P. 1
panduan

panduan

|Views: 1,554|Likes:
Dipublikasikan oleh bppmstikesmuhla

More info:

Published by: bppmstikesmuhla on Oct 25, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/05/2013

pdf

text

original

BUKU PEDOMAN

PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH (KTI)/ SKRIPSI SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) MUHAMMADIYAH LAMONGAN

Disusun oleh : Biro Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Untuk Kalangan Sendiri

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES)

MUHAMMADIYAH LAMONGAN
Jl. Raya Plosowahyo Plalangan Telp/Fax : (0322) 323457

LAMONGAN 2011

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

1

KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum Wr. Wb. Kami panjatkan puji syukur kehadirat Alloh SWT, atas segala rahmat dan karunia-Nya, sehingga dapat menyususn Buku Panduan Karya Tulis Ilmiah bagi Mahasiswa STIKES Muhammadiyah Lamongan yang merupakan Edisi Revisi dari petunjuk yang pertama. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Lamongan, akan terus menerus mengembangkan Misinya melalui kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi : Khususnya dalam bidang Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Sebagai implementasi dari tradisi ini, akan terus menerus dikembangkan baik melalui kegiatan penelitian mahasiswa, Dosen, maupun kerjasama dengan pihak lain. Melalui buku Panduan Penulisan Karya Tulis Ilmiah (KTI) ini diharapkan dapat menjadi acuan dan pedoman bagi para pembimbing maupun mahasiswa dalam mempersiapkan diri mengikuti proses penelitian di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Lamongan. Kami berharap buku panduan ini juga dapat menjadi sumber informasi bagi semua pihak yang terkait dalam proses penyususnan Karya Tulis Ilmiah/ Skripsi. Nashrum Minallahi Wafatkhun Goriib. Wassalamu’alaikum Wr. Wb. Lamongan, 01 Januari 2011

Kepala Biro Penelitian dan Pengabmasy. STIKES Muhammadiyah Lamongan

Cucuk Rahmadi Purwanto, SKp.,Mkes. NBM. 974411

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

2

KATA SAMBUTAN Bismillahirrohmanirrohiim. Assalamu’alaikum Wr. Wb. Segala Puja dan Puji syukur keharidat Alloh SWT atas segala Ramat dan Hidayah-Nya, sehingga kita terus menerus dapat mengembangkan dakwah Islam melalui pendidikan pada Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Lamongan ini. Kami selaku pimpinan menyambut baik dan mengucapkan tarima casi yang sebesar-besarnya serta penghargaan yang setinggi-tingginya lepada Biro Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (BPPM) STIKES Muhammadiyah Lamongan atas jerih payahnya sehingga bisa menyusun Buku Pandua Karya Tulis Ilmiah/ Skripsi bagi Mahasiswa STIKES Muhammadiyah Lamongan untuk edisi ke-2 tahun 2011 Kami mengharap semoga buku ini dapat menjadi sumber informasi, acuan dan pedoman baik lepada dosen pembimbing maupun Mahasiswa, agar tujuan Tri Drama Perguruan Tinggi dapat tercapai secara optimal dan bermanfaat bagi kesejahteraan manusia. Nashrum Minallahi Wafatkhun Goriib. Wassalamu’alaikum Wr. Wb. Lamongan, 01 Januari 2011

Ketua STIKES Muhammadiyah Lamongan

Drs. H. Budi Utomo, Amd.Kep., Mkes. NBM. 936665

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

3

PENDAHULUAN Karya Tulis Ilmiah merupakan tugas akhir yang wajib ditempuh oleh seseorang mahasiswa untuk menyelesaikan dan memperoleh gelar Ahli Madya Kebidanan dan Sarjana Keperawatan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Lamongan. Permasalahan studi mahasiswa salah satunya adalah kesulitan mereka dalam menyeleseikan tugas akhir Karya Tulis Ilmiah ini. Hal inilah yang mendorong kami membuat buku panduan yang gunanya untuk menjelaskan babarapa langkah yang harus ditempuh mahasiswa agar dapat menyeleseikan Karya Tulis Ilmiah ini sesuai dengan waktunya. 1. PENGERTIAN KARYA TULIS. Karya Tulis Ilmiah dapat diartikan sebagai karya tulis ilmiah yang disusun oleh seorang mahasiswa dengan bimbingan oleh Dosen Pembimbing I dan Dosen Pembimbing II sebagai salah satu pesyaratan untuk mencapai gelar Diploma III Kebidanan dan Sarjana Keperawatan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Lamongan. 2. TUJUAN KARYA TULIS ILMIAH Tujuan dalam penulisan Karya Tulis Ilmiah (KTI)/ Skripsi adalah memberikan pemahaman terhadap mahasiswa agar dapat berfikir secara logis dan ilmiah dalam menguraikan dan membahas suatu permasalahan serta dapat menuangkan secara kesimpulan serta saran yang dapat direkomendasikan untuk perbaikan suatu kebajikan dalam serta pelayanan Kesehatan khususnya Kebidanan dan Keperawatan. 3. ISI DAN MATERI. Isi dari Karya Tulis Ilmiah diharapkan memenuhi aspek-aspek dibawah ini: 1) Relevan dengan ilmu Kebidanan dan Keperawatan. 2) Mempunyai pokok permasalahan yang jelas baik di pendidikan, klinik dan masyarakat. 3) Original
Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

4

4) Mengambarakan metodologi penelitian yang benar 5) Diharapkan hasil penelitian dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan baik di bidan kebidanan dan keperawatan. 4. DOSEN PEMBIMBING. 1) Pembimbing 1 dan 2 bertanggung jawab terhadap proses bimbingan baik materi, metode maupun teknis penelitian. Pembimbing diutamakan yang mendalami topik penelitian maupun metode penelitian dan telah memenuhi syarat tertentu. 2) Pembimbing ditentukan oleh Kaprodi Keperawatan dan Kebidanan dan ahli di bidangnya atau mendalami topik penelitian. 5. BIMBINGAN KARYA TULIS ILMIAH 1) Bimbingan Karya Tulis Ilmiah dilakukan di Program Diploma III Kebidanan dan Sarjana Keperawatan Kabupaten Lamongan.atau tempat lain yang disepakati oleh Pembimbing 1 dan 2 serta Mahasiswa 2) Setiap kali mahasiswa konsultasi harus menunjukkan kartu bimbingan dan di isi masukan dari pembimbing serta di paraf oleh pembimbing 1 atau 2. 3) Mahasiswa diharapkan untuk melakukan bimbingan secara mandiri atau bersama-sama dengan mahasiswa lain dalam kelompok dosen yang membimbingnya untuk kemajuan Karya Tulis Ilmiahnya. Contoh Lembar Kartu Bimbingan
Nama Mahasiswa NIM Nama Penbimbing 1. .......................... 2. .......................... No Tanggal Bab/Materi : : : Saran / Keterangan TTD

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

5

PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH Untuk menulis Karya Tulis Ilmiah (KTI)/ Skripsi mahasiswa tidak cukup hanya membaca buku teks, jurnal/artikel, metode penelitian dan statistik. Namun juga, mahasiswa harus menguasai perangkat lunak komputer untuk menyelesaikan Karya Tulis Ilmiah yang ditulis. Dalam bab ini akan menguraikan Usulan (Proposal) (KTI)/ Skripsi dan Hasil Karya Tulis Ilmiah. Secara umum bab ini akan menguraikan penulisan Karya Tulis Ilmiah yang terbagi dalam beberapa bagian yaitu : Bagian awal, bagian utama dan bagian akhir. I. USULAN KARYA TULIS ILMIAH (PROPOSAL) Usulan Karya Tulis Ilmiah (Proposal) diajukan oleh mahasiswa yang akan melakukan penelitian setelah memenuhi syarat-syarat tertentu, yang terdiri dari bagian awal, bagian utama, dan bagian akhir. A. BAGIAN AWAL Pada bagian ini berisi hal-hal yang berhubungan denga penulisan (KTI)/ Skripsi yakni sebagai berikut : 1. Kulit Luar atau Halaman Sampul Depan 2. Halaman Judul 3. Halaman Pernyataan 4. Lembar persetujuan Pembimbing 5. Lembar Pengesahan 6. Kurikulum Vitae 7. Kata Pengantar 8. Daftar Isi 9. Daftar Tabel 10. Daftar Gambar 11. Daftar Lampiran

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

6

1.

Kulit luar atau Halaman Sampul Depan. Ketentuan untuk penulisan kulit luar dari atas sampai kebawah, semuannya huruf diketik huruf besar / kapital, secara berurutan adalah sebagai berikut : Proposal Judul Karya Tulis Ilmiah Logo Institusi Penyusun Contoh Kulit Luar :
PROPOSAL HUBUNGAN PENGETAHUAN KELUARGA DENGAN TINDAKAN PERAWATAN PADA BAYI PASCA IMMUNISASI BCG DI DESA BALUN KECAMATAN TURI LAMONGAN

Program studi Nama Lembaga pendidikan tinggi Nama kota tempat institusi berada Tahun penyusunan

FIFI HARTANINGSIH NIM. 0706194803

PROGRAM STUDI D-III KEBIDANAN
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MUHAMMADIYAH LAMONGAN 2011

Keterangan : Jarak spasi tergantung dari banyaknya kata pada judul Karya Tulis Ilmiah Ditulis dalam bentuk piramida terbalik

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

7

2.

Halaman Judul Penulisan judul sama persis dengan penui\lisan kulit luar, bedanya disini ditulis tujuan penelitian, yang cara penulisannya semua awal kata memakai huruf kapital dan ditulis sebagai halaman pertama dengan huruf ramawi kacil. Contoh Halaman Judul :

PROPOSAL HUBUNGAN PENGETAHUAN KELUARGA DENGAN TINDAKAN PERAWATAN PADA BAYI PASCA IMMUNISASI BCG DI DUSUN BALONNGATEL DESA KARANG BALUN KECAMATAN TURI LAMONGAN

FIFI HARTANINGSIH NIM. 0706194803

PROGRAM STUDI D-III KEBIDANAN
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MUHAMMADIYAH LAMONGAN 2011

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

8

3.

Halaman Pernyataan Berisi pernyataan peneliti yang menyatakan keaslian Karya Tulis Ilmiah Contoh Halaman Pernyataan :

SURAT PERNYATAAN Yang bertanda tangan di bawah ini : NAMA NIM TEMPAT, TANGGAL LAHIR INSTITUSI : : : : FIFI HARTANINGSIH 0706194803 LAMONGAN, 01 JUNI 1980 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) MUHAMMADIYAH LAMONGAN Menyatakan bahwa Karya Tulis Ilmiah (KTI) yang berjudul : ” Hubungan Pengetahuan Keluarga Dengan Tindakan Perawatan Pada Bayi Pasca Immunisasi BCG Di Dusun Balonggatel Desa Karang Balun Kecamatan Turi Lamongan” adalah bukan Karya Tulis Ilmiah orang lain baik sebagian maupun keseluruhan, kecuali dalam bantuk kutipan yang telah disebutkan sumbernya. Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan apabila pernyataan ini tidak benar, saya bersedia mendapat sangsi akademis. Lamongan, Maret 2011 yang menyatakan

FIFI HARTANINGSIH NIM. 13.01.2011

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

9

4.

Lembar Persetujuan Pembimbing Halaman ini dipakai untuk maju ke ujian sidang atas persetujuan pembimbing. Yang harus diperhatikan dalam penulisan halaman persetujuan adalah : Semua awal kata yang tercantum dalam halaman ini dimulai dengan huruf kapital.

-

Setelah kata pembimbing dibubuhkan tanda koma. Contoh Halaman Persetujuan :

LEMBAR PERSETUJUAN

Karya Tulis Oleh NIM Judul

: : :

FIFI HARTANINGSIH 0706194803 HUBUNGAN TINDAKAN PENGETAHUAN PERAWATAN KELUARGA PADA BAYI DENGAN PASCA

IMMUNISASI BCG DI DESA BALUN KECAMATAN TURI LAMONGAN Telah disetujui untuk diujikan dihadapan Dewan Penguji Karya Tulis Ilmiah pada tanggal : 23 April 2011. Oleh : Mengetahui : Pembimbing I Pembimbing II

Dadang Kusbiantoro, Skep Ns, MMKes NBM.

Faizzatul Ummah, SST, MMKes NBM

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

10

5.

Halaman Pengesahan Setelah halaman persetujuan, dicantumkan pula halaman pengesahan oleh panitia ujian Diploma III dengan penulisan sama seperti halaman persetujuan. Halaman ini dipakai pada saat ujian sidang. Contoh Halaman Pengesahan
LEMBAR PENGESAHAN Telah Diuji dan Disetujui Oleh Tim Penguji Pada Ujian Sidang Proposal Di Prodi D-III Kebidanan STIKES Muhammadiyah Lamongan Tanggal : 23 April 2011 PANITIA PENGUJI Tanda Tangan Ketua : Dr A Riva’i, Mkes ......................................... .......................................... ..........................................

Anggota : 1. Faizatul Ummah, SST, MMKes. 2. Dadang Kusbiantoro, SKep,Ns.MMKes

Mengetahui, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Lamongan

Drs. H. Budi Utomo, Amd. Kep., M. Kes NBM.

6.

Kurikulum Vitae
KURIKULUM VITAE Nama : ......................................................................................... Tempat Tgl. Lahir : ......................................................................................... Alamat Rumah : ......................................................................................... Pekerjaan : ......................................................................................... Riwayat Pendidikan : 1. ......................................................................................... 2. ........................................................................................ 3. dst

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

11

7.

Kata Pengantar Yang perlu diperhatikan pada kata pengantar harus singkat, tetapi jelas. Unsur-unsur yang dicantumkan dalam kata pengantar hendaklah hanya dibatasi pada : Piji syukur kepada tuhan yang telah memberikan kekuatan pada penulis Penjelasan tentang pelaksanaan penyusunan karya tulis ilmiah Informasi tentang arahan dan bantuan dari berbagai pihak Ucapan terima kasih dari berbagai pihak yang memungkinkan tersusunnya karangan ilmiah Penyebutan nama tempat, tanggal, bulan dan tahun penyusunan, serta nama penyusun karangan ilmiah

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

12

KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena berkat rahmat dan hidayahnya sehingga penulis dapat menyeleseikan Karya Tulis Ilmiah yang berjudul ” Hubungan Pengetahuan Keluarga Dengan Tindakan Perawatan Pada Bayi Pasca Immunisasi BCG Di Desa Balun Kecamatan Turi Lamongan” Lamongan” sesuai waktu yang ditentukan. Karya tulis ini penulis susun sebagai salah satu persyaratan untuk memperoleh gelar Ahli Madya Kebidanan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Lamongan. Dalam penyusunan, penulis mendapatkan banyak pengarahan dan bantuan dari berbagai pihak, untuk itu penulis tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada yang terhormat Bapak/ Ibu : 1.Drs. H.Budi Utomo, Amd.Kep. M.Kes, selaku Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Lamongan 2.Dadang Kusbiantoro, Skep.,Ns, MMKes selaku pembimbing I, yang telah banyak memberikan petunjuk, saran, dorongan moril selama penyusunanb karya tulis ilmiah ini. 3.Faizatul Ummah, SST, MMKes selaku pembimbing II, yang telah banyak memberikan petunjuk, saran, dorongan moril selama penyusunanb karya tulis ilmiah ini. 4.Kusbandi, SPt, selaku Kepala Desa Balun Kecamatan Turi yang telah memberikan ijin dan Fasilitas untuk melakukan penelitian 5. Seluruh responden yang telah bersedia memberikan informasi dalam penyusunan karya tulis ini 6. Semua pihak yang telah memberikan dukungan moril dan materiil demi terseleseikannya karya tulis ilmiah ini. Semoga Allah SWT memberi balasan pahala atas semua amal kebaikan yang diberikan. Penulis menyadari karya tulis ilmiah ini masih banyak kekurangan, untuk itu segala kritik dan saran yang bersifat membangun sangat penulis harapkan, akhirnya penulis berharap semoga karya tulis ini bermanfaat bagi penulis pada khususnya dan bagi semua pembaca pada umumnya Lamongan, Maret 2011

Penulis

8.

Daftar Isi Daftar isi harus lengkap, memuat semua hal yang terdapat didalam keseluruhan Karya Tulis Ilmiah secara sistematis. Dianjurkan khusus daftar isi menggunakan satu setengah spasi. Contoh Daftar isi :

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

13

DAFTAR ISI HALAMAN PRASYARAT GELAR HALAMAN PERNYATAAN ................................................................................................... LEMBAR PERSETUJUAN....................................................................................................... LEMBAR PENGESAHAN........................................................................................................ KATA PENGANTAR ................................................................................................................. DAFTAR ISI .............................................................................................................................. DAFTAR TABEL i ii iii iv v

..................................................................................................................... vii x 1 4 5 5 7 11 19 21 21 21 22 22 22 23 23 23 23 23 24 25 25 26 27 29

DAFTAR GAMBAR .................................................................................................................. viii DAFTAR LAMPIRAN................................................................................................................. BAB 1 : PENDAHULUAN 1.1 1.2 1.3 1.4 BAB 2 2.1 2.2 2.3 BAB 3.1 3.2 3.3 3.4 Latar Belakang........................................................................................... Rumusan Masalah ..................................................................................... Tujuan Penelitian....................................................................................... Manfaat Penelitian....................................................................................... Konsep Pengetahuan................................................................................ Konsep Dasar Perawatan Bayi Baru Lahir Normal ................................. Kerangka Konsep .................................................................................... Desain Penelitian...................................................................................... Waktu dan Tempat Penelitian.................................................................. Kerangka Kerja........................................................................................ Populasi, Sampel, Sampling.....................................................................

: TINJAUAN PUSTAKA

3 : METODE PENELITIAN

3.4.1 Populasi Penelitian................................................................................. 3.4.2 Sampel Penelitian.................................................................................... 3.4.3 Sampling Penelitian.................................................................................. 3.5 1) 2) 3.6 Identifikasi Variabel dan Definisi Operasional........................................ Variabel Independen ............................................................................... Variabel Dependen ................................................................................. Pengumpulan dan Analisa Data ............................................................... 3.5.1 Identifikasi Variabel ................................................................................

3.5.2 Definisi Operasional.................................................................................. 3.6.1 Pengumpulan Data .................................................................................. 3.6.2 Instrumen Penelitian.................................................................................. 3.6.3 Analisa Data.............................................................................................. 3.7 Etika Penelitian ....................................................................................... Informed 29

3.7.1 3.7.2
.. ...... 29

Consent ....................................................................................

Anonimity.........................................................................................

9.

Daftar Tabel Karangan ilmiah yang lengkap selain menganalisis data dengan seksama, juga mencantumkan tabel yang merupakan gambaran nyata analisis masalah tetapi sifatnya hanya melengkapi. Daftar tabel ini ada apabila skripsi menyajikan tabel-tabel.
Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

14

Contoh Daftar Tabel : Apabila tabel berada pada bab 2 dan terdapat dua tabel maka tabel pertama diberi no. 2.1 dan tabel kdua di beri no : 2.2, seperti contoh berikut ini :
DAFTAR TABEL Halaman Tabel 2.1 Tabel 3.2 Gejala KIPI Ringan dan Berat yang sering dijumpai Definisi Operasional Hubungan Pengetahuan Pengetahuan Keluarga Dengan Tindakan Perawatan pada Bayi Pasca Immunisasi BCG di Desa Balun Kecamatan Turi Lamongan Tahun 2007. 19 28

10.

Daftar Gambar Karangan ilmiah yang lengkap selain menganalisis data dengan seksama, juga mencantumkan gambar atau grafik yang merupakan gambaran nyata analisis masalah tetapi sifatnya hanya melengkapi. Daftar gambar ini ada apabila skripsi menyajikan gambar-gambar. Contoh Daftar Gambar : Apabila terdapat gambar dan gambar tersebut berada pada bab 2 dan bab 3 maka cara menuliskannya adalah gambar pertama diberi no. 2.1 dan gambar ke 2 diberi no. 3.1, seperti contoh berikut ini :
DAFTAR GAMBAR Halaman Gambar 2.1 Kerangka Konsep Hubungan Pengetahuan Pengetahuan Keluarga Dengan Tindakan Perawatan pada Bayi Pasca Immunisasi BCG di Dusun Balonggatel Desa Karang Balun Kecamatan Turi Tahun 2007................................... Kerangka Kerja Penelitian Hubungan Pengetahuan Pengetahuan Keluarga Dengan Tindakan Perawatan pada Bayi Pasca Immunisasi BCG di Dusun Balonggatel Desa Karang Balun Kecamatan Turi Tahun

35

Gambar 3.1

38

11.

Daftar Lampiran. Daftar lampiran ini ada apabila skripsi menyajikan lampiran. Contoh Daftar Lampiran :

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

15

DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1 Lampiran 2 Lampiran 3 Lampiran 4 Lampiran 5 Surat Permohonan Ijin Penelitian Surat Ijin Penelitian dari Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Pemerintah kabupaten Lamongan Surat Ijin Penelitian dari Kantor Kesbang dan Linmas Pemerintah Kabupaten Lamongan Lembar Persetujuan Menjadi Peserta Penelitian Lembar Kuesioner Penelitian

B. 1.

BAGIAN INTI Pada bagian ini memuat : BAB 1 : PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah 1.2. Rumusan Masalah. 1.3. Tujuan Penelitian. Tujuan Umum dan Tujuan Khusus 1.4. Manfaat Penelitian Bagi Pasien/Klien, Profesi, dan Institusi Ilmu Secara detail penjelasannya sebagai berikut :

1.1

Latar Belakang Masalah. Dalam latar belakang masalah penelitian, akan diuraikan fakta-fakta, pengalaman, hasil penelitian dari orang lain dan teori yang melatarbelakangi masalah yang ingin diteliti. Secara berurutan bagian-bagian yang ada pada latar belakang terdiri dari 4 bagian yang ditulis minemal menjadi 4 paragraf, yaitu : 1) Introduksi masalah penelitian. Penulis langsung mengungkapkan permasalahan inti pengertian dari sesuatu yang akan dibahas. Permasalahan bisa diungkapkan dengan melihat fenomena yang ditemukan ditempat penelitian atau dimasyarakat dan usahakan jangan terlalu bertele-tele. 2) Justifikasi/skala masalah berupa besarnya masalah dan pengaruh yang timbul terhadap kesehatan.
Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

16

Justifikasi adalah pembenaran dan bukti secara autentik tentang keberadaan masalah yang telah diuraikan, maka data ini dapat diperkuat dengan data kuantitatif yang berupa jumlah kejadian peristiwa yang diperoleh dari data internasional, nasional, dan lokal. Diupayakan data yang mutahir yang dapat diperoleh dari survey awal. 3) Kronologis masalah berupa penyebab masalah dan dampak dari masalah Kronologis ini berisi tentang bagaimana kejadian suatu masalah sampai timbulnya akibat jika masalah tersebut tidak ditangani. Ini dapat diuraikan tentang teori masing-masing variabel dan hubungan serta akibat jika masalah tersebut tidak diseleseikan. 4) Konsep solusi, berupa konsep pemecahan yang sudah ada akan digunakan. Berisi tentang alternatif solusi untuk menyeleseikan masalah dan dampak yang ditimbulkannya. Diupayakan tidak hanya satu solusi supaya beberapa pihak yang terkait dengan penelitian dapat dijelaskan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menyusun latar balakang adalah (1) Tidak terlalu muluk-muluk sehingga jauh dari konteks permasalahannya. (2) Berorientasi pada profesi, fungsi, bidang studi dan jurusan peneliti. (3) Disusun secara sistematis, ringkas dan terarah pada suatu permasalahan yang ingin diteliti. 1.2 Rumusan Masalah Penelitian Rumusan masalah merupakan awal dari segenap p[roses ilmiah. Masalah adalah ibarat jantung dari setiap rencana penelitian ilmiah. Bahkan masalah yang dirumuskan menentukan keberhasilan penelitian ilmiah. Makin tegas dan terarah rumusan masalahnya, makin jelas pula arah dan pelaksanaan penelitian. Untuk merumuskan masalah, seseorang harus tahu apa yang dimaksud masalah itu, yaitu ungkapan rasa ingin tahu tentang sesuatu hal dalam bentuk kalimat pertanyaan.

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

17

Masalah adalah kesenjangan antara harapan dengan kenyataan, antara apa yang diingingkan atau yang dituju dengan apa yang terjadi atau faktanya. Merumuskan masalah penelitian ini dapat dilakukan dalam bentuk pernyataan (problem statemen), dan juga dalam bentuk pertanyaan (research question). Ciri-ciri rumusan masalah yang baik yaitu : 1) Ringkas, jelas dan sederhana 2) Dapat diukur secara emperis dan obyektif 3) Memungkinkan untuk dijawab/diuji secara ilmiah. 4) Dalam bentuk kalimat pertanyaan 5) Tiap kata didalam kalimat pertanyaan hendaknya definitif (tidak menimbulkan beragam tafsiran) 6) Bahasa dan kata-katanya dimengerti oleh orang lain Contoh Rumusan Masalah Penelitian : Misalnya Judul Penelitian apabila masalah penelitiannya tentang tindakan perawatan pada bayi proses imunisasi pada bayi dan salah satu faktor penyebab nya adalah pengetahuan, maka bentuk rumusan masalahnya : ” Hubungan Pengetahuan Pengetahuan Keluarga Dengan Tindakan Perawatan pada Bayi Pasca Immunisasi BCG di Dusun Balonggatel Desa Karang Balun Kecamatan Turi Lamongan”.

Berdasarkan latar belakang tersebut diatas, maka peneliti merumuskan pertanyaan masalah: 1. Apakah ada hubungan Pengetahuan Pengetahuan Keluarga Dengan Tindakan Perawatan pada Bayi Pasca Immunisasi BCG di Desa Balun Kecamatan Turi ?

1.3 Tujuan Penelitian Tujuan penelitian adalah suatu indikasi kearah mana atau apa yang dicari melalui penelitian itu, yang dirumuskan dalam bentuk pernyataan yang kongret dapat diamati dan dapat diukur. Tujuan dari penalitian, bisaanya adalah untuk mengidentifikasi, menjelaskan atau mempreediksi alternatif pemecahan masalah. Secara mudah dapat dikatakan, bahwa dalam merumuskan tujuan penelitian seseorang penelityi tinggal mengubah redaksi kalimat masalah (kalimat pertanyaan dirumuskan masalah) menjadi kalimat

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

18

pernyataan supaya menemukan jawaban atas masalah itu, tentu saja dengan penyesuaian redaksi seperlunya, perhatikan contoh dibawah ini : 1) Apabila rumusan masalahnya : Apakah ada hubungan Pengetahuan Pengetahuan Keluarga Dengan Tindakan Perawatan pada Bayi Pasca Immunisasi BCG di Desa Balun Kecamatan Turi Lamongan ? 2) Maka tujuannya : Menganalisis hubungan Pengetahuan Pengetahuan Keluarga Dengan Tindakan Perawatan pada Bayi Pasca Immunisasi BCG di Desa Balun Kecamatan Turi Lamongan. 3) Tujuan umum, yaitu tujuan penelitian yang berupa menjawab masalah pokok, yang disesuaikan dengan spesifikasi permasalahan yang 4) Tujuan sekaligus akan diteliti yang mengambarkan dari output tujuan demi yang umum akan yang untuk dihasilkan dari penelitian. khusus, yaitu penjabaran rincian merupakan jawaban masalah khusus atau sub masalah dan menyatakan langkah langkah mencapai tujuan umum. 5) Tindakan pada tujuan khusus dinyatakan dengan kata kerja (t), yang tentu saja sesuai dengan permasalahan, misalnya : Menilai (to evaluate), Mengukur (to asses, to measure), Mengidentifikasi (to identify), Menentukan (to determine) dan Membandingkan (to compare). Contoh Tujuan Penelitian : Misalnya Judul Penelitian : ” Hubungan Pengetahuan Keluarga Dengan Tindakan Perawatan pada Bayi Pasca Immunisasi BCG di Desa Karang Kecamatan Turi Lamongan ”.

1.3. Tujuan Penelitian 1.3.1 Tujuan Umum Mengetahui Hubungan Pengetahuan Keluarga Dengan Tindakan Perawatan pada Bayi Pasca Immunisasi BCG di Desa Balun Kecamatan Turi. 1.3.2 Tujuan Khusus 1) Mengidentifikasi Pengetahuan Pengetahuan Keluarga tentang Immunisasi 2) Mengidentifikasi Tindakan Perawatan pada Bayi Pasca Immunisasi BCG 3) Menganalisis Hubungan Pengetahuan Pengetahuan Keluarga Dengan Tindakan Perawatan pada Bayi Pasca Immunisasi BCG di Desa Balun Kecamatan Turi

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

19

Catatan : 1. Apabila tujuan umum suatu penelitian dapat atau tidak perlu di spesifikkan lagi, maka tidak perlu adanya tujuan umum dan khusus, cukup dibuat “Tujuan Penelitian” saja. 2. Tujuan Umum 3. Tujuan Khusus : Pada dasarnya belum dapat diukur. : awal kalimat menggunakan kata kerja operasional 1.4 Manfaat Penelitian Manfaat penelitian adalah kegunaan hasil penelitian nanti, baik bagi kepentingan pengembangan program maupun kepentingan ilmu pengetahuan. Manfaat penelitian untuk bahan adalah : 1) Akademik. Merupakan sumbangan bagi ilmu pengetahuan khususnya dalam hal produktivitas kerja perawat di rumah sakit yang dikaitkan dengan iklim kerja, etos kerja dan disiplin kerjanya. Dan sebagai sarana pembanding bagi dunia ilmu pengetahuan dalam memperkaya informasi tentang pengaruh iklim kerja, etos kerja dan disiplin kerja terhadap produktivitas kerja. 2) Praktis, penelitian ini akan bermanfaat bagi : (1) Bagi pemerintah (2) Bagi Rumah Sakit (3) Bagi Profesi Kebidanan dan Sarjana Keperawatan (4) Bagi penulis

Contoh Manfaat Penelitian : 1) Misalnya Judul Penelitian : ” Hubungan Pengetahuan Keluarga Dengan Tindakan Perawatan pada Bayi Pasca Immunisasi BCG di Desa Balun Kecamatan Turi Lamongan”.

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

20

1.4

Manfaat Penelitian Merupakan sumbangan bagi ilmu pengetahuan khususnya dalam hal Perawatan

1.4.1 Bagi Akademis. pada Bayi Pasca Immunisasi BCG. Dan sebagai sarana pembanding bagi dunia ilmu pengetahuan dalam memperkaya informasi tentang Tindakan Perawatan pada Bayi Pasca Immunisasi BCG. 1.4.2 Bagi Praktis, penelitian ini akan bermanfaat bagi : 1. 2. Bagi pemerintah Bagi Rumah Sakit Bagi Profesi Kebidanan dan Sarjana Keperawatan Bagi Penulis

3. 4.

2. BAB 2 : TINJAUAN KEPUSTAKAAN 2.1. Sub Bab Disesuaikan dengan kebutuhan yang terkait dengan masalah penelitian, di dahului dengan prolog/pengantar. Bisaanya berisi : 1) 2) Konsep utama yang berhubungan dengan variabel Konsep pendukung yang berhubungan dengan variabel Tinjauan pustaka dapat diambil dari primer, yaitu mempunyai nama sumber pustaka. Referensi yang mendukung bisa didapatkan nama sumber-sumber yang kompeten dan dapat dipertanggung jawabkan. Penulisan daftar pustaka dari referensi yang diambil bisa disesuaikan dengan sistem penulisan kutipan yang standart dan harus konsisten. Cara penyusunan konsep teori adalah dengan memberikan uraian sebelum memulai ke sub bab, dengan ketentuan : 1) Susun sesuai Variabel 2) Singkat harus jelas 3) Literatur harus jelas 4) Jangan terlalu bertele-tele 5) Hindarkan konsep-konsep yang tidak atau sangat jauh relevansinya dengan variabel 6) Maksimal 10 tahun terakhir (kecuali belum ada terbitan terbaru) Contoh Penulisan Bab 2 :
Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

21

BAB 2 TINJAUAN KEPUSTAKAAN 2.1 Konsep Pengetahuan ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------2.1.1 Pengertian ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------2.1.2 Tingkat Pengetahuan Di Dalam Domain Kognitif ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------2.1.2.1 Tahu (Know) ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------1) ----------------------------------------------------------------2) ----------------------------------------------------------------(1) ----------------------------------------------------------------(2) -----------------------------------------------------------------

2.2.

Kerangka Konsep Penelitian Dibuat dalam diagram, kerangka konsep berisi tentang rangkaian teori yang merupakan isi dari tinjauan pustaka yang telah ditulis dan mempunyai hubungan dengan variabel yang di teliti. Contoh Kerangka Konsep Penelitian : Apabila masalah penelitian nya adalah “ketidak mampuan keluarga melakukan perawatan bayi pasca imunisasi, maka yang anda harus tahu adalah fakor apa yang menjadi penyebab masalah tersebut contoh:

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

22

Dan yang akan diteliti adalah hubungan “Pengetahuan dengan ketidak mampuan keluarga melakukan perawatan bayi pasca imunisasi BCG” maka bentuk kerangka konsepnya dapat digambarkan sebagai berikut sebagai berikut : Ling. Sosial Informasi Pendidikan Budaya Peran petugas kesehatan Pengetahuan Peran Keluarga Keterangan : : Diteliti : Tidak diteliti Gambar 2.2 Kerangka Konsep Hubungan Pengetahuan Keluarga Dengan Tindakan Perawatan pada Bayi Pasca Immunisasi BCG di Desa Balun Kecamatan Turi Lamongan Tahun 2011. Pengalaman yang kurang Ketidak Mampuan Keluarga Melakukan Perawatan Bayi Pasca Imunisasi

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

23

2.3.

Hipotesis Penelitian Dibuat jika ada. Hipotesis yang ditulis adalah H1 (Hipotesis Kerja), sedangkan untuk penelitian deskriptif tidak harus ditulis hipotesisnya.

Hipotesis Penelitian Hipotesis dalam penelitian ini adalah: H1 : Artinya ada Hubungan Pengetahuan Keluarga Dengan Tindakan Perawatan pada Bayi Pasca Immunisasi BCG di Desa Balun Kecamatan Turi Lamongan. Kalau anda menggunakan hipotesis nihil, maka H0 : Artinya tidak ada hubungan Pengetahuan Keluarga Dengan Tindakan Perawatan pada Bayi Pasca Immunisasi BCG di Desa Balun Kecamatan Turi Lamongan.

3. BAB 3 : METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian 3.2 Waktu dan Tempat Penelitian 3.3 Kerangka Kerja (Frame Work) 3.4 Identifikasi Variabel dan Identifikasi variabel ditulis berdasarkan variabel yang diteliti 3.5 Definisi Operasional Variabel Definisi operasional variabel dibuat dalam bentuk tabel/ matriks : macam variabel, definisi, indikator, skala pengukuran dan skor 3.6 Sampling Desain Populasi Penelitian Sampel Penelitian Teknik Penelitian 3.7 Pengumpulan dan Analisa Data Instrumen atau Alat Ukur Pengumpulan Data Analisa Data 3.8 Etika Penelitian Informed Consent Confidentiality Anonimity

3.6.1

3.6.2

3.6.3

3.7.1

3.7.2

3.7.3

3.8.1

3.8.2

3.8.3

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

24

Secara detail penjelasannya sebagai berikut : 3.1. Desain Penelitian Definisi desain penelitian secara teori. Desain penelitian dibedakan menjadi dua yaitu non eksperimental dan eksperimental. Desain non eksperimental terdiri dari : 1) Studi Deskriftif, 2) Studi Komparatif, 3) Studi Korelasi dan 4) Studi Kasus. Sedangkan desain penelitian eksperimental terdiri dari : 1) Pra-eksperimen, 2) Quasy eksperimen, dan 3) True eksperimen Setelah definisi penelitian secara teori, kemudian desain penelitian yang dipakai dalam penelitian : Contoh Desain Penelitian : ”Hubungan Pengetahuan Pengetahuan Keluarga Dengan Tindakan Perawatan pada Bayi Pasca Immunisasi BCG di Desa Balun Lamongan”. 1) Desain Penelitian : Analitik 2) Pendekatan yang digunakan dalam penelitian : Cross Sectional 3.2. Waktu dan Tempat Penelitian Waktu : mulai disusunnya proposal s/d penyusunan laporan, tempat : lokasi penelitian. 3.3. 1) 2) 3) Kerangka Kerja (Frame Work) Definisi Kerangka Kerja Susun sesuai alur/langkah penelitian yang akan dilakukan Contoh kerangka kerja Contoh Kerangka Konsep Penelitian : Misalnya Judul Penelitian : ” Hubungan Pengetahuan Keluarga Dengan Tindakan Perawatan pada Bayi Pasca Immunisasi BCG di Desa Balun Kecamatan Turi Lamongan” Kecamatan Turi

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

25

Kerangka kerja dalam penelitan ini dapat dagambarkan secara skematis sebagai berikut :
Populasi : Seluruh keluarga yang mempunyai anak 0-11 bulan yang telah diimmunisasi BCG di desa Balun bulan Januari 2011

Sampling : Simple Random Sampling

Sampel : Sebagian Keluarga yang mempunyai anak 0-11 bulan yang telah diimmunisasi BCG di desa Balun bulan Januari 2011

Pengetahuan Keluarga tentang perawatan bayi pasca Immmuniasi BCG

Tindakan Keluarga tentang perawatan bayi pasca Immmuniasi BCG

Pulta : Kuessioner tertutup

Pengolahan dan Analisis Data : Editing, Coding, Tabulating, Scoring, Uji Sperarman

Penyajian Hasil

Penarikan Kesimpulan

Gambar 3.1 Kerangka Kerja Penelitian Hubungan Pengetahuan Keluarga Dengan Tindakan Perawatan pada Bayi Pasca Immunisasi BCG di Desa Balun Kecamatan Turi Lamongan Tahun 2011.

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

26

3.4.

Identifikasi Varibel 3.4.1 Pengertian variabel 3.4.2 Variabel dalam penelitian ini : 1) Variabel Independen adalah Pengetahuan Keluarga tentang Perawatan bayi Pasca Immunisasi BCG 2) Variabel Dependen adalah Tindakan Keluarga tentang Perawatan bayi Pasca Immunisasi BCG

3.5.

Definisi Operasional Variabel Berisi : Pengertian variabel Contoh Definisi Operasional Variabel Penelitian : Misal Judul Penelitian : ”Hubungan Pengetahuan Keluarga Dengan Tindakan Perawatan pada Bayi Pasca Immunisasi BCG di Desa Balun Kecamatan Turi Lamongan”. Tabel 3.2 Definisi Operasional Hubungan Pengetahuan Keluarga Dengan Tindakan Perawatan pada Bayi Pasca Immunisasi BCG di Desa Balun Kecamatan Turi Lamongan Tahun 2011.
Definisi Operasional Jumlah jawaban responden yang benar dari 10 pertanyaan tentang Perawatan Pasca Immunisasi Indikator 1. Tahu 2. Memahami 3. Aplikasi Alat Ukur Kuesioner tertutup Skala Data Ordinal Skor Benar skor: 1 Salah skor: 0 • Pengetah uan Kurang < 55 % , kode 1 • Pengetah uan Sedang 56-75 %, kode 2 • Pengetah uan Baik, 76100 %, kode 3 Benar skor: 1 Salah skor: 0 • Tindakan tidak sesuai < 55 % , kode 1 • Tidakan Sesuai 56-100 %, kode 2

Variabel Variabel Independen Pengetahuan Keluarga tentang Perawatan Pasca Immunisasi

Variabel Dependen Tindakan Keluarga tentang Perawatan Pasca Immunisasi

Jumlah jawaban responden yang benar dari 10 pertanyaan tentang Tindakan Pasca Immunisasi

Kuesioner tertutup

Ordinal

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

27

3.6.

Sampling Desain. 3.6.1. 1) 2) Populasi Pengertian populasi ...(lihat pustaka) Populasi dalam penelitian adalah setiap subyek yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan (Nursalam, 2003:93). Pada penelitian ini populasinya adalah Seluruh keluarga yang mempunyai anak 0-11 bulan yang telah diimmunisasi BCG di desa Balun bulan Januari tahun 2011 3) 4) 5) Sampel Pengertian sampel..........(lihat pustaka) Sampel adalah sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi (Sugiyono, 2006:56). Sampel penelitian ini adalah sebagian keluarga yang mempunyai anak 0-11 bulan yang telah diimmunisasi BCG. Dengan menggunakan perhitungan sampel menurut Zainudin, (Nursalam, 2003 :96) yaitu : Rumus Besar Sampel Finith
n= N .Z1 / 2α . p.q d 2 ( N − 1) + Z1 / 2α . p.q
2 2

Rumus Besar Sampel Infinith
n= .Z1 / 2α . p.q d2
2

6)

Kriteria Inklusi : Pengertian kriteria inklusi.......(lihat pustaka) Kriteria inklusi dalam penelitian ini : (1) Keluarga (Ibu) yang mempunyai anak 0-11 bulan yang telah diimmunisasi BCG. (2) Keluarga yang bersedia untuk diteliti dan menandatangani Inform Consent diteliti

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

28

7)

Kriteria ekslusi : Pengertian kriteria ekslusi..........(lihat pustaka) Dituliskan (bila diperlukan dan hasus sesuai dengan karakteristik di populasi)

8)

Sampling (1) Pengertian sampling..........(lihat pustaka) (2) Sampling yang digunakan dalam penelitian ini karena berdasarkan perhitungan besar sampel, hasilnya sama dengan jumlah populasi, maka peneliti menggunakan Simple random sampling, yaitu cara pengambilan sampel secara acak dengan cara sederhana (Sugiyono, 2005). (3) Adapun cara pengambilannya dilakukan undian di populasi, yang terpilih akan menjadi sampel penelitian 3.7. 1) Pengumpulan dan Analisis Data Pengumpulan Data Proses Pengumpulan data, menguraikan tentang : Jelaskan birokrasi dan teknik perijinan Cara mengumpulkan data Tindakan jika kesulitan dalam pengumpulan data 2) Instrumen dan Prosedur Pengumpulan Data Menguraikan tentang : Pengertian instrumen Jenis instrumen yang digunakan Bentuk dan jenis pertanyaan Jumlah pertanyaan 3) Pengolahan Data Menguraikan tentang Langkah-langkah analisis : (1) (2) Editing Mengedit Jawaban responden apa masih ada yang belum diisi Coding
29

(1) (2) (3)

(1) (2) (3) (4)

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

Bagaimana cara memberikan kode responden, pertanyaan-pertanyaan dan segala hal dianggap perlu (3) Scoring Menentukan skor/nilai untuk item pertanyaan dan menentukan nilai terendah dan tertinggi. (4) pertanyaan 4) Analisis Data (1) misalnya :
6. ∑d n( n −1)

Tabulating Teknik mentabulasi hasil data yang diperoleh sesuai dengan item

Uji statistika yang digunakan, tuliskan Rumusnya,

rs =1 −

(2) (3) (4) (5)

Taraf Signifikan (α) Pembacaan hasil uji statistika Cara penarikan kesimpulan Piranti/alat (manual atau digital) yang digunakan untuk menganalisa

3.8.

Etika Penelitian Mencantukman etika yang mendasari dilaksanakannya suatu penelitian, meliputi : Informed concent atau lembar persetujuan, Anonimity atau Tanpa Nama dan Confidentiality atau Kerahasiaan.

C. 1.

BAGIAN AKHIR Pada bagian akhir ini terdiri atas daftar pustaka dan lampiran-lampiran. Daftar Pustaka Daftar pustaka memuat pustaka yang dijadikan referensi dalam usulan penelitian. Penulisannya disusun kebawah sesuai abjad nama keluarga atau nama akhir penulis dengan menggunakan sistem Harvard.

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

30

Contoh : Alford, Juechter, (1998). Five Condition For High Performance Culture, Journal Of Training and Development Atmoseputro, K. (2001). Produktivitas perusahaan, Jakarta : PT Gramedia aktualisasi budaya

Davis, K. & Newstran, J.W., (1990). Human Behaviour Of Work Organizations Behaviour, terjemahan, Jakarta : Erlangga Massofa, (2008). Pengertian dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Kerja, http://www.wordpress.com. Diakses : tanggal 18 Desember 2008. Nindy. .(2005). Femina. Makanan Bergizi dan Menarik Untuk Balita. Edisi Januari 2005. Jakarta : Praktika Corporations Prayetni (2001). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Burn Out pada Perawat Pelaksana di RSUP Persahabatan. Thesis Program magister Ilmu Keperawatan FIK-UI Jakarta tidak dipublikasikan. Suharsimi Arikunto, (2002). Prosedur Penelitian Pendekatan Praktek ; Cet. 12, Jakarta: Rineka Cipta Suatu

Penulisan lebih jelas lihat di daftar katalong yang berada di bagian depan buku 2. Lampiran Penjelasan tambahan, dapat berupa uraian, gambar, perhitunganperhitungan, grafik atau tabel, yang merupakan penjelasan rinci dari apa yang disajikan di bagian-bagian terkait sebelumnya.

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

31

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

32

II.

KARYA TULIS ILMIAH (HASIL) Sama seperti usulan penelitian. Karya Tulis Ilmiah terdiri dari tiga bagian yaitu bagian awal, bagian utama dan bagian akhir, hanya yang membedakan pada hasil Karya Tulis Ilmiah ada halaman motto/persembahan dan abstrak. Pada bagian utama memuat hasil dan pembahasan penelitian sedangkan pada akhir penelitian memuat tentang kesimpulan serta saran. A. BAGIAN AWAL Pada bagian ini berisi hal-hal yang berhubungan dengan penulisan Karya Tulis Ilmiah yakni sebagai berikut : Kulit Luar atau Halaman Sampul Depan Halaman Judul Halaman Pernyataan Lembar persetujuan Pembimbing Halaman Motto dan Persembahan Abstrak Lembar Pengesahan Kata Pengantar Daftar Isi Daftar Tabel Daftar Gambar Daftar Lampiran 1. Kulit luar atau Halaman Sampul Depan. Ketentuan untuk penulisan kulit luar dari atas sampai kebawah, semuannya huruf diketik huruf besar / kapitai, secara berurutan adalah sebagai berikut : Karya Tulis Ilmiah Judul Karya Tulis Ilmiah Loga Institusi Penyusun • • • Program studi Nama Nama kota Lembaga tempat pendidikan tinggi institusi berada
Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

0)

1)

2)

33

• Contoh Kulit Luar :

Tahun penyusunan

HUBUNGAN PENGETAHUAN KELUARGA DENGAN TINDAKAN PERAWATAN PADA BAYI PASCA IMMUNISASI BCG DI DESA BALUN KECAMATAN TURI LAMONGAN

KARYA TULIS ILMIAH

FIFI HARTANINGSIH NIM. 0706194803

PROGRAM STUDI D-III KEBIDANAN
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MUHAMMADIYAH LAMONGAN 2011

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

34

HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG SEKS DAN PERILAKU SEKSUAL PADA REMAJA DI SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MUHAMMADIYAH LAMONGAN

SKRIPSI

ARIF RAHMAN NIM. 13.01.2011

PROGRAM STUDI S-1 KEPERAWATAN
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MUHAMMADIYAH LAMONGAN 2011

Keterangan : Jarak spasi tergantung dari banyaknya kata pada judul Karya Tulis Ilmiah Ditulis dalam bentuk piramida terbalik

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

35

2.

Halaman Judul Penulisan judul sama persis dengan penui\lisan kulit luar, bedanya disini ditulis tujuan penelitian, yang cara penulisannya semua awal kata memakai huruf kapital dan ditulis sebagai halaman pertama dengan huruf ramawi kecil. Contoh Halaman Judul :

HUBUNGAN PENGETAHUAN KELUARGA DENGAN TINDAKAN PERAWATAN PADA BAYI PASCA IMMUNISASI BCG DI DESA BALUN KECAMATAN TURI LAMONGAN

KARYA TULIS ILMIAH

Diajukan kepada Prodi D-III Kebidanan STIKES Muhammadiyah Lamongan Sebagai Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Ahli Madya Kebidanan

FIFI HARTANINGSIH NIM. 0706194803

PROGRAM STUDI D-III KEBIDANAN
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MUHAMMADIYAH LAMONGAN 2011

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

36

HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG SEKS DAN PERILAKU SEKSUAL PADA REMAJA DI SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MUHAMMADIYAH LAMONGAN

SKRIPSI

Diajukan kepada Prodi S-1 Keperawatan STIKES Muhammadiyah Lamongan Sebagai Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Keperawatan

ARIF RAHMAN NIM. 13.01.2011

PROGRAM STUDI S-1 KEPERAWATAN
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MUHAMMADIYAH LAMONGAN 2011

3.

Lembar Persetujuan Pembimbing Halaman ini dipakai untuk maju ke ujian sidang atas persetujuan pembimbing. Yang harus diperhatikan dalam penulisan halaman persetujuan adalah :

a. b.

Semua awal kata yang tercantum dalam halaman ini ditulai dengan huruf kapital. Setelah kata pembimbing dibubuhkan tanda koma. Contoh Halaman Persetujuan :
Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

37

LEMBAR PERSETUJUAN Karya Tulis Oleh NIM Judul : : : FIFI HARTANINGSIH 0706194803 HUBUNGAN PENGETAHUAN KELUARGA DENGAN TINDAKAN PERAWATAN PADA BAYI PASCA IMMUNISASI BCG DI DESA BALUN KECAMATAN TURI LAMONGAN Telah disetujui untuk diujikan dihadapan Dewan Penguji Karya Tulis Ilmiah pada tanggal : 23 Juli 2011. Oleh : Mengetahui : Pembimbing I Pembimbing II

Dadang Kusbiantoro , Skep Ns, MMKes NBM.

Faizzatul Ummah, SST, MMKes NBM

LEMBAR PERSETUJUAN Karya Tulis Oleh NIM Judul : : : ARIF RAHMAN
13.01.2011 HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG SEKS DAN PERILAKU SEKSUAL PADA REMAJA DI SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MUHAMMADIYAH LAMONGAN

Telah disetujui untuk diujikan dihadapan Dewan Penguji Skripsi pada tanggal : 23 Juli 2011. Oleh : Mengetahui : Pembimbing I Pembimbing II

Dadang Kusbiantoro, SKep, Ns, MMKes NBM.

Suratmi, SKep.,Ns NBM

4.

Halaman Pengesahan
Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

38

Setelah halaman persetujuan, dicantumkan pula halaman pengesahan oleh panitia ujian Diploma III dengan penulisan sama seperti halaman persetujuan. Halaman ini dipakai pada saat ujian sidang. Contoh Halaman Pengesahan
LEMBAR PENGESAHAN Telah Diuji dan Disetujui Oleh Tim Penguji Pada Ujian Sidang KTI Di Program Studi D-III Kebidanan STIKES Muhammadiyah Lamongan Tanggal : 23 Juli 2011 PANITIA PENGUJI Tanda Tangan Ketua : Dr A Riva’i, MKes 2. Dadang Kusbiantoro, Skep Ns, MKes ......................................... .......................................... ..........................................

Anggota : 1. Faizatul Ummah, SST, MMkes

Mengetahui Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Lamongan Drs. H. Budi Utomo, Amd. Kep., M. Kes NBM.

LEMBAR PENGESAHAN Telah Diuji dan Disetujui Oleh Tim Penguji Pada Ujian Sidang Skripsi Di Program Studi S-1 Keperawatan STIKES Muhammadiyah Lamongan Tanggal : 23 Juli 2011 PANITIA PENGUJI Tanda Tangan Ketua : Dr A Riva’i, MKes 2. Dadang Kusbiantoro, Skep Ns, MKes .......................................... .......................................... ..........................................

Anggota : 1. Suratmi, SKep.,Ns

Mengetahui Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Lamongan Drs. H. Budi Utomo, Amd. Kep., M. Kes NBM.

5.

Halaman Pernyataan
Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

39

Berisi pernyataan peneliti yang menyatakan keaslian Karya Tulis Ilmiah Contoh Halaman Pernyataan :
SURAT PERNYATAAN Yang bertanda tangan di bawah ini : NAMA NIM TEMPAT, TANGGAL LAHIR INSTITUSI : : : : FIFI HARTANINGSIH 0706194803 LAMONGAN, 01 JUNI 1980 PRODI D-III KEBIDANAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) MUHAMMADIYAH LAMONGAN Menyatakan bahwa Karya Tulis Ilmiah (KTI) yang berjudul : ” Hubungan Pengetahuan Keluarga Dengan Tindakan Perawatan Pada Bayi Pasca Immunisasi BCG Di Desa Balun Kecamatan Turi Lamongan” adalah bukan Karya Tulis Ilmiah orang lain baik sebagian maupun keseluruhan, kecuali dalam bantuk kutipan yang telah disebutkan sumbernya. Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan apabila pernyataan ini tidak benar, saya bersedia mendapat sangsi akademis. Lamongan, Maret 2011 Yang menyatakan

FIFI HARTANINGSIH NIM. 0706194803

6.

Kurikulum Vitae
KURIKULUM VITAE

Nama : ......................................................................................... Tempat Tgl. Lahir : ......................................................................................... Alamat Rumah : ......................................................................................... Pekerjaan : ......................................................................................... Riwayat Pendidikan : 1. ......................................................................................... 2. ........................................................................................ 3. dst

7.

Halaman Motto dan Persembahan :
Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

40

Bisaanya dihalaman ini dicantumkan motto penulis yang ditulis di bagian atas, kemudian dibagian bawah ditulis persembahan kepada siapa persembahan ditujukan (ditulis sesuai dengan keinginan). Contoh Halaman Motto dan Persembahan :
MOTTO “Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang sesat dari jalan Allah akan mendapat adzab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan” (QS. Shaad : 26) ********************* “Barang siapa yang belajar satu bab ilmu, dia amalkan atau tidak diamalkan, maka dia lebih utama daripada shalat sunnah seribu rakaat” (Al Hadist)

Kupersembhakan Karya Tulis ini untuk • Bapak dan Ibuku, pengorbanan, do’a, kasih sayang, dan semua yang kau berikan takan pernah terlupakan dan takkan aku siasia kan. • Kakakku Joko tercinta • Rekan-rekan seperjuangan yang banyak memberikan motivasi dan semangat.

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

41

8.

Abstrak Merupakan bentuk mini karangan ilmiah, bisaanya tidak lebih dari 200

kata, pengetikan 1 spasi Full block. Komponen dalam abstrak mencakup : 1) Introduction : Alasan utama penelitian dilakukan 2) Methods : Meliputi desain, populasi, sampel dan sampling, alat ukur yang dipakai 3) Result and Analysis: Hasil utama yang diperoleh 4) Discussion : Saran/ upaya untuk mengatasi masalah Abstrak sering ditulis dengan satu spasi dalam satu peragraf atau beberapa peragraf. Dan di abstrak bisaanya juga diberi kata kunci untuk memudahkan pembaca. Contoh Abstrak :
ABSTRAK Asma Bronkiale merupakan penyakit yang banyak diderita masyarakat Indonesia dan jumlahnya meningkat setiap tahunnya. Penyakit Asma Bronkiale adalah penyakit yang bersifat reversible dan dapat menyebabkan kematian. Masalah yang dirasakan adalah serangan sesak napas saat kekambuhan terjadi. Untuk mengatasi dan mencegah kekambuhan asma perlu mendapatkan dukungan dari pihak keluarga. Desain penelitian ini menggunakan metode Cross Sectional. Metode sampling yang digunakan adalah Simple random sampling. Sampel yang diambil sebanyak 15 responden yaitu keluarga penderita Asma Bronkiale yang mengantar berobat di Poli Penyakit Paru RSD Dr. Soegiri Lamongan, pada bulan Mei 2003. Data penelitian ini diambil dengan menggunakan kuesioner tertutup. Setelah ditabulasi data yang ada dianalisis dengan menggunakan uji Rank Spearman Correlation dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan dukungan sosial keluarga yang banyak diberikan oleh keluarga kepada penderita Asma Bronkiale adalah pada kategori baik yaitu sebanyak 11 orang (73,3 %), kemudian kategori cukup sebanyak 4 orang (26,7 %) dan tidak ada satupun responden yang memberikan dukungan sosial keluarga pada kategori kurang Frekuensi kekambuhan yang sering dialami oleh penderita Asma Bronkiale adalah frekuensi kekambuhan rendah yaitu sebanyak 10 orang (66,7 %). Frekuensi kekambuhan sedang sebanyak 4 orang (26,6 %) dan frekuensi kekambuhan tinggi sebanyak 1 orang (6,7 %). Sedangkan dari hasil pengujian statistik diperoleh hasil ada hubungan sosial keluarga dan frekuensi kekambuhan pasien Asma Bronkiale dengan nilai koefisien korelasi sebesar - 0,568 dengan tingkat signifikansi 0,027 (p < 0,05). Melihat hasil penelitian ini maka perlu adanya dukungan sosial keluarga agar dapat meminimalkan frekuensi kekambuhan yang dialami penderita Asma Bronkiale. Kata Kunci : Dukungan Sosial Keluarga, Frekuensi Kekambuhan.

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

42

9.

Kata Pengantar Isi nsama dengan usulan/proposal Karya Tulis Ilmiah, hanya ditambah ucapan terimah kasih dari berbagai pihak yang dirasa perlu dalam penyusunan hasil karangan Karya Tulis Ilmiah.

10.

Daftar Isi Isi sama dengan usulan/proposal Karya Tulis Ilmiah, hanya ditambahkan : halaman motto/persembahan, abstrak, Bab 4 (Hasil dan Pembahasan) dan Bab 5 (Kesimpulan dan Saran)

11.

Daftar Tabel Isi nsama dengan usulan/proposal Karya Tulis Ilmiah, hanya ditambahkan : daftar tabel yang mungkin ada tambahan pada Bab 4 dan Bab 5

12.

Daftar Gambar Isi nsama dengan usulan/proposal Karya Tulis Ilmiah, hanya ditambahkan : daftar gambar yang mungkin ada tambahan pada Bab 4 dan Bab 5.

13.

Daftar Lampiran Isi nsama dengan usulan/proposal Karya Tulis Ilmiah, hanya ditambahkan daftar lampiran tambahan yang mungkin ada, misalnya : surat ijin penelitian, hasil tabulasi data dan hasil analisis data. BAGIAN INTI Pada dasarnya pada bagian ini isaiya sama dengan usulan/proposal Karya Tulis Ilmiah/ Skripsi, yaitu memuat :

B.

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

43

5.1. 4.1. 4.2. 4.3. 4.4. 4.5.

BAB 1 : PENDAHULUAN Isi sama dengan usulan/proposal Karya Tulis Ilmiah, yaitu : Latar Belakang Masalah Rumusan Masalah. Tujuan Penelitian. Tujuan Umum dan Tujuan Khusus Manfaat Penelitian Dari segi Akademis dan dari segi Praktis seperti pada Proposal

5.2. 2.1.

BAB 2 : TINJAUAN KEPUSTAKAAN Isi sama dengan usulan/proposal Karya Tulis Ilmiah, yaitu : Sub Bab Disesuaikan dengan kebutuhan yang terkait dengan masalah penelitian, di dahului dengan prolog/pengantar

2.2. 2.3.

Kerangka Konsep Penelitian Dibuat dalam bentuk diagram Hipotesis Penelitian Dibuat jika ada

5.3. 3.1. 3.2. 3.3. 3.4.

BAB 3 : METODE PENELITIAN Isi sama dengan usulan/proposal Karya Tulis Ilmiah, yaitu : Desain Penelitian Waktu dan Tempat Penelitian Kerangka Kerja (Frame Work) Sempling Desain

3.4.1. Populasi Penelitian 3.4.2. Sampel Penelitian 3.4.3. Teknik Penelitian 3.5. Identifikasi Variabel dan Definisi Operasional Variabel Identifikasi variabel ditulis berdasarkan variabel yang diteliti Definisi operasional variabel dibuat dalam bentuk tabel : macam variabel, definisi, indikator, skala pengukuran dan skor 3.6. Pengumpulan dan Analisa Data
Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

44

6.1.

Instrumen atau Alat Ukur Pengumpulan Data Analisa Data 3.7. Etika Penelitian Informed Consent Confidentiality Anonimity 5.4. 4.1. BAB 4 : HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Penulisan hasil penelitian bisa berupa data umum (demografi) dan data khusus. Data umum bisa dikaitkan apabila ada hubungan dengan isi pembahasan. Hasil penelitian menyajikan hasil hitungan rumus-rumus atau hitungan dari teknik analisis data yang digunakan untuk mengolah data penelitian. Hasil penelitian sebvaiknya disajikan dalam bentuk tabel, grafik, foto/gambar, diagram atau bentuk lain sebagai presepsi hasil penelitian yang sudah dilaksanakan oleh mahasiswa, dengan tetap memaparkan narasinya, sebagai presepsi hasil penelitian yang sudah dilaksanakan oleh mahasiswa dan agar mudah dimengerti oleh orang lain. 4.2. Pembahasan Berupa ”diskusi” tentang hasil penelitian dikaitkan dengan perkembangan teori, konsep-konsep, dan pendapat ahli yang sudah ada di literatur atau tinjauan kepustakaan, serta opini dari penulis, sehingga bagian ini berisi 3 hal yaitu Fakta, Teori dan Opini. Mengembalikan istilah responden ke Populasi Penelitian Contoh Bab 4 : Misalnya Judul Penelitian : ” Pengetahuan Pengetahuan Keluarga Dengan Tindakan Perawatan pada Bayi Pasca Immunisasi BCG di Desa Balun Kecamatan Turi Lamongan”

6.2.

6.3.

7.1.

7.2.

7.3.

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

45

BAB 4 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian ---------------------------------------------------------------------------------------------------------4.1.1 Data Umum ---------------------------------------------------------------------------------------------------------1) Gambaran Lokasi Penelitian ---------------------------------------------------------------------------------------------------------2) Karakteristik Responden (1) Jenis Kelamin (2) Umur 4.1.2 Data Khusus 4.2 Pembahasan 4.2.1 Pengetahuan Keluarga tentang Perawatan Pada Bayi Pasca Immunisasi BCG --------------------------------------------------------------------------------------------------------------4.2.2 Tindakan Keluarga Pada Bayi Pasca Immunisasi BCG --------------------------------------------------------------------------------------------------------------4.2.3 Hubungan Pengetahuan Keluarga Dengan Tindakan Perawatan Pada Bayi Pasca Immunisasi BCG Di Dusun Balonngatel Desa Karang Balun Kecamatan Turi Lamongan Tahun 2011 ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------

5.5.

BAB 5 : PENUTUP 5.1. Kesimpulan/simpulan Isi merupakan jawaban rumusan masalah penalitian. Kesimpulan merupakan bab yang berisi inti sari bab pembahasan. Karena itu, bab ini harus harus ditulis singkat, padat, tegas dan jelas, namun mengandung penelitian mengacu pada tujuan penelitian di bab 1 (satu), karena kesimpulan adalah menjawab tujuan/pertanyaan masalah. Yang perlu diperhatikan, penulis kesimpulan tidak perlu lagi dicantumkan hasil penelitian secara detail, cukup menyimpulkan secara umum. Jika pembaca ingin mengetahui hasil dari penelitian secara mendetail maka bisa membuka di bab sebelumnya. Ketentuan dari penulisan sebagai berikut : 1) Jika nilai penelitian : < 56 %, maka dikatakan kurang (sebagian kecil) 2) Jika nilai penelitian : < 56-78%, maka dikatakan cukup (rata-rata)
Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

46

3) Jika nilai penelitian : < 56 %, maka dikatakan kurang (sebagian kecil) Catatan jika nilai prosentase hasil penelitian sama maka ditulis atau dakatakan seimbang. Contoh Kesimpulan : 4.2.1 Misalnya Judul Penelitian : ” Hubungan Pengetahuan Keluarga Dengan Tindakan Perawatan Pada Bayi Pasca Immunisasi BCG Di Dusun Balonggatel Desa Karang Balun Kecamatan Turi Lamongan ”.
BAB 5 PENUTUP 5.1 Simpulan

1) Pengetahuan Keluarga tentang Perawatan Pada Bayi Pasca Immunisasi BCG di Desa
Balun Kecamatan Turi Lamongan mayoritas baik

2) Tindakan Keluarga tentang Perawatan Pada Bayi Pasca Immunisasi BCG di Desa
Balun Kecamatan Turi Lamongan mayoritas baik

3) Ada Hubungan antara Pengetahuan Keluarga tentang Perawatan Pada Bayi Pasca
Immunisasi BCG di Desa Balun Kecamatan Turi Lamongan dengan Tindakan Keluarga tentang Perawatan Pada Bayi Pasca Immunisasi BCG n, (p) = 0,000.

5.2. Saran-saran Ditujukan kepada individu, institusi/anstansi, organisasi yang terkait dengan masalah penelitian, dan unsur terkait lainnya. Saran dibuat berdasarkan hasil temuan, untuk memberikan masukan dan sumbang pikir bagi dunia Kebidanan dan Sarjana Keperawatan, yang isinya adalah pengembangan dan rekomendasi dari hasil penelitian yang telah didapat dan bersifat aplikatif. Sebaiknya saran mencakup isi dan sasaran, isi mengarah hasil temuan dan saran mengacu pada manfaat

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

47

Contoh Saran : Misalnya Judul Penelitian : ” Hubungan Pengetahuan Keluarga Dengan Tindakan Perawatan Pada Bayi Pasca Immunisasi BCG Di Desa Balun Kecamatan Turi Lamongan ”

5.2

Saran Dengan melihat hasil simpulan diatas, maka ada beberapa saran dari peneliti yakni

sebagai berikut: 5.2.1 Bagi Keluarga Bagi ibu-ibu yang mempunyai bayi berusia 0-12 bulan hendaknya : 1) Berusaha meningkatkan pengetahuan tentang perawatan bayi pasca Immunisasi BCG melalui penyuluhan yang diberikan di Posyandu maupun sumber informasi lain seperti majalah dan televisi. 2) Melakukan tentang perawatan bayi pasca Immunisasi BCG sesuai dengan informasi yang diberikan oleh tenaga kesehatan. 5.2.2 Bagi Tenaga Kesehatan Bagi tenaga kesehatan sangat penting untuk melakukan penyuluhan kesehatan bagi masyarakat khususnya dalam tindakan perawatan pada bayi pasca immunisasi melalui kader-kader atau secara langsung kepada ibu yang mempunyai balita, sehingga ibu paham tentang perawatan bayi pasca Immunisasi BCG. 5.2.3 Bagi Institusi Pendidikan Sebagai dasar pengelolaan program pembelajaran mata kuliah anak terutama di komunitas berkaitan dengan Immunisasi pada Bayi 0-12 bulan.

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

48

C.

BAGIAN AKHIR Pada bagian akhir ini terdiri atas daftar pustaka dan lampiranlampiran. Daftar Pustaka Daftar pustaka memuat pustaka yang dijadikan referensi dalam usulan penelitian. Penulisannya disusun kebawah sesuai abjad nama keluarga atau nama akhir penulis dengan menggunakan sistem Harvard. Contoh : Alford, Juechter, (1998). Five Condition For High Performance Culture, Journal Of Training and Development Atmoseputro, K. (2001). Produktivitas perusahaan, Jakarta : PT Gramedia aktualisasi budaya

Davis, K. & Newstran, J.W., (1990). Human Behaviour Of Work Organizations Behaviour, terjemahan, Jakarta : Erlangga Massofa, (2008). Pengertian dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Kerja, http://www.wordpress.com. Diakses : tanggal 18 Desember 2008. Nindy. .(2005). Femina. Makanan Bergizi dan Menarik Untuk Balita. Edisi Januari 2005. Jakarta : Praktika Corporations Prayetni (2001). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Burn Out pada Perawat Pelaksana di RSUP Persahabatan. Thesis Program magister Ilmu Keperawatan FIK-UI Jakarta tidak dipublikasikan. Suharsimi Arikunto, (2002). Prosedur Penelitian Pendekatan Praktek ; Cet. 12, Jakarta: Rineka Cipta Suatu

Penulisan lebih jelas lihat di daftar katalong yang berada di bagian depan buku

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

49

Lampiran Penjelasan tambahan, dapat berupa uraian, gambar, perhitunganperhitungan, grafik atau tabel, yang merupakan penjelasan rinci dari apa yang disajikan di bagian-bagian terkait sebelumnya. Jadwal Penelitian Dalam bagian ini diuraikan langkah-langkah kegiatan dari mulai menyusun proposal penelitian sampai dengan penulisan laporan, beserta waktu berjalanya atau berlangsungnya tiap kegiatan tersebut. Contoh Jadwal Penelitian :

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

50

Lembar Permohonan Menjadi Responden Contoh Permohonan Menjadi Responden :
LEMBAR PERMOHONAN MENJADI PESPONDEN Kepada Yth. Saudara calon responden Di Desa Balun Lamongan Sebagai syarat tugas akhir mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Lamongan, saya akan melakukan penelitian dengan judul “Hubungan antara Pengetahuan Keluarga tentang Perawatan Pada Bayi Pasca Immunisasi BCG Lamongan dengan Tindakan Keluarga tentang Perawatan Pada Bayi Pasca Immunisasi BCG di Desa Balun Ke. Turi Lamongan”. Tujuan penelitian adalah diketahuinya Hubungan antara Pengetahuan Keluarga tentang Perawatan Pada Bayi Pasca Immunisasi BCG dengan Tindakan Keluarga tentang Perawatan Pada Bayi Pasca Immunisasi di Desa Balun Kecamatan Turi Lamongan. Keperluan tersebut saya mohon kesediaan ibu untuk menjadi responden dalam penelitian ini. Selanjutnya kami mohon ibu untuk untuk mengisi kuesioner yang saya sediakan dengan kejujuran dan apa adanya. Jawaban Ibu dijamin kerahasiaanya. Demikian atas bantuan dan partisipasinya disampaikan terima kasih. Lamongan, Maret 2011

Hormat Saya,

FIFI HARTANINGSIH

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

51

Surat Persetujuan Menjadi Responden Contoh Persetujuan Menjadi Responden

LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN Hubungan Pengetahuan Keluarga Dengan Tindakan Perawatan Pada Bayi Pasca Immunisasi BCG Di Desa Balun Kecamatan Turi Lamongan

Oleh : FIFI HARTANINGSIH

Yang bertanda tangan dibawah dalam penelitian yang Turi Lamongan”.

ini saya, responden yang berperan serta Keluarga Dengan

berjudul “Hubungan Pengetahuan

Tindakan Perawatan Pada Bayi Pasca Immunisasi BCG Di Desa Balun Kecamatan Saya telah mendapat penjelasan tentang tujuan penalitian, kerahasiaan identitas dan informasi yang saya berikan serta hak saya untuk ikut serta dalam penelitian ini. Tanda tangan saya di bawah ini merupakan tanda tangan kesediaan saya sebagai responden dalam penelitian ini.

Tanda tangan Tanggal No. Responden

: :
:

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

52

III.

SISTEMATIKA PENULISAN Sistematika penulisan dan tata cara pengetikan yang harus diperhatikan dalam penyusunan Karya Tulis Ilmiah seperti berikut ini : BAHAN DAN UKURAN Bahan dan ukuran mencakup : naskah, sampul, warna sampul, tulisan pada sampul dan ukuran. Naskah. Naskah dibuat di atas kertas A-4 70g/m 2 dan tidak bolak-balik Sampul Naskah disampaikan dengan Soft Cover. Warna sampul Warna sampul untuk usulan penelitian dan Karya Tulis Ilmiah adalah Kuning gading Ukuran Ukuran kertas yang digunakan adalah A4 S. TATA CARA PENGETIKAN Selain hal-hal tersebut diatas, perlu diperhatikan syarat-syarat sebagai berikut : Pengetikan Karya Tulis Ilmiah diketik dengan jarak dua spasi di atas kertas HVS ukuran A-4 S, kecuali tulisan didalam tabel, abstrak, judul daftar tabel dan gambar yang lebih dari satu baris dan daftar pustaka yang diketik dengan jarak satu spasi kebawah. Jenis Huruf (1) Naskah diketik dengan huruf Time New Roman 12 dan untuk seluruh naskah harus menggunakan jenis huruf yang sama. (2) Huruf miring diberikan untuk kata asing. (3) Lambang, huruf yunani atau tanda-tanda yang tidak dapat diketik harus ditulis dengan rapi memakai tinta hitam.
Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

A.

B.

53

Bilangan dan Satuan (1) Bilangan diketik dengan angka, kecuali pada permulaan kalimat, misalnya 100 mahasiswa. (2) Bilangan desimal ditandai dengan koma, bukan titik, misalnya tinggi badan mahasiswa 100,10 cm. Batas Tepi 1) Tepi atas 3) Tepi Kiri : 4 cm : 4 cm 2) Tepi bawah : 3 cm 4) Tepi kanan : 3 cm Pengisian Ruangan Ruangan yang terdapat pada halaman naskah harus di isi penuh, yang berarti pengetikan harus dari tepi kiri sampai tepi kanan dan jangan sampai ada ruangan yang terbuang. Perkecualian kalau akan mulai dengan alinea baru, persamaan daftar, gambar, sub judul, atau hal-hal yang khusus. Alinea Baru Alinea baru dimulai dengan ketukan yang ke enam dari tepi kiri. Permulaan Kalimat Blangan, lambang, atau suatu rumus yang memulai suatu kalimat harus di eja, misalnya : seratus sepuluh mahasiswa. Bab, Anak Bab, Sub Anak Bab dan lain-lain Anak bab dan sub bab dinomori dengan angka angka arab sistem digital. Angka terakhir dalam digital tidak diberi titik dan angka digital tidak lebih dari 4 angka, sedangkan penomoran selanjutnya menggunakan 1), 2), 3) kemudian ditempatkan di depan rincian tidak di benarkan.

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

54

Rincian Ke bawah Jika pada penulisan naskah ada rincian yang harus di susun ke bawah, pakailah nomor urut sesuai dengan ketentuan. Penggunaan garis penghubung (-) yang ditempatkan di depan rincian tidak dibenarkan. Letak Simetris Gambar, tabel (daftar), persamaan, bab, dan sub bab di tulis sestematis terhadap tepi kiri dan kanan pengetikan. PENOMORAN Bagian ini dibagi menjadi penomoran halaman, tabel (daftar), gambar dan persamaan. Halaman. (1) bagian awal laporan, mulai dari halaman judul sampai ke daftar lampiran, diberi nomor halaman dengan angka romawi kecil ditempatkan dikaki halaman persis ditengah-tengah. (2) sebagai nomor halaman. (3) Nomor halaman ditempatkan di sebelah kanan atas, kecuali kalau ada judul bab pada bagian atas halaman itu. Untuk halaman yang demikian nomornya ditulis di kaki halaman persis di tengah-tengah. (4) dari tepi atas Nomor halaman diketik dengan jarak 2 cm Bagian utama dan bagian akhir, mulai dari pengantar (Bab 1) sampai halaman terakhir, memakai angka arab

)

C.

Daftar Tabel Tabel (Daftar) urut dengan angka Arab Contoh : Tabel 3.2 Definisi Operasional Hubungan Pengetahuan Keluarga Dengan Tindakan Perawatan pada Bayi Pasca Immunisasi BCG di Desa Balun Kecamatan Turi Lamongan Tahun 2011.
55

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

Variabel Variabel Independen Pengetahuan Keluarga tentang Perawatan Pasca Immunisasi

Definisi Operasional Jumlah jawaban responden yang benar dari 10 pertanyaan tentang Perawatan Pasca Immunisasi

Indikator 1. Tahu 2. Mema hami 3. Aplik asi

Alat Ukur Kuesioner tertutup

Skala Data Ordina l

Skor Benar skor: 1 Salah skor: 0 • Pengetahuan Kurang < 55 % , kode 1 • Pengetahuan Sedang 56-75 %, kode 2 • Pengetahuan Baik, 76-100 %, kode 3

Keterangan : : Jarak judul tabel dengan tabel 2 spasi Judul tabel diketik dengan jarak 1 spasi Didalam tabel, tulisan diketik dengan jarak 1 spasi Daftar Gambar Gambar diberi nomor urut dengan angka arab : Contoh Kerangka Konsep 1 : Budaya Pengalaman Petugas Kesehatan Pengetahuan Tidakan Keluarga pada Bayi Pasca Immunisasi

Keterangan : : Diteliti : Tidak diteliti Gambar 2.2 Kerangka Konsep Hubungan Pengetahuan Keluarga Dengan Tindakan Perawatan pada Bayi Pasca Immunisasi BCG di Desa Balun Kecamatan Turi Lamongan Tahun 2011.
56

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

Keterangan : : Jarak judul gambar dengan gambar 2 spasi Judul daftar gambar diketik dengan jarak 1 spasi Didalam kotak/gambar, tulisan diketik dengan jarak 1 spasi Contoh Kerangka Konsep 2 : Genetik

Lingkungan

Kejadian TB Paru Praktis/ Tindakan Sikap

Pelayanan Kesehatan

Pengetahuan tentang TB Paru Gambar 2.1. Kerangka Konsep Hubungan Pengetahuan dan Sikap tentang TB Paru dengan Kejadian TB Paru di Puskesmas Babat Tahun 2011 Contoh Kerangka Konsep 3 : Policy Pemerintah Pola Seleksi Pendidikan Calon Mhs Kualitas Calon Mahasiswa Maru Proses Belajar & Mengajar Mutu Lulusan Penerapan Kurikulum

• Sarana & Prasarana • Visi dan Misi • SDM • Komitmen Staff Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan • Anggaran

57

Gambar 2.1. Kerangka Konsep Perencanaan Strategik Dalam Meningkatkan Mutu Lulusan di STIKES Muhammadiyah Tahun 2011

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

58

D.

BAHASA Bahasa yang dipakai Bahasa yang dipakai ialah bahasa Indonesia yang baku (ada subyek dan predikat, dan supaya lebih sempurna, ditambah dengan obyek keterangan). Untuk Bahasa Gunakan : (1) Kamus besar Bahasa Indonesia (untuk rujukan kosa kata bahasa Indonesia) (2) Kamus Ingris-Indonesia karangan John M. Echols dan Hassan Shdily (untuk kosa kata Bahasa Ingris-/komputasi) Bentuk kalimat Bentuk kalimat tidak boleh menampilkan orang pertama dan kedua (saya, aku, kami, engkau dan lainnya), tetapi bentik pasif. Pada penyajian ucapan terima kasih pada prakata, saya ditulis dengan penulis. Istilah (1) Istilah yang dipakai ialah istilah Indonesia atau yang sudah di Indonesiakan. (2) Jika terpaksa harus memakai istilah asing, kata tersebut dicetak menggunakan huruf italic (miring) Ejaan Ejaan menggunakan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) Kesalahan yang sering terjadi (1) Kata penghubung, seperti sehingga, dan sedangkan, tidak boleh dipakai memulai sesuatu kalimat. (2) Kata depan, misalnya pada, sering dipakai tidak tempatnya, misalnya diletakkan di depan subyek (merusak susunan kalimat). (3) Kata dimana dari sering kurang tepat pemakaiannya, dan diperlukan tepat seperti kata where dan of dalam bahasa Inggris. (4) Tanda baca harus dipergunakan dengan tepat

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

59

IV. 1.

ACUAN PENILAIAN UJIAN AKHIR PROGRAM (UAP) Indikator Penilaian NO ASPEK YANG DINILAI I. PENULISAN A. PENGUASAAN PENULISAN 1. Sistematika Penulsan INDIKATOR

B.

1. Ketepatan penulisan judul 2. Bagan awal : halaman judul, pengesahan, kata pengantar, daftar isi, abstrak (IMRAD), daftar tabel, daftar gambar, daftar lampiran. 3. Bagian isi : Pendahuluan, tinjauan kepustakaan, penutup 2. Ketepatan Penggunaan 1. Pungutasi (penggunaan tanda baca yang Bahasa dan Istilah tepat) 2. Diksi (pemilihan kata yang tepat) 3. Konsistensi / Keajegan Kerapian penulisan dan penggunaan istilah yang tepat. SEGI ILMIAH TULISAN 1. Kesesuaian judul 1. Isi tulisan sesuai Judul : lingkup riset . 2. Memungkinkan untuk diteliti ; penyeleseian masalah-masalah Kebidanan dan Sarjana Keperawatan 3. Memberikan kontribusi terhadap pengembangan praktek dan ilmu kesehatan 2. Ketepatan penulisan 1. Pernyataan masalah jelas masalah pada latar belakang 2. Skala tau justifikasi masalah 3. Krnologis masalah (sebab akibat) 4. Konsep solusi (ditulis secara urut) 5. Pola berfikir deduktif atau induktif 3. Rumusan masalah 1. Jelas dan ringkas 2. Didukung oleh fakta 3. Penting untuk diteliti 4. Pertanyaan masalah; berupa pertanyaan, spesifik dan terpisah 4. Tujuan dan manfaat 1. Menggunakan kata kerja yang penelitian operasional 2. Dapat tercapai 3. Spesifik 5.Tujuan dan manfaat Sesuai dengan masalah yang diteliti penelitian

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

60

NO

ASPEK YANG DINILAI INDIKATOR 6. Tujuan menuuliskan 1. Berhubungan dengan masalah yang tinjauan kepustakaan diteliti 2. Setiap pernyataan oleh pustaka yang sesuai (pengarang, tahun dan nomor halaman) 3. Kejelasan dalam membuat “Pharaphrese” setiap pernyataan 7. Penyusunan kerangka 1. Berdasarkan teori atau model yang konseptual berlaku umum 2. Menggambarkan semua yang tertulis pada tinjauan kepustakaan 8. Perumusan hipotesis (jika 1. Kalimat Pernyataan (antara variabel) ada) 2. Hipotesis penelitian 3. Dapat diuji 4. Berdasarkan teori 5. Memprediksi 9. Penggunaan metode 1. Pemilihan desain atau rancangan yang penelitian dan statistik tepat 2. Sesuai dengan tujuan penelitian 3. Variabel yang diukur dinyatakan dengan jelas 4. Penentuan subyek penelitian tepat 5. Penjelasan pengumpulan data 6. Penentuan instrumen penelitian tepat (valid dan reliabel), menjawab pertanyaan masalah 7. Penggunaan pengolahan data yang tepat (Kualitatif/kuantitatif statistik) 8. Dituliskan keterbatasan (Sampling, desain, instrumen dan feasibility) 9. Penulisan etika penelitian (Ethical Clearence) 10. Kemampuan menuliskan 1. Kalimat pengantar hasil 2. Peulisan karakteristik tempat dan responden penelitian (data demografi) 3. Data dianalisis berdasarkan hasil mencari data/angka yang menonjol/menyimpang (dijelaskan apa adanya) 4. Penulisan tbel, grafik sesuai dengan kaidah

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

61

NO

ASPEK YANG DINILAI 11. Pembahasan

II

INDIKATOR 1. Menganalisa makna penelitian, hasil dihubungkan dengan tujuan, pustaka, 2. Ditulis keterbatasan penelitian 3. Penulis secara wajar, tidak berlebihan 4. harus mengandung fakta, teori, opini (tidak harus berurutan) 12. Kemampuan Menarik 1. Kesimpulan ditulis menjawab rumusan kesimpulan masalah atau tujuan penelitian 2. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian 3. Ringkas dan jelas 13. Kemanpuan memberikan 1. Operasional saran 2. Mengacu pada kesimpulan 3. Kalimat aktif 14. Penggunaan 1. Konsisten dengan penulisan pustaka Kepustakaan yang digunakan (Misal : HARVARD) 2. Pustaka diambil dari referensi maksimal 10 tahun terakhir 3. Pustaka yang dipilih dari : jurnal, Internet, buku skripsi / tesis, makalah, seminar dan surat kabar Penyajian 1. Kemampuan Penyajian 1. Mengemukakan konsep dan hasil penelitian 2. Menggunakan bahasa dengan jelas dan benar 3. Menyajikan materi secara sistematika 4. Menekankan berbagai hal yang penting 5. Mengelola waktu penyajian dengan tepat 6. Menggunakan IT (Teknologi Informasi) 2. Kemampuan berdiskusi 1. Mampu berkomunikasi dan berdialog dengan baik 2. Menjawab dengan tepat 3. Menerima fakta baru secara terbuka 4. Menerima pendapat orang lain secara kritis 5. Mampu mengendalikan emosi 6. Jujur dalam berpendapat

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

62

2.

Daftar Konversi Nilai NILAI ABSOLUT >86.00 85.00 83.75 82.5 81.25 80.00 78.75 77.50 76.25 75.00 73.75 72.50 71.25 70.00 68.75 67.50 67.00 66.25 65.00 63.75 62.50 61.25 60.00 58.75 57.50 56.25 ACUAN Lampiran 1 NILAI MUTU 4.00 3.99 3.87 3.75 3.66 3.56 3.51 3.50 3.33 3.25 3.24 3.16 3.00 2.99 2.88 2.76 2.75 2.67 2.58 2.50 2.42 2.33 2.25 2.24 2.16 2.00 NILAI LAMBANG A A A A A A A B B B B B B B B B C C C C C C C C C C

ALUR PERMINTAAN SURAT SURVEI AWAL DAN PENELITIAN GUNA PENYUSUNAN PROPOSAL DAN PENELITIAN KTI / SKRIPSI Surat Survei Awal Surat Penelitian

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

63

MAHASISWA

Front Ofice

BPPM

1. Mengambil Form 1. Mengumpulkan Proposal pengajuan gambaran yang telah direvisi dan masalah untuk diajukan ke tlah disahkan oleh dosen dosen pembimbing. pmbimbing. 2. Mengembalikan Form 2. Surat yang diminta bisa yang telah di setujui dosen diambil di hari pembimbing. berikutnya. 3. Maksimal permintaan 2 3. Surat di Copy 2 Lembar lokasi survey awal / dua 1) untuk ke tujuan (Asli) surat yang di minta. 2) untuk Arsip STIKES 4. Surat yang diminta bisa Muhammadiyah diambil di hari berikutnya. Lamongan. Surat di Copy 2 Lembar 3) untuk Arsip 1) untuk ke tujuan (Asli) Mahasiswa yang 2) untuk Arsip STIKES bersangkutan Muhammadiyah Lamongan. 3) untuk Arsip Mahasiswa yang bersangkutan

Lampiran 2

Format Mengumpulkan SKRIPSI dan Jurnal KTI/ SKRIPSI Berupa CD DENGAN FORMAT PDF (Adobe Acrobat Reader) Dan Word :
Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

64

1. BAGIAN AWAL a. b. c. d. e. f. g. h. i. j. Cover Lembar Pernyataan Lembar Persetujuan yang telah disetujui Lembar Pengesahan yang telah disahkan Lembar Moto dan persembahan Abstrak. Kata Pengantar. Daftar Gambar. Daftar Tabel. Daftar Lampiran. 2. ALL BAB ( 1 S/D 5 ) 3. LAMPIRAN 4. JURNAL. 5. FOTO. Catatan: Untuk menghindari pengkopian / pengandaan data Karya Tulis oleh orla diharapkan karya tulis di format ke PDF. o Kecuali Jurnal Karya Tulis format Mord karena sewaktu di edit kembali untuk diterbitkan ke Jurnal SURYA

o

Lampiran 3 PETUNJUK PENYUSUNAN JURNAL - Isi Jurnal : Judul Nama Peneliti

• •

1 kolom

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

65

Abstrak 1. Pendahuluan
2. 3. 4. 5. 6. Metodelogi Penelitian Hasil Penelitian Pembahasan Simpulan dan Saran Daftar Pustaka

2 kolom

Format 1. Font 2. Font Size 3. Line Spacing 4. Page setup

: Time new Roman : 11 :1 : Top : 25 mm Bottom : 25 mm Left : 30 mm Right : 25 mm Multipel pages: Mirror Margins Paper size : Costom size Width : 210 mm Height : 279

Contoh:

Dalam pengerjaan penelitian terdapat 3 nama ditandai dengan tanda bintang yang keterangannya dimasukkan dalam daftar pustaka.

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

66

Pedoman Penulisan KTI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lamongan

67

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->