lebih baik karena mungkin nanti kita akan menyimpan data yang lumayan besar. 1. Boot Live CD/USB Ubuntu

Pertama kali boot dari Live CD/USB kita akan disambut dengan menu pilihan untuk mencoba dulu atau langsung menginstall Ubuntu. Pilih Try Ubuntu untuk sekilas melihat aplikasi yang tersedia 2. Tampilan Desktop Live Session

3. Klik Ganda Icon Install Ubuntu 10.10

Akan muncul jendela instalasi yang menawarkan pilihan bahasa yang mau kita pakai, pilih English, kemudian klik forward. 4. Bersiap Untuk Menginstall

Berikut spesifikasi minimum untuk meng-install: a. Sediakan minimal 2.6 GB ruang kosong pada Harddisk. b. Kalau pakai notebook jangan lupa colok ke sumber listrik. Kalau anda punya koneksi internet, anda bisa memilih untuk mendownload dan menginstall codec multimedia, flash dan beberapa driver hardware anda dari internet. Kemudian pilih Forward

5. Alokasikan Ruang Hard Drive Anda

Anda dapat memilih dari tiga pilihan: a. Instal berdampingan dengan OS lain, dalam hal ini Windows 7 (pilihan ini cukup mudah tapi minim pilihan untuk menentukan sendiri alokasi hard disk) b. Hapus dan gunakan seluruh disk (pilih ini bila anda ingin full menggunakan ubuntu dan mudah dalam menginstall) c. Tentukan partisi secara manual (advanced) kedengarannya rumit tapi sebenarnya tidak kalau kita sudah mempelajari langkah-langkah dan istilahnya. Dengan pilihan ke-3 ini kita punya kontrol yang lebih leluasa untuk menentukan penggunaan ruang harddisk sesuai keinginan kita. Kita pilih opsi ke-3. Kemudian Forward

6.

Mengatur Tabel Partisi

Kita sudah punya dua partisi /dev/sda1 dan /dev/sda2 yang merupakan partisi windows >>> ingat partisi ini sama sekali jangan disentuh!!! Hanya lihat partisi kosong (free space) yang sudah kita sediakan sebelumnya! a. Membuat Swap Area Klik free space pada tabel partisi kemudian klik tombol Add. Akan muncul window berikut:

Untuk jenis partisi pilih saja logical. Untuk ukurannya (dalam MB) saya pilih 1024 MB sama dengan jumlah kapasitas RAM yang saya punya. Untuk location on partition pilih beginning, agar disusun rapat ke kiri. Terakhir, use as: swap area. Kemudian klik OK

Tabel partisi akan terlihat seperti berikut:

b. Membuat Partisi Root Sesudah membuat partisi swap, sekarang giliran kita membuat partisi root dilambangkan dengan / (slash). Partisi root merupakan partisi utama tempat program2 terinstall dan "akar" dari partisi-partisi lainnya. Kembali klik free space kemudian klik tombol Add. Akan muncul window berikut:

Untuk jenis partisi pilih saja logical. Untuk ukurannya (dalam MB) saya pilih 8000 alias 8GB. (sudah sangat memadai mengingat nanti kita akan membuat partisi /home terpisah sebagai tempat kita menyimpan data personal). Untuk location on partition pilih beginning, agar disusun rapat ke kiri.

Use as: Ext4 journaling file system (filesystem standar di Linux) Mount Point: / (sebagai tanda bahwa kita membuat partisi ini untuk digunakan sebagai root) Kemudian klik OK . Tabel partisi akan terlihat seperti berikut:

c. Membuat Partisi Home Sebenarnya, pembagian partisi bisa dianggap selesai sampai di sini. Dengan kata lain cukup dengan partisi swap dan root system linux sudah berfungsi dengan baik. Tapi dari pengalaman akan lebih memudahkan di kemudian hari apabila kita membuat partisi home terpisah dari partisi root. Partisi home dilambangkan dengan /home. Kembali klik free space kemudian klik tombol Add. Akan muncul window berikut:

Untuk jenis partisi pilih saja logical. Untuk ukurannya (dalam MB) isi terserah anda, kira2 saja berapa besar ukuran file yang nanti kira2 akan anda simpan. Dalam instalasi ini saya pilih 15000 atau 15 GB. Untuk location on partition pilih beginning, agar disusun rapat ke kiri.

Use as: Ext4 journaling file system (filesystem standar di Linux) Mount Point: /home (sebagai tanda bahwa kita membuat partisi ini untuk digunakan sebagai home) Kemudian klik OK. Tabel partisi akan terlihat seperti berikut:

Perhatikan! sampai titik ini pengaturan partisi anda sudah selesai tetapi belum diterapkan. Cek sekali lagi untuk meyakinkan tidak ada salah ukuran atau salah letak partisi. Kalau sudah yakin, klik tombol Install Now. Ubuntu mulai diinstall ke hard disk anda. 7. Mengisi Data Personal.

a. Pilih Keyboard Layout (USA adalah default)

b. Isi name, username, password dan pilihan login (apakah dengan password atau langsung ke desktop)

Selamat, pekerjaan anda dalam menginstall Ubuntu sudah selesai, tinggal menunggu proses instalasi yang tidak begitu lama (atau tergantung hardware anda).

8. Enjoy The Slide Show.

Akan tampil slideshow yang banyak sentuhan baru dibanding rilis sebelumnya. Slideshow bisa di klik untuk menampilkan slide sebelum atau selanjutnya (lihat tanda panah di bagian kiri dan kanan) 9. Restart Saat proses instalasi selesai akan muncul window yang meminta kita untuk restart, terserah anda untuk memilih restart sekarang atau masih mau mencoba Ubuntu dari live session. Yang pasti setelah anda restart, ubuntu sudah tersaji di komputer anda bersanding dengan Windows yang sudah lebih dulu terinstal 3. Cara upgrade Ubuntu (dari 10.04 ke 11.04) Ada beberapa cara untuk melakukan upgrade dari ubuntu yang anda gunakan ke ubuntu 11.04 Natty Narwhal ini. Sebelum anda melakukan upgrade, alangkah lebih baik anda menyimak persiapan berikut ini.

Anda hanya bisa melakukan upgrade system Ubuntu 11.04 (Natty Narwhal dari versi ubuntu sebelumnya yaitu Ubuntu 10.10 (Maverick Meerkat) Pastikan sebelum anda melakukan upgrade semua package yang sudah terinstall di system anda terlebih dahulu ter update semuanya Silahkan baca terlebih dahulu catatan rilis Ubuntu 11.04 Natty Narwhal https://wiki.ubuntu.com/NattyNarwhal/ReleaseNotes, disana anda akan mendapat penjelasan apa tentang apa saja yang ditawarkan dan menjadi kelebihan dari Ubuntu 11.04

a. Upgrade Online Untuk upgrade online ada 2 cara yang bisa anda gunakan yaitu berbasis GUI dan menggunakan Command Line Interface (CLI). Jika anda memilih menggunakan GUI silahkan buka aplikasi Update Manager dengan cara mengklik System Administration Update Manager Pada bagian atas sendiri ada tulisan New Ubuntu release 11.04 is available silahkan klik tombol Upgrade Ikuti petunjuk-petunjuk yang muncul di layar monitor anda

Jika anda ingin menggunakan CLI, ikuti langkah-langkah berikut : Edit file /etc/update-manager/release-upgrades dengan perintah
gksudo gedit /etc/update-manager/release-upgrades

Ganti baris
Prompt=lts

dengan
Prompt=normal

Kemudian jalankan perintah


sudo do-release-upgrade -d

b. Upgrade Offline Untuk upgrade offline ada dua cara yang bisa anda lakukan yaitu menggunakan live CD dan menggunakan alternative ISO, silahkan pilih satu. ISO live CD dan Alternative ISO bisa anda download dari miror lokal berikut ini http://kambing.ui.ac.id/iso/ubuntu/releases/natty/ Jika anda memlilih menggunakan Live CD berarti anda harus membakar file ISO yang sudah di download ke kepingan CD/DVD kosong kemudian silahkan booting komputer anda dari CD ROM. Sejak ubuntu 11.04 ini ubuntu menyediakan fasilitas upgrade dari Live CD silahkan anda pilih Upgrade Ubuntu 10.10 to Ubuntu 11.04 kemudian klik Install now

Jika anda memilih menggunakan Alternative ISO, silahkan mount image atau file ISO yang sudah di download dengan perintah :
sudo mkdir -p /media/cdrom sudo mount -o loop ~/Desktop/ubuntu-11.04-alternate-i386.iso /media/cdrom

4. Cara meng-install Wine di Ubuntu Ada beberapa cara meng-install Wine, yang penting komputer/laptop kita mempunyai koneksi internet : Untuk cara ini, kita harus mempunyai koneksi internet untuk mendownload software yang kita inginkan. Kemudian, pada menu Applications, klik Ubuntu Software Center. Kemudian kita ketik Wine pada kotak pencarian, maka akan segera muncul software Wine yang siap dipasang. Selanjutnya anda hanya cukup melakukan klik pada Install, maka sistem apa otomatis mendownload software tersebut, dan secara otomatis melakukan instalasi di komputer anda. Untuk menggunakan Wine, anda bisa langsung meng-klik File yang berekstensi EXE. Untuk cara ini, waktu yang dibutuhkan hanya 15 Menitan untuk instalasi wine dan aplikasi pendukung lainnya. 1. 2. 3. 4. 5. Langkah pertama pastikan komputer/laptop sudah terkoneksikan dengan baik. Selanjutnya buka link apt://wine1.3 Maka otomatis terbuka aplikasi instalasi wine tersebut. Instal seperti perintah yang tampil. Setelah semua selesai maka wine sudah bisa digunakan.

Untuk pengecekan silahkan buka Application => Wine => Program => Accesoris => NotePad, jika notepad muncul maka instalasi wine sudah berhasil.