hutan musim. Contoh flora khas yang tumbuh adalah Bunga Bangkai (Raflesia Arnoldi) •Bunga Bangkai (Raflesia Arnoldi) . hutan pegunungan. Buton dll). Natuna. yaitu pada masa pencairan es (zaman glasial). Beberapa wilayah perairan baru di sekitar Indonesia yang terbentuk pada masa berakhirnya zaman glasial itu adalah Laut Jawa yang terdapat di daerah Dangkalan Sunda dan Laut Arafuru yang terdapat di daerah Dangkalan Sahul. Terbentuknya perairan baru di daerah dangkalan tersebut menyebakan flora yang semula dapat dengan bebas bermigrasi akhirnya terhambat oleh perubahan kondisi geologis. Persebaran flora di wilayah Indonesia itu sendiri terbagi ke dalam 4 kelompok besar wilayah flora Indonesia. Wilayah Flora Sumatra-Kalimantan Tersebar di pulau Sumatra dan Kalimantan serta pulau-pulau kecil di sekitarnya (Nias. hutan bakau dan sabana tropis. Batam. Jenis tumbuhan yang tersebar di wilayah Indonesia meliputi hutan tropis. Pada saat itu terjadi pencairan es secara besar-besaran yang menyebabkan naiknya permukaan air laut di bumi. Kep. yaitu : 1.Persebaran flora di Indonesia terbentuk karena adanya peristiwa geologis yang terjadi pada jutaan tahun yang lalu. hal ini menyebabkan beberapa wilayah yang dangkal kemudian menjadi tenggelam oleh air laut dan membentuk wilayah perairan yang baru. Enggano. Bangka. Belitung. Riau.

tidak berbulu. Diameter batang utamanya mencapai 40cm. Buah kepel digemari puteri kraton-kraton di Jawa karena dipercaya menyebabkan keringat beraroma wangi dan membuat air seni tidak berbau tajam. panjang tangkai buahnya mencapai 8 cm. Pohon tegak. yang secara khas tertutup oleh banyak benjolan yang besar-besar. dapat dimakan. bunga jantannya terletak di batang sebelah atas dan di cabang-cabang yang lebih tua. Bijinya berbentuk menjorong. berukuran (12-27)cm × (5-9)cm.5 cm panjangnya. muncul pada tonjolan-tonjolan di batang. Madura. mula-mula berwarna hijau kemudian berubah menjadi keputih-putihan. panjangnya sekitar 3 cm. tingginya mencapai 25 m. Tajuknya teratur berbentuk kubah meruncing ke atas (seperti cemara) dengan percabangan mendatar atau agak mendatar. merontal tipis. diameternya mencapai 3 cm. Contoh flora khas yang tumbuh adalah pohon Burohal (Kepel) • Pohon Burahol (kepel) Tumbuhan kepel atau burahol (Stelechocarpus burahol) adalah pohon penghasil buah hidangan meja yang menjadi flora identitas Daerah Istimewa Yogyakarta.2. berwarna kecoklat-coklatan. . serta bagiann yang dapat dimakan sebanyak 49% dan bijinya 27% dari berat buah segar. Bali dan kepulauan-kepulauan kecil disekitarnya (Kepulauan Seribu. Daunnya berbentuk lonjong-jorong sampai bundar-telur/bentuk lanset. berkumpul sebanyak 8-16 kuntum. tidak merontokkan daun secara serentak. Buahnya dengan 1-13 lembar daun buah bertipe mirip buah buni (berrylike ripe carpels). Kep. diameternya mencapai 1 cm. perikarpnya berwarna coklat. bunga betinanya hanya berada di pangkal batang. berwarna hijau gelap. berisi sari buah. berat segar 62-105 g. Karimunjawa). diameternya 5-6 cm. Bunganya berkelamin tunggal. berwarna coklat-kelabu tua sampai hitam. berjumlah 4-6 butir. daun buah yang matang hampir bulat bentuknya. Wilayah Flora Jawa-bali Tersebar di pulau Jawa. tangkai daunnya mencapai 1.

Namun keberadaan Kantong semar (Nepenthes) di habitat aslinya justru terancam kepunahan. Dari jumlah tersebut. nama spesiesnya dirahasiakan) sebagai tanaman paling langka di Indonesia. Karenanya tidak sedikit orang yang memeliharanya. LIPI mengumumkan beberapa spesies Kantong semar (untuk menghindari perburuan. 10 jenis di Pulau Sulawesi. Asia Tenggara. Beberapa nama daerah untu Kantong semar antara lain (teman-teman dari daerah lain bisa menambahkan): • Periuk monyet (Riau) • Kantong beruk (Jambi) • Sorok Raja Mantri (Jawa Barat) • Telep Ujung (Dayak Bakumpai) • Ketakung (Bangka) • Ketupat Napu (Dayak Katingan) • Selo Bengongong (Dayak Tunjung) . pemakan daging. Brunei Darussalam). Tanaman yang terdiri atas sedikitnya 103 spesies ini mempunyai keunikan karena hampir seluruhnya merupakan tanaman karnivora. Sedikitnya terdapat 64 spesies Kantong semar di Indonesia. 29 spesies terdapat di Pulau Sumatera. Di Indonesia. 9 jenis di Papua.3. Selain itu Nepenthes sp juga terdapat di Madagaskar. Contoh flora yang tumuh adalah pohon Sagu Kantong Semar yang Karnivora Kantong semar atau dalam bahasa latinnya Nepenthes sp (dalam bahasa Inggris disebut Tropical pitcher plant) adalah Genus tanaman yang termasuk dalam famili monotipik. ukuran. 32 jenis terdapat di Borneo (Indonesia. Malaysia. Kaledonia Baru. India dan Sri Lanka. hingga Cina bagian selatan. sebutan Kantong semar berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya. Kantung Semar tumbuh tersebar mulai dari Australian bagian utara. Wilayah Flora Kepulauan Wallacea Tersebar di pulau Sulawesi. Indonesia sendiri merupakan negara yang memiliki ragam spesies terbanyak. 4 jenis di Maluku dan 2 jenis di Jawa. Timor. Selain karnivora juga memiliki keunikan pada bentuk. Kepulauan Maluku dan Nusa Tenggara. Bahkan juni 2009 silam. dan corak warna kantongnya.

yaitu tempayan. Tujuannya supaya proses pencernaan berjalan lancar dan tidak diganggu kawanan musuh yang siap merebut makanan yang sudah ia peroleh. Kantong pemangsa pada Nepenthes tertutup. Namun bukan berarti kantung flora karnivora ini menutup sewaktu masih muda saja. Ia menutup diri ketika sedang mengganyang mangsa. Pada umumnya. gunung kapur hingga padang savana. silinder. Artinya. Tumbuhan karnivora ini termasuk jenis flora berumah dua. Hal itulah yang menyebabkan banyak terdapat species Nepenthes yang terlahir dari hasil persilangan alami. Lantas. Jadi untuk bisa menghasilkan keturunan. hutan meranggas. Organ itu berwarna merah serta mampu menebarkan aroma manis. Binatang yang terpikat akan tergelincir masuk ke dalam kantung antara yang licin. Sementara Kantong semar yang hidup di daerah savana umumnya hidup terestrial. membuka ketika sudah dewasa. hutan gambut. . oval. tiap tanaman hanya memiliki satu jenis kelamin bunga. tumbuh tegak dengan panjang batang kurang dari 2 meter. Kantong semar juga dapat berkembang biak secara vegetatif dengan menggunakan tunas. Tumbuhan sebagian besar hidup secara empifit. Tubuh mangsa naas itu kemudian diolah menjadi garam Posphat dan nitrat yang kemudian diserap oleh kantong Semar.Habitat dan Ciri Fisik Kantong Semar Tumbuhan ini mampu hidup di hutan hujan tropik dataran rendah. Warna bibir Kantong Semar yang merona serta beraroma manis itu akan memikat dan membuat lengah calon mangsa. tumbuhan karnivora ini memiliki sulur pada ujung daunnya. pegunungan. Kantong ini sendiri secara keseluruhan terdiri atas lima bentuk. si Karnivora ini musti melakukan perkawinan silang. Bibir lubang kantung dilengkapi dengan alat penipu. Sewaktu daun masih muda. Sulur ini dapat termodofikasi membentuk kantong yaitu alat perangkap yang digunakan untuk menangkap memangsanya seperti serangga dan kodok. corong dang pinggang. yaitu menempel pada batang atau dahan pohon lain dengan panjang batang mencapai hingga 20 meter. Cairan asam (enzim proteolase) yang berada dalam kantung tengah lalu mencerna tubuh mangsa itu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful