P. 1
Anatomi Fisiologi Sistem Integumen (Kulit)

Anatomi Fisiologi Sistem Integumen (Kulit)

|Views: 1,818|Likes:
Dipublikasikan oleh irfany

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: irfany on Oct 25, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/25/2015

pdf

text

original

ANATOMI FISIOLOGI SISTEM INTEGUMEN (KULIT

)
Dr. Rudy Joegijantoro Click to edit Master subtitle style

4/29/12

SISTEM INTEGUMEN

Kata ini berasal dari bahasa latin "integumentum", yang berarti "penutup“ Organ terbesar tubuh. Sistem organ yang membedakan, memisahkan, melindungi terhadap lingkungan sekitarnya. Terdiri atas : kulit, rambut, kuku, kelenjar keringat dan produknya 4/29/12 (keringat)

• •

SISTEM INTEGUMEN

CIRI-CIRI KULIT
1.

Pembungkus yang elastis yang melindungi kulit dari pengaruh lingkungan. Alat tubuh yang terberat : 15 % dari berat badan. Luas : 1,50 – 1,75 m. Tebal rata – rata : 1,22mm.

2.

3.

4.

Daerah yang paling tebal : 66 mm, 4/29/12pada telapak tangan dan t. kaki dan
5.

LAPISAN KULIT

KULIT TERBAGI MENJADI 3 LAPISAN
1.

LAP. EPIDERMIS
Terbagi atas 4 lapisan :
a. b. c. d.

Lapisan tanduk / stratum corneum Lapisan Granular / stratum granulosum Lapisan Malphigi / stratum spinosum Lapisan Basal / stratum germinativum

4/29/12

Lap. Epidermis........

Setiap kulit yang mati akan terganti tiap 3- 4 minggu. Dalam epidermis terdapat 3 sel yaitu : Sel merkel. Fungsinya belum dipahami dengan jelas tapi diyakini berperan dalam pembentukan kalus dan klavus pada tangan dan kaki.

1.

2.

Sel langerhans. Berperan dalam respon – respon antigen kutaneus. Epidermis akan bertambah tebal jika bagian tersebut sering digunakan. Persambungan antara epidermis dan dermis di sebut rete ridge yang berfungsi sebagai tempat 4/29/12

3.

Sel Melanosit : memproduksi pigmen melanin yang memberi warna kulit.
keterangan: A = melanocyt B = Langerhans cell C = Merkels cell D = nervända 1 = stratum corneum 2 = stratum granulosum 3 = stratum spinosum 4 = stratum basale 5 = basalmembran

4/29/12

2.

LAP. DERMIS (KORIUM)
merupakan lapisan dibawah epidermis. Terdiri dari jaringan ikat yang terdiri dari 2 lapisan:

pars papilaris terdiri dari sel fibroblast yang memproduksi kolagen. Retikularis yang terdapat banyak pembuluh darah , limfe, dan akar rambut, kelenjar keringat dan kelenjar sebaseus.

4/29/12

3.

LAP. HIPODERMIS (SUBCUTIS / SUBKUTAN)

Lapisan terdalam yang banyak mengandung sel liposit yang menghasilkan banyak lemak. Merupakan jaringan adipose sebagai bantalan antara kulit dan struktur internal seperti otot dan tulang. Sebagai mobilitas kulit, perubahan kontur tubuh dan penyekatan panas.

4/29/12

4/29/12

4/29/12

RAMBUT
Terdapat di seluruh kulit kecuali telapak tangan kaki dan bagian dorsal dari falang distal jari tangan, kaki, penis, labia minora dan bibir. Terdapat 2 jenis rambut : a. rambut terminal ( dapat panjang dan pendek.) b. rambut velus ( pendek, halus dan 4/29/12 lembut).

PENAMPANG RAMBUT

Penampang rambut terdiri atas:
1.

Kutikula: terdiri atas lapisan keratin Korteks: terdiri atas serabut polipeptida yang memanjang dan saling berdekatan. lapisan ini mengandung pigmen Medula: terdiri atas 3-4 lapis sel kubus yang berisi keratohialin, badan lemak, dan rongga udara. rambut velus tidak mempunyai medula

2.

3.

4/29/12

FUNGSI RAMBUT
1.

melindungi kulit dari pengaruh buruk: contoh Alis mata melindungi mata dari keringat agar tidak mengalir ke mata, bulu hidung (vibrissae). menyaring udara. pengatur suhu. pendorong penguapan keringat. indera peraba yang sensitif.

2. 3. 4.

5. 4/29/12

Rambut terdiri dari akar ( sel tanpa keratin) dan batang ( terdiri sel keratin ) Bagian dermis yang masuk dalam kandung rambut disebut papil.

4/29/12

PERTUMBUHAN RAMBUT

Terdapat 3 fase :
1.

fase pertumbuhan (Anagen) kecepatan pertumbuhan rambut bervariasi. Rambut janggut tercepat diikuti kulit kepala. sel-sel matriks melalui mitosis membentuk sel-sel baru mendorong sel-sel lebih tua ke atas. Aktivitas ini lamanya 2-6 tahun 90 % dari 100.000 folikel rambut kulit kepala normal mengalami fase pertumbuhan

4/29/12

2.

Fase Peralihan (Katagen) Masa peralihan dimulai dari penebalan jaringan ikat di sekitar folikel rambut. Bagian tengah akar rambut menyempit dan bagian di

4/29/12

Fase Istirahat

( Telogen) Berlangsung + 4 bulan, rambut mengalami kerontokan 50 – 100 lembar rambut rontok dalam tiap harinya.

4/29/12

Gerak merinding jika terjadi trauma , stress, disebut Piloereksi. Warna rambut ditentukan oleh jumlah melanin. Pertumbuhan rambut pada daerah tertentu dikontrol oleh hormon seks( rambut wajah, janggut, kumis, dada, punggung, di kontrol oleh H. Androgen.
4/29/12

Kuantitas dan kualitas distribusi

KUKU

Permukaan dorsal ujung distal jari tangan atau kaki terdapat lempeng kreatin yang keras dan transparan yang tumbuh dari akar yang disebut kutikula. Berfungsi mengangkat benda – benda kecil. Pertumbuhan rata- rata 0,1 mm /hari. Pembaruan total kuku jari tangan : 4/29/12 170 hari dan kuku kaki: 12- 18 bulan.

• •

4/29/12

Kuku adalah bagian terminal lapisan tanduk yang menebal. Bagian kuku terdiri dari:

Matriks kuku: merupakan pembentuk jaringan kuku yang baru Dinding kuku (nail wall): merupakan lipatan-lipatan kulit yang menutupi bagian pinggir dan atas Dasar kuku (nail bed): merupakan bagian kulit yang ditutupi kuku

Alur kuku (nail grove): merupakan celah antar dinding dan dasar kuku 4/29/12

Lempeng kuku (nail plate): merupakan bagian tengah kuku yang dikelilingi dinding kuku Lunula: merupakan bagian lempeng kuku yang berwarna putih didekat akar kuku berbentuk bulan sabit, sering tertutup oleh kulit Eponikium (kutikula): merupakan dinding kuku bagian proksima, kulit arinya menutupi bagian permukaan lempeng kuku

Hiponikium: merupakan dasar kuku, kulit ari dibawah kuku yang bebas (free 4/29/12 edge) menebal

KELENJAR-KELENJAR PADA KULIT
1.

Kelenjar Sebasea berfungsi mengontrol sekresi minyak ke dalam ruang antara folikel rambut dan batang rambut yang akan melumasi rambut sehingga menjadi halus lentur dan lunak. Kelenjar keringat diklasifikasikan menjadi 2 kategori:

2.

a.

kelenjar Ekrin terdapat disemua kulit. Melepaskan keringat sebagai reaksi penngkatan suhu lingkungan dan suhu tubuh. Kecepatan sekresi keringat dikendalikan oleh saraf simpatik. Contoh pengeluaran keringat pada tangan, kaki, aksila, dahi, sebagai reaksi tubuh terhadap stress, nyeri dll.

kelenjar Apokrin. Terdapat di aksila, anus, skrotum, labia mayora, dan bermuara pada folikel rambut. Kelenjar ini aktif pada 4/29/12 masa pubertas, pada wanita akan membesar dan
b.

Kelenjar Apokrin memproduksi keringat yang keruh seperti susu yang diuraikan oleh bakteri menghasilkan bau khas pada aksila. Pada telinga bagian luar terdapat kelenjar apokrin khusus yang disebut Kelenjar seruminosa yang menghasilkan serumen(wax).
4/29/12

FUNGSI KULIT SECARA UMUM
1.

BERFUNGSI SEBAGAI PROTEKSI.
Masuknya benda- benda dari luar(benda asing ,invasi bacteri.) Melindungi dari trauma yang terus menerus. Mencegah keluarnya cairan yang berlebihan dari tubuh. Menyerap berbagai senyawa lipid, vit. A dan D yang larut lemak. melanin mencegah

– 4/29/12Memproduksi

2.

BERFUNGSI SBG. PENGONTROL/PENGATUR SUHU.

Vasokonstriksi pada suhu dingin dan dilatasi pada kondisi panas peredaran darah meningkat terjadi penguapan keringat. 3 proses hilangnya panas dari tubuh:

Radiasi: pemindahan panas ke benda lain yang suhunya lebih rendah. Konduksi : pemindahan panas dari tubuh ke benda lain yang lebih dingin yang bersentuhan dengan tubuh. Evaporasi : membentuk hilangnya panas lewat konduksi Kecepatan hilangnya panas dipengaruhi oleh suhu permukaan kulit yang ditentukan oleh

4/29/12

3.

BERFUNGSI SEBAGAI PENGINDERA (SENSIBILITAS)

Mengindera suhu Rasa sakit Sentuhan Rabaan

4/29/12

4.

MENJAGA KESEIMBANGAN AIR
Stratum korneum dapat menyerap air sehingga mencegah kehilangan air serta elektrolit yang berlebihan dari bagian internal tubuh dan mempertahankan kelembaban dalam jaringan subcutan. Air mengalami evaporasi (respirasi tidak kasat mata) + 600 ml / hari untuk dewasa.

4/29/12

5.

PRODUKSI VITAMIN
Kulit yang terpajan sinar ultaviolet akan mengubah substansi untuk mensintesis vitamin D.

4/29/12

KULIT DAN HOMEOSTASIS
1.

Reseptor panas dan dingin terletak dalam kulit. Saat suhu tubuh meningkat, hipothalamus mengirimkan sinyal saraf menuju kelenjar keringat dan menyebabkan pelepasan air sekitar 1-2 liter perjam untuk mendinginkan tubuh.

2.

Hipothalamus juga menyebabkan pelebaran pembuluh darah di kulit membuat lebih banyak darah 4/29/12

3.

Saat suhu tubuh menurun, kelenjar keringat mengkerut dan produksi keringat berkurang. Jika suhu tubuh terus menerus berkurang, tubuh akan menjaga thermogenesis, dengan cara meningkatkan laju metabolisme dan dengan menggigil.

4.

Kehilangan air lewat kulit berlangsung dalam dua cara: 4/29/12

Untuk mempertahankan suhu tubuh dalam rentang normal maka diperlukan regulasi suhu tubuh. Pusat pengatur panas dalam tubuh yaitu hipothalamus (terletak di bawah otak)

Hipotalamus anterior : pelepasan panas Hipotalamus posterior : penyimpanan panas

Suhu tubuh normal menurut WHO adalah 36,5 C – 37,5 C
4/29/12

Faktor yg mempengaruhi suhu tubuh:
1.

Basal Metabolisme Rate (BMR) BMR naik produksi panas naik suhu tubuh naik Aktivitas otot Menggigil dapat produksi panas 5x Termogenesis kimia melalui sirkulasi norepineprinepineprin akan mempengaruhi hati dan otot Peningkatan hormon tiroksin

2.

3.

4.

4/29/12

5.

Demam Setiap peningkatan 1C suhu tubuh 12% peningkatan reaksi kimia Hormon kelamin Hormon kelamin pria akan meningkatkan kecepatan matabolisme basal 15-20% dari normal. Pada wanita lebih berfluktuasi karena dipengaruhi oleh hormon progesteron yg terjadi saat ovulasi (0,3-0,6C diatas suhu basal) Status gizi Malnutrisi cukup lama dpt meningkatkan kecepatan metabolisme 20-30%. Lapisan lemak sedikit

6.

7.

8.

4/29/12

9.

Hormon pertumbuhan Meningkatkan kecepatan metabolisme sebesar 15-20%

10.

Gangguan organ Trauma, keganasan, adanya zat pirogen, jumlah kelenjar keringat yang sedikit  fluktuasi suhu tubuh.

11.

Lingkungan

Suhu tubuh dapat mengalami pertukaran dengan lingkungan, 4/29/12 artinya panas tubuh dapat hilang

Suhu Tubuh inti (core Suhu tubuh
temperature) : suhu tubuh yg berada pd jaringan dalam (kranial,thoraks,rongga abdomen,rongga pelvis)

Suhu tubuh permukaan (surface temperature): suhu tubuh yg berada pada permukaan (kulit, subcutan,lemak) Mekanisme umpan balik

• 4/29/12

KULIT DAN PENERIMAAN RANGSANG
1.

Reseptor sensoris dalam kulit adalah untuk nyeri, tekanan (sentuhan) dan suhu. Paling dalam di kulit terdapat badan Meissner, yang secara khusus berada di ujung jari dan bibir sangat sensitive terhadap sentuhan. Badan Pacini menanggapi tekanan.

2.

3. 4.

Reseptor suhu lebih banyak untuk 4/29/12 dingin ketimbang untuk panas.

4/29/12

1.

PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK GANGGUAN SISTEM INTEGUMEN BIOPSI KULIT.
Mendapatkan jaringan untuk dilakukan pemeriksaan mikroskopik dengan cara eksisi dengan scalpel atau alat penusuk khusus ( skin punch) dengan mengambil bagian tengah jaringan. INDIKASI - Pada nodul yang asalnya tidak jelas untuk mencegah keganasan. - Pembentukan lepuh.

4/29/12

2.

PATCH TEST Untuk mengenali substansi yang menimbulkan alergi pada pasien dibawah plester khusus ( exclusive putches ) INDIKASI Dermatitis, gejala kemerahan, tonjolan halus, gatal- gatal.

4/29/12

3.

PENGEROKAN KULIT. Sampel kulit dikerok dari lokasi lesi, jamur, yang dicurigai dengan menggunakan skapel yang sudah dibasahi dengan minyak sehingga jaringan yang dikerok menempel pada mata pisau.

Hasil kerokan dipindahkan ke slide kaca ditutup dengan kaca objek dan diperiksa dengan mikroskop. 4/29/12

4.

PEMERIKSAAN CAHAYA WOOD ( LIGHT WOOD). Menggunakan cahaya UV gelombang panjang yang disebut black light yang akan menghasilkan cahaya berpedar berwarna ungu gelap yang khas.

Cahaya akan terlihat jelas pada ruangan yang gelap, digunakan untuk memebedakan lesi epidermis 4/29/12

5.

APUS TZANCK. Untuk memeriksa sel – sel kulit yang mengalami pelepuhan.

INDIKASI Herpes zoster, varisella, herpes simplek dan semua bentuk pemfigus. Secret dari lesi yang dicurigai dioleskan pada slide kaca diwarnai 4/29/12

pemeriksaan
Anamnesa Riwayat Kesehatan • Pemeriksaan fisik peralatan: 1. Penggaris/meteran untuk mengukur luas luka 2. flashlight/ lampu senter untuk menerangi luka 3. suryakanta/kaca pembesar untuk membantu dalam pemeriksaan luka 4. 4/29/12sarung tangan disposibel untuk 4444 melindungi pemeriksa ketika malakukan

Inspeksi
1. 2. 3. 4. 5. 6.

warna kulit vaskularisasi keringat edema injuri perlukaan/lesi pada kulit
4545

4/29/12

PERUBAHAN WARNA
Cyanosis, warna kebiruan-biruan, mungkin terlihat di bawah kuku, bibir, dan mukosa mulut. Terjadi karena penurunanan ikatan oksihemoglobin, atau penurunan oksigenasi darah. Dapat disebabkan oleh penyakit paru, penyakit jantung, abnormalitas hemogolbin, atau karena udara dingin Jaundice, warna kuning atau kehijauan. Terjadi ketika biliribin jaringan meningkat dan dapat pertama kali terlihat di sklera kemudian membran mukosa, dan kulit Pallor (Pucat), penurunan warna kulit. Terjadi karena penurunan aliran darah ke pembuluh darah superfisial atau penurunan jumlah hemoglobin dalam darah. Pucat mungkin terjadi di muka, palpebra konjunctiva, mulut dan di bawah kuku erytema, warna kemerahan di kulit. Mungkin terjadi secara general maupun lokal. Eritema general disebabkan karena demam, sedangkan eritema lokal disebabkan karena infeksi lokal atau terbakar matahari 4646 4/29/12

4/29/12

4747

TIPE LESI PADA KULIT
• • • •

MAKULA PAPULA NODULA VESIKULA

4/29/12

4848

(Bintik-bintik)

(kutil)

(Lepuh)

rasa gatal dgn bintik-bintik merah dan bengkak

/ bisul

4/29/12

4949

PALPASI
Catat : 1. perubahan dalam suhu/TEMPERATUR 2. Kelembaban. Kering pada dehidrasi, myxedema, cronic nephritis 3. Tekstur. Mengacu pada Halus atau kasar. Kasar dan kering pada hipotyroid. Lembut dan halus pada hiperthyroid 4. Turgor. Mengacu pada elastisitas 4/29/12 5050

RAMBUT

Inspeksi dan palpasi: catat distribusi, kualitas, kuantitas Distribusi: normal : kulit kepala, muka bagian bawah, hidung, leher, aksila, dada anterior, punggung, bahu, lengan, kaki, gluteal, area pubis, dan sekitar nipple. Kuantitas:

Hirsutisme: peningkatan pertumbuhan rambut.
4/29/12

Alopecia : rambut rontok, botak

5151

Kuantitas

texture: kasar, halus, lurus, keriting, sangat kusut, kuat, berkilauan, mudah rontok. Warna. Bervariasi mulai dari putih bercahaya sampai hitam. Perubahan warna dipengaruhi oleh usia, nutrisi, penyakit, dll

4/29/12

5252

KUKU
Inspeksi dan Palpasi

Bentuk. Anonychia: tidak mempunyai kuku sama sekali Kelengkungan. Normal: datar atau sedikit lengkung. clubbing Adhesi. Normal: kuat tidak mudah dicabut. Permukaan kuku. Normal: lembut dan datar Warna. Normal: pink
4/29/12

Ketebalan.

5353

4/29/12

5454

Examination step by step
Skin

Melakukan inspeksi pada semua permukaan tubuh Inspeksi tiap bagian tubuh, catat:

Warna Kesimetrisan Keragaman Ketebalan Pigmentasi Lesi/luka
5555

4/29/12

Palpasi

Kelembaban (kering, berkeringat, bersisik, berminyak) Temperatur Ketebalan Turgor

Inspeksi dan palpasi lesi, catat:

Ukuran Warna Tekstur permukaan (datar, menonjol, indurasi) Pola Lokasi dan distribusi
5656

4/29/12

Rambut

Inspeksi
• • • •

Kuantitas Distribusi Pola kehilangan Warna

Palpasi

Tekstur
5757

4/29/12

Kuku

Inspeksi
• • • •

Sudut Sekeliling Warna Punggung/permu kaan Kesimetrisan Kebersihan

Palpasi • Texture • Konsistensi • Ketebalan • Kekuatan

• • 4/29/12

5858

SEKI AN

4/29/12

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->