Anda di halaman 1dari 9

u4 u4M4k4 nluY4

11111772
1k440










WARGA NEGARA DAN NEGARA
1. HUKUM, NEGARA
DAN PEMERNTAH
A. HUKUM

Menurut lc1 5imoronqkir 5n don woerjono
5ostropronoto 5n yang mendeflnlslkan hukum
sebagal peraLuran peraLuran yang memaksa
yang Llngkah laku manusla dalam llngkungan
masyarakaL yang dlbuaL oleh badan badan
resml yang berwa[lb pelanggaran mana
Lerhadap peraLuran peraLuran Ladl beraklbaL
dlambllnya Llndakan

,. Ciri d,3 8if,9 Hukum :
Wdanya perlnLah aLau larangan
W9erlnLah aLau larangan lLu harus dlpaLuhl oleh
seLlap orang
Sumber hukum mater|a| dapaL klLa
Lln[au darl berbagal suduL m|sa|nya
po||t|k se[arah ekonom| dan |a|n
|a|n
-. 8um-0r-sum-0r Hukum
a|ah segala sesuaLu yang menlmbulkan aLuran
aLuran yang mempunyal kekuaLan yang memaksa
yang kalau dllanggar dapaL mengaklbaLkan sangsl
yang Legas dan nyaLa
Sumber nukum Iorma|

1 Undangundang (Statute)
peraLuran negara yang mempunyal
kekuasaan hukum yang menglkaL dladakan
dan dlpellhara oleh penguasa negara
2 keb|asaan (Costum) perbuaLan manusla
yang LeLap dllakukan berulang ulang dalam
hal yang sama dan dlLerlma oleh masyarakaL


3 keputusan hak|m (ur|sprudens|)
kepuLusan haklm yang Lerdahulu yang serlng
dl[adlkan dasar kepuLusan haklm kemudlan
mengenal masalah yang sama

4 1raktat (1reaty)
per[an[lan anLara dua orang aLau leblh
mengenal sesuaLu hal sehlngga maslng
maslng plhak bersangkuLan LerlkaL dengan
lsl per[an[lan LersebuL

S endapat Sar[ana nukum
pendapaL para sar[ana yang serlng dlkuLlp
para haklm dalam menyelesalkan suaLu
masalah


.. P0m-,i,3 Hukum
3) Menurut "tempat ber|akunya"
hukum dlbagl dalam
W nukum Nosiono/ lalah hukum dalam
suaLu negara
W nukum lnternosiono/ lalah hukum yang
mengaLur hubungan lnLernaslonal
W nukum 4sinq lalah hukum dalam
negara laln
W nukum 6erejo lalah norma gere[a yg
dlLeLapkan oleh anggoLaanggoLanya
2) Menurut "bentuknya"
hukum dlbagl dalam
Wnukum tertu/is
hukum LerLulls yang dlkodlflkasl
lalah hukum LerLulls yang Lelah
dlbukukan [enls [enlsnya dalam
klLab undang undang secara
slsLemaLls dan lengkap
hukum LerLulls Lak Lerkodlflkasl
Wnukum tok tertu/is

1) Menurut "sumbernya"
hukum dl bagl dalam
Wnukum undonqundonq yalLu hukum
yang LercanLum dalam peraLuran
perundangundangan
Wnukum kebiosoon yalLu hukum yang
LerleLak pada keblasaan (adaL)
Wnukum 1roktot lalah hukum yang
dlLeLapkan oleh negaranegara dalam
suLu per[an[lan anLar negara
Wnukum Yurisprudensi yalLu hukum yang
LerbenLuk karena kepuLusan haklm
4) Menurut "waktu ber|akunya"
hukum dlbagl dalam
W lus constitutum {nukum Positif)
berlaku sekarang bagl masyarakaL dalam
daerah LerLenLu
W lus constituendum
dlharapakan akan berlaku dlwakLu yang akan
daLang
W nukum 4sosi {nukum 4/om)
berlaku dalam segala bangsa dl dunla
S) Menurut "cara mempertahankan"
hukum dlbagl dalam
W nukum Moterio/
lalah hukum yang memuaL peraLuran yang mengaLur
kepenLlngan dan hubungan yang berwu[ud perlnLah
perlnLah dan laranganlarangan
W nukum lormo/ {nukum Proses otou nukum 4coro)
lalah hukum yang memuaL peraLuran yang mengaLur
bagalmanan cara melaksanakan dan memperLahankan
hukum maLerlal aLau peraLuran yang mengaLur
bagalmana caracaranya menga[ukan sesuaLu perkara
ke muka pengadllan dan bagalman caranya haklm
6) Menurut "s|fatnya"
hukum dlbagl dalam
W nukum yonq memokso
lalah hukum dalam keadaan apapun harus dan
mempunyal paksaan muLlak
W nukum yonq menqotur {pe/enqkop)
lalah hukum yang dapaL dlkesamplngkan apablla
plhak yang bersangkuLan Lelah membuaL peraLuran
sendlrl dalam per[an[lan
7) Menurut "wu[udnya"
hukum dlbagl dalam
W nukum Obyektif
hukum dalam suaLu negara yang berlaku umum dan
Lldak mengenal orang aLau golongan LerLenLu
W nukum 5ubyektif
hukum yang Llmbul darl hubungan obyekLlf dan
berlaku bagl seseorang LerLenLu aLau leblh


) Menurut "|s|nya"
hukum dlbagl dalam
W nukum Privot {nukum 5ipi/)
hukum yang mengaLur hubungan anLara orang saLu dengan
yang lalnnya dan menlLlk beraLkan pada kepenLlngan
perseorangan
W nukum Pub/ik {nukum Neqoro)
hukum yang mengaLur hubungan anLar negara dan alaL
perlengkapan aLau negara dengan warganegaranya

. NEGARA

1ugas Utama Negara
) MengaLur dan menerLlbkan ge[alage[ala dalam masyarakaL
yang berLenLangan saLu sama lalnnya
2) MengaLur dan menyaLukan keglaLan manusla dan golongan
unLuk menclpLakan Lu[uan bersama yang dlsesualkan dan
dlarahkan pada Lu[uan negara

1ugas okok Negara
)MengaLur dan mengendallkan ge[alage[ala kekuasaan asoslal
2)Mengorganlslr dan menglnLegraslkan keglaLan manusla dan
golongangolongan ke arah Lercapalnya Lu[uan darl masyarakaL
seluruh aLau Lu[uan soslal

Da|am proses |nteraks| da|am masyarakat per|u
d|pe|a[ar| 10 aspek pengana||sa ya|tu
1 !angan mengldenLlflkasl hukum" dengan kebenaran
keadllan"
2 1ldak dengan sendlrlnya harus adll dan benar
3 Pukum LeLap mengabdlkan dlrl unLuk men[amln
keglaLan masa slsLem dan benLuk pemerlnLahan
4 Mesklpun mengandung unsur keadllan aLau kebalkan
Lldak selamanya dlsambuL dengan Langan Lerbuka
S Pukum dapaL dldeflnlslkan dengan kekuaLan aLas
kekuasaan
6 Macammacam hukum Lerlalu dlpukulraLakan
7 !angan aprlorl hukum adaL leblh balk darl hukum LerLulls
!angan mencampur adukan subsLansl hukum dengan
cara aLau proses sampal LerbenLuk dasar dlundangkannya
hukum
9 !angan mencampur adukan #/ow is octivis" dengan #/ow
in books" darl aparaL penegak hukum
10 !angan menganggap sama aspek Ler[ang penegak
hukum dengan hukum

,. 8if,9-sif,9 N0,r,
SlfaL memaksa
2 SlfaL monopoll
3 SlfaL mencakup semua

-. 039uk N0,r,
1) Negara kesatuan
da 2 macam benLuk negara
kesaLuan yalLu
(a) negara kesaLuan dengan
slsLem senLrallsasl
(b) negara kesaLuan dengan
slsLem desenLrallsasl

2) Negara Ser|kat (Negara Iederas|)

..U3sur-u3sur N0,r,
() Parus ada wllayahnya
(2) Parus ada rakyaLnya
(3) Parus ada pemerlnLahnya
(4) Parus ada Lu[uannya
(3) Parus ada kedaulaLan


dapun tu[uan negara |tu bermacam
macam d|antaranya
) 9erluasan kekuasaan semaLa
2) 9erluasan kekuasaan unLuk mencapal Lu[uan laln
3) 9enyelenggaraan keLerLlban hukum
4) 9enyelenggaraan kese[ahLeraan umum

1u[uan Negara kepub||k ndones|a
(a) Mellndungl segenap bangsa dan seluruh
Lumpah darah lndonesla
(b) Mema[ukan kese[ahLeraan umum
(c) Mencerdaskan kehldupan bangsa
(d) lkuL melaksanakan keLerLlban dunla

(a) S|fats|fat kedau|atan
1) 9ermanen arLlnya walau badan yang
memegang kedaulaLanan lLu berganLl
kedaulaLan negara maslh LeLap ada
2) bsoluL arLlnya dl dalam negara Lldak
ada kekuasaan yang leblh Llnggl darl
kekuasaan negara
3) 1ldak Lerbaglbagl kekuasaan
pemerlnLah memang Lerbaglbagl LeLapl
kekuasaan LerLlnggl darl negara LeLap Lldak
dapaL dlbaglbagl
4) 1ldak LerbaLas

(b) Sumber kedau|atan
(1) 1eorl kedaulaLan 1uhan
(2) 1eorl kedaulaLan 8akyaL
(3) 1eorl kedaulaLan negara
(4) 1eorl kedaulaLan Pukum

urnad| urbacaraka dan Soer[ono Soekanto
mencoba mengh|mpun berbaga| pengert|an yang
d|benarkan o|eh masyarakat terhadap hukum
sebaga| ber|kut
() Pukum sebagal llmu pengeLahuan
(2) Pukum sebagal dlslplln
(3) Pukum sebagal kaldah
(4) Pukum sebagal LaLa hukum
(3) Pukum sebagal peLugas
(6) Pukum sebagal kepuLusan penguasa
(7) Pukum sebagal proses pemerlnLah
(8) Pukum sebagal slkap
(9) Pukum sebagal [allnan nllalnllal

endapat para sar[ana mengena| hubungan
antara negara dan hukum dapat d|sederhanakan
da|am t|ga pendapat
a) 8ahwa negara leblh Llnggl darlpada hukum lnl
merupakan pandangan yang bersumber pada Leorl
absoluLlsme negara
b) negara sebenarnya adalah ldenLlk aLau sama
dengan hukum
c) negara harus Lunduk pada hukum Leorl
kedaulaLan hukum

Negara hukum da|am art| semp|t yakn| negara
hukum ||bera| d|tanda| dengan dua c|r|
1) danya perllndungan hakhak asasl manusla
2) 9emlsahan kekuasaan anLara kekuasaan
eksekuLlf leglslaLlf dan yudlkaLlf
Negara hukum da|am art| forma| |eb|h |uas dar|pada negara
hukum ||bera| mengandung empat unsur sebaga| ber|kut
1) 9erllndungan Lerhadap hak asasl manusla
2) 9emlsahan kekuasaan
3) SeLlap Llndakan pemerlnLah harus dldasarkan pada
undang undang
4) danya peradllan admlnlsLrasl yang berdlrl sendlrl
unLuk aparaL pemerlnLah yang melanggar baLasbaLas
kewenangannya

Menurut s|stem ng|o Saxon d| kena| the ru/e of /ow yang
mem|||k| t|ga unsur
) Supremasl hukum
2) 9ersamaan kedudukan dl depan hukum bagl seLlap
orang
3) konsLlLusl bukan merupakan (saLusaLunya) sumber
bagl hakhak asasl manusla

C. PEMERNTAH

emer|ntah da|am art| |uas
o Segala keglaLan aLau usaha yang
Lerorganlslr bersumber pada kedaulaLan dan
berlandaskan dasar negara
o Segala Lugas kewenangan kewa[lban
negara yang harus dllaksanakan menuruL
dasardasar LerLenLu (suaLu negara) deml
Lercapalnya Lu[uan negara
emer|ntah da|am art| semp|t
o kalau klLa menglkuLl Mootespoleo maka
hanyalah Lugas kewa[lban dan kekuasaan
negara dl bldang eksekuLlf
o kalau klLa menglkuLl volleoboveo
kekuasaan negara dl bldang bestoot

. WARGA NEGARA
DAN NEGARA
Menurut konsi/ orangorang berada
da|am w||ayah suatu negara |tu
dapat d| bedakan men[ad|
(a)9enduduk lalah mereka yang Lelah
memenuhl syaraLsyaraLLerLenLu
9enduduk dapaL dlbedakan men[adl dua
yalLu
1) 9enduduk Warga negara
2) 9enduduk 8ukan Warga negara
(b)8ukan 9enduduk lalah mereka yang
berada dalam wllayah suaLu negara
(1) sas kewarganegaraan
(a)krlLerlum kelahlran menuruL asas
kelbubapaan aLau dlsebuL pula lus Sangulnls"
(b)krlLerlum kelahlran menuruL asas LempaL
kelahlran aLau dlsebuL pula lus Soll"
9eloksooooo keJoo stelsel lol JlbeJokoo Jolom
o nak ops| yalLu hak unLuk memlllh
kewarganegaraan
(pelaksanaan sLelsel akLlf)
o nak repud|as| lalah hak unLuk menolak
kewarganegaraan
(pelaksanaan sLelsel paslf)
(2) Natura||sas| atau pewarganegaraan
adalah suaLu proses hukum yang menyebabkan seseorang dengan
syaraLsyaraL LerLenLu mempunyal kewarganegaraan
D| ndones|a s|apas|apa yang men[ad|
warganegara te|ah d|sebutkan d| da|am
asa| 26 UUD 194S ya|tu
(1) ?ang men[adl warganegara lalah orang
orang bangsa lndonesla asll dan orang
orang bangsa laln yang dlsahkan undang
undang sebagal warga negara
(2) SyaraLsyaraL mengenal warganegara
dlLeLapkan dengan undangundang

Da|am pen[e|asan umum UU No 62 1ahun
19S d|katakan bahwa kewarganegaran k
d|pero|eh
a karena kelahlran
b karena pengangkaLan
c karena dlkabulkan permohonan
d karenapewarganegaraan
e karena aLau aklbaL darl perkawlnan
f karena Lurunan ayah/lbunya
g karena pernyaLaan
(3)nk DN kLWN WkG NLGk
NDCNLS
9S 26 ?nC MLn!l W8C nLC8
P 8nCS lnnLSl
9S 27 (2)1l9 W8C nLC8 8L8Pk
1S 9LkL8!n n 9LnCPlD9n ?nC
?k 8Cl kLMnDSln
9S 28
9S 29 (2)
9S 30 ()
9S 3 ()
9S 34