SALINAN

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 36 TAHUN 2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, Menimbang : bahwa dalam rangka melaksanakan Pasal 707 Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional; : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301); 2. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara (Lembaran Negara Tahun 2008 Nomor 166, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4916); 3. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara; 4. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2010; 5. Keputusan Presiden Nomor 84/P Tahun 2009 mengenai Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II;

Mengingat

Memperhatikan : Persetujuan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dalam surat Nomor B/3914.1/M.PAN-RB/12/2010 tanggal 22 Desember 2010;

MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL. BAB I KEDUDUKAN, TUGAS, FUNGSI, DAN SUSUNAN ORGANISASI Pasal 1 (1) Kementerian Pendidikan Nasional berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. (2) Kementerian Pendidikan Nasional dipimpin oleh Menteri Pendidikan Nasional. Pasal 2 Kementerian Pendidikan Nasional mempunyai tugas menyelenggarakan urusan di bidang pendidikan nasional dalam pemerintahan untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara. Pasal 3 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, Kementerian Pendidikan Nasional menyelenggarakan fungsi: a. perumusan, penetapan, dan pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan nasional; b. pengelolaan barang milik negara yang menjadi tanggung jawab Kementerian Pendidikan Nasional; c. pengawasan atas pelaksanaan tugas di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional; d. pelaksanaan bimbingan teknis dan supervisi atas pelaksanaan urusan Kementerian Pendidikan Nasional di daerah; dan e. pelaksanaan kegiatan teknis yang berskala nasional. Pasal 4 Susunan organisasi Kementerian Pendidikan Nasional terdiri atas: a. Wakil Menteri Pendidikan Nasional; b. Sekretariat Jenderal; c. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal; d. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar; e. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah; f. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi; g. Inspektorat Jenderal; h. Badan Penelitian dan Pengembangan; i. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa; j. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan; k. Pusat Teknologi Komunikasi dan Informasi; l. Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat; m. Pusat Data dan Statistik Pendidikan;
2

n. o. p. q. r.

Staf Ahli Bidang Hukum; Staf Ahli Bidang Sosial dan Ekonomi Pendidikan; Staf Ahli Bidang Kerja Sama Internasional; Staf Ahli Bidang Organisasi dan Manajemen; dan Staf Ahli Bidang Budaya dan Psikologi Pendidikan. BAB II WAKIL MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL Pasal 5

Wakil Menteri mempunyai tugas membantu Menteri dalam memimpin pelaksanaan tugas Kementerian Pendidikan Nasional. Pasal 6 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5, Wakil Menteri menyelenggarakan fungsi: a. melaksanakan koordinasi perumusan kebijakan di bidang pendidikan nasional; b. melaksanakan koordinasi dan pengendalian pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan nasional; c. melaksanakan koordinasi dan pemantauan pengelolaan barang milik negara; d. atas persetujuan Menteri melaksanakan pengendalian atas pelaksanaan tugas di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional; e. mengoordinasikan pelaksanaan kegiatan teknis yang berskala nasional; dan f. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Menteri. BAB III SEKRETARIAT JENDERAL Bagian Pertama Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Pasal 7 Sekretariat Jenderal dipimpin oleh seorang Sekretaris Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. Pasal 8 Sekretariat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan koordinasi pelaksanaan tugas, pembinaan, dan pemberian dukungan administrasi kepada seluruh unit organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional. Pasal 9 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8, Sekretariat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. koordinasi kegiatan Kementerian Pendidikan Nasional; b. koordinasi dan penyusunan rencana dan program Kementerian Pendidikan Nasional;

3

c. kepegawaian. kerumahtanggaan. f. Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian. d. b. kepegawaian. dan penyusunan rencana. dan kerumahtanggaan Kementerian Pendidikan Nasional. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Sekretariat Jenderal dan Kementerian. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. pengelolaan urusan keuangan. dan anggaran Sekretariat Jenderal. keuangan. dan keprotokolan. b. dan f. kepegawaian. pembinaan dan pemberian dukungan administrasi yang meliputi ketatausahaan. Biro Umum. tata laksana. dan d. d. barang milik negara. 4 . program. d. koordinasi. dan pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Menteri Pendidikan Nasional. Bagian Tata Usaha dan Protokol. sinkronisasi. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 10 Sekretariat Jenderal terdiri atas: a.c. c. Biro Umum menyelenggarakan fungsi: a. pembinaan pengelolaan barang milik negara dan ketatausahaan di lingkungan Kementerian. Pasal 13 Biro Umum terdiri atas: a. e. dan e. Bagian Barang Milik Negara. Pasal 12 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11. dan kerja sama. koordinasi dan penyusunan peraturan perundang-undangan dan bantuan hukum. Biro Keuangan. Biro Kepegawaian. b. c. keuangan. penyelenggaraan pengelolaan barang milik negara. ketatausahaan pimpinan. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan Sekretariat Jenderal. dan ketatalaksanaan di lingkungan Sekretariat Jenderal serta penyusunan bahan pembinaan pengelolaan barang milik negara dan ketatausahaan Kementerian. Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri. Biro Hukum dan Organisasi. Bagian Ketiga Biro Umum Pasal 11 Biro Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. e. ketatausahaan. dan barang milik negara Sekretariat Jenderal. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. g. pembinaan dan penyelenggaraan organisasi.

pengeluaran. pelaksanaan urusan gaji pegawai dan perjalanan dinas pimpinan. dan penyusunan rencana. sinkronisasi. sinkronisasi.Pasal 14 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi penyusunan rencana. pengelolaan anggaran. program. b. koordinasi. urusan tata usaha pimpinan. program. dan penyusunan rencana. Pasal 15 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14. dan evaluasi pelaksanaan program dan anggaran serta penyusunan laporan Sekretariat Jenderal. dan penyajian data dan informasi program dan anggaran Sekretariat Jenderal. dan c. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan pelaksanaan urusan penerimaan. program. pertanggungjawaban anggaran. f. Pasal 18 Bagian Tata Usaha dan Protokol mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan dan pembinaan persuratan Kementerian. penyusunan laporan pelaksanaan program dan anggaran Sekretariat Jenderal. urusan gaji pegawai dan perjalanan dinas pimpinan serta penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Sekretariat Jenderal. b. pengumpulan. Subbagian Evaluasi dan Pelaporan. 5 . Subbagian Program dan Anggaran. dan anggaran serta verifikasi. d. dan g. dan anggaran Sekretariat Jenderal. penyimpanan. dan penyusunan laporan pelaksanaan program dan anggaran Sekretariat Jenderal. anggaran. pengolahan. dan penyajian data dan informasi serta koordinasi. Pasal 17 (1) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pengumpulan. pelaksanaan pembukuan dan verifikasi pelaksanaan anggaran Sekretariat Jenderal. Subbagian Perbendaharaan. program. pengolahan. (3) Subbagian Evaluasi dan Pelaporan mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. Pasal 16 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. pelaksanaan urusan perbendaharaan dan penerimaan negara bukan pajak Sekretariat Jenderal. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program dan anggaran Sekretariat Jenderal. c. e. perhitungan anggaran. dan keprotokolan serta kearsipan di lingkungan Sekretariat Jenderal. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. dan anggaran Sekretariat Jenderal.

inventarisasi. Subbagian Protokol. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Sekretariat Jenderal. penyusunan risalah rapat pimpinan Kementerian. pengelolaan dan pembinaan persuratan di lingkungan Kementerian. pelaksanaan urusan tata usaha pimpinan. Sekretaris Jenderal. (2) Subbagian Tata Usaha Pimpinan mempunyai tugas melakukan urusan ketatausahaan Menteri. dan f. pelaporan barang milik negara di lingkungan Kementerian. Wakil Menteri. Pasal 20 Bagian Tata Usaha dan Protokol terdiri atas: a. b. dan penghapusan barang milik negara di lingkungan Kementerian serta pengelolaan barang milik negara Sekretariat Jenderal. 6 . Pasal 23 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22. penyusunan bahan fasilitasi pengelolaan barang milik negara di lingkungan Kementerian. e. b. dan c. dan pendistribusian barang milik negara di lingkungan Sekretariat Jenderal. (3) Subbagian Protokol melakukan urusan keprotokolan dan penerimaan tamu di lingkungan Sekretariat Jenderal dan Kementerian. Subbagian Tata Usaha Pimpinan. b. dan penyusunan risalah rapat pimpinan Kementerian. d. Pasal 22 Bagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pembinaan dan pengendalian pengadaan barang dan jasa. pengadaan. c. Bagian Barang Milik Negara menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 21 (1) Subbagian Persuratan mempunyai tugas melakukan pengelolaan dan pembinaan persuratan Kementerian serta urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Sekretariat Jenderal. pemantauan dan evaluasi pendayagunaan barang milik negara Kementerian. Subbagian Persuratan. pelaksanaan urusan keprotokolan Kementerian. dan e. pelaksanaan inventarisasi dan penghapusan barang milik negara di lingkungan Kementerian. pelaksanaan urusan perencanaan. c. Bagian Tata Usaha dan Protokol menyelenggarakan fungsi: a. Staf Ahli Menteri.Pasal 19 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18. penyusunan bahan pembinaan dan pengendalian pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian. d.

Pasal 27 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 26. dan f. Subbagian Urusan Dalam. pelaksanaan urusan kesehatan pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal. dan mutasi pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal. 7 . ketatalaksanaan. Pasal 26 Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan urusan kerumahtanggaan.Pasal 24 Bagian Barang Milik Negara terdiri atas: a. pelaksanaan urusan pengembangan. d. dan pengelolaan kepegawaian di lingkungan Sekretariat Jenderal. pengadaan. perundang-undangan. pengadaan. (3) Subbagian Pendayagunaan dan Penghapusan mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pendayagunaan serta penghapusan barang milik negara di lingkungan Kementerian. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal. pelaksanaan urusan organisasi dan ketatalaksanaan di lingkungan Sekretariat Jenderal. Subbagian Perawatan dan Pemeliharaan. dan pendistribusian barang milik negara di lingkungan Sekretariat Jenderal. b. Pasal 25 (1) Subbagian Fasilitasi Pengadaan Barang dan Jasa mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian serta perencanaan. Subbagian Pendayagunaan dan Penghapusan. c. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Sekretariat Jenderal. e. Pasal 28 Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian terdiri atas: a. dan c. b. (2) Subbagian Inventarisasi dan Pelaporan Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan dan inventarisasi serta pelaporan barang milik negara di lingkungan Kementerian. dan c. disiplin. hukum. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Sekretariat Jenderal. Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. b. Subbagian Inventarisasi dan Pelaporan Barang Milik Negara. Subbagian Fasilitasi Pengadaan Barang dan Jasa. pelaksanaan urusan perencanaan. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian.

Bagian Kerja Sama Luar Negeri. dan anggaran Kementerian serta pembinaan dan penyelenggaraan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan. analisis dan penyempurnaan organisasi. Bagian Keempat Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri Pasal 30 Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri mempunyai tugas melaksanakan koordinasi. disiplin. ketertiban. pengadaan. peningkatan kemampuan profesional dan karir. dan d. b. g. dan h. sinkronisasi. pemindahan. dan anggaran Kementerian. Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program. (3) Subbagian Urusan Dalam mempunyai tugas melakukan urusan keamanan. penyusunan sistem dan prosedur kerja. c. dan penyusunan rencana.Pasal 29 (1) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan analisis jabatan. sinkronisasi. Bagian Perencanaan Program dan Anggaran. penyusunan. (2) Subbagian Perawatan dan Pemeliharaan mempunyai tugas melakukan perawatan dan pemeliharaan barang milik negara di lingkungan Sekretariat Jenderal. e. rencana. fasilitasi dan pembinaan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal. pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan. program. b. Pasal 31 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 30. kepangkatan. Pasal 32 Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri terdiri atas: a. kesehatan. dan keindahan serta pengelolaan kendaraan dan rumah dinas di lingkungan Sekretariat Jenderal. pembinaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan. dan anggaran Kementerian serta kerja sama luar negeri. pelindungan. sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah. program. program. penghargaan. koordinasi dan sinkronisasi perumusan kebijakan Kementerian. Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri menyelenggarakan fungsi: a. d. pengangkatan. kebersihan. Bagian Fasilitasi Internasional. koordinasi. rencana. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum serta urusan perencanaan. dan evaluasi kebijakan. 8 . c. pelaksanaan urusan administrasi kerja sama luar negeri dan Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO. f.

dan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. program. penyusunan bahan sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah.Pasal 33 Bagian Perencanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melaksanakan koordinasi. program. penyusunan bahan rencana. b. program. dan penyusunan rencana. Nonformal dan Informal. program. dan penyusunan rencana. dan anggaran Kementerian. c. sinkronisasi. program. dan penyusunan rencana. dan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. sinkronisasi. sinkronisasi. dan c. (3) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran III mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi. program. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran III. dan Badan Penelitian dan Pengembangan serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah bidang penelitian dan pengembangan. dan d. dan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. 9 . Inspektorat Jenderal. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran I. dan anggaran di lingkungan Kementerian. program. dan penyusunan rencana. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah bidang pendidikan dasar dan pendidikan menengah dan bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. dan Pusat-Pusat serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah bidang pendidikan anak usia dini. Sekretariat Jenderal. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. dan pendidikan informal. penyusunan bahan dan koordinasi pembahasan rencana. b. pendidikan nonformal. koordinasi dan sinkronisasi penyusunan rencana. Pasal 35 Bagian Perencanaan Program dan Anggaran terdiri atas: a. dan anggaran di lingkungan Kementerian serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah. (2) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran II mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi. dan anggaran Kementerian. Pasal 36 (1) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran I mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi. sinkronisasi. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran II. Pasal 34 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 33. Bagian Perencanaan Program dan Anggaran menyelenggarakan fungsi: a.

10 . (2) Subbagian Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. b. Pasal 40 (1) Subbagian Kebijakan mempunyai tugas melakukan koordinasi. dan d. b. program. dan anggaran Kementerian serta pengelolaan data dan informasi perencanaan. pelaksanaan urusan administrasi kerja sama luar negeri bilateral. program. dan penyusunan bahan kebijakan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan di lingkungan Kementerian. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan. pelaksanaan koordinasi dan sinkronisasi penyusunan kebijakan Kementerian. dan anggaran Kementerian. Pasal 42 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 41. (3) Subbagian Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan sistem informasi perencanaan dan pengelolaan data dan informasi perencanaan pendidikan. b. dan multilateral. rencana. Subbagian Kebijakan. Pasal 39 Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program terdiri atas: a. dan c.Pasal 37 Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program mempunyai tugas melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi penyusunan kebijakan. Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan pembinaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan. Bagian Kerja Sama Luar Negeri menyelenggarakan fungsi: a. dan c. Pasal 38 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 37. evaluasi pelaksanaan kebijakan. Subbagian Informasi. c. pengelolaan data dan informasi perencanaan. dan anggaran di lingkungan Kementerian. Subbagian Evaluasi Program. rencana. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan. sinkronisasi. program. Pasal 41 Bagian Kerja Sama Luar Negeri mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pembinaan dan penyelenggaraan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan. penyusunan bahan kebijakan Kementerian. regional.

Pasal 45 Bagian Fasilitasi Internasional mempunyai tugas melaksanakan fasilitasi dan pelayanan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri serta urusan administrasi Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO dan ketatausahaan Biro. dan d. Subbagian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO. penyusunan bahan pembinaan serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan yang bersifat bilateral di kawasan Regional dan Multirateral. (3) Subbagian Kerja Sama Regional dan Multilateral mempunyai tugas melakukan urusan administrasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. (2) Subbagian Asia. 11 . Pasal 47 Bagian Fasilitasi Internasional terdiri atas: a. Subbagian Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia. Pasal 44 (1) Subbagian Amerika dan Eropa mempunyai tugas melakukan urusan administrasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. Pasifik. dan Afrika mempunyai tugas melakukan urusan administrasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. b. b. Pasifik. Bagian Fasilitasi Internasional menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 46 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45. Subbagian Kerja Sama Regional dan Multilateral. c. penyusunan bahan pembinaan serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan yang bersifat bilateral di kawasan Amerika dan Eropa. penyusunan bahan pembinaan serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan yang bersifat bilateral di kawasan Asia. pelaksanaan urusan tata usaha Biro. dan Afrika. Subbagian Tata Usaha. Subbagian Asia. pelaksanaan urusan administrasi Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO. dan c. dan Afrika. Subbagian Amerika dan Eropa. dan c. fasilitasi dan pembinaan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri. Pasal 48 (1) Subbagian Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia mempunyai tugas melakukan fasilitasi dan pembinaan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri.Pasal 43 Bagian Kerja Sama Luar Negeri terdiri atas: a. b. Pasifik. pemberian layanan tamu asing dan beasiswa RI.

Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja. keuangan. pelaporan keuangan. Pasal 50 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 49. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. pelaksanaan akuntansi keuangan Kementerian. dan d. pelaksanaan tindaklanjut hasil pemeriksaan dan penyelesaian masalah kerugian negara di lingkungan Kementerian. evaluasi dan penyusunan laporan keuangan Kementerian. teknologi. pengujian. kepegawaian. dan h. Bagian Perbendaharaan menyelenggarakan fungsi: a. b. akuntansi. dan kerumahtanggaan Biro serta pemberian layanan tamu asing dan beasiswa RI. Bagian Perbendaharaan. pelaksanaan pembinaan pengelolaan keuangan Kementerian. Biro Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. b. Pasal 52 Bagian Perbendaharaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pembinaan pejabat perbendaharaan dan pengelolaan keuangan Kementerian serta penyelesaian masalah kerugian negara. pelaksanaan pembinaan pejabat perbendaharaan di lingkungan Kementerian. barang milik negara. 12 . g. pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. d. pelaksanaan penyelesaian kerugian negara di lingkungan Kementerian. sains.(2) Subbagian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO mempunyai tugas melakukan urusan administrasi Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO dan informasi perkembangan dan peningkatan kerja sama UNESCO di bidang pendidikan. b. dan sosial budaya. Pasal 53 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 52. penyusunan laporan dan pembinaan akuntabilitas kinerja Kementerian. e. verifikasi. Bagian Kelima Biro Keuangan Pasal 49 Biro Keuangan mempunyai tugas melaksanakan urusan pembiayaan. c. c. penyusunan bahan penetapan dan pembinaan pejabat perbendaharaan. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran Kementerian. Bagian Pembiayaan. f. Pasal 51 Biro Keuangan terdiri atas: a. dan pembinaan pengelolaan keuangan serta penyusunan laporan dan pembinaan akuntabilitas kinerja Kementerian.

Pasal 57 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 56. dan c. keuangan. Pasal 55 (1) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan dan pembinaan pejabat perbendaharaan di lingkungan Kementerian. (2) Subbagian Kerugian Negara mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan tindaklanjut hasil pemeriksaan dan penyelesaian masalah kerugian negara di lingkungan Kementerian. Subbagian Tata Usaha. Subbagian Pembiayaan I. b. verifikasi dokumen pencairan anggaran Kementerian. d. b. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Pasal 54 Bagian Perbendaharaan terdiri atas: a. barang milik negara. Subbagian Perbendaharaan. Pasal 58 Bagian Pembiayaan terdiri atas: a. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran Kementerian. Subbagian Pembiayaan III. verifikasi. Bagian Pembiayaan menyelenggarakan fungsi: a. pengesahan dokumen pencairan anggaran Kementerian. dan kerumahtanggaan Biro serta pelaksanaan dan koordinasi pemberian bantuan kepada lembaga penyelenggara pendidikan. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah.c. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. Subbagian Pembiayaan II. Pasal 56 Bagian Pembiayaan mempunyai tugas melaksanakan pengujian. Pasal 59 (1) Subbagian Pembiayaan I mempunyai tugas melakukan pengujian. dan c. b. dan c. kepegawaian. 13 . Subbagian Kerugian Negara. pelaksanaan pengujian dokumen pencairan anggaran Kementerian. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan perbendaharaan. verifikasi.

Pasal 61 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 60. pengelolaan sistem akuntansi. pengembangan. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.(2) Subbagian Pembiayaan II mempunyai tugas melakukan pengujian. dan pelaporan keuangan serta pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Nonformal dan Informal. perhitungan anggaran. Pasal 62 Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan terdiri atas: a. pengelolaan. penyusunan neraca anggaran dan laporan keuangan Kementerian. dan Badan Penelitian dan Pengembangan. (3) Subbagian Pembiayaan III mempunyai tugas melakukan pengujian. neraca. b. Sekretariat Jenderal. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. b. Pasal 60 Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melaksanakan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan Kementerian. neraca. penyusunan bahan pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Kementerian. verifikasi. dan pelaporan keuangan serta pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. pengembangan. d. Nonformal dan Informal. perhitungan anggaran. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan III mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan. verifikasi. dan pelaporan keuangan serta pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. pengembangan. perhitungan anggaran. Inspektorat Jenderal. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. verifikasi. pelaksanaan verifikasi dokumen anggaran Kementerian. dan e. dan pembinaan sistem akuntansi dan pelaporan keuangan. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan III. pengelolaan sistem akuntansi. 14 . dan Pusat-Pusat. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan I. dan Pusat-pusat. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. verifikasi. Pasal 63 (1) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan I mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan. pengelolaan sistem akuntansi. dan Badan Penelitian dan Pengembangan. c. (2) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan II mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan. neraca. verifikasi. Inspektorat Jenderal. Sekretariat Jenderal. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan II. Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan perhitungan anggaran Kementerian. pengembangan. dan c.

Subbagian Akuntabilitas Kinerja II. Sekretariat Jenderal. Pasal 65 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 64. Subbagian Akuntabilitas Kinerja I. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. c. (3) Subbagian Akuntabilitas Kinerja III mempunyai tugas melakukan pengumpulan.Pasal 64 Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja mempunyai tugas melaksanakan penyusunan laporan dan pembinaan akuntabilitas kinerja Kementerian. pengolahan. Pasal 66 Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja terdiri atas: a. dan d. Bagian Keenam Biro Kepegawaian Pasal 68 Biro Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan dan penyusunan bahan pembinaan kepegawaian di lingkungan Kementerian. Inspektorat Jenderal. dan penyusunan laporan akuntabilitas kinerja serta penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. evaluasi laporan akuntabilitas kinerja di lingkungan Kementerian. dan penyusunan laporan akuntabilitas kinerja serta penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Kementerian. dan penyusunan laporan akuntabilitas kinerja serta penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. evaluasi. b. pengolahan. Subbagian Akuntabilitas Kinerja III. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. Nonformal dan Informal. pengumpulan dan pengolahan data akuntabilitas kinerja di lingkungan Kementerian. Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja menyelenggarakan fungsi: a. pengolahan. evaluasi. dan Badan Penelitian dan Pengembangan. evaluasi. Pasal 67 (1) Subbagian Akuntabilitas Kinerja I mempunyai tugas melakukan pengumpulan. (2) Subbagian Akuntabilitas Kinerja II mempunyai tugas melakukan pengumpulan. dan c. 15 . b. dan Pusat-pusat. penyusunan laporan akuntabilitas kinerja Kementerian.

Pasal 69 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 68. dan tenaga administrasi di lingkungan Kementerian. Bagian Perencanaan dan Pengadaan. Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non Dosen. e. penyusunan bahan standar kualifikasi pegawai Kementerian. analisis kebutuhan pegawai di lingkungan Kementerian. Pasal 71 Bagian Perencanaan dan Pengadaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan standar kualifikasi. 16 . pelaksanaan urusan pengadaan pegawai di lingkungan Kementerian. penyusunan bahan pemberian penghargaan pegawai di lingkungan Kementerian. Subbagian Informasi Kepegawaian. pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. e. c. pelaksanaan urusan pengangkatan dalam jabatan. pelaksanaan urusan mutasi dosen. pelaksanaan urusan disiplin pegawai. pengelolaan data dan informasi serta dokumentasi kepegawaian. penyusunan bahan koordinasi pengadaan pegawai di lingkungan Kementerian. Pasal 73 Bagian Perencanaan dan Pengadaan terdiri atas: a. Pasal 72 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 71. b. j. dan d. f. c. pelaksanaan urusan tata usaha Biro. dan Pensiun. g. dan k. f. penyusunan bahan rencana dan pengendalian formasi pegawai di lingkungan Kementerian. Biro Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. c. b. dan g. penyusunan standar kualifikasi dan rencana formasi pegawai Kementerian. rencana formasi. Bagian Perencanaan dan Pengadaan menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan pemberian penghargaan pegawai di lingkungan Kementerian. dan c. pengadaan pegawai. d. Pasal 70 Biro Kepegawaian terdiri atas: a. i. tenaga fungsional lainnya. pelaksanaan urusan pemberhentian dan pemensiunan pegawai di lingkungan Kementerian. Bagian Pengembangan. pengelolaan data dan informasi pegawai Kementerian. d. Disiplin. Subbagian Tata Usaha. pembinaan dan pengembangan pegawai kementerian. dan pemberian penghargaan pegawai serta pengelolaan sistem informasi pegawai di lingkungan Kementerian. b. b. h. Bagian Mutasi Dosen. pengembangan sistem dan pengukuran kinerja pegawai di lingkungan Kementerian. Subbagian Perencanaan dan Pengadaan Pegawai.

Disiplin. disiplin. ujian dinas. Pasal 77 Bagian Pengembangan. pemberhentian. kepangkatan. dan mutasi lainnya bagi tenaga administrasi di lingkungan Kementerian. dan Pensiun mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pengembangan. penyusunan bahan penetapan pemberhentian dan pemensiunan pegawai di lingkungan Kementerian. b. pemindahan. b. dan kerumahtanggaan Biro. Pasal 76 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 75. Pasal 75 Bagian Pengembangan. analisis kebutuhan. rencana pengendalian formasi pegawai.Pasal 74 (1) Subbagian Perencanaan dan Pengadaan Pegawai mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan standar kualifikasi. Subbagian Disiplin dan Pensiun. Subbagian Pengembangan. penyusunan bahan penetapan pengangkatan. kepangkatan. keuangan. penyusunan bahan pertimbangan hukum di bidang kepegawaian. barang milik negara. Disiplin. pemindahan. dan Pensiun menyelenggarakan fungsi: a. c. (2) Subbagian Informasi Kepegawaian mempunyai tugas melakukan pengembangan sistem dan pengelolaan data dan informasi pegawai serta penyusunan bahan pemberian penghargaan pegawai di lingkungan Kementerian. dan pengembangan kepegawaian lainnya serta penyusunan bahan pengembangan sistem dan pengukuran kinerja pegawai di lingkungan Kementerian. Bagian Pengembangan. penyusunan bahan pengembangan pegawai di lingkungan Kementerian. pendidikan dan pelatihan. izin belajar. d. dan mutasi lainnya bagi tenaga administrasi di lingkungan Kementerian. dan pemensiunan pegawai serta mutasi tenaga administrasi. dan f. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. e. pelaksanaan urusan disiplin pegawai di lingkungan Kementerian. Disiplin. pengembangan sistem dan pengukuran kinerja pegawai di lingkungan Kementerian. serta koordinasi pengadaan pegawai di lingkungan Kementerian. Pasal 78 (1) Subbagian Pengembangan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan tugas belajar. dan Pensiun terdiri atas: a. tunjangan tugas belajar. 17 . Subbagian Mutasi Tenaga Administrasi. kepegawaian. (2) Subbagian Mutasi Tenaga Administrasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan pengangkatan. dan c.

pembantuan. penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen di lingkungan Kementerian. rancangan dan penilaian pelaksanaan peraturan perundang-undangan di bidang kepegawaian. pelaksanaan urusan pemindahan. (2) Subbagian Mutasi Dosen II mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen. c. Pasal 82 (1) Subbagian Mutasi Dosen I mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen. dan f. dan jabatan dosen. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen.(3) Subbagian Disiplin dan Pensiun mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pertimbangan hukum di bidang kepegawaian. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian Agama di wilayah kerjanya. serta penyusunan bahan penetapan pemberhentian dan pemensiunan pegawai di lingkungan Kementerian. pemindahan. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. pemekerjaan. Subbagian Mutasi Dosen I. pemekerjaan. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. penyusunan bahan penetapan pembebasan sementara dan pengangkatan kembali dari/dalam jabatan dosen. kepangkatan. pemindahan. (3) Subbagian Mutasi Dosen III mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen. b. penetapan angka kredit dan jabatannya. dan c. penetapan penjatuhan hukuman disiplin. pembantuan. pemekerjaan. e. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. Pasal 79 Bagian Mutasi Dosen mempunyai tugas melaksanakan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. pemindahan. kepangkatan. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian Agama di wilayah kerjanya. pemindahan. angka kredit. pembantuan. b. pemekerjaan. pembantuan. penyusunan bahan penetapan angka kredit dan jabatan dosen di lingkungan Kementerian. kepangkatan. penyusunan bahan penetapan pangkat dalam jabatan dosen. kepangkatan. Subbagian Mutasi Dosen II. Bagian Mutasi Dosen menyelenggarakan fungsi: a. dan pembantuan dosen. penetapan angka kredit dan jabatannya. Pasal 81 Bagian Mutasi Dosen terdiri atas: a. 18 . dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian Agama di wilayah kerjanya serta perguruan tinggi kedinasan pada instansi lain. penyusunan bahan penetapan mutasi lainnya bagi dosen. penetapan angka kredit dan jabatannya. Pasal 80 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 79. d. Subbagian Mutasi Dosen III.

d. f. dan g. dan mutasi lainnya bagi tenaga fungsional tertentu selain guru dan dosen di lingkungan Kementerian. pemindahan. c.Pasal 83 Wilayah kerja Subbagian Mutasi Dosen I. pembebasan sementara. Subbagian Tenaga Fungsional Lainnya. penetapan pangkat guru pembantuan di luar negeri. dan Subbagian Mutasi Dosen III sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 ayat (1). pelaksanaan urusan pemindahan guru PNS antarinstansi dan antarprovinsi serta pembantuan guru. pelaksanaan urusan pembantuan guru dan kepala sekolah pada sekolah Indonesia di luar negeri. pemberhentian dari/dalam jabatan struktural dan pimpinan serta pembantuan Atase Pendidikan dan Dubes/Wakil RI pada UNESCO. dan Perwakilan RI di Luar Negeri. b. kepangkatan. Subbagian Mutasi Jabatan. e. diatur lebih lanjut dalam Peraturan Sekretaris Jenderal. Dubes/Wakil RI pada UNESCO. pengaktifan kembali. Subbagian Mutasi Dosen II. penyusunan bahan penetapan kepangkatan dan jabatan bagi tenaga fungsional tertentu selain guru dan dosen. Pasal 86 Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non-Dosen terdiri atas: a. dan guru Pembina tingkat I ke atas. pelaksanaan urusan pengangkatan. pemindahan. pemberhentian serta alih fungsi dalam jabatan fungsional tertentu selain guru dan dosen. penyusunan bahan penetapan pangkat dan jabatan guru pembina tingkat I ke atas. Pasal 84 Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non-Dosen mempunyai tugas melaksanakan urusan pengangkatan dan pemberhentian dari/dalam jabatan struktural dan pimpinan serta penyusunan bahan penetapan angka kredit dan jabatannya. (2) Subbagian Tenaga Fungsional Guru mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan dalam jabatan dan pangkat guru bukan PNS. dan pemberhentian serta pembantuan dari/dalam jabatan struktural dan pimpinan. Subbagian Tenaga Fungsional Guru. dan ayat (3). 19 . pembebasan sementara dan pemberhentian. Pasal 87 (1) Subbagian Mutasi Jabatan mempunyai tugas melakukan urusan pengangkatan. dan c. pejabat Atase Pendidikan. Pasal 85 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 84. Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non-Dosen menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan pengangkatan pertama. pembantuan. penyusunan bahan penetapan pangkat dan jabatan guru bukan PNS. pemindahan. ayat (2). b.

organisasi.(3) Subbagian Tenaga Fungsional Lainnya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan angka kredit dan jabatannya. Bagian Kelembagaan. kepangkatan. Bagian Bantuan Hukum. pembinaan. pembinaan. e. h. dan pengembangan kelembagaan di lingkungan Kementerian. Biro Hukum dan Organisasi menyelenggarakan fungsi: a. pembebasan sementara dan pemberhentian. pelaksanaan analisis jabatan dan penyajian informasi jabatan di lingkungan Kementerian. dan evaluasi pelaksanaan pelayanan publik di lingkungan Kementerian. pengkajian. fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan di daerah. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja lembaga serta penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Kementerian. b. Pasal 90 Biro Hukum dan Organisasi terdiri atas: a. pembinaan. Bagian Peraturan Perundang-undangan. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan. pengkajian. d. f. g. penelaahan kasus dan masalah hukum serta pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai di lingkungan Kementerian. penelaahan dan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan. pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. dan ketatalaksanaan serta pemberian bantuan hukum di lingkungan Kementerian. dan j. c. Bagian Ketatalaksanaan. Pasal 89 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 88. 20 . dan pengembangan ketatalaksanaan di lingkungan Kementerian. Pasal 91 Bagian Peraturan Perundang-undangan mempunyai tugas melaksanakan penelaahan. pembantuan dan mutasi lainnya bagi tenaga fungsional tertentu selain guru dan dosen. pengkajian. Bagian Ketujuh Biro Hukum dan Organisasi Pasal 88 Biro Hukum dan Organisasi mempunyai tugas melaksanakan pembinaan dan koordinasi penyusunan peraturan perundang-undangan. pembinaan dan koordinasi penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan. pengkajian. pemindahan. c. i. dan d. b.

b. dan sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dasar. Subbagian Peraturan Perundang-undangan II. dan kebahasaan. 21 . Pasal 93 Bagian Peraturan Perundang-undangan terdiri atas: a. Pasal 96 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 95. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan. Pasal 94 (1) Subbagian Peraturan Perundang-Undangan I mempunyai tugas melakukan penelaahan. (2) Subbagian Peraturan Perundang-Undangan II mempunyai tugas melakukan penelaahan.Pasal 92 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 91. Subbagian Peraturan Perundang-undangan I. e. dan pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. penelaahan dan pengkajian peraturan perundang-undangan bidang pendidikan. Subbagian Peraturan Perundang-undangan III. dan penelitian dan pengembangan. dan f. d. Bagian Bantuan Hukum menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 95 Bagian Bantuan Hukum mempunyai tugas melaksanakan pengkajian kasus serta masalah hukum. pendidikan menengah. pelayanan administrasi. b. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di lingkungan Kementerian. koordinasi penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan. dan sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan tinggi. sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan. pengawasan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan. pengkajian. Bagian Peraturan Perundang-undangan menyelenggarakan fungsi: a. (3) Subbagian Peraturan Perundang-Undangan III mempunyai tugas melakukan penelaahan. dan c. dan sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan anak usia dini. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan. c. pendidikan nonformal. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan. pendidikan informal. pengkajian. pengkajian. pembinaan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan. pengkajian kasus dan masalah hukum.

b. Subbagian Bantuan Hukum II. dan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. dan c. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. dan susunan organisasi unit kerja di lingkungan Kementerian. pemberian nasehat. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai di lingkungan Kementerian. pemberian nasihat dan/atau pertimbangan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai di lingkungan Kementerian. c. dan PusatPusat. c. Subbagian Bantuan Hukum I. fungsi. penelaahan dan penilaian usul pelembagaan di lingkungan Kementerian. Pasal 97 Bagian Bantuan Hukum terdiri atas: a. Inspektorat Jenderal. penyusunan bahan pembahasan usul pelembagaan unit organisasi di lingkungan kementerian. penyusunan rancangan tugas. Bagian Kelembagaan menyelenggarakan fungsi: a. Nonformal dan Informal. d. dan koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di lingkungan Kementerian. pemberian nasehat. e. (3) Subbagian Bantuan Hukum III mempunyai tugas melakukan pengkajian.b. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. (2) Subbagian Bantuan Hukum II mempunyai tugas melakukan pengkajian. b. pembinaan. dan Badan Penelitian dan Pengembangan. Pasal 100 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 99. dan pengembangan kelembagaan serta penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Kementerian. Sekretariat Jenderal. inventarisasi perkara dan penyusunan yurisprudensi. Pasal 98 (1) Subbagian Bantuan Hukum I mempunyai tugas melakukan pengkajian. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Subbagian Bantuan Hukum III. Pasal 99 Bagian Kelembagaan mempunyai tugas melaksanakan pengkajian. 22 . pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. pemberian nasehat.

dan penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan penyusunan rancangan tugas. dan susunan organisasi unit kerja. pendidikan nonformal. f. pembinaan dan pengembangan kelembagaan unit kerja di lingkungan Kementerian. dan penyusunan rancangan tugas. fungsi. Pasal 104 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 103. dan penyusunan rancangan tugas. fungsi. dan pendidikan informal. penyiapan bahan usul pelembagaan. dan penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. e. g. b. Subbagian Kelembagaan II. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Subbagian Kelembagaan III. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja. dan Informal. Sekretariat Jenderal. fungsi. pengembangan. penilaian. dan Badan Penelitian dan Pengembangan serta fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan tinggi. Bagian Ketatalaksanaan menyelenggarakan fungsi: a. Inspektorat Jenderal. penyiapan bahan usul pelembagaan. dan susunan organisasi unit kerja. Pasal 102 (1) Subbagian Kelembagaan I mempunyai tugas melakukan penelaahan. dan pembinaan ketatalaksanaan serta analisis jabatan dan penyajian informasi jabatan di lingkungan Kementerian. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.d. dan penyajian informasi kelembagaan unit kerja di lingkungan Kementerian. penyiapan bahan usul pelembagaan. (3) Subbagian Kelembagaan III mempunyai tugas melakukan penelaahan. dan susunan organisasi unit kerja. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja. dan Pusat-Pusat serta fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan anak usia dini. 23 . dan dan penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja. dan c. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan serta fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan dasar dan menengah. Subbagian Kelembagaan I. Pasal 103 Bagian Ketatalaksanaan mempunyai tugas melaksanakan pengkajian. penilaian. penilaian. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja lembaga unit kerja di lingkungan Kementerian. Pasal 101 Bagian Kelembagaan terdiri atas: a. Nonformal. (2) Subbagian Kelembagaan II mempunyai tugas melakukan penelaahan. fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan. pelaksanaan pengkajian dan pengembangan ketatalaksanaan di lingkungan Kementerian.

barang milik negara. analisis jabatan. g. pelaksanaan dan fasilitasi analisis jabatan serta penyajian informasi jabatan. Subbagian Tata Usaha Pasal 106 (1) Subbagian Analisis Jabatan mempunyai tugas melakukan pengumpulan. pembinaan ketatalaksanaan. dan kerumahtanggaan Biro serta pengadministrasian dan dokumentasi peraturan perundang-undangan di lingkungan Kementerian. dan c. pengadministrasian dan pendokumentasian peraturan perundang-undangan. kepegawaian. 24 . NONFORMAL. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. Nonformal. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Kementerian. dan pelayanan publik serta evaluasi sistem dan prosedur kerja di lingkungan Kementerian. BAB IV DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI. dan pendidikan informal. dan Fungsi Pasal 107 Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. b. penyusunan bahan dan pelaksanaan pembinaan ketatalaksanaan di lingkungan Kementerian. pengolahan data jabatan.b. d. (2) Subbagian Sistem dan Prosedur mempunyai tugas melakukan pengkajian. dan Informal mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan anak usia dini formal. Nonformal. pembinaan. e. Subbagian Sistem dan Prosedur. c. pengembangan. DAN INFORMAL Bagian Pertama Kedudukan. Subbagian Analisis Jabatan. pendidikan nonformal. dan Informal dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. dan penyajian informasi jabatan serta fasilitasi analisis jabatan di lingkungan Kementerian. f. dan evaluasi pelaksanaan pelayanan publik di lingkungan Kementerian. pengkajian. Pasal 105 Bagian Ketatalaksanaan terdiri atas: a. Tugas. keuangan. Pasal 108 Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. penyusunan sistem dan prosedur kerja.

Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan pendidikan informal. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. Nonformal. pendidikan nonformal. c. 25 . dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. standar. Nonformal. Nonformal. d. pendidikan nonformal. dan Informal. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. dan kriteria di bidang pendidikan anak usia dini formal. prosedur. dan Informal. pengelolaan data dan informasi pendidikan anak usia dini formal. c. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. dan Informal. program. dan pendidikan informal. Pasal 112 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 111. b. b. Nonformal. dan pendidikan informal. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 111 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan e. rencana. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 110 Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini.Pasal 109 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 108. dan pendidikan informal. d. perumusan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. b. pendidikan nonformal. dan e. c. dan pendidikan informal. Nonformal. d. dan Informal terdiri atas: a. pendidikan nonformal. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. koordinasi penyusunan kebijakan. dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan anak usia dini formal. penyusunan norma. koordinasi pelaksanaan tugas dan kerja sama di bidang pendidikan anak usia dini formal. Sekretariat Direktorat Jenderal. dan pendidikan informal. koordinasi pemantauan dan evaluasi kebijakan. program. Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. rencana.

26 . program. dan Informal. penyusunan laporan Direktorat Jenderal. Nonformal. pendidikan nonformal. evaluasi. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. Nonformal. anggaran. Nonformal. c. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan Informal. Pasal 115 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114. program. dan pendidikan informal. dan pendidikan informal. b. dan e. j. dan Informal. dan pendidikan informal. dan Informal. Bagian Hukum dan Kepegawaian. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan Informal. b. Subbagian Data dan Informasi. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. Bagian Keuangan. c. program. dan laporan Direktorat Jenderal. Nonformal. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. penyusunan rencana. dan d. Subbagian Program dan Anggaran. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. Pasal 114 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. pengumpulan. dan c. Nonformal. pendidikan nonformal. d. pendidikan nonformal. k. h. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Pasal 113 Sekretariat Direktorat Jenderal terdiri atas: a. dan Informal.e. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. Nonformal. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. i. f. Pasal 116 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. g. b. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan anak usia dini formal. pendidikan nonformal. pengolahan. Bagian Umum. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini.

dan pendidikan informal. Pasal 119 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 118. pendidikan nonformal. evaluasi. b. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Direktorat Jenderal. pembukuan. kepegawaian. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. program. dan penyusunan laporan keuangan Direktorat Jenderal. dan c. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. pendidikan nonformal. pembayaran. dan kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal.Pasal 117 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan lingkungan Direktorat Jenderal. dan pendidikan informal serta penyusunan bahan laporan Direktorat Jenderal. penyimpanan. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. pengujian. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan urusan penerimaan. pengolahan. 27 . Pasal 118 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 120 Bagian Keuangan terdiri dari: a. verifikasi. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. dan pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. program. dan c. dan pendidikan informal. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Direktorat Jenderal. Subbagian Perbendaharaan. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. Pasal 122 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. Subbagian Pembiayaan. organisasi dan tata laksana. b. Pasal 121 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. pendidikan nonformal.

c. penyusunan bahan koordinasi kerja sama di bidang pendidikan anak usia dini formal. Pasal 126 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. d. dan c. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan anak usia dini formal. pendidikan nonformal. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan anak usia dini formal. mutasi. Pasal 124 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. pendidikan nonformal. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal. b. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. dan pendidikan informal. dan pendidikan informal. pengangkatan. disiplin. dan f. b. pengadaan. e. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. pengembangan. dan pendidikan informal. analisis jabatan. dan pendidikan informal. Subbagian Kerja Sama. publikasi. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. pendidikan nonformal. Pasal 127 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 126. pengelolaan barang milik negara Direktorat Jenderal. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan anak usia dini formal. analisis dan penyempurnaan organisasi. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Direktorat Jenderal. 28 . b.Pasal 123 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 122. dan c. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal. pendidikan nonformal. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. Subbagian Kepegawaian. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Direktorat Jenderal. Pasal 125 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pendidikan anak usia dini formal.

Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini menyelenggarakan fungsi: a. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. prosedur. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. ketertiban. kelembagaan.Pasal 128 Bagian Umum terdiri atas: a. b. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal serta pemberian layanan umum di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan e. pengaturan penggunaan sarana dan prasarana. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. b. Bagian Keempat Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Pasal 130 Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan anak usia dini. sarana dan prasarana. 29 . Subbagian Rumah Tangga. peserta didik. Subdirektorat Program dan Evaluasi. keindahan. peserta didik. keamanan. dan perpustakaan di lingkungan Direktorat Jenderal. sarana dan prasarana. penghapusan. Pasal 131 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 130. penyimpanan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. pendistribusian. dokumentasi. kelembagaan. c. kelembagaan. pendidikan nonformal. peserta didik. standar. dan kriteria pembelajaran. Subbagian Barang Milik Negara. dan penyusunan laporan barang milik negara Direktorat Jenderal. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. kearsipan. evaluasi penerapan norma. sarana dan prasarana. inventarisasi. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. kelembagaan. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. dan c. dan kriteria pembelajaran. Pasal 129 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan pendidikan informal. d. sarana dan prasarana. peserta didik. Pasal 132 Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini terdiri atas: a. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. prosedur. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. kebersihan. standar.

program dan anggaran. dan pelaporan Direktorat. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik. dan b. pengumpulan. dan anggaran taman kanak-kanak. Pasal 134 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 133. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. pengumpulan. e. kegiatan. kelompok bermain. penyusunan laporan Direktorat. dan penyajian data dan informasi taman kanak-kanak. penyusunan program. Subbagian Tata Usaha. kegiatan. dan anggaran Direktorat. serta pendidikan anak usia dini informal. Seksi Penyusunan Program. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. Seksi Evaluasi Program. pengolahan. c. dan anggaran Direktorat. satuan pendidikan anak usia dini sejenis dan pendidikan anak usia dini informal serta penyusunan laporan Direktorat. Subdirektorat Sarana dan Prasarana.b. kelompok bermain. dan penyajian data dan informasi taman kanak-kanak. serta penyusunan program. kegiatan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini. Pasal 137 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis pembelajaran dan peserta didik pendidikan anak usia dini. taman penitipan anak. 30 . satuan pendidikan anak usia dini sejenis. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. f. b. pengolahan. dan e. d. c. taman penitipan anak. dan anggaran Direktorat. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan. dan Kelompok Jabatan Fungsional. Pasal 135 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Pasal 136 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kegiatan. taman penitipan anak. Pasal 133 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kelompok bermain. d.

kelompok bermain. Seksi Pembelajaran. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana taman kanak-kanak. fasilitasi. kelompok bermain.Pasal 138 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 137. taman penitipan anak. kelompok bermain. c. standar. kelompok bermain. fasilitasi. prosedur. taman penitipan anak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. Pasal 141 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. standar. taman penitipan anak. pemberian bimbingan teknis. taman penitipan anak. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. taman penitipan anak. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. b. prosedur. 31 . pemberian bimbingan teknis. Pasal 139 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik terdiri atas: a. taman penitipan anak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. standar. kelompok bermain. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. Seksi Peserta Didik. Pasal 140 (1) Seksi Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan evaluasi penerapan norma. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan b. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. dan kriteria pembelajaran taman kanak-kanak. dan d. dan kriteria peserta didik taman kanakkanak. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. evaluasi penerapan norma. taman penitipan anak. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. kelompok bermain. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. Pasal 142 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 141. prosedur. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. kelompok bermain.

taman penitipan anak. kelompok bermain. kelompok bermain. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang taman kanak-kanak. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan taman kanak-kanak. Pasal 144 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria prasarana taman kanakkanak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan evaluasi penerapan norma. dan 32 . taman penitipan anak. taman penitipan anak. pemberian bimbingan teknis. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana taman kanakkanak. Pasal 143 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. Seksi Sarana. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. kelompok bermain. c. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. prosedur. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. kelompok bermain. kelompok bermain. Pasal 146 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 145. pemberian bimbingan teknis. c. dan evaluasi penerapan norma. taman penitipan anak.b. dan kriteria sarana dan prasarana taman kanak-kanak. dan kriteria sarana taman kanakkanak. standar. b. d. standar. kelompok bermain. Pasal 145 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan kemitraan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal. taman penitipan anak. taman penitipan anak. prosedur. standar. fasilitasi. taman penitipan anak. dan kriteria sarana dan prasarana taman kanak-kanak. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan taman kanak-kanak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur. prosedur. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. taman penitipan anak. standar. kelompok bermain. standar. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. kelompok bermain. Seksi Prasarana. dan b. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. prosedur.

pemberian bimbingan teknis. Pasal 148 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. 33 . Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan menyelenggarakan fungsi: a. standar.d. b. prosedur. kriteria pembelajaran. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. prosedur. standar. fasilitasi. taman penitipan anak. dan kemitraan kursus dan pelatihan. evaluasi penerapan norma. Seksi Kemitraan. dan evaluasi penerapan norma. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. kelembagaan. dan kemitraan kursus dan pelatihan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan e. dan kriteria pembelajaran. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. dan kriteria di bidang taman kanakkanak. taman penitipan anak. standar. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan. Bagian Kelima Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan Pasal 150 Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang kursus dan pelatihan. peserta didik. standar. kelompok bermain. kelembagaan. sarana dan prasarana. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang taman kanak-kanak. Pasal 149 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. sarana dan prasarana. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. barang milik negara. peserta didik. sarana dan prasarana. kelompok bermain. prosedur. dan kemitraan kursus dan pelatihan. keuangan. d. prosedur. peserta didik. kelembagaan. prosedur. peserta didik. kelompok bermain. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan kriteria kelembagaan taman kanak-kanak. kelembagaan. pemberian bimbingan teknis. (2) Seksi Kemitraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. c. Pasal 151 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 150. Pasal 147 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan terdiri atas: a. dan kemitraan kursus dan pelatihan. standar. fasilitasi. kepegawaian. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. Seksi Kelembagaan. dan b. dan evaluasi penerapan norma. evaluasi penerapan norma. taman penitipan anak. sarana dan prasarana.

dan anggaran Direktorat. Subbagian Tata Usaha. d. c. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan b. pengolahan. kegiatan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kursus dan pelatihan. Pasal 153 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. program dan anggaran. e. penyusunan laporan Direktorat. b. Pasal 155 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik. b. c. Seksi Penyusunan Program. pengolahan. Pasal 157 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. Kelompok Jabatan Fungsional. kegiatan. Subdirektorat Program dan Evaluasi. 34 . Pasal 156 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan e. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. pengumpulan. dan penyajian data dan informasi kursus dan pelatihan. dan f. d. dan pelaporan Direktorat. pengumpulan. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a.Pasal 152 Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan terdiri atas: a. penyusunan program. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan. dan anggaran kursus dan pelatihan serta penyusunan laporan Direktorat. dan anggaran Direktorat. dan penyajian data dan informasi kursus dan pelatihan serta penyusunan program. Pasal 154 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 153. kegiatan. Seksi Evaluasi Program. kegiatan. dan anggaran Direktorat.

b. Pasal 159 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik terdiri atas: a. 35 . dan b. prosedur. fasilitasi. prosedur. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 161 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. standar. evaluasi penerapan norma. Pasal 160 (1) Seksi Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. Pasal 162 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 161. dan d. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. prosedur. standar. b. prosedur. dan kriteria pembelajaran kursus dan pelatihan. fasilitasi. prosedur. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. prosedur. Seksi Peserta Didik.Pasal 158 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 157. standar. dan kriteria sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. pemberian bimbingan teknis. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. dan kriteria sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. evaluasi penerapan norma. standar. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan evaluasi penerapan norma. standar. dan kriteria peserta didik kursus dan pelatihan. standar. pemberian bimbingan teknis. dan d. dan evaluasi penerapan norma. c. Seksi Pembelajaran. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. c.

Pasal 168 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. dan kriteria prasarana kursus pelatihan. prosedur. fasilitasi. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan kursus dan pelatihan. dan d. dan kriteria kelembagaan kursus dan pelatihan. prosedur. pemberian bimbingan teknis. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a. pemberian bimbingan teknis. evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. c. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang kursus dan pelatihan. Pasal 167 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan terdiri atas: a. evaluasi penerapan norma. standar. Pasal 166 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 165. prosedur. (2) Seksi Kemitraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. dan b. Pasal 165 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan kemitraan kursus dan pelatihan. dan evaluasi penerapan norma. Seksi Kelembagaan. Seksi Sarana. dan b. prosedur. Pasal 164 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria sarana kursus pelatihan. dan kriteria kemitraan di bidang kursus dan pelatihan. standar. prosedur. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. Seksi Prasarana. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang kursus dan pelatihan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan kursus dan pelatihan. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. evaluasi penerapan norma. 36 dan dan dan dan dan dan . fasilitasi. b. prosedur. standar.Pasal 163 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. fasilitasi. Seksi Kemitraan. standar.

dan pelaporan Direktorat. Kelompok Jabatan Fungsional. standar. c. dan kemitraan pendidikan masyarakat. standar. dan kriteria pembelajaran. dan kemitraan pendidikan masyarakat. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. sarana dan prasarana. sarana dan prasarana. dan kerumahtanggaan Direktorat. Pasal 174 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 173. dan f. prosedur. evaluasi penerapan norma. Pasal 173 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan program dan anggaran. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidikan masyarakat.Pasal 169 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Pasal 171 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170. Pasal 172 Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat terdiri atas: a. 37 . kelembagaan. e. Bagian Keenam Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat Pasal 170 Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan masyarakat. b. kelembagaan. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik. Subdirektorat Program dan Evaluasi. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan. peserta didik. peserta didik. dan e. Subbagian Tata Usaha. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. sarana dan prasarana. d. kelembagaan. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat. kepegawaian. dan kemitraan pendidikan masyarakat. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. prosedur. d. keuangan. b. dan kriteria pembelajaran. barang milik negara. sarana dan prasarana. c. peserta didik. dan kemitraan pendidikan masyarakat. kelembagaan. peserta didik.

pengumpulan. dan anggaran Direktorat. pendidikan kepemudaan. dan penyajian data dan informasi pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan kepemudaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. kegiatan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan kepemudaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan anggaran Direktorat. dan b. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. Pasal 178 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 177. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. kegiatan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan keorangtuaan. pendidikan keorangtuaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan keorangtuaan. pendidikan pemberdayaan perempuan.b. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan anggaran pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. dan penyajian data dan informasi pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pengumpulan. kegiatan. pendidikan keorangtuaan. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan pemberdayaan perempuan. d. pengolahan. Pasal 177 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis pembelajaran dan peserta didik pendidikan masyarakat. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya serta penyusunan laporan Direktorat. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan anggaran Direktorat. c. penyusunan program. pendidikan pemberdayaan perempuan. Seksi Evaluasi Program. 38 . Seksi Penyusunan Program. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. b. dan penyusunan laporan Direktorat. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan kepemudaan. e. pengolahan. Pasal 175 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. pendidikan kepemudaan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya serta penyusunan program. pendidikan keorangtuaan. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Pasal 176 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kegiatan.

pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan pemberdayaan perempuan. prosedur. pendidikan keorangtuaan. pendidikan pemberdayaan perempuan. prosedur. Pasal 179 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik terdiri atas: a. pendidikan kepemudaan. pendidikan kepemudaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 180 (1) Seksi Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pendidikan pemberdayaan perempuan. standar. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. Seksi Peserta Didik. b. prosedur. pendidikan kepemudaan. prosedur. pendidikan kepemudaan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan b. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. fasilitasi. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan keorangtuaan. pendidikan keorangtuaan. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan keorangtuaan.c. fasilitasi. 39 . Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. dan evaluasi penerapan norma. pendidikan kepemudaan. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan kepemudaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan kriteria peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pemberian bimbingan teknis. standar. Pasal 182 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 181. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan keorangtuaan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan evaluasi penerapan norma. standar. pendidikan keorangtuaan. d. dan kriteria pembelajaran pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. Pasal 181 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan masyarakat. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. standar. Seksi Pembelajaran.

dan evaluasi penerapan norma. pendidikan keorangtuaan. dan kriteria prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. Pasal 186 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 185. pendidikan keorangtuaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan pemberdayaan perempuan. fasilitasi. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan kepemudaan. standar. pendidikan kepemudaan. dan b. dan evaluasi penerapan norma. pendidikan pemberdayaan perempuan. Seksi Sarana. pendidikan keorangtuaan. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan kepemudaan. prosedur. standar. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan pemberdayaan perempuan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan pemberdayaan perempuan. Pasal 183 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pendidikan keorangtuaan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya.c. prosedur. pendidikan kepemudaan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. standar. pendidikan keorangtuaan. b. standar. pendidikan pemberdayaan perempuan. pemberian bimbingan teknis. 40 . pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. d. Pasal 185 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan kemitraan pendidikan masyarakat. pendidikan pemberdayaan perempuan. Seksi Prasarana. dan kriteria sarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan kepemudaan. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. pendidikan keorangtuaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pemberian bimbingan teknis. Pasal 184 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan kepemudaan.

dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan evaluasi penerapan norma. dan pendidikan masyarakat. dan kerumahtanggaan Direktorat. pendidikan keorangtuaan. prosedur. pemberian bimbingan teknis. Pasal 188 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan evaluasi penerapan norma. pendidikan kepemudaan. pendidikan keorangtuaan. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. standar. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. 41 . dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan kepemudaan. prosedur. keuangan. Seksi Kelembagaan. prosedur. d. Seksi Kemitraan. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan kriteria kelembagaan pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. standar. standar. fasilitasi. pendidikan keorangtuaan. Bagian Ketujuh Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. prosedur. Nonformal. pendidikan kepemudaan. Pasal 187 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan terdiri atas: a. pendidikan keorangtuaan. Pasal 189 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. barang milik negara.c. kepegawaian. kursus dan pelatihan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan kepemudaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan kriteria kemitraan di bidang pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. (2) Seksi Kemitraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan Informal Pasal 190 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan evaluasi penerapan norma. standar. dan b. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. Nonformal.

c. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan. h. b. dan Informal. evaluasi penerapan norma. Subbagian Tata Usaha. kursus dan pelatihan. standar. dan pendidikan masyarakat. d. b. Nonformal. kursus dan pelatihan. Pasal 193 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. kursus dan pelatihan. dan pendidikan masyarakat. dan i. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. Nonformal. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. f. dan pelaporan Direktorat. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat. kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. kursus dan pelatihan. Pasal 192 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. Subdirektorat Program dan Evaluasi. dan pendidikan masyarakat. standar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan pendidikan masyarakat. prosedur. Pasal 194 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 193. kursus dan pelatihan. kursus dan pelatihan. dan f. kursus dan pelatihan. prosedur. dan pendidikan masyarakat. d. dan Informal terdiri atas: a. program dan anggaran. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: 42 . evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. Kelompok Jabatan Fungsional. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma.Pasal 191 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 190. e. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. g. Nonformal. perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. e. dan pendidikan masyarakat. kursus dan pelatihan. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. dan pendidikan masyarakat. c. dan pendidikan masyarakat.

pendidikan nonformal. dan pendidikan masyarakat serta penyusunan program. Seksi Evaluasi Program. dan b. dan pendidikan masyarakat serta penyusunan laporan Direktorat. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini menyelenggarakan fungsi: a.a. Seksi Penyusunan Program. Pasal 195 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. pengumpulan. dan anggaran Direktorat. Pasal 198 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 197. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal. dan koordinasi pelaksanaan kerja sama. 43 . dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan anggaran Direktorat. kursus dan pelatihan. dan pendidikan informal. kursus dan pelatihan. e. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. kegiatan. dan anggaran Direktorat. Pasal 196 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. c. anggaran. dan pendidikan informal. dan penyusunan laporan Direktorat. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. kegiatan. dan pendidikan informal. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. d. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal. kegiatan. pendidikan nonformal. kegiatan. pengolahan. penyusunan program. b. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal. pengolahan. pengembangan sistem. b. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Pasal 197 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. pendidikan nonformal. pengumpulan. f.

Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal. pengembangan sistem. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. fasilitasi pemberian bimbingan teknis. pengembangan sistem. standar. (2) Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 201 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. e. standar. dan evaluasi penerapan norma. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. Pasal 200 (1) Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Formal mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. g. dan evaluasi penerapan norma. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanakkanak. kelompok bermain. pengembangan sistem. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. Pasal 199 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini terdiri atas: a. prosedur. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman penitipan anak.c. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. d. prosedur. taman penitipan anak. kelompok bermain. dan b. prosedur. kelompok bermain. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan kriteria kualifikasi dan karir evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak dan yang sejenis. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. Pasal 202 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 201. rencana kebutuhan. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan menyelenggarakan fungsi: 44 . standar. f. taman penitipan anak. standar. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. kelompok bermain. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Formal. rencana kebutuhan. kelompok bermain. pemberian bimbingan teknis. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan satuan pendidikan anak usia dini nonformal sejenis. taman penitipan anak. kelompok bermain. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. fasilitasi. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. taman penitipan anak. taman penitipan anak.

dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. e. pengembangan sistem.a. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan masyarakat. standar. prosedur. pemberian bimbingan teknis. prosedur. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. Pasal 204 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. b. Pasal 205 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Kursus dan Pelatihan. pengembangan sistem. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik kursus dan pelatihan. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. standar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. rencana kebutuhan. fasilitasi. c. prosedur. dan b. g. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 203 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan terdiri atas: a. Seksi Tenaga Kependidikan. rencana kebutuhan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. standar. f. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. 45 . penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pengembangan sistem. Pasal 206 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 205. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. standar. b. Seksi Pendidik. d.

pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. pengembangan sistem. dan kriteria kualifikasi dan karir serta pelaksanaan dan evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik pendidikan masyarakat. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. d. rencana kebutuhan. Pasal 152 huruf f. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. dan b. Pasal 208 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. standar. dan evaluasi penerapan norma. rencana kebutuhan. Pasal 207 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat terdiri atas: a. pengembangan sistem. dan Pasal 192 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. standar. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. fasilitasi. Pasal 172 huruf f. Seksi Pendidik. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. 46 . pemberian bimbingan teknis. f. standar. Pasal 209 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. fasilitasi. prosedur. Pasal 210 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 132 huruf f.c. dan kerumahtanggaan Direktorat. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. e. barang milik negara. g. kepegawaian. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. dan kriteria kualifikasi dan karir serta pelaksanaan dan evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan tenaga kependidikan pendidikan masyarakat. pemberian bimbingan teknis. keuangan. prosedur. standar. Seksi Tenaga Kependidikan. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat.

serta 47 . Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan dasar. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 214 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar terdiri atas: a. b. dan e. dan e. dan kriteria di bidang pendidikan dasar. perumusan kebijakan di bidang pendidikan dasar. c. b. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama. prosedur. Pasal 213 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 212. dan Fungsi Pasal 211 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. jenis. c. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan dasar. Sekretariat Direktorat Jenderal. Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar. d.(5) Tugas. Pasal 212 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar mempunyai tugas merumuskan melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan dasar. penyusunan norma. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundangan-undangan. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. standar. Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 215 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. BAB V DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR Bagian Pertama Kedudukan. d. Tugas.

b. koordinasi pelaksanaan tugas. program. rencana. j. dan d. d. penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan dasar. c. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan dasar. pengumpulan. c. h. Bagian Hukum dan Kepegawaian. program.Pasal 216 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 215. program. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan dasar. g. b. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. program. koordinasi pemantauan dan evaluasi kebijakan. Bagian Umum. rencana. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. d. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. Pasal 217 Sekretariat Direktorat Jenderal terdiri atas: a. Bagian Keuangan. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. anggaran. Pasal 219 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 218. b. Pasal 218 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. koordinasi penyusunan kebijakan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan dasar. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. evaluasi. kerja sama. penyusunan laporan Direktorat Jenderal. e. pengolahan. penyusunan rencana. dan k. 48 . program. pengelolaan data dan informasi pendidikan dasar. dan e. c. f. i. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dan laporan Direktorat Jenderal.

(3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. b. dan pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. Subbagian Data dan Informasi. pengujian. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Direktorat Jenderal. dan c. penyimpanan. Pasal 224 Bagian Keuangan terdiri atas: a.Pasal 220 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. Subbagian Perbendaharaan. Pasal 225 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 221 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. b. dan c. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan dasar. dan c. verifikasi. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. dan penyusunan laporan keuangan Direktorat Jenderal. Pasal 222 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. pembayaran. evaluasi. b. Subbagian Progam dan Anggaran. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal. 49 . dan anggaran di bidang pendidikan dasar. dan anggaran di bidang pendidikan dasar serta penyusunan bahan laporan Direktorat Jenderal. Subbagian Pembiayaan. program. pengolahan. pembukuan. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. program. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 223 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 222. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan urusan penerimaan.

Subbagian Kepegawaian. Pasal 228 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. pengadaan. dan f. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. 50 . analisis jabatan. c. dan kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal. e. pengembangan.Pasal 226 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan dasar. serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. b. organisasi dan tata laksana. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 229 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Direktorat Jenderal. penyusunan bahan koordinasi kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan dasar. d. b. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. analisis dan penyempurnaan organisasi. publikasi. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan dasar. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. mutasi. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan dasar. pemberdayaan peran serta masyarakat. disiplin. pengangkatan. kepegawaian. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. Pasal 231 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 230. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. Pasal 230 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 227 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 226. dan c. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pendidikan dasar. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Kerja Sama.

Bagian Keempat Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Pasal 234 Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. sarana dan prasarana. kelembagaan. b. keindahan. c. pengaturan penggunaan sarana dan prasarana. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. penyimpanan. prosedur. Subbagian Rumah Tangga. keamanan. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Direktorat Jenderal. pendistribusian. kelembagaan. kearsipan. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. d. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. dokumentasi. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. kebersihan. sarana dan prasarana. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. ketertiban. dan kriteria pembelajaran. dan penyusunan laporan barang milik negara Direktorat Jenderal. penghapusan. dan pengelolaan barang milik negara Direktorat Jenderal. sarana dan prasarana. Subbagian Barang Milik Negara. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. c. kelembagaan. evaluasi penerapan norma. dan c. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan kriteria pembelajaran. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar. standar. b. kelembagaan. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. inventarisasi. sarana dan prasarana. Pasal 232 Bagian Umum terdiri atas: a.b. Pasal 233 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. 51 . dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar menyelenggarakan fungsi: a. e. Pasal 235 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 234. standar. dan perpustakaan di lingkungan Direktorat Jenderal. dan f. prosedur.

Pasal 237 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Kelompok Jabatan Fungsional. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. b. Seksi Penyusunan Program. penyusunan laporan Direktorat. d. Pasal 239 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. kegiatan. pengolahan. penyusunan program. peserta didik Sekolah Dasar. sarana dan prasarana. pemberdayaan peran serta masyarakat.Pasal 236 Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar terdiri atas: a. Subdirektorat Program dan Evaluasi. Pasal 238 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 237. d. kerja sama. Subdirektorat Pembelajaran. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. 52 . program dan anggaran. kesetaraan Sekolah Dasar dan penyusunan program. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. dan f. pengumpulan. pengumpulan. Subbagian Tata Usaha. kelembagaan. sarana dan prasarana. c. Pasal 240 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan anggaran Direktorat. e. dan f. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. pengolahan. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. dan b. Seksi Evaluasi Program. kelembagaan. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. sarana dan prasarana. e. kegiatan. c. kelembagaan. kegiatan. dan anggaran Direktorat. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. b. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a.

penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. penilaian. standar. Pasal 245 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Dasar serta kesetaraan Sekolah Dasar. pemberian bimbingan teknis. 53 .(2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. fasilitasi. prosedur. Pasal 242 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 241. penilaian. fasilitasi. Pasal 244 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. evaluasi penerapan norma. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. standar. c. dan b. kegiatan. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. anggaran. prosedur. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. kerja sama. prosedur. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. Pasal 243 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. penilaian. dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. standar. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. Pasal 241 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan d. Seksi Penilaian dan Akreditasi. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. penilaian. dan kriteria kurikulum. b. penilaian. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. dan kriteria kurikulum. standar. kelembagaan. peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar serta penyusunan laporan Direktorat. sarana dan prasarana.

dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. b. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Dasar serta kesetaraan Sekolah Dasar. Pasal 249 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. c. fasilitasi. prosedur. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria kelembagaan. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. dan 54 . dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan b. evaluasi penerapan norma. prestasi. dan pembinaan bakat. pemberian bimbingan teknis. standar. standar. Seksi Prasarana. dan d. dan kesetaraan Sekolah Dasar. Pasal 247 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. Pasal 248 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan evaluasi penerapan norma. c. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prestasi. Seksi Sarana. kriteria prasarana Sekolah Dasar. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. b. prosedur. Pasal 250 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 249. standar. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. pemberdayaan sekolah. pemberdayaan sekolah. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat.Pasal 246 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 245. prosedur. kriteria sarana Sekolah Dasar. prestasi.

koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. dan kriteria pembelajaran. pemberian bimbingan teknis. b. prestasi. kelembagaan. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat.d. prosedur. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. prosedur. keuangan. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. evaluasi penerapan norma. prosedur. Pasal 253 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. standar. Pasal 252 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Bagian Kelima Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Pasal 254 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. kepegawaian. Pasal 251 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama menyelenggarakan fungsi: a. prestasi. Pasal 255 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 254. fasilitasi. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. c. Seksi Kelembagaan. Seksi Peserta Didik. prosedur. 55 . pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. standar. sarana dan prasarana. standar. standar. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan kriteria pembinaan bakat. dan evaluasi penerapan norma. sarana dan prasarana. kelembagaan. dan b. dan evaluasi penerapan norma. barang milik negara. kelembagaan. sarana dan prasarana.

kelembagaan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. c. d. penyusunan program. kerja sama. Subdirektorat Program dan Evaluasi. kelembagaan. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. pengumpulan. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. penyusunan laporan Direktorat. dan pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama. c. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. e. Subbagian Tata Usaha. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan kriteria pembelajaran. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan anggaran Direktorat. pengolahan. program dan anggaran. prosedur. b. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. kegiatan. dan b. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. Seksi Penyusunan Program. kegiatan. 56 . sarana dan prasarana. Kelompok Jabatan Fungsional. e. dan anggaran Direktorat. dan f. Subdirektorat Pembelajaran. Pasal 256 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama terdiri atas: a. sarana dan prasarana. f. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. Seksi Evaluasi Program. Pasal 258 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 257. sarana dan prasarana. evaluasi penerapan norma. standar. b.d. kelembagaan. Pasal 259 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. e. dan f. d. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama. pemberdayaan peran serta masyarakat. Pasal 257 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan.

Pasal 263 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. kerja sama. prosedur. Pasal 264 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pengumpulan. Seksi Penilaian dan Akreditasi. peserta didik Sekolah Menengah Pertama. penilaian. dan kriteria kurikulum. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. evaluasi penerapan norma. dan b. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. sarana dan prasarana. penilaian. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. kegiatan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. c. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. standar. peserta didik Sekolah Menengah Pertama. dan d. pengolahan. prosedur. fasilitasi. penilaian. 57 . prosedur. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. penilaian. Pasal 262 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 261. kelembagaan. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. kelembagaan. dan evaluasi penerapan norma. dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama serta penyusunan laporan Direktorat. standar. penilaian. pemberian bimbingan teknis. anggaran. kesetaraan Sekolah Menengah Pertama dan penyusunan program. b. standar. Pasal 261 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama.Pasal 260 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. sarana dan prasarana. kegiatan. dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan kriteria kurikulum.

prosedur. standar. Seksi Prasarana. fasilitasi. dan kriteria prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Pasal 266 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 265. standar. pemberian bimbingan teknis. Pasal 265 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama serta kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. 58 . dan kriteria sarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prosedur.(2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan b. dan kriteria penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. standar. prosedur. fasilitasi. Pasal 267 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. b. fasilitasi. prestasi. Seksi Sarana. standar. c. dan d. standar. Pasal 268 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 269 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. pemberian bimbingan teknis. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. pemberian bimbingan teknis. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. evaluasi penerapan norma. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama.

prestasi. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prosedur. prosedur. barang milik negara. 59 . prosedur. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan pembinaan bakat. pemberdayaan sekolah. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. Pasal 273 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. standar. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama.Pasal 270 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 269. dan kriteria kelembagaan. pemberian bimbingan teknis. c. standar. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Seksi Kelembagaan. evaluasi penerapan norma. prestasi. standar. prosedur. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prestasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prestasi. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. dan b. b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. Seksi Peserta Didik. kepegawaian. Bagian Keenam Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar Pasal 274 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. standar. dan kriteria pembinaan bakat. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. Pasal 271 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. keuangan. Pasal 272 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. dan d. pemberdayaan sekolah.

dan pelaporan Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar. sarana dan prasarana. kerja sama. pengumpulan. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan anggaran Direktorat. kelembagaan. Kelompok Jabatan Fungsional. prosedur. kegiatan. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. sarana dan prasarana. sarana dan prasarana. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. kelembagaan. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 276 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar terdiri atas: a. b. d. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Subbagian Tata Usaha. prosedur. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. dan f. c. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. kelembagaan. c. kelembagaan. evaluasi penerapan norma. Subdirektorat Pembelajaran. standar. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. e. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. sarana dan prasarana. dan f. 60 . c. penyusunan program. Pasal 278 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 277. b. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. Subdirektorat Program dan Evaluasi.Pasal 275 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 274. pengolahan. pemberdayaan peran serta masyarakat. b. kelembagaan. dan kriteria pembelajaran. e. sarana dan prasarana. d. dan kriteria pembelajaran. Pasal 277 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. program dan anggaran. standar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran.

d.

e. f.

koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran, sarana dan prasarana, kelembagaan, dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program, kegiatan, dan anggaran Direktorat; dan penyusunan laporan Direktorat. Pasal 279

Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Seksi Penyusunan Program; dan b. Seksi Evaluasi Program. Pasal 280 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data dan informasi pembelajaran, sarana dan prasarana, kelembagaan, peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar, penyusunan program, kegiatan, dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program, kegiatan, anggaran, kerja sama, dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran, sarana dan prasarana, kelembagaan, peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar serta penyusunan laporan Direktorat. Pasal 281 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan, fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum, penilaian, dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 282 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 281, Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum, penilaian, dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum, penilaian, dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; c. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria kurikulum, penilaian, dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; dan d. evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria kurikulum, penilaian, dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar.

61

Pasal 283 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. Seksi Pelaksanaan Kurikulum; dan b. Seksi Penilaian dan Akreditasi. Pasal 284 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria pelaksanaan kurikulum pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 285 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 286 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 285, Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; c. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; dan d. evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 287 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. Seksi Sarana; dan b. Seksi Prasarana. Pasal 288 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria sarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar.

62

(2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 289 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat, prestasi, dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 290 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 289, Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan, pemberdayaan sekolah, dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat, prestasi, dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; c. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria kelembagaan, pemberdayaan sekolah, dan pembinaan bakat, prestasi, dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar; dan d. evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat, prestasi, dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 291 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. Seksi Kelembagaan; dan b. Seksi Peserta Didik. Pasal 292 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria pembinaan bakat, prestasi, dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 293 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan, kepegawaian, keuangan, barang milik negara, dan kerumahtanggaan Direktorat.

63

pendidikan layanan khusus. pendidikan layanan khusus. pendidikan layanan khusus. dan kesetaraan pendidikan dasar. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. dan i. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. standar. dan f. prosedur. 64 . fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Subdirektorat Program dan Evaluasi. c. Pasal 296 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar terdiri atas: a. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. d. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar. dan kesetaraan pendidikan dasar. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. dan kesetaraan pendidikan dasar. d. prosedur. pendidikan layanan khusus. e. g. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. dan kesetaraan pendidikan dasar. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. b. Kelompok Jabatan Fungsional. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. Pasal 295 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 294. standar. evaluasi penerapan norma.Bagian Ketujuh Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar Pasal 294 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. c. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus. b. Subbagian Tata Usaha. pendidikan layanan khusus. dan kesetaraan pendidikan dasar. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. e. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. f. pendidikan layanan khusus. h. dan kesetaraan pendidikan dasar.

dan kesetaraan pendidikan dasar serta penyusunan laporan Direktorat. Seksi Penyusunan Program. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pendidikan layanan khusus. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. kegiatan. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar. Pasal 301 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan b. e. pengolahan. Pasal 300 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. anggaran. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Sekolah Menengah Pertama. pemberdayaan peran serta masyarakat. Pasal 299 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. program dan anggaran. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. dan anggaran Direktorat. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. pendidikan layanan khusus.Pasal 297 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. pengumpulan. pengumpulan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. kerja sama. 65 . dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. kegiatan. Seksi Evaluasi Program. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. penyusunan program. pendidikan khusus. kerja sama. kegiatan. d. pengolahan. kegiatan. c. Sekolah Menengah Pertama. dan anggaran Direktorat. kesetaraan pendidikan dasar. dan f. pendidikan khusus. dan penyusunan program. Pasal 298 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 297. penyusunan laporan Direktorat. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. b. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a.

fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. fasilitasi. prosedur. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. prosedur. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. prosedur. Seksi Karir. 66 . evaluasi penerapan norma. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi. dan g. c. d. e. pemberian bimbingan teknis. standar. dan evaluasi penerapan norma. dan b. f. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. prosedur. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. standar.Pasal 302 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 301. rencana kebutuhan. pengembangan sistem. standar. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar dan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. pemberian bimbingan teknis. standar. Pasal 304 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. b. Pasal 303 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar terdiri atas: a. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan.

e. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prosedur. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama dan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. standar. rencana kebutuhan. Pasal 308 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. d. prosedur. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. prosedur. dan g. Pasal 307 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama terdiri atas: a. standar.Pasal 305 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. f. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Pasal 306 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 305. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. 67 . dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. b. evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. c. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan b. Seksi Karir.

Seksi Karir. f. fasilitasi. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. c. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan dan Layanan Khusus menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. Pasal 310 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 309. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan khusus pendidikan dasar. prosedur. prosedur. a. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan evaluasi penerapan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. dan evaluasi penerapan norma. d. evaluasi penerapan norma. e. b. Pasal 312 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi.(2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 309 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. rencana kebutuhan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. pengembangan sistem. dan b. standar. standar. Pasal 311 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus terdiri atas. standar. pemberian bimbingan teknis. 68 . dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. prosedur. dan g.

standar. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. Tugas. b. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. perumusan kebijakan di bidang pendidikan menengah. pemberian bimbingan teknis. BAB VI DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH Bagian Pertama Kedudukan. Pasal 317 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 316. standar. (5) Tugas. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. Pasal 256 huruf f. keuangan. dan kriteria karir serta pelaksanaan dan evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan khusus pendidikan dasar. kepegawaian. 69 . dan kriteria di bidang pendidikan menengah. c. prosedur. Pasal 313 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Pasal 276 huruf f. Pasal 316 Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan menengah. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan Fungsi Pasal 315 Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. dan evaluasi penerapan norma. pengembangan sistem fasilitasi. prosedur. jenis. Pasal 314 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 236 huruf f. penyusunan norma. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan menengah. dan Pasal 296 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal.(2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. barang milik negara.

dan e. dan pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. e. Pasal 320 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 319. 70 . f. program. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan menengah. koordinasi pelaksanaan tugas. koordinasi penyusunan kebijakan. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. kerja sama. dan anggaran di bidang pendidikan menengah. i. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. b. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. d. c. Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 319 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan menengah. g. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 318 Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah terdiri atas: a. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah.d. e. b. c. j. d. Sekretariat Direktorat Jenderal. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. pengelolaan data dan informasi pendidikan menengah. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan menengah. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah. dan k. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas. program. rencana. koordinasi pemantauan dan evaluasi kebijakan. dan anggaran di bidang pendidikan menengah. h. rencana.

anggaran. pengolahan. dan anggaran di bidang Sekolah Menengah Atas. pengolahan. evaluasi. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. 71 . program. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. c. b. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. Subbagian Progam dan Anggaran. program. Bagian Hukum dan Kepegawaian. dan laporan Direktorat Jenderal. penyusunan laporan Direktorat Jenderal. penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan menengah. Pasal 324 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. dan pendidikan kesetaraan pendidikan menengah. b. Sekolah Menengah Kejuruan. dan d. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan menengah. dan c.Pasal 321 Sekretariat Direktorat Jenderal terdiri atas: a. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. program dan anggaran di bidang pendidikan menengah. program. pendidikan khusus. Bagian Umum. Pasal 326 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 322 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. penyusunan rencana. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan menengah. pendidikan layanan khusus. Pasal 325 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. dan anggaran di bidang pendidikan menengah serta penyusunan bahan laporan Direktorat Jenderal. b. Subbagian Data dan Informasi. c. pengumpulan. program. dan e. d. Bagian Keuangan. Pasal 323 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 322. dan anggaran di bidang pendidikan menengah.

dan penyusunan laporan keuangan Direktorat Jenderal. pengelolaan urusan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal. penyusunan bahan koordinasi kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan menengah. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 329 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. pembayaran. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. c. Subbagian Pembiayaan. dan pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal.Pasal 327 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 326. penyimpanan. 72 . pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. evaluasi. b. b. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal. b. e. pembukuan. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan menengah. Pasal 330 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. dan c. Pasal 328 Bagian Keuangan terdiri atas: a. dan c. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. dan f. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 331 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 330. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Direktorat Jenderal. organisasi dan tata laksana. verifikasi. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pendidikan menengah. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan urusan penerimaan. kepegawaian. dan kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal. penyusunan bahan pertimbangan dan bantuan hukum di bidang pendidikan menengah. d. pengujian. Subbagian Perbendaharaan.

analisis jabatan. Pasal 333 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. Subbagian Barang Milik Negara. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Direktorat Jenderal. pengangkatan. Pasal 336 Bagian Umum terdiri atas: a. Subbagian Kerja Sama. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. mutasi. dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan menengah. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. Subbagian Rumah Tangga. publikasi. pemberdayaan peran serta masyarakat. b. Pasal 334 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. ketertiban. Subbagian Kepegawaian. dan c. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. analisis dan penyempurnaan organisasi. pengelolaan barang milik negara Direktorat Jenderal.Pasal 332 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Direktorat Jenderal. pengaturan penggunaan sarana dan prasarana. b. kearsipan. keamanan. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal. serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. b. Pasal 337 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. kebersihan. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. pengembangan. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. dan c. dokumentasi dan perpustakaan di lingkungan Direktorat Jenderal. 73 . Subbagian Persuratan dan Kearsipan. keindahan. pengadaan. dan c. disiplin. Pasal 335 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 334.

pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pendistribusian. Kelompok Jabatan Fungsional. sarana dan prasarana. kelembagaan. kelembagaan. kelembagaan. kelembagaan. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Pasal 340 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas terdiri atas: a. penghapusan. d. penyimpanan. b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. kerja sama. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. sarana dan prasarana. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas menyelenggarakan fungsi: a. Subdirektorat Pembelajaran. Pasal 339 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 338. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. prosedur. sarana dan prasarana. standar. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: 74 . standar. dan kriteria pembelajaran. evaluasi penerapan norma. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Subbagian Tata Usaha. inventarisasi. Bagian Keempat Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas Pasal 338 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. prosedur. dan f. Subdirektorat Program dan Evaluasi. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas. d. Pasal 342 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 341.(3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. e. pemberdayaan peran serta masyarakat. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. dan f. dan kriteria pembelajaran. c. e. Pasal 341 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. b. program dan anggaran. dan penyusunan laporan barang milik negara Direktorat Jenderal. sarana dan prasarana. dan pelaporan Direktorat. c. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas.

sarana dan prasarana. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. kegiatan. penyusunan program. sarana dan prasarana. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. Seksi Evaluasi Program. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan anggaran Direktorat. dan anggaran Direktorat. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. dan b. pengolahan. dan akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Pasal 345 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. kelembagaan. kegiatan. kegiatan. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. kegiatan. e. 75 . d. pengumpulan. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. b. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. kerja sama. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. kelembagaan. dan penyusunan laporan Direktorat. c. pengolahan. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanan program. b. f. Pasal 346 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 345. kelembagaan. Pasal 343 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. peserta didik Sekolah Menengah Atas. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. kesetaraan Sekolah Menengah Atas dan penyusunan program. Pasal 344 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. anggaran. peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas serta penyusunan laporan Direktorat. pengumpulan.a. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. penilaian. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. sarana dan prasarana. penilaian. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. Seksi Penyusunan Program. kelembagaan. sarana dan prasarana. penilaian.

prosedur. prosedur. fasilitasi. d. dan evaluasi penerapan norma. dan b. dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Seksi Sarana. Seksi Prasarana. Seksi Penilaian dan Akreditasi. standar. dan evaluasi penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 350 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 349. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 349 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas serta kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Pasal 347 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. prosedur. dan akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. 76 . dan b. pemberian bimbingan teknis. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Pasal 351 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a.c. standar. penilaian. prosedur. b. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. penilaian. pemberian bimbingan teknis. dan d. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. evaluasi penerapan norma. prosedur. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Pasal 348 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria kurikulum. standar. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. prosedur. standar. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. c. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. fasilitasi. dan kriteria kurikulum.

Seksi Kelembagaan. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan kriteria sarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. evaluasi penerapan norma. 77 . b. dan evaluasi penerapan norma. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan b. c. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. prosedur. standar. fasilitasi. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. pemberdayaan sekolah. dan d. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Pasal 356 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. fasilitasi. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan pembinaan bakat. Pasal 354 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 353. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan kriteria kelembagaan.Pasal 352 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prestasi. prosedur. Seksi Peserta Didik. standar. standar. prestasi. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. prosedur. standar. Pasal 355 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. pemberdayaan sekolah. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 353 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. prestasi. prestasi. prosedur.

(2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. sarana dan prasarana. kelembagaan. fasilitasi. standar. prestasi. c. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. dan f. d. Bagian Kelima Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Pasal 358 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Menengah Kejuruan. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. 78 . Subdirektorat Program dan Evaluasi. Subdirektorat Pembelajaran. Subbagian Tata Usaha. prosedur. b. Kelompok Jabatan Fungsional. kelembagaan. dan kerumahtanggaan Direktorat. barang milik negara. kepegawaian. kelembagaan. dan kriteria pembelajaran. dan f. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur. Pasal 360 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan terdiri atas: a. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. sarana dan prasarana. Pasal 357 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan menyelenggarakan fungsi: a. e. standar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. dan kriteria pembinaan bakat. sarana dan prasarana. pemberian bimbingan teknis. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. e. prosedur. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. sarana dan prasarana. Pasal 359 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 358. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. b. evaluasi penerapan norma. c. d. standar. keuangan. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria pembelajaran. kelembagaan.

Seksi Evaluasi Program. kelembagaan. Pasal 366 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 365. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Pasal 364 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan anggaran Direktorat. kegiatan. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. e. pengolahan. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. Seksi Penyusunan Program. dan b. kerja sama. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: 79 . peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. dan pelaporan Direktorat. sarana dan prasarana. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan. c. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. kelembagaan. peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. penilaian. Pasal 362 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 361. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. pengumpulan. d. penyusunan laporan Direktorat. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. pemberdayaan peran serta masyarakat. pengolahan. b. kegiatan. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. dan anggaran Direktorat. sarana dan prasarana. program dan anggaran. anggaran. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.Pasal 361 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan penyusunan laporan Direktorat. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. Pasal 363 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. kelembagaan. dan f. sarana dan prasarana. kegiatan. kelembagaan. penyusunan program. dan penyusunan program. kerja sama. pengumpulan. Pasal 365 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. sarana dan prasarana. dan akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan.

prosedur.a. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. pemberian bimbingan teknis. dan b. prosedur. dan kriteria kurikulum. prosedur. fasilitasi. penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. standar. penilaian. Pasal 370 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 369. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. penilaian. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 367 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. dan d. dan b. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. pemberian bimbingan teknis. Seksi Sarana. standar. c. standar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. standar. c. b. Pasal 369 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. dan evaluasi penerapan norma. penilaian. b. d. evaluasi penerapan norma. prosedur. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. dan kriteria penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. fasilitasi. standar. standar. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. Seksi Penilaian dan Akreditasi. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. Seksi Prasarana. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 371 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. prosedur. Pasal 368 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. 80 . dan kriteria kurikulum.

prosedur. prestasi. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. standar. 81 . dan kriteria pembinaan bakat. standar. pemberian bimbingan teknis. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. dan pembinaan bakat. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. fasilitasi. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. prestasi. fasilitasi. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur. Seksi Peserta Didik. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Menengah Kejuruan. c. dan evaluasi penerapan norma. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur. b. Pasal 374 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 373. dan evaluasi penerapan norma. prestasi. standar. pemberdayaan sekolah. prestasi. Pasal 375 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. prosedur. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. Pasal 376 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan.Pasal 372 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria kelembagaan. fasilitasi. pemberdayaan sekolah. dan d. prosedur. fasilitasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. pemberian bimbingan teknis. dan b. prestasi. standar. standar. Seksi Kelembagaan. dan kriteria sarana Sekolah Menengah Kejuruan. evaluasi penerapan norma. Pasal 373 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat.

dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. c. 82 . e. Subbagian Tata Usaha. dan pelaporan Direktorat. kepegawaian. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. kelembagaan.Pasal 377 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan kerumahtanggaan Direktorat. prosedur. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. barang milik negara. evaluasi penerapan norma. standar. b. Pasal 379 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. kelembagaan. sarana dan prasarana. b. c. sarana dan prasarana. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. Subdirektorat Pembelajaran. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah. kelembagaan. Kelompok Jabatan Fungsional. pemberdayaan peran serta masyarakat. Subdirektorat Program dan Evaluasi. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. Pasal 381 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan kriteria pembelajaran. Bagian Keenam Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah Pasal 378 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. d. prosedur. program dan anggaran. d. dan f. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. kerja sama. Pasal 380 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah terdiri atas: a. dan f. dan kriteria pembelajaran. e. sarana dan prasarana. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. sarana dan prasarana. standar. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. kelembagaan. keuangan.

fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. d. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. penyusunan program. dan b. dan anggaran Direktorat serta pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. kelembagaan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan anggaran Direktorat. Pasal 384 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan program. c. kegiatan. kelembagaan. penilaian. Seksi Evaluasi Program. dan f. b. 83 . pengumpulan. Pasal 383 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. e. Pasal 385 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. sarana dan prasarana.Pasal 382 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 381. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. pengolahan. penilaian dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. sarana dan prasarana. b. Pasal 386 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 385. penilaian dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. pengumpulan. anggaran. sarana dan prasarana. kelembagaan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah serta penyusunan laporan Direktorat. kerja sama. Seksi Penyusunan Program. dan anggaran Direktorat. kelembagaan. penyusunan laporan Direktorat. dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. sarana dan prasarana. kegiatan. kegiatan. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. kegiatan. pengolahan.

pemberian bimbingan teknis. Pasal 387 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. dan b.c. dan kriteria pelaksanaan kurikulum pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan kriteria kurikulum. penilaian dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. b. evaluasi penerapan norma. dan d. Pasal 391 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. dan b. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. standar. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. penilaian dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. fasilitasi. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. 84 . Pasal 390 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 389. standar. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. c. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. d. prosedur. Seksi Prasarana. prosedur. Pasal 389 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. standar. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. prosedur. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. standar. fasilitasi. dan kriteria kurikulum. Seksi Sarana. prosedur. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 388 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Seksi Penilaian dan Akreditasi. pemberian bimbingan teknis.

dan d. evaluasi penerapan norma. dan pembinaan bakat. prosedur. prestasi. Pasal 395 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. fasilitasi. b. pemberdayaan sekolah. Pasal 394 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 393. pemberdayaan sekolah. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. standar. 85 . Seksi Peserta Didik. dan kriteria prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria sarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. prosedur. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. standar. pemberian bimbingan teknis. Pasal 396 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Seksi Kelembagaan. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan b. prestasi. standar. standar. fasilitasi. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. pemberian bimbingan teknis. c. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. standar. prestasi. prestasi. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis.Pasal 392 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 393 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. prosedur. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria kelembagaan.

g. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. kepegawaian. perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. standar. prosedur. dan kerumahtanggaan Direktorat. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. barang milik negara. Pasal 399 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 398. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. standar. 86 . Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria pembinaan bakat. pendidikan layanan khusus. Bagian Ketujuh Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah Pasal 398 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. pendidikan layanan khusus. keuangan. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. f. Pasal 397 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pemberian bimbingan teknis. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. d. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas secara nasional. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. prestasi. fasilitasi. c. dan b. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. e. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. pendidikan layanan khusus. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas.(2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. pendidikan layanan khusus. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. pendidikan layanan khusus.

Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus. 87 . i. kerja sama. c. Seksi Evaluasi Program. Subbagian Tata Usaha. b. d. e. c. pendidikan layanan khusus. Pasal 402 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 401. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. dan b. Pasal 400 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah terdiri atas: a. penyusunan laporan Direktorat. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas. Seksi Penyusunan Program. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. d. dan f. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur. dan f. dan angggaran Direktorat. dan pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah. standar. pengolahan. program dan anggaran. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. b. pengumpulan. dan pelaporan Direktorat. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. penyusunan program. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. pemberdayaan peran serta masyarakat. e. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program.h. kegiatan. evaluasi penerapan norma. kegiatan. Pasal 401 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Kelompok Jabatan Fungsional. Pasal 403 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. dan anggaran Direktorat. Subdirektorat Program dan Evaluasi.

Pasal 405 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. evaluasi penerapan norma. dan g. pengumpulan. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 406 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 405. pendidikan khusus. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. kegiatan. pendidikan layanan khusus. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. kegiatan. pengolahan. c. standar.Pasal 404 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. e. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. kerja sama. dan penyusunan program. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. d. 88 . b. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas serta penyusunan laporan Direktorat. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pendidikan khusus. anggaran. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. f. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. prosedur. pendidikan layanan khusus. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Sekolah Menengah Kejuruan. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. prosedur. Sekolah Menengah Kejuruan. standar.

b. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. 89 . standar. pengembangan sistem. standar. evaluasi penerapan norma. c. rencana kebutuhan. prosedur. standar. (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 409 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan b. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. standar. fasilitasi. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. e. prosedur. prosedur. pemberian bimbingan teknis. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. Pasal 408 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. d. dan evaluasi penerapan norma. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. pemberian bimbingan teknis. Seksi Karir. fasilitasi. f. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan g. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan.Pasal 407 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas terdiri atas: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 410 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 409.

koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. b. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus menyelenggarakan fungsi: a. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan b. fasilitasi. prosedur. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. standar. standar. c. 90 . fasilitasi. prosedur. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. standar. pengembangan sistem. pemberian bimbingan teknis. d. Seksi Karir. rencana kebutuhan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 412 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. e. Pasal 414 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 413. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. dan g. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. f. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 413 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. standar.Pasal 411 Subdirektorat Pendidik Sekolah Menengah Kejuruan terdiri atas: a. evaluasi penerapan norma. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. prosedur.

Pasal 415 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus terdiri atas: a. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi. dan kerumahtanggaan Direktorat. standar. standar. barang milik negara. (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. BAB VII DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI Bagian Pertama Kedudukan. Pasal 418 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 340 huruf f. pemberian bimbingan teknis. (5) Tugas. jenis. pengembangan sistem. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. Pasal 417 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. kepegawaian. Pasal 380 huruf f. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. dan evaluasi penerapan norma. rencana kebutuhan. Seksi Karir. prosedur. fasilitasi. Tugas. dan b. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. 91 . dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. prosedur. Pasal 360 huruf f. pemberian bimbingan teknis. dan Pasal 400 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. keuangan. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. dan Fungsi Pasal 419 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. Pasal 416 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan.

Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Pasal 421 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 420. koordinasi pelaksanaan tugas dan kerja sama di bidang pendidikan tinggi. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. dan kriteria di bidang pendidikan tinggi. pengelolaan data dan informasi di bidang pendidikan tinggi. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan tinggi. c. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 422 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi terdiri atas: a. standar. c. dan e. Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan. f. penyusunan norma. c. koordinasi penyusunan kebijakan. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. dan anggaran di bidang pendidikan tinggi. Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 423 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan pendidikan tinggi dan Direktorat Jenderal. dan e. b. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi menyelenggarakan fungsi: a. Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama. d. h. e. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan tinggi. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Pasal 424 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 423. b. koordinasi pelaksanaan tugas di bidang pendidikan tinggi. b. perumusan kebijakan di bidang pendidikan tinggi. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. d. program. Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan. d. g. prosedur. 92 serta .Pasal 420 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi mempunyai tugas merumuskan melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan tinggi. Sekretariat Direktorat Jenderal. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. rencana.

dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. j. (2) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penerimaan. dan d. Pasal 426 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan. penyimpanan. program. (3) Subbagian Akuntansi mempunyai tugas melakukan urusan akuntansi dan pelaporan keuangan di lingkungan pendidikan tinggi. Bagian Hukum dan Kepegawaian. Bagian Umum. penyusunan bahan penetapan program dan anggaran di lingkungan pendidikan tinggi. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. anggaran. b. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal. Subbagian Keuangan. program. dan d. Pasal 427 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 426. rencana. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. dan anggaran serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. Pasal 425 Sekretariat Direktorat Jenderal terdiri atas: a. c. dan c. b. Pasal 428 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. Subbagian Program dan Anggaran. b. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. dan penyusunan pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. rencana. pelaksanaan urusan akuntansi dan pelaporan keuangan di lingkungan pendidikan tinggi. pembayaran. Bagian Informasi dan Pelaporan. Subbagian Akuntansi. c.i. Pasal 429 (1) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan. k. rencana. program. dan evaluasi serta pengelolaan keuangan dan urusan akuntansi di lingkungan Direktorat Jenderal. 93 . dan anggaran di lingkungan pendidikan tinggi. koordinasi penyusunan bahan informasi dan publikasi serta hubungan masyarakat di bidang pendidikan tinggi. penyusunan bahan kebijakan. dan anggaran di bidang pendidikan tinggi. program.

dan penyusunan data pendidikan tinggi. Pasal 434 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. dan e. pemberian layanan informasi dan publikasi di bidang pendidikan tinggi. 94 . c. dan c. Pasal 432 Bagian Informasi dan Pelaporan terdiri atas: a. Pasal 433 (1) Subbagian Pengolahan Data mempunyai tugas melakukan pengumpulan. analisis dan evaluasi pelaksanaan program dan kinerja organisasi. pengolahan. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan tinggi. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan di bidang pendidikan tinggi. pemantauan pelaksanaan rencana dan program di lingkungan pendidikan tinggi. ketenagaan. Subbagian Analisis dan Evaluasi.Pasal 430 Bagian Informasi dan Pelaporan mempunyai tugas melaksanakan pengumpulan. d. dan penyusunan data pendidikan tinggi. penyusunan laporan di lingkungan pendidikan tinggi dan laporan Direktorat Jenderal. organisasi dan tata laksana. (2) Subbagian Analisis dan Evaluasi mempunyai tugas melakukan analisis dan evaluasi pelaksanaan rencana dan program serta penyusunan laporan di lingkungan pendidikan tinggi dan Direktorat Jenderal. b. dan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal dan pendidikan tinggi. Pasal 431 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 430. Pasal 435 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 434. Subbagian Pengolahan Data. analisis dan evaluasi pelaksanaan rencana dan program di lingkungan pendidikan tinggi. (3) Subbagian Layanan Informasi mempunyai tugas melakukan layanan informasi dan publikasi pendidikan tinggi. pengolahan. dan penyusunan data kelembagaan. dan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan pendidikan tinggi. c. b. dan layanan informasi di lingkungan pendidikan tinggi. Bagian Informasi dan Pelaporan menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Layanan Informasi. penilaian dan evaluasi pelaksanaan peraturan perundang-undangan dan bantuan hukum. pengumpulan. pengolahan. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. b. pembelajaran.

pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Direktorat Jenderal. dan pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal. analisis dan penyempurnaan organisasi. keindahan. pengembangan. keprotokolan. Pasal 440 Bagian Umum terdiri atas: a. dan penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. dan c. Pasal 439 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 438. (3) Subbagian Tata Laksana mempunyai tugas melakukan analisis jabatan. b.d. Subbagian Kepegawaian. sarana dan prasarana. Pasal 436 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. keamanan. Subbagian Tata Laksana. Pasal 437 (1) Subbagian Hukum mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. dan c. pelaksanaan urusan akuntansi dan pelaporan barang milik negara di lingkungan pendidikan tinggi. 95 . c. penilaian. pemeliharaan dan perawatan. pengadaan. pengaturan penggunaan sarana dan prasarana. kebersihan. b. Pasal 438 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal. ketertiban. Subbagian Rumah Tangga. e. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. Subbagian Pelaporan Barang Milik Negara. Subbagian Barang Milik Negara. barang milik negara. disiplin.. dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. kearsipan. Pasal 441 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan pendidikan tinggi dan Direktorat Jenderal. dan evaluasi pelaksanan peraturan perundang-undangan serta pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan tinggi. b. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal. mutasi. pengangkatan. Subbagian Hukum. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. dan d.

Bagian Keempat Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama Pasal 442 Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang kelembagaan perguruan tinggi. evaluasi pelaksanaan program. program studi. Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama menyelenggarakan fungsi: a. penyimpanan. dan penghapusan barang milik negara di lingkungan Direktoral Jenderal. c. inventarisasi. c. Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan. Pasal 443 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 442. (3) Subbagian Pelaporan Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan akuntansi dan pelaporan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan Perguruan Tinggi Negeri.(2) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. Subdirektorat Kerja Sama Antar Lembaga. perumusan norma. pengembangan kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi. e. dan pelaporan Direktorat. Subdirektorat Program dan Evaluasi. d. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: 96 . f. Pasal 446 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 445. dan kriteria di bidang kelembagaan pendidikan tinggi dan program studi. standar. dan f. pendistribusian. anggaran. Kelompok Jabatan Fungsional. dan pemberian bimbingan teknis serta evaluasi di bidang kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi. dan g. standarisasi. perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kerja sama pendidikan tinggi. Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan. dan kerja sama. Pasal 445 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. b. e. prosedur. pengembangan. b. d. Pasal 444 Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama terdiri atas: a. Subbagian Tata Usaha. penilaian dan pengkajian usul kelembagaan perguruan tinggi dan program studi. pelaksanaan administrasi Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama. program dan anggaran. penilaian kinerja dan pemberdayaan lembaga pendidikan tinggi.

b. pengkajian dan penilaian usul pendirian. dan b. d. prosedur. kegiatan. Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan menyelenggarakan fungsi: a. dan penutupan kelembagaan perguruan tinggi dan program studi. (2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. perubahan. dan kriteria di bidang pengembangan kelembagaan perguruan tinggi dan program studi. kegiatan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi. c. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pengembangan kelembagaan perguruan tinggi. dan anggaran Direktorat. Pasal 451 Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan terdiri atas: a. Pasal 448 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pengelolaan data bidang kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi. Pasal 450 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 449. kegiatan. dan b.a. anggaran. standarisasi teknis. standar. penyusunan bahan perumusan norma. dan anggaran Direktorat. pengkajian. b. dan penilaian pengembangan kelembagaan perguruan tinggi. dan d. 97 . penyusunan program. e. penyusunan bahan pemberian bimbingan teknis dan evaluasi pengembangan kelembagaan perguruan tinggi dan program studi. dan anggaran Direktorat. Seksi Evaluasi. Pasal 449 Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan pengelolaan data dan informasi di bidang kelembagaan dan kerja sama serta penyusunan laporan Direktorat. Seksi Penyusunan Program. Seksi Pengembangan Program Studi. program. Seksi Pengembangan Perguruan Tinggi. c. dan penyusunan laporan Direktorat. kegiatan. Pasal 447 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a.

Pasal 457 Subdirektorat Kerja Sama Antar-Lembaga mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. b. standar. penyusunan bahan perumusan norma. dan evaluasi kelembagaan perguruan tinggi. Pasal 455 Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan terdiri atas: a. dan penutupan program studi. prosedur. standar. pemberian bimbingan teknis. prosedur. kriteria. perubahan. dan evaluasi di bidang pengembangan kelembagaan perguruan tinggi serta pengkajian dan penilaian usul pendirian. dan evaluasi di bidang pengembangan serta pengkajian dan penilaian usul pembukaan. Seksi Evaluasi Kelembagaan. prosedur. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi kelembagaan perguruan tinggi.Pasal 452 (1) Seksi Pengembangan Perguruan Tinggi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. standarisasi teknis. standarisasi teknis. Seksi Tata Kelola Lembaga. pemberian bimbingan teknis. Pasal 453 Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. prosedur. c. (2) Seksi Pengembangan Program Studi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. 98 . norma. norma. evaluasi kelembagaan perguruan tinggi. dan fasilitasi kerja sama antarlembaga. fasilitasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pemberdayaan kelembagaan perguruan tinggi. dan kriteria. pengembangan. standar. standar. norma. dan penutupan perguruan tinggi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pemberdayaan kelembagaan perguruan tinggi. (2) Seksi Evaluasi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. norma. Pasal 454 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 453. pemberdayaan. dan evaluasi tata kelola lembaga perguruan tinggi. prosedur. Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan menyelenggarakan fungsi: a. standar. kriteria. dan d. Pasal 456 (1) Seksi Tata Kelola Lembaga mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan kriteria di bidang pemberdayaan kelembagaan perguruan tinggi. dan kriteria. dan b. fasilitasi. perubahan.

Pasal 458 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 457, Subdirektorat Kerja Sama Antar-Lembaga menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kerja sama antarlembaga; b. penyusunan bahan perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang kerja sama antarlembaga; c. penyusunan bahan pengembangan kerja sama antarlembaga; d. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis kerja sama antarlembaga; dan e. evaluasi pelaksanaan kerja sama antarlembaga. Pasal 459 Subdirektorat Kerja Sama Antar-Lembaga terdiri atas: a. Seksi Kerja Sama Luar Negeri; dan b. Seksi Kerja Sama Dalam Negeri. Pasal 460 (1) Seksi Kerja Sama Luar Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria, pengembangan kerja sama, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. (2) Seksi Kerja Sama Dalam Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria, pengembangan kerja sama, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi pelaksanaan kerja sama dalam negeri. Pasal 461 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan, kepegawaian, keuangan, barang milik negara, dan kerumahtanggaan Direktorat. Bagian Kelima Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Pasal 462 Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, pengembangan, standarisasi, dan pemberian bimbingan teknis serta evaluasi di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan. Pasal 463 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 462, Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi: a. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan; b. perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan; c. pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran, penjaminan mutu, dan kemahasiswaan;
99

d. e. f.

pelaksanaan pemberian penghargaan kepada mahasiswa; pemberian bimbingan teknis, evaluasi, pelaporan di bidang pembelajaran, penjaminan mutu, dan kemahasiswaan; dan pelaksanaan administrasi Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan. Pasal 464

Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan terdiri atas: a. Subdirektorat Program dan Evaluasi; b. Subdirektorat Penyelarasan; c. Subdirektorat Pembelajaran; d. Subdirektorat Kemahasiswaan; e. Subbagian Tata Usaha; dan f. Kelompok Jabatan Fungsional. Pasal 465 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, program dan anggaran, evaluasi pelaksanaan program, anggaran, dan pelaporan Direktorat. Pasal 466 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 465, Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan perguruan tinggi; b. pengelolaan data bidang pembelajaran, penjaminan mutu, dan kemahasiswaan perguruan tinggi; c. penyusunan program, kegiatan, dan anggaran Direktorat; d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program dan anggaran Direktorat; dan e. penyusunan laporan Direktorat. Pasal 467 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Seksi Penyusunan Program; dan b. Seksi Evaluasi. Pasal 468 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, program, kegiatan, dan anggaran Direktorat. (2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program, kegiatan, anggaran serta pengelolaan data dan informasi dan penyusunan laporan Direktorat. Pasal 469 Subdirektorat Penyelarasan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, standarisasi teknis, dan analisis kebutuhan dunia kerja serta pengembangan kompetensi lulusan.
100

Pasal 470 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 469, Subdirektorat Penyelarasan menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penyelarasan kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja; b. penyusunan bahan perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang kompetensi lulusan; c. pelaksanaan pemetaan dan analisis kebutuhan dunia kerja; d. penyusunan bahan pengembangan kompetensi lulusan; e. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pemetaan kebutuhan dunia kerja dan pengembangan kompetensi lulusan; dan f. evaluasi pemetaan kebutuhan dunia kerja dan pengembangan kompetensi lulusan. Pasal 471 Subdirektorat Penyelarasan terdiri atas: a. Seksi Analisis Kebutuhan Dunia Kerja; dan b. Seksi Pengembangan Kompetensi Lulusan. Pasal 472 (1) Seksi Analisis Kebutuhan Dunia Kerja mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria pemetaan dan analisis kebutuhan dunia kerja, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi pelaksanaan pemetaan dan analisis kebutuhan dunia kerja. (2) Seksi Pengembangan Kompetensi Lulusan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria, fasilitasi pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi pengembangan kompetensi lulusan. Pasal 473 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, standarisasi teknis, dan fasilitasi di bidang pembelajaran. Pasal 474 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 473, Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pengembangan sistem dan sarana dan prasarana pembelajaran; b. penyusunan bahan perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pengembangan sistem dan sarana dan prasarana pembelajaran; c. penyusunan bahan dan pelaksanaan pengembangan sistem dan sarana dan prasarana pembelajaran; d. fasilitasi penjaminan mutu pendidikan tinggi; e. pemberian bimbingan teknis pengembangan sistem, sarana dan prasarana pembelajaran, dan penjaminan mutu; dan f. evaluasi pengembangan sistem, sarana dan prasarana pembelajaran, dan penjaminan mutu,
101

norma. Seksi Pengembangan Sistem Pembelajaran. fasilitasi. standarisasi teknis. c. standar. standar. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria. pemberian bimbingan teknis. standar.Pasal 475 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. Pasal 478 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 477. dan kriteria. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. evaluasi pembelajaran kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. b. Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pembelajaran. Pasal 479 Subdirektorat Kemahasiswaan terdiri atas: a. fasilitasi. f. dan kriteria. Seksi Organisasi Kemahasiswaan. dan evaluasi pemberdayaan dan pemberian penghargaan kepada mahasiswa. prosedur. dan evaluasi pengembangan sarana dan prasarana pembelajaran. 102 . e. penyusunan bahan pemberian penghargaan kepada mahasiswa. prosedur. prosedur. Seksi Pemberdayaan Kemahasiswaan. penyusunan bahan pelaksanaan pemberdayaan kemahasiswaan. penyusunan bahan perumusan norma. norma. penyusunan bahan pembinaan organisasi kemahasiswaan. Pasal 480 (1) Seksi Pemberdayaan Kemahasiswaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. (2) Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan b. penyusunan bahan perumusan kebijakan pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. Pasal 476 (1) Seksi Pengembangan Sistem Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. norma. dan kriteria pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. fasilitasi. Pasal 477 Subdirektorat Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. prosedur. dan g. dan fasilitasi pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. dan evaluasi pengembangan sistem pembelajaran dan penjaminan mutu pendidikan tinggi. d. dan b. pemberian bimbingan teknis. Subdirektorat Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi: a.

pembinaan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. e. program dan anggaran. anggaran. dan kriteria pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. pelaksanaan administrasi Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Subbagian Tata Usaha.(2) Seksi Organisasi Kemahasiswaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. norma. Pasal 485 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan i. penempatan. e. pengembangan. perencanaan. Kelompok Jabatan Fungsional. pembinaan profesi. perumusan norma. dan pelaporan Direktorat. h. Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan menyelenggarakan fungsi: a. standar. f. pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. Bagian Keenam Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pasal 482 Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan. g. prosedur. pengadaan. Subdirektorat Kualifikasi. d. Subdirektorat Program dan Evaluasi. evaluasi pelaksanaan program. 103 . pengadaan. keuangan. pembinaan karir pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. b. standarisasi. d. Pasal 481 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan kriteria. koordinasi pelaksanaan pengadaan dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan f. dan pembinaan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan kerumahtanggaan Direktorat. barang milik negara. standar. prosedur. peningkatan kualifikasi dan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan. Pasal 484 Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan terdiri atas: a. perumusan kebijakan dan perencanaan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. b. Pasal 483 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 482. Subdirektorat Perencanaan Pengadaan. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang perencanaan. kepegawaian. c. dan evaluasi pembinaan organisasi kemahasiswaan. koordinasi pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan kepada pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. c. pengembangan. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. Subdirektorat Karir.

kegiatan. penyusunan laporan Direktorat. pengadaan. penyusunan bahan perumusan norma. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. anggaran serta pengelolaan data dan informasi dan penyusunan laporan Direktorat. c. 104 . dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. Subdirektorat Perencanaan Pengadaan menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. kegiatan. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. b. pengadaan. d. penyusunan program. dan anggaran Direktorat. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan perencanaan. Pasal 489 Subdirektorat Perencanaan Pengadaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis. e. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria pendidik dan tenaga kependidikan. dan f. pengelolaan data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan. pengadaan. penyusunan rencana kebutuhan. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. pelaksanaan koordinasi pengadaan dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis perencanaan. perencanaan. pengadaan. (2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. kegiatan. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. b. Seksi Evaluasi. Pasal 488 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan program. d. Pasal 487 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. dan e. dan anggaran Direktorat.Pasal 486 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 485. dan anggaran Direktorat. dan b. evaluasi perencanaan. Pasal 490 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 489. pengadaan. Seksi Penyusunan Program. kegiatan. c.

dan kriteria. standar. dan fasilitasi pembinaan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. f. e. b. dan g. norma. dan evaluasi pengadaan dan penempatan tenaga kependidikan. Pasal 493 Subdirektorat Karir mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. satndar. Seksi Pendidik. standar.Pasal 491 Subdirektorat Perencanaan Pengadaan terdiri atas: a. fasilitasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan pembinaan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. Seksi Tenaga Kependidikan. koordinasi. evaluasi pengembangan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. fasilitasi. rencana kebutuhan. 105 . (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. c. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pengembangan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan. Seksi Pendidik. dan b. pemberian bimbingan teknis. Pasal 494 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 493. koordinasi. pemberian bimbingan teknis. dan b. rencana kebutuhan. Seksi Tenaga Kependidikan. dan kriteria. Pasal 492 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penyusunan bahan kepangkatan dan promosi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. d. Subdirektorat Karir menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan pembinaan profesi pendidik perguruan tinggi. prosedur. penyusunan bahan pengembangan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan kriteria karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. penyusunan bahan perumusan norma. norma. prosedur. Pasal 495 Subdirektorat Karir terdiri atas: a. prosedur. standarisasi teknis. dan evaluasi pengadaan dan penempatan pendidik.

dan b. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. dan fasilitasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. dan kriteria. pemberian bimbingan teknis. profesi. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria. Pasal 499 Subdirektorat Kualifikasi terdiri atas: a. penyusunan bahan perumusan norma. b. dan kompetensi tenaga kependidikan perguruan tinggi. Pasal 497 Subdirektorat Kualifikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Pasal 498 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 497. dan pengembangan kompetensi. fasilitasi. prosedur. dan profesi pendidik serta fasilitasi. dan kriteria di bidang kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. standar. prosedur. dan kriteria. standar. norma. fasilitasi. dan kriteria. kepangkatan. standarisasi teknis. norma. karir. norma.Pasal 496 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. standar. dan kompetensi pendidik perguruan tinggi. norma. Subdirektorat Kualifikasi menyelenggarakan fungsi: a. dan evaluasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan di luar negeri. dan profesi tenaga kependidikan serta fasilitasi. dan e. dan pengembangan kompetensi. karir. penyusunan bahan dan pelaksanaan peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. promosi. pemberian bimbingan teknis. promosi. Seksi Pendidikan Luar Negeri. evaluasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. prosedur. standar. pemberian bimbingan teknis. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kepangkatan. profesi. c. (2) Seksi Pendidikan Dalam Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan evaluasi pengembangan karir. Seksi Pendidikan Dalam Negeri. standar. Pasal 500 (1) Seksi Pendidikan Luar Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan evaluasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan di dalam negeri. prosedur. dan evaluasi pengembangan karir. 106 . d. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan.

b. Subdirektorat Program dan Evaluasi. pengelolaan data dan informasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. c. dan evaluasi di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.Pasal 501 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. dan kerumahtanggaan Direktorat. Pasal 503 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 502. Pasal 505 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. anggaran. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. f. dan pelaporan Direktorat. dan kriteria di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. 107 . program dan anggaran. c. b. Subdirektorat Penelitian. kepegawaian. Subbagian Tata Usaha. e. Bagian Ketujuh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Pasal 502 Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. evaluasi pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. d. barang milik negara. perumusan norma. pelaksanaan administrasi Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Pasal 506 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 505. keuangan. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. pemberian bimbingan teknis. d. Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 504 Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat terdiri atas: a. Kelompok Jabatan Fungsional. standarisasi. e. publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. standar. Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi. Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat. b. dan f. evaluasi pelaksanaan program.

c. d. e.

penyusunan program, kegiatan, dan anggaran Direktorat; pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program, kegiatan, dan anggaran Direktorat; dan penyusunan laporan Direktorat. Pasal 507

Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Seksi Penyusunan Program; dan b. Seksi Evaluasi. Pasal 508 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, program, kegiatan, dan anggaran Direktorat. (2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan evaluasi pelaksanaan rencana, program, kegiatan, anggaran, dan pengelolaan data dan informasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta penyusunan laporan Direktorat. Pasal 509 Subdirektorat Penelitian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, standarisasi teknis, pengembangan program, dan fasilitasi penelitian perguruan tinggi. Pasal 510 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 509, Subdirektorat Penelitian menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penelitian; b. penyusunan bahan perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang penelitian; c. pengembangan program penelitian perguruan tinggi; d. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pelaksanaan penelitian perguruan tinggi; dan e. evaluasi pelaksanaan penelitian perguruan tinggi. Pasal 511 Subdirektorat Penelitian terdiri atas: a. Seksi Penelitian Dasar dan Pengembangan Ilmu; dan b. Seksi Penelitian Strategis. Pasal 512 (1) Seksi Penelitian Dasar dan Pengembangan Ilmu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria, pengembangan program, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi pelaksanaan penelitian dasar dan pengembangan ilmu.

108

(2) Seksi Penelitian Strategis mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria, pengembangan program, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi pelaksanaan penelitian strategis. Pasal 513 Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, standarisasi teknis, pengembangan program, dan fasilitasi kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. Pasal 514 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 513, Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat; b. penyusunan bahan perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat; c. pengembangan program kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat; d. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pengembangan kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat; dan e. evaluasi pengembangan kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. Pasal 515 Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat terdiri atas: a. Seksi Pengabdian Kepada Masyarakat; dan b. Seksi Kreativitas dan Inovasi. Pasal 516 (1) Seksi Pengabdian Kepada Masyarakat mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria, pengembangan program, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi pengabdian kepada masyarakat. (2) Seksi Kreativitas dan Inovasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria, pengembangan program, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi pengembangan kreativitas mahasiswa. Pasal 517 Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, standarisasi teknis, dan fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual serta publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pasal 518 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 517, Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi menyelenggarakan fungsi:
109

a. b.

c. d. e. f. g.

penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang hak kekayaan intelektual dan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; penyusunan bahan perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang hak kekayaan intelektual dan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual hasil penelitian; publikasi dan promosi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; pelaksanaan akreditasi berkala ilmiah; penyusunan bahan pemberian penghargaan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; dan evaluasi pelaksanaan perolehan hak kekayaan intelektual dan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pasal 519

Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi terdiri atas: a. Seksi Hak Kekayaan Intelektual; dan b. Seksi Publikasi. Pasal 520 (1) Seksi Hak Kekayaan Intelektual mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria, fasilitasi, dan evaluasi perolehan hak kekayaan intelektual hasil penelitian serta pemberian penghargaan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. (2) Seksi Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, norma, standar, prosedur, dan kriteria, publikasi, promosi, fasilitasi, dan evaluasi pelaksanaan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta akreditasi berkala ilmiah. Pasal 521 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan, kepegawaian, keuangan, barang milik negara, dan kerumahtanggaan Direktorat. Pasal 522 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 444 huruf f, Pasal 464 huruf f, Pasal 484 huruf f, dan Pasal 504 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. (5) Tugas, jenis, dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

110

Pasal 524 Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Nasional mempunyai tugas melaksanakan pengawasan intern di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional. dan Fungsi Pasal 523 Inspektorat Jenderal dipimpin oleh seorang Inspektur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. Sekretariat Inspektorat Jenderal.BAB VIII INSPEKTORAT JENDERAL Bagian Pertama Kedudukan. Inspektorat I. penyiapan perumusan kebijakan pengawasan intern di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional. Inspektorat Investigasi. Inspektorat IV. Tugas. Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Nasional menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan laporan hasil pengawasan di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional. Bagian Ketiga Sekretariat Inspektorat Jenderal Pasal 527 Sekretariat Inspektorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administrasi serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Inspektorat Jenderal. Inspektorat II. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 526 Inspektorat Jenderal terdiri atas: a. d. d. dan e. c. b. e. evaluasi. pemantauan. pelaksanaan pengawasan intern di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional terhadap kinerja dan keuangan melalui audit. c. b. reviu. Pasal 525 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 524. dan f. Inspektorat III. 111 . pelaksanaan administrasi Inspektorat Jenderal. dan kegiatan pengawasan lainnya. pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu atas penugasan Menteri Pendidikan Nasional.

c. d. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran. koordinasi penyusunan kebijakan. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. b. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. h. d. penyusunan rencana. dan e. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pengawasan. Bagian Hukum dan Kepegawaian. dan penyajian data dan informasi di bidang pengawasan. f. pemantauan. i. dan d. dan laporan Inspektorat Jenderal. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Inspektorat Jenderal. pengolahan. dan anggaran di bidang pengawasan. dan anggaran di bidang pengawasan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. dan k. Pasal 529 Sekretariat Inspektorat Jenderal terdiri atas: a. Pasal 531 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 530. analisis. program. program. dan evaluasi hasil dan tindak lanjut pengawasan.Pasal 528 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 527. penyusunan bahan kebijakan di bidang pengawasan. program. b. g. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Inspektorat Jenderal. b. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Inspektorat Jenderal. dan b. pengelolaan keuangan Inspektorat Jenderal. evaluasi. rencana. Bagian Pengolahan Laporan Pengawasan. c. 112 . c. anggaran. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Inspektorat Jenderal. penyusunan laporan Inspektorat Jenderal. Sekretariat Inspektorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. j. e. Pasal 532 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. dan anggaran di bidang pengawasan. Pasal 530 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan dan evaluasi penyusunan rencana. Bagian Umum. pengumpulan. program. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Inspektorat Jenderal. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. koordinasi pelaksanaan tugas di bidang pengawasan. pengelolaan data dan informasi di bidang pengawasan.

dan anggaran di bidang pengawasan serta penyusunan bahan laporan Inspektorat Jenderal.Pasal 533 (1) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pengumpulan. mutasi. Pasal 534 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. pengolahan. pengangkatan. Pasal 535 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 534. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. Subbagian Kepegawaian. disiplin. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 538 Bagian Pengolahan Laporan Pengawasan mempunyai tugas melaksanakan pengolahan dan analisis laporan hasil pengawasan serta pemantauan dan evaluasi tindaklanjut hasil pengawasan. c. pengembangan. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Inspektorat Jenderal. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan perencanaan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pengawasan. dan f. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di lingkungan Inspektorat Jenderal serta penyelesaian tindak lanjut pengaduan/pengawasan masyarakat. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pengawasan. organisasi dan tata laksana. dan anggaran di bidang pengawasan. (2) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. b. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Inspektorat Jenderal. analisis dan penyempurnaan organisasi. penyajian data dan informasi serta penyiapan bahan penyusunan kebijakan. Pasal 537 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. program. e. dan kepegawaian Inspektorat Jenderal. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Inspektorat Jenderal. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Inspektorat Jenderal. 113 . Pasal 536 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. pelaksanaan monitoring dan penyelesaian tindak lanjut pengaduan/pengawasan masyarakat dan auditan. program. analisis jabatan. penyusunan sistem dan prosedur kerja. d. pengadaan. dan b. rencana.

pengolahan. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. analisis. Pasal 541 (1) Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan A mempunyai tugas melakukan pengolahan. kerumahtanggaan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Inspektorat Jenderal. dan b. (2) Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan B mempunyai tugas melakukan pengolahan.Pasal 539 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 538. dan evaluasi laporan hasil pengawasan. analisis. Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan A. dan evaluasi laporan hasil pengawasan dan pengawasan masyarakat serta penyusunan bahan laporan tindaklanjut hasil pengawasan sesuai wilayah kerjanya. dan c. c. perpustakaan. kearsipan. Pasal 545 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. ketertiban. Pasal 543 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 542. Bagian Pengolahan Laporan Pengawasan menyelenggarakan fungsi: a. pengelolaan keuangan Inspektorat Jenderal. keamanan. Pasal 542 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Inspektorat Jenderal. dan b. Subbagian Keuangan. Pasal 540 Bagian Pengolahan Laporan Pengawasan terdiri atas: a. dokumentasi. dan d. Subbagian Rumah Tangga. analisis. 114 . b. dan evaluasi laporan hasil pengawasan serta penyusunan bahan laporan tindaklanjut hasil pengawasan sesuai wilayah kerjanya. Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan B. b. dan pengaturan penggunaan sarana dan prasarana di lingkungan Inspektorat Jenderal. pemeliharaan. dan keuangan Inpektorat Jenderal. pengelolaan barang milik negara. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Inspektorat Jenderal. keprotokolan. keindahan. perawatan. penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi tindaklanjut hasil pengawasan. Pasal 544 Bagian Umum terdiri atas: a. kebersihan serta pengadaan. penyusunan laporan tindaklanjut hasil pengawasan.

Pasal 550 Inspektorat Investigasi mempunyai tugas penyusunan bahan perumusan kebijakan dan audit investigasi terhadap dugaan korupsi. penyusunan bahan perumusan kebijakan pengawasan.(2) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan pembiayaan. penyusunan rencana program. barang milik negara. program. Pasal 548 Inspektorat terdiri atas: a. b. penyusunan rencana. Pasal 549 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. dan g. dan anggaran Inspektorat Investigasi. b. Inspektorat Insvestigasi menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan pengawasan. keuangan. pembukuan. Inspektorat menyelenggarakan fungsi: a. reviu. pemantauan. Subbagian Tata Usaha. penyusunan laporan hasil pengawasan. kolusi. pelaksanaan urusan ketatausahaan Inspektorat. Kelompok Jabatan Fungsional. dan anggaran Inspektorat. dan kegiatan pengawasan lainnya terhadap kinerja dan keuangan. f. Pasal 547 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 546. e. dan nepotisme di lingkungan Kementerian. d. b. 115 . pelaksanaan fasilitasi terhadap pengelolaan pengawasan pendidikan di daerah. ketatausahaan. kepegawaian. Pasal 551 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 550. c. pelaksanaan audit. evaluasi. evaluasi. dan penyusunan laporan keuangan Inspektorat Jenderal. dan c. verifikasi. dan pengelola pendidikan di pusat dan daerah serta pengawasan untuk tujuan tertentu. Bagian Keempat Inspektorat Pasal 546 Inspektorat I sampai dengan Inspektorat IV mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan serta pengawasan kinerja dan keuangan dan pengawasan untuk tujuan tertentu di wilayah kerjanya. dan kerumahtanggaan Inspektorat. Inspektur. pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu. perbendaharaan.

dan Fungsi Pasal 556 Badan Penelitian dan Pengembangan dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. dan nepotisme di lingkungan kementerian pendidikan nasional. Tugas. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. 116 . Pasal 555 Wilayah kerja Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan A dan Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan B dan wilayah kerja Inspektorat I sampai dengan Inspektorat IV sebagaimana dimaksud dalam Pasal 541 ayat (1) dan ayat (2) dan Pasal 546 diatur lebih lanjut dalam Peraturan Inspektur Jenderal. b.c. jenis. dan barang milik negara Inspektorat. pelaksanaan fasilitasi pengawasan investigasi terhadap aparat pengawasan bidang pendidikan di daerah. Inspektur. kolusi. pelaksanaan penemuan fakta (fact finding) dan audit investigasi serta pengusutan terhadap dugaan penyelewengan dan korupsi. kerumahtanggaan. Subbagian Tata Usaha. perencanaan. f. Pasal 554 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan ketatausahaan. Pasal 552 Inspektorat Insvestigasi terdiri atas: a. penyusunan laporan hasil pengawasan. e. (3) Kelompok Jabatan Fungsional pada setiap Inspektorat dapat terdiri dari kelompokkelompok sesuai dengan kebutuhan. keuangan. Kelompok Jabatan Fungsional. d. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan Inspektorat Investigasi. dan c. BAB IX BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN Bagian Pertama Kedudukan. g. Pasal 553 (1) Kelompok Jabatan Fungsional sebagaimana dimaksud pada Pasal 548 huruf c dan Pasal 552 huruf c mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan tugas jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan jenjang jabatan fungsional/auditor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu berdasarkan petunjuk Menteri. kepegawaian. (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas Jabatan Fungsional Auditor dan atau jabatan fungsional lainnya yang diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. dipimpin seorang tenaga fungsional sebagai ketua kelompok yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Inspektur. (5) Tugas.

pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. b. Pusat Penilaian Pendidikan. Badan Penelitian dan Pengembangan menyelenggarakan fungsi: a. koordinasi penyusunan kebijakan.Pasal 557 Badan Penelitian dan Pengembangan mempunyai tugas melaksanakan penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan. Sekretariat Badan. c. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. pengelolaan keuangan Badan Penelitian dan Pengembangan. Pusat Penelitian Kebijakan. pengelolaan data dan informasi penelitian dan pengembangan. dan anggaran di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. Bagian Ketiga Sekretariat Badan Pasal 560 Sekretariat Badan mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. b. koordinasi pelaksanaan kegiatan dan kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 559 Badan Penelitian dan Pengembangan terdiri atas: a. c. pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan. penyusunan kebijakan teknis. rencana. dan d. b. Pasal 561 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 560. e. Pusat Kurikulum dan Perbukuan. c. program. rencana. 117 . g. pemantauan. evaluasi. pelaksanaan administrasi Badan Penelitian dan Pengembangan. f. Sekretariat Badan menyelenggarakan fungsi: a. dan program penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan. d. Pasal 558 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 557. dan pelaporan pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. dan d.

c. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang penelitian dan pengembangan. b. program. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. c. dan laporan Badan. Pasal 563 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. program. i. Pasal 564 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 563. program. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. dan anggaran Badan. penyusunan laporan Badan. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. Subbagian Program dan Anggaran. b. penyusunan bahan kebijakan di bidang penelitian dan pengembangan. Pasal 565 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. penyusunan rencana. b. Pasal 566 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. Pasal 562 Sekretariat Badan terdiri atas: a. Subbagian Data dan Informasi. dan anggaran di bidang penelitian dan pengembangan. penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang penelitian dan pengembangan. Pasal 567 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Badan. program. j. pengolahan. e. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. Bagian Umum. Bagian Hukum dan Kepegawaian. dan anggaran di bidang penelitian dan pengembangan serta penyusunan bahan laporan Badan. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. pengolahan. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. Bagian Keuangan. anggaran. dan d. dan c. evaluasi.h. 118 . Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. d. pengumpulan. dan penyajian data dan informasi di bidang penelitian dan pengembangan. dan anggaran Badan. program.

pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan. dan f. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. evaluasi. dan pertanggungjawaban keuangan Badan. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan.Pasal 568 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 567. d. Pasal 571 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. penyimpanan. Pasal 572 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 571. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. dan c. Subbagian Kepegawaian. b. Bagian Keuangan menyelengarakan fungsi: a. pengujian. dan c. organisasi dan tata laksana. kepegawaian. dan kerja sama di lingkungan Badan. Subbagian Perbendaharaan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang penelitian dan pengembangan. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan urusan penerimaan. c. b. Subbagian Pembiayaan. pembukuan. dan pengesahan dokumen pelaksanaan anggaran di lingkungan Badan. Subbagian Kerja Sama. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Badan. e. pembayaran. b. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Badan. penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Badan. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Badan. dan penyusunan laporan keuangan Badan. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang penelitian dan pengembangan. dan c. Pasal 570 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. b. 119 . Pasal 569 Bagian Keuangan terdiri atas: a. Pasal 573 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a.

pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Badan. Pasal 576 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 575. dan hubungan masyarakat di bidang penelitian dan pengembangan. b. Pasal 578 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. pengadaan. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan.Pasal 574 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. dan penyusunan laporan barang milik negara di lingkungan Badan. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Badan. publikasi. kebersihan. disiplin. dan c. dokumentasi. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Badan. ketertiban. keamanan. 120 dan . penghapusan. Pasal 575 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. pendistribusian. pengembangan. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. analisis dan penyempurnaan organisasi serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Badan. Bagian Keempat Pusat Penelitian Kebijakan Pasal 579 Pusat Penelitian Kebijakan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan. b. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. analisis jabatan. Subbagian Rumah Tangga. kearsipan. dan c. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. pengangkatan. penyimpanan. Pasal 577 Bagian Umum terdiri atas: a. inventarisasi. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. keindahan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Badan. mutasi. dan perpustakaan di lingkungan Badan. Subbagian Barang Milik Negara.

pelaksanaan. Pasal 585 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. pelaksanaan penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan. fasilitasi pelaksanaan penelitian di bidang pendidikan. Bidang Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini. d. penyusunan program penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan. pemantauan. pendidikan nonformal. pendidikan dasar. dan e. Pasal 582 Bidang Pembinaan dan Jaringan Penelitian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan Informal. Pasal 584 Bidang Penelitian Pendidikan Menengah dan Tinggi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. Nonformal. Pasal 581 Pusat Penelitian Kebijakan terdiri atas: a. d. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. keuangan. pelaksanaan administrasi Pusat Penelitian Kebijakan. pengembangan. fasilitasi. Pasal 583 Bidang Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini. Subbagian Tata Usaha. persuratan dan kearsipan. Bidang Penelitian Pendidikan Menengah dan Tinggi. dan pelaporan pelaksanaan penelitian kebijakan pendidikan. evaluasi. dan ketatalaksanaan Pusat. pelaksanaan. barang milik negara. 121 . Dasar. f. pemantauan. Bidang Pembinaan dan Jaringan Penelitian. Pusat Penelitian Kebijakan menyelenggarakan fungsi: a. Dasar. penyusunan kebijakan teknis di bidang penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan. fasilitasi. pemantauan. dan fasilitasi pengembangan jaringan penelitian di bidang pendidikan. Kelompok Jabatan fungsional.Pasal 580 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 579. program. dan g. b. dan pendidikan informal. kerumahtanggaan. dan evaluasi penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. dan evaluasi penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan anak usia dini. kepegawaian. c. pengelolaan jaringan dan pangkalan penelitian di bidang pendidikan. Nonformal. c. b. pengelolaan. e. program.

perbukuan. koordinasi dan fasilitasi pengembangan kurikulum. dan sumber pembelajaran lainnya. metodologi pembelajaran. Pasal 588 Pusat Kurikulum dan Perbukuan terdiri atas: a. dan sumber pembelajaran lainnya. buku pelajaran. Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Anak Usia Dini. metodologi pembelajaran. Pasal 589 Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pengembangan model. dan pendidikan informal. fasilitasi. d. metodologi pembelajaran. perbukuan. e. pengembangan model. dan sumber pembelajaran lainnya. f. dan Informal. b. materi buku pelajaran. Pasal 590 Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. Nonformal. dan perbukuan pendidikan anak usia dini. Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Menengah. metodologi pembelajaran. pemantauan. penyusunan kebijakan teknis pengembangan kurikulum. perbukuan.Bagian Kelima Pusat Kurikulum dan Perbukuan Pasal 586 Pusat Kurikulum dan Perbukuan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. pelaksanaan administrasi Pusat Kurikulum dan Perbukuan. dan sumber pembelajaran lainnya pada pendidikan menengah. perbukuan. serta pengelolaan informasi kurikulum. pengembangan model kurikulum dan metodologi pembelajaran. pendidikan menengah. Kelompok Jabatan Fungsional. Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Dasar. dan sumber pembelajaran lainnya pada pendidikan dasar. metodologi pembelajaran. d. g. Bagian Tata Usaha. serta pengelolaan informasi kurikulum. dan h. dan sumber pembelajaran lainnya. pemantauan. fasilitasi. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan kurikulum. c. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan kurikulum. Pasal 587 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 586. pendidikan dasar. metodologi pembelajaran. dan evaluasi kurikulum. buku pelajaran. c. b. dan e. pengembangan kurikulum. materi buku pelajaran. 122 . pendidikan nonformal. Pusat Kurikulum dan Perbukuan menyelenggarakan fungsi: a. pengelolaan informasi kurikulum dan materi buku pelajaran serta sumber pembelajaran lainnya. pengembangan materi buku pelajaran dan sumber pembelajaran lainnya. metodologi pembelajaran. dan evaluasi kurikulum.

dan pendidikan informal. metodologi pembelajaran. pelaksanaan urusan kepegawaian. Pasal 592 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. materi buku pelajaran. Subbagian Kepegawaian dan Keuangan. dan h. persuratan dan kearsipan. Pasal 595 (1) Subbagian Kepegawaian dan Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. penelitian. pelaksanaan urusan keuangan. dan evaluasi kurikulum. keindahan. kepegawaian. kearsipan. dan keprotokolan serta pengelolaan barang milik negara. Pasal 593 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 592. dan b. dan ketatalaksanaan serta penyusunan laporan Pusat. pendidikan nonformal. keamanan. pengelolaan barang milik negara. dan pengembangan sistem dan metodologi penilaian pendidikan. g. b. buku pelajaran.Pasal 591 Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Anak Usia Dini. keuangan. f. Subbagian Rumah Tangga. fasilitasi. d. dan sumber pembelajaran lainnya pada pendidikan anak usia dini. pemantauan. Nonformal. serta pengelolaan informasi kurikulum. pelaksanaan urusan perencanaan. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan. keuangan. barang milik negara. kerumahtanggaan. kepegawaian. kebersihan. pengembangan model. dan ketatalaksanaan Pusat. Bagian Keenam Pusat Penilaian Pendidikan Pasal 596 Pusat Penilaian Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. e. Pasal 594 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. ketertiban. c. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. 123 .

seleksi. evaluasi. 124 . Pasal 599 Bidang Penilaian Akademik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. ketatalaksanaan. dan jalur pendidikan. Pasal 601 Bidang Analisis dan Sistem Informasi Penilaian mempunyai tugas melaksanakan analisis. e. Pasal 598 Pusat Penilaian Pendidikan terdiri atas: a. jenjang. penyusunan laporan pelaksanaan penilaian pendidikan. pengelolaan. fasilitasi. Bidang Penilaian Akademik. Pasal 600 Bidang Penilaian Non-Akademik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan pengukuran nonakademik untuk kepentingan diagnostik. d. Pasal 602 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. pengembangan sistem. jenjang. Bidang Penilaian Non-Akademik. persuratan dan kearsipan. dan laporan pelaksanaan pengukuran akademik pada semua jenis. pengembangan sistem dan pengelolaan informasi hasil penilaian pendidikan. evaluasi. Bagian Tata Usaha. c. f. pelaksanaan administrasi Pusat Penilaian Pendidikan. dan laporan pelaksanaan pengukuran nonakademik pada semua jenis. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penilaian pendidikan. fasilitasi. pelaksanaan analisis hasil penilaian pendidikan. pengembangan sistem dan pelaksanaan pengukuran nonakademik dan seleksi. keuangan. pengembangan sistem. c. Pusat Penilaian Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a. pengembangan sistem dan pelaksanaan pengukuran akademik. dan i. dan e. penyusunan kebijakan teknis pengembangan sistem dan metodologi penilaian pendidikan. pengembangan sistem. b. dan jalur pendidikan. b. dan penyebarluasan informasi hasil penilaian pendidikan pada semua jenis. kepegawaian. d. evaluasi pelaksanaan penilaian pendidikan. dan pengukuran akademik serta koordinasi. g.Pasal 597 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 596. serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Pusat. h. kerumahtanggaan. Bidang Analisis dan Sistem Informasi Penilaian. dan penempatan serta koordinasi. Kelompok Jabatan Fungsional. jenjang. dan jalur pendidikan.

(3) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. Subbagian Rumah Tangga. keindahan.Pasal 603 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 602. pelaksanaan urusan kepegawaian. Pasal 605 (1) Subbagian Kepegawaian dan Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. kebersihan. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan. kearsipan. Pasal 604 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. b. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. keamanan. c. (5) Tugas. Pasal 588 huruf e. dan f. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan dan barang milik negara. e. dan Pasal 598 huruf e mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundangundangan. kepegawaian. Subbagian Kepegawaian dan Keuangan. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. ketertiban. dan keprotokolan serta pengelolaan barang milik negara. dan ketatalaksanaan serta penyusunan laporan Pusat. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. pelaksanaan urusan keuangan. keuangan. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan b. pelaksanaan urusan perencanaan. d. Bagian Ketujuh Kelompok Jabatan Fungsional Pasal 606 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 581 huruf e. 125 . jenis.

Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 610 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa terdiri atas: a. rencana dan program pengembangan. dan c. pelaksanaan administrasi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.BAB X BADAN PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN BAHASA Bagian Pertama Kedudukan. pembinaan. Pusat Pengembangan dan Pelindungan. Pasal 609 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 608. Pasal 612 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 611. dan Fungsi Pasal 607 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. c. dan d. evaluasi. Sekretariat Badan menyelenggarakan fungsi: 126 . Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan pengembangan. penyusunan kebijakan teknis. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. Pasal 608 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa mempunyai tugas melaksanakan pengembangan. b. pembinaan. pembinaan. pemantauan. dan pelaporan pelaksanaan pengembangan. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. pembinaan. Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan. Sekretariat Badan. Tugas. Bagian Ketiga Sekretariat Badan Pasal 611 Sekretariat Badan mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. b. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia.

Subbagian Program dan Anggaran. koordinasi penyusunan kebijakan. d. Subbagian Data. b. penyusunan bahan kebijakan di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. c. b. dan anggaran di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. dan anggaran di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 127 . penyusunan rencana. rencana.a. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. b. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. koordinasi pelaksanaan kegiatan dan kerja sama di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. program. h. dan c. Pasal 615 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 614. dan anggaran di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. program. penyusunan laporan Badan. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. e. anggaran. pengelolaan keuangan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. f. c. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. dan penyajian data dan informasi di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. koordinasi penyusunan bahan hubungan masyarakat di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. Pasal 614 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. g. b. program. d. Bagian Keuangan. evaluasi. Pasal 616 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. pengumpulan. i. Pasal 613 Sekretariat Badan terdiri atas: a. Bagian Hukum dan Kepegawaian. dan d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. pengolahan. dan e. Bagian Umum. program. c. dan laporan Badan.

(2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. Pasal 622 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. evaluasi. organisasi dan tata laksana. dan pengesahan dokumen pelaksanaan anggaran di lingkungan Badan. dan penyusunan laporan keuangan Badan. dan penyusunan bahan koordinasi kebijakan di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. program. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan urusan penerimaan. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. Pasal 619 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 618. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Badan. kepegawaian. pembayaran. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: 128 . Subbagian Pembiayaan. pengujian. pembukuan. b. Pasal 623 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 622. Pasal 618 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Badan. dan c. dan c. dan anggaran Badan. dan anggaran di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra serta penyusunan bahan laporan Badan. Pasal 621 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. Pasal 620 Bagian Keuangan terdiri atas: a. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Badan. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. penyimpanan. dan pertanggungjawaban keuangan Badan. dan kerja sama di lingkungan Badan. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan.Pasal 617 (1) Subbagian Data mempunyai tugas melakukan pengumpulan. pengolahan. b. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Badan. Subbagian Perbendaharaan. program. penyajian data.

penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. analisis jabatan. Subbagian Barang Milik Negara. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. Pasal 628 Bagian Umum terdiri atas: a. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Badan. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. b. b. pengadaan. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Badan. analisis dan penyempurnaan organisasi serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Badan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. pengembangan. e. Pasal 625 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. pengangkatan. b. Pasal 627 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 626. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. dan c. Pasal 624 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Badan. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. Subbagian Rumah Tangga. b. d. Subbagian Kepegawaian. f. dan 129 . Pasal 626 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. disiplin. dan c. dan penyusunan bahan hubungan masyarakat di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Badan. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan.a. mutasi. dan c. Subbagian Kerja Sama. c.

dan perpustakaan di lingkungan Badan. dan pelindungan bahasa dan sastra. pengembangan. pengkajian. Pasal 634 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 633. Pasal 633 Bidang Pengkajian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. dokumentasi. pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. ketertiban. Bidang Pembakuan dan Pelindungan. penghapusan. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengkajian.Pasal 629 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. kebersihan. g. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. dan pelaporan pelaksanaan pengkajian. dan pelindungan bahasa dan sastra. d. pengembangan. pengembangan. Bagian Keempat Pusat Pengembangan dan Pelindungan Pasal 630 Pusat Pengembangan dan Pelindungan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan dan pelindungan bahasa dan sastra. evaluasi. dan e. keamanan. Kelompok Jabatan Fungsional. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Badan. pemantauan. e. dan pelindungan bahasa dan sastra. dan pelindungan bahasa dan sastra. Bidang Pengkajian. Subbagian Tata Usaha. pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. f. Bidang Informasi dan Publikasi. pelaksanaan administrasi Pusat Pengembangan dan Pelindungan. pengembangan. kearsipan. keindahan. b. penyusunan program pengkajian. Pasal 631 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 630. Pasal 632 Pusat Pengembangan dan Pelindungan terdiri atas: a. pendistribusian. dan h. Bidang Pengkajian menyelenggarakan fungsi: 130 . (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. b. penyimpanan. pelaksanaan pemetaan dan dokumentasi bahasa dan sastra. Pusat Pengembangan dan Pelindungan menyelenggarakan fungsi: a. inventarisasi. dan penyusunan laporan barang milik negara di lingkungan Badan. d. c. c.

e. b. Subbidang Pembakuan. Bidang Pembakuan dan Pelindungan menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. pengkajian. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. pemetaan. pemetaan. Subbidang Bahasa.a. e. pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. dan f. evaluasi. pengkajian. perekaman. dan evaluasi pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa serta fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual di bidang bahasa. dan b. pemantauan. dan pelaporan pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. dokumentasi. dan evaluasi pelaksanaan pengkajian dan pengembangan sastra serta fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual di bidang sastra. Pasal 635 Bidang Pengkajian terdiri atas: a. pengembangan tata bahasa Indonesia. c. d. dan pelaporan pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. dan pemantauan. Pasal 638 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 637. (2) Subbidang Sastra mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pedoman pengkajian dan pengembangan serta pencatatan. dan b. Pasal 636 (1) Subbidang Bahasa mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pedoman pengkajian dan pengembangan serta pencatatan. fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual bahasa dan sastra. Pasal 637 Bidang Pembakuan dan Pelindungan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. evaluasi. dokumentasi. Subbidang Sastra. penyusunan pedoman pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. d. f. pengembangan. Subbidang Pelindungan. pengembangan. b. c. perekaman. 131 . penyusunan pedoman pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. Pasal 639 Bidang Pembakuan dan Pelindungan terdiri atas: a.

pendokumentasian bahasa dan sastra. ensiklopedia. dan pelaporan pelaksanaan pengelolaan informasi dan publikasi bahasa dan sastra. dan revitalisasi bahasa dan sastra Indonesia serta evaluasi dan pelaporan pelindungan bahasa dan sastra.Pasal 640 (1) Subbidang Pembakuan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan teknis. barang milik negara. penyusunan bahan dan koordinasi pelaksanaan publikasi kebahasaan dan kesastraan. penyusunan kamus. pengolahan. dan ketatalaksanaan Pusat. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang informasi dan publikasi bahasa dan sastra. keuangan. pedoman pembakuan. (2) Subbidang Dokumentasi dan Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan teknis. pemberian layanan informasi kebahasaan dan kesastraan. pengolahan. kerumahtanggaan. pemantauan. dan thesaurus serta evaluasi dan pelaporan pelaksanaan pembakuan bahasa dan sastra. b. glosarium. konservasi. Subbidang Dokumentasi dan Publikasi. Bidang Informasi dan Publikasi menyelenggarakan fungsi: a. Subbidang Informasi. perekaman. (2) Subbidang Pelindungan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan teknis. penyusunan bahan dan koordinasi. dan penyajian data dan informasi kebahasaan dan kesastraan serta pemberian layanan informasi bahasa dan sastra. Pasal 644 (1) Subbidang Informasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan teknis. pedoman pelindungan. dan publikasi bahasa dan sastra. dan f. pencatatan. istilah. 132 . evaluasi. dan penyajian data dan informasi kebahasaan dan kesastraan. Pasal 643 Bidang Informasi dan Publikasi terdiri atas: a. evaluasi. pengelolaan informasi. dan b. pengumpulan. d. e. persuratan. pemetaan. kepegawaian. dan pengembangan kosa kata. c. dan pelaporan pelaksanaan publikasi dan dokumentasi kebahasaan dan kesastraan. Pasal 645 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. pengumpulan. pendokumentasian. kearsipan. Pasal 642 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 641. Pasal 641 Bidang Informasi dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan teknis.

Bidang Pembelajaran. pelaksanaan administrasi Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan. Pasal 650 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 649. f. b. dan f. Pasal 647 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 646. penyusunan bahan kebijakan teknis pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. pemberian layanan dan bantuan teknis kebahasaan dan kesastraan. Kelompok Jabatan Fungsional. pemantauan. koordinasi dan fasilitasi pembinaan bahasa dan sastra. peran. e.Bagian Kelima Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan Pasal 646 Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. d. Bidang Pemasyarakatan. Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan menyelenggarakan fungsi: a. dan pelaporan pelaksanaan pembinaan bahasa dan sastra. e. b. fasilitasi pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. pelaksanaan pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. pelaksanaan peningkatan mutu. penyusunan kebijakan teknis di bidang pembinaan bahasa dan sastra. penyusunan bahan pemberian penghargaan bahasa dan sastra. Pasal 649 Bidang Pemasyarakatan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pelaksanaan pemasyarakatan bahasa dan sastra. h. d. 133 . pemasyarakatan. pemantauan. c. peningkatan mutu pembelajaran bahasa dan sastra serta peningkatan peran dan pengendalian penggunaan bahasa dan sastra. Subbagian Tata Usaha. pelaksanaan pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa Indonesia. Bidang Peningkatan dan Pengendalian. evaluasi. d. penyusunan program pembinaan dan pemasyarakatan bahasa dan sastra. Pasal 648 Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan terdiri atas: a. dan fungsi bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional. c. dan i. g. evaluasi. c. pemasyarakatan bahasa dan sastra. Bidang Pemasyarakatan menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan peningkatan mutu penggunaan dan pembelajaran bahasa dan sastra. dan e. b. dan pelaporan pelaksanaan pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra.

koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pembelajaran bahasa dan sastra dan peningkatan kompetensi tenaga kebahasaan dan kesastraan. peningkatan kompetensi tenaga kebahasaan dan kesastraan. d. dan pelaporan pelaksanaan pembelajaran bahasa dan sastra. pemantauan. (2) Subbidang Pembinaan Tenaga Kebahasaan dan Kesastraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis.Pasal 651 Bidang Pemasyarakatan terdiri atas: a. (2) Subbidang Bantuan Teknis mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Pasal 652 (1) Subbidang Penyuluhan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Bidang Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. peningkatan apresiasi sastra serta koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pembelajaran bahasa dan sastra. pemberian layanan dan bantuan teknis dan penghargaan di bidang bahasa dan sastra. pelaksanaan peningkatan kompetensi tenaga kebahasaan dan kesastraan. pengembangan. Subbidang Bantuan Teknis. f. Subbidang Pembinaan Tenaga Kebahasaan dan Kesastraan. dan g. 134 . dan penyuluhan bahasa dan sastra. e. Subbidang Penyuluhan. penyusunan bahan dan pelaksanaan uji kemahiran berbahasa Indonesia. pelaksanaan dan evaluasi pemasyarakatan. Pasal 656 (1) Subbidang Proses Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pengembangan modul dan bahan ajar bahasa dan sastra. Pasal 655 Bidang Pembelajaran terdiri atas: a. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan dan peningkatan mutu pembelajaran bahasa dan sastra. b. dan b. pelaksanaan peningkatan apresiasi sastra. Pasal 654 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 653. dan peningkatan mutu pembelajaran bahasa dan sastra. c. dan b. Pasal 653 Bidang Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan uji kemahiran berbahasa Indonesia. pelaksanaan pengembangan modul dan bahan ajar bahasa dan sastra. Subbidang Proses Pembelajaran. evaluasi.

(2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. Subbidang Pengendalian Penggunaan Bahasa. dan ketatalaksanaan di lingkungan Pusat. pengendalian. Pasal 659 Bidang Peningkatan dan Pengendalian terdiri atas: a. Pasal 661 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. dan e. dan Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra. Pasal 660 (1) Subbidang Peningkatan Fungsi dan Peran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan pengawasan penggunaan bahasa. Bidang Peningkatan dan Pengendalian menyelenggarakan fungsi: a. evaluasi. dan b. barang milik Negara. d. pengendalian. persuratan dan kearsipan. (2) Subbidang Pengendalian Penggunaan Bahasa mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. kepegawaian. Subbidang Peningkatan Fungsi dan Peran. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang peningkatan fungsi dan peran serta pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa. 135 . Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra. Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra. peningkatan fungsi dan peran bahasa dan sastra. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh Sekretariat Badan. b. Pasal 658 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 657.Pasal 657 Bidang Peningkatan dan Pengendalian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pemantauan. Bagian Keenam Kelompok Jabatan Fungsional Pasal 662 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada Pasal 632 huruf e dan Pasal 648 huruf e mempunyai tugas melakukan kegiatan fungsional mendukung pelaksanaan tugas pada Sekretariat Badan. koordinasi dan fasilitasi peningkatan mutu bahasa Indonesia untuk orang asing. keuangan. kerumahtanggaan. c. koordinasi dan fasilitasi peningkatan mutu bahasa dan sastra Indonesia untuk orang asing. dan pengawasan penggunaan bahasa. pelaksanaan peningkatan fungsi dan peran bahasa dan sastra. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan fungsi dan peran bahasa serta pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa. dan Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra. peningkatan fungsi dan peran bahasa. pelaksanaan pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa dan sastra.

Sekretariat Badan. evaluasi. penyusunan kebijakan teknis. b. Pasal 665 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 664. Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan.(4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. Pasal 664 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. rencana. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. pemantauan. BAB XI BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN Bagian Pertama Kedudukan. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 666 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan terdiri atas: a. c. dan d. Tugas. dan Fungsi Pasal 663 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. dan pelaporan pelaksanaan pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. dan program pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a. b. Pusat Pengembangan Profesi Pendidik. c. (5) Tugas. 136 . jenis. pelaksanaan pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. pelaksanaan administrasi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. dan d.

Sekretariat Badan menyelenggarakan fungsi: a. dan laporan Badan. anggaran. Bagian Keuangan. c. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan.Bagian Ketiga Sekretariat Badan Pasal 667 Sekretariat Badan mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. rencana. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. b. c. b. koordinasi pelaksanaan kegiatan dan kerja sama di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. evaluasi. program. i. pengelolaan data dan informasi sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. dan anggaran di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. d. dan d. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. pengelolaan keuangan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. program. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. g. Pasal 668 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 667. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. f. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. e. dan j. Bagian Umum. Pasal 669 Sekretariat Badan terdiri atas: a. h. Pasal 670 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. 137 . Bagian Hukum dan Kepegawaian. koordinasi penyusunan kebijakan.

(2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. dan anggaran di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. pengolahan. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. d. Bagian Keuangan menyelengarakan fungsi: a. penyusunan laporan Badan. Pasal 674 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Badan. Pasal 675 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 674. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Badan. Subbagian Pembiayaan. program. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. Pasal 673 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Badan. b. Subbagian Data dan Informasi. penyusunan bahan kebijakan di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. Subbagian Perbendaharaan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. dan anggaran di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan serta penyusunan bahan laporan Badan.Pasal 671 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 670. program. pengumpulan. b. dan e. c. Subbagian Program dan Anggaran. pengolahan. dan anggaran Badan. dan c. program. Pasal 672 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. program. dan anggaran di bidang pengembangan sumberdaya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. dan penyajian data dan informasi di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. penyusunan rencana. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. Pasal 676 Bagian Keuangan terdiri atas: a. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Badan. b. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. dan c. dan c. 138 . b.

Subbagian Hukum dan Tata Laksana. Pasal 681 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. penyimpanan. d. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. dan pengesahan dokumen pelaksanaan anggaran di lingkungan Badan. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. analisis dan penyempurnaan organisasi serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Badan. pengangkatan. dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Badan. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. publikasi.Pasal 677 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. Subbagian Kepegawaian. Pasal 678 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. Subbagian Kerja Sama. pembayaran. pembukuan. pengujian. penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. analisis jabatan. dan kerja sama di lingkungan Badan. dan penyusunan laporan keuangan Badan. evaluasi. Pasal 682 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara Badan. mutasi. dan f. kepegawaian. dan c. Pasal 679 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 678. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. e. pengadaan. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Badan. organisasi dan tata laksana. b. disiplin. Pasal 680 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. c. dan pertanggungjawaban keuangan Badan. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. pengembangan. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama. b. 139 ketatausahaan dan . (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan urusan penerimaan.

(3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik. penyimpanan. Pasal 687 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 686. keindahan. pendistribusian. kearsipan. keamanan. penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik. Pusat Pengembangan Profesi Pendidik menyelenggarakan fungsi: a. 140 . Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. Nonformal. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. penyusunan program pengembangan profesi pendidik. pemantauan. Pasal 688 Pusat Pengembangan Profesi Pendidik terdiri atas: a. e. ketertiban. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. pelaksanaan administrasi Pusat Pengembangan Profesi Pendidik. Pasal 684 Bagian Umum terdiri atas: a. penghapusan. Subbagian Barang Milik Negara. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik. b. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. evaluasi. inventarisasi. b. dokumentasi. dan c. dan f. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Badan. c. dan perpustakaan di lingkungan Badan. dan penyusunan laporan barang milik negara di lingkungan Badan. d. Bagian Keempat Pusat Pengembangan Profesi Pendidik Pasal 686 Pusat Pengembangan Profesi Pendidik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan pengembangan profesi pendidik. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Badan. dan pelaporan pelaksanaan pengembangan profesi pendidik. dan c. kebersihan. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Badan.Pasal 683 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 682. Subbagian Rumah Tangga. b. Pasal 685 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan Informal.

pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. Nonformal. pemantauan. Nonformal. pendidikan nonformal. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan kompetensi pendidik pendidikan anak usia dini.b. pendidikan nonformal. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik pendidikan anak usia dini. dan f. Subbidang Sertifikasi. dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. dan Kelompok Jabatan Fungsional. dan b. Subbagian Tata Usaha. fasilitasi. Pasal 692 (1) Subbidang Peningkatan Kompetensi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta bahan koordinasi. penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. penyusunan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. b. dan Informal terdiri atas: a. pendidikan nonformal. d. evaluasi. dan pelaporan pelaksanaan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. 141 . pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah. c. fasilitasi. evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. pemantauan. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi serta koordinasi. e. pendidikan nonformal. Pasal 689 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar. d. Nonformal. Subbidang Peningkatan Kompetensi. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. dan pendidikan informal. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. e. (2) Subbidang Sertifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi. fasilitasi. dan pendidikan informal. dan pendidikan informal. Pasal 690 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 689. evaluasi. dan pendidikan informal. penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. Pasal 691 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. dan pendidikan informal. c.

pemantauan. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. e. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. Subbidang Sertifikasi. Subbidang Peningkatan Kompetensi. penyusunan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. dan d. evaluasi. fasilitasi. penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. evaluasi. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik pendidikan menengah. Pasal 698 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 697. fasilitasi. dan b. Pasal 697 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi serta koordinasi. dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. b. dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. dan f. pemantauan. Pasal 694 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 693. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik pendidikan dasar. dan pelaporan pelaksanaan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. fasilitasi.Pasal 693 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi serta koordinasi. fasilitasi. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan kompetensi pendidik pendidikan dasar. Pasal 695 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar terdiri atas: a. c. Pasal 696 (1) Subbidang Peningkatan Kompetensi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta bahan koordinasi. (2) Subbidang Sertifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. 142 . penyusunan bahan kordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar.

f. dan pelaporan pelaksanaan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan kompetensi pendidik pendidikan menengah. fasilitasi. c. Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan menyelenggarakan fungsi: a. Subbidang Sertifikasi. dan ketatalaksanaan Pusat. Pasal 703 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 702. Subbidang Peningkatan Kompetensi. dan fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. pemantauan. kerumahtanggaan. penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. penyusunan program pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. dan penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. evaluasi. dan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. 143 . penyusunan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. barang milik negara. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. Bagian Kelima Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan Pasal 702 Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. fasilitasi. (2) Subbidang Sertifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi. d. e. penyusunan bahan pelaksanaan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. evaluasi. keuangan.b. Pasal 699 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah terdiri atas: a. kepegawaian. koordinasi. dan b. persuratan dan kearsipan. b. Pasal 701 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. c. pemantauan. Pasal 700 (1) Subbidang Peningkatan Kompetensi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta bahan koordinasi.

(2) Subbidang Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan. Bagian Tata Usaha. Pasal 707 Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik terdiri atas: a. dan evaluasi pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. c. e. c. Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik. fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai. Pasal 706 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 705. Subbidang Program. evaluasi. f. fasilitasi. Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik menyelenggarakan fungsi: a. dan pelaporan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. dan f. dan pelaksanaan administrasi Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan. e.d. penyusunan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. penyusunan bahan koordinasi dan pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. penyusunan laporan pelaksanaan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. evaluasi. pemantauan. d. Pasal 705 Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik serta bahan koordinasi. Kelompok Jabatan Fungsional. Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan Pegawai. dan d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. b. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. Pasal 704 Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan terdiri atas: a. Pasal 708 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik serta bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. Subbidang Evaluasi. b. dan penyusunan laporan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. dan b. 144 .

Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan dan Pegawai menyelenggarakan fungsi: a. pengelolaan barang milik negara. keuangan. pelaksanaan urusan perencanaan. Pasal 714 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 713. Subbidang Program. b. Subbidang Evaluasi. barang milik negara. fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. dan penyusunan laporan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai.Pasal 709 Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan dan Pegawai mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai serta bahan koordinasi. evaluasi. dan evaluasi pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan keuangan. c. dan f. Pasal 712 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai serta bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. penyusunan bahan koordinasi dan pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. persuratan dan kearsipan. Pasal 710 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 709. penyusunan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. e. fasilitasi. c. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. pelaksanaan urusan kepegawaian. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. d. d. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. dan perpustakaan. 145 . b. (2) Subbidang Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan. dan h. kearsipan. e. pelaksanaan urusan persuratan. kepegawaian. kerumahtanggaan. dan ketatalaksanaan Pusat. Pasal 711 Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan dan Pegawai terdiri atas: a. penyusunan laporan pelaksanaan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. g. f. Pasal 713 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. dan b.

dan b. Pasal 716 (1) Subbagian Kepegawaian dan Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. dan ketatalaksanaan serta penyusunan laporan Pusat. d. Pasal 718 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 717. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan. bahan koordinasi. pelaksanaan pemetaan mutu pendidikan. pelaksanaan administrasi Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan. f. penjaminan mutu pendidikan. d. perpustakaan. evaluasi. Subbagian Tata Usaha. Bagian Ketujuh Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan Pasal 717 Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan penjaminan mutu pendidikan. dan pendidikan informal. keamanan. pemantauan. kepegawaian. pemetaan. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang penjaminan mutu pendidikan. Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Kepegawaian dan Keuangan. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. evaluasi. pendidikan nonformal. dan g. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan. Kelompok Jabatan Fungsional. c. dan e. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi. Nonformal. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. fasilitasi. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan serta pengembangan dan pengelolaan sistem informasi penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. b. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan. b. ketertiban. e. 146 . dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar. keindahan. Pasal 719 Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan terdiri atas: a. Nonformal. dan keprotokolan serta pengelolaan barang milik negara. dokumentasi. keuangan. Pasal 720 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini.Pasal 715 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. c. Subbagian Rumah Tangga. dan Informal. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan. kearsipan. kebersihan.

Pasal 723 (1) Subbidang Pemetaan Mutu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program penjaminan mutu pendidikan. dan pendidikan informal. pemantaun dan evaluasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. b. 147 . evaluasi. Pasal 724 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program. pendidikan nonformal. pemetaan mutu pendidikan dasar. dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penjaminan mutu pendidikan dasar. bahan koordinasi. penyusunan laporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. pendidikan nonformal. dan b. penjaminan mutu pendidikan. pemetaan mutu pendidikan anak usia dini. pemetaan. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. dan pendidikan informal. Pasal 725 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 724. d. pendidikan nonformal. pemetaan mutu pendidikan. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. e. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan anak usia dini. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. dan g.Pasal 721 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 720. Nonformal. pendidikan nonformal. c. Subbidang Sistem Informasi. penyusunan bahan kebijakan di bidang penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. c. dan pendidikan informal. (2) Subbidang Sistem Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan dan pengelolaan sistem informasi serta pemantauan. pendidikan nonformal. Pasal 722 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. dan pendidikan informal. dan Informal terdiri atas: a. evaluasi. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan dasar. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan serta pengembangan dan pengelolaan sistem informasi penjaminan mutu pendidikan dasar. dan pendidikan informal. Nonformal. f. b. fasilitasi. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. bahan koordinasi. Subbidang Pemetaan Mutu. dan pendidikan informal. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan anak usia. dan pendidikan informal.

bahan koordinasi. dan b. pemantaun dan evaluasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah. penyusunan laporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. Pasal 727 (1) Subbidang Pemetaan Mutu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program penjaminan mutu pendidikan. Pasal 728 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program. evaluasi. pemetaan mutu pendidikan. Subbidang Pemetaan Mutu. Subbidang Sistem Informasi. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah. dan g. g. e. dan b. penyusunan bahan kebijakan di bidang penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. c. bahan koordinasi. f. d. Pasal 730 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi terdiri atas: a. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. f. Subbidang Pemetaan Mutu. evaluasi. Pasal 726 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar terdiri atas: a. Subbidang Sistem Informasi. 148 . dan penyusunan laporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar.d. Pasal 729 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 728. pemetaan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. b. fasilitasi. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. e. (2) Subbidang Sistem Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan dan pengelolaan sistem informasi serta pemantauan. pemetaan. penjaminan mutu pendidikan. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan serta pengembangan dan pengelolaan sistem informasi penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. Bidang Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi menyelenggarakan fungsi: a. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan menengah. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan dasar.

BAB XII PUSAT-PUSAT Bagian Pertama Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Pasal 734 (1) Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan adalah unsur pelaksana tugas Kementerian di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. barang milik negara. (2) Subbidang Sistem Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan dan pengelolaan sistem informasi serta pemantauan. jenis. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. (5) Tugas. kerumahtanggaan.Pasal 731 (1) Subbidang Pemetaan Mutu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program penjaminan mutu pendidikan. (2) Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal. pemetaan mutu pendidikan. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. Pasal 704 huruf d. dan ketatalaksanaan Pusat. pembinaan. dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. kepegawaian. Pasal 735 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan pengembangan. Pasal 733 (1) Kelompok Jabatan Fungsional sebagaimana dimaksud pada Pasal 688 huruf e. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud pada ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. dan evaluasi kegiatan di bidang teknologi pendidikan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk pendidikan. Pasal 732 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. 149 . keuangan. bahan koordinasi. dan Pasal 719 huruf e mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundangundangan. persuratan dan kearsipan. evaluasi.

multimedia. Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio. pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. televisi. film.Pasal 736 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 735. 150 . Pasal 739 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 738. dan ketatalaksanaan Pusat. keuangan. Pasal 737 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan terdiri atas: a. f. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan dan barang milik negara. persuratan. Kelompok Jabatan Fungsional. dan c. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a. Bagian Tata Usaha. program. dan g. pengelolaan keuangan. e. barang milik negara. dan anggaran di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Pasal 740 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. Bidang Pengembangan Jejaring. Subbagian Keuangan. d. dan e. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. dan g. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. pelaksanaan administrasi Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan. dan web. e. b. penyusunan kebijakan teknis di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. kearsipan. dan Film. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. d. c. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. b. dan perpustakaan. b. pengembangan dan pengelolaan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. c. d. f. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web. penyusunan rencana. pengelolaan kepegawaian. Pasal 738 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. kearsipan. kepegawaian. Subbagian Rumah Tangga. kerumahtanggaan. Televisi. pemantauan dan evaluasi di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. c. pelaksanaan urusan persuratan. b.

analisis. pembelajaran berbasis radio. d. Pasal 745 (1) Subbidang Perancangan dan Produksi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. televise. dan laporan keuangan Pusat. perbendaharaan. dan film. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. televisi. barang milik negara. pengembangan teknologi. perancangan. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi pembelajaran berbasis radio. kebersihan. dan film. Televisi. dan film. keprotokolan. dan film. keamanan. evaluasi. c. penyiaran dan pengendalian program pembelajaran berbasis radio. pengembangan sistem. pengembangan sistem pembelajaran berbasis radio. 151 . televisi. Televisi. dan film. televisi. e. dan urusan perencanaan. dan b. televisi. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan teknologi pemantauan. b. serta penyusunan laporan Pusat. sistem dan prosedur kerja. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. dan produksi program pembelajaran berbasis radio. Pasal 744 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio. dan Film menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 743 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 742. televisi. analisis. televisi. dan film. Subbidang Perancangan dan Produksi. (3) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. (2) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan analisis jabatan. pengembangan. penyusunan bahan koordinasi kerja sama. dan f.Pasal 741 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. fasilitasi. dan pemberhentian pegawai. mutasi. dan produksi program pembelajaran berbasis radio. dan film. pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. Subbidang Penyiaran dan Pengendalian. dan film. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. ketertiban. dan Film mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. televisi. Televisi. perpustakaan. program dan anggaran serta urusan pembiayaan. Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio. televisi. dan g. pertimbangan dan bantuan hukum. dan keindahan di lingkungan Pusat. analisis dan penyempurnaan organisasi. dan film. dan Film terdiri atas: a. pengadaan. evaluasi. perancangan. kearsipan. dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. Pasal 742 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio.

penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. c. aplikasi dan pengendalian program pembelajaran berbasis multimedia dan web. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. evaluasi. dan fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. dan f. Pasal 749 (1) Subbidang Perancangan dan Produksi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. fasilitasi. analisis. dan film.(2) Subbidang Penyiaran dan Pengendalian mempunyai tugas melakukan penyiaran dan pengendalian program. pengembangan teknologi. e. televisi. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan teknologi pembelajaran berabasis multimedia dan web. 152 . perancangan. Subbidang Perancangan dan Produksi. pengembangan sistem. dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. Pasal 746 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pengembangan sistem pembelajaran berbasis multimedia dan web. pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. Pasal 747 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 746. d. Pasal 748 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web terdiri atas: a. b. dan b. evaluasi. perancangan. dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. dan produksi program pembelajaran berbasis multimedia dan web. Subbidang Aplikasi dan Pengendalian. Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web menyelenggarakan fungsi: a. dan g. dan produksi program pembelajaran berbasis multimedia dan web. analisis. evaluasi. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. (2) Subbidang Aplikasi dan Pengendalian mempunyai tugas melakukan aplikasi dan pengendalian program.

dan penyusunan laporan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. dan f. dan b. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Pasal 751 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 750. Subbidang Pemeliharaan dan Pengendalian. perancangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. pengkajian. pengkajian dan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. pemantauan. pengembangan. dan penyusunan laporan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Pasal 753 (1) Subbidang Pengkajian dan Perancangan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. pemantauan. b. evaluasi. 153 . pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. pengembangan. Pasal 752 Bidang Pengembangan Jejaring terdiri atas: a. (2) Subbidang Pemeliharaan dan Pengendalian mempunyai tugas melakukan pemeliharaan dan pengendalian. fasilitasi. dan g. evaluasi. Bidang Pengembangan Jejaring menyelenggarakan fungsi: a. e. Pasal 754 (1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundangundangan. dan perancangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Subbidang Pengkajian dan Perancangan. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. dan pengelolaan jejaring serta fasilitasi. pemeliharaan dan pengendalian jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. c. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. d.Pasal 750 Bidang Pengembangan Jejaring mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. fasilitasi.

kepegawaian. Bidang Pencitraan Publik. Pasal 756 Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan koordinasi pengelolaan data dan informasi. b. jenis. persuratan. Bagian Tata Usaha. kerumahtanggaan. i. e. b. barang milik negara. koordinasi pelaksanaan publikasi kebijakan dan kegiatan strategis Kementerian. pengelolaan dan pembinaan kearsipan dan dokumen Kementerian. Bidang Informasi. h.(4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. pengembangan kemitraan. Bidang Pengembangan Kemitraan. d. dan j. 154 . pengolahan. Pasal 758 Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat terdiri atas: a. media. pemberian layanan informasi dan kehumasan bidang pendidikan. c. dan ketatalaksanaan Pusat. pelaksanaan administrasi Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat. pengumpulan. Bagian Kedua Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat Pasal 755 (1) Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat adalah unsur pelaksana tugas Kementerian di bidang pengelolaan informasi dan publikasi pendidikan serta hubungan masyarakat. publikasi dan pencitraan Kementerian. evaluasi dan penyusunan laporan pengelolaan informasi dan hubungan masyarakat. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan. g. Pasal 757 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 756. (5) Tugas. publikasi. Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. pengembangan kemitraan dengan lembaga. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan e. Kelompok Jabatan Fungsional. Pasal 759 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. dan pencitraan pendidikan. penyusunan kebijakan teknis di bidang informasi dan hubungan masyarakat. d. pengelolaan perpustakaan Kementerian. (2) Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal. f. keuangan. c. dan masyarakat. kearsipan.

dan keindahan di lingkungan Pusat. d. d. analisis dan penyempurnaan organisasi. dan c. mutasi. pengolahan. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. dan anggaran di bidang informasi dan hubungan masyarakat. evaluasi. penyajian data dan informasi pendidikan serta pengelolaan dan pembinaan arsip. program. ketertiban.Pasal 760 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 759. e. Pasal 763 Bidang Informasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. keamanan. Subbagian Rumah Tangga. pengadaan. kebersihan. program. f. c. Subbagian Keuangan. pelaksanaan urusan kerumahtangaan dan barang milik negara. penyusunan bahan pembinaan kearsipan dan dokumen di lingkungan Kementerian. (3) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. dan g. c. pengembangan. Bidang Informasi menyelenggarakan fungsi: a. dan anggaran serta pembiayaan. dan laporan keuangan Pusat. penyajian dan layanan informasi bidang pendidikan. pengelolaan arsip dan dokumentasi Kementerian. dan urusan perencanaan. perbendaharaan. b. dan f. 155 . pertimbangan dan bantuan hukum. Pasal 761 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. penyusunan rencana. perpustakaan. pengumpulan dan pengolahan informasi bidang pendidikan. b. pengelolaan kepegawaian. serta penyusunan laporan Pusat. dan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. dan pemberhentian pegawai. kearsipan. e. dan perpustakaan Kementerian. (2) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan analisis jabatan. barang milik negara. Pasal 764 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 763. Pasal 762 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. keprotokolan. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. b. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang informasi pendidikan. sistem dan prosedur kerja. pengumpulan. pengelolaan keuangan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. dokumen. pengelolaan perpustakaan Kementerian.

rencana pengembangan. bahan informasi. koordinasi. dan c. c. koordinasi. media. Subbidang Integrasi Informasi. dan masyarakat. dan fasilitasi pelaksanaan kemitraan dengan lembaga negara. Subbidang Kemitraan Lembaga Masyarakat. Pasal 768 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 767. b. pengumpulan. Subbidang Kemitraan Lembaga Negara. dan fasilitasi pelaksanaan kemitraan dengan media. dan c. b. Subbidang Perpustakaan. rencana pengembangan. (3) Subbidang Perpustakaan mempunyai tugas melakukan pengelolaan perpustakaan Kementerian. media. dan fasilitasi kemitraan dengan lembaga negara. media. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan kemitraan. (2) Subbidang Arsip dan Dokumentasi mempunyai tugas melakukan pengelolaan dan penyusunan bahan pembinaan arsip dan dokumen Kementerian. bahan informasi. rencana pengembangan. Pasal 767 Bidang Pengembangan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. koordinasi pelaksanaan kemitraan dengan lembaga negara. dan masyarakat. (2) Subbidang Kemitraan Media mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. pengembangan. dan penyajian data dan informasi bidang pendidikan. koordinasi. d. Subbidang Arsip dan Dokumentasi. Pasal 769 Bidang Pengembangan Kemitraan terdiri atas: a. bahan informasi. Pasal 770 (1) Subbidang Kemitraan Lembaga Negara mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. 156 . pengolahan. dan e. dan fasilitasi pelaksanaan kemitraan dengan masyarakat. b. Bidang Pengembangan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a.Pasal 765 Bidang Informasi terdiri atas: a. penyusunan rencana pengembangan kemitraan dengan lembaga negara. dan masyarakat. media. Subbidang Kemitraan Media. fasilitasi pelaksanaan kemitraan di lingkungan Kementerian. penyusunan bahan informasi Kementerian dalam pelaksanaan kemitraan dengan lembaga negara. Pasal 766 (1) Subbidang Integrasi Informasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan masyarakat. (3) Subbidang Kemitraan Lembaga Masyarakat melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis.

Pasal 775 (1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundangundangan. pengolahan. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. pengumpulan. dan penyusunan bahan informasi di bidang pendidikan melalui media. (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. jenis. Bidang Pencitraan Publik menyelenggarakan fungsi: a. (3) Subbidang Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Subbidang Pengelolaan Konten Media. d. kajian aspirasi masyarakat. c. (2) Subbidang Pengelolaan Konten Media mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan penyusunan tanggapan aspirasi masyarakat di bidang pendidikan. 157 . (5) Tugas. b. koordinasi dan penyusunan bahan publikasi di bidang pendidikan dan pencitraan Kementerian. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pencitraan publik. analisis. penyusunan tanggapan terhadap pengaduan masyarakat. koordinasi dan penyusunan bahan publikasi di bidang pendidikan dan pencitraan Kementerian. dan c.Pasal 771 Bidang Pencitraan Publik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. pengumpulan dan pengolahan aspirasi masyarakat. dan e. b. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. Subbidang Publikasi. Subbidang Pengelolaan Aspirasi Masyarakat. publikasi di bidang pendidikan serta pencitraan Kementerian. analisis dan penyusunan bahan informasi di bidang pendidikan melalui media. Pasal 773 Bidang Pencitraan Publik terdiri atas: a. Pasal 774 (1) Subbidang Pengelolaan Aspirasi Masyarakat mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Pasal 772 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 771.

d. Pasal 780 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. Pendidik. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. dan anggaran di bidang data dan statistik pendidikan. pengelolaan keuangan. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. Pasal 777 Pusat Data dan Statistik Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan data dan statistik pendidikan. kepegawaian. dan e. kearsipan. dan perpustakaan. dan Tenaga Kependidikan. barang milik negara. penyusunan kebijakan teknis pengelolaan data dan statistik pendidikan. pelaksanaan pengelolaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan. pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan. Bagian Tata Usaha. program. c. Pusat Data dan Statistik Pendidikan mempunyai fungsi: a. dan e. Pasal 778 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam pasal 777. Bidang Data Peserta Didik . e. Pasal 781 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 780. d. c. pelaksanaan administrasi Pusat Data dan Statistik Pendidikan.Bagian Ketiga Pusat Data dan Statistik Pendidikan Pasal 776 (1) Pusat Data dan Statistik Pendidikan adalah unsur pelaksana tugas Kementerian di bidang data dan statistik pendidikan. b. yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal. dan ketatalaksanaan Pusat. Kelompok Jabatan Fungsional. Pasal 779 Pusat Data dan Statistik Pendidikan terdiri atas: a. c. pelaksanaan urusan persuratan. d. pengelolaan kepegawaian. dan g. persuratan. kearsipan. 158 . pelaksanaan urusan kerumahtanggaan dan barang milik negara. b. (2) Pusat Data dan Statistik Pendidikan dipimpin oleh seorang Kepala. Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik. b. Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran. penyusunan rencana. pelaksanaan koordinasi dan fasilitasi pengelolaan data dan statistik pendidikan. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. kerumahtanggaan. f. keuangan.

pengadaan. dan urusan perencanaan. koordinasi. jenjang. program. dan Tenaga Kependidikan terdiri atas: a. keprotokolan. analisis dan penyempurnaan organisasi. dan tenaga kependidikan setiap satuan pendidikan pada semua jenis. (2) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan analisis jabatan. Bidang Data Peserta Didik. kompilasi. evaluasi. dan tenaga kependidikan pada semua jenis. 159 . barang milik negara. jenjang. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. Pendidik. pengelolaan data peserta didik. Pasal 784 Bidang Data Peserta Didik. Subbagian Rumah Tangga. pendidik. c. Pendidik. kearsipan. dan laporan keuangan Pusat. jenjang. jenjang. validasi dan integrasi data peserta didik. dan b. Pasal 783 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. validasi. penyusunan bahan koordinasi kerja sama.Pasal 782 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. sistem dan prosedur kerja. jenjang. dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pelaksanaan kompilasi. dan integrasi serta pengelolaan data peserta didik pada semua jenis. dan fasilitasi pengelolaan data. dan jalur pendidikan. dan keindahan di lingkungan Pusat. Pasal 785 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam pasal 784. mutasi. pengembangan. ketertiban. dan jalur pendidikan. dan jalur pendidikan. pendidik. dan jalur pendidikan. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pasal 787 (1) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. fasilitasi dan pengelolaan data dan statistik peserta didik. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. Pasal 786 Bidang Data Peserta Didik. Subbagian Keuangan. dan Tenaga Kependidikan mempunyai fungsi: a. dan tenaga kependidikan pada semua jenis. penyusunan bahan kebijakan teknis pengelolaan data peserta didik. b. koordinasi. dan tenaga kependidikan pada semua jenis. pendidik. perpustakaan. pendidik. (3) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. dan c. dan tenaga kependidikan tiap satuan pendidikan pada semua jenis. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pengelolaan data peserta didik. keamanan. b. dan jalur pendidikan. dan d. dan anggaran serta urusan pembiayaan. pertimbangan dan bantuan hukum. kebersihan. dan jalur pendidikan. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Peserta Didik. dan pemberhentian pegawai serta penyusunan laporan Pusat. perbendaharaan. jenjang. Pendidik. pendidik.

koordinasi. koordinasi. fasilitasi. jenjang. dan fasilitasi pengelolaan data. validasi. Pasal 792 Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan jalur pendidikan. d. validasi. dan integrasi serta pengelolaan data proses pembelajaran pada semua jenis. statistik pendidikan. (2) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Proses Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan integrasi data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. jenjang. dan fasilitasi pengelolaan data. dan integrasi serta pengelolaan data satuan pendidikan pada semua jenis. jenjang. jenjang. jenjang. Pasal 791 (1) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Satuan Pendidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan jalur pendidikan. b. Pasal 788 Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pelaksanaan kompilasi. dan jalur pendidikan. jenjang. dan pengelolaan data dan statistik data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pengelolaan data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. dan jalur pendidikan. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Proses Pembelajaran. pengelolaan data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Satuan Pendidikan. kompilasi. Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran mempunyai fungsi: a. dan b. koordinasi. dan jalur pendidikan. dan jalur pendidikan. dan jalur pendidikan. Pasal 789 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 788.(2) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. koordinasi. dan integrasi serta pengelolaan data pendidik dan tenaga kependidikan pada semua jenis. penyusunan bahan kebijakan teknis pengelolaan data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. dan pemberian layanan data serta koordinasi dan fasilitasi pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan. validasi. jenjang. jenjang. kompilasi. dan fasilitasi pengelolaan data. Pasal 790 Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran terdiri atas: a. dan jalur pendidikan. c. kompilasi. validasi. 160 .

Pasal 793 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam pasal 792, Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik mempunyai fungsi: a. penyusunan bahan kebijakan teknis pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan; b. penyusunan statistik pendidikan; c. pemberian layanan data dan statistik pendidikan; d. pendayagunaan data dan statistik pendidikan; dan e. koordinasi dan fasilitasi penyusunan program pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan. Pasal 794 Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik terdiri atas: a. Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Dasar dan Menengah; dan b. Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Tinggi, Pendidikan Anak, Usia, Dini, Nonformal, dan Informal. Pasal 795 (1) Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Dasar dan Menengah mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis, statistik pendidikan, dan pemberian layanan data serta koordinasi dan fasilitasi pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan dasar dan pendidikan menengah. (2) Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Tinggi, Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis, statistik pendidikan, dan pemberian layanan data serta koordinasi pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan tinggi, pendidikan anak usia dini, pendidikan nonformal, dan pendidikan informal. Pasal 796 (1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundangundangan. (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. (5) Tugas, jenis, dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan.

161

BAB XIII STAF AHLI Pasal 797 Staf Ahli Menteri Pendidikan Nasional yang selanjutnya dalam Peraturan Menteri ini disebut Staf Ahli berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional. Pasal 798 Staf Ahli mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri mengenai masalah tertentu sesuai bidang keahliannya, yang tidak menjadi bidang tugas Sekretariat Jenderal, Direktorat Jenderal, Badan, dan Inspektorat Jenderal. Pasal 799 Staf Ahli terdiri atas: a. Staf Ahli Bidang Hukum; b. Staf Ahli Bidang Sosial dan Ekonomi Pendidikan; c. Staf Ahli Bidang Kerja Sama Internasional; d. Staf Ahli Bidang Organisasi dan Manajemen; dan e. Staf Ahli Bidang Budaya dan Psikologi Pendidikan. Pasal 800 (1) Staf Ahli Bidang Hukum mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan Nasional mengenai masalah hukum. (2) Staf Ahli Bidang Sosial dan Ekonomi Pendidikan mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan Nasional mengenai masalah sosial dan ekonomi pendidikan. (3) Staf Ahli Bidang Kerja Sama Internasional mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan Nasional mengenai masalah kerja sama internasional. (4) Staf Ahli Bidang Organisasi dan Manajemen mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan Nasional mengenai masalah organisasi dan manajemen. (5) Staf Ahli Bidang Budaya dan Psikologi Pendidikan mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan Nasional mengenai masalah budaya dan psikologi pendidikan. Pasal 801 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 799 dan Pasal 800, Staf Ahli secara administratif dikoordinasikan oleh Sekretaris Jenderal. BAB XIV TATA KERJA Pasal 802 Setiap satuan kerja membantu pimpinan organisasi dalam melaksanakan tugas di bidang tugasnya masing-masing sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Menteri.
162

Pasal 803 Dalam melaksanakan tugas, setiap satuan kerja wajib menerapkan prinsip koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi baik di lingkungan masing-masing maupun antar satuan organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional serta dengan instansi di luar Kementerian Pendidikan Nasional sesuai dengan tugasnya masing-masing. Pasal 804 Setiap pemimpin satuan organisasi wajib mengawasi bawahannya masing-masing dan bila terjadi penyimpangan agar mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Pasal 805 Setiap pemimpin satuan organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional bertanggung jawab memimpin dan mengoordinasikan bawahannya masing-masing dan memberikan bimbingan serta petunjuk bagi pelaksanaan tugas bawahan. Pasal 806 Setiap pemimpin satuan organisasi wajib mengikuti dan mematuhi petunjuk, bertanggung jawab kepada atasannya masing-masing, dan menyampaikan laporan secara berkala tepat pada waktunya. Pasal 807 Setiap laporan yang diterima oleh pemimpin satuan organisasi dari bawahan wajib diolah dan dipergunakan sebagai bahan penyusunan laporan lebih lanjut dan untuk memberikan petunjuk kepada bawahan. Pasal 808 Dalam menyampaikan laporan masing-masing kepada atasan, tembusan wajib disampaikan pula kepada satuan organisasi lain yang secara fungsional mempunyai hubungan kerja. Pasal 809 Dalam melaksanakan tugasnya setiap pemimpin satuan organisasi dibantu oleh kepala satuan organisasi dibawahnya dan dalam rangka pemberian bimbingan kepada bawahan masing-masing wajib mengadakan rapat berkala. BAB XV KETENTUAN LAIN-LAIN Pasal 810 Rincian tugas masing-masing unit kerja eselon I sebagai penjabaran tugas dan fungsi dalam Peraturan Menteri ini ditetapkan lebih lanjut dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional.
163

Nomor 1 Tahun 2009 tentang Staf Ahli Menteri Pendidikan Nasional.BAB XVI KETENTUAN PERALIHAN Pasal 811 (1) Semua tugas dan fungsi sebagai pelaksanaan dari Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 8 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Nomor 31 Tahun 2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal. Nomor 39 Tahun 2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Jenderal. Nomor 15 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. masih tetap dilaksanakan sampai dengan ditetapkannya organisasi dan tata kerja Kementerian Pendidikan Nasional dan ketentuan pelaksanaan sesuai dengan Peraturan Menteri ini. BAB XVII KETENTUAN PENUTUP Pasal 812 Dengan berlakunya Peraturan Menteri ini. Nomor 23 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Pusat-Pusat di lingkungan Departemen Pendidikan Nasional. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 8 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Nomor 39 Tahun 2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Jenderal. Nomor 31 Tahun 2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal. Nomor 14 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah. (2) Penyesuaian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan selambat-lambatnya dalam waktu 6 (enam) bulan sejak ditetapkannya Peraturan Menteri ini. dan Nomor 13 Tahun 2010 tentang Tugas Wakil Menteri Pendidikan Nasional dinyatakan tidak berlaku. Nomor 12 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat Jenderal sebagaimana telah diubah dengan Nomor 65 Tahun 2008 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 12 Tahun 2005 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat Jenderal. 164 . serta ketentuan pelaksanaannya. Nomor 12 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat Jenderal sebagaimana telah diubah dengan Nomor 65 Tahun 2008 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 12 Tahun 2005 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat Jenderal. Nomor 14 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah. Nomor 23 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Pusat-Pusat di lingkungan Departemen Pendidikan Nasional. Nomor 40 Tahun 2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Penelitian dan Pengembangan. Nomor 15 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Nomor 1 Tahun 2009 tentang Staf Ahli Menteri Pendidikan Nasional. Nomor 40 Tahun 2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Penelitian dan Pengembangan. dan Nomor 13 Tahun 2010 tentang Tugas Wakil Menteri Pendidikan Nasional.

Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 22 Desember 2010 MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL.H. S. Dr. Kepala Biro Hukum dan Organisasi.Pasal 813 Perubahan atas susunan organisasi dan tata kerja menurut Peraturan Menteri ini. Pangerang Moenta..H. Pasal 814 Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. DFM. NIP 19610828 198703 1 003 165 . A. M. TTD MOHAMMAD NUH Salinan sesuai dengan aslinya. ditetapkan oleh Menteri yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan di bidang pendidikan setelah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan di bidang pendayagunaan aparatur Negara dan reformasi birokrasi. Kementerian Pendidikan Nasional..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful