IMPETIGO

Pioderma superfisialis (terbatas pada epidermis) 2. Impetigo Bulosa Sinonim Impetigo vesiko-bulosa, cacar monyet Etiologi Staphylococcus aureus Gejala klinis Keadaan umum tidak terpengaruhi. Sering bersama-sama malaria. Terdapat pada anak-anak dan orang dewasa Predileksi Ketiak, dada, punggung Efloresensi Eritema, bula dan bula hipopion. Terkadang yang terlihat hanya vesikel/bula yang sudah pecah sehingga hanya tampak koleret dengan dasar eritematosa. DD Jika vesikel/bula sudah pecah dan hanya tampak koleret dan eritema, maka mirip dengan dermatofitosis. Pengobatan Jika hanya terdapat beberapa vesikel/bula, dipecahkan dan diberi salep antibiotik atau cairan antiseptik. Kalau banyak diberi antibiotik sistemik Faktor predisposisi dicari, jika karena banyak keringat, ventilasi harus diperbaiki. 3. Impetigo Neonatorum Penyakit ini merupakan varian dari impetigo bulosa yang terdapat pada neonatus. Kelainan kulit serupa impetigo bulosa hanya lokasinya menyeluruh, dapat disertai demam DD Sifilis kongenital

hanya teraba infiltrat pada subkutan. Folikulitis Superfisialis (terbatas di dalam epidermis) 2. Kumpulan-kumpulan furunkulosis disebut karbunkel. Tinea barbae. Cari faktor predisposisi. Contohnya sikosis barbe yang berlokasi di bibir atas dan dagu. Pengobatan Antibiotik sistemik/topikal. lokasinya di mandibula/submandibula. Folikulitis Superfisialis (Impetigo Bockhart) Tempat predileksi di tungkai bawah. bilateral. Furunkel / Karbunkel Furunkel adalah radang folikel rambut dan sekitarnya. Folikulitis Radang folikel rambut Etiologi Staphylococcus aureus Klasifikasi 1. Pada tinea barbae sediaan dengan KOH positif. Topikal dapat diberikan bedak salisil 2%. Kelainan berupa papul atau pustul yang erotematosa dan ditengahnya terdapat rambut. 2. Etiologi Staphylococcus aureus Gejala Klinis Keluhan nyeri. Folikulitis Profunda (sampai ke subkutan) 1. Kelainan berupa nodus eritematosa berbentuk kerucut. unilateral. biasanya multiple. Folikulitis Profunda Gambaran klinisnya sama seperti folikulitis superfisialis.Pengobatan Antibiotik harus diberikan secara sistemik. Jika lebih daripada sebuah disebut furunkulosis. ditengahnya terdapat pustul. Kemudian melunak menjadi abses yang berisi pus dan .

jaringan nekrotik. misalnya aksila dan bokong. Tempat predileksi ialah tempat yang banyak friksi. cari faktor predisposisinya. lalu memecah membentuk fistel. . Jika banyak digabung dengan antibiotik sistemik. Kalau berulang-ulang mendapat furunkulosis atau karbunkel. Pengobatan Jika sedikit cukup dengan antibiotik topikal.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful