P. 1
Mekanisme Evolusi

Mekanisme Evolusi

|Views: 58|Likes:
Dipublikasikan oleh raya_soraya21

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: raya_soraya21 on Oct 25, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/05/2012

pdf

text

original

Mekanisme Evolusi

Senin 26 Oktober 2009

Konteks historis Teori Evolusi
 Kebudayaan barat menolak ide evoluioner kehidupan  Carolus lineustaxonomiide pengelompokan sbg ide  


 

dasar evolusi Fosilpalaentologi Konteks evolusi menurut darwin VS Lamarck Darwin memfokuskan pada adaptasi Seleksi alam menyebabkan adaptasi Ilmu yang berkembang:biogeografi,anatomi dan embriologi perbandingan,biologi molekuler

4 Poin penting Teori Darwin


Organisme akan terus mengalami perubahan Semua organisme berasal dari organisme sebelumnya Perubahan yang terjadi adalah suatu hal yang bersifat bertahap dan memakan waktu yang cukup lama Mekanisme perubahan evolusioner ini merupakan Proses Seleksi Alam.

Title

Seleksi Alam : Suatu proses yang terjadi melalui interaksi antara lingkungan dan Date organisme yang ditunjukkan dengan adanya Time keberhasilan yang berbeda dalam reproduksi Place dan bertahan hidup.

22.9 Homologous structures: anatomical signs of evolution
Contents

22.11 Molecular data and the evolutionary relationships of vertebrates

Contents

EVOLUSI & POPULASI
 Sintesis evolusi modern menggabungkan konsep seleksi


darwin dan konsep pewarisan mendell Struktur populasi ditentukan oleh frekuensi allel dan genotipnya (gene pool) Contoh : 500 tumbuhan, 20 berwarna putih,480 merah yang terdiri dari 320 homozigot dan 160 heterozigot.Maka frekuensi allelnya? Teori ini menunjukkan populasi tak berevolusi /ekuilebrum Faktor agar mikroevolusi berkaitan dengan populasiukuran sampling haru besar,tidak ada mutasi,tidak ada seleksi alam,perkawinan acak dan terisolasi dari populasi lain

23.3 The Hardy-Weinberg theorem

Contents

23.4 Genetic drift

Contents

23.8 Clinical variation in a plant

Contents

Variasi dalam populasi
 Variasi intraspesiespolimorfisme ex gol darah  Variasi interspesiesvariasi geografis  Mutasi dan rekombinasi menyebabkan adanya variasi

genetik

IDE LAMARCK
 EVOLUSI TERJADI KARENA PENGARUH

LINGKUNGAN
 TERJADI REDUKSI PADA ORGAN YANG TIDAK

DIPAKAI (USE & DISUSE)

Proses Seleksi Alam

Pengaruh Seleksi Alam Terhadap Populasi
Seleksi Alam Distribusi Fenotip

Macam seleksi Macam Seleksi :  Seleksi Direksional  Seleksi Penstabilan  Seleksi Pendiversifikasian/disruptif

Macam Seleksi
 Seleksi Direksional : Model seleksi alam yang

memilih satu bentuk ekstrem fenotip dalam suatu populasi, contoh : Populasi serangga yang resisten pestisida

Macam Seleksi
Seleksi Penstabilan : Model seleksi yang memilih bentuk fenotip antara (intermediet), contoh : Warna cangkang siput yang tidak terlalu terang/gelap

Macam Seleksi
Seleksi Pendiversifikasian : Model seleksi yang memilih dua bentuk ekstrem, sehingga fenotip antara tereliminasi, contoh : populasi burung finch pemakan biji (Pyrenestes ostrinus) yang terdiri dari jenis paruh besar dan kecil

Konsep Spesies
Spesies merupakan

kelompok populasi yang
anggota-anggotanya memiliki kemampuan untuk

saling mengawini satu sama
lain di alam dan menghasilkan keturunan

yang dapat hidup dan fertil.

Konsep Spesies
Reproduksi Isolasi Reproduktif

Mencegah populasi dari spesies yang berbeda untuk saling mengawini

Isolasi reproduktif
Terdapat dua konsep isolasi reproduktif :
 Isolasi Prazigotik : menghalangi perkawinan

antara spesies atau menghalangi pembuahan telur jika anggota spesies yang berbeda berusaha untuk saling mengawini.
Isolasi habitat : ex. 2 spesies parasit yang hidup dalam inang yang berbeda Isolasi Perilaku : perilaku kawin yang berbeda Isolasi Temporal : 2 spesies yang memiliki masa kawin yang berbeda Isolasi mekanis : anatomi reproduksi yang berbeda Isolasi Gametik : karakteristik gamet yang berbeda

Isolasi reproduktif
 Isolasi Pascazigotik : bila sperma membuahi ovum

spesies lain, maka zigot hibrida tersebut tidak akan berkembang menjadi organisme dewasa yang bertahan hidup dan fertile
• Penurunan ketahanan hidup hibrida ----ketidaksesuaian genetic akan menggugurkan perkembangan hibrida pada tingkat embrio • Penurunan Fertilitas Hibrida ----- Hibrida steril --- tidak mampu bereproduksi • Perusakan hibrida --- Jika terbentuk hibrida baru --- kegagalan reproduksi akan terjadi pada generasi berikutnya.

TERIMA KASIH

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->