Anda di halaman 1dari 74

laporan auditor independen

independent auditors report

93

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

daftar isi
contents

Surat Pernyataan Direksi PT SUCOFINDO (PERSERO) Statement of Director PT SUCOFINDO (PERSERO) Laporan Auditor Independen Independent Auditors Report Laporan Keuangan Konsolidasian untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 The Consolidated Financial Statements for the Year Ended December 31, 2009 and 2008 1. Neraca Konsolidasian Consolidated Balance Sheets 2. Laporan Laba/(Rugi) Konsolidasian Consolidated Income Statement 3. Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian Consolidated Changes in Equity Statements 4. Laporan Arus Kas Konsolidasian Consolidated Cash Flow Statements 5. Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements

95

96

97

99

100

101

102

94

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT SUPERINTENDING COMPANY OF INDONESIA

Ref. No.: 0351.2/DRU-III/KAK/2010 Jakarta, 25 Maret 2010 Surat Pernyataan Direksi Tentang Tanggung Jawab Atas Laporan Keuangan Konsolidasian untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2009 dan 2008 PT SUCOFINDO (PERSERO) dan Anak Perusahaan. Kami yang bertanda tangan dibawah ini: 1. Nama : Arief Safari Alamat Kantor : Jl. Raya Pasar Minggu Kav. 34 Jakarta 12780 Alamat domisili : Jl. Taman Kemala IX Blok XV/6 seuai KTP atau RT/RW. 007/013 kartu identitas lain Jakasampurna - Bekasi Barat Nomor Telepon : (021) 7986860 Jabatan : Direktur Utama 2. Nama Alamat Kantor : Hendi Kariawan : Jl. Raya Pasar Minggu Kav. 34 Jakarta 12780 Alamat domisili : Jl. Kemang Utara 45 seuai KTP atau RT/RW. 001/004, Bangka kartu identitas lain Mampang Prapatan - Jaksel Nomor Telepon : (021) 7986870 Jabatan : Direktur Keuangan & Administrasi

Ref. No.: 0351.2/DRU-III/KAK/2010 Jakarta, March 25th 2010 Statement letter regarding the Board of Directors liability upon the Consolidated Financial Statements for the years ended December 31th, 2009 and 2008 PT SUCOFINDO (PERSERO) and its subsidiaries. The undersigned: 1. Name Ofce address

: Arief Safari : Jl. Raya Pasar Minggu Kav. 34 Jakarta 12780 Domicile address : Jl. Taman Kemala IX Blok XV/6 pursuant to ID Card RT/RW. 007/013 or other ID Card Jakasampurna - Bekasi Barat Phone Number : (021) 7986860 Position : President Director

2. Name Alamat Kantor

: Hendi Kariawan : Jl. Raya Pasar Minggu Kav. 34 Jakarta 12780 Alamat domisili : Jl. Kemang Utara 45 pursuant to ID Card RT/RW. 001/004, Bangka or other ID Card Mampang Prapatan - Jaksel Phone Number : (021) 7986870 Position : Director of Financial & Administration

Menyatakan bahwa: 1. Bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian Laporan Keuangan Konsolidasian; 2. Laporan Keuangan Konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum; 3. a. Semua informasi dalam Laporan Keuangan Konsolidasian telah dimuat secara lengkap dan benar; b. Laporan Keuangan Konsolidasian tidak mengandung informasi atau fakta material yang tidak benar dan tidak menghilangkan informasi atau fakta material; 4. Bertanggung jawab atas Sistem Pengendalian Intern dalam perusahaan. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.

Stated that: 1. Responsible for the preparation and presentation of Consolidated Financial Statements; 2. Consolidated Financial Statements have been prepared and presented in accordance with accounting principles generally accepted; 3. a. All the informations in the Consolidated Financial Statements are full disclosured; b. Consolidated Financial Statements do not contain information or material facts that are not true and does not remove any information or material facts. 4. Responsible for internal control in the company.

This statement letter is made good.

Arief Safari Direktur Utama President Director

Hendi Kariawan Direktur Keuangan & Administrasi Director of Financial & Administration

Member of IFIA AN INSPECTION, SUPERVISION ASSESSMENT & TESTING COMPANY


HEAD OFFICE GRAHA SUCOFINDO Jl. Raya Pasar Minggu Kav 34 Jakarta 12780 PO. Box. 2377, JKT 10001 Phone : (62-21) 798 3666 Fax : (62-21) 798 3888 Telex : 66056, 66057 66058 SOCOF IA Cable : SUCOFINDO E-mail : customer.service@sucondo.co.id BRANCH AND SERVICE OFFICES ALL OVER INDONESIA

www.sucondo.co.id

No.: 024/RW-AK/LAP/0310

Laporan Auditor Independen


Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi PT Sucondo (Persero) dan Anak Perusahaan Kami telah mengaudit neraca konsolidasian PT Sucondo (Persero) dan Anak Perusahaan tanggal 31 Desember 2009, laporan laba rugi konsolidasian, laporan perubahan ekuitas konsolidasian, serta laporan arus kas konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut. Laporan keuangan konsolidasian adalah tanggung jawab manajemen perusahaan. Tanggung jawab kami terletak pada pernyataan pendapat atas laporan keuangan konsolidasian berdasarkan audit kami. Laporan keuangan konsolidasian PT Sucondo (Persero) dan Anak Perusahaan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2008 telah diaudit oleh Auditor Independen lain, yang dalam laporannya Nomor: R.1/075/04/09 tanggal 18 Maret 2009 menyatakan pendapat wajar tanpa pengecualian. Kami melaksanakan audit berdasarkan standar auditing yang ditetapkan Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) dan Standar Pemeriksaan Keuangan Negara yang diterbitkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan. Standar tersebut mengharuskan kami merencanakan dan melaksanakan audit agar kami memperoleh keyakinan memadai bahwa laporan keuangan bebas dari salah saji material. Suatu audit meliputi pemeriksaan, atas dasar pengujian, bukti-bukti yang mendukung jumlah-jumlah dan pengungkapan dalam laporan keuangan. Audit juga meliputi penilaian atas prinsip akuntansi yang digunakan dan estimasi signikan yang dibuat oleh manajemen, serta penilaian terhadap penyajian laporan keuangan secara keseluruhan. Selain itu audit mencakup pengujian atas kepatuhan Perusahaan terhadap kontrak, persyaratan bantuan dan pasal-pasal tertentu peraturan perundang-undangan serta kepatuhan terhadap pengendalian intern. Kami yakin bahwa audit kami memberikan dasar memadai untuk menyatakan pendapat.

Independent Auditors Report


The Stockholders, Board of Commissioners and Directors PT Sucondo (Persero) and Subsidiaries We have audited the accompanying consolidated balance sheets of PT Sucondo (Persero) and Subsidiaries for the year ended December 31, 2009, and the related consolidated statements of income, changes in the stockholders equity, and cash ows for the year ended. These consolidated nancial statements are the responsibility of the companys management. Our responsibility is to express an opinion on these consolidated nancial statements based on our audits. The consolidated nancial statements of PT Sucondo (Persero) and Subsidiaries for the year ended December 31, 2008 were audited by other independent auditor, whose report R.1/075/04/09, dated March 18, 2009 with unqualied opinion. We conducted our audits in accordance with auditing standards established by Indonesian Institute of Public Accountant (IAPI) and State Financial Audit Standards established by The Audit Board of The Republic of Indonesia. Those standards require that we plan and perform the audit to obtain reasonable assurance about whether the nancial statements are free of material misstatement. An audit includes examining, on a test basis, evidence supporting the amounts and disclosures in the nancial statements. An audit also includes assessing the accounting principles used and signicant estimates made by management, as well as evaluating the overall nancial statement presentation. Otherwise, an audit also include examining Companys compliance over the applicable law for the contract aid requirements and the articles of regulation and the compliance of internal control. We believe that our audits provide a reasonable for our opinion. In our opinion, the consolidated nancial statements referred to above present fairly, in all material respect the consolidated nancial position of PT Sucondo (Persero) and Subsidiaries for the year ended December 31, 2009, and the result of their consolidated operations, changes in their consolidated equity and their consolidated cash ows for the year ended , in conformity with accounting principles generally accepted in Indonesia. The compliance of applicable law and regulation and the internal control are presented a separate report No. 025/RW-AK/LAP/0310 dated March 26, 2010.

Menurut pendapat kami, laporan keuangan konsolidasian yang kami sebut di atas menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan konsolidasian PT Sucondo (Persero) dan Anak Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2009 serta hasil usaha konsolidasian, perubahan ekuitas konsolidasian dan arus kas konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku di Indonesia.

Pengujian atas kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan pengendalian intern kami sampaikan secara terpisah kepada manajemen dengan laporan kami Nomor 025/RW-AK/LAP/0310 tanggal 26 Maret 2010.

Jakarta 26 Maret 2010 / March 26, 2010

Kusm smayadi, sm A Acep Kusmayadi, Ak., CPA Nomor Izin Praktik Akuntan Publik No. 98.1.0479/ Public Accountant Practice License No. 98.1.0479

The accompanying consolidated nancial statements are not intended to present the nancial position and results of operations, changes in equity and cash ows in accordance with accounting principles and practices generally accepted in countries and jurisdictions other than those in Indonesia. The standards, procedures and practices to audit such consolidated nancial statements are those generally accepted and applied in Indonesia.

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASIAN PER 31 DESEMBER 2009 dan 2008 (Dalam Rupiah)

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN SUBSIDIARIES CONSOLIDATED BALANCE SHEETS AS OF DECEMBER 31, 2009 dan 2008 (In Rupiah)

2009 ASET ASET LANCAR Kas dan setara kas Piutang usaha - bersih (setelah dikurangi penyisihan piutang tak tertagih per 31 Desember 2009 dan 2008 masing - masing sebesar Rp 31.018.477.868 dan Rp 26.848.127.197) Pendapatan akan diterima Piutang lainnya : Pihak ketiga Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Uang muka Persediaan Biaya dibayar dimuka Uang muka pajak Jumlah Aset Lancar ASET TIDAK LANCAR Penyertaan dan KSO Aset tetap (setelah dikurangi akumulasi penyusutan per 31 Desember 2009 dan 2008 masing-masing sebesar Rp 309.253.090.506 dan Rp 278.747.640.461) Aset pajak tangguhan Aset lain-lain Jumlah Aset Tidak Lancar

Catatan

2008 ASSETS CURRENT ASSETS Cash and cash equivalents Account receivables - Net ( net of allowance for doubtful accounts as of December 31, 2009 and 2008 amounting to Rp 31.018.477.868 and Rp 26.848.127.197) Accrued Incomes Other receivables: Third parties Related parties Advance payment Inventories Prepaid expenses Prepaid taxes Total Current Assets NON-CURRENT ASSETS Investment & joint operation Fixed assets (net of accumulated depreciation as of December 31, 2009 and 2008 ammounting to Rp 309.253.090.506 and Rp 278.747.640.461) Deferred tax assets Others assets Total Non-Current Assets

154.874.326.051

2f,3 2g,4a

159.873.449.960

159.453.692.198 97.069.201.469 1.771.036.905 21.601.147.935 5.543.700.163 16.353.252.477 9.515.927.940 63.514.970.826 529.697.255.964

5 2g,6

168.718.971.149 82.131.347.405 2.401.868.109 13.520.719.730 8.160.493.454 13.891.696.043 8.886.618.519 55.371.102.321 512.956.266.690

7 2h,8 2k,9 2o,10a

7.722.192.225

2i,11 2j,12

2.853.203.860

207.895.021.903 24.447.952.986 32.724.108.196 272.789.275.310

2o,10d 13

182.712.781.735 24.633.492.483 18.453.990.993 228.653.469.071

JUMLAH ASET

802.486.531.274

741.609.735.761

TOTAL ASSETS

Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan

See accompanying notes to consolidated finansial statements which are an integral part of these consolidated financial statement

97

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASIAN PER 31 DESEMBER 2009 dan 2008 (Dalam Rupiah)

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN SUBSIDIARIES CONSOLIDATED BALANCE SHEETS AS OF DECEMBER 31, 2009 dan 2008 (In Rupiah)

2009 KEWAJIBAN DAN EKUITAS KEWAJIBAN LANCAR Hutang usaha Pihak ketiga Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Pinjaman bank Uang muka penjualan Pendapatan diterima dimuka Biaya yang masih harus dibayar Hutang pajak Premi asuransi THT/JHT yang masih harus dibayar Hutang lancar lainnya Jumlah Kewajiban Lancar KEWAJIBAN TIDAK LANCAR Imbalan pasca kerja Hutang jangka panjang lainnya Jumlah Kewajiban Jangka Panjang KEWAJIBAN KONTINJENSI HAK MINORITAS ATAS ASET BERSIH EKUITAS Modal saham - nilai nominal Rp 1.000.000 per saham Modal dasar - 1.200.000 saham pada 31 Desember 2009 dan 2008. Modal ditempatkan dan disetor penuh 300.000 saham per 31 Desember 2009 dan 2008 Cadangan Laba tahun berjalan Jumlah Ekuitas

Catatan

2008 LIABILITIES AND EQUITIES CURRENT LIABILITIES Accounts payables Third parties Related parties Bank loan Advanced sales Unearned revenue Accrued expenses Tax payables Post retirement benefit obligation Others current payables Total Current Liabilities NON-CURRENT LIABILITIES Employee benefit obligation Others non-current payables Total Non Current Liabilities CONTINGENT LIABILITIES MINORITY INTEREST OF NET ASSET EQUITY Capital stock - Rp 1.000.000 par value per share Authorized capital - 1.200.000 shares on December 31, 2009 and 2008. Issued and Fully Paid 300.000 shares on December 31, 2009 and 2008 Reserve Retained Earnings Total Equities

14 71.819.088.257 453.899.973 95.277.137.927 14.443.122.245 6.811.271.496 75.877.112.638 15.419.651.592 18.090.888.370 5.906.719.798 304.098.892.296 56.213.466.001 358.667.830 110.000.000.000 13.277.666.772 6.553.566.306 69.937.826.089 13.477.390.577 20.841.136.531 1.200.713.995 291.860.434.101

15 16 17 18 2o,10a 2m,20a 19

47.165.129.846 3.346.729.975 50.511.859.821 1.079.386.156

2m,20b 21

35.947.346.441 3.890.230.037 39.837.576.478 657.469.323 339.704.173

22 23

24

300.000.000.000 104.792.493.686 42.003.899.315 446.796.393.001

300.000.000.000 88.402.140.543 20.512.411.143 408.914.551.686

JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS

802.486.531.274

741.609.735.761

TOTAL LIABILITIES AND EQUITY

Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan

See accompanying notes to consolidated finansial statements which are an integral part of these consolidated financial statement

98

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN LABA/(RUGI) KONSOLIDASIAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam Rupiah) 2009 PENDAPATAN OPERASI BEBAN OPERASI : Langsung Tidak langsung 1.101.423.711.255 Catatan 26 2008 1.083.611.672.383

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN SUBSIDIARIES CONSOLIDATED INCOME STATEMENT FOR THE YEARS ENDED DECEMBER 31, 2009 AND 2008 (In Rupiah)

OPERATING REVENUES OPERATING COST Direct operating Indirect operating

(715.358.229.119) (107.568.238.491) (822.926.467.610) 278.497.243.645 30.153.692.225 308.650.935.870

27 28

(745.891.891.747) (102.638.125.471) (848.530.017.218) 235.081.655.165

LABA KOTOR OPERASI LABA KSO LABA OPERASI DAN KSO BEBAN USAHA Pemasaran Umum dan administrasi Pengembangan

GROSS OPERATING PROFIT JOINT OPERATION PROFIT GROSS OPERATING PROFIT AND KSO NET - NOPERATING EXPENSES Marketing General and administration Development

29

11.784.703.860 246.866.359.025

(10.784.572.064) (191.888.336.965) (7.688.108.494) (210.361.017.523) 98.289.918.347 (23.381.440.398) 74.908.477.949 (8.057.467.057) 66.851.010.892

30 30a 30b 30c

(9.983.842.201) (167.278.728.309) (6.036.523.528) (183.299.094.038) 63.567.264.987

LABA (RUGI) USAHA PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN LABA SEBELUM BUNGA DAN PAJAK BEBAN BUNGA PINJAMAN LABA BERSIH SEBELUM PAJAK MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN : Pajak kini Pajak tangguhan

NET OPERATING PROFIT/(LOSS) OTHER INCOME/(EXPENSE) INCOME BEFORE INTEREST AND TAX INTEREST EXPENSES INCOME BEFORE CORPORATE TAX PROVISION FOR INCOME TAX Current tax Deferred tax

31

(11.990.521.849) 51.576.743.138

32

(9.222.791.253) 42.353.951.885

(24.325.893.200) (185.539.496) (24.511.432.696) 42.339.578.196 (335.678.881) 42.003.899.315

10c 10d 10b

(26.006.200.500) 3.858.028.594 (22.148.171.906) 20.205.779.979 306.631.164 20.512.411.143

LABA BERSIH SEBELUM HAK MINORITAS HAK MINORITAS ATAS ANAK PERUSAHAAN LABA BERSIH

NET INCOME BEFORE MINORITY INTEREST MINORITY INTEREST OF SUBSIDIARIES COMPANY NET INCOME

Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan

See accompanying notes to consolidated finansial statements which are an integral part of these consolidated financial statement

99

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam Rupiah)

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

Saldo per 1 Januari 2008 225.000.000.000 300.000.000.000 300.000.000.000 104.792.493.686 16.390.353.143 88.402.140.543 20.512.411.143 (3.076.862.000) (244.600.000) (16.390.353.143) (800.596.000) 42.003.899.315 42.003.899.315 (225.000.000.000) 28.535.672.106 (12.705.272.080) (1.105.020.000) (28.535.672.106) (490.342.337) (490.342.337) (5.707.584.797) 20.512.411.143

Tambahan modal disetor Pembayaran dividen Pembayaran tantiem dan gratifikasi Cadangan Bina lingkungan Pemberdayaan usaha kecil koperasi Gratifikasi karyawan Laba bersih tahun berjalan

Saldo per 31 Desember 2008

Pembayaran dividen Pembayaran tantiem dan gratifikasi Cadangan Bina lingkungan Laba bersih tahun berjalan

Saldo Per 31 Desember 2009

Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian

yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan

100
PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN SUBSIDIARIES CONSOLIDATED CHANGES IN EQUITY STATEMENTS FOR THE YEARS ENDED DECEMBER 31, 2009 AND 2008 (In Rupiah) Modal Saham / Capital Stock Cadangan / Reserve 75.000.000.000 284.866.468.437 49.034.233.657 408.900.702.094 Cadangan Bertujuan / Appropriated Reserve Jumlah Ekuitas/Total Equity Balances as of Januari 1, 2008 Additional paid - in capital Dividens Bonus and tantiem Reserve Community developmnent Development of small cooperative business Employee bonuses Net income for the year Balance as of December 31, 2008 (3.076.862.000) (244.600.000) (800.596.000) 42.003.899.315 446.796.393.001 Dividens Tantiem and bonuses Reserve Community developmnent Net income for the year Balance as of December 31, 2009 Belum Ditentukan penggunaannya/ Un appropriated Reserved (12.705.272.080) (1.105.020.000) (490.342.337) (490.342.337) (5.707.584.797) 20.512.411.143 408.914.551.686
See accompanying notes to consolidated finansial statements which are an integral part of these consolidated financial statement

Catatan/ Notes

24

24

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dalam Rupiah) 2009 ARUS KAS DARI (UNTUK) AKTIVITAS OPERASI Laba Bersih Sebelum Pajak Ditambah (dikurangi) pos-pos yang tidak mempengaruhi kas dan setara kas : Hak minoritas atas laba anak Perusahaan Penyusutan aset tetap Penyisihan/ penghapusan piutang usaha Hak pemilik saham minoritas dalam Perusahaan Laba penjualan aset tetap Penyesuaian penyusutan aset tetap Koreksi/ penghapusbukuan aset tetap Kewajiban lain-lain Kewajiban kontinjensi Kewajiban manfaat pasca kerja Aset lain-lain Penurunan (kenaikan) pos-pos sebagai berikut : Piutang usaha Pendapatan akan diterima Piutang lain-lain Uang muka Uang muka pajak Persediaan Biaya dibayar dimuka Kenaikan (penurunan) pos-pos sebagai berikut: Hutang usaha Uang muka penjualan Hutang lancar lainnya Pendapatan diterima dimuka Biaya yang masih harus dibayar Biaya asuransi JHT/ THT yang masih harus dibayar Hutang pajak Pajak penghasilan Kas Bersih Diperoleh Dari Aktivitas Operasi ARUS KAS DARI (UNTUK) AKTIVITAS INVESTASI Penyertaan Pembelian aset tetap Penjualan aset tetap Kas Bersih Digunakan Untuk Aktivitas Investasi ARUS KAS DARI (UNTUK) AKTIVITAS PENDANAAN Dividen Gratifikasi dan tantiem Bina lingkungan Pinjaman jangka pendek Kas Bersih Digunakan Untuk Aktivitas Pendanaan KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS Catatan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN SUBSIDIARIES CONSOLIDATED CASH FLOW STATEMENTS FOR THE YEARS ENDED DECEMBER 31, 2009 AND 2008 (In Rupiah)

66.851.010.892

42.353.951.885

(335.678.881) 34.889.629.673 4.170.350.671 739.681.983 (180.197.672) 271.271.452 570.951.917 (532.220.893) (657.469.323) 11.206.504.236 (14.270.117.203) 102.723.716.853 5.094.928.280 (14.937.854.064) (7.449.597.001) 2.616.793.291 (8.143.868.505) (2.461.556.434) (629.309.421) 15.246.954.426 1.165.455.473 3.159.905.776 257.705.190 5.939.286.549 (2.750.248.161) 1.942.261.015 (24.325.893.200) 77.448.680.066

306.631.164 29.814.392.129 5.562.297.859 (146.631.163) (497.502.400) 910.209.215 240.191.900 657.469.323 2.173.768.592 1.007.462.022 82.382.240.526 (37.910.813.402) 66.341.053.206 (1.019.175.300) 3.651.979.195 (16.134.262.986) (2.874.031.389) (1.290.617.918) 4.568.995.960 5.117.798.984 (13.746.891.861) (433.418.064) 9.863.672.549 1.788.370.295 2.745.821.168 (26.006.200.500) 77.044.520.463

CASH FLOW FROM (USED TO) OPERATING ACTIVITIES Income before corporate tax Added (deducted) items whose do not effect to cash and cash equivalents : Minority interest in Net Income of Subsidiaries Depreciation of fixed assets Allowance/write off account receivables Minority interest in consolidated subsidiares Gains of fixed assets disposal Adjusment of depreciation fixed assets Correction/fixed asset written off Other liabilities Contingent liabilities Employee benefit Obligation Other assets Decrease (increase) items as follows : Account receivables Accrued Incomes Other receivables Prepayment Prepaid Taxes Inventories Prepaid expenses Increase (decrease) items as follows : Accounts payables Advanced Sales Others current payables Unearned Revenue Accrued expenses Insurance premium due for THT/JHT plan Tax payables Corporate income tax payable Net Cash Flows Used to Operating Activities CASH FLOW FROM (USED TO) INVESTING ACTIVITIES Investment in associated companies Purchase of fixed Assets Disposal of fixed assets Net Cash Flows Used to Investing Activities CASH FLOW FROM (USED TO) FINANCING ACTIVITIES Dividends Bonus and tantiem Community development Short Term Liabilities Net Cash Flows Used to Financing Activities NET INCREASE (DECREASE) IN CASH AND CASH EQUIVALENTS BEGINNING BALANCE OF CASH AND CASH EQUIVALENT ENDING BALANCE OF CASH AND CASH EQUIVALENT Cash and cash equivalent consist of : Cash Bank Time Deposit Total

(4.868.988.365) (60.920.372.517) 186.476.980 (65.602.883.902)

(282.459.897) (43.896.748.756) 498.619.126 (43.680.589.527)

(3.076.862.000) (244.600.000) (800.596.000) (12.722.862.073) (16.844.920.073)

(12.705.272.080) (6.812.604.797) (980.684.674) 35.317.563.240 14.819.001.689

(4.999.123.909)

48.182.932.625

KAS DAN SETARA KAS PADA AWALTAHUN KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN Kas dan Setara Kas Pada Akhir Tahun terdiri dari: Kas Bank Deposito Jumlah

159.873.449.960 154.874.326.051

111.690.517.335 159.873.449.960

3.686.356.791 146.177.969.260 5.010.000.000 154.874.326.051 2f,3

3.215.998.930 154.147.451.030 2.510.000.000 159.873.449.960

Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan

See accompanying notes to consolidated finansial statements which are an integral part of these consolidated financial statement

101

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

1. UMUM a. Pendirian dan Informasi Umum PT Superintending Company of Indonesia (Persero) yang disebut pula dengan nama PT Sucofindo (Persero), selanjutnya disebut Perusahaan didirikan berdasarkan Akta No. 42 tanggal 22 Oktober 1956 yang dibuat dihadapan Notaris Johan Arifin Lumban Tobing Sutan Arifin, S.H., yang telah disahkan oleh Menteri Kehakiman berdasarkan Surat Penetapan No. J.A.5/100/8 tanggal 12 Desember 1957 dan telah diumumkan dalam Berita Negara tanggal 18 April 1958 Nomor 31 serta tambahan Berita Negara No. 293 tahun 1958. Dalam perkembangannya telah terjadi beberapa kali perubahan atas akta pendirian Perusahaan dan terakhir diubah berdasarkan Akta No.10 tanggal 8 Agustus 2008 yang dibuat dihadapan Notaris Indah Prastiti Extensia, S.H., di Jakarta, yang telah disahkan oleh Menteri Kehakiman dengan surat Nomor AHU80823.A.H.01.02 tanggal 31 Oktober 2008. Pengumuman atas perubahan Anggaran Dasar Perusahaan yang tercantum dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 97 telah ditetapkan di Jakarta pada tanggal 31 Oktober 2008. Perusahaan merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan berkedudukan di Jakarta dan dalam kegiatan usahanya mempunyai unit-unit yang tersebar di seluruh Indonesia Lingkup usaha pokok Perusahaan adalah sebagai berikut: 1) Pemeriksaan, pengawasan, pemantauan, pengujian, penilaian, penaksiran, dan pemeliharaan yang berkenaan dan berkaitan dengan perbankan, industri, teknologi, komoditas dan perdagangan. 2) Sertifikasi dan audit yang berkenaan dengan sistem manajemen mutu, lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja. 3) Manajemen yang berkaitan dan berkenaan dengan logistik, pergudangan, property dan sistem informasi.

1. GENERAL a. Establishment and General Information PT Superintending Company of Indonesia (Persero), hereinafter referred to as PT Sucofindo (Corporation) (the Company), was established based on deed. No. 42 dated October 22, 1956 of Notary Lumban Tobing Sutan Johan Arifin Arifin, S.H., which was approved by the Minister of Justice based on the Letter of Determination No. JA5/100/8 dated December 12, 1957 and was published in State Gazette dated April 18, 1958 Number 31 and Supplement No. 293 in 1958. The Article of Ascotiation of the Company have been amended for several times, and the latest amendment was made by the deed No.10 dated August 8, 2008 of Notary Indah Prastiti Extensia, S.H., in Jakarta, which was approved by the Minister of Justice reffering to his decission letter No. AHU80823.A.H.01.02 dated October 31, 2008. The amendment of the Companys Article of Association was published in the State Gazette of the Republic of Indonesia No. 97 have been established in Jakarta on October 31, 2008.

The Company is a State Owned Enterprise, having its head office in Jakarta, with branches and representative office across the country.

102

The Company provides services in the following fields: 1) Inspection, supervision, monitoring, testing, evaluation, assessment, and related maintenance and are associated with the banking, industry, technology, commodities and trade. 2). Certification and audit in relation to the quality management system, environmental, safety and health management. 3) Logistics, warehousing, property and the information system management.

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

1. UMUM (lanjutan) a. Pendirian dan Informasi Umum (lanjutan)

1. GENERAL (continued) a. Establishment and General Information (continued) While the business sector who are covered within the scope of business covers over 10 (ten) business sectors as follows: 1) Agriculture Sector (Agriculture) or abbreviated AGRI. Includes services Inspection, Supervision and Testing on agricultural commodities 2) Industrial Sector and Consumer Products (INCO). Service Includes Inspection, Supervision and Testing Quality and Quantity for Commodities of industrial products, consumer products, and food products, as well as the implementation of the Comprehensive Import Supervision Scheme services (CISS). Engineering and Transportation Sector.

Sedangkan sektor usaha yang dicakup dalam lingkup usaha diatas meliputi 10 (sepuluh) sektor usaha sebagai berikut: 1) Sektor Pertanian (Agriculture) atau disingkat AGRI. Meliputi kelompok jasa Pemeriksaan, Pengawasan dan Pengujian pada komoditas pertanian. 2) Sektor Industri dan Produk Konsumen (Industrial & Consumer Product) atau disingkat INCO. Meliputi kelompok Jasa Pemeriksaan, Pengawasan dan Pengujian Kualitas dan Kuantitas untuk Komoditi hasil industri, produk konsumen dan produk makanan, serta pelaksanaan kegiatan jasa Comprehensive Import Supervision Scheme (CISS). 3) Sektor Rekayasa dan Transportasi (Engineering & Transportation) atau disingkat RKT. Meliputi kelompok Jasa Pemeriksaan/Pengawasan Marine insurance/Kelautan, Jasa engineering/ Rekayasa Industri, Jasa Supervisi, dan Jasa Telematika. 4) Sektor Mineral atau disingkat MIN. Meliputi kelompok Jasa Pemeriksaan, Pengawasan dan Pengujian atas Kuantitas dan Kualitas Komoditi Hasil Tambang (Batubara, Gold Assay dan Bahan Tambang Lainnya). 5) Sektor Minyak dan Gas (Oil& Gas) atau disingkat MIGAS. Meliputi kelompok Jasa Pemeriksaan, Pengawasan dan Pengujian pada Komoditi dan Sarana Migas dan Petrokimia dan Jasa Analisa Laboratorium yang terkait. 6) Sektor Jasa Sertifikasi Internasional (Sucofindo International Certification Services) atau disingkat SICS. Meliputi kelompok Jasa Sertifikasi/Audit Sistem Manejemn ISO 9000/14000 dan Audit Eksternal Sistem Manajemen Keselamatan Kerja dan Kesehatan Kerja (K3).

3)

Includes Inspection Services / Supervision insurance Marine / Marine, Engineering Services / Engineering Industry, Services Supervision, and Telematics Services 4) Mineral Service Sector. Includes Inspection, Supervision and Examination of the Quantity and Quality of Goods from Mining (Coal, Gold Mine Assay Materials and Other). 5) Oil and Gas Sector Includes Inspection, Supervision and Testing Facility at the Commodity and Service Oil and Gas and Petrochemical and related laboratory analysis. 6) International Certification Services Sector.

Includes Certification Services / ISO 9000/14000 Manejemn Systems Audit and External Audit Management System for Safety and Health at Work (K3)

103

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

1. UMUM (lanjutan) a. Pendirian dan Informasi Umum (lanjutan)

1. GENERAL (continued) a. Establishment and General Information (continued) 7) Financial Business Support Services Sector

7) Sektor Jasa Pendukung Bisnis Finansial (Financial Business Support Services) atau disingkat FINS. Meliputi kelompok Jasa Investment Advisory Services (IAS), terkait dengan collateral management (Jasa Managemen Agunan) terkait dengan transaksi pada Bank. 8) Sektor Kehutanan, Kelautan Perikanan dan Lingkungan (Forestry, Marine, Fisheries and Environment) atau disingkat KKL. Meliputi kelompok Jasa Bidang Kelautan Perikanan, Jasa Lingkungan, dan Jasa Bidang Kehutanan. 9) Sektor Pemerintahan dan Institusi Internasional (Government & International Institution) atau disingkat PII. Meliputi kelompok Jasa Verifikasi Kemampuan Industri (VKI), Jasa Verifikasi dan Monitoring Investasi (VMKI), Jasa Verifikasi Ekspor melalui Penelusuran Negara Asal Barang (MESKAP), dan Jasa Lainnya yang berkaitan dengan Pemerintah Pusat dan Daerah serta Institusi Internasional. 10) Sektor Jasa-jasa Umum (General Services) atau disingkat JUM. Meliputi kelompok Pengendalian Hama, Jasa Property, Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (penyaluran tenaga dan sertifikasi alat pelindung perorangan), Jasa Sertifikasi Manajemen Pengamanan (SMP), Jasa Laboratorium, dan Jasa lainnya. Maksud dan tujuan Perusahaan adalah Turut melaksanakan dan menunjang kebijaksanaan dan program Pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan nasional pada umumnya, serta pembangunan di bidang jasa Superintendence, mutu, dan teknologi pada khususnya dengan menerapkan prinsip-prinsip Perusahaan Terbatas.
104

Includes Investment Services Advisory Services (IAS), relates to collateral management (Collateral Management Services) inaccorddance with the transactions with the Bank. 8) Forestry, Marine Fisheries and Environment Sector. Includes Division of Marine Fisheries Services, Environmental Services, and Services Division of Forestry. 9) Governance and International Institutions Sector. Includes Capability Verification Services Industry (VKI), Verification and Monitoring of Investment Services (VMKI), Export Verification Services through Search Country of Origin of Goods (ME-SKAP), and Other Services relating to the Central and Local Government and International Institutions. 10) General Services Sector. Includes Pest Control, Property Services, Safety and Occupational Health Services (power distribution and certification of individual protective equipment), Security Management Certification Services (SMP), Laboratory Services, and Other Servic. Companys goals and objectives is to "Participate supporting governments policy and programs in national economic and development in general, and development of superintending services in the quality and technology area by adopting the principles of Limited Liability Companies.

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

1. UMUM (lanjutan) b. Susunan Direksi, Komisaris, dan Karyawan

1. GENERAL (continued) b. Composition of the Board, Commissioners and employees The composition of the Board of Commissioners and Directors of the Company as of December 31, 2009 and 2008 are as follows: 2009

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan per 31 Desember 2009 dan 2008 adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris / Board of Commissioners Komisaris Utama Komisaris Komisaris Komisaris Dewan Direksi / Board of Directors Direktur Utama Direktur Komersial 1 Direktur Komersial 2 Direktur Keuangan dan Administrasi Direktur Pengembangan

: : : : : : : : :

Hatanto Reksodipoetro Marwanto Harjowiryono Maurin Sitorus Pontas Tambunan Arief Safari Ganis Ramadhani Hidayat Hardian Hendi Kariawan Hadrian Sjah Razad 2008

: : : : : : : : :

Board of Commissioners President Commissioner Commissioner Commissioner Commissioner Dewan Direksi / Board of Directors President Director Director Commercial 1 Director Commercial 2 Director of Finance and Administration Director of Development

Dewan Komisaris / Board of Commissioners Komisaris Utama Komisaris Komisaris Komisaris Dewan Direksi / Board of Directors Direktur Utama Direktur Komersial 1 Direktur Komersial 2 Direktur Keuangan dan Administrasi Direktur Pengembangan

: : : : : : : : :

Hatanto Reksodipoetro Marwanto Harjowiryono Maurin Sitorus Pontas Tambunan Arief Safari Ganis Ramadhani Hadrian Sjah Razad Hendi Kariawan Hidayat Hardian

: : : : : : : : :

Board of Commissioners President Commissioner Commissioner Commissioner Commissioner Dewan Direksi / Board of Directors President Director Director Commercial 1 Director Commercial 2 Director of Finance and Administration Director of Development

Perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi per 31 Desember 2008 tersebut berdasarkan Keputusan Direksi (KD) No. 5/KD/2009 tanggal 3 Maret 2009 tentang Struktur Organisasi Perusahaan dan susunan Direksi sedangkan, perubahan susunan Komisaris dan Direksi per 31 Desember 2008 tersebut bedasarkan Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tertanggal 15 April 2008.

Change in the composition of Board of Commissioners and Directors as of December 31, 2009 was based on Director Decree No. 5/KD/2009 dated March 31, 2009 regarding Companys organizational Stucture and composition of Director, while Changes in the composition of the Board of Commissioners and Directors as of December 31, 2008 were based on the Shareholders' General Extraordinary Meeting dated April 15, 2008.

105

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

1. UMUM (lanjutan) b. Susunan Direksi, Komisaris, dan Karyawan (lanjutan) Gaji dan tunjangan Direksi dan Komisaris PT Sucofindo (Persero) pada tahun 2009 dan 2008 masing-masing sebesar Rp 4.812.489.125 dan Rp 3.243.099.098, kenaikan tersebut disebabkan oleh adanya penambahan jumlah Direksi/Komisaris pada saat pergantian susunan Direksi/Komisaris serta kenaikan gaji dan tunjangan pada tahun 2009. Gaji anggota Direksi ditetapkan sebesar 90 % dari gaji Direktur Utama. Gaji Komisaris Utama ditetapkan 40% dari gaji Direktur Utama dan anggota Komisaris ditetapkan 36% dari gaji Direktur Utama. Pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 Perusahaan mempunyai Sumber Daya Manusia (SDM) masing-masing sejumlah 2.676 orang (2008: 2.738 orang) yang terdiri dari pegawai tetap sejumlah 2.295 orang (2008: 2.339 orang) dan pegawai tidak tetap sejumlah 381 orang (2008: 399 orang). c. Anak Perusahaan Perusahaan melakukan investasi dalam bentuk penyertaan saham kepada beberapa Perusahaan dengan komposisi kepemilikan sebagai berikut:

1. GENERAL (continued) b. Composition of the Board, Commissioners and employees (continued) Salaries and allowances of Directors and Commissioners of PT Sucofindo (Persero) in 2009 and 2008 respectively amounting to Rp 4,812,489,125 and Rp 3,243,099,098, the increase is caused by an increase in the number of Directors / Commissioners and the increase of salary and allowances in the year 2009. Salaries of Directors is set at 90% of salary Director. Salary Commissioner assigned 40% of salary Director and member of the Commissioner assigned 36% of the salary of Director. On December 31, 2009 and 2008 the Company has a Human Resources (HR) amounting to 2676 people (2008: 2738 persons) which consists of 2.955 peoples of permanent employee number (2008: 2339 persons) and 381 peoples of nonpermanent employees (2008 : 399 people).

c. Subsidiaries The Company invest in the from of share to the several companies with composition of the ownership as follow:

Anak Perusahaan Anak Perusahaan yang Dikonsolidasikan PT Sucofindo Appraisal Utama (SAU) PT Sucofindo Episi (EPISI) PT Sucofindo Logistics (LOGISTICS) Metode Ekuitas PT Qualitech Perdana Metode Biaya PT SPRINT Konsultan PT Surveyor Indonesia

Persentase Kepemilikan /Percentage of Ownership

Subsidiaries Subsidiaries which are consolidated: PT Sucofindo Appraisal Utama (SAU) PT Sucofindo Episi (EPISI) PT Sucofindo Logistics (LOGISTICS) Equity method: PT Qualitech Perdana Cost Method: PT SPRINT Konsultan PT Surveyor Indonesia

80,00% 95,00% 80,00%

40,00%

106

19,00% 4,48%

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

1. UMUM (lanjutan) c. Anak Perusahaan (lanjutan) 1. PT Sucofindo Appraisal Utama (SAU) PT Sucofindo Appraisal Utama didirikan berdasarkan Akta No.19 tanggal 31 Desember 2000 yang dibuat dihadapan Notaris Sovyedi Andasasmita, S.H., Akta tersebut telah mendapat pengesahan dari Departemen Hukum dan Perundang-undangan dengan keputusan Menteri Hukum dan Perundang-undangan Republik Indonesia No C-14684 HT.01.01.TH.2000 tanggal 20 Juli 2000. PT Sucofindo Appraisal Utama bergerak dalam bidang jasa Appraisal dan berkedudukan di Jakarta. Modal dasar Perusahaan sebesar Rp 4.000.000.000 dan telah ditempatkan dan disetor penuh sebesar Rp 1.500.000.000. Jumlah komposisi kepemilikan dari masingmasing penyertaan saham sebesar 80% untuk Perusahaan dan sebesar 20% untuk Koperasi Pegawai Sucofindo. Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa perubahan, terakhir dengan akta No. 2 tanggal 4 Nopember 2008, yang dibuat dihadapan Indah Prastiti Extensia, S.H., notaris di Jakarta yang berisi tentang penyesuaian anggaran dasar perseroan sesuai dengan Undang-undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Akta tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan surat keputusannya tertanggal 6 Januari 2009 dengan No. AHU-00795.AH.01.02. Perusahaan berkedudukan dan berkantor pusat di Jakarta. Perusahaan memiliki ruang lingkup usaha dalam bidang jasa penilaian, antara lain meliputi penilaian proyek, penilaian aset dan penilaian Perusahaan, dan kegiatan lain yang berkaitan dalam bidang penilaian.

1. GENERAL (continued) c. Subsidiaries (continued) 1. PT Sucofindo Appraisal Utama (SAU) PT Sucofindo Appraisal Utama was established based on Deed No. 19 dated December 31, 2000 of Notary Sovyedi Andasasmita, S.H., which was approved by the Ministry of Law and Legislation by decree of the Minister of Law and Legislation of the Republic of Indonesia No. C-14684 HT.01.01. TH.2000 dated July 20, 2000. PT Sucofindo Appraisal Service is engaged in and is domiciled in Jakarta. Company's authorized capital amounting to Rp 4,000,000,000 and has been issued and fully paid up amounting to Rp 1,500,000,000. Total composition of their respective ownership shares of stock amounting to 80% for the Company, and 20% for Koperasi Pegawai Sucofindo.

Articles of association have been amended several times, most recently by deed no. 2 dated November 4, 2008, made before Indah Prastiti Extensia, S.H., notary in Jakarta, regarding adjustment of Companys artice of ascoeration in accordance with Law no. 40 year 2007 regarding Limited Liability Company. This deed was approved by the Minister of Justice and Human Rights Republic of Indonesia in his decision letter dated January 6, 2009 with No. AHU00795.AH.01.02. The Company is domiciled and headquartered in Jakarta. The Company has a business scope in the field of assessment services, include project appraisal, asset valuation and appraisal company, and other related activities in the field of assessment.

Pada tanggal 29 Desember 2009 terdapat akta No.13 yang berisi peningkatan modal dasar menjadi Rp 10.000.000.000 dan modal ditempatkan menjadi Rp 3.500.000.000. Sampai dengan tanggal pemeriksaan, PT Sucofindo Appraisal Utama belum memperoleh pengesahan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

On December 29, 2009 there were deed No. 13 which contains the increase in capital to Rp 10,000,000,000 and issued capital to Rp 3,500,000,000. As of the date of as per audit, PT Sucofindo utama Appraisal has not obtained approval from the Minister of Justice and Human Rights Republic of Indonesia.

107

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

1. UMUM (lanjutan) c. Anak Perusahaan (lanjutan) 2. PT Sucofindo Episi (EPISI) PT Sucofindo Episi didirikan berdasarkan Akta No. 4 tanggal 12 Maret 2002 yang dibuat dihadapan Notaris Sovyedi Andasasmita, S.H., Akta perubahan terakhir adalah Akta Nomor 14 tanggal 18 Juni 2002, yang dibuat dihadapan notaris yang sama, dan perubahan akta tersebut telah mendapat pengesahan dari Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia dengan keputusan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor C-13175 HT.01.01.TH.2002 tanggal 17 Juli 2002. PT Sucofindo Episi bergerak dalam bidang pembangunan, perdagangan, perindustrian, dan jasa yang berkedudukan di Jakarta. Modal dasar Perusahaan sebesar Rp 4.000.000.000 dan telah ditempatkan sebesar Rp 2.000.000.000, yang telah disetor penuh sebesar Rp 1.975.000.000, dimana sebesar Rp 25.000.000 yang menjadi kewajiban Koperasi Pegawai Sucofindo atas tambahan modal disetor belum dilakukan penyetoran oleh Koperasi Pegawai Sucofindo. Jumlah komposisi kepemilikan dari masing-masing penyertaan saham sebesar 95% untuk Perusahaan dan sebesar 5% untuk Koperasi Pegawai Sucofindo. 3. PT Sucofindo Logistics (LOGISTICS) PT Sucofindo Logistics didirikan berdasarkan Akta No. 01 tanggal 25 Nopember 2002 yang dibuat dihadapan Notaris Raden Ayu Tri Wahyuniati Subali Andi Firman, S.H., NH. Akta tersebut telah mendapat pengesahan dari Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia dengan keputusan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No C-08563 HT.01.01.TH.2003. PT Sucofindo Logistics bergerak dalam bidang Pengurusan Transportasi dan berkedudukan di Jakarta. Modal dasar Perusahaan sebesar Rp 4.000.000.000 dan telah ditempatkan dan disetor penuh sebesar Rp 2.000.000.000. Jumlah komposisi kepemilikan saham dari masing-masing penyertaan sebesar 80% untuk Perusahaan dan sebesar 20% untuk Koperasi Pegawa Sucofindo

1. GENERAL (continued) c. Subsidiaries (continued) 2. PT Sucofindo Episi (Episi) PT Sucofindo Episi established based on the deed no. 4 dated March 12, 2002 of Notary Sovyedi Andasasmita, S.H., Last amendment was based on the Deed No. 14 dated June 18, 2002, made before the same notary, and has been obtained approval from the Department of Justice and Human Rights by the decision letter of the Minister of Justice and Human Rights of Republic of Indonesia No. C-13175.HT.01.01.TH.2002 dated July 17, 2002. PT Sucofindo Episi engaged in construction, trade, industry, and services that are located in Jakarta. Company's authorized capital amounting to Rp 4,000,000,000 and has been issued amounting to Rp 2,000,000,000, which are fully paid amounting to Rp 1,975,000,000, of which amounting Rp 25,000,000 is become obligation of Koperasi Pegawai Sucofindo that not yet paid up by the pegawai Koperasi Sucofindo. The composition of ownership is 95% for the Company and 5% for Koperasi Pegawai Sucofindo.

3. PT Sucofindo Logistics (LOGISTICS) PT Sucofindo Logistics was established based on deed No. 1 dated November 25, 2002 of Notary Raden Ayu Tri Wahyuniati Subali Andi Firman, S.H., NH. The deed was approved by the Department of Justice and Human Rights by decision of the Minister of Justice and Human Rights Republic of Indonesia No. C-08563 HT.01.01.TH..2003. PT Sucofindo Logistics is engaged in Transport Management and located in Jakarta. Company's authorized capital amounting to Rp 4,000,000,000 and has been issued and fully paid up amounting to Rp 2,000,000,000. The composition of ownership is 80% for the Company, and 20% for Koperasi Pegawai Sucofindo.

108

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

1. UMUM (lanjutan) c. Anak Perusahaan (lanjutan) 3. PT Sucofindo Logistics (LOGISTICS) Akta tersebut telah mengalami perubahan, perubahan terakhir yaitu berdasarkan akta pernyataan keputusan nomor 15 tanggal 11 Agustus 2008 yang dibuat oleh Indah Prastiti Extensia, S.H., notaris di Jakarta mengenai penyesuaian anggaran dasar Perseroan sesuai dengan undang-undang nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Akta tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan surat keputusan nomor AHU-05446.AH.01.02 tanggal 27 Februari 2009. 4 PT Qualitech Perdana (PT QP) Penyertaan pada PT Qualitech Perdana

1. GENERAL (continued) c. Subsidiaries(continued) 3. PT Sucofindo Logistics (LOGISTICS) This deed has been amended, the last change that is based on the deed No. 15 dated August 11, 2008 made by Indah Prastiti Extensia, S.H., notary in Jakarta regarding adjustment of Companys Article of Association in accordance with the Law No. 40 year 2007 regarding Limited Liability Company. This deed was approved by the Minister of Justice and Human Rights Republic of Indonesia in his Decree number AHU-05446.AH.01.02 dated February 27, 2009. 4. PT Qualitech Perdana (PT QP) Investment in PT Qualitech Prime represents investment in share amounting to Rp 195,400,000 or 40% of the paid up capital. Since 1997, the company has been ceased its operations and currently in the process of liquidation. Due to accumulated losses the company was exceeded its paid in capital, the Company made allowance for investment amounting to 100%.

merupakan penyertaan modal saham sebesar Rp 195.400.000 atau 40% dari modal saham disetor. Perusahaan tersebut sejak tahun 1997 dalam telah proses menghentikan likuidasi. Karena kegiatan kerugian operasionalnya dan pada saat ini sedang perusahaan tersebut telah melampaui jumlah modal disetor, maka atas penyertaan saham tersebut telah dibentuk penyisihan sebesar 100%. 5 PT SPRINT Konsultan (SPRINT) Penyertaan pada PT SPRINT Konsultan pada tahun 1997 merupakan penyertaan modal sebesar Rp 47.500.000 atau 19% dari seluruh modal saham yang disetor Perusahaan. Perusahaan didirikan dengan Akta Notaris Agus Hashim Ahmad, S.H., No. 9 tanggal 9 Februari 1997, dan mulai beroperasi tahun 1997.

5. PT SPRINT Konsultan (SPRINT) Investment in PT SPRINT Consultants in 1997 represents a capital investment amounting to Rp 47,500,000 or 19% of the total paid in capital of the Company. The Company was established by Deed Agus Ahmad Hashim, S.H., No.9 dated February 9, 1997, and became operational in 1997.
109

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

2. KEBIJAKAN AKUTANSI a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian 1. Laporan keuangan konsolidasian Perusahaan disusun sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. Laporan keuangan konsolidasian Perusahaan disusun berdasarkan harga perolehan.

2. ACCOUNTING POLICIES a. Presentation of Consolidated Financial Statements 1. The consolidated financial statements have been prepared in accordance with generally accepted accounting principles in Indonesia. The consolidated financial statements are prepared based the historical cost concept.

2. Laporan keuangan konsolidasian disajikan sesuai klasifikasi untuk neraca dan multiple step untuk laporan laba rugi setelah mempertimbangkan jenis usaha Perusahaan dan Anak Perusahaan secara terkonsolidasi. Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode tidak langsung (indirect method) dengan mengklasifikasikan arus kas menurut aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. 3. Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah mata uang Rupiah. 4. Penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum, mengharuskan manajemen untuk membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah aset dan kewajiban dan pengungkapan aset dan kewajiban kontijen pada tanggal laporan keuangan konsolidasian serta jumlah pendapatan dan beban selama periode pelaporan. Hasil yang sebenarnya dapat berbeda dari jumlah yang diestimasi.

2. The consolidated financial statements are prepared according to the balance sheet classification and multiple step income statement considering the nature of the Company and its consolidated subsidiaries. Cash flow statement prepared using the indirect method (indirect method) by classifying cash flows from operating, investing and financing activities.

3. The reporting currency used in the preparation of the consolidated financial statements is Rupiah. 4 The preparation of consolidated financial statements in conformity with generally accepted accounting principles, requires management to make estimates and assumptions that affect the amounts of assets and liabilities and disclosure of contingent assets and liabilities at the date of the consolidated financial statements and the amounts of revenues and expenses during the reporting period. Actual results could differ from those estimates. b. The Principles of Consolidation The consolidated financial statements include the financial statements of the Parents Company and its subsidiaries owned more than 50%, either directly or indirectly. Investments in which the Company and its Subsidiaries with the ownership of less than 20% are recorded at cost. All reverse balances and transactions, including gains / losses between company and the subsidiaries are eliminated to reflect the financial position and results of operations of the Company and its Subsidiaries as a single entity.

b. Prinsip prinsip Konsolidasian Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan Anak Perusahaan dengan pemilikan lebih dari 50%, baik langsung maupun tidak langsung. Penyertaan saham Perusahaan dan Anak Perusahaan dengan pemilikan kurang dari 20% dicatat dengan metode biaya perolehan. Saldo dan transaksi, termasuk keuntungan/kerugian yang belum direalisasi, atas transaksi antar Perusahaan terkonsolidasi dieliminasi untuk mencerminkan posisi keuangan dan hasil usaha Perusahaan dan Anak Perusahaan sebagai satu kesatuan usaha.

110

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

2. KEBIJAKAN AKUTANSI (lanjutan) b. Prinsip prinsip Konsolidasian (lanjutan) Apabila diperlukan, laporan keuangan Anak Perusahaan disesuaikan agar sesuai dengan kebijakan akuntansi Perusahaan dan Anak Perusahaan. Hak minoritas atas laba (rugi) bersih dan ekuitas Anak Perusahaan dinyatakan sebesar proporsi pemegang saham minoritas atas laba (rugi) bersih dan ekuitas Anak Perusahaan tersebut. c. Penggunaan Estimasi Penyusunan laporan keuangan konsolidasian mengharuskan manajemen untuk membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah aset dan kewajiban, pengungkapan aset dan kewajiban kontijensi pada tanggal laporan keuangan konsolidasian serta jumlah pendapatan dan beban yang dilaporkan selama periode pelaporan. Hasil yang sebenarnya (aktual) mungkin berbeda dari jumlah yang diestimasi tersebut. d. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing

2. ACCOUNTING POLICIES (continued) b. The Principles of Consolidation (continued) Where appropriate, the financial statements of subsidiaries are adjusted to conform with the accounting policies of the Company and its Subsidiaries. Minority interests in net income (loss) and equity of subsidiaries are stated at the proportion of minority shareholders in net income (loss) and equity of the Subsidiary.

c. Estimation Preparation of consolidated financial statements requires management to make estimates and assumptions that affect the amounts of assets and liabilities, disclosure of contingent assets and liabilities at the date of the consolidated financial statements and the amounts of revenues and expenses during the reporting period. Actual results may differ from those estimates. d. Foreign Currency Transactions and Balances 1. The Companys records are maintained in Rupiah. Transactions in foreign currencies are translated into Rupiah on prevailing exchange rate applicable for tax payment determined by the Minister of Finance.

1. Pembukuan Perusahaan diselenggarakan dalam satuan Rupiah. Transaksi dalam mata uang asing dicatat berdasarkan kurs standar yang berlaku pada periode mingguan berdasarkan kurs yang berlaku untuk pembayaran pajak yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan. 2. Pada tanggal neraca, aset, dan kewajiban moneter dalam mata uang asing dijabarkan dengan kurs yang berlaku pada tanggal tersebut, yang didasarkan pada kurs tengah mata uang asing yang diumumkan oleh Bank Indonesia. Keuntungan atau kerugian yang timbul, dikreditkan atau dibebankan dalam laporan laba (rugi) periode berjalan. 3. Kurs mata uang asing utama yang digunakan pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 adalah sebagai berikut:

2. Monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies are translated at the exchange rates prevailing at that date, which is based on the middle rates of foreign currencies published by Bank Indonesia. Gains or losses arraised are credited or charged to the current operation.

3. The main foreign exchange rate wich is used at December 31, 2009 and 2008 are as follow :

1 Dollar Amerika Serikat

2009 9.400

2008 10.950

United State Dollar 1

111

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

2. KEBIJAKAN AKUTANSI (lanjutan) e. Transaksi dengan Pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa Sesuai Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia Nomor 7, yang dimaksudkan dengan Pihak-pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa adalah: 1. Perusahaan baik langsung maupun melalui satu atau lebih perantara (intermediaries), mengendalikan, atau dikendalikan oleh, atau berada dibawah pengendalian bersama, dengan Perusahaan (termasuk holding companies, subsidiaries dan fellow subsidiaries); 2. Perusahaan asosiasi 3. Perorangan yang memiliki, baik secara langsung maupun tidak langsung, suatu kepentingan hak suara di Perusahaan yang berpengaruh secara signifikan, dan anggota keluarga dekat dari perorangan tersebut (yang dimaksudkan dengan anggota keluarga dekat adalah mereka yang dapat diharapkan mempengaruhi atau dipengaruhi perorangan tersebut dalam transaksinya dengan Perusahaan): 4. Karyawan kunci, yaitu orang-orang yang mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin dan mengendalikan kegiatan Perusahaan, yang meliputi anggota dewan komisaris, direksi dan manajer dari Perusahaan serta anggota keluarga dekat orang-orang tersebut; dan

2. ACCOUNTING POLICIES (continued) e. Transactions with Related Parties

According to Indonesian Statement of Financial Accounting Standard No. 7, the Related Parties are defined as follows: 1. Enterprises directly or through one or more intermediaries (intermediaries), control or controlled by, or are under common control, of the reporting enterprise (including holding companies, subsidiaries and fellow subsidiaries); 2. Associated Company 3. Individuals owning, either directly or indirectly, a voting rights of the reporting enterprise that gives significant influence over enterprise and close family members of such individuals (close family members are those who are expected to be capable of influancing or to be influenced by such individual in connection with their transactions with reporting enterprises):

4. Key management are people who have the authority and responsibility for planning, directing and controlling the activities of the reporting, which including commissioners, directors and management of the Company and close family members these people; and

5. Perusahaan, di mana suatu kepentingan substansial dalam hak suara dimiliki baik secara langsung maupun tidak langsung oleh setiap orang yang diuraikan dalam (3) atau (4), atau setiap orang tersebut mempunyai pengaruh signifikan atas perusahaan tersebut. Ini mencakup perusahaanperusahaan yang dimiliki oleh anggota dewan komisaris, direksi atau pemegang saham utama dari Perusahaan dan perusahaan-perusahaan yang mempunyai anggota manajemen kunci yang sama dengan Perusahaan.
112

5. Enterprise in which a substantial interest in the voting right is owned, directly or indirectly, by any person described in (3) or (4), or over which such a person has significant influence. This includes enterprises owned by commissioners, directors or major stockholders of the reporting enterprise and enterprise having the same key management with the reporting enterprise.

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

2. KEBIJAKAN AKUTANSI (lanjutan) e. Transaksi dengan Pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa (lanjutan) Pihak-pihak yang berafiliasi dengan Perusahaan adalah: 1. Societe General De Surveillance Holding S.A/SGS Geneva sebagai pemegang 5% saham Perusahaan. 2. Perusahaan asosiasi dimana Perusahaan menanamkan sahamnya meliputi: PT Sucofindo Appraisal Utama, PT Sucofindo Episi, PT Sucofindo Logistics, PT SPRINT Konsultan dan PT Surveyor Indonesia. Sifat dan besarnya transaksi dengan pihak-pihak yang mana Perusahaan mempunyai kemampuan untuk mengendalikan, atau dengan pihak yang mana Perusahaan mempunyai pengaturan khusus atau transaksi yang signifikan dan juga apakah transaksi telah dilakukan atau dengan kondisi dan syarat sebagaimana dilakukan dengan pihak yang tidak mempunyai hubungan istimewa telah diuraikan dalam laporan keuangan. f. Kas dan Setara Kas 1. Kas adalah saldo kas (cash on hand) dan atau rekening bank yang dimiliki untuk memenuhi komitmen jangka pendek bukan untuk investasi atau tujuan lain. 2. Setara kas adalah deposito dan atau investasi yang sifatnya sangat likuid, berjangka pendek, yang dapat segera diubah dan jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang dari tanggal perolehan dan dapat menjadi kas dalam jumlah yang telah diketahui tanpa menghadapi risiko perubahan nilai yang signifikan. g. Piutang Usaha dan Piutang Lain-lain Piutang usaha dan piutang lain-lain disajikan dalam jumlah bersih setelah dikurangi dengan penyisihan piutang tak tertagih yang ditentukan berdasarkan penelaahan terhadap tingkat ketertagihan saldo piutang pada akhir tahun. Piutang tak tertagih dihapuskan dalam periode ketika piutang tersebut dipastikan tidak dapat ditagih.

2. ACCOUNTING POLICIES (continued) e. Transactions with Related Parties (continued)

The affiliated companies are: 1. Societe General De Surveillance Holding SA SGS Geneva as a shareholder of the Company with 5% ownership. 2. Associates company in which the Company has share investment, such as: PT Sucofindo Appraisal Utama, PT Sucofindo Episi, PT Sucofindo Logistics, PT SPRINT Consultants and PT Surveyor Indonesia. The nature and amount of transactions with parties where the Company has the ability to control, or with parties where the Company has special arrangements or transactions that are significant and also whether the transaction was conducted or with the conditions and terms made by parties who do not have a special relationship has described in the financial statements.

f. Cash and Cash Equivalents 1. Cash is the cash balance (cash on hand) and bank accounts owned or to fulfill short-term commitments rather than for investment or other purposes. 2. The cash equivalents and time deposit or marketable securities that are very liquid, short term, which can be modified and with maturity period of three months or less from the date of placement and can be convert into cash in the amount that has been known without facing a significant risk of changes in value. g. Accounts Receivable and Other Receivables Accounts receivable and other receivables are recorded net after deducted with allowance for doubtful accounts which is determined based on analysis of receivable collectibility at the end of the year. Doubtful receivables are eliminated in the period when the receivable is certainly determined as uncollectible.
113

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

2. KEBIJAKAN AKUTANSI (lanjutan) g. Piutang Usaha dan Piutang Lain-lain (lanjutan)

2. ACCOUNTING POLICIES (continued) g. Accounts Receivable and Other Receivables (continued) Trade receivables are companys receivables from customers originating from rendering service transactions. Trade receivables are recognized when the service provided and related invoice has been released. Allowance for doubtful accounts is established at the end of the year based on analysis of the level of the collectibility of the receivable as follows:

Piutang usaha adalah tagihan Perusahaan kepada para pelanggan yang timbul melalui transaksi penjualan jasa. Piutang usaha diakui setelah jasa selesai diberikan dan telah diterbitkan invoice.

Penyisihan piutang tak tertagih dibentuk pada akhir tahun berdasarkan penelaahan terhadap tingkat ketertagihan saldo piutang yang kemungkinan tidak tertagih dengan perhitungan sebagai berikut:

Umur Piutang 90 hari 180 hari 180 hari 1 tahun 1 tahun 2 tahun 2 tahun

Tarif Penyisihan/ Percentage of Allowance 10% 30% 60% 100%

Aging 90 days 180 days 180 days 1 year 1 year 2 year 2 year

Terhadap piutang macet (yang sudah jelas tidak dapat ditagih) walaupun umurnya kurang dari satu tahun yang disebabkan alamat debitur tidak jelas, meninggal dunia, pailit dan sebagainya langsung disisihkan sebesar 100% dari nilai piutang yang bersangkutan. h. Persediaan Persediaan meliputi semua barang/bahan perlengkapan yang dibutuhkan untuk melaksanakan jasa operasi dan administrasi Perusahaan, yang terdiri dari bahan operasi dan barang cetakan. Penilaian persediaan dilakukan berdasarkan metode harga perolehan rata-rata. Khusus untuk bahan operasi laboratorium dicatat terlebih dahulu dalam biaya bahan operasi (supplies expense), dan pada akhir periode untuk kepentingan pelaporan dilakukan penyesuaian untuk barang-barang yang sisa ke dalam akun Persediaan Bahan Operasi.
114

Allowance are made 100% for any receivables considered as uncollectible, even though it is less than one year, due to unknown address, death, bankruptcy, etc.

h. Inventories Inventory includes all material and supplies required to carry out operations and administration activities, which is consist of operating supplies and printed goods. Inventory valuation method is based on the average method. Specially for laboratory supplies, they are initially recorded as supplies expenses and at the end of the period, for reporting purposes, the remaining balance are adjusted as operating supplies.

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

2. KEBIJAKAN AKUTANSI (lanjutan) i. Penyertaan dan Kerja Sama Operasi

2. ACCOUNTING POLICIES (continued) i. Investments and Joint Operation

Deposito berjangka yang jatuh temponya lebih dari tiga bulan disajikan sebagai pernyataan sementara. Deposito yang dimaksud adalah deposito yang jatuh tempo diatas waktu tiga bulan dari tanggal perolehan/penempatan awal suatu perpanjangan waktu. Penyertaan Perusahaan pada saham yang diterbitkan perusahaan lain (perusahaan asosiasi) dicatat berdasarkan besarnya kepemilikan saham dan signifikannya pengaruh yang dimiliki Perusahaan. 1. Metode ekuitas (equity method) diterapkan untuk penyertaan pada perusahaan asosiasi dimana Perusahaan memiliki penyertaan sebesar 20% atau lebih atas modal ditempatkan dan Perusahaan memiliki pengaruh yang signifikan. Penyertaan dinyatakan berdasarkan harga perolehan yang disesuaikan setiap tahun dengan bagian laba (rugi) perusahaan asosiasi sesuai dengan persentase kepemilikan. Dividen tunai (kas) dicatat sebagai pengurangan atas nilai penyertaan. Bagian atas laba (rugi) tiap tahun disesuaikan dengan amortisasi atas selisih antara harga perolehan dan bagian Perusahaan atas nilai wajar netto yang dapat diidentifikasi.

Time deposits with maturity periode more than three months are classified as temporary investment. Time deposits are deposits which has maturity date over three months from the date of acquisition / placement of an extended time. Companys investments in shares issued by other companies (associates) are accounted for based on the amount of shares and the significance of the Companys influance.

1. Equity method is applied for investments to associated company which has more than 20% of ownership or more of the issued share and the Company has significant influence. Investments are stated at cost adjusted each year by the net income (loss) of associated companies in accordance with the percentage of ownership. Cash dividends (cash) were recorded as a deduction in the value of investments. Equity in net earnings (loss) per year adjusted for the amortization of the difference between the acquisition prices over the net fair value which can be identified.

2. Metode harga perolehan (cost method) diterapkan pada Perusahaan dimana Perusahaan memiliki penyertaan kurang dari 20% dari modal ditempatkan atau pada penyertaan yang bersifat sementara, dan Perusahaan tidak mempunyai pengaruh yang signifikan. Harga perolehan mencakup biaya yang dikeluarkan untuk jasa profesional lainnya. Apabila menurut pendapat manajemen terdapat penurunan yang permanen atas nilai penyertaan maka penyisihan atas penurunan nilai saham akan dibentuk. Pendapatan dividen dicatat dalam laporan laba (rugi) periode berjalan pada saat dividen diterima.

2.

Cost method (cost method) applied to the Company which the Company holds an interest of less than 20% of the issued share capital or the investment is temporary, and the Company does not exercise significant influence. The acquisition cost includes the cost of other professional services. If the opinion of management of the permanent impairment of value of investments in the provision for decline in value of shares will be established. Dividend income is recorded in the current income (loss) when the dividen is received.

115

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

2. KEBIJAKAN AKUTANSI (lanjutan) i. Penyertaan dan Kerja Sama Operasi (lanjutan) Perusahaan melakukan Kerja Sama Operasi (KSO) dengan beberapa pihak dan perlakuan akuntansinya sebagai berikut: Bagian partisipasi PT Sucofindo (Persero) dalam pengendalian bersama operasi dan aset dicatat menggunakan metode ekuitas, yaitu metode akuntansi dan pelaporan keuangan dimana bagian partisipasi (interest) pada suatu KSO pada awalnya dibukukan sebesar biaya perolehan (cost) dan selanjutnya disesuaikan terhadap perubahan dalam bagian Perusahaan atas aset bersih (net asset) dari KSO yang terjadi setelah perolehan (post acquisition). Laporan laba rugi mencerminkan bagian Perusahaan atas hasil usaha KSO dan disajikan pada baris antara laba kotor operasi dan beban usaha. Metode ini diterapkan untuk: 1. KSO SCI-SI, kerjasama operasi antara PT Sucofindo (Persero) dan PT Surveyor Indonesia (Persero), dimana penyertaan kedua belah pihak masing-masing 50%, untuk melakukan pemeriksaan/verifikasi dalam lingkup fasilitas Industri dan perdagangan serta kegiatan lain yang terkait dengan jasa pemeriksaan/verifikasi dalam lingkup fasilitas Industri dan perdagangan. 2. KSO SCI-SI-AMS, kerjasama operasi antara PT Sucofindo (Persero), PT Surveyor Indonesia (Persero) dan PT Alam Jaya Makmur Sejahtera, dimana penyertaan masing-masing pihak berturut-turut 25%, 25% dan 50%, untuk jasa konsultasi dengan BPH Migas dan lingkup kegiatan berupa pendataan rumah tangga dan usaha kecil dan distribusi kartu kendali minyak tanah bersubsidi di Wilayah Provinsi Jawa Timur (Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Gresik, dan Lamongan), Provinsi Sumatera Barat (Padang), Provinsi Riau (Pekanbaru), Provinsi Nusa Tenggara Barat (Mataram) dan Provinsi Kalimantan Barat (Pontianak), pemantauan distribusi minyak tanah bersubsidi dari pangkalan ke pengguna minyak tanah rumah tangga dan usaha kecil dengan menggunakan kartu kendali di kota Surabaya, pengadaan dan pemasangan Alat Pantau Rute dan Volume (APRV) serta pelaporan hasil pekerjaan. KSO SCI-SI-AMS ini telah berakhir pada tahun 2008.

2. ACCOUNTING POLICIES (continued) i. Investments and Joint Operation (continued) Company conducted a joint operation (KSO) with several parties and their accounting treatment as follows: The interest of PT Sucofindo (Persero) in the joint control of operations and assets are accounted for using the equity method, the method of accounting and financial reporting in which the participation of (interest) in a joint operation was initially recorded at cost (cost) and subsequently adjusted for changes in the Company net assets (net assets) of the KSO that occurred after the acquisition (post acquisition).

Statement of income reflects the interest in the joint operation and presented in the line between gross operating profit and operating expenses. This method was applied to: 1. Joint Operation SCI-SI, joint operation between PT Sucofindo (Persero) and PT Surveyor Indonesia (Persero), in which investments of each company is 50%, to conduct an examination or verification in the field of manufacturing and trading facilities and other activities related to services inspection/ verification within the scope of manufacturing and trading facilities. 2. Joint Operation SCI-SI-AMS, a joint operation between PT Sucofindo (Persero), PT Surveyor Indonesia (Persero) and PT Alam Jaya Makmur Sejahtera, which investments of each party respectively 25%, 25% and 50%, for consultancy services with BPH Migas and scope of data collection activities such as households and small enterprises and the distribution of subsidized kerosene control card in the Province of East Java (Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Gresik, and Lamongan), the Province of West Sumatra (Padang), the Province of Riau (Pekanbaru) , West Nusa Tenggara Province (Mataram) and West Kalimantan (Pontianak), monitoring the distribution of subsidized kerosene and kerosene to the user base of households and small businesses by using the control card in the city of Surabaya, procurement and installation of Route Monitor and Volume Instrument (APRV) as well as reporting the results of the work. KSO SCI-AMS-SI has been ended in 2008.

116

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

2. KEBIJAKAN AKUTANSI (lanjutan) j. Aset Tetap Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan setelah dikurangi akumulasi penyusutannya. Batas minimum kapitalisasi untuk pengadaan aset tetap sebesar Rp 4.000.000 untuk aset tetap yang bermasa guna lebih dari satu tahun. Sedangkan pengadaan barang bermasa guna kurang dari satu tahun dibebankan sebagai biaya. Kecuali hak atas tanah yang tidak disusutkan, aset tetap disusutkan secara bulanan dimulai sejak awal bulan berikutnya setelah dicatat. Penyusutan aset tetap dilakukan berdasarkan metode garis lurus (straight line method) dengan tarif penyusutan yang sesuai dengan taksiran masa manfaat ekonomis tanpa nilai sisa sejak tanggal aset tersebut siap digunakan dengan penjelasan sebagai berikut:

2. ACCOUNTING POLICIES (Continued) j. Fixed asset Fixed assets are stated at cost less accumulated depreciation. The minimum capitalization limit for the procurement of fixed assets amounting to Rp 4,000,000 for fixed assets that have usefull life time more than one year. While the procurement for the goods that have usefull life time less than one year are expensed. Fixed asset, except for land, are depreciated in a monthly basis starting early next month after the record. Depreciation of fixed assets is based on straight line method (straight line method) with the appropriate depreciation rates and estimated useful lives with no residual value from the date the asset is ready for use with the following explanation:

Jenis Aset Bangunan/ Building Perlengkapan/Mesin/ Equipment / Machinery Peralatan Operasi / Operating Tools Peralatan Operasi Laboratorium Tertentu/Particular Laboratory Operating Tools Kendaraan Bermotor/Vehicle Peralatan /Perabot Kantor/Furniture and Office equipment Peralatan Sistem Informasi/Information System Hardware Aset tetap yang sudah tidak digunakan lagi atau yang dijual dikeluarkan dari kelompok aset tetap berikut akumulasi penyusutannya. Keuntungan atau kerugian dari penjualan aset tetap tersebut dibukukan dalam laporan laba rugi pada tahun yang bersangkutan. Perusahaan mengakui kerugian penurunan aset jika nilai tercatatnya melebihi nilai yang dapat diperoleh kembali. Pada tanggal neraca, Perusahaan melakukan penelaahan untuk menentukan apakah terdapat indikasi pemulihan atas penurunan nilai aset yang telah diakui sebelumnya.

Metode/ Method Garis Lurus / Straight line Garis Lurus / Straight line Garis Lurus / Straight line Garis Lurus / Straight line Garis Lurus / Straight line Garis Lurus / Straight line Garis Lurus / Straight line

Masa Manfaat/ Useful life (years) 20 Tahun / Years 8 Tahun / Years 4 Tahun / Years 6 Tahun / Years 4 Tahun / Years 4 Tahun / Years 3 Tahun / Years

Fixed assets which are no longer used or sold are removed from the assets including their accumulated depreciation. Gains or losses from sale of fixed assets is recorded in current income statement for the year.

The Company recognized impairment losses on assets if its carrying amount exceeds the recoverable value. At balance date, the Company conducted a review to determine whether there is an indication of recovery for impairment of assets that have been recognized previously.

117

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

2. KEBIJAKAN AKUTANSI (lanjutan) k. Beban Ditangguhkan Beban ditangguhkan merupakan pengeluaran biaya yang memberi manfaat lebih dari satu tahun. Beban ditangguhkan diamortisasi dengan metode garis lurus berdasarkan masa manfaatnya. l. Penurunan Nilai Aset Apabila terdapat indikasi adanya penurunan potensial atas nilai aset yang disebabkan oleh penurunan estimasi nilai ekonomis yang manfaatnya untuk masa depan, maka Perusahaan akan melakukan penelaahan atas terjadinya penurunan nilai aset. Bila hasil penelaahan tersebut menyimpulkan adanya penurunan nilai aset, maka kerugian yang timbul akan diakui pada periode berjalan. m. Kewajiban Imbalan Pasca Kerja Perusahaan mempunyai program imbalan pasca kerja berupa program Tunjangan Hari Tua (THT) dan Jaminan Hari Tua (JHT). THT adalah jaminan kesejahteraan pensiun dan atau keluarganya dalam bentuk pembayaran sekaligus, sedangkan JHT adalah jaminan kesejahteraan pensiun dan atau keluarganya dalam bentuk pembayaran berkala.

2. ACCOUNTING POLICIES (Continued) k. Deferred Cost Deferred expenses are expenditures that benefit more than one year. Deferred costs are amortized by the straight-line method based on useful life.

l. Impairment Asset Whenever there indications existence potential decline of asset value caused by decline estimation economic value benefited for future then Company will conduct review of occurrence asset impairment. When results review concluded existence asset impairment, hence losses arising will recognized during walking.

m. Employee Benefit Obligation The Company has two programs of post retirement, which are called Pension Allowances plan (Tunjangan Hari Tua Plan) and Pension Coverage Plan (Jaminan Hari Tua JHT Plan).THT plan is post retirement scheme of which benefit is paid in full amount all at once, while JHT plan is post retirement scheme of which benefit will be paid periodically (monthy payment). The Company recognized post retirement benefit liabilities to employee based on Manpower law No. 13 year 2003. Based on Financial Accounting Standard No. 24 (revision of 2004) concerning employee benefits, liabilities to the working period is estimated using the Project Unit Credit method. The implication of this has caused changer in the Companys accounting policy. There is no allowance made by the Company in relation ti this liability.

Perusahaan membukukan kewajiban atas program manfaat kesejahteraan karyawan sesuai dengan Undang-undang Ketenagakerjaan No. 13/2003 sejak tahun 2003. Sesuai dengan PSAK No. 24 (Revisi 2004) mengenai Imbalan Kerja, kewajiban atas masa kerja lalu diestimasi dengan menggunakan metode Project Unit Credit Method. Penerapan pernyataan tersebut telah menyebabkan perubahan dalam kebijakan akuntansi Perusahaan. Tidak terdapat pendanaan yang disisihkan oleh Perusahaan sehubungan dengan estimasi kewajiban tersebut. Berdasarkan PSAK No. 24 (Revisi 2004), beban manfaat karyawan diakui langsung,kecuali keuntungan (kerugian) aktuaria dan biaya jasa lalu (non vested).
118

Based on PSAK No. 24 (Revision of 2004), employees benefits expenses are recognized immediately, except for actuary profit (loss) and non vested cost.

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

2. KEBIJAKAN AKUTANSI (lanjutan) m. Pengakuan Pendapatan dan Beban Pendapatan dicatat berdasarkan invoice atau Debet Nota/Kredit Nota Intern yang telah diterbitkan. Pada akhir periode pembukuan (bulanan/triwulan/tahunan) terhadap tingkat penyelesaian pekerjaan yang telah diselesaikan sampai dengan akhir periode pembukuan, pendapatannya dicatat berdasarkan Media Invoice atau Daftar Perhitungan Pendapatan yang dibuat berdasarkan Laporan Lapangan. Pendapatan yang belum dibuat invoice pada akhir periode dibukukan dalam rekening Pendapatan Akan Diterima atau Piutang Usaha Belum Di-invoice-kan (PUBD). Pendapatan untuk pekerjaan jangka panjang yang diikat dengan surat perjanjian/kontrak, diakui berdasarkan metode tingkat/persentase penyelesaian (percentage of completion method). Pada akhir periode akuntansi, untuk pekerjaan yang masih dalam pelaksanaan dibuat perhitungan persentase tingkat penyelesaian pekerjaan untuk menentukan pendapatan operasi yang diakui dan beban operasi yang harus diakui sampai dengan penutupan buku. Beban diakui pada periode dimana beban tersebut memberikan manfaat. Pendapatan dan beban rutin yang bukan berkenaan dengan usaha pokok Perusahaan ditampung dalam rekening Pendapatan dan Biaya Lain-lain Diluar Usaha. n. Perpajakan Semua perbedaan temporer antara jumlah tercatat aset dan kewajiban dengan dasar pengenaan pajaknya telah diakui sebagai pajak tangguhan dengan metode kewajiban (liability). Pajak tangguhan diukur dengan tarif pajak yang berlaku saat ini.

2. ACCOUNTING POLICIES (Continued) n. Revenue and Expense Recognition Income recorded based invoice or internal debit or credit note that has been issued . At the end of the year, the revenue from work completion level that has been accomplished up to the closing date is stated based on Invoice Media or List of Revenue Calculation made based on field survey report.

Revenues which have not been invoiced at the end of the year were recorded in the accrued income or un-invoiced operation receivables. Revanues from long-trem contract was recognized based on percentage of completion method. At the end of year, of the incomplete work and contact in progress, the percentage of its completion was calculated to accrue related Income and expenses.

Costs are recognized in the period in which the cost provides benefit to the company. Routine Incomes and expenses which are unrelated to core business were recorded in other income or expenses account.

o. Taxation All temporary differences between the carrying amounts of assets and liabilities and their tax bases has been recognized as deferred tax liability method (liability). Deferred tax is measured with prevailing tax rates.

119

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

2. KEBIJAKAN AKUTANSI (lanjutan) o. Perpajakan (lanjutan) Saldo rugi fiskal yang dapat dikompensasi diakui sebagai aset pajak tangguhan apabila besar kemungkinan bahwa jumlah laba fiskal pada masa mendatang akan memadai untuk dikompensasi. Koreksi terhadap kewajiban perpajakan diakui saat surat ketetapan pajak diterima atau jika mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas keberatan tersebut telah ditetapkan. Jumlah tambahan pokok dan denda pajak yang ditetapkan dengan Surat Ketetapan Pajak (SKP) dibebankan sebagai pendapatan atau beban lain-lain pada Laporan Laba Rugi periode berjalan, kecuali apabila diajukan keberatan dan atau banding. 3. KAS DAN SETARA KAS Rincian dari kas dan setara kas sebagai berikut : 2009 Kas : Kas Rupiah Kas US Dollar 3.241.281.172 445.075.618 3.686.356.790 Bank Rupiah: PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Citibank PT Bank Niaga Tbk. Bank Pembangunan Daerah Bank Lainnya

2. ACCOUNTING POLICIES (Continued) o. Taxation (continued) Retained loss carryforwards are recognized as deferred tax assets if it is probable that taxable profit will be available to future compensated.

Correction to tax obligations are recorded when an assessment is received or, if appealed, when the appeal is determined.

Principal amount of additional tax and penalties determined by the Tax Assessment Letter (SKP) is charged as income or other expenses on the Statement of Income for the period, except if objection or appeal. 3. CASH AND CASH EQUIVALENTS Details of cash and cash equivalents as follows: 2008 2.762.324.334 453.674.596 3.215.998.930 Bank in Rupiah: PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Citibank PT Bank Niaga Tbk. Bank Pembangunan Daerah Other Bank In Cash : Cash Rupiah Cash in US Dollar

37.103.274.689 13.339.675.200 555.881.614 2.444.427.497 116.533.512 1.849.528.159 2.007.337.718 57.416.658.389

29.464.716.793 69.784.035.310 301.332.457 450.859.928 186.180.050 106.683.130 4.326.490.626 104.620.298.294

120

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

3. KAS DAN SETARA KAS (lanjutan) Bank Dollar: PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Citibank PT Bank Niaga Tbk.

3. CASH AND CASH EQUIVALENTS (continued) Bank in Dollar PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Citibank PT Bank Niaga Tbk.

5.764.074.293 23.310.354 11.388.471.112 371.958 17.176.227.717 5.153.828.210 66.431.254.945 71.585.083.155

3.589.465.737 1.987.699.407 36.479.294.280 1.356.048 42.057.815.472 7.118.828.995 350.508.269 7.469.337.264

Transfer Bank Droping Transfer dalam Perjalanan

Transfer Bank Droping Deposit in Transit

Deposito Rupiah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Bukopin Tbk Jumlah Bunga Deposito Jangka Waktu

5.000.000.000 10.000.000 5.010.000.000 154.874.326.051 7% 1-3 bulan

2.500.000.000 10.000.000 2.510.000.000 159.873.449.960 8,00% - 12,00% 1-3 bulan

Time Deposit in Rupiah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Bukopin Tbk Total Interest Rate Tenor

Deposito Rupiah sebesar Rp 5.010.000.000 terdiri dari: a. Rp 2.500.000.000 milik Perusahaan yang ditempatkan pada Bank Negara Indonesia. b. Rp 2.500.000.000 ditempatkan pada Bank Negara Indonesia dan sebesar Rp 10.000.000 pada Bank Bukopin merupakan deposito yang dimiliki oleh PT Sucofindo Appraisal Utama (Anak Perusahaan) yang tidak dipergunakan sebagai jaminan oleh Perusahaan. Saldo Transfer Bank Dropping merupakan saldo yang timbul akibat adanya perbedaan periode antara saat penerbitan BPUK pada aplikasi AP di akhir bulan yang telah membentuk jurnal diaplikasi GL, dengan proses dropping dari Kantor Pusat dilakukan pada periode berikutnya. Transfer dalam perjalanan sebesar Rp 66.431.254.945 adalah saldo yang timbul akibat adanya perbedaan waktu antara Penerimaan Pelunasan Piutang Usaha dari Institusi Pemerintah yang diakui berdasarkan saat SPM diterima dengan saat diterimanya pembayaran dari KPN pada periode berikutnya serta kontribusi dari Cabang ke Kantor Pusat yang diterima pada periode berikutnya.

Times deposits in Rupiah amounting to Rp 5,010,000,000 consisting of: a. Rp 2,500,000,000 of the Company which are placed on the Bank Negara Indonesia. b. Rp 2,500,000,000 placed on the Bank Negara Indonesia, and amounting to Rp 10,000,000 in bank Bukopin is owned by PT Sucofindo Appraisal Utama (Subsidiary) which is not used as collateral by the Company. Transfer Balance of Bank Droping is the balance arising from the period difference between the time of issuance BPUK in the AP application at that end of the month that already entry in GL Aplication and the process dropping from the head office that made in the next period.

Transfers in transit amounting to Rp 66,431,254,945 is a balance araise from the time difference between Receipts Settlement Receivables from other government institutions as recognized by SPM when received by the time of receipt of payment from KPN in the next period as well as contributions from the Branch to the Central Office received in the period next.
121

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

4. PIUTANG USAHA a. Menurut Sektor 2009 7.537.084.672 10.357.730.852 51.721.301.359 19.458.537.686 9.664.004.587 38.923.944.705 4.434.926.709 3.436.238.911 3.679.979.466 32.781.627.693 4.432.829.600 953.879.623 3.090.084.203 190.472.170.066 (31.018.477.868) 159.453.692.198

4. TRADE RECEIVABLES a. Business Sector 2008 11.392.062.931 12.872.090.937 55.046.732.203 13.869.904.735 9.195.285.761 44.013.002.122 6.047.496.173 3.156.717.813 1.085.435.599 34.646.474.370 2.864.710.321 825.719.459 551.464.037 1.885 195.567.098.346 (26.848.127.197) 168.718.971.149

Sektor AGRI Sektor INKO Sektor MIN Sektor MIGAS Sektor FINS Sektor RKT Sektor KKL Sektor SICS Sektor PII Sektor JUM PT Sucofindo Appraisal Utama PT Sucofindo Logistics PT Sucofindo Episi Pos Silang PPh Pasal 23 Jumlah Piutang Usaha Kotor Penyisihan Piutang Usaha Jumlah

AGRl Sector INKO sector MIN sector MIGAS sector FINS sector RKT sector KKL sector SICS sector PII sector JUM sector PT. Sucofindo Appraisal Utama PT. Sucofindo Logistics PT. Sucofindo Episi Cross Post PPH Section 23 Accounts Receivables Allowance for doubtful accounts Total

Pada tahun 2009 dan 2008 telah dilakukan penghapus bukuan piutang usaha masing-masing sebesar Rp 12.685.000 dan USD 33.561,31 sesuai dengan Keputusan Direksi (KD) Nomor 28/KD/2009 (untuk tahun 2009) dan sebesar Rp 65.703.216 dan USD 6.880 sesuai Keputusan Direksi (KD) Nomor 61/KD/2008 serta sebesar Rp 38.752.715, USD 3.349,67 dan SGD 38.850,00 sesuai Keputusan Direksi (KD) nomor 24/KD/2008 (untuk tahun 2008). Penyisihan piutang usaha terdiri dari: Penyisihan Piutang 2009 Saldo Awal 1 Januari Penambahan/Penyesuaian: Perusahaan Anak Perusahaan Pengurangan/Penyesuaian: Induk Perusahaan: Penyesuaian Penghapusan piutang tak tertagih Jumlah 26.848.127.197 4.242.748.207 264.627.381

On year 2009 and 2008 the company already written off the account receivable amounting to Rp 12,685,000 and USD 33,561.31 in accordance with Director Decision Letter (KD) No. 28/KD/2009 (for years 2009) and amounting to Rp 65,703,216 and USD 6,880 in accordance with Directors Decision Letter (KD) No.61/KD/2008 and Rp 38,752,715, USD 3,349.67 and SGD 38,850.00 accordance Directors Decision Letter (KD) No.24/KD/2008 (for year 2008). Allowance for doubtfull account as follows: Allowance for Doubtful Account 2008 21.285.829.338 6.753.299.725 844.449.299 Beginning balance January 1 Addition/adjustment: company Subsidiaries Deduction/adjustment: Parent company: Adjustment Write off Total

(337.024.917) 31.018.477.868

(1.644.831.061) (390.620.104) 26.848.127.197

122

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

4. PIUTANG USAHA (lanjutan) b. Menurut Umur Piutang 2009 146.572.165.495 13.864.881.538 12.100.246.403 17.934.876.630 190.472.170.066 (31.018.477.868) 159.453.692.198

4. TRADE RECEIVABLES (continued) b. Presented as per Age 2008 158.619.835.431 12.948.779.057 9.240.494.713 14.757.989.145 195.567.098.346 (26.848.127.197) 168.718.971.149

0 180 hari 180 hari 1 tahun 1 tahun sampai dengan 2 tahun Lebih dari 2 tahun Sub Jumlah Penyisihan Piutang Tak Tertagih Jumlah

0-180 days 180 days 1 year 1 year to 2 year More than 2 year Sub Total Less: Allowance for Doubtful Account Total

Piutang usaha tersebut dipergunakan sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman yang diterima oleh Perusahaan (lihat catatan 15). Manajemen berpendapat bahwa penyisihan piutang tak tertagih kepada pihak ketiga adalah cukup untuk menutup kerugian yang timbul dari kemungkinan tidak tertagihnya piutang tersebut. 5. PENDAPATAN AKAN DITERIMA/PUBD Akun ini terdiri atas pekerjaan yang telah selesai sebagian dan/atau seluruhnya, tetapi belum diterbitkan invoice-nya, dan dicatat sebagai pendapatan akan diterima atau Pendapatan Usaha Belum Di-invoice-kan (PUBD), dan perhitungan akrual atas pendapatan bunga deposito. 2009 Pendapatan Operasi (PUBD) Sektor AGRI Sektor INKO Sektor MIN Sektor MIGAS Sektor FINS Sektor RKT Sektor KKL Sektor SICS Sektor PII Sektor JUM PT Sucofindo Logistics Sub Jumlah Pendapatan Akan Diterima Lainnya Jumlah 15.913.273.539 2.886.150.330 13.744.355.642 3.471.843.998 3.218.778.411 44.534.691.662 4.678.271.670 853.245.800 3.163.966.594 4.546.626.603 49.558.862 97.060.763.111 8.438.358 97.069.201.469

Such receivables utilized as collateral facility borrowings by Company (see note 15)

The Companys management believes that allowance for doubtful accounts to third parties is sufficient to cover losses possibily arising from other uncollectible receivables 5. ACCRUED INCOME This account consists of income from partially completed work or accomplished works but are not yet invoiced, and are recorded as accrued income or uninvoiced revenues, and accrual calculation against time deposit interest income.

2008 19.817.261.105 2.883.962.113 9.534.838.750 2.152.912.310 2.317.787.586 21.847.053.231 5.018.794.832 1.943.069.018 4.071.753.400 12.529.449.307 82.116.881.652 14.465.753 82.131.347.405 Operation Revenues (PUBD) Agriculture Sector Industry and Consumer sector Mineral sector Oil and Gas sector Finance sector Transportation sector Foresty, Marine Fisheries and Environtment sector International Certification Services sector Government Intitusi & International sector General services sector PT Sucofindo Logistics SubTotal Other Accrued Income Total

123

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

5. PENDAPATAN AKAN DITERIMA/PUBD (lanjutan) Pendapatan akan diterima/PUBD dari Sektor RKT per 31 Desember 2009 dan 2008 masing-masing sebesar Rp 44.534.691.662 dan Rp 21.847.053.231 merupakan saldo PUBD atas kegiatan dari masing-masing cabang dan SBU. Sebesar Rp 44.534.691.662 per 31 Desember 2009 merupakan PUBD yang diantaranya kepada BP Berau sebesar Rp3.400.000.000, Total E & P Indonesie sebesar Rp2.848.500.000, BP Tangguh sebesar Rp2.500.000.000, Exteran sebesar Rp 2.295.386.000, PGN (CILEGON) sebesar Rp2.060.800.000 , Pheon West Java sebesar Rp1.600.000.000, Vico Indonesia sebesar Rp1.500.000.000, dan pada Conoco Project sebesar Rp1.317.990.000 atau dengan jumlah keseluruhan sebesar Rp17.522.676.000. Pendapatan akan diterima/PUBD dari Sektor AGRI per 31 Desember 2009 sebesar Rp15.913.273.539, diantaranya Rp 14.162.265.454 merupakan imbalan jasa atas kegiatan verifikasi pengangkutan antar pulau kelapa sawit dan produk turunannya sesuai dengan perjanjian kerjasama antara Departemen Perdagangan Republik Indonesia dan PT Sucofindo (Persero) No.09/PDN.3.2/SPK/PPK/7/2009 dan 1021/DRUVII/AGRI/2009 tertanggal 23 Juli 2009 dan addendum kontrak No.15/PDN.3.2/SPK/PPK/CPO/12/2009 dan 1648/DRU-XII/AGRI/2009 tertanggal 31 Desember 2009. Nilai imbalan jasa tersebut terdapat dalam dua periode kegiatan verifikasi yakni periode tanggal 28 Agustus 2009 sampai 16 September 2009 dengan nilai imbalan jasa Rp 2.381.238.182 dan periode tanggal 17 September 2009 sampai dengan 31 Desember 2009 dengan nilai imbalan jasa Rp 11.781.027.273. Sedangkan pendapatan akan diterima/PUBD dari operasi Sektor AGRI per 31 Desember 2008 adalah Rp 19.817.261.105, diantaranya sebesar Rp 18.055.379.091, merupakan imbalan jasa atas kegiatan monitoring komoditas perdagangan dalam rangka stabilitas harga dalam negeri dan imbalan jasa atas kegiatan verifikasi pengangkutan antar pulau komoditas kelapa sawit dan produk turunannya sesuai dengan perjanjian kerjasama antara Departemen Perdagangan Republik Indonesia dan PT Sucofindo (Persero) No. 08/PDN-3/SPK/7/2008-632/DRUVIIIAGRI/2008 dan No. 09/PDN.3.2/SPK/PPK/8/2008688/DRU-VIII/AGRI/2008 tanggal 31 Juli 2008 dan 15 Agustus 2008.

5. ACCRUED INCOME (continued) Accrued Income from Sector RKT as of December 31, 2009 and 2008 respectively amounting Rp 44,534,691,662 and Rp 21,847,053,231 represents outstanding accrued araise from the activities of each branch and SBU. Amounting to Rp 44,534,691,662 as of December 31, 2009 is accrued income to BP Berau Rp 3,400,000,000, Total E & P Indonesie Rp 2,848,500,000, BP Tangguh Rp 2,500,000,000, Exteran Rp 2,295,386,000, PGN ( CILEGON) amounting to Rp 2,060,800,000, Pheon West Java amounting to Rp 1,600,000,000, Vico Indonesia amounting to Rp 1,500,000,000, and the Conoco Project amounting to Rp 1,317,990,000, or a total amount of Rp 17,522,676,000. Accrued Income from sector agriculture as of December 31 2009 amounting Rp 15,913,273,539, among Rp 14,162,265,454 represents fees top verification activities transporting interisland palm and products derivatives accordance with cooperation agreements between Department Trade Republic Indonesia and PT Sucofindo ( Persero) No.09/PDN.3.2/SPK/PPK/7/2009 and 1021/DRUVII/AGRI/2009 dated July 23 2009 and addendum contracts No.15/PDN.3.2/SPK/PPK/CPO/12/2009 and 1648/DRU-XII/AGRI/2009 dated December 31, 2009. Value fees are contained in two periods of verification activities that the period of August 28, 2009 to September 16, 2009 with the value of services rendered Rp 2,381,238,182 and the period of September 2009 until December 31, 2009 with total fees of Rp 11,781,027,273.

124

Accrued income from sector agriculture as of December 31, 2008 was amounting Rp 19,817,261,105, where amounting to Rp 18,055,379,091 is fees from activies of trade commodity monitoring in order to stabilize the domestic price and fee from verification activities of inter-island transporting of palm commodity and products derivatives in accordance with contract agreements between Department of Trading of Republic of Indonesia and PT Sucofindo (Persero) No. 08/PDN3/SPK/7/2008-632/DRU-VIIIAGRI/2008 and No. 09/PDN.3.2/SPK/PPK/8/2008-688/DRUVIII/AGRI/2008 dated July 31, 2008 and August 15, 2008.

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

6. PIUTANG LAINNYA 2009 Piutang Afiliasi: Piutang SGS Geneva Piutang SGS Singapore Piutang PT Qualitech Perdana Piutang PT SPRINT Konsultan Piutang Koperasi pegawai Piutang KSO Pemegang Saham Piutang Usaha Kotor Penyisihan piutang afiliasi Sub Jumlah Piutang Non Afiliasi: Piutang pegawai Piutang pihak ketiga lainnya Penyisihan pihak ketiga lainnya Sub Jumlah Jumlah 5.631.230.994 2.821.163.931 1.954.476.360 1.053.949.946 23.601.008.799 (1.999.860.864) 21.601.147.935 8.300.146.326 1.840.180.378 1.999.860.864

6. OTHER RECEIVABLES 2008 3.598.972.416 2.291.202.856 1.999.860.864 4.834.124.783 1.015.229.710 727.240.019 1.053.949.946 15.520.580.594 (1.999.860.864) 13.520.719.730 Receivable to Related Parties : Receivable of SGS Geneva Receivable of SGS Singapore Receivable of PT Qualitech Perdana Receivable of PT SPRINT Konsultan Employee Cooperatative Receivable of Joint Operation Shareholder Receivable of Sucofindo Logistics Allowance for Doubtful Account Sub Total Receivable Non Affiliation: Officer receivable Other third parties receivable Allowance for Doubtful Account Sub Total Total

472.184.144 1.298.852.761 1.771.036.905 23.372.184.840

572.319.986 2.406.816.869 (577.268.746) 2.401.868.109 15.922.587.839

Piutang SGS Geneva pada 31 Desember 2009 dan 2008 masing-masing sebesar Rp 8.300.146.326 dan Rp 3.598.972.416 adalah piutang melalui hubungan rekening koran. Piutang SGS Singapore pada 31 Desember 2009 dan 2008 masing-masing sebesar Rp 1.840.180.378 dan Rp 2.291.202.856 adalah piutang melalui hubungan rekening koran . Piutang PT Qualitech Perdana (Perusahaan afiliasi) pada 31 Desember 2009 dan 2008 masing-masing sebesar Rp 1.999.860.864 dan Rp 1.999.860.864 pada tahun 1997 telah disisihkan 100 % karena Perusahaan telah menghentikan kegiatan operasinya dan pada saat ini sedang dalam proses likuidasi. Piutang PT SPRINT Konsultan pada 31 Desember 2009 dan 2008 masing-masing sebesar Rp 5.631.230.994 dan Rp 4.834.124.783 adalah piutang yang timbul dengan PT SPRINT Konsultan (Perusahaan Afiliasi) dari hubungan kegiatan, diantaranya adalah tagihan biaya pegawai perbantuan, tagihan biaya pemakaian aset tetap dan sebagainya.

Receivables of SGS Geneva as per December 31, 2009 and 2008 respectively amounting to Rp 8,300,146,326 and Rp 3,598,972,416 is receivable from bank account transaction of related parties. Receivable of SGS Singapore as of December 31, 2009 and 2008 respectively amounting to Rp 1,840,180,378 and Rp 2,291,202,856 is receivable from bank account transaction of related parties. Receivable of PT Qualitech Prime as per December 31, 2009 and 2008 respectively amounting to Rp 1,999,860,864 and Rp 1,999,860,864, and in 1997 have been provisioned 100% since the Company has ceased operations and is currently in the process of liquidation. Receivables of PT SPRINT Consultant as of December 31, 2009 and 2008 respectively amounting to Rp 5,631,230,994 and Rp 4,834,124,783 are receivables arising from normal business transaction, such as charge to employees, operational expenses and fixed assets billing, etc.
125

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

6. PIUTANG LAINNYA (lanjutan) Piutang Pemegang Saham pada 31 Desember 2009 dan 2008 masing-masing sebesar Rp 1.053.949.946 merupakan biaya persiapan privatisasi sejak tahun 2001. 7. UANG MUKA Saldo uang muka yang akan dipertanggungjawabkan/diperhitungkan setelah selesainya pekerjaan bersangkutan per 31 Desember 2009 dan 2008 terdiri atas: 2009

6. OTHER RECEIVABLES (continued) Shareholder receivables at December 31, 2009 and 2008 respectively amounting to Rp 1,053,949,946 represents the cost of preparation of privatization since 2001. 7. ADVANCE PAYMENT Balance of advance payment that will be accounted for / calculated after the completion of the related jobs as of December 31, 2009 and 2008 consisted of: 2008 Advance Payment for operational Advance Payment for business travel Advance Payment for purchasing Advance Payment for insurance Total

Uang muka kerja operasi Uang muka perjalanan dinas Uang muka pembelian Uang muka asuransi Jumlah 8. PERSEDIAAN

4.286.116.371 839.161.071 98.700.000 319.722.721 5.543.700.163

5.215.525.431 849.060.394 688.926.450 1.406.981.179 8.160.493.454 8. INVENTORIES

Saldo persediaan bahan operasi dan barang cetakan per 31 Desember 2009 dan 2008 terdiri atas: 2009 a. Bahan Operasi: Sektor AGRI Sektor INKO Sektor MIN Sektor MIGAS Sektor FINS Sektor RKT Sektor KKL Sektor JUM Sub Jumlah b. ATK dan Cetakan c. Barang Dalam Perjalanan Jumlah 40.767.232 94.737.370 4.947.618.100 113.432.690 17.814.103 1.121.163.876 1.132.500 6.856.683.052 13.193.348.923 1.596.061.062 1.563.842.492 16.353.252.477

The balance of inventories and printed good as of 31 Decembers 2009 and 2008 are consist of: 2008 31.273.039 41.629.944 3.765.942.574 118.324.091 12.826.182 832.872.357 241.200 7.015.755.958 11.818.865.345 1.982.614.991 90.215.707 13.891.696.043 a. Operational Materials Agriculture Sector Industrial and Consumer Sector Mineral Sector Oil and Gas Sector Finance Ssector Engineering and Transportation sector Forestry, Marine Fisheries and Environmental Sector General Sector Sub Total b. Stationaries c. Goods in Transit Total

126

Persediaan tersebut berada pada lokasi-lokasi kerja Perusahaan di seluruh Indonesia. Berdasarkan penelaahan terhadap kondisi persediaan pada akhir tahun, manajemen Perusahaan berpendapat bahwa nilai tercatat persediaan tidak melebihi nilai realisasi bersihnya.

Inventories are located at Company work locations throughout Indonesia. Based on a review of the condition of inventories at the end of the year, management believes that the carrying value of inventories does not exceed their net realizable value.

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

9. BIAYA DIBAYAR DIMUKA Saldo biaya dibayar dimuka merupakan biaya-biaya yang telah dibayar pada periode berjalan dan akan menjadi beban periode berikutnya. Saldo per 31 Desember 2009 dan 2008 adalah sebagai berikut: 2009 Biaya Pegawai: Tunjangan cuti Tunjangan hari raya Biaya Operasional: Biaya bahan operasi Biaya sub kontraktor Biaya operasi lainnya Biaya penunjang operasi Biaya fasilitas: Biaya asuransi Biaya perawatan Biaya sewa Biaya Lainnya: PT Sucofindo Appraisal Utama PT Sucofindo Episi Lainnya Jumlah 27.542.304 48.206.362 75.748.666 84.097.763 256.147.141 723.342.755 3.042.951.072 4.106.538.731 239.039.220 340.906.468 2.621.758.541 3.201.704.229 69.116.780 1.205.985.610 856.833.924 2.131.936.314 9.515.927.940

9. PREPAID EXPENSES The balance of prepaid expenses are costs that were paid in the current period and will be due next period. Balance as of December 31, 2009 and 2008 are as follows: 2008 27.542.304 48.206.362 75.748.666 467.654.866 396.461.186 1.873.102.895 1.595.848.927 4.333.067.874 288.925.950 337.378.823 1.594.029.309 2.220.334.082 502.214.504 574.732.028 1.180.521.365 2.257.467.897 8.886.618.519 Labor: Leave Allowance Day Allowance Direct Operating: Operating Supplies Operating Contact Other Operating Expense Operating Support Facilities Expenses: Insurance Maintenance Rent Others Expenses: PT Sucofindo Appraisal Utama PT Sucofindo Episi Others Total

Biaya dibayar dimuka atas biaya fasilitas (biaya sewa) pada 31 Desember 2009 dan 2008 sebesar Rp 2.621.758.541 dan Rp 1.594.029.309 adalah biaya sewa fasilitas yang akan dibebankan sesuai masa sewa. 10. PERPAJAKAN a. Uang Muka/Hutang Pajak 2009 Uang Muka Pajak: Induk Perusahaan - PPh Pasal 23 - PPN Masukan - PPh 21 - Fiskal luar negeri - PPh lainnya

Prepaid expenses for facilities costs (rents) as of December 31, 2009 and 2008 amounting to Rp 2,621,758,541 and Rp 1,594,029,309 is the facility rental fee will be charged according to the lease term.

10. TAXATION a. Prepaid Taxes/Tax Payables 2008 Prepaid Taxes: Parent Company Income Tax Article 23 VAT Input Income Tax Article 21 Exit Permint Tax Other tax income

31.521.955.780 30.837.896.058 1.107.822.180 63.467.674.018

37.655.178.972 16.853.513.012 641.300.716 4.720.000 20.000.000 55.174.712.700

127

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

10. PERPAJAKAN (lanjutan) a. Uang Muka/Hutang Pajak (lanjutan) Anak Perusahaan: - PPN Masukan - PPh Pasal 23 Jumlah

10. TAXATION (continued) a. Prepaid Taxes/Tax Payables (continued) Subsidiaries: VAT Input Income Tax Article 23 Total

45.289.631 2.007.177 47.296.808 63.514.970.826

36.082.745 160.306.876 196.389.621 55.371.102.321

Uang muka PPh pasal 23 per tanggal 31 Desember 2009 sebesar Rp 31.521.955.780 diantaranya terdiri dari Rp 19.134.545.131 yang merupakan uang muka pajak lebih bayar atas kredit pajak tahun 2007 dan 2008 masing-masing sebesar Rp 3.301.568.162 dan Rp 15.832.976.969 dan untuk tahun 2006 yang masih dalam proses keberatan sebesar Rp 4.286.090.386 serta sebesar Rp 8.101.320.263 yang merupakan kredit pajak atas PPh 23 yang sudah dibayar namun belum dapat diperhitungkan dalam kredit pajak badan dikarenakan bukti potong atas Surat Setoran Pajak (SSP) belum diterima Perusahaan dan masih dalam proses perbaikan atas SSP PPh 23 yang tidak valid. Untuk saldo PPh pasal 23 per tanggal 31 Desember 2008 merupakan uang muka PPh Pasal 23 sebesar Rp 37.655.178.972 diantaranya sebesar Rp 30.084.757.507 merupakan uang muka pajak lebih bayar atas kredit pajak yang telah diperhitungkan untuk pajak badan tahun 2008, 2007, dan 2006 masingmasing sebesar Rp 14.410.076.138, Rp 2.671.387.058 dan Rp 13.003.294.311 berdasarkan SPT Pajak Badan Tahunan yang telah dilaporkan dan sampai dengan tanggal laporan diterbitkan belum dilakukan pemeriksaan pajak oleh Kantor Pajak. 2009 Hutang Pajak: Induk Perusahaan - PPh Pasal 21 - PPh Pasal 23 - PPh Pasal 26 - PPh Pasal 29 - PPN Keppres 56 Wapu - Pajak Lainnya

Prepaid income tax article 23 as of December 31, 2009 amounted to Rp 31,521,955,780 is consist of Rp 19,134,545,131 which is the prepayment of overpaid tax credit of tax years 2007 and 2008 respectively amounting to Rp 3,301,568.162 and Rp 15,832,976,969 and for the year 2006 which is still in the process of appeal amounted to Rp 4,286,090,386 and Rp 8,101,320,263 which represents prepayment of tax article 23 that already paid but not yet taken into account in corporate tax credits because the evidence of Tax Payment (SSP) has not been received by the Company and still in the process of improvement over the invalid SSP PPh 23. For balance of income tax article 23 as of December 31, 2008 represents an prepayment income tax of Article 23 of Rp 37,655,178,972 them amounting to Rp 30,084,757,507 an advance tax overpayment of tax credits that have been calculated for corporate tax years 2008, 2007, and 2006 respectively amount of Rp 14,410,076,138, Rp 2,671,387,058 and Rp 13,003,294,311 by Annual Corporate Tax returns that have been reported and up to date reports have not conducted a tax audit issued by the Tax Office.

2008 Tax Payables Parent Company: Income Tax Article 21 Income Tax Article 23 Income Tax Article 26 Income Tax Article 29 VAT Keppres 56 Wapu Others Tax

5.581.061.761 1.910.038.487 102.335.506 3.371.709.996 465.638.586 11.307.439 11.442.091.775

8.739.093.383 2.651.960.702 282.927.178 11.673.981.263

128

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

10. PERPAJAKAN (lanjutan) b. Beban (Manfaat) Pajak Penghasilan Anak Perusahaan - PPh Pasal 21 - PPh Pasal 23 - PPh Badan - PPh Pasal 25 - PPh Pasal 4 ayat 2 - PPN Keluaran Jumlah

10. TAXATION (continued) b. Income Tax (Benefit) Expense Subsidiaries: Income Tax Article 21 Income Tax Article 23 Corporate Income Tax Income Tax Article 25 Income Tax Article 4 sentence 2 VAT Output Total

407.929.877 115.952.883 415.622.544 6.854.595 230.505.976 2.800.693.942 3.977.559.817 15.419.651.592 2009

196.620.148 25.685.971 286.507.742 1.294.595.453 1.803.409.314 13.477.390.577 2008 24.813.607.400 (3.577.965.867) 21.235.641.533 1.192.593.100 (280.062.727) 912.530.373 22.148.171.906 c.

Induk Perusahaan Pajak Kini Beban (Manfaat) Pajak Tangguhan Anak Perusahaan Pajak Kini Beban (Manfaat) Pajak Tangguhan

23.113.781.320 245.585.867 23.359.367.187 1.212.111.880 (60.046.371) 1.152.065.509 24.511.432.696

Parent Company: Current Tax Deferred Tax Expense Subsidiaries: Current Tax Deferred Tax Expense (Income) Total

Jumlah

c. Rekonsiliasi antara Laba sebelum PPh dan Taksiran Penghasilan Kena Pajak 2009 Induk Perusahaan Laba Induk Sebelum Pajak Perbedaan Waktu: Penyusutan aset tetap Penyisihan piutang tak tertagih Pencadangan beban manfaat pasca kerja Piutang yang dihapuskan Pembayaran manfaat pasca kerja Jumlah Perbedaan Waktu Perbedaan Permanen: Pendapatan jasa property Bunga deposito dan jasa giro Dividen Biaya operasi dan usaha property Biaya rekreasi dan olah raga Biaya sanksi administrasi Biaya entertainment Biaya penyerahan Biaya dana sosial/sumbangan Biaya canvassing Biaya penghargaan dan uang duka Biaya perayaan Saldo dipindahkan 64.841.409.846 3.498.489.701 4.565.691.124 17.348.949.489 (322.942.917) (6.240.734.219) 18.849.453.178 (22.707.870.978) (803.524.358) 7.007.573.984 3.133.201.575 4.780.051.957 1.579.346.099 379.851.746 1.154.461.730 56.903.099 1.112.716.373 (4.307.288.773)

The reconciliation between income before Tax and Taxable Income Estimation 2008 43.439.284.741 5.827.308.583 4.961.460.074 8.103.514.628 (6.113.833.761) 12.778.449.524 (22.146.119.305) (989.522.833) (335.807.820) 15.737.776.178 5.674.479.484 5.663.016.300 5.365.258.881 4.198.283.922 2.130.797.230 1.952.288.031 1.564.799.252 1.498.637.167 20.313.886.487 Parent Company: Parent Income before tax Temporary Difference: Depreciation of fixed assets Allowance for doubtful account Allowance for post retirement Benefit Receivable written off Post Retirement Benefit Payment Total Time Difference Permanent Different: income of service property Deposit Interest and giro service Dividen Operation Expenses and Property Expense of recreation and sport Administration Finalty Entertainment Expenses Expense delivery Expense donasi Canvassing expenses Appreciation and compassionate Expense of celebration Amount move to

129

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

10. PERPAJAKAN (lanjutan) c. Rekonsiliasi antara Laba sebelum PPh dan Taksiran Penghasilan Kena Pajak (lanjutan) 2009 (4.307.288.773) 1.638.799.992 634.409.565 194.387.170 205.724.891 303.200.312 37.808.432 76.312.877 75.001.857 (1.141.643.677) 82.549.219.347 82.549.219.000

10. TAXATION (continued) c. The reconciliation between income before Tax and Taxable Income Estimation (continued) 2008 20.313.886.487 1.414.219.113 1.181.839.393 899.575.294 888.037.282 485.039.446 446.689.519 409.708.632 294.193.713 162.309.964 44.466.740 12.575.000 83.444 26.552.624.027 82.770.358.292 82.770.358.000 The calculation of expenses, tax payables and prepaid tax is as follows: 2008 23.113.781.320 23.113.781.320 5.000.000 7.500.000 24.801.107.400 24.813.607.400 Income Tax rate for 2008 10% X IDR 50.000.000 15% X IDR 50.000.000 30% X IDR 82.670.358.000 Income Tax rate for 2009 28% X IDR 82.549.219.000 Income Tax Less: Prepaid income taxes : Article 23 Fiscal Article 25 Total Overpayment (underpayment) of income tax Current Tax Expenses Parent Company Subsidiaries Total

Pindahan Biaya pajak final Biaya perawatan dan kendaraan direksi Biaya pakaian dinas Biaya sewa dan perawatan rumah dinas Biaya representasi Biaya relasi Biaya bangunan lainnya Biaya listrik dan telepon Biaya poliklinik Biaya gaji direksi terkait penghasilan sewa final Biaya PBB dan asuransi rumah dinas Rugi penghentian asset Jumlah perbedaan tetap Penghasilan Kena Pajak Kompensasi Kerugian Penghasilan Kena Pajak (dibulatkan)

Move from Final tax expense Expense of treatment and board of directors vehicle Expense of clothes on duty Rent expenses and treatment of house on duty Expense of representation Expense of relationship Expense of other building Expense of electrics & telephone Expense of polyclinic Related board of directors salary expense of final rental income Expense Of PBB and house insurance on duty Asset stop loss Number of permanent differences Taxable income Compensation of Loss Taxable income ( rounded up)

Perhitungan beban pajak, hutang pajak, dan pajak dibayar dimuka adalah sebagai berikut: 2009 Tarif PPh tahun pajak 2008 10% X Rp 50.000.000 15% X Rp 50.000.000 30% X Rp 82.670.358.000 Tarif PPh tahun pajak 2009 28% X Rp 82.549.219.000 Pajak penghasilan Dikurangi pajak penghasilan dibayar di muka: Pasal 23 Fiskal luar negeri Pasal 25 Jumlah Pajak penghasilan kurang (lebih) bayar Beban pajak kini: Induk Perusahaan Anak Perusahaan Jumlah

19.742.071.324 19.742.071.324 3.371.709.996 23.113.781.320 1.212.111.880 24.325.893.200

34.589.335.882 90.000.000 4.544.347.656 39.223.683.538 (14.410.076.138) 24.813.607.400 1.192.593.100 26.006.200.500

130

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

10. PERPAJAKAN (lanjutan) d. Aset Pajak Tangguhan Saldo aset pajak tangguhan per 31 Desember 2009 adalah sebagai berikut:

10. TAXATION (continued) d. Deferred taxes Asset Spring deferred taxes asset balance Decembers 31, 2009 is as follows:
Manfaat (beban) pajak tangguhan di Saldo Akhir 2008/ Ending Balance Penyesuaian/ Adjustment tahun berjalan /Benefit (Expense) deferred taxes in year runs Dibebankan di laporan laba rugi 2009/ Charged in current income statement 2009 Saldo akhir 2009/Ending Balance 2009

Keterangan/ Description Induk Perusahaan/Parent Company Penyisihan piutang/Allowance for doubtful account Imbalan Benefit Selisih penyusutan aset tetap komersial dan fiscal/Depreciation commercial and fiscal Sub Jumlah/Sub Total AnakPerusahaan/ Subsidiaries Penyisihan piutang/Allowance for doubtful account Imbalan pasca kerja/Post Retirement Benefit Selisih penyusutan aset tetap komersial dan fiscal/Depreciation commercial and fiscal Rugi fiscal/Fiscal Loss Amortisasi /amortization Sub Jumlah/Sub Total Konsolidasi/ Consolidation Penyisihan piutang/Allowance for Doubtful Account Imbalan pasca kerja/Post Retirement Benefit Selisih penyusutan aset tetap komersial dan fiscal/Depreciation between commercial and fiscal Rugi fiscal / Fiscal Loss Amortisasi /amortization Jumlah/Total difference between difference between pasca kerja/Post Retirement

2008

6.257.945.428 9.681.702.571

996.510.464 224.537.454

1.187.969.498 3.110.300.276

2.184.479.962 3.334.837.730

8.442.425.390 13.016.540.301

6.977.729.672 22.917.377.671

(5.516.910.380) (4.295.862.462)

(247.993.179) 4.050.276.595

(5.764.903.559) (245.585.867)

1.212.826.113 22.671.791.804

369.722.793 230.257.852

14.522.871 30.679.077

14.522.871 30.679.077

384.245.664 260.936.929

49.584.017 1.066.550.149 1.716.114.811

14.722.506 121.917 60.046.371

14.722.506 121.917 60.046.371

64.306.523 1.066.550.149 121.917 1.776.161.182

6.627.668.221 9.911.960.424

996.510.464 224.537.453

1.202.492.369 3.140.979.353

2.199.002.833 3.365.516.806

8.826.671.054 13.277.477.230

7.027.313.688 1.066.550.149 24.633.492.482

(5.516.910.380) (4.295.862.463)

(233.270.672) 121.917 4.110.322.967

(5.750.181.052) 121.917 (185.539.496)

1.277.132.636 1.066.550.149 121.917 24.447.952.986

131

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

10. PERPAJAKAN (lanjutan) d. Aset Pajak Tangguhan (lanjutan) Saldo aset pajak tangguhan per 31 Desember 2009 adalah sebagai berikut:

10. TAXATION (continued) d. Deferred taxes Asset (continued) Spring deferred taxes asset balance December 31, 2009 is as follows:

Keterangan Induk Perusahaan Penyisihan piutang Imbalan pasca kerja Selisih penyusutan aset tetap komersial dan fiskal Sub Jumlah Anak Perusahaan Penyisihan piutang Imbalan pasca kerja Selisih penyusutan aset tetap komersial dan fiskal Rugi fiskal Sub Jumlah Konsolidasi Penyisihan piutang Imbalan pasca kerja Selisih penyusutan aset tetap komersial dan fiskal Rugi fiskal Jumlah

Saldo akhir 2007/ Ending balance 2007

Dibebankan di laporan laba rugi 2008/ Charged to Current Income Statement

Saldo akhir 2008/ Ending balance 2008

Description Parent Company Allowance for Doubtful account Post Retirement Benefit Depreciation difference between commercial and fiscal Sub Total Subsidiaries Allowance for Doubtful account Post Retirement Benefit Depreciation difference between commercial and fiscal Loss fiscal Sub Total Consolidated Allowance for Doubtful account Post Retirement Benefit Depreciation difference between commercial and fiscal
Fiscal Loss

4.868.736.607 9.124.591.929

1.389.208.821 557.110.643

6.257.945.428 9.681.702.572

5.346.083.268 19.339.411.804

1.631.646.403 3.577.965.867

6.977.729.671 22.917.377.671

131.373.179 178.110.031

238.349.614 52.147.821

369.722.793 230.257.852

60.018.723 1.066.550.149 1.436.052.082

(10.434.706) 280.062.729

49.584.017 1.066.550.149 1.716.114.811

5.000.109.786 9.302.701.960

1.627.558.435 609.258.464

6.627.668.221 9.911.960.424

5.406.101.991 1.066.550.149 20.775.463.886

1.621.211.697 3.858.028.596

7.027.313.688 1.066.550.149 24.633.492.482

Total

e. Surat Ketetapan Pajak (SKP) Induk Perusahaan Pada bulan Januari 2007, Perusahaan telah mengajukan permohonan keberatan atas SKPLB PPh Badan tahun 2004 dan SKPKB PPN Barang dan Jasa untuk masa pajak tahun 2004. Berdasarkan hasil pemeriksaan Nomor PHP176/WPJ.07/KP.0105/2006 tanggal 10 Oktober 2006 dan Nomor 00109/207/04/051/06 tanggal 17 Oktober 2006,

e. Tax Assessment Letter (SKP) Parent Company In January of 2007, the Company has filed an objection to Overpayment Tax Assessment Letter of corporate income tax of the year 2004 and Underpayment Tax Assessment Letter of VAT of Goods and Services for the tax year 2004. Based on tax review No. PHP176/WPJ.07/KP.0105/2006 dated October 10, 2006 and No. 00109/207/04/051/06 dated October 17, 2006,

132

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

10. PERPAJAKAN (lanjutan) e. Surat Ketetapan Pajak (SKP) (lanjutan) Induk Perusahaan (lanjutan) perusahaan masing-masing menerima ketetapan PPh Badan Lebih Bayar tahun 2004 sebesar Rp 7.395.697.297 dan ketetapan Pajak Kurang Bayar Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar Rp 8.080.259.571. Permohonan keberatan yang diajukan telah mendapatkan Keputusan Direktur Jenderal Pajak berdasarkan surat Nomor KEP560/WPJ.19/BD.05/2007 tanggal 30 Nopember 2007 untuk PPh Badan lebih bayar tahun 2004 dan Nomor KEP01/ WPJ.19/BD.05/2008 tanggal 3 Januari 2008 untuk PPN kurang bayar tahun 2004 masing-masing sebesar Rp 8.361.085.569 dan Rp 7.350.147.223, atas ketetapan tersebut Perusahaan telah menerima kompensasi sebesar selisih dari ketetapan awal masing-masing sebesar Rp 965.388.272 dan Rp 730.112.348.

10. TAXATION (continued) e. Tax Assessment Letter (SKP) (continued) Parent Company (continued) the Company received statement of overpaid income tax of 2004 amounting to Rp. 7,395,697,297 and the statement of underpaid of Value Added Tax (VAT) amounting to Rp 8,080,259,571. The objections filed by the company already received a response from the Director General of Taxation by his letter dated November 30, 2007 KEP-560/WPJ.19/BD.05/2007 dated November 30, 2007 in which stated that the company overpaid corporate income tax in 2004 and No. KEP01 / WPJ.19/BD.05/2008 dated January 3, 2008 for underpaid of VAT in 2004 respectively amounting to Rp 8,361,085,569 and Rp 7,350,147,223, according to the decision, the Company has received compensation amounting to the difference over each initial assessment for amounting to Rp 965,388,272 and Rp 730,112,348.

Pada tanggal 25 Februari 2008 Perusahaan mengajukan permohonan banding atas keputusan pajak No. KEP-560/WPJ.19/VD.05/2007 tanggal 30 Nopember 2007 mengenai ketetapan PPh Badan lebih bayar tahun 2004 dengan surat permohonan banding No: 0111/DRU-II/KAK/2008 tanggal 25 Februari 2008 serta mengajukan permohonan banding atas keputusan pajak No. KEP-01/WPJ.19/BD.05/2008 tanggal 3 Januari 2008 tentang ketetapan pajak kurang bayar Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dengan surat banding No. 0167/DRU-III/KAK/2008 tanggal 14 Maret 2008. Berdasarkan putusan Pengadilan Pajak Put. 19360/PP/M.VIII/16/2009 tanggal 12 Agustus 2009 dan No. Put. 20088/PP/M.VIII/15/2009 tanggal 7 Oktober 2009, Perusahaan masing-masing menerima ketetapan PPh Badan lebih bayar tahun 2004 sebesar Rp 8.361.085.569 dan ketetapan pajak kurang bayar atas Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar Rp 5.961.870.970.

On February 25, 2008 the Company submitted an appeal against the tax decision No KEP-560/WPJ.19/VD.05/2007 dated November 30, 2007 regarding the overpayment tax assessment of corporate income year 2004 with an appeal No: 0111/DRU-II/KAK/2008 dated February 25, 2008 and filed an appeal against the decision No tax. KEP-01/WPJ.19/BD.05/2008 dated January 3, 2008 regarding underpayment tax assessment of Value Added Tax (VAT) with a letter of appeal No. 0167/DRUIII/KAK/2008 dated March 14, 2008. Based on the Tax Court decision Put.19360/PP/M.VIII/16/2009 dated August 12, 2009 and No. Put.20088/PP/M.VIII/15/2009 dated October 7, 2009, the Company received decission regarding overpayment of income tax for the year 2004 amounting to Rp 8,361,085,569 and underpayment of Value Added Tax (VAT) amounting to Rp 5,961,870,970 .

133

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

10. PERPAJAKAN (lanjutan) e. Surat Ketetapan Pajak (SKP) (lanjutan) Induk Perusahaan (lanjutan) Pada Bulan Nopember 2008 Perusahaan menerima SKPKB PPh Badan tahun 2005 dari Direktorat Jenderal Pajak sebesar Rp 4.580.178.127 melalui surat Nomor 00010/206/05/051/08, dimana SPT Lebih Bayar tahun 2005 yang dilaporkan sebesar Rp 8.880.439.618. Pada bulan Desember 2008, Perusahaan telah mengajukan permohonan keberatan atas ketetapan SKPLB PPh Badan tahun 2005 sebesar Rp 4.580.178.127 melalui surat Nomor 1054/DRU-XII/KAK/2008 tanggal 22 Desember 2008 dengan pengajuan keberatan SPT Lebih Bayar sebesar Rp 3.217.423.318 dan atas keberatan tersebut Perusahaan telah membayar Rp 4.580.178.127 tanggal 19 Desember 2008 sebagai syarat pengajuan keberatan dan telah dicatat sebagai beban ditangguhkan pada akun aset lain-lain sebesar Rp 7.797.601.445 (lihat catatan 13). Selisih antara pengajuan keberatan SPT Lebih Bayar sebesar Rp 5.663.016.300 telah dibebankan pada laba rugi tahun berjalan (lihat catatan 31). Pada tanggal 17 Maret 2009 Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) No. 00111/406/06/051/09 atas PPh Badan tahun 2006 yang memutuskan bahwa Perusahaan memiliki lebih bayar PPh badan sebesar Rp 10.263.132.606 dimana sebelumnya menurut perhitungan Perusahaan, Perusahaan memiliki lebih bayar PPh Badan sebesar Rp 14.526.160.158. Atas keputusan tersebut pada tanggal 13 Mei 2009 Perusahaan telah mengajukan permohonan keberatan atas SKPLB PPh Badan No. 00111/406/06/051/09. Sampai dengan tanggal laporan diterbitkan belum terdapat ketetapan pengadilan atas permohonan keberatan tersebut.

10. TAXATION (continued) e. Tax Assessment Letter (SKP) (continued) Parent Company (continued) In November 2008, the Company received Underpayment Tax Assessment Letter for fiscal year 2005 from the Directorate General of Tax of Rp 4,580,178,127 according to the letter No. 00010/206/05/051/08, where, the company already submit a tax return reports for the year 2005 amounting to Rp 8,880,439,618. In December 2008, the Company has filed an objection Overpayment Tax Assessment Letter on Corporate Income Tax for the year 2005 amounting to Rp 4,580,178,127 through the letter No.1054/DRU-XII/KAK/2008 dated December 22, 2008 by filing an objection Overpayment Tax Report amounting to Rp 3,217,423,318, and on the appeal the Company has paid Rp 4,580,178,127 on December 19, 2008 as a condition of submission of objections and has been recorded as deferred charges in other asset accounts amounted to Rp 7,797,601,445 (see note 13). The difference between objection of Overpayment Tax Report amounted to Rp 5,663,016,300 has been charged to current income (see note 31).

On March 17, 2009 the Company received a Overpayment Tax Assessment Letter No. 00111/406/06/051/09 regarding corporate income tax for the fiscal year 2006, which decided that the Company already overpaid corporate income tax amounting to Rp 10,263,132,606 where previously according to the calculation of the Company, the Company already overpaid income tax amounting to Rp 14,526,160,158. Against this decision, on May 13, 2009, the Company has filed an objection against Overpayment Tax Assessment Letter of Corporate Income Tax No. 00111/406/06/051/09. Until the date of reporting, there is no court decision on a petition for appeal.

134

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

10. PERPAJAKAN (lanjutan) e. Surat Ketetapan Pajak (SKP) (lanjutan) Anak Perusahaan Pada tahun 2009, PT Sucofindo Logistics yang merupakan Anak Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Kurang, Bayar, Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar dan Surat Tagihan Pajak untuk tahun pajak 2007, 2006 dan 2005 dengan rincian sebagai berikut: Tahun pajak 2007
Surat Ketetapan Decision Letter Tahun Year Jenis Pajak Nomor Number 00023/406/ 07/061/09 00021/201/ 07/061/09 00019/203/ 07/061/09 00023/207/ 07/061/09 Tanggal Date

10. TAXATION (continued) e. Tax Assessment Letter (SKP) (continued) Subsidiaries In the year 2009, PT Sucofindo Logistics which is a Subsidiary received Underpayment Tax Assessments Letter, Overpayment Tax Assessment Letter and Tax Billing Letter (STP) for the fiscal years 2007, 2006 and 2005 with the following details:

Year tax 2007


Lebih/ (kurang) bayar Over or under payment

Bunga/ Denda Interest/ Penalty

Jumlah Lebih/ (kurang) bayar/ Total over or under payment Tax Type

PPh badan PPh pasal 21

2007 Jan Des 2007

14-Apr-09 14-Apr-09

47.844.909

47.844.909

Corporate Income Tax

(44.723.686)

(14.311.580)

(59.035.266)

Income Tax Article 21

PPh pasal 23

Jan Des 2007

14-Apr-09

(50.075.960) (89.311.458) (136.266.195)

(16.024.307) (30.307.413) (60.643.300)

(66.100.267) (119.618.871) (196.909.495) Jumlah Lebih/ (kurang) bayar/ Total over or under payment

Income Tax Article 23 VAT Total

PPN Total

Jan Des 2007

14-Apr-09

Surat Tagihan Pajak/ Tax Invoice Tahun Jenis Pajak PPh pasal 21 Year Jan Des 2007 Nomor Number 00038/101/ 07/061/09 00007/103/ 07/061/09 00057/107/ 07/061/09 00003/140/ 07/061/09 Tanggal Date 14-Apr-09 Denda Penalty Bunga Interest

Tax Type Income Tax Article 21

200.000

200.000

PPh pasal 23

Jan Des 2007

14-Apr-09

600.000 15.286.509 600.000 16.686.509

600.000 15.286.509 `600.000 16.686.509

Income Tax Article 23

PPN PPh psl 4 (2) Final

Jan Des 2007 Jan Des 2007 Total

14-Apr-09 14-Apr-09

VAT Income Tax Article 4 (2) Final Total 135

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

10. PERPAJAKAN (lanjutan) e. Surat Ketetapan Pajak (SKP) (lanjutan) Anak Perusahaan (lanjutan) Tahun pajak 2006

10. TAXATION (continued) e. Tax Assessment Letter (SKP) (continued) Subsidiaries (continued) Year tax 2006

Surat Ketetapan Decision Letter Lebih/ (kurang) bayar Tahun Jenis Pajak Year Nomor Number 00014/506/ PPh badan 2006 06/061/09 00057/201/ PPh pasal 21 Jan Des 2006 06/061/09 00060/203/ PPh pasal 23 Jan Des 2006 06/061/09 00086/207/ PPN PPh psl 4 (2) Final Total Jan Des 2006 Jan Des 2006 06/061/09 00027/240/ 06/061/09 17-Feb-09 (65.032.650) (279.081.368) (31.215.672) (133.959.056) (96.248.322) (413.040.424) 17-Feb-09 (151.592.930) (72.764.606) (224.357.536) VAT Income Tax Article 4 (2) Final Total 17-Feb-09 (7.062.783) (3.390.136) (10.452.919) Income Tax Article 23 17-Feb-09 (55.393.005) (26.588.642) (81.981.647) Income Tax Article 21 17-Feb-09 Tanggal Date over or under payment Bunga/ Denda Interest/ Penalty Jumlah Lebih/ (kurang) bayar/ Total over or under payment Tax Type Corporate Income Tax

Surat Tagihan Pajak Tax Invoice Tahun Jenis Pajak Year Nomor Number 00011/101/ PPh pasal 21 PPh pasal 23/ Jan Des 2006 Jan Des 2006 06/061/09 00002/103/ 06/061/09 00017/107/ PPN PPh psl 4 (2) 136 Final Jan Des 2006 Total Jan Des 2006 06/061/09 00002/140/ 06/061/09 17-Feb-09 600.000 28.143.295 17-Feb-09 26.343.295 17-Feb-09 600.000 17-Feb-09 600.000 Tanggal Date Denda Penalty Bunga Interest

Jumlah Lebih/ (kurang) bayar/ Total over or under payment Tax Type Income Tax 600.000 Article 21 Income Tax 600.000 Article 23

26.343.295

VAT Income Tax

600.000 28.143.295

Article 4 (2) Final

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

10. PERPAJAKAN (lanjutan) e. Surat Ketetapan Pajak (SKP) (lanjutan) Anak Perusahaan (lanjutan) Tahun pajak 2005
Surat Ketetapan Decision Letter Tahun Year 2005 Nomor Number 00008/506/ 05/061/09 00075/201/ 05/061/09 00087/203/ 05/061/09 00237/207/ 05/061/09 00038/240/ 05/061/09 Tanggal Date 17-Feb-09

10. TAXATION (continued) e. Tax Assessment Letter (SKP) (continued) Subsidiaries (continued) Year tax 2005

Jenis Pajak PPh badan

Lebih/(kurang) bayar over or under payment -

Bunga/ Denda Interest/ Penalty -

Jumlah Lebih/ (kurang) bayar/ Total over or under payment -

Tax Type Income Tax Article Income Tax Article 21 Income Tax Article 23

PPh pasal 21

Jan Des 2005

17-Feb-09

(79.034.820)

(37.936.714)

(116.971.534)

PPh pasal 23 PPN PPh psl 4 (2) Final Total

Jan Des 2005 Jan Des 2005 Jan Des 2005

17-Feb-09 17-Feb-09 17-Feb-09

(19.570.720) (307.682.356) (82.117.541) (488.405.437)

(9.393.946) (147.687.531) (39.416.420) (234.434.611)

(28.964.666) (455.369.887) (121.533.961) (722.840.048) Jumlah Lebih/ (kurang) bayar/ Total Over or under payment

VAT Income Tax Article 4 (2) Final

Jenis Pajak

Tahun Year

Surat Tagihan Pajak Tax Invoice Nomor Tanggal Number Date 00005/101/ 05/061/09

Denda Penalty

Bunga Interest

Tax Type Income Tax Article 21

PPh pasal 21 PPh pasal 23/ PPN PPh psl 4 (2) Final

Jan Des 2005 00001/103/ 05/061/09 Jan Des 2005 Jan Des 2005 Jan Des 2005 Total 00002/107/ 05/061/09 00001/140/ 05/061/09

17-Feb-09

550.000

550.000 Income Tax Article 23

17-Feb-09 17-Feb-09 17-Feb-09

600.000 25.622.931 350.000 27.122.931

600.000 25.622.931 350.000 27.122.931 VAT Income Tax Article 4 (2) Final

Atas hutang pajak PT Sucofindo Logistics tahun 2005, 2006 dan 2007 manajemen telah mengirim surat kepada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Pancoran perihal pernyataan kesanggupan mengangsur hutang pajak mulai Desember 2009 sampai dengan April 2012. Pada bulan Agustus sampai dengan Desember 2009 telah dilakukan angsuran sebesar Rp 20.152.919.

Regarding taxes payable of PT Sucofindo Logistics in 2005, 2006 and 2007, the management had sent a letter to the Tax Office Pratama Jakarta Pancoran of regarding statement of the ability to pay in installment the tax payable beginning in December 2009 until April 2012. In the months August to December 2009 have been conducted installment of Rp 20,152,919.
137

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

11. PENYERTAAN DAN KSO 2009 Metode Ekuitas : PT Qualitech Perdana (lihat catatan 1.c) Penyisihan Metode Biaya: PT SPRINT Konsultan catatan 1.c) PT Surveyor Indonesia catatan 1.c) KSO (lihat catatan 2.i) Jumlah

11. INVESTMENT AND JOINT OPERATION 2008 Equity Method: PT Qualitech Perdana (See Note 1.c) Allowance Cost Method PT SPRINT Konsultan (See Note1.c) PT Surveyor Indonesia (See Note 1.c) Joint Operation (See Note 2.i) Total

195.400.000 (195.400.000) (lihat 47.500.000 (lihat 1.120.000.000 1.167.500.000 6.554.692.225 7.722.192.225

195.400.000 (195.400.000) -

47.500.000 1.120.000.000 1.167.500.000 1.685.703.860 2.853.203.860

Penyertaan pada PT Surveyor Indonesia merupakan penyertaan perusahaan sebesar 4,48% dari modal disetor PT Surveyor Indonesia. Penyertaan pada PT Qualitech Perdana merupakan penyertaan modal saham sebesar 40 % dari seluruh modal yang disetor. PT Qualitech Perdana sejak tahun 1997 telah menghentikan kegiatan operasionalnya dan pada saat ini sedang dalam proses likuidasi. Karena kerugian PT. Qualitech Perdana telah melampaui jumlah modal PT Qualitech Perdana, atas penyertaan tersebut telah dibentuk penyisihan sebesar 100 % dari jumlah Penyertaan. Penyertaan pada PT SPRINT Konsultan pada tahun 1997 merupakan penyertaan modal saham sebesar 19,0 % dari seluruh modal yang disetor. Perusahaan ini didirikan dengan Akta Notaris Agus Hashim Ahmad, S.H., Nomor 9 tanggal 9 Pebruari 1997 dan beroperasi mulai tahun 1997. Investasi KSO sebesar Rp 6.554.692.225 adalah penyertaan pada KSO Baja dengan PT Surveyor Indonesia sebesar USD 100,000 (Rp 901.000.000), dan Bagi Hasil yang belum dibayarkan bulan Januari sampai dengan Desember 2009 sebesar Rp 5.653.692.225.

Investment in PT Surveyor Indonesia is a Companys investment in share amounted to 4.48% of paid up capital of PT Surveyor Indonesia. Investment in PT Qualitech Perdana represents a investment in share of 40% of the total paid up capital. PT Qualitech Perdana since 1997 has suspended its operations and currently under liquidation process. Because the loss of PT. Qualitech Perdana has exceeded the total capital of PT Qualitech Perdana, the Company already established an allowance amounting to 100% of the total investment.

Investment in PT SPRINT consultant in 1997 is an investment in share amounting to 19.0% of the total paid up capital. The company was established by Deed Agus Hashim Ahmad, S.H., No. 9 dated February 9, 1997 and operated beginning in 1997.

KSO investment amounting to Rp 6.554.692.225 is invested in a joint operation with PT Surveyor Indonesia Steel for USD 100,000 (Rp 901,000,000), and Profit Sharing unpaid from January to December 2009 amounted to Rp 5,653,692,225.

138

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

11. PENYERTAAN DAN KSO (lanjutan) KSO Sucofindo dan PT Surveyor Indonesia (KSO SCI-SI) KSO SCI-SI adalah kegiatan yang dilaksanakan secara kerjasama antara Perusahaan dan PT Surveyor Indonesia dalam kegiatan Verifikasi atau Penelusuran Teknis Impor (VPTI). Kegiatan tersebut terdiri dari 8 (delapan) jenis program, antara lain besi, tekstil dan produk tekstil, bus dan bukan bus, beras, garam dan lain-lain. Jangka waktu kerjasama untuk semua program adalah tidak dibatasi, sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Menteri Perindustrian dan Perdagangan. Jangka waktu berakhir apabila SK tersebut dicabut. Sesuai dengan Akta Perjanjian Kerjasama Operasi bahwa pembagian keuntungan untuk semua program tersebut ditetapkan 50:50. 12. ASET TETAP Saldo aset tetap merupakan nilai buku aset tetap per 31 Desember 2009 dan 2008 dapat dirinci sebagai berikut:
2009 Saldo Awal Harga Perolehan Tanah Bangunan Perlengkapan dan mesin Peralatan operasi Kendaraan Peralatan dan perabot kantor Peralatan sistem informasi Jumlah Akumulasi Penyusutan Bangunan Perlengkapan dan mesin Peralatan operasi Kendaraan Peralatan dan perabot kantor Peralatan sistem informasi Jumlah Nilai Buku 46.347.649.725 169.771.288.142 12.713.040.970 141.482.970.956 7.339.574.046 25.257.612.949 58.548.285.408 461.460.422.196 91.492.869.124 11.817.712.576 100.066.740.436 4.517.910.492 21.937.685.929 48.914.721.904 278.747.640.461 182.712.781.735 Penambahan 8.531.170.424 1.210.079.730 1.780.710.991 40.436.920.611 960.000.000 1.387.423.038 6.614.067.723 60.920.372.517 8.018.454.350 322.321.212 17.983.200.238 1.112.079.072 1.582.542.676 5.871.032.125 34.889.629.673

11. INVESTMENT AND JOINT OPERATION (continued) KSO Sucofindo and PT Surveyor Indonesia (KSO SCI-SI) JO SCI-SI represents business actives held by the Company and PT Surveyor Indonesia in the Verification and Technical Import search (VTIS). JO SCI-SI consist of 8 (eight) Kinds of programs, i.e: steel, textiles and textile products, bus and non-bus, rice, salt, etc. JO SCI-SI has no definite time base as stated in decision letter from the Minister of Industry and Trade. It will terminated if the decision letter is cancelled. According to agreement, profit distribution between the parties is 50:50 for all programs.

12. FIXED ASSETS The balance of fixed assets represents the net book value of fixed assets as of December 31, 2009 and 2008 can be detailed as follows:

Pengurangan 210.070.942 8.720.000 2.372.295.419 246.852.535 262.012.622 2.116.880.786 5.232.682.304 17.548.060 1.789.287.319 246.852.512 385.721.872 1.944.769.865 4.384.179.628

Saldo Akhir Acquistion Cost 54.878.820.149 Land 170.771.296.930 Building Equipment and 14.485.031.961 machinery 179.531.746.148 Operation Tools 8.052.721.511 Vehicles Furniture and Office 26.383.023.365 Equipment Information System 63.045.472.345 hardware 517.148.112.409 Total Accumulatted Depreciation 99.493.775.414 Building Equipment and 12.140.033.788 machinery 116.260.653.355 Operation Tools 5.383.137.052 Vehicles Furniture and 23.134.506.733 Office Equipment Information System 52.840.984.164 hardware Total 309.253.090.506 207.895.021.903 Book Value

139

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

12. ASET TETAP (lanjutan)

12. FIXED ASSETS (continued)


2008

Saldo Awal Harga Perolehan Tanah Bangunan Perlengkapan dan mesin Peralatan operasi Kendaraan Peralatan dan 24.691.392.389 56.050.872.958 433.046.208.365 perabot kantor Peralatan sistem informasi Jumlah Akumulasi Penyusutan Bangunan Perlengkapan dan mesin Peralatan operasi Kendaraan Peralatan dan 22.963.699.099 46.968.606.702 263.504.457.316 169.541.751.049 perabot kantor Peralatan sistem informasi Jumlah Nilai Buku 11.209.455.046 92.721.725.448 5.452.686.240 84.188.284.781 12.307.873.799 116.825.378.458 8.972.602.440 46.313.986.225 167.884.102.096

Penambahan

Pengurangan

Saldo Akhir Acquistion Cost

33.663.500 3.297.410.707 439.167.171 30.575.403.163 351.475.275 3.272.203.137 5.927.425.803 43.896.748.756

1.410.224.661 34.000.000 5.917.810.665 1.984.503.669 2.705.982.577 3.430.013.353 15.482.534.925

46.347.649.725 169.771.288.142 12.713.040.970 141.482.970.956 7.339.574.046 25.257.612.949 58.548.285.408 461.460.422.196

Land Building Equipment and machinery Operation Tools Vehicles Furniture and Office Equipment Information System hardware Total

Accumulatted Depreciation 8.322.001.842 658.384.195 13.000.884.591 1.049.727.908 1.562.123.035 5.221.270.558 29.814.392.129 1.017.417.499 50.126.665 5.655.869.603 1.984.503.656 2.588.136.205 3.275.155.356 14.571.208.984 91.492.869.124 11.817.712.576 100.066.740.436 4.517.910.492 21.937.685.929 48.914.721.904 278.747.640.461 182.712.781.735 Building Equipment and machinery Operation Tools Vehicles Furniture and Office Equipment Information System hardware Total Book Value

Sehubungan dengan diterapkannya PSAK 16 (Revisi 2007) tentang Aset Tetap yang berlaku efektif sejak tanggal 1 Januari 2008, Perusahaan sudah melakukan telaah ulang terhadap umur manfaat ekonomis, akibat dari penerapan PSAK tersebut terdapat penyesuaian atas beban penyusutan untuk tahun 2009 dan 2008 adalah sebesar Rp 20.330.982 dan Rp 465.151.723. Beban penyusutan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 masing-masing sebesar Rp 34.889.629.673 dan Rp 29.814.392.129

In connection with the implementation of SFAS 16 (Revised 2007) on Fixed Assets which are effective on January 1, 2008, the Company has made continuous review of the age of economic benefits, as a result of the adoption of SFAS as there is an adjustment to depreciation expense for the years 2009 and 2008 amounted to Rp 20,330 ,982 and Rp 465,151,723.

Depreciation expense for the years ended December 31, 2009 and 2008 respectively Rp 34,889,629,673 and Rp 29,814,392,129

140

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

12. ASET TETAP (lanjutan) Perusahaan mengasuransikan Aset tetap tertentu, kecuali tanah, terhadap berbagai risiko, berdasarkan suatu paket polis tertentu beserta peralatan dan isinya serta jasa yang diberikan oleh PT Sucofindo (Persero) masing-masing pada tahun 2009 dan 2008 sebesar Rp 520.789.240.686 dan Rp 536.865.345.611 Terdapat Aset tetap tanah dan bangunan dijaminkan kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sehubungan dengan fasilitas kredit yang diberikan kepada Perusahaan dengan rincian sebagai berikut : I. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk : Tanah dan bangunan Laboratorium Cibitung dengan bukti kepemilikan SHGB No. 66 yang terletak di Cibitung a/n PT Sucofindo (Persero), dan Gedung Sucofindo Cabang Surabaya dengan sertifikat SHGB No. 248 dan SHGB No. 249, yang diikat dengan Hak Tanggungan I. II. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk : Tanah dan bangunan Graha Sucofindo dengan bukti kepemilikan SHGB No.596 dengan kondisi bangunan 16 lantai a/n PT Sucofindo (Persero). Pada tahun 2009, terdapat pelepasan aset dan aset tidak aktif sebesar Rp 4.838.504.068 yang nilai bukunya sebesar Rp 647.449 dan dijual dengan harga Rp 186.476.980 sehingga perusahaan memperoleh keuntungan bersih sebesar Rp 180.197.672 dengan rincian sebagai berikut :
Nilai NilaiPerolehan Nama Barang Provision value Akumulasi Penyusutan Provision value Buku Book value

12. FIXED ASSETS (continued) Companies insuring certain fixed assets, excluding land, to various risks, based on a policy package including equipment and contents as well as services provided by PT Sucofindo (Persero) respectively in 2009 and 2008 amounting to Rp 520,789,240,686 and Rp 536,865,345,611 There are fixed assets of land and buildings pledged to PT Bank Mandiri (Persero) Tbk and PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk in connection with credit facilities granted to the Company with the following details: I. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk: The land and buildings with proof of ownership Cibitung Laboratory SHGB No. 66 which is located in Cibitung a / n PT Sucofindo (Persero), and Building Branch of Surabaya by a certificate Sucofindo SHGB No. 248 And HGB No. 249, which tied with Encumbrance I. II. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk: Land and buildings with proof of ownership Graha Sucofindo SHGB No.596 with a condition of the building 16 floors of a / n PT Sucofindo (Persero).

In the year 2009, there were disposals of assets and inactive assets amounting to Rp 4,838,504,068 which their book value amounting to Rp 647,449 and Rp 186,476,980 sold at a price that the company obtained a net profit amounted to Rp 180,197,672 with the following details:
Harga Penjualan Lelang The Price Of Auction Sale Laba/Rugi Bruto Biaya Lelang Expense Of Auction Laba/ Rugi Netto Type of Assets Machine

Peralatan mesin Peralatan operasi Kendaran Peralatan perabot kantor Peralatan sistem informasi Jumlah

86.527.567 1.827.105.502 249.090.798 382.610.700

86.527.549 1.827.105.250 249.090.786 381.963.726

18 252 12 646.974

6.607.350 98.222.312 44.513.500

18 (6.607.098) (98.222.300) (43.866.526)

130.000 -

18 (6.607.098) (98.092.300) (43.866.526)

equipment Operation equipments Vehicle Equipments of office furniture Information system

2.293.169.501 4.838.504.068

2.293.169.308 4.837.856.619

193 647.449

37.133.818 186.476.980

(37.133.625) (185.829.531)

5.501.859 5.631.859

(31.631.766) (180.197.672)

equipments Total

141

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

13. ASET LAIN-LAIN (lanjutan) Saldo aset lain-lain per 31 Desember 2009 dan 2008 dengan rincian sebagai berikut: 2009 Bank garansi Uang jaminan Sewa jangka panjang Jaminan jangka panjang Biaya ditangguhkan bersih Hak atas tanah dan bangunan Aset program JHT/THT Aset tidak Aktif Penyisihan aset tidak aktif Aset dalam proses Lainnya Jumlah 253.018.014 25.625.500 277.060.629 718.199.275 17.001.076.371 1.081.563.913 3.871.977.504 8.628.513.385 (8.623.961.366) 9.491.034.971 32.724.108.196

13. OTHERS ASSET (continued) The balance of other asset as of December 31, 2009 and 2008 with the following details: 2008 237.276.277 108.029.000 439.103.364 384.411.580 15.425.325.029 1.216.493.524 415.694.835 9.797.054.091 (9.797.054.091) 227.657.384 18.453.990.993 Performance Bond: Deposits Long Term Rents Long Term Guarrantee Deferred Expenses-Net Land and Bulding Rights Assets program JHT/THT In-active assets Provision inactive assets Construction in process Others Total

Sewa Jangka Panjang pada 31 Desember 2009 dan 2008 masing-masing sebesar Rp 277.060.629 dan Rp 439.103.364 adalah sewa-sewa bangunan yang mempunyai masa sewa lebih dari satu tahun dan akan dibebankan pada periode masa sewanya. Jaminan Jangka Panjang pada 31 Desember 2009 dan 2008 masing-masing sebesar Rp 718.199.275 dan Rp 384.411.580 merupakan uang jaminan atas penambahan daya listrik, sambungan telepon dan sebagainya. Biaya Ditangguhkan pada 31 Desember 2009 dan 2008 dapat dijelaskan sebagai berikut: 2009 Keberatan kurang bayar pajak 2004 Tanah & bangunan Belawan Instalasi system Cclas di TMK, SBU Min & SMD Lain-lain Sub Jumlah Amortisasi Jumlah
142

Long-term leases at December 31, 2009 and 2008 respectively amounted to Rp 277,060,629 and Rp 439,103,364 is a lease-rental buildings that have a lease period of more than one year and will be expensed in the period of the lease term. Long-term warranties on December 31, 2009 and 2008 respectively amounting to Rp 718,199,275 and Rp 384,411,580 represents cash collateral for the addition of electric power, telephone lines and so forth.

Deferred costs at December 31, 2009 and 2008 can be explained as follows: 2008 7.797.601.445 2.464.657.923 3.074.802.775 4.455.067.152 17.792.131.303 (2.366.804.266) 15.425.325.029 Objection on tax underpaid year 2004 Land & building Belawan Installation system Cclas in TMK, SBU MIN & SMD Others Sub Total Amortization Total

12.083.692.831 2.669.243.747 1.015.867.420 5.294.440.950 21.063.244.948 (4.062.168.577) 17.001.076.371

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

13. ASET LAIN-LAIN (lanjutan) Instalasi System Cclas di TMK, SBU Min, dan SMD pada 31 Desember 2009 dan 2008 masing-masing sebesar Rp 1.015.867.420 dan Rp 3.074.802.775 termasuk kategori Aset Tetap Tidak Berwujud dimana diatur dalam Pedoman Akuntansi Keuangan pada halaman 223 yang menjelaskan bahwa Nilai Aset Tetap Tidak Berwujud diamortisasi selama taksiran masa manfaat yang ditentukan (tidak lebih dari 20 tahun) dan dibebankan pada biaya operasi atau usaha. Amortisasi dilakukan dengan Metode Garis Lurus (Straight Line Method). System Cclas yang ada di Timika umur manfaatnya ditetapkan 3 tahun diasumsikan bahwa System Cclas masuk dalam kelompok Peralatan Sistem Informasi, sedangkan System Cclas yang ada di Samarinda umur manfaatnya ditetapkan selama 5 tahun disesuaikan dengan masa kontrak kerja dengan pihak ke 3 (KPC). Aset dalam proses sebesar pada 31 Desember 2009 dan 2008 masing-masing sebesar Rp 9.491.034.971 dan Rp 0 dapat dijelaskan sebagai berikut : 2009 Pembelian Tanah dan Pembangunan Gedung Laboratorium di Cabang Samarinda Peralatan Operasi di Cabang Jakarta Lain-lain Jumlah

13. OTHERS ASET (continued) Cclas System Installation in TMK, SBU Min, and SMD on December 31, 2009 and 2008 respectively amounting to Rp 1,015,867,420 and Rp 3,074,802,775, including categories of Intangible Fixed Assets which is set in a Financial Accounting Guidelines on page 223 that explains that the Asset Value Intangible fixed amortized over their estimated useful lives determined (not more than 20 years) and charged to operating expense or effort. Amortization is calculated with the Straight Line Method (Straight Line Method).

The use full life ofSystem Cclas in Timika is set 3-years, it assumed that the System Cclas is calsified as Information Systems, while the system is in Samarinda Cclas useful lives assigned during the 5-year contract period, adjusted for working with the parties to the 3 (KPC).

Assets in the process of registration on December 31, 2009 and 2008 respectively amounting to Rp 9,491,034,971 and Rp 0 can be explained as follows: 2008 Purchasing of Land and Development of Laboratory Building in Samarinda Branch

2.697.643.073 6.586.818.600 206.573.298 9.491.034.971

Operating Equipments in Jakarta Branch Other Total

Hak Atas Tanah sebesar Rp 1.081.563.913 dapat dijelaskan sebagai berikut : 2009 1.355.217.237 (138.723.713) 1.216.493.524 (134.929.611) (134.929.611) 1.081.563.913

Land right equal to Rp 1,081,563,913 explainable as follows : 2008 2.646.335.210 (1.291.117.973) 1.355.217.237 52.734.609 (191.458.322) (138.723.713) 1.216.493.524
143

Hak atas tanah pada awal tahun Amortisasi awal tahun Nilai buku awal tahun Penambahan tahun berjalan Amortisasi tahun berjalan Perubahan bersih pada tahun berjalan

Beginning Balance- Land Rights Amortisation at beginning of year Book value at beginning of year Addition of current year Amortization of current year Net changes in current year

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

14. HUTANG USAHA Saldo hutang usaha yang berasal dari kegiatan usaha pokok Perusahaan per 31 Desember 2009 dan 2008 terdiri atas: 2009 Pihak ketiga: Hutang usaha Hutang bahan operasional dan supplies Hutang aset tetap 53.285.608.985

14. TRADE PAYABLES Account payable balance coming from fundamental business activity Perusahaan spring Decembers 31, 2009 and 2008 consisted: 2008 51.461.976.198 3.650.237.907 1.101.251.896 56.213.466.001 201.614.937 157.052.893 358.667.830 56.572.133.831 15. BANK LOANS This account consisted of: 2009 29.953.000.000 65.324.137.927 95.277.137.927 2008 40.000.000.000 70.000.000.000 110.000.000.000 Third parties: Trade payables Operational materials and supplies payable Fixed assets payable Related party: PT SPRINT Konsultan PT Sucofindo Appraisal Utama Kopkar PT Sucofindo Total

6.504.133.746 12.029.345.526 71.819.088.257 Pihak yang mempunyai hubungan istimewa : PT SPRINT Konsultan 162.905.000 PT Sucofindo Appraisal Utama Kopkar PT Sucofindo 290.994.973 453.899.973 Jumlah 72.272.988.230 15. PINJAMAN BANK Akun ini terdiri dari:

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Jumlah

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Total

144

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Fasilitas pinjaman yang diberikan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk kepada Perusahaan terdiri dari Fasilitas Kredit Modal Kerja Revolving dan telah mengalami beberapa kali perpanjangan, terakhir dengan surat dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, No. CBG.ONE/SPPK.RD1.01/2007 yang berakhir pada tanggal 13 Juni 2008. Pada bulan Agustus 2008 Perusahaan mengajukan kembali Permohonan Kredit Modal Kerja kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dan telah mendapatkan persetujuan pada bulan September dengan Surat No. CBG.ONE/SPPK.RD1.103/2008 tanggal 22 September 2008. Pada Addendum I mengenai Perjanjian Kredit Modal Kerja yang dibuat di Jakarta pada tanggal 6 Oktober 2009 dimana Perusahaan mendapatkan jangka waktu fasilitas kredit dalam perjanjian ditetapkan untuk diperpanjang selama 1 (satu) tahun terhitung sejak tanggal 9 Oktober 2009 sampai dengan tanggal 8 Oktober 2010. Fasilitas pinjaman yang diberikan terdiri dari:

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Credit facility from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk consists of Revolving Working Capital Credit Facility and has been extended several times, most recently with a letter from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, No. CBG.ONE/SPPK.RD1.01/2007 and ended in June 13, 2008. In August 2008, the Company already filed an Application for Working Capital Credit Facility to PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, and was approved in September by Letter No. CBG.ONE/SPPK.RD1.103/2008 September 22, 2008. In Addendum I of Working Capital Credit Agreement made in Jakarta on October 6, 2009 established that credit facility is extended for 1 (one) year starting from October 9, 2009 until October 8, 2010. Credit facility provided consists of:

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

15. PINJAMAN BANK (lanjutan) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (lanjutan) (i) Fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) Pokok pinjaman Masa pinjaman Sifat kredit Tingkat bunga Jaminan : Rp 50.000.000.000 : 1 (satu) tahun : Revolving : 12,50%

15. BANK LOANS (continued) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (continued)

: Fasilitas Jaminan KMK dijamin dengan jaminan sebagai berikut: a. Tanah dan bangunan Laboratorium Cibitung dengan bukti kepemilikan SHGB No. 66 yang terletak di Cibitung a/n PT Sucofindo (Persero), dan Gedung Sucofindo cabang Surabaya dengan sertifikat SHGB No. 248 dan SHGB No. 249, yang diikat dengan Hak Tanggungan I. Piutang usaha yang diikat secara fiducia

b. (i) Loan Tenor Credit character Interest rate Collateral

Working Capital Credit Facility ( KMK) : Rp 50.000.000.000 : 1 (one) Year : Revolving : 12,50% : The collateral of the credit facility is as follows: a. Land and building of Cibitung Laboratory with certificate of ownership of SHGB No. 66 which located in Cibitung under the name of PT Sucofindo (Persero), and the Building of Sucofindo branch Surabaya with certificate SHGB No. 248 and SHGB No. 249, it was bounded under first degree hypothecation. Receivable that bounded under fiduciaire eigendomsoverdracht.

b. (ii) Fasilitas Forex Line Pokok pinjaman Masa pinjaman Sifat kredit Tenor per transaksi Underlying Transaction Jaminan (ii) Forex Line Facility Loan Tenor Credit character Tenor per transaction Underlying Transaction Collateral

: USD 2.000.000 : 1 (satu) tahun : Advised & Uncommitted : Maksimal 2 (dua) bulan : Tagihan/piutang dalam US Dollar : Terkait dengan agunan Fasilitas KMK Revolving : USD 2.000.000 : 1 (one) Year : Advised & Uncommitted : Maximum of 2 ( two) months : Receivable in US Dollar
145

: Related to the collateral of revolving working capital credit facility

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

15. PINJAMAN BANK (lanjutan) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (lanjutan) (iii) Fasilitas Bank Garansi Pokok pinjaman Masa pinjaman Tujuan penggunaan Jaminan Bank Guarantee Facility Loan Tenor The usageof loan Collateral : Rp 10.000.000.000 : 1 (satu) tahun

15. BANK LOANS (continued) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (continued)

: Penerbitan Tender Bond, Advance Payment Bond, Performance Bond dan Retensi bond. : Terkait dengan Jaminan Fasilitas KMK. : Rp 10.000.000.000 : 1 (one) Year : Issuing Tender Bond, Advance Payment Bond, Performance Bond and Retension bond. : Related to the collateral of revolving working capital credit facility PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk On June 12, 2008, the credit facility of the Company already approved by PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, in accordance with the deed of credit agreement of Notary Yualita Widyadhari, S.,H. No. 25 dated June 12, 2008. And, on September 11, 2009, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk has agreed to extend working capital credit facility with the following explanation:

(iii)

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Pada tanggal 12 Juni 2008, Perusahaan mendapat persetujuan fasilitas pinjaman dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, sesuai dengan akta perjanjian kredit dari Notaris Yualita Widyadhari, S.H., No. 25 tanggal 12 Juni 2008, kemudian pada tanggal 11 September 2009 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk setuju untuk perpanjangan fasilitas kredit KMK dengan penjelasan sebagai berikut: Pokok pinjaman Masa pinjaman Tingkat bunga Jaminan : Rp 80.000.000.000

: 1 (satu) tahun sejak tanggal 12 Juni 2009 : 13% : a. Tanah seluas 23.390 m2 berikut bangunan Graha Sucofindo yang digunakan untuk perkantoran terdiri dari 16 lantai dengan luas bangunan 28.601 m2 yang terletak di Jalan Raya Pasar Minggu Kavling 34, Kelurahan Pancoran, Kecamatan Mampang Prapatan, Kotamadya Jakarta Selatan dengan bukti kepemilikan SHGB Nomor 596/Pancoran. b. Piutang usaha yang diikat secara fidusia. : Rp 80.000.000.000 : 1 ( one) year commencing from the date of Junes 12, 2009 : 13% : a. Land with total area of 23,390 m2, including 16 floors office building of Graha Sucofindo with total area of building 28,601 m2 which located in Jalan Raya Pasar Minggu Kavling 34, Kelurahan Pancoran, Kecamatan Mampang Prapatan, Kotamadya Jakarta Selatan with certificate of ownership (SHGB) Nomor 596/Pancoran. b. Receivable that bounded under fiduciaire eigendomsoverdracht.

Loan Tenor Interest rate Collateral

146

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

16. UANG MUKA PENJUALAN Uang Muka Penjualan adalah penerimaan uang muka atas penjualan jasa yang akan diberikan oleh PT Sucofindo (Persero) yang nantinya akan diperhitungkan dengan tagihan/invoice. Saldo per 31 Desember 2009 dan 2008 adalah sebagai berikut: 2009 Sektor AGRI Sektor INCO Sektor MIN Sektor MIGAS Sektor FINS Sektor RKT Sektor KKL Sektor SICS Sektor PII Sektor JUM PT Sucofindo Appraisal Utama PT Sucofindo Logistics Lainnya Jumlah 17. PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA Pendapatan diterima dimuka adalah penerimaan pendapatan atas jasa yang belum diberikan dan baru akan diberikan oleh Perusahaan pada periode berikutnya. Saldo per 31 Desember 2009 dan 2008 adalah sebagai berikut: 2009 Sewa ruangan Pendapatan lain diterima dimuka Jumlah 6.811.271.496 6.811.271.496 493.378.681 867.409.657 3.205.874.289 41.072.567 169.990.625 1.408.983.477 168.057.479 329.933.307 2.497.000 4.999.387.684 2.756.537.479 14.443.122.245

16. SALES ADVANCE PAYABLES Sales advance payable are advance received from sales of services to be provided by PT Sucofindo (Persero) which will be taken into account with the invoice / invoices. Balance as of December 31, 2009 and 2008 are as follows: 2008 555.035.332 1.918.451.043 2.588.647.285 59.674.301 172.086.995 958.828.939 95.707.483 415.209.269 3.352.595.297 144.121.663 57.352.500 2.959.956.665 13.277.666.772 17. UNEARNED REVENUES Unearned revenues are the revenue that receipt in advance which is the service has not been given and will be given by Company in previous period. The balance of unearned revenue as of Decembers 31, 2009 and 2008 is as follows: 2008 5.857.966.306 695.600.000 6.553.566.306 Room rent Other unearned income Total Agriculture Sector Industrial and Consumer sector Mineral sector Oil and Gas sector Finance sector Engineering and Transportation sector Forestry, Marine-Fisheries and Environtmental sector Sucofindo International Certification sector Goventmental, Institusion and International sector General sector PT Sucofindo Appraisal Utama PT Sucofindo Logistics Other Total

147

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

18. BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR Saldo biaya tahun berjalan yang masih harus dibayar pada tahun berikutnya per 31 Desember 2009 dan 2008 adalah sebagai berikut: 2009 30.421.090.796 25.757.241.564 3.059.919.036 636.158.357 1.227.235.210 5.023.926.285 52.230.500 33.934.180 9.665.376.710 75.877.112.638

18. ACCRUED EXPENSES The balance of accrued expense as of Decembers 31, 2009 and 2008 is as follows: 2008 40.259.394.091 13.728.217.516 1.963.493.467 707.840.364 1.568.935.130 2.399.739.667 39.440.000 449.900.000 8.820.865.854 69.937.826.089 Operating expenses Employee expenses Office expenses Business trip expenses General expenses Facility expenses Education and training expenses Promotion expenses Others Total

Biaya operasional Biaya pegawai Biaya kantor Biaya perjalanan dinas Biaya umum Biaya fasilitas Biaya diklat Biaya promosi Biaya lainnya Jumlah

Biaya operasional antara lain adalah biaya bahan operasi, sub kontrak, analisa laboratorium dan operasi lainnya dalam rangka menunjang kegiatan operasional Perusahaan. Biaya pegawai sebagian besar merupakan biaya cadangan insentif karyawan yang dihitung dari jumlah persentase laba usaha yang tersedia pada akhir tahun berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Pengesahan Rencana Anggaran, termasuk biaya pegawai sebesar Rp 657.469.323 yang berisi kewajiban kepada mantan pegawai VPO yang belum direalisasikan pada tahun 2009 (reklasifikasi dari kewajiban kontinjensi). Biaya lainnya yang masih harus dibayar antara lain adalah biaya bangunan/gudang untuk penyimpanan file, biaya transportasi, survey dan lain-lain. 19. HUTANG LANCAR LAINNYA 2009 a. Hutang Afiliasi Hutang koperasi pegawai
148

Operating expenses are including operation material cost, sub-contractor, other laboratory analysis and other operation expenses in order to support operational activity of the Company. Employee expenses are an allowance for employee incentive that is calculated from certain percentage of available operating income at the end of the year based on General Shareholder Meeting Ratification of Companys Budget Plan, and also including employee expense amounting to Rp 657,469,323 in accordance to the companys obligation to former VPO employee which has not been realized in the year 2009 (reclasified from contingent liability). Other accrued expenses among others are expense of building for file storage, expense of transportation, survey and others. 19. OTHER CURRENT LIABILITIES 2008 78.803.017 157.319.675 236.122.692 a. Affiliate Co-operation debt of Officer KSO

155.087.992 451.831.605 606.919.597

Hutang KSO

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

19. HUTANG LANCAR LAINNYA (lanjutan) 2009 b. Hutang Non Afiliasi Asuransi JHT/THT Jamsostek Hutang Gratifikasi /Tantiem Hutang SPS Hutang jaminan jangka pendek Hutang dividen Hutang lainnya Jumlah 4.297.966.605 416.345.504 1.554.500 121.312.515 254.845.465 207.775.612 5.299.800.201 5.906.719.798

19. OTHER CURRENT LIABILITIES (continued) 2008 88.264.696 345.364.947 411.142.655 1.238.000 118.581.005 964.591.303 1.200.713.995 Total b. Non Affiliate Insurance JHT/THT Jamsostek Gratifikasi /Tantiem SPS Short term guarantee debt Dividend Other

Asuransi THT/JHT per 31 Desember 2009 dan 2008 masing-masing sebesar Rp 4.297.966.605 dan Rp 88.264.696 yang merupakan biaya tambahan program THT/JHT tahun 2009 dan 2008 berdasarkan hasil rekonsiliasi data dengan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mengenai kenaikan gaji dasar pensiunan dan penghargaan pegawai yang telah pensiun atau meninggal. 20. IMBALAN PASCA KERJA a. Premi Asuransi JHT/THT Yang Masih Bayar 2009 Premi Asuransi THT/JHT yang MasihHarus Dibayar Jumlah 18.090.888.370 18.090.888.370

Insurance THT/JHT as of Decembers 31, 2009 and 2008 respectively amounting to Rp 4,297,966,605 and Rp 88,264,696 is additional expenses of THT/JHT program for the year 2009 and 2008 based on data reconsiliation of with PT Insurance Jiwasraya ( Persero) regarding the increase of retired base salary and appreciation to the retired employee.

20. EMPLOYEE BENEFIT OBLIGATION a. Accrued Premium JHT/THT Plan 2008 20.841.136.531 20.841.136.531 Accrued insurance premium for THT/JHT as of Decembers 31, 2009 and 2008 amounting to Rp 18,090,888,370 and Rp 20,841,136,531 is accrued penalty of premium payment. Extra and Intra Comptable Accrued THT/JHT Premium Accrued Premium THT/JHT

Hutang premi asuransi THT/JHT per 31 Desember 2009 dan 2008 sebesar Rp 18.090.888.370 dan Rp 20.841.136.531 adalah hutang atas denda keterlambatan pembayaran premi. Premi THT/JHT Yang Belum Jatuh Tempo Dicatat Secara Extra Comptable dan Secara Intra Comptable Premi asuransi THT/JHT yang masih harus dibayar merupakan premi asuransi berdasarkan Perjanjian Pengelolaan Kesejahteraan Karyawan antara Perusahaan dengan PT (Persero) Asuransi Jiwasraya Nomor 0194/DRU-X/PSDM/2002 dan Nomor 060.S.J.U.102002 tanggal 22 Oktober 2002.

Insurance Premium for THT/JHT which still must be paid is insurance premium based on Agreement of Management of Prosperity of Employee between Company with PT ( Persero) Insurance Jiwasraya Nomor 0194/DRU-X/PSDM/2002 and Nomor 060.S.J.U.102002 date of October 22, 2002.

149

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

20. IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan) Pada tanggal 15 Agustus 2008 Perusahaan mengadakan amandemen terhadap Perjanjian Pengelolaan Kesejahteraan Karyawan antara Perusahaan dengan PT (Persero) Asuransi Jiwasraya Nomor 114/DRU-VI/PSDM/2008 dan Nomor 083a.SJ.U.0808. Dalam perjanjian dijelaskan, jumlah kewajiban yang masih harus dibayar atas tunggakan premi sekaligus per 31 Mei 2008 yang terdiri dari hutang pokok premi dan hutang denda sebesar Rp 72.890.054.569. Mulai bulan Juni 2008 Perusahaan harus membayar tunggakan premi sekaligus setiap 3 (tiga) bulan sebesar Rp 4.000.000.000 dan akan berakhir pada tanggal 1 September 2014. Jumlah kewajiban yang belum jatuh tempo per 31 Desember 2009 dan 2008 masingmasing sebesar Rp 78.333.416.069 dan Rp 90.333.416.070 dengan rincian sebagai berikut: 2009 Premi, denda, dan bunga Hutang premi Penambahan Pengurangan (pembayaran sampai dengan tahun 2009) Hutang denda Penambahan Pengurangan (pembayaran sampai dengan tahun 2009) Hutang bunga Penambahan Pengurangan (pembayaran sampai dengan tahun 2009 Jumlah 44.124.322.361 (4.305.799.723) 39.818.522.638 20.841.136.531 (2.033.748.170) 18.807.388.361 25.367.957.167 (5.660.452.107) 19.707.505.060 78.333.416.069

20. EMPLOYEE BENEFIT OBLIGATION (continued) In Augusts 15, 2008 the Company performs amendment to the Agreement of Management of Employee Prosperity between Company with PT (Persero) Insurance Jiwasraya Nomor 114/DRU-VI/PSDM/2008 and Nomor 083a.SJ.U.0808. In this agreement is explained regarding companys liabilities on unpaid premium as of Mays 31, 2008 which consist of premium principal and penalty that amounting to Rp 72,890,054,569. Starting June 2008, the Company must pay in advance for 3 months of unpaid premium amounting to Rp 4,000,000,000 and finish on September 1, 2014. Total of liabilities which has not due due as of Decembers 31, 2009 and 2008 respectively amounting to Rp 78,333,416,069 and Rp 90,333,416,070 with detail of as follows:

2008 50.789.894.616 (6.665.572.255) 44.124.322.360 22.100.159.963 (1.259.023.421) 20.841.136.531 29.443.361.490 (4.075.404.323) 25.367.957.167 90.333.416.070 Total Interest payable Addition Reduction ( payment over the year 2009) Penalty liability Addition Reduction ( payment over the year 2009) Premium, penalty, and interest Premium debt Addition Reduction ( payment over the year 2009)

Jumlah kewajiban yang harus dibayar tersebut dicatat ke dalam rekening extracomptable Perusahaan.
150

Total liabilities that must be paid by the Company is recorded into Companys extracomptable account.

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

20. IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan) Perhitungan aktuaria independen tahun 2009 dan 2008 masing-masing dilakukan oleh PT Kompujasa Aktuaria Indonesia dan PT Jasa Aktuaria Praptasentosa Gunajasa. Perhitungan aktuaris tersebut menggunakan asumsi-asumsi sebagai berikut: 2009 Asumsi Aktuaria/Assumption Aktuaria: Tingkat diskonto 10,75% Kenaikan gaji 5% Basis tabel CSO-80 Peluang cacat 0 Peluang keluar dan meninggal dunia double decrement Tingkat pengembalian aset program yang diharapkan (Expected Return) 10,75% Metode perhitungan Projected Unit Credit Perhitungan beban imbalan kerja karyawan yang diakui di laporan laba rugi adalah sebagai berikut: 2009 Biaya jasa kini Biaya bunga Pengembalian aset program yang diharapkan Keuntungan/kerugian aktuaria yang belum diakui Jumlah Beban Yang Diakui di Laba/Rugi 9.541.007.478 15.720.345.888 (11.798.334.957) 3.068.936.600 16.531.955.009

20. EMPLOYEE BENEFIT OBLIGATION (continued) Independent actuarial calculation for the year 2009 and 2008 was made by PT Kompujasa Aktuaria Indonesia and PT Service Aktuaria Praptasentosa Gunajasa. Actuarial calculation applies assumptions as follows:

2008 12% 5% CSO-80 0 double decrement Assumption Aktuaria: Discount rate Increase of salary Tables bases Defect opportunity Exit opportunity and passaway Program asset rate of return expected ( Expected Return) Calculation method

12% Projected Unit Credit

The calculation of employee benefit expenses that is recognized in in balance sheets as follows: 2008 6.689.032.876 15.565.158.286 (12.771.932.362) 1.077.534.301 10.559.793.101 Current service expenses Interest expenses Expected return of asset program Unrecognized gain/loss of actuarial Total Expenses Recognized in Current Profit and Loss

Mutasi kewajiban atas imbalan kerja yang diakui di neraca adalah sebagai berikut: 2009 Nilai sekarang kewajiban akhir periode Nilai wajar aset program Status pendanaan Keuntungan/kerugian aktuaria yang belum diakui Jumlah Kewajiban (Aset) yang Diakui di Neraca 185.181.304.071 (130.479.835.623) 54.701.468.448 (58.573.445.952) (3.871.977.504)

Liabilities mutation of employee benefit recognized in balance sheets is as follows: 2008 131.002.882.407 (109.751.953.086) 21.250.929.321 (21.666.624.156) (415.694.835) Present value of obligation at the end year Fair value of asset program Financing status Unrecognized gain/loss of actuarial Total Liabilities (Asset) Recognized in Balance Sheet
151

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

20. IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan) Perubahan estimasi kewajiban atas imbalan kerja yang diakui di neraca adalah sebagai berikut : 2009 (415.694.836) 16.531.955.010

20. EMPLOYEE BENEFIT OBLIGATION (continued) The estimation changes of the employee benefit liabilities that recognized in balance sheet is as follows : 2008 (2.807.779.138) 10.559.793.101

Kewajiban pada awal periode Beban manfaat karyawan yang diakui pada tahun berjalan Pembayaran Pasca Kerja a. Iuran dana pensiun/premi asuransi b. Pembayaran manfaat Jumlah Kewajiban (Aset) Akhir Periode

(19.988.237.678) (3.871.977.504)

(8.167.708.798) (415.694.835)

Balance at the beginning of the year Estimated employee benefit during the year Payment of employee benefit a. Pension fund or insurance premium b. Payment of benefit Total Liabilities (Asset) at the end of period

b. Manfaat Pasca Kerja Yang Tidak Didanai 2009 Manfaat Pasca Kerja yang Tidak Didanai Anak Perusahaan Jumlah (46.487.643.934) (677.485.912) (47.165.129.846)

b. Unfunded Past Service 2008 (35.379.428.664) (567.917.777) (35.947.346.441) Unfunded past service benefit Subsidiaries Total

Manfaat pasca kerja yang tidak didanai (Induk Perusahaan) adalah sebagai berikut: Perhitungan aktuaria dilakukan oleh PT Jasa Aktuaria Praptasentosa Gunajasa, aktuaris independen, sesuai Pernyataan Aktuaria Perhitungan Biaya untuk Uang Pesangon, Uang Penghargaan Masa Kerja dan Uang Penggantian masing-masing per 31 Desember 2008 dan 2007 berdasarkan laporannya Nomor: 071/LV/PSGJ/II/2009 tanggal 2 Februari 2009 dan Nomor: 090/LV/PSGJ/II/2008 tanggal 18 Februari 2008 masing-masing untuk tahun. Perhitungan aktuaris tersebut menggunakan asumsiasumsi sebagai berikut: 2009 Nilai kini kewajiban imbalan pasti Beban tahun berjalan Asumsi aktuaria: Bunga aktuaria Kenaikan gaji Basis tabel Decrement (mengundurkan diri, cacat, meninggal dunia)
152

Unfunded past service benefir ( Parent company) is as follows: The actuarial calculation that was made by PT Service Aktuaria Praptasentosa Gunajasa, an independent actuary, according to Actuarial Statement for Expense Calculation of Severance Payment, Working Period Reward Payment, and Compensation Payment as of Decembers 31, 2008 and 2007 based on its report No: 071/LV/PSGJ/II/2009 date of February 2, 2009 and No: 090/LV/PSGJ/II/2008 date of February 18, 2008. The calculation of the actuary applies assumptions as follows:

2008 53.679.919.438 8.103.514.628 12% 7% CSO-80 telah dihitung Projected Unit Credit Current value of Post Service Benefit Obligation Current Year Expenses Actuarial Assumption: Discount rate per Annum Incremental rate of salary Tables bases Decrement ( resignment, disability,death) Calculation method

86.300.219.508 17.348.949.489 10,75% 7% CSO-80 telah dihitung Projected Unit Credit

Metode perhitungan

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

20. IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan) Perhitungan beban imbalan kerja karyawan yang diakui di laporan laba rugi adalah sebagai berikut : 2009 5.349.123.783 6.441.590.333 1.952.393.215 3.605.842.158 17.348.949.489

20. EMPLOYEE BENEFIT OBLIGATION (continued) Calculation of employee job activity reward burden confessed in balance report is as follows : 2008 2.157.741.122 4.762.408.794 1.952.393.215 (769.028.503) 8.103.514.628

Biaya jasa kini Biaya bunga Amortisasi biaya jasa lalu non vested yang belum diakui (Keuntungan) kerugian aktuaria yang diakui Jumlah Beban Yang Diakui di Laba/Rugi

Current service cost Interest expenses Amortization of past service cost unvested Unrecognized (gain) loss of actuarial Total Expenses Recognized in Current Profit and Loss

Mutasi kewajiban atas imbalan kerja yang diakui di neraca adalah sebagai berikut : 2009 Induk Perusahaan Nilai kini kewajiban imbalan pasti Keuntungan (kerugian) aktuaria yang belum diakui Biaya jasa lalu non vested yang belum diakui Jumlah Kewajiban (Aset) yang diakui di neraca Anak Perusahaan Nilai sekarang kewajiban akhir periode Keuntungan/kerugian aktuaria yang belum diakui Amortisasi biaya jasa lalu non vested Jumlah Jumlah Kewajiban (Aset) Yang diakui di Neraca 86.300.219.508 (24.285.591.768) (15.526.983.806) 46.487.643.934

The movement in employee benefit obligation is as follows: 2008 Parent company Present value of employee benefit obligation Unrecognized gain (loss) of actuarial Unrecognized past service cost unvested Total Obligations ( Asset) Recognized in Balance Sheet Subsidiaries Present value of employee benefit obligation Unrecognized gain (loss) of actuarial Amortization of past service cost unvested Total Total Of Obligations ( Asset) Recognized in Balance Sheet

53.679.919.438 (821.113.753) (17.479.377.021) 35.379.428.664

599.959.134 84.664.127 (7.137.349) 677.485.912 47.165.129.846

585.599.375 (10.544.249) (7.137.349) 567.917.777 35.947.346.441

Perubahan estimasi kewajiban atas imbalan kerja yang diakui di neraca adalah sebagai berikut : 2009 Induk Perusahaan Kewajiban pada awal periode Beban yang diakui laba/rugi Pembayaran pasca kerja aktual Jumlah Kewajiban (Aset) yang diakui di neraca 35.379.428.664 17.348.949.489 (6.240.734.219) 46.487.643.934

Change of estimation of obligation to job activity reward confessed in balance is as follows : 2008 33.389.747.796 8.103.514.628 (6.113.833.760) 35.379.428.664 Parent company Beginning balance of liability Current expense period Actual employee benefit payment Total Obligations ( Asset) Recognized in Balance Sheet

153

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

20. IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan) Anak Perusahaan Kewajiban pada awal periode Beban yang diakui di laba/rugi Pembayaran pasca kerja actual Jumlah Jumlah Kewajiban (Aset) Yang diakui di Neraca 21. HUTANG JANGKA PANJANG LAINNYA Saldo hutang jangka panjang lainnya per 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 terdiri atas: 2009 Hutang jaminan/deposit Dana pesangon direksi / komisaris Uang jasa pegawai Lainnya Jumlah 2.772.334.538 467.850.000 106.545.437 3.346.729.975

20. EMPLOYEE BENEFIT OBLIGATION (continued) Subsidiaries Beginning balance of liability Current expense period Actual employee benefit payment Total Total Of Obligations ( Asset) Recognized in Balance Sheet

567.917.777 109.568.135 677.485.912 47.165.129.846

383.830.053 186.242.215 (2.154.491) 567.917.777 35.947.346.441

21. OTHER LONG TERM LIABILITIES Spring other long term liabilities Decembers 31, 2009 and 2008 consisted: balance

2008 2.499.085.325 434.500.541 118.235.736 838.408.435 3.890.230.037 Surety/ deposit payable Retirement allowance for Directors/Commissary Employee honorarium Others Total

Saldo hutang jaminan/deposit jangka panjang adalah penerimaan uang jaminan dari para tenant atas kegiatan jasa properti. 22. KEWAJIBAN KONTINJENSI Kewajiban kontinjensi per tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 masing masing sebesar Rp 0 dan Rp 657.469.323, merupakan kewajiban yang harus di bayar Perusahaan atas keputusan Kasasi dari Mahkamah Agung atas gugatan mantan pegawai VPO atas kekurangan gaji. Pada tahun 2009 telah dilakukan reklasifikasi ke akun biaya yang masih harus dibayar sebesar Rp 657.469.323. 23. HAK MINORITAS ATAS ASET BERSIH ANAK PERUSAHAAN Hak minoritas per 31 Desember 2009 dan 2008 masing-masing sebesar Rp 80.863.872 dan Rp 339.418.541 merupakan bagian modal, laba tahun berjalan dan cadangan umum Anak Perusahaan, dengan rincian sebagai berikut:

Long term surety/deposit payable represents deposit receipt from tenants relates to property service.

22. CONTINGENT LIABILITY Contingent liability as of Decembers 31, 2009 and 2008 repectively amounting to Rp 0 and Rp 657,469,323, are the obligation that must be paid by the Company regarding to the Cassation Decision of Supreme Court to claim of underpaid salary of VPO employee. In the year 2009, this account was reclasified into Accrued Expenses for amounting to Rp 657,469,323.

23. MINORITY INTEREST TO SUBSIDIARIES COMPANY NET ASSETS Minority interest as of Decembers 31, 2009 and 2008 respectively amounting to Rp 80,863,872 and Rp 339,418,541 are part of capital, current profit and general reserve of subsidiary which details are as follows:

154

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

23. HAK MINORITAS ATAS ASET BERSIH ANAK PERUSAHAAN (Lanjutan)

23. MINORITY INTEREST TO SUBSIDIARIES COMPANY NET ASSETS (continued) 2009


Bagian Laba Bagian Pemilik Saham Minoritas Akhir/ Total Portion of Minority Interest 945.800.382 133.585.774 1.079.386.156

Persentase Penyertaan/ Investment Percentage Koperasi Pegawai Sucofindo Koperasi Pegawai Sucofindo Koperasi Pegawai Sucofindo 20% di PT Sucofindo Appraisal Utama 5% di PT Sucofindo Episi 20% di PT Sucofindo Logistics

Bagian Pemilikan Saham Minoritas/ Minority Portion of Share 300.000.000 100.000.000 400.000.000 Laba Ditahan/ Retained earning 339.464.522 4.242.753 343.707.275

(Rugi) Tahun Berjalan/ Portion of current income 306.335.860 29.343.021 335.678.881

2008
Bagian Laba Persentase Penyertaan/ Investment Percentage Koperasi Pegawai Sucofindo Koperasi Pegawai Sucofindo Koperasi Pegawai Sucofindo 20% di PT Sucofindo Appraisal Utama 5% di PT Sucofindo Episi 20% di PT Sucofindo Logistics 486.335.336 (231.949.381) 85.318.218 339.704.173 20.440.319 13.332.886 33.773.205 465.895.017 (231.949.381) 71.985.332 305.930.968 Bagian Pemilikan Saham Minoritas/ Minority Portion of Share Koreksi/ Correction (Rugi) Tahun Berjalan/ Portion of current income Bagian Pemilik Saham Minoritas Akhir/ Total Portion of Minority Interest

24. MODAL SAHAM Berdasarkan Salinan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Perusahaan No 10 tanggal 8 Agustus 2008 dari Notaris Indah Prastiti Extensia,S.H., notaris di Jakarta. Modal Dasar Perusahaan yang semula sejumlah 200.000 lembar saham menjadi sejumlah 1.200.000 lembar saham dengan nilai nominal masing-masing sebesar Rp 1.000.000 per lembar saham sehingga komposisi modal saham Perusahaan tahun 2009 dan 2008 adalah sebagai berikut:

24. CAPITAL STOCK Based on the deed of Companys Stockholder Decissions No. 10 date of August 8, 2008 of Notary Indah Prastiti Extensia,S.H., notary in Jakarta. Companys authorized capital that initialy amounting to 200,000 shares, was increased into 1,200,000 shares with nominal value Rp 1,000,000 per share, so the composition of the shareholder of the company are as follows:

155

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

24. MODAL SAHAM (lanjutan)


2009 Modal Saham Yang Telah Ditempatkan dan disetor/ Issued and Fully Paid In Capital Negara Republik Indonesia Societe Generale De Surveillance Holding S.A, Geneva Jumlah 15.000.000.000 300.000.000.000 45.000.000.000 900.000.000.000 285.000.000.000 855.000.000.000 Modal Saham Yang Belum Ditempatkan/ Unissued Capital

24. CAPITAL STOCK (continued)


2008 Modal Saham Yang Telah Ditempatkan dan Jumlah Modal Saham/ Autorized Capital disetor/ Issued and Fully Paid In Capital Modal Saham Yang Belum Ditempatkan/ Unissued Capital Jumlah Modal Saham/ Autorized Capital

1.140.000.000.000

285.000.000.000

855.000.000.000

1.140.000.000.000

60.000.000.000 1.200.000.000.000

15.000.000.000 300.000.000.000

45.000.000.000 900.000.000.000

60.000.000.000 1.200.000.000.000

25. PENGGUNAAN LABA DAN CADANGAN Berdasarkan Risalah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tentang Persetujuan Laporan Keuangan Tahunan dan Pengesahan Perhitungan Tahunan Tahun Buku 2009 dan 2008 masing-masing pada tanggal 29 Juni 2009 dan 24 Juni 2008 dengan penjelasan sebagai berikut: 2009 Laba setelah pajak Laba penjualan asset Laba dibagi Penggunaan laba : Dividen Tantiem Cadangan Bina lingkungan Pemberdayaan usaha koperasi Gratifikasi karyawan kecil (400.298.000) (3.076.862.000) (244.600.000) (15.892.850.743) (400.298.000) 20.512.411.143 (497.502.400) 20.014.908.743

25. THE USAGE OF PROFIT AND RESERVE Based on Stockholders General Meeting regarding Approval on Annual Report and Ratification of Annual Calculation for the period of 2009 and 2008, on June 29, 2009 and June 24 2008, it was explained as follows:

2008 49.034.233.657 (167.802.579) 48.866.431.078 Profit after tax Profit on asset sale Profit is divided The usage of profit: (12.705.272.080) (1.105.020.000) (28.367.869.527) (490.342.337) (490.342.337) (5.707.584.797) Dividen Tantiem Reserve Community development Development of small business and cooperative Employee bonuses Balance

Saldo Sisa dari Alokasi Laba

156

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

25. PENGGUNAAN LABA DAN CADANGAN (lanjutan) Alokasi dari penggunaan laba telah direalisasikan masing-masing pada tahun buku 2009 dan 2008 untuk laba tahun buku 2008 dan 2007 sesuai dengan penjelasan atas risalah rapat tersebut. 26. PENDAPATAN OPERASI 2009 76.266.119.847 66.758.670.155 286.577.871.716 57.821.774.397 35.946.215.825 254.418.007.699 64.199.162.999 16.746.495.129 69.259.411.571 133.320.844.544 34.864.042.849 1.107.183.890 4.137.910.634 1.101.423.711.255

25. USAGE of PROFIT AND RESERVE (continued) The usage of the profit has been realized in the period of 2009 and 2008 for profit in the periode of 2008 and 2007 complies with explanation in the minute of meeting.

26. OPERATING REVENUE 2008 84.736.785.509 66.858.589.990 262.138.438.763 54.384.566.087 35.671.173.425 195.991.450.044 75.397.299.255 14.178.018.313 55.504.128.037 210.585.497.667 24.174.889.725 475.259.355 3.515.576.213 1.083.611.672.383

Sektor AGRI Sektor INKO Sektor MIN Sektor MIGAS Sektor FINS Sektor RKT Sektor KKL Sektor SICS Sektor PII Sektor JUM PT Sucofindo Appraisal Utama PT Sucofindo Logistics PT Sucofindo EPISI Jumlah 27. BEBAN OPERASI LANGSUNG

Agriculture sector Industrial and consumer sector Mineral sector Oil and Gas sector Finance sector Engineering and Transportation sector Forestry, Marine-Fishery and Environmental sector Sucofindo International Certification Service sector Government and International Institution sector General Service sector PT Sucofindo Appraisal Utama PT Sucofindo Logistics PT Sucofindo EPISI Total

27. DIRECT OPERATING COST Direct operating cost are expenses that directly indentified to each type of service sector as follows:

Beban operasi langsung adalah biaya-biaya yang dapat diidentifikasikan langsung pada masing-masing dari jenis sektor usaha dengan penjelasan sebagai berikut: 2009 40.505.915.820 42.269.634.413 153.320.709.533 31.809.501.553 19.609.044.631 188.621.478.459 47.676.243.542 8.459.725.450 50.584.184.163 97.311.647.918 28.461.495.163 874.937.748 5.853.710.726 715.358.229.119

Sektor AGRI Sektor INKO Sektor MIN Sektor MIGAS Sektor FINS Sektor RKT Sektor KKL Sektor SICS Sektor PII Sektor JUM PT Sucofindo Appraisal Utama PT Sucofindo Logistics PT Sucofindo EPISI Jumlah

2008 49.558.350.267 38.640.477.423 138.498.514.006 34.378.426.434 17.191.081.465 151.711.402.533 56.374.635.846 7.495.280.804 47.038.708.898 186.212.982.416 16.654.295.043 373.740.209 1.763.996.403 745.891.891.747

Agriculture sector Industrial and consumer sector Mineral sector Oil and Gas sector Finance sector Engineering and Transportation sector Forestry, Marine-Fishery and Environmental sector Sucofindo International Certification Service sector Government and International Institution sector General Service sector PT Sucofindo Appraisal Utama PT Sucofindo Logistics PT Sucofindo EPISI Total

157

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

27. BEBAN OPERASI LANGSUNG (lanjutan) Beban operasi langsung menurut sifat bebannya adalah sebagai berikut: 2009 Beban operasional Beban gaji dan tunjangan pegawai Beban perjalanan dinas Beban fasilitas Beban kantor Beban penyusutan Beban lain-lain Jumlah 28. BEBAN OPERASI TIDAK LANGSUNG Beban operasi tidak langsung adalah biaya-biaya yang terjadi pada bagian operasional (biaya operasi) yang tidak diidentifikasikan secara langsung pada masingmasing jenis jasa pada sektor usaha: 2009 Sektor AGRI Sektor INKO Sektor MIN Sektor MIGAS Sektor FINS Sektor RKT Sektor KKL Sektor SICS Sektor PII Sektor JUM PT Sucofindo Appraisal Utama PT Sucofindo Logistics PT Sucofindo EPISI Jumlah
158

27. DIRECT OPERATING COST (continued) Direct operating cost according to nature of the expenses are as follows: 2008 310.665.052.965 243.910.433.085 63.613.428.601 76.063.432.284 26.377.115.769 21.798.472.346 3.463.956.697 745.891.891.747 Operational expenses Salary and benefit expenses Business travel expenses Facility expenses Office expenses Depreciation expenses Others expenses Total

222.769.139.753 216.654.940.700 59.403.075.319 78.159.027.202 111.785.346.000 26.586.700.145 715.358.229.119

28. INDIRECT OPERATING COST Indirect operating cost are the operating expenses which can not be identified directly to the respective type of service or respective business sector, which consis of:

2008 14.030.733.648 9.340.271.211 23.160.711.779 6.404.014.198 7.225.945.892 17.276.131.749 7.534.910.864 1.823.679.193 7.477.986.893 7.343.273.945 71.231.837 245.497.910 703.736.352 102.638.125.471 Agriculture sector Industrial and consumer sector Mineral sector Oil and Gas sector Finance sector Engineering and Transportation sector Forestry, Marine-Fishery and Environmental sector Sucofindo International Certification Service sector Government and International Institution sector General Service sector PT Sucofindo Appraisal Utama PT Sucofindo Logistics PT Sucofindo EPISI Total

10.915.034.074 8.718.189.374 25.784.866.210 7.098.870.975 7.867.990.486 18.171.664.812 6.212.829.814 2.323.464.750 7.419.303.452 12.848.475.473 207.549.071 107.568.238.491

Beban operasi tidak langsung menurut sifat bebannya adalah sebagai berikut:

Indirect operation cost in items of type of expenses are as follows:

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

28. BEBAN OPERASI TIDAK LANGSUNG (lanjutan) 2009 Beban pegawai Beban perjalanan dinas Beban fasilitas Biaya penyusutan / amortisasi Beban kantor Beban diklat Beban umum Jumlah 29. LABA KSO 2009 Pendapatan Beban operasi Beban usaha Pendapatan (beban) di luar usaha Jumlah 98.902.791.260 (62.754.276.869) (3.812.952.918) (2.181.869.248) 30.153.692.225 59.063.875.564 5.276.585.575 7.111.251.722 4.446.830.028 16.644.115.974 4.384.360.721 10.641.218.907 107.568.238.491

28. INDIRECT OPERATING COST (continued) 2008 49.075.974.135 7.596.394.295 6.907.035.204 4.778.668.175 18.017.075.403 5.505.616.548 10.757.361.711 102.638.125.471 29. JOINT OPERATIONS PROFIT 2008 41.484.065.230 (29.175.032.353) (1.528.853.277) 1.004.524.260 11.784.703.860 Revenue Operation expenses Non operation expenses Other revenue/expenses Total Employee expenses Business travel expenses Facility expenses Depreciation / amortization expenses Office expenses Education and training expenses General expenses Total

Laporan keuangan atas akun laba rugi KSO SCI-SI untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 disajikan sesuai dengan proporsi kepemilikian PT Sucofindo (Persero), yaitu sebesar 50% (lihat Catatan 11). Laporan keuangan KSO SCI-SI tersebut telah diaudit oleh auditor independen lain dengan laporannya Nomor LA.KSSMA/0120210 tanggal 18 Februari 2010 dengan pendapat wajar tanpa pengecualian. 30. BEBAN USAHA 2009 Beban pemasaran Beban umum dan administrasi Beban pengembangan Jumlah 10.784.572.064 191.888.336.965 7.688.108.494 210.361.017.523

The income statement of the JO SCI-SI for the years ended Decembers 31, 2009 and 2008 is presented in the ownership proposition of PT Sucofindo ( Persero), which is 50% ( sees Notes 11). The financial Statement of JO SCI-SI has been audited by other independent auditor, the report no. LA.KSS-MA/0120210 date of February 18, 2010 with unqualified opinion.

30. NON OPERATING EXPENSES 2008 9.983.842.201 167.278.728.309 6.036.523.528 183.299.094.038 Marketing expenses General and administrative expenses Development expenses Total

Rincian beban usaha adalah sebagai berikut:

Detail of operating cost is as follows:


159

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

30. BEBAN USAHA (lanjutan) 2009 a. Beban Pemasaran Beban pegawai Beban perjalanan dinas Beban fasilitas Beban penyusutan Beban kantor Beban diklat Beban promosi Beban umum 3.899.477.685 514.507.383 458.065.659 55.584.592 2.397.967.480 64.860.476 2.834.359.681 559.749.108 10.784.572.064 b. Beban Umum dan Administrasi Beban pegawai Beban perjalanan dinas Beban fasilitas Beban penyusutan Beban kantor Beban pendidikan / pelatihan Beban umum 136.383.384.769 5.147.320.677 11.896.774.531 3.800.514.918 21.063.614.604 4.440.644.092 9.156.083.374 191.888.336.965

30. NON OPERATING EXPENSES (continued) 2008 a. Marketing expenses 3.386.999.242 363.866.933 359.345.031 140.606.007 514.344.580 149.183.077 4.643.582.005 425.915.326 9.983.842.201 b. General and Administration Expenses 109.815.092.210 4.425.768.886 13.250.904.699 2.695.341.898 20.154.867.525 5.481.677.997 11.455.075.094 167.278.728.309 Employee expenses Business travel expenses Facility expenses Depreciation expenses Office expenses Education & training expenses Promotion expenses Employee expenses Business travel expenses Facility expenses Depreciation expenses Office expenses Education & training expenses Promotion expenses General expenses

c. Beban Pengembangan Beban pegawai Beban perjalanan dinas Beban fasilitas Beban penyusutan Beban kantor Beban diklat Beban umum 3.305.376.028 928.220.037 145.724.825 3.046.737.558 182.682.504 79.367.542 7.688.108.494 Jumlah Beban Usaha 210.361.017.523 2.337.198.838 990.018.097 62.621.500 1.300.694 2.146.981.704 173.507.549 324.895.146 6.036.523.528 183.299.094.038

c. Development Expenses Employee expenses Business travel expenses Facility expenses Depreciation expenses Office expenses Education & training expenses Promotion expenses

Total Of Non Operating expenseses

160

Beban umum dan administrasi atas beban pegawai pada tahun 2009 diantaranya sebesar Rp 19.600.000.000 merupakan beban jasa produksi pegawai.

General and administrative expenses of the employee expenses for the year 2009 are including accrual of employee bonuses amounting to Rp 19,600,000,000.

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

31. PENDAPATAN (BEBAN) DILUAR USAHA 2009 (15.093.660.150) 668.631.722 184.098.459 180.197.672 (4.492.413.846) (10.772.817) 123.944.320 4.997.126.942 (9.659.121.408) 654.250.000 2.400.000 (936.121.292) (23.381.440.398)

31. OTHER INCOME (EXPENSES) 2008 7.849.388.892 695.956.533 318.323.202 497.502.400 (8.282.599.109) (4.067.263.676) 2.314.821 335.807.232 547.101.096 (9.887.053.240) (11.990.521.848)

Laba (rugi) selisih kurs Jasa giro Bunga deposito Laba penjualan aset tetap Denda penundaan premi THT/ JHT Biaya pesangon Selisih lebih (kurang) kas Dividen Pendapatan lain-lain Beban lain-lain Laba selisih kurs (Forward) Klaim assuransi Biaya pinjaman Jumlah

Gain(Loss)from foreign exchange Current account interest Time deposit interest Gain on sale of fixed assets Insurance premium of THT/JHT penalty Severance payment Cash surplus(shortage)discrepancy Dividend Others earnings Others burden Profit of rate Difference ( Forward) Insurance claim Loan expense Total

Beban lain-lain untuk tahun 2009 dan 2008 masingmasing sebesar Rp 9.659.121.408 dan Rp 9.887.035.240 diantaranya sebesar Rp 7.830.949.851 pada tahun 2009 merupakan biaya atas THT & JHT pegawai dan Rp 5.663.016.300 pada tahun 2008 merupakan pembebanan biaya atas hasil pemeriksaan pajak badan tahun 2005 dan masih dalam proses keberatan pajak (lihat catatan 10.e). 32. BEBAN BUNGA PINJAMAN 2009 3.211.999.765 4.845.467.292 8.057.467.057

Others burden for the year 2009 and 2008 each of Rp 9,659,121,408 and Rp 17,088,869,511 between it equal to Rp 7,830,949,851 in the year 2009 is cost to THT & JHT officer and Rp 5,038,399,217 in the year 2008 is encumbering of cost to result of inspection of body tax the year 2005 and still in process of objection of tax ( sees note of 10f).

32. INTERESTS EXPENSES 2008 4.222.312.651

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Jumlah

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) 5.000.478.602 Tbk Total 9.222.791.253

Beban bunga pinjaman untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 merupakan beban bunga atas kredit yang diberikan (lihat Catatan 15). 33. IKHTISAR TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA Rincian sifat dan jenis transaksi dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa adalah sebagai berikut: 33.

Interest expenses for the years ended on December 31, 2009 and 2008 are interest expense of the credit given by PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (see notes 15). SUMMARY OF TRANSACTION RELATED PARTIES

The nature and types of transactions whith realited parties are as follows:
161

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

33. IKHTISAR TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA (lanjutan) Pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa/Related Parties PT SPRINT Konsultan PT Surveyor Indonesia (Persero) PT Sucofindo Apraisal Utama PT Sucofindo Logistics PT Sucofindo Episi SGS Singapore SGS Jeneva Koperasi Pegawai 2009 Aset Piutang Lainnya (lihat Catatan 6) Kewajiban Hutang Usaha (lihat Catatan 14) Jumlah

33.

SUMMARY OF RELATED TRANSACTION (continued)

PARTIES

Sifat Hubungan Istimewa/Nature of Relation Pihak Afiliasi/Affiliated Pihak Afiliasi/Affiliated Pemegang Saham/Stockholders Pemegang Saham/Stockholders Pemegang Saham/Stockholders Pihak Afiliasi/Affiliated Pihak Afiliasi/Affiliated Pihak Afiliasi/Affiliated 2008 Asset

20.547.197.989 (453.899.973) 20.093.298.016

13.520.719.730 (358.667.830) 13.162.051.900

Other Receivables( see Note 6) Liabilities Account Payables (see Note 18) Total

Hutang piutang yang timbul dari transaksi dengan perusahaan afiliasi, diperlakukan sebagaimana transaksi kepada pihak ketiga secara normal. 34. IKHTISAR ASET DAN KEWAJIBAN DALAM MATA UANG ASING

Receivables and payables arising from related parties transaction are treated as arms length or normal transaction with third parties. 34. SUMMARY OF ASSETS AND LIABILITIES IN FOREIGN CURRENCY DENOMINATION 2009 SGD EURO 65.813,17 65.813,71 7.816,80 7.816,80 (7.816,80) USD 47.348,47 2.538.382,51 7.540.254,71 10.125.985,69 170.901,93 2.664.117,00 2.835.018,93 7.290.966,76

Aktiva/ Assets Kas /Cash Bank /cash in Bank Piutang Usaha/Trade Receivables Kewajiban/ Liabilities Uang Muka Penjualan/ Trade Payables Hutang Usaha/ Account Payables Jumlah/Total
162

65.813,71

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

34. IKHTISAR ASET DAN KEWAJIBAN DALAM MATA UANG ASING (lanjutan)

34.

SUMMARY OF ASSETS AND LIABILITIES IN FOREIGN CURRENCY DENOMINATION (continued) 2008

SGD Aktiva/ Assets Kas/Cash Bank /cash in Bank Piutang Usaha/Trade Receivables Piutang Lain-lain/Other Receivables Kewajiban/Liabilities Uang Muka Penjualan/Trade Payables Hutang Usaha/Account Payables Jumlah / Total 35. IKATAN DAN PERJANJIAN Perusahaan mengadakan Perjanjian Pelaksanaan Transaksi Valuta Asing dengan PT Danareksa (Persero). Perjanjian tersebut telah mengalami beberapa kali perpanjangan, terakhir dengan perjanjian No. PJ32/328/LC dan 431/KAK-VI/2008 tanggal 25 Juni 2008 terhitung sejak tanggal 12 April 2008 sampai dengan tanggal 12 April 2009. Perjanjian tersebut dipandang perlu untuk Perusahaan dengan penjelasan sebagai berikut : a. Terdapat sejumlah pendapatan dari Perusahaan yang diperoleh dalam bentuk valuta asing; b. Untuk mencegah dan/atau mengurangi kerugian Perusahaan yang disebabkan oleh terjadinya fluktuasi nilai tukar valuta asing untuk melakukan lindung nilai (hedging) atas pendapatan yang diperoleh dalam valuta asing. Fasilitas transaksi yang diberikan kepada Perusahaan dengan jumlah keseluruhan tidak melebihi USD 5.000.000 dengan persyaratan bahwa maksimum batas settlement dalam satu hari sebesar USD 2.500.000 atau jumlah lain sebagaimana diminta oleh Perusahaan dan disetujui oleh Danareksa, sebagaimana tercantum dalam surat konfirmasi yang merupakan satu kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari perjanjian. 68,635.82 35. AGREEMENT 68,635.82 68,635.82

EURO 8,850.00 8,850.00 8,850.00

USD 41,431.47 4,034,645.91 8,549,652.10 2,967.10 12,628,696.58 96,415.23 923,645.31 1,020,060.54 11,608,636.04

The Company entered into The Implementation Agreement of Foreign Exchange Transactions with PT Danareksa (Persero). The agreement has been amended for several times, most recently under agreement No. PJ32/328/LC and 431/KAK-VI/2008 dated June 25, 2008 starting on April 12, 2008 until April 12, 2009. The agreement of is considered necessary for the Company with the following explanation: a. There are a number of revenue from the Company acquired in the form of foreign exchange; b. To prevent and / or reduce company losses caused by fluctuations foreign exchange to hedge (hedging) on income earned in foreign exchange..

Transaction facilities provided to the Company with an aggregate amount not exceeding USD 5,000,000, with the requirement that the maximum limit for settlement within one day is USD 2,500,000 or other amount as requested by the Company and approved by the Danareksa, as stated in the letter of confirmation which is an integral part of the agreement.

163

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

36.

KONTINJENSI DAN TANGGAL NERACA 1.

KEJADIAN

SETELAH

36. CONTINGENCIES AND SUBSEQUENT EVENTS

Pelaksanaan Perjanjian Management Agreement ("CMA")

Collateral

1. Implementation of collateral management agreement (CMA) PT SUCOFINDO (Persero) ("SCI") together with Deutsche Bank AG Jakarta ("DB") and PT Cideng Makmur Pratama ("CMP"), entering into an collateral management agreement ("CMA") for commodity of coffee. In June 26, 2009, DB through its letter, raise claim officially to SCI with claim value amounting to USD 5,470,815,- (five millions four hundred seventy thousand eight hundred fifteen American dollars), as consequence of suspect lacking of coffee amounts which there is in bond observed by SCI.

PT SUCOFINDO (Persero) (SCI) bersama dengan Deutsche Bank AG Jakarta (DB) dan PT Cideng Makmur Pratama (CMP), mengadakan perjanjian manajemen agunan (CMA) untuk komoditi kopi. Pada tanggal 26 Juni 2009, DB melalui suratnya mengajukan klaim secara resmi kepada SCI dengan nilai klaim senilai USD 5.470.815,- (lima juta empat ratus tujuh puluh ribu delapan ratus lima belas dolar Amerika), sebagai akibat dari dugaan kekurangan jumlah kopi yang terdapat di gudang yang diawasi oleh SCI. Pada tanggal 24 Juli 2009, SCI menjawab surat klaim dari DB tersebut dan isinya meminta DB untuk terlebih dahulu mengajukan klaim kepada CMP, karena berdasarkan CMA dan perjanjianperjanjian lainnya, bahwa kekurangan biji kopi menjadi tanggung jawab dari pihak lainnya dalam CMA yaitu CMP untuk melengkapinya. Pada tanggal 8 Oktober 2009, BT Partnership Law Firm (BTP) (sebagai kuasa DB) mengajukan klaim kepada SCI melalui surat No.BTP/DB4002/F12-C11-DI8/2068/X/09. Terhadap klaim tersebut, SCI melalui Kuasa Hukumnya, KarimSyah Law Firm (KS), membalas surat tersebut pada tanggal 6 November 2009 melalui surat No.0061HN09. Pada intinya surat dari KS tersebut tetap berpendapat sama sebagaimana tersebut pada angka 2 diatas. Pada tanggal 28 Desember 2009, BTP mengajukan surat terakhir kepada SCI melalui KS dengan surat No.BTP/DB4002/F12-CI1NI12/2092/XII/09.
164

On July 24,2009, SCI answers claim letter from DB and its content is to asks DB for previousely submits claim to CMP, because based on CMA and other agreements, that lacking of coffee seed becomes responsibility from other party in CMA that is CMP to complement it.

On October 8, 2009, BT Partnership Law Firm ("BTP") (as legal counsel of DB) submits claim to SCI through letter No. BTP/DB4002/F12-C11-DI8/2068/X/09.

Against this claim, SCI through Its legal consel, KarimSyah Law Firm ("KS"), replies the letter on November 6, 2009 through the letter No. 0061HN09. In essence the letter from the KS is still think the same as mentioned in point 2 above

On December 28, 2009, BTP submits last letter to SCI through KS by letter No. BTP/DB4002/F12-CI1NI12/2092/XII/09.

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

36.

KONTINJENSI DAN KEJADIAN TANGGAL NERACA (lanjutan)

SETELAH

36. CONTINGENCIES AND SUBSEQUENT EVENTS (continued) 1. Implementation of collateral agreement (CMA) (continued) management

1. Pelaksanaan Perjanjian Collateral Management Agreement ("CMA") (lanjutan) Surat tersebut kemudian dibalas KS pada tanggal 11 Januari 2010 dengan surat No.0002WHY10 yang pada intinya menyatakan KS atas nama SCI tetap berpendirian sama sebagaimana disampaikan dalam surat sebelumnya. Sampai dengan tanggal pemeriksaan, belum ada kelanjutan dari klaim yang diajukan oleh DB maupun kuasa hukumnya dari BTP. 2. Pelaksanaan PMA No. 5289/FINS-VII/2005 PT SUCOFINDO (Persero) (SCI) bersama PT Surya Hutama Sawit (SHS) dan Bank Mandiri depakat untuk melakukan Perjanjian Manajemen Agunan (CMA) N0.5289/FINSVII/2005 tertanggal 5 Juli 2005. Melalui Surat Panggilan dari Pengadilan Negeri Medan tertanggal 4 Juli 2006, SCI menerima Gugatan dari SHS (Penggugat), dimana SCI selaku tergugat 2 dan Bank Mandiri sebagai tergugat 1. Gugatan yang diajukan oleh SHS dengan perkara No.198/Pdt.G/2006/PN.Mdn adalah menyatakan tergugat 1 (Bank Mandiri), Tergugat 2 (SUCOFINDO) dan Tergugat 3 (Noni Paimin sebagai salah satu Direksi dari SHS) telah melakukan perbuatan melawan hukum dan wajib mengganti kerugian SHS sebesar Rp 10.000.000.000 secara tanggung renteng dan melakukan sita jaminan terhadap tanah dan bangunan Tergugat 1 (Bank Mandiri) di Jl. Imam Bonjol No.7 Medan. Berdasarkan hasil seluruh pemeriksaan dalam persidangan, maka pada tanggal 12 Desember 2006 Majelis Hakim memutuskan bahwa Pengadilan Negeri Medan tidak berwenang mengadili perkara No.198/Pdt.G/2006/PN.Mdn mengingat sesuai dengan CMA, maka yang berwenang memeriksa dan mengadili sengketa antara pihak-pihak dalam CMA adalah Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) dan menyatakan gugatan dari SHS tidak dapat diterima.

The letter then is reciprocated by KS on January 11, 2010 by letter No.0002WHY10 which at the point express that KS on behalf of SCI still have the same opinion as the letter submitted before.

Until the audit date, there are no further claim from DB or its legal cousel BTP.

2. Execution of PMA NO. 5289/FINS-VII/200 PT SUCOFINDO PT (Persero) ("SCI") and PT Surya Sawit Hutama ("SHS") and Bank Mandiri, agree to entering a Collateral Management Agreements ("CMA") dated July 5, 2005 N0.5289/FINS-VII/2005.

Through subponea from the District Court of Medan, dated July 4, 2006, SCI received a lawsuit from SHS (litigant), where the SCI as defendants 2 and Bank Mandiri as a defendant 1.

The lawsuit filed by the SHS with the case No.198/Pdt.G/2006/PN.Mdn statedn that defendant 1 (Bank Mandiri), defendant 2 (SUCOFINDO) and defendants 3 (Noni Paimin as one of the Directors of the SHS) has perform unlawful act and shall replace losses to SHS amounting to Rp 10,000,000,000 pari passu and confiscation of land and buildings of defendant 1 (Bank Mandiri) locates in Jl Imam Bonjol No.7, Medan.

Based on the results of all examinations in the trial, on December 12, 2006, the Panel of Judges ruled that the District Court of Medan has no jurisdiction to adjudicate cases No.198/Pdt.G/2006/PN.Mdn, because according to CMA, the authorized body to examine and adjudicate disputes between parties to the CMA is the Indonesian National Arbitration Board (BANI) and stating a claim of SHS can not be accepted.

165

PT SUCOFINDO (PERSERO) annual report 2009

PT SUCOFINDO (PERSERO) DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT SUCOFINDO (PERSERO) AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS For the Years Ended December 31, 2009 and 2008

36.

KONTINJENSI DAN KEJADIAN TANGGAL NERACA (lanjutan)

SETELAH

36.

CONTINGENCIES (continued) 2. Execution (continued) of

AND

SUBSEQUENT

EVENTS

2. Pelaksanaan PMA No. 5289/FINS-VII/2005 (lanjutan) Terhadap putusan dari Majelis Hakim tersebut, pada tanggal 12 Desember 2006 SHS mengajukan banding dengan Akta Banding No.195/2006 dan menyerahkan Memori Banding pada tanggal 12 Juni 2007. Terhadap Memori Banding tersebut, SCI juga telah menyerahkan Kontra Memori Banding pada tanggal 3 September 2007. Sampai dengan tanggal pemeriksaan, proses banding masih berlangsung dan belum diketahui hasil akhir dari proses banding. 37. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan konsolidasian yang telah diuraikan dimuka dan diselesaikan pada tanggal 26 Maret 2010.

PMA

NO.

5289/FINS-VII/200

Against the decision of the judges, on December 12, 2006 SHS filed an appeal with the Appeal Act No.195/2006 and submitted a Memorandum of Appeal on June 12, 2007. Against the Memorandum of Appeal, the SCI has also submitted a Counter Memorandum of Appeal on September 3, 2007.

Until the date of examination is ended,the apeal process is still take place and has not been known the result from apeal process. 37. COMPLETION OF FINANCIAL STATEMENTS Management of the Company is responsible for the preparation of consolidated financial statements that have been described above and completed on March 26, 2010.

166

PT SUCOFINDO (PERSERO) laporan tahunan 2009