Anda di halaman 1dari 12

Tujuan pembuatan makalah:

1. Menjelaskan istilah menyusui dalam definisi mamalia 2. Menjelaskan Vivipar mamalia, dalam kaitan dengan ciri mutlak 3. Menjelaskan rambut mamalia sebagai ciri umum mamalia

PEMBAHASAN

A. Istilah menyusui pada mamalia

susu n 1 organ tubuh yg terletak di bagian dada; 2 organ tubuh yg terletak di dada

wanita yg dapat menghasilkan makanan untuk bayi, berupa cairan; buah dada; payu dara; 3 organ tubuh yg terletak di bagian perut atau dada (binatang) yg menghasilkan makanan untuk bayi, berupa cairan; 4 air yg keluar dr buah dada, susu binatang;

bersusu v 1 ada (air) susunya; 2 mempunyai buah dada (tetek); menyusu v mengisap air susu dr buah dada (tetek): menyusui v memberikan air susu untuk diminum (kpd bayi dsb) dr buah dada;

memberi air susu kpd anaknya:;

menyusukan v 1 menyusui; 2 membiarkan menyusu (pd);

susuan n yg disusui: anjing itu mempunyai anak - tiga ekor; persusuan n perihal susu; penyusu n 1 orang yg menyusui; inang; 2 anak (bayi) yg lebih senang menyusu

pd ibunya dp makan;

penyusuan n proses, cara, perbuatan menyusui atau menyusuk sumber : KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) Online

Gambar 1. kelenjar air susu pada mamalia Semua spesies mamalia bisa dikatakan memberikan susu kepada anaknya (menyusui) karena semua spesies mamalia memiliki kelenjar air susu, walaupun pada sub klas prototheria ordo monotremata yang memberikan air susu (menyusui) tidak melalui puting atau pupil melainkan melalui pori-pori pada kulitnya.

Gambar 2 Air Susu pada Ecidna keluar dari pori pori. Sumber Youtube Video Echidna Secara Arti kamus Jika kita telaah dari kata dasar susu pada arti no 2 yaitu organ tubuh yang terletak di dada wanita yang dapat menghasilkan makanan untuk bayi, berupa cairan; buah dada; payudara terdapat kata wanita sedangkan pada kelas mamalia spesiesnya tidak hanya wanita/betina tetapi ada laki-laki/jantan yang tidak menyusui, walau lakilaki/jantan juga memiliki kelenjar air susu (mamae) yang tidak berkembang. Bedasarkan uraian diatas maka tidak tepat mendefinisikan mamalia dengan kata menyusui saja sebagai batasan dari definisi. Jadi definisi mamalia berdasarkan kata menyusui adalah hewan vertebrata yang menyusui pada spesies betina sedangakan spesies jantan tidak menyusui. Monotremata tidak memilki puting susu, namun tetap memiliki kelenjar susu. Artinya, monotremata memenuhi syarat untuk masuk ke dalam kelas Mamalia. (anonimous.2010) B. Menjelaskan vivipar mamalia, dalam kaitan dengan ciri mutlak 1. Cara perekembangbiakan hewan mamalia
a. Melahirkan (Vivipar)

Vivipar adalah cara berkembangbiak pada hewan dengan cara melahirkan anak Cara bereproduksi Mamalia dikenal dengan cara beranak (vivipar). Individu baru disimpan di dalam alat khusus yang disebut uterus (rahim) dan dilengkapi dengan makanan untuk janin yang disebut plasenta. Beranak dapat ditandai dengan adanya proses melahirkan, yaitu keluarnya anak bersama dengan plasentanya. Di dalam uterus, zigot berkembang sampai menjadi janin kemudian bayi. Waktu untuk berkembangnya janin dalam uterus disebut kehamilan. Masa kehamilan berbedabeda pada setiap kelompok Mamalia. Pada ordo Marsupialia, contohnya kanguru dan koala, anak lahir dalam bentuk embrio, kemudian berkembang menjadi janin di dalam kantung induknya.
b. Bertelur (Ovipar)

Ovipar adalah cara berkembangbiak hewan dengan cara bertelur yang menetas di luar tubuh induknya.
Ciri-ciri hewan bertelur telur. Sel telur hewan betina bertemu dengan sel kelamin jantan Hewan bertelur menghasilkan telur terbungkus oleh cangkang

sebelum dibungkus cangkang. Telur yang di buahi jika dierami akan menetas menjadi anak.

Contoh mamalia yang bertelur yaitu Platypus, Platypus memiliki telur yang bentuknya mirip dengan telur reptil, dan sedikit lebih bundar daripada telur burung. Platypus betina biasanya menelurkan dua telur pada saat yang bersamaan. Walaupun terkadang memungkinkan platipus betina menelurkan satu atau tiga telur. Periode inkubasi-nya terbagi menjadi tiga bagian. Tahap pertama: embrio tidak memiliki satupun organ fungsional dan bergantung pada kantung merah telur untuk bernafas. Tahap kedua: jari-jari kaki mulai muncul. Tahap ketiga: gigi muncul. Telur menetas seusai periode inkubasi yang berlangsung sekitar 10 hari. Setelah telur menetas, keluarlah bayi platypus tidak berambut yang langsung

melekat pada induknya. Sang induk kemudian akan menyusui anaknya yang buta dan peka. Bayi platypus akan meninggalkan sarangnya setelah berusia 17 minggu (kurang lebih 4 bulan lewat). (anonimous, 2010) Selain platypus ada juga spesies mamalia yaitu echidna yang bertelur. Betina menelurkan satu telur berrambut bercangkang lunak dua puluh dua hari setelah kawin dan meletakkannya langsung dalam kantungnya. Telur akan menetas setelah sepuluh hari; ekidna muda (dalam bahasa Inggris disebut: puggle), kemudian akan menghisap susu dari pori-pori kedua kelenjar susu (sebab monotremata tidak memiliki puting) dan tetap tinggal di dalam kantung induknya untuk empat puluh lima hingga lima puluh lima hari, selama kurun waktu tersebut, mulai tumbuh duri. Sang ibu menggali lubang untuk merawat anaknya dan meletakkan anaknya di dalam lubang. Sang ibu kembali setiap lima hari untuk menyusui sampai berhenti menyusui pada bulan ketujuh. (anonimous, 2010)

2.

Subklas mamalia bekaitan dengan cara berkembangbiak

Kelompok Prototheria bertelur sehingga tergolong ovipar.Embrio berkembang di

dalam telur dengan menggunakan kuning telur sebagai sumber makanannya.Setelah menetas hewan ini akan menghisap susu dari rambut induknya, karena induk ini tidak memiliki puting susu.Hewan ini digolongkan sebagai ordo Monotremata, contohnya adalah platipus (Ornithorhynchus anatinus) dan echidna.

Gambar 3 Telur Echidna

Gambar 4 Bayi Echidna yang keluar dari telur Gb 3

Sumber Youtube Video Echidna

Kelompok Metatheria melahirkan anaknya saat embrio masih pada tahap awal

sehingga masa kehamilannya singkat. Contohnya kanguru merah, anaknya yang masih berukuran sebesar lebah madu dilahirkan 33 hari setelah fertilisasi. (campbel.edisi 2:272) Anak dalam tahap embrio tersebut dapat merangkak masuk ke dalam kantung induknya yang disebut marsupium.Di dalam masupium embrio menyusu pada puting susu dan mengalami perkembangan selanjutunya.Hewan ini digolongkan sebagai ordo Marsupialia atau hewan berkantung, contohnya adalah kanguru (Macropus sp.), koala (Phascolarctos cinereus), dan opposum (anonimous.2010) Fertilisasi ovum intern : perkembangan ovum di dalam uterus, tetapi sebelum perkembangan selesai, fetus keluar dan masuk marsupium, dengan mulut ia melekat pada satu papilla mammae dan tetap demikian sampai perkembangannya selesai

Kelompok

Eutheria

melahirkan

anaknya

yang

telah

menyelesaikan

perkembangan embrioniknya di dalam rahim (uterus).Embrio memperoleh nutrisi dari induknya melalui plasenta sehingga kelompok hewan ini disebut mammalia berplasenta.Sebagian besar ordo dalam mammalia tergolong Mammalia berplasenta. (campbel.edisi 2:273) Sebagian besar mamalia melahirkan keturunannya, tapi ada beberapa mamalia yang tergolong ke dalam monotremata yang bertelur. Kelahiran juga terjadi pada banyak spesies non-mamalia, seperti pada ikan guppy dan hiu martil; karenanya melahirkan bukan dianggap sebagai ciri khusus mamalia. Demikian juga dengan sifat endotermik yang juga dimiliki oleh burung. (anonimous, 2010) Jadi dapat disimpulkan bahwa tidak tepat menyebutkan cara berkembangbiak mamalia yaitu melahirkan sebagai ciri mutlak/khusus mamalia karena ada mamalia yang berkembeng biak dengan cara bertelur yaitu pada subklas protoheria ordo monotremata spesies Echidna dan Platipus.

C. Rambut mamalia sebagai ciri umum mamalia 1. Pengertian Rambut Rambut adalah organ seperti benang yang tumbuh di kulit hewan dan manusia terutama mamalia. Rambut muncul dari epidermis (kulit luar), walaupun berasal dari polikel rambut yang berada jauh di bawah dermis. (anonimous 2010) Semua mamalia memiliki rambut sedikitnya dalam satu fase siklus hidup. Rambut memegang peranan penting dalam pengaturan suhu (thermoregulasi) Rambut mammalia tersusun dari protein yang disebut keratin.Rambut mammalia berfungsi tertentu, yaitu sebagai insulasi yang memperlambat pertukaran panas dengan lingkungan, segabai indera peraba antara lain pada kumis, sebagai pelindung dari gesekan maupun sinar matahari, sebagai penyamar atau pertahanan untuk melindungi dari mangsa, dan sebagai penciri kelamin. 2. Bagian-bagian rambut

Pada tiap-tiap rambut dari papil dan dasarnya terdapat pada suatu kantong yang disebut foliculus yang tertanam di dalam kulit dan dibatasi oleh epidermis, masingmasing foliculus berhubungan dengan kelenjar sebaceous yang menghasilkan sekresi (sebum) untuk meminyaki rambut. Foliculus terletak miring dalam kulit dan padanya terdapat musculus erector yang menyebakan rambut berdiri jika hewan itu kedinginan atau marah.

3. Rambut pada hewan mamalia Sub klas/Ordo/Genu No s /Spesies Mamalia


1 Sub klas

Deskripsi Rambut

Gambar

Prototheria
Ordo Monotremata Contoh : Platypus Tubuh platipus ditutupi rambut berwarna coklat yang menjaga agar tubuhnya tetap hangat.. Pada kulit tertutup rambut halus, yang terdiri dari dua rambut, yaitu rambut panjang dan rambut pendek Fungsi rambut pendek berfungsi untuk melindungi kulit supaya tidak basah. (anonimous. 2010) Rambut-rambut keras (biasa disebut duri) yang menutupi tubuh bagian atas mereka. Rambut Landak ini berfungsi sebagai alat pertahanan diri. rambut-landak dan echidna menyerupai duri. Duri pada landak dan ecidna sebetulnya adalah rambut yang termodifikasi menjadi besar dan mengeras. Duri pada landak dan Gb. Platypus

- Landak semut (echidna)

echidna tersusun dari bahan yang sama dengan rambut yaitu keratin, sejenis protein. (alamendah.2009) 2 Sub klas Marsupial Ordo Marsupialia Contoh : - Kangguru, koala. Gb Koala

Gb. Ecidna

Pada hampir Seluruh tubuhnya ditutupi oleh rambut

Gb Kanguru

Sub klas eutheria -Ordo Antiodactila Contoh Domba, babi, sapi, Jerapah dll Gb. Domba Gb. babi Jelas terlihat ordo ini memiliki rambut

-Ordo Carnivora Contoh Anjing, Serigala, berangberang, anjing laut,beruang laut Seperti halnya Jelas terlihat ordo Antiodactila, ordo ini memiliki rambut Keluarga singa laut di bedakan menjadi dua, singa laut dan anjing laut berrambut (fur seals). Anjing laut berrambut jantan jantan memiliki surai tebal di sekeliling leher mereka layaknya singa jantan. Surai ini membuat anjing laut berrambut tampak besar dan kuat. Anjing laut berrambut memiliki tampilan rambut yg lebih banyak, padat, dan halus pada bagian bawahnya dibandingkan singa laut. Dari segi ukuran, singa laut lebih besar dibandingkan anjing laut berrambut. lumba-lumba dan paus punya rambut tapi tipis sehingga sulit untuk terlihat. rambut tersebut berfungsi untuk melindungi dari paparan sinar matahari. Rambut

Gb. Anjing laut

- Ordo Cetaceae

Contoh : Paus dan lumba-lumba

mamalia laut berkurang atau bahkan tipis, hal tersebut berhubungan dengan adaptasi untuk mengurangi hambatan dalam pergerakan. Pada salah satu jenis paus yaitu paus sei terdapat 300-380 tampalan gigi hitam pucat pudar pada setiap sisi mulut, masing-masing panjangnya sekitar 48 cm.setiap tampalan gigi terbuat dari keratin yang merenggang keluar menjadi rambut keputih-putihan pada ujung dalam mulut dekat lidah. Tampalan gigi balin tersebut di gunakan untuk menyarin g makanan dari air. Rambutnya nampak jelas

Gb. Lumba-lumba

-ordo chiroptera Contoh kelewar -ordo edentata Contoh Temandua, Armadillo, kungkang, trenggiling

Pada Spesies Tamandua Jelas terlihat rambutnya Pada Trenggiling Ketika baru lahir, lapisan sisiknya

masih empuk. Setelah tumbuh dewasa sisik ini berubah mengeras. Sisik tersebut sebetulnya serupa dengan rambut pada satwa lainnya. Rambutnya termodifikasi menjadi semacam sisik besar yang tersusun membentuk perisai berlapis sebagai alat perlindungan diri.
Pada ordo ini Rambut nampak jelas terlihat, pada landak jawa rambutnya sama dengan Echidna yaitu berupa duri.

-Ordo insectivora Cnth: tikus mondok, shrew, landak Jawa -ordo Lagomorfha Contoh :kelinci, pikas, terwelu -Perissodactyla Contoh : Kuda Zebra, Tapir,, badak -primata Lemur, Kera, monyet, manusia -preboscidea

Rambutnya nampak jelas

Pada Kuda rambutnya nampak jelas, kecuali pada badaktubuhnya rambutnya sangat tipis jadi susah untuk dilihat,

Rambutnya nampak jelas

Rambutnya tipis sama dengan badak, jadi susah terlihat

Conoh : Gajah -Rodentia Contoh. Tupai, Berang-berang, tikus, landak, mencit - sirenia Sapi laut

secara sepintas Rambutnya nampak jelas

Rambutnya tipis, tapi lebih terlihat jika di bandingkan dengan lumba-lumba dan paus

Berdasarkan uraian Tabel diatas maka dapat disimpulkan bahwa semua mamalia memiliki rambut, jadi menyebutkan kata rambut dalam ciri umum mamalia tidak tepat karen rambut adalah ciri mutlak dari setiap spesies mamalia