Anda di halaman 1dari 8

Ardiles Jeremia Sitorus/08006455603 TUGAS HST 1. rapidly cool to 250C, hold for 103 s, then quench to room temperature.

TUGAS HST

100% martensite

Specimen (0.45 wt% C ironcarbon alloy) didinginkan secara cepat dari suhu 8450 C ke suhu 2500 C, dan fasa yang didapatkan yaitu martensite sekitar 80%. Dan pada saat ditahan selama 103 s fasa yang didapatkan masih 80% martensite, tetapi ketika diturunkan ke temperatur ruang mikrostruktur akhir berupa 100% martensite.

Ardiles Jeremia Sitorus/08006455603

TUGAS HST

2. Rapidly cool to 700C, hold for 30 s, then quench to room temperature

Specimen didinginkan dari 8450 C ke 7000 C mikrostruktur berupa austenite, seiringnya penahanan temperatur dengan waktu 30 s, maka proeutectoid ferrite makin banyak konsentrasinya, sedangkan austenite berkurang, kemudian mikrostruktur akan berubah menjadi proeutectoid ferrite dan austenite, kemudian jika di quench ke temperature kamar, maka mikrostruktur akhir menjadi proeutectoid ferrite, dan austenite sisa berubah menjadi martensite. Mikrostruktur yang terbentuk adalah proeutectoid ferrite + martensite. Proeutectoid ferrite akan lebih dulu terbentuk, lalu dengan quenching pada RT maka fasa martensite terbentuk.

Ardiles Jeremia Sitorus/08006455603

TUGAS HST

3. Rapidly cool to 400C, hold for 500 s, then quench to room temperature.

Specimen didinginkan dari 8450 C ke 4000 C, strukturnya adalah austenite, kemudian didiamkan selama 500 s, maka mikrostruktur akan berubah dari austenite menjadi 100% bainite (sementit + ferrite) dan akan tetap seperti itu sampai diquench ke temperature kamar. Mikrostruktur yang terbentuk adalah 100% bainite. Pada waktu dan suhu pendinginan tersebut menyebabkan fasa austenite berubah sempurna menjadi fasa bainite.

Ardiles Jeremia Sitorus/08006455603

TUGAS HST

4. Rapidly cool to 700C, hold at this temperature for 105 s, then quench to room

temperature.

Specimen didinginkan dari 8450 C ke 7000 C dan mikrostruktur yang terbentuk berupa austenite, kemudian ditahan dengan waktu 105s Pada suhu dan waktu pendinginan ini, fasa berubah dari austenite menjadi ferrite dan Fe3C dan mencapai kesetimbangan. Proeutectoid ferrite terbentuk, lalu patikel kasar pearlite dan dengan suhu yang tinggi maka partikel tersebut dapat teraglomerisasi membentuk spheroidite. Mikrostruktur yang terbentuk adalah 100% Spheroidite.

Ardiles Jeremia Sitorus/08006455603

TUGAS HST

5. Rapidly cool to 650C, hold at this temperature for 3 s, rapidly cool to 400C, hold for 10 s, then quench to room temperature.

Specimen didinginkan dari 8450 C ke 6500 C, didiamkan selama 3 s, maka mikrostruktur akan berubah dari austenite menjadi proeutectoid ferrite, pearlite, dan austenite. kemudian specimen didinginkan ke temperature 400
0

C dan didiamkan selama 10 s,

maka mikrostrukrur akhir berupa pearlite, proeutectoid ferrite, dan martensite.

6. Rapidly cool to 450C, hold for 10 s, then quench to room temperature.

Ardiles Jeremia Sitorus/08006455603

TUGAS HST

Specimen didinginkan dari 8450 C ke 4500 C, didiamkan selama 10 s, maka mikrostruktur akan berubah dari austenite menjadi 70% bainite dan 30% austenite, kemudian diquench pada suhu kamar, maka austenite akan menjadi martensite. Mikrostruktur akhir yang terbentuk berupa 70% bainite dan 30% martensite.

Ardiles Jeremia Sitorus/08006455603

TUGAS HST

7. Rapidly cool to 625C, hold for 1 s, then quench to room temperature.

Specimen didinginkan dari 8450 C ke 6250 C mikrostruktur berupa austenite, penahanan dengan waktu 1 s, membuat fasa proeutectoid ferrite terbentuk, sedangkan austenite berkurang, dan Pearlite mulai muncul. Kemudian ketika di quench ke temperature kamar austenite berubah menjadi martensite sehingga mikrostruktur akhir menjadi proeutectoid ferrite, martensite dan pearlite. Mikrostruktur akhir menjadi proeutectoid ferrite, martensite dan pearlite.

Ardiles Jeremia Sitorus/08006455603

TUGAS HST

8. Rapidly cool to 625C, hold at this temperature for 10 s, rapidly cool to 400C, hold at this temperature for 5 s, then quench to room temperature.

Spesimen didinginkan secara cepat dari 8450 C ke 6250 C, ditahan selama 10 s, maka mikrostruktur akan berubah dari austenite menjadi proeutectoid ferrite, dan setelah mencapai 10 s maka fasa pearlite terbentuk sempurna, lalu specimen didinginkan dengan cepat ke suhu 400 0 C dan ditahan selama 5 s, maka mikrostruktur pearlite tidak berubah. Karena tidak terdapat austenite sisa, maka apabila di quench ke temperature kamar struktur tidak akan bisa menjadi martensite. Mikrostruktur akhir yang terbentuk adalah pearlite dan Proeutectoid ferrite.