SALINAN

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 36 TAHUN 2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, Menimbang : bahwa dalam rangka melaksanakan Pasal 707 Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional; : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301); 2. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara (Lembaran Negara Tahun 2008 Nomor 166, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4916); 3. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara; 4. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2010; 5. Keputusan Presiden Nomor 84/P Tahun 2009 mengenai Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II;

Mengingat

Memperhatikan : Persetujuan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dalam surat Nomor B/3914.1/M.PAN-RB/12/2010 tanggal 22 Desember 2010;

MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL. BAB I KEDUDUKAN, TUGAS, FUNGSI, DAN SUSUNAN ORGANISASI Pasal 1 (1) Kementerian Pendidikan Nasional berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. (2) Kementerian Pendidikan Nasional dipimpin oleh Menteri Pendidikan Nasional. Pasal 2 Kementerian Pendidikan Nasional mempunyai tugas menyelenggarakan urusan di bidang pendidikan nasional dalam pemerintahan untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara. Pasal 3 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, Kementerian Pendidikan Nasional menyelenggarakan fungsi: a. perumusan, penetapan, dan pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan nasional; b. pengelolaan barang milik negara yang menjadi tanggung jawab Kementerian Pendidikan Nasional; c. pengawasan atas pelaksanaan tugas di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional; d. pelaksanaan bimbingan teknis dan supervisi atas pelaksanaan urusan Kementerian Pendidikan Nasional di daerah; dan e. pelaksanaan kegiatan teknis yang berskala nasional. Pasal 4 Susunan organisasi Kementerian Pendidikan Nasional terdiri atas: a. Wakil Menteri Pendidikan Nasional; b. Sekretariat Jenderal; c. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal; d. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar; e. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah; f. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi; g. Inspektorat Jenderal; h. Badan Penelitian dan Pengembangan; i. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa; j. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan; k. Pusat Teknologi Komunikasi dan Informasi; l. Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat; m. Pusat Data dan Statistik Pendidikan;
2

n. o. p. q. r.

Staf Ahli Bidang Hukum; Staf Ahli Bidang Sosial dan Ekonomi Pendidikan; Staf Ahli Bidang Kerja Sama Internasional; Staf Ahli Bidang Organisasi dan Manajemen; dan Staf Ahli Bidang Budaya dan Psikologi Pendidikan. BAB II WAKIL MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL Pasal 5

Wakil Menteri mempunyai tugas membantu Menteri dalam memimpin pelaksanaan tugas Kementerian Pendidikan Nasional. Pasal 6 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5, Wakil Menteri menyelenggarakan fungsi: a. melaksanakan koordinasi perumusan kebijakan di bidang pendidikan nasional; b. melaksanakan koordinasi dan pengendalian pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan nasional; c. melaksanakan koordinasi dan pemantauan pengelolaan barang milik negara; d. atas persetujuan Menteri melaksanakan pengendalian atas pelaksanaan tugas di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional; e. mengoordinasikan pelaksanaan kegiatan teknis yang berskala nasional; dan f. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Menteri. BAB III SEKRETARIAT JENDERAL Bagian Pertama Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Pasal 7 Sekretariat Jenderal dipimpin oleh seorang Sekretaris Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. Pasal 8 Sekretariat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan koordinasi pelaksanaan tugas, pembinaan, dan pemberian dukungan administrasi kepada seluruh unit organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional. Pasal 9 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8, Sekretariat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. koordinasi kegiatan Kementerian Pendidikan Nasional; b. koordinasi dan penyusunan rencana dan program Kementerian Pendidikan Nasional;

3

c. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan Sekretariat Jenderal. b. dan ketatalaksanaan di lingkungan Sekretariat Jenderal serta penyusunan bahan pembinaan pengelolaan barang milik negara dan ketatausahaan Kementerian. Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian. Biro Umum menyelenggarakan fungsi: a. f. kepegawaian. Biro Keuangan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. kepegawaian. b. Bagian Tata Usaha dan Protokol. program.c. pembinaan dan penyelenggaraan organisasi. Bagian Barang Milik Negara. Bagian Ketiga Biro Umum Pasal 11 Biro Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. Biro Umum. koordinasi. sinkronisasi. b. pembinaan dan pemberian dukungan administrasi yang meliputi ketatausahaan. d. Pasal 12 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Sekretariat Jenderal dan Kementerian. ketatausahaan. dan anggaran Sekretariat Jenderal. pengelolaan urusan keuangan. ketatausahaan pimpinan. d. dan f. Pasal 13 Biro Umum terdiri atas: a. c. dan pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Menteri Pendidikan Nasional. Biro Hukum dan Organisasi. 4 . pembinaan pengelolaan barang milik negara dan ketatausahaan di lingkungan Kementerian. dan d. koordinasi dan penyusunan peraturan perundang-undangan dan bantuan hukum. dan kerja sama. dan e. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 10 Sekretariat Jenderal terdiri atas: a. e. dan barang milik negara Sekretariat Jenderal. dan keprotokolan. keuangan. d. Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri. kerumahtanggaan. c. e. Biro Kepegawaian. kepegawaian. dan penyusunan rencana. keuangan. tata laksana. dan kerumahtanggaan Kementerian Pendidikan Nasional. penyelenggaraan pengelolaan barang milik negara. g. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. barang milik negara.

pelaksanaan urusan gaji pegawai dan perjalanan dinas pimpinan. dan anggaran serta verifikasi. pengolahan. koordinasi. sinkronisasi. dan anggaran Sekretariat Jenderal.Pasal 14 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi penyusunan rencana. urusan tata usaha pimpinan. dan penyajian data dan informasi serta koordinasi. anggaran. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 16 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. Subbagian Program dan Anggaran. program. program. Pasal 18 Bagian Tata Usaha dan Protokol mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan dan pembinaan persuratan Kementerian. Pasal 15 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14. dan penyusunan rencana. dan c. dan anggaran Sekretariat Jenderal. penyusunan laporan pelaksanaan program dan anggaran Sekretariat Jenderal. pelaksanaan urusan perbendaharaan dan penerimaan negara bukan pajak Sekretariat Jenderal. pengolahan. c. pelaksanaan pembukuan dan verifikasi pelaksanaan anggaran Sekretariat Jenderal. pengelolaan anggaran. Subbagian Perbendaharaan. program. (3) Subbagian Evaluasi dan Pelaporan mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. Subbagian Evaluasi dan Pelaporan. perhitungan anggaran. f. b. dan penyusunan laporan pelaksanaan program dan anggaran Sekretariat Jenderal. Pasal 17 (1) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pengumpulan. program. pengumpulan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program dan anggaran Sekretariat Jenderal. pertanggungjawaban anggaran. e. dan g. b. penyimpanan. 5 . urusan gaji pegawai dan perjalanan dinas pimpinan serta penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Sekretariat Jenderal. dan penyajian data dan informasi program dan anggaran Sekretariat Jenderal. dan evaluasi pelaksanaan program dan anggaran serta penyusunan laporan Sekretariat Jenderal. sinkronisasi. dan penyusunan rencana. dan keprotokolan serta kearsipan di lingkungan Sekretariat Jenderal. d. pengeluaran. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan pelaksanaan urusan penerimaan.

Bagian Tata Usaha dan Protokol menyelenggarakan fungsi: a. dan c. pelaksanaan urusan tata usaha pimpinan. pelaksanaan inventarisasi dan penghapusan barang milik negara di lingkungan Kementerian. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Sekretariat Jenderal. (3) Subbagian Protokol melakukan urusan keprotokolan dan penerimaan tamu di lingkungan Sekretariat Jenderal dan Kementerian. dan e. (2) Subbagian Tata Usaha Pimpinan mempunyai tugas melakukan urusan ketatausahaan Menteri. Bagian Barang Milik Negara menyelenggarakan fungsi: a. e. c. Wakil Menteri. dan penyusunan risalah rapat pimpinan Kementerian. Pasal 22 Bagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pembinaan dan pengendalian pengadaan barang dan jasa. Subbagian Persuratan. Subbagian Tata Usaha Pimpinan. b. dan penghapusan barang milik negara di lingkungan Kementerian serta pengelolaan barang milik negara Sekretariat Jenderal. Pasal 20 Bagian Tata Usaha dan Protokol terdiri atas: a. Staf Ahli Menteri. penyusunan bahan fasilitasi pengelolaan barang milik negara di lingkungan Kementerian. penyusunan risalah rapat pimpinan Kementerian. dan f.Pasal 19 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18. Subbagian Protokol. penyusunan bahan pembinaan dan pengendalian pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian. pelaksanaan urusan perencanaan. Pasal 23 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22. pelaksanaan urusan keprotokolan Kementerian. b. pelaporan barang milik negara di lingkungan Kementerian. Pasal 21 (1) Subbagian Persuratan mempunyai tugas melakukan pengelolaan dan pembinaan persuratan Kementerian serta urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Sekretariat Jenderal. 6 . dan pendistribusian barang milik negara di lingkungan Sekretariat Jenderal. pemantauan dan evaluasi pendayagunaan barang milik negara Kementerian. b. pengadaan. c. inventarisasi. Sekretaris Jenderal. pengelolaan dan pembinaan persuratan di lingkungan Kementerian. d. d.

c. pelaksanaan urusan organisasi dan ketatalaksanaan di lingkungan Sekretariat Jenderal. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. b. (3) Subbagian Pendayagunaan dan Penghapusan mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pendayagunaan serta penghapusan barang milik negara di lingkungan Kementerian. e. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal. Subbagian Fasilitasi Pengadaan Barang dan Jasa. ketatalaksanaan. pelaksanaan urusan kesehatan pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal. disiplin. pengadaan. 7 . Pasal 27 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 26. Pasal 26 Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan urusan kerumahtanggaan. pengadaan. pelaksanaan urusan perencanaan. Subbagian Urusan Dalam. dan pendistribusian barang milik negara di lingkungan Sekretariat Jenderal. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Sekretariat Jenderal. dan pengelolaan kepegawaian di lingkungan Sekretariat Jenderal. Subbagian Pendayagunaan dan Penghapusan. pelaksanaan urusan pengembangan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Sekretariat Jenderal. Subbagian Perawatan dan Pemeliharaan. d. b. dan c. Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. b. dan mutasi pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal. Pasal 28 Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian terdiri atas: a. perundang-undangan.Pasal 24 Bagian Barang Milik Negara terdiri atas: a. hukum. (2) Subbagian Inventarisasi dan Pelaporan Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan dan inventarisasi serta pelaporan barang milik negara di lingkungan Kementerian. Subbagian Inventarisasi dan Pelaporan Barang Milik Negara. dan c. dan f. Pasal 25 (1) Subbagian Fasilitasi Pengadaan Barang dan Jasa mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian serta perencanaan.

koordinasi. dan evaluasi kebijakan. dan anggaran Kementerian. pelindungan. dan d. Bagian Fasilitasi Internasional. penyusunan. d. fasilitasi dan pembinaan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri. Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri menyelenggarakan fungsi: a. rencana. ketertiban. kesehatan. Bagian Keempat Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri Pasal 30 Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri mempunyai tugas melaksanakan koordinasi. pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. (3) Subbagian Urusan Dalam mempunyai tugas melakukan urusan keamanan. Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program. pengadaan. Pasal 31 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 30. pemindahan. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal. analisis dan penyempurnaan organisasi. peningkatan kemampuan profesional dan karir. rencana. kepangkatan. dan penyusunan rencana. Bagian Kerja Sama Luar Negeri. dan h. sinkronisasi. g. penghargaan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum serta urusan perencanaan. program. Pasal 32 Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri terdiri atas: a. penyusunan sistem dan prosedur kerja. disiplin. 8 . program. c. f. (2) Subbagian Perawatan dan Pemeliharaan mempunyai tugas melakukan perawatan dan pemeliharaan barang milik negara di lingkungan Sekretariat Jenderal. pelaksanaan urusan administrasi kerja sama luar negeri dan Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO. sinkronisasi. b. program. kebersihan. dan anggaran Kementerian serta kerja sama luar negeri. dan anggaran Kementerian serta pembinaan dan penyelenggaraan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan. pengangkatan. Bagian Perencanaan Program dan Anggaran.Pasal 29 (1) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan analisis jabatan. koordinasi dan sinkronisasi perumusan kebijakan Kementerian. e. dan keindahan serta pengelolaan kendaraan dan rumah dinas di lingkungan Sekretariat Jenderal. b. sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah. pembinaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan. c.

dan anggaran di lingkungan Kementerian serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah. b. Sekretariat Jenderal. dan anggaran Kementerian. Inspektorat Jenderal. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran II.Pasal 33 Bagian Perencanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melaksanakan koordinasi. program. dan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. penyusunan bahan sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah. program. dan penyusunan rencana. dan Badan Penelitian dan Pengembangan serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah bidang penelitian dan pengembangan. dan pendidikan informal. program. program. sinkronisasi. dan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. (2) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran II mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran III. dan penyusunan rencana. b. dan c. dan penyusunan rencana. Pasal 36 (1) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran I mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi. program. dan penyusunan rencana. Pasal 34 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 33. penyusunan bahan dan koordinasi pembahasan rencana. 9 . dan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dan Pusat-Pusat serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah bidang pendidikan anak usia dini. sinkronisasi. Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. dan d. pendidikan nonformal. c. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah bidang pendidikan dasar dan pendidikan menengah dan bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. Bagian Perencanaan Program dan Anggaran menyelenggarakan fungsi: a. dan anggaran Kementerian. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran I. program. (3) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran III mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi. dan anggaran di lingkungan Kementerian. Nonformal dan Informal. penyusunan bahan rencana. koordinasi dan sinkronisasi penyusunan rencana. sinkronisasi. program. Pasal 35 Bagian Perencanaan Program dan Anggaran terdiri atas: a. sinkronisasi.

Pasal 40 (1) Subbagian Kebijakan mempunyai tugas melakukan koordinasi. pelaksanaan urusan administrasi kerja sama luar negeri bilateral. dan multilateral. dan penyusunan bahan kebijakan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan di lingkungan Kementerian. 10 . Pasal 39 Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program terdiri atas: a. evaluasi pelaksanaan kebijakan. program. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan. program. b. rencana. Pasal 41 Bagian Kerja Sama Luar Negeri mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pembinaan dan penyelenggaraan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan. dan c. b. penyusunan bahan pembinaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan. dan anggaran di lingkungan Kementerian. regional. program. Bagian Kerja Sama Luar Negeri menyelenggarakan fungsi: a. dan c. Pasal 42 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 41. dan anggaran Kementerian serta pengelolaan data dan informasi perencanaan. pelaksanaan koordinasi dan sinkronisasi penyusunan kebijakan Kementerian. (2) Subbagian Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. Subbagian Kebijakan. sinkronisasi. penyusunan bahan kebijakan Kementerian. Subbagian Informasi.Pasal 37 Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program mempunyai tugas melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi penyusunan kebijakan. Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program menyelenggarakan fungsi: a. pengelolaan data dan informasi perencanaan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan. rencana. Pasal 38 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 37. Subbagian Evaluasi Program. dan anggaran Kementerian. dan d. (3) Subbagian Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan sistem informasi perencanaan dan pengelolaan data dan informasi perencanaan pendidikan. b. c.

Pasal 47 Bagian Fasilitasi Internasional terdiri atas: a. Bagian Fasilitasi Internasional menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Kerja Sama Regional dan Multilateral. Pasifik. dan c. pelaksanaan urusan tata usaha Biro. dan Afrika mempunyai tugas melakukan urusan administrasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. pelaksanaan urusan administrasi Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO. dan d. b. Subbagian Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia. Pasal 46 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45. penyusunan bahan pembinaan serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan yang bersifat bilateral di kawasan Asia. Pasal 48 (1) Subbagian Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia mempunyai tugas melakukan fasilitasi dan pembinaan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri. (3) Subbagian Kerja Sama Regional dan Multilateral mempunyai tugas melakukan urusan administrasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. 11 . Pasal 45 Bagian Fasilitasi Internasional mempunyai tugas melaksanakan fasilitasi dan pelayanan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri serta urusan administrasi Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO dan ketatausahaan Biro. (2) Subbagian Asia. Pasifik. penyusunan bahan pembinaan serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan yang bersifat bilateral di kawasan Regional dan Multirateral. dan Afrika. Subbagian Amerika dan Eropa. Subbagian Tata Usaha. fasilitasi dan pembinaan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri. Subbagian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO. pemberian layanan tamu asing dan beasiswa RI. b. dan Afrika. penyusunan bahan pembinaan serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan yang bersifat bilateral di kawasan Amerika dan Eropa.Pasal 43 Bagian Kerja Sama Luar Negeri terdiri atas: a. Pasifik. dan c. Pasal 44 (1) Subbagian Amerika dan Eropa mempunyai tugas melakukan urusan administrasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. c. Subbagian Asia. b.

Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. pelaksanaan penyelesaian kerugian negara di lingkungan Kementerian. pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. c. Pasal 53 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 52. pelaksanaan tindaklanjut hasil pemeriksaan dan penyelesaian masalah kerugian negara di lingkungan Kementerian. Pasal 50 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 49. Bagian Kelima Biro Keuangan Pasal 49 Biro Keuangan mempunyai tugas melaksanakan urusan pembiayaan. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran Kementerian. penyusunan bahan penetapan dan pembinaan pejabat perbendaharaan. pelaksanaan pembinaan pejabat perbendaharaan di lingkungan Kementerian. pelaporan keuangan. verifikasi. Bagian Pembiayaan. Bagian Perbendaharaan. sains. Biro Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. teknologi. Bagian Perbendaharaan menyelenggarakan fungsi: a. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. barang milik negara. b. e. kepegawaian. 12 . Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja. evaluasi dan penyusunan laporan keuangan Kementerian. b. g. dan d. c. b. dan kerumahtanggaan Biro serta pemberian layanan tamu asing dan beasiswa RI. Pasal 52 Bagian Perbendaharaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pembinaan pejabat perbendaharaan dan pengelolaan keuangan Kementerian serta penyelesaian masalah kerugian negara. pengujian. penyusunan laporan dan pembinaan akuntabilitas kinerja Kementerian. dan sosial budaya. pelaksanaan pembinaan pengelolaan keuangan Kementerian. f. akuntansi.(2) Subbagian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO mempunyai tugas melakukan urusan administrasi Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO dan informasi perkembangan dan peningkatan kerja sama UNESCO di bidang pendidikan. keuangan. dan h. pelaksanaan akuntansi keuangan Kementerian. dan pembinaan pengelolaan keuangan serta penyusunan laporan dan pembinaan akuntabilitas kinerja Kementerian. d. Pasal 51 Biro Keuangan terdiri atas: a.

d. (2) Subbagian Kerugian Negara mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan tindaklanjut hasil pemeriksaan dan penyelesaian masalah kerugian negara di lingkungan Kementerian. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran Kementerian. Pasal 59 (1) Subbagian Pembiayaan I mempunyai tugas melakukan pengujian. Subbagian Pembiayaan II. pelaksanaan pengujian dokumen pencairan anggaran Kementerian. b. b. verifikasi. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. dan c. dan c. Subbagian Pembiayaan III. Subbagian Kerugian Negara. Pasal 58 Bagian Pembiayaan terdiri atas: a. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. verifikasi. dan kerumahtanggaan Biro serta pelaksanaan dan koordinasi pemberian bantuan kepada lembaga penyelenggara pendidikan. Subbagian Perbendaharaan. Pasal 57 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 56.c. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan perbendaharaan. barang milik negara. b. keuangan. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Subbagian Tata Usaha. Pasal 54 Bagian Perbendaharaan terdiri atas: a. pengesahan dokumen pencairan anggaran Kementerian. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. kepegawaian. dan c. Pasal 55 (1) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan dan pembinaan pejabat perbendaharaan di lingkungan Kementerian. Subbagian Pembiayaan I. Bagian Pembiayaan menyelenggarakan fungsi: a. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Pasal 56 Bagian Pembiayaan mempunyai tugas melaksanakan pengujian. 13 . verifikasi dokumen pencairan anggaran Kementerian.

dan Badan Penelitian dan Pengembangan. penyusunan bahan pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Kementerian. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan III. Inspektorat Jenderal. perhitungan anggaran. pengembangan. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan III mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan. dan pelaporan keuangan serta pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. dan Pusat-pusat. Pasal 61 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 60. (3) Subbagian Pembiayaan III mempunyai tugas melakukan pengujian. pengelolaan. Nonformal dan Informal. pengembangan. b. dan pelaporan keuangan serta pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dan Pusat-Pusat. (2) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan II mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan. Sekretariat Jenderal. neraca. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. Pasal 63 (1) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan I mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan. verifikasi. Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. dan pembinaan sistem akuntansi dan pelaporan keuangan. neraca. Pasal 60 Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melaksanakan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan Kementerian.(2) Subbagian Pembiayaan II mempunyai tugas melakukan pengujian. pengelolaan sistem akuntansi. dan c. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. pengembangan. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan II. perhitungan anggaran. c. verifikasi. pengelolaan sistem akuntansi. 14 . penyusunan neraca anggaran dan laporan keuangan Kementerian. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. pengelolaan sistem akuntansi. perhitungan anggaran. pelaksanaan perhitungan anggaran Kementerian. verifikasi. dan e. Pasal 62 Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan terdiri atas: a. Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Inspektorat Jenderal. Nonformal dan Informal. verifikasi. b. pelaksanaan verifikasi dokumen anggaran Kementerian. verifikasi. dan pelaporan keuangan serta pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan I. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. d. pengembangan. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. dan Badan Penelitian dan Pengembangan. Sekretariat Jenderal. neraca.

Subbagian Akuntabilitas Kinerja III. evaluasi. dan Pusat-pusat. dan Badan Penelitian dan Pengembangan. Pasal 65 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 64. (3) Subbagian Akuntabilitas Kinerja III mempunyai tugas melakukan pengumpulan. Sekretariat Jenderal. Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja menyelenggarakan fungsi: a. dan c. evaluasi laporan akuntabilitas kinerja di lingkungan Kementerian. Subbagian Akuntabilitas Kinerja II. penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Kementerian. evaluasi. dan penyusunan laporan akuntabilitas kinerja serta penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. pengolahan. Subbagian Akuntabilitas Kinerja I. Nonformal dan Informal. pengolahan. b. pengumpulan dan pengolahan data akuntabilitas kinerja di lingkungan Kementerian. Pasal 66 Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja terdiri atas: a. c. Bagian Keenam Biro Kepegawaian Pasal 68 Biro Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan dan penyusunan bahan pembinaan kepegawaian di lingkungan Kementerian. penyusunan laporan akuntabilitas kinerja Kementerian. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2) Subbagian Akuntabilitas Kinerja II mempunyai tugas melakukan pengumpulan. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah.Pasal 64 Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja mempunyai tugas melaksanakan penyusunan laporan dan pembinaan akuntabilitas kinerja Kementerian. Pasal 67 (1) Subbagian Akuntabilitas Kinerja I mempunyai tugas melakukan pengumpulan. Inspektorat Jenderal. 15 . dan penyusunan laporan akuntabilitas kinerja serta penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dan penyusunan laporan akuntabilitas kinerja serta penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. b. evaluasi. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. dan d. pengolahan.

pelaksanaan pemberian penghargaan pegawai di lingkungan Kementerian. Bagian Pengembangan. dan Pensiun. Pasal 73 Bagian Perencanaan dan Pengadaan terdiri atas: a. b. h. analisis kebutuhan pegawai di lingkungan Kementerian. b. i. Pasal 71 Bagian Perencanaan dan Pengadaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan standar kualifikasi. Pasal 70 Biro Kepegawaian terdiri atas: a. penyusunan bahan pemberian penghargaan pegawai di lingkungan Kementerian. e. Bagian Perencanaan dan Pengadaan menyelenggarakan fungsi: a. dan d.Pasal 69 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 68. pengadaan pegawai. Disiplin. penyusunan standar kualifikasi dan rencana formasi pegawai Kementerian. rencana formasi. pengembangan sistem dan pengukuran kinerja pegawai di lingkungan Kementerian. Bagian Perencanaan dan Pengadaan. dan pemberian penghargaan pegawai serta pengelolaan sistem informasi pegawai di lingkungan Kementerian. f. penyusunan bahan standar kualifikasi pegawai Kementerian. pelaksanaan urusan tata usaha Biro. pelaksanaan urusan pengangkatan dalam jabatan. pelaksanaan urusan pemberhentian dan pemensiunan pegawai di lingkungan Kementerian. penyusunan bahan koordinasi pengadaan pegawai di lingkungan Kementerian. j. pengelolaan data dan informasi pegawai Kementerian. Subbagian Informasi Kepegawaian. dan c. Bagian Mutasi Dosen. f. Subbagian Tata Usaha. dan tenaga administrasi di lingkungan Kementerian. pelaksanaan urusan pengadaan pegawai di lingkungan Kementerian. c. Subbagian Perencanaan dan Pengadaan Pegawai. c. c. Pasal 72 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 71. pelaksanaan urusan disiplin pegawai. tenaga fungsional lainnya. pembinaan dan pengembangan pegawai kementerian. e. dan k. pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. d. g. dan g. b. Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non Dosen. pengelolaan data dan informasi serta dokumentasi kepegawaian. b. penyusunan bahan rencana dan pengendalian formasi pegawai di lingkungan Kementerian. pelaksanaan urusan mutasi dosen. Biro Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. 16 . d.

dan Pensiun menyelenggarakan fungsi: a. dan c. pemindahan. dan pengembangan kepegawaian lainnya serta penyusunan bahan pengembangan sistem dan pengukuran kinerja pegawai di lingkungan Kementerian. keuangan. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. pemindahan. serta koordinasi pengadaan pegawai di lingkungan Kementerian. Disiplin. analisis kebutuhan. dan Pensiun terdiri atas: a. pengembangan sistem dan pengukuran kinerja pegawai di lingkungan Kementerian. kepegawaian. rencana pengendalian formasi pegawai. izin belajar.Pasal 74 (1) Subbagian Perencanaan dan Pengadaan Pegawai mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan standar kualifikasi. ujian dinas. Pasal 76 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 75. barang milik negara. b. Pasal 78 (1) Subbagian Pengembangan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan tugas belajar. penyusunan bahan penetapan pemberhentian dan pemensiunan pegawai di lingkungan Kementerian. Disiplin. 17 . kepangkatan. pendidikan dan pelatihan. kepangkatan. pelaksanaan urusan disiplin pegawai di lingkungan Kementerian. e. d. dan mutasi lainnya bagi tenaga administrasi di lingkungan Kementerian. (2) Subbagian Informasi Kepegawaian mempunyai tugas melakukan pengembangan sistem dan pengelolaan data dan informasi pegawai serta penyusunan bahan pemberian penghargaan pegawai di lingkungan Kementerian. Bagian Pengembangan. Pasal 75 Bagian Pengembangan. c. tunjangan tugas belajar. Pasal 77 Bagian Pengembangan. dan f. pemberhentian. b. Subbagian Pengembangan. dan Pensiun mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pengembangan. Subbagian Disiplin dan Pensiun. disiplin. dan kerumahtanggaan Biro. (2) Subbagian Mutasi Tenaga Administrasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan pengangkatan. Subbagian Mutasi Tenaga Administrasi. penyusunan bahan penetapan pengangkatan. dan mutasi lainnya bagi tenaga administrasi di lingkungan Kementerian. penyusunan bahan pengembangan pegawai di lingkungan Kementerian. Disiplin. penyusunan bahan pertimbangan hukum di bidang kepegawaian. dan pemensiunan pegawai serta mutasi tenaga administrasi.

penyusunan bahan penetapan pembebasan sementara dan pengangkatan kembali dari/dalam jabatan dosen. pemindahan. Bagian Mutasi Dosen menyelenggarakan fungsi: a. (2) Subbagian Mutasi Dosen II mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen. kepangkatan. serta penyusunan bahan penetapan pemberhentian dan pemensiunan pegawai di lingkungan Kementerian. Subbagian Mutasi Dosen I. penyusunan bahan penetapan pangkat dalam jabatan dosen. penyusunan bahan penetapan angka kredit dan jabatan dosen di lingkungan Kementerian. pemekerjaan. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen. d. angka kredit. (3) Subbagian Mutasi Dosen III mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen di lingkungan Kementerian. 18 . penyusunan bahan penetapan mutasi lainnya bagi dosen. pembantuan. Pasal 81 Bagian Mutasi Dosen terdiri atas: a. kepangkatan. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian Agama di wilayah kerjanya. penetapan angka kredit dan jabatannya. kepangkatan. penetapan penjatuhan hukuman disiplin. dan jabatan dosen. c. b. Pasal 79 Bagian Mutasi Dosen mempunyai tugas melaksanakan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan. Pasal 82 (1) Subbagian Mutasi Dosen I mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen. pemekerjaan. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian Agama di wilayah kerjanya serta perguruan tinggi kedinasan pada instansi lain. pemindahan. Subbagian Mutasi Dosen III. dan f. pemindahan. Subbagian Mutasi Dosen II. rancangan dan penilaian pelaksanaan peraturan perundang-undangan di bidang kepegawaian. dan c. kepangkatan. dan pembantuan dosen. penetapan angka kredit dan jabatannya. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. pembantuan. Pasal 80 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 79.(3) Subbagian Disiplin dan Pensiun mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pertimbangan hukum di bidang kepegawaian. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. pelaksanaan urusan pemindahan. b. pemekerjaan. pembantuan. pemindahan. e. pembantuan. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian Agama di wilayah kerjanya. penetapan angka kredit dan jabatannya. pemekerjaan.

kepangkatan. f. Dubes/Wakil RI pada UNESCO. Pasal 87 (1) Subbagian Mutasi Jabatan mempunyai tugas melakukan urusan pengangkatan. 19 . Subbagian Tenaga Fungsional Lainnya. Subbagian Mutasi Dosen II. Pasal 84 Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non-Dosen mempunyai tugas melaksanakan urusan pengangkatan dan pemberhentian dari/dalam jabatan struktural dan pimpinan serta penyusunan bahan penetapan angka kredit dan jabatannya. dan ayat (3). Pasal 85 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 84. penyusunan bahan penetapan pangkat dan jabatan guru bukan PNS. b. pembebasan sementara. pelaksanaan urusan pengangkatan. pembantuan. penetapan pangkat guru pembantuan di luar negeri. diatur lebih lanjut dalam Peraturan Sekretaris Jenderal. dan Perwakilan RI di Luar Negeri. dan pemberhentian serta pembantuan dari/dalam jabatan struktural dan pimpinan. dan mutasi lainnya bagi tenaga fungsional tertentu selain guru dan dosen di lingkungan Kementerian. penyusunan bahan penetapan pangkat dan jabatan guru pembina tingkat I ke atas. dan c. pengaktifan kembali. pemindahan. (2) Subbagian Tenaga Fungsional Guru mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan dalam jabatan dan pangkat guru bukan PNS. e. pelaksanaan urusan pembantuan guru dan kepala sekolah pada sekolah Indonesia di luar negeri. Subbagian Mutasi Jabatan. b. pelaksanaan urusan pemindahan guru PNS antarinstansi dan antarprovinsi serta pembantuan guru. dan g. pembebasan sementara dan pemberhentian. pemindahan. ayat (2). d. dan Subbagian Mutasi Dosen III sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 ayat (1). dan guru Pembina tingkat I ke atas. pemindahan. penyusunan bahan penetapan kepangkatan dan jabatan bagi tenaga fungsional tertentu selain guru dan dosen. Pasal 86 Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non-Dosen terdiri atas: a. pemberhentian serta alih fungsi dalam jabatan fungsional tertentu selain guru dan dosen. pejabat Atase Pendidikan. Subbagian Tenaga Fungsional Guru. pelaksanaan urusan pengangkatan pertama.Pasal 83 Wilayah kerja Subbagian Mutasi Dosen I. Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non-Dosen menyelenggarakan fungsi: a. pemberhentian dari/dalam jabatan struktural dan pimpinan serta pembantuan Atase Pendidikan dan Dubes/Wakil RI pada UNESCO. c.

pembinaan. Pasal 91 Bagian Peraturan Perundang-undangan mempunyai tugas melaksanakan penelaahan. i. kepangkatan. Pasal 89 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 88. pelaksanaan analisis jabatan dan penyajian informasi jabatan di lingkungan Kementerian. Bagian Ketujuh Biro Hukum dan Organisasi Pasal 88 Biro Hukum dan Organisasi mempunyai tugas melaksanakan pembinaan dan koordinasi penyusunan peraturan perundang-undangan. pembinaan dan koordinasi penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan. dan d. dan pengembangan ketatalaksanaan di lingkungan Kementerian. Biro Hukum dan Organisasi menyelenggarakan fungsi: a.(3) Subbagian Tenaga Fungsional Lainnya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan angka kredit dan jabatannya. dan evaluasi pelaksanaan pelayanan publik di lingkungan Kementerian. pengkajian. pengkajian. e. penelaahan dan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan. pengkajian. pemindahan. dan j. pembinaan. g. c. Pasal 90 Biro Hukum dan Organisasi terdiri atas: a. 20 . dan pengembangan kelembagaan di lingkungan Kementerian. Bagian Bantuan Hukum. pengkajian. dan ketatalaksanaan serta pemberian bantuan hukum di lingkungan Kementerian. pembebasan sementara dan pemberhentian. pembinaan. pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. h. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan. Bagian Ketatalaksanaan. f. b. b. Bagian Kelembagaan. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja lembaga serta penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Kementerian. pembantuan dan mutasi lainnya bagi tenaga fungsional tertentu selain guru dan dosen. penelaahan kasus dan masalah hukum serta pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai di lingkungan Kementerian. d. c. organisasi. fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan di daerah. Bagian Peraturan Perundang-undangan.

dan kebahasaan. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan. pengkajian kasus dan masalah hukum. pengkajian. Pasal 95 Bagian Bantuan Hukum mempunyai tugas melaksanakan pengkajian kasus serta masalah hukum. dan penelitian dan pengembangan. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan. Pasal 96 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 95. (2) Subbagian Peraturan Perundang-Undangan II mempunyai tugas melakukan penelaahan. Subbagian Peraturan Perundang-undangan I. pembinaan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan. (3) Subbagian Peraturan Perundang-Undangan III mempunyai tugas melakukan penelaahan. koordinasi penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan. dan sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dasar. Bagian Bantuan Hukum menyelenggarakan fungsi: a. dan c. dan sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan tinggi. e. sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan. pengkajian. Subbagian Peraturan Perundang-undangan II. Pasal 94 (1) Subbagian Peraturan Perundang-Undangan I mempunyai tugas melakukan penelaahan. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di lingkungan Kementerian. Subbagian Peraturan Perundang-undangan III. pelayanan administrasi. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan. c. d. dan f. 21 .Pasal 92 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 91. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan. dan sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan anak usia dini. Pasal 93 Bagian Peraturan Perundang-undangan terdiri atas: a. Bagian Peraturan Perundang-undangan menyelenggarakan fungsi: a. b. pendidikan menengah. pendidikan nonformal. dan pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan. pengkajian. penelaahan dan pengkajian peraturan perundang-undangan bidang pendidikan. pendidikan informal. b. pengawasan.

pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai di lingkungan Kementerian. Inspektorat Jenderal. Pasal 100 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 99. b. pemberian nasehat. pemberian nasehat. c. Pasal 99 Bagian Kelembagaan mempunyai tugas melaksanakan pengkajian. (2) Subbagian Bantuan Hukum II mempunyai tugas melakukan pengkajian. dan pengembangan kelembagaan serta penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Kementerian. 22 . e. dan PusatPusat. dan koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di lingkungan Kementerian. dan Badan Penelitian dan Pengembangan. d. pemberian nasihat dan/atau pertimbangan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai di lingkungan Kementerian. Nonformal dan Informal. (3) Subbagian Bantuan Hukum III mempunyai tugas melakukan pengkajian. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. c. dan susunan organisasi unit kerja di lingkungan Kementerian. Subbagian Bantuan Hukum II. penyusunan rancangan tugas.b. Subbagian Bantuan Hukum III. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. fungsi. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. b. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. Subbagian Bantuan Hukum I. Bagian Kelembagaan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 97 Bagian Bantuan Hukum terdiri atas: a. pembinaan. inventarisasi perkara dan penyusunan yurisprudensi. pemberian nasehat. dan c. penyusunan bahan pembahasan usul pelembagaan unit organisasi di lingkungan kementerian. Pasal 98 (1) Subbagian Bantuan Hukum I mempunyai tugas melakukan pengkajian. penelaahan dan penilaian usul pelembagaan di lingkungan Kementerian. Sekretariat Jenderal. dan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

dan Informal. dan susunan organisasi unit kerja. pendidikan nonformal. (3) Subbagian Kelembagaan III mempunyai tugas melakukan penelaahan. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja lembaga unit kerja di lingkungan Kementerian. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Inspektorat Jenderal. e. pembinaan dan pengembangan kelembagaan unit kerja di lingkungan Kementerian. Sekretariat Jenderal. penilaian. penyiapan bahan usul pelembagaan. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. dan penyajian informasi kelembagaan unit kerja di lingkungan Kementerian. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja. fungsi. Subbagian Kelembagaan I. dan c. dan susunan organisasi unit kerja. penilaian. Pasal 103 Bagian Ketatalaksanaan mempunyai tugas melaksanakan pengkajian. (2) Subbagian Kelembagaan II mempunyai tugas melakukan penelaahan. f. penyiapan bahan usul pelembagaan. Pasal 102 (1) Subbagian Kelembagaan I mempunyai tugas melakukan penelaahan. Pasal 101 Bagian Kelembagaan terdiri atas: a. dan penyusunan rancangan tugas. dan Pusat-Pusat serta fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan anak usia dini. fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja. penilaian.d. dan pendidikan informal. 23 . penyiapan bahan usul pelembagaan. Nonformal. Subbagian Kelembagaan III. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja. Subbagian Kelembagaan II. Pasal 104 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 103. g. dan dan penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dan penyusunan rancangan tugas. dan penyusunan rancangan tugas. Bagian Ketatalaksanaan menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan pengkajian dan pengembangan ketatalaksanaan di lingkungan Kementerian. fungsi. b. dan penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. fungsi. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan serta fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan dasar dan menengah. dan pembinaan ketatalaksanaan serta analisis jabatan dan penyajian informasi jabatan di lingkungan Kementerian. dan penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. pengembangan. dan susunan organisasi unit kerja. dan Badan Penelitian dan Pengembangan serta fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan tinggi.

Pasal 108 Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. DAN INFORMAL Bagian Pertama Kedudukan. pembinaan ketatalaksanaan. dan evaluasi pelaksanaan pelayanan publik di lingkungan Kementerian. Tugas. dan pelayanan publik serta evaluasi sistem dan prosedur kerja di lingkungan Kementerian. pendidikan nonformal. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. d. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. (2) Subbagian Sistem dan Prosedur mempunyai tugas melakukan pengkajian. Subbagian Sistem dan Prosedur. dan Informal mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan anak usia dini formal. g. dan pendidikan informal. Pasal 105 Bagian Ketatalaksanaan terdiri atas: a. pembinaan. analisis jabatan.b. f. dan Fungsi Pasal 107 Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan penyajian informasi jabatan serta fasilitasi analisis jabatan di lingkungan Kementerian. pengadministrasian dan pendokumentasian peraturan perundang-undangan. penyusunan sistem dan prosedur kerja. Nonformal. kepegawaian. Nonformal. e. b. Subbagian Analisis Jabatan. 24 . dan Informal dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. pengolahan data jabatan. penyusunan bahan dan pelaksanaan pembinaan ketatalaksanaan di lingkungan Kementerian. pengembangan. dan kerumahtanggaan Biro serta pengadministrasian dan dokumentasi peraturan perundang-undangan di lingkungan Kementerian. barang milik negara. pelaksanaan dan fasilitasi analisis jabatan serta penyajian informasi jabatan. penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Kementerian. c. Subbagian Tata Usaha Pasal 106 (1) Subbagian Analisis Jabatan mempunyai tugas melakukan pengumpulan. dan c. BAB IV DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI. pengkajian. keuangan. NONFORMAL.

c. Nonformal. pendidikan nonformal. d. penyusunan norma. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Nonformal. Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 111 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan anak usia dini formal. c. pendidikan nonformal. rencana. dan Informal. d. b. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. pendidikan nonformal. Nonformal. pendidikan nonformal. koordinasi pelaksanaan tugas dan kerja sama di bidang pendidikan anak usia dini formal. Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. 25 . Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan. Nonformal. dan kriteria di bidang pendidikan anak usia dini formal. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. c.Pasal 109 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 108. rencana. pendidikan nonformal. dan e. dan pendidikan informal. dan e. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. pendidikan nonformal. Sekretariat Direktorat Jenderal. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. pengelolaan data dan informasi pendidikan anak usia dini formal. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 110 Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan pendidikan informal. koordinasi penyusunan kebijakan. dan pendidikan informal. dan pendidikan informal. dan Informal terdiri atas: a. Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. dan Informal. koordinasi pemantauan dan evaluasi kebijakan. dan pendidikan informal. program. pendidikan nonformal. d. prosedur. dan pendidikan informal. dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. pendidikan nonformal. b. Pasal 112 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 111. standar. dan Informal. Nonformal. perumusan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. program. b. dan pendidikan informal. dan pendidikan informal. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini.

Nonformal. c. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. dan c. g. Subbagian Program dan Anggaran. Subbagian Data dan Informasi. pendidikan nonformal. pengumpulan. pendidikan nonformal. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan Informal. evaluasi. dan Informal. dan pendidikan informal. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan Informal. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. f. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. Nonformal. Pasal 114 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. Pasal 115 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. b. penyusunan laporan Direktorat Jenderal. dan pendidikan informal.e. Nonformal. program. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. 26 . penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. program. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 113 Sekretariat Direktorat Jenderal terdiri atas: a. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. j. k. Bagian Keuangan. pendidikan nonformal. Bagian Umum. dan e. Bagian Hukum dan Kepegawaian. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. c. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan anak usia dini formal. d. Nonformal. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan anak usia dini formal. h. Nonformal. i. penyusunan rencana. dan Informal. Pasal 116 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. Nonformal. b. dan Informal. anggaran. pengolahan. b. dan d. dan Informal. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan laporan Direktorat Jenderal. dan pendidikan informal. dan pendidikan informal. penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan pendidikan informal. program.

pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan lingkungan Direktorat Jenderal. pembukuan.Pasal 117 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. Pasal 122 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. pengolahan. pendidikan nonformal. dan kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal. 27 . (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. dan pendidikan informal serta penyusunan bahan laporan Direktorat Jenderal. penyimpanan. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. organisasi dan tata laksana. evaluasi. Pasal 118 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Direktorat Jenderal. pendidikan nonformal. dan c. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Direktorat Jenderal. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. pendidikan nonformal. dan penyusunan laporan keuangan Direktorat Jenderal. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan urusan penerimaan. dan pendidikan informal. pembayaran. pengujian. dan c. Subbagian Pembiayaan. Subbagian Perbendaharaan. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. program. dan pendidikan informal. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. kepegawaian. verifikasi. Pasal 121 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. b. Pasal 120 Bagian Keuangan terdiri dari: a. b. Pasal 119 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 118. program.

Subbagian Kerja Sama. dan pendidikan informal. publikasi. e. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan f. Pasal 127 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 126. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Direktorat Jenderal. pengangkatan. analisis jabatan. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. disiplin. dan c. penyusunan bahan koordinasi kerja sama di bidang pendidikan anak usia dini formal. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. pendidikan nonformal. 28 . (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. pendidikan nonformal. mutasi. pengelolaan barang milik negara Direktorat Jenderal. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan anak usia dini formal. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal. c. serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. dan pendidikan informal. pengadaan. pendidikan nonformal. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Direktorat Jenderal. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. dan c. analisis dan penyempurnaan organisasi. b. pendidikan nonformal. Pasal 126 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. d. b. b. Pasal 125 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan anak usia dini formal. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. dan pendidikan informal. pengembangan. Pasal 124 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a.Pasal 123 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 122. dan pendidikan informal. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Kepegawaian.

dan c. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. kelembagaan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. prosedur. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal serta pemberian layanan umum di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. Subbagian Rumah Tangga. standar. penyimpanan. penghapusan. d. sarana dan prasarana. peserta didik. Pasal 132 Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini terdiri atas: a. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. standar. kebersihan. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. c. dan kriteria pembelajaran. inventarisasi. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. b. dan e. 29 . dan pendidikan informal. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. evaluasi penerapan norma. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. Subbagian Barang Milik Negara. keamanan. sarana dan prasarana. Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini menyelenggarakan fungsi: a. peserta didik. pengaturan penggunaan sarana dan prasarana. dokumentasi. ketertiban. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pendidikan nonformal. kelembagaan. Bagian Keempat Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Pasal 130 Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan anak usia dini. Pasal 131 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 130. kelembagaan. Pasal 129 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan perpustakaan di lingkungan Direktorat Jenderal. b. kearsipan. sarana dan prasarana. peserta didik. peserta didik. dan kriteria pembelajaran. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. pendistribusian. Subdirektorat Program dan Evaluasi. kelembagaan. prosedur. dan penyusunan laporan barang milik negara Direktorat Jenderal. sarana dan prasarana.Pasal 128 Bagian Umum terdiri atas: a. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. keindahan.

f. dan penyajian data dan informasi taman kanak-kanak. serta pendidikan anak usia dini informal. satuan pendidikan anak usia dini sejenis dan pendidikan anak usia dini informal serta penyusunan laporan Direktorat. taman penitipan anak. program dan anggaran. Pasal 137 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis pembelajaran dan peserta didik pendidikan anak usia dini. pengolahan. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan. c. kelompok bermain. kegiatan. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. kegiatan. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik. e. Seksi Penyusunan Program. kegiatan. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 136 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Subbagian Tata Usaha. taman penitipan anak. dan anggaran taman kanak-kanak. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. c. d. dan b. dan anggaran Direktorat. Pasal 134 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 133.b. Pasal 133 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan pelaporan Direktorat. dan penyajian data dan informasi taman kanak-kanak. pengumpulan. d. serta penyusunan program. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Seksi Evaluasi Program. b. dan Kelompok Jabatan Fungsional. taman penitipan anak. Pasal 135 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. dan anggaran Direktorat. satuan pendidikan anak usia dini sejenis. 30 . pengumpulan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan e. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini. kegiatan. penyusunan laporan Direktorat. dan anggaran Direktorat. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. kelompok bermain. kelompok bermain. pengolahan. penyusunan program.

koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. standar. c. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. evaluasi penerapan norma. kelompok bermain. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. dan evaluasi penerapan norma. standar. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. kelompok bermain. dan kriteria peserta didik taman kanakkanak. taman penitipan anak. fasilitasi. Pasal 141 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini. Pasal 140 (1) Seksi Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 139 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik terdiri atas: a. fasilitasi. kelompok bermain. taman penitipan anak. dan kriteria pembelajaran taman kanak-kanak. taman penitipan anak. taman penitipan anak. Pasal 142 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 141. taman penitipan anak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. kelompok bermain. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. dan d. dan evaluasi penerapan norma. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. 31 . kelompok bermain. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. kelompok bermain. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana taman kanak-kanak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. prosedur.Pasal 138 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 137. kelompok bermain. b. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. pemberian bimbingan teknis. dan b. prosedur. prosedur. taman penitipan anak. standar. taman penitipan anak. Seksi Peserta Didik. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. prosedur. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Seksi Pembelajaran.

taman penitipan anak. c. standar. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana taman kanakkanak. dan kriteria sarana dan prasarana taman kanak-kanak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. taman penitipan anak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. Pasal 144 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 145 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan kemitraan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal.b. kelompok bermain. kelompok bermain. kelompok bermain. dan evaluasi penerapan norma. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. kelompok bermain. taman penitipan anak. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. b. Pasal 146 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 145. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan taman kanak-kanak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. kelompok bermain. prosedur. taman penitipan anak. dan kriteria sarana dan prasarana taman kanak-kanak. prosedur. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan taman kanak-kanak. taman penitipan anak. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. Seksi Prasarana. standar. dan evaluasi penerapan norma. standar. dan 32 . taman penitipan anak. d. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria sarana taman kanakkanak. dan kriteria prasarana taman kanakkanak. prosedur. prosedur. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang taman kanak-kanak. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. c. dan b. taman penitipan anak. kelompok bermain. taman penitipan anak. Seksi Sarana. kelompok bermain. standar. Pasal 143 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. kelompok bermain. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur. dan evaluasi penerapan norma.

dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. peserta didik. fasilitasi. b. keuangan. evaluasi penerapan norma. kelompok bermain. Pasal 151 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 150. dan e. kriteria pembelajaran. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. standar. sarana dan prasarana. Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan menyelenggarakan fungsi: a. dan kemitraan kursus dan pelatihan. fasilitasi. Seksi Kemitraan. dan b. prosedur. kelembagaan. Pasal 148 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. taman penitipan anak. barang milik negara. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kemitraan kursus dan pelatihan. Pasal 147 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan terdiri atas: a. kelembagaan. taman penitipan anak. kelompok bermain. dan kriteria kelembagaan taman kanak-kanak. prosedur.d. standar. peserta didik. dan evaluasi penerapan norma. kelompok bermain. peserta didik. taman penitipan anak. dan kriteria di bidang taman kanakkanak. Pasal 149 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. prosedur. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. prosedur. peserta didik. kelembagaan. standar. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. d. 33 . kelembagaan. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. sarana dan prasarana. prosedur. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan. c. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang taman kanak-kanak. dan kriteria pembelajaran. pemberian bimbingan teknis. (2) Seksi Kemitraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. evaluasi penerapan norma. sarana dan prasarana. sarana dan prasarana. standar. dan kerumahtanggaan Direktorat. Seksi Kelembagaan. Bagian Kelima Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan Pasal 150 Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang kursus dan pelatihan. dan evaluasi penerapan norma. kepegawaian. dan kemitraan kursus dan pelatihan. pemberian bimbingan teknis. standar. dan kemitraan kursus dan pelatihan.

c. program dan anggaran. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kursus dan pelatihan. dan anggaran Direktorat. pengolahan. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. penyusunan laporan Direktorat. kegiatan. Subbagian Tata Usaha. Pasal 155 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. pengumpulan. d. dan anggaran kursus dan pelatihan serta penyusunan laporan Direktorat. dan f. c. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan. dan b. dan anggaran Direktorat. dan penyajian data dan informasi kursus dan pelatihan serta penyusunan program. dan anggaran Direktorat. Pasal 153 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan pelaporan Direktorat. Subdirektorat Program dan Evaluasi. Kelompok Jabatan Fungsional. 34 . dan penyajian data dan informasi kursus dan pelatihan. penyusunan program. kegiatan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. e. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik. dan e. kegiatan. Pasal 156 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. b. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. kegiatan. Pasal 154 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 153. Seksi Penyusunan Program. Seksi Evaluasi Program. d. pengolahan. Pasal 157 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. b.Pasal 152 Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan terdiri atas: a. pengumpulan.

fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. evaluasi penerapan norma. evaluasi penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. dan d. c. Pasal 159 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik terdiri atas: a. standar. Seksi Peserta Didik. Pasal 160 (1) Seksi Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. b. 35 . fasilitasi. dan kriteria pembelajaran kursus dan pelatihan. prosedur. fasilitasi. Pasal 161 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. prosedur. dan kriteria sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. Seksi Pembelajaran. dan evaluasi penerapan norma. standar. prosedur. dan kriteria sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. standar. pemberian bimbingan teknis. dan b. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. c. standar. prosedur. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan evaluasi penerapan norma. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. standar. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. dan d. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. pemberian bimbingan teknis. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. Pasal 162 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 161. b. dan kriteria peserta didik kursus dan pelatihan. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan.Pasal 158 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 157.

dan evaluasi penerapan norma. prosedur. standar. c. fasilitasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur. fasilitasi. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang kursus dan pelatihan. Pasal 166 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 165. pemberian bimbingan teknis. prosedur. Pasal 165 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan kemitraan kursus dan pelatihan. dan b. Pasal 168 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. (2) Seksi Kemitraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. b. Seksi Kemitraan. pemberian bimbingan teknis. evaluasi penerapan norma. dan kriteria kelembagaan kursus dan pelatihan. evaluasi penerapan norma. 36 dan dan dan dan dan dan . penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan kursus dan pelatihan. fasilitasi. Seksi Prasarana. standar. dan kriteria sarana kursus pelatihan. standar. Pasal 164 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria prasarana kursus pelatihan. standar. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan d. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang kursus dan pelatihan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan kursus dan pelatihan. Seksi Sarana. prosedur. evaluasi penerapan norma. prosedur. pemberian bimbingan teknis. prosedur. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a. standar. standar. dan kriteria kemitraan di bidang kursus dan pelatihan. dan b. Seksi Kelembagaan. Pasal 167 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan terdiri atas: a.Pasal 163 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a.

dan pelaporan Direktorat. kelembagaan. d. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. dan kemitraan pendidikan masyarakat. sarana dan prasarana. 37 .Pasal 169 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. standar. Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. dan kemitraan pendidikan masyarakat. kelembagaan. peserta didik. Pasal 172 Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat terdiri atas: a. kelembagaan. peserta didik. b. sarana dan prasarana. prosedur. peserta didik. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kemitraan pendidikan masyarakat. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. prosedur. Kelompok Jabatan Fungsional. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidikan masyarakat. evaluasi penerapan norma. sarana dan prasarana. c. sarana dan prasarana. Subdirektorat Program dan Evaluasi. keuangan. dan kriteria pembelajaran. kelembagaan. e. Bagian Keenam Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat Pasal 170 Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan masyarakat. standar. dan e. dan f. c. Pasal 173 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan program dan anggaran. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik. Pasal 171 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. kepegawaian. b. peserta didik. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan. barang milik negara. Pasal 174 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 173. dan kriteria pembelajaran. Subbagian Tata Usaha. d. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan kemitraan pendidikan masyarakat. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran.

dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan b. pendidikan kepemudaan. pendidikan pemberdayaan perempuan. kegiatan. dan anggaran Direktorat. pendidikan kepemudaan. pendidikan kepemudaan. pendidikan keorangtuaan. kegiatan. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 177 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis pembelajaran dan peserta didik pendidikan masyarakat. d. dan anggaran pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan pemberdayaan perempuan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. Seksi Evaluasi Program. c.b. dan anggaran Direktorat. penyusunan program. dan anggaran Direktorat. pendidikan keorangtuaan. Pasal 175 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya serta penyusunan program. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. Pasal 178 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 177. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan pemberdayaan perempuan. pengolahan. pendidikan keorangtuaan. e. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. kegiatan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan keorangtuaan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan penyajian data dan informasi pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya serta penyusunan laporan Direktorat. Seksi Penyusunan Program. dan penyajian data dan informasi pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. 38 . pendidikan kepemudaan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan penyusunan laporan Direktorat. b. pendidikan pemberdayaan perempuan. kegiatan. pengumpulan. pengumpulan. Pasal 176 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pengolahan. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pendidikan keorangtuaan. pendidikan kepemudaan.

pendidikan kepemudaan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. d. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan evaluasi penerapan norma. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 181 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan masyarakat. pendidikan keorangtuaan. prosedur. pendidikan keorangtuaan. dan kriteria peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pendidikan keorangtuaan. dan evaluasi penerapan norma. pendidikan keorangtuaan. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan kepemudaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. fasilitasi. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. standar. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan kepemudaan. pendidikan kepemudaan. pendidikan keorangtuaan. Pasal 180 (1) Seksi Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pendidikan pemberdayaan perempuan. fasilitasi. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. Seksi Peserta Didik. pendidikan pemberdayaan perempuan.c. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. standar. pendidikan kepemudaan. b. Seksi Pembelajaran. dan evaluasi penerapan norma. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan keorangtuaan. 39 . standar. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pemberian bimbingan teknis. pendidikan kepemudaan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan b. pemberian bimbingan teknis. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. prosedur. dan kriteria pembelajaran pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. Pasal 179 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik terdiri atas: a. Pasal 182 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 181. standar. prosedur.

Seksi Sarana. Pasal 186 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 185. pendidikan keorangtuaan. pendidikan kepemudaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan pemberdayaan perempuan. pemberian bimbingan teknis. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a. pendidikan pemberdayaan perempuan. standar. pendidikan pemberdayaan perempuan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. dan evaluasi penerapan norma. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan pemberdayaan perempuan. pemberian bimbingan teknis. pendidikan pemberdayaan perempuan. Pasal 183 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. dan evaluasi penerapan norma. 40 . prosedur. dan evaluasi penerapan norma. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan keorangtuaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan kriteria prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan kepemudaan. pendidikan keorangtuaan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. prosedur. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan b. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan kepemudaan. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan kriteria sarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. prosedur. fasilitasi. d. pendidikan keorangtuaan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. standar. standar. b. Pasal 185 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan kemitraan pendidikan masyarakat. Seksi Prasarana. Pasal 184 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. pendidikan kepemudaan. fasilitasi. pendidikan kepemudaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. prosedur. pendidikan kepemudaan.c. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan keorangtuaan. pendidikan keorangtuaan. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca.

standar. keuangan. 41 . Seksi Kemitraan. standar. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan keorangtuaan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. prosedur. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya.c. dan b. pendidikan kepemudaan. barang milik negara. standar. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan kepemudaan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. prosedur. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan keorangtuaan. dan evaluasi penerapan norma. dan Informal Pasal 190 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. pendidikan keorangtuaan. standar. pemberian bimbingan teknis. pendidikan kepemudaan. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. Pasal 187 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan terdiri atas: a. pemberian bimbingan teknis. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan kepemudaan. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. kursus dan pelatihan. pendidikan pemberdayaan perempuan. fasilitasi. Bagian Ketujuh Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. pendidikan keorangtuaan. dan pendidikan masyarakat. prosedur. dan kriteria kelembagaan pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. (2) Seksi Kemitraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Seksi Kelembagaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. d. Nonformal. Pasal 189 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kerumahtanggaan Direktorat. Pasal 188 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria kemitraan di bidang pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. fasilitasi. kepegawaian. Nonformal.

b. e. c. dan f. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. Nonformal. h. Nonformal. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. d. f. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. d. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan Informal terdiri atas: a. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat. g. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. kursus dan pelatihan. kursus dan pelatihan. Nonformal. perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan Informal. kursus dan pelatihan. dan pendidikan masyarakat. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan. kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. Subdirektorat Program dan Evaluasi. dan pendidikan masyarakat. Pasal 194 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 193. standar. prosedur. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. b. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan pendidikan masyarakat. evaluasi penerapan norma.Pasal 191 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 190. dan pendidikan masyarakat. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: 42 . program dan anggaran. Subbagian Tata Usaha. Pasal 192 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. kursus dan pelatihan. c. dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. e. dan pendidikan masyarakat. dan pendidikan masyarakat. Kelompok Jabatan Fungsional. kursus dan pelatihan. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. kursus dan pelatihan. dan i. dan pendidikan masyarakat. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. kursus dan pelatihan. standar. dan pelaporan Direktorat. Pasal 193 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan pendidikan masyarakat. prosedur. kursus dan pelatihan.

dan koordinasi pelaksanaan kerja sama. pengumpulan. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. b. dan anggaran Direktorat. Pasal 196 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Pasal 197 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pengumpulan. 43 . Pasal 198 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 197. c. kegiatan. kursus dan pelatihan. dan pendidikan informal. anggaran. dan penyusunan laporan Direktorat. Seksi Penyusunan Program. e. kegiatan. kursus dan pelatihan. dan b. b. kegiatan. dan pendidikan informal. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. pendidikan nonformal. pengolahan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal. f. dan anggaran Direktorat. pendidikan nonformal. dan anggaran Direktorat. pendidikan nonformal. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal. pengolahan. Seksi Evaluasi Program. dan pendidikan masyarakat serta penyusunan program. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pengembangan sistem. kegiatan. dan pendidikan informal.a. d. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. Pasal 195 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. dan pendidikan masyarakat serta penyusunan laporan Direktorat. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. penyusunan program.

prosedur. prosedur. pengembangan sistem. Pasal 200 (1) Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Formal mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. prosedur. g. pemberian bimbingan teknis. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan menyelenggarakan fungsi: 44 . kelompok bermain. fasilitasi pemberian bimbingan teknis. rencana kebutuhan. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan b.c. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. standar. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. taman penitipan anak. Pasal 202 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 201. kelompok bermain. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. kelompok bermain. standar. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanakkanak. Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. taman penitipan anak. dan satuan pendidikan anak usia dini nonformal sejenis. dan evaluasi penerapan norma. kelompok bermain. kelompok bermain. taman penitipan anak. (2) Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. taman penitipan anak. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. prosedur. rencana kebutuhan. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman penitipan anak. dan evaluasi penerapan norma. f. taman penitipan anak. pengembangan sistem. Pasal 199 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini terdiri atas: a. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. e. Pasal 201 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. kelompok bermain. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria kualifikasi dan karir evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak dan yang sejenis. standar. d. pengembangan sistem. fasilitasi. Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Formal.

Pasal 206 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 205. standar. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. rencana kebutuhan. Seksi Pendidik. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan masyarakat. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. pengembangan sistem. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. dan evaluasi penerapan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat.a. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. 45 . Pasal 203 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan terdiri atas: a. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Kursus dan Pelatihan. d. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. f. standar. rencana kebutuhan. pemberian bimbingan teknis. e. standar. pengembangan sistem. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. g. Seksi Tenaga Kependidikan. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik kursus dan pelatihan. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. b. prosedur. Pasal 204 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan b. c. b. pengembangan sistem. fasilitasi. standar. prosedur. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. prosedur. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 205 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan.

prosedur. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. 46 . pemberian bimbingan teknis. e. g. standar. standar. Seksi Tenaga Kependidikan. f. dan Pasal 192 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. Pasal 209 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan b. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. prosedur. Pasal 210 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 132 huruf f. Pasal 152 huruf f. dan kriteria kualifikasi dan karir serta pelaksanaan dan evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan tenaga kependidikan pendidikan masyarakat. fasilitasi. kepegawaian. Pasal 208 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. barang milik negara. dan kriteria kualifikasi dan karir serta pelaksanaan dan evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik pendidikan masyarakat. keuangan. pengembangan sistem. fasilitasi. Seksi Pendidik. rencana kebutuhan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. d. pengembangan sistem. standar. rencana kebutuhan. Pasal 207 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat terdiri atas: a.c. prosedur. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. Pasal 172 huruf f. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. standar. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja.

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama. perumusan kebijakan di bidang pendidikan dasar. dan e. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan dasar. serta 47 . c. penyusunan norma. b. BAB V DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR Bagian Pertama Kedudukan. Pasal 213 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 212. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar. Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 215 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundangan-undangan. jenis. Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar. Pasal 212 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar mempunyai tugas merumuskan melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan dasar. standar. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 214 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar terdiri atas: a. dan e.(5) Tugas. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan dasar. prosedur. Tugas. d. Sekretariat Direktorat Jenderal. dan Fungsi Pasal 211 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. c. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar. dan kriteria di bidang pendidikan dasar. b. d.

kerja sama. d. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. rencana. Bagian Umum. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. program. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. i. program. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. koordinasi pemantauan dan evaluasi kebijakan. pengumpulan. Pasal 219 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 218. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Pasal 218 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. e. c. dan k. penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan dasar. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. anggaran. h. b. penyusunan laporan Direktorat Jenderal. program. d. rencana. dan d.Pasal 216 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 215. koordinasi pelaksanaan tugas. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Pasal 217 Sekretariat Direktorat Jenderal terdiri atas: a. pengelolaan data dan informasi pendidikan dasar. g. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. koordinasi penyusunan kebijakan. program. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. penyusunan rencana. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan dasar. dan laporan Direktorat Jenderal. dan e. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. b. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan dasar. j. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. 48 . c. pengolahan. b. Bagian Keuangan. evaluasi. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan dasar. c. Bagian Hukum dan Kepegawaian. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. f. program.

b. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 223 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 222. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan dasar. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan urusan penerimaan.Pasal 220 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. verifikasi. Subbagian Perbendaharaan. pembayaran. b. Subbagian Pembiayaan. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Direktorat Jenderal. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. Pasal 222 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. b. Pasal 225 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. program. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. dan anggaran di bidang pendidikan dasar serta penyusunan bahan laporan Direktorat Jenderal. dan c. Pasal 221 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. pengujian. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal. pengolahan. dan c. penyimpanan. Subbagian Progam dan Anggaran. dan pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. evaluasi. pembukuan. 49 . program. Subbagian Data dan Informasi. dan penyusunan laporan keuangan Direktorat Jenderal. dan c. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 224 Bagian Keuangan terdiri atas: a.

dan f. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan dasar. Pasal 227 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 226. organisasi dan tata laksana. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. pengadaan. pengembangan. mutasi. 50 . pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum.Pasal 226 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pendidikan dasar. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Direktorat Jenderal. b. pengangkatan. Subbagian Kerja Sama. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. kepegawaian. disiplin. e. pemberdayaan peran serta masyarakat. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan dasar. Pasal 228 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 230 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. b. dan c. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal. dan kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal. c. d. analisis jabatan. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. publikasi. dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan dasar. analisis dan penyempurnaan organisasi. Pasal 229 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. Subbagian Kepegawaian. penyusunan bahan koordinasi kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan dasar. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. Pasal 231 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 230.

dokumentasi. kelembagaan. Pasal 235 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 234. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. 51 . prosedur. dan kriteria pembelajaran. standar. c. dan kriteria pembelajaran. standar. pendistribusian. kebersihan. Pasal 232 Bagian Umum terdiri atas: a. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. kelembagaan. dan pengelolaan barang milik negara Direktorat Jenderal. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. b. Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar menyelenggarakan fungsi: a. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. dan penyusunan laporan barang milik negara Direktorat Jenderal. Pasal 233 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. evaluasi penerapan norma. keamanan. c. pengaturan penggunaan sarana dan prasarana. kelembagaan. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal. kelembagaan. dan f. penghapusan. ketertiban. penyimpanan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Direktorat Jenderal. sarana dan prasarana. dan perpustakaan di lingkungan Direktorat Jenderal. Subbagian Rumah Tangga. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. inventarisasi. sarana dan prasarana. Bagian Keempat Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Pasal 234 Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar.b. Subbagian Barang Milik Negara. d. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. sarana dan prasarana. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar. prosedur. keindahan. b. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan c. e. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. kearsipan. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. sarana dan prasarana.

Subbagian Tata Usaha. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Pasal 240 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pemberdayaan peran serta masyarakat. Subdirektorat Pembelajaran. Pasal 238 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 237. pengolahan. pengumpulan. kegiatan. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. kesetaraan Sekolah Dasar dan penyusunan program. penyusunan laporan Direktorat. e. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. d. pengolahan. 52 . c. dan anggaran Direktorat. dan f. dan b. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. dan f.Pasal 236 Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar terdiri atas: a. d. sarana dan prasarana. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Pasal 239 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. sarana dan prasarana. Kelompok Jabatan Fungsional. b. peserta didik Sekolah Dasar. kerja sama. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. penyusunan program. e. Seksi Evaluasi Program. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. program dan anggaran. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. pengumpulan. kegiatan. b. dan anggaran Direktorat. Subdirektorat Program dan Evaluasi. sarana dan prasarana. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. kelembagaan. c. kegiatan. kelembagaan. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. Pasal 237 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kelembagaan. Seksi Penyusunan Program.

penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. Pasal 245 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Dasar serta kesetaraan Sekolah Dasar. standar. standar. peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar serta penyusunan laporan Direktorat. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. kegiatan. penilaian. penilaian. prosedur. Pasal 241 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penilaian. dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. penilaian. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penilaian. fasilitasi. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. standar. prosedur. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Pasal 244 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. sarana dan prasarana. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. b. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria kurikulum.(2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. evaluasi penerapan norma. kerja sama. dan d. kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan kriteria kurikulum. dan b. Pasal 243 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. dan akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Seksi Penilaian dan Akreditasi. kelembagaan. 53 . c. prosedur. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. anggaran. standar. Pasal 242 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 241.

Pasal 247 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. Seksi Prasarana. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. Seksi Sarana. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan kesetaraan Sekolah Dasar. Pasal 249 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. kriteria sarana Sekolah Dasar. dan b. standar. dan kriteria kelembagaan. pemberian bimbingan teknis. b. prestasi. prosedur. dan kesetaraan Sekolah Dasar. pemberdayaan sekolah. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Pasal 250 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 249. fasilitasi. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. c. kriteria prasarana Sekolah Dasar. dan 54 . pemberian bimbingan teknis. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. dan pembinaan bakat. dan evaluasi penerapan norma. standar. fasilitasi. evaluasi penerapan norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur. c. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Dasar serta kesetaraan Sekolah Dasar. dan evaluasi penerapan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. prosedur. Pasal 248 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. standar. standar. prosedur. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. b. prestasi. prestasi. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. dan d.Pasal 246 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 245. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. pemberdayaan sekolah.

kelembagaan. dan kriteria pembelajaran. 55 . standar. Bagian Kelima Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Pasal 254 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prosedur. pemberian bimbingan teknis. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 252 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. kelembagaan. kelembagaan. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama menyelenggarakan fungsi: a. sarana dan prasarana. sarana dan prasarana. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. prestasi. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. keuangan. sarana dan prasarana. dan evaluasi penerapan norma. standar. standar. Pasal 253 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. prestasi. kepegawaian. fasilitasi.d. prosedur. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. dan b. Seksi Kelembagaan. b. c. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Seksi Peserta Didik. prosedur. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan kriteria pembinaan bakat. evaluasi penerapan norma. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. barang milik negara. Pasal 251 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. prosedur. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Pasal 255 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 254. pemberian bimbingan teknis.

pengolahan. Kelompok Jabatan Fungsional. Subdirektorat Pembelajaran. Pasal 257 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Pasal 259 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. kerja sama. Pasal 258 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 257. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. penyusunan laporan Direktorat. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. f. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. kegiatan.d. sarana dan prasarana. e. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. 56 . dan b. pemberdayaan peran serta masyarakat. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama. dan anggaran Direktorat. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. kelembagaan. e. prosedur. sarana dan prasarana. pengumpulan. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Subdirektorat Program dan Evaluasi. Seksi Evaluasi Program. program dan anggaran. d. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. e. penyusunan program. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. dan pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama. c. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. standar. d. kelembagaan. c. Subbagian Tata Usaha. kegiatan. b. Seksi Penyusunan Program. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. dan f. kelembagaan. Pasal 256 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama terdiri atas: a. evaluasi penerapan norma. dan f. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. dan anggaran Direktorat. dan kriteria pembelajaran. b. sarana dan prasarana.

pengolahan. standar. Pasal 261 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan b. Pasal 264 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 263 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. pengumpulan. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama.Pasal 260 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. anggaran. kelembagaan. penilaian. sarana dan prasarana. standar. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. prosedur. dan kriteria kurikulum. b. c. kesetaraan Sekolah Menengah Pertama dan penyusunan program. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. penilaian. 57 . standar. dan d. kelembagaan. dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. kerja sama. dan kriteria kurikulum. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. penilaian. penilaian. kegiatan. Seksi Penilaian dan Akreditasi. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Pasal 262 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 261. sarana dan prasarana. dan akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. penilaian. prosedur. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. dan akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. peserta didik Sekolah Menengah Pertama. kegiatan. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama serta penyusunan laporan Direktorat. evaluasi penerapan norma. peserta didik Sekolah Menengah Pertama. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma.

Seksi Prasarana. standar. prosedur. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. Pasal 267 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a.(2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. dan kriteria penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. standar. dan evaluasi penerapan norma. b. evaluasi penerapan norma. dan kriteria sarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. fasilitasi. dan b. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan d. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. standar. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prestasi. pemberian bimbingan teknis. prosedur. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Pasal 266 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 265. Pasal 268 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. Seksi Sarana. dan kriteria prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. c. Pasal 265 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama serta kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. fasilitasi. prosedur. Pasal 269 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. 58 . standar. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama.

standar. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria kelembagaan. prestasi. barang milik negara. prestasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prestasi. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. fasilitasi. standar. prosedur. prosedur. standar. dan b. Bagian Keenam Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar Pasal 274 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. c. Seksi Peserta Didik. Pasal 273 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. keuangan. prosedur. Pasal 271 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. pemberdayaan sekolah.Pasal 270 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 269. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. pemberdayaan sekolah. evaluasi penerapan norma. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan pembinaan bakat. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 272 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Seksi Kelembagaan. b. dan d. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan kriteria pembinaan bakat. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. kepegawaian. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prestasi. standar. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. 59 . prosedur.

program dan anggaran. kegiatan. kelembagaan. sarana dan prasarana. standar. e.Pasal 275 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 274. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. evaluasi penerapan norma. dan kriteria pembelajaran. pemberdayaan peran serta masyarakat. standar. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan f. b. 60 . dan f. Pasal 277 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. c. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. Pasal 276 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar terdiri atas: a. kelembagaan. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. sarana dan prasarana. sarana dan prasarana. Subdirektorat Pembelajaran. Subdirektorat Program dan Evaluasi. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. pengumpulan. Kelompok Jabatan Fungsional. dan anggaran Direktorat. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. prosedur. prosedur. kelembagaan. Pasal 278 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 277. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. sarana dan prasarana. kerja sama. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. e. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. sarana dan prasarana. pengolahan. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. kelembagaan. b. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. d. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar. d. penyusunan program. Subbagian Tata Usaha. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar. b. c. kelembagaan. c. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. dan kriteria pembelajaran.

d.

e. f.

koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran, sarana dan prasarana, kelembagaan, dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program, kegiatan, dan anggaran Direktorat; dan penyusunan laporan Direktorat. Pasal 279

Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Seksi Penyusunan Program; dan b. Seksi Evaluasi Program. Pasal 280 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data dan informasi pembelajaran, sarana dan prasarana, kelembagaan, peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar, penyusunan program, kegiatan, dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program, kegiatan, anggaran, kerja sama, dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran, sarana dan prasarana, kelembagaan, peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar serta penyusunan laporan Direktorat. Pasal 281 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan, fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum, penilaian, dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 282 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 281, Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum, penilaian, dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum, penilaian, dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; c. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria kurikulum, penilaian, dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; dan d. evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria kurikulum, penilaian, dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar.

61

Pasal 283 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. Seksi Pelaksanaan Kurikulum; dan b. Seksi Penilaian dan Akreditasi. Pasal 284 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria pelaksanaan kurikulum pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 285 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 286 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 285, Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; c. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; dan d. evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 287 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. Seksi Sarana; dan b. Seksi Prasarana. Pasal 288 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria sarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar.

62

(2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 289 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat, prestasi, dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 290 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 289, Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan, pemberdayaan sekolah, dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat, prestasi, dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; c. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria kelembagaan, pemberdayaan sekolah, dan pembinaan bakat, prestasi, dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; dan d. evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat, prestasi, dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 291 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. Seksi Kelembagaan; dan b. Seksi Peserta Didik. Pasal 292 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria pembinaan bakat, prestasi, dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 293 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan, kepegawaian, keuangan, barang milik negara, dan kerumahtanggaan Direktorat.

63

evaluasi penerapan norma. perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. Pasal 295 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 294. dan kesetaraan pendidikan dasar. b. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. dan kesetaraan pendidikan dasar. pendidikan layanan khusus. b. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. 64 . h. f. pendidikan layanan khusus. pendidikan layanan khusus. d. dan kesetaraan pendidikan dasar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. pendidikan layanan khusus. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus. dan f. Pasal 296 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar terdiri atas: a. d. dan kesetaraan pendidikan dasar. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. Kelompok Jabatan Fungsional. c. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. dan kesetaraan pendidikan dasar. e. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. c. Subbagian Tata Usaha. pendidikan layanan khusus. dan i. g. prosedur. standar. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. e. Subdirektorat Program dan Evaluasi. pendidikan layanan khusus. dan kesetaraan pendidikan dasar. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar.Bagian Ketujuh Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar Pasal 294 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama. standar. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar.

kerja sama. Pasal 300 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. program dan anggaran. Sekolah Menengah Pertama. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. d. pendidikan layanan khusus. Seksi Evaluasi Program. b. dan f. kegiatan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Seksi Penyusunan Program. dan anggaran Direktorat. kegiatan. penyusunan program. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. pemberdayaan peran serta masyarakat. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar.Pasal 297 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. e. dan kesetaraan pendidikan dasar serta penyusunan laporan Direktorat. pengumpulan. dan anggaran Direktorat. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. pengolahan. pengumpulan. pendidikan khusus. 65 . kegiatan. Sekolah Menengah Pertama. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. kerja sama. dan b. Pasal 299 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar. kegiatan. c. Pasal 298 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 297. pengolahan. anggaran. dan penyusunan program. Pasal 301 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pendidikan khusus. penyusunan laporan Direktorat. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. pendidikan layanan khusus. kesetaraan pendidikan dasar. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar.

Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar menyelenggarakan fungsi: a. d. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. c. pemberian bimbingan teknis. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar dan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. prosedur. f. Pasal 303 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar terdiri atas: a. dan evaluasi penerapan norma. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. prosedur. prosedur. rencana kebutuhan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. Seksi Karir. dan evaluasi penerapan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. standar. standar. fasilitasi. dan b. pengembangan sistem. 66 . dan g. b. e. evaluasi penerapan norma.Pasal 302 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 301. fasilitasi. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. prosedur. pemberian bimbingan teknis. (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 304 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan.

d. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Pasal 308 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 307 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama terdiri atas: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan g. standar. prosedur. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prosedur. f. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. e. Pasal 306 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 305. rencana kebutuhan. prosedur. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. c. standar. standar. Seksi Karir. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. evaluasi penerapan norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. dan evaluasi penerapan norma. 67 . penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama.Pasal 305 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama dan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. b. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. pemberian bimbingan teknis. dan b.

Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan dan Layanan Khusus menyelenggarakan fungsi: a. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. prosedur. Pasal 309 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. dan evaluasi penerapan norma. d. evaluasi penerapan norma. rencana kebutuhan. standar. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. prosedur. c. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. pengembangan sistem. dan g. b. fasilitasi. standar. prosedur. Pasal 311 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus terdiri atas. Seksi Karir. f. 68 . e. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan khusus pendidikan dasar. Pasal 310 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 309. fasilitasi. prosedur. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar.(2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. dan b. dan evaluasi penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 312 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. a. standar. standar. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama.

kepegawaian. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. jenis. Tugas. Pasal 317 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 316. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan menengah. b. BAB VI DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH Bagian Pertama Kedudukan. (5) Tugas. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. dan Fungsi Pasal 315 Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. pemberian bimbingan teknis. penyusunan norma. standar. Pasal 314 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 236 huruf f. dan kriteria di bidang pendidikan menengah. Pasal 256 huruf f.(2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. keuangan. Pasal 316 Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan menengah. prosedur. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. Pasal 313 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Pasal 276 huruf f. pengembangan sistem fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. perumusan kebijakan di bidang pendidikan menengah. 69 . dan kriteria karir serta pelaksanaan dan evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan khusus pendidikan dasar. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. barang milik negara. c. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. standar. dan Pasal 296 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan.

rencana. program. f.d. c. kerja sama. Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 319 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Pasal 320 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 319. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah. pengelolaan data dan informasi pendidikan menengah. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan menengah. b. Sekretariat Direktorat Jenderal. rencana. c. dan anggaran di bidang pendidikan menengah. g. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. dan anggaran di bidang pendidikan menengah. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. koordinasi pemantauan dan evaluasi kebijakan. i. dan e. e. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan menengah. d. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. e. dan k. d. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. b. 70 . j. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan menengah. program. dan pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. koordinasi pelaksanaan tugas. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. koordinasi penyusunan kebijakan. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 318 Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah terdiri atas: a. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. h.

Subbagian Progam dan Anggaran. dan anggaran di bidang Sekolah Menengah Atas. dan laporan Direktorat Jenderal. dan anggaran di bidang pendidikan menengah. pendidikan khusus. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan menengah. Subbagian Data dan Informasi. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. program. dan e. c. pendidikan layanan khusus. dan c. Pasal 325 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. b. b. pengumpulan. penyusunan rencana. anggaran. d. dan anggaran di bidang pendidikan menengah serta penyusunan bahan laporan Direktorat Jenderal. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan menengah. b. Bagian Hukum dan Kepegawaian. program. dan d. penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan menengah. 71 . pengolahan. Bagian Umum. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. pengolahan. Pasal 326 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. program dan anggaran di bidang pendidikan menengah.Pasal 321 Sekretariat Direktorat Jenderal terdiri atas: a. Pasal 322 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. evaluasi. penyusunan laporan Direktorat Jenderal. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 323 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 322. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. Pasal 324 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. dan pendidikan kesetaraan pendidikan menengah. c. program. program. Bagian Keuangan. Sekolah Menengah Kejuruan.

evaluasi. Pasal 330 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. organisasi dan tata laksana. Pasal 328 Bagian Keuangan terdiri atas: a. d. Subbagian Pembiayaan. verifikasi. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. b. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Perbendaharaan. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal. b. dan c.Pasal 327 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 326. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan menengah. dan f. dan kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal. pengelolaan urusan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal. c. pembayaran. penyimpanan. dan penyusunan laporan keuangan Direktorat Jenderal. pengujian. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. penyusunan bahan pertimbangan dan bantuan hukum di bidang pendidikan menengah. dan pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. e. b. pembukuan. Pasal 329 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Direktorat Jenderal. dan c. 72 . penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pendidikan menengah. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan urusan penerimaan. penyusunan bahan koordinasi kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan menengah. kepegawaian. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Direktorat Jenderal. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 331 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 330.

(2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. pengadaan. dokumentasi dan perpustakaan di lingkungan Direktorat Jenderal. Subbagian Kepegawaian. kebersihan. b. Pasal 333 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan koordinasi kerja sama.Pasal 332 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. Pasal 335 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 334. b. serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. b. dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan menengah. pemberdayaan peran serta masyarakat. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. kearsipan. keindahan. Pasal 336 Bagian Umum terdiri atas: a. Subbagian Barang Milik Negara. pengangkatan. Pasal 334 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. keamanan. dan c. ketertiban. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Rumah Tangga. Pasal 337 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. pengaturan penggunaan sarana dan prasarana. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Direktorat Jenderal. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Direktorat Jenderal. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal. mutasi. dan c. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. pengembangan. analisis jabatan. 73 . (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. Subbagian Kerja Sama. publikasi. dan c. analisis dan penyempurnaan organisasi. pengelolaan barang milik negara Direktorat Jenderal. disiplin.

fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Subdirektorat Pembelajaran. dan penyusunan laporan barang milik negara Direktorat Jenderal. Pasal 342 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 341. standar. d. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. kelembagaan. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: 74 . dan kriteria pembelajaran. penghapusan. dan f. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pemberdayaan peran serta masyarakat. e. sarana dan prasarana. kerja sama. Bagian Keempat Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas Pasal 338 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas menyelenggarakan fungsi: a. b. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. kelembagaan. dan kriteria pembelajaran. Pasal 341 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. sarana dan prasarana. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. Kelompok Jabatan Fungsional. Pasal 339 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 338. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. kelembagaan.(3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. penyimpanan. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. inventarisasi. prosedur. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. d. c. e. Subdirektorat Program dan Evaluasi. kelembagaan. standar. sarana dan prasarana. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Pasal 340 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas terdiri atas: a. evaluasi penerapan norma. prosedur. b. dan pelaporan Direktorat. program dan anggaran. dan f. sarana dan prasarana. c. Subbagian Tata Usaha. pendistribusian. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas.

kesetaraan Sekolah Menengah Atas dan penyusunan program. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. dan anggaran Direktorat. kegiatan. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. Pasal 344 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan anggaran Direktorat. penilaian. sarana dan prasarana. sarana dan prasarana. kerja sama. penilaian. pengolahan. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. kegiatan. sarana dan prasarana. f. e. Pasal 346 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 345. Seksi Penyusunan Program. pengumpulan. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. kelembagaan. c. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. kelembagaan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas.a. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanan program. kegiatan. b. Seksi Evaluasi Program. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. kelembagaan. pengumpulan. sarana dan prasarana. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. dan akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. b. Pasal 343 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. penyusunan program. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas serta penyusunan laporan Direktorat. dan penyusunan laporan Direktorat. Pasal 345 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. anggaran. kegiatan. peserta didik Sekolah Menengah Atas. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pengolahan. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan b. d. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. penilaian. kelembagaan. 75 .

penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. b. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. d. standar. Pasal 350 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 349. dan b. c. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. standar. prosedur. dan kriteria kurikulum. Seksi Sarana. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Pasal 348 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. Seksi Penilaian dan Akreditasi. 76 . dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Pasal 347 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. penilaian. standar. Seksi Prasarana. dan d.c. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur. prosedur. Pasal 351 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. fasilitasi. prosedur. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. standar. dan b. evaluasi penerapan norma. Pasal 349 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas serta kesetaraan Sekolah Menengah Atas. kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria kurikulum. dan evaluasi penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. penilaian. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas.

Pasal 356 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prestasi. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. standar. fasilitasi. prestasi. prestasi. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan.Pasal 352 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. prosedur. evaluasi penerapan norma. c. pemberian bimbingan teknis. pemberian bimbingan teknis. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. standar. dan d. dan b. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. b. prosedur. fasilitasi. prosedur. dan kriteria prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Seksi Peserta Didik. prosedur. Pasal 354 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 353. 77 . dan kriteria kelembagaan. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. standar. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 353 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. Seksi Kelembagaan. Pasal 355 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. dan pembinaan bakat. dan kriteria sarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. pemberian bimbingan teknis. standar. pemberdayaan sekolah. prestasi. standar. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pemberdayaan sekolah. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas.

barang milik negara. pemberian bimbingan teknis. e. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. sarana dan prasarana. sarana dan prasarana. keuangan. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan kriteria pembinaan bakat. prosedur. kepegawaian. c. sarana dan prasarana. fasilitasi.(2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. kelembagaan. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. Kelompok Jabatan Fungsional. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. kelembagaan. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. c. Subdirektorat Program dan Evaluasi. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur. Pasal 357 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. prestasi. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. dan f. kelembagaan. dan f. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan menyelenggarakan fungsi: a. dan evaluasi penerapan norma. standar. standar. Subbagian Tata Usaha. d. standar. 78 . Subdirektorat Pembelajaran. kelembagaan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. evaluasi penerapan norma. Bagian Kelima Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Pasal 358 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Menengah Kejuruan. e. b. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. b. dan kriteria pembelajaran. sarana dan prasarana. d. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. dan kriteria pembelajaran. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. prosedur. Pasal 360 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan terdiri atas: a. Pasal 359 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 358.

dan penyusunan laporan Direktorat. dan f. kerja sama. dan pelaporan Direktorat. Pasal 363 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. kegiatan. program dan anggaran. sarana dan prasarana. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. kelembagaan. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. kerja sama. anggaran. dan penyusunan program. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan. peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. sarana dan prasarana. pengolahan. kegiatan. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. c. Seksi Penyusunan Program. sarana dan prasarana. pengumpulan. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: 79 . kelembagaan. peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. d. dan anggaran Direktorat. pemberdayaan peran serta masyarakat. penyusunan laporan Direktorat. Pasal 362 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 361. sarana dan prasarana. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. dan anggaran Direktorat.Pasal 361 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan b. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. pengumpulan. b. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. penyusunan program. kelembagaan. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. kegiatan. penilaian. Pasal 364 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Pasal 365 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. Seksi Evaluasi Program. Pasal 366 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 365. kelembagaan. pengolahan. e.

standar. b. dan b. prosedur. penilaian. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. Pasal 369 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur. penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. Pasal 367 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. dan kriteria penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. Seksi Prasarana. Seksi Penilaian dan Akreditasi. 80 . Pasal 368 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria kurikulum. c.a. Seksi Sarana. b. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. Pasal 370 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 369. standar. standar. dan b. d. evaluasi penerapan norma. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. fasilitasi. dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan. fasilitasi. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. penilaian. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. standar. standar. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. dan evaluasi penerapan norma. c. prosedur. penilaian. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 371 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. prosedur. prosedur. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. dan kriteria kurikulum. pemberian bimbingan teknis. dan d. dan evaluasi penerapan norma.

Pasal 373 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. fasilitasi. pemberdayaan sekolah. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur. prosedur. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. standar. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. pemberian bimbingan teknis. standar. fasilitasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria kelembagaan. dan evaluasi penerapan norma. evaluasi penerapan norma. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 374 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 373. prestasi. prestasi. dan pembinaan bakat. dan d. Pasal 375 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. pemberian bimbingan teknis. b. Seksi Kelembagaan. pemberian bimbingan teknis. standar. 81 . dan kriteria pembinaan bakat. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur.Pasal 372 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. c. prestasi. prosedur. dan kriteria prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. dan evaluasi penerapan norma. standar. Pasal 376 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. dan kriteria sarana Sekolah Menengah Kejuruan. fasilitasi. pemberdayaan sekolah. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Menengah Kejuruan. standar. standar. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. Seksi Peserta Didik. prestasi. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi. dan b. prestasi. prosedur. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma.

Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. d. kelembagaan. Bagian Keenam Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah Pasal 378 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. kelembagaan. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah. Kelompok Jabatan Fungsional. e. Subbagian Tata Usaha. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. kelembagaan. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. kelembagaan. sarana dan prasarana. Pasal 380 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah terdiri atas: a. evaluasi penerapan norma. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. sarana dan prasarana. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan f. e. sarana dan prasarana. standar. dan f. kepegawaian. Subdirektorat Program dan Evaluasi. 82 .Pasal 377 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. b. Subdirektorat Pembelajaran. Pasal 381 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. c. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. dan kerumahtanggaan Direktorat. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. Pasal 379 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378. prosedur. program dan anggaran. c. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. pemberdayaan peran serta masyarakat. sarana dan prasarana. dan kriteria pembelajaran. b. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. kerja sama. barang milik negara. dan kriteria pembelajaran. keuangan. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan pelaporan Direktorat. d. prosedur. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah.

penilaian dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan anggaran Direktorat serta pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. pengolahan. penyusunan program. kerja sama. kelembagaan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. kelembagaan. kelembagaan. Pasal 386 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 385. kegiatan. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. sarana dan prasarana. pengumpulan. peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah serta penyusunan laporan Direktorat. kegiatan. Seksi Evaluasi Program. b. penilaian. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. 83 . sarana dan prasarana. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan anggaran Direktorat. kelembagaan. c. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. e. dan f. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. Pasal 383 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Seksi Penyusunan Program. penilaian dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. sarana dan prasarana. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. Pasal 385 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. kegiatan. Pasal 384 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan anggaran Direktorat. anggaran. peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah.Pasal 382 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 381. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. kegiatan. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. d. sarana dan prasarana. penyusunan laporan Direktorat. penyusunan program. b. dan b. pengumpulan. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. pengolahan.

prosedur. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. Seksi Penilaian dan Akreditasi. b. Seksi Prasarana. pemberian bimbingan teknis. Pasal 388 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 391 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a.c. prosedur. prosedur. prosedur. dan d. standar. d. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 389 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. prosedur. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan kriteria pelaksanaan kurikulum pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. penilaian dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. fasilitasi. standar. pemberian bimbingan teknis. c. standar. prosedur. standar. fasilitasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria kurikulum. Pasal 387 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. dan kriteria kurikulum. evaluasi penerapan norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. dan evaluasi penerapan norma. 84 . dan kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 390 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 389. dan b. dan b. Seksi Sarana. penilaian dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. standar.

dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Seksi Peserta Didik. pemberian bimbingan teknis. dan d. 85 . prosedur. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. standar. dan evaluasi penerapan norma. dan b. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 396 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. Pasal 393 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. fasilitasi. prosedur. evaluasi penerapan norma. pemberdayaan sekolah. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. Seksi Kelembagaan. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 395 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan kriteria sarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. b. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. standar. prestasi. c. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria kelembagaan. prestasi. standar. prosedur. prosedur.Pasal 392 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. Pasal 394 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 393. pemberdayaan sekolah. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. prestasi. dan pembinaan bakat. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan kriteria prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. standar. prestasi. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah.

Pasal 399 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 398. e. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. kepegawaian. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. 86 . pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. pendidikan layanan khusus. pendidikan layanan khusus. standar. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan b. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma.(2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. dan kriteria pembinaan bakat. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. dan evaluasi penerapan norma. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. keuangan. pendidikan layanan khusus. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. Bagian Ketujuh Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah Pasal 398 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. pendidikan layanan khusus. standar. barang milik negara. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. Pasal 397 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. prosedur. d. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. dan kerumahtanggaan Direktorat. g. prestasi. prosedur. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. f. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas secara nasional. pendidikan layanan khusus. c.

evaluasi penerapan norma. pengumpulan. Pasal 403 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. pengolahan. b. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. e. dan anggaran Direktorat. Pasal 400 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah terdiri atas: a. dan f. standar. pendidikan layanan khusus. prosedur. Seksi Evaluasi Program. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 401 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan b. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. b. Pasal 402 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 401. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas. Subbagian Tata Usaha. kegiatan. 87 . d. dan angggaran Direktorat. kegiatan. penyusunan program. kerja sama. d. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Subdirektorat Program dan Evaluasi. e. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program.h. Seksi Penyusunan Program. penyusunan laporan Direktorat. c. i. pemberdayaan peran serta masyarakat. dan f. c. dan pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. dan pelaporan Direktorat. Kelompok Jabatan Fungsional. program dan anggaran. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah.

kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Pasal 406 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 405. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pengumpulan. pendidikan khusus. kerja sama. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas serta penyusunan laporan Direktorat. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 405 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. kegiatan. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. evaluasi penerapan norma. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Sekolah Menengah Kejuruan. pendidikan layanan khusus. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. pendidikan layanan khusus. standar. anggaran. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan g. prosedur. dan penyusunan program.Pasal 404 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. e. f. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. prosedur. b. pendidikan khusus. kegiatan. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. 88 . c. standar. Sekolah Menengah Kejuruan. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pengolahan. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. d.

pemberian bimbingan teknis. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan g. pemberian bimbingan teknis. rencana kebutuhan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. evaluasi penerapan norma. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 410 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 409. standar. b. prosedur. prosedur. fasilitasi. 89 . standar. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. pengembangan sistem. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. c. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. Seksi Karir. e. dan b. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. Pasal 409 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. standar. prosedur.Pasal 407 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas terdiri atas: a. f. d. Pasal 408 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi.

standar. 90 . standar. fasilitasi. prosedur. (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan evaluasi penerapan norma. standar. pengembangan sistem. standar. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. d. prosedur. f. c. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. prosedur. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. dan g. e. prosedur. Pasal 412 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. Pasal 414 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 413. evaluasi penerapan norma. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. rencana kebutuhan. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. dan b. Pasal 413 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan.Pasal 411 Subdirektorat Pendidik Sekolah Menengah Kejuruan terdiri atas: a. Seksi Karir. b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan.

prosedur. (5) Tugas.Pasal 415 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus terdiri atas: a. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. fasilitasi. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. kepegawaian. Pasal 417 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. fasilitasi. Tugas. BAB VII DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI Bagian Pertama Kedudukan. keuangan. Seksi Karir. barang milik negara. Pasal 380 huruf f. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. Pasal 416 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 418 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 340 huruf f. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. dan Fungsi Pasal 419 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. standar. jenis. standar. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan Pasal 400 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. rencana kebutuhan. prosedur. pengembangan sistem. dan b. Pasal 360 huruf f. 91 . dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. pemberian bimbingan teknis.

Pasal 421 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 420. c. prosedur. Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 423 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan pendidikan tinggi dan Direktorat Jenderal. b. e. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 422 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi terdiri atas: a. standar. c. pengelolaan data dan informasi di bidang pendidikan tinggi. b. h. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. d. rencana. perumusan kebijakan di bidang pendidikan tinggi. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi menyelenggarakan fungsi: a. c. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan tinggi. Sekretariat Direktorat Jenderal. g. Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan. d. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. penyusunan norma. b. koordinasi penyusunan kebijakan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. dan anggaran di bidang pendidikan tinggi. program. koordinasi pelaksanaan tugas dan kerja sama di bidang pendidikan tinggi. dan e. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama. 92 serta . d. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan tinggi. koordinasi pelaksanaan tugas di bidang pendidikan tinggi.Pasal 420 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi mempunyai tugas merumuskan melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan tinggi. dan kriteria di bidang pendidikan tinggi. Pasal 424 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 423. f. dan e.

Pasal 426 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan. b. k. (2) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penerimaan. dan anggaran di bidang pendidikan tinggi. penyimpanan. Pasal 429 (1) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan. program. Bagian Informasi dan Pelaporan. dan evaluasi serta pengelolaan keuangan dan urusan akuntansi di lingkungan Direktorat Jenderal. dan d. rencana. dan penyusunan pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Akuntansi. Pasal 427 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 426. pembayaran. anggaran. c. (3) Subbagian Akuntansi mempunyai tugas melakukan urusan akuntansi dan pelaporan keuangan di lingkungan pendidikan tinggi. rencana. program.i. Subbagian Keuangan. dan c. program. Subbagian Program dan Anggaran. c. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. Bagian Hukum dan Kepegawaian. dan d. b. Bagian Umum. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal. penyusunan bahan kebijakan. Pasal 428 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. j. rencana. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. koordinasi penyusunan bahan informasi dan publikasi serta hubungan masyarakat di bidang pendidikan tinggi. 93 . dan anggaran di lingkungan pendidikan tinggi. program. Pasal 425 Sekretariat Direktorat Jenderal terdiri atas: a. pelaksanaan urusan akuntansi dan pelaporan keuangan di lingkungan pendidikan tinggi. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. b. penyusunan bahan penetapan program dan anggaran di lingkungan pendidikan tinggi. dan anggaran serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana.

dan penyusunan data pendidikan tinggi. analisis dan evaluasi pelaksanaan program dan kinerja organisasi. Pasal 431 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 430. pemberian layanan informasi dan publikasi di bidang pendidikan tinggi. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan tinggi. penilaian dan evaluasi pelaksanaan peraturan perundang-undangan dan bantuan hukum. dan penyusunan data pendidikan tinggi. dan layanan informasi di lingkungan pendidikan tinggi. dan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan pendidikan tinggi. Pasal 435 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 434. c. pengolahan. Subbagian Layanan Informasi. organisasi dan tata laksana. b. dan e. pembelajaran. dan penyusunan data kelembagaan. dan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal dan pendidikan tinggi. analisis dan evaluasi pelaksanaan rencana dan program di lingkungan pendidikan tinggi. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan di bidang pendidikan tinggi. Subbagian Pengolahan Data. Subbagian Analisis dan Evaluasi. pengolahan. d. pengolahan. Pasal 434 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. c. 94 . pemantauan pelaksanaan rencana dan program di lingkungan pendidikan tinggi. b. penyusunan laporan di lingkungan pendidikan tinggi dan laporan Direktorat Jenderal. dan c. b. ketenagaan. (2) Subbagian Analisis dan Evaluasi mempunyai tugas melakukan analisis dan evaluasi pelaksanaan rencana dan program serta penyusunan laporan di lingkungan pendidikan tinggi dan Direktorat Jenderal. Pasal 432 Bagian Informasi dan Pelaporan terdiri atas: a. pengumpulan. Pasal 433 (1) Subbagian Pengolahan Data mempunyai tugas melakukan pengumpulan. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. (3) Subbagian Layanan Informasi mempunyai tugas melakukan layanan informasi dan publikasi pendidikan tinggi. Bagian Informasi dan Pelaporan menyelenggarakan fungsi: a.Pasal 430 Bagian Informasi dan Pelaporan mempunyai tugas melaksanakan pengumpulan.

Subbagian Tata Laksana. 95 . pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal. pengembangan. sarana dan prasarana. keprotokolan.. dan c. pengadaan. Subbagian Barang Milik Negara. analisis dan penyempurnaan organisasi. Subbagian Hukum. b. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal. e. penilaian. pelaksanaan urusan akuntansi dan pelaporan barang milik negara di lingkungan pendidikan tinggi. dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. pengangkatan. pemeliharaan dan perawatan. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. dan penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. disiplin. b. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. b. kebersihan. dan d. dan pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal. (3) Subbagian Tata Laksana mempunyai tugas melakukan analisis jabatan. ketertiban. Subbagian Pelaporan Barang Milik Negara. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Direktorat Jenderal. kearsipan. pengaturan penggunaan sarana dan prasarana. Subbagian Kepegawaian. keindahan. mutasi.d. Pasal 440 Bagian Umum terdiri atas: a. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan pendidikan tinggi dan Direktorat Jenderal. Pasal 436 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. dan c. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. Pasal 439 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 438. Pasal 441 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan evaluasi pelaksanan peraturan perundang-undangan serta pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan tinggi. c. Pasal 438 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan. barang milik negara. keamanan. Pasal 437 (1) Subbagian Hukum mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan. Subbagian Rumah Tangga.

dan kriteria di bidang kelembagaan pendidikan tinggi dan program studi. dan kerja sama. dan penghapusan barang milik negara di lingkungan Direktoral Jenderal. Subdirektorat Program dan Evaluasi. dan pelaporan Direktorat. pengembangan. d. pelaksanaan administrasi Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama. Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan. Pasal 446 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 445. penyimpanan. Pasal 444 Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama terdiri atas: a. perumusan norma. anggaran. Kelompok Jabatan Fungsional. c. pendistribusian. perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kerja sama pendidikan tinggi. b. dan f. program dan anggaran. Subdirektorat Kerja Sama Antar Lembaga. inventarisasi. Pasal 443 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 442. evaluasi pelaksanaan program. penilaian dan pengkajian usul kelembagaan perguruan tinggi dan program studi.(2) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. d. pengembangan kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi. f. standarisasi. program studi. b. (3) Subbagian Pelaporan Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan akuntansi dan pelaporan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan Perguruan Tinggi Negeri. standar. e. c. dan g. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: 96 . dan pemberian bimbingan teknis serta evaluasi di bidang kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi. Subbagian Tata Usaha. Pasal 445 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. prosedur. Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan. Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama menyelenggarakan fungsi: a. penilaian kinerja dan pemberdayaan lembaga pendidikan tinggi. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang kelembagaan perguruan tinggi. Bagian Keempat Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama Pasal 442 Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan. e.

standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pengembangan kelembagaan perguruan tinggi. prosedur. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. d. kegiatan. program. penyusunan program. Pasal 449 Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. perubahan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi. dan kriteria di bidang pengembangan kelembagaan perguruan tinggi dan program studi. pengelolaan data bidang kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi. kegiatan. kegiatan. pengkajian dan penilaian usul pendirian. dan pengelolaan data dan informasi di bidang kelembagaan dan kerja sama serta penyusunan laporan Direktorat. dan d. c. dan anggaran Direktorat. dan penilaian pengembangan kelembagaan perguruan tinggi. c. anggaran. Pasal 451 Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan terdiri atas: a. dan b. dan anggaran Direktorat. b. Pasal 448 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. standarisasi teknis. dan penutupan kelembagaan perguruan tinggi dan program studi. kegiatan. penyusunan bahan pemberian bimbingan teknis dan evaluasi pengembangan kelembagaan perguruan tinggi dan program studi. dan penyusunan laporan Direktorat. pengkajian. 97 . Seksi Pengembangan Perguruan Tinggi. Seksi Penyusunan Program. dan b. Seksi Evaluasi.a. dan anggaran Direktorat. Seksi Pengembangan Program Studi. penyusunan bahan perumusan norma. e. b. Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 447 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Pasal 450 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 449. (2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program.

dan fasilitasi kerja sama antarlembaga. norma. perubahan. norma. kriteria. dan penutupan program studi. Pasal 457 Subdirektorat Kerja Sama Antar-Lembaga mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. pemberian bimbingan teknis. Pasal 454 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 453. pemberian bimbingan teknis. c. dan penutupan perguruan tinggi. Pasal 455 Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan terdiri atas: a. pemberian bimbingan teknis. standarisasi teknis. dan kriteria. (2) Seksi Pengembangan Program Studi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan kriteria di bidang pemberdayaan kelembagaan perguruan tinggi. b. standar. pemberdayaan. evaluasi kelembagaan perguruan tinggi. dan evaluasi di bidang pengembangan kelembagaan perguruan tinggi serta pengkajian dan penilaian usul pendirian. fasilitasi. standar. Seksi Evaluasi Kelembagaan. Seksi Tata Kelola Lembaga. pengembangan. dan evaluasi kelembagaan perguruan tinggi. standar. prosedur. standar. dan evaluasi di bidang pengembangan serta pengkajian dan penilaian usul pembukaan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pemberdayaan kelembagaan perguruan tinggi. prosedur. dan b. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pemberdayaan kelembagaan perguruan tinggi. kriteria. Pasal 453 Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan d. norma. (2) Seksi Evaluasi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan evaluasi tata kelola lembaga perguruan tinggi. 98 . standarisasi teknis. dan evaluasi kelembagaan perguruan tinggi. perubahan. fasilitasi. dan kriteria. penyusunan bahan perumusan norma. standar. norma. Pasal 456 (1) Seksi Tata Kelola Lembaga mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. prosedur. pemberian bimbingan teknis. prosedur.Pasal 452 (1) Seksi Pengembangan Perguruan Tinggi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan.

Pasal 458 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 457, Subdirektorat Kerja Sama Antar-Lembaga menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kerja sama antarlembaga; b. penyusunan bahan perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang kerja sama antarlembaga; c. penyusunan bahan pengembangan kerja sama antarlembaga; d. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis kerja sama antarlembaga; dan e. evaluasi pelaksanaan kerja sama antarlembaga. Pasal 459 Subdirektorat Kerja Sama Antar-Lembaga terdiri atas: a. Seksi Kerja Sama Luar Negeri; dan b. Seksi Kerja Sama Dalam Negeri. Pasal 460 (1) Seksi Kerja Sama Luar Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria, pengembangan kerja sama, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. (2) Seksi Kerja Sama Dalam Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria, pengembangan kerja sama, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi pelaksanaan kerja sama dalam negeri. Pasal 461 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan, kepegawaian, keuangan, barang milik negara, dan kerumahtanggaan Direktorat. Bagian Kelima Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Pasal 462 Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, pengembangan, standarisasi, dan pemberian bimbingan teknis serta evaluasi di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan. Pasal 463 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 462, Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi: a. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan; b. perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan; c. pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran, penjaminan mutu, dan kemahasiswaan;
99

d. e. f.

pelaksanaan pemberian penghargaan kepada mahasiswa; pemberian bimbingan teknis, evaluasi, pelaporan di bidang pembelajaran, penjaminan mutu, dan kemahasiswaan; dan pelaksanaan administrasi Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan. Pasal 464

Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan terdiri atas: a. Subdirektorat Program dan Evaluasi; b. Subdirektorat Penyelarasan; c. Subdirektorat Pembelajaran; d. Subdirektorat Kemahasiswaan; e. Subbagian Tata Usaha; dan f. Kelompok Jabatan Fungsional. Pasal 465 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, program dan anggaran, evaluasi pelaksanaan program, anggaran, dan pelaporan Direktorat. Pasal 466 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 465, Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan perguruan tinggi; b. pengelolaan data bidang pembelajaran, penjaminan mutu, dan kemahasiswaan perguruan tinggi; c. penyusunan program, kegiatan, dan anggaran Direktorat; d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program dan anggaran Direktorat; dan e. penyusunan laporan Direktorat. Pasal 467 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Seksi Penyusunan Program; dan b. Seksi Evaluasi. Pasal 468 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, program, kegiatan, dan anggaran Direktorat. (2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program, kegiatan, anggaran serta pengelolaan data dan informasi dan penyusunan laporan Direktorat. Pasal 469 Subdirektorat Penyelarasan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, standarisasi teknis, dan analisis kebutuhan dunia kerja serta pengembangan kompetensi lulusan.
100

Pasal 470 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 469, Subdirektorat Penyelarasan menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penyelarasan kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja; b. penyusunan bahan perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang kompetensi lulusan; c. pelaksanaan pemetaan dan analisis kebutuhan dunia kerja; d. penyusunan bahan pengembangan kompetensi lulusan; e. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pemetaan kebutuhan dunia kerja dan pengembangan kompetensi lulusan; dan f. evaluasi pemetaan kebutuhan dunia kerja dan pengembangan kompetensi lulusan. Pasal 471 Subdirektorat Penyelarasan terdiri atas: a. Seksi Analisis Kebutuhan Dunia Kerja; dan b. Seksi Pengembangan Kompetensi Lulusan. Pasal 472 (1) Seksi Analisis Kebutuhan Dunia Kerja mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria pemetaan dan analisis kebutuhan dunia kerja, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi pelaksanaan pemetaan dan analisis kebutuhan dunia kerja. (2) Seksi Pengembangan Kompetensi Lulusan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria, fasilitasi pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi pengembangan kompetensi lulusan. Pasal 473 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, standarisasi teknis, dan fasilitasi di bidang pembelajaran. Pasal 474 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 473, Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pengembangan sistem dan sarana dan prasarana pembelajaran; b. penyusunan bahan perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pengembangan sistem dan sarana dan prasarana pembelajaran; c. penyusunan bahan dan pelaksanaan pengembangan sistem dan sarana dan prasarana pembelajaran; d. fasilitasi penjaminan mutu pendidikan tinggi; e. pemberian bimbingan teknis pengembangan sistem, sarana dan prasarana pembelajaran, dan penjaminan mutu; dan f. evaluasi pengembangan sistem, sarana dan prasarana pembelajaran, dan penjaminan mutu,
101

pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. b. dan kriteria. penyusunan bahan perumusan norma. Pasal 476 (1) Seksi Pengembangan Sistem Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pembelajaran. norma. prosedur. standar. prosedur. pemberian bimbingan teknis. standar. norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. f. prosedur. dan kriteria. Pasal 480 (1) Seksi Pemberdayaan Kemahasiswaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan b. Pasal 479 Subdirektorat Kemahasiswaan terdiri atas: a. Seksi Pengembangan Sistem Pembelajaran. dan fasilitasi pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. Pasal 478 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 477. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. Subdirektorat Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi: a. dan evaluasi pemberdayaan dan pemberian penghargaan kepada mahasiswa. standarisasi teknis. standar. e.Pasal 475 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. 102 . dan g. norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. Seksi Pemberdayaan Kemahasiswaan. penyusunan bahan pemberian penghargaan kepada mahasiswa. dan kriteria pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. Seksi Organisasi Kemahasiswaan. evaluasi pembelajaran kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. dan evaluasi pengembangan sistem pembelajaran dan penjaminan mutu pendidikan tinggi. prosedur. Pasal 477 Subdirektorat Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. c. dan evaluasi pengembangan sarana dan prasarana pembelajaran. (2) Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. standar. d. fasilitasi. penyusunan bahan pembinaan organisasi kemahasiswaan. dan kriteria. dan b. penyusunan bahan pelaksanaan pemberdayaan kemahasiswaan.

dan i. h. dan pelaporan Direktorat. d. Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. penempatan. d. c. Pasal 484 Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan terdiri atas: a. b. Subbagian Tata Usaha. barang milik negara. Pasal 481 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan evaluasi pembinaan organisasi kemahasiswaan. Pasal 485 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pengembangan. pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. perumusan kebijakan dan perencanaan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. Subdirektorat Kualifikasi. 103 . f. Subdirektorat Program dan Evaluasi. b. program dan anggaran. e. Bagian Keenam Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pasal 482 Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan. prosedur. pengadaan. perencanaan. norma. dan pembinaan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan kriteria pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. standar. fasilitasi. dan kriteria. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang perencanaan. dan f. g. pemberian bimbingan teknis. peningkatan kualifikasi dan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan. standarisasi. koordinasi pelaksanaan pengadaan dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. anggaran. pengembangan. Pasal 483 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 482. dan kerumahtanggaan Direktorat. pembinaan profesi. evaluasi pelaksanaan program. Subdirektorat Perencanaan Pengadaan. perumusan norma. koordinasi pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan kepada pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. Kelompok Jabatan Fungsional. keuangan. pembinaan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. c. e. standar.(2) Seksi Organisasi Kemahasiswaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Subdirektorat Karir. pelaksanaan administrasi Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan. pengadaan. pembinaan karir pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. kepegawaian.

pengadaan. pelaksanaan koordinasi pengadaan dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan anggaran Direktorat. Pasal 489 Subdirektorat Perencanaan Pengadaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis. dan anggaran Direktorat. d. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. penyusunan rencana kebutuhan. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. pengadaan. c. Pasal 488 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan program. pengelolaan data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan. b. Subdirektorat Perencanaan Pengadaan menyelenggarakan fungsi: a. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. kegiatan. prosedur. kegiatan.Pasal 486 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 485. kegiatan. penyusunan bahan perumusan norma. pengadaan. b. Seksi Evaluasi. pengadaan. penyusunan program. dan b. dan f. Seksi Penyusunan Program. penyusunan laporan Direktorat. e. 104 . (2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. standar. d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Pasal 490 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 489. anggaran serta pengelolaan data dan informasi dan penyusunan laporan Direktorat. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. perencanaan. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. penyusunan bahan perumusan kebijakan perencanaan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis perencanaan. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. c. dan kriteria pendidik dan tenaga kependidikan. evaluasi perencanaan. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan anggaran Direktorat. dan e. pengadaan. kegiatan. Pasal 487 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a.

standarisasi teknis. Subdirektorat Karir menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria. Seksi Pendidik. d. prosedur. e. Pasal 492 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Pasal 495 Subdirektorat Karir terdiri atas: a. norma. dan b. satndar. dan g. Seksi Tenaga Kependidikan. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pengembangan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan. dan kriteria. 105 .Pasal 491 Subdirektorat Perencanaan Pengadaan terdiri atas: a. standar. Pasal 493 Subdirektorat Karir mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan kriteria karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan evaluasi pengadaan dan penempatan pendidik. f. penyusunan bahan kepangkatan dan promosi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. c. rencana kebutuhan. norma. Seksi Pendidik. evaluasi pengembangan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. koordinasi. pemberian bimbingan teknis. rencana kebutuhan. standar. b. penyusunan bahan pengembangan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. Seksi Tenaga Kependidikan. pemberian bimbingan teknis. prosedur. dan evaluasi pengadaan dan penempatan tenaga kependidikan. penyusunan bahan perumusan kebijakan pembinaan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. fasilitasi. koordinasi. penyusunan bahan perumusan norma. dan b. fasilitasi. dan fasilitasi pembinaan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. penyusunan bahan pembinaan profesi pendidik perguruan tinggi. Pasal 494 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 493.

evaluasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. norma. dan fasilitasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. dan b. promosi. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan di luar negeri. dan profesi tenaga kependidikan serta fasilitasi. fasilitasi. standar. Pasal 497 Subdirektorat Kualifikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kepangkatan. prosedur. standar. (2) Seksi Pendidikan Dalam Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria. kepangkatan. profesi. standarisasi teknis. pemberian bimbingan teknis. Pasal 499 Subdirektorat Kualifikasi terdiri atas: a.Pasal 496 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. dan profesi pendidik serta fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. Subdirektorat Kualifikasi menyelenggarakan fungsi: a. standar. dan kompetensi tenaga kependidikan perguruan tinggi. prosedur. Seksi Pendidikan Dalam Negeri. dan kriteria. prosedur. prosedur. fasilitasi. prosedur. Pasal 498 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 497. c. dan pengembangan kompetensi. norma. 106 . penyusunan bahan dan pelaksanaan peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. dan evaluasi pengembangan karir. dan kriteria. dan kriteria di bidang kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. karir. promosi. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan kriteria. dan pengembangan kompetensi. standar. dan kompetensi pendidik perguruan tinggi. dan evaluasi pengembangan karir. karir. dan e. dan evaluasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan di dalam negeri. norma. profesi. Pasal 500 (1) Seksi Pendidikan Luar Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. norma. penyusunan bahan perumusan norma. b. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. Seksi Pendidikan Luar Negeri. d.

c. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. Kelompok Jabatan Fungsional. standar. b. dan evaluasi di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. f. prosedur. evaluasi pelaksanaan program. dan f. Pasal 505 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Bagian Ketujuh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Pasal 502 Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan.Pasal 501 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. e. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Subbagian Tata Usaha. pelaksanaan administrasi Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. b. e. c. Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. barang milik negara. keuangan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. dan kriteria di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. d. standarisasi. Pasal 503 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 502. Pasal 504 Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat terdiri atas: a. 107 . anggaran. pengelolaan data dan informasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Subdirektorat Program dan Evaluasi. pemberian bimbingan teknis. dan kerumahtanggaan Direktorat. Pasal 506 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 505. Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi. perumusan norma. kepegawaian. dan pelaporan Direktorat. publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. program dan anggaran. Subdirektorat Penelitian. Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat. b. evaluasi pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. d.

c. d. e.

penyusunan program, kegiatan, dan anggaran Direktorat; pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program, kegiatan, dan anggaran Direktorat; dan penyusunan laporan Direktorat. Pasal 507

Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Seksi Penyusunan Program; dan b. Seksi Evaluasi. Pasal 508 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, program, kegiatan, dan anggaran Direktorat. (2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan evaluasi pelaksanaan rencana, program, kegiatan, anggaran, dan pengelolaan data dan informasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta penyusunan laporan Direktorat. Pasal 509 Subdirektorat Penelitian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, standarisasi teknis, pengembangan program, dan fasilitasi penelitian perguruan tinggi. Pasal 510 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 509, Subdirektorat Penelitian menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penelitian; b. penyusunan bahan perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang penelitian; c. pengembangan program penelitian perguruan tinggi; d. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pelaksanaan penelitian perguruan tinggi; dan e. evaluasi pelaksanaan penelitian perguruan tinggi. Pasal 511 Subdirektorat Penelitian terdiri atas: a. Seksi Penelitian Dasar dan Pengembangan Ilmu; dan b. Seksi Penelitian Strategis. Pasal 512 (1) Seksi Penelitian Dasar dan Pengembangan Ilmu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria, pengembangan program, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi pelaksanaan penelitian dasar dan pengembangan ilmu.

108

(2) Seksi Penelitian Strategis mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria, pengembangan program, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi pelaksanaan penelitian strategis. Pasal 513 Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, standarisasi teknis, pengembangan program, dan fasilitasi kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. Pasal 514 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 513, Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat; b. penyusunan bahan perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat; c. pengembangan program kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat; d. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pengembangan kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat; dan e. evaluasi pengembangan kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. Pasal 515 Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat terdiri atas: a. Seksi Pengabdian Kepada Masyarakat; dan b. Seksi Kreativitas dan Inovasi. Pasal 516 (1) Seksi Pengabdian Kepada Masyarakat mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria, pengembangan program, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi pengabdian kepada masyarakat. (2) Seksi Kreativitas dan Inovasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria, pengembangan program, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi pengembangan kreativitas mahasiswa. Pasal 517 Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, standarisasi teknis, dan fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual serta publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pasal 518 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 517, Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi menyelenggarakan fungsi:
109

a. b.

c. d. e. f. g.

penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang hak kekayaan intelektual dan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; penyusunan bahan perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang hak kekayaan intelektual dan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual hasil penelitian; publikasi dan promosi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; pelaksanaan akreditasi berkala ilmiah; penyusunan bahan pemberian penghargaan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; dan evaluasi pelaksanaan perolehan hak kekayaan intelektual dan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pasal 519

Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi terdiri atas: a. Seksi Hak Kekayaan Intelektual; dan b. Seksi Publikasi. Pasal 520 (1) Seksi Hak Kekayaan Intelektual mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria, fasilitasi, dan evaluasi perolehan hak kekayaan intelektual hasil penelitian serta pemberian penghargaan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. (2) Seksi Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria, publikasi, promosi, fasilitasi, dan evaluasi pelaksanaan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta akreditasi berkala ilmiah. Pasal 521 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan, kepegawaian, keuangan, barang milik negara, dan kerumahtanggaan Direktorat. Pasal 522 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 444 huruf f, Pasal 464 huruf f, Pasal 484 huruf f, dan Pasal 504 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. (5) Tugas, jenis, dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

110

pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu atas penugasan Menteri Pendidikan Nasional.BAB VIII INSPEKTORAT JENDERAL Bagian Pertama Kedudukan. dan f. penyusunan laporan hasil pengawasan di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional. d. Pasal 524 Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Nasional mempunyai tugas melaksanakan pengawasan intern di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional. b. 111 . b. Tugas. c. Inspektorat Investigasi. Pasal 525 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 524. pelaksanaan pengawasan intern di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional terhadap kinerja dan keuangan melalui audit. pelaksanaan administrasi Inspektorat Jenderal. dan Fungsi Pasal 523 Inspektorat Jenderal dipimpin oleh seorang Inspektur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 526 Inspektorat Jenderal terdiri atas: a. e. Inspektorat I. dan e. dan kegiatan pengawasan lainnya. Sekretariat Inspektorat Jenderal. evaluasi. Inspektorat III. Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Nasional menyelenggarakan fungsi: a. d. penyiapan perumusan kebijakan pengawasan intern di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional. c. Inspektorat IV. reviu. pemantauan. Bagian Ketiga Sekretariat Inspektorat Jenderal Pasal 527 Sekretariat Inspektorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administrasi serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Inspektorat Jenderal. Inspektorat II.

evaluasi. pengelolaan keuangan Inspektorat Jenderal. Bagian Umum. dan b. c. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. dan d. 112 . Pasal 530 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan dan evaluasi penyusunan rencana. dan anggaran di bidang pengawasan. Pasal 529 Sekretariat Inspektorat Jenderal terdiri atas: a. analisis. pengumpulan. b. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Inspektorat Jenderal. dan laporan Inspektorat Jenderal. koordinasi penyusunan kebijakan. d. pemantauan. pengelolaan data dan informasi di bidang pengawasan. j. f. anggaran. Sekretariat Inspektorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. program. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Inspektorat Jenderal. program. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pengawasan. pengolahan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. c. program. rencana. penyusunan bahan kebijakan di bidang pengawasan. c. Bagian Pengolahan Laporan Pengawasan. dan e. h. d. i. dan evaluasi hasil dan tindak lanjut pengawasan. g. dan anggaran di bidang pengawasan. penyusunan rencana. dan k. b. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Inspektorat Jenderal. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Inspektorat Jenderal. e.Pasal 528 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 527. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran. Bagian Hukum dan Kepegawaian. dan anggaran di bidang pengawasan. penyusunan laporan Inspektorat Jenderal. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. program. koordinasi pelaksanaan tugas di bidang pengawasan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Inspektorat Jenderal. b. Pasal 532 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 531 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 530. dan penyajian data dan informasi di bidang pengawasan.

Pasal 536 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. penyajian data dan informasi serta penyiapan bahan penyusunan kebijakan. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Inspektorat Jenderal. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan perencanaan. (2) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. c. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. Pasal 538 Bagian Pengolahan Laporan Pengawasan mempunyai tugas melaksanakan pengolahan dan analisis laporan hasil pengawasan serta pemantauan dan evaluasi tindaklanjut hasil pengawasan. Pasal 537 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. pengolahan. 113 . pengembangan. Subbagian Kepegawaian. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di lingkungan Inspektorat Jenderal serta penyelesaian tindak lanjut pengaduan/pengawasan masyarakat. analisis dan penyempurnaan organisasi. e. Pasal 534 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. pelaksanaan monitoring dan penyelesaian tindak lanjut pengaduan/pengawasan masyarakat dan auditan. b. dan anggaran di bidang pengawasan serta penyusunan bahan laporan Inspektorat Jenderal. analisis jabatan. rencana. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pengawasan. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Inspektorat Jenderal. dan anggaran di bidang pengawasan. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. disiplin. d.Pasal 533 (1) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pengumpulan. penyusunan sistem dan prosedur kerja. dan b. pengangkatan. program. dan f. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pengawasan. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Inspektorat Jenderal. program. dan kepegawaian Inspektorat Jenderal. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 535 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 534. mutasi. pengadaan. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Inspektorat Jenderal. organisasi dan tata laksana.

dokumentasi. ketertiban. b. Pasal 544 Bagian Umum terdiri atas: a. dan evaluasi laporan hasil pengawasan. (2) Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan B mempunyai tugas melakukan pengolahan. 114 . dan c. c. analisis. dan b. dan evaluasi laporan hasil pengawasan dan pengawasan masyarakat serta penyusunan bahan laporan tindaklanjut hasil pengawasan sesuai wilayah kerjanya. penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi tindaklanjut hasil pengawasan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Inspektorat Jenderal. Pasal 540 Bagian Pengolahan Laporan Pengawasan terdiri atas: a. pengelolaan keuangan Inspektorat Jenderal. keindahan. Subbagian Rumah Tangga. analisis. pengolahan. kerumahtanggaan. Pasal 541 (1) Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan A mempunyai tugas melakukan pengolahan. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Inspektorat Jenderal. Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan B. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Inspektorat Jenderal. perpustakaan. dan evaluasi laporan hasil pengawasan serta penyusunan bahan laporan tindaklanjut hasil pengawasan sesuai wilayah kerjanya. analisis. pengelolaan barang milik negara. dan d. perawatan. b.Pasal 539 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 538. keamanan. Subbagian Keuangan. kebersihan serta pengadaan. Pasal 542 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan. Pasal 543 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 542. Pasal 545 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. pemeliharaan. dan b. keprotokolan. dan pengaturan penggunaan sarana dan prasarana di lingkungan Inspektorat Jenderal. Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan A. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. Bagian Pengolahan Laporan Pengawasan menyelenggarakan fungsi: a. kearsipan. penyusunan laporan tindaklanjut hasil pengawasan. dan keuangan Inpektorat Jenderal.

dan kerumahtanggaan Inspektorat. Subbagian Tata Usaha. b. Kelompok Jabatan Fungsional. penyusunan bahan perumusan kebijakan pengawasan. dan anggaran Inspektorat. dan penyusunan laporan keuangan Inspektorat Jenderal. pelaksanaan urusan ketatausahaan Inspektorat. 115 . f. pembukuan. Pasal 547 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 546. perbendaharaan. pelaksanaan fasilitasi terhadap pengelolaan pengawasan pendidikan di daerah. Inspektorat Insvestigasi menyelenggarakan fungsi: a.(2) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan pembiayaan. Bagian Keempat Inspektorat Pasal 546 Inspektorat I sampai dengan Inspektorat IV mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan serta pengawasan kinerja dan keuangan dan pengawasan untuk tujuan tertentu di wilayah kerjanya. dan g. Inspektorat menyelenggarakan fungsi: a. dan nepotisme di lingkungan Kementerian. ketatausahaan. Pasal 550 Inspektorat Investigasi mempunyai tugas penyusunan bahan perumusan kebijakan dan audit investigasi terhadap dugaan korupsi. dan pengelola pendidikan di pusat dan daerah serta pengawasan untuk tujuan tertentu. penyusunan laporan hasil pengawasan. penyusunan rencana program. c. d. Inspektur. reviu. evaluasi. Pasal 551 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 550. penyusunan bahan perumusan kebijakan pengawasan. penyusunan rencana. kolusi. verifikasi. evaluasi. b. kepegawaian. e. keuangan. pemantauan. Pasal 548 Inspektorat terdiri atas: a. b. barang milik negara. Pasal 549 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. pelaksanaan audit. dan anggaran Inspektorat Investigasi. pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu. program. dan kegiatan pengawasan lainnya terhadap kinerja dan keuangan. dan c.

penyusunan laporan hasil pengawasan. dipimpin seorang tenaga fungsional sebagai ketua kelompok yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Inspektur. jenis. d. b. g. Pasal 553 (1) Kelompok Jabatan Fungsional sebagaimana dimaksud pada Pasal 548 huruf c dan Pasal 552 huruf c mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan tugas jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. 116 . (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas Jabatan Fungsional Auditor dan atau jabatan fungsional lainnya yang diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. pelaksanaan penemuan fakta (fact finding) dan audit investigasi serta pengusutan terhadap dugaan penyelewengan dan korupsi. Pasal 554 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan ketatausahaan. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. dan Fungsi Pasal 556 Badan Penelitian dan Pengembangan dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. dan nepotisme di lingkungan kementerian pendidikan nasional. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan Inspektorat Investigasi. e. pelaksanaan fasilitasi pengawasan investigasi terhadap aparat pengawasan bidang pendidikan di daerah. pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu berdasarkan petunjuk Menteri. dan barang milik negara Inspektorat. (5) Tugas. perencanaan. kolusi. Inspektur.c. f. keuangan. Tugas. dan jenjang jabatan fungsional/auditor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. (3) Kelompok Jabatan Fungsional pada setiap Inspektorat dapat terdiri dari kelompokkelompok sesuai dengan kebutuhan. Subbagian Tata Usaha. dan c. Pasal 552 Inspektorat Insvestigasi terdiri atas: a. BAB IX BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN Bagian Pertama Kedudukan. Kelompok Jabatan Fungsional. kerumahtanggaan. Pasal 555 Wilayah kerja Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan A dan Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan B dan wilayah kerja Inspektorat I sampai dengan Inspektorat IV sebagaimana dimaksud dalam Pasal 541 ayat (1) dan ayat (2) dan Pasal 546 diatur lebih lanjut dalam Peraturan Inspektur Jenderal. kepegawaian.

b. dan d. dan pelaporan pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan. pengelolaan data dan informasi penelitian dan pengembangan. pengelolaan keuangan Badan Penelitian dan Pengembangan. rencana. Pusat Kurikulum dan Perbukuan. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. pemantauan. penyusunan kebijakan teknis. Sekretariat Badan. dan program penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan. program. dan anggaran di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. 117 .Pasal 557 Badan Penelitian dan Pengembangan mempunyai tugas melaksanakan penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan. Pasal 561 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 560. f. rencana. d. Badan Penelitian dan Pengembangan menyelenggarakan fungsi: a. c. evaluasi. e. b. b. Pusat Penilaian Pendidikan. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 559 Badan Penelitian dan Pengembangan terdiri atas: a. g. dan d. Sekretariat Badan menyelenggarakan fungsi: a. koordinasi penyusunan kebijakan. pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan. c. pelaksanaan administrasi Badan Penelitian dan Pengembangan. Pusat Penelitian Kebijakan. c. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. koordinasi pelaksanaan kegiatan dan kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan. Bagian Ketiga Sekretariat Badan Pasal 560 Sekretariat Badan mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. Pasal 558 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 557.

dan d. b. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. program. d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. Pasal 563 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. evaluasi. anggaran. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang penelitian dan pengembangan. 118 . Pasal 564 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 563. b. program. penyusunan bahan kebijakan di bidang penelitian dan pengembangan. dan c. dan anggaran di bidang penelitian dan pengembangan serta penyusunan bahan laporan Badan. penyusunan rencana. Subbagian Program dan Anggaran. program. program. c.h. penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang penelitian dan pengembangan. pengolahan. dan anggaran Badan. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. j. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. dan anggaran di bidang penelitian dan pengembangan. dan penyajian data dan informasi di bidang penelitian dan pengembangan. e. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. Pasal 566 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. Bagian Hukum dan Kepegawaian. dan laporan Badan. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. Pasal 565 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. Bagian Umum. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. Pasal 562 Sekretariat Badan terdiri atas: a. c. pengolahan. penyusunan laporan Badan. program. b. pengumpulan. i. dan anggaran Badan. Pasal 567 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Badan. Bagian Keuangan. Subbagian Data dan Informasi.

dan c. dan pengesahan dokumen pelaksanaan anggaran di lingkungan Badan. dan c. dan c. dan pertanggungjawaban keuangan Badan. Subbagian Pembiayaan. penyimpanan. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Badan. c. Pasal 570 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi.Pasal 568 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 567. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang penelitian dan pengembangan. Subbagian Kepegawaian. kepegawaian. organisasi dan tata laksana. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Badan. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. pembukuan. dan kerja sama di lingkungan Badan. d. Bagian Keuangan menyelengarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Badan. dan penyusunan laporan keuangan Badan. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan. pembayaran. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Badan. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. pengujian. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. e. Subbagian Kerja Sama. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan. evaluasi. Pasal 569 Bagian Keuangan terdiri atas: a. dan f. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan urusan penerimaan. b. penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan. Pasal 573 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang penelitian dan pengembangan. Subbagian Perbendaharaan. b. Pasal 572 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 571. Pasal 571 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. b. 119 . b.

analisis dan penyempurnaan organisasi serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Badan. Bagian Keempat Pusat Penelitian Kebijakan Pasal 579 Pusat Penelitian Kebijakan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan. pengangkatan. Pasal 578 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Badan. b. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. dan c. dan penyusunan laporan barang milik negara di lingkungan Badan. pengembangan. keindahan. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. pendistribusian. ketertiban. Pasal 577 Bagian Umum terdiri atas: a. Subbagian Barang Milik Negara. mutasi. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. 120 dan . (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. penghapusan. dokumentasi.Pasal 574 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. dan hubungan masyarakat di bidang penelitian dan pengembangan. kearsipan. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Badan. disiplin. dan perpustakaan di lingkungan Badan. inventarisasi. kebersihan. Pasal 576 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 575. keamanan. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. dan c. analisis jabatan. b. Pasal 575 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. publikasi. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Badan. penyimpanan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Badan. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. pengadaan. Subbagian Rumah Tangga.

pemantauan. dan evaluasi penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan anak usia dini. keuangan. Pusat Penelitian Kebijakan menyelenggarakan fungsi: a. Bidang Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini. pengembangan. f. dan pendidikan informal. Pasal 583 Bidang Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini. Kelompok Jabatan fungsional. Dasar. Bidang Penelitian Pendidikan Menengah dan Tinggi. barang milik negara. pelaksanaan penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan. penyusunan kebijakan teknis di bidang penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan. dan e.Pasal 580 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 579. kepegawaian. e. Pasal 581 Pusat Penelitian Kebijakan terdiri atas: a. pemantauan. dan ketatalaksanaan Pusat. dan g. program. Pasal 585 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. pengelolaan. c. program. Subbagian Tata Usaha. 121 . Pasal 582 Bidang Pembinaan dan Jaringan Penelitian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. Nonformal. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan pelaporan pelaksanaan penelitian kebijakan pendidikan. dan Informal. persuratan dan kearsipan. Pasal 584 Bidang Penelitian Pendidikan Menengah dan Tinggi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan fasilitasi pengembangan jaringan penelitian di bidang pendidikan. fasilitasi. d. d. b. evaluasi. pendidikan nonformal. b. pelaksanaan. penyusunan program penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan. pendidikan dasar. c. fasilitasi pelaksanaan penelitian di bidang pendidikan. pelaksanaan administrasi Pusat Penelitian Kebijakan. dan evaluasi penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. kerumahtanggaan. Nonformal. pengelolaan jaringan dan pangkalan penelitian di bidang pendidikan. pelaksanaan. fasilitasi. Dasar. pemantauan. Bidang Pembinaan dan Jaringan Penelitian.

fasilitasi. metodologi pembelajaran. dan evaluasi kurikulum. Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Menengah. d. dan sumber pembelajaran lainnya. Pasal 587 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 586. metodologi pembelajaran. buku pelajaran. pendidikan menengah. Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Dasar. dan Informal.Bagian Kelima Pusat Kurikulum dan Perbukuan Pasal 586 Pusat Kurikulum dan Perbukuan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. koordinasi dan fasilitasi pengembangan kurikulum. metodologi pembelajaran. dan sumber pembelajaran lainnya. pengembangan model kurikulum dan metodologi pembelajaran. metodologi pembelajaran. f. pemantauan. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan kurikulum. serta pengelolaan informasi kurikulum. b. metodologi pembelajaran. Pasal 590 Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan perbukuan pendidikan anak usia dini. d. fasilitasi. Nonformal. pendidikan nonformal. serta pengelolaan informasi kurikulum. perbukuan. b. Bagian Tata Usaha. g. pemantauan. dan pendidikan informal. dan sumber pembelajaran lainnya. Pasal 589 Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pelaksanaan administrasi Pusat Kurikulum dan Perbukuan. pengembangan materi buku pelajaran dan sumber pembelajaran lainnya. dan sumber pembelajaran lainnya pada pendidikan dasar. dan evaluasi kurikulum. pendidikan dasar. perbukuan. c. pengelolaan informasi kurikulum dan materi buku pelajaran serta sumber pembelajaran lainnya. Kelompok Jabatan Fungsional. dan sumber pembelajaran lainnya pada pendidikan menengah. materi buku pelajaran. dan sumber pembelajaran lainnya. dan e. c. dan h. materi buku pelajaran. pengembangan model. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan kurikulum. penyusunan kebijakan teknis pengembangan kurikulum. metodologi pembelajaran. pengembangan model. pengembangan kurikulum. metodologi pembelajaran. perbukuan. 122 . Pusat Kurikulum dan Perbukuan menyelenggarakan fungsi: a. buku pelajaran. Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Anak Usia Dini. e. perbukuan. Pasal 588 Pusat Kurikulum dan Perbukuan terdiri atas: a.

Nonformal. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan pengembangan sistem dan metodologi penilaian pendidikan. dan evaluasi kurikulum. g. dan ketatalaksanaan Pusat. Pasal 595 (1) Subbagian Kepegawaian dan Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. kearsipan. pelaksanaan urusan perencanaan. persuratan dan kearsipan. kepegawaian. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. penelitian. Subbagian Rumah Tangga. Subbagian Kepegawaian dan Keuangan. kerumahtanggaan. Bagian Keenam Pusat Penilaian Pendidikan Pasal 596 Pusat Penilaian Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. materi buku pelajaran. Pasal 592 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. dan sumber pembelajaran lainnya pada pendidikan anak usia dini. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. serta pengelolaan informasi kurikulum. e. Pasal 593 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 592. ketertiban. pengelolaan barang milik negara. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. c. pelaksanaan urusan kepegawaian. pelaksanaan urusan keuangan. kepegawaian. Pasal 594 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. pendidikan nonformal. d. 123 . barang milik negara. metodologi pembelajaran. buku pelajaran. fasilitasi. dan keprotokolan serta pengelolaan barang milik negara. pemantauan. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. kebersihan. keindahan. dan b. keamanan. pengembangan model. dan ketatalaksanaan serta penyusunan laporan Pusat. f.Pasal 591 Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Anak Usia Dini. dan pendidikan informal. dan h. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan. keuangan. b. keuangan.

pengembangan sistem. dan penempatan serta koordinasi. penyusunan kebijakan teknis pengembangan sistem dan metodologi penilaian pendidikan. Bagian Tata Usaha. evaluasi. dan laporan pelaksanaan pengukuran akademik pada semua jenis. penyusunan laporan pelaksanaan penilaian pendidikan. fasilitasi. 124 . b. Bidang Analisis dan Sistem Informasi Penilaian. d. f. fasilitasi. Pasal 598 Pusat Penilaian Pendidikan terdiri atas: a. dan jalur pendidikan. jenjang. dan laporan pelaksanaan pengukuran nonakademik pada semua jenis. dan i.Pasal 597 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 596. persuratan dan kearsipan. b. c. dan jalur pendidikan. Pasal 599 Bidang Penilaian Akademik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. Pusat Penilaian Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan administrasi Pusat Penilaian Pendidikan. h. Pasal 602 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. kerumahtanggaan. c. dan e. dan pengukuran akademik serta koordinasi. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penilaian pendidikan. Pasal 600 Bidang Penilaian Non-Akademik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. keuangan. ketatalaksanaan. Kelompok Jabatan Fungsional. g. serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Pusat. pengelolaan. dan pengukuran nonakademik untuk kepentingan diagnostik. dan jalur pendidikan. pelaksanaan analisis hasil penilaian pendidikan. Pasal 601 Bidang Analisis dan Sistem Informasi Penilaian mempunyai tugas melaksanakan analisis. pengembangan sistem. pengembangan sistem dan pelaksanaan pengukuran nonakademik dan seleksi. pengembangan sistem. Bidang Penilaian Akademik. e. Bidang Penilaian Non-Akademik. evaluasi. dan penyebarluasan informasi hasil penilaian pendidikan pada semua jenis. jenjang. seleksi. pengembangan sistem dan pelaksanaan pengukuran akademik. pengembangan sistem dan pengelolaan informasi hasil penilaian pendidikan. d. evaluasi pelaksanaan penilaian pendidikan. kepegawaian. jenjang.

dan f. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan dan barang milik negara. Subbagian Rumah Tangga. Subbagian Kepegawaian dan Keuangan. Pasal 604 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. pelaksanaan urusan keuangan. kepegawaian. Pasal 588 huruf e. dan Pasal 598 huruf e mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundangundangan. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. c. d. keindahan. 125 . Bagian Ketujuh Kelompok Jabatan Fungsional Pasal 606 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 581 huruf e. jenis. (5) Tugas. kebersihan. (3) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. Pasal 605 (1) Subbagian Kepegawaian dan Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. b. pelaksanaan urusan kepegawaian. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan.Pasal 603 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 602. kearsipan. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan perencanaan. dan b. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. keuangan. keamanan. dan ketatalaksanaan serta penyusunan laporan Pusat. e. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. ketertiban. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. dan keprotokolan serta pengelolaan barang milik negara.

pelaksanaan administrasi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Bagian Ketiga Sekretariat Badan Pasal 611 Sekretariat Badan mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 610 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa terdiri atas: a. pembinaan. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 612 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 611. dan pelaporan pelaksanaan pengembangan. penyusunan kebijakan teknis. b.BAB X BADAN PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN BAHASA Bagian Pertama Kedudukan. Sekretariat Badan. pelaksanaan pengembangan. Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan. Tugas. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. pemantauan. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. c. pembinaan. Pusat Pengembangan dan Pelindungan. Sekretariat Badan menyelenggarakan fungsi: 126 . rencana dan program pengembangan. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. Pasal 609 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 608. Pasal 608 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa mempunyai tugas melaksanakan pengembangan. dan c. pembinaan. dan Fungsi Pasal 607 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. evaluasi. b. dan d. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. pembinaan.

Bagian Perencanaan dan Penganggaran. Bagian Hukum dan Kepegawaian. program. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. penyusunan laporan Badan. koordinasi penyusunan kebijakan. program. rencana. d. pengumpulan. dan laporan Badan. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. evaluasi. dan anggaran di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. 127 . Subbagian Program dan Anggaran. f. pengolahan. Pasal 616 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. program. h. dan anggaran di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. Bagian Keuangan. Pasal 614 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. b. penyusunan bahan kebijakan di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. Bagian Umum. koordinasi penyusunan bahan hubungan masyarakat di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. dan anggaran di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. b. b. c. pengelolaan keuangan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. c. dan e. Subbagian Data. g. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. d. dan d. penyusunan rencana. Pasal 613 Sekretariat Badan terdiri atas: a. dan penyajian data dan informasi di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. koordinasi pelaksanaan kegiatan dan kerja sama di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. e. program.a. b. dan c. anggaran. i. Pasal 615 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 614. c. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran.

pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Badan. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. dan c. dan penyusunan bahan koordinasi kebijakan di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. dan c. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: 128 . b. penyajian data.Pasal 617 (1) Subbagian Data mempunyai tugas melakukan pengumpulan. Pasal 622 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. organisasi dan tata laksana. kepegawaian. Subbagian Perbendaharaan. pembukuan. dan anggaran di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra serta penyusunan bahan laporan Badan. program. Subbagian Pembiayaan. Pasal 623 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 622. penyimpanan. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Badan. b. Pasal 620 Bagian Keuangan terdiri atas: a. dan penyusunan laporan keuangan Badan. pengolahan. evaluasi. dan anggaran Badan. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan urusan penerimaan. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. pembayaran. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. Pasal 619 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 618. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. dan pengesahan dokumen pelaksanaan anggaran di lingkungan Badan. dan kerja sama di lingkungan Badan. pengujian. program. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. Pasal 621 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. Pasal 618 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Badan. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Badan. dan pertanggungjawaban keuangan Badan.

b. Subbagian Kerja Sama. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Badan. pengembangan. Pasal 628 Bagian Umum terdiri atas: a. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Badan. pengangkatan. c. pengadaan. Subbagian Barang Milik Negara. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. b. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Badan.a. dan 129 . Pasal 626 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. Pasal 627 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 626. b. dan c. disiplin. b. Subbagian Rumah Tangga. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan. d. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan. Subbagian Kepegawaian. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. e. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. f. mutasi. Pasal 624 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. dan c. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. analisis jabatan. Pasal 625 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. dan penyusunan bahan hubungan masyarakat di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. analisis dan penyempurnaan organisasi serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Badan. penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. dan c. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Badan. Subbagian Hukum dan Tata Laksana.

Pasal 631 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 630. Subbagian Tata Usaha. Bidang Pengkajian menyelenggarakan fungsi: 130 . dan pelindungan bahasa dan sastra. pengembangan. pelaksanaan pemetaan dan dokumentasi bahasa dan sastra. pengembangan. dan e. inventarisasi. keindahan. Pasal 632 Pusat Pengembangan dan Pelindungan terdiri atas: a. Pusat Pengembangan dan Pelindungan menyelenggarakan fungsi: a. dan pelaporan pelaksanaan pengkajian. pemantauan. pendistribusian. kebersihan. penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan dan pelindungan bahasa dan sastra. e. d. dokumentasi. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. g. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. kearsipan. dan penyusunan laporan barang milik negara di lingkungan Badan. d. dan perpustakaan di lingkungan Badan. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. b. pelaksanaan administrasi Pusat Pengembangan dan Pelindungan. dan pelindungan bahasa dan sastra.Pasal 629 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. c. Pasal 634 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 633. dan pelindungan bahasa dan sastra. Kelompok Jabatan Fungsional. pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Badan. b. pengembangan. penyusunan program pengkajian. pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. evaluasi. pengembangan. Bidang Informasi dan Publikasi. dan h. c. Bidang Pengkajian. Bidang Pembakuan dan Pelindungan. dan pelindungan bahasa dan sastra. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengkajian. Bagian Keempat Pusat Pengembangan dan Pelindungan Pasal 630 Pusat Pengembangan dan Pelindungan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. keamanan. penyimpanan. ketertiban. penghapusan. Pasal 633 Bidang Pengkajian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. f. pengkajian.

dan evaluasi pelaksanaan pengkajian dan pengembangan sastra serta fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual di bidang sastra. pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. dokumentasi. f. Subbidang Sastra. d.a. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. pengembangan. b. Pasal 637 Bidang Pembakuan dan Pelindungan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. Subbidang Bahasa. penyusunan pedoman pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. pengkajian. 131 . dan pelaporan pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. dan b. perekaman. dan pelaporan pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. evaluasi. pengembangan tata bahasa Indonesia. Bidang Pembakuan dan Pelindungan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 639 Bidang Pembakuan dan Pelindungan terdiri atas: a. b. e. pemetaan. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. pengembangan. Pasal 638 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 637. pengkajian. perekaman. dan f. dan pemantauan. pemetaan. (2) Subbidang Sastra mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pedoman pengkajian dan pengembangan serta pencatatan. c. Pasal 635 Bidang Pengkajian terdiri atas: a. dan evaluasi pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa serta fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual di bidang bahasa. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. dokumentasi. evaluasi. d. Subbidang Pelindungan. Subbidang Pembakuan. dan b. pemantauan. fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual bahasa dan sastra. e. Pasal 636 (1) Subbidang Bahasa mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pedoman pengkajian dan pengembangan serta pencatatan. c. penyusunan pedoman pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra.

132 . penyusunan kamus. dan publikasi bahasa dan sastra. pemantauan. dan thesaurus serta evaluasi dan pelaporan pelaksanaan pembakuan bahasa dan sastra. pemberian layanan informasi kebahasaan dan kesastraan. pendokumentasian. pemetaan. Subbidang Informasi. dan b. dan revitalisasi bahasa dan sastra Indonesia serta evaluasi dan pelaporan pelindungan bahasa dan sastra. pedoman pelindungan. Pasal 643 Bidang Informasi dan Publikasi terdiri atas: a. penyusunan bahan dan koordinasi pelaksanaan publikasi kebahasaan dan kesastraan. (2) Subbidang Dokumentasi dan Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan teknis. (2) Subbidang Pelindungan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan teknis. kerumahtanggaan. pengelolaan informasi. konservasi. pengolahan. d. Pasal 644 (1) Subbidang Informasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan teknis. perekaman. pengumpulan. pendokumentasian bahasa dan sastra. evaluasi. pencatatan. dan penyajian data dan informasi kebahasaan dan kesastraan. Subbidang Dokumentasi dan Publikasi. pedoman pembakuan. penyusunan bahan dan koordinasi. keuangan. dan penyajian data dan informasi kebahasaan dan kesastraan serta pemberian layanan informasi bahasa dan sastra. kepegawaian.Pasal 640 (1) Subbidang Pembakuan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan teknis. istilah. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang informasi dan publikasi bahasa dan sastra. ensiklopedia. dan pelaporan pelaksanaan pengelolaan informasi dan publikasi bahasa dan sastra. evaluasi. dan ketatalaksanaan Pusat. glosarium. Bidang Informasi dan Publikasi menyelenggarakan fungsi: a. b. c. dan f. dan pengembangan kosa kata. dan pelaporan pelaksanaan publikasi dan dokumentasi kebahasaan dan kesastraan. Pasal 642 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 641. Pasal 645 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. barang milik negara. e. Pasal 641 Bidang Informasi dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan teknis. pengumpulan. kearsipan. pengolahan. persuratan.

f. g. d. Subbagian Tata Usaha. e. fasilitasi pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. Bidang Pemasyarakatan. koordinasi dan fasilitasi pembinaan bahasa dan sastra. Pasal 647 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 646. Bidang Pembelajaran. Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan peningkatan mutu penggunaan dan pembelajaran bahasa dan sastra. penyusunan bahan kebijakan teknis pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. Pasal 648 Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan terdiri atas: a. pelaksanaan pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa Indonesia. d. Kelompok Jabatan Fungsional. d. pemberian layanan dan bantuan teknis kebahasaan dan kesastraan. pemantauan. evaluasi. 133 . dan pelaporan pelaksanaan pembinaan bahasa dan sastra. penyusunan bahan pemberian penghargaan bahasa dan sastra. b. pemasyarakatan bahasa dan sastra. Bidang Pemasyarakatan menyelenggarakan fungsi: a. dan f. pelaksanaan administrasi Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan. pelaksanaan peningkatan mutu. dan fungsi bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional. Pasal 649 Bidang Pemasyarakatan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pelaksanaan pemasyarakatan bahasa dan sastra. c. c. dan pelaporan pelaksanaan pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. pemantauan. c. dan e. pemasyarakatan. penyusunan program pembinaan dan pemasyarakatan bahasa dan sastra. peran. h. penyusunan kebijakan teknis di bidang pembinaan bahasa dan sastra. peningkatan mutu pembelajaran bahasa dan sastra serta peningkatan peran dan pengendalian penggunaan bahasa dan sastra. pelaksanaan pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. Pasal 650 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 649. e. evaluasi.Bagian Kelima Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan Pasal 646 Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. b. Bidang Peningkatan dan Pengendalian. b. dan i.

pelaksanaan dan evaluasi pemasyarakatan. Subbidang Proses Pembelajaran. Subbidang Bantuan Teknis. pelaksanaan peningkatan apresiasi sastra. dan penyuluhan bahasa dan sastra. Pasal 655 Bidang Pembelajaran terdiri atas: a. pelaksanaan pengembangan modul dan bahan ajar bahasa dan sastra. Pasal 654 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 653. pemberian layanan dan bantuan teknis dan penghargaan di bidang bahasa dan sastra. Pasal 653 Bidang Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pengembangan. d. dan peningkatan mutu pembelajaran bahasa dan sastra. dan b. peningkatan apresiasi sastra serta koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pembelajaran bahasa dan sastra. dan g. dan pelaporan pelaksanaan pembelajaran bahasa dan sastra. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan dan peningkatan mutu pembelajaran bahasa dan sastra. f. 134 . Subbidang Pembinaan Tenaga Kebahasaan dan Kesastraan. Pasal 652 (1) Subbidang Penyuluhan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan b. penyusunan bahan dan pelaksanaan uji kemahiran berbahasa Indonesia. dan uji kemahiran berbahasa Indonesia. Pasal 656 (1) Subbidang Proses Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pengembangan modul dan bahan ajar bahasa dan sastra. b. peningkatan kompetensi tenaga kebahasaan dan kesastraan. Subbidang Penyuluhan. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pembelajaran bahasa dan sastra dan peningkatan kompetensi tenaga kebahasaan dan kesastraan. (2) Subbidang Bantuan Teknis mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. c.Pasal 651 Bidang Pemasyarakatan terdiri atas: a. evaluasi. pemantauan. (2) Subbidang Pembinaan Tenaga Kebahasaan dan Kesastraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. pelaksanaan peningkatan kompetensi tenaga kebahasaan dan kesastraan. Bidang Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. e.

dan Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra. b. kepegawaian. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang peningkatan fungsi dan peran serta pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan fungsi dan peran bahasa serta pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa. dan pengawasan penggunaan bahasa. Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra. Pasal 658 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 657. Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra.Pasal 657 Bidang Peningkatan dan Pengendalian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. koordinasi dan fasilitasi peningkatan mutu bahasa dan sastra Indonesia untuk orang asing. Pasal 660 (1) Subbidang Peningkatan Fungsi dan Peran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. koordinasi dan fasilitasi peningkatan mutu bahasa Indonesia untuk orang asing. kerumahtanggaan. Subbidang Peningkatan Fungsi dan Peran. dan e. Bagian Keenam Kelompok Jabatan Fungsional Pasal 662 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada Pasal 632 huruf e dan Pasal 648 huruf e mempunyai tugas melakukan kegiatan fungsional mendukung pelaksanaan tugas pada Sekretariat Badan. dan ketatalaksanaan di lingkungan Pusat. pengendalian. Pasal 661 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. barang milik Negara. peningkatan fungsi dan peran bahasa dan sastra. Pasal 659 Bidang Peningkatan dan Pengendalian terdiri atas: a. persuratan dan kearsipan. 135 . evaluasi. dan Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. d. keuangan. pemantauan. dan b. (2) Subbidang Pengendalian Penggunaan Bahasa mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. pelaksanaan pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa dan sastra. c. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh Sekretariat Badan. Bidang Peningkatan dan Pengendalian menyelenggarakan fungsi: a. Subbidang Pengendalian Penggunaan Bahasa. dan pengawasan penggunaan bahasa. peningkatan fungsi dan peran bahasa. pelaksanaan peningkatan fungsi dan peran bahasa dan sastra. pengendalian.

(5) Tugas. dan Fungsi Pasal 663 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. dan program pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. jenis. Sekretariat Badan. b. penyusunan kebijakan teknis. Tugas. dan d. dan pelaporan pelaksanaan pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. pemantauan. evaluasi. b. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 666 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan terdiri atas: a. BAB XI BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN Bagian Pertama Kedudukan. pelaksanaan pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. pelaksanaan administrasi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. Pusat Pengembangan Profesi Pendidik. c.(4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan. rencana. Pasal 664 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. dan d. Pasal 665 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 664. 136 . c. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a. Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan.

Pasal 670 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. koordinasi pelaksanaan kegiatan dan kerja sama di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. b. koordinasi penyusunan kebijakan. program. b. c. dan j. pengelolaan data dan informasi sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. Pasal 668 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 667. Pasal 669 Sekretariat Badan terdiri atas: a. dan laporan Badan. i.Bagian Ketiga Sekretariat Badan Pasal 667 Sekretariat Badan mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. pengelolaan keuangan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. e. anggaran. 137 . pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. g. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. Bagian Keuangan. h. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. dan anggaran di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. d. rencana. Bagian Umum. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. evaluasi. Bagian Hukum dan Kepegawaian. Sekretariat Badan menyelenggarakan fungsi: a. dan d. c. f. program.

Pasal 675 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 674. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Badan. dan c. Subbagian Pembiayaan. Subbagian Program dan Anggaran. dan c. pengolahan. d. dan anggaran di bidang pengembangan sumberdaya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. program. dan e. Subbagian Data dan Informasi. penyusunan bahan kebijakan di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. program. pengolahan. penyusunan laporan Badan. pengumpulan. Pasal 674 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Badan. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. b. b. dan anggaran di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. dan anggaran di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan serta penyusunan bahan laporan Badan. 138 . Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. dan penyajian data dan informasi di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. program. c. dan anggaran Badan. Pasal 672 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. Pasal 673 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. program. Bagian Keuangan menyelengarakan fungsi: a. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Badan. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Badan.Pasal 671 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 670. penyusunan rencana. b. Pasal 676 Bagian Keuangan terdiri atas: a. b. dan c. Subbagian Perbendaharaan.

dan penyusunan laporan keuangan Badan. dan pengesahan dokumen pelaksanaan anggaran di lingkungan Badan. dan f.Pasal 677 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. penyimpanan. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan urusan penerimaan. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan. 139 ketatausahaan dan . analisis jabatan. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. pengujian. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. b. dan c. pengadaan. pengangkatan. Pasal 678 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. Subbagian Kepegawaian. Pasal 680 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. pembukuan. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. analisis dan penyempurnaan organisasi serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Badan. Pasal 681 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. kepegawaian. Pasal 682 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara Badan. dan pertanggungjawaban keuangan Badan. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan. dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. c. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Badan. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. publikasi. e. mutasi. pembayaran. pengembangan. organisasi dan tata laksana. disiplin. penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. Subbagian Kerja Sama. d. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Badan. b. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. Pasal 679 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 678. dan kerja sama di lingkungan Badan. evaluasi.

penghapusan. pemantauan. c. dan perpustakaan di lingkungan Badan. inventarisasi. dan f. Pasal 685 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Pusat Pengembangan Profesi Pendidik menyelenggarakan fungsi: a. kearsipan. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Badan. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik. evaluasi. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. pendistribusian. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik. Pasal 684 Bagian Umum terdiri atas: a. dan c. dan Informal. Nonformal. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Badan. Subbagian Rumah Tangga. dan pelaporan pelaksanaan pengembangan profesi pendidik. Subbagian Barang Milik Negara. pelaksanaan administrasi Pusat Pengembangan Profesi Pendidik. b. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. dokumentasi. penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik. kebersihan. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Badan. Pasal 687 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 686. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. ketertiban. Bagian Keempat Pusat Pengembangan Profesi Pendidik Pasal 686 Pusat Pengembangan Profesi Pendidik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan pengembangan profesi pendidik. Pasal 688 Pusat Pengembangan Profesi Pendidik terdiri atas: a. penyusunan program pengembangan profesi pendidik. keamanan. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. 140 . dan penyusunan laporan barang milik negara di lingkungan Badan. dan c. d. b. e. keindahan. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. penyimpanan.Pasal 683 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 682. b.

evaluasi. pendidikan nonformal. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. dan pendidikan informal. evaluasi. dan Kelompok Jabatan Fungsional. pendidikan nonformal. Subbidang Peningkatan Kompetensi.b. pemantauan. d. 141 . dan pelaporan pelaksanaan peningkatan kompetensi pendidik pendidikan anak usia dini. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. Nonformal. Pasal 689 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. Subbagian Tata Usaha. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. Nonformal. dan pendidikan informal. Pasal 692 (1) Subbidang Peningkatan Kompetensi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta bahan koordinasi. dan pendidikan informal. evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. dan f. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi serta koordinasi. c. dan pendidikan informal. dan pendidikan informal. b. dan Informal terdiri atas: a. d. pendidikan nonformal. Pasal 690 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 689. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah. e. pendidikan nonformal. c. pendidikan nonformal. dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. e. dan pelaporan pelaksanaan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. pendidikan nonformal. fasilitasi. fasilitasi. pendidikan nonformal. Nonformal. dan pendidikan informal. Pasal 691 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. Subbidang Sertifikasi. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik pendidikan anak usia dini. dan b. dan pendidikan informal. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar. pemantauan. (2) Subbidang Sertifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi. fasilitasi.

fasilitasi. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik pendidikan dasar. penyusunan bahan kordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. penyusunan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. e. c. 142 . dan pelaporan pelaksanaan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. dan f. pemantauan. Pasal 695 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar terdiri atas: a. Subbidang Peningkatan Kompetensi. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik pendidikan menengah.Pasal 693 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi serta koordinasi. Pasal 694 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 693. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. dan d. (2) Subbidang Sertifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi. fasilitasi. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan kompetensi pendidik pendidikan dasar. Pasal 696 (1) Subbidang Peningkatan Kompetensi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta bahan koordinasi. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. dan b. Pasal 698 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 697. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. b. pemantauan. dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. Subbidang Sertifikasi. evaluasi. fasilitasi. dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. evaluasi. fasilitasi. Pasal 697 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi serta koordinasi.

fasilitasi. 143 . pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. koordinasi. kepegawaian. dan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. keuangan. dan ketatalaksanaan Pusat. kerumahtanggaan. e. Pasal 700 (1) Subbidang Peningkatan Kompetensi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta bahan koordinasi. penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. Pasal 699 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah terdiri atas: a. (2) Subbidang Sertifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi. Subbidang Sertifikasi. dan penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. dan pelaporan pelaksanaan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. Pasal 703 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 702. Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan menyelenggarakan fungsi: a. pemantauan. d. penyusunan bahan pelaksanaan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan kompetensi pendidik pendidikan menengah. evaluasi. Pasal 701 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. Bagian Kelima Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan Pasal 702 Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. barang milik negara. dan fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. penyusunan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. Subbidang Peningkatan Kompetensi. penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. fasilitasi. c. persuratan dan kearsipan. b. evaluasi. f. dan b.b. pemantauan. penyusunan program pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. c.

d. penyusunan laporan pelaksanaan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. 144 . Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan Pegawai. dan penyusunan laporan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. Subbidang Program. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. d. dan pelaporan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. dan b. Pasal 708 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik serta bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. dan d. c. b. b. Pasal 706 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 705. evaluasi. Pasal 704 Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan terdiri atas: a. (2) Subbidang Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan. Kelompok Jabatan Fungsional. Subbidang Evaluasi. Pasal 705 Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik serta bahan koordinasi. fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai. f. dan evaluasi pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. evaluasi. dan f. Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik menyelenggarakan fungsi: a. e. pemantauan. Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik. e. dan pelaksanaan administrasi Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. Bagian Tata Usaha. penyusunan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. Pasal 707 Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik terdiri atas: a. penyusunan bahan koordinasi dan pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. c. fasilitasi.

pelaksanaan urusan keuangan. dan f. fasilitasi. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan dan Pegawai menyelenggarakan fungsi: a. 145 . Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. kearsipan. d. dan evaluasi pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. pengelolaan barang milik negara. Subbidang Program. Subbidang Evaluasi. keuangan. fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. Pasal 710 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 709. Pasal 711 Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan dan Pegawai terdiri atas: a. c. pelaksanaan urusan perencanaan. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. pelaksanaan urusan persuratan.Pasal 709 Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan dan Pegawai mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai serta bahan koordinasi. kerumahtanggaan. e. penyusunan laporan pelaksanaan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. g. b. Pasal 714 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 713. b. f. e. kepegawaian. Pasal 713 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. barang milik negara. penyusunan bahan koordinasi dan pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. evaluasi. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. penyusunan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. dan b. dan ketatalaksanaan Pusat. dan perpustakaan. Pasal 712 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai serta bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. d. pelaksanaan urusan kepegawaian. dan h. c. (2) Subbidang Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan. dan penyusunan laporan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. persuratan dan kearsipan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan.

Nonformal. kebersihan. b. dan Informal. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi. dan g. Pasal 716 (1) Subbagian Kepegawaian dan Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. dokumentasi. Pasal 719 Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan terdiri atas: a. Subbagian Tata Usaha. keindahan. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Kelompok Jabatan Fungsional. pemetaan. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang penjaminan mutu pendidikan. Subbagian Rumah Tangga. kepegawaian. dan b. keamanan. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar. ketertiban. pelaksanaan pemetaan mutu pendidikan. fasilitasi. dan keprotokolan serta pengelolaan barang milik negara. evaluasi. pendidikan nonformal. pemantauan. Subbagian Kepegawaian dan Keuangan. b. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan. d. Nonformal. f.Pasal 715 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. bahan koordinasi. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan. penjaminan mutu pendidikan. Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a. c. dan pendidikan informal. keuangan. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan. dan ketatalaksanaan serta penyusunan laporan Pusat. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program. e. pelaksanaan administrasi Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan. Bagian Ketujuh Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan Pasal 717 Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan penjaminan mutu pendidikan. dan e. kearsipan. d. c. 146 . dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan serta pengembangan dan pengelolaan sistem informasi penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan. Pasal 718 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 717. perpustakaan. Pasal 720 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. evaluasi.

dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. dan pendidikan informal. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan serta pengembangan dan pengelolaan sistem informasi penjaminan mutu pendidikan dasar. dan pendidikan informal. bahan koordinasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penjaminan mutu pendidikan dasar. pendidikan nonformal. Pasal 724 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan dasar. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan anak usia dini. pendidikan nonformal. b. c. pendidikan nonformal. Nonformal. pendidikan nonformal. penyusunan laporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. penjaminan mutu pendidikan. Nonformal. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan anak usia. pemantaun dan evaluasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. pemetaan mutu pendidikan dasar. (2) Subbidang Sistem Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan dan pengelolaan sistem informasi serta pemantauan. d. bahan koordinasi. evaluasi. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. evaluasi. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. Subbidang Sistem Informasi. dan pendidikan informal. 147 . dan pendidikan informal. dan b. b. Pasal 722 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. dan Informal terdiri atas: a. dan pendidikan informal. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. pendidikan nonformal. e. penyusunan bahan kebijakan di bidang penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. pemetaan mutu pendidikan. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. f. dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. c. pemetaan. fasilitasi. Pasal 723 (1) Subbidang Pemetaan Mutu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program penjaminan mutu pendidikan. dan pendidikan informal. dan pendidikan informal. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. Subbidang Pemetaan Mutu. dan g. pemetaan mutu pendidikan anak usia dini. Pasal 725 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 724.Pasal 721 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 720.

dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. penyusunan laporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. penyusunan bahan kebijakan di bidang penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. f. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. pemetaan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. Subbidang Sistem Informasi. evaluasi. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan menengah. dan penyusunan laporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. pemantaun dan evaluasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah. Bidang Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi menyelenggarakan fungsi: a. g. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan dasar. bahan koordinasi. Pasal 729 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 728. Pasal 727 (1) Subbidang Pemetaan Mutu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program penjaminan mutu pendidikan. Pasal 730 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi terdiri atas: a. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. Subbidang Sistem Informasi. c. 148 . penjaminan mutu pendidikan. dan g. e. Subbidang Pemetaan Mutu. f. fasilitasi. bahan koordinasi. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan serta pengembangan dan pengelolaan sistem informasi penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. evaluasi. dan b. pemetaan mutu pendidikan. Subbidang Pemetaan Mutu. b. (2) Subbidang Sistem Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan dan pengelolaan sistem informasi serta pemantauan. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah. pemetaan. d. Pasal 726 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar terdiri atas: a. Pasal 728 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program. dan b. e.d.

Pasal 732 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. Pasal 704 huruf d. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. bahan koordinasi. Pasal 735 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan pengembangan. dan Pasal 719 huruf e mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundangundangan. Pasal 733 (1) Kelompok Jabatan Fungsional sebagaimana dimaksud pada Pasal 688 huruf e. kerumahtanggaan. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. pembinaan. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. evaluasi. (2) Subbidang Sistem Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan dan pengelolaan sistem informasi serta pemantauan. jenis. (5) Tugas. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud pada ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. dan evaluasi kegiatan di bidang teknologi pendidikan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk pendidikan. 149 . (2) Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal. barang milik negara. BAB XII PUSAT-PUSAT Bagian Pertama Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Pasal 734 (1) Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan adalah unsur pelaksana tugas Kementerian di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. pemetaan mutu pendidikan. dan ketatalaksanaan Pusat. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. persuratan dan kearsipan. keuangan. kepegawaian.Pasal 731 (1) Subbidang Pemetaan Mutu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program penjaminan mutu pendidikan.

persuratan. c. Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 738 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. penyusunan kebijakan teknis di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. pelaksanaan administrasi Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi pendidikan.Pasal 736 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 735. c. pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. kearsipan. dan e. kepegawaian. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan dan barang milik negara. Kelompok Jabatan Fungsional. Televisi. program. pelaksanaan urusan persuratan. Subbagian Rumah Tangga. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. pemantauan dan evaluasi di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. b. f. barang milik negara. Pasal 737 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan terdiri atas: a. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. dan Film. d. Bidang Pengembangan Jejaring. Subbagian Keuangan. dan c. pengembangan dan pengelolaan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. dan anggaran di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. b. e. pengelolaan kepegawaian. televisi. dan web. Pasal 739 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 738. film. kerumahtanggaan. 150 . Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web. d. b. e. keuangan. penyusunan rencana. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. dan perpustakaan. c. Pasal 740 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. Bagian Tata Usaha. dan g. pengelolaan keuangan. kearsipan. d. Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio. dan g. f. b. multimedia. dan ketatalaksanaan Pusat.

kearsipan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. perancangan. evaluasi. dan g. televisi. c. program dan anggaran serta urusan pembiayaan. dan laporan keuangan Pusat. pengembangan sistem pembelajaran berbasis radio. dan film. (3) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. pengembangan teknologi. televisi. dan keindahan di lingkungan Pusat. pengembangan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. dan pemberhentian pegawai. analisis. dan film. Pasal 742 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio. penyusunan bahan koordinasi kerja sama. Pasal 744 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio. dan produksi program pembelajaran berbasis radio. televisi. pertimbangan dan bantuan hukum. perpustakaan. Televisi. e. fasilitasi. (2) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan analisis jabatan. sistem dan prosedur kerja. dan film. keamanan. pengadaan. dan film. analisis. dan produksi program pembelajaran berbasis radio. d. mutasi. dan Film menyelenggarakan fungsi: a. pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. Subbidang Penyiaran dan Pengendalian. dan film. televisi. serta penyusunan laporan Pusat. Subbidang Perancangan dan Produksi. dan film. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi pembelajaran berbasis radio. perancangan. dan film. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan teknologi pemantauan. televisi. Televisi. pembelajaran berbasis radio. Pasal 745 (1) Subbidang Perancangan dan Produksi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. analisis dan penyempurnaan organisasi. barang milik negara. Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio. televise. televisi. televisi. dan Film mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. 151 . evaluasi. kebersihan. dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. dan Film terdiri atas: a. Pasal 743 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 742. perbendaharaan. dan film. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. keprotokolan. televisi. dan film. dan f. ketertiban. b. Televisi. dan urusan perencanaan. penyiaran dan pengendalian program pembelajaran berbasis radio. pengembangan sistem. dan b.Pasal 741 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan.

Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web menyelenggarakan fungsi: a. perancangan. (2) Subbidang Aplikasi dan Pengendalian mempunyai tugas melakukan aplikasi dan pengendalian program. pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. aplikasi dan pengendalian program pembelajaran berbasis multimedia dan web. dan f. dan film. pengembangan teknologi. Pasal 747 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 746. analisis. pengembangan sistem pembelajaran berbasis multimedia dan web. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. Pasal 746 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. televisi. evaluasi. evaluasi. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. dan produksi program pembelajaran berbasis multimedia dan web. analisis. pengembangan sistem. perancangan. e. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan teknologi pembelajaran berabasis multimedia dan web. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. fasilitasi. 152 . Pasal 749 (1) Subbidang Perancangan dan Produksi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Subbidang Aplikasi dan Pengendalian. dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web.(2) Subbidang Penyiaran dan Pengendalian mempunyai tugas melakukan penyiaran dan pengendalian program. c. dan produksi program pembelajaran berbasis multimedia dan web. b. d. dan b. evaluasi. Pasal 748 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web terdiri atas: a. dan g. dan fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. Subbidang Perancangan dan Produksi.

Pasal 752 Bidang Pengembangan Jejaring terdiri atas: a. (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. dan perancangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Subbidang Pemeliharaan dan Pengendalian. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. pemeliharaan dan pengendalian jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. evaluasi. dan b. Pasal 753 (1) Subbidang Pengkajian dan Perancangan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. b. Pasal 754 (1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundangundangan. 153 . fasilitasi. dan f. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. dan g. pengembangan. dan penyusunan laporan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. evaluasi. pengkajian. c. perancangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Subbidang Pengkajian dan Perancangan. e. Bidang Pengembangan Jejaring menyelenggarakan fungsi: a. dan penyusunan laporan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. pemantauan. d. (2) Subbidang Pemeliharaan dan Pengendalian mempunyai tugas melakukan pemeliharaan dan pengendalian. dan pengelolaan jejaring serta fasilitasi. pengembangan. pemantauan. fasilitasi. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. pengkajian dan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Pasal 751 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 750.Pasal 750 Bidang Pengembangan Jejaring mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan.

Bidang Informasi. f. barang milik negara. pengembangan kemitraan dengan lembaga. (5) Tugas. pengelolaan dan pembinaan kearsipan dan dokumen Kementerian.(4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. Bidang Pencitraan Publik. koordinasi pelaksanaan publikasi kebijakan dan kegiatan strategis Kementerian. persuratan. pemberian layanan informasi dan kehumasan bidang pendidikan. Bagian Kedua Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat Pasal 755 (1) Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat adalah unsur pelaksana tugas Kementerian di bidang pengelolaan informasi dan publikasi pendidikan serta hubungan masyarakat. Bagian Tata Usaha. media. dan masyarakat. c. i. c. g. (2) Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal. pengembangan kemitraan. publikasi dan pencitraan Kementerian. Pasal 759 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. dan pencitraan pendidikan. pengelolaan perpustakaan Kementerian. h. kepegawaian. keuangan. d. pengumpulan. Kelompok Jabatan Fungsional. evaluasi dan penyusunan laporan pengelolaan informasi dan hubungan masyarakat. dan j. d. dan e. Bidang Pengembangan Kemitraan. jenis. pengolahan. Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. kearsipan. penyusunan kebijakan teknis di bidang informasi dan hubungan masyarakat. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. kerumahtanggaan. Pasal 758 Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat terdiri atas: a. publikasi. b. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan. Pasal 757 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 756. Pasal 756 Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan koordinasi pengelolaan data dan informasi. b. 154 . dan ketatalaksanaan Pusat. pelaksanaan administrasi Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat. e.

perpustakaan. kearsipan. dan f. pelaksanaan urusan kerumahtangaan dan barang milik negara. dan pemberhentian pegawai. pengumpulan. dan anggaran serta pembiayaan. pengelolaan kepegawaian. penyajian data dan informasi pendidikan serta pengelolaan dan pembinaan arsip. b. b. dan c. analisis dan penyempurnaan organisasi. Pasal 764 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 763. serta penyusunan laporan Pusat. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. pertimbangan dan bantuan hukum. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. dan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. d. dan g. program. barang milik negara. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan. f. (2) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan analisis jabatan. d. keprotokolan.Pasal 760 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 759. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang informasi pendidikan. dokumen. c. pengelolaan arsip dan dokumentasi Kementerian. pengelolaan perpustakaan Kementerian. 155 . program. kebersihan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. Pasal 762 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Subbagian Rumah Tangga. Pasal 761 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. (3) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. pengolahan. penyusunan rencana. Bidang Informasi menyelenggarakan fungsi: a. sistem dan prosedur kerja. penyajian dan layanan informasi bidang pendidikan. perbendaharaan. e. pengadaan. pengelolaan keuangan. Pasal 763 Bidang Informasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. b. penyusunan bahan pembinaan kearsipan dan dokumen di lingkungan Kementerian. mutasi. evaluasi. pengumpulan dan pengolahan informasi bidang pendidikan. Subbagian Keuangan. dan laporan keuangan Pusat. pengembangan. keamanan. ketertiban. dan keindahan di lingkungan Pusat. dan perpustakaan Kementerian. e. dan urusan perencanaan. c. dan anggaran di bidang informasi dan hubungan masyarakat.

Pasal 766 (1) Subbidang Integrasi Informasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. pengolahan. b. bahan informasi. dan masyarakat. dan fasilitasi pelaksanaan kemitraan dengan media. b. d. Pasal 767 Bidang Pengembangan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. koordinasi. Subbidang Integrasi Informasi. rencana pengembangan. bahan informasi. fasilitasi pelaksanaan kemitraan di lingkungan Kementerian. Subbidang Perpustakaan. (2) Subbidang Arsip dan Dokumentasi mempunyai tugas melakukan pengelolaan dan penyusunan bahan pembinaan arsip dan dokumen Kementerian. Pasal 769 Bidang Pengembangan Kemitraan terdiri atas: a. dan e. dan c. Subbidang Arsip dan Dokumentasi. media. b. dan fasilitasi pelaksanaan kemitraan dengan masyarakat. dan fasilitasi pelaksanaan kemitraan dengan lembaga negara. (2) Subbidang Kemitraan Media mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. c. media. pengumpulan. media. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan kemitraan. 156 . Subbidang Kemitraan Media. bahan informasi. koordinasi pelaksanaan kemitraan dengan lembaga negara. Pasal 768 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 767. dan masyarakat. koordinasi. dan masyarakat. dan c. rencana pengembangan. Pasal 770 (1) Subbidang Kemitraan Lembaga Negara mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. rencana pengembangan. dan fasilitasi kemitraan dengan lembaga negara. penyusunan rencana pengembangan kemitraan dengan lembaga negara. (3) Subbidang Kemitraan Lembaga Masyarakat melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. (3) Subbidang Perpustakaan mempunyai tugas melakukan pengelolaan perpustakaan Kementerian. penyusunan bahan informasi Kementerian dalam pelaksanaan kemitraan dengan lembaga negara. media. dan penyajian data dan informasi bidang pendidikan. koordinasi. pengembangan. Subbidang Kemitraan Lembaga Masyarakat. Subbidang Kemitraan Lembaga Negara. dan masyarakat.Pasal 765 Bidang Informasi terdiri atas: a. Bidang Pengembangan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a.

157 . analisis. b. dan c. d. Pasal 773 Bidang Pencitraan Publik terdiri atas: a. Subbidang Publikasi. pengolahan. Pasal 774 (1) Subbidang Pengelolaan Aspirasi Masyarakat mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. (5) Tugas. b. Pasal 772 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 771. penyusunan tanggapan terhadap pengaduan masyarakat. dan penyusunan bahan informasi di bidang pendidikan melalui media. dan e. Bidang Pencitraan Publik menyelenggarakan fungsi: a. dan penyusunan tanggapan aspirasi masyarakat di bidang pendidikan. jenis. c. publikasi di bidang pendidikan serta pencitraan Kementerian. Subbidang Pengelolaan Konten Media. kajian aspirasi masyarakat. analisis dan penyusunan bahan informasi di bidang pendidikan melalui media. koordinasi dan penyusunan bahan publikasi di bidang pendidikan dan pencitraan Kementerian. (2) Subbidang Pengelolaan Konten Media mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. koordinasi dan penyusunan bahan publikasi di bidang pendidikan dan pencitraan Kementerian. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. pengumpulan. Pasal 775 (1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundangundangan. pengumpulan dan pengolahan aspirasi masyarakat. Subbidang Pengelolaan Aspirasi Masyarakat.Pasal 771 Bidang Pencitraan Publik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. (3) Subbidang Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pencitraan publik.

dan perpustakaan. pelaksanaan administrasi Pusat Data dan Statistik Pendidikan. pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan. d. c. barang milik negara. Pasal 780 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. dan anggaran di bidang data dan statistik pendidikan. c. pelaksanaan urusan persuratan. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal. kearsipan. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. (2) Pusat Data dan Statistik Pendidikan dipimpin oleh seorang Kepala. f.Bagian Ketiga Pusat Data dan Statistik Pendidikan Pasal 776 (1) Pusat Data dan Statistik Pendidikan adalah unsur pelaksana tugas Kementerian di bidang data dan statistik pendidikan. b. c. pelaksanaan pengelolaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan. kepegawaian. Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik. Bidang Data Peserta Didik . Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran. Pasal 779 Pusat Data dan Statistik Pendidikan terdiri atas: a. pelaksanaan koordinasi dan fasilitasi pengelolaan data dan statistik pendidikan. kearsipan. kerumahtanggaan. pengelolaan kepegawaian. Pasal 778 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam pasal 777. d. b. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan dan barang milik negara. Pasal 777 Pusat Data dan Statistik Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan data dan statistik pendidikan. dan Tenaga Kependidikan. penyusunan rencana. dan ketatalaksanaan Pusat. b. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. pengelolaan keuangan. persuratan. dan e. dan g. Kelompok Jabatan Fungsional. program. Pusat Data dan Statistik Pendidikan mempunyai fungsi: a. Pendidik. Pasal 781 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 780. dan e. penyusunan kebijakan teknis pengelolaan data dan statistik pendidikan. d. Bagian Tata Usaha. 158 . keuangan. e.

b. program. Pendidik. perpustakaan. Pasal 783 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. kebersihan.Pasal 782 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. dan b. dan tenaga kependidikan pada semua jenis. dan d. koordinasi. dan tenaga kependidikan tiap satuan pendidikan pada semua jenis. pendidik. dan c. Subbagian Rumah Tangga. dan tenaga kependidikan pada semua jenis. Pendidik. perbendaharaan. Pendidik. barang milik negara. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. penyusunan bahan koordinasi kerja sama. pendidik. Pasal 784 Bidang Data Peserta Didik. ketertiban. mutasi. keprotokolan. Pasal 785 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam pasal 784. (2) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan analisis jabatan. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pasal 787 (1) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. jenjang. pengadaan. keamanan. dan fasilitasi pengelolaan data. validasi. jenjang. analisis dan penyempurnaan organisasi. dan jalur pendidikan. evaluasi. dan Tenaga Kependidikan mempunyai fungsi: a. dan jalur pendidikan. fasilitasi dan pengelolaan data dan statistik peserta didik. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pengelolaan data peserta didik. c. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Peserta Didik. pendidik. (3) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. dan tenaga kependidikan pada semua jenis. koordinasi. kearsipan. dan urusan perencanaan. dan jalur pendidikan. pendidik. jenjang. pengelolaan data peserta didik. dan anggaran serta urusan pembiayaan. dan keindahan di lingkungan Pusat. penyusunan bahan kebijakan teknis pengelolaan data peserta didik. dan integrasi serta pengelolaan data peserta didik pada semua jenis. dan jalur pendidikan. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. Bidang Data Peserta Didik. dan jalur pendidikan. dan tenaga kependidikan setiap satuan pendidikan pada semua jenis. dan laporan keuangan Pusat. kompilasi. sistem dan prosedur kerja. Subbagian Keuangan. pelaksanaan kompilasi. pengembangan. dan pemberhentian pegawai serta penyusunan laporan Pusat. b. jenjang. pendidik. dan jalur pendidikan. validasi dan integrasi data peserta didik. dan Tenaga Kependidikan terdiri atas: a. 159 . jenjang. pertimbangan dan bantuan hukum. jenjang. Pasal 786 Bidang Data Peserta Didik.

Pasal 789 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 788. dan integrasi data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. dan jalur pendidikan. validasi. dan jalur pendidikan. dan fasilitasi pengelolaan data. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pengelolaan data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. c. dan integrasi serta pengelolaan data pendidik dan tenaga kependidikan pada semua jenis. jenjang. jenjang. (2) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Proses Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. koordinasi. dan jalur pendidikan. kompilasi.(2) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan integrasi serta pengelolaan data satuan pendidikan pada semua jenis. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Proses Pembelajaran. dan jalur pendidikan. dan integrasi serta pengelolaan data proses pembelajaran pada semua jenis. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Satuan Pendidikan. dan pemberian layanan data serta koordinasi dan fasilitasi pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan. dan fasilitasi pengelolaan data. dan jalur pendidikan. jenjang. dan fasilitasi pengelolaan data. jenjang. Pasal 790 Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran terdiri atas: a. Pasal 792 Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. b. dan jalur pendidikan. Pasal 791 (1) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Satuan Pendidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan jalur pendidikan. dan jalur pendidikan. koordinasi. validasi. d. koordinasi. fasilitasi. validasi. dan b. penyusunan bahan kebijakan teknis pengelolaan data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. jenjang. kompilasi. kompilasi. pengelolaan data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. jenjang. koordinasi. 160 . validasi. jenjang. Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran mempunyai fungsi: a. pelaksanaan kompilasi. statistik pendidikan. dan pengelolaan data dan statistik data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. Pasal 788 Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. jenjang.

Pasal 793 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam pasal 792, Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik mempunyai fungsi: a. penyusunan bahan kebijakan teknis pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan; b. penyusunan statistik pendidikan; c. pemberian layanan data dan statistik pendidikan; d. pendayagunaan data dan statistik pendidikan; dan e. koordinasi dan fasilitasi penyusunan program pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan. Pasal 794 Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik terdiri atas: a. Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Dasar dan Menengah; dan b. Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Tinggi, Pendidikan Anak, Usia, Dini, Nonformal, dan Informal. Pasal 795 (1) Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Dasar dan Menengah mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis, statistik pendidikan, dan pemberian layanan data serta koordinasi dan fasilitasi pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan dasar dan pendidikan menengah. (2) Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Tinggi, Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis, statistik pendidikan, dan pemberian layanan data serta koordinasi pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan tinggi, pendidikan anak usia dini, pendidikan nonformal, dan pendidikan informal. Pasal 796 (1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundangundangan. (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. (5) Tugas, jenis, dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan.

161

BAB XIII STAF AHLI Pasal 797 Staf Ahli Menteri Pendidikan Nasional yang selanjutnya dalam Peraturan Menteri ini disebut Staf Ahli berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. Pasal 798 Staf Ahli mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri mengenai masalah tertentu sesuai bidang keahliannya, yang tidak menjadi bidang tugas Sekretariat Jenderal, Direktorat Jenderal, Badan, dan Inspektorat Jenderal. Pasal 799 Staf Ahli terdiri atas: a. Staf Ahli Bidang Hukum; b. Staf Ahli Bidang Sosial dan Ekonomi Pendidikan; c. Staf Ahli Bidang Kerja Sama Internasional; d. Staf Ahli Bidang Organisasi dan Manajemen; dan e. Staf Ahli Bidang Budaya dan Psikologi Pendidikan. Pasal 800 (1) Staf Ahli Bidang Hukum mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan Nasional mengenai masalah hukum. (2) Staf Ahli Bidang Sosial dan Ekonomi Pendidikan mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan Nasional mengenai masalah sosial dan ekonomi pendidikan. (3) Staf Ahli Bidang Kerja Sama Internasional mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan Nasional mengenai masalah kerja sama internasional. (4) Staf Ahli Bidang Organisasi dan Manajemen mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan Nasional mengenai masalah organisasi dan manajemen. (5) Staf Ahli Bidang Budaya dan Psikologi Pendidikan mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan Nasional mengenai masalah budaya dan psikologi pendidikan. Pasal 801 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 799 dan Pasal 800, Staf Ahli secara administratif dikoordinasikan oleh Sekretaris Jenderal. BAB XIV TATA KERJA Pasal 802 Setiap satuan kerja membantu pimpinan organisasi dalam melaksanakan tugas di bidang tugasnya masing-masing sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Menteri.
162

Pasal 803 Dalam melaksanakan tugas, setiap satuan kerja wajib menerapkan prinsip koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi baik di lingkungan masing-masing maupun antar satuan organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional serta dengan instansi di luar Kementerian Pendidikan Nasional sesuai dengan tugasnya masing-masing. Pasal 804 Setiap pemimpin satuan organisasi wajib mengawasi bawahannya masing-masing dan bila terjadi penyimpangan agar mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Pasal 805 Setiap pemimpin satuan organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional bertanggung jawab memimpin dan mengoordinasikan bawahannya masing-masing dan memberikan bimbingan serta petunjuk bagi pelaksanaan tugas bawahan. Pasal 806 Setiap pemimpin satuan organisasi wajib mengikuti dan mematuhi petunjuk, bertanggung jawab kepada atasannya masing-masing, dan menyampaikan laporan secara berkala tepat pada waktunya. Pasal 807 Setiap laporan yang diterima oleh pemimpin satuan organisasi dari bawahan wajib diolah dan dipergunakan sebagai bahan penyusunan laporan lebih lanjut dan untuk memberikan petunjuk kepada bawahan. Pasal 808 Dalam menyampaikan laporan masing-masing kepada atasan, tembusan wajib disampaikan pula kepada satuan organisasi lain yang secara fungsional mempunyai hubungan kerja. Pasal 809 Dalam melaksanakan tugasnya setiap pemimpin satuan organisasi dibantu oleh kepala satuan organisasi dibawahnya dan dalam rangka pemberian bimbingan kepada bawahan masing-masing wajib mengadakan rapat berkala. BAB XV KETENTUAN LAIN-LAIN Pasal 810 Rincian tugas masing-masing unit kerja eselon I sebagai penjabaran tugas dan fungsi dalam Peraturan Menteri ini ditetapkan lebih lanjut dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional.
163

(2) Penyesuaian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan selambat-lambatnya dalam waktu 6 (enam) bulan sejak ditetapkannya Peraturan Menteri ini. Nomor 39 Tahun 2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Jenderal. Nomor 15 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Nomor 14 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah. dan Nomor 13 Tahun 2010 tentang Tugas Wakil Menteri Pendidikan Nasional. masih tetap dilaksanakan sampai dengan ditetapkannya organisasi dan tata kerja Kementerian Pendidikan Nasional dan ketentuan pelaksanaan sesuai dengan Peraturan Menteri ini. Nomor 31 Tahun 2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal. Nomor 1 Tahun 2009 tentang Staf Ahli Menteri Pendidikan Nasional.BAB XVI KETENTUAN PERALIHAN Pasal 811 (1) Semua tugas dan fungsi sebagai pelaksanaan dari Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 8 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Nomor 23 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Pusat-Pusat di lingkungan Departemen Pendidikan Nasional. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 8 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan. 164 . Nomor 15 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Nomor 23 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Pusat-Pusat di lingkungan Departemen Pendidikan Nasional. BAB XVII KETENTUAN PENUTUP Pasal 812 Dengan berlakunya Peraturan Menteri ini. Nomor 12 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat Jenderal sebagaimana telah diubah dengan Nomor 65 Tahun 2008 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 12 Tahun 2005 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat Jenderal. Nomor 14 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah. Nomor 1 Tahun 2009 tentang Staf Ahli Menteri Pendidikan Nasional. Nomor 40 Tahun 2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Penelitian dan Pengembangan. serta ketentuan pelaksanaannya. dan Nomor 13 Tahun 2010 tentang Tugas Wakil Menteri Pendidikan Nasional dinyatakan tidak berlaku. Nomor 12 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat Jenderal sebagaimana telah diubah dengan Nomor 65 Tahun 2008 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 12 Tahun 2005 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat Jenderal. Nomor 39 Tahun 2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Jenderal. Nomor 40 Tahun 2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Penelitian dan Pengembangan. Nomor 31 Tahun 2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal.

Kementerian Pendidikan Nasional. Kepala Biro Hukum dan Organisasi. TTD MOHAMMAD NUH Salinan sesuai dengan aslinya. Dr.. Pangerang Moenta. DFM.H. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 22 Desember 2010 MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL. NIP 19610828 198703 1 003 165 . A.H. S.Pasal 813 Perubahan atas susunan organisasi dan tata kerja menurut Peraturan Menteri ini. M.. Pasal 814 Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. ditetapkan oleh Menteri yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan di bidang pendidikan setelah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan di bidang pendayagunaan aparatur Negara dan reformasi birokrasi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful