Anda di halaman 1dari 2

Oral Hygiene Index

Pemeriksaan OHI-S adalah pemeriksaan gigi dan mulut dengan menjumlahkan Plaki Injdeks (PI)
dengan Kalkulus Indeks (KI). PI adalah skor dari endapan lunak yang terjadi karena adanya sisa
makanan yang melekat pada gigi tertentu, sedangkan KI adalah skor dari endapan keras/karang
gigi yang terjadi karena debris yang mengalami pengapuran yang melekat pada gigi tertentu.
Indeks ini didasari oleh pemeriksaan 12 gigi (relative) dari bagian labial/bukal dan palatal/lingual
Kriteria unhtuk klasiIikasi plak
Skor Kriteria
0 Tidak ada plak
1 Plak yang tidak lebih dari sepertiga permukaan gigi
2 Plak yang lebih dari sepertigapermukaan gigi, tetapi tidak lebih dari dua pertiga
permukaan gigi
3 Plak yang lebih dari dua pertiga permukaan gigi

Kriteria untuk klasiIikasi kalkulus
Skor Kriteria
0 Tidak ada kalkulus
1 Kalkulus supragingival
2 Kalkulus subgingival
3 Kalkulus supragingival dan subgingival

Cara menghitung PI dan KI
Skor jumlah nilai indeks
Jumlah permukaan gigi yang diperiksa

Cara menghitung OHI-S
OHI-S PI KI
Dengan kriteria
O 0-1,1 baik
O 1,2-2,1 sedang
O 2.2-6buruk
Selain PI, KI, dan OHI-s, ada juga pemeriksaan PBI (Papilla bleeding Indeks) untuk melihat ada
atau tidaknya peradangan pada jaringan periodontal. Cara memeriksanya adalah dengan
menggerakkan prober sekitar 1-2mm dibawah servikal gigi secara searah, kemudian deiamkan
selama 20detik.
Skor:
O 0 tidak ada pendarahan
O 1 pendarahan titik
O 2 pendarahan garis
O 3 pendarahan segitiga
O pendarahan menyebar


Penyakit Jaringan PeriodIontal
O cute Herpetic Gingivitis
Disebabkan oleh virus dan bukan bakteri, yakni Herpes simplec type 1 (HSV-1).
Biasanya terlihat pada anak-anak dan terlihat pembengkakan (gingival yang
menyakitkan. Simptomanya dapat bertahan 7-21 hari, dan lesi dapat muncul di oral
mukosa serta bibir.
O Cancrum oris (noma)
Ditemukan umumnya di Irika, dan dikaitkan dengan individu kurang gizi. Terdapat tiga
stage: (a) a staging period, dimana inIeksi mengakibatkan turunnya resistensi host dan
munculnya lesi oral; (b) an inIection period, dimana beberapa pemicu dapat
mengaktiIkan inIeksi polimikrobial; dan (c) invasi jaringan dan Iase destruktiIyang dapat
berlanjut ke oro-Iacial gangrene yang membahayakan nyawa. Bakteri patogennya adalah
Fusobacetrium necrophorum.