SALINAN

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 36 TAHUN 2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, Menimbang : bahwa dalam rangka melaksanakan Pasal 707 Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional; : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301); 2. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara (Lembaran Negara Tahun 2008 Nomor 166, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4916); 3. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara; 4. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2010; 5. Keputusan Presiden Nomor 84/P Tahun 2009 mengenai Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II;

Mengingat

Memperhatikan : Persetujuan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dalam surat Nomor B/3914.1/M.PAN-RB/12/2010 tanggal 22 Desember 2010;

MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL. BAB I KEDUDUKAN, TUGAS, FUNGSI, DAN SUSUNAN ORGANISASI Pasal 1 (1) Kementerian Pendidikan Nasional berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. (2) Kementerian Pendidikan Nasional dipimpin oleh Menteri Pendidikan Nasional. Pasal 2 Kementerian Pendidikan Nasional mempunyai tugas menyelenggarakan urusan di bidang pendidikan nasional dalam pemerintahan untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara. Pasal 3 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, Kementerian Pendidikan Nasional menyelenggarakan fungsi: a. perumusan, penetapan, dan pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan nasional; b. pengelolaan barang milik negara yang menjadi tanggung jawab Kementerian Pendidikan Nasional; c. pengawasan atas pelaksanaan tugas di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional; d. pelaksanaan bimbingan teknis dan supervisi atas pelaksanaan urusan Kementerian Pendidikan Nasional di daerah; dan e. pelaksanaan kegiatan teknis yang berskala nasional. Pasal 4 Susunan organisasi Kementerian Pendidikan Nasional terdiri atas: a. Wakil Menteri Pendidikan Nasional; b. Sekretariat Jenderal; c. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal; d. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar; e. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah; f. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi; g. Inspektorat Jenderal; h. Badan Penelitian dan Pengembangan; i. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa; j. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan; k. Pusat Teknologi Komunikasi dan Informasi; l. Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat; m. Pusat Data dan Statistik Pendidikan;
2

n. o. p. q. r.

Staf Ahli Bidang Hukum; Staf Ahli Bidang Sosial dan Ekonomi Pendidikan; Staf Ahli Bidang Kerja Sama Internasional; Staf Ahli Bidang Organisasi dan Manajemen; dan Staf Ahli Bidang Budaya dan Psikologi Pendidikan. BAB II WAKIL MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL Pasal 5

Wakil Menteri mempunyai tugas membantu Menteri dalam memimpin pelaksanaan tugas Kementerian Pendidikan Nasional. Pasal 6 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5, Wakil Menteri menyelenggarakan fungsi: a. melaksanakan koordinasi perumusan kebijakan di bidang pendidikan nasional; b. melaksanakan koordinasi dan pengendalian pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan nasional; c. melaksanakan koordinasi dan pemantauan pengelolaan barang milik negara; d. atas persetujuan Menteri melaksanakan pengendalian atas pelaksanaan tugas di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional; e. mengoordinasikan pelaksanaan kegiatan teknis yang berskala nasional; dan f. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Menteri. BAB III SEKRETARIAT JENDERAL Bagian Pertama Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Pasal 7 Sekretariat Jenderal dipimpin oleh seorang Sekretaris Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. Pasal 8 Sekretariat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan koordinasi pelaksanaan tugas, pembinaan, dan pemberian dukungan administrasi kepada seluruh unit organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional. Pasal 9 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8, Sekretariat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. koordinasi kegiatan Kementerian Pendidikan Nasional; b. koordinasi dan penyusunan rencana dan program Kementerian Pendidikan Nasional;

3

Bagian Ketiga Biro Umum Pasal 11 Biro Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. Biro Umum. dan d. kepegawaian. e. g. f. e. Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 10 Sekretariat Jenderal terdiri atas: a. program. c. Biro Keuangan. b. dan ketatalaksanaan di lingkungan Sekretariat Jenderal serta penyusunan bahan pembinaan pengelolaan barang milik negara dan ketatausahaan Kementerian. koordinasi dan penyusunan peraturan perundang-undangan dan bantuan hukum. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Sekretariat Jenderal dan Kementerian. penyelenggaraan pengelolaan barang milik negara. 4 . Biro Umum menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 13 Biro Umum terdiri atas: a. pembinaan pengelolaan barang milik negara dan ketatausahaan di lingkungan Kementerian. ketatausahaan. tata laksana. c. dan e. dan keprotokolan. b. ketatausahaan pimpinan. sinkronisasi. dan pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Menteri Pendidikan Nasional. barang milik negara. Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri. Pasal 12 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11. c. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan Sekretariat Jenderal. kepegawaian. keuangan. pembinaan dan pemberian dukungan administrasi yang meliputi ketatausahaan. kerumahtanggaan. kepegawaian.c. d. Biro Hukum dan Organisasi. b. d. keuangan. dan anggaran Sekretariat Jenderal. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. koordinasi. dan kerja sama. dan kerumahtanggaan Kementerian Pendidikan Nasional. d. Bagian Tata Usaha dan Protokol. dan barang milik negara Sekretariat Jenderal. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. dan penyusunan rencana. dan f. Biro Kepegawaian. pembinaan dan penyelenggaraan organisasi. Bagian Barang Milik Negara. pengelolaan urusan keuangan.

pengolahan. f. dan keprotokolan serta kearsipan di lingkungan Sekretariat Jenderal. dan penyajian data dan informasi serta koordinasi. pengeluaran. pertanggungjawaban anggaran. e. program. urusan gaji pegawai dan perjalanan dinas pimpinan serta penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Sekretariat Jenderal. anggaran. Pasal 16 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. dan penyusunan rencana. pengelolaan anggaran. penyusunan laporan pelaksanaan program dan anggaran Sekretariat Jenderal. dan penyajian data dan informasi program dan anggaran Sekretariat Jenderal. urusan tata usaha pimpinan. program. Pasal 15 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14. pelaksanaan urusan perbendaharaan dan penerimaan negara bukan pajak Sekretariat Jenderal. Subbagian Program dan Anggaran. dan g. Pasal 18 Bagian Tata Usaha dan Protokol mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan dan pembinaan persuratan Kementerian. perhitungan anggaran. penyimpanan. dan evaluasi pelaksanaan program dan anggaran serta penyusunan laporan Sekretariat Jenderal. b. c. pelaksanaan urusan gaji pegawai dan perjalanan dinas pimpinan. pengolahan.Pasal 14 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi penyusunan rencana. dan anggaran Sekretariat Jenderal. 5 . dan c. dan anggaran Sekretariat Jenderal. d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program dan anggaran Sekretariat Jenderal. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. dan penyusunan rencana. Subbagian Evaluasi dan Pelaporan. b. program. dan anggaran serta verifikasi. Pasal 17 (1) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pengumpulan. koordinasi. program. dan penyusunan laporan pelaksanaan program dan anggaran Sekretariat Jenderal. Subbagian Perbendaharaan. pelaksanaan pembukuan dan verifikasi pelaksanaan anggaran Sekretariat Jenderal. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan pelaksanaan urusan penerimaan. (3) Subbagian Evaluasi dan Pelaporan mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. pengumpulan. sinkronisasi. sinkronisasi.

penyusunan bahan fasilitasi pengelolaan barang milik negara di lingkungan Kementerian. Pasal 23 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22. dan e. dan c. c. b. Sekretaris Jenderal. b. pelaksanaan urusan tata usaha pimpinan. Subbagian Persuratan. d. inventarisasi. 6 . b.Pasal 19 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18. dan penyusunan risalah rapat pimpinan Kementerian. penyusunan bahan pembinaan dan pengendalian pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian. pelaksanaan urusan perencanaan. dan pendistribusian barang milik negara di lingkungan Sekretariat Jenderal. penyusunan risalah rapat pimpinan Kementerian. Subbagian Protokol. Bagian Barang Milik Negara menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan inventarisasi dan penghapusan barang milik negara di lingkungan Kementerian. c. pemantauan dan evaluasi pendayagunaan barang milik negara Kementerian. dan penghapusan barang milik negara di lingkungan Kementerian serta pengelolaan barang milik negara Sekretariat Jenderal. Staf Ahli Menteri. d. Pasal 21 (1) Subbagian Persuratan mempunyai tugas melakukan pengelolaan dan pembinaan persuratan Kementerian serta urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Sekretariat Jenderal. pelaksanaan urusan keprotokolan Kementerian. dan f. pelaporan barang milik negara di lingkungan Kementerian. Pasal 22 Bagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pembinaan dan pengendalian pengadaan barang dan jasa. pengelolaan dan pembinaan persuratan di lingkungan Kementerian. pengadaan. Subbagian Tata Usaha Pimpinan. Pasal 20 Bagian Tata Usaha dan Protokol terdiri atas: a. Bagian Tata Usaha dan Protokol menyelenggarakan fungsi: a. e. Wakil Menteri. (2) Subbagian Tata Usaha Pimpinan mempunyai tugas melakukan urusan ketatausahaan Menteri. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Sekretariat Jenderal. (3) Subbagian Protokol melakukan urusan keprotokolan dan penerimaan tamu di lingkungan Sekretariat Jenderal dan Kementerian.

penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Sekretariat Jenderal. Subbagian Pendayagunaan dan Penghapusan. (3) Subbagian Pendayagunaan dan Penghapusan mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pendayagunaan serta penghapusan barang milik negara di lingkungan Kementerian. hukum. (2) Subbagian Inventarisasi dan Pelaporan Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan dan inventarisasi serta pelaporan barang milik negara di lingkungan Kementerian. b. Subbagian Perawatan dan Pemeliharaan. disiplin. c. pengadaan. pelaksanaan urusan kesehatan pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal. dan c. Pasal 25 (1) Subbagian Fasilitasi Pengadaan Barang dan Jasa mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian serta perencanaan. pelaksanaan urusan perencanaan. 7 . dan f. Pasal 26 Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan urusan kerumahtanggaan. dan pendistribusian barang milik negara di lingkungan Sekretariat Jenderal. ketatalaksanaan. Pasal 27 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 26. Subbagian Urusan Dalam. b. Pasal 28 Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian terdiri atas: a. Subbagian Fasilitasi Pengadaan Barang dan Jasa. e. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. dan c. perundang-undangan. pelaksanaan urusan organisasi dan ketatalaksanaan di lingkungan Sekretariat Jenderal. Subbagian Inventarisasi dan Pelaporan Barang Milik Negara. dan pengelolaan kepegawaian di lingkungan Sekretariat Jenderal. d. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal. b. dan mutasi pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal.Pasal 24 Bagian Barang Milik Negara terdiri atas: a. pelaksanaan urusan pengembangan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Sekretariat Jenderal. Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. pengadaan.

Bagian Kerja Sama Luar Negeri. ketertiban. pemindahan. Bagian Fasilitasi Internasional.Pasal 29 (1) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan analisis jabatan. rencana. Pasal 31 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 30. rencana. Bagian Perencanaan Program dan Anggaran. 8 . Pasal 32 Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri terdiri atas: a. (3) Subbagian Urusan Dalam mempunyai tugas melakukan urusan keamanan. program. dan keindahan serta pengelolaan kendaraan dan rumah dinas di lingkungan Sekretariat Jenderal. dan evaluasi kebijakan. dan anggaran Kementerian. penyusunan. (2) Subbagian Perawatan dan Pemeliharaan mempunyai tugas melakukan perawatan dan pemeliharaan barang milik negara di lingkungan Sekretariat Jenderal. pelindungan. sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah. program. dan d. dan anggaran Kementerian serta kerja sama luar negeri. program. Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri menyelenggarakan fungsi: a. sinkronisasi. kepangkatan. Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal. pelaksanaan urusan administrasi kerja sama luar negeri dan Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO. disiplin. penyusunan sistem dan prosedur kerja. pembinaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum serta urusan perencanaan. dan penyusunan rencana. dan h. f. peningkatan kemampuan profesional dan karir. e. koordinasi dan sinkronisasi perumusan kebijakan Kementerian. c. b. Bagian Keempat Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri Pasal 30 Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri mempunyai tugas melaksanakan koordinasi. sinkronisasi. g. pengadaan. b. d. fasilitasi dan pembinaan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri. penghargaan. koordinasi. pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. kesehatan. kebersihan. pengangkatan. c. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan. analisis dan penyempurnaan organisasi. dan anggaran Kementerian serta pembinaan dan penyelenggaraan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan.

Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran II. (3) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran III mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi. Pasal 36 (1) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran I mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi. Pasal 35 Bagian Perencanaan Program dan Anggaran terdiri atas: a. program. dan c. sinkronisasi. Pasal 34 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 33. c. Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. program. dan penyusunan rencana. dan Pusat-Pusat serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah bidang pendidikan anak usia dini. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran III. pendidikan nonformal. (2) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran II mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi. 9 . b. dan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. program. dan anggaran Kementerian. dan pendidikan informal. dan anggaran di lingkungan Kementerian.Pasal 33 Bagian Perencanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melaksanakan koordinasi. penyusunan bahan dan koordinasi pembahasan rencana. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah bidang pendidikan dasar dan pendidikan menengah dan bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. Sekretariat Jenderal. dan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. penyusunan bahan rencana. b. dan penyusunan rencana. program. program. sinkronisasi. koordinasi dan sinkronisasi penyusunan rencana. Nonformal dan Informal. dan penyusunan rencana. dan d. Inspektorat Jenderal. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran I. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. sinkronisasi. penyusunan bahan sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah. dan penyusunan rencana. Bagian Perencanaan Program dan Anggaran menyelenggarakan fungsi: a. program. program. dan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan Badan Penelitian dan Pengembangan serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah bidang penelitian dan pengembangan. sinkronisasi. dan anggaran Kementerian. dan anggaran di lingkungan Kementerian serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah.

program. dan anggaran Kementerian.Pasal 37 Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program mempunyai tugas melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi penyusunan kebijakan. dan anggaran Kementerian serta pengelolaan data dan informasi perencanaan. b. b. program. dan d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan. Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program menyelenggarakan fungsi: a. regional. pelaksanaan urusan administrasi kerja sama luar negeri bilateral. penyusunan bahan kebijakan Kementerian. sinkronisasi. program. c. Subbagian Evaluasi Program. dan penyusunan bahan kebijakan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan di lingkungan Kementerian. rencana. b. Subbagian Kebijakan. Subbagian Informasi. Pasal 42 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 41. dan anggaran di lingkungan Kementerian. pelaksanaan koordinasi dan sinkronisasi penyusunan kebijakan Kementerian. 10 . dan c. Bagian Kerja Sama Luar Negeri menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 38 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 37. evaluasi pelaksanaan kebijakan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan. Pasal 39 Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program terdiri atas: a. pengelolaan data dan informasi perencanaan. penyusunan bahan pembinaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan. (3) Subbagian Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan sistem informasi perencanaan dan pengelolaan data dan informasi perencanaan pendidikan. dan multilateral. (2) Subbagian Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. rencana. Pasal 41 Bagian Kerja Sama Luar Negeri mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pembinaan dan penyelenggaraan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan. Pasal 40 (1) Subbagian Kebijakan mempunyai tugas melakukan koordinasi. dan c.

dan Afrika. Subbagian Kerja Sama Regional dan Multilateral. dan c. dan Afrika mempunyai tugas melakukan urusan administrasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. Pasifik. pelaksanaan urusan administrasi Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO. (2) Subbagian Asia. fasilitasi dan pembinaan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri. pemberian layanan tamu asing dan beasiswa RI. Subbagian Asia. Subbagian Amerika dan Eropa. (3) Subbagian Kerja Sama Regional dan Multilateral mempunyai tugas melakukan urusan administrasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. Pasifik. Pasal 45 Bagian Fasilitasi Internasional mempunyai tugas melaksanakan fasilitasi dan pelayanan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri serta urusan administrasi Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO dan ketatausahaan Biro. 11 . b. Pasal 47 Bagian Fasilitasi Internasional terdiri atas: a. dan Afrika. b. penyusunan bahan pembinaan serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan yang bersifat bilateral di kawasan Asia. pelaksanaan urusan tata usaha Biro. b. penyusunan bahan pembinaan serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan yang bersifat bilateral di kawasan Regional dan Multirateral. Pasal 44 (1) Subbagian Amerika dan Eropa mempunyai tugas melakukan urusan administrasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. c. penyusunan bahan pembinaan serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan yang bersifat bilateral di kawasan Amerika dan Eropa. dan c. Pasifik. Subbagian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO. Subbagian Tata Usaha. Bagian Fasilitasi Internasional menyelenggarakan fungsi: a. dan d. Pasal 46 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45. Pasal 48 (1) Subbagian Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia mempunyai tugas melakukan fasilitasi dan pembinaan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri.Pasal 43 Bagian Kerja Sama Luar Negeri terdiri atas: a. Subbagian Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia.

Bagian Kelima Biro Keuangan Pasal 49 Biro Keuangan mempunyai tugas melaksanakan urusan pembiayaan. pelaksanaan pembinaan pejabat perbendaharaan di lingkungan Kementerian. pelaksanaan tindaklanjut hasil pemeriksaan dan penyelesaian masalah kerugian negara di lingkungan Kementerian. dan sosial budaya. c. dan d. b. pelaksanaan penyelesaian kerugian negara di lingkungan Kementerian. 12 . pelaporan keuangan. pelaksanaan pembinaan pengelolaan keuangan Kementerian. Pasal 51 Biro Keuangan terdiri atas: a. Pasal 53 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 52. dan kerumahtanggaan Biro serta pemberian layanan tamu asing dan beasiswa RI. kepegawaian. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. penyusunan laporan dan pembinaan akuntabilitas kinerja Kementerian. dan h. e. Bagian Perbendaharaan. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran Kementerian. Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. verifikasi. c. akuntansi. Biro Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. dan pembinaan pengelolaan keuangan serta penyusunan laporan dan pembinaan akuntabilitas kinerja Kementerian. teknologi. keuangan. evaluasi dan penyusunan laporan keuangan Kementerian. Bagian Pembiayaan. d. pelaksanaan akuntansi keuangan Kementerian. Pasal 50 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 49. pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. b. pengujian. b. Pasal 52 Bagian Perbendaharaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pembinaan pejabat perbendaharaan dan pengelolaan keuangan Kementerian serta penyelesaian masalah kerugian negara. Bagian Perbendaharaan menyelenggarakan fungsi: a. g. penyusunan bahan penetapan dan pembinaan pejabat perbendaharaan. barang milik negara. f.(2) Subbagian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO mempunyai tugas melakukan urusan administrasi Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO dan informasi perkembangan dan peningkatan kerja sama UNESCO di bidang pendidikan. Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja. sains.

pemantauan dan evaluasi pelaksanaan perbendaharaan. Pasal 58 Bagian Pembiayaan terdiri atas: a. verifikasi. b. Pasal 57 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 56. (2) Subbagian Kerugian Negara mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan tindaklanjut hasil pemeriksaan dan penyelesaian masalah kerugian negara di lingkungan Kementerian. b. pengesahan dokumen pencairan anggaran Kementerian. barang milik negara. dan c. verifikasi dokumen pencairan anggaran Kementerian. pelaksanaan pengujian dokumen pencairan anggaran Kementerian. Pasal 55 (1) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan dan pembinaan pejabat perbendaharaan di lingkungan Kementerian. Subbagian Pembiayaan II. b. dan c. d. kepegawaian. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. Pasal 54 Bagian Perbendaharaan terdiri atas: a. Subbagian Pembiayaan III. Subbagian Pembiayaan I. dan kerumahtanggaan Biro serta pelaksanaan dan koordinasi pemberian bantuan kepada lembaga penyelenggara pendidikan. Subbagian Kerugian Negara.c. Pasal 56 Bagian Pembiayaan mempunyai tugas melaksanakan pengujian. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. verifikasi. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran Kementerian. keuangan. Pasal 59 (1) Subbagian Pembiayaan I mempunyai tugas melakukan pengujian. Subbagian Tata Usaha. Subbagian Perbendaharaan. dan c. Bagian Pembiayaan menyelenggarakan fungsi: a. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. 13 . (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar.

c. dan c. verifikasi. dan pembinaan sistem akuntansi dan pelaporan keuangan. Pasal 63 (1) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan I mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. pengelolaan sistem akuntansi. b. pengembangan. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. penyusunan bahan pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Kementerian. pelaksanaan perhitungan anggaran Kementerian. b. dan pelaporan keuangan serta pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. pengelolaan sistem akuntansi. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. dan Pusat-Pusat. Inspektorat Jenderal. Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. pengelolaan sistem akuntansi. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. dan Badan Penelitian dan Pengembangan. Nonformal dan Informal. Sekretariat Jenderal. Pasal 62 Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan terdiri atas: a. perhitungan anggaran. pengembangan. neraca. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan II. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan III mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan. verifikasi. perhitungan anggaran. neraca. (2) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan II mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan. dan Badan Penelitian dan Pengembangan.(2) Subbagian Pembiayaan II mempunyai tugas melakukan pengujian. pelaksanaan verifikasi dokumen anggaran Kementerian. d. pengembangan. Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. perhitungan anggaran. dan e. verifikasi. 14 . (3) Subbagian Pembiayaan III mempunyai tugas melakukan pengujian. Nonformal dan Informal. dan pelaporan keuangan serta pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. pengembangan. Inspektorat Jenderal. Pasal 60 Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melaksanakan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan Kementerian. dan pelaporan keuangan serta pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. pengelolaan. Pasal 61 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 60. penyusunan neraca anggaran dan laporan keuangan Kementerian. neraca. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan III. Sekretariat Jenderal. dan Pusat-pusat. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan I. verifikasi. verifikasi.

Subbagian Akuntabilitas Kinerja III. Inspektorat Jenderal. Subbagian Akuntabilitas Kinerja II. dan penyusunan laporan akuntabilitas kinerja serta penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. evaluasi laporan akuntabilitas kinerja di lingkungan Kementerian. Pasal 67 (1) Subbagian Akuntabilitas Kinerja I mempunyai tugas melakukan pengumpulan. dan Pusat-pusat. evaluasi. pengolahan. b. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Kementerian. Pasal 65 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 64. evaluasi. dan Badan Penelitian dan Pengembangan. Subbagian Akuntabilitas Kinerja I. pengolahan.Pasal 64 Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja mempunyai tugas melaksanakan penyusunan laporan dan pembinaan akuntabilitas kinerja Kementerian. dan penyusunan laporan akuntabilitas kinerja serta penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. 15 . dan d. pengumpulan dan pengolahan data akuntabilitas kinerja di lingkungan Kementerian. dan penyusunan laporan akuntabilitas kinerja serta penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. (2) Subbagian Akuntabilitas Kinerja II mempunyai tugas melakukan pengumpulan. penyusunan laporan akuntabilitas kinerja Kementerian. Sekretariat Jenderal. evaluasi. Pasal 66 Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja terdiri atas: a. (3) Subbagian Akuntabilitas Kinerja III mempunyai tugas melakukan pengumpulan. Bagian Keenam Biro Kepegawaian Pasal 68 Biro Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan dan penyusunan bahan pembinaan kepegawaian di lingkungan Kementerian. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja menyelenggarakan fungsi: a. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. c. dan c. b. pengolahan. Nonformal dan Informal.

pengelolaan data dan informasi pegawai Kementerian. pengadaan pegawai. Pasal 72 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 71. penyusunan bahan rencana dan pengendalian formasi pegawai di lingkungan Kementerian. pembinaan dan pengembangan pegawai kementerian. Disiplin. dan Pensiun. b. j. pelaksanaan pemberian penghargaan pegawai di lingkungan Kementerian. pelaksanaan urusan tata usaha Biro. pelaksanaan urusan mutasi dosen. penyusunan standar kualifikasi dan rencana formasi pegawai Kementerian. b. pelaksanaan urusan pengadaan pegawai di lingkungan Kementerian. Subbagian Perencanaan dan Pengadaan Pegawai. pelaksanaan urusan pemberhentian dan pemensiunan pegawai di lingkungan Kementerian. dan g. c. h. f. 16 . pengelolaan data dan informasi serta dokumentasi kepegawaian. b. e. dan pemberian penghargaan pegawai serta pengelolaan sistem informasi pegawai di lingkungan Kementerian. c. tenaga fungsional lainnya. rencana formasi. penyusunan bahan standar kualifikasi pegawai Kementerian. pelaksanaan urusan pengangkatan dalam jabatan.Pasal 69 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 68. Subbagian Informasi Kepegawaian. Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non Dosen. Bagian Perencanaan dan Pengadaan menyelenggarakan fungsi: a. Bagian Mutasi Dosen. dan tenaga administrasi di lingkungan Kementerian. Pasal 70 Biro Kepegawaian terdiri atas: a. g. e. dan c. Pasal 71 Bagian Perencanaan dan Pengadaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan standar kualifikasi. dan d. d. dan k. Biro Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. Bagian Pengembangan. Bagian Perencanaan dan Pengadaan. pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. analisis kebutuhan pegawai di lingkungan Kementerian. Pasal 73 Bagian Perencanaan dan Pengadaan terdiri atas: a. Subbagian Tata Usaha. f. b. pelaksanaan urusan disiplin pegawai. i. pengembangan sistem dan pengukuran kinerja pegawai di lingkungan Kementerian. c. penyusunan bahan koordinasi pengadaan pegawai di lingkungan Kementerian. d. penyusunan bahan pemberian penghargaan pegawai di lingkungan Kementerian.

dan kerumahtanggaan Biro. Disiplin. dan pemensiunan pegawai serta mutasi tenaga administrasi. rencana pengendalian formasi pegawai. Disiplin. dan f. Subbagian Disiplin dan Pensiun. dan mutasi lainnya bagi tenaga administrasi di lingkungan Kementerian. d. Pasal 75 Bagian Pengembangan. (2) Subbagian Mutasi Tenaga Administrasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan pengangkatan. pemindahan.Pasal 74 (1) Subbagian Perencanaan dan Pengadaan Pegawai mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan standar kualifikasi. dan Pensiun terdiri atas: a. Bagian Pengembangan. pengembangan sistem dan pengukuran kinerja pegawai di lingkungan Kementerian. (2) Subbagian Informasi Kepegawaian mempunyai tugas melakukan pengembangan sistem dan pengelolaan data dan informasi pegawai serta penyusunan bahan pemberian penghargaan pegawai di lingkungan Kementerian. tunjangan tugas belajar. Subbagian Mutasi Tenaga Administrasi. analisis kebutuhan. ujian dinas. Subbagian Pengembangan. 17 . b. penyusunan bahan pengembangan pegawai di lingkungan Kementerian. dan mutasi lainnya bagi tenaga administrasi di lingkungan Kementerian. dan pengembangan kepegawaian lainnya serta penyusunan bahan pengembangan sistem dan pengukuran kinerja pegawai di lingkungan Kementerian. kepegawaian. penyusunan bahan pertimbangan hukum di bidang kepegawaian. c. izin belajar. pemberhentian. dan Pensiun mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pengembangan. barang milik negara. disiplin. pendidikan dan pelatihan. dan c. pelaksanaan urusan disiplin pegawai di lingkungan Kementerian. e. Pasal 76 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 75. Pasal 77 Bagian Pengembangan. kepangkatan. penyusunan bahan penetapan pengangkatan. penyusunan bahan penetapan pemberhentian dan pemensiunan pegawai di lingkungan Kementerian. keuangan. serta koordinasi pengadaan pegawai di lingkungan Kementerian. kepangkatan. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. b. pemindahan. Pasal 78 (1) Subbagian Pengembangan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan tugas belajar. Disiplin. dan Pensiun menyelenggarakan fungsi: a.

pembantuan. pembantuan. kepangkatan. rancangan dan penilaian pelaksanaan peraturan perundang-undangan di bidang kepegawaian. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. pelaksanaan urusan pemindahan. Pasal 81 Bagian Mutasi Dosen terdiri atas: a. pemekerjaan. Pasal 82 (1) Subbagian Mutasi Dosen I mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen. Pasal 80 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 79. pemekerjaan. Bagian Mutasi Dosen menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 79 Bagian Mutasi Dosen mempunyai tugas melaksanakan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. penyusunan bahan penetapan mutasi lainnya bagi dosen. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian Agama di wilayah kerjanya serta perguruan tinggi kedinasan pada instansi lain. pemindahan. penyusunan bahan penetapan pangkat dalam jabatan dosen. Subbagian Mutasi Dosen I. penetapan angka kredit dan jabatannya. pembantuan. pemindahan. b. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian Agama di wilayah kerjanya. Subbagian Mutasi Dosen II. c. penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen di lingkungan Kementerian. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian Agama di wilayah kerjanya. Subbagian Mutasi Dosen III. pemekerjaan. kepangkatan. penetapan penjatuhan hukuman disiplin. e. penetapan angka kredit dan jabatannya. dan f. pemekerjaan. d. angka kredit. (2) Subbagian Mutasi Dosen II mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen. pembantuan. kepangkatan. 18 .(3) Subbagian Disiplin dan Pensiun mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pertimbangan hukum di bidang kepegawaian. b. dan pembantuan dosen. dan jabatan dosen. pemindahan. penyusunan bahan penetapan pembebasan sementara dan pengangkatan kembali dari/dalam jabatan dosen. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen. dan c. penyusunan bahan penetapan angka kredit dan jabatan dosen di lingkungan Kementerian. kepangkatan. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. serta penyusunan bahan penetapan pemberhentian dan pemensiunan pegawai di lingkungan Kementerian. pemindahan. (3) Subbagian Mutasi Dosen III mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen. penetapan angka kredit dan jabatannya.

pemindahan. Pasal 85 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 84. Pasal 87 (1) Subbagian Mutasi Jabatan mempunyai tugas melakukan urusan pengangkatan. e. diatur lebih lanjut dalam Peraturan Sekretaris Jenderal. pemindahan. b. dan Subbagian Mutasi Dosen III sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 ayat (1). dan Perwakilan RI di Luar Negeri. Subbagian Tenaga Fungsional Lainnya. pemindahan. c. d. pembebasan sementara. 19 . kepangkatan. b. (2) Subbagian Tenaga Fungsional Guru mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan dalam jabatan dan pangkat guru bukan PNS. ayat (2). f. dan g. Subbagian Tenaga Fungsional Guru. Pasal 84 Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non-Dosen mempunyai tugas melaksanakan urusan pengangkatan dan pemberhentian dari/dalam jabatan struktural dan pimpinan serta penyusunan bahan penetapan angka kredit dan jabatannya. Dubes/Wakil RI pada UNESCO. pelaksanaan urusan pembantuan guru dan kepala sekolah pada sekolah Indonesia di luar negeri.Pasal 83 Wilayah kerja Subbagian Mutasi Dosen I. Pasal 86 Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non-Dosen terdiri atas: a. pemberhentian serta alih fungsi dalam jabatan fungsional tertentu selain guru dan dosen. Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non-Dosen menyelenggarakan fungsi: a. pembebasan sementara dan pemberhentian. pelaksanaan urusan pengangkatan pertama. dan guru Pembina tingkat I ke atas. pengaktifan kembali. pelaksanaan urusan pemindahan guru PNS antarinstansi dan antarprovinsi serta pembantuan guru. penetapan pangkat guru pembantuan di luar negeri. pemberhentian dari/dalam jabatan struktural dan pimpinan serta pembantuan Atase Pendidikan dan Dubes/Wakil RI pada UNESCO. dan mutasi lainnya bagi tenaga fungsional tertentu selain guru dan dosen di lingkungan Kementerian. dan c. penyusunan bahan penetapan pangkat dan jabatan guru bukan PNS. pembantuan. Subbagian Mutasi Jabatan. pelaksanaan urusan pengangkatan. Subbagian Mutasi Dosen II. dan ayat (3). penyusunan bahan penetapan pangkat dan jabatan guru pembina tingkat I ke atas. dan pemberhentian serta pembantuan dari/dalam jabatan struktural dan pimpinan. penyusunan bahan penetapan kepangkatan dan jabatan bagi tenaga fungsional tertentu selain guru dan dosen. pejabat Atase Pendidikan.

dan pengembangan ketatalaksanaan di lingkungan Kementerian. dan ketatalaksanaan serta pemberian bantuan hukum di lingkungan Kementerian. pengkajian. c. pembinaan. fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan di daerah. b. i. Bagian Ketujuh Biro Hukum dan Organisasi Pasal 88 Biro Hukum dan Organisasi mempunyai tugas melaksanakan pembinaan dan koordinasi penyusunan peraturan perundang-undangan. h. pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. dan d. f. b. penelaahan kasus dan masalah hukum serta pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai di lingkungan Kementerian. Pasal 89 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 88. pemindahan. d. pembinaan. pengkajian. dan evaluasi pelaksanaan pelayanan publik di lingkungan Kementerian. organisasi. Pasal 91 Bagian Peraturan Perundang-undangan mempunyai tugas melaksanakan penelaahan. pembinaan. pembebasan sementara dan pemberhentian. pelaksanaan analisis jabatan dan penyajian informasi jabatan di lingkungan Kementerian.(3) Subbagian Tenaga Fungsional Lainnya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan angka kredit dan jabatannya. Pasal 90 Biro Hukum dan Organisasi terdiri atas: a. pembinaan dan koordinasi penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan. dan j. 20 . Bagian Peraturan Perundang-undangan. penelaahan dan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan. pengkajian. pembantuan dan mutasi lainnya bagi tenaga fungsional tertentu selain guru dan dosen. Bagian Kelembagaan. e. g. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja lembaga serta penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Kementerian. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan. Bagian Bantuan Hukum. dan pengembangan kelembagaan di lingkungan Kementerian. Bagian Ketatalaksanaan. Biro Hukum dan Organisasi menyelenggarakan fungsi: a. pengkajian. c. kepangkatan.

Pasal 95 Bagian Bantuan Hukum mempunyai tugas melaksanakan pengkajian kasus serta masalah hukum. dan f.Pasal 92 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 91. pengawasan. pengkajian kasus dan masalah hukum. Pasal 94 (1) Subbagian Peraturan Perundang-Undangan I mempunyai tugas melakukan penelaahan. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di lingkungan Kementerian. dan sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dasar. Pasal 93 Bagian Peraturan Perundang-undangan terdiri atas: a. koordinasi penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan. Subbagian Peraturan Perundang-undangan I. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan. (3) Subbagian Peraturan Perundang-Undangan III mempunyai tugas melakukan penelaahan. pembinaan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan. Pasal 96 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 95. penelaahan dan pengkajian peraturan perundang-undangan bidang pendidikan. dan sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan tinggi. Subbagian Peraturan Perundang-undangan III. pengkajian. pengkajian. pendidikan informal. dan c. b. b. dan kebahasaan. pendidikan menengah. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan. pendidikan nonformal. dan penelitian dan pengembangan. Bagian Bantuan Hukum menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan. pelayanan administrasi. pengkajian. 21 . pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan. sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan. dan sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan anak usia dini. d. dan pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. Bagian Peraturan Perundang-undangan menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Peraturan Perundang-undangan II. c. e. (2) Subbagian Peraturan Perundang-Undangan II mempunyai tugas melakukan penelaahan.

dan PusatPusat. 22 . Pasal 97 Bagian Bantuan Hukum terdiri atas: a. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai di lingkungan Kementerian. d. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. fungsi. penelaahan dan penilaian usul pelembagaan di lingkungan Kementerian. dan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. Pasal 98 (1) Subbagian Bantuan Hukum I mempunyai tugas melakukan pengkajian. (2) Subbagian Bantuan Hukum II mempunyai tugas melakukan pengkajian. pemberian nasihat dan/atau pertimbangan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai di lingkungan Kementerian. dan koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di lingkungan Kementerian.b. Pasal 99 Bagian Kelembagaan mempunyai tugas melaksanakan pengkajian. Sekretariat Jenderal. pemberian nasehat. inventarisasi perkara dan penyusunan yurisprudensi. Subbagian Bantuan Hukum II. pemberian nasehat. dan pengembangan kelembagaan serta penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Kementerian. b. Nonformal dan Informal. Subbagian Bantuan Hukum I. c. dan susunan organisasi unit kerja di lingkungan Kementerian. pembinaan. dan Badan Penelitian dan Pengembangan. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Subbagian Bantuan Hukum III. (3) Subbagian Bantuan Hukum III mempunyai tugas melakukan pengkajian. Pasal 100 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 99. e. Bagian Kelembagaan menyelenggarakan fungsi: a. b. pemberian nasehat. penyusunan bahan pembahasan usul pelembagaan unit organisasi di lingkungan kementerian. c. Inspektorat Jenderal. dan c. penyusunan rancangan tugas.

d. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. dan penyusunan rancangan tugas. pelaksanaan pengkajian dan pengembangan ketatalaksanaan di lingkungan Kementerian. Sekretariat Jenderal. pendidikan nonformal. dan dan penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dan penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan pendidikan informal. (3) Subbagian Kelembagaan III mempunyai tugas melakukan penelaahan. dan penyajian informasi kelembagaan unit kerja di lingkungan Kementerian. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja. g. e. dan penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Nonformal. dan penyusunan rancangan tugas. dan susunan organisasi unit kerja. Subbagian Kelembagaan I. b. dan susunan organisasi unit kerja. penilaian. (2) Subbagian Kelembagaan II mempunyai tugas melakukan penelaahan. dan Informal. penyiapan bahan usul pelembagaan. fungsi. penyiapan bahan usul pelembagaan. Pasal 101 Bagian Kelembagaan terdiri atas: a. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja. Subbagian Kelembagaan II. penilaian. dan pembinaan ketatalaksanaan serta analisis jabatan dan penyajian informasi jabatan di lingkungan Kementerian. fungsi. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan serta fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan dasar dan menengah. Inspektorat Jenderal. fungsi. fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan. penilaian. dan Badan Penelitian dan Pengembangan serta fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan tinggi. Pasal 102 (1) Subbagian Kelembagaan I mempunyai tugas melakukan penelaahan. dan Pusat-Pusat serta fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan anak usia dini. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. dan c. pembinaan dan pengembangan kelembagaan unit kerja di lingkungan Kementerian. dan penyusunan rancangan tugas. 23 . Pasal 104 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 103. Bagian Ketatalaksanaan menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Kelembagaan III. dan susunan organisasi unit kerja. Pasal 103 Bagian Ketatalaksanaan mempunyai tugas melaksanakan pengkajian. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja lembaga unit kerja di lingkungan Kementerian. f. pengembangan. penyiapan bahan usul pelembagaan.

d. BAB IV DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI. (2) Subbagian Sistem dan Prosedur mempunyai tugas melakukan pengkajian. Subbagian Tata Usaha Pasal 106 (1) Subbagian Analisis Jabatan mempunyai tugas melakukan pengumpulan. g. keuangan. dan Informal mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan Informal dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. penyusunan sistem dan prosedur kerja. penyusunan bahan dan pelaksanaan pembinaan ketatalaksanaan di lingkungan Kementerian. pengkajian. Subbagian Sistem dan Prosedur. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. pembinaan. dan pendidikan informal. penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Kementerian. kepegawaian. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. DAN INFORMAL Bagian Pertama Kedudukan. dan pelayanan publik serta evaluasi sistem dan prosedur kerja di lingkungan Kementerian. pengadministrasian dan pendokumentasian peraturan perundang-undangan. pengolahan data jabatan. Pasal 108 Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Nonformal. pendidikan nonformal. dan c. dan penyajian informasi jabatan serta fasilitasi analisis jabatan di lingkungan Kementerian. barang milik negara. pengembangan. Nonformal. dan Fungsi Pasal 107 Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. pembinaan ketatalaksanaan. Tugas. Subbagian Analisis Jabatan. NONFORMAL. e.b. b. dan kerumahtanggaan Biro serta pengadministrasian dan dokumentasi peraturan perundang-undangan di lingkungan Kementerian. dan evaluasi pelaksanaan pelayanan publik di lingkungan Kementerian. pelaksanaan dan fasilitasi analisis jabatan serta penyajian informasi jabatan. 24 . f. Pasal 105 Bagian Ketatalaksanaan terdiri atas: a. analisis jabatan. c.

dan kriteria di bidang pendidikan anak usia dini formal. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan Informal. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. perumusan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. pendidikan nonformal. koordinasi penyusunan kebijakan. pendidikan nonformal. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. Sekretariat Direktorat Jenderal. dan pendidikan informal. program. koordinasi pelaksanaan tugas dan kerja sama di bidang pendidikan anak usia dini formal. prosedur. b. b. dan Informal. dan pendidikan informal. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan anak usia dini formal. Nonformal. pendidikan nonformal. dan Informal terdiri atas: a. penyusunan norma. dan Informal. Nonformal. dan pendidikan informal. dan pendidikan informal. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. d. Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini.Pasal 109 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 108. Pasal 112 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 111. pendidikan nonformal. c. c. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. 25 . dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. standar. dan pendidikan informal. dan pendidikan informal. dan e. pendidikan nonformal. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. koordinasi pemantauan dan evaluasi kebijakan. Nonformal. rencana. d. Nonformal. Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat. b. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 111 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. Nonformal. rencana. dan e. pengelolaan data dan informasi pendidikan anak usia dini formal. pendidikan nonformal. d. c. dan pendidikan informal. program. pendidikan nonformal. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 110 Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini.

dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan pendidikan informal. penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. k. dan Informal. c. Subbagian Data dan Informasi. penyusunan laporan Direktorat Jenderal. d. pendidikan nonformal. Pasal 116 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. b. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Nonformal. dan pendidikan informal. b. dan e. f. penyusunan rencana. Nonformal. Bagian Keuangan. Nonformal. Nonformal. dan c. dan d. h. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. Nonformal. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan anak usia dini formal. evaluasi. pengumpulan. Bagian Umum. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. pengolahan. program. Bagian Hukum dan Kepegawaian. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. dan Informal. dan Informal. dan Informal. program. 26 . Subbagian Program dan Anggaran. pendidikan nonformal. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan anak usia dini formal. g. anggaran. dan Informal. pendidikan nonformal. i. c. dan laporan Direktorat Jenderal. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. Pasal 113 Sekretariat Direktorat Jenderal terdiri atas: a. dan pendidikan informal.e. dan pendidikan informal. dan Informal. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. program. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. pendidikan nonformal. Nonformal. Pasal 115 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114. b. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. j. Pasal 114 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana.

dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. Pasal 122 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. Pasal 121 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. pendidikan nonformal. dan c. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Direktorat Jenderal. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana.Pasal 117 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 119 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 118. pendidikan nonformal. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Direktorat Jenderal. organisasi dan tata laksana. Subbagian Perbendaharaan. dan c. dan pendidikan informal serta penyusunan bahan laporan Direktorat Jenderal. program. Subbagian Pembiayaan. dan pendidikan informal. b. b. Pasal 118 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. evaluasi. dan penyusunan laporan keuangan Direktorat Jenderal. program. dan kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 120 Bagian Keuangan terdiri dari: a. pengujian. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan urusan penerimaan. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan lingkungan Direktorat Jenderal. verifikasi. 27 . dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. pengolahan. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. dan pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. dan pendidikan informal. pembukuan. kepegawaian. penyimpanan. pembayaran. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. pendidikan nonformal.

analisis jabatan. e. dan pendidikan informal. dan pendidikan informal. disiplin. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan pendidikan informal. Pasal 125 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. pengembangan. dan pendidikan informal. Pasal 126 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. pendidikan nonformal. b. d. penyusunan bahan koordinasi kerja sama di bidang pendidikan anak usia dini formal. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. analisis dan penyempurnaan organisasi. dan c. pengadaan. dan c. b. mutasi. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Direktorat Jenderal. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan anak usia dini formal. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Direktorat Jenderal. dan pendidikan informal. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. pendidikan nonformal. dan f. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan anak usia dini formal.Pasal 123 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 122. pengelolaan barang milik negara Direktorat Jenderal. b. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal. Subbagian Kepegawaian. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. 28 . (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. c. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan anak usia dini formal. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. pendidikan nonformal. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal. pengangkatan. Pasal 124 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. publikasi. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. Subbagian Kerja Sama. Pasal 127 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 126.

Subdirektorat Program dan Evaluasi. pendidikan nonformal. Pasal 129 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. 29 . standar. sarana dan prasarana. pendistribusian. keindahan. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. peserta didik. penghapusan. dan c. Pasal 131 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 130. Pasal 132 Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini terdiri atas: a. prosedur. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. dan e. evaluasi penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. inventarisasi. sarana dan prasarana. dan pendidikan informal. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. sarana dan prasarana. d. Subbagian Rumah Tangga. dan perpustakaan di lingkungan Direktorat Jenderal. standar. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. dokumentasi. penyimpanan. kelembagaan. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. sarana dan prasarana. dan penyusunan laporan barang milik negara Direktorat Jenderal. kelembagaan. dan kriteria pembelajaran. c. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. peserta didik. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. pengaturan penggunaan sarana dan prasarana. Subbagian Barang Milik Negara. b. kelembagaan. Bagian Keempat Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Pasal 130 Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan anak usia dini. b. ketertiban. peserta didik. dan kriteria pembelajaran. kearsipan. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan.Pasal 128 Bagian Umum terdiri atas: a. kebersihan. keamanan. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal serta pemberian layanan umum di bidang pendidikan anak usia dini formal. kelembagaan. Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini menyelenggarakan fungsi: a. peserta didik. Subbagian Persuratan dan Kearsipan.

30 . Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. c. kegiatan. f. taman penitipan anak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. pengumpulan. pengolahan. Pasal 135 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. dan b. dan penyajian data dan informasi taman kanak-kanak. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. kelompok bermain. e. Seksi Penyusunan Program. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. serta penyusunan program. dan Kelompok Jabatan Fungsional. satuan pendidikan anak usia dini sejenis dan pendidikan anak usia dini informal serta penyusunan laporan Direktorat. penyusunan program. dan anggaran Direktorat.b. dan anggaran Direktorat. Pasal 134 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 133. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik. dan anggaran Direktorat. program dan anggaran. Pasal 133 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pengumpulan. kelompok bermain. kegiatan. Subbagian Tata Usaha. d. taman penitipan anak. kegiatan. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. Pasal 136 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. serta pendidikan anak usia dini informal. pengolahan. dan anggaran taman kanak-kanak. b. kelompok bermain. dan pelaporan Direktorat. taman penitipan anak. Pasal 137 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis pembelajaran dan peserta didik pendidikan anak usia dini. satuan pendidikan anak usia dini sejenis. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. Seksi Evaluasi Program. penyusunan laporan Direktorat. dan penyajian data dan informasi taman kanak-kanak. kegiatan. c. d. dan e. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini.

kelompok bermain. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. dan b. Seksi Pembelajaran. taman penitipan anak. standar. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. kelompok bermain. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana taman kanak-kanak. fasilitasi. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. kelompok bermain. dan d. Pasal 142 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 141. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. prosedur. kelompok bermain. Seksi Peserta Didik. standar. Pasal 140 (1) Seksi Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. taman penitipan anak. pemberian bimbingan teknis. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. taman penitipan anak. standar. prosedur. evaluasi penerapan norma. Pasal 141 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria peserta didik taman kanakkanak. taman penitipan anak. taman penitipan anak. prosedur. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. kelompok bermain. kelompok bermain. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. pemberian bimbingan teknis. kelompok bermain. dan kriteria pembelajaran taman kanak-kanak. c. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 139 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik terdiri atas: a. taman penitipan anak. b. standar.Pasal 138 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 137. 31 . taman penitipan anak. prosedur. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal.

c. Pasal 145 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan kemitraan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan taman kanak-kanak. taman penitipan anak. d. Seksi Sarana. prosedur. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang taman kanak-kanak. fasilitasi. standar. kelompok bermain. Pasal 144 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria sarana dan prasarana taman kanak-kanak. taman penitipan anak. Pasal 143 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. prosedur. c. taman penitipan anak. dan evaluasi penerapan norma. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. pemberian bimbingan teknis. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. taman penitipan anak. dan b. kelompok bermain. kelompok bermain. kelompok bermain. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. prosedur. dan 32 . standar. standar. kelompok bermain. prosedur. taman penitipan anak. Pasal 146 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 145. dan kriteria sarana taman kanakkanak. fasilitasi. Seksi Prasarana. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. kelompok bermain. kelompok bermain. taman penitipan anak. dan evaluasi penerapan norma. kelompok bermain. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan kriteria sarana dan prasarana taman kanak-kanak. prosedur. dan kriteria prasarana taman kanakkanak. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana taman kanakkanak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. b. taman penitipan anak.b. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. standar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan taman kanak-kanak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. taman penitipan anak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis.

dan kemitraan kursus dan pelatihan. keuangan. prosedur. kelembagaan. prosedur. pemberian bimbingan teknis. prosedur. Pasal 151 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 150. pemberian bimbingan teknis. kelompok bermain. dan b. barang milik negara. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. evaluasi penerapan norma. dan kriteria di bidang taman kanakkanak. Pasal 148 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. evaluasi penerapan norma. peserta didik. sarana dan prasarana. sarana dan prasarana. dan kemitraan kursus dan pelatihan. kepegawaian. kelompok bermain. kriteria pembelajaran. c. dan evaluasi penerapan norma. Seksi Kemitraan. peserta didik. Bagian Kelima Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan Pasal 150 Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang kursus dan pelatihan. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. 33 . dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. taman penitipan anak. standar. dan kriteria kelembagaan taman kanak-kanak. standar. kelembagaan. prosedur.d. taman penitipan anak. Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan menyelenggarakan fungsi: a. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. (2) Seksi Kemitraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. kelembagaan. standar. kelembagaan. dan e. Pasal 147 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan terdiri atas: a. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. sarana dan prasarana. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan. peserta didik. standar. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang taman kanak-kanak. fasilitasi. peserta didik. standar. dan kemitraan kursus dan pelatihan. dan kerumahtanggaan Direktorat. taman penitipan anak. sarana dan prasarana. dan kriteria pembelajaran. kelompok bermain. dan kemitraan kursus dan pelatihan. Pasal 149 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. b. Seksi Kelembagaan. d. fasilitasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma.

kegiatan. dan anggaran Direktorat. pengolahan. dan penyajian data dan informasi kursus dan pelatihan. kegiatan. pengumpulan. c. c. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kursus dan pelatihan. Subbagian Tata Usaha. e. dan anggaran kursus dan pelatihan serta penyusunan laporan Direktorat. Subdirektorat Program dan Evaluasi. Seksi Evaluasi Program. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik. dan e. kegiatan. Pasal 154 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 153. d. penyusunan laporan Direktorat. Pasal 157 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. dan anggaran Direktorat. b. pengumpulan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pengolahan.Pasal 152 Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan terdiri atas: a. dan penyajian data dan informasi kursus dan pelatihan serta penyusunan program. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. dan b. Seksi Penyusunan Program. dan pelaporan Direktorat. b. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan f. dan anggaran Direktorat. Kelompok Jabatan Fungsional. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. 34 . penyusunan program. Pasal 155 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. program dan anggaran. d. kegiatan. Pasal 156 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Pasal 153 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan.

standar. b. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. fasilitasi. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. dan b. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. pemberian bimbingan teknis. prosedur. Pasal 159 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik terdiri atas: a. c. dan kriteria pembelajaran kursus dan pelatihan. dan evaluasi penerapan norma. Seksi Peserta Didik. dan d. 35 . dan evaluasi penerapan norma. standar.Pasal 158 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 157. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Seksi Pembelajaran. Pasal 160 (1) Seksi Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria peserta didik kursus dan pelatihan. b. evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. c. standar. prosedur. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. Pasal 162 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 161. standar. standar. standar. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. evaluasi penerapan norma. Pasal 161 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur. fasilitasi. dan kriteria sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. prosedur. dan d. prosedur.

evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan kursus dan pelatihan. Seksi Kemitraan. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang kursus dan pelatihan. prosedur. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan kursus dan pelatihan. dan kriteria sarana kursus pelatihan. Pasal 168 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan.Pasal 163 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. standar. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Seksi Prasarana. standar. c. Pasal 167 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan terdiri atas: a. dan b. dan kriteria kemitraan di bidang kursus dan pelatihan. dan b. standar. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang kursus dan pelatihan. standar. Pasal 164 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur. evaluasi penerapan norma. standar. b. (2) Seksi Kemitraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan d. pemberian bimbingan teknis. prosedur. fasilitasi. standar. prosedur. prosedur. Pasal 165 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan kemitraan kursus dan pelatihan. dan kriteria prasarana kursus pelatihan. 36 dan dan dan dan dan dan . Pasal 166 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 165. prosedur. evaluasi penerapan norma. Seksi Sarana. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. Seksi Kelembagaan. dan kriteria kelembagaan kursus dan pelatihan.

prosedur. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. prosedur. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidikan masyarakat. dan kemitraan pendidikan masyarakat. c. Subdirektorat Program dan Evaluasi. kelembagaan. b. standar. dan pelaporan Direktorat. dan f. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik. d. kelembagaan. dan kemitraan pendidikan masyarakat. standar.Pasal 169 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. sarana dan prasarana. keuangan. Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. Kelompok Jabatan Fungsional. dan e. Pasal 171 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170. 37 . d. e. dan kriteria pembelajaran. kelembagaan. dan kerumahtanggaan Direktorat. sarana dan prasarana. kelembagaan. Pasal 173 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan program dan anggaran. Subbagian Tata Usaha. peserta didik. kepegawaian. dan kemitraan pendidikan masyarakat. Pasal 174 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 173. barang milik negara. evaluasi penerapan norma. sarana dan prasarana. dan kemitraan pendidikan masyarakat. dan kriteria pembelajaran. Pasal 172 Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat terdiri atas: a. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. peserta didik. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. sarana dan prasarana. peserta didik. Bagian Keenam Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat Pasal 170 Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan masyarakat. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan. peserta didik. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. c. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. b.

kegiatan. Pasal 177 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis pembelajaran dan peserta didik pendidikan masyarakat. kegiatan. pengolahan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya serta penyusunan laporan Direktorat. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. e. dan anggaran Direktorat. pendidikan pemberdayaan perempuan. d. Seksi Penyusunan Program. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 178 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 177. c. pendidikan keorangtuaan. b. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan keorangtuaan. kegiatan. pendidikan kepemudaan. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan penyusunan laporan Direktorat. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya serta penyusunan program.b. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan anggaran Direktorat. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan penyajian data dan informasi pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan keorangtuaan. pendidikan pemberdayaan perempuan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan keorangtuaan. 38 . dan anggaran pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. dan penyajian data dan informasi pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan kepemudaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan kepemudaan. kegiatan. Seksi Evaluasi Program. dan b. Pasal 175 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. dan anggaran Direktorat. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan pemberdayaan perempuan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan kepemudaan. Pasal 176 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan keorangtuaan. pengumpulan. pendidikan pemberdayaan perempuan. pengolahan. pendidikan kepemudaan. pengumpulan. penyusunan program.

dan kriteria pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. Seksi Peserta Didik. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. Pasal 179 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik terdiri atas: a. pendidikan pemberdayaan perempuan. prosedur. prosedur. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. 39 . Pasal 182 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 181. pendidikan keorangtuaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan kepemudaan. Pasal 180 (1) Seksi Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria pembelajaran pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. Seksi Pembelajaran. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan evaluasi penerapan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. standar. standar. standar. pendidikan keorangtuaan. dan evaluasi penerapan norma. pendidikan pemberdayaan perempuan. standar. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan kepemudaan. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. dan b. pendidikan keorangtuaan. b. pendidikan pemberdayaan perempuan. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan kepemudaan. dan kriteria peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan keorangtuaan. fasilitasi. d. pendidikan keorangtuaan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. Pasal 181 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan masyarakat. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. pendidikan kepemudaan. pendidikan pemberdayaan perempuan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. pendidikan keorangtuaan. pendidikan kepemudaan. prosedur. pendidikan kepemudaan. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan pemberdayaan perempuan. fasilitasi.c. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur. pemberian bimbingan teknis. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan.

dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. prosedur. prosedur. b. Pasal 185 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan kemitraan pendidikan masyarakat. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan kepemudaan. standar. fasilitasi. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. Pasal 186 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 185. d.c. pendidikan kepemudaan. standar. dan evaluasi penerapan norma. pendidikan keorangtuaan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. Pasal 183 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. Seksi Sarana. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan keorangtuaan. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. Seksi Prasarana. pendidikan keorangtuaan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan kriteria prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. dan evaluasi penerapan norma. pendidikan kepemudaan. pendidikan keorangtuaan. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan keorangtuaan. pendidikan keorangtuaan. dan kriteria sarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. prosedur. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. standar. pendidikan pemberdayaan perempuan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pemberian bimbingan teknis. pendidikan kepemudaan. fasilitasi. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan b. pendidikan kepemudaan. prosedur. pemberian bimbingan teknis. pendidikan kepemudaan. pendidikan pemberdayaan perempuan. Pasal 184 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. 40 .

pendidikan pemberdayaan perempuan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan b. Seksi Kelembagaan. prosedur. pendidikan keorangtuaan. (2) Seksi Kemitraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kerumahtanggaan Direktorat. 41 . dan pendidikan masyarakat. kepegawaian. pendidikan keorangtuaan. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan kriteria kelembagaan pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. standar. fasilitasi. standar. Pasal 188 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Seksi Kemitraan. prosedur. pendidikan pemberdayaan perempuan. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. Bagian Ketujuh Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. keuangan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. Pasal 189 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. pendidikan kepemudaan. pendidikan pemberdayaan perempuan. Nonformal. pendidikan keorangtuaan. Pasal 187 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan terdiri atas: a. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. d. kursus dan pelatihan. prosedur. Nonformal. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan kepemudaan. pendidikan kepemudaan. pendidikan keorangtuaan. dan Informal Pasal 190 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pemberian bimbingan teknis. standar. standar. prosedur. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan kriteria kemitraan di bidang pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. barang milik negara. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan pemberdayaan perempuan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan kepemudaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan.c.

standar. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. Pasal 192 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat. kursus dan pelatihan. dan pendidikan masyarakat. evaluasi penerapan norma. dan pendidikan masyarakat. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. dan pelaporan Direktorat. h. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan. Kelompok Jabatan Fungsional. b. d. d. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. dan pendidikan masyarakat. dan Informal terdiri atas: a. kursus dan pelatihan. perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. e. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. dan pendidikan masyarakat. e. Nonformal.Pasal 191 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 190. dan pendidikan masyarakat. Subbagian Tata Usaha. c. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. Pasal 193 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kursus dan pelatihan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. dan i. prosedur. b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan f. dan pendidikan masyarakat. g. kursus dan pelatihan. dan Informal. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: 42 . kursus dan pelatihan. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. kursus dan pelatihan. kursus dan pelatihan. kursus dan pelatihan. Subdirektorat Program dan Evaluasi. c. dan pendidikan masyarakat. Nonformal. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan pendidikan masyarakat. Nonformal. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. f. Pasal 194 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 193. program dan anggaran. kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat.

pendidikan nonformal. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. 43 . pengumpulan. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. pengolahan. Pasal 195 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. pengolahan. Pasal 197 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan anggaran Direktorat. f. kegiatan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal. dan koordinasi pelaksanaan kerja sama. dan pendidikan masyarakat serta penyusunan program. pengumpulan. kursus dan pelatihan. pengembangan sistem. b. dan pendidikan informal. dan pendidikan informal. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal.a. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. anggaran. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pendidikan nonformal. e. Seksi Evaluasi Program. c. d. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal. kegiatan. penyusunan program. dan penyusunan laporan Direktorat. kegiatan. b. dan pendidikan masyarakat serta penyusunan laporan Direktorat. kegiatan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. kursus dan pelatihan. Seksi Penyusunan Program. dan b. Pasal 198 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 197. dan anggaran Direktorat. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 196 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan anggaran Direktorat.

penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanakkanak. Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Formal. e. prosedur. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. kelompok bermain.c. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. f. standar. standar. Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal. g. standar. dan evaluasi penerapan norma. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. taman penitipan anak. standar. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. dan b. Pasal 201 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan menyelenggarakan fungsi: 44 . kelompok bermain. taman penitipan anak. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi pemberian bimbingan teknis. kelompok bermain. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. kelompok bermain. Pasal 200 (1) Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Formal mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria kualifikasi dan karir evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak dan yang sejenis. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman penitipan anak. kelompok bermain. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. prosedur. rencana kebutuhan. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. pengembangan sistem. pemberian bimbingan teknis. (2) Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 199 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini terdiri atas: a. taman penitipan anak. kelompok bermain. pengembangan sistem. taman penitipan anak. prosedur. pengembangan sistem. d. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. rencana kebutuhan. dan satuan pendidikan anak usia dini nonformal sejenis. taman penitipan anak. prosedur. Pasal 202 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 201. fasilitasi. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis.

prosedur. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan masyarakat. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. f. prosedur. rencana kebutuhan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. pemberian bimbingan teknis. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. pengembangan sistem. standar. b. d. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. pengembangan sistem. dan b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Kursus dan Pelatihan.a. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. standar. pengembangan sistem. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik kursus dan pelatihan. dan evaluasi penerapan norma. Seksi Pendidik. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. e. Pasal 203 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan terdiri atas: a. Pasal 204 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. c. prosedur. pemberian bimbingan teknis. Seksi Tenaga Kependidikan. 45 . standar. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 205 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. b. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. fasilitasi. rencana kebutuhan. fasilitasi. standar. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. Pasal 206 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 205. dan evaluasi penerapan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. g. dan evaluasi penerapan norma.

Pasal 209 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan b. rencana kebutuhan. prosedur. f. pemberian bimbingan teknis. Seksi Pendidik. prosedur. standar. pengembangan sistem. keuangan. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. dan evaluasi penerapan norma. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. standar. kepegawaian. Pasal 208 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. prosedur. standar. Pasal 207 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat terdiri atas: a. dan evaluasi penerapan norma. 46 . dan kriteria kualifikasi dan karir serta pelaksanaan dan evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik pendidikan masyarakat. e.c. standar. prosedur. barang milik negara. Pasal 210 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 132 huruf f. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 172 huruf f. dan Pasal 192 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. g. fasilitasi. d. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan kriteria kualifikasi dan karir serta pelaksanaan dan evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan tenaga kependidikan pendidikan masyarakat. fasilitasi. Pasal 152 huruf f. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. dan evaluasi penerapan norma. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. pemberian bimbingan teknis. rencana kebutuhan. Seksi Tenaga Kependidikan. pengembangan sistem. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat.

c. b. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundangan-undangan. prosedur. standar.(5) Tugas. penyusunan norma. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 214 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar terdiri atas: a. c. BAB V DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR Bagian Pertama Kedudukan. d. dan Fungsi Pasal 211 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. dan e. dan e. jenis. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar. perumusan kebijakan di bidang pendidikan dasar. Sekretariat Direktorat Jenderal. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan dasar. dan kriteria di bidang pendidikan dasar. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar. Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 215 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. serta 47 . pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan dasar. Pasal 212 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar mempunyai tugas merumuskan melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan dasar. d. Tugas. Pasal 213 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 212. b. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar.

b. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. program. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. penyusunan laporan Direktorat Jenderal. b.Pasal 216 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 215. g. dan k. penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan dasar. dan laporan Direktorat Jenderal. pengumpulan. program. h. evaluasi. program. d. koordinasi pemantauan dan evaluasi kebijakan. c. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan dasar. pengolahan. 48 . pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. koordinasi penyusunan kebijakan. Bagian Keuangan. dan e. dan d. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. rencana. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. koordinasi pelaksanaan tugas. Pasal 218 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. rencana. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. d. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan dasar. c. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 217 Sekretariat Direktorat Jenderal terdiri atas: a. c. Bagian Umum. penyusunan rencana. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. kerja sama. anggaran. b. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan dasar. pengelolaan data dan informasi pendidikan dasar. i. Pasal 219 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 218. Bagian Hukum dan Kepegawaian. e. j. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. f. program. program.

Subbagian Data dan Informasi. penyimpanan. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan dasar. dan pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. dan penyusunan laporan keuangan Direktorat Jenderal. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. dan c. b. dan anggaran di bidang pendidikan dasar serta penyusunan bahan laporan Direktorat Jenderal. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan.Pasal 220 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. Subbagian Progam dan Anggaran. pembayaran. pembukuan. Subbagian Perbendaharaan. Pasal 221 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. Pasal 224 Bagian Keuangan terdiri atas: a. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. Pasal 222 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan urusan penerimaan. Subbagian Pembiayaan. program. pengolahan. dan c. dan c. pengujian. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 223 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 222. evaluasi. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. program. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Direktorat Jenderal. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 225 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. verifikasi. 49 . b. b.

Subbagian Hukum dan Tata Laksana. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. Subbagian Kepegawaian. 50 . kepegawaian. pemberdayaan peran serta masyarakat. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pendidikan dasar. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan dasar. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. Pasal 230 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. dan f. Pasal 229 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. organisasi dan tata laksana. penyusunan bahan koordinasi kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan dasar. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan dasar. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 231 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 230. publikasi. analisis dan penyempurnaan organisasi. pengadaan. c. disiplin. dan c. serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal. b. analisis jabatan. mutasi. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. pengangkatan. e. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. b. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. pengembangan. Pasal 227 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 226. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Direktorat Jenderal. dan kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal. dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan dasar.Pasal 226 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. d. Subbagian Kerja Sama. Pasal 228 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a.

pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. dokumentasi. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. 51 . e. dan pengelolaan barang milik negara Direktorat Jenderal. kelembagaan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Direktorat Jenderal. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal. dan f. sarana dan prasarana. prosedur. Subbagian Barang Milik Negara. sarana dan prasarana. keamanan. Pasal 233 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. pendistribusian. penghapusan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Pasal 235 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 234. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. kearsipan. dan kriteria pembelajaran. inventarisasi. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. b. kelembagaan. dan penyusunan laporan barang milik negara Direktorat Jenderal. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar. sarana dan prasarana. Bagian Keempat Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Pasal 234 Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. keindahan. Pasal 232 Bagian Umum terdiri atas: a. penyimpanan. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan perpustakaan di lingkungan Direktorat Jenderal. c. dan c. dan kriteria pembelajaran. pengaturan penggunaan sarana dan prasarana. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. standar. b. evaluasi penerapan norma. prosedur. kebersihan. standar.b. kelembagaan. Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar menyelenggarakan fungsi: a. sarana dan prasarana. kelembagaan. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. ketertiban. d. Subbagian Rumah Tangga. c.

kegiatan. penyusunan program. sarana dan prasarana. kelembagaan. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. c. e. sarana dan prasarana. pengumpulan. Seksi Penyusunan Program. d. dan anggaran Direktorat. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran.Pasal 236 Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar terdiri atas: a. penyusunan laporan Direktorat. pemberdayaan peran serta masyarakat. d. b. kelembagaan. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. pengolahan. kegiatan. kerja sama. dan f. kegiatan. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. program dan anggaran. e. b. c. dan anggaran Direktorat. kesetaraan Sekolah Dasar dan penyusunan program. pengolahan. peserta didik Sekolah Dasar. pengumpulan. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. Subdirektorat Program dan Evaluasi. Pasal 240 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. sarana dan prasarana. Pasal 237 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Kelompok Jabatan Fungsional. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. kelembagaan. Pasal 239 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. 52 . pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Pasal 238 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 237. dan b. dan f. Subdirektorat Pembelajaran. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Subbagian Tata Usaha. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. Seksi Evaluasi Program.

kelembagaan. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. standar. prosedur. 53 . prosedur. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. Seksi Penilaian dan Akreditasi. penilaian. Pasal 243 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar serta penyusunan laporan Direktorat. Pasal 241 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. prosedur. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. prosedur. dan b. Pasal 245 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Dasar serta kesetaraan Sekolah Dasar. dan evaluasi penerapan norma. b. penilaian. dan evaluasi penerapan norma. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. kerja sama. standar. standar. sarana dan prasarana. kegiatan. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 242 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 241. c. fasilitasi. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. fasilitasi. anggaran. penilaian. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. standar. dan akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan d.(2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan kriteria kurikulum. dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. penilaian. dan akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. penilaian. evaluasi penerapan norma. Pasal 244 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria kurikulum. kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan.

(2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pemberdayaan sekolah. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Dasar serta kesetaraan Sekolah Dasar. Pasal 247 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. dan kesetaraan Sekolah Dasar. Seksi Prasarana. prestasi. Seksi Sarana. dan evaluasi penerapan norma. evaluasi penerapan norma. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. kriteria sarana Sekolah Dasar. c. dan d. Pasal 249 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan evaluasi penerapan norma. b. c. fasilitasi. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. standar. prosedur. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. prosedur. prosedur. standar. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan pembinaan bakat. Pasal 248 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. kriteria prasarana Sekolah Dasar. dan kesetaraan Sekolah Dasar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. pemberdayaan sekolah. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Pasal 250 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 249. dan kriteria kelembagaan. prestasi. dan b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar.Pasal 246 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 245. prestasi. b. dan 54 . fasilitasi. standar. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. prosedur. pemberian bimbingan teknis. pemberian bimbingan teknis. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. standar. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a.

kelembagaan. kelembagaan. dan kerumahtanggaan Direktorat. prestasi. prestasi. keuangan. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Pasal 253 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Pasal 251 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. standar. fasilitasi. sarana dan prasarana.d. b. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. c. sarana dan prasarana. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prosedur. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria pembelajaran. dan b. barang milik negara. standar. Pasal 255 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 254. Bagian Kelima Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Pasal 254 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. prosedur. Seksi Kelembagaan. standar. dan kriteria pembinaan bakat. prosedur. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Pasal 252 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. sarana dan prasarana. fasilitasi. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. evaluasi penerapan norma. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. kelembagaan. pemberian bimbingan teknis. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. 55 . kepegawaian. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. Seksi Peserta Didik. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis.

sarana dan prasarana. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. kelembagaan. Seksi Evaluasi Program. kegiatan. Seksi Penyusunan Program. Pasal 257 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. dan pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama. Subdirektorat Pembelajaran. Pasal 259 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. e. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. b. d. kegiatan. Subbagian Tata Usaha. program dan anggaran. kelembagaan. Subdirektorat Program dan Evaluasi. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan f. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. penyusunan laporan Direktorat. pemberdayaan peran serta masyarakat. penyusunan program. prosedur. dan kriteria pembelajaran. Kelompok Jabatan Fungsional. pengumpulan. dan anggaran Direktorat. e. c. f. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan f. e. dan anggaran Direktorat. sarana dan prasarana. kelembagaan. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. sarana dan prasarana. Pasal 256 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama terdiri atas: a. pengolahan. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. standar. 56 . evaluasi penerapan norma. b. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan b. Pasal 258 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 257.d. kerja sama. c. d.

penilaian. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. kelembagaan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. kegiatan. kerja sama. 57 . Seksi Penilaian dan Akreditasi. pengumpulan. pemberian bimbingan teknis. dan b. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. dan evaluasi penerapan norma. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. anggaran. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. Pasal 262 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 261. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. standar. penilaian. b. standar. dan d. peserta didik Sekolah Menengah Pertama. evaluasi penerapan norma. prosedur. standar.Pasal 260 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. prosedur. dan kriteria kurikulum. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. c. dan akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan kriteria kurikulum. Pasal 263 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. sarana dan prasarana. prosedur. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. sarana dan prasarana. dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama serta penyusunan laporan Direktorat. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. kesetaraan Sekolah Menengah Pertama dan penyusunan program. kegiatan. kelembagaan. penilaian. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. fasilitasi. pengolahan. Pasal 264 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 261 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penilaian. peserta didik Sekolah Menengah Pertama. penilaian.

dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. b. fasilitasi. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 269 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. evaluasi penerapan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. 58 . dan evaluasi penerapan norma. Pasal 266 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 265. fasilitasi. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Pasal 268 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. pemberian bimbingan teknis. Seksi Sarana. standar. dan b. standar. prosedur. prestasi. prosedur. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Pasal 265 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama serta kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prosedur. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. Pasal 267 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a.(2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. c. dan d. fasilitasi. standar. prosedur. dan kriteria penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. standar. Seksi Prasarana. dan kriteria sarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. standar.

barang milik negara. fasilitasi. pemberdayaan sekolah. kepegawaian. dan pembinaan bakat. Seksi Kelembagaan. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prestasi. fasilitasi. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prosedur. pemberian bimbingan teknis. prosedur. standar. dan evaluasi penerapan norma. prestasi. keuangan. dan d. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. standar. Bagian Keenam Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar Pasal 274 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar.Pasal 270 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 269. dan b. prosedur. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. 59 . pemberian bimbingan teknis. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan evaluasi penerapan norma. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prestasi. b. c. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. evaluasi penerapan norma. prosedur. Pasal 272 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria kelembagaan. dan kriteria pembinaan bakat. pemberdayaan sekolah. standar. prestasi. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. Pasal 271 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. Pasal 273 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. standar. Seksi Peserta Didik.

Pasal 278 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 277. sarana dan prasarana. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. 60 . kelembagaan. Kelompok Jabatan Fungsional. b. sarana dan prasarana. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. pengolahan. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan anggaran Direktorat. prosedur. program dan anggaran. dan f. e. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. e. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. c. pemberdayaan peran serta masyarakat. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar. dan kriteria pembelajaran. kelembagaan. Pasal 276 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar terdiri atas: a. d. b. Subdirektorat Pembelajaran. Subbagian Tata Usaha. kelembagaan. b. dan kriteria pembelajaran. pengumpulan. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. kelembagaan. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. c. sarana dan prasarana. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. kerja sama. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. dan f. sarana dan prasarana. sarana dan prasarana. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. penyusunan program. d. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. kegiatan. evaluasi penerapan norma. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Subdirektorat Program dan Evaluasi. kelembagaan. standar.Pasal 275 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 274. prosedur. c. Pasal 277 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. standar.

d.

e. f.

koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran, sarana dan prasarana, kelembagaan, dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program, kegiatan, dan anggaran Direktorat; dan penyusunan laporan Direktorat. Pasal 279

Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Seksi Penyusunan Program; dan b. Seksi Evaluasi Program. Pasal 280 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data dan informasi pembelajaran, sarana dan prasarana, kelembagaan, peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar, penyusunan program, kegiatan, dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program, kegiatan, anggaran, kerja sama, dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran, sarana dan prasarana, kelembagaan, peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar serta penyusunan laporan Direktorat. Pasal 281 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan, fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum, penilaian, dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 282 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 281, Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum, penilaian, dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum, penilaian, dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; c. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria kurikulum, penilaian, dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; dan d. evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria kurikulum, penilaian, dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar.

61

Pasal 283 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. Seksi Pelaksanaan Kurikulum; dan b. Seksi Penilaian dan Akreditasi. Pasal 284 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria pelaksanaan kurikulum pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 285 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 286 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 285, Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; c. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; dan d. evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 287 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. Seksi Sarana; dan b. Seksi Prasarana. Pasal 288 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria sarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar.

62

(2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 289 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat, prestasi, dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 290 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 289, Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan, pemberdayaan sekolah, dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat, prestasi, dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; c. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria kelembagaan, pemberdayaan sekolah, dan pembinaan bakat, prestasi, dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; dan d. evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat, prestasi, dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 291 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. Seksi Kelembagaan; dan b. Seksi Peserta Didik. Pasal 292 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria pembinaan bakat, prestasi, dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 293 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan, kepegawaian, keuangan, barang milik negara, dan kerumahtanggaan Direktorat.

63

pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. f. g. 64 . prosedur. b. Subdirektorat Program dan Evaluasi. dan kesetaraan pendidikan dasar. prosedur. Kelompok Jabatan Fungsional. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. dan i. pendidikan layanan khusus. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. d. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. Subbagian Tata Usaha. dan kesetaraan pendidikan dasar. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. Pasal 295 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 294. standar. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. Pasal 296 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar terdiri atas: a. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. dan kesetaraan pendidikan dasar. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. c. d. h. pendidikan layanan khusus. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus.Bagian Ketujuh Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar Pasal 294 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. dan kesetaraan pendidikan dasar. dan kesetaraan pendidikan dasar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan f. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar. dan kesetaraan pendidikan dasar. b. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. pendidikan layanan khusus. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. standar. pendidikan layanan khusus. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. e. pendidikan layanan khusus. evaluasi penerapan norma. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. c. e. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. pendidikan layanan khusus.

Seksi Penyusunan Program. pengolahan. kegiatan. Sekolah Menengah Pertama. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. kegiatan. dan b. dan penyusunan program. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. kegiatan. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. pengolahan. Pasal 299 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. anggaran. dan anggaran Direktorat. b. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. dan kesetaraan pendidikan dasar serta penyusunan laporan Direktorat. pendidikan layanan khusus. pendidikan khusus. dan anggaran Direktorat. pendidikan layanan khusus. kegiatan. program dan anggaran. Pasal 301 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pendidikan khusus. Seksi Evaluasi Program. dan f. pemberdayaan peran serta masyarakat. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. 65 . dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. penyusunan program. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. c. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar. e. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. Pasal 298 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 297. kerja sama. pengumpulan. penyusunan laporan Direktorat.Pasal 297 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Pasal 300 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. Sekolah Menengah Pertama. d. kerja sama. pengumpulan. kesetaraan pendidikan dasar.

dan evaluasi penerapan norma. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. standar. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar.Pasal 302 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 301. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. b. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. prosedur. dan b. evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. prosedur. (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 304 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. d. Seksi Karir. pemberian bimbingan teknis. Pasal 303 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar terdiri atas: a. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. 66 . pengembangan sistem. standar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. fasilitasi. rencana kebutuhan. prosedur. f. fasilitasi. c. standar. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. e. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar dan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. pemberian bimbingan teknis. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. dan g. prosedur. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar menyelenggarakan fungsi: a. standar.

penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prosedur. fasilitasi. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. prosedur. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama dan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. e. d. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. 67 . rencana kebutuhan. Pasal 307 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama terdiri atas: a.Pasal 305 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. b. f. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. c. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. standar. dan g. standar. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Pasal 306 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 305. standar. Pasal 308 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. evaluasi penerapan norma. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Seksi Karir. dan b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama menyelenggarakan fungsi: a. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma.

penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. d. a.(2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. evaluasi penerapan norma. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. rencana kebutuhan. standar. standar. 68 . Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan dan Layanan Khusus menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 310 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 309. f. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. b. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. prosedur. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan khusus pendidikan dasar. c. dan evaluasi penerapan norma. standar. Pasal 312 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. prosedur. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. Pasal 311 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus terdiri atas. dan evaluasi penerapan norma. dan g. pengembangan sistem. Pasal 309 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prosedur. dan b. Seksi Karir. e. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar.

prosedur. pemberian bimbingan teknis. 69 . Pasal 256 huruf f. dan Pasal 296 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. Pasal 276 huruf f. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan menengah. Tugas. (5) Tugas. perumusan kebijakan di bidang pendidikan menengah. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. pengembangan sistem fasilitasi. dan kerumahtanggaan Direktorat. b. dan Fungsi Pasal 315 Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. dan kriteria di bidang pendidikan menengah. standar. prosedur. Pasal 316 Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan menengah. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. Pasal 313 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. keuangan. Pasal 314 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 236 huruf f. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. jenis.(2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria karir serta pelaksanaan dan evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan khusus pendidikan dasar. kepegawaian. c. dan evaluasi penerapan norma. penyusunan norma. Pasal 317 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 316. BAB VI DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH Bagian Pertama Kedudukan. barang milik negara. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. standar.

pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. e. i. d. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 318 Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah terdiri atas: a. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah. program. f. koordinasi pemantauan dan evaluasi kebijakan. j. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 320 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 319. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan menengah. h. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan menengah. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. b. dan anggaran di bidang pendidikan menengah. kerja sama. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah. koordinasi penyusunan kebijakan. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. c. e. 70 . program. c. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. dan anggaran di bidang pendidikan menengah. d. Sekretariat Direktorat Jenderal. rencana. dan k. koordinasi pelaksanaan tugas. dan e. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan menengah. rencana. dan pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 319 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. b. pengelolaan data dan informasi pendidikan menengah. g. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah.d.

dan e. Bagian Umum. dan laporan Direktorat Jenderal. c. penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan menengah. b. program. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. pengolahan. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. Bagian Keuangan. 71 . Sekolah Menengah Kejuruan. pengolahan. pengumpulan. dan d. program dan anggaran di bidang pendidikan menengah. Pasal 325 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. b. dan c. Pasal 322 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan menengah. dan anggaran di bidang pendidikan menengah. pendidikan khusus. Subbagian Progam dan Anggaran. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan menengah. penyusunan laporan Direktorat Jenderal. Pasal 326 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. evaluasi. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. pendidikan layanan khusus. dan anggaran di bidang Sekolah Menengah Atas. program. anggaran. program. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. penyusunan rencana. dan anggaran di bidang pendidikan menengah serta penyusunan bahan laporan Direktorat Jenderal. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. Pasal 323 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 322. Subbagian Data dan Informasi. dan pendidikan kesetaraan pendidikan menengah. Bagian Hukum dan Kepegawaian. c.Pasal 321 Sekretariat Direktorat Jenderal terdiri atas: a. d. Pasal 324 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. program. b.

verifikasi. pengujian. penyusunan bahan koordinasi kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan menengah. c. organisasi dan tata laksana. penyusunan bahan pertimbangan dan bantuan hukum di bidang pendidikan menengah. d. pembayaran. dan c. penyimpanan. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan menengah. e. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Direktorat Jenderal. dan kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal. dan pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. b. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. 72 . pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. evaluasi. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Direktorat Jenderal. kepegawaian. dan f. pembukuan.Pasal 327 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 326. pengelolaan urusan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 331 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 330. Pasal 328 Bagian Keuangan terdiri atas: a. dan penyusunan laporan keuangan Direktorat Jenderal. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pendidikan menengah. Pasal 330 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. b. Subbagian Pembiayaan. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. Subbagian Perbendaharaan. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan urusan penerimaan. dan c. Pasal 329 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. b. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal.

keindahan. Subbagian Kepegawaian. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. publikasi. 73 . (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. Subbagian Kerja Sama. analisis dan penyempurnaan organisasi. dan c. keamanan. dan c. analisis jabatan. b. b. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Direktorat Jenderal. dokumentasi dan perpustakaan di lingkungan Direktorat Jenderal. Subbagian Barang Milik Negara. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. b. pengadaan. pemberdayaan peran serta masyarakat. disiplin. Pasal 334 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. dan c. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. pengelolaan barang milik negara Direktorat Jenderal. Subbagian Rumah Tangga. pengangkatan. Pasal 337 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. kebersihan. Pasal 336 Bagian Umum terdiri atas: a. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. Pasal 335 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 334. pengembangan. serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. kearsipan. dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan menengah. pengaturan penggunaan sarana dan prasarana.Pasal 332 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. mutasi. Pasal 333 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. ketertiban. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Direktorat Jenderal.

kelembagaan. pemberdayaan peran serta masyarakat. kelembagaan. b. prosedur. sarana dan prasarana. standar. e. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: 74 . Pasal 339 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 338. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas menyelenggarakan fungsi: a. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. program dan anggaran. sarana dan prasarana. dan f. b. dan kriteria pembelajaran. dan kriteria pembelajaran. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. c. Subdirektorat Program dan Evaluasi. e. Pasal 340 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas terdiri atas: a. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. evaluasi penerapan norma. sarana dan prasarana. Kelompok Jabatan Fungsional. prosedur. Subdirektorat Pembelajaran. d. Bagian Keempat Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas Pasal 338 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. c. kelembagaan. kerja sama. Pasal 341 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. sarana dan prasarana. penghapusan. pendistribusian. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. inventarisasi. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. penyimpanan. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. dan f. kelembagaan. Pasal 342 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 341. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. dan pelaporan Direktorat. d. standar. dan penyusunan laporan barang milik negara Direktorat Jenderal. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas. Subbagian Tata Usaha.(3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran.

koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. sarana dan prasarana. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Pasal 343 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 345 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. b. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum.a. Seksi Evaluasi Program. sarana dan prasarana. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. d. peserta didik Sekolah Menengah Atas. kesetaraan Sekolah Menengah Atas dan penyusunan program. pengolahan. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. dan b. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. kegiatan. anggaran. penilaian. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanan program. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. f. c. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. dan akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. penyusunan program. pengolahan. sarana dan prasarana. pengumpulan. kelembagaan. kelembagaan. Pasal 346 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 345. 75 . penilaian. kelembagaan. kerja sama. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. kegiatan. Pasal 344 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penilaian. dan penyusunan laporan Direktorat. kelembagaan. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas serta penyusunan laporan Direktorat. e. dan anggaran Direktorat. sarana dan prasarana. kegiatan. Seksi Penyusunan Program. kegiatan. b. pengumpulan. dan anggaran Direktorat. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas.

Pasal 348 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penilaian. evaluasi penerapan norma. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. prosedur. dan b. standar. standar. dan d. Seksi Prasarana. standar.c. dan akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Pasal 350 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 349. Pasal 349 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas serta kesetaraan Sekolah Menengah Atas. fasilitasi. Pasal 347 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. dan b. c. prosedur. fasilitasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. prosedur. standar. prosedur. penilaian. d. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria kurikulum. Seksi Sarana. Seksi Penilaian dan Akreditasi. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan kriteria kurikulum. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. b. dan evaluasi penerapan norma. 76 . standar. standar. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. prosedur. Pasal 351 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a.

prestasi. fasilitasi. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. b. Seksi Peserta Didik. dan pembinaan bakat. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. fasilitasi. standar. pemberdayaan sekolah. Pasal 356 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 353 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan d. dan kriteria prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. 77 .Pasal 352 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan evaluasi penerapan norma. pemberdayaan sekolah. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. Pasal 355 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. prosedur. pemberian bimbingan teknis. prestasi. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. standar. dan kriteria kelembagaan. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Seksi Kelembagaan. standar. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. dan b. prosedur. dan kriteria sarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. prosedur. c. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. evaluasi penerapan norma. prestasi. standar. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 354 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 353. dan evaluasi penerapan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. prosedur. prestasi. prosedur. pemberian bimbingan teknis. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas.

dan f. kelembagaan.(2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. d. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. kelembagaan. c. d. Bagian Kelima Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Pasal 358 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Menengah Kejuruan. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. Subdirektorat Pembelajaran. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. Subbagian Tata Usaha. Pasal 359 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 358. Kelompok Jabatan Fungsional. b. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. standar. standar. standar. dan evaluasi penerapan norma. prestasi. kelembagaan. sarana dan prasarana. Pasal 360 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan terdiri atas: a. c. Pasal 357 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. evaluasi penerapan norma. dan kriteria pembelajaran. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. e. pemberian bimbingan teknis. barang milik negara. prosedur. b. dan f. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. e. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. fasilitasi. Subdirektorat Program dan Evaluasi. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur. 78 . sarana dan prasarana. dan kriteria pembinaan bakat. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. sarana dan prasarana. dan kriteria pembelajaran. kepegawaian. sarana dan prasarana. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. kelembagaan. dan kerumahtanggaan Direktorat. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. keuangan.

fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. pengumpulan. dan pelaporan Direktorat. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. kelembagaan. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan. Seksi Evaluasi Program. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. Seksi Penyusunan Program. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. kegiatan. Pasal 365 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan b. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. sarana dan prasarana. kerja sama. peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. sarana dan prasarana. Pasal 362 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 361. sarana dan prasarana. c. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. pengolahan. kegiatan. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. pemberdayaan peran serta masyarakat. kelembagaan. d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan anggaran Direktorat. dan penyusunan program. kegiatan. peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. pengumpulan. dan anggaran Direktorat. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. kelembagaan. Pasal 364 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: 79 . e. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. b. dan akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. kerja sama.Pasal 361 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. penilaian. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. kelembagaan. Pasal 363 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. dan penyusunan laporan Direktorat. program dan anggaran. sarana dan prasarana. penyusunan program. penyusunan laporan Direktorat. dan f. anggaran. Pasal 366 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 365. pengolahan.

prosedur. fasilitasi. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur. prosedur. dan kriteria kurikulum. standar. prosedur. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. Pasal 371 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 368 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. 80 . dan kriteria penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. pemberian bimbingan teknis. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. dan d. Seksi Prasarana. Pasal 370 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 369. d. evaluasi penerapan norma. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. b.a. standar. c. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. Seksi Sarana. dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan. standar. dan kriteria kurikulum. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. Seksi Penilaian dan Akreditasi. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. penilaian. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. penilaian. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. fasilitasi. standar. dan b. standar. prosedur. Pasal 369 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. c. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 367 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. penilaian. b. pemberian bimbingan teknis. dan b. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan.

Seksi Peserta Didik. prestasi. prestasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. Pasal 376 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Menengah Kejuruan. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. standar. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pemberdayaan sekolah. prestasi. evaluasi penerapan norma. prosedur. fasilitasi.Pasal 372 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. dan d. Seksi Kelembagaan. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. pemberian bimbingan teknis. pemberdayaan sekolah. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prestasi. standar. dan evaluasi penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. Pasal 373 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan b. dan kriteria pembinaan bakat. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. fasilitasi. prosedur. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. c. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur. prestasi. Pasal 374 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 373. dan kriteria kelembagaan. dan kriteria sarana Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur. standar. dan evaluasi penerapan norma. standar. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. dan evaluasi penerapan norma. dan pembinaan bakat. dan kriteria prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. fasilitasi. Pasal 375 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. pemberian bimbingan teknis. standar. 81 . pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. b.

evaluasi penerapan norma. kepegawaian. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 379 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378. e. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. d. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah.Pasal 377 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. sarana dan prasarana. dan f. Subbagian Tata Usaha. keuangan. b. kerja sama. c. kelembagaan. prosedur. sarana dan prasarana. e. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Kelompok Jabatan Fungsional. kelembagaan. dan kerumahtanggaan Direktorat. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. barang milik negara. Bagian Keenam Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah Pasal 378 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. pemberdayaan peran serta masyarakat. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. c. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. kelembagaan. sarana dan prasarana. 82 . dan pelaporan Direktorat. sarana dan prasarana. prosedur. dan f. standar. Subdirektorat Pembelajaran. kelembagaan. Pasal 380 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah terdiri atas: a. Pasal 381 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Subdirektorat Program dan Evaluasi. dan kriteria pembelajaran. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. standar. b. dan kriteria pembelajaran. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah. program dan anggaran. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. d.

Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. e. peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. penyusunan program. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. penyusunan laporan Direktorat.Pasal 382 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 381. pengumpulan. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. c. sarana dan prasarana. dan f. d. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. Seksi Penyusunan Program. kelembagaan. dan anggaran Direktorat serta pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. kegiatan. Pasal 386 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 385. kegiatan. penilaian dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. 83 . dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan anggaran Direktorat. kerja sama. b. pengolahan. kegiatan. kelembagaan. sarana dan prasarana. anggaran. penilaian dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. pengolahan. kelembagaan. dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. penilaian. Seksi Evaluasi Program. sarana dan prasarana. b. Pasal 383 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. dan b. Pasal 385 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. sarana dan prasarana. pengumpulan. Pasal 384 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah serta penyusunan laporan Direktorat. kelembagaan. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. penyusunan program. kegiatan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan anggaran Direktorat. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran.

dan kriteria pelaksanaan kurikulum pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. b. Pasal 388 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penilaian dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 391 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. standar. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. d. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan kriteria kurikulum. pemberian bimbingan teknis. standar. dan kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan kriteria kurikulum. dan evaluasi penerapan norma. dan b. dan b. standar. standar. prosedur. fasilitasi. 84 . prosedur. c. Pasal 390 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 389. penilaian dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. prosedur. Pasal 389 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. standar. Pasal 387 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan d. evaluasi penerapan norma.c. Seksi Prasarana. Seksi Sarana. prosedur. prosedur. Seksi Penilaian dan Akreditasi. prosedur. dan evaluasi penerapan norma.

dan evaluasi penerapan norma. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Pasal 394 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 393. Pasal 395 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. pemberian bimbingan teknis. 85 . dan evaluasi penerapan norma. pemberdayaan sekolah. prosedur. standar. prestasi. prestasi.Pasal 392 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prestasi. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. standar. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. standar. dan kriteria kelembagaan. fasilitasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. pemberian bimbingan teknis. Pasal 396 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. evaluasi penerapan norma. prosedur. dan d. prestasi. pemberdayaan sekolah. Seksi Peserta Didik. Pasal 393 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. prosedur. b. standar. prosedur. fasilitasi. standar. dan kriteria sarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan b. dan evaluasi penerapan norma. c. fasilitasi. dan pembinaan bakat. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. Seksi Kelembagaan. prosedur.

Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus.(2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Bagian Ketujuh Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah Pasal 398 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas secara nasional. keuangan. prosedur. f. pendidikan layanan khusus. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. standar. pendidikan layanan khusus. prosedur. 86 . pendidikan layanan khusus. d. Pasal 399 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 398. g. dan b. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. standar. barang milik negara. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. prestasi. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. dan kriteria pembinaan bakat. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. pendidikan layanan khusus. kepegawaian. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. pemberian bimbingan teknis. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. pendidikan layanan khusus. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. Pasal 397 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan kerumahtanggaan Direktorat. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. c. e.

kerja sama. pengumpulan. Pasal 401 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. prosedur. kegiatan. d. kegiatan. Pasal 400 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah terdiri atas: a. e. i. dan pelaporan Direktorat. Seksi Evaluasi Program. evaluasi penerapan norma. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas. pendidikan layanan khusus. Subdirektorat Program dan Evaluasi. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas.h. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. dan f. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. pengolahan. Pasal 402 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 401. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. program dan anggaran. b. standar. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus. e. Pasal 403 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. c. dan anggaran Direktorat. 87 . dan f. dan b. Seksi Penyusunan Program. penyusunan laporan Direktorat. pemberdayaan peran serta masyarakat. b. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. d. Kelompok Jabatan Fungsional. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah. dan angggaran Direktorat. Subbagian Tata Usaha. c. penyusunan program. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas.

standar. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Sekolah Menengah Kejuruan. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pengolahan. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas.Pasal 404 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kegiatan. e. Sekolah Menengah Kejuruan. anggaran. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pendidikan khusus. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. prosedur. pendidikan khusus. standar. b. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pendidikan layanan khusus. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. d. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. evaluasi penerapan norma. c. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pendidikan layanan khusus. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Pasal 405 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. kerja sama. dan penyusunan program. prosedur. kegiatan. kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Pasal 406 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 405. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas serta penyusunan laporan Direktorat. 88 . dan g. f. pengumpulan. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas menyelenggarakan fungsi: a.

dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. standar. pemberian bimbingan teknis. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan menyelenggarakan fungsi: a. f. Pasal 409 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. pengembangan sistem. dan g. prosedur. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. b. prosedur. e. fasilitasi.Pasal 407 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas terdiri atas: a. Pasal 408 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. standar. c. d. rencana kebutuhan. standar. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. dan b. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. fasilitasi. standar. (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 410 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 409. 89 . evaluasi penerapan norma. prosedur. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. Seksi Karir. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur. dan evaluasi penerapan norma.

standar. (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. 90 . standar. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus menyelenggarakan fungsi: a. pemberian bimbingan teknis. f. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Seksi Karir. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. pemberian bimbingan teknis. prosedur. Pasal 414 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 413. e. d. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur. standar. dan evaluasi penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. rencana kebutuhan. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. dan b. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. b. fasilitasi. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur.Pasal 411 Subdirektorat Pendidik Sekolah Menengah Kejuruan terdiri atas: a. evaluasi penerapan norma. standar. prosedur. fasilitasi. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. c. dan g. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. Pasal 413 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 412 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan evaluasi penerapan norma. pengembangan sistem.

Pasal 380 huruf f. kepegawaian. fasilitasi. Pasal 418 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 340 huruf f. jenis. Tugas. (5) Tugas. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. dan b. dan Pasal 400 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. 91 . BAB VII DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI Bagian Pertama Kedudukan. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Pasal 417 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. Pasal 360 huruf f. pengembangan sistem. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan evaluasi penerapan norma. rencana kebutuhan. pemberian bimbingan teknis. Seksi Karir. standar. Pasal 416 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan.Pasal 415 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus terdiri atas: a. fasilitasi. prosedur. barang milik negara. dan Fungsi Pasal 419 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. keuangan. standar. prosedur. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah.

rencana. perumusan kebijakan di bidang pendidikan tinggi. b. d. b. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan tinggi. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. penyusunan norma. f. Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama. prosedur. program. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi menyelenggarakan fungsi: a. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 422 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi terdiri atas: a. d. koordinasi pelaksanaan tugas di bidang pendidikan tinggi. c. dan anggaran di bidang pendidikan tinggi. b. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. c. Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Sekretariat Direktorat Jenderal. e. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. standar. pengelolaan data dan informasi di bidang pendidikan tinggi. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan tinggi. 92 serta .Pasal 420 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi mempunyai tugas merumuskan melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan tinggi. dan kriteria di bidang pendidikan tinggi. Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan. Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 423 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan pendidikan tinggi dan Direktorat Jenderal. koordinasi penyusunan kebijakan. Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan. g. koordinasi pelaksanaan tugas dan kerja sama di bidang pendidikan tinggi. c. h. Pasal 421 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 420. d. dan e. Pasal 424 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 423. dan e.

c. dan penyusunan pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. b. program. Pasal 429 (1) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan. rencana. Subbagian Akuntansi. penyusunan bahan penetapan program dan anggaran di lingkungan pendidikan tinggi. dan d. Bagian Hukum dan Kepegawaian. program. rencana. Bagian Umum. Pasal 427 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 426. pelaksanaan urusan akuntansi dan pelaporan keuangan di lingkungan pendidikan tinggi. rencana. j. Bagian Informasi dan Pelaporan. dan anggaran di bidang pendidikan tinggi. program. c. dan anggaran serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. koordinasi penyusunan bahan informasi dan publikasi serta hubungan masyarakat di bidang pendidikan tinggi. penyimpanan. anggaran. (3) Subbagian Akuntansi mempunyai tugas melakukan urusan akuntansi dan pelaporan keuangan di lingkungan pendidikan tinggi. dan d. Subbagian Keuangan. k. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal. Pasal 426 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. dan anggaran di lingkungan pendidikan tinggi. Pasal 428 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. b. dan evaluasi serta pengelolaan keuangan dan urusan akuntansi di lingkungan Direktorat Jenderal.i. program. 93 . Bagian Perencanaan dan Penganggaran. penyusunan bahan kebijakan. dan c. b. (2) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penerimaan. Pasal 425 Sekretariat Direktorat Jenderal terdiri atas: a. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Subbagian Program dan Anggaran. pembayaran.

analisis dan evaluasi pelaksanaan rencana dan program di lingkungan pendidikan tinggi. (3) Subbagian Layanan Informasi mempunyai tugas melakukan layanan informasi dan publikasi pendidikan tinggi. pengolahan. dan e. pembelajaran. c. pengolahan. dan c. d. penilaian dan evaluasi pelaksanaan peraturan perundang-undangan dan bantuan hukum. Pasal 432 Bagian Informasi dan Pelaporan terdiri atas: a. Subbagian Pengolahan Data. Subbagian Analisis dan Evaluasi.Pasal 430 Bagian Informasi dan Pelaporan mempunyai tugas melaksanakan pengumpulan. pemberian layanan informasi dan publikasi di bidang pendidikan tinggi. pengolahan. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan tinggi. (2) Subbagian Analisis dan Evaluasi mempunyai tugas melakukan analisis dan evaluasi pelaksanaan rencana dan program serta penyusunan laporan di lingkungan pendidikan tinggi dan Direktorat Jenderal. dan penyusunan data pendidikan tinggi. organisasi dan tata laksana. ketenagaan. dan penyusunan data kelembagaan. b. c. b. b. Pasal 433 (1) Subbagian Pengolahan Data mempunyai tugas melakukan pengumpulan. Pasal 431 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 430. analisis dan evaluasi pelaksanaan program dan kinerja organisasi. pengumpulan. penyusunan laporan di lingkungan pendidikan tinggi dan laporan Direktorat Jenderal. dan penyusunan data pendidikan tinggi. dan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal dan pendidikan tinggi. Pasal 434 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. Bagian Informasi dan Pelaporan menyelenggarakan fungsi: a. dan layanan informasi di lingkungan pendidikan tinggi. Subbagian Layanan Informasi. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan di bidang pendidikan tinggi. 94 . Pasal 435 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 434. dan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan pendidikan tinggi. pemantauan pelaksanaan rencana dan program di lingkungan pendidikan tinggi.

pengaturan penggunaan sarana dan prasarana. keamanan. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan akuntansi dan pelaporan barang milik negara di lingkungan pendidikan tinggi. b. 95 . penilaian. Pasal 437 (1) Subbagian Hukum mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan. barang milik negara. Pasal 441 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. ketertiban. dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.d. kebersihan. (3) Subbagian Tata Laksana mempunyai tugas melakukan analisis jabatan. keindahan. disiplin. Subbagian Rumah Tangga. Subbagian Kepegawaian. c. Pasal 439 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 438. dan penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. keprotokolan. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. Pasal 438 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. dan c. pengembangan. Pasal 436 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. sarana dan prasarana. Subbagian Tata Laksana. pengangkatan. Subbagian Barang Milik Negara. Subbagian Hukum. dan evaluasi pelaksanan peraturan perundang-undangan serta pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan tinggi. b. b. Pasal 440 Bagian Umum terdiri atas: a. pemeliharaan dan perawatan. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Direktorat Jenderal.. e. dan d. dan c. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal. pengadaan. analisis dan penyempurnaan organisasi. kearsipan. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. Subbagian Pelaporan Barang Milik Negara. mutasi. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal. dan pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan pendidikan tinggi dan Direktorat Jenderal.

perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kerja sama pendidikan tinggi. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang kelembagaan perguruan tinggi. dan pemberian bimbingan teknis serta evaluasi di bidang kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi. e. f. standarisasi. Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama menyelenggarakan fungsi: a. evaluasi pelaksanaan program. penyimpanan. dan kriteria di bidang kelembagaan pendidikan tinggi dan program studi. pelaksanaan administrasi Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama. Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan.(2) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. dan kerja sama. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: 96 . e. b. Pasal 445 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Subbagian Tata Usaha. Kelompok Jabatan Fungsional. penilaian kinerja dan pemberdayaan lembaga pendidikan tinggi. Pasal 443 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 442. b. pendistribusian. pengembangan kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi. inventarisasi. program dan anggaran. c. Pasal 444 Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama terdiri atas: a. Subdirektorat Kerja Sama Antar Lembaga. dan g. Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan. Bagian Keempat Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama Pasal 442 Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan. Pasal 446 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 445. perumusan norma. dan pelaporan Direktorat. penilaian dan pengkajian usul kelembagaan perguruan tinggi dan program studi. dan penghapusan barang milik negara di lingkungan Direktoral Jenderal. c. pengembangan. dan f. d. standar. program studi. d. anggaran. (3) Subbagian Pelaporan Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan akuntansi dan pelaporan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan Perguruan Tinggi Negeri. prosedur. Subdirektorat Program dan Evaluasi.

97 . dan anggaran Direktorat. pengkajian. pengelolaan data bidang kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi. kegiatan. dan penyusunan laporan Direktorat.a. Seksi Pengembangan Program Studi. Pasal 449 Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Pasal 447 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. dan pengelolaan data dan informasi di bidang kelembagaan dan kerja sama serta penyusunan laporan Direktorat. program. dan b. prosedur. Pasal 451 Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan terdiri atas: a. dan kriteria di bidang pengembangan kelembagaan perguruan tinggi dan program studi. dan d. (2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. penyusunan bahan pemberian bimbingan teknis dan evaluasi pengembangan kelembagaan perguruan tinggi dan program studi. penyusunan program. b. c. pengkajian dan penilaian usul pendirian. standar. c. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. d. dan b. dan penilaian pengembangan kelembagaan perguruan tinggi. dan anggaran Direktorat. e. Seksi Evaluasi. dan penutupan kelembagaan perguruan tinggi dan program studi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pengembangan kelembagaan perguruan tinggi. Pasal 450 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 449. kegiatan. Seksi Penyusunan Program. dan anggaran Direktorat. Seksi Pengembangan Perguruan Tinggi. kegiatan. b. kegiatan. penyusunan bahan perumusan norma. standarisasi teknis. Pasal 448 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan menyelenggarakan fungsi: a. anggaran. perubahan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi.

c. kriteria. Pasal 456 (1) Seksi Tata Kelola Lembaga mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan menyelenggarakan fungsi: a. dan fasilitasi kerja sama antarlembaga. kriteria. standarisasi teknis. dan evaluasi tata kelola lembaga perguruan tinggi.Pasal 452 (1) Seksi Pengembangan Perguruan Tinggi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. fasilitasi. (2) Seksi Evaluasi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan penutupan program studi. dan kriteria. norma. standar. standar. dan d. Seksi Evaluasi Kelembagaan. prosedur. norma. 98 . pemberian bimbingan teknis. standar. perubahan. norma. pemberdayaan. (2) Seksi Pengembangan Program Studi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. b. prosedur. standar. Pasal 454 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 453. prosedur. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pemberdayaan kelembagaan perguruan tinggi. dan kriteria. pemberian bimbingan teknis. pemberian bimbingan teknis. standarisasi teknis. standar. pemberian bimbingan teknis. norma. Pasal 455 Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan terdiri atas: a. dan penutupan perguruan tinggi. Seksi Tata Kelola Lembaga. fasilitasi. perubahan. dan evaluasi kelembagaan perguruan tinggi. prosedur. Pasal 453 Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pengembangan. dan kriteria di bidang pemberdayaan kelembagaan perguruan tinggi. penyusunan bahan perumusan norma. dan evaluasi di bidang pengembangan serta pengkajian dan penilaian usul pembukaan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pemberdayaan kelembagaan perguruan tinggi. dan evaluasi kelembagaan perguruan tinggi. Pasal 457 Subdirektorat Kerja Sama Antar-Lembaga mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan b. evaluasi kelembagaan perguruan tinggi. prosedur. dan evaluasi di bidang pengembangan kelembagaan perguruan tinggi serta pengkajian dan penilaian usul pendirian.

Pasal 458 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 457, Subdirektorat Kerja Sama Antar-Lembaga menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kerja sama antarlembaga; b. penyusunan bahan perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang kerja sama antarlembaga; c. penyusunan bahan pengembangan kerja sama antarlembaga; d. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis kerja sama antarlembaga; dan e. evaluasi pelaksanaan kerja sama antarlembaga. Pasal 459 Subdirektorat Kerja Sama Antar-Lembaga terdiri atas: a. Seksi Kerja Sama Luar Negeri; dan b. Seksi Kerja Sama Dalam Negeri. Pasal 460 (1) Seksi Kerja Sama Luar Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria, pengembangan kerja sama, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. (2) Seksi Kerja Sama Dalam Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria, pengembangan kerja sama, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi pelaksanaan kerja sama dalam negeri. Pasal 461 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan, kepegawaian, keuangan, barang milik negara, dan kerumahtanggaan Direktorat. Bagian Kelima Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Pasal 462 Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, pengembangan, standarisasi, dan pemberian bimbingan teknis serta evaluasi di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan. Pasal 463 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 462, Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi: a. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan; b. perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan; c. pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran, penjaminan mutu, dan kemahasiswaan;
99

d. e. f.

pelaksanaan pemberian penghargaan kepada mahasiswa; pemberian bimbingan teknis, evaluasi, pelaporan di bidang pembelajaran, penjaminan mutu, dan kemahasiswaan; dan pelaksanaan administrasi Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan. Pasal 464

Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan terdiri atas: a. Subdirektorat Program dan Evaluasi; b. Subdirektorat Penyelarasan; c. Subdirektorat Pembelajaran; d. Subdirektorat Kemahasiswaan; e. Subbagian Tata Usaha; dan f. Kelompok Jabatan Fungsional. Pasal 465 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, program dan anggaran, evaluasi pelaksanaan program, anggaran, dan pelaporan Direktorat. Pasal 466 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 465, Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan perguruan tinggi; b. pengelolaan data bidang pembelajaran, penjaminan mutu, dan kemahasiswaan perguruan tinggi; c. penyusunan program, kegiatan, dan anggaran Direktorat; d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program dan anggaran Direktorat; dan e. penyusunan laporan Direktorat. Pasal 467 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Seksi Penyusunan Program; dan b. Seksi Evaluasi. Pasal 468 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, program, kegiatan, dan anggaran Direktorat. (2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program, kegiatan, anggaran serta pengelolaan data dan informasi dan penyusunan laporan Direktorat. Pasal 469 Subdirektorat Penyelarasan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, standarisasi teknis, dan analisis kebutuhan dunia kerja serta pengembangan kompetensi lulusan.
100

Pasal 470 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 469, Subdirektorat Penyelarasan menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penyelarasan kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja; b. penyusunan bahan perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang kompetensi lulusan; c. pelaksanaan pemetaan dan analisis kebutuhan dunia kerja; d. penyusunan bahan pengembangan kompetensi lulusan; e. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pemetaan kebutuhan dunia kerja dan pengembangan kompetensi lulusan; dan f. evaluasi pemetaan kebutuhan dunia kerja dan pengembangan kompetensi lulusan. Pasal 471 Subdirektorat Penyelarasan terdiri atas: a. Seksi Analisis Kebutuhan Dunia Kerja; dan b. Seksi Pengembangan Kompetensi Lulusan. Pasal 472 (1) Seksi Analisis Kebutuhan Dunia Kerja mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria pemetaan dan analisis kebutuhan dunia kerja, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi pelaksanaan pemetaan dan analisis kebutuhan dunia kerja. (2) Seksi Pengembangan Kompetensi Lulusan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria, fasilitasi pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi pengembangan kompetensi lulusan. Pasal 473 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, standarisasi teknis, dan fasilitasi di bidang pembelajaran. Pasal 474 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 473, Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pengembangan sistem dan sarana dan prasarana pembelajaran; b. penyusunan bahan perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pengembangan sistem dan sarana dan prasarana pembelajaran; c. penyusunan bahan dan pelaksanaan pengembangan sistem dan sarana dan prasarana pembelajaran; d. fasilitasi penjaminan mutu pendidikan tinggi; e. pemberian bimbingan teknis pengembangan sistem, sarana dan prasarana pembelajaran, dan penjaminan mutu; dan f. evaluasi pengembangan sistem, sarana dan prasarana pembelajaran, dan penjaminan mutu,
101

prosedur. (2) Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. 102 . Seksi Pengembangan Sistem Pembelajaran.Pasal 475 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. dan fasilitasi pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. dan evaluasi pengembangan sistem pembelajaran dan penjaminan mutu pendidikan tinggi. Subdirektorat Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria. standar. standar. norma. dan kriteria pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. fasilitasi. Seksi Pemberdayaan Kemahasiswaan. dan evaluasi pemberdayaan dan pemberian penghargaan kepada mahasiswa. standarisasi teknis. norma. penyusunan bahan pelaksanaan pemberdayaan kemahasiswaan. Pasal 478 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 477. dan kriteria. prosedur. pemberian bimbingan teknis. Pasal 479 Subdirektorat Kemahasiswaan terdiri atas: a. Seksi Organisasi Kemahasiswaan. c. dan kriteria. prosedur. norma. f. dan g. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. dan b. dan b. penyusunan bahan perumusan kebijakan pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. Pasal 477 Subdirektorat Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. fasilitasi. penyusunan bahan pembinaan organisasi kemahasiswaan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pembelajaran. b. dan evaluasi pengembangan sarana dan prasarana pembelajaran. prosedur. d. Pasal 480 (1) Seksi Pemberdayaan Kemahasiswaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. standar. evaluasi pembelajaran kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. pemberian bimbingan teknis. penyusunan bahan pemberian penghargaan kepada mahasiswa. standar. penyusunan bahan perumusan norma. e. Pasal 476 (1) Seksi Pengembangan Sistem Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan.

Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan menyelenggarakan fungsi: a. f. pengembangan. b. dan kriteria. kepegawaian. Pasal 481 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. pengembangan. fasilitasi. g. pelaksanaan administrasi Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan. standar. e. barang milik negara. prosedur. Pasal 484 Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan terdiri atas: a. c. pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan kerumahtanggaan Direktorat. Pasal 485 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. program dan anggaran. pengadaan. penempatan. b. koordinasi pelaksanaan pengadaan dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. Subdirektorat Karir. e. perumusan kebijakan dan perencanaan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan pembinaan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang perencanaan. dan evaluasi pembinaan organisasi kemahasiswaan. koordinasi pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan kepada pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan i. dan kriteria pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. 103 . pembinaan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. h. Subdirektorat Kualifikasi. Pasal 483 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 482. pengadaan. evaluasi pelaksanaan program. norma.(2) Seksi Organisasi Kemahasiswaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan pelaporan Direktorat. Subdirektorat Perencanaan Pengadaan. perumusan norma. dan f. Subdirektorat Program dan Evaluasi. standarisasi. d. standar. d. Kelompok Jabatan Fungsional. pemberian bimbingan teknis. Bagian Keenam Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pasal 482 Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan. anggaran. keuangan. prosedur. peningkatan kualifikasi dan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan. pembinaan profesi. Subbagian Tata Usaha. perencanaan. pembinaan karir pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. c.

dan e. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. dan b. penyusunan rencana kebutuhan. Pasal 490 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 489. c. b. kegiatan. dan kriteria pendidik dan tenaga kependidikan. b. d. pengadaan. pengadaan. c. (2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. kegiatan. e. evaluasi perencanaan. d. pengadaan. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. pengadaan. Pasal 487 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. penyusunan program. standar. dan f. Seksi Evaluasi. penyusunan laporan Direktorat.Pasal 486 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 485. Pasal 489 Subdirektorat Perencanaan Pengadaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis. penyusunan bahan perumusan kebijakan perencanaan. dan anggaran Direktorat. dan anggaran Direktorat. prosedur. anggaran serta pengelolaan data dan informasi dan penyusunan laporan Direktorat. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis perencanaan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pelaksanaan koordinasi pengadaan dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. Pasal 488 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan program. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. pengadaan. pengelolaan data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan. penyusunan bahan perumusan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. Seksi Penyusunan Program. Subdirektorat Perencanaan Pengadaan menyelenggarakan fungsi: a. perencanaan. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. kegiatan. kegiatan. dan anggaran Direktorat. 104 . dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi.

koordinasi. norma. pemberian bimbingan teknis. b. Pasal 494 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 493. dan b.Pasal 491 Subdirektorat Perencanaan Pengadaan terdiri atas: a. fasilitasi. f. Pasal 493 Subdirektorat Karir mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. rencana kebutuhan. 105 . Seksi Pendidik. Subdirektorat Karir menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi. dan evaluasi pengadaan dan penempatan pendidik. pemberian bimbingan teknis. Seksi Tenaga Kependidikan. d. standar. dan fasilitasi pembinaan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pengembangan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan. prosedur. Pasal 492 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penyusunan bahan kepangkatan dan promosi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. prosedur. standarisasi teknis. dan kriteria. rencana kebutuhan. penyusunan bahan pembinaan profesi pendidik perguruan tinggi. dan evaluasi pengadaan dan penempatan tenaga kependidikan. prosedur. Seksi Tenaga Kependidikan. penyusunan bahan perumusan norma. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan b. c. dan g. koordinasi. Seksi Pendidik. penyusunan bahan pengembangan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan kriteria. Pasal 495 Subdirektorat Karir terdiri atas: a. dan kriteria karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. norma. evaluasi pengembangan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan pembinaan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. e. satndar.

Pasal 499 Subdirektorat Kualifikasi terdiri atas: a. norma. dan e. prosedur. (2) Seksi Pendidikan Dalam Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. standar. dan profesi tenaga kependidikan serta fasilitasi. Subdirektorat Kualifikasi menyelenggarakan fungsi: a. dan kompetensi tenaga kependidikan perguruan tinggi. prosedur. evaluasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. profesi. dan b. kepangkatan. dan evaluasi pengembangan karir. kepangkatan. dan evaluasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan di dalam negeri. dan evaluasi pengembangan karir. pemberian bimbingan teknis. prosedur. karir. dan kriteria. pemberian bimbingan teknis. Seksi Pendidikan Luar Negeri. dan evaluasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan di luar negeri. prosedur. Pasal 498 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 497. dan pengembangan kompetensi. dan kriteria di bidang kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. norma. standar. penyusunan bahan dan pelaksanaan peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. dan fasilitasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan.Pasal 496 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. fasilitasi. dan kriteria. dan pengembangan kompetensi. Seksi Pendidikan Dalam Negeri. standarisasi teknis. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. karir. promosi. prosedur. c. dan kriteria. d. promosi. profesi. standar. dan profesi pendidik serta fasilitasi. penyusunan bahan perumusan norma. dan kriteria. Pasal 500 (1) Seksi Pendidikan Luar Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. norma. standar. 106 . pemberian bimbingan teknis. standar. Pasal 497 Subdirektorat Kualifikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan kompetensi pendidik perguruan tinggi. norma. b. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan.

penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. standar. Bagian Ketujuh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Pasal 502 Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan. barang milik negara. Pasal 506 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 505. evaluasi pelaksanaan program.Pasal 501 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. anggaran. perumusan norma. Subdirektorat Penelitian. kepegawaian. Subbagian Tata Usaha. b. c. b. evaluasi pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. dan pelaporan Direktorat. dan kriteria di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. standarisasi. Pasal 505 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. f. pengelolaan data dan informasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. dan evaluasi di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. d. pelaksanaan administrasi Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. e. 107 . penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi. Subdirektorat Program dan Evaluasi. dan kerumahtanggaan Direktorat. keuangan. Pasal 503 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 502. Kelompok Jabatan Fungsional. prosedur. b. program dan anggaran. Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. e. Pasal 504 Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat terdiri atas: a. pemberian bimbingan teknis. d. dan f. c. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a.

c. d. e.

penyusunan program, kegiatan, dan anggaran Direktorat; pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program, kegiatan, dan anggaran Direktorat; dan penyusunan laporan Direktorat. Pasal 507

Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Seksi Penyusunan Program; dan b. Seksi Evaluasi. Pasal 508 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, program, kegiatan, dan anggaran Direktorat. (2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan evaluasi pelaksanaan rencana, program, kegiatan, anggaran, dan pengelolaan data dan informasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta penyusunan laporan Direktorat. Pasal 509 Subdirektorat Penelitian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, standarisasi teknis, pengembangan program, dan fasilitasi penelitian perguruan tinggi. Pasal 510 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 509, Subdirektorat Penelitian menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penelitian; b. penyusunan bahan perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang penelitian; c. pengembangan program penelitian perguruan tinggi; d. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pelaksanaan penelitian perguruan tinggi; dan e. evaluasi pelaksanaan penelitian perguruan tinggi. Pasal 511 Subdirektorat Penelitian terdiri atas: a. Seksi Penelitian Dasar dan Pengembangan Ilmu; dan b. Seksi Penelitian Strategis. Pasal 512 (1) Seksi Penelitian Dasar dan Pengembangan Ilmu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria, pengembangan program, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi pelaksanaan penelitian dasar dan pengembangan ilmu.

108

(2) Seksi Penelitian Strategis mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria, pengembangan program, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi pelaksanaan penelitian strategis. Pasal 513 Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, standarisasi teknis, pengembangan program, dan fasilitasi kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. Pasal 514 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 513, Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat; b. penyusunan bahan perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat; c. pengembangan program kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat; d. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pengembangan kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat; dan e. evaluasi pengembangan kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. Pasal 515 Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat terdiri atas: a. Seksi Pengabdian Kepada Masyarakat; dan b. Seksi Kreativitas dan Inovasi. Pasal 516 (1) Seksi Pengabdian Kepada Masyarakat mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria, pengembangan program, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi pengabdian kepada masyarakat. (2) Seksi Kreativitas dan Inovasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria, pengembangan program, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi pengembangan kreativitas mahasiswa. Pasal 517 Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, standarisasi teknis, dan fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual serta publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pasal 518 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 517, Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi menyelenggarakan fungsi:
109

a. b.

c. d. e. f. g.

penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang hak kekayaan intelektual dan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; penyusunan bahan perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang hak kekayaan intelektual dan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual hasil penelitian; publikasi dan promosi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; pelaksanaan akreditasi berkala ilmiah; penyusunan bahan pemberian penghargaan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; dan evaluasi pelaksanaan perolehan hak kekayaan intelektual dan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pasal 519

Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi terdiri atas: a. Seksi Hak Kekayaan Intelektual; dan b. Seksi Publikasi. Pasal 520 (1) Seksi Hak Kekayaan Intelektual mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria, fasilitasi, dan evaluasi perolehan hak kekayaan intelektual hasil penelitian serta pemberian penghargaan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. (2) Seksi Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria, publikasi, promosi, fasilitasi, dan evaluasi pelaksanaan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta akreditasi berkala ilmiah. Pasal 521 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan, kepegawaian, keuangan, barang milik negara, dan kerumahtanggaan Direktorat. Pasal 522 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 444 huruf f, Pasal 464 huruf f, Pasal 484 huruf f, dan Pasal 504 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. (5) Tugas, jenis, dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

110

b. dan f. Pasal 525 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 524. Inspektorat IV. Inspektorat II. c. reviu. 111 . dan Fungsi Pasal 523 Inspektorat Jenderal dipimpin oleh seorang Inspektur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. penyusunan laporan hasil pengawasan di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional. Inspektorat III. dan kegiatan pengawasan lainnya. b. Sekretariat Inspektorat Jenderal.BAB VIII INSPEKTORAT JENDERAL Bagian Pertama Kedudukan. dan e. pemantauan. e. d. Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Nasional menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan administrasi Inspektorat Jenderal. Inspektorat Investigasi. pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu atas penugasan Menteri Pendidikan Nasional. d. Inspektorat I. Tugas. Bagian Ketiga Sekretariat Inspektorat Jenderal Pasal 527 Sekretariat Inspektorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administrasi serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Inspektorat Jenderal. pelaksanaan pengawasan intern di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional terhadap kinerja dan keuangan melalui audit. Pasal 524 Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Nasional mempunyai tugas melaksanakan pengawasan intern di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 526 Inspektorat Jenderal terdiri atas: a. penyiapan perumusan kebijakan pengawasan intern di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional. evaluasi. c.

program. Bagian Hukum dan Kepegawaian. d. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. penyusunan bahan kebijakan di bidang pengawasan. Pasal 530 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan dan evaluasi penyusunan rencana. Pasal 529 Sekretariat Inspektorat Jenderal terdiri atas: a. Pasal 532 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. dan penyajian data dan informasi di bidang pengawasan. c. 112 . pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Inspektorat Jenderal. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Inspektorat Jenderal. koordinasi pelaksanaan tugas di bidang pengawasan. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pengawasan. d. anggaran. dan anggaran di bidang pengawasan. dan evaluasi hasil dan tindak lanjut pengawasan. dan anggaran di bidang pengawasan. pengelolaan keuangan Inspektorat Jenderal. dan e. program. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Inspektorat Jenderal. evaluasi. pemantauan. dan d. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. dan anggaran di bidang pengawasan. rencana. b. i. g. f. penyusunan laporan Inspektorat Jenderal. dan b. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. koordinasi penyusunan kebijakan. dan laporan Inspektorat Jenderal. pengumpulan. program. Pasal 531 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 530. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. j. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Inspektorat Jenderal. pengolahan. program. analisis. c. Bagian Umum. h. c.Pasal 528 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 527. e. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran. dan k. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Inspektorat Jenderal. penyusunan rencana. Sekretariat Inspektorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. b. pengelolaan data dan informasi di bidang pengawasan. Bagian Pengolahan Laporan Pengawasan. b.

penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di lingkungan Inspektorat Jenderal serta penyelesaian tindak lanjut pengaduan/pengawasan masyarakat. Pasal 534 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. penyajian data dan informasi serta penyiapan bahan penyusunan kebijakan. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Inspektorat Jenderal. dan f. rencana. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Inspektorat Jenderal. program. pelaksanaan monitoring dan penyelesaian tindak lanjut pengaduan/pengawasan masyarakat dan auditan. Pasal 536 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. Pasal 535 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 534. pengolahan.Pasal 533 (1) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pengumpulan. pengadaan. program. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pengawasan. b. pengembangan. pengangkatan. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. mutasi. e. d. disiplin. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. penyusunan sistem dan prosedur kerja. dan b. dan anggaran di bidang pengawasan serta penyusunan bahan laporan Inspektorat Jenderal. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan perencanaan. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Inspektorat Jenderal. c. Pasal 538 Bagian Pengolahan Laporan Pengawasan mempunyai tugas melaksanakan pengolahan dan analisis laporan hasil pengawasan serta pemantauan dan evaluasi tindaklanjut hasil pengawasan. Pasal 537 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pengawasan. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Inspektorat Jenderal. analisis jabatan. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. 113 . organisasi dan tata laksana. Subbagian Kepegawaian. dan anggaran di bidang pengawasan. dan kepegawaian Inspektorat Jenderal. (2) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. analisis dan penyempurnaan organisasi.

penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi tindaklanjut hasil pengawasan. ketertiban. kebersihan serta pengadaan. keamanan. analisis. analisis. Bagian Pengolahan Laporan Pengawasan menyelenggarakan fungsi: a. perawatan. Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan B. perpustakaan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Inspektorat Jenderal. c. pengolahan. Pasal 545 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. pemeliharaan. dan evaluasi laporan hasil pengawasan. kerumahtanggaan. dan d.Pasal 539 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 538. Subbagian Rumah Tangga. Pasal 543 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 542. dan b. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 540 Bagian Pengolahan Laporan Pengawasan terdiri atas: a. dan evaluasi laporan hasil pengawasan serta penyusunan bahan laporan tindaklanjut hasil pengawasan sesuai wilayah kerjanya. pengelolaan barang milik negara. Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan A. pengelolaan keuangan Inspektorat Jenderal. 114 . kearsipan. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Inspektorat Jenderal. dan pengaturan penggunaan sarana dan prasarana di lingkungan Inspektorat Jenderal. Pasal 544 Bagian Umum terdiri atas: a. Subbagian Keuangan. b. dan evaluasi laporan hasil pengawasan dan pengawasan masyarakat serta penyusunan bahan laporan tindaklanjut hasil pengawasan sesuai wilayah kerjanya. dan c. b. Pasal 541 (1) Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan A mempunyai tugas melakukan pengolahan. dokumentasi. keprotokolan. (2) Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan B mempunyai tugas melakukan pengolahan. Pasal 542 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Inspektorat Jenderal. analisis. keindahan. penyusunan laporan tindaklanjut hasil pengawasan. dan keuangan Inpektorat Jenderal. dan b.

barang milik negara. evaluasi. pelaksanaan fasilitasi terhadap pengelolaan pengawasan pendidikan di daerah. Kelompok Jabatan Fungsional. d. program. Pasal 547 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 546. Inspektur. pelaksanaan audit. pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu. penyusunan rencana. Pasal 549 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. penyusunan rencana program. dan g. dan penyusunan laporan keuangan Inspektorat Jenderal. Pasal 550 Inspektorat Investigasi mempunyai tugas penyusunan bahan perumusan kebijakan dan audit investigasi terhadap dugaan korupsi. kepegawaian. reviu.(2) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan pembiayaan. pelaksanaan urusan ketatausahaan Inspektorat. Inspektorat Insvestigasi menyelenggarakan fungsi: a. pemantauan. e. f. Pasal 548 Inspektorat terdiri atas: a. dan kegiatan pengawasan lainnya terhadap kinerja dan keuangan. penyusunan laporan hasil pengawasan. Subbagian Tata Usaha. dan c. kolusi. dan anggaran Inspektorat Investigasi. verifikasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan pengawasan. Inspektorat menyelenggarakan fungsi: a. c. 115 . keuangan. dan pengelola pendidikan di pusat dan daerah serta pengawasan untuk tujuan tertentu. perbendaharaan. b. pembukuan. b. dan kerumahtanggaan Inspektorat. evaluasi. b. Pasal 551 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 550. Bagian Keempat Inspektorat Pasal 546 Inspektorat I sampai dengan Inspektorat IV mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan serta pengawasan kinerja dan keuangan dan pengawasan untuk tujuan tertentu di wilayah kerjanya. penyusunan bahan perumusan kebijakan pengawasan. dan anggaran Inspektorat. dan nepotisme di lingkungan Kementerian. ketatausahaan.

dan jenjang jabatan fungsional/auditor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan Inspektorat Investigasi. jenis.c. keuangan. dan Fungsi Pasal 556 Badan Penelitian dan Pengembangan dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. kerumahtanggaan. 116 . dipimpin seorang tenaga fungsional sebagai ketua kelompok yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Inspektur. Pasal 552 Inspektorat Insvestigasi terdiri atas: a. pelaksanaan penemuan fakta (fact finding) dan audit investigasi serta pengusutan terhadap dugaan penyelewengan dan korupsi. Pasal 554 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan ketatausahaan. (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas Jabatan Fungsional Auditor dan atau jabatan fungsional lainnya yang diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. g. d. Kelompok Jabatan Fungsional. Pasal 555 Wilayah kerja Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan A dan Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan B dan wilayah kerja Inspektorat I sampai dengan Inspektorat IV sebagaimana dimaksud dalam Pasal 541 ayat (1) dan ayat (2) dan Pasal 546 diatur lebih lanjut dalam Peraturan Inspektur Jenderal. dan barang milik negara Inspektorat. e. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. (5) Tugas. Pasal 553 (1) Kelompok Jabatan Fungsional sebagaimana dimaksud pada Pasal 548 huruf c dan Pasal 552 huruf c mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan tugas jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. f. Inspektur. kolusi. (3) Kelompok Jabatan Fungsional pada setiap Inspektorat dapat terdiri dari kelompokkelompok sesuai dengan kebutuhan. dan c. pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu berdasarkan petunjuk Menteri. penyusunan laporan hasil pengawasan. perencanaan. pelaksanaan fasilitasi pengawasan investigasi terhadap aparat pengawasan bidang pendidikan di daerah. b. Tugas. kepegawaian. dan nepotisme di lingkungan kementerian pendidikan nasional. BAB IX BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN Bagian Pertama Kedudukan. Subbagian Tata Usaha.

koordinasi pelaksanaan kegiatan dan kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan. evaluasi. Pasal 558 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 557. Pusat Penelitian Kebijakan. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. dan program penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan. f. penyusunan kebijakan teknis. Pusat Penilaian Pendidikan. dan d. b. Badan Penelitian dan Pengembangan menyelenggarakan fungsi: a. d. pengelolaan keuangan Badan Penelitian dan Pengembangan. dan d. c. b. Pusat Kurikulum dan Perbukuan. Sekretariat Badan menyelenggarakan fungsi: a. program. b. pelaksanaan administrasi Badan Penelitian dan Pengembangan. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 559 Badan Penelitian dan Pengembangan terdiri atas: a. rencana. Bagian Ketiga Sekretariat Badan Pasal 560 Sekretariat Badan mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan.Pasal 557 Badan Penelitian dan Pengembangan mempunyai tugas melaksanakan penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. 117 . penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. g. dan anggaran di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. dan pelaporan pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan. Sekretariat Badan. rencana. c. koordinasi penyusunan kebijakan. c. pengelolaan data dan informasi penelitian dan pengembangan. pemantauan. pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan. Pasal 561 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 560. e.

dan anggaran di bidang penelitian dan pengembangan. Pasal 565 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. b. d. Pasal 562 Sekretariat Badan terdiri atas: a. Pasal 564 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 563. Pasal 567 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Badan.h. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. dan laporan Badan. b. penyusunan rencana. program. dan c. pengolahan. evaluasi. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. j. program. program. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang penelitian dan pengembangan. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. dan anggaran di bidang penelitian dan pengembangan serta penyusunan bahan laporan Badan. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. e. dan anggaran Badan. 118 . (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. Pasal 563 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. Bagian Hukum dan Kepegawaian. Subbagian Data dan Informasi. Subbagian Program dan Anggaran. dan d. penyusunan bahan kebijakan di bidang penelitian dan pengembangan. dan anggaran Badan. Pasal 566 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. c. Bagian Umum. i. program. b. penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang penelitian dan pengembangan. pengumpulan. Bagian Keuangan. c. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. program. penyusunan laporan Badan. pengolahan. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. anggaran. dan penyajian data dan informasi di bidang penelitian dan pengembangan.

e. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Badan. c. Subbagian Perbendaharaan. evaluasi. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Badan. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. kepegawaian. dan f. dan pengesahan dokumen pelaksanaan anggaran di lingkungan Badan. penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan. b. b. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. dan c. d. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Badan. Subbagian Pembiayaan.Pasal 568 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 567. Pasal 570 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang penelitian dan pengembangan. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 572 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 571. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan urusan penerimaan. pembayaran. Subbagian Kerja Sama. Pasal 569 Bagian Keuangan terdiri atas: a. Pasal 571 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. dan c. pembukuan. 119 . organisasi dan tata laksana. b. Pasal 573 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. pengujian. Bagian Keuangan menyelengarakan fungsi: a. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang penelitian dan pengembangan. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. b. dan kerja sama di lingkungan Badan. penyimpanan. Subbagian Kepegawaian. dan penyusunan laporan keuangan Badan. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan. dan c. dan pertanggungjawaban keuangan Badan. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Badan.

ketertiban. pengadaan. b. mutasi. Subbagian Rumah Tangga. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. keamanan. pengembangan. kearsipan. analisis jabatan. Pasal 578 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. publikasi. dan penyusunan laporan barang milik negara di lingkungan Badan. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama. dan c. inventarisasi. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. Subbagian Barang Milik Negara. dan hubungan masyarakat di bidang penelitian dan pengembangan. 120 dan . pengangkatan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Badan. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. disiplin. Pasal 575 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. pendistribusian. kebersihan. b. Pasal 577 Bagian Umum terdiri atas: a. Pasal 576 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 575. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. keindahan. penyimpanan. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Badan.Pasal 574 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Badan. penghapusan. dan c. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. Bagian Keempat Pusat Penelitian Kebijakan Pasal 579 Pusat Penelitian Kebijakan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan. dokumentasi. analisis dan penyempurnaan organisasi serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Badan. dan perpustakaan di lingkungan Badan. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Badan.

Nonformal. Bidang Penelitian Pendidikan Menengah dan Tinggi. dan evaluasi penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan anak usia dini. dan pelaporan pelaksanaan penelitian kebijakan pendidikan. dan g. Dasar. pengelolaan. b. dan evaluasi penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. c. Kelompok Jabatan fungsional. Bidang Pembinaan dan Jaringan Penelitian. dan fasilitasi pengembangan jaringan penelitian di bidang pendidikan. 121 . fasilitasi pelaksanaan penelitian di bidang pendidikan. pendidikan nonformal. dan Informal. Pusat Penelitian Kebijakan menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan. pelaksanaan administrasi Pusat Penelitian Kebijakan. d. Pasal 582 Bidang Pembinaan dan Jaringan Penelitian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pemantauan. Pasal 581 Pusat Penelitian Kebijakan terdiri atas: a. dan e. kepegawaian. Dasar. barang milik negara. Nonformal. Pasal 585 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. keuangan. c. pemantauan. kerumahtanggaan. Bidang Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini. program. pelaksanaan penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan. f. d. b. pemantauan. e. dan pendidikan informal. pendidikan dasar. pelaksanaan. Pasal 584 Bidang Penelitian Pendidikan Menengah dan Tinggi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. persuratan dan kearsipan. fasilitasi. Pasal 583 Bidang Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini. evaluasi. penyusunan program penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan. dan ketatalaksanaan Pusat. Subbagian Tata Usaha. penyusunan kebijakan teknis di bidang penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pengembangan. program. pengelolaan jaringan dan pangkalan penelitian di bidang pendidikan.Pasal 580 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 579. fasilitasi.

perbukuan. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan kurikulum. dan evaluasi kurikulum. pemantauan. fasilitasi. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan kurikulum. penyusunan kebijakan teknis pengembangan kurikulum. serta pengelolaan informasi kurikulum. koordinasi dan fasilitasi pengembangan kurikulum. e. pendidikan menengah. metodologi pembelajaran. dan sumber pembelajaran lainnya pada pendidikan dasar.Bagian Kelima Pusat Kurikulum dan Perbukuan Pasal 586 Pusat Kurikulum dan Perbukuan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. pendidikan dasar. metodologi pembelajaran. Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Anak Usia Dini. pengembangan kurikulum. Pasal 588 Pusat Kurikulum dan Perbukuan terdiri atas: a. Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Menengah. pengembangan model kurikulum dan metodologi pembelajaran. b. perbukuan. g. materi buku pelajaran. serta pengelolaan informasi kurikulum. dan sumber pembelajaran lainnya. dan sumber pembelajaran lainnya pada pendidikan menengah. f. Pasal 589 Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pengembangan model. fasilitasi. metodologi pembelajaran. c. dan sumber pembelajaran lainnya. pemantauan. dan Informal. d. dan evaluasi kurikulum. dan e. Pusat Kurikulum dan Perbukuan menyelenggarakan fungsi: a. metodologi pembelajaran. pengembangan model. Pasal 587 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 586. d. Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Dasar. materi buku pelajaran. dan h. buku pelajaran. metodologi pembelajaran. Bagian Tata Usaha. Nonformal. dan perbukuan pendidikan anak usia dini. perbukuan. metodologi pembelajaran. pengelolaan informasi kurikulum dan materi buku pelajaran serta sumber pembelajaran lainnya. b. c. dan sumber pembelajaran lainnya. pendidikan nonformal. pelaksanaan administrasi Pusat Kurikulum dan Perbukuan. Kelompok Jabatan Fungsional. pengembangan materi buku pelajaran dan sumber pembelajaran lainnya. metodologi pembelajaran. perbukuan. dan sumber pembelajaran lainnya. dan pendidikan informal. buku pelajaran. 122 . Pasal 590 Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis.

pelaksanaan penyusunan laporan Pusat.Pasal 591 Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Anak Usia Dini. g. Pasal 592 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. keuangan. Pasal 595 (1) Subbagian Kepegawaian dan Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. kearsipan. keamanan. persuratan dan kearsipan. d. materi buku pelajaran. pemantauan. pelaksanaan urusan perencanaan. Bagian Keenam Pusat Penilaian Pendidikan Pasal 596 Pusat Penilaian Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. serta pengelolaan informasi kurikulum. pengembangan model. pelaksanaan urusan keuangan. Pasal 594 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. pelaksanaan urusan kepegawaian. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. barang milik negara. keindahan. pendidikan nonformal. b. dan ketatalaksanaan serta penyusunan laporan Pusat. dan pengembangan sistem dan metodologi penilaian pendidikan. penelitian. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Subbagian Rumah Tangga. kebersihan. dan b. ketertiban. Pasal 593 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 592. kerumahtanggaan. dan keprotokolan serta pengelolaan barang milik negara. e. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan. Subbagian Kepegawaian dan Keuangan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. pengelolaan barang milik negara. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. buku pelajaran. kepegawaian. dan evaluasi kurikulum. Nonformal. keuangan. 123 . dan ketatalaksanaan Pusat. dan sumber pembelajaran lainnya pada pendidikan anak usia dini. f. c. kepegawaian. metodologi pembelajaran. dan h. dan pendidikan informal. fasilitasi.

Bagian Tata Usaha. Pasal 601 Bidang Analisis dan Sistem Informasi Penilaian mempunyai tugas melaksanakan analisis. Pusat Penilaian Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a. seleksi. d. b. penyusunan kebijakan teknis pengembangan sistem dan metodologi penilaian pendidikan. b. pelaksanaan administrasi Pusat Penilaian Pendidikan. kepegawaian. d. dan pengukuran akademik serta koordinasi. pengembangan sistem dan pelaksanaan pengukuran nonakademik dan seleksi. f. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penilaian pendidikan. pengembangan sistem. persuratan dan kearsipan. Kelompok Jabatan Fungsional. dan laporan pelaksanaan pengukuran nonakademik pada semua jenis. ketatalaksanaan. e. pengembangan sistem. dan jalur pendidikan. Pasal 600 Bidang Penilaian Non-Akademik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pelaksanaan analisis hasil penilaian pendidikan. pengelolaan. dan penyebarluasan informasi hasil penilaian pendidikan pada semua jenis. dan i. pengembangan sistem dan pelaksanaan pengukuran akademik. 124 . Pasal 599 Bidang Penilaian Akademik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. fasilitasi. evaluasi. penyusunan laporan pelaksanaan penilaian pendidikan. Bidang Penilaian Non-Akademik. evaluasi pelaksanaan penilaian pendidikan. dan jalur pendidikan. Bidang Analisis dan Sistem Informasi Penilaian. dan laporan pelaksanaan pengukuran akademik pada semua jenis.Pasal 597 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 596. dan jalur pendidikan. dan e. serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Pusat. kerumahtanggaan. dan penempatan serta koordinasi. evaluasi. jenjang. keuangan. Pasal 602 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. c. h. dan pengukuran nonakademik untuk kepentingan diagnostik. fasilitasi. Pasal 598 Pusat Penilaian Pendidikan terdiri atas: a. Bidang Penilaian Akademik. pengembangan sistem. pengembangan sistem dan pengelolaan informasi hasil penilaian pendidikan. jenjang. g. c. jenjang.

e. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. kebersihan. kearsipan. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. (5) Tugas. dan Pasal 598 huruf e mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundangundangan. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. Pasal 605 (1) Subbagian Kepegawaian dan Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. Subbagian Rumah Tangga. (3) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. dan f. keamanan. 125 . c. Bagian Ketujuh Kelompok Jabatan Fungsional Pasal 606 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 581 huruf e. jenis. d. dan keprotokolan serta pengelolaan barang milik negara. keuangan. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. pelaksanaan urusan keuangan. pelaksanaan urusan perencanaan. Pasal 604 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a.Pasal 603 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 602. kepegawaian. Pasal 588 huruf e. dan ketatalaksanaan serta penyusunan laporan Pusat. keindahan. Subbagian Kepegawaian dan Keuangan. b. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. pelaksanaan urusan kepegawaian. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan dan barang milik negara. dan b. ketertiban.

pelaksanaan pengembangan. pembinaan. Tugas. Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan. pelaksanaan administrasi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Bagian Ketiga Sekretariat Badan Pasal 611 Sekretariat Badan mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. penyusunan kebijakan teknis. pembinaan. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa menyelenggarakan fungsi: a. evaluasi. Sekretariat Badan menyelenggarakan fungsi: 126 . Pasal 612 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 611. Sekretariat Badan. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia.BAB X BADAN PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN BAHASA Bagian Pertama Kedudukan. Pasal 609 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 608. rencana dan program pengembangan. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 610 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa terdiri atas: a. dan c. pembinaan. b. dan d. Pasal 608 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa mempunyai tugas melaksanakan pengembangan. dan pelaporan pelaksanaan pengembangan. pemantauan. dan Fungsi Pasal 607 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. c. Pusat Pengembangan dan Pelindungan. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. pembinaan. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. b.

127 . pengolahan. koordinasi pelaksanaan kegiatan dan kerja sama di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. evaluasi. f. Pasal 615 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 614. koordinasi penyusunan kebijakan. dan c. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. pengumpulan. program. dan d. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran.a. dan anggaran di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. koordinasi penyusunan bahan hubungan masyarakat di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. g. program. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. b. dan laporan Badan. Subbagian Data. program. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. d. b. dan e. Bagian Hukum dan Kepegawaian. b. dan anggaran di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. pengelolaan keuangan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. c. b. Pasal 613 Sekretariat Badan terdiri atas: a. anggaran. c. d. dan penyajian data dan informasi di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. Pasal 614 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. i. e. Subbagian Program dan Anggaran. penyusunan rencana. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Bagian Umum. penyusunan laporan Badan. rencana. penyusunan bahan kebijakan di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. h. c. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Bagian Keuangan. Pasal 616 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. program. dan anggaran di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra.

Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. Pasal 621 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. Pasal 622 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. Pasal 623 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 622. b. dan penyusunan laporan keuangan Badan. dan penyusunan bahan koordinasi kebijakan di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra.Pasal 617 (1) Subbagian Data mempunyai tugas melakukan pengumpulan. pengujian. organisasi dan tata laksana. dan pengesahan dokumen pelaksanaan anggaran di lingkungan Badan. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. dan pertanggungjawaban keuangan Badan. Pasal 619 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 618. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. kepegawaian. b. dan anggaran Badan. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Badan. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Badan. dan anggaran di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra serta penyusunan bahan laporan Badan. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: 128 . (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. dan kerja sama di lingkungan Badan. dan c. program. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan urusan penerimaan. Pasal 620 Bagian Keuangan terdiri atas: a. Subbagian Pembiayaan. penyajian data. program. Pasal 618 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Badan. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. evaluasi. pembukuan. pembayaran. pengolahan. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Badan. dan c. penyimpanan. Subbagian Perbendaharaan.

Subbagian Persuratan dan Kearsipan. b. Subbagian Barang Milik Negara. dan c. analisis jabatan. pengembangan. Subbagian Kerja Sama.a. Subbagian Kepegawaian. e. Pasal 624 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. dan c. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Badan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Badan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. mutasi. pengangkatan. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. f. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan. Pasal 628 Bagian Umum terdiri atas: a. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Badan. Pasal 626 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. b. Pasal 627 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 626. d. b. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. Pasal 625 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. dan penyusunan bahan hubungan masyarakat di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. pengadaan. c. dan 129 . pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan. Subbagian Rumah Tangga. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Badan. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. analisis dan penyempurnaan organisasi serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Badan. disiplin. b. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. dan c.

dan penyusunan laporan barang milik negara di lingkungan Badan. keindahan. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengkajian. c. dokumentasi. Pusat Pengembangan dan Pelindungan menyelenggarakan fungsi: a. b. Subbagian Tata Usaha. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Badan. Bidang Pengkajian menyelenggarakan fungsi: 130 . pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. b. d. dan h. ketertiban. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. Pasal 632 Pusat Pengembangan dan Pelindungan terdiri atas: a. penghapusan.Pasal 629 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. keamanan. dan pelindungan bahasa dan sastra. c. pendistribusian. pengembangan. Pasal 631 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 630. evaluasi. kearsipan. penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan dan pelindungan bahasa dan sastra. d. pengembangan. dan pelindungan bahasa dan sastra. pengkajian. Bagian Keempat Pusat Pengembangan dan Pelindungan Pasal 630 Pusat Pengembangan dan Pelindungan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. dan pelaporan pelaksanaan pengkajian. penyusunan program pengkajian. g. pengembangan. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. dan perpustakaan di lingkungan Badan. penyimpanan. dan pelindungan bahasa dan sastra. Bidang Pembakuan dan Pelindungan. pengembangan. Pasal 633 Bidang Pengkajian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. inventarisasi. dan pelindungan bahasa dan sastra. Pasal 634 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 633. pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. f. e. pemantauan. Bidang Informasi dan Publikasi. kebersihan. Bidang Pengkajian. pelaksanaan pemetaan dan dokumentasi bahasa dan sastra. dan e. pelaksanaan administrasi Pusat Pengembangan dan Pelindungan. Kelompok Jabatan Fungsional.

b. Subbidang Bahasa. c.a. f. d. Pasal 636 (1) Subbidang Bahasa mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pedoman pengkajian dan pengembangan serta pencatatan. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. pengembangan. Bidang Pembakuan dan Pelindungan menyelenggarakan fungsi: a. dan evaluasi pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa serta fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual di bidang bahasa. Pasal 639 Bidang Pembakuan dan Pelindungan terdiri atas: a. Pasal 637 Bidang Pembakuan dan Pelindungan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. Subbidang Sastra. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. penyusunan pedoman pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. pemantauan. 131 . dan evaluasi pelaksanaan pengkajian dan pengembangan sastra serta fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual di bidang sastra. pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. perekaman. pengkajian. fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual bahasa dan sastra. dokumentasi. dan f. pemetaan. pengkajian. dan pelaporan pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. pemetaan. penyusunan pedoman pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. Subbidang Pelindungan. Subbidang Pembakuan. dan pemantauan. e. dan b. c. (2) Subbidang Sastra mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pedoman pengkajian dan pengembangan serta pencatatan. e. pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. d. dan pelaporan pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. pengembangan. Pasal 638 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 637. dan b. Pasal 635 Bidang Pengkajian terdiri atas: a. dokumentasi. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. perekaman. evaluasi. pengembangan tata bahasa Indonesia. evaluasi. b.

pendokumentasian bahasa dan sastra. Pasal 642 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 641. pemberian layanan informasi kebahasaan dan kesastraan. penyusunan bahan dan koordinasi pelaksanaan publikasi kebahasaan dan kesastraan. 132 . Pasal 641 Bidang Informasi dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan teknis. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang informasi dan publikasi bahasa dan sastra. (2) Subbidang Pelindungan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan teknis. kearsipan. pengumpulan. pengolahan. pengolahan. dan pengembangan kosa kata. d. pencatatan. istilah. dan f. evaluasi. pengumpulan. pemantauan.Pasal 640 (1) Subbidang Pembakuan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan teknis. dan b. pedoman pelindungan. keuangan. pemetaan. kerumahtanggaan. Pasal 643 Bidang Informasi dan Publikasi terdiri atas: a. b. pendokumentasian. ensiklopedia. (2) Subbidang Dokumentasi dan Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan teknis. Pasal 645 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. persuratan. dan revitalisasi bahasa dan sastra Indonesia serta evaluasi dan pelaporan pelindungan bahasa dan sastra. konservasi. c. pengelolaan informasi. dan thesaurus serta evaluasi dan pelaporan pelaksanaan pembakuan bahasa dan sastra. penyusunan kamus. Pasal 644 (1) Subbidang Informasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan teknis. dan penyajian data dan informasi kebahasaan dan kesastraan serta pemberian layanan informasi bahasa dan sastra. barang milik negara. evaluasi. perekaman. e. dan pelaporan pelaksanaan publikasi dan dokumentasi kebahasaan dan kesastraan. Subbidang Informasi. glosarium. dan publikasi bahasa dan sastra. dan penyajian data dan informasi kebahasaan dan kesastraan. pedoman pembakuan. Bidang Informasi dan Publikasi menyelenggarakan fungsi: a. dan ketatalaksanaan Pusat. kepegawaian. dan pelaporan pelaksanaan pengelolaan informasi dan publikasi bahasa dan sastra. Subbidang Dokumentasi dan Publikasi. penyusunan bahan dan koordinasi.

penyusunan bahan pemberian penghargaan bahasa dan sastra. dan pelaporan pelaksanaan pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. fasilitasi pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan menyelenggarakan fungsi: a. dan fungsi bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional. d. Pasal 650 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 649. c. penyusunan bahan kebijakan teknis pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. dan pelaporan pelaksanaan pembinaan bahasa dan sastra. dan i. b. 133 . pelaksanaan administrasi Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan. evaluasi. Bidang Peningkatan dan Pengendalian. Pasal 647 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 646.Bagian Kelima Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan Pasal 646 Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. pelaksanaan pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa Indonesia. pemasyarakatan. dan e. Pasal 649 Bidang Pemasyarakatan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pelaksanaan pemasyarakatan bahasa dan sastra. e. pemantauan. peran. pelaksanaan peningkatan mutu. Pasal 648 Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan terdiri atas: a. pemantauan. pemasyarakatan bahasa dan sastra. c. dan f. e. b. c. penyusunan kebijakan teknis di bidang pembinaan bahasa dan sastra. Bidang Pembelajaran. b. d. Bidang Pemasyarakatan. Kelompok Jabatan Fungsional. penyusunan program pembinaan dan pemasyarakatan bahasa dan sastra. evaluasi. d. Bidang Pemasyarakatan menyelenggarakan fungsi: a. peningkatan mutu pembelajaran bahasa dan sastra serta peningkatan peran dan pengendalian penggunaan bahasa dan sastra. Subbagian Tata Usaha. g. f. pemberian layanan dan bantuan teknis kebahasaan dan kesastraan. koordinasi dan fasilitasi pembinaan bahasa dan sastra. h. pelaksanaan pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. penyusunan bahan peningkatan mutu penggunaan dan pembelajaran bahasa dan sastra.

pelaksanaan dan evaluasi pemasyarakatan. dan b. dan uji kemahiran berbahasa Indonesia. Bidang Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. dan peningkatan mutu pembelajaran bahasa dan sastra. 134 . pemantauan. Subbidang Bantuan Teknis. Pasal 655 Bidang Pembelajaran terdiri atas: a. pelaksanaan pengembangan modul dan bahan ajar bahasa dan sastra. pengembangan. dan g. evaluasi. Pasal 656 (1) Subbidang Proses Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pengembangan modul dan bahan ajar bahasa dan sastra. (2) Subbidang Bantuan Teknis mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. peningkatan apresiasi sastra serta koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pembelajaran bahasa dan sastra. d. dan penyuluhan bahasa dan sastra. Subbidang Penyuluhan. e. pelaksanaan peningkatan kompetensi tenaga kebahasaan dan kesastraan. Pasal 653 Bidang Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pelaksanaan peningkatan apresiasi sastra. f. Pasal 652 (1) Subbidang Penyuluhan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis.Pasal 651 Bidang Pemasyarakatan terdiri atas: a. penyusunan bahan dan pelaksanaan uji kemahiran berbahasa Indonesia. Subbidang Pembinaan Tenaga Kebahasaan dan Kesastraan. Subbidang Proses Pembelajaran. dan pelaporan pelaksanaan pembelajaran bahasa dan sastra. dan b. (2) Subbidang Pembinaan Tenaga Kebahasaan dan Kesastraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. pemberian layanan dan bantuan teknis dan penghargaan di bidang bahasa dan sastra. c. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan dan peningkatan mutu pembelajaran bahasa dan sastra. b. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pembelajaran bahasa dan sastra dan peningkatan kompetensi tenaga kebahasaan dan kesastraan. Pasal 654 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 653. peningkatan kompetensi tenaga kebahasaan dan kesastraan.

Pasal 660 (1) Subbidang Peningkatan Fungsi dan Peran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. koordinasi dan fasilitasi peningkatan mutu bahasa Indonesia untuk orang asing. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan fungsi dan peran bahasa serta pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa. dan b. barang milik Negara. Subbidang Pengendalian Penggunaan Bahasa. 135 . dan pengawasan penggunaan bahasa. Bagian Keenam Kelompok Jabatan Fungsional Pasal 662 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada Pasal 632 huruf e dan Pasal 648 huruf e mempunyai tugas melakukan kegiatan fungsional mendukung pelaksanaan tugas pada Sekretariat Badan. b. Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra. Pasal 659 Bidang Peningkatan dan Pengendalian terdiri atas: a. (2) Subbidang Pengendalian Penggunaan Bahasa mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra. pelaksanaan pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa dan sastra. keuangan. d.Pasal 657 Bidang Peningkatan dan Pengendalian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra. c. koordinasi dan fasilitasi peningkatan mutu bahasa dan sastra Indonesia untuk orang asing. evaluasi. kerumahtanggaan. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. Pasal 661 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. dan ketatalaksanaan di lingkungan Pusat. Bidang Peningkatan dan Pengendalian menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 658 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 657. dan e. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang peningkatan fungsi dan peran serta pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa. kepegawaian. pengendalian. peningkatan fungsi dan peran bahasa. pemantauan. peningkatan fungsi dan peran bahasa dan sastra. persuratan dan kearsipan. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh Sekretariat Badan. dan pengawasan penggunaan bahasa. Subbidang Peningkatan Fungsi dan Peran. pengendalian. dan Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra. pelaksanaan peningkatan fungsi dan peran bahasa dan sastra.

dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 666 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan terdiri atas: a. Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a. dan Fungsi Pasal 663 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. dan program pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. pelaksanaan administrasi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. dan pelaporan pelaksanaan pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. Pusat Pengembangan Profesi Pendidik. Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan. Pasal 665 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 664. b. dan d. b.(4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. Sekretariat Badan. evaluasi. pelaksanaan pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. penyusunan kebijakan teknis. Tugas. dan d. pemantauan. rencana. jenis. c. BAB XI BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN Bagian Pertama Kedudukan. (5) Tugas. c. 136 . Pasal 664 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan.

g. Sekretariat Badan menyelenggarakan fungsi: a. rencana.Bagian Ketiga Sekretariat Badan Pasal 667 Sekretariat Badan mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. Bagian Keuangan. f. c. pengelolaan keuangan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. Pasal 670 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. dan d. dan anggaran di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. dan j. program. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. koordinasi pelaksanaan kegiatan dan kerja sama di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. b. Pasal 668 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 667. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. 137 . i. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. anggaran. d. koordinasi penyusunan kebijakan. Pasal 669 Sekretariat Badan terdiri atas: a. e. dan laporan Badan. Bagian Umum. pengelolaan data dan informasi sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. program. h. evaluasi. c. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. b. Bagian Hukum dan Kepegawaian.

d. Pasal 674 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Badan. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Badan. dan anggaran di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. penyusunan rencana. dan anggaran di bidang pengembangan sumberdaya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. program. Bagian Keuangan menyelengarakan fungsi: a. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. b. dan c. b. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. program. pengolahan. c. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. b. Pasal 675 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 674. Pasal 676 Bagian Keuangan terdiri atas: a. Pasal 673 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. penyusunan bahan kebijakan di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. dan anggaran di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan serta penyusunan bahan laporan Badan. dan penyajian data dan informasi di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Badan. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. dan c. Subbagian Perbendaharaan. Subbagian Pembiayaan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. 138 . dan anggaran Badan. pengolahan. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. penyusunan laporan Badan. program. program. Subbagian Program dan Anggaran. Subbagian Data dan Informasi. b. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Badan. pengumpulan. Pasal 672 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. dan c. dan e.Pasal 671 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 670. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana.

pengembangan. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. pengujian. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. kepegawaian. b. pembayaran. dan c. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama. Subbagian Kerja Sama. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. dan pengesahan dokumen pelaksanaan anggaran di lingkungan Badan. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 681 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. Pasal 678 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. b. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan. pengadaan. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan urusan penerimaan. Pasal 682 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara Badan. dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Badan. dan f. Subbagian Kepegawaian. pembukuan. mutasi. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. disiplin. pengangkatan. e. dan pertanggungjawaban keuangan Badan. penyimpanan. dan kerja sama di lingkungan Badan. Pasal 679 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 678. d. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Badan. Pasal 680 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. dan penyusunan laporan keuangan Badan.Pasal 677 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. publikasi. analisis jabatan. evaluasi. c. 139 ketatausahaan dan . analisis dan penyempurnaan organisasi serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Badan. organisasi dan tata laksana. penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan.

e. penghapusan. 140 . pemantauan. Pasal 688 Pusat Pengembangan Profesi Pendidik terdiri atas: a. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik. Subbagian Rumah Tangga. b. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. Pusat Pengembangan Profesi Pendidik menyelenggarakan fungsi: a. evaluasi. penyusunan program pengembangan profesi pendidik. penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. dan perpustakaan di lingkungan Badan. Bagian Keempat Pusat Pengembangan Profesi Pendidik Pasal 686 Pusat Pengembangan Profesi Pendidik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan pengembangan profesi pendidik. dokumentasi. kebersihan. dan c. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. Subbagian Barang Milik Negara. b. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. inventarisasi. d. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Badan. dan c. koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik. c. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. b. ketertiban. Pasal 687 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 686. Pasal 684 Bagian Umum terdiri atas: a. kearsipan. dan Informal. keindahan. dan penyusunan laporan barang milik negara di lingkungan Badan. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Badan. pelaksanaan administrasi Pusat Pengembangan Profesi Pendidik. dan f. dan pelaporan pelaksanaan pengembangan profesi pendidik. Pasal 685 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan.Pasal 683 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 682. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. Nonformal. keamanan. pendistribusian. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Badan. penyimpanan.

Nonformal. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik pendidikan anak usia dini. dan pendidikan informal. 141 . e. dan pendidikan informal. dan f. pendidikan nonformal.b. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. Subbagian Tata Usaha. dan b. penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. fasilitasi. evaluasi. dan Informal terdiri atas: a. e. Pasal 691 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. pendidikan nonformal. evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi serta koordinasi. c. dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. c. dan pendidikan informal. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. evaluasi. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. dan Kelompok Jabatan Fungsional. fasilitasi. Subbidang Sertifikasi. dan pelaporan pelaksanaan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. b. penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. fasilitasi. pemantauan. Pasal 689 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. Pasal 692 (1) Subbidang Peningkatan Kompetensi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta bahan koordinasi. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. d. Nonformal. pemantauan. pendidikan nonformal. Pasal 690 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 689. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. (2) Subbidang Sertifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan kompetensi pendidik pendidikan anak usia dini. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar. d. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. Subbidang Peningkatan Kompetensi. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. Nonformal. penyusunan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. dan pendidikan informal. dan pendidikan informal.

dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. (2) Subbidang Sertifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi. pemantauan. fasilitasi. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. dan pelaporan pelaksanaan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. Pasal 698 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 697. dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. Pasal 696 (1) Subbidang Peningkatan Kompetensi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta bahan koordinasi. Subbidang Sertifikasi. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik pendidikan dasar. dan f. penyusunan bahan kordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. evaluasi. Pasal 694 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 693. 142 . dan b. fasilitasi. fasilitasi. pemantauan. dan d. fasilitasi. b. e. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. c. Subbidang Peningkatan Kompetensi.Pasal 693 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi serta koordinasi. Pasal 697 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi serta koordinasi. Pasal 695 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar terdiri atas: a. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik pendidikan menengah. penyusunan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan kompetensi pendidik pendidikan dasar. evaluasi.

dan ketatalaksanaan Pusat. koordinasi. evaluasi. persuratan dan kearsipan. penyusunan bahan pelaksanaan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. Pasal 701 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. Pasal 700 (1) Subbidang Peningkatan Kompetensi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta bahan koordinasi. Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan menyelenggarakan fungsi: a. c. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan kompetensi pendidik pendidikan menengah. evaluasi. f. d. dan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. penyusunan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. pemantauan. b. kepegawaian. kerumahtanggaan. dan b. c. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. Pasal 699 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah terdiri atas: a. fasilitasi. Pasal 703 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 702. penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. fasilitasi. (2) Subbidang Sertifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi. Subbidang Sertifikasi. barang milik negara. penyusunan program pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. keuangan. e.b. dan penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. Bagian Kelima Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan Pasal 702 Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. dan fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. pemantauan. dan pelaporan pelaksanaan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. Subbidang Peningkatan Kompetensi. 143 .

Pasal 707 Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik terdiri atas: a. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai. dan f. Subbidang Program. evaluasi. dan b. c. (2) Subbidang Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan. e.d. Pasal 705 Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik serta bahan koordinasi. Pasal 704 Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan terdiri atas: a. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. Kelompok Jabatan Fungsional. dan pelaporan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. d. fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. c. b. evaluasi. 144 . Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan Pegawai. Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik. Bagian Tata Usaha. penyusunan laporan pelaksanaan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik menyelenggarakan fungsi: a. dan pelaksanaan administrasi Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan. e. fasilitasi. pemantauan. f. penyusunan bahan koordinasi dan pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. Pasal 708 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik serta bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. penyusunan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. dan evaluasi pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. dan penyusunan laporan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. dan d. b. Subbidang Evaluasi. Pasal 706 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 705.

kearsipan. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. Pasal 712 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai serta bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. e. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. 145 . pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. penyusunan laporan pelaksanaan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. b. (2) Subbidang Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan. dan penyusunan laporan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. e. dan h. dan perpustakaan. pelaksanaan urusan kepegawaian. dan evaluasi pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. dan ketatalaksanaan Pusat. d. pelaksanaan urusan keuangan. Pasal 711 Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan dan Pegawai terdiri atas: a. Subbidang Evaluasi. persuratan dan kearsipan. dan f. Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan dan Pegawai menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan persuratan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. Pasal 710 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 709. kepegawaian. pelaksanaan urusan perencanaan. fasilitasi. d. pengelolaan barang milik negara. penyusunan bahan koordinasi dan pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. keuangan. dan b. b. g. penyusunan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. c. Pasal 714 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 713. f. barang milik negara. evaluasi. Subbidang Program. fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai.Pasal 709 Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan dan Pegawai mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai serta bahan koordinasi. Pasal 713 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. kerumahtanggaan. c.

Nonformal. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan. dan g. Pasal 720 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. keamanan. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan. d. kebersihan. pelaksanaan pemetaan mutu pendidikan. pendidikan nonformal. dan keprotokolan serta pengelolaan barang milik negara. Subbagian Rumah Tangga. f. evaluasi. 146 . Nonformal. keindahan. dan b. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan serta pengembangan dan pengelolaan sistem informasi penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. perpustakaan. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. dan pendidikan informal. Pasal 716 (1) Subbagian Kepegawaian dan Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. dan Informal.Pasal 715 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. pemetaan. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang penjaminan mutu pendidikan. Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan. fasilitasi. kepegawaian. Pasal 719 Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan terdiri atas: a. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program. c. dan e. kearsipan. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Kelompok Jabatan Fungsional. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi. bahan koordinasi. e. d. evaluasi. Subbagian Kepegawaian dan Keuangan. keuangan. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar. pelaksanaan administrasi Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan. penjaminan mutu pendidikan. ketertiban. c. Subbagian Tata Usaha. Bagian Ketujuh Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan Pasal 717 Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan penjaminan mutu pendidikan. b. dokumentasi. dan ketatalaksanaan serta penyusunan laporan Pusat. Pasal 718 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 717. pemantauan. b.

dan pendidikan informal. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. c. Pasal 722 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. pendidikan nonformal. b. pemetaan mutu pendidikan dasar.Pasal 721 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 720. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. 147 . penyusunan bahan kebijakan di bidang penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. (2) Subbidang Sistem Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan dan pengelolaan sistem informasi serta pemantauan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penjaminan mutu pendidikan dasar. dan pendidikan informal. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan anak usia. pendidikan nonformal. Pasal 723 (1) Subbidang Pemetaan Mutu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program penjaminan mutu pendidikan. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan serta pengembangan dan pengelolaan sistem informasi penjaminan mutu pendidikan dasar. b. penjaminan mutu pendidikan. f. dan pendidikan informal. dan g. dan b. Subbidang Pemetaan Mutu. Nonformal. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan dasar. c. Nonformal. pemetaan mutu pendidikan. Pasal 724 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program. evaluasi. dan pendidikan informal. pemetaan. dan pendidikan informal. pemantaun dan evaluasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. pendidikan nonformal. bahan koordinasi. Pasal 725 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 724. dan pendidikan informal. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. pendidikan nonformal. dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. Subbidang Sistem Informasi. penyusunan laporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. dan Informal terdiri atas: a. pendidikan nonformal. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. d. pendidikan nonformal. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. fasilitasi. pendidikan nonformal. e. dan pendidikan informal. bahan koordinasi. pemetaan mutu pendidikan anak usia dini. dan pendidikan informal. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan anak usia dini. dan pendidikan informal. evaluasi.

dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. f. Pasal 726 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar terdiri atas: a. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan serta pengembangan dan pengelolaan sistem informasi penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. c. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan dasar. penjaminan mutu pendidikan. dan b. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. pemantaun dan evaluasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah.d. Pasal 727 (1) Subbidang Pemetaan Mutu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program penjaminan mutu pendidikan. bahan koordinasi. d. Subbidang Pemetaan Mutu. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah. Subbidang Sistem Informasi. Pasal 730 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi terdiri atas: a. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan menengah. bahan koordinasi. dan penyusunan laporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. dan g. Bidang Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi menyelenggarakan fungsi: a. (2) Subbidang Sistem Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan dan pengelolaan sistem informasi serta pemantauan. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. evaluasi. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. Pasal 728 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program. pemetaan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. pemetaan mutu pendidikan. 148 . e. f. e. dan b. penyusunan laporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. g. fasilitasi. Pasal 729 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 728. Subbidang Pemetaan Mutu. pemetaan. Subbidang Sistem Informasi. evaluasi. b. penyusunan bahan kebijakan di bidang penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi.

dan ketatalaksanaan Pusat. pembinaan. pemetaan mutu pendidikan. (2) Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal. Pasal 733 (1) Kelompok Jabatan Fungsional sebagaimana dimaksud pada Pasal 688 huruf e. dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. keuangan. kepegawaian. Pasal 704 huruf d. BAB XII PUSAT-PUSAT Bagian Pertama Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Pasal 734 (1) Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan adalah unsur pelaksana tugas Kementerian di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. dan Pasal 719 huruf e mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundangundangan. (2) Subbidang Sistem Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan dan pengelolaan sistem informasi serta pemantauan. persuratan dan kearsipan. Pasal 732 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. dan evaluasi kegiatan di bidang teknologi pendidikan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk pendidikan. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. kerumahtanggaan. barang milik negara. jenis. 149 . Pasal 735 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan pengembangan. (5) Tugas. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. evaluasi.Pasal 731 (1) Subbidang Pemetaan Mutu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program penjaminan mutu pendidikan. bahan koordinasi. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud pada ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat.

dan g. pelaksanaan administrasi Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan. dan anggaran di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi pendidikan.Pasal 736 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 735. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. kearsipan. pengelolaan keuangan. kepegawaian. dan ketatalaksanaan Pusat. kearsipan. e. Pasal 738 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. f. Pasal 737 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan terdiri atas: a. keuangan. multimedia. penyusunan kebijakan teknis di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. program. Subbagian Rumah Tangga. barang milik negara. b. dan perpustakaan. c. c. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan dan barang milik negara. persuratan. e. d. televisi. kerumahtanggaan. 150 . Televisi. dan g. pengembangan dan pengelolaan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. d. c. Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web. dan Film. pemantauan dan evaluasi di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Subbagian Keuangan. Kelompok Jabatan Fungsional. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. b. Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio. pelaksanaan urusan persuratan. penyusunan rencana. Bagian Tata Usaha. dan web. Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a. Bidang Pengembangan Jejaring. f. film. pengelolaan kepegawaian. dan c. d. Pasal 740 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. b. Pasal 739 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 738. dan e. b. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio.

televisi. Televisi. barang milik negara. kearsipan. dan film. program dan anggaran serta urusan pembiayaan. perbendaharaan. perancangan. 151 . televisi. e. sistem dan prosedur kerja. dan film. perpustakaan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio. pengadaan. b. dan film.Pasal 741 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan b. dan urusan perencanaan. pengembangan sistem. evaluasi. ketertiban. dan film. dan produksi program pembelajaran berbasis radio. analisis. televisi. Televisi. c. perancangan. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan teknologi pemantauan. kebersihan. dan keindahan di lingkungan Pusat. pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. mutasi. pembelajaran berbasis radio. fasilitasi. Subbidang Perancangan dan Produksi. (3) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. dan produksi program pembelajaran berbasis radio. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. televisi. dan film. d. Televisi. televisi. dan Film mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. Pasal 745 (1) Subbidang Perancangan dan Produksi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. analisis dan penyempurnaan organisasi. televisi. keprotokolan. Subbidang Penyiaran dan Pengendalian. analisis. keamanan. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi pembelajaran berbasis radio. televisi. pengembangan sistem pembelajaran berbasis radio. Pasal 744 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. Pasal 743 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 742. dan film. televise. dan f. dan pemberhentian pegawai. dan Film menyelenggarakan fungsi: a. dan film. evaluasi. penyusunan bahan koordinasi kerja sama. pengembangan teknologi. dan Film terdiri atas: a. (2) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan analisis jabatan. televisi. penyiaran dan pengendalian program pembelajaran berbasis radio. dan film. pengembangan. pertimbangan dan bantuan hukum. serta penyusunan laporan Pusat. dan g. dan laporan keuangan Pusat. dan film. dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. Pasal 742 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio.

(2) Subbidang Penyiaran dan Pengendalian mempunyai tugas melakukan penyiaran dan pengendalian program. Subbidang Aplikasi dan Pengendalian. Subbidang Perancangan dan Produksi. dan b. pengembangan sistem pembelajaran berbasis multimedia dan web. Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web menyelenggarakan fungsi: a. aplikasi dan pengendalian program pembelajaran berbasis multimedia dan web. 152 . penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. dan g. Pasal 748 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web terdiri atas: a. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan teknologi pembelajaran berabasis multimedia dan web. analisis. dan f. televisi. pengembangan sistem. perancangan. evaluasi. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. Pasal 746 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. evaluasi. dan fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. evaluasi. dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. perancangan. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. fasilitasi. c. pengembangan teknologi. e. b. Pasal 747 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 746. d. dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. analisis. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. dan produksi program pembelajaran berbasis multimedia dan web. Pasal 749 (1) Subbidang Perancangan dan Produksi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan film. dan produksi program pembelajaran berbasis multimedia dan web. (2) Subbidang Aplikasi dan Pengendalian mempunyai tugas melakukan aplikasi dan pengendalian program.

Subbidang Pengkajian dan Perancangan. (2) Subbidang Pemeliharaan dan Pengendalian mempunyai tugas melakukan pemeliharaan dan pengendalian. pemantauan. pengembangan. perancangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Pasal 752 Bidang Pengembangan Jejaring terdiri atas: a. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. dan penyusunan laporan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan.Pasal 750 Bidang Pengembangan Jejaring mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. d. pemantauan. dan perancangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. b. (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. pengkajian dan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Pasal 751 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 750. c. 153 . penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. fasilitasi. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. dan f. evaluasi. dan penyusunan laporan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. pengkajian. e. pengembangan. Bidang Pengembangan Jejaring menyelenggarakan fungsi: a. dan pengelolaan jejaring serta fasilitasi. pemeliharaan dan pengendalian jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Subbidang Pemeliharaan dan Pengendalian. evaluasi. dan g. Pasal 754 (1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundangundangan. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. fasilitasi. dan b. Pasal 753 (1) Subbidang Pengkajian dan Perancangan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis.

Bidang Pencitraan Publik. dan j. e. b. barang milik negara. d. media.(4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. (5) Tugas. c. f. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. c. Bidang Informasi. dan masyarakat. publikasi dan pencitraan Kementerian. publikasi. Pasal 756 Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan koordinasi pengelolaan data dan informasi. d. h. koordinasi pelaksanaan publikasi kebijakan dan kegiatan strategis Kementerian. Bagian Kedua Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat Pasal 755 (1) Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat adalah unsur pelaksana tugas Kementerian di bidang pengelolaan informasi dan publikasi pendidikan serta hubungan masyarakat. dan ketatalaksanaan Pusat. 154 . dan pencitraan pendidikan. pengolahan. g. persuratan. dan e. Kelompok Jabatan Fungsional. Bidang Pengembangan Kemitraan. pelaksanaan administrasi Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat. pengembangan kemitraan dengan lembaga. Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. evaluasi dan penyusunan laporan pengelolaan informasi dan hubungan masyarakat. Pasal 759 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. pengumpulan. pengelolaan dan pembinaan kearsipan dan dokumen Kementerian. i. pengembangan kemitraan. Pasal 758 Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat terdiri atas: a. kepegawaian. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan. jenis. pengelolaan perpustakaan Kementerian. kerumahtanggaan. (2) Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal. keuangan. Bagian Tata Usaha. Pasal 757 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 756. pemberian layanan informasi dan kehumasan bidang pendidikan. kearsipan. penyusunan kebijakan teknis di bidang informasi dan hubungan masyarakat. b.

penyajian data dan informasi pendidikan serta pengelolaan dan pembinaan arsip. dan laporan keuangan Pusat. dokumen. pengelolaan keuangan. keamanan. c. 155 . kebersihan. e. perbendaharaan. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang informasi pendidikan.Pasal 760 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 759. sistem dan prosedur kerja. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan. f. Bidang Informasi menyelenggarakan fungsi: a. ketertiban. Pasal 763 Bidang Informasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. pengumpulan. dan c. e. pengelolaan arsip dan dokumentasi Kementerian. pengumpulan dan pengolahan informasi bidang pendidikan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. pengelolaan perpustakaan Kementerian. b. pengelolaan kepegawaian. program. pertimbangan dan bantuan hukum. dan g. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. dan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. c. dan urusan perencanaan. (3) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. Subbagian Keuangan. pengembangan. pengolahan. pengadaan. kearsipan. mutasi. evaluasi. perpustakaan. analisis dan penyempurnaan organisasi. penyajian dan layanan informasi bidang pendidikan. dan pemberhentian pegawai. keprotokolan. Pasal 764 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 763. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. barang milik negara. Pasal 762 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. d. serta penyusunan laporan Pusat. d. b. (2) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan analisis jabatan. penyusunan rencana. Subbagian Rumah Tangga. dan perpustakaan Kementerian. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. dan keindahan di lingkungan Pusat. pelaksanaan urusan kerumahtangaan dan barang milik negara. dan anggaran serta pembiayaan. program. b. penyusunan bahan pembinaan kearsipan dan dokumen di lingkungan Kementerian. dan f. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. Pasal 761 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. dan anggaran di bidang informasi dan hubungan masyarakat.

koordinasi. dan masyarakat. bahan informasi. (2) Subbidang Arsip dan Dokumentasi mempunyai tugas melakukan pengelolaan dan penyusunan bahan pembinaan arsip dan dokumen Kementerian. rencana pengembangan. (3) Subbidang Kemitraan Lembaga Masyarakat melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. pengembangan. b. b. dan masyarakat. dan c. b. koordinasi. c. penyusunan bahan informasi Kementerian dalam pelaksanaan kemitraan dengan lembaga negara. (2) Subbidang Kemitraan Media mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan penyajian data dan informasi bidang pendidikan. rencana pengembangan. dan fasilitasi pelaksanaan kemitraan dengan masyarakat. Pasal 770 (1) Subbidang Kemitraan Lembaga Negara mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Subbidang Perpustakaan. pengumpulan. media.Pasal 765 Bidang Informasi terdiri atas: a. koordinasi pelaksanaan kemitraan dengan lembaga negara. Subbidang Integrasi Informasi. media. media. bahan informasi. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan kemitraan. dan e. media. pengolahan. Subbidang Kemitraan Lembaga Negara. dan masyarakat. Subbidang Arsip dan Dokumentasi. Subbidang Kemitraan Lembaga Masyarakat. (3) Subbidang Perpustakaan mempunyai tugas melakukan pengelolaan perpustakaan Kementerian. Pasal 768 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 767. Subbidang Kemitraan Media. Pasal 767 Bidang Pengembangan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. penyusunan rencana pengembangan kemitraan dengan lembaga negara. Pasal 769 Bidang Pengembangan Kemitraan terdiri atas: a. dan fasilitasi pelaksanaan kemitraan dengan media. rencana pengembangan. Pasal 766 (1) Subbidang Integrasi Informasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan masyarakat. Bidang Pengembangan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a. bahan informasi. dan fasilitasi kemitraan dengan lembaga negara. d. 156 . koordinasi. fasilitasi pelaksanaan kemitraan di lingkungan Kementerian. dan c. dan fasilitasi pelaksanaan kemitraan dengan lembaga negara.

b. Subbidang Pengelolaan Aspirasi Masyarakat. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. Subbidang Publikasi. koordinasi dan penyusunan bahan publikasi di bidang pendidikan dan pencitraan Kementerian. 157 . Pasal 773 Bidang Pencitraan Publik terdiri atas: a. pengumpulan dan pengolahan aspirasi masyarakat. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. (2) Subbidang Pengelolaan Konten Media mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. c. kajian aspirasi masyarakat. Subbidang Pengelolaan Konten Media. penyusunan tanggapan terhadap pengaduan masyarakat.Pasal 771 Bidang Pencitraan Publik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan c. koordinasi dan penyusunan bahan publikasi di bidang pendidikan dan pencitraan Kementerian. Bidang Pencitraan Publik menyelenggarakan fungsi: a. (3) Subbidang Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. b. pengumpulan. (5) Tugas. jenis. pengolahan. analisis dan penyusunan bahan informasi di bidang pendidikan melalui media. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. dan e. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pencitraan publik. (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. d. dan penyusunan bahan informasi di bidang pendidikan melalui media. Pasal 772 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 771. publikasi di bidang pendidikan serta pencitraan Kementerian. Pasal 774 (1) Subbidang Pengelolaan Aspirasi Masyarakat mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Pasal 775 (1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundangundangan. analisis. dan penyusunan tanggapan aspirasi masyarakat di bidang pendidikan.

Pendidik. Pusat Data dan Statistik Pendidikan mempunyai fungsi: a. b. c. keuangan. kearsipan. c. Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran. penyusunan kebijakan teknis pengelolaan data dan statistik pendidikan. kepegawaian. dan Tenaga Kependidikan. f. persuratan. e. Pasal 781 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 780. pelaksanaan administrasi Pusat Data dan Statistik Pendidikan. dan e. dan g. 158 . Bagian Tata Usaha. b. c. Bidang Data Peserta Didik . Pasal 778 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam pasal 777. Kelompok Jabatan Fungsional. yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal. dan anggaran di bidang data dan statistik pendidikan. kearsipan. d. pelaksanaan koordinasi dan fasilitasi pengelolaan data dan statistik pendidikan. dan e. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan dan barang milik negara. b. dan perpustakaan. d. Pasal 779 Pusat Data dan Statistik Pendidikan terdiri atas: a. program. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik. d. pelaksanaan pengelolaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. pengelolaan keuangan. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 780 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. dan ketatalaksanaan Pusat. penyusunan rencana.Bagian Ketiga Pusat Data dan Statistik Pendidikan Pasal 776 (1) Pusat Data dan Statistik Pendidikan adalah unsur pelaksana tugas Kementerian di bidang data dan statistik pendidikan. (2) Pusat Data dan Statistik Pendidikan dipimpin oleh seorang Kepala. pelaksanaan urusan persuratan. pengelolaan kepegawaian. kerumahtanggaan. Pasal 777 Pusat Data dan Statistik Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan data dan statistik pendidikan. pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan. barang milik negara.

dan urusan perencanaan. Subbagian Keuangan. dan jalur pendidikan. Subbagian Rumah Tangga. pendidik. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Peserta Didik. ketertiban. dan jalur pendidikan. koordinasi. Pasal 786 Bidang Data Peserta Didik. pengembangan. pendidik. c. dan integrasi serta pengelolaan data peserta didik pada semua jenis. kebersihan. pendidik. jenjang. 159 . validasi. dan laporan keuangan Pusat. jenjang. Pendidik. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pasal 787 (1) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. kompilasi. dan tenaga kependidikan pada semua jenis. dan Tenaga Kependidikan mempunyai fungsi: a. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. perpustakaan. penyusunan bahan kebijakan teknis pengelolaan data peserta didik. dan c. b. program. jenjang. Bidang Data Peserta Didik. pelaksanaan kompilasi. Pasal 785 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam pasal 784. evaluasi. dan tenaga kependidikan setiap satuan pendidikan pada semua jenis. barang milik negara. penyusunan bahan koordinasi kerja sama. (2) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan analisis jabatan. Pasal 784 Bidang Data Peserta Didik. (3) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. dan fasilitasi pengelolaan data. jenjang. Pendidik. dan d. pendidik. dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis.Pasal 782 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. koordinasi. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. keamanan. analisis dan penyempurnaan organisasi. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pengelolaan data peserta didik. dan jalur pendidikan. dan keindahan di lingkungan Pusat. jenjang. Pasal 783 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. pengelolaan data peserta didik. keprotokolan. fasilitasi dan pengelolaan data dan statistik peserta didik. dan tenaga kependidikan pada semua jenis. dan tenaga kependidikan pada semua jenis. pengadaan. perbendaharaan. dan tenaga kependidikan tiap satuan pendidikan pada semua jenis. Pendidik. validasi dan integrasi data peserta didik. pendidik. jenjang. mutasi. sistem dan prosedur kerja. dan jalur pendidikan. dan b. dan pemberhentian pegawai serta penyusunan laporan Pusat. dan jalur pendidikan. dan anggaran serta urusan pembiayaan. dan jalur pendidikan. kearsipan. b. dan Tenaga Kependidikan terdiri atas: a. pertimbangan dan bantuan hukum.

Pasal 789 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 788. dan jalur pendidikan. jenjang. kompilasi. Pasal 790 Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran terdiri atas: a. jenjang. jenjang. koordinasi. kompilasi. Pasal 788 Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. jenjang. kompilasi. dan b. dan jalur pendidikan. dan pemberian layanan data serta koordinasi dan fasilitasi pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan. validasi. dan jalur pendidikan. statistik pendidikan. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pengelolaan data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. dan jalur pendidikan. dan fasilitasi pengelolaan data. Pasal 792 Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan pengelolaan data dan statistik data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. dan jalur pendidikan. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Proses Pembelajaran. Pasal 791 (1) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Satuan Pendidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan integrasi serta pengelolaan data pendidik dan tenaga kependidikan pada semua jenis. d. koordinasi. validasi. jenjang. fasilitasi. c. b. dan fasilitasi pengelolaan data. dan integrasi serta pengelolaan data proses pembelajaran pada semua jenis. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Satuan Pendidikan. (2) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Proses Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. koordinasi. dan jalur pendidikan. dan integrasi serta pengelolaan data satuan pendidikan pada semua jenis. jenjang. dan fasilitasi pengelolaan data. jenjang. validasi. jenjang. pengelolaan data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis.(2) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. pelaksanaan kompilasi. penyusunan bahan kebijakan teknis pengelolaan data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. dan jalur pendidikan. koordinasi. dan integrasi data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. 160 . validasi. Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran mempunyai fungsi: a. dan jalur pendidikan.

Pasal 793 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam pasal 792, Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik mempunyai fungsi: a. penyusunan bahan kebijakan teknis pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan; b. penyusunan statistik pendidikan; c. pemberian layanan data dan statistik pendidikan; d. pendayagunaan data dan statistik pendidikan; dan e. koordinasi dan fasilitasi penyusunan program pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan. Pasal 794 Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik terdiri atas: a. Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Dasar dan Menengah; dan b. Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Tinggi, Pendidikan Anak, Usia, Dini, Nonformal, dan Informal. Pasal 795 (1) Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Dasar dan Menengah mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis, statistik pendidikan, dan pemberian layanan data serta koordinasi dan fasilitasi pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan dasar dan pendidikan menengah. (2) Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Tinggi, Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis, statistik pendidikan, dan pemberian layanan data serta koordinasi pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan tinggi, pendidikan anak usia dini, pendidikan nonformal, dan pendidikan informal. Pasal 796 (1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundangundangan. (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. (5) Tugas, jenis, dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan.

161

BAB XIII STAF AHLI Pasal 797 Staf Ahli Menteri Pendidikan Nasional yang selanjutnya dalam Peraturan Menteri ini disebut Staf Ahli berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. Pasal 798 Staf Ahli mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri mengenai masalah tertentu sesuai bidang keahliannya, yang tidak menjadi bidang tugas Sekretariat Jenderal, Direktorat Jenderal, Badan, dan Inspektorat Jenderal. Pasal 799 Staf Ahli terdiri atas: a. Staf Ahli Bidang Hukum; b. Staf Ahli Bidang Sosial dan Ekonomi Pendidikan; c. Staf Ahli Bidang Kerja Sama Internasional; d. Staf Ahli Bidang Organisasi dan Manajemen; dan e. Staf Ahli Bidang Budaya dan Psikologi Pendidikan. Pasal 800 (1) Staf Ahli Bidang Hukum mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan Nasional mengenai masalah hukum. (2) Staf Ahli Bidang Sosial dan Ekonomi Pendidikan mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan Nasional mengenai masalah sosial dan ekonomi pendidikan. (3) Staf Ahli Bidang Kerja Sama Internasional mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan Nasional mengenai masalah kerja sama internasional. (4) Staf Ahli Bidang Organisasi dan Manajemen mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan Nasional mengenai masalah organisasi dan manajemen. (5) Staf Ahli Bidang Budaya dan Psikologi Pendidikan mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan Nasional mengenai masalah budaya dan psikologi pendidikan. Pasal 801 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 799 dan Pasal 800, Staf Ahli secara administratif dikoordinasikan oleh Sekretaris Jenderal. BAB XIV TATA KERJA Pasal 802 Setiap satuan kerja membantu pimpinan organisasi dalam melaksanakan tugas di bidang tugasnya masing-masing sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Menteri.
162

Pasal 803 Dalam melaksanakan tugas, setiap satuan kerja wajib menerapkan prinsip koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi baik di lingkungan masing-masing maupun antar satuan organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional serta dengan instansi di luar Kementerian Pendidikan Nasional sesuai dengan tugasnya masing-masing. Pasal 804 Setiap pemimpin satuan organisasi wajib mengawasi bawahannya masing-masing dan bila terjadi penyimpangan agar mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Pasal 805 Setiap pemimpin satuan organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional bertanggung jawab memimpin dan mengoordinasikan bawahannya masing-masing dan memberikan bimbingan serta petunjuk bagi pelaksanaan tugas bawahan. Pasal 806 Setiap pemimpin satuan organisasi wajib mengikuti dan mematuhi petunjuk, bertanggung jawab kepada atasannya masing-masing, dan menyampaikan laporan secara berkala tepat pada waktunya. Pasal 807 Setiap laporan yang diterima oleh pemimpin satuan organisasi dari bawahan wajib diolah dan dipergunakan sebagai bahan penyusunan laporan lebih lanjut dan untuk memberikan petunjuk kepada bawahan. Pasal 808 Dalam menyampaikan laporan masing-masing kepada atasan, tembusan wajib disampaikan pula kepada satuan organisasi lain yang secara fungsional mempunyai hubungan kerja. Pasal 809 Dalam melaksanakan tugasnya setiap pemimpin satuan organisasi dibantu oleh kepala satuan organisasi dibawahnya dan dalam rangka pemberian bimbingan kepada bawahan masing-masing wajib mengadakan rapat berkala. BAB XV KETENTUAN LAIN-LAIN Pasal 810 Rincian tugas masing-masing unit kerja eselon I sebagai penjabaran tugas dan fungsi dalam Peraturan Menteri ini ditetapkan lebih lanjut dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional.
163

Nomor 1 Tahun 2009 tentang Staf Ahli Menteri Pendidikan Nasional. Nomor 31 Tahun 2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal. Nomor 14 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah. Nomor 15 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Nomor 40 Tahun 2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Penelitian dan Pengembangan. BAB XVII KETENTUAN PENUTUP Pasal 812 Dengan berlakunya Peraturan Menteri ini. Nomor 23 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Pusat-Pusat di lingkungan Departemen Pendidikan Nasional. Nomor 39 Tahun 2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Jenderal. Nomor 15 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. 164 . serta ketentuan pelaksanaannya. Nomor 12 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat Jenderal sebagaimana telah diubah dengan Nomor 65 Tahun 2008 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 12 Tahun 2005 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat Jenderal. Nomor 31 Tahun 2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal. Nomor 23 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Pusat-Pusat di lingkungan Departemen Pendidikan Nasional. Nomor 1 Tahun 2009 tentang Staf Ahli Menteri Pendidikan Nasional. dan Nomor 13 Tahun 2010 tentang Tugas Wakil Menteri Pendidikan Nasional. Nomor 40 Tahun 2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Penelitian dan Pengembangan. Nomor 14 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah. masih tetap dilaksanakan sampai dengan ditetapkannya organisasi dan tata kerja Kementerian Pendidikan Nasional dan ketentuan pelaksanaan sesuai dengan Peraturan Menteri ini. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 8 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Nomor 12 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat Jenderal sebagaimana telah diubah dengan Nomor 65 Tahun 2008 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 12 Tahun 2005 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat Jenderal. (2) Penyesuaian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan selambat-lambatnya dalam waktu 6 (enam) bulan sejak ditetapkannya Peraturan Menteri ini. Nomor 39 Tahun 2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Jenderal. dan Nomor 13 Tahun 2010 tentang Tugas Wakil Menteri Pendidikan Nasional dinyatakan tidak berlaku.BAB XVI KETENTUAN PERALIHAN Pasal 811 (1) Semua tugas dan fungsi sebagai pelaksanaan dari Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 8 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan.

ditetapkan oleh Menteri yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan di bidang pendidikan setelah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan di bidang pendayagunaan aparatur Negara dan reformasi birokrasi.H. Pangerang Moenta. NIP 19610828 198703 1 003 165 .Pasal 813 Perubahan atas susunan organisasi dan tata kerja menurut Peraturan Menteri ini. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 22 Desember 2010 MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL. S. Kementerian Pendidikan Nasional. Pasal 814 Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.H. TTD MOHAMMAD NUH Salinan sesuai dengan aslinya.. A. M. DFM. Kepala Biro Hukum dan Organisasi. Dr..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful