Anda di halaman 1dari 14

1

1. Sebutkan Spesifikasi hardware untuk menginstal ubuntu 10.04!

Sebelum menginstal ubuntu versi 10.04, ada baiknya apabila kita mengetahui spesifikasi hardware yang dibutuhkan, agar dalam

pengoperasiannya ubuntu dapat dijalankan dengan performa yang baik. Berikut spesifikasi minimal hardware yang dibutuhkan: a. 512 MB RAM b. 5 Gb Harddisk c. 1 GHz Processor Namun, dalam pengoperasiannya dengen spesifikasi yang minimal itu, ubuntu akan bekerja dengan performa yang biasa, maka alangkah lebih baiknya apabila kita men-setting hardware menjadi lebih tinggi seperti peningkatan RAM menjadi 1 GB, penyediaan volume harddisk sebesar 10 GB, dan processor sebesar 2 Ghz. Maka dengan setting sperti ini, ubuntu akan berpacu dengan performa yang lebih baik lagi. 2. Jelaskan cara menginstal ubuntu secara Dual Booting! a. Jalankan computer, kemudian masukkan Ubuntu Live CD. Ketika computer menyala, segera masuk ke dalam system booting dan atur supaya boot device pertama adalah CD/DVD untuk menjalankan Ubuntu Live CD. Tunggulah beberapa saat hingga system ubuntu dimuat.

b. Jalankan instalasi dengan mengklik ikon install ubuntu 10.04 LTS. Installer Ubuntu akan segera dijalankan c. Pada opsi bahasa, pilih bahasa yang ingin anda gunakan. Kemudian klik forward untuk melanjutkan

d. Pada jendela berikutnya silahkan tentukan wilayah waktu (time zone) tempat anda berada. Lalu klik forward untuk melanjutkan

e. Pada Jendela setting keyboard, aturlah susunan keyboard yang anda gunakan atau biarkan pada setting default jika anda menggunakan keyboard standar USA. Klik forward untuk menuju langkah selanjutnya.

f. Langkah berikutnya adalah bagian sangat penting, berhati-hatilah saat anda memilih harddisk yang akan digunakan menginstal Ubuntu. Dalam contoh ini saya menambahkan harddisk baru berukuran 20 GB dan telah memiliki dua partisi masing-masing berformat NTFS. Silahkan pilih opsi ketiga Specify partitions manually (advanced) untuk membuat partisi secara manual. Klik forward untuk melanjutkan

g. Harddisk baru yang anda tambahkan berada pada posisi primary (harddisk utama), sehingga Ubuntu akan mengenalinya dengan /dev/sda sedangkan harddisk yang telah berisi system Windows berada pada posisi secondary, sehingga dikenali dengan /dev/sdb. Hapus semua partisi yang ada pada dev/sda. Pilih /dev/sda1 lalu klik tomnol delete. Ulangi langkah ini untuk /dev/sda2 sehingga anda hanya akan memiliki sebuah partisi kosong pada /dev/sda (langkah ini mengacu pada contoh harddisk yang kami tambahkan dimana didalamnya telah memiliki dua partisi NTFS, jika harddisk yang anda tambahkan dalam kondisi kosong tanpa partisi, langkah ini tidak perlu anda lakukan).

h. Klik tombol forward untuk melanjutkan ke langkah selanjutnya i. Dibawah /dev/sda, pilih free space lalu klik tombol add untuk membuat partisi baru.

j. Partisi pertama yang akan dibuat adalah partisi SWAP, pada jendela yang ditampilkan, pilih opsi swap area pada menu dropdown Us as: tentukan kapasitas partisi SWAP yang anda kehendaki pada kolom New partition size.., dalam contoh ini kami isi dengan 2000 MB (2GB). Klik OK untuk mulai membuat partisi SWAP..

k. Untuk langkah sebelumnya, pilih free space lalu tekan tombol add, pada jendela yang ditampilkan, pilih opsi primary pada type for the new partition. Tentukan kapasitas partisi yang anda buat, dalam

contoh ini kami membuat partisi sebesar 10 GB. Pada Us as pilih Ext4 journaling file system lalu pilih opsi / pada pilihan Mount point. Klik OK untuk membuat partisi /.

l. Beriktunya adalah membuat partisi/home, pilih sisa free space lalu klik add. Pilih primary untuk Type for new..., pada kapasitas partisi gunakan seberapapun sisa ruang yang masih ada. Pada Us as pilih Ext4 journaling file system lalu pilih opsi /home pada pilihan Mount Point. Klik OK untuk membuat partisi /home.

m. Kini partisi yang dibutuhkan telah siap, klik forward untuk melanjutkan proses berikutnya. Isi semua informasi yang diperlukan. Nama lengkap anda, user name, password dan nama computer yang ingin anda gunakan. Klik forward untuk melanjutkan instalasi

n. Menentukan dimana boot loader akan diinstal, klik advanced untuk menentukan boot loader

o. Perhatikan! Pastikan checkbox install boot loader telah anda centang. Pada device for boot loader installation pastikan anda telah

memilih dev/sda jangan pada lokasi lain. Lanjutkan dengan mengklik tombol OK

p. Setelah selesai menentukan lokasi boot loader, kini saatnya memulai proses instalasi Ubuntu 10.04, klik install untuk melanjutkan proses instalasi q. Instalasi segera dijalankan, ini akan memerlukan beberaoa waktu bergantung pada spesifikasi computer yang anda gunakan. Tunggu hingga proses diselesaikan

r. Setelah proses instalasi selesai, segeralah reboot computer anda

Kini anda telah memiliki dua system operasi dalam computer anda. Saat anda ingin menjalankan Ubuntu 10.04, pilih opsi Ubuntu with Linux.. pada menu grup lalu tekan enter. Ubuntu 10.04 segera dijalankan untuk anda.

Dan saat anda ingin menjalankan windows 7, pilih opsi windows 7.. lalu tekan enter
Sumber: bojalinuxer.blogspot.com/2010/06/cara-menginstal-ubuntu-dan-windows-7.html

10

3. Bagaimana mengupgrade Linux 10.04 ke linux 11.04?

Ubuntu hanya menyediakan fasilitas upgrade menuju linux 11.04 dari linux 10.10. jadi terlebih dahulu kita harus mengupgrade linux 10.04 ke linux 10.10 agar selanjutnya dapat di upgrade lagi menuju linux 11.04 Upgrade linux 10.04 ke linux 10.10 Ubuntu dirancang untuk memudahkan untuk menginstal versi terbaru dari semua perangkat lunak anda. Update Manager akan memberikan pembaruan kecil dari waktu ke waktu, tetapi juga dapat membiarkan anda secara otomatis meng-upgrade ke rilis terbaru dari Ubuntu.

Namun, jika saat ini anda menjalankan Ubuntu 10,04, anda tidak akan melihat opsi untuk secara otomatis men-download Ubuntu 10.10. Hal ini karena Ubuntu 10.04 adalah Jangka Panjang terbaru Support (LTS) edisi dari Ubuntu. Ini artinya akan menerima update keamanan untuk 3 tahun, tidak seperti rilis standar yang menerima pembaruan hanya 18 bulan. Namun, jika anda ingin selalu menggunakan versi terbaru dengan tampilan terbaru dan merasa anda lebih baik beralih ke rilis standar dan upgrade ke versi terbaru.

11

Untuk beralih menggunakan versi rilis Ubuntu Normal, klik Pengaturan di Update Manger , kemudian pilih Pers Normal dari menu Upgrade Release.

Sekarang, periksa untuk upgrade lagi, dan anda akan diberitahu bahwa 10,10 Ubuntu tersedia untuk upgrade. Klik tombol Upgrade untuk memulai. Perhatikan bahwa anda tidak perlu menginstal pembaruan lain yang tersedia pertama; Ubuntu akan pergi ke depan dan menginstal berkas ini untuk anda bersama dengan versi baru.

12

Proses Ubuntu Upgrade Setelah anda klik Upgrade di Update Manger , anda akan disajikan dengan catatan rilis untuk versi terbaru dari Ubuntu. Jika anda yakin anda ingin meng-upgrade, klik tombol upgrade di bagian bawah.

Installer akan memeriksa paket-paket yang perlu diinstal, dan akan menunjukkan perkiraan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menginstal. Jika semuanya OK klik Start Upgrade.

13

Installer akan secara otomatis men-download dan menginstal upgrade. Ini mungkin memakan waktu beberapa jam, tergantung pada kecepatan koneksi internet anda pada komputer.

Jika anda telah mengaktifkan sumber dari pihak ketiga di Ubuntu, ini akan dinonaktifkan selama update setelah upgrade jangan lupa untuk mengaktifkan kembali mereka setelah proses upgrade selesai. Setelah proses upgrade selesai, anda akan diminta untuk reboot sistem untuk menyelesaikan upgrade.

Setelah komputer anda reboot, sekarang anda siap untuk memulai versi terbaru dari Ubuntu. Semua file dan program harus sama seperti sebelumnya, meskipun latar belakang desktop dan pengaturan lainnya dapat berubah ke 10.10 default baru Ubuntu.
Sumber: http://www.netmild.com/cara-mudah-upgrade-ubuntu-ke-versi-terbaru.html

4. Bagaimana cara menginstal Wine di Ubuntu?


Kita membutuhkan koneksi internet. Untuk memasang Wine, pada menu Applications, klik Ubuntu Software Center. Kemudian kita ketik Wine pada kotak pencarian, maka akan segera muncul software Wine yang siap

14

dipasang. Selanjutnya anda hanya cukup melakukan klik pada Install, maka sistem apa otomatis mendownload software tersebut, dan secara otomatis melakukan instalasi di komputer anda. Untuk menggunakan Wine, anda bisa langsung meng-klik File yang berekstensi EXE.
sumber:http://informasi-internet.com/cara-mudah-install-aplikasi-di-linux-%E2%80%93-installwine-di-ubuntu-10-04/218