SALINAN

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 36 TAHUN 2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, Menimbang : bahwa dalam rangka melaksanakan Pasal 707 Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional; : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301); 2. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara (Lembaran Negara Tahun 2008 Nomor 166, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4916); 3. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara; 4. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2010; 5. Keputusan Presiden Nomor 84/P Tahun 2009 mengenai Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II;

Mengingat

Memperhatikan : Persetujuan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dalam surat Nomor B/3914.1/M.PAN-RB/12/2010 tanggal 22 Desember 2010;

MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL. BAB I KEDUDUKAN, TUGAS, FUNGSI, DAN SUSUNAN ORGANISASI Pasal 1 (1) Kementerian Pendidikan Nasional berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. (2) Kementerian Pendidikan Nasional dipimpin oleh Menteri Pendidikan Nasional. Pasal 2 Kementerian Pendidikan Nasional mempunyai tugas menyelenggarakan urusan di bidang pendidikan nasional dalam pemerintahan untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara. Pasal 3 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, Kementerian Pendidikan Nasional menyelenggarakan fungsi: a. perumusan, penetapan, dan pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan nasional; b. pengelolaan barang milik negara yang menjadi tanggung jawab Kementerian Pendidikan Nasional; c. pengawasan atas pelaksanaan tugas di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional; d. pelaksanaan bimbingan teknis dan supervisi atas pelaksanaan urusan Kementerian Pendidikan Nasional di daerah; dan e. pelaksanaan kegiatan teknis yang berskala nasional. Pasal 4 Susunan organisasi Kementerian Pendidikan Nasional terdiri atas: a. Wakil Menteri Pendidikan Nasional; b. Sekretariat Jenderal; c. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal; d. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar; e. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah; f. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi; g. Inspektorat Jenderal; h. Badan Penelitian dan Pengembangan; i. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa; j. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan; k. Pusat Teknologi Komunikasi dan Informasi; l. Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat; m. Pusat Data dan Statistik Pendidikan;
2

n. o. p. q. r.

Staf Ahli Bidang Hukum; Staf Ahli Bidang Sosial dan Ekonomi Pendidikan; Staf Ahli Bidang Kerja Sama Internasional; Staf Ahli Bidang Organisasi dan Manajemen; dan Staf Ahli Bidang Budaya dan Psikologi Pendidikan. BAB II WAKIL MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL Pasal 5

Wakil Menteri mempunyai tugas membantu Menteri dalam memimpin pelaksanaan tugas Kementerian Pendidikan Nasional. Pasal 6 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5, Wakil Menteri menyelenggarakan fungsi: a. melaksanakan koordinasi perumusan kebijakan di bidang pendidikan nasional; b. melaksanakan koordinasi dan pengendalian pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan nasional; c. melaksanakan koordinasi dan pemantauan pengelolaan barang milik negara; d. atas persetujuan Menteri melaksanakan pengendalian atas pelaksanaan tugas di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional; e. mengoordinasikan pelaksanaan kegiatan teknis yang berskala nasional; dan f. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Menteri. BAB III SEKRETARIAT JENDERAL Bagian Pertama Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Pasal 7 Sekretariat Jenderal dipimpin oleh seorang Sekretaris Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. Pasal 8 Sekretariat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan koordinasi pelaksanaan tugas, pembinaan, dan pemberian dukungan administrasi kepada seluruh unit organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional. Pasal 9 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8, Sekretariat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. koordinasi kegiatan Kementerian Pendidikan Nasional; b. koordinasi dan penyusunan rencana dan program Kementerian Pendidikan Nasional;

3

Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian. Biro Umum. pembinaan dan pemberian dukungan administrasi yang meliputi ketatausahaan. kepegawaian. Biro Hukum dan Organisasi. dan barang milik negara Sekretariat Jenderal. c. dan kerumahtanggaan Kementerian Pendidikan Nasional. keuangan. f. barang milik negara. dan pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Menteri Pendidikan Nasional. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. kepegawaian. dan penyusunan rencana. ketatausahaan. Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 10 Sekretariat Jenderal terdiri atas: a. dan d. sinkronisasi. penyelenggaraan pengelolaan barang milik negara. koordinasi. d. c. Pasal 12 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11. Pasal 13 Biro Umum terdiri atas: a. b. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan Sekretariat Jenderal. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Sekretariat Jenderal dan Kementerian. g. Biro Keuangan. Bagian Tata Usaha dan Protokol. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. kepegawaian. d. pembinaan dan penyelenggaraan organisasi. program. dan anggaran Sekretariat Jenderal. 4 . koordinasi dan penyusunan peraturan perundang-undangan dan bantuan hukum. Biro Umum menyelenggarakan fungsi: a. e. pengelolaan urusan keuangan. Bagian Ketiga Biro Umum Pasal 11 Biro Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. keuangan. Bagian Barang Milik Negara. b. pembinaan pengelolaan barang milik negara dan ketatausahaan di lingkungan Kementerian. dan keprotokolan. Biro Kepegawaian. b. dan ketatalaksanaan di lingkungan Sekretariat Jenderal serta penyusunan bahan pembinaan pengelolaan barang milik negara dan ketatausahaan Kementerian.c. kerumahtanggaan. d. dan f. dan kerja sama. ketatausahaan pimpinan. dan e. tata laksana. e. c.

dan anggaran Sekretariat Jenderal. dan c. Pasal 16 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. dan keprotokolan serta kearsipan di lingkungan Sekretariat Jenderal. program. Subbagian Evaluasi dan Pelaporan. perhitungan anggaran. b. pertanggungjawaban anggaran. pengelolaan anggaran. dan penyusunan rencana. sinkronisasi. Subbagian Perbendaharaan. urusan gaji pegawai dan perjalanan dinas pimpinan serta penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Sekretariat Jenderal. f. (3) Subbagian Evaluasi dan Pelaporan mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program dan anggaran Sekretariat Jenderal. dan penyajian data dan informasi serta koordinasi. program. dan penyusunan laporan pelaksanaan program dan anggaran Sekretariat Jenderal. anggaran. b. urusan tata usaha pimpinan.Pasal 14 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi penyusunan rencana. c. Pasal 15 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14. penyimpanan. Subbagian Program dan Anggaran. program. dan g. dan penyusunan rencana. pengolahan. pelaksanaan pembukuan dan verifikasi pelaksanaan anggaran Sekretariat Jenderal. penyusunan laporan pelaksanaan program dan anggaran Sekretariat Jenderal. d. Pasal 18 Bagian Tata Usaha dan Protokol mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan dan pembinaan persuratan Kementerian. dan evaluasi pelaksanaan program dan anggaran serta penyusunan laporan Sekretariat Jenderal. program. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan pelaksanaan urusan penerimaan. Pasal 17 (1) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pengumpulan. pengeluaran. dan penyajian data dan informasi program dan anggaran Sekretariat Jenderal. dan anggaran serta verifikasi. 5 . pengumpulan. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. sinkronisasi. pengolahan. pelaksanaan urusan gaji pegawai dan perjalanan dinas pimpinan. pelaksanaan urusan perbendaharaan dan penerimaan negara bukan pajak Sekretariat Jenderal. dan anggaran Sekretariat Jenderal. e. koordinasi.

6 . c. b. pelaksanaan urusan keprotokolan Kementerian. Wakil Menteri. d. Pasal 20 Bagian Tata Usaha dan Protokol terdiri atas: a. Bagian Tata Usaha dan Protokol menyelenggarakan fungsi: a. dan e. penyusunan bahan fasilitasi pengelolaan barang milik negara di lingkungan Kementerian. c. Staf Ahli Menteri. Sekretaris Jenderal. Pasal 21 (1) Subbagian Persuratan mempunyai tugas melakukan pengelolaan dan pembinaan persuratan Kementerian serta urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Sekretariat Jenderal. Pasal 22 Bagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pembinaan dan pengendalian pengadaan barang dan jasa. pemantauan dan evaluasi pendayagunaan barang milik negara Kementerian. b. dan pendistribusian barang milik negara di lingkungan Sekretariat Jenderal. pengelolaan dan pembinaan persuratan di lingkungan Kementerian. e. (2) Subbagian Tata Usaha Pimpinan mempunyai tugas melakukan urusan ketatausahaan Menteri. pelaporan barang milik negara di lingkungan Kementerian. dan c. penyusunan bahan pembinaan dan pengendalian pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian. Subbagian Tata Usaha Pimpinan. Subbagian Protokol.Pasal 19 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18. dan penghapusan barang milik negara di lingkungan Kementerian serta pengelolaan barang milik negara Sekretariat Jenderal. (3) Subbagian Protokol melakukan urusan keprotokolan dan penerimaan tamu di lingkungan Sekretariat Jenderal dan Kementerian. dan f. Bagian Barang Milik Negara menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 23 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Sekretariat Jenderal. inventarisasi. pengadaan. Subbagian Persuratan. b. pelaksanaan inventarisasi dan penghapusan barang milik negara di lingkungan Kementerian. pelaksanaan urusan tata usaha pimpinan. pelaksanaan urusan perencanaan. penyusunan risalah rapat pimpinan Kementerian. dan penyusunan risalah rapat pimpinan Kementerian. d.

perundang-undangan. 7 . dan c. c. Subbagian Urusan Dalam. Subbagian Perawatan dan Pemeliharaan. dan f. d. dan c. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Sekretariat Jenderal. Pasal 27 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 26. e. dan pengelolaan kepegawaian di lingkungan Sekretariat Jenderal. ketatalaksanaan. pengadaan. (3) Subbagian Pendayagunaan dan Penghapusan mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pendayagunaan serta penghapusan barang milik negara di lingkungan Kementerian. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal. pelaksanaan urusan kesehatan pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal. Subbagian Pendayagunaan dan Penghapusan. pelaksanaan urusan organisasi dan ketatalaksanaan di lingkungan Sekretariat Jenderal. Subbagian Fasilitasi Pengadaan Barang dan Jasa. dan mutasi pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal. hukum. Pasal 28 Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian terdiri atas: a. dan pendistribusian barang milik negara di lingkungan Sekretariat Jenderal.Pasal 24 Bagian Barang Milik Negara terdiri atas: a. pelaksanaan urusan perencanaan. Subbagian Inventarisasi dan Pelaporan Barang Milik Negara. b. (2) Subbagian Inventarisasi dan Pelaporan Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan dan inventarisasi serta pelaporan barang milik negara di lingkungan Kementerian. pengadaan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Sekretariat Jenderal. Pasal 26 Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan urusan kerumahtanggaan. b. Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. disiplin. Pasal 25 (1) Subbagian Fasilitasi Pengadaan Barang dan Jasa mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian serta perencanaan. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. b. pelaksanaan urusan pengembangan.

pelindungan. rencana. g. pengangkatan. program. b. kepangkatan. koordinasi dan sinkronisasi perumusan kebijakan Kementerian. (3) Subbagian Urusan Dalam mempunyai tugas melakukan urusan keamanan. dan penyusunan rencana. program. dan anggaran Kementerian serta kerja sama luar negeri. pemindahan. pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. Bagian Keempat Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri Pasal 30 Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri mempunyai tugas melaksanakan koordinasi. Bagian Perencanaan Program dan Anggaran. e. c. sinkronisasi. Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri menyelenggarakan fungsi: a. pengadaan. c. pelaksanaan urusan administrasi kerja sama luar negeri dan Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO. dan evaluasi kebijakan. 8 . b. analisis dan penyempurnaan organisasi. pembinaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan. penghargaan. (2) Subbagian Perawatan dan Pemeliharaan mempunyai tugas melakukan perawatan dan pemeliharaan barang milik negara di lingkungan Sekretariat Jenderal. fasilitasi dan pembinaan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri.Pasal 29 (1) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan analisis jabatan. kebersihan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum serta urusan perencanaan. f. Pasal 32 Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri terdiri atas: a. program. dan anggaran Kementerian serta pembinaan dan penyelenggaraan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan. Pasal 31 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 30. sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah. Bagian Fasilitasi Internasional. d. peningkatan kemampuan profesional dan karir. dan d. dan keindahan serta pengelolaan kendaraan dan rumah dinas di lingkungan Sekretariat Jenderal. sinkronisasi. rencana. Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program. penyusunan sistem dan prosedur kerja. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan. kesehatan. disiplin. ketertiban. penyusunan. dan anggaran Kementerian. koordinasi. Bagian Kerja Sama Luar Negeri. dan h.

sinkronisasi. dan Pusat-Pusat serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah bidang pendidikan anak usia dini.Pasal 33 Bagian Perencanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melaksanakan koordinasi. Sekretariat Jenderal. dan penyusunan rencana. penyusunan bahan sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah. sinkronisasi. sinkronisasi. pendidikan nonformal. dan penyusunan rencana. dan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dan penyusunan rencana. dan c. sinkronisasi. c. program. b. Pasal 36 (1) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran I mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi. dan anggaran di lingkungan Kementerian. program. Nonformal dan Informal. dan anggaran di lingkungan Kementerian serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah. Pasal 34 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 33. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran I. Pasal 35 Bagian Perencanaan Program dan Anggaran terdiri atas: a. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran III. dan d. program. program. program. program. (2) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran II mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran II. dan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah bidang pendidikan dasar dan pendidikan menengah dan bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. (3) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran III mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. dan Badan Penelitian dan Pengembangan serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah bidang penelitian dan pengembangan. dan pendidikan informal. Bagian Perencanaan Program dan Anggaran menyelenggarakan fungsi: a. b. koordinasi dan sinkronisasi penyusunan rencana. dan anggaran Kementerian. dan penyusunan rencana. Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. penyusunan bahan rencana. 9 . penyusunan bahan dan koordinasi pembahasan rencana. dan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Inspektorat Jenderal. dan anggaran Kementerian. program.

pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan. b. program. dan anggaran Kementerian. c. Subbagian Informasi. Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 42 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 41. dan anggaran di lingkungan Kementerian. (2) Subbagian Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. dan c. rencana. program. dan d. Pasal 40 (1) Subbagian Kebijakan mempunyai tugas melakukan koordinasi. penyusunan bahan kebijakan Kementerian. program. pelaksanaan urusan administrasi kerja sama luar negeri bilateral. penyusunan bahan pembinaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan. rencana. (3) Subbagian Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan sistem informasi perencanaan dan pengelolaan data dan informasi perencanaan pendidikan. 10 . Pasal 39 Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program terdiri atas: a. pengelolaan data dan informasi perencanaan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan. Bagian Kerja Sama Luar Negeri menyelenggarakan fungsi: a.Pasal 37 Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program mempunyai tugas melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi penyusunan kebijakan. evaluasi pelaksanaan kebijakan. Subbagian Kebijakan. Pasal 41 Bagian Kerja Sama Luar Negeri mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pembinaan dan penyelenggaraan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan. regional. Pasal 38 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 37. b. sinkronisasi. dan c. dan multilateral. dan anggaran Kementerian serta pengelolaan data dan informasi perencanaan. pelaksanaan koordinasi dan sinkronisasi penyusunan kebijakan Kementerian. dan penyusunan bahan kebijakan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan di lingkungan Kementerian. b. Subbagian Evaluasi Program.

Pasal 47 Bagian Fasilitasi Internasional terdiri atas: a. b. Pasal 45 Bagian Fasilitasi Internasional mempunyai tugas melaksanakan fasilitasi dan pelayanan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri serta urusan administrasi Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO dan ketatausahaan Biro. Subbagian Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia. Bagian Fasilitasi Internasional menyelenggarakan fungsi: a. dan Afrika. dan Afrika mempunyai tugas melakukan urusan administrasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. 11 . Subbagian Asia. (3) Subbagian Kerja Sama Regional dan Multilateral mempunyai tugas melakukan urusan administrasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. penyusunan bahan pembinaan serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan yang bersifat bilateral di kawasan Amerika dan Eropa. Pasal 48 (1) Subbagian Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia mempunyai tugas melakukan fasilitasi dan pembinaan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri. Subbagian Kerja Sama Regional dan Multilateral. Pasal 46 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45. Subbagian Tata Usaha. fasilitasi dan pembinaan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri.Pasal 43 Bagian Kerja Sama Luar Negeri terdiri atas: a. dan c. dan d. (2) Subbagian Asia. Pasifik. dan c. c. Subbagian Amerika dan Eropa. dan Afrika. penyusunan bahan pembinaan serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan yang bersifat bilateral di kawasan Regional dan Multirateral. b. b. Pasifik. pelaksanaan urusan administrasi Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO. pemberian layanan tamu asing dan beasiswa RI. Pasal 44 (1) Subbagian Amerika dan Eropa mempunyai tugas melakukan urusan administrasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. pelaksanaan urusan tata usaha Biro. Pasifik. Subbagian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO. penyusunan bahan pembinaan serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan yang bersifat bilateral di kawasan Asia.

keuangan. Pasal 50 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 49. pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. b. pelaksanaan akuntansi keuangan Kementerian. Bagian Perbendaharaan menyelenggarakan fungsi: a. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran Kementerian. dan pembinaan pengelolaan keuangan serta penyusunan laporan dan pembinaan akuntabilitas kinerja Kementerian. penyusunan bahan penetapan dan pembinaan pejabat perbendaharaan. g. c. verifikasi. Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. akuntansi. dan h. Bagian Kelima Biro Keuangan Pasal 49 Biro Keuangan mempunyai tugas melaksanakan urusan pembiayaan. sains. Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja. Bagian Pembiayaan. b. 12 . e. pelaksanaan pembinaan pengelolaan keuangan Kementerian. evaluasi dan penyusunan laporan keuangan Kementerian. kepegawaian. dan d.(2) Subbagian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO mempunyai tugas melakukan urusan administrasi Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO dan informasi perkembangan dan peningkatan kerja sama UNESCO di bidang pendidikan. teknologi. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. pelaksanaan pembinaan pejabat perbendaharaan di lingkungan Kementerian. Pasal 53 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 52. Pasal 52 Bagian Perbendaharaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pembinaan pejabat perbendaharaan dan pengelolaan keuangan Kementerian serta penyelesaian masalah kerugian negara. pelaporan keuangan. Biro Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. pengujian. f. dan sosial budaya. pelaksanaan tindaklanjut hasil pemeriksaan dan penyelesaian masalah kerugian negara di lingkungan Kementerian. dan kerumahtanggaan Biro serta pemberian layanan tamu asing dan beasiswa RI. c. penyusunan laporan dan pembinaan akuntabilitas kinerja Kementerian. pelaksanaan penyelesaian kerugian negara di lingkungan Kementerian. Pasal 51 Biro Keuangan terdiri atas: a. Bagian Perbendaharaan. d. b. barang milik negara.

pelaksanaan pengujian dokumen pencairan anggaran Kementerian. verifikasi. d. b. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah.c. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran Kementerian. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. (2) Subbagian Kerugian Negara mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan tindaklanjut hasil pemeriksaan dan penyelesaian masalah kerugian negara di lingkungan Kementerian. Subbagian Tata Usaha. Subbagian Pembiayaan I. dan kerumahtanggaan Biro serta pelaksanaan dan koordinasi pemberian bantuan kepada lembaga penyelenggara pendidikan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan perbendaharaan. barang milik negara. b. verifikasi dokumen pencairan anggaran Kementerian. Pasal 59 (1) Subbagian Pembiayaan I mempunyai tugas melakukan pengujian. kepegawaian. Subbagian Kerugian Negara. 13 . Pasal 55 (1) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan dan pembinaan pejabat perbendaharaan di lingkungan Kementerian. b. Subbagian Pembiayaan III. Pasal 58 Bagian Pembiayaan terdiri atas: a. Pasal 54 Bagian Perbendaharaan terdiri atas: a. Subbagian Perbendaharaan. Pasal 56 Bagian Pembiayaan mempunyai tugas melaksanakan pengujian. Subbagian Pembiayaan II. Pasal 57 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 56. dan c. verifikasi. keuangan. dan c. Bagian Pembiayaan menyelenggarakan fungsi: a. dan c. pengesahan dokumen pencairan anggaran Kementerian. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar.

pengembangan. pengembangan. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan III. dan Badan Penelitian dan Pengembangan. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. d. Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. dan pelaporan keuangan serta pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. dan pelaporan keuangan serta pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dan c. b. dan Pusat-Pusat. Pasal 63 (1) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan I mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan. pelaksanaan verifikasi dokumen anggaran Kementerian. verifikasi. Pasal 62 Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan terdiri atas: a. (3) Subbagian Pembiayaan III mempunyai tugas melakukan pengujian. verifikasi. dan pembinaan sistem akuntansi dan pelaporan keuangan. perhitungan anggaran. 14 . pelaksanaan perhitungan anggaran Kementerian. verifikasi. (2) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan II mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan. penyusunan neraca anggaran dan laporan keuangan Kementerian. Inspektorat Jenderal. pengelolaan. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan III mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan. dan Badan Penelitian dan Pengembangan. dan e. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan II. perhitungan anggaran. pengembangan. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. perhitungan anggaran. verifikasi. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. pengelolaan sistem akuntansi. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan I. penyusunan bahan pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Kementerian. verifikasi.(2) Subbagian Pembiayaan II mempunyai tugas melakukan pengujian. Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Pasal 61 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 60. pengelolaan sistem akuntansi. Inspektorat Jenderal. dan Pusat-pusat. c. dan pelaporan keuangan serta pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Sekretariat Jenderal. b. pengelolaan sistem akuntansi. neraca. neraca. Sekretariat Jenderal. Nonformal dan Informal. Pasal 60 Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melaksanakan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan Kementerian. neraca. Nonformal dan Informal. pengembangan.

dan Pusat-pusat. evaluasi. dan Badan Penelitian dan Pengembangan. pengolahan. Nonformal dan Informal. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. pengolahan.Pasal 64 Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja mempunyai tugas melaksanakan penyusunan laporan dan pembinaan akuntabilitas kinerja Kementerian. Pasal 65 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 64. Subbagian Akuntabilitas Kinerja I. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Pasal 66 Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja terdiri atas: a. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. 15 . dan penyusunan laporan akuntabilitas kinerja serta penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan penyusunan laporan akuntabilitas kinerja serta penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. b. Subbagian Akuntabilitas Kinerja III. b. dan d. Pasal 67 (1) Subbagian Akuntabilitas Kinerja I mempunyai tugas melakukan pengumpulan. (2) Subbagian Akuntabilitas Kinerja II mempunyai tugas melakukan pengumpulan. evaluasi laporan akuntabilitas kinerja di lingkungan Kementerian. (3) Subbagian Akuntabilitas Kinerja III mempunyai tugas melakukan pengumpulan. Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja menyelenggarakan fungsi: a. dan c. Sekretariat Jenderal. Subbagian Akuntabilitas Kinerja II. pengolahan. penyusunan laporan akuntabilitas kinerja Kementerian. c. Bagian Keenam Biro Kepegawaian Pasal 68 Biro Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan dan penyusunan bahan pembinaan kepegawaian di lingkungan Kementerian. evaluasi. penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Kementerian. evaluasi. pengumpulan dan pengolahan data akuntabilitas kinerja di lingkungan Kementerian. dan penyusunan laporan akuntabilitas kinerja serta penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Inspektorat Jenderal.

Subbagian Perencanaan dan Pengadaan Pegawai. h. g. Subbagian Tata Usaha. analisis kebutuhan pegawai di lingkungan Kementerian. Bagian Mutasi Dosen. pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. dan k. dan Pensiun. dan pemberian penghargaan pegawai serta pengelolaan sistem informasi pegawai di lingkungan Kementerian. e. b. Pasal 72 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 71. Bagian Pengembangan. d. dan g. pengembangan sistem dan pengukuran kinerja pegawai di lingkungan Kementerian. e. i. pelaksanaan urusan pengadaan pegawai di lingkungan Kementerian. Biro Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan tata usaha Biro. penyusunan bahan koordinasi pengadaan pegawai di lingkungan Kementerian. penyusunan bahan standar kualifikasi pegawai Kementerian. Pasal 70 Biro Kepegawaian terdiri atas: a. Pasal 71 Bagian Perencanaan dan Pengadaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan standar kualifikasi. d. Disiplin. pelaksanaan urusan mutasi dosen. c. c. dan c. pelaksanaan pemberian penghargaan pegawai di lingkungan Kementerian. Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non Dosen. Subbagian Informasi Kepegawaian. pelaksanaan urusan pengangkatan dalam jabatan. pengelolaan data dan informasi pegawai Kementerian. penyusunan standar kualifikasi dan rencana formasi pegawai Kementerian. tenaga fungsional lainnya. pelaksanaan urusan pemberhentian dan pemensiunan pegawai di lingkungan Kementerian. pembinaan dan pengembangan pegawai kementerian. penyusunan bahan pemberian penghargaan pegawai di lingkungan Kementerian. dan d. penyusunan bahan rencana dan pengendalian formasi pegawai di lingkungan Kementerian. Pasal 73 Bagian Perencanaan dan Pengadaan terdiri atas: a. pengelolaan data dan informasi serta dokumentasi kepegawaian. pelaksanaan urusan disiplin pegawai. b. Bagian Perencanaan dan Pengadaan. b. 16 . j. b. rencana formasi. f. f. pengadaan pegawai. c. Bagian Perencanaan dan Pengadaan menyelenggarakan fungsi: a. dan tenaga administrasi di lingkungan Kementerian.Pasal 69 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 68.

pemberhentian. keuangan. dan pemensiunan pegawai serta mutasi tenaga administrasi. (2) Subbagian Mutasi Tenaga Administrasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan pengangkatan. disiplin. dan Pensiun mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pengembangan. Disiplin. kepegawaian. Subbagian Pengembangan. ujian dinas. Pasal 78 (1) Subbagian Pengembangan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan tugas belajar. pelaksanaan urusan disiplin pegawai di lingkungan Kementerian. Bagian Pengembangan. Pasal 75 Bagian Pengembangan. barang milik negara. kepangkatan. dan mutasi lainnya bagi tenaga administrasi di lingkungan Kementerian. Pasal 76 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 75. 17 . b. rencana pengendalian formasi pegawai. dan pengembangan kepegawaian lainnya serta penyusunan bahan pengembangan sistem dan pengukuran kinerja pegawai di lingkungan Kementerian. tunjangan tugas belajar. dan f. Pasal 77 Bagian Pengembangan. penyusunan bahan pertimbangan hukum di bidang kepegawaian. izin belajar. penyusunan bahan penetapan pengangkatan. (2) Subbagian Informasi Kepegawaian mempunyai tugas melakukan pengembangan sistem dan pengelolaan data dan informasi pegawai serta penyusunan bahan pemberian penghargaan pegawai di lingkungan Kementerian. dan c.Pasal 74 (1) Subbagian Perencanaan dan Pengadaan Pegawai mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan standar kualifikasi. pemindahan. dan mutasi lainnya bagi tenaga administrasi di lingkungan Kementerian. pengembangan sistem dan pengukuran kinerja pegawai di lingkungan Kementerian. pemindahan. d. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Subbagian Disiplin dan Pensiun. penyusunan bahan pengembangan pegawai di lingkungan Kementerian. serta koordinasi pengadaan pegawai di lingkungan Kementerian. penyusunan bahan penetapan pemberhentian dan pemensiunan pegawai di lingkungan Kementerian. analisis kebutuhan. dan Pensiun terdiri atas: a. dan kerumahtanggaan Biro. pendidikan dan pelatihan. Disiplin. dan Pensiun menyelenggarakan fungsi: a. b. Subbagian Mutasi Tenaga Administrasi. c. e. Disiplin. kepangkatan.

(2) Subbagian Mutasi Dosen II mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen. kepangkatan. Pasal 82 (1) Subbagian Mutasi Dosen I mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen. dan f. b. e. (3) Subbagian Mutasi Dosen III mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen. d. penyusunan bahan penetapan mutasi lainnya bagi dosen. pemindahan. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen. Pasal 80 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 79. penyusunan bahan penetapan pembebasan sementara dan pengangkatan kembali dari/dalam jabatan dosen. pelaksanaan urusan pemindahan. penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen di lingkungan Kementerian. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. penetapan angka kredit dan jabatannya. kepangkatan. b. Subbagian Mutasi Dosen III. penyusunan bahan penetapan angka kredit dan jabatan dosen di lingkungan Kementerian. dan jabatan dosen. pembantuan. kepangkatan. pemekerjaan. pemekerjaan. angka kredit. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian Agama di wilayah kerjanya serta perguruan tinggi kedinasan pada instansi lain. rancangan dan penilaian pelaksanaan peraturan perundang-undangan di bidang kepegawaian. pemindahan. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian Agama di wilayah kerjanya. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. pemekerjaan. Pasal 79 Bagian Mutasi Dosen mempunyai tugas melaksanakan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan. penetapan penjatuhan hukuman disiplin.(3) Subbagian Disiplin dan Pensiun mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pertimbangan hukum di bidang kepegawaian. 18 . penyusunan bahan penetapan pangkat dalam jabatan dosen. pembantuan. serta penyusunan bahan penetapan pemberhentian dan pemensiunan pegawai di lingkungan Kementerian. Pasal 81 Bagian Mutasi Dosen terdiri atas: a. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. pemindahan. dan pembantuan dosen. Bagian Mutasi Dosen menyelenggarakan fungsi: a. pembantuan. pembantuan. penetapan angka kredit dan jabatannya. penetapan angka kredit dan jabatannya. pemekerjaan. pemindahan. Subbagian Mutasi Dosen II. c. Subbagian Mutasi Dosen I. dan c. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian Agama di wilayah kerjanya. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. kepangkatan.

pembebasan sementara dan pemberhentian. b. pemindahan.Pasal 83 Wilayah kerja Subbagian Mutasi Dosen I. pengaktifan kembali. penyusunan bahan penetapan kepangkatan dan jabatan bagi tenaga fungsional tertentu selain guru dan dosen. dan g. (2) Subbagian Tenaga Fungsional Guru mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan dalam jabatan dan pangkat guru bukan PNS. pejabat Atase Pendidikan. dan mutasi lainnya bagi tenaga fungsional tertentu selain guru dan dosen di lingkungan Kementerian. 19 . Pasal 84 Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non-Dosen mempunyai tugas melaksanakan urusan pengangkatan dan pemberhentian dari/dalam jabatan struktural dan pimpinan serta penyusunan bahan penetapan angka kredit dan jabatannya. f. dan c. Pasal 86 Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non-Dosen terdiri atas: a. penetapan pangkat guru pembantuan di luar negeri. pelaksanaan urusan pembantuan guru dan kepala sekolah pada sekolah Indonesia di luar negeri. ayat (2). Dubes/Wakil RI pada UNESCO. Subbagian Mutasi Jabatan. c. e. kepangkatan. diatur lebih lanjut dalam Peraturan Sekretaris Jenderal. pemberhentian serta alih fungsi dalam jabatan fungsional tertentu selain guru dan dosen. dan ayat (3). d. b. pemindahan. pelaksanaan urusan pemindahan guru PNS antarinstansi dan antarprovinsi serta pembantuan guru. dan Perwakilan RI di Luar Negeri. pembebasan sementara. pelaksanaan urusan pengangkatan. pemberhentian dari/dalam jabatan struktural dan pimpinan serta pembantuan Atase Pendidikan dan Dubes/Wakil RI pada UNESCO. dan Subbagian Mutasi Dosen III sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 ayat (1). Pasal 87 (1) Subbagian Mutasi Jabatan mempunyai tugas melakukan urusan pengangkatan. Pasal 85 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 84. dan pemberhentian serta pembantuan dari/dalam jabatan struktural dan pimpinan. pelaksanaan urusan pengangkatan pertama. Subbagian Tenaga Fungsional Lainnya. pemindahan. dan guru Pembina tingkat I ke atas. Subbagian Tenaga Fungsional Guru. Subbagian Mutasi Dosen II. penyusunan bahan penetapan pangkat dan jabatan guru pembina tingkat I ke atas. pembantuan. penyusunan bahan penetapan pangkat dan jabatan guru bukan PNS. Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non-Dosen menyelenggarakan fungsi: a.

pembebasan sementara dan pemberhentian. dan evaluasi pelaksanaan pelayanan publik di lingkungan Kementerian. Bagian Ketatalaksanaan. organisasi. Bagian Bantuan Hukum. pelaksanaan analisis jabatan dan penyajian informasi jabatan di lingkungan Kementerian. pembinaan. h. dan d. penelaahan kasus dan masalah hukum serta pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai di lingkungan Kementerian. e. i. penelaahan dan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan. kepangkatan. b. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan. b. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja lembaga serta penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Kementerian. dan pengembangan kelembagaan di lingkungan Kementerian. pengkajian. pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. 20 . Bagian Peraturan Perundang-undangan. dan pengembangan ketatalaksanaan di lingkungan Kementerian. g. Pasal 89 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 88. pengkajian. Bagian Kelembagaan. pembantuan dan mutasi lainnya bagi tenaga fungsional tertentu selain guru dan dosen. d. f. Bagian Ketujuh Biro Hukum dan Organisasi Pasal 88 Biro Hukum dan Organisasi mempunyai tugas melaksanakan pembinaan dan koordinasi penyusunan peraturan perundang-undangan. c.(3) Subbagian Tenaga Fungsional Lainnya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan angka kredit dan jabatannya. pengkajian. Pasal 91 Bagian Peraturan Perundang-undangan mempunyai tugas melaksanakan penelaahan. pembinaan. pengkajian. fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan di daerah. Biro Hukum dan Organisasi menyelenggarakan fungsi: a. pemindahan. Pasal 90 Biro Hukum dan Organisasi terdiri atas: a. dan ketatalaksanaan serta pemberian bantuan hukum di lingkungan Kementerian. c. pembinaan. pembinaan dan koordinasi penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan. dan j.

b. dan pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. (3) Subbagian Peraturan Perundang-Undangan III mempunyai tugas melakukan penelaahan. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di lingkungan Kementerian. (2) Subbagian Peraturan Perundang-Undangan II mempunyai tugas melakukan penelaahan. b. dan f. koordinasi penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan. pendidikan informal. dan c. pendidikan nonformal. pengkajian. dan sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan tinggi. e. Pasal 96 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 95. dan penelitian dan pengembangan. pengkajian. sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan. pendidikan menengah. c. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan. dan sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan anak usia dini. dan sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dasar. Bagian Bantuan Hukum menyelenggarakan fungsi: a. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan. d. pengkajian. Bagian Peraturan Perundang-undangan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 94 (1) Subbagian Peraturan Perundang-Undangan I mempunyai tugas melakukan penelaahan. Subbagian Peraturan Perundang-undangan II. pengkajian kasus dan masalah hukum. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan. pengawasan. Subbagian Peraturan Perundang-undangan I. Pasal 93 Bagian Peraturan Perundang-undangan terdiri atas: a. 21 . dan kebahasaan. pembinaan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan.Pasal 92 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 91. penelaahan dan pengkajian peraturan perundang-undangan bidang pendidikan. pelayanan administrasi. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan. Pasal 95 Bagian Bantuan Hukum mempunyai tugas melaksanakan pengkajian kasus serta masalah hukum. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan. Subbagian Peraturan Perundang-undangan III.

dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. Inspektorat Jenderal. Bagian Kelembagaan menyelenggarakan fungsi: a. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. c. b. dan koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di lingkungan Kementerian. penyusunan rancangan tugas. pemberian nasehat. dan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. pemberian nasihat dan/atau pertimbangan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai di lingkungan Kementerian. inventarisasi perkara dan penyusunan yurisprudensi. Subbagian Bantuan Hukum III. pembinaan. Nonformal dan Informal. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Subbagian Bantuan Hukum II. pemberian nasehat. dan c. Sekretariat Jenderal. penelaahan dan penilaian usul pelembagaan di lingkungan Kementerian. b.b. dan pengembangan kelembagaan serta penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Kementerian. pemberian nasehat. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Pasal 97 Bagian Bantuan Hukum terdiri atas: a. dan susunan organisasi unit kerja di lingkungan Kementerian. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai di lingkungan Kementerian. dan Badan Penelitian dan Pengembangan. (3) Subbagian Bantuan Hukum III mempunyai tugas melakukan pengkajian. penyusunan bahan pembahasan usul pelembagaan unit organisasi di lingkungan kementerian. Pasal 99 Bagian Kelembagaan mempunyai tugas melaksanakan pengkajian. dan PusatPusat. d. Subbagian Bantuan Hukum I. e. c. (2) Subbagian Bantuan Hukum II mempunyai tugas melakukan pengkajian. fungsi. Pasal 98 (1) Subbagian Bantuan Hukum I mempunyai tugas melakukan pengkajian. Pasal 100 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 99. 22 .

e.d. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja lembaga unit kerja di lingkungan Kementerian. penyiapan bahan usul pelembagaan. penyiapan bahan usul pelembagaan. f. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Pasal 104 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 103. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan serta fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan dasar dan menengah. fungsi. dan c. Pasal 101 Bagian Kelembagaan terdiri atas: a. fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan. dan penyusunan rancangan tugas. Pasal 102 (1) Subbagian Kelembagaan I mempunyai tugas melakukan penelaahan. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja. dan penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. dan penyusunan rancangan tugas. dan Pusat-Pusat serta fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan anak usia dini. pendidikan nonformal. dan pembinaan ketatalaksanaan serta analisis jabatan dan penyajian informasi jabatan di lingkungan Kementerian. dan pendidikan informal. dan penyajian informasi kelembagaan unit kerja di lingkungan Kementerian. dan susunan organisasi unit kerja. 23 . dan penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan penyusunan rancangan tugas. fungsi. dan susunan organisasi unit kerja. b. Nonformal. dan Badan Penelitian dan Pengembangan serta fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan tinggi. (2) Subbagian Kelembagaan II mempunyai tugas melakukan penelaahan. pembinaan dan pengembangan kelembagaan unit kerja di lingkungan Kementerian. penilaian. dan Informal. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. (3) Subbagian Kelembagaan III mempunyai tugas melakukan penelaahan. Sekretariat Jenderal. penilaian. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja. Inspektorat Jenderal. fungsi. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja. penilaian. Pasal 103 Bagian Ketatalaksanaan mempunyai tugas melaksanakan pengkajian. Subbagian Kelembagaan III. penyiapan bahan usul pelembagaan. dan susunan organisasi unit kerja. Subbagian Kelembagaan I. g. pengembangan. pelaksanaan pengkajian dan pengembangan ketatalaksanaan di lingkungan Kementerian. dan dan penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Subbagian Kelembagaan II. Bagian Ketatalaksanaan menyelenggarakan fungsi: a.

c. dan Informal mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan anak usia dini formal. 24 . d. Nonformal. penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Kementerian. barang milik negara. BAB IV DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI. pengadministrasian dan pendokumentasian peraturan perundang-undangan. dan Informal dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. pengembangan. dan pendidikan informal. pembinaan ketatalaksanaan. g. analisis jabatan. dan c. Pasal 105 Bagian Ketatalaksanaan terdiri atas: a. pendidikan nonformal. penyusunan sistem dan prosedur kerja. dan pelayanan publik serta evaluasi sistem dan prosedur kerja di lingkungan Kementerian. pengkajian. f. dan penyajian informasi jabatan serta fasilitasi analisis jabatan di lingkungan Kementerian. (2) Subbagian Sistem dan Prosedur mempunyai tugas melakukan pengkajian. pelaksanaan dan fasilitasi analisis jabatan serta penyajian informasi jabatan. Subbagian Analisis Jabatan. dan kerumahtanggaan Biro serta pengadministrasian dan dokumentasi peraturan perundang-undangan di lingkungan Kementerian. Subbagian Sistem dan Prosedur. NONFORMAL. pengolahan data jabatan. Subbagian Tata Usaha Pasal 106 (1) Subbagian Analisis Jabatan mempunyai tugas melakukan pengumpulan. dan Fungsi Pasal 107 Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Nonformal. penyusunan bahan dan pelaksanaan pembinaan ketatalaksanaan di lingkungan Kementerian. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro.b. kepegawaian. dan evaluasi pelaksanaan pelayanan publik di lingkungan Kementerian. DAN INFORMAL Bagian Pertama Kedudukan. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. pembinaan. e. Pasal 108 Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. keuangan. b. Tugas.

pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan anak usia dini formal. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan. perumusan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan Informal terdiri atas: a. pendidikan nonformal. dan Informal. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. dan pendidikan informal. Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 111 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. b. dan pendidikan informal. koordinasi pelaksanaan tugas dan kerja sama di bidang pendidikan anak usia dini formal. koordinasi pemantauan dan evaluasi kebijakan. dan Informal. pendidikan nonformal. Nonformal. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. koordinasi penyusunan kebijakan. dan pendidikan informal. Nonformal. dan pendidikan informal. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. Nonformal. dan kriteria di bidang pendidikan anak usia dini formal.Pasal 109 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 108. dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. dan pendidikan informal. dan e. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. rencana. pendidikan nonformal. b. Nonformal. penyusunan norma. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 110 Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. d. b. dan e. d. standar. program. pengelolaan data dan informasi pendidikan anak usia dini formal. Pasal 112 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 111. d. Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat. Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. Sekretariat Direktorat Jenderal. c. program. dan Informal. c. pendidikan nonformal. rencana. pendidikan nonformal. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. Nonformal. dan pendidikan informal. prosedur. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. 25 . c.

Nonformal. Pasal 115 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114. Subbagian Program dan Anggaran. dan pendidikan informal. program. Nonformal. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. pengolahan. dan c. dan pendidikan informal. Bagian Hukum dan Kepegawaian. dan Informal. h. Subbagian Data dan Informasi. k. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan d. dan Informal. dan Informal. evaluasi. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan pendidikan informal. f. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan anak usia dini formal. g. Pasal 113 Sekretariat Direktorat Jenderal terdiri atas: a. pendidikan nonformal. 26 . pendidikan nonformal. b. Nonformal. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. dan Informal. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. Nonformal. program. pendidikan nonformal. penyusunan rencana. Nonformal. anggaran. penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. Bagian Umum. j. d. b. i. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. c. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Pasal 114 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Pasal 116 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. penyusunan laporan Direktorat Jenderal. dan pendidikan informal. program. dan Informal. c. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. dan laporan Direktorat Jenderal. Nonformal. dan pendidikan informal. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. pendidikan nonformal. Bagian Keuangan.e. b. pendidikan nonformal. pengumpulan. dan e. dan Informal. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal.

pendidikan nonformal. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. 27 . pembukuan. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan lingkungan Direktorat Jenderal. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan urusan penerimaan. dan pendidikan informal serta penyusunan bahan laporan Direktorat Jenderal. penyimpanan. dan pendidikan informal. kepegawaian. pengolahan. organisasi dan tata laksana. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. b. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 120 Bagian Keuangan terdiri dari: a. pendidikan nonformal.Pasal 117 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. verifikasi. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. dan pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. Pasal 122 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal. pengujian. pendidikan nonformal. pembayaran. Subbagian Perbendaharaan. evaluasi. program. program. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Direktorat Jenderal. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. Pasal 119 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 118. dan c. Pasal 118 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. dan penyusunan laporan keuangan Direktorat Jenderal. Pasal 121 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. Subbagian Pembiayaan. dan c. b. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Direktorat Jenderal. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. dan pendidikan informal. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal.

pendidikan nonformal. pengadaan. pengelolaan barang milik negara Direktorat Jenderal. b. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal. mutasi. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan pendidikan informal. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. dan pendidikan informal. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. 28 . Pasal 126 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. publikasi. pendidikan nonformal. penyusunan bahan koordinasi kerja sama di bidang pendidikan anak usia dini formal. serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan anak usia dini formal. analisis dan penyempurnaan organisasi. analisis jabatan. Pasal 127 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 126. Pasal 124 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. pendidikan nonformal. b. pengembangan. dan f. dan pendidikan informal. Pasal 125 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. e. disiplin. b. dan pendidikan informal. d. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. dan c. c. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Direktorat Jenderal. pendidikan nonformal.Pasal 123 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 122. Subbagian Kerja Sama. dan pendidikan informal. pengangkatan. dan c. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Direktorat Jenderal. Subbagian Kepegawaian. dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan anak usia dini formal. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pendidikan anak usia dini formal. pendidikan nonformal.

dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal serta pemberian layanan umum di bidang pendidikan anak usia dini formal. b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. kelembagaan. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. pendidikan nonformal. kelembagaan. Pasal 132 Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini terdiri atas: a. Pasal 131 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 130. peserta didik. dan c. penghapusan. d. keindahan. standar. prosedur. sarana dan prasarana.Pasal 128 Bagian Umum terdiri atas: a. dan penyusunan laporan barang milik negara Direktorat Jenderal. dokumentasi. dan e. Subbagian Barang Milik Negara. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. dan pendidikan informal. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. Bagian Keempat Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Pasal 130 Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan anak usia dini. inventarisasi. peserta didik. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. sarana dan prasarana. Subbagian Rumah Tangga. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. peserta didik. dan kriteria pembelajaran. Subdirektorat Program dan Evaluasi. keamanan. sarana dan prasarana. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria pembelajaran. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. 29 . ketertiban. kelembagaan. pendistribusian. kearsipan. c. kelembagaan. standar. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. prosedur. sarana dan prasarana. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. b. dan perpustakaan di lingkungan Direktorat Jenderal. evaluasi penerapan norma. Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini menyelenggarakan fungsi: a. kebersihan. Pasal 129 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. peserta didik. penyimpanan. pengaturan penggunaan sarana dan prasarana.

dan Kelompok Jabatan Fungsional. kegiatan. dan penyajian data dan informasi taman kanak-kanak. program dan anggaran. c. Seksi Penyusunan Program. dan anggaran Direktorat. pengolahan. dan e. serta pendidikan anak usia dini informal. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik. kegiatan. pengolahan. serta penyusunan program. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini.b. pengumpulan. kelompok bermain. 30 . Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. pengumpulan. penyusunan program. c. taman penitipan anak. dan anggaran taman kanak-kanak. dan b. f. e. Pasal 134 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 133. kegiatan. d. dan pelaporan Direktorat. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. kegiatan. Subbagian Tata Usaha. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Pasal 136 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. satuan pendidikan anak usia dini sejenis dan pendidikan anak usia dini informal serta penyusunan laporan Direktorat. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan. taman penitipan anak. dan anggaran Direktorat. dan anggaran Direktorat. Pasal 135 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. taman penitipan anak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. dan penyajian data dan informasi taman kanak-kanak. Seksi Evaluasi Program. kelompok bermain. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. kelompok bermain. Pasal 137 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis pembelajaran dan peserta didik pendidikan anak usia dini. d. Pasal 133 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. b. satuan pendidikan anak usia dini sejenis. penyusunan laporan Direktorat.

Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 142 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 141. Pasal 141 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini. Seksi Peserta Didik. 31 . dan b. evaluasi penerapan norma. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. pemberian bimbingan teknis. standar. kelompok bermain.Pasal 138 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 137. kelompok bermain. prosedur. taman penitipan anak. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. dan kriteria pembelajaran taman kanak-kanak. taman penitipan anak. prosedur. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. dan d. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. dan kriteria peserta didik taman kanakkanak. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. taman penitipan anak. kelompok bermain. kelompok bermain. standar. c. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. Pasal 140 (1) Seksi Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana taman kanak-kanak. taman penitipan anak. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. b. fasilitasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. standar. dan evaluasi penerapan norma. kelompok bermain. kelompok bermain. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. taman penitipan anak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 139 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik terdiri atas: a. taman penitipan anak. taman penitipan anak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. prosedur. prosedur. Seksi Pembelajaran. pemberian bimbingan teknis. kelompok bermain.

kelompok bermain. standar. kelompok bermain. taman penitipan anak. Pasal 143 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. taman penitipan anak. standar. taman penitipan anak. dan evaluasi penerapan norma. kelompok bermain. taman penitipan anak. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. d. taman penitipan anak. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang taman kanak-kanak. c.b. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. Pasal 145 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan kemitraan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana taman kanakkanak. standar. prosedur. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan taman kanak-kanak. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. kelompok bermain. dan b. prosedur. Seksi Sarana. taman penitipan anak. kelompok bermain. Pasal 144 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Seksi Prasarana. pemberian bimbingan teknis. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. fasilitasi. dan kriteria sarana dan prasarana taman kanak-kanak. Pasal 146 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 145. kelompok bermain. taman penitipan anak. prosedur. dan kriteria prasarana taman kanakkanak. c. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. taman penitipan anak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. standar. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. kelompok bermain. prosedur. kelompok bermain. dan kriteria sarana taman kanakkanak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan 32 . b. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan kriteria sarana dan prasarana taman kanak-kanak. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan taman kanak-kanak.

sarana dan prasarana. evaluasi penerapan norma. barang milik negara. sarana dan prasarana. kelembagaan. b. standar. dan e. dan kriteria pembelajaran. keuangan. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang taman kanak-kanak. Pasal 147 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan terdiri atas: a. dan kemitraan kursus dan pelatihan. Pasal 148 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. peserta didik. taman penitipan anak.d. standar. sarana dan prasarana. kriteria pembelajaran. prosedur. dan kerumahtanggaan Direktorat. taman penitipan anak. kelembagaan. taman penitipan anak. dan kriteria kelembagaan taman kanak-kanak. peserta didik. standar. dan kemitraan kursus dan pelatihan. Pasal 149 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. kelompok bermain. kelompok bermain. prosedur. sarana dan prasarana. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan evaluasi penerapan norma. standar. prosedur. prosedur. Seksi Kemitraan. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria di bidang taman kanakkanak. d. peserta didik. fasilitasi. standar. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan. (2) Seksi Kemitraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. evaluasi penerapan norma. Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan menyelenggarakan fungsi: a. kepegawaian. Seksi Kelembagaan. pemberian bimbingan teknis. dan kemitraan kursus dan pelatihan. dan kemitraan kursus dan pelatihan. Pasal 151 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 150. Bagian Kelima Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan Pasal 150 Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang kursus dan pelatihan. kelompok bermain. peserta didik. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. prosedur. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. kelembagaan. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. 33 . kelembagaan. c. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan b. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis.

program dan anggaran. kegiatan. penyusunan laporan Direktorat. b. kegiatan. Kelompok Jabatan Fungsional. dan penyajian data dan informasi kursus dan pelatihan serta penyusunan program. pengolahan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kursus dan pelatihan. kegiatan. dan penyajian data dan informasi kursus dan pelatihan. b. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. pengumpulan. dan anggaran kursus dan pelatihan serta penyusunan laporan Direktorat. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan. Subbagian Tata Usaha. kegiatan. Pasal 155 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. dan anggaran Direktorat. dan anggaran Direktorat. Pasal 154 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 153. penyusunan program. d. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik. Pasal 157 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan anggaran Direktorat. dan e. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. dan f. 34 . c. dan pelaporan Direktorat. d. Seksi Evaluasi Program. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program.Pasal 152 Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan terdiri atas: a. Pasal 153 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pengolahan. c. dan b. pengumpulan. e. Subdirektorat Program dan Evaluasi. Pasal 156 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Seksi Penyusunan Program.

standar. b. Pasal 160 (1) Seksi Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan evaluasi penerapan norma. c. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. evaluasi penerapan norma. prosedur. Pasal 159 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik terdiri atas: a. fasilitasi. standar. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. Pasal 162 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 161. dan kriteria pembelajaran kursus dan pelatihan. 35 . Seksi Peserta Didik. fasilitasi. evaluasi penerapan norma. dan d. dan kriteria peserta didik kursus dan pelatihan. b. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. dan b. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. prosedur. dan d. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar.Pasal 158 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 157. prosedur. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. Pasal 161 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. dan evaluasi penerapan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. c. standar. prosedur. standar. prosedur. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. Seksi Pembelajaran. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. pemberian bimbingan teknis.

dan kriteria kemitraan di bidang kursus dan pelatihan. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria kelembagaan kursus dan pelatihan. evaluasi penerapan norma. Pasal 166 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 165. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. Pasal 167 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan terdiri atas: a. standar. 36 dan dan dan dan dan dan . fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. standar. prosedur. fasilitasi. evaluasi penerapan norma. standar. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a. c. pemberian bimbingan teknis. Pasal 164 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. standar. prosedur. Pasal 165 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan kemitraan kursus dan pelatihan. fasilitasi. b. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang kursus dan pelatihan. Seksi Kelembagaan. Seksi Kemitraan. standar. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang kursus dan pelatihan. dan b. Seksi Prasarana. pemberian bimbingan teknis.Pasal 163 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. (2) Seksi Kemitraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 168 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria prasarana kursus pelatihan. prosedur. Seksi Sarana. prosedur. dan d. dan kriteria sarana kursus pelatihan. prosedur. standar. dan evaluasi penerapan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan kursus dan pelatihan. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan kursus dan pelatihan. dan b. evaluasi penerapan norma.

kelembagaan. sarana dan prasarana. b. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. kepegawaian. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. Subdirektorat Program dan Evaluasi. evaluasi penerapan norma. b. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidikan masyarakat. dan kemitraan pendidikan masyarakat. c. dan kriteria pembelajaran. d. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. e. dan kriteria pembelajaran. Pasal 174 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 173. keuangan. Bagian Keenam Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat Pasal 170 Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan masyarakat. kelembagaan. dan f. sarana dan prasarana. dan e. Pasal 173 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan program dan anggaran. kelembagaan. Pasal 171 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170. Kelompok Jabatan Fungsional. prosedur. sarana dan prasarana. standar. sarana dan prasarana. Subbagian Tata Usaha. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan. d. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. peserta didik. barang milik negara. dan pelaporan Direktorat. peserta didik. prosedur. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a.Pasal 169 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan kemitraan pendidikan masyarakat. c. dan kerumahtanggaan Direktorat. peserta didik. kelembagaan. dan kemitraan pendidikan masyarakat. Pasal 172 Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat terdiri atas: a. standar. dan kemitraan pendidikan masyarakat. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat. 37 . Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. peserta didik.

pendidikan kepemudaan. pendidikan pemberdayaan perempuan. d. dan penyajian data dan informasi pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pengumpulan. pendidikan kepemudaan. 38 . dan b. pendidikan kepemudaan. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya serta penyusunan program. Pasal 176 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Seksi Penyusunan Program. dan penyajian data dan informasi pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pengolahan. c. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. Pasal 175 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. pendidikan kepemudaan. kegiatan. pendidikan kepemudaan. pendidikan pemberdayaan perempuan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. Seksi Evaluasi Program. kegiatan. dan anggaran Direktorat. kegiatan. dan anggaran pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. Pasal 177 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis pembelajaran dan peserta didik pendidikan masyarakat. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. kegiatan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pengolahan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pengumpulan. dan anggaran Direktorat.b. pendidikan pemberdayaan perempuan. b. pendidikan keorangtuaan. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan pemberdayaan perempuan. Pasal 178 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 177. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya serta penyusunan laporan Direktorat. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan anggaran Direktorat. pendidikan keorangtuaan. pendidikan keorangtuaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan keorangtuaan. penyusunan program. pendidikan keorangtuaan. e. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan penyusunan laporan Direktorat.

pendidikan pemberdayaan perempuan. Seksi Peserta Didik. dan b. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. prosedur. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan keorangtuaan. 39 . dan evaluasi penerapan norma.c. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan kepemudaan. pendidikan keorangtuaan. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. fasilitasi. Pasal 182 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 181. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. prosedur. prosedur. Pasal 181 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan masyarakat. prosedur. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan kepemudaan. Pasal 179 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik terdiri atas: a. pendidikan keorangtuaan. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan pemberdayaan perempuan. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pendidikan pemberdayaan perempuan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan keorangtuaan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. standar. pendidikan kepemudaan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan kriteria pembelajaran pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. Pasal 180 (1) Seksi Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. fasilitasi. pendidikan kepemudaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. standar. d. Seksi Pembelajaran. b. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan evaluasi penerapan norma. pendidikan keorangtuaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan kepemudaan. pendidikan keorangtuaan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. standar. standar. pendidikan kepemudaan.

Pasal 184 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. standar. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pendidikan kepemudaan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. pendidikan kepemudaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan.c. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. prosedur. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan pemberdayaan perempuan. prosedur. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan kepemudaan. Pasal 186 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 185. pendidikan kepemudaan. fasilitasi. dan kriteria sarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. Pasal 185 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan kemitraan pendidikan masyarakat. standar. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. Pasal 183 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. dan kriteria prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan keorangtuaan. pendidikan keorangtuaan. standar. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. fasilitasi. d. 40 . pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan keorangtuaan. standar. pendidikan pemberdayaan perempuan. Seksi Prasarana. b. pendidikan keorangtuaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. Seksi Sarana. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. prosedur. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. prosedur. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan b. pendidikan keorangtuaan. pendidikan keorangtuaan. dan evaluasi penerapan norma. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan kepemudaan. pemberian bimbingan teknis. pendidikan kepemudaan.

pendidikan keorangtuaan. Seksi Kelembagaan. fasilitasi. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pemberian bimbingan teknis. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan keorangtuaan. Nonformal. prosedur. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. standar. fasilitasi. pendidikan pemberdayaan perempuan. Seksi Kemitraan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. standar. dan evaluasi penerapan norma. dan pendidikan masyarakat. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. standar. standar. pemberian bimbingan teknis. keuangan.c. pendidikan keorangtuaan. 41 . dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. dan evaluasi penerapan norma. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 188 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. d. pendidikan keorangtuaan. (2) Seksi Kemitraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan kepemudaan. pendidikan kepemudaan. pendidikan pemberdayaan perempuan. Pasal 189 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. kursus dan pelatihan. dan kriteria kemitraan di bidang pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan pemberdayaan perempuan. prosedur. dan kriteria kelembagaan pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan kepemudaan. prosedur. dan Informal Pasal 190 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. pendidikan kepemudaan. dan b. Pasal 187 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan terdiri atas: a. Bagian Ketujuh Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. dan kerumahtanggaan Direktorat. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. kepegawaian. barang milik negara. prosedur. Nonformal.

dan pendidikan masyarakat. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. kursus dan pelatihan. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. dan Informal terdiri atas: a. dan pendidikan masyarakat. Nonformal. kursus dan pelatihan. f. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. Subbagian Tata Usaha. kursus dan pelatihan.Pasal 191 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 190. program dan anggaran. c. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. kursus dan pelatihan. dan Informal. c. Nonformal. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: 42 . dan pendidikan masyarakat. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan. kursus dan pelatihan. Pasal 193 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. b. standar. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan i. evaluasi penerapan norma. Pasal 192 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. dan f. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat. e. dan pendidikan masyarakat. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. kursus dan pelatihan. kursus dan pelatihan. dan pelaporan Direktorat. Subdirektorat Program dan Evaluasi. kursus dan pelatihan. dan pendidikan masyarakat. kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. e. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. g. d. Kelompok Jabatan Fungsional. dan pendidikan masyarakat. dan pendidikan masyarakat. dan pendidikan masyarakat. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. Nonformal. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. prosedur. prosedur. standar. h. b. Pasal 194 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 193. d.

dan pendidikan masyarakat serta penyusunan program. kegiatan. Pasal 196 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. f. pengolahan. Pasal 198 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 197. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. kursus dan pelatihan. dan pendidikan informal. kegiatan. b. dan b. dan penyusunan laporan Direktorat. pendidikan nonformal. c. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. pendidikan nonformal. Pasal 197 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan anggaran Direktorat. d. dan koordinasi pelaksanaan kerja sama. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. penyusunan program.a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. b. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan anggaran Direktorat. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal. pengolahan. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini menyelenggarakan fungsi: a. Seksi Evaluasi Program. 43 . e. Seksi Penyusunan Program. pengumpulan. pengembangan sistem. kegiatan. anggaran. kegiatan. dan pendidikan masyarakat serta penyusunan laporan Direktorat. Pasal 195 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. dan pendidikan informal. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pengumpulan. kursus dan pelatihan. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan anggaran Direktorat.

dan satuan pendidikan anak usia dini nonformal sejenis. Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Formal. Pasal 202 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 201. kelompok bermain. e. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. prosedur. pengembangan sistem. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. taman penitipan anak. prosedur. kelompok bermain. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan menyelenggarakan fungsi: 44 . dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. (2) Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. taman penitipan anak. dan kriteria kualifikasi dan karir evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak dan yang sejenis. Pasal 200 (1) Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Formal mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. rencana kebutuhan. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. Pasal 199 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini terdiri atas: a. kelompok bermain. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma.c. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. kelompok bermain. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. standar. dan b. rencana kebutuhan. pengembangan sistem. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanakkanak. kelompok bermain. kelompok bermain. fasilitasi. standar. pengembangan sistem. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. taman penitipan anak. d. prosedur. g. taman penitipan anak. standar. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. fasilitasi pemberian bimbingan teknis. f. standar. Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 201 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman penitipan anak. taman penitipan anak.

f. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. dan evaluasi penerapan norma. standar. prosedur. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. pemberian bimbingan teknis. Seksi Tenaga Kependidikan.a. pengembangan sistem. pengembangan sistem. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. Pasal 204 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. Pasal 205 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan evaluasi penerapan norma. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Kursus dan Pelatihan. pemberian bimbingan teknis. Pasal 203 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan terdiri atas: a. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. Pasal 206 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 205. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik kursus dan pelatihan. prosedur. b. rencana kebutuhan. prosedur. b. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. 45 . koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. Seksi Pendidik. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan masyarakat. dan b. d. standar. c. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. standar. g. pengembangan sistem. fasilitasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. e. rencana kebutuhan. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan.

dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. rencana kebutuhan. d. dan evaluasi penerapan norma. 46 . pemberian bimbingan teknis. Seksi Tenaga Kependidikan. fasilitasi. standar. pengembangan sistem. rencana kebutuhan. dan kriteria kualifikasi dan karir serta pelaksanaan dan evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan tenaga kependidikan pendidikan masyarakat. Pasal 208 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. Pasal 172 huruf f. prosedur. prosedur. dan kriteria kualifikasi dan karir serta pelaksanaan dan evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik pendidikan masyarakat. fasilitasi.c. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. Pasal 209 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan kerumahtanggaan Direktorat. pemberian bimbingan teknis. pengembangan sistem. Pasal 210 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 132 huruf f. keuangan. dan Pasal 192 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan evaluasi penerapan norma. kepegawaian. g. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. prosedur. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. Pasal 152 huruf f. Pasal 207 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat terdiri atas: a. standar. prosedur. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. e. dan evaluasi penerapan norma. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan b. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. f. standar. barang milik negara. Seksi Pendidik.

serta 47 . perumusan kebijakan di bidang pendidikan dasar. c. Pasal 213 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 212. d. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama. c. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 214 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar terdiri atas: a. standar. dan kriteria di bidang pendidikan dasar. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundangan-undangan. penyusunan norma. d. Sekretariat Direktorat Jenderal. BAB V DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR Bagian Pertama Kedudukan. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar. dan e.(5) Tugas. dan Fungsi Pasal 211 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan dasar. Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar. b. Tugas. jenis. Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 215 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. prosedur. b. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan dasar. dan e. Pasal 212 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar mempunyai tugas merumuskan melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan dasar.

dan anggaran di bidang pendidikan dasar. dan e. dan d. c. d. program. program. pengelolaan data dan informasi pendidikan dasar. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan dasar. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. f. koordinasi pelaksanaan tugas. Bagian Umum. i. penyusunan rencana. j. dan laporan Direktorat Jenderal. e. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. program. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. evaluasi. dan k. b. g. program. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan dasar. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Pasal 217 Sekretariat Direktorat Jenderal terdiri atas: a. Pasal 219 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 218. Bagian Hukum dan Kepegawaian. b. h. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan dasar. anggaran. pengumpulan. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Pasal 218 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. b. kerja sama. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. pengolahan. d. 48 . Bagian Keuangan. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. rencana. koordinasi penyusunan kebijakan. c.Pasal 216 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 215. program. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan dasar. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. rencana. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. c. koordinasi pemantauan dan evaluasi kebijakan. penyusunan laporan Direktorat Jenderal.

Pasal 221 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. dan penyusunan laporan keuangan Direktorat Jenderal. Pasal 224 Bagian Keuangan terdiri atas: a. pengolahan. pembukuan. 49 . Pasal 222 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. b. dan pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. evaluasi. pembayaran. Subbagian Perbendaharaan. dan anggaran di bidang pendidikan dasar serta penyusunan bahan laporan Direktorat Jenderal. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. dan c. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Direktorat Jenderal. b. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan urusan penerimaan. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. verifikasi. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. Subbagian Data dan Informasi. penyimpanan. Pasal 225 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. pengujian. dan c. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan dasar. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Direktorat Jenderal. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. program. Subbagian Progam dan Anggaran. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal. b. Pasal 223 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 222. dan c. Subbagian Pembiayaan. program.Pasal 220 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana.

b. analisis dan penyempurnaan organisasi. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan dasar.Pasal 226 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. e. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Direktorat Jenderal. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. c. Subbagian Kepegawaian. Pasal 231 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 230. Pasal 230 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. kepegawaian. mutasi. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. pemberdayaan peran serta masyarakat. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pendidikan dasar. pengembangan. serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan dasar. pengangkatan. d. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal. analisis jabatan. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 227 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 226. dan c. 50 . pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. publikasi. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. Pasal 229 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. organisasi dan tata laksana. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. b. dan kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal. dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan dasar. Subbagian Kerja Sama. Pasal 228 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. penyusunan bahan koordinasi kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan dasar. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. disiplin. pengadaan. dan f.

dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal. e. evaluasi penerapan norma. Bagian Keempat Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Pasal 234 Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Pasal 233 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. sarana dan prasarana. Subbagian Barang Milik Negara. sarana dan prasarana. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. standar. ketertiban. c. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar. pendistribusian. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 235 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 234. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. d. Pasal 232 Bagian Umum terdiri atas: a. penyimpanan. c. standar. b. penghapusan.b. sarana dan prasarana. keamanan. dan kriteria pembelajaran. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. kelembagaan. dan perpustakaan di lingkungan Direktorat Jenderal. sarana dan prasarana. dan pengelolaan barang milik negara Direktorat Jenderal. 51 . inventarisasi. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. kebersihan. kelembagaan. kelembagaan. keindahan. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan f. dokumentasi. dan kriteria pembelajaran. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. kearsipan. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. dan c. prosedur. Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar menyelenggarakan fungsi: a. b. dan penyusunan laporan barang milik negara Direktorat Jenderal. kelembagaan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Direktorat Jenderal. prosedur. Subbagian Rumah Tangga. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. pengaturan penggunaan sarana dan prasarana.

Subdirektorat Pembelajaran. pengolahan. dan anggaran Direktorat. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. Subbagian Tata Usaha. kerja sama. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. pengumpulan. Seksi Penyusunan Program. dan anggaran Direktorat. kelembagaan. pengolahan. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. kegiatan. program dan anggaran. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. e. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pengumpulan. b. sarana dan prasarana. Pasal 238 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 237. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. peserta didik Sekolah Dasar. b. Kelompok Jabatan Fungsional. c.Pasal 236 Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar terdiri atas: a. Pasal 237 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Pasal 239 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Seksi Evaluasi Program. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. sarana dan prasarana. kegiatan. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan b. d. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan f. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. e. kesetaraan Sekolah Dasar dan penyusunan program. 52 . pemberdayaan peran serta masyarakat. penyusunan laporan Direktorat. kegiatan. d. c. Subdirektorat Program dan Evaluasi. Pasal 240 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kelembagaan. dan f. kelembagaan. penyusunan program. sarana dan prasarana. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar.

dan fasilitasi akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan kriteria kurikulum. sarana dan prasarana. penilaian. dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. penilaian. penilaian. prosedur. pemberian bimbingan teknis. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Pasal 244 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. dan akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar serta penyusunan laporan Direktorat. standar. penilaian. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur. Seksi Penilaian dan Akreditasi. dan kriteria kurikulum. dan b. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 241 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. 53 . kegiatan. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 242 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 241.(2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Pasal 245 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Dasar serta kesetaraan Sekolah Dasar. c. anggaran. b. penilaian. prosedur. kerja sama. evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. standar. kelembagaan. Pasal 243 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. dan akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. standar. fasilitasi. dan d.

Pasal 249 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. pemberdayaan sekolah. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat.Pasal 246 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 245. c. Pasal 250 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 249. prestasi. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. c. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. fasilitasi. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. kriteria prasarana Sekolah Dasar. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. Seksi Prasarana. standar. pemberian bimbingan teknis. Pasal 247 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. Pasal 248 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. prosedur. b. prosedur. kriteria sarana Sekolah Dasar. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan pembinaan bakat. dan 54 . prestasi. b. pemberdayaan sekolah. standar. standar. evaluasi penerapan norma. dan kesetaraan Sekolah Dasar. Seksi Sarana. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Dasar serta kesetaraan Sekolah Dasar. dan b. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. fasilitasi. standar. prosedur. dan d. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. prestasi. dan kriteria kelembagaan. dan kesetaraan Sekolah Dasar.

dan b. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. kelembagaan. prestasi. fasilitasi. Pasal 253 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. b. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prestasi. dan kriteria pembelajaran. fasilitasi. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Seksi Peserta Didik. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. sarana dan prasarana. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. dan evaluasi penerapan norma. keuangan. standar. Bagian Kelima Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Pasal 254 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. standar. prosedur. c. prosedur. Pasal 255 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 254. 55 . Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama menyelenggarakan fungsi: a. barang milik negara. kelembagaan. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur. Pasal 252 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. Seksi Kelembagaan. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. pemberian bimbingan teknis. sarana dan prasarana. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. standar. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria pembinaan bakat.d. sarana dan prasarana. Pasal 251 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. kepegawaian. kelembagaan.

sarana dan prasarana. Seksi Evaluasi Program. dan kriteria pembelajaran. dan f. pengolahan. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. e. Subdirektorat Pembelajaran. dan b. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Seksi Penyusunan Program. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. c. penyusunan program. kelembagaan. pemberdayaan peran serta masyarakat. Kelompok Jabatan Fungsional. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. e.d. penyusunan laporan Direktorat. Pasal 259 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. kegiatan. dan pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama. dan anggaran Direktorat. kerja sama. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. d. Subbagian Tata Usaha. program dan anggaran. d. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Pasal 258 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 257. kelembagaan. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama. standar. Pasal 256 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama terdiri atas: a. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. Pasal 257 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. f. c. e. b. dan anggaran Direktorat. evaluasi penerapan norma. kelembagaan. pengumpulan. Subdirektorat Program dan Evaluasi. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. prosedur. 56 . penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. kegiatan. sarana dan prasarana. dan f. sarana dan prasarana. b. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama.

evaluasi penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. pengolahan. dan kriteria kurikulum. Seksi Penilaian dan Akreditasi. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. kegiatan. pengumpulan. sarana dan prasarana. Pasal 264 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. peserta didik Sekolah Menengah Pertama. dan b. penilaian. dan d. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. standar. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria kurikulum. dan akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. pemberian bimbingan teknis. Pasal 263 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. prosedur. penilaian. standar. dan akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. kesetaraan Sekolah Menengah Pertama dan penyusunan program. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. Pasal 261 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. sarana dan prasarana. standar. anggaran. fasilitasi. kegiatan. c. penilaian. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a.Pasal 260 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kerja sama. dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama serta penyusunan laporan Direktorat. 57 . penilaian. penilaian. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. b. kelembagaan. prosedur. kelembagaan. peserta didik Sekolah Menengah Pertama. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Pasal 262 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 261.

(2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 268 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 267 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. standar. evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. standar. prosedur. prosedur. prosedur. dan kriteria penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria sarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. c. pemberian bimbingan teknis. dan d. pemberian bimbingan teknis. standar. Seksi Sarana. dan b. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. 58 . Pasal 269 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 266 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 265. prestasi. fasilitasi. standar. dan kriteria prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prosedur. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama.(2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. fasilitasi. Seksi Prasarana. b. Pasal 265 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama serta kesetaraan Sekolah Menengah Pertama.

pemberdayaan sekolah. Pasal 271 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. standar. evaluasi penerapan norma.Pasal 270 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 269. dan d. dan b. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Pasal 273 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Pasal 272 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. prosedur. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. prosedur. pemberian bimbingan teknis. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. prestasi. dan evaluasi penerapan norma. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. prestasi. standar. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Seksi Peserta Didik. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. pemberdayaan sekolah. kepegawaian. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prestasi. dan kriteria kelembagaan. standar. c. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan pembinaan bakat. barang milik negara. 59 . Bagian Keenam Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar Pasal 274 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. prestasi. dan kriteria pembinaan bakat. standar. Seksi Kelembagaan. prosedur. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. fasilitasi. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan evaluasi penerapan norma. b. keuangan. prosedur. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis.

kegiatan. sarana dan prasarana. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. kerja sama. pengumpulan. c. b. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan anggaran Direktorat. kelembagaan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. program dan anggaran. kelembagaan. dan f. dan kriteria pembelajaran. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Subdirektorat Program dan Evaluasi.Pasal 275 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 274. Subdirektorat Pembelajaran. c. evaluasi penerapan norma. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 277 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. e. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. 60 . standar. c. sarana dan prasarana. Subbagian Tata Usaha. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. sarana dan prasarana. standar. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. sarana dan prasarana. Pasal 278 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 277. penyusunan program. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. e. kelembagaan. dan kriteria pembelajaran. kelembagaan. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. d. b. Pasal 276 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar terdiri atas: a. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. prosedur. d. kelembagaan. pengolahan. Kelompok Jabatan Fungsional. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. sarana dan prasarana. dan f. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar. b. prosedur. pemberdayaan peran serta masyarakat. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a.

d.

e. f.

koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran, sarana dan prasarana, kelembagaan, dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program, kegiatan, dan anggaran Direktorat; dan penyusunan laporan Direktorat. Pasal 279

Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Seksi Penyusunan Program; dan b. Seksi Evaluasi Program. Pasal 280 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data dan informasi pembelajaran, sarana dan prasarana, kelembagaan, peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar, penyusunan program, kegiatan, dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program, kegiatan, anggaran, kerja sama, dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran, sarana dan prasarana, kelembagaan, peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar serta penyusunan laporan Direktorat. Pasal 281 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan, fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum, penilaian, dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 282 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 281, Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum, penilaian, dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum, penilaian, dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; c. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria kurikulum, penilaian, dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; dan d. evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria kurikulum, penilaian, dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar.

61

Pasal 283 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. Seksi Pelaksanaan Kurikulum; dan b. Seksi Penilaian dan Akreditasi. Pasal 284 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria pelaksanaan kurikulum pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 285 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 286 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 285, Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; c. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; dan d. evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 287 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. Seksi Sarana; dan b. Seksi Prasarana. Pasal 288 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria sarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar.

62

(2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 289 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat, prestasi, dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 290 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 289, Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan, pemberdayaan sekolah, dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat, prestasi, dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; c. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria kelembagaan, pemberdayaan sekolah, dan pembinaan bakat, prestasi, dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; dan d. evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat, prestasi, dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 291 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. Seksi Kelembagaan; dan b. Seksi Peserta Didik. Pasal 292 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria pembinaan bakat, prestasi, dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 293 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan, kepegawaian, keuangan, barang milik negara, dan kerumahtanggaan Direktorat.

63

e. pendidikan layanan khusus. pendidikan layanan khusus. Kelompok Jabatan Fungsional. dan kesetaraan pendidikan dasar. pendidikan layanan khusus. d. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar. prosedur. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. standar. Pasal 295 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 294. c. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. g. c. dan kesetaraan pendidikan dasar. dan kesetaraan pendidikan dasar. perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. evaluasi penerapan norma. Pasal 296 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar terdiri atas: a. pendidikan layanan khusus. dan kesetaraan pendidikan dasar.Bagian Ketujuh Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar Pasal 294 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. dan i. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. h. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. b. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. 64 . dan f. pendidikan layanan khusus. b. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. standar. Subdirektorat Program dan Evaluasi. pendidikan layanan khusus. prosedur. dan kesetaraan pendidikan dasar. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. dan kesetaraan pendidikan dasar. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. e. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. f. d. Subbagian Tata Usaha.

koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. pendidikan khusus.Pasal 297 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Pasal 298 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 297. program dan anggaran. pengolahan. pengumpulan. kerja sama. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. pendidikan layanan khusus. dan anggaran Direktorat. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. dan penyusunan program. anggaran. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. pendidikan khusus. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pemberdayaan peran serta masyarakat. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar. kerja sama. pengumpulan. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. e. Sekolah Menengah Pertama. Pasal 299 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Sekolah Menengah Pertama. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. kegiatan. pendidikan layanan khusus. d. Pasal 301 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pengolahan. dan f. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. kesetaraan pendidikan dasar. 65 . dan kesetaraan pendidikan dasar serta penyusunan laporan Direktorat. b. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. kegiatan. dan anggaran Direktorat. Seksi Evaluasi Program. Pasal 300 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penyusunan program. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. kegiatan. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. kegiatan. c. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. penyusunan laporan Direktorat. Seksi Penyusunan Program. dan b.

d. Pasal 303 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar terdiri atas: a. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar menyelenggarakan fungsi: a. dan evaluasi penerapan norma. dan b. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. prosedur. pemberian bimbingan teknis. (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pengembangan sistem. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. 66 . dan g. evaluasi penerapan norma. Seksi Karir. standar. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. fasilitasi. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar dan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. c. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. Pasal 304 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. rencana kebutuhan. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. b. prosedur.Pasal 302 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 301. f. standar. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. standar. e. standar. dan evaluasi penerapan norma. prosedur.

koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Pasal 307 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama terdiri atas: a. e. dan b. 67 . Pasal 306 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 305. fasilitasi.Pasal 305 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Seksi Karir. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama menyelenggarakan fungsi: a. rencana kebutuhan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. c. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. standar. f. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. dan g. Pasal 308 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan evaluasi penerapan norma. standar. evaluasi penerapan norma. b. standar. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama dan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. d. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prosedur. prosedur.

dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. standar. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. dan b. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. prosedur. pengembangan sistem. e. Pasal 309 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan khusus pendidikan dasar. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 310 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 309. c. fasilitasi. d. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. evaluasi penerapan norma.(2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 311 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus terdiri atas. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. 68 . pemberian bimbingan teknis. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan dan Layanan Khusus menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. rencana kebutuhan. Pasal 312 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. b. a. standar. standar. f. dan g. prosedur. prosedur. prosedur. fasilitasi. Seksi Karir. standar.

dan kriteria karir serta pelaksanaan dan evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan khusus pendidikan dasar. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Pasal 314 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 236 huruf f. c. keuangan. prosedur. b. Pasal 276 huruf f. dan Fungsi Pasal 315 Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. Pasal 317 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 316. Pasal 313 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. jenis. standar. pengembangan sistem fasilitasi. Pasal 256 huruf f. kepegawaian. barang milik negara. Pasal 316 Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan menengah. pemberian bimbingan teknis. perumusan kebijakan di bidang pendidikan menengah. 69 . Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. dan Pasal 296 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan menengah.(2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. (5) Tugas. dan evaluasi penerapan norma. penyusunan norma. Tugas. dan kriteria di bidang pendidikan menengah. standar. dan kerumahtanggaan Direktorat. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. prosedur. BAB VI DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH Bagian Pertama Kedudukan. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja.

koordinasi pelaksanaan tugas. rencana. dan k. dan anggaran di bidang pendidikan menengah. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan menengah. koordinasi pemantauan dan evaluasi kebijakan. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah. g. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan menengah. 70 . Pasal 320 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 319. Sekretariat Direktorat Jenderal. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. j. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. e. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. e. rencana. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah. program.d. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. dan e. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas. c. c. d. program. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan menengah. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. dan anggaran di bidang pendidikan menengah. kerja sama. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 318 Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah terdiri atas: a. pengelolaan data dan informasi pendidikan menengah. b. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. h. koordinasi penyusunan kebijakan. f. dan pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 319 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. d. i. b.

Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. c. penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan menengah. Subbagian Data dan Informasi. pengumpulan. Subbagian Progam dan Anggaran. dan pendidikan kesetaraan pendidikan menengah. c. program. pendidikan khusus. 71 . pengolahan. dan laporan Direktorat Jenderal. Pasal 323 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 322. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. program. Bagian Keuangan. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan menengah. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. b. anggaran. pendidikan layanan khusus. b. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. Pasal 326 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal.Pasal 321 Sekretariat Direktorat Jenderal terdiri atas: a. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan menengah. penyusunan rencana. dan e. evaluasi. Pasal 325 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. pengolahan. Bagian Umum. dan d. dan c. program. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. dan anggaran di bidang pendidikan menengah serta penyusunan bahan laporan Direktorat Jenderal. dan anggaran di bidang Sekolah Menengah Atas. Sekolah Menengah Kejuruan. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. program dan anggaran di bidang pendidikan menengah. Pasal 322 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. b. d. Pasal 324 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. dan anggaran di bidang pendidikan menengah. Bagian Hukum dan Kepegawaian. program. penyusunan laporan Direktorat Jenderal.

pengujian. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 331 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 330. dan c. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Direktorat Jenderal. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. c. kepegawaian. Subbagian Pembiayaan. verifikasi. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. dan c. penyimpanan. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan urusan penerimaan. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan menengah. d. dan pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pendidikan menengah. pembukuan. Pasal 330 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. Pasal 328 Bagian Keuangan terdiri atas: a. b. e. pembayaran. penyusunan bahan pertimbangan dan bantuan hukum di bidang pendidikan menengah. dan f. evaluasi. organisasi dan tata laksana. 72 . pengelolaan urusan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal.Pasal 327 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 326. dan penyusunan laporan keuangan Direktorat Jenderal. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. dan kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal. penyusunan bahan koordinasi kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan menengah. b. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Direktorat Jenderal. b. Pasal 329 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. Subbagian Perbendaharaan.

(2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal.Pasal 332 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. disiplin. pengangkatan. b. ketertiban. Pasal 334 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. mutasi. 73 . dan c. Pasal 337 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. kearsipan. b. dan c. dan c. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Direktorat Jenderal. pengembangan. Subbagian Rumah Tangga. keindahan. Subbagian Kerja Sama. Pasal 333 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Direktorat Jenderal. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan menengah. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. publikasi. kebersihan. Subbagian Kepegawaian. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. analisis dan penyempurnaan organisasi. b. serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. pengadaan. analisis jabatan. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. pengaturan penggunaan sarana dan prasarana. Subbagian Barang Milik Negara. pemberdayaan peran serta masyarakat. dokumentasi dan perpustakaan di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 336 Bagian Umum terdiri atas: a. keamanan. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. pengelolaan barang milik negara Direktorat Jenderal. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 335 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 334.

sarana dan prasarana. Subdirektorat Pembelajaran. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas. d. Pasal 339 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 338. program dan anggaran. b. kelembagaan. e. prosedur. penghapusan. evaluasi penerapan norma. standar. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. kelembagaan. sarana dan prasarana. c. penyimpanan. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Pasal 342 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 341. kerja sama. Pasal 340 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas terdiri atas: a. Subdirektorat Program dan Evaluasi. dan f. dan kriteria pembelajaran. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: 74 . Pasal 341 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pendistribusian. b. Kelompok Jabatan Fungsional. kelembagaan. dan pelaporan Direktorat. kelembagaan. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. c. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Bagian Keempat Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas Pasal 338 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas menyelenggarakan fungsi: a. dan penyusunan laporan barang milik negara Direktorat Jenderal. sarana dan prasarana. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. standar. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. dan f. dan kriteria pembelajaran. pemberdayaan peran serta masyarakat. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. e. d. sarana dan prasarana. prosedur.(3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. Subbagian Tata Usaha. inventarisasi.

peserta didik Sekolah Menengah Atas. pengumpulan. 75 . Seksi Penyusunan Program. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran.a. dan anggaran Direktorat. dan akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. penyusunan program. sarana dan prasarana. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pengumpulan. kegiatan. kelembagaan. kegiatan. kegiatan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. b. kegiatan. c. pengolahan. sarana dan prasarana. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. dan anggaran Direktorat. e. penilaian. dan penyusunan laporan Direktorat. kelembagaan. peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas serta penyusunan laporan Direktorat. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. sarana dan prasarana. b. anggaran. Seksi Evaluasi Program. kelembagaan. dan b. pengolahan. Pasal 346 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 345. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. kerja sama. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. kesetaraan Sekolah Menengah Atas dan penyusunan program. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. f. penilaian. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanan program. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. penilaian. Pasal 344 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. d. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Pasal 345 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. Pasal 343 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. kelembagaan. sarana dan prasarana.

Seksi Prasarana. pemberian bimbingan teknis.c. 76 . c. fasilitasi. prosedur. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Seksi Penilaian dan Akreditasi. dan kriteria kurikulum. prosedur. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. dan d. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan b. standar. prosedur. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 350 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 349. standar. Seksi Sarana. dan akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. prosedur. standar. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 351 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 347 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. standar. prosedur. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan b. Pasal 348 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. b. prosedur. penilaian. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. standar. d. penilaian. dan kriteria kurikulum. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. evaluasi penerapan norma. standar. Pasal 349 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas serta kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan evaluasi penerapan norma.

77 . evaluasi penerapan norma. prestasi. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. prosedur. pemberdayaan sekolah. prestasi.Pasal 352 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. prosedur. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. standar. c. dan evaluasi penerapan norma. prestasi. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan kriteria kelembagaan. dan b. prosedur. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 356 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. pemberdayaan sekolah. standar. dan evaluasi penerapan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. b. fasilitasi. Seksi Peserta Didik. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Pasal 353 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan d. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 354 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 353. fasilitasi. prosedur. prestasi. Pasal 355 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. dan pembinaan bakat. dan kriteria prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. fasilitasi. standar. Seksi Kelembagaan. dan kriteria sarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pemberian bimbingan teknis. standar. prosedur.

Subdirektorat Pembelajaran. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. Pasal 360 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan terdiri atas: a. 78 . dan f. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. d. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. c. sarana dan prasarana. sarana dan prasarana. prosedur. c. Bagian Kelima Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Pasal 358 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur. dan f. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria pembelajaran. dan kriteria pembelajaran. evaluasi penerapan norma. Pasal 357 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Subbagian Tata Usaha. sarana dan prasarana. dan evaluasi penerapan norma. kelembagaan. kelembagaan. b. e. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. Pasal 359 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 358. barang milik negara. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. keuangan. b. standar. standar. prosedur.(2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prestasi. Kelompok Jabatan Fungsional. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. e. sarana dan prasarana. kelembagaan. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. standar. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. fasilitasi. kelembagaan. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan kriteria pembinaan bakat. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan menyelenggarakan fungsi: a. Subdirektorat Program dan Evaluasi. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. d. kepegawaian.

penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. sarana dan prasarana. c. kegiatan. Seksi Evaluasi Program. Pasal 362 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 361. sarana dan prasarana. Pasal 364 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan penyusunan program.Pasal 361 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kerja sama. penyusunan program. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. sarana dan prasarana. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. kegiatan. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan. dan anggaran Direktorat. kelembagaan. pengolahan. dan b. anggaran. dan f. Pasal 366 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 365. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. penyusunan laporan Direktorat. dan pelaporan Direktorat. pengumpulan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan penyusunan laporan Direktorat. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: 79 . dan anggaran Direktorat. pengolahan. sarana dan prasarana. pengumpulan. kelembagaan. b. penilaian. Pasal 363 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. dan akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. d. pemberdayaan peran serta masyarakat. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. Pasal 365 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. kelembagaan. kegiatan. program dan anggaran. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. kerja sama. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. e. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. kelembagaan. Seksi Penyusunan Program. peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan.

fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur. prosedur. dan b. 80 . Pasal 369 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. Seksi Prasarana. fasilitasi. prosedur. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan.a. penilaian. penilaian. dan b. pemberian bimbingan teknis. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. fasilitasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. Pasal 371 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. prosedur. dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan. dan d. c. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. Seksi Penilaian dan Akreditasi. Seksi Sarana. Pasal 367 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. penilaian. standar. d. dan evaluasi penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. evaluasi penerapan norma. b. dan kriteria kurikulum. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. b. Pasal 370 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 369. dan kriteria penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. c. standar. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 368 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. dan kriteria kurikulum. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. standar. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. standar. prosedur.

pemberian bimbingan teknis. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. dan pembinaan bakat. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. pemberian bimbingan teknis. prosedur. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. Pasal 373 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. c. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria sarana Sekolah Menengah Kejuruan. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. evaluasi penerapan norma. b. dan kriteria kelembagaan. dan d. standar. dan kriteria pembinaan bakat. dan evaluasi penerapan norma. Seksi Peserta Didik. prestasi. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. Seksi Kelembagaan. prestasi. pemberdayaan sekolah. fasilitasi. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. 81 . dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. dan evaluasi penerapan norma.Pasal 372 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prestasi. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. standar. prestasi. dan b. prosedur. prosedur. pemberdayaan sekolah. pemberian bimbingan teknis. standar. standar. fasilitasi. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 376 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prestasi. standar. fasilitasi. Pasal 374 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 373. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Menengah Kejuruan. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. Pasal 375 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a.

e. prosedur. standar. kelembagaan. standar. sarana dan prasarana. Subdirektorat Pembelajaran. program dan anggaran. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. dan f. c. sarana dan prasarana. Bagian Keenam Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah Pasal 378 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. pemberdayaan peran serta masyarakat. Pasal 380 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah terdiri atas: a. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah.Pasal 377 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah. Subbagian Tata Usaha. b. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Subdirektorat Program dan Evaluasi. kepegawaian. c. Kelompok Jabatan Fungsional. d. sarana dan prasarana. 82 . pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. b. kerja sama. kelembagaan. Pasal 381 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. d. kelembagaan. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. dan kriteria pembelajaran. dan kriteria pembelajaran. evaluasi penerapan norma. dan pelaporan Direktorat. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. keuangan. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. kelembagaan. sarana dan prasarana. barang milik negara. dan f. Pasal 379 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378. e.

koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. Pasal 383 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. penilaian dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. b. kegiatan. kelembagaan.Pasal 382 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 381. penyusunan program. penilaian dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Seksi Penyusunan Program. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. penyusunan laporan Direktorat. dan anggaran Direktorat. penilaian. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. pengumpulan. 83 . pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. anggaran. kegiatan. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. Seksi Evaluasi Program. peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. sarana dan prasarana. kegiatan. dan b. pengolahan. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan program. sarana dan prasarana. dan anggaran Direktorat serta pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. kelembagaan. kelembagaan. Pasal 384 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kerja sama. kelembagaan. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Pasal 386 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 385. d. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. pengumpulan. dan anggaran Direktorat. e. Pasal 385 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. kegiatan. sarana dan prasarana. c. dan f. pengolahan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. b. peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah serta penyusunan laporan Direktorat. sarana dan prasarana. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran.

prosedur. prosedur. evaluasi penerapan norma.c. b. dan d. dan kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Pasal 388 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan b. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. penilaian dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. dan kriteria pelaksanaan kurikulum pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. fasilitasi. Pasal 390 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 389. d. standar. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 387 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. Pasal 389 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan kriteria kurikulum. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Seksi Prasarana. fasilitasi. dan b. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria kurikulum. 84 . penilaian dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Seksi Sarana. pemberian bimbingan teknis. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. prosedur. c. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Seksi Penilaian dan Akreditasi. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 391 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. prosedur. prosedur. standar. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. standar. standar. pemberian bimbingan teknis. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a.

evaluasi penerapan norma. prosedur. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria kelembagaan. dan evaluasi penerapan norma. standar. dan evaluasi penerapan norma. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Seksi Peserta Didik. dan b. prosedur. c. standar. prestasi. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. Seksi Kelembagaan. Pasal 394 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 393. prosedur. prestasi. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. fasilitasi. prosedur. fasilitasi. dan d. dan pembinaan bakat. pemberdayaan sekolah. standar. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah.Pasal 392 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. Pasal 395 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. dan kriteria sarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. prestasi. b. 85 . standar. pemberian bimbingan teknis. standar. prestasi. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Pasal 393 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. Pasal 396 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. pemberdayaan sekolah. prosedur. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. pemberian bimbingan teknis. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah.

kepegawaian. pendidikan layanan khusus. e. pendidikan layanan khusus. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. barang milik negara. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. keuangan. dan b. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. pendidikan layanan khusus. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan kriteria pembinaan bakat. d.(2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. f. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pendidikan layanan khusus. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prestasi. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. dan kerumahtanggaan Direktorat. standar. fasilitasi. Pasal 397 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Pasal 399 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 398. 86 . dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas secara nasional. g. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. Bagian Ketujuh Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah Pasal 398 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. pendidikan layanan khusus. c. standar. prosedur. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. prosedur. pemberian bimbingan teknis. perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas.

c. pemberdayaan peran serta masyarakat. dan pelaporan Direktorat. d. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. kerja sama. prosedur. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. dan f. Seksi Evaluasi Program. e. Kelompok Jabatan Fungsional. 87 . e. i. dan pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah. pendidikan layanan khusus. d. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. dan b. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas. c. penyusunan laporan Direktorat.h. dan f. b. Subbagian Tata Usaha. pengolahan. dan anggaran Direktorat. kegiatan. pengumpulan. Pasal 402 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 401. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. evaluasi penerapan norma. kegiatan. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Pasal 401 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penyusunan program. program dan anggaran. b. Pasal 403 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Seksi Penyusunan Program. Subdirektorat Program dan Evaluasi. Pasal 400 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah terdiri atas: a. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. standar. dan angggaran Direktorat. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah.

(2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. kegiatan. pendidikan khusus. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. pengumpulan. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. prosedur. Sekolah Menengah Kejuruan. evaluasi penerapan norma. kegiatan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pendidikan layanan khusus. d. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas.Pasal 404 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. c. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. e. Sekolah Menengah Kejuruan. anggaran. Pasal 405 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. 88 . standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pendidikan khusus. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. pendidikan layanan khusus. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. Pasal 406 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 405. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. prosedur. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas serta penyusunan laporan Direktorat. dan penyusunan program. b. kerja sama. dan g. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas menyelenggarakan fungsi: a. pengolahan. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. f.

e. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. c. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. pengembangan sistem. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. b. Seksi Karir. standar. pemberian bimbingan teknis. rencana kebutuhan. Pasal 409 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan evaluasi penerapan norma. 89 .Pasal 407 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas terdiri atas: a. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. prosedur. f. dan evaluasi penerapan norma. standar. d. dan g. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. fasilitasi. Pasal 408 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan b. evaluasi penerapan norma. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. standar. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. standar. prosedur. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. prosedur. Pasal 410 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 409. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas.

pemberian bimbingan teknis. Pasal 414 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 413. prosedur. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. b. c. standar. dan g. Pasal 412 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 413 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. evaluasi penerapan norma. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. dan b. pengembangan sistem. fasilitasi. (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. rencana kebutuhan. dan evaluasi penerapan norma. d. f. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. 90 . penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. prosedur. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah.Pasal 411 Subdirektorat Pendidik Sekolah Menengah Kejuruan terdiri atas: a. standar. Seksi Karir. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. pemberian bimbingan teknis. standar. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. e. standar. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. prosedur. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus menyelenggarakan fungsi: a.

pengembangan sistem. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan Pasal 400 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. fasilitasi. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. barang milik negara. keuangan. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. pemberian bimbingan teknis. BAB VII DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI Bagian Pertama Kedudukan. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. rencana kebutuhan. 91 . dan b. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. standar. Pasal 360 huruf f. kepegawaian. Seksi Karir. Pasal 416 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. prosedur. Pasal 418 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 340 huruf f. dan evaluasi penerapan norma. (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 380 huruf f. Tugas. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma.Pasal 415 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus terdiri atas: a. jenis. fasilitasi. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. Pasal 417 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. (5) Tugas. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. dan Fungsi Pasal 419 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. prosedur.

Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Sekretariat Direktorat Jenderal. Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 423 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan pendidikan tinggi dan Direktorat Jenderal. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 422 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi terdiri atas: a. d. f. dan e. g. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. h. program. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan tinggi. 92 serta . prosedur. standar. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. c. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama. penyusunan norma. d. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. koordinasi pelaksanaan tugas dan kerja sama di bidang pendidikan tinggi. Pasal 424 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 423. c. b. b. Pasal 421 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 420. rencana. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan tinggi. dan e. e. b. d. Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. pengelolaan data dan informasi di bidang pendidikan tinggi. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi menyelenggarakan fungsi: a. koordinasi penyusunan kebijakan. c. dan anggaran di bidang pendidikan tinggi. dan kriteria di bidang pendidikan tinggi. koordinasi pelaksanaan tugas di bidang pendidikan tinggi.Pasal 420 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi mempunyai tugas merumuskan melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan tinggi. perumusan kebijakan di bidang pendidikan tinggi.

dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal. dan c. Subbagian Keuangan. dan evaluasi serta pengelolaan keuangan dan urusan akuntansi di lingkungan Direktorat Jenderal. c. (2) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penerimaan. dan d. Bagian Umum. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. rencana. penyusunan bahan kebijakan.i. program. Pasal 426 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan. b. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. rencana. Pasal 427 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 426. dan penyusunan pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. Pasal 428 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. b. program. b. penyusunan bahan penetapan program dan anggaran di lingkungan pendidikan tinggi. pembayaran. Subbagian Akuntansi. k. 93 . Pasal 429 (1) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan. j. pelaksanaan urusan akuntansi dan pelaporan keuangan di lingkungan pendidikan tinggi. Pasal 425 Sekretariat Direktorat Jenderal terdiri atas: a. dan anggaran serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. (3) Subbagian Akuntansi mempunyai tugas melakukan urusan akuntansi dan pelaporan keuangan di lingkungan pendidikan tinggi. koordinasi penyusunan bahan informasi dan publikasi serta hubungan masyarakat di bidang pendidikan tinggi. dan d. Subbagian Program dan Anggaran. program. Bagian Informasi dan Pelaporan. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. dan anggaran di bidang pendidikan tinggi. program. c. Bagian Hukum dan Kepegawaian. dan anggaran di lingkungan pendidikan tinggi. rencana. penyimpanan. anggaran.

pemantauan pelaksanaan rencana dan program di lingkungan pendidikan tinggi. analisis dan evaluasi pelaksanaan program dan kinerja organisasi. dan penyusunan data pendidikan tinggi. c. pemberian layanan informasi dan publikasi di bidang pendidikan tinggi. pengolahan. Subbagian Pengolahan Data. dan layanan informasi di lingkungan pendidikan tinggi. dan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan pendidikan tinggi. Subbagian Analisis dan Evaluasi. analisis dan evaluasi pelaksanaan rencana dan program di lingkungan pendidikan tinggi. dan penyusunan data kelembagaan. b. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan di bidang pendidikan tinggi. ketenagaan. pengolahan. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan tinggi. dan penyusunan data pendidikan tinggi. Pasal 433 (1) Subbagian Pengolahan Data mempunyai tugas melakukan pengumpulan. (3) Subbagian Layanan Informasi mempunyai tugas melakukan layanan informasi dan publikasi pendidikan tinggi. (2) Subbagian Analisis dan Evaluasi mempunyai tugas melakukan analisis dan evaluasi pelaksanaan rencana dan program serta penyusunan laporan di lingkungan pendidikan tinggi dan Direktorat Jenderal. Pasal 434 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. Pasal 432 Bagian Informasi dan Pelaporan terdiri atas: a. Pasal 435 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 434. organisasi dan tata laksana. Pasal 431 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 430. dan e. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. dan c. pengolahan. pengumpulan. d. c. b.Pasal 430 Bagian Informasi dan Pelaporan mempunyai tugas melaksanakan pengumpulan. b. dan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal dan pendidikan tinggi. 94 . Bagian Informasi dan Pelaporan menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Layanan Informasi. pembelajaran. penilaian dan evaluasi pelaksanaan peraturan perundang-undangan dan bantuan hukum. penyusunan laporan di lingkungan pendidikan tinggi dan laporan Direktorat Jenderal.

mutasi. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan pendidikan tinggi dan Direktorat Jenderal. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Direktorat Jenderal. kearsipan. sarana dan prasarana. pengangkatan. dan d. Pasal 436 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a.. barang milik negara. keprotokolan.d. dan pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. 95 . disiplin. Subbagian Rumah Tangga. dan c. b. Pasal 438 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan. dan evaluasi pelaksanan peraturan perundang-undangan serta pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan tinggi. pengadaan. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. keindahan. dan c. analisis dan penyempurnaan organisasi. b. Subbagian Kepegawaian. Pasal 437 (1) Subbagian Hukum mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan. c. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. kebersihan. ketertiban. Subbagian Hukum. b. Subbagian Barang Milik Negara. penilaian. Pasal 440 Bagian Umum terdiri atas: a. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal. pengembangan. pengaturan penggunaan sarana dan prasarana. pelaksanaan urusan akuntansi dan pelaporan barang milik negara di lingkungan pendidikan tinggi. Pasal 441 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. keamanan. dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. (3) Subbagian Tata Laksana mempunyai tugas melakukan analisis jabatan. Subbagian Pelaporan Barang Milik Negara. pemeliharaan dan perawatan. e. Pasal 439 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 438. dan penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. Subbagian Tata Laksana.

perumusan norma. Pasal 443 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 442. dan pelaporan Direktorat. d. pengembangan. c. standarisasi. dan penghapusan barang milik negara di lingkungan Direktoral Jenderal. Subdirektorat Kerja Sama Antar Lembaga. Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria di bidang kelembagaan pendidikan tinggi dan program studi. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: 96 . prosedur. e. pengembangan kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi. Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan. standar. Subbagian Tata Usaha. pelaksanaan administrasi Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama. perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kerja sama pendidikan tinggi. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang kelembagaan perguruan tinggi. penilaian kinerja dan pemberdayaan lembaga pendidikan tinggi. Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan. evaluasi pelaksanaan program. dan g. b. Bagian Keempat Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama Pasal 442 Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan. b. Pasal 446 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 445. dan f. c. Subdirektorat Program dan Evaluasi. e. program studi. penilaian dan pengkajian usul kelembagaan perguruan tinggi dan program studi. dan pemberian bimbingan teknis serta evaluasi di bidang kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi. f. penyimpanan. Pasal 445 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan.(2) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. inventarisasi. program dan anggaran. d. (3) Subbagian Pelaporan Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan akuntansi dan pelaporan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan Perguruan Tinggi Negeri. pendistribusian. dan kerja sama. anggaran. Pasal 444 Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama terdiri atas: a. Kelompok Jabatan Fungsional.

kegiatan. Pasal 450 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 449. c. pengelolaan data bidang kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi. Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan menyelenggarakan fungsi: a. dan anggaran Direktorat. Pasal 451 Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan terdiri atas: a. dan pengelolaan data dan informasi di bidang kelembagaan dan kerja sama serta penyusunan laporan Direktorat. dan penilaian pengembangan kelembagaan perguruan tinggi. dan penyusunan laporan Direktorat. standarisasi teknis. dan kriteria di bidang pengembangan kelembagaan perguruan tinggi dan program studi. penyusunan program. penyusunan bahan perumusan norma. dan d. b. perubahan. Seksi Evaluasi. program. prosedur. penyusunan bahan pemberian bimbingan teknis dan evaluasi pengembangan kelembagaan perguruan tinggi dan program studi. Seksi Penyusunan Program.a. Seksi Pengembangan Program Studi. pengkajian dan penilaian usul pendirian. d. Seksi Pengembangan Perguruan Tinggi. c. dan b. kegiatan. pengkajian. (2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan b. Pasal 447 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. b. anggaran. Pasal 448 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Pasal 449 Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kegiatan. kegiatan. dan penutupan kelembagaan perguruan tinggi dan program studi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi. standar. dan anggaran Direktorat. e. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pengembangan kelembagaan perguruan tinggi. 97 . pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan anggaran Direktorat.

Pasal 454 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 453. dan d. pemberian bimbingan teknis. pemberdayaan. c. norma. dan evaluasi tata kelola lembaga perguruan tinggi. norma. dan evaluasi di bidang pengembangan serta pengkajian dan penilaian usul pembukaan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pemberdayaan kelembagaan perguruan tinggi. penyusunan bahan perumusan norma.Pasal 452 (1) Seksi Pengembangan Perguruan Tinggi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan menyelenggarakan fungsi: a. pemberian bimbingan teknis. perubahan. standarisasi teknis. pemberian bimbingan teknis. (2) Seksi Evaluasi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. 98 . evaluasi kelembagaan perguruan tinggi. fasilitasi. prosedur. b. pemberian bimbingan teknis. prosedur. dan evaluasi kelembagaan perguruan tinggi. dan kriteria. prosedur. norma. fasilitasi. dan kriteria. Pasal 457 Subdirektorat Kerja Sama Antar-Lembaga mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. standar. standarisasi teknis. prosedur. (2) Seksi Pengembangan Program Studi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pengembangan. kriteria. dan penutupan program studi. dan b. dan evaluasi di bidang pengembangan kelembagaan perguruan tinggi serta pengkajian dan penilaian usul pendirian. Seksi Tata Kelola Lembaga. prosedur. kriteria. standar. dan evaluasi kelembagaan perguruan tinggi. dan penutupan perguruan tinggi. Seksi Evaluasi Kelembagaan. norma. Pasal 453 Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. standar. Pasal 456 (1) Seksi Tata Kelola Lembaga mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pemberdayaan kelembagaan perguruan tinggi. perubahan. dan fasilitasi kerja sama antarlembaga. standar. dan kriteria di bidang pemberdayaan kelembagaan perguruan tinggi. Pasal 455 Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan terdiri atas: a.

Pasal 458 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 457, Subdirektorat Kerja Sama Antar-Lembaga menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kerja sama antarlembaga; b. penyusunan bahan perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang kerja sama antarlembaga; c. penyusunan bahan pengembangan kerja sama antarlembaga; d. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis kerja sama antarlembaga; dan e. evaluasi pelaksanaan kerja sama antarlembaga. Pasal 459 Subdirektorat Kerja Sama Antar-Lembaga terdiri atas: a. Seksi Kerja Sama Luar Negeri; dan b. Seksi Kerja Sama Dalam Negeri. Pasal 460 (1) Seksi Kerja Sama Luar Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria, pengembangan kerja sama, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. (2) Seksi Kerja Sama Dalam Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria, pengembangan kerja sama, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi pelaksanaan kerja sama dalam negeri. Pasal 461 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan, kepegawaian, keuangan, barang milik negara, dan kerumahtanggaan Direktorat. Bagian Kelima Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Pasal 462 Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, pengembangan, standarisasi, dan pemberian bimbingan teknis serta evaluasi di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan. Pasal 463 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 462, Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi: a. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan; b. perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan; c. pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran, penjaminan mutu, dan kemahasiswaan;
99

d. e. f.

pelaksanaan pemberian penghargaan kepada mahasiswa; pemberian bimbingan teknis, evaluasi, pelaporan di bidang pembelajaran, penjaminan mutu, dan kemahasiswaan; dan pelaksanaan administrasi Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan. Pasal 464

Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan terdiri atas: a. Subdirektorat Program dan Evaluasi; b. Subdirektorat Penyelarasan; c. Subdirektorat Pembelajaran; d. Subdirektorat Kemahasiswaan; e. Subbagian Tata Usaha; dan f. Kelompok Jabatan Fungsional. Pasal 465 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, program dan anggaran, evaluasi pelaksanaan program, anggaran, dan pelaporan Direktorat. Pasal 466 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 465, Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan perguruan tinggi; b. pengelolaan data bidang pembelajaran, penjaminan mutu, dan kemahasiswaan perguruan tinggi; c. penyusunan program, kegiatan, dan anggaran Direktorat; d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program dan anggaran Direktorat; dan e. penyusunan laporan Direktorat. Pasal 467 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Seksi Penyusunan Program; dan b. Seksi Evaluasi. Pasal 468 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, program, kegiatan, dan anggaran Direktorat. (2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program, kegiatan, anggaran serta pengelolaan data dan informasi dan penyusunan laporan Direktorat. Pasal 469 Subdirektorat Penyelarasan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, standarisasi teknis, dan analisis kebutuhan dunia kerja serta pengembangan kompetensi lulusan.
100

Pasal 470 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 469, Subdirektorat Penyelarasan menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penyelarasan kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja; b. penyusunan bahan perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang kompetensi lulusan; c. pelaksanaan pemetaan dan analisis kebutuhan dunia kerja; d. penyusunan bahan pengembangan kompetensi lulusan; e. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pemetaan kebutuhan dunia kerja dan pengembangan kompetensi lulusan; dan f. evaluasi pemetaan kebutuhan dunia kerja dan pengembangan kompetensi lulusan. Pasal 471 Subdirektorat Penyelarasan terdiri atas: a. Seksi Analisis Kebutuhan Dunia Kerja; dan b. Seksi Pengembangan Kompetensi Lulusan. Pasal 472 (1) Seksi Analisis Kebutuhan Dunia Kerja mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria pemetaan dan analisis kebutuhan dunia kerja, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi pelaksanaan pemetaan dan analisis kebutuhan dunia kerja. (2) Seksi Pengembangan Kompetensi Lulusan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria, fasilitasi pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi pengembangan kompetensi lulusan. Pasal 473 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, standarisasi teknis, dan fasilitasi di bidang pembelajaran. Pasal 474 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 473, Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pengembangan sistem dan sarana dan prasarana pembelajaran; b. penyusunan bahan perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pengembangan sistem dan sarana dan prasarana pembelajaran; c. penyusunan bahan dan pelaksanaan pengembangan sistem dan sarana dan prasarana pembelajaran; d. fasilitasi penjaminan mutu pendidikan tinggi; e. pemberian bimbingan teknis pengembangan sistem, sarana dan prasarana pembelajaran, dan penjaminan mutu; dan f. evaluasi pengembangan sistem, sarana dan prasarana pembelajaran, dan penjaminan mutu,
101

penyusunan bahan perumusan norma. 102 . penyusunan bahan pembinaan organisasi kemahasiswaan. Seksi Pengembangan Sistem Pembelajaran. dan evaluasi pengembangan sarana dan prasarana pembelajaran. dan evaluasi pengembangan sistem pembelajaran dan penjaminan mutu pendidikan tinggi. dan kriteria pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. Subdirektorat Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 478 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 477. standar. pemberian bimbingan teknis. Pasal 477 Subdirektorat Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. evaluasi pembelajaran kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. dan b.Pasal 475 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. norma. standar. dan g. dan kriteria. prosedur. d. Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pembelajaran. prosedur. dan kriteria. Pasal 480 (1) Seksi Pemberdayaan Kemahasiswaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. f. standar. fasilitasi. prosedur. pemberian bimbingan teknis. Pasal 476 (1) Seksi Pengembangan Sistem Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi pemberdayaan dan pemberian penghargaan kepada mahasiswa. Pasal 479 Subdirektorat Kemahasiswaan terdiri atas: a. dan b. dan fasilitasi pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. prosedur. fasilitasi. norma. (2) Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penyusunan bahan pelaksanaan pemberdayaan kemahasiswaan. fasilitasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. standar. Seksi Organisasi Kemahasiswaan. norma. penyusunan bahan pemberian penghargaan kepada mahasiswa. b. c. Seksi Pemberdayaan Kemahasiswaan. e. standarisasi teknis. dan kriteria.

pengadaan. Pasal 483 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 482. Pasal 481 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. peningkatan kualifikasi dan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan. pembinaan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. pengembangan. Subdirektorat Kualifikasi. perumusan kebijakan dan perencanaan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. anggaran. program dan anggaran. Kelompok Jabatan Fungsional. norma. evaluasi pelaksanaan program. Bagian Keenam Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pasal 482 Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan.(2) Seksi Organisasi Kemahasiswaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. 103 . c. dan kerumahtanggaan Direktorat. e. pengadaan. Pasal 484 Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan terdiri atas: a. f. koordinasi pelaksanaan pengadaan dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. Pasal 485 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. standarisasi. kepegawaian. pengembangan. koordinasi pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan kepada pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. pembinaan profesi. dan kriteria. b. barang milik negara. prosedur. Subdirektorat Perencanaan Pengadaan. standar. keuangan. g. pembinaan karir pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. Subbagian Tata Usaha. Subdirektorat Program dan Evaluasi. Subdirektorat Karir. penempatan. pemberian bimbingan teknis. dan pelaporan Direktorat. dan evaluasi pembinaan organisasi kemahasiswaan. d. dan kriteria pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan i. dan f. c. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang perencanaan. fasilitasi. b. Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan menyelenggarakan fungsi: a. standar. prosedur. h. e. perumusan norma. perencanaan. pelaksanaan administrasi Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan. pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan pembinaan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. d.

fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis perencanaan. penyusunan rencana kebutuhan. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. anggaran serta pengelolaan data dan informasi dan penyusunan laporan Direktorat. b. dan anggaran Direktorat. b. evaluasi perencanaan. dan anggaran Direktorat. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. pengadaan. kegiatan. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. e. pengadaan. dan b. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. d. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. pengadaan. (2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. penyusunan bahan perumusan kebijakan perencanaan. pelaksanaan koordinasi pengadaan dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. d. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. Pasal 489 Subdirektorat Perencanaan Pengadaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis. Seksi Evaluasi.Pasal 486 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 485. Seksi Penyusunan Program. c. penyusunan bahan perumusan norma. 104 . dan e. Pasal 488 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan program. kegiatan. dan anggaran Direktorat. perencanaan. Subdirektorat Perencanaan Pengadaan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 490 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 489. pengelolaan data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan. kegiatan. prosedur. dan f. kegiatan. Pasal 487 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. dan kriteria pendidik dan tenaga kependidikan. penyusunan laporan Direktorat. c. pengadaan. standar. pengadaan. penyusunan program.

standar. rencana kebutuhan.Pasal 491 Subdirektorat Perencanaan Pengadaan terdiri atas: a. penyusunan bahan kepangkatan dan promosi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. d. fasilitasi. prosedur. norma. c. e. dan kriteria. penyusunan bahan perumusan kebijakan pembinaan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. koordinasi. standarisasi teknis. Pasal 494 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 493. pemberian bimbingan teknis. dan b. koordinasi. dan evaluasi pengadaan dan penempatan tenaga kependidikan. penyusunan bahan pengembangan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. penyusunan bahan perumusan norma. Seksi Pendidik. f. dan b. Seksi Pendidik. norma. Subdirektorat Karir menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 492 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan kriteria karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. b. satndar. Seksi Tenaga Kependidikan. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Seksi Tenaga Kependidikan. prosedur. 105 . dan kriteria. fasilitasi. rencana kebutuhan. prosedur. penyusunan bahan pembinaan profesi pendidik perguruan tinggi. pemberian bimbingan teknis. dan g. Pasal 495 Subdirektorat Karir terdiri atas: a. dan fasilitasi pembinaan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. evaluasi pengembangan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pengembangan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan. standar. Pasal 493 Subdirektorat Karir mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan evaluasi pengadaan dan penempatan pendidik.

dan kriteria di bidang kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. promosi. pemberian bimbingan teknis. prosedur. 106 . dan profesi pendidik serta fasilitasi. prosedur. dan b. dan kompetensi pendidik perguruan tinggi. pemberian bimbingan teknis. pemberian bimbingan teknis. profesi. dan kompetensi tenaga kependidikan perguruan tinggi. kepangkatan. c. evaluasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. d. Subdirektorat Kualifikasi menyelenggarakan fungsi: a. dan evaluasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan di luar negeri. Pasal 500 (1) Seksi Pendidikan Luar Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan e. dan pengembangan kompetensi. (2) Seksi Pendidikan Dalam Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan.Pasal 496 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan evaluasi pengembangan karir. penyusunan bahan perumusan norma. standar. standar. dan evaluasi pengembangan karir. Pasal 497 Subdirektorat Kualifikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan kriteria. norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. standar. dan kriteria. karir. prosedur. standarisasi teknis. kepangkatan. prosedur. profesi. dan kriteria. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. dan fasilitasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. penyusunan bahan dan pelaksanaan peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. b. Pasal 498 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 497. fasilitasi. norma. Seksi Pendidikan Luar Negeri. norma. dan kriteria. promosi. pemberian bimbingan teknis. standar. prosedur. dan evaluasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan di dalam negeri. Seksi Pendidikan Dalam Negeri. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan profesi tenaga kependidikan serta fasilitasi. Pasal 499 Subdirektorat Kualifikasi terdiri atas: a. dan pengembangan kompetensi. standar. karir. norma. fasilitasi.

Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. e. Subdirektorat Program dan Evaluasi. standarisasi. pengelolaan data dan informasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. c. b. evaluasi pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. standar. barang milik negara. d. Pasal 506 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 505. c. Pasal 503 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 502. pemberian bimbingan teknis. pelaksanaan administrasi Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Subdirektorat Penelitian. Pasal 504 Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat terdiri atas: a. Kelompok Jabatan Fungsional. b. 107 . b. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Bagian Ketujuh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Pasal 502 Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan. dan kriteria di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. d. f. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat. program dan anggaran. anggaran. keuangan. dan kerumahtanggaan Direktorat. evaluasi pelaksanaan program. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. prosedur. Pasal 505 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Subbagian Tata Usaha. perumusan norma. e. dan evaluasi di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. kepegawaian.Pasal 501 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan pelaporan Direktorat. dan f.

c. d. e.

penyusunan program, kegiatan, dan anggaran Direktorat; pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program, kegiatan, dan anggaran Direktorat; dan penyusunan laporan Direktorat. Pasal 507

Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Seksi Penyusunan Program; dan b. Seksi Evaluasi. Pasal 508 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, program, kegiatan, dan anggaran Direktorat. (2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan evaluasi pelaksanaan rencana, program, kegiatan, anggaran, dan pengelolaan data dan informasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta penyusunan laporan Direktorat. Pasal 509 Subdirektorat Penelitian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, standarisasi teknis, pengembangan program, dan fasilitasi penelitian perguruan tinggi. Pasal 510 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 509, Subdirektorat Penelitian menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penelitian; b. penyusunan bahan perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang penelitian; c. pengembangan program penelitian perguruan tinggi; d. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pelaksanaan penelitian perguruan tinggi; dan e. evaluasi pelaksanaan penelitian perguruan tinggi. Pasal 511 Subdirektorat Penelitian terdiri atas: a. Seksi Penelitian Dasar dan Pengembangan Ilmu; dan b. Seksi Penelitian Strategis. Pasal 512 (1) Seksi Penelitian Dasar dan Pengembangan Ilmu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria, pengembangan program, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi pelaksanaan penelitian dasar dan pengembangan ilmu.

108

(2) Seksi Penelitian Strategis mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria, pengembangan program, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi pelaksanaan penelitian strategis. Pasal 513 Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, standarisasi teknis, pengembangan program, dan fasilitasi kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. Pasal 514 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 513, Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat; b. penyusunan bahan perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat; c. pengembangan program kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat; d. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pengembangan kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat; dan e. evaluasi pengembangan kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. Pasal 515 Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat terdiri atas: a. Seksi Pengabdian Kepada Masyarakat; dan b. Seksi Kreativitas dan Inovasi. Pasal 516 (1) Seksi Pengabdian Kepada Masyarakat mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria, pengembangan program, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi pengabdian kepada masyarakat. (2) Seksi Kreativitas dan Inovasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria, pengembangan program, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi pengembangan kreativitas mahasiswa. Pasal 517 Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, standarisasi teknis, dan fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual serta publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pasal 518 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 517, Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi menyelenggarakan fungsi:
109

a. b.

c. d. e. f. g.

penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang hak kekayaan intelektual dan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; penyusunan bahan perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang hak kekayaan intelektual dan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual hasil penelitian; publikasi dan promosi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; pelaksanaan akreditasi berkala ilmiah; penyusunan bahan pemberian penghargaan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; dan evaluasi pelaksanaan perolehan hak kekayaan intelektual dan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pasal 519

Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi terdiri atas: a. Seksi Hak Kekayaan Intelektual; dan b. Seksi Publikasi. Pasal 520 (1) Seksi Hak Kekayaan Intelektual mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria, fasilitasi, dan evaluasi perolehan hak kekayaan intelektual hasil penelitian serta pemberian penghargaan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. (2) Seksi Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria, publikasi, promosi, fasilitasi, dan evaluasi pelaksanaan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta akreditasi berkala ilmiah. Pasal 521 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan, kepegawaian, keuangan, barang milik negara, dan kerumahtanggaan Direktorat. Pasal 522 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 444 huruf f, Pasal 464 huruf f, Pasal 484 huruf f, dan Pasal 504 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. (5) Tugas, jenis, dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

110

c. reviu.BAB VIII INSPEKTORAT JENDERAL Bagian Pertama Kedudukan. c. b. b. pelaksanaan administrasi Inspektorat Jenderal. dan e. pemantauan. Sekretariat Inspektorat Jenderal. penyiapan perumusan kebijakan pengawasan intern di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional. dan kegiatan pengawasan lainnya. Inspektorat Investigasi. Inspektorat III. penyusunan laporan hasil pengawasan di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional. Pasal 525 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 524. Bagian Ketiga Sekretariat Inspektorat Jenderal Pasal 527 Sekretariat Inspektorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administrasi serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Inspektorat Jenderal. dan Fungsi Pasal 523 Inspektorat Jenderal dipimpin oleh seorang Inspektur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. Inspektorat I. Inspektorat II. pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu atas penugasan Menteri Pendidikan Nasional. 111 . evaluasi. Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Nasional menyelenggarakan fungsi: a. d. pelaksanaan pengawasan intern di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional terhadap kinerja dan keuangan melalui audit. d. Inspektorat IV. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 526 Inspektorat Jenderal terdiri atas: a. dan f. e. Tugas. Pasal 524 Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Nasional mempunyai tugas melaksanakan pengawasan intern di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional.

pengelolaan kepegawaian di lingkungan Inspektorat Jenderal. h. dan anggaran di bidang pengawasan. dan b. evaluasi. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pengawasan. penyusunan bahan kebijakan di bidang pengawasan. dan penyajian data dan informasi di bidang pengawasan. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. 112 . dan laporan Inspektorat Jenderal. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Inspektorat Jenderal. Sekretariat Inspektorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. dan e. e. d. g. Pasal 529 Sekretariat Inspektorat Jenderal terdiri atas: a. pemantauan. pengelolaan data dan informasi di bidang pengawasan. pengelolaan keuangan Inspektorat Jenderal. c. pengolahan. b. rencana. d. j. dan k. program. koordinasi penyusunan kebijakan. pengumpulan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. dan evaluasi hasil dan tindak lanjut pengawasan. Pasal 530 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan dan evaluasi penyusunan rencana. analisis. c. c. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. i.Pasal 528 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 527. program. dan anggaran di bidang pengawasan. Pasal 531 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 530. penyusunan rencana. anggaran. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Inspektorat Jenderal. Pasal 532 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. dan d. penyusunan laporan Inspektorat Jenderal. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran. program. program. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Inspektorat Jenderal. b. b. f. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Inspektorat Jenderal. Bagian Hukum dan Kepegawaian. koordinasi pelaksanaan tugas di bidang pengawasan. Bagian Pengolahan Laporan Pengawasan. Bagian Umum. dan anggaran di bidang pengawasan.

Subbagian Hukum dan Tata Laksana. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pengawasan. pengembangan. pengolahan. dan anggaran di bidang pengawasan. mutasi. dan kepegawaian Inspektorat Jenderal. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pengawasan. Pasal 535 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 534. dan b. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Inspektorat Jenderal. e. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan perencanaan. program. program. pelaksanaan monitoring dan penyelesaian tindak lanjut pengaduan/pengawasan masyarakat dan auditan. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di lingkungan Inspektorat Jenderal serta penyelesaian tindak lanjut pengaduan/pengawasan masyarakat. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. d. (2) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. Subbagian Kepegawaian. organisasi dan tata laksana. c. analisis dan penyempurnaan organisasi. Pasal 537 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Inspektorat Jenderal. penyusunan sistem dan prosedur kerja.Pasal 533 (1) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pengumpulan. pengadaan. 113 . b. dan f. disiplin. pengangkatan. analisis jabatan. Pasal 534 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. penyajian data dan informasi serta penyiapan bahan penyusunan kebijakan. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. Pasal 536 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. Pasal 538 Bagian Pengolahan Laporan Pengawasan mempunyai tugas melaksanakan pengolahan dan analisis laporan hasil pengawasan serta pemantauan dan evaluasi tindaklanjut hasil pengawasan. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Inspektorat Jenderal. dan anggaran di bidang pengawasan serta penyusunan bahan laporan Inspektorat Jenderal. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Inspektorat Jenderal. rencana.

pemeliharaan. dan evaluasi laporan hasil pengawasan serta penyusunan bahan laporan tindaklanjut hasil pengawasan sesuai wilayah kerjanya. Subbagian Rumah Tangga. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Inspektorat Jenderal. b. perawatan. Pasal 544 Bagian Umum terdiri atas: a. dokumentasi. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Inspektorat Jenderal. kebersihan serta pengadaan. pengelolaan keuangan Inspektorat Jenderal. keamanan. dan d. dan c. Pasal 543 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 542. dan keuangan Inpektorat Jenderal. pengelolaan barang milik negara. pengolahan. dan b. Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan A. analisis. (2) Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan B mempunyai tugas melakukan pengolahan. Pasal 541 (1) Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan A mempunyai tugas melakukan pengolahan. b. Pasal 545 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan.Pasal 539 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 538. Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan B. dan b. ketertiban. perpustakaan. Pasal 542 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan. keprotokolan. dan pengaturan penggunaan sarana dan prasarana di lingkungan Inspektorat Jenderal. Pasal 540 Bagian Pengolahan Laporan Pengawasan terdiri atas: a. analisis. kerumahtanggaan. dan evaluasi laporan hasil pengawasan dan pengawasan masyarakat serta penyusunan bahan laporan tindaklanjut hasil pengawasan sesuai wilayah kerjanya. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. keindahan. 114 . Bagian Pengolahan Laporan Pengawasan menyelenggarakan fungsi: a. analisis. dan evaluasi laporan hasil pengawasan. c. penyusunan laporan tindaklanjut hasil pengawasan. kearsipan. Subbagian Keuangan. penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi tindaklanjut hasil pengawasan. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Inspektorat Jenderal.

penyusunan laporan hasil pengawasan. keuangan. verifikasi. Inspektorat menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan pengawasan. perbendaharaan. b. Bagian Keempat Inspektorat Pasal 546 Inspektorat I sampai dengan Inspektorat IV mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan serta pengawasan kinerja dan keuangan dan pengawasan untuk tujuan tertentu di wilayah kerjanya. penyusunan bahan perumusan kebijakan pengawasan. pembukuan. Pasal 550 Inspektorat Investigasi mempunyai tugas penyusunan bahan perumusan kebijakan dan audit investigasi terhadap dugaan korupsi. dan g. evaluasi. kolusi. pelaksanaan fasilitasi terhadap pengelolaan pengawasan pendidikan di daerah. d. dan c. Pasal 549 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. b. barang milik negara. Inspektur. dan nepotisme di lingkungan Kementerian. pemantauan. dan kegiatan pengawasan lainnya terhadap kinerja dan keuangan. Kelompok Jabatan Fungsional. 115 . c. b. pelaksanaan urusan ketatausahaan Inspektorat. program. evaluasi. ketatausahaan. Pasal 547 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 546. penyusunan rencana. Pasal 551 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 550. dan anggaran Inspektorat Investigasi. e. Pasal 548 Inspektorat terdiri atas: a. penyusunan rencana program. dan pengelola pendidikan di pusat dan daerah serta pengawasan untuk tujuan tertentu. dan penyusunan laporan keuangan Inspektorat Jenderal.(2) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan pembiayaan. pelaksanaan audit. f. reviu. kepegawaian. dan kerumahtanggaan Inspektorat. dan anggaran Inspektorat. Subbagian Tata Usaha. pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu. Inspektorat Insvestigasi menyelenggarakan fungsi: a.

Inspektur. BAB IX BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN Bagian Pertama Kedudukan. dan c. pelaksanaan penemuan fakta (fact finding) dan audit investigasi serta pengusutan terhadap dugaan penyelewengan dan korupsi. kolusi. f. keuangan. 116 . (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas Jabatan Fungsional Auditor dan atau jabatan fungsional lainnya yang diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. dipimpin seorang tenaga fungsional sebagai ketua kelompok yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Inspektur. Tugas. kerumahtanggaan. pelaksanaan fasilitasi pengawasan investigasi terhadap aparat pengawasan bidang pendidikan di daerah. b. (5) Tugas. Subbagian Tata Usaha. dan barang milik negara Inspektorat. pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu berdasarkan petunjuk Menteri. Pasal 553 (1) Kelompok Jabatan Fungsional sebagaimana dimaksud pada Pasal 548 huruf c dan Pasal 552 huruf c mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan tugas jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. d. Pasal 554 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan ketatausahaan. kepegawaian. Kelompok Jabatan Fungsional. dan jenjang jabatan fungsional/auditor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. (3) Kelompok Jabatan Fungsional pada setiap Inspektorat dapat terdiri dari kelompokkelompok sesuai dengan kebutuhan. dan Fungsi Pasal 556 Badan Penelitian dan Pengembangan dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. penyusunan laporan hasil pengawasan. dan nepotisme di lingkungan kementerian pendidikan nasional. perencanaan. Pasal 552 Inspektorat Insvestigasi terdiri atas: a. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan Inspektorat Investigasi.c. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. e. g. jenis. Pasal 555 Wilayah kerja Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan A dan Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan B dan wilayah kerja Inspektorat I sampai dengan Inspektorat IV sebagaimana dimaksud dalam Pasal 541 ayat (1) dan ayat (2) dan Pasal 546 diatur lebih lanjut dalam Peraturan Inspektur Jenderal.

Bagian Ketiga Sekretariat Badan Pasal 560 Sekretariat Badan mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. dan anggaran di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. b. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan.Pasal 557 Badan Penelitian dan Pengembangan mempunyai tugas melaksanakan penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan. evaluasi. pelaksanaan administrasi Badan Penelitian dan Pengembangan. dan pelaporan pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 559 Badan Penelitian dan Pengembangan terdiri atas: a. dan d. dan program penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan. pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan. d. c. g. penyusunan kebijakan teknis. pengelolaan data dan informasi penelitian dan pengembangan. Sekretariat Badan. Pusat Penilaian Pendidikan. b. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. Pasal 561 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 560. pemantauan. Pusat Kurikulum dan Perbukuan. pengelolaan keuangan Badan Penelitian dan Pengembangan. Sekretariat Badan menyelenggarakan fungsi: a. e. Pasal 558 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 557. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. c. dan d. koordinasi pelaksanaan kegiatan dan kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan. f. Badan Penelitian dan Pengembangan menyelenggarakan fungsi: a. rencana. program. b. 117 . rencana. Pusat Penelitian Kebijakan. koordinasi penyusunan kebijakan. c.

Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 566 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. program. penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang penelitian dan pengembangan. evaluasi. i. pengolahan. c. b. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. d. Pasal 562 Sekretariat Badan terdiri atas: a. penyusunan bahan kebijakan di bidang penelitian dan pengembangan. 118 . dan anggaran di bidang penelitian dan pengembangan serta penyusunan bahan laporan Badan. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang penelitian dan pengembangan. Pasal 564 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 563. dan anggaran Badan. penyusunan laporan Badan. program. dan anggaran di bidang penelitian dan pengembangan. Pasal 565 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. program. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. b. pengumpulan. Pasal 567 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Badan. penyusunan rencana. Bagian Keuangan. anggaran. e. Bagian Umum. dan c. dan d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. pengolahan. j. Subbagian Program dan Anggaran. dan laporan Badan. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. dan anggaran Badan. Subbagian Data dan Informasi. dan penyajian data dan informasi di bidang penelitian dan pengembangan. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. Bagian Hukum dan Kepegawaian. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. b. Pasal 563 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana.h. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. c. program. program.

pembayaran. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. Subbagian Perbendaharaan. pengujian. dan c. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. Subbagian Pembiayaan. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan. Subbagian Kepegawaian. b. organisasi dan tata laksana. evaluasi. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang penelitian dan pengembangan. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan. Pasal 571 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum.Pasal 568 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 567. pembukuan. dan pertanggungjawaban keuangan Badan. e. 119 . penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang penelitian dan pengembangan. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Badan. penyimpanan. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Badan. d. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan urusan penerimaan. dan penyusunan laporan keuangan Badan. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Badan. b. dan c. penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan. c. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. b. Pasal 570 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. Pasal 572 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 571. Pasal 573 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. dan c. Pasal 569 Bagian Keuangan terdiri atas: a. dan f. dan pengesahan dokumen pelaksanaan anggaran di lingkungan Badan. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Badan. dan kerja sama di lingkungan Badan. Bagian Keuangan menyelengarakan fungsi: a. kepegawaian. Subbagian Kerja Sama. b.

pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Badan. b. Subbagian Barang Milik Negara. inventarisasi. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama. publikasi. Pasal 575 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. dan penyusunan laporan barang milik negara di lingkungan Badan. pengangkatan. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. dan perpustakaan di lingkungan Badan. 120 dan . disiplin.Pasal 574 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. Bagian Keempat Pusat Penelitian Kebijakan Pasal 579 Pusat Penelitian Kebijakan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan. pengadaan. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Badan. ketertiban. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Badan. keindahan. analisis jabatan. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. Pasal 576 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 575. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. dan hubungan masyarakat di bidang penelitian dan pengembangan. dokumentasi. Subbagian Rumah Tangga. Pasal 578 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. mutasi. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Badan. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. pendistribusian. keamanan. penghapusan. kearsipan. dan c. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. pengembangan. analisis dan penyempurnaan organisasi serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Badan. dan c. Pasal 577 Bagian Umum terdiri atas: a. kebersihan. penyimpanan. b. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana.

pemantauan. Kelompok Jabatan fungsional. program. pendidikan nonformal. persuratan dan kearsipan. Subbagian Tata Usaha. kerumahtanggaan. Pusat Penelitian Kebijakan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 583 Bidang Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini. penyusunan kebijakan teknis di bidang penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan. c. fasilitasi. pengembangan. Pasal 584 Bidang Penelitian Pendidikan Menengah dan Tinggi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. Bidang Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini. fasilitasi.Pasal 580 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 579. pengelolaan jaringan dan pangkalan penelitian di bidang pendidikan. dan Informal. kepegawaian. pelaksanaan. 121 . pendidikan dasar. barang milik negara. dan g. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. Pasal 585 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. b. dan ketatalaksanaan Pusat. pelaksanaan penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan. dan fasilitasi pengembangan jaringan penelitian di bidang pendidikan. Bidang Pembinaan dan Jaringan Penelitian. d. dan pendidikan informal. dan pelaporan pelaksanaan penelitian kebijakan pendidikan. fasilitasi pelaksanaan penelitian di bidang pendidikan. e. evaluasi. dan evaluasi penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan anak usia dini. pemantauan. dan evaluasi penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. penyusunan program penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan. program. pengelolaan. Dasar. Pasal 582 Bidang Pembinaan dan Jaringan Penelitian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pelaksanaan administrasi Pusat Penelitian Kebijakan. c. Dasar. f. pelaksanaan. Nonformal. Bidang Penelitian Pendidikan Menengah dan Tinggi. pemantauan. Nonformal. d. dan e. b. Pasal 581 Pusat Penelitian Kebijakan terdiri atas: a. keuangan.

materi buku pelajaran. metodologi pembelajaran. b. pemantauan. buku pelajaran. dan sumber pembelajaran lainnya pada pendidikan dasar. perbukuan. metodologi pembelajaran. pelaksanaan administrasi Pusat Kurikulum dan Perbukuan. pendidikan nonformal. f. koordinasi dan fasilitasi pengembangan kurikulum. fasilitasi. buku pelajaran. g. dan pendidikan informal. dan perbukuan pendidikan anak usia dini. metodologi pembelajaran. perbukuan. e. perbukuan. pengembangan kurikulum. dan sumber pembelajaran lainnya. d. dan h. serta pengelolaan informasi kurikulum. metodologi pembelajaran. pengembangan materi buku pelajaran dan sumber pembelajaran lainnya. Kelompok Jabatan Fungsional. c. d. dan sumber pembelajaran lainnya. pengembangan model kurikulum dan metodologi pembelajaran. 122 . Pasal 588 Pusat Kurikulum dan Perbukuan terdiri atas: a. Pasal 590 Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Menengah. pengelolaan informasi kurikulum dan materi buku pelajaran serta sumber pembelajaran lainnya. perbukuan. metodologi pembelajaran. dan sumber pembelajaran lainnya. pengembangan model. Bagian Tata Usaha. pendidikan menengah. Pusat Kurikulum dan Perbukuan menyelenggarakan fungsi: a. dan Informal. Pasal 587 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 586. pengembangan model. dan evaluasi kurikulum. Nonformal. pendidikan dasar. c. dan e. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan kurikulum. serta pengelolaan informasi kurikulum. dan sumber pembelajaran lainnya. b. fasilitasi. pemantauan. dan sumber pembelajaran lainnya pada pendidikan menengah. metodologi pembelajaran. Pasal 589 Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Dasar. dan evaluasi kurikulum. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan kurikulum. metodologi pembelajaran. Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Anak Usia Dini. materi buku pelajaran. penyusunan kebijakan teknis pengembangan kurikulum.Bagian Kelima Pusat Kurikulum dan Perbukuan Pasal 586 Pusat Kurikulum dan Perbukuan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis.

fasilitasi. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan. g. Pasal 594 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. pengembangan model. dan evaluasi kurikulum. dan ketatalaksanaan serta penyusunan laporan Pusat. pemantauan. kearsipan. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. pelaksanaan urusan kepegawaian. dan pendidikan informal. persuratan dan kearsipan. pendidikan nonformal. dan b. Nonformal. f. c. keuangan. Pasal 593 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 592. keuangan. penelitian. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. metodologi pembelajaran. pengelolaan barang milik negara. kerumahtanggaan. dan h. dan pengembangan sistem dan metodologi penilaian pendidikan. pelaksanaan urusan perencanaan. Subbagian Kepegawaian dan Keuangan. Pasal 595 (1) Subbagian Kepegawaian dan Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. 123 .Pasal 591 Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Anak Usia Dini. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. keamanan. buku pelajaran. dan sumber pembelajaran lainnya pada pendidikan anak usia dini. keindahan. d. ketertiban. e. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. kepegawaian. Bagian Keenam Pusat Penilaian Pendidikan Pasal 596 Pusat Penilaian Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. b. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. kebersihan. pelaksanaan urusan keuangan. Pasal 592 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. dan ketatalaksanaan Pusat. Subbagian Rumah Tangga. dan keprotokolan serta pengelolaan barang milik negara. materi buku pelajaran. kepegawaian. barang milik negara. serta pengelolaan informasi kurikulum.

keuangan. Pusat Penilaian Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a. dan pengukuran akademik serta koordinasi. jenjang. g. dan jalur pendidikan. pengembangan sistem dan pengelolaan informasi hasil penilaian pendidikan. dan i. serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Pusat. dan jalur pendidikan. evaluasi. Bidang Analisis dan Sistem Informasi Penilaian. Pasal 601 Bidang Analisis dan Sistem Informasi Penilaian mempunyai tugas melaksanakan analisis. Bagian Tata Usaha. Bidang Penilaian Akademik. pengembangan sistem. c. Pasal 602 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. evaluasi. dan e. dan jalur pendidikan. Pasal 599 Bidang Penilaian Akademik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. h. jenjang. persuratan dan kearsipan. pengembangan sistem. dan penyebarluasan informasi hasil penilaian pendidikan pada semua jenis. dan laporan pelaksanaan pengukuran nonakademik pada semua jenis. fasilitasi. Bidang Penilaian Non-Akademik. pengelolaan. dan penempatan serta koordinasi. pengembangan sistem dan pelaksanaan pengukuran nonakademik dan seleksi. d. ketatalaksanaan. fasilitasi. penyusunan kebijakan teknis pengembangan sistem dan metodologi penilaian pendidikan. pelaksanaan administrasi Pusat Penilaian Pendidikan. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penilaian pendidikan.Pasal 597 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 596. evaluasi pelaksanaan penilaian pendidikan. kepegawaian. dan pengukuran nonakademik untuk kepentingan diagnostik. pelaksanaan analisis hasil penilaian pendidikan. kerumahtanggaan. pengembangan sistem dan pelaksanaan pengukuran akademik. dan laporan pelaksanaan pengukuran akademik pada semua jenis. c. Pasal 598 Pusat Penilaian Pendidikan terdiri atas: a. f. jenjang. 124 . seleksi. e. d. b. Pasal 600 Bidang Penilaian Non-Akademik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. Kelompok Jabatan Fungsional. pengembangan sistem. b. penyusunan laporan pelaksanaan penilaian pendidikan.

dan ketatalaksanaan serta penyusunan laporan Pusat. e. Subbagian Rumah Tangga. dan Pasal 598 huruf e mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundangundangan. jenis. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan. Subbagian Kepegawaian dan Keuangan. pelaksanaan urusan kepegawaian. Pasal 605 (1) Subbagian Kepegawaian dan Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. dan keprotokolan serta pengelolaan barang milik negara. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan dan barang milik negara. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. dan f. b. kebersihan. (3) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. keuangan. Pasal 588 huruf e. d. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. ketertiban. dan b. 125 . kearsipan. Bagian Ketujuh Kelompok Jabatan Fungsional Pasal 606 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 581 huruf e. keamanan. c. (5) Tugas. keindahan.Pasal 603 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 602. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. pelaksanaan urusan keuangan. kepegawaian. pelaksanaan urusan perencanaan. Pasal 604 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a.

b. Pusat Pengembangan dan Pelindungan. rencana dan program pengembangan.BAB X BADAN PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN BAHASA Bagian Pertama Kedudukan. pembinaan. pelaksanaan administrasi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Sekretariat Badan menyelenggarakan fungsi: 126 . dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. penyusunan kebijakan teknis. dan pelaporan pelaksanaan pengembangan. pembinaan. Pasal 609 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 608. Tugas. b. pelaksanaan pengembangan. pembinaan. Sekretariat Badan. Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan. Bagian Ketiga Sekretariat Badan Pasal 611 Sekretariat Badan mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. dan d. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa menyelenggarakan fungsi: a. c. Pasal 612 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 611. pembinaan. dan Fungsi Pasal 607 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. dan c. pemantauan. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. evaluasi. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. Pasal 608 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa mempunyai tugas melaksanakan pengembangan. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 610 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa terdiri atas: a.

program. Pasal 613 Sekretariat Badan terdiri atas: a. f. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. e. dan anggaran di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. c. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. i. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. dan penyajian data dan informasi di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. Subbagian Program dan Anggaran. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. b. b. dan anggaran di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. program. program. Pasal 614 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. koordinasi penyusunan kebijakan. Pasal 615 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 614. pengumpulan. evaluasi. koordinasi pelaksanaan kegiatan dan kerja sama di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. b. rencana. Pasal 616 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. penyusunan rencana. dan laporan Badan. Bagian Keuangan. penyusunan laporan Badan. c. Bagian Umum. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. g. 127 . penyusunan bahan kebijakan di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. c. Subbagian Data.a. pengelolaan keuangan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. anggaran. dan d. dan e. Bagian Hukum dan Kepegawaian. pengolahan. h. program. dan c. koordinasi penyusunan bahan hubungan masyarakat di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. d. d. dan anggaran di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. b.

dan penyusunan laporan keuangan Badan. pengolahan. kepegawaian. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Badan. penyajian data. evaluasi. dan kerja sama di lingkungan Badan. dan c. b. dan anggaran Badan. dan penyusunan bahan koordinasi kebijakan di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. program. Pasal 621 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. Pasal 618 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Badan. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Badan. dan c. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. dan anggaran di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra serta penyusunan bahan laporan Badan. pembayaran. Pasal 619 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 618. Subbagian Perbendaharaan.Pasal 617 (1) Subbagian Data mempunyai tugas melakukan pengumpulan. dan pertanggungjawaban keuangan Badan. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. Pasal 620 Bagian Keuangan terdiri atas: a. Pasal 622 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. pengujian. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: 128 . b. Pasal 623 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 622. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Badan. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. organisasi dan tata laksana. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan urusan penerimaan. pembukuan. program. dan pengesahan dokumen pelaksanaan anggaran di lingkungan Badan. Subbagian Pembiayaan. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. penyimpanan. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a.

Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. f. d. pengembangan. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. dan c. disiplin. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Badan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Badan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. dan penyusunan bahan hubungan masyarakat di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. Subbagian Rumah Tangga. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan. Pasal 627 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 626. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. Pasal 628 Bagian Umum terdiri atas: a. b. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. analisis dan penyempurnaan organisasi serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Badan. Subbagian Barang Milik Negara.a. dan c. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Badan. b. Pasal 624 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. b. dan c. b. pengadaan. c. dan 129 . pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. analisis jabatan. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Badan. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. pengangkatan. e. Subbagian Kepegawaian. Subbagian Kerja Sama. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. Pasal 625 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. Pasal 626 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. mutasi.

Pasal 631 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 630. pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. penyusunan program pengkajian. dan pelindungan bahasa dan sastra. Pusat Pengembangan dan Pelindungan menyelenggarakan fungsi: a. d. pelaksanaan administrasi Pusat Pengembangan dan Pelindungan. Pasal 633 Bidang Pengkajian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. dan penyusunan laporan barang milik negara di lingkungan Badan. Pasal 634 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 633. dan pelindungan bahasa dan sastra. Pasal 632 Pusat Pengembangan dan Pelindungan terdiri atas: a. dan e. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Badan. evaluasi. f. Bidang Pengkajian. inventarisasi. Bidang Informasi dan Publikasi. b. pendistribusian. c. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. dan pelindungan bahasa dan sastra. pengembangan. Bidang Pengkajian menyelenggarakan fungsi: 130 . dokumentasi. keindahan. pengembangan.Pasal 629 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. kebersihan. Subbagian Tata Usaha. penyimpanan. b. penghapusan. pengkajian. Kelompok Jabatan Fungsional. pemantauan. penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan dan pelindungan bahasa dan sastra. dan h. Bagian Keempat Pusat Pengembangan dan Pelindungan Pasal 630 Pusat Pengembangan dan Pelindungan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengkajian. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. d. e. pelaksanaan pemetaan dan dokumentasi bahasa dan sastra. kearsipan. c. pengembangan. g. dan pelindungan bahasa dan sastra. Bidang Pembakuan dan Pelindungan. dan pelaporan pelaksanaan pengkajian. ketertiban. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. pengembangan. dan perpustakaan di lingkungan Badan. keamanan.

penyusunan pedoman pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. f. perekaman. Subbidang Pembakuan. pengembangan. c. b. fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual bahasa dan sastra. dan b.a. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. Bidang Pembakuan dan Pelindungan menyelenggarakan fungsi: a. dan pelaporan pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. dan pemantauan. 131 . pemetaan. dokumentasi. evaluasi. Subbidang Bahasa. penyusunan pedoman pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. e. d. Pasal 637 Bidang Pembakuan dan Pelindungan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. b. Pasal 638 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 637. dan f. pemetaan. Pasal 639 Bidang Pembakuan dan Pelindungan terdiri atas: a. c. pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. dan b. Subbidang Sastra. pengkajian. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. dokumentasi. pemantauan. Pasal 635 Bidang Pengkajian terdiri atas: a. pengembangan tata bahasa Indonesia. dan evaluasi pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa serta fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual di bidang bahasa. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. pengembangan. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. dan evaluasi pelaksanaan pengkajian dan pengembangan sastra serta fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual di bidang sastra. Subbidang Pelindungan. pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. perekaman. d. evaluasi. Pasal 636 (1) Subbidang Bahasa mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pedoman pengkajian dan pengembangan serta pencatatan. (2) Subbidang Sastra mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pedoman pengkajian dan pengembangan serta pencatatan. dan pelaporan pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. pengkajian. e.

istilah. pendokumentasian bahasa dan sastra. dan thesaurus serta evaluasi dan pelaporan pelaksanaan pembakuan bahasa dan sastra. pengolahan. (2) Subbidang Dokumentasi dan Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan teknis. pemberian layanan informasi kebahasaan dan kesastraan. penyusunan bahan dan koordinasi. dan pelaporan pelaksanaan pengelolaan informasi dan publikasi bahasa dan sastra. dan b. pengolahan. pedoman pembakuan. pendokumentasian. pemetaan. persuratan. penyusunan kamus. (2) Subbidang Pelindungan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan teknis. barang milik negara. Bidang Informasi dan Publikasi menyelenggarakan fungsi: a. pengumpulan. Pasal 643 Bidang Informasi dan Publikasi terdiri atas: a. pencatatan. dan pengembangan kosa kata. evaluasi. evaluasi. kerumahtanggaan. dan penyajian data dan informasi kebahasaan dan kesastraan. kearsipan. b. Subbidang Dokumentasi dan Publikasi. pemantauan. dan publikasi bahasa dan sastra. d. c. 132 . pedoman pelindungan. keuangan. Pasal 644 (1) Subbidang Informasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan teknis. kepegawaian. Pasal 642 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 641. Pasal 641 Bidang Informasi dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan teknis. ensiklopedia. dan ketatalaksanaan Pusat.Pasal 640 (1) Subbidang Pembakuan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan teknis. dan f. dan pelaporan pelaksanaan publikasi dan dokumentasi kebahasaan dan kesastraan. penyusunan bahan dan koordinasi pelaksanaan publikasi kebahasaan dan kesastraan. Pasal 645 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. dan revitalisasi bahasa dan sastra Indonesia serta evaluasi dan pelaporan pelindungan bahasa dan sastra. Subbidang Informasi. perekaman. e. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang informasi dan publikasi bahasa dan sastra. konservasi. glosarium. pengumpulan. dan penyajian data dan informasi kebahasaan dan kesastraan serta pemberian layanan informasi bahasa dan sastra. pengelolaan informasi.

Bagian Kelima Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan Pasal 646 Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. koordinasi dan fasilitasi pembinaan bahasa dan sastra. penyusunan bahan pemberian penghargaan bahasa dan sastra. pemberian layanan dan bantuan teknis kebahasaan dan kesastraan. penyusunan bahan kebijakan teknis pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan menyelenggarakan fungsi: a. c. dan pelaporan pelaksanaan pembinaan bahasa dan sastra. Pasal 649 Bidang Pemasyarakatan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pelaksanaan pemasyarakatan bahasa dan sastra. g. d. pemasyarakatan bahasa dan sastra. Pasal 650 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 649. b. e. pelaksanaan peningkatan mutu. Pasal 647 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 646. h. pemantauan. c. penyusunan program pembinaan dan pemasyarakatan bahasa dan sastra. d. Pasal 648 Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan terdiri atas: a. d. peningkatan mutu pembelajaran bahasa dan sastra serta peningkatan peran dan pengendalian penggunaan bahasa dan sastra. Subbagian Tata Usaha. pelaksanaan pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa Indonesia. pemasyarakatan. peran. dan fungsi bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional. c. pemantauan. evaluasi. e. pelaksanaan pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. pelaksanaan administrasi Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan. b. dan i. penyusunan bahan peningkatan mutu penggunaan dan pembelajaran bahasa dan sastra. Bidang Peningkatan dan Pengendalian. evaluasi. dan e. fasilitasi pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. f. Bidang Pembelajaran. dan f. Kelompok Jabatan Fungsional. penyusunan kebijakan teknis di bidang pembinaan bahasa dan sastra. 133 . dan pelaporan pelaksanaan pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. Bidang Pemasyarakatan menyelenggarakan fungsi: a. b. Bidang Pemasyarakatan.

d. (2) Subbidang Bantuan Teknis mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pembelajaran bahasa dan sastra dan peningkatan kompetensi tenaga kebahasaan dan kesastraan. peningkatan apresiasi sastra serta koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pembelajaran bahasa dan sastra. pemantauan. pelaksanaan peningkatan kompetensi tenaga kebahasaan dan kesastraan. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan dan peningkatan mutu pembelajaran bahasa dan sastra. Subbidang Bantuan Teknis.Pasal 651 Bidang Pemasyarakatan terdiri atas: a. pelaksanaan dan evaluasi pemasyarakatan. dan g. f. Pasal 652 (1) Subbidang Penyuluhan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. peningkatan kompetensi tenaga kebahasaan dan kesastraan. Subbidang Pembinaan Tenaga Kebahasaan dan Kesastraan. e. dan b. pelaksanaan peningkatan apresiasi sastra. pemberian layanan dan bantuan teknis dan penghargaan di bidang bahasa dan sastra. dan peningkatan mutu pembelajaran bahasa dan sastra. evaluasi. dan penyuluhan bahasa dan sastra. 134 . Subbidang Penyuluhan. c. pelaksanaan pengembangan modul dan bahan ajar bahasa dan sastra. Subbidang Proses Pembelajaran. b. Pasal 656 (1) Subbidang Proses Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pengembangan modul dan bahan ajar bahasa dan sastra. dan uji kemahiran berbahasa Indonesia. pengembangan. penyusunan bahan dan pelaksanaan uji kemahiran berbahasa Indonesia. Pasal 653 Bidang Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. Bidang Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. dan b. Pasal 654 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 653. Pasal 655 Bidang Pembelajaran terdiri atas: a. dan pelaporan pelaksanaan pembelajaran bahasa dan sastra. (2) Subbidang Pembinaan Tenaga Kebahasaan dan Kesastraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis.

Pasal 660 (1) Subbidang Peningkatan Fungsi dan Peran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. kepegawaian. dan b. pelaksanaan pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa dan sastra. keuangan. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang peningkatan fungsi dan peran serta pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa. persuratan dan kearsipan. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan fungsi dan peran bahasa serta pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa. koordinasi dan fasilitasi peningkatan mutu bahasa dan sastra Indonesia untuk orang asing. Bagian Keenam Kelompok Jabatan Fungsional Pasal 662 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada Pasal 632 huruf e dan Pasal 648 huruf e mempunyai tugas melakukan kegiatan fungsional mendukung pelaksanaan tugas pada Sekretariat Badan. peningkatan fungsi dan peran bahasa dan sastra. 135 . (2) Subbidang Pengendalian Penggunaan Bahasa mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra. koordinasi dan fasilitasi peningkatan mutu bahasa Indonesia untuk orang asing. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. d. Pasal 659 Bidang Peningkatan dan Pengendalian terdiri atas: a. Bidang Peningkatan dan Pengendalian menyelenggarakan fungsi: a.Pasal 657 Bidang Peningkatan dan Pengendalian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. Subbidang Pengendalian Penggunaan Bahasa. dan pengawasan penggunaan bahasa. b. dan Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra. kerumahtanggaan. Pasal 661 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. pelaksanaan peningkatan fungsi dan peran bahasa dan sastra. dan ketatalaksanaan di lingkungan Pusat. Pasal 658 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 657. evaluasi. pengendalian. peningkatan fungsi dan peran bahasa. c. Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra. dan Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh Sekretariat Badan. dan pengawasan penggunaan bahasa. pemantauan. Subbidang Peningkatan Fungsi dan Peran. pengendalian. dan e. barang milik Negara.

(5) Tugas. b. Pusat Pengembangan Profesi Pendidik. Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan administrasi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. jenis. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 666 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan terdiri atas: a. penyusunan kebijakan teknis. c. pemantauan. dan d. dan program pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. Pasal 665 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 664. dan Fungsi Pasal 663 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. evaluasi. pelaksanaan pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. Sekretariat Badan. 136 . dan d. BAB XI BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN Bagian Pertama Kedudukan. Tugas. b. dan pelaporan pelaksanaan pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan. Pasal 664 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. c. rencana.(4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja.

Pasal 669 Sekretariat Badan terdiri atas: a. anggaran. Pasal 670 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. pengelolaan data dan informasi sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. program. evaluasi. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. dan d. e. f. koordinasi pelaksanaan kegiatan dan kerja sama di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. c. Bagian Keuangan. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. pengelolaan keuangan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. Pasal 668 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 667. d. g. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. dan laporan Badan. i. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. rencana. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. koordinasi penyusunan kebijakan. Sekretariat Badan menyelenggarakan fungsi: a. dan j. b. Bagian Umum. b. program. dan anggaran di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. 137 . Bagian Hukum dan Kepegawaian.Bagian Ketiga Sekretariat Badan Pasal 667 Sekretariat Badan mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. h. c.

Pasal 671 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 670. Pasal 672 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Badan. Subbagian Perbendaharaan. Pasal 676 Bagian Keuangan terdiri atas: a. b. dan anggaran di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. b. dan c. Pasal 673 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. pengolahan. program. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. program. dan anggaran di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan serta penyusunan bahan laporan Badan. program. Bagian Keuangan menyelengarakan fungsi: a. penyusunan laporan Badan. pengolahan. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Badan. penyusunan bahan kebijakan di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. dan penyajian data dan informasi di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. Pasal 674 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Badan. b. pengumpulan. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Pembiayaan. dan c. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. dan e. program. dan anggaran di bidang pengembangan sumberdaya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. penyusunan rencana. dan c. Pasal 675 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 674. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. b. dan anggaran Badan. 138 . Subbagian Data dan Informasi. d. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Badan. Subbagian Program dan Anggaran. c.

disiplin. kepegawaian. d. publikasi. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. c. Pasal 681 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. pembukuan. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. b. pengembangan. Pasal 680 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. dan penyusunan laporan keuangan Badan. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Badan. penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. e. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan urusan penerimaan. analisis dan penyempurnaan organisasi serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Badan. Subbagian Kepegawaian. Pasal 678 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. Subbagian Kerja Sama. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. evaluasi. dan pertanggungjawaban keuangan Badan. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. b. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan. pengangkatan. dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Badan. pembayaran. Pasal 679 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 678. organisasi dan tata laksana. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. dan f. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan. analisis jabatan. dan kerja sama di lingkungan Badan.Pasal 677 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. 139 ketatausahaan dan . dan c. dan pengesahan dokumen pelaksanaan anggaran di lingkungan Badan. penyimpanan. Pasal 682 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara Badan. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. pengujian. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama. mutasi. pengadaan.

dan pelaporan pelaksanaan pengembangan profesi pendidik. koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Badan. Pasal 685 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. ketertiban. inventarisasi. dan c. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Badan. penyimpanan. Nonformal. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. 140 . kebersihan. Pasal 687 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 686. e. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. keindahan.Pasal 683 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 682. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. b. penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik. Bagian Keempat Pusat Pengembangan Profesi Pendidik Pasal 686 Pusat Pengembangan Profesi Pendidik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan pengembangan profesi pendidik. pendistribusian. dokumentasi. b. dan Informal. c. dan penyusunan laporan barang milik negara di lingkungan Badan. dan f. d. Pasal 688 Pusat Pengembangan Profesi Pendidik terdiri atas: a. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. b. pelaksanaan administrasi Pusat Pengembangan Profesi Pendidik. Subbagian Rumah Tangga. pemantauan. Pusat Pengembangan Profesi Pendidik menyelenggarakan fungsi: a. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Badan. evaluasi. Pasal 684 Bagian Umum terdiri atas: a. penyusunan program pengembangan profesi pendidik. dan perpustakaan di lingkungan Badan. kearsipan. keamanan. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. dan c. penghapusan. Subbagian Barang Milik Negara.

dan Informal terdiri atas: a. e. dan pelaporan pelaksanaan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. pendidikan nonformal. d. dan Kelompok Jabatan Fungsional. d. Nonformal. fasilitasi. 141 . dan pendidikan informal. dan pendidikan informal. dan pendidikan informal. dan f. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik pendidikan anak usia dini. Pasal 692 (1) Subbidang Peningkatan Kompetensi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta bahan koordinasi. dan pendidikan informal. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. Nonformal. Subbidang Peningkatan Kompetensi. dan pendidikan informal. fasilitasi. fasilitasi. pendidikan nonformal. dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. dan pendidikan informal. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi serta koordinasi. evaluasi. Pasal 689 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan kompetensi pendidik pendidikan anak usia dini. Subbagian Tata Usaha. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. c. Nonformal. pendidikan nonformal. Subbidang Sertifikasi. pendidikan nonformal. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. pendidikan nonformal. penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. Pasal 691 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. b. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar. c. pemantauan. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. pendidikan nonformal. e. evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. dan pendidikan informal. pemantauan. (2) Subbidang Sertifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi.b. pendidikan nonformal. penyusunan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. dan b. Pasal 690 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 689. evaluasi.

dan d. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik pendidikan dasar. dan f. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik pendidikan menengah. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. Pasal 698 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 697. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan kompetensi pendidik pendidikan dasar. penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. dan b. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. (2) Subbidang Sertifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi. fasilitasi. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi. penyusunan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. pemantauan. penyusunan bahan kordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. dan pelaporan pelaksanaan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. evaluasi. dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. b. 142 . Pasal 697 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi serta koordinasi. dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. Subbidang Sertifikasi. Pasal 696 (1) Subbidang Peningkatan Kompetensi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta bahan koordinasi. Subbidang Peningkatan Kompetensi. c. Pasal 695 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar terdiri atas: a. evaluasi.Pasal 693 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi serta koordinasi. e. Pasal 694 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 693. fasilitasi. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. fasilitasi. pemantauan.

Pasal 700 (1) Subbidang Peningkatan Kompetensi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta bahan koordinasi. dan ketatalaksanaan Pusat.b. e. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan kompetensi pendidik pendidikan menengah. penyusunan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. b. Pasal 703 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 702. d. c. dan b. Pasal 701 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. dan penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. kepegawaian. 143 . kerumahtanggaan. keuangan. Subbidang Sertifikasi. barang milik negara. penyusunan bahan pelaksanaan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. dan pelaporan pelaksanaan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. pemantauan. fasilitasi. koordinasi. Bagian Kelima Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan Pasal 702 Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. persuratan dan kearsipan. evaluasi. c. penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. dan fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. penyusunan program pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. fasilitasi. dan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan menyelenggarakan fungsi: a. pemantauan. Pasal 699 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah terdiri atas: a. penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. Subbidang Peningkatan Kompetensi. evaluasi. (2) Subbidang Sertifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi. f.

Pasal 705 Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik serta bahan koordinasi. dan penyusunan laporan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. Pasal 707 Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik terdiri atas: a. Pasal 708 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik serta bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. Pasal 706 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 705. dan evaluasi pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. e. 144 . penyusunan laporan pelaksanaan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. (2) Subbidang Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan. dan f. f. b. pemantauan. Kelompok Jabatan Fungsional. penyusunan bahan koordinasi dan pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik.d. evaluasi. d. penyusunan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. c. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. dan d. Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik. fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. Subbidang Program. evaluasi. c. b. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan Pegawai. Pasal 704 Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan terdiri atas: a. Bagian Tata Usaha. dan b. Subbidang Evaluasi. fasilitasi. dan pelaporan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai. e. dan pelaksanaan administrasi Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan.

dan evaluasi pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. Pasal 712 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai serta bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. dan penyusunan laporan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. Pasal 713 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. c. kearsipan. b. barang milik negara. fasilitasi. pelaksanaan urusan perencanaan. dan perpustakaan. f. Subbidang Evaluasi. (2) Subbidang Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan. b.Pasal 709 Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan dan Pegawai mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai serta bahan koordinasi. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. Pasal 711 Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan dan Pegawai terdiri atas: a. pelaksanaan urusan persuratan. dan ketatalaksanaan Pusat. g. Subbidang Program. kerumahtanggaan. c. penyusunan bahan koordinasi dan pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. pengelolaan barang milik negara. e. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. pelaksanaan urusan keuangan. dan h. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. kepegawaian. d. Pasal 710 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 709. 145 . keuangan. dan b. d. pelaksanaan urusan kepegawaian. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. Pasal 714 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 713. persuratan dan kearsipan. Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan dan Pegawai menyelenggarakan fungsi: a. e. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. penyusunan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. evaluasi. penyusunan laporan pelaksanaan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. dan f.

dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan. Nonformal. pelaksanaan administrasi Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. c. dan b. pelaksanaan pemetaan mutu pendidikan. pendidikan nonformal. 146 . b. dokumentasi. Nonformal. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan. keindahan. d. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang penjaminan mutu pendidikan. Subbagian Rumah Tangga. evaluasi. fasilitasi. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar. kepegawaian. ketertiban. Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 716 (1) Subbagian Kepegawaian dan Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. c. Subbagian Kepegawaian dan Keuangan. Bagian Ketujuh Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan Pasal 717 Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan penjaminan mutu pendidikan. Subbagian Tata Usaha. f. Pasal 720 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi. pemantauan. dan g. evaluasi. Kelompok Jabatan Fungsional. pemetaan. dan ketatalaksanaan serta penyusunan laporan Pusat. e. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. b. Pasal 719 Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan terdiri atas: a. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan. keuangan. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan. bahan koordinasi. dan Informal.Pasal 715 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. perpustakaan. keamanan. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program. kearsipan. penjaminan mutu pendidikan. kebersihan. d. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan serta pengembangan dan pengelolaan sistem informasi penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. dan e. dan keprotokolan serta pengelolaan barang milik negara. dan pendidikan informal. Pasal 718 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 717.

Subbidang Sistem Informasi. dan pendidikan informal. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penjaminan mutu pendidikan dasar.Pasal 721 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 720. pemetaan. dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. dan pendidikan informal. fasilitasi. dan pendidikan informal. Subbidang Pemetaan Mutu. Nonformal. pendidikan nonformal. penjaminan mutu pendidikan. pendidikan nonformal. bahan koordinasi. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. Pasal 722 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. b. (2) Subbidang Sistem Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan dan pengelolaan sistem informasi serta pemantauan. penyusunan laporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. c. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. f. pendidikan nonformal. pemetaan mutu pendidikan dasar. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan anak usia dini. dan pendidikan informal. pemetaan mutu pendidikan. dan pendidikan informal. Pasal 725 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 724. e. evaluasi. Pasal 723 (1) Subbidang Pemetaan Mutu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program penjaminan mutu pendidikan. dan Informal terdiri atas: a. pemetaan mutu pendidikan anak usia dini. pendidikan nonformal. c. dan pendidikan informal. bahan koordinasi. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan anak usia. d. dan g. 147 . penyusunan program penjaminan mutu pendidikan dasar. b. penyusunan bahan kebijakan di bidang penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan serta pengembangan dan pengelolaan sistem informasi penjaminan mutu pendidikan dasar. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. pendidikan nonformal. dan b. dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. pemantaun dan evaluasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. evaluasi. pendidikan nonformal. Nonformal. Pasal 724 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal.

penyusunan program penjaminan mutu pendidikan menengah. dan b. f. e. Subbidang Pemetaan Mutu. pemantaun dan evaluasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan dasar. fasilitasi. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. penjaminan mutu pendidikan. evaluasi. bahan koordinasi. penyusunan laporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. Subbidang Sistem Informasi. c.d. pemetaan. Pasal 727 (1) Subbidang Pemetaan Mutu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program penjaminan mutu pendidikan. pemetaan mutu pendidikan. penyusunan bahan kebijakan di bidang penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. d. dan penyusunan laporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. b. Pasal 728 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program. e. dan b. Pasal 726 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar terdiri atas: a. Pasal 730 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi terdiri atas: a. pemetaan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan serta pengembangan dan pengelolaan sistem informasi penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. dan g. bahan koordinasi. evaluasi. (2) Subbidang Sistem Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan dan pengelolaan sistem informasi serta pemantauan. Pasal 729 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 728. Subbidang Pemetaan Mutu. Bidang Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi menyelenggarakan fungsi: a. g. 148 . Subbidang Sistem Informasi. f.

BAB XII PUSAT-PUSAT Bagian Pertama Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Pasal 734 (1) Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan adalah unsur pelaksana tugas Kementerian di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. pemetaan mutu pendidikan. evaluasi. Pasal 735 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan pengembangan. dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. kerumahtanggaan. (2) Subbidang Sistem Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan dan pengelolaan sistem informasi serta pemantauan. (2) Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal. dan ketatalaksanaan Pusat. 149 . dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. dan evaluasi kegiatan di bidang teknologi pendidikan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk pendidikan. persuratan dan kearsipan. dan Pasal 719 huruf e mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundangundangan. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. pembinaan. Pasal 733 (1) Kelompok Jabatan Fungsional sebagaimana dimaksud pada Pasal 688 huruf e. bahan koordinasi. barang milik negara. Pasal 704 huruf d. keuangan. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan.Pasal 731 (1) Subbidang Pemetaan Mutu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program penjaminan mutu pendidikan. kepegawaian. Pasal 732 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. jenis. (5) Tugas. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud pada ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat.

Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio. multimedia. Pasal 737 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan terdiri atas: a. kearsipan. dan g. c. d. Kelompok Jabatan Fungsional. dan anggaran di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. d. pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. c. Subbagian Keuangan. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Pasal 739 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 738. pemantauan dan evaluasi di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Bidang Pengembangan Jejaring. Subbagian Rumah Tangga. 150 . pengelolaan kepegawaian. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. dan perpustakaan. kerumahtanggaan. dan Film. d. penyusunan rencana. Bagian Tata Usaha. pelaksanaan urusan persuratan. dan ketatalaksanaan Pusat. b. film. f. dan web. keuangan. Pasal 738 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. penyusunan kebijakan teknis di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a. persuratan. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. televisi. f. b.Pasal 736 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 735. Televisi. barang milik negara. b. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 740 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. pengembangan dan pengelolaan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan dan barang milik negara. e. Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web. pengelolaan keuangan. kearsipan. e. pelaksanaan administrasi Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan. program. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. kepegawaian. dan g. dan e. dan c. b. c.

d. Televisi. b. ketertiban. televise. e. evaluasi. dan film. dan g. keprotokolan. (2) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan analisis jabatan. pembelajaran berbasis radio. Televisi. barang milik negara.Pasal 741 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan teknologi pemantauan. dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. perancangan. analisis. perancangan. dan laporan keuangan Pusat. fasilitasi. dan produksi program pembelajaran berbasis radio. dan f. dan film. televisi. dan film. pengembangan sistem pembelajaran berbasis radio. Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio. televisi. Pasal 745 (1) Subbidang Perancangan dan Produksi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. penyusunan bahan koordinasi kerja sama. televisi. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. Televisi. Pasal 744 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio. kebersihan. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi pembelajaran berbasis radio. dan film. c. dan film. pengembangan. kearsipan. dan Film mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. evaluasi. dan Film menyelenggarakan fungsi: a. 151 . dan keindahan di lingkungan Pusat. televisi. mutasi. dan pemberhentian pegawai. analisis. televisi. perbendaharaan. dan film. dan Film terdiri atas: a. dan urusan perencanaan. dan produksi program pembelajaran berbasis radio. penyiaran dan pengendalian program pembelajaran berbasis radio. dan film. perpustakaan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. Pasal 743 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 742. pengadaan. serta penyusunan laporan Pusat. televisi. dan film. Subbidang Perancangan dan Produksi. televisi. analisis dan penyempurnaan organisasi. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. dan film. sistem dan prosedur kerja. program dan anggaran serta urusan pembiayaan. Pasal 742 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio. televisi. pengembangan teknologi. dan b. pertimbangan dan bantuan hukum. keamanan. Subbidang Penyiaran dan Pengendalian. (3) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. pengembangan sistem.

dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. Pasal 746 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. Pasal 747 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 746. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. dan produksi program pembelajaran berbasis multimedia dan web. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. evaluasi. dan b. televisi. analisis. Subbidang Perancangan dan Produksi. Pasal 748 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web terdiri atas: a. Pasal 749 (1) Subbidang Perancangan dan Produksi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. fasilitasi. evaluasi. dan fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. c. Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web menyelenggarakan fungsi: a. 152 . b. dan produksi program pembelajaran berbasis multimedia dan web. d.(2) Subbidang Penyiaran dan Pengendalian mempunyai tugas melakukan penyiaran dan pengendalian program. evaluasi. Subbidang Aplikasi dan Pengendalian. analisis. (2) Subbidang Aplikasi dan Pengendalian mempunyai tugas melakukan aplikasi dan pengendalian program. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. pengembangan sistem pembelajaran berbasis multimedia dan web. e. pengembangan teknologi. perancangan. aplikasi dan pengendalian program pembelajaran berbasis multimedia dan web. dan film. dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. pengembangan sistem. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan teknologi pembelajaran berabasis multimedia dan web. perancangan. dan g. dan f.

dan penyusunan laporan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Subbidang Pemeliharaan dan Pengendalian. dan penyusunan laporan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Bidang Pengembangan Jejaring menyelenggarakan fungsi: a. perancangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Pasal 753 (1) Subbidang Pengkajian dan Perancangan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. fasilitasi. pengembangan. d. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. fasilitasi. dan perancangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. pengkajian. c.Pasal 750 Bidang Pengembangan Jejaring mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. Pasal 754 (1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundangundangan. e. Pasal 752 Bidang Pengembangan Jejaring terdiri atas: a. 153 . (2) Subbidang Pemeliharaan dan Pengendalian mempunyai tugas melakukan pemeliharaan dan pengendalian. pemantauan. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. b. evaluasi. dan g. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. dan b. dan f. dan pengelolaan jejaring serta fasilitasi. pengkajian dan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. pemantauan. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. pengembangan. evaluasi. Pasal 751 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 750. Subbidang Pengkajian dan Perancangan. pemeliharaan dan pengendalian jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan.

b. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. c. koordinasi pelaksanaan publikasi kebijakan dan kegiatan strategis Kementerian. h. kepegawaian. Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. pengembangan kemitraan dengan lembaga. pengembangan kemitraan. i. penyusunan kebijakan teknis di bidang informasi dan hubungan masyarakat.(4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. g. Bidang Pengembangan Kemitraan. d. pemberian layanan informasi dan kehumasan bidang pendidikan. persuratan. pelaksanaan administrasi Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat. 154 . dan j. Pasal 756 Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan koordinasi pengelolaan data dan informasi. publikasi. dan e. pengolahan. publikasi dan pencitraan Kementerian. Bagian Kedua Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat Pasal 755 (1) Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat adalah unsur pelaksana tugas Kementerian di bidang pengelolaan informasi dan publikasi pendidikan serta hubungan masyarakat. Bagian Tata Usaha. evaluasi dan penyusunan laporan pengelolaan informasi dan hubungan masyarakat. pengelolaan perpustakaan Kementerian. Bidang Informasi. jenis. kerumahtanggaan. barang milik negara. Pasal 758 Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat terdiri atas: a. c. dan masyarakat. pengumpulan. (5) Tugas. b. e. Pasal 759 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. Kelompok Jabatan Fungsional. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan. kearsipan. d. Bidang Pencitraan Publik. dan ketatalaksanaan Pusat. (2) Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal. dan pencitraan pendidikan. media. keuangan. Pasal 757 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 756. pengelolaan dan pembinaan kearsipan dan dokumen Kementerian. f.

d. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. b. penyajian data dan informasi pendidikan serta pengelolaan dan pembinaan arsip. 155 . keamanan. (2) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan analisis jabatan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. analisis dan penyempurnaan organisasi. Subbagian Keuangan. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan kerumahtangaan dan barang milik negara. pengolahan. dan c. pengumpulan dan pengolahan informasi bidang pendidikan. e.Pasal 760 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 759. dan anggaran di bidang informasi dan hubungan masyarakat. pengumpulan. b. dan pemberhentian pegawai. Pasal 762 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. kearsipan. dokumen. Pasal 764 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 763. penyajian dan layanan informasi bidang pendidikan. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang informasi pendidikan. pengelolaan keuangan. serta penyusunan laporan Pusat. penyusunan bahan pembinaan kearsipan dan dokumen di lingkungan Kementerian. pengelolaan arsip dan dokumentasi Kementerian. d. kebersihan. dan urusan perencanaan. barang milik negara. dan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. dan laporan keuangan Pusat. Pasal 761 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. dan anggaran serta pembiayaan. dan keindahan di lingkungan Pusat. pengadaan. c. program. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. Pasal 763 Bidang Informasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. perpustakaan. pengembangan. mutasi. f. b. e. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan. dan g. pengelolaan kepegawaian. evaluasi. Bidang Informasi menyelenggarakan fungsi: a. program. keprotokolan. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. perbendaharaan. ketertiban. dan f. penyusunan rencana. pengelolaan perpustakaan Kementerian. (3) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. sistem dan prosedur kerja. dan perpustakaan Kementerian. pertimbangan dan bantuan hukum. Subbagian Rumah Tangga. c.

Subbidang Integrasi Informasi. koordinasi pelaksanaan kemitraan dengan lembaga negara. pengolahan. fasilitasi pelaksanaan kemitraan di lingkungan Kementerian. (3) Subbidang Perpustakaan mempunyai tugas melakukan pengelolaan perpustakaan Kementerian. Pasal 769 Bidang Pengembangan Kemitraan terdiri atas: a. bahan informasi. rencana pengembangan. Subbidang Kemitraan Media. (2) Subbidang Kemitraan Media mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Bidang Pengembangan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a. koordinasi. dan fasilitasi pelaksanaan kemitraan dengan media.Pasal 765 Bidang Informasi terdiri atas: a. dan masyarakat. b. Subbidang Arsip dan Dokumentasi. koordinasi. dan fasilitasi pelaksanaan kemitraan dengan lembaga negara. (2) Subbidang Arsip dan Dokumentasi mempunyai tugas melakukan pengelolaan dan penyusunan bahan pembinaan arsip dan dokumen Kementerian. Subbidang Kemitraan Lembaga Negara. koordinasi. (3) Subbidang Kemitraan Lembaga Masyarakat melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan fasilitasi pelaksanaan kemitraan dengan masyarakat. Pasal 768 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 767. pengumpulan. media. d. Pasal 767 Bidang Pengembangan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pengembangan. Pasal 770 (1) Subbidang Kemitraan Lembaga Negara mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Pasal 766 (1) Subbidang Integrasi Informasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan e. b. Subbidang Kemitraan Lembaga Masyarakat. dan penyajian data dan informasi bidang pendidikan. c. media. dan fasilitasi kemitraan dengan lembaga negara. dan c. dan c. rencana pengembangan. 156 . media. Subbidang Perpustakaan. dan masyarakat. rencana pengembangan. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan kemitraan. b. penyusunan bahan informasi Kementerian dalam pelaksanaan kemitraan dengan lembaga negara. bahan informasi. dan masyarakat. bahan informasi. media. dan masyarakat. penyusunan rencana pengembangan kemitraan dengan lembaga negara.

analisis. d. b. Subbidang Publikasi. dan c. (3) Subbidang Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. koordinasi dan penyusunan bahan publikasi di bidang pendidikan dan pencitraan Kementerian. Pasal 775 (1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundangundangan. Pasal 774 (1) Subbidang Pengelolaan Aspirasi Masyarakat mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Subbidang Pengelolaan Konten Media. jenis. pengolahan. (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. Subbidang Pengelolaan Aspirasi Masyarakat. publikasi di bidang pendidikan serta pencitraan Kementerian. (5) Tugas. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat.Pasal 771 Bidang Pencitraan Publik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan penyusunan tanggapan aspirasi masyarakat di bidang pendidikan. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pencitraan publik. analisis dan penyusunan bahan informasi di bidang pendidikan melalui media. koordinasi dan penyusunan bahan publikasi di bidang pendidikan dan pencitraan Kementerian. (2) Subbidang Pengelolaan Konten Media mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan e. Bidang Pencitraan Publik menyelenggarakan fungsi: a. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. 157 . b. dan penyusunan bahan informasi di bidang pendidikan melalui media. c. Pasal 773 Bidang Pencitraan Publik terdiri atas: a. pengumpulan. pengumpulan dan pengolahan aspirasi masyarakat. kajian aspirasi masyarakat. penyusunan tanggapan terhadap pengaduan masyarakat. Pasal 772 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 771.

d. penyusunan kebijakan teknis pengelolaan data dan statistik pendidikan. Pasal 780 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. program. yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal. b. c. (2) Pusat Data dan Statistik Pendidikan dipimpin oleh seorang Kepala. dan perpustakaan. b. Bidang Data Peserta Didik . 158 . pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan. dan ketatalaksanaan Pusat. kearsipan. kepegawaian.Bagian Ketiga Pusat Data dan Statistik Pendidikan Pasal 776 (1) Pusat Data dan Statistik Pendidikan adalah unsur pelaksana tugas Kementerian di bidang data dan statistik pendidikan. kearsipan. f. pelaksanaan koordinasi dan fasilitasi pengelolaan data dan statistik pendidikan. kerumahtanggaan. dan Tenaga Kependidikan. pelaksanaan urusan persuratan. pelaksanaan administrasi Pusat Data dan Statistik Pendidikan. e. Pasal 779 Pusat Data dan Statistik Pendidikan terdiri atas: a. c. penyusunan rencana. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. Pasal 781 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 780. c. keuangan. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. Pusat Data dan Statistik Pendidikan mempunyai fungsi: a. pelaksanaan pengelolaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan. Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik. d. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan dan barang milik negara. b. dan g. Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran. Bagian Tata Usaha. d. persuratan. dan e. Pasal 777 Pusat Data dan Statistik Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan data dan statistik pendidikan. pengelolaan kepegawaian. Pendidik. dan e. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. barang milik negara. dan anggaran di bidang data dan statistik pendidikan. pengelolaan keuangan. Pasal 778 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam pasal 777. Kelompok Jabatan Fungsional.

pendidik. dan jalur pendidikan. dan jalur pendidikan. dan b. (3) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. fasilitasi dan pengelolaan data dan statistik peserta didik. dan tenaga kependidikan setiap satuan pendidikan pada semua jenis. analisis dan penyempurnaan organisasi. (2) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan analisis jabatan. dan jalur pendidikan. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Peserta Didik. perpustakaan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. dan tenaga kependidikan pada semua jenis. dan integrasi serta pengelolaan data peserta didik pada semua jenis. keamanan. dan laporan keuangan Pusat. pengelolaan data peserta didik. pendidik. ketertiban. sistem dan prosedur kerja. koordinasi. jenjang. barang milik negara. evaluasi. kebersihan. b. dan c. pertimbangan dan bantuan hukum. jenjang. dan jalur pendidikan. validasi. c. Subbagian Rumah Tangga. penyusunan bahan kebijakan teknis pengelolaan data peserta didik. 159 . b. penyusunan bahan koordinasi kerja sama. pengadaan. pengembangan. dan d.Pasal 782 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. dan Tenaga Kependidikan terdiri atas: a. jenjang. Bidang Data Peserta Didik. dan jalur pendidikan. dan urusan perencanaan. Pasal 783 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. pendidik. dan anggaran serta urusan pembiayaan. Pasal 784 Bidang Data Peserta Didik. pendidik. jenjang. koordinasi. keprotokolan. kearsipan. Pasal 786 Bidang Data Peserta Didik. dan Tenaga Kependidikan mempunyai fungsi: a. pendidik. dan tenaga kependidikan pada semua jenis. dan pemberhentian pegawai serta penyusunan laporan Pusat. jenjang. Pendidik. Pasal 785 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam pasal 784. dan tenaga kependidikan tiap satuan pendidikan pada semua jenis. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pengelolaan data peserta didik. dan keindahan di lingkungan Pusat. kompilasi. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. jenjang. Pendidik. program. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pasal 787 (1) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. validasi dan integrasi data peserta didik. mutasi. dan fasilitasi pengelolaan data. perbendaharaan. Subbagian Keuangan. dan jalur pendidikan. dan tenaga kependidikan pada semua jenis. dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pelaksanaan kompilasi. Pendidik.

koordinasi. dan jalur pendidikan. dan jalur pendidikan. dan integrasi data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. jenjang. jenjang. dan b. validasi. d. dan jalur pendidikan. Pasal 791 (1) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Satuan Pendidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. jenjang. b. fasilitasi. jenjang. validasi. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pengelolaan data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. pelaksanaan kompilasi. Pasal 790 Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran terdiri atas: a. pengelolaan data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. dan jalur pendidikan. dan jalur pendidikan. dan pengelolaan data dan statistik data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. dan jalur pendidikan.(2) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. penyusunan bahan kebijakan teknis pengelolaan data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. dan fasilitasi pengelolaan data. dan integrasi serta pengelolaan data satuan pendidikan pada semua jenis. dan fasilitasi pengelolaan data. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Proses Pembelajaran. 160 . validasi. Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran mempunyai fungsi: a. kompilasi. dan fasilitasi pengelolaan data. Pasal 789 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 788. validasi. koordinasi. kompilasi. jenjang. Pasal 792 Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. jenjang. (2) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Proses Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan jalur pendidikan. dan integrasi serta pengelolaan data proses pembelajaran pada semua jenis. koordinasi. koordinasi. dan jalur pendidikan. dan pemberian layanan data serta koordinasi dan fasilitasi pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan. kompilasi. jenjang. statistik pendidikan. c. jenjang. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Satuan Pendidikan. dan integrasi serta pengelolaan data pendidik dan tenaga kependidikan pada semua jenis. Pasal 788 Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis.

Pasal 793 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam pasal 792, Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik mempunyai fungsi: a. penyusunan bahan kebijakan teknis pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan; b. penyusunan statistik pendidikan; c. pemberian layanan data dan statistik pendidikan; d. pendayagunaan data dan statistik pendidikan; dan e. koordinasi dan fasilitasi penyusunan program pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan. Pasal 794 Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik terdiri atas: a. Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Dasar dan Menengah; dan b. Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Tinggi, Pendidikan Anak, Usia, Dini, Nonformal, dan Informal. Pasal 795 (1) Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Dasar dan Menengah mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis, statistik pendidikan, dan pemberian layanan data serta koordinasi dan fasilitasi pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan dasar dan pendidikan menengah. (2) Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Tinggi, Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis, statistik pendidikan, dan pemberian layanan data serta koordinasi pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan tinggi, pendidikan anak usia dini, pendidikan nonformal, dan pendidikan informal. Pasal 796 (1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundangundangan. (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. (5) Tugas, jenis, dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan.

161

BAB XIII STAF AHLI Pasal 797 Staf Ahli Menteri Pendidikan Nasional yang selanjutnya dalam Peraturan Menteri ini disebut Staf Ahli berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. Pasal 798 Staf Ahli mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri mengenai masalah tertentu sesuai bidang keahliannya, yang tidak menjadi bidang tugas Sekretariat Jenderal, Direktorat Jenderal, Badan, dan Inspektorat Jenderal. Pasal 799 Staf Ahli terdiri atas: a. Staf Ahli Bidang Hukum; b. Staf Ahli Bidang Sosial dan Ekonomi Pendidikan; c. Staf Ahli Bidang Kerja Sama Internasional; d. Staf Ahli Bidang Organisasi dan Manajemen; dan e. Staf Ahli Bidang Budaya dan Psikologi Pendidikan. Pasal 800 (1) Staf Ahli Bidang Hukum mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan Nasional mengenai masalah hukum. (2) Staf Ahli Bidang Sosial dan Ekonomi Pendidikan mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan Nasional mengenai masalah sosial dan ekonomi pendidikan. (3) Staf Ahli Bidang Kerja Sama Internasional mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan Nasional mengenai masalah kerja sama internasional. (4) Staf Ahli Bidang Organisasi dan Manajemen mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan Nasional mengenai masalah organisasi dan manajemen. (5) Staf Ahli Bidang Budaya dan Psikologi Pendidikan mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan Nasional mengenai masalah budaya dan psikologi pendidikan. Pasal 801 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 799 dan Pasal 800, Staf Ahli secara administratif dikoordinasikan oleh Sekretaris Jenderal. BAB XIV TATA KERJA Pasal 802 Setiap satuan kerja membantu pimpinan organisasi dalam melaksanakan tugas di bidang tugasnya masing-masing sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Menteri.
162

Pasal 803 Dalam melaksanakan tugas, setiap satuan kerja wajib menerapkan prinsip koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi baik di lingkungan masing-masing maupun antar satuan organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional serta dengan instansi di luar Kementerian Pendidikan Nasional sesuai dengan tugasnya masing-masing. Pasal 804 Setiap pemimpin satuan organisasi wajib mengawasi bawahannya masing-masing dan bila terjadi penyimpangan agar mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Pasal 805 Setiap pemimpin satuan organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional bertanggung jawab memimpin dan mengoordinasikan bawahannya masing-masing dan memberikan bimbingan serta petunjuk bagi pelaksanaan tugas bawahan. Pasal 806 Setiap pemimpin satuan organisasi wajib mengikuti dan mematuhi petunjuk, bertanggung jawab kepada atasannya masing-masing, dan menyampaikan laporan secara berkala tepat pada waktunya. Pasal 807 Setiap laporan yang diterima oleh pemimpin satuan organisasi dari bawahan wajib diolah dan dipergunakan sebagai bahan penyusunan laporan lebih lanjut dan untuk memberikan petunjuk kepada bawahan. Pasal 808 Dalam menyampaikan laporan masing-masing kepada atasan, tembusan wajib disampaikan pula kepada satuan organisasi lain yang secara fungsional mempunyai hubungan kerja. Pasal 809 Dalam melaksanakan tugasnya setiap pemimpin satuan organisasi dibantu oleh kepala satuan organisasi dibawahnya dan dalam rangka pemberian bimbingan kepada bawahan masing-masing wajib mengadakan rapat berkala. BAB XV KETENTUAN LAIN-LAIN Pasal 810 Rincian tugas masing-masing unit kerja eselon I sebagai penjabaran tugas dan fungsi dalam Peraturan Menteri ini ditetapkan lebih lanjut dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional.
163

Nomor 12 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat Jenderal sebagaimana telah diubah dengan Nomor 65 Tahun 2008 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 12 Tahun 2005 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat Jenderal.BAB XVI KETENTUAN PERALIHAN Pasal 811 (1) Semua tugas dan fungsi sebagai pelaksanaan dari Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 8 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Nomor 31 Tahun 2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal. 164 . (2) Penyesuaian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan selambat-lambatnya dalam waktu 6 (enam) bulan sejak ditetapkannya Peraturan Menteri ini. Nomor 12 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat Jenderal sebagaimana telah diubah dengan Nomor 65 Tahun 2008 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 12 Tahun 2005 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat Jenderal. Nomor 23 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Pusat-Pusat di lingkungan Departemen Pendidikan Nasional. Nomor 40 Tahun 2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Penelitian dan Pengembangan. Nomor 14 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah. Nomor 40 Tahun 2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Penelitian dan Pengembangan. Nomor 31 Tahun 2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal. Nomor 39 Tahun 2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Jenderal. Nomor 23 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Pusat-Pusat di lingkungan Departemen Pendidikan Nasional. dan Nomor 13 Tahun 2010 tentang Tugas Wakil Menteri Pendidikan Nasional dinyatakan tidak berlaku. Nomor 14 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 8 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan. masih tetap dilaksanakan sampai dengan ditetapkannya organisasi dan tata kerja Kementerian Pendidikan Nasional dan ketentuan pelaksanaan sesuai dengan Peraturan Menteri ini. Nomor 15 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Nomor 15 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. dan Nomor 13 Tahun 2010 tentang Tugas Wakil Menteri Pendidikan Nasional. BAB XVII KETENTUAN PENUTUP Pasal 812 Dengan berlakunya Peraturan Menteri ini. serta ketentuan pelaksanaannya. Nomor 1 Tahun 2009 tentang Staf Ahli Menteri Pendidikan Nasional. Nomor 1 Tahun 2009 tentang Staf Ahli Menteri Pendidikan Nasional. Nomor 39 Tahun 2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Jenderal.

Dr. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 22 Desember 2010 MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL. TTD MOHAMMAD NUH Salinan sesuai dengan aslinya. Kementerian Pendidikan Nasional.. NIP 19610828 198703 1 003 165 . A.H. Pangerang Moenta. Kepala Biro Hukum dan Organisasi. DFM. Pasal 814 Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.H. S..Pasal 813 Perubahan atas susunan organisasi dan tata kerja menurut Peraturan Menteri ini. ditetapkan oleh Menteri yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan di bidang pendidikan setelah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan di bidang pendayagunaan aparatur Negara dan reformasi birokrasi. M.