Anda di halaman 1dari 38

DAFTAR ISI SAMBUTAN KETUA PEMBINA PENGANTAR PENGURUS RINGKASAN EKSEKUTIF BAB I.

PENDAHULUAN - Latar Belakang - Misi - Visi - Faktor Pendukung - Faktor Penghambat BAB II. KEGIATAN DAN PROGRAM - Kegiatan - Program BAB III. ANGGARAN BIAYA - Ruang Lingkup Anggaran - Asumsi-asumsi BAB IV. ORGANISASI DAN PERSONALIA - Organisasi - Personalia BAB V. PENUTUP - Tindak Lanjut - Teknik Pendanaan - Informasi Rekening - Informasi Penting LAMPIRAN LAMPIRAN - Lampiran I Gambar Denah - Lampiran II Anggaran Biaya Konstruksi Bangunan dan Peralatan Fisik - Lampiran III Rincian Perkiraan Biaya Operasional per Tahun - Lampiran IV Daftar Sumbangan Sementara - Lampiran V Formulir Donatur 3 4 5 7 8 8 8 8 9 10 11 14 17 18 19 20 21 21 24 25 25 25 26 27 28 34 36 37 38

Halaman 2 dari 38

SAMBUTAN KETUA PEMBINA Alhamdulillahi Subhanahu wa Taala wa shallallahu ala Muhammad wa ala alihi wa shahbih. Segala puji hanya milik Allah SWT dan semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan kesejahteraan kepada Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya. Untuk mengisi sisa umur dalam kehidupan ini, saya bercita-cita ingin mendirikan suatu pendidikan yang betul-betul dapat melahirkan kader-kader agama yang mampu mewarnai umat menuju pengamalan Islam yang tidak terbentur dengan Al-Quran dan Hadis. Keinginan ini timbul setelah melihat kondisi kehidupan beragama di Tanah Air yang sudah tidak sehat lagi dan sudah bergeser jauh dari tuntunan syara (Allah dan Rasulullah). Sebagai contoh, pornografi dan pornoaksi tumbuh subur dan mendapat dukungan dari beberapa pihak yang mendakwakan diri sebagai pemikir Islam. Kerusakan moral semakin meraja lela. Setiap hari kita mendengarkan perkembangan mengenaskan tentang korupsi yang merambat setiap lapisan masyarakat. Pembunuhan, pencurian, pemerkosaan, penipuan dan penindasan terjadi di mana-mana. Aliran-aliran sesat bermunculan silih berganti. Usaha-usaha pendangkalan akidah pun semakin mendapat sambutan kalangan awam dan merupakan ajang bisnis bagi sebagian kaum intelektual. Pada saat bersamaan, dari mimbar-mimbar bermunculan orang-orang yang berupaya memperbaiki umat. Di antara mereka ada yang sudah memiliki kapabilitas sebagai dai. Namun tidak sedikit dari mereka tampil tanpa memiliki persiapan yang cukup sebagai dai, yang akibatnya bukan mengurangi kemaksiatan tetapi malah membuat masalah baru dalam masyarakat. Ini merupakan akibat dari sedikitnya pendidikan yang secara khusus memberi prioritas pada pengkaderan dan pengorbitan kader dakwah yang handal. Kondisi ini sungguhsungguh telah memotivasi saya untuk mewujudkan pendidikan kaderisasi yang bernama Ihya Qalbun Salim (IQS). Cita-cita ini sudah saya sampaikan kepada teman-teman di Jakarta. Mereka mengatakan, Kami siap membantu, bahkan siap menjadi pengurus di lembaga pendidikan yang Ustadz bentuk. Jawaban mereka yang ikhlas itu menggerakkan hati saya untuk lebih yakin melangkah. Maka pada 22 Januari 2008 yayasan pun berdiri, yang kami beri nama Yayasan Ihya Qalbun Salim atau disingkat Yayasan. Selanjutnya kami sangat mengharapkan bantuan kaum muslimin berupa pikiran, dana dan hal-hal yang dapat mempercepat terwujudnya pendidikan IQS. Semua bantuan itu akan kami terima dengan senang hati dan akan menjadi amal saleh Bapak dan Ibu dan insya Allah akan membantu pertanggungjawaban kita semua di depan Allah di hari akhirat; yaumun laa yanfau maalun walaa banun illa man atallaha bi QALBIN SALIM. * Dr. H. Rusli Hasbi, MA

*)hari di mana harta dan keluarga tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih (QS Asy-Syuara ayat 88-89)

Halaman 3 dari 38

PENGANTAR PENGURUS Kami memanjatkan segala puji dan syukur kepada Allah SWT dan selawat serta salam atas Nabi Besar Muhammad SAW. Mudah-mudahan pertemuan kita lewat proposal ini diridai oleh Allah SWT. Proposal sederhana ini mengajak pembaca yang budiman untuk beramal jariyah dalam kegiatan dakwah dan jihad yang dipimpin Dr. H. Rusli Hasbi, MA. Melalui Yayasan Ihya Qalbun Salim, Dr. H. Rusli Hasbi, MA dan murid-muridnya sedang membangun sebuah pusat dakwah dan kaderisasi (pesantren) di wilayah Jakarta. Rincian program, angaran biaya, alasan pemilihan lokasi pesantren dan sebagainya akan dijelaskan dalam proposal ini. Proposal ini istimewa karena menawarkan tiga hal, yaitu keunggulan dari amal jariyah, perjuangan yang bernilai jihad, dan kaderisasi untuk menyelamatkan manusia. Amal Jariyah dan Jihad Amal jariyah adalah perbuatan baik yang mendatangkan manfaat bagi pelakunya secara terus-menerus. Sumbangan, baik moril maupun materil, insya Allah akan terus mengalir kepada pemberinya walaupun yang bersangkutan sudah meninggal dunia. Selain itu, sumbangan yang diperuntukkan bagi pembangunan agama nilainya adalah jihad di sisi Allah. Jihad fisabilillah adalah amalan yang sangat tinggi dan terbaik. Dr. H. Rusli Hasbi, MA dan murid-muridnya yang berjuang membangun pesantren ini masuk kategori para mujahidin. Membantu perjuangan suci ini sama halnya dengan ikut berjuang sebagai mujahidin bersama mereka. Kaderisasi Menyelamatkan Manusia Perjuangan itu sedang diwujudkan melalui sebuah yayasan yang diberi nama Yayasan Ihya Qalbun Salim, artinya yayasan yang menghidupkan hati mulia, damai, dan bersih. Tujuan utama pendirian yayasan ini tidak lain adalah untuk melahirkan kader-kader agama yang berkualitas. Bila proses kaderisasi tidak dilakukan dengan memadai, maka ada kemungkinan anak cucu kita akan hidup dalam kehancuran agama. Dengan bergabung, Bapak dan Ibu bersama kami dalam membangun fisik pesantren ini dan pada hakekatnya telah ikut menyelamatkan Islam. Kami persilakan Bapak dan Ibu untuk membaca seluruh isi proposal ini dengan teliti. Apabila Bapak dan Ibu rasa progam yang ditawarkan cocok dan berkenan, silakan mengisi formulir yang disediakan di bagian akhir proposal ini. Harapan kami, proposal ini cukup informatif dan akomodatif. Namun, apabila ada hal-hal yang kurang jelas atau proposal ini kurang menampung aspirasi Bapak dan Ibu, silakan menghubungi kami di alamat di bawah ini. Terima kasih atas perhatian dan bantuan Bapak dan Ibu sebelumnya. Yayasan Ihya Qalbun Salim KETUA

SEKRETARIS

H. Narussalam Zakaria, SE, MS Accy, CPA

Ir. H. Nazief Sarkawi

Yayasan Ihya Qalbun Salim Jl. H. Niman No. 7, Cilandak Barat, Jakarta Selatan 12430, Indonesia Tel/Fax: +62 21 7591-7703 www.qalbunsalim.com

Halaman 4 dari 38

RINGKASAN EKSEKUTIF Pendahuluan Yayasan Ihya Qalbun Salim (selanjutnya disebut Yayasan) didirikan di Jakarta dengan Akte Notaris Taufik Hidayat, SH Nomor 7 tanggal 22 Januari 2008 dan telah disahkan pendiriannya oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia. Visi dan tujuan utama Yayasan adalah mendirikan sebuah pusat pengkaderan untuk melahirkan para pemimpin Islam yang mampu mewarnai umat menuju pengamalan Islam yang benar sesuai Sunnah. Kegiatan dan Program

KEGIATAN & PROGRAM

DAKWAH

PENDIDIKAN Paket A

EKONOMI

Kajian Rutin Riyadlus


Shalihin Jakarta (RSJ)

Biro Travel haji dan


Umrah

Pelatihan keagamaan Mabit & Zikir Website Radio

SMP SMA Pesantren 6 tahun


Paket B

Usaha Lainnya

Penerbitan

Mahad Pengkaderan
Imam & Dai

Pelatihan Lainnya

Untuk mencapai visi tersebut, strategi yang ditempuh adalah melanjutkan kegiatan-kegiatan yang sudah berjalan dan memperkenalkan program yang lebih luas dan beragam. Kegiatan dan program Yayasan dibagi kepada tiga bagian: 1. bidang dakwah; 2. bidang pendidikan; dan 3. bidang ekonomi. Program bidang dakwah mencakup enam kegiatan utama, yang terdiri dari: kajian rutin Riyadlus Shalihin Jakarta (RSJ), dengan pertemuan setiap Rabu malam bada Isya di Cilandak (sentral) dan pada waktu-waktu terjadwal lainnya di cabangcabang; pelatihan-pelatihan keagamaan; malam bina iman dan takwa (mabit) dan zikir; dakwah melalui situs Internet dengan alamat www.ruslihasbi.com; pendirian radio dakwah; dan penerbitan agama.

Halaman 5 dari 38

Yayasan juga menjajaki program Bidang Pendidikan yang akan dilaksanakan dalam dua paket: Paket A dan Paket B. Paket A terdiri dari SMP/SMU Islam Plus yang berbasis pendidikan umum dengan muatan kepesantrenan. Paket B terdiri dari Mahad Pengkaderan Imam & Khatib, Pusat Pelatihan Keluarga Sakinah, dan pusat pelatihan lainnya. Kedua paket memiliki nuansa yang berbeda tapi berorientasi sama, yaitu pembentukan kader yang dapat diandalkan untuk meneruskan risalah Islam baik dalam masa hidup Dr. H. Rusli Hasbi, MA maupun setelahnya. Dalam jangka panjang, program Yayasan juga meliputi Bidang Ekonomi. Bidang ini mencakup biro haji, penerbitan dan sebagainya. Kegitan di bidang ekonomi juga dimaksudkan sebagai sumber pendanaan yang berkelanjutan untuk biaya operasional dua kegiatan lainnya. Dengan demikian, pada satu saat Yayasan diharapkan mandiri dalam hal pendanaan. Sebagai contoh usaha di bidang ekonomi adalah mendidik ibu-ibu dalam kerajinan pembuatan pakaian muslim, bordiran dan kerajinan lainnya. Anggaran Biaya Untuk mewujudkan program-program di atas, Yayasan membutuhkan lahan di Jakarta atau sekitarnya dan fasilitas fisik yang memadai. Yayasan saat ini berada dalam tahap pengadaan 2 lahan seluas 5.000 hingga 10.000 m dengan nilai taksiran Rp 5 milyar. Sampai saat ini, 2 Yayasan sudah menerima komitmen dari masyarakat sebanyak 705 m .atau setara Rp 352,5 juta. Setelah pengadaan lahan rampung, Yayasan akan membutuhkan biaya untuk pembangunan fasilitas fisik yang diperkirakan memerlukan biaya Rp 10.378.175.000 (rincian pada Lampiran II). Adapun alasan pemilihan lokasi Jakarta atau sekitarnya adalah kemudahan perekrutan kader dan efektivitas dakwah. Jakarta memiliki potensi jumlah dan konsentrasi penduduk yang relatif lebih baik dan merupakan pusat komunikasi massa yang strategis. Organisasi dan Personalia Untuk menciptakan kepercayaan masyarakat, Yayasan dikelola oleh beberapa orang yang reputasinya tidak perlu diragukan. Mereka adalah kalangan intelektual dan santri RSJ. Kendali Yayasan dipegang Dr. H. Rusli Hasbi, MA sendiri yang bertindak sebagai Ketua Pembina. Ikut menjadi anggota Pembina adalah istrinya Hj. Rafiqah, Lc, MA, spesialis Ekonomi Islam. Ketua Pengurus dijabat H. Nasrussalam Zakaria, SE, MS Accy, CPA, Senior Manager di PricewaterhouseCoopers Indonesia. Dia dibantu seorang Sekretaris dan seorang Bendahara, masing-masing Ir. H. Nazief Sarkawi (arsitek dan interior designer) dan Taufik M. Abubakar (karyawan PT Schlumberger Indonesia). Yayasan mempunyai cabang di Qatar yang diketuai oleh Mustafa Kamalullah, karyawan Qatargas Operating Company Limited. Pengawas dipimpin tokoh nasional Drs. H. Rudy Chairul Lengkong, ketua Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI). Dia pernah menjabat Kepala Badan Pengembangan Ekspor Nasional (1987-1996) dan Konsul Jenderal RI di New York (1982-1987). Pengawas juga beranggotakan T. H. Nurdin Raja Itam (pengusaha barang antik di Jakarta) dan Hj. Nurasiah (istri Drs. H. Rudy Chairul Lengkong). Penutup Demikianlah proposal pengadahan lahan dan fasilitas fisik pendidikan IQS kami buat, dengan harapan niat suci kita untuk menyelamatkan Islam ke depan melalui pembenahan generasi dan pemantapan akidah umat serta pembekalan para dai-dai dapat berjalan lancar. Bila berkenan bergabung, Bapak dan Ibu dapat mengisi formulir yang disediakan di bagian akhir proposal ini. Terima kasih.

Halaman 6 dari 38

Bab 1. Pendahuluan

Halaman 7 dari 38

Latar Belakang Yayasan didirikan di Jakarta dengan Akte Notaris Taufik Hidayat, SH Nomor 7 tanggal 22 Januari 2008. Pendirian dan Anggaran Dasar Yayasan disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia pada 22 Mei 2008 dengan Surat Keputusan No. AHU2059.AH.01.02.Tahun 2008 dan dimuat dalam berita Negara No. 759/AD, Berita Negara RI No. 53, tanggal 1 Juli 2008. Yayasan adalah wajib pajak dengan Nomor Pokok Wajib Pajak 02.654.781.0-016.000. Pendirian Yayasan dilatarbelakangi perjuangan panjang seorang ulama dan sahabatsahabatnya. Hal ini ditempuh sejak Dr. H. Rusli Hasbi, MA membuka talim rumahan yang kemudian berubah menjadi balai kajian Islam Riyadlus Shalihin Jakarta (RSJ) di atas lahan milik Drs. H. Rudy Chairul Lengkong dan keluarga pada akhir 2002. Balai kajian tersebut setiap minggu dihadiri para jamaah dari berbagai pelosok Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi. RSJ kemudian membuka cabang-cabang, di antaranya cabang Pondokgede di Bekasi. Diperkirakan jumlah jamaah RSJ saat ini mencapai 1.000 orang lebih. Permasalahan utama yang ingin diselesaikan Yayasan adalah memburuknya kehidupan beragama di Indonesia. Berikut penuturan Dr. H. Rusli Hasbi, MA tentang kondisi umat saat ini: ... pornografi dan pornoaksi tumbuh subur dan mendapat dukungan dari beberapa pihak yang mendakwakan diri sebagai pemikir Islam. Kerusakan moral semakin meraja lela. Setiap hari kita mendengarkan perkembangan mengenaskan tentang korupsi yang merambat setiap lapisan masyarakat. Pembunuhan, pencurian, pemerkosaan, penipuan dan penindasan terjadi di mana-mana. Aliran-aliran sesat bermunculan silih berganti. Usaha-usaha pendangkalan akidah pun semakin mendapat sambutan kalangan awam dan merupakan ajang bisnis bagi sebagian kaum intelektual. Pada saat bersamaan, dari mimbar-mimbar bermunculan orang-orang yang berupaya mem-perbaiki umat. Di antara merek a ada yang sudah memiliki kapabilitas sebagai dai. Namun tidak sedikit dari mereka tampil tanpa memiliki persiapan yang cukup sebagai dai, yang akibatnya bukan mengurangi kemaksiatan tetapi malah membuat masalah baru dalam masyarakat. Ini merupakan akibat dari sedikitnya pendidikan yang secara khusus memberi prioritas pada pengkaderan dan pengorbitan kader dakwah yang handal.... Kondisi inilah yang memotivasi kami untuk mendirikan dan menjalankan Yayasan Ihya Qalbun Salim. Misi Sesuai dengan Anggaran Dasar, tujuan pendirian Yayasan meliputi bidang kemanusiaan, sosial dan keagamaan. Selanjutnya, Yayasan merumuskan bahwa misinya adalah pembinaan kader agama. Secara lebih khusus, misi Yayasan adalah sebagai berikut: 1. menghidupkan syiar Islam melalui kegiatan dakwah yang berkesinambungan; 2. mengkaderkan para pemimpin dan pendakwah; dan 3. mendukung kegiatan-kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang berpihak pada perbaikan taraf ekonomi umat Islam.

Halaman 8 dari 38

Visi Visi Yayasan adalah sebagai berikut: Sebuah lembaga pendidikan yang betul-betul dapat melahirkan kader-kader agama yang mampu mewarnai umat menuju pengamalan Islam Faktor Pendukung Usaha mencapai suatu visi memerlukan pemahaman yang baik tentang faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukung akan dikapitalisasi untuk mempermudah usaha mencapai visi tersebut. Beberapa faktor pendukung yang dimiliki Yayasan saat ini dapat dijelaskan sebagai berikut: Dr. H. Rusli Hasbi, MA sebagai Pembina Yayasan adalah seorang doktor Ushul Fiqh lulusan Timur Tengah, 19 tahun di pesantren salafi dan 18 tahun di Universitas AlAzhar dan Sudan; Yayasan sudah mempunyai catatan prestasi (track record) selama 5 tahun di bidang dakwah dengan nama Riyadlus Shalihin Jakarta; Banyaknya jamaah yang sudah terkumpul dalam beberapa wadah pengajian, sebagian dari kalangan ekonomi menengah ke atas; Hubungan baik dengan masyarakat setempat, khususnya di Kelurahan Cilandak Barat, Jakarta Selatan; dan Hubungan baik dengan pejabat pemerintah dan beberapa perusahaan besar, baik di Aceh, Jakarta, maupun luar negeri. Faktor Penghambat Faktor penghambat perlu diberikan perhatian dan diantisipasi sejak dini agar tidak menjadi kendala yang permanen dalam pencapaian tujuan. Di antara faktor penghambat tersebut adalah: Yayasan belum memiliki tempat domisili yang tetap. Kegiatan Yayasan masih menumpang pada lahan milik seorang donatur; Dana Yayasan sangat minim dan Yayasan belum memiliki usaha yang menghasilkan. Pelaksanaan program tergantung pada jumlah sumbangan dan dukungan pihak donatur; Sedikitnya kader dari jamaah yang siap untuk membantu Dr. H. Rusli Hasbi, MA sebagai pengajar/nara sumber; dan Keterbatasan sumber daya manusia (SDM) yang berpengalaman dalam pengelolaan Yayasan.

Halaman 9 dari 38

Bab 2. Kegiatan dan Program

Halaman 10 dari 38

KEGIATAN Untuk menjalankan misi dan mencapai visi Yayasan, strategi yang ditempuh adalah melanjutkan kegiatan-kegiatan yang sudah berjalan dan pada saat yang sama memperkenalkan program yang lebih khusus. Kegiatan yang sudah berjalan di antaranya: Kajian Islam Riyadlus Shalihin Jakarta (RSJ); Pelatihan-pelatihan; Mabit dan zikir; dan Situs Merajut Qalbun Salim .

Kajian Islam RSJ Kajian umum di Balai Kajian Islam RSJ diselenggarakan sejak 2002 untuk kalangan dewasa dan tidak mengikat. Pengajian ini terbuka untuk umum dan dilaksanakan untuk pertama kali di rumah pribadi Dr. H. Rusli Hasbi, MA di Mabad, Rempoa, Ciputat. Kegiatan selanjutnya pindah ke Cilandak Barat (RSJ Pusat) pada bulan Mei 2003. Setahun kemudian, RSJ mulai membentangkan sayapnya ke beberapa tempat lain (RSJ Cabang) di Jakarta dan sekitarnya. Di RSJ pusat, kajian umum mengupas tafsir Al-Quran Al-Karim karangan Ibnu Katsir dan kitab Riyadhus Shalihin karya Imam Nawawi. Di RSJ cabang, kajian umum menyajikan materi yang bervariasi namun tidak jauh dari dua sumber utama tersebut. Pengajian menggunakan metode tasmi (mendengar) dan diberikan dalam Bahasa Indonesia. Kajian Rabu Malam diasuh oleh Dr. H. Rusli Hasbi, MA, ketua Pembina Yayasan. Bila berhalangan, dia dibantu oleh guru-guru RSJ lain yang sudah berpengalaman dan memiliki kapasitas ilmu yang tidak diragukan.

Gambar atas: Pengajian di Balai RSJ Jadwal Pertemuan Setiap Rabu, jam 19.30 - 21.30 wib Lokasi dan Petunjuk Arah Lokasi pertemuan: Jl. H. Niman No. 7, Lebak Bulus II, Cilandak Barat, Jakarta Selatan. Telp 021 7591 7703. Lahan yang dipakai untuk pertemuan rutin setiap Rabu malam adalah milik Drs. H. Rudy Chairul Lengkong dan keluarga. Kajian umum yang disampaikan Dr. H. Rusli Hasbi, MA juga termasuk ceramah-ceramah undangan, khutbah Jumat, yang materinya disesuaikan dengan kebutuhan. Kajian ini membahas berbagai topik sesuai permintaan atau momentum. Pada peringatan Nuzul Al-

Halaman 11 dari 38

Quran, misalnya, Yayasan bisa mengirimkan pembicara untuk menyampaikan pembahasan yang mendalam tentang latar belakang dan hikmah turunnya Al-Quran. Jadwal RSJ Cabang Berikut disajikan Jadwal Kajian di RSJ Cabang. Materi yang disampaikan bervariasi, termasuk kajian Al-Quran, kitab hadis, dan Kitab Riyadhus Shalihin. Mingguan Senin, bada Magrib, Mushalla Baiturrahman, Jl. H. Niman RT 07/04, Cilandak Barat, Jakarta Selatan Selasa, bada Magrib, Mushalla Fatahillah, Mabad, Jakarta Selatan Jumat, bada Magrib, Masjid Al-Muttaqin, Mabad, Jakarta Selatan Dwi-Mingguan Ahad I dan III (atau II dan IV), 7.00-9.00 wib, Komplek Pertamina, Pondok Ranji, Ciputat, Tangerang Bulanan Jumat I, 9.00-11.00 wib, Kajian Salsabila, Tebet Timur, Jakarta Selatan Ahad IV, 7.00-9.00 wib, Masjid Ittihad Tebet Mas, Tebet, Jakarta Selatan Kamis I, 19.30-21.30 wib, Mushalla Al-Ikhlas, Pondokgede, Bekasi Pelatihan-pelatihan Riyadlus Shalihin Jakarta (sebelum Yayasan berdiri) mengadakan pelatihan-pelatihan, seperti pelatihan manasik haji dan umrah (talim 4 kali pertemuan) setiap bulan suci Ramadhan mulai dari tahun 2004. Yayasan juga berencana mengadakan pelatihan keluarga sakinah dan pelatihan tenaga kerja Indonesia yang akan berangkat ke luar negeri.

Gambar atas: Mencari batu di Muzdalifah, melempar jemarat di Mina Mabit dan Zikir Riyadlus Shalihin Jakarta (sebelum Yayasan berdiri) mengadakan mabit (malam bina iman dan taqwa) dan zikir bersama masyarakat (disebut juga Zikir Akbar), umumnya di masjidmasjid. Ciri khas Zikir Akbar RSJ adalah pelaksanaannya di malam hari (sepertiga malam yang terakhir). Kegiatan ini melibatkan masyarakat sekitar dan petugas keamanan setempat sehingga aman untuk dihadiri setiap keluarga. Pada bulan Ramadhan 1427 H, RSJ mengadakan Zikir Akbar di Masjid Baitun Nur dan di Balai Kajian RSJ. Kedua lokasi terletak di Cilandak, Jakarta Selatan.

Halaman 12 dari 38

Pada Ramadhan 1428 H, RSJ mengadakan Zikir Akbar di Balai Kajian RSJ dua kali. Pada kali yang kedua, acara tersebut diikuti oleh karyawan dan keluarga PricewaterhouseCoopers Indonesia dan Rabobank Indonesia. Kegiatan ini juga dilangsungkan di luar bulan Ramadhan atas prakarsa jamaah RSJ. Situs Merajut Qalbun Salim

Situs Merajut Qalbun Salim sudah aktif sejak 4 Desember 2007 dengan alamat ruslihasbi.com. Saat ini, blog ini sudah mendapat lebih 43.000 hits (kunjungan) dari berbagai negara, seperti Amerika Serikat, Singapura, Qatar, Arab Saudi, Malaysia, dan tentu saja Indonesia. Blog/situs tersebut juga bisa diakses melalui qalbunsalim.com . Menurut statistik situs, tidak ada satu hari pun sejak 4 Desember 2007 situs tersebut sepi dari kunjungan. Kunjungan tertinggi terjadi pada 18 Februari 2008 dengan jumlah hits 1.290. Halaman yang paling banyak diminati adalah Tanya Jawab, kemudian berturut-turut Hikmah, Berita, dan Jadwal. Saat ini situs Merajut Qalbun Salim terdiri dari lebih 150 halaman yang terbagai dalam beberapa kategori, seperti Awal (1 halaman), Profil (7 halaman), Berita (6 halaman), Jadwal (3 halaman), Hikmah (29 halaman), dan Tanya Jawab (lebih 100 halaman). Salah satu kelebihan dari situs ini adalah fasilitas memberikan komentar yang kami jadikan formulir untuk tanya-jawab. Pembaca dapat mengajukan pertanyaan tentang berbagai masalah agama dengan mengisi formulir yang disediakan. Seperti ditunjukkan oleh jumlah halaman dalam kategorinya, lebih 100 pertanyaan sudah dilayani. Situs Merajut Qalbun Salim disajikan dalam dua bahasa (bilingual), yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, dan dimutakhirkan (update) secara rutin. Update dilakukan sekurangkurangnya satu minggu sekali, atau lebih sering lagi, dengan tujuan agar pengunjung tertarik untuk kembali.

Halaman 13 dari 38

PROGRAM Kegiatan yang sudah ada akan dilebur ke dalam program Yayasan yang terpadu dan menyeluruh. Secara keseluruhan, program Yayasan dibagi kepada tiga bagian: Bidang Dakwah; Bidang Pendidikan; dan Bidang Ekonomi. Bidang Dakwah Dakwah mencakup enam kegiatan utama: 1. 2. 3. 4. Kajian rutin Riyadlus Shalihin Jakarta (RSJ), sebagaimana dijelaskan sebelumnya; Pelatihan keagamaan, sebagaimana dijelaskan sebelumnya; Kegiatan mabit dan zikir, sebagaimana dijelaskan sebelumnya; Dakwah melalui situs Internet dengan alamat ruslihasbi.com dan qalbunsalim.com, sebagaimana dijelaskan sebelumnya; 5. Radio Dakwah; dan 6. Penerbitan Agama. Radio Dakwah Radio Qalbun Salim akan mengudara pada gelombang FM, tergantung kondisi teknis dan keuangan pada saat tersebut. Studi kelayakanlah yang nantinya akan menentukan bentuk dan isi Radio Qalbun Salim. Secara umum, muatan dakwah akan mendominasi radio ini. Penerbitan Agama Yayasan akan menerbitkan buku-buku dan materi keagamaan lainnya. Buku-buku yang akan diterbitkan terdiri dari buku-buku ilmiah, bukan buku fiksi. Materi keagamaan lainnya terdiri dari Compact Disc (CD), Video Compact Disc (VCD) dan Digital Versatile Disc (DVD) yang menyajikan materi-materi ilmiah dan dakwah. Keuntungan yang diperoleh dari kegiatan ini akan digunakan untuk mensubsidi penerbitan materi agama yang merugi tetapi bernilai strategis untuk pembinaan umat. Bidang Pendidikan Yayasan juga menjajaki program Bidang Pendidikan yang akan dilaksanakan dalam dua paket: Paket A dan Paket B. Paket A terdiri dari SMP/SMU Islam Plus yang berbasis pendidikan umum dengan muatan kepesantrenan. Paket B terdiri dari Mahad Pengkaderan Imam & Khatib, Pusat Pelatihan Keluarga Sakinah, dan pusat-pusat pelatihan lainnya. Kedua paket memiliki nuansa yang berbeda tapi berorientasi sama, yaitu pembentukan kader yang dapat diandalkan untuk meneruskan risalah agama. Status perizinan kedua paket tersebut masih dalam tahap penjajakan. Pendidikan Paket A Pendidikan Paket A bermuatan 40% pengetahuan umum dan 60% ilmu agama. Dalam hal pengetahuan umum, SMP/SMA Plus Ihya Qalbun Salim (IQS) akan mengadopsi kurikulum SMP yang disahkan oleh Departemen Pendidikan Nasional. Muatan agama diambil dari program pesantren salafiyah yang disederhanakan. SMP/SMA Plus IQS mengambil model boarding school, di mana seluruh siswa ditampung dalam asrama yang memenuhi syaratsyarat keamanan, kesehatan, kelayakan sosial, dan efisiensi. Para murid dikenakan SPP sebagaimana mestinya. Namun demikian, sebagian dari biaya hidup mereka akan diusahakan mendapat subsidi dari para donatur atau hasil Bidang Ekonomi Yayasan.

Halaman 14 dari 38

Pendidikan Paket B Pendidikan Paket B terdiri dari program-program khusus sebagai berikut (bukan daftar yang lengkap): 1. 2. 3. 4. 5. 6. Mahad Pengkaderan Imam & Khatib; Pusat Pelatihan Keluarga Sakinah; Tahsin Al-Quran; Konseling Agama; Kursus Bahasa Arab; dan Pengajaran Fardhu Kifayah.

Mahad Pengkaderan Imam & Khatib Mahad Pengkaderan Imam & Khatib dimaksudkan untuk mencetak kader-kader terbaik yang mampu menjalankan tugas imam dan dai dengan benar. Materi yang diberikan terdiri dari penguasaan terhadap Al-Quran dan Sunnah serta pemahaman terhadap ijtihad dan perbedaan pendapat para ulama. Program ini berlangsung singkat, yaitu antara 3 dan 6 bulan. Peserta direkrut dari lulusan Paket A, lulusan pesantren, atau para mahasiswa perguruan tinggi Islam. Mereka menjalani seleksi khusus karena program ini mensyaratkan penguasaan Ilmu Al-Quran, Hadis, dan Bahasa Arab yang memadai. Pusat Pelatihan Keluarga Sakinah Didasari oleh kebutuhan yang luas dalam masyarakat untuk mendapatkan informasi tentang manajemen keluarga, Yayasan bermaksud mengadakan seminar-seminar di bawah Pusat Pelatihan Keluarga Sakinah. Kegiatan Yayasan terdiri dari penyiapan dan pemutakhiran materi, pengkaderan para instruktur, perekrutan peserta, dan penyampaian makalah serta pengadaan pelatihan-pelatihan terkait lainnya. Termasuk dalam pelatihan terkait dimaksud adalah pendidikan pra-nikah yang menjelaskan tata cara mempergauli istri/suami sesuai syariat. Tahsin Al-Quran Kesalahan-kesalalahan bacaan Al-Quran (termasuk tajwid dan makhraj) banyak ditemukan dalam masyarakat, terutama pada bacaan para imam dan khatib. Kondisi ini sangat menyedihkan karena mereka adalah panutan masyarakat. Tahsin Al-Quran akan dilakukan dalam pertemuan terbatas dan ditujukan kepada mereka yang secara individu berminat untuk memperbaiki bacaan mereka. Pada saat bersamaan, Yayasan mendorong tumbuhnya minat di kalangan masyarakat luas untuk mengikuti program Tahsin Al-Quran. Mereka yang menyelesaikan program ini akan diberikan sertifikat, tanda bukti bahwa kualitas bacaan mereka sudah teruji. Hal ini sangat membantu masjid-masjid, mushalla-mushalla, dan masyarakat pada umumnya. Konseling Agama Konseling agama dilakukan dengan dua tingkatan pendekatan: pendekatan publik dan individu. Pada tataran publik, nara sumber Yayasan menjawab berbagai pertanyaan tentang permasalahan yang dihadapi seseorang melalui apa yang disebut jalur umum. Hal ini serupa dengan yang dilakukan Dr. H. Rusli Hasbi, MA dengan menggunakan formulir tanyajawab di situs Merajut Qalbun Salim (www.ruslihasbi.com). Masalah yang ditanyakan bersifat pribadi dan khusus, tetapi jawabannya diberikan melalui jalur umum. Permasalahan serupa juga bisa dikonsultasikan secara langsung dengan tatap muka. Artinya, nara sumber Yayasan bertemu langsung dengan penanya dan memberikan jawaban dan advisnya hanya kepada yang bersangkutan.

Halaman 15 dari 38

Kursus Bahasa Arab Bahasa Arab adalah bekal yang krusial seseorang mendalami ilmu agama. Agama Islam tidak bisa dipelajari dengan mengandalkan bahasa terjemahan, karena setiap kata (kalimat) Arab memiliki makna, rasa dan nuansa yang berbeda dari hasil terjemahannya. Perubahan yang kecil dari penerjemahan dapat berakibat pada kesalahpahaman yang besar dan membahayakan. Program kursus Bahasa Arab yang ditawarkan adalah untuk kalangan mahir. Ini karena diasumsikan bahwa tingkatan yang lebih rendah dapat diperoleh pada kursus-kursus bahasa yang sudah ada di tengah masyarakat. Pengajaran Fardhu Kifayah Salah satu krisis dalam masyarakat adalah kurangnya keterampilan menyelenggarakan kewajiban-kewajiban kifayah, khususnya mengurus jenazah. Selain menyediakan kursus keterampilan, Yayasan juga menyediakan fasilitas seperti kereta jenazah, informasi lahan pemakaman, dan kafan cuma-cuma. Bidang Ekonomi Dalam jangka panjang, target Yayasan juga meliputi Bidang Ekonomi. Bidang ini mencakup biro haji, penerbitan dan sebagainya. Kegiatan di bidang ekonomi juga dimaksudkan sebagai sumber pendanaan yang berkelanjutan untuk biaya operasional dua bidang program lainnya. Dengan demikian, pada satu saat Yayasan diharapkan mandiri dalam hal pendanaan. Kerajinan Wanita Muslim Pusat Kerajinan Wanita Muslim dipusatkan pada upaya mengembangkan usaha kecil, antara lain kerajinan tangan untuk ibu-ibu. Produksi mereka mencakup kerajinan bordir, pakaian muslimat/mukenah, dan lain-lain.Yayasan menyediakan fasilitas, modal dan pelatihan kepada peserta yang memenuhi syarat. Mereka direkrut dari jamaah majelis talim RSJ dan masyarakat sekitar domisili Yayasan. Ini dimaskudkan untuk menunjang kegiatan ekonomi Yayasan sekaligus menopang kehidupan para peserta. Biro Perjalanan Haji Biro Perjalanan Haji masih bekerja sama dengan Iskandaria Tours & Travel (Iskandaria) yang sudah memiliki izin resmi. Saat ini Yayasan bisa menampung pendaftaran jamaah haji dan umrah, baik reguler maupun plus, untuk diteruskan dan dikelola bersama-sama dengan Iskandaria. Dalam jangka panjang, Yayasan akan mengurus perizinan yang diperlukan agar bisa mandiri dalam penyelenggaraan bisnis berbasis ibadat ini. Manajemen biro perjalanan haji dan umrah tersebut akan diserahkan kepada kalangan profesional dan pembukuan serta keuangannya dipisahkan dari induk Yayasan. Bidang Usaha Lainnya Sesuai dengan perkembangan, Yayasan akan menjajaki berbagai bidang usaha lainnya dalam rangka memenuhi kebutuhan pendanaan operasional jangka panjang. Strategi yang ditempuh berupa kerja sama dengan pemodal dan profesional, sehingga Yayasan tidak menanggung risiko bisnis seluruhnya dan pada saat yang sama mendapat keuntungan dari kehadiran kalangan profesionalisme. Tidak tertutup kemungkinan, bidang-bidang usaha yang akan dipelajari termasuk usaha perdagangan, industri, dan pertanian.

Halaman 16 dari 38

Bab 3. Anggaran Biaya

Halaman 17 dari 38

RUANG LINGKUP ANGGARAN Anggaran biaya yang masuk dalam cakupan proposal ini dapat dikelompokkan dalam tiga bagian: Tahap I - Pengadaan lahan; Tahap II Pembangunan fisik; dan Tahap III - Operasional. Tahap I - Pengadaan Lahan Untuk menunjang berbagai program di atas, Yayasan membutuhkan sebidang lahan seluas 5.000 hingga 10.000 meter persegi. Menurut rencana, pengadaan lahan diusahakan di Jakarta atau sekitarnya. Alasan pemilihan lokasi tersebut adalah kemudahan perekrutan kader dan efektifitas dakwah. Jakarta memiliki konsentrasi manusia yang tinggi sekaligus merupakan pusat komunikasi nasional yang strategis. Sebagai contoh, keberadaan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatulah Jakarta menawarkan potensi hingga 13.000 mahasiswa yang sudah terseleksi dan relatif siap untuk mengikuti berbagai program pengkaderan. Begitu juga dengan santri dari pesantren-pesantren tradisional. Mereka cukup banyak berada di sekitar Jakarta. Harga lahan belum diketahui, namun untuk tujuan anggaran ditetapkan Rp 500.000 (lima ratus ribu Rupiah) per meter persegi. Dengan demikian, total anggaran untuk pengadaan lahan (10.000 meter persegi) adalah Rp 5 milyar. Hingga proposal ini naik cetak, Yayasan sudah menerima komitmen sumbangan untuk pengadaan lahan seluas 705 meter persegi, terdiri dari: No. 1. 2. 3. 4. 5. Nama Donatur T. H. Nurdin Raja Itam Amrizal H. Abdullah Maimun Hanafi, SE Nasrussalam Zakaria, SE, MS Accy Masyarakat Indonesia di Qatar via Mustafa Kamalullah Jumlah Luas (m ) 100 100 100 100 305 705
2

Keterangan

Pengadahan lahan ditargetkan sudah selesai selambat-lambatnya pada akhir 2009. Tahap II Pembangunan Fisik Di atas lahan tersebut, Yayasan berencana membangun sebuah kompleks fasilitas dakwah, pendidikan dan ekonomi yang terdiri dari: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. Masjid/mushalla; Aula; Kantor Yayasan; Ruang kelas SMP; Ruang kelas SMU; Kantor dan ruang guru; Asrama murid; Rumah guru; Ruang laboratorium; Fasilitas kantor dan sekolah (meja, kursi, lemari dan lain-lain) Lapangan olahraga; Fasilitas mandi, cuci dan kakus (MCK);

Halaman 18 dari 38

13. Lapangan parkir; 14. Taman; dan 15. Ruang genset. Denah lokasi Yayasan (di atas lahan seluas 1 hektar) dapat digambarkan sebagaimana disajikan pada Lampiran I (Gambar Denah). Anggaran biaya untuk pembangunan fisik dan sarana penunjang di atas (tidak termasuk lahan) adalah sebesar lebih kurang Rp 10,4 milyar. Sebagaimana disebutkan di atas, anggaran pengadaan lahan adalah sebesar Rp 5 milyar. Anggaran pra-operasional dapat diringkas sebagai berikut: 1. Nilai Konstruksi 2. Sarana Penunjang 3. Legal/perizinan Total Rp 9.271.050.000 Rp 982.125.000 Rp 125.000.000 Rp10.378.175.000

Rincian anggaran pra-operasional dapat dilihat pada Lampiran II. Pembangunan fisik bangunan akan dilakukan dalam beberapa tahap. Tahap I ditargetkan sudah dimulai pada pertengahan 2010 dan selesai selambat-lambatnya pada akhir tahun berikutnya. Tahap III - Operasional Yayasan akan menanggung biaya operasional untuk menjalankan program-programnya. Ini mencakup biaya gaji, pemeliharaan, umum dan administrasi. Pada saat beroperasi penuh, Yayasan mungkin akan membutuhkan Rp 150 juta/tahun untuk menutupi berbagai biaya tersebut. Jumlah ini sudah memperhitungkan penerimaan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) dan penerimaan-penerimaan operasional lainnya. Rincian biaya operasional dapat dilihat pada Lampiran III. ASUMSI-ASUMSI Untuk tujuan penganggaran, diasumsikan bahwa setiap kelas (kelas 7 sampai 12) terdiri dari 25 siswa. Jadi, jumlah murid seluruhnya adalah 6 x 25 atau sama dengan 150 murid. Perbandingan murid dengan guru adalah sepuluh murid berbanding satu guru. Dengan demikian, jumlah guru diasumsikan sebanyak 15 orang. Kami juga asumsikan bahwa semua siswa dan guru menginap di asrama yang disediakan Yayasan. Semua bangunan adalah gedung permanen dengan kualitas baik. Semua harga adalah taksiran.

Halaman 19 dari 38

Bab 4. Organisasi dan Personalia

Halaman 20 dari 38

ORGANISASI Organ Yayasan terdiri dari Pembina, Pengurus, dan Pengawas. Berdasarkan UndangUndang No. 16 Tahun 2001 tentang yayasan (sebagaimana telah diubah oleh Undang Undang No. 28 Tahun 2004), kekuasaan tertinggi terletak di tangan Pembina. Pembina berwenang mengangkat dan memberhentikan Pengurus dan Pengawas. Pengurus dapat menunjuk Pelaksana Harian untuk menjalankan Yayasan. Perangkapan jabatan tidak diperkenankan sama sekali. Berikut adalah struktur organisasi Yayasan sebagaimana dimuat dalam Anggaran Dasar Yayasan. PEMBINA Dr. H. Rusli Hasbi, MA Hj. Rafiqah, Lc, MA

PENGAWAS Drs. H. Rudy Chairul Lengkong T. H. Nurdin Raja Itam Hj. Nurasiah

PENGURUS H. Nasrussalam Zakaria (Ketua) Ir. H. Nazief Sarkawi (Sekretaris) Taufik M. Abubakar (Bendahara) Sumber: Akte Notaris, 22 Januari 2008 Yayasan membuka cabang di Doha, Qatar. Struktur organisasi selengkapnya (termasuk Pelaksana Harian dan pengurus cabang) masih dalam proses penyusunan. PERSONALIA Untuk menciptakan kepercayaan masyarakat, Yayasan dijalankan oleh beberapa orang yang reputasinya tidak perlu diragukan. Mereka adalah kalangan santri intelektual, profesional, dan independen. Pembina Kendali Yayasan dipegang Dr. H. Rusli Hasbi, MA yang bertindak sebagai anggota merangkap Ketua Pembina. Ikut menjadi anggota adalah istrinya Hj. Rafiqah, Lc, MA, spesialis Ekonomi Islam dan lulusan Universitas Al-Azhar, Kairo. Profil Dr. H. Rusli Hasbi, MA Dr. H. Rusli Hasbi, MA adalah seorang ulama dan penceramah yang tidak asing lagi di Indonesia, negara dengan 200 juta umat Islam. Peraih gelar Doktor di bidang Ushul Fiqh dan dosen UIN Jakarta ini sering mengisi acara Hikmah Pagi di TVRI yang siarannya menjangkau seluruh nusantara sampai Australia barat. Selain itu, dia secara rutin berceramah di lingkungan Pertamina (kantor pusat dan anak perusahaan) dan menjadi pembimbing jamaah haji dan umrah Bank Muamalat. Pada 2007, dia menyampaikan Khutbah Idul Fitri di Doha, ibukota Qatar.

Halaman 21 dari 38

Dakwahnya berbekal pendidikan agama selama 37 tahun, yaitu 19 tahun di pesantren dan 18 tahun di Timur Tengah. Berikut diketengahkan secara singkat pendidikan, aktivitas mengajar dan pengalaman organisasi Dr. H. Rusli Hasbi, MA. Pendidikan Pada usia 6 tahun, putra ke-2 pasangan H. Hasbi Ahmad dan Hj. Lathifah Ismail asal Jungka Gajah, Aceh Utara, ini mulai menyantri di sebuah pesantren tidak jauh dari kampung halamannya. Dia banyak mengenal Islam dari guru-guru pesantren di antaranya Tgk. H. Abdullah Ismail, pimpinan Dayah (pesantren) Darutthalibin, Tgk. H. Mustafa Ahmad, Tgk. Nasruddin Ahmed, dan Tgk. Muhammad Amin Mahmud. Setelah 19 tahun menyantri (di antaranya di Dayah Darutthalibin dan Dayah Babussalam, Aceh), pada tahun 1985 kiyai remaja ini meninggalkan tanah kelahirannya menuju Arab Saudi, Mesir, dan Sudan, untuk melanjutkan pendidikannya di bangku akademik. Di samping itu, dia juga berkeliling beberapa negara Timur Tengah untuk belajar pada beberapa guru di antaranya Syaikhul Islam Yusuf Al-Qaradawi, tokoh Islam moderat asal Mesir yang tinggal di Qatar, Syekh Muhammad Ghazali, pakar Sirah Nabawiyah dan pemikir Islam Timur Tengah, dan Shekh Mutawally Syarawi, ulama kebanggaan Dunia Islam. Gelar-gelar akademik yang telah diperolehnya adalah sebagai berikut: BA dari Institut Agama Islam Negeri Kopertis (1985); Lc dari Al-Azhar University, Kairo, Mesir (1991); MA dari Omdurman University, Omdurman, Sudan (1998); dan PhD bidang Ushul Fiqh dari African University, Khartoum, Sudan (2002).

Aktivitas Mengajar Dr. H. Rusli Hasbi, MA adalah dosen Ilmu Tafsir, Ilmu Hadist, Tarikh Tasyri, Fiqh dan Ushul Fiqh di Fakultas Dirasat Islamiyah UIN Jakarta. Selain mengajar secara formil di sana, dia menyempatkan diri mengajar di sebuah balai kajian yang didirikannya sejak kembali ke Indonesia pada 2002. Balai kajian tersebut diberi nama Riyadlus Shalihin Jakarta, disingkat RSJ. RSJ berpusat di bilangan Jakarta Selatan, tepatnya di samping kediamannya sendiri di Jalan H. Niman No. 7, Cilandak Barat, Jakarta. Pengalaman mengajar selengkapnya sebagai berikut: Tenaga pengajar pada Pesantren Babussalam, Bireuen, Aceh, dan Pesantren Terpadu Al-Quran, Sigli, Aceh; Tenaga pengajar untuk mahasiswa Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Thailand, di Kairo sampai tahun 2002; Tenaga pengajar/guru tetap pada Masjid Al-Muttaqin, Gintung, Ciputat, dan Mushalla Fatahillah di Mabad, Rempoa, hingga sekarang; Guru tetap pada Majelis Talim Salsabila, Tebet Timur, Jakarta Selatan, sejak 2003 hingga sekarang; Guru besar pada Balai Kajian Islam RSJ, sampai sekarang; Pengajar di berbagai majelis talim yang diadakan perusahaan-perusahaan atau karyawan muslim, sampai sekarang; Dosen Fiqh Al-Muamalah pada Fakultas Syariah UIN Jakarta, tahun 2002-2003; dan Dosen Ilmu Tafsir, Ilmu Hadist, Tarikh Tasyri, Fiqh dan Ushul Fiqh pada Fakultas Dirasat Islamiyah UIN Jakarta bekerja sama dengan Universitas Al-Azhar Kairo, tahun 2002 sampai sekarang.

Halaman 22 dari 38

Pengalaman Organisasi Pengalaman organisasi Dr. H. Rusli Hasbi, MA sudah dikumpulkan sejak usia muda, di antaranya sebagai berikut: Ketua bidang Muhadharah di Pesantren Babussalam, Bireuen, Aceh; Ketua bidang Keilmuan, Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia, Kairo; Ketua bidang Keilmuan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Orsat Kairo, dan anggota bidang Keilmuan ICMI, Orwil Afrika; Ketua Tim Pembela Aqidah NAD (TIMPAN) pasca Tsunami 2004; Pembina Balai Kajian Islam RSJ, Cilandak, Jakarta Selatan; dan Ketua Pembina Yayasan Ihya Qalbun Salim. Pengurus Ketua Pengurus (disebut juga Ketua Yayasan) dijabat H. Nasrussalam Zakaria, SE, MS Accy, CPA. Dia manajer dakwah Dr. H. Rusli Hasbi, MA dan masih aktif sebagai Senior Manager, PT PricewaterhouseCoopers FAS. Ketua Yayasan adalah lulusan School of Business, University of Houston, Amerika Serikat. Dia dibantu seorang Sekretaris dan seorang Bendahara yang masing-masing dijabat oleh Ir. H. Nazief Sarkawi (arsitek dan interior designer) dan Taufik M. Abubakar (karyawan PT Schlumberger Indonesia). Cabang Qatar diketuai Mustafa Kamalullah, karyawan Qatargas Operating Company Limited. Saat ini Pembina, Pengurus dan Pengawas tidak diberikan gaji. Pelaksana Harian (bergaji) dapat diangkat sewaktu-waktu apabila diperlukan. Pengawas Pengawasan dipimpin tokoh nasional, Drs. H. Rudy Chairul Lengkong, ketua Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI). Dia pernah menjabat Kepala Badan Pengembangan Ekspor Nasional (1987-1996) dan Konsul Jenderal RI di New York (19821987). Dia adalah salah seorang pendiri RSJ dan sangat berjasa dalam pendirian Yayasan. Suami Hj. Nurasiah ini idak hanya memberikan sumbangan waktu dan pemikiran, tetapi juga mendanai berbagai kegiatan RSJ selama enam tahun sejarahnya. Di atas lahan miliknya dan keluarganya pula Yayasan saat ini berdomisili. Pengawas juga beranggotakan T. H. Nurdin Raja Itam (pendiri RSJ dan pengusaha barang antik di Jakarta) dan Ny. Nurasiah. Hj. Nurasiah adalah seorang ibu rumah tangga dan pengrajin. Dewasa ini dia berkecimpung di bidang bordiran dan pakaian muslim wanita Foto dari kiri ke kanan: Ir. H. Nazief Sarkawi, Drs. H. Rudy Chairul Lengkong, Dr. H. Rusli Hasbi, MA (bergamis), dan H. Nasrussalam Zakaria.

Halaman 23 dari 38

Bab 5. Penutup

Halaman 24 dari 38

TINDAK LANJUT Mudah-mudahan Bapak dan Ibu tergugah dengan proposal ini. Jangan sampai kita termasuk generasi yang melepaskan urusan agama kepada orang-orang yang tidak dididik sebagaimana mestinya. Kalau kita tidak berbuat apa-apa hari ini, maka akan datang satu generasi yang buruk di hari esok. Mereka menjadi imam ibarat sopir-sopir tanpa surat izin mengemudi, karyawan tanpa ijazah, atau pemerintah tanpa pemilu. Jangankan mereka dapat dipercaya untuk menggiring umat menuju masa depan yang dicita-citakan, untuk menyelamatkan diri mereka sendiri pun bekal mereka tidak memadai. Yang lestari hanya kerusakan yang silih berganti. Usaha menyelamatkan generasi yang akan datang membutuhkan pengorbanan yang tidak sedikit dan kerja sama luas di tengah umat Islam.Dukungan dana sangat kami harapkan. Bila berkenan, silakan menggunakan Formulir Donatur pada Lampiran V untuk menyatakan dukungan Bapak dan Ibu. TEKNIK PENDANAAN Pendanaan bersumber seluruhnya dari sumbangan tidak mengikat. Yayasan akan mengeluarkan Sertifikat Wakaf untuk setiap sumbangan senilai Rp 500.000 dan kelipatannya. Sumbangan dalam nilai nominal lainnya akan diberikan tanda terima atau kuitansi. Pengurus mengucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya atas pertisipasi dan dukungan semua pihak. Mudah-mudahan bantuan tersebut menjadi amal ibadah yang diterima oleh Allah SWT. Amin ya Rabbal Alamin. INFORMASI REKENING Bantuan Bapak dan Ibu bisa disampaikan melalui: Transfer Bank; Tranfer via ATM BCA/Bersama; dan Cek dan Giro. Transfer Bank Bank SWIFT Code Beneficary Rekening No. : BANK MUAMALAT INDONESIA : MUABIDJA : YYS IHYA QALBUN SALIM : 301.006.1915

Transfer via ATM BCA/Bersama Bank Kode Bank Beneficary Rekening No. Cek dan Giro Ditujukan kepada Yayasan Ihya Qalbun Salim : BANK MUAMALAT INDONESIA : 147 : YYS IHYA QALBUN SALIM : 301.006.1915

Halaman 25 dari 38

INFORMASI PENTING Pengurus terikat Anggaran Dasar Yayasan dalam melaksanakan tugasnya, di antaranya untuk menggunakan dana yang diterima dari donatur untuk melaksanakan program-program Yayasan. Namun demikian, mekanisme Yayasan memungkinkan perubahan atas programprogramnya. Pembina atas usul Pengurus berhak menentukan program kerja dan menyesuaikannya dengan kondisi yang dihadapi di lapangan. Dengan kata lain, sumbangan yang diterima Yayasan tidak terikat dengan program tertentu. Walaupun Yayasan dapat memperbarui dan merubah program-programnya, Yayasan berdasarkan undang-undang dan Anggaran Dasar tidak dapat mengubah tujuannya dan wajib menggunakan kekayaan Yayasan hanya untuk mencapai tujuan tersebut. Yayasan bertujuan di bidang agama, sosial dan kemanusiaan.

Halaman 26 dari 38

Lampiran-Lampiran

Halaman 27 dari 38

LAMPIRAN I Gambar Denah

Halaman 28 dari 38

Halaman 29 dari 38

Halaman 30 dari 38

Halaman 31 dari 38

Halaman 32 dari 38

Halaman 33 dari 38

LAMPIRAN II Anggaran Biaya Konstruksi Bangunan dan Peralatan Fisik No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. Nama Bangunan Masjid/mushalla Aula Kantor Yayasan Ruang kelas SMP Ruang kelas SMU Kantor dan ruang guru Asrama murid Rumah guru Ruang laboratorium Fasilitas kantor dan sekolah (meja, kursi, lemari dan lain-lain) Lapangan olahraga Fasilitas mandi, cuci dan kakus (MCK) Lapangan parkir Taman Genset cadangan Pendestrian + Teras + Slazar Luas Koefi2 (m ) sien 144 216 27 162 162 27 108 162 54 Luas 2 (m ) 144 216 27 162 162 27 108 162 54 Keterangan

1782 72 977,5 1052 13,5 495

0,5 0,5 0,3 0,5

891 72 488,75 315,6 13,5 247,5

Jumlah Luas
I. Perhitungan Nilai Konstruksi 2 Diperkirakan nilai bangunan Rp. 3.000.000,- / m Luas total bangunan = 3.090,35 x Rp. 3.000.000,= Rp. 9.271.050.000,-

3.090,35 m2

II. Perhitungan Fasilitas Kantor + Sarana Pelajar (berupa kursi, meja, lemari dll) 2 Diperkirakan nilai sarana Rp. 750.000,- / m 2 Sarana tidak termasuk 1. Lapangan olah raga 891 m 2. 3. 4. 5. Maka yang termasuk MCK Lapangan parkir Taman Ruangan genset Jumlah
2

72 m 2 488,75 m 2 316,6 m 2 13,5 m 2 1.780.85 m

: 3.090,35 m 2 : 1.780,85 m : 1.309,50 m


2

Nilai sarana penunjang = 1.309,50 x Rp. 750.000,= Rp. 982.125.000,III. Legal & Perizinan 2 Prakiraan untuk perizinan Rp. 25.000,- / m Maka nilai untuk perizinan : 5000 x Rp. 25.000,= Rp. 125.000.000,-

Halaman 34 dari 38

Total biaya untuk seluruh komponen dalam merealisasikan rencana pembangunan sarana pendidikan Ihya Qalbun Salim (tidak termasuk lahan) adalah sebagai berikut: Nilai Konstruksi Sarana Penunjang Legal & Perizinan Grand Total : Rp 9.271.050.000,: Rp 982.125.000,: Rp 125.000.000,: Rp10.378.175.000,-

(Sepuluh Miliar Tiga Ratus Tujuh Puluh Delapan Juta Seratus Tujuh Puluh Lima Ribu Rupiah)

Halaman 35 dari 38

LAMPIRAN III Rincian Perkiraan Biaya Operasional per Tahun Jenis Biaya Gaji karyawan, guru, dll. Pemeliharaan gedung dan fasilitas Listrik, telepon Alat tulis kantor Dakwah Lain-lain Jumlah Jumlah (Rp) 50.000.000 50.000.000 5.000.000 15.000.000 15.000.000 15.000.000 150.000.000 (seratus lima puluh juta Rupiah) Keterangan Subsidi bersih, setelah dikurangi pendapatan SPP

Halaman 36 dari 38

LAMPIRAN IV Daftar Sumbangan Sementara Per 15 Oktober 2008 Rupiah (Rp) No. 1. 2. 3. 4. 5. Nama Donatur T. H. Nurdin Raja Itam Amrizal H. Abdullah Maimun Hanafi, SE Nasrussalam Zakaria WNI di Qatar via Dr. Rusli Hasbi, MA Subtotal Luas 2 (m ) 100.0 100.0 100.0 100.0 12.0 412.0 Nilai, Rp 50.000.000 50.000.000 50.000.000 50.000.000 6.000.000 206.000.000

Riyal Qatar (QR) Nama Donatur WNI di Qatar via Mustafa Kamalullah Subtotal Grandtotal Luas, m 293.0 293.0 705.0
2

Nilai, QR 58.730 -

Halaman 37 dari 38

LAMPIRAN V Formulir Donatur

Kepada Yayasan Ihya Qalbun Salim Jl. H. Niman No. 7, Jakarta 12430 Indonesia

Assalamualaikum Wr. Wb. Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama Lengkap Kota tempat tinggal No. Telepon rumah No. HP : _______________________________________ : _______________________________________ : _______________________________________ : _______________________________________

bersedia memberikan sumbangan sebesar: Wakaf Tanah Jumlah Uang Diniatkan sebagai : ________ meter persegi @ Rp 500.000 dan : Rp/US$ ....................................... : Wakaf/Infak/Sedekah/(coret yang tidak perlu)

Saya menyatakan telah membaca dan menyetujui seluruh penjelasan dalam proposal yang menjadi bagian tak terpisahkan dari formulir ini. Terima kasih atas perhatian pengurus Yayasan Ihya Qalbun Salim. Yang memberikan sumbangan,

Tanda Tangan

Halaman 38 dari 38