SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2008

BUKU 2 PEDOMAN SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN MELALUI PENILAIAN PORTOFOLIO

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2008

SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2008

Buku 1 Buku 2 Buku 3 Buku 4 Buku 5 Buku 6 Buku 7

Pedoman Penetapan Peserta Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Melalui Penilaian Portofolio Panduan Penyusunan Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Melalui Penilaian Portofolio – Untuk Guru Rambu-Rambu Pelaksanaan Pendidikan Dan Latihan Profesi Guru (PLPG) Pedoman Penyelenggaraan Program Sertifikasi Guru dalam Jabatan Melalui Jalur Pendidikan Rambu-Rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru dalam Jabatan Melalui Jalur Pendidikan

Tim Penyusun Prof. Dr. Muchlas Samani, M.Pd. (Direktur Ketenagaan Ditjen Dikti) Drs. Achmad Dasuki, MM, M.Pd. (Direktur Profesi Pendidik Ditjen PMPTK) Prof. Dr. Amat Mukhadis, M.Pd. (Ketua Tim Sertifikasi/UM) Dr. Ismet Basuki, M.Pd. (Sekretaris Tim Sertifikasi/Unesa) Prof. Dr. Djoko Kustono, M.Pd. (Anggota Tim Sertifikasi/UM) Dr. Badrun Karto Wagiran, M.Pd. (Anggota Tim Sertifikasi/UNY) Drs. Suyud, M.Pd. (Anggota Tim Sertifikasi/UNY) Dr. Yatim Riyanto, M.Pd. (Anggota Tim Sertifikasi/Unesa) Dr. Adi Rahmat, M.Si. (Anggota Tim Sertifikasi/UPI) Drs. Sederhana Sembiring, MM. (Direktorat Ketenagaan Ditjen Dikti) Drs. E. Nurzaman A.M, M Si., MM. (Direktorat Profesi Pendidik) Dra. Santi Ambarrukmi, MEd (Direktorat Profesi Pendidik) Dra. Rahayu Retno Sunarni, M.Pd. (Direktorat Ketenagaan Ditjen Dikti) Kontributor Dr. Haris Anwar Syafrudie, M.Pd. (UM) Dr. Wardan Suyanto, M.Ed (UNY) Penelaah Prof. Sugeng Mardiyono, Ph.D (Rektor UNY) Prof. Dr. Haris Supratno (Rektor UNESA) Prof. Dr. M. Idris Arief (Rektor UNM) Prof. Dr. Sunaryo Kartadinata (Rektor UPI) Prof. Dr. Z. Mawardi Effendi (Rektor UNP) Prof. Dr. J.L.L. Lombok (Rektor UNIMA) Dr. P. Wiryono Priyotamtama, SJ. (Rektor USD Yogyakarta) Penyunting Dr. Omay Sumarna, M.Si.

KATA PENGANTAR
Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undangundang RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan bahwa guru wajib memiliki kualifikasi akademik minimum S1/D4, kompetensi, dan sertifikat pendidik. Sehubungan dengan hal tersebut, Menteri Pendidikan Nasional menetapkan 1) Peraturan Nomor 18 Tahun 2007 tentang Sertifikasi bagi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio, 2) Peraturan Nomor 40 Tahun 2007 tentang Sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan Melalui Jalur Pendidikan. Untuk melaksanakan sertifikasi guru pada tahun 2008 yang mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional tersebut di atas, disusunlah 7 (tujuh) buah pedoman dan rambu-rambu, yaitu: Pedoman Penetapan Peserta Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Melalui Penilaian Portofolio Panduan Penyusunan Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Melalui Penilaian Portofolio – Untuk Guru Buku 5: Rambu-Rambu Pelaksanaan Pendidikan Dan Latihan Profesi Guru (PLPG) Buku 6: Pedoman Penyelenggaraan Program Sertifikasi Guru dalam Jabatan Melalui Jalur Pendidikan Buku 7: Rambu-Rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru dalam Jabatan Melalui Jalur Pendidikan Saya mengucapkan terimakasih kepada Tim Sertifikasi Guru yang tergabung dalam Konsorsium Sertifikasi Guru dan pihak lain yang telah berpartisipasi dalam pengembangan Pedoman Sertifikasi Bagi Guru Dalam Jabatan tahun 2008. Buku Buku Buku Buku 1: 2: 3: 4:

Jakarta, Februari 2008 Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi

Copyright © 2008, Departemen Pendidikan Nasional Hak cipta dilindungi undang-undang Dilarang mengcopy sebagian atau keseluruhan isi buku ini untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Departemen Pendidikan Nasional. ISBN 978-979-8439-57-5

dr. Fasli Jalal, Ph.D. NIP 131124234NIP 131 124 234 v
Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) D. Pelaksanaan C. Tindak lanjut ORGANISASI PELAKSANA SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN A. Penilaian Portofolio C. Sasaran BAB II POLA SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN A. Jadwal Pelaksanaan Sertifikasi Guru Tahun 2008 KONSORSIUM SERTIFIKASI GURU Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio BAB III 11 11 13 15 16 17 17 20 23 25 25 27 42 43 vii BAB IV BAB V BAB IV vi Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio . Tujuan D. Dasar Hukum C. Peran dan Tugas C. Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan MEKANISME SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN MELALUI PENILAIAN PORTOFOLIO A. Mekanisme Kerja Institusi Penyelenggara B. Persiapan B. Latar Belakang B. Rayonisasi LPTK B. Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio B. Sertifikat Pendidik MEKANISME PENILAIAN PORTOFOLIO DI LPTK A.DAFTAR ISI Halaman ii iv vi 1 1 2 3 3 5 5 7 KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR LAMPIRAN BAB I PENDAHULUAN A.

............................ B............................... 106 Format C2 Penilaian Portofolio Gabungan ......... 61 62 64 66 81 Kode Bidang Studi S1 ..................... BA-PF: 1A Berita Acara Serah Terima Berkas Sertifikasi Guru Dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota Kepada LPMP ................................ Kode Bidang Studi/Mata Pelajaran ........................ 110 ix Lampiran 16 Lampiran 17 Lampiran 18 Lampiran 19 Lampiran 20 Lampiran 21 viii Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio ..... Prosedur Pengelolaan Formulir Pendaftaran (Format A1) Dan Biodata (Format A2) Peserta Sertifikasi Guru ................... BA-PF: 3 Berita Acara Pelaksanaan Penilaian Portofolio .............. Format A2 Formulir Biodata Peserta Sertifikasi Guru ......................................... BA-PF: 1 Berita Acara Serah Terima Berkas Sertifikasi Guru Dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota Kepada LPMP ...............................................................A........................................... Daftar Provinsi (Digit 3 Dan 4) Dan Kabupaten/Kota (Digit 5 Dan 6) .............................. 107 Format C3 Rekapitulasi Hasil Penilaian Portofolio .. Tatacara Pemberian Nomor Peserta .............................. 105 Format C1 Penilaian Portofolio Individual ..................................................................... 98 Format B1 Rekapitulasi Peserta Sertifikasi Guru 100 Kabupaten/Kota ............... 95 Kode Bidang Studi S3 ........... E........ F............................ C.............................................................. 91 Kode Bidang Studi S2 ................... 109 Daftar Hadir Asesor ...................... 108 Format C4 Daftar Portofolio Tiap Asesor ............. LAMPIRAN Rasional Dasar Hukum Tugas Penetapan Konsorsium Organisasi Deskripsi Tugas Unsur-unsur KSG Pembiayaan 43 44 45 45 45 47 49 51 DAFTAR LAMPIRAN Halaman Lampiran 1 Lampiran 2 Lampiran 3 Lampiran 4 Lampiran 5 Lampiran 6 Lampiran 7 Lampiran 8 Lampiran 9 Lampiran 10 Lampiran 11 Lampiran 12 Lampiran 13 Lampiran 14 Lampiran 15 Format A1 Formulir Pendaftaran Peserta Sertifikasi Guru .... G.......................... 101 102 103 BA-PF: 2 Berita Acara Serah Terima Dokumen Portofolio 104 Dari Dinas Pendidikan Pendidikan Kabupaten/Kota Kepada Rayon LPTK .. 52 Panduan Pengisian Formulir Pendaftaran Peserta Sertifikasi 53 Guru Tahun 2008 ............................... D....................... Format B2 Rekapitulasi Peserta Sertifikasi Guru Provinsi ................................

... 121 x Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 1 .... baik bagi guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) maupun bagi guru yang berstatus bukan pegawai negeri sipil (swasta).. Latar Belakang Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional....... Sertifikasi guru diikuti dengan peningkatan kesejahteraan guru............ kompetensi sosial..... Undang-undang RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen...... BA-PF: 5 Berita Acara Penyerahan Dokumen Portofolio Dari Asesor Kepada PSG Setelah Dinilai ........... (2) meningkatkan proses dan hasil pembelajaran. 115 BAB I PENDAHULUAN A...... sedangkan guru Matematika di SMP/MTs/SMPLB...... kompetensi kepribadian....... 111 Mekanisme Penilaian Portofolio ........................ Sertifikasi guru adalah proses pemberian sertifikat pendidik kepada guru yang telah memenuhi persyaratan............. (3) meningkatkan kesejahteraan guru................. Rambu-Rambu Jadwal Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam 116 Jabatan Kuota 2008 Melalui Penilaian Portofolio ....... Bentuk peningkatan kesejahteraan tersebut berupa pemberian tunjangan profesi bagi guru yang memiliki sertifikat pendidik............................ Pemenuhan persyaratan penguasaan kompetensi sebagai agen pembelajaran yang meliputi kompetensi pedagogik....... (4) meningkatkan martabat guru. guru SD dipersyaratkan lulusan S1/D-IV Jurusan/Program Studi PGSD/Psikologi/Pendidikan lainnya....... dan kompetensi profesional dibuktikan dengan sertifikat pendidik yang diperoleh melalui sertifikasi........... Pemenuhan persyaratan kualifikasi akademik minimal S1/D-IV dibuktikan dengan ijazah dan pemenuhan persyaratan relevansi mengacu pada jejang pendidikan yang dimiliki dan mata pelajaran yang dibina.............. Rambu-Rambu Jadwal Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam 118 Jabatan Kuota 2008 Melalui Jalur Pendidikan . Misalnya........ dan Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan menyatakan guru adalah pendidik profesional....... SMA/MA/SMALB........................... 120 Panduan Pengisian Blanko Sertifikat Pendidik ... Tunjangan tersebut berlaku....... dan SMK/MAK dipersyaratkan lulusan S1/DIV Jurusan/Program Pendidikan Matematika atau Program Studi Matematika yang memiliki Akta IV... Untuk itu........................................ Sertifikasi guru bertujuan untuk (1) menentukan kelayakan guru dalam melaksanakan tugas sebagai pendidik profesional.... Contoh Format Sertifikasi Pendidik ........................... 112 BA-PF: 4 Berita Acara Penyerahan Dokumen Portofolio Dari 114 PSG Kepada Asesor Untuk Dinilai .............Lampiran 22 Lampiran 23 Lampiran 24 Lampiran 25 Lampiran 26 Lampiran 27 Lampiran 28 Lampiran 29 Tanda Pengenal Asesor .................................. guru dipersyaratkan memiliki kualifikasi akademik minimal Sarjana atau Diploma IV (S1/D-IV) yang relevan dan menguasai kompetensi sebagai agen pembelajaran. dalam rangka mewujudkan pendidikan nasional yang bermutu...

6. Agar dapat dilakukan penjaminan mutu terhadap mekanisme dan prosedur pelaksanaannya. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. 9. 4. 7. Sasaran Pedoman ini diperuntukkan bagi fihak terkait dengan penyelenggaraan sertifikasi bagi guru dalam jabatan yang meliputi (1) Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) penyelenggara sertifikasi guru dalam jabatan. tentang Pembentukan Keputusan Mendiknas Nomor 057/O/2007 tentang Penetapan Perguruan Tinggi Penyelenggara Sertifikasi Guru dalam Jabatan. Tujuan Pedoman sertifikasi bagi guru dalam jabatan melalui penilaian portofolio disusun sebagai acuan bagi instansi yang terkait terutama LPTK. tetapi melakukan kendali mutu dengan mengontrol secara ketat terhadap proses pendidikan dan kelulusan di lembaga penghasil guru. dan (7) pihak-pihak lain yang terkait.Di beberapa negara. Keputusan Mendiknas Nomor 056/O/2007 Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG). D.01. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. dinas pendidikan kabupaten/kota agar memperoleh kesamaan persepsi dan prosedur penyelenggaraannya di lapangan. 8. Memang terdapat beberapa negara yang tidak melakukan sertifikasi guru. sertifikasi guru telah diberlakukan. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 18 Tahun 2007 tentang Sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan. 1. Semua itu mengarah pada tujuan yang sama. misalnya di Amerika Serikat. Fatwa/Pendapat Hukum Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No. Dasar Hukum Dasar hukum pelaksanaan sertifikasi guru adalah sebagai berikut. dinas pendidikan provinsi. (3) LPMP (4) dinas pendidikan kabupaten/kota. 2. 2 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 3 . Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2005 tentang Standar Kualifikasi dan Kompetensi Pendidik. Peraturan Mendiknas Nomor 40 Tahun 2007 tentang Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. 3. maka diperlukan Pedoman Sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan. B. yaitu berupaya agar dihasilkan guru yang bermutu. 5. C. (2) dinas pendidikan provinsi. I. (5) asesor. Pelaksanaan kegiatan sertifikasi guru dalam jabatan akan melibatkan banyak instansi yang terkait.UM. misalnya di Korea Selatan dan Singapura. Di Denmark kegiatan sertifikasi guru baru dirintis dengan sungguh-sungguh sejak tahun 2003. Inggris dan Australia. Lembaga Pejaminan Mutu Pendidikan (LPMP).02-253. (6) guru peserta sertifikasi. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

1. Alur sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan meliputi hal-hal sebagai berikut. dan (2) Jalur Pendidikan. (9) pengalaman organisasi di bidang kependidikan dan sosial. (2) pendidikan dan pelatihan. (3) pengalaman mengajar. (8) keikutsertaan dalam forum ilmiah. Pola ini diorientasikan kepada guru senior yang memiliki pengalaman mengajar yang cukup. Sertifikasi melalui penilaian portofolio didasarkan pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 18 Tahun 2007. Komponen penilaian portofolio mencakup: (1) kualifikasi akademik. Secara umum alur pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan melalui penilaian portofolio disajikan pada Gambar 2. A. dan (10) penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan. (5) penilaian dari atasan dan pengawas. Pola ini diperuntukkan kepada guru berprestasi. (7) karya pengembangan profesi.BAB II POLA SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN Sertifikasi guru dalam jabatan dilakukan melalui (1) Penilaian Portofolio. (4) perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. (6) prestasi akademik. 4 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 5 . Penilaian portofolio merupakan pengakuan atas pengalaman profesional guru dalam bentuk penilaian terhadap kumpulan dokumen yang mencerminkan kompetensi guru. Sertifikasi guru dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan didasarkan pada Permendiknas Nomor 40 Tahun 2007. Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Penilaian portofolio peserta sertifikasi guru dilakukan oleh LPTK penyelenggara sertifikasi guru dalam bentuk Rayon yang terdiri dari LPTK Induk dan LPTK Mitra dikoordinasikan oleh Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG).

Penyelenggara adalah perguruan tinggi yang ditunjuk oleh Menteri Pendidikan Nasional dengan waktu penyelenggaraan selama-lamanya 2 (dua) semester. Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan Sertifikasi guru dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan diorientasikan kepada guru yunior yang berprestasi dan mengajar pada pendidikan dasar (SD dan SMP). a. maka Rayon LPTK menetapkan alternatif sebagai berikut. Peserta yang lulus uji kompetensi memperoleh Sertifikat Pendidik. Peserta diberi kesempatan ujian ulang dua kali (untuk materi yang belum lulus). Dokumen portofolio yang telah disusun kemudian diserahkan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota untuk diteruskan kepada Rayon LPTK Penyelenggara sertifikasi untuk dinilai. 3) 4) 5) 6 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 7 . Apabila dalam kurun waktu satu bulan peserta tidak mampu melengkapi akan diikutsertakan dalam Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). dan sebagainya. 6) Apabila hasil penilaian portofolio peserta sertifikasi belum mencapai angka minimal kelulusan.1 Alur sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan Melalui Penilaian Portofolio Penjelasan alur sertifikasi guru dalam jabatan melalui penilaian portofolio sebagaimana gambar di atas sebagai berikut. GURU DALAM JABATAN S1/D4 PENILAIAN PORTOFOLIO Tidak Lulus KEGIATAN MELENGKAPI PORTOFOLIO PLPG PELAKSANAAN DIKLAT UJIAN Lulus Tidak Lulus PEMBINAAN OLEH DINAS PENDIDIKAN KAB. Apabila hasil penilaian portofolio peserta sertifikasi dapat mencapai angka minimal kelulusan.Lulus SERTIFIKAT PENDIDIK Misalnya ijazah belum dilegalisasi./KOTA/ Tidak Lulus UJIAN ULANG (2X) Lulus KOTA b. Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi terdiri atas LPTK Induk dan LPTK Mitra.2. menyusun dokumen portofolio dengan mengacu Pedoman Penyusunan Portofolio. B. Bagan alur pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan jalur pendidikan dilaksanakan sesuai dengan Gambar 2. Melakukan kegiatan yang berkaitan dengan profesi pendidik untuk melengkapi kekurangan portofolio (melengkapi substansi atau MS) bagi peserta yang memperoleh skor 841 s/d 849. Peserta yang tidak lulus pada ujian ulang kedua dikembalikan ke dinas pendidikan kabupaten/kota untuk. Apabila skor hasil penilaian portofolio telah mencapai batas kelulusan. 1) 2) Guru dalam jabatan peserta sertifikasi. maka dinyatakan lulus dan memperoleh sertifikat pendidik. Mengikuti PLPG yang mencakup empat kompetensi guru dan diakhiri dengan uji kompetensi. Gambar 2. namun secara administrasi masih ada kekurangan maka peserta harus melengkapi kekurangan tersebut (melengkapi administrasi atau MA). pernyataan peserta pada portofolio sudah ditandatangani tanpa dibubuhi materai.

3. Masing-masing Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota mengusulkan 1 (satu) orang guru SMP per bidang studi dan 2 orang guru SD yang telah diseleksi ke Ditjen Dikti. Dokumen ini memberikan fokus pada sertifikasi guru dalam jabatan melalui penilaian portofolio. Dinas Kabupaten/Kota melakukan seleksi administratif kepada calon peserta sertifikasi melalui jalur pendidikan. DINAS PENDIDIKAN KAB/KOTA PEMBINAAN SELEKSI ADM PROGRAM PENDIDIKAN LPTK SELEKSI AKADEMIK 7. Ditjen Dikti memfasilitasi seleksi akdemik yang dilakukan LPTK penyelenggara sertifikasi melalui jalur pendidikan untuk menetapkan calon peserta program. Peserta uji kompetensi yang tidak lulus diberi kesempatan untuk mengikuti remidi di LPTK. 8 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 9 . Peserta yang lolos seleksi akademik mengikuti Pemetaan Kemampuan Awal untuk menentukan jumlah SKS yang wajib diambil selama mengikuti sertifikasi guru melalui jalur pendidikan. Bila peserta gagal uji kompetensi yang ke-3. L TL PELAKSANAAN PENDIDIKAN L PKA UJI KOMPETENSI 8.GURU DALAM JABATAN S1/D4 5. Ditjen Dikti menetapkan alokasi peserta pada masing-masing LPTK yang ditunjuk. Bagi peserta yang belum lulus ujian mata kuliah diberi kesempatan mengikuti pemantapan dan ujian ulangan sampai 2 kali. 6. Panduan pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan melalui jalur pendidikan tertuang pada Buku 6 tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan dan Buku 7 tentang Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. Pelaksanaan pendidikan selama 2 semester di LPTK. maka peserta dikembalikan ke Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota untuk mendapatkan pembinaan. maka peserta diserahkan kembali ke Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten untuk mendapatkan pembinaan. Peserta yang lulus semua mata kuliah diikutkan uji kompetensi.2 Alur Sertifikasi Bagi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan Penjelasan alur sertifikasi guru dalam jabatan melalui jalur pendidikan sebagai berikut. 1. sesuai dengan rambu rambu yang telah ada. 4. REMIDI PEMBINAAN Gambar 2. TL 3 x TL 9. Rekap calon peserta sertifikasi melalui jalur pendidikan beserta dokumen kelengkapannya dikirimkan ke Ditjen Dikti. Untuk peserta yang tidak lulus satu atau lebih mata kuliah setelah ujian ulangan sebanyak dua kali. Kesempatan remidi diberikan dua kali. Guru yang memenuhi syarat untuk mengikuti sertifikasi guru dalam jabatan melalui jalur pendidikan mendaftar ke Dinas Kabupaten/Kota dengan melengkapi berkas sesuai pedoman penyelenggaraan. 2. sebagai syarat untuk dapat mengikuti uji kompetensi dalam rangka memperoleh sertifikat pendidik. peserta wajib lulus semua matakuliah selama program.

1.1 Hubungan Kerja Antarinstitusi Penyelengara Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Hubungan kerja dan aktivitas antar dan setiap institusi penyelenggara sertifikasi guru dalam jabatan melalui penilaian portofolio sebagaimana Gambar 3. Hubungan kerja antarinstitusi penyelenggara sertifikasi disajikan pada Gambar 3. Mekanisme Kerja Institusi Penyelenggara Penyelenggaraan sertifikasi guru dalam jabatan melalui penilaian portofolio melibatkan berbagai institusi pemerintah yaitu Ditjen Dikti. Ditjen PMPTK dan Depag untuk (a) merumuskan standarisasi proses dan hasil sertifikasi guru dan (b) melaksanakan harmonisasi dan 10 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 11 . LPMP.1 dapat dijelaskan sebagai berikut. Ditjen PMPTK. dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. LPTK.1. Dinas Pendidikan Provinsi. Gambar 3.BAB III MEKANISME SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN MELALUI PENILAIAN PORTOFOLIO A. Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG) melakukan koordinasi dengan Ditjen Dikti.

dan (6) jadwal penyerahan dokumen portofolio. LPTK memberikan laporan hasil penilaian portofolio kepada Ditjen Dikti dan Ditjen PMPTK melalui KSG. Dokumen portofolio guru dinilai oleh 2 (dua) asesor berpedoman pada buku Panduan Penyusunan Portofolio (Buku 3). 12 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 13 . LPMP). 14. Kepada asesor yang dinyatakan lulus seleksi diberikan Nomor Induk Asesor (NIA). Berdasarkan hasil penilaian portofolio peserta sertifikasi dikelompokkan ke dalam 6 (enam) kategori. 11. (5) prosedur penyusunan portofolio dan penjelasan tentang rubrik portofolio. Kegiatan ini bisa dilakukan secara simultan dengan sosialisasi sertifikasi guru oleh Ditjen PMPTK. Dokumen ini terkait dengan unsur pengalaman. LPTK menyampaikan kabupaten/kota. Dinas pendidikan provinsi meneruskan informasi yang tertuang dalam panduan-panduan sertifikasi guru kepada dinas pendidikan kabupaten/kota. Dinas pendidikan provinsi menyampaikan rekapitulasi tersebut kepada KSG. LPTK menyerahkan hasil perjanjian tentang penilaian portofolio kepada LPMP dengan tembusan kepada dinas pendidikan provinsi. Daftar rekapitulasi tersebut juga diserahkan kepada dinas pendidikan provinsi untuk direkap menjadi peserta sertifikasi tingkat provinsi. karya. (4) syarat mengikuti serifikasi. selanjutnya menyerahkan dokumen portofolio dan rekapitulasi tersebut kepada Rayon LPTK penyelenggara sertifikasi. Dinas pendidikan kabupaten/kota mengadministrasikan dokumen portofolio yang disusun guru beserta kelengkapan lainnya dan membuat rekapitulasi peserta sertifikasi. 10.sinkronisasi kebijakan sertifikasi guru. B. Dokumen portofolio guru berisi data dan informasi catatan pengalaman guru dalam upaya meningkatkan profesionalitasnya dalam proses belajar mengajar. 9. Asesor yang diberi tugas untuk menilai portofolio ditetapkan oleh perguruan tinggi penyelenggara sertifikasi guru berdasarkan rambu-rambu yang ditetapkan oleh Ditjen Dikti. 4. 13. (3) peranan lembaga-lembaga terkait (dinas pendidikan provinsi. 2. Ditjen Dikti dan Ditjen PMPTK menetapkan panduan-panduan sertifikasi guru berdasarkan hasil sinkronisasi dan standarisasi pelaksanaan sertifikasi guru yang dilakukan KSG. kabupaten/kota. 15. Penilaian Portofolio Portofolio adalah bukti fisik (dokumen) yang menggambarkan pengalaman berkarya/prestasi yang dicapai selama menjalankan tugas profesi sebagai guru dalam interval waktu tertentu. Ditjen PMPTK menyampaikan informasi yang tertuang dalam panduan sertifikasi guru kepada dinas pendidikan provinsi dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) dalam bentuk sosialisasi. KSG melakukan koordinasi dengan Rayon LPTK dan menyampaikan hasil harmonisasi dan sinkronisasi kebijakan sertifikasi guru untuk dilaksanakan. Ditjen PMPTK melalui Direktorat Profesi Pendidik memberikan nomor registrasi kepada guru peserta sertifikasi yang lulus. (2) prosedur dan tatacara sertifikasi guru dalam jabatan. 7. 12. Guru peserta sertifikasi menyusun dokumen portofolio dan menyiapkan data lain yang terkait kemudian diserahkan ke dinas pendidikan kabupaten/kota. dan prestasi selama guru yang bersangkutan menjalankan peran sebagai agen pembelajaran. LPTK mengumumkan hasil penilaian portofolio kepada guru peserta dan memberikan sertifikat pendidik kepada peserta yang lulus. Dinas pendidikan kabupaten/kota meneruskan informasi dalam bentuk sosialisasi sertifikasi kepada guru. 8. hasil penilaian portofolio kepada dinas 3. LPMP mengadakan perjanjian dengan LPTK tentang penggunaan dana pelaksanaan sertifikasi guru. LPTK penyelenggara. 5. Materi sosialisasi antara lain mencakup: (1) prosedur dan tatacara pendaftaran. Prosedur sertifikasi guru pada satuan pendidikan di bawah Departemen Agama menyesuaikan prosedur sertifikasi yang ditetapkan oleh Depdiknas. yaitu: 6.

pernyataan peserta pada portofolio sudah ditandatangani tanpa dibubuhi materai. 2. maka peserta didiskualifikasi. di bawah menyajikan prosedur tindaklanjut bagi guru peserta sertifikasi yang termasuk kategori 1. tidak sesuai dengan kriteria penetapan peserta. 3. Peserta PLPG adalah guru peserta program sertifikasi yang belum lulus pada penilaian portofolio dan direkomendasikan oleh LPTK penyelenggara sertifikasi untuk mengikuti PLPG. Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) Tujuan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (Diklat Profesi Guru atau PLPG) untuk meningkatkan kompetensi guru sesuai dengan persyaratan sebagai guru profesional yang ditetapkan dalam undang-undang. Mengikuti PLPG (MPLPG) Peserta yang memiliki skor penilaian portofolio belum mencapai skor minimal kelulusan harus mengikuti PLPG yang mencakup empat kompetensi guru dan diakhiri dengan uji kompetensi. Melengkapi Administrasi (MA) Peserta yang harus melengkapi administrasi apabila skor hasil penilaian portofolionya telah mencapai batas kelulusan. terbukti secara sengaja melakukan usaha penyuapan. Gambar 3. Jika peserta terbukti melakukan pemalsuan dokumen. Melengkapi Substansi (MS) Peserta dengan hasil penilaian portofolio belum mencapai skor minimal kelulusan. Klarifikasi (K) Peserta yang melampirkan sebagian atau keseluruhan dokumen portofolio yang diragukan keaslian/kebenar-nya. Peserta diberi kesempatan ujian ulang dua kali (untuk materi yang belum lulus). 3. Guru peserta sertifikasi kategori 5 yang terbukti memalsukan dokumen dan guru peserta kategori 6 akan dikembalikan ke dinas pendidikan kabupaten/kota untuk dilakukan pembinaan. maka diberikan kategori klarifikasi.2. dan 4. 4. Misalnya ijazah belum dilegalisasi. Peserta yang lulus uji kompetensi memperoleh Sertifikat Pendidik. atau 14 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 15 . Jadwal PLPG ditetapkan oleh LPTK. Dokumen peserta akan dikembalikan ke Dinas Pendidikan Provinsi dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. dan sebagainya. yaitu 841-849 harus memenuhi skor minimal dengan melakukan kegiatan yang berkaitan dengan profesi pendidik untuk melengkapi kekurangan portofolio tersebut. Peserta harus melengkapi kekurangan tersebut kemudian dokumen dikirimkan lagi ke LPTK. Kuota peserta yang didiskualifikasi tidak dapat digantikan oleh peserta lain. Peserta yang tidak lulus pada ujian ulang kedua dikembalikan ke Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Diskualifikasi (D) Peserta sertifikasi akan didiskualifikasi apabila: a. 6. Gambar 3. Lulus Portofolio (L) Peserta yang dinyatakan lulus penilaian portofolio apabila mendapatkan skor penilaian portofolio sama dengan atau di atas skor minimal kelulusan.1. tetapi masih ada kekurangan administrasi.2. 2. 5. b. Tindaklanjut Hasil Penilaian Portofolio C.

serta mampu mengelola keuangan negara dan pertanggungjawaban keuangan penyelenggaraan sertifikasi guru sesuai dengan ketentuan yang berlaku. serta waktu yang cukup untuk No. 4. komitmen tinggi terhadap tugas. Memiliki komitmen tinggi terhadap tugas. Menguasai prosedur. dan tindak lanjut. 2. Pimpinan LPTK Mitra Penyelenggara Sertifikasi. minimal dengan susunan kepanitiaan sebagai berikut. Mekanisme penilaian portofolio terdiri atas persiapan. pelaksanaan. serta memiliki komitmen tinggi terhadap tugas. Rayon LPTK membentuk Panitia Sertifikasi Guru (PSG) melalui surat keputusan. A. Tim Ahli 5. Memiliki wawasan tentang sertifikasi guru dan asesmen. kesekretariatan. 1. Persiapan a. Bendahara dan Wakil Bendahara Rayon 6. dan memiliki waktu yang cukup untuk melaksanakan tugas. jujur. Sekretariat 16 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 17 . BAB IV MEKANISME PENILAIAN PORTOFOLIO DI LPTK D. serta waktu yang cukup untuk melaksanakan tugas. dan memiliki waktu yang cukup untuk melaksanakan tugas. jujur. Memiliki komitmen tinggi terhadap tugas. dan aturan tentang sertifikasi guru. Unsur Kepanitiaan Ketua Rayon Wakil Ketua Rayon Sekretaris dan Wakil Sekretaris Rayon Kriteria Personalia Pimpinan LPTK Induk Penyelenggara Sertifikasi. 3. Uraian ketiga hal tersebut adalah sebagai berikut. Memiliki wawasan tentang sertifikasi guru. komitmen tinggi terhadap tugas. Sertifikat Pendidik Pemberian sertifikat pendidik bagi peserta yang lulus sertifikasi guru dikeluarkan oleh LPTK berpedoman pada Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 02/KSG-DIKTI/2007 tanggal 22 Oktober 2007 dan Nomor 02/KSG-DIKTI/2008 tanggal 28 Februari 2008.Penyelenggaraan PLPG dilakukan berdasarkan proses baku sebagaimana tertuang dalam Rambu-Rambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (Buku 5). tata cara. Ketua Pelaksana 7.

kinerja yang baik. dalam format excel. Merekrut calon asesor1 penilaian portofolio. g. dan mencetak sesuai dengan jumlah asesor. Dalam merekrut asesor. Setiap satu dokumen portofolio dinilai Asesor tahun 2007 bisa ditugasi selama yang bersangkutan masih memenuhi persyaratan atau merekrut asesor baru tahun 2008 sesuai kebutuhan. 1 Setiap peserta 2 (dua) eksemplar dokumen portofolio. PSG menyiapkan Berita Acara Pelaksanaan Penilaian Portofolio (BA-PF: 3) dengan format seperti pada Lampiran 16 dan menggandakan sesuai kebutuhan. Memiliki komitmen. Divisi Lain Rayon LPTK menerima dokumen portofolio1 dari dinas pendidikan kabupaten/kota dan daftar rekapitulasi peserta sertifikasi. dengan agenda antara lain: 1) 2) 3) 4) f. komitmen tinggi terhadap tugas. atau S1 kependidikan dan S2 nonkependidikan. serta waktu yang cukup untuk melaksanakan tugas. penentuan tempat pelaksanaan penilaian portofolio. dan nama asesor (Format C1/Lampiran 17). Sehat jasmani dan rohani. sehingga mampu melaksanakan tugas dalam menilai portofolio. Memiliki wawasan tentang sertifikasi guru dan manajemen diklat. penentuan sekretariat pelaksanaan sertifikasi guru. 1) Warga negara Indonesia yang berstatus sebagai dosen atau widyaiswara yang memenuhi persyaratan dan ditugaskan oleh Ketua Rayon LPTK. Berpendidikan minimal S2 (dapat S1 kependidikan dan S2 kependidikan. PSG menyusun deskripsi tugas tiap unsur kepanitiaan. Portofolio (Format 2) 3) 4) j. dan mencetak sesuai dengan jumlah pasang asesor. PSG membuat Daftar Penilaian Portofolio Individual dalam format excel yang dilengkapi dengan nama peserta. atau S1 nonkependidikan dan S2 kependidikan. 9. i. 18 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 19 . d. dan sanggup melaksanakan penilaian portofolio guru secara jujur dan objektif. serta waktu yang cukup untuk melaksanakan tugas. e. c. 8. PSG membuat Rekapitulasi Hasil Penilaian C3/Lampiran 19). serta waktu yang cukup untuk melaksanakan tugas. atau S1 dan S2 h.No. Memiliki wawasan tentang sertifikasi guru. kemampuan mengelola data dan informasi terutama ICT. PSG membuat Daftar Penilaian Portofolio Gabungan yang telah dilengkapi dengan nama peserta. b. dan nama dua asesor (Format C2/Lampiran 18). dalam format excel. Divisi Diklat Profesi Guru (PLPG) 10. komitmen tinggi terhadap tugas. Unsur Kepanitiaan Divisi Penilaian Kriteria Personalia melaksanakan tugas. Kriteria asesor adalah sebagai berikut. PSG melaksanakan rapat koordinasi pelaksanaan sertifikasi guru antarLPTK dalam satu rayon. Sesuai kebutuhan. Divisi Data dan Informasi 11. penentuan jadwal pelaksanaan penilaian portofolio. k. 1 PSG mengidentifikasikan dan melakukan pengemasan dokumen portofolio tiap asesor disertai dengan Daftar Portofolio Tiap Asesor kepada tiap asesor (Format C4/Lampiran 20). nonkependidikan yang sudah memiliki Akta V atau sertifikat Applied Approach). penentuan tempat dan jadwal PLPG. Memiliki wawasan tentang sertifikasi guru dan asesmen. komitmen tinggi terhadap tugas. Tiap LPTK penyelenggara sertifikasi guru memilih calon asesor untuk mengikuti pelatihan/pembekalan asesesor dalam menilai dokumen portofolio guru yang diselenggarakan Rayon LPTK dengan pelatih/instruktur dari Ditjen Dikti. LPTK bisa melibatkan widyaiswara LPMP dan atau P4TK sepanjang memenuhi persyaratan. dalam format excel.

m. t. dan ATK di tempat penilaian portofolio sesuai kesepakatan rapat rayon. PSG menyiapkan sofware. PSG menyiapkan format-format Surat Pertanggungjawaban keuangan. s. e. (f) Mekanisme penandatanganan Berita Acara Hasil Penilaian Portofolio. q. PSG menyiapkan Tanda Pengenal Asesor (Lampiran 22). B. hardware. PSG menyiapkan hardware dan petugas entry data (brainware) hasil penilaian portofolio. 2 Dapat diikat dengan tali. f. sesuai dengan ketentuan yang berlaku. PSG mengadakan pertemuan teknis (technical meeting) persiapan penilaian portofolio dengan para asesor. p. PSG memberikan Dokumen Portofolio Tiap Asesor yang telah dikemas disertai dengan Daftar Penilaian Portofolio Individual (kosong) kepada Asesor terkait untuk dinilai secara independen (Dengan Berita Acara BAPF: 4 pada Lampiran 24). PSG mencetak Hasil Penilaian Portofolio Gabungan (Format C2/Lampiran 18) dan memberikan kembali kepada asesor untuk diverifikasi apabila terdapat skor yang berbeda secara mencolok tiap unsur antardua asesor. PSG menyiapkan Berita Acara Penyerahan Dokumen Portofolio tiap asesor yang telah dipak disertai dengan Daftar Penilaian Portofolio Individual (kosong) dari PSG kepada setiap asesor (BA-PF: 4/Lampiran 24). PSG menyiapkan ATK untuk pelaksanaan sertifikasi guru. o. Dua asesor harus melakukan verifikasi hasil penilaian portofolio untuk mencapai kesepakatan jika hasil penilaian antar dua asesor di setiap unsur melebihi angka sebagai berikut. b. (g) Informasi lain yang dianggap perlu. (c) Mekanisme penyerahan hasil penilaian portofolio individual kepada petugas entry data. l. (e) Mekanisme entry data perbaikan skor setelah dilakukan verifikasi antar dua asesor penilai portofolio yang sama. PSG menyiapkan Daftar Hadir Asesor (Lampiran 21). (a) Mekanisme penilaian portofolio secara umum. r. PSG membawa Dokumen Portofolio tiap asesor yang telah dikemas2 disertai dengan Daftar Penilaian Portofolio ke tempat penilaian. PSG memberikan layanan akademik dan administratif kepada para asesor. (d) Mekanisme verifikasi skor yang berbeda (di luar toleransi) antara dua asesor penilai portofolio yang sama. maka kedua asesor 1 Bisa dikembangkan sesuai kebutuhan selama tidak bertentangan dengan ketentuan yang ada. 20 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 21 . Meskipun beda skor antardua asesor kurang dari batasan di atas. Pelaksanaan a. PSG mengalokasikan waktu kepada asesor untuk melaksanakan tugas penilaian dokumen portofolio. PSG menyiapkan software entry data hasil penilaian portofolio. n.oleh 2 (dua) orang asesor. c. Informasi yang diberikan antara lain sebagai berikut1. (b) Mekanisme penilaian portofolio individual. PSG menyiapkan Mekanisme Penilaian Portofolio1 (Lampiran 23). (a) Kualifikasi dan tugas pokok (15) (b) Pengembangan profesi (35) (c) Pendukung profesi (20) i. PSG menerima hasil penilaian portofolio dari asesor individual yang telah diisi oleh asesor (Format C1/Lampiran 17) dan melakukan entry data. brainware. namun bila skor total salah satu asesor di bawah batas lulus. d. h. PSG menyiapkan Berita Acara Penyerahan Dokumen Portofolio tiap asesor disertai dengan Daftar Penilaian Portofolio Individual (yang telah diisi oleh Asesor) dari Tiap Asesor kepada PSG (BA-PF: 5/Lampiran 25). 1 Bisa dikembangkan sesuai kebutuhan selama tidak bertentangan dengan ketentuan yang ada. g. Satu kemasan terdiri atas maksimal sepuluh bendel dokumen portofolio peserta.

asesor. Tindak Lanjut LPTK betanggung jawab dan menjamin bahwa guru yang lulus sertifikasi memiliki kompetensi pedagogik. atau PSG). dengan tembusan Dinas Pendidikan Provinsi. 22 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 23 . PSG mengadministrasikan dokumen portofolio setelah selesai dinilai oleh asesor sebagai arsip. q. p. C. 14 Tahun 2005. KSG. Jika pada saat sertifikasi dan atau di kemudian hari diperoleh informasi tentang penyimpangan pelaksanaan sertifikasi (oleh guru. Coretan tidak boleh dilakukan dengan tip-ex. PSG membuat laporan pelaksanaan dan hasil penilaian portofolio kepada LPTK Induk. PSG meminta berkas hasil penilaian awal beserta skor yang dicoret dan diparaf oleh asesor terhadap hasil kesepakatan objektif untuk diarsipkan. l. Apabila tidak terjadi kesepakatan antardua asesor maka diperlukan penilaian oleh asesor ketiga. PSG mencetak Rekapitulasi Hasil Penilaian Portofolio Tiap Mapel (Format C3/Lampiran 19) dan melaporkan ke Rektor LPTK Induk. Ditjen PMPTK.harus melakukan kesepakatan secara objektif. PSG melakukan re-entry data setelah dua asesor mencapai kesepakatan objektif dan perbedaan tiap unsur tidak lebih dari ketentuan skor di atas. LPMP. n. dan meminta kembali Berita Acara untuk PSG serta memberikan arsipnya kepada asesor. kepribadian. m. r. LPTK menindaklanjutinya dengan melakukan verifikasi dan mengambil tindakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. j. dan sosial sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang No. k. PSG memberikan Berita Acara Hasil Penilaian Portofolio (BA-PF: 5/Lampiran 25) untuk ditandatangani oleh asesor. Rektor LPTK Induk selaku ketua rayon mengirim hasil pelaksanaan penilaian portofolio kepada Ditjen Dikti. dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. PSG mengadministrasikan Hasil Penilaian Individual (sebelum kesepakatan dan mungkin ada perbaikan skor) sebagai arsip. PSG mencetak kembali Hasil Penilaian Portofolio Gabungan (Format C2/Lampiran 18) dan memberikan kepada asesor untuk ditandatangani oleh dua asesor. profesional. dan meminta kepada asesor untuk melampirkan Hasil Penilaian Individual Tiap Asesor (Format C1) dan Hasil Penilaian Gabungan (Format C2) yang telah ditandatangani oleh asesor. o.

efektif. Mekanisme Kerja Bagan organisasi Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru. Penyebaran informasi yang terkait dengan sistem penyelenggaraan sertifikasi guru dari berbagai pihak antara lain Depdiknas. Objektivitas penilaian terjamin dan mengurangi beban psikologis asesor (tidak menilai portofolio guru se daerah atau yang dikenal). Hal ini didasarkan pada pertimbangan sebagai berikut. dan KSG ke LPTK penyelenggara dapat dilakukan lebih mudah. b. 24 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 25 .1. dan tindak lanjut penyelenggaraan sertifikasi guru dalam jabatan. pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan dilakukan dengan rayonisasi. memungkinkan untuk pelaksanaan sertifikasi guru sesuai dengan jenis keahlian guru di sekolah sangat beragam dengan cara memanfaatkan asesor antar LPTK dalam satu rayon atau antar LPTK di luar rayon. disajikan pada Gambar 5. Rayonisasi LPTK 1. a. c. 2. Ditjen Dikti. Ditjen PMPTK. Mekanisme kerja Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru diuraikan sebagai berikut.BAB V ORGANISASI PELAKSANA SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN A. dan efisien. LPTK yang memiliki jumlah program studi yang terbatas. pelaksanaan. Rasional Sesuai dengan Keputusan Mendiknas Nomor 057/O/2007. LPTK Induk dan mitra berkolaborasi dalam perencanaan.

i. Pengaturan lebih lanjut secara operasional dituangkan dalam perjanjian kerja. Keputusan Mendiknas tentang Penetapan Perguruan Tinggi Penyelenggara Sertifikasi Guru Dalam Jabatan b. Rayon LPTK menerbitkan Sertifikat Pendidik (Format di Lampiran 28) yang ditandatangani oleh Rektor LPTK Induk selaku Ketua Rayon dan mengirimkannya kepada guru yang telah lulus sertifikasi. e. dan mengevaluasi PLPG.1 Bagan Rayonisasi LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru Penjelasan Bagan Rayonisasi LPTK Penyelengara Sertifikasi Guru. Apabila dalam rayon tidak terdapat program studi yang relevan dengan keahlian yang dinilai maka rayon dapat meminta bantuan asesor dari rayon lain. d. Peran dan Tugas GURU TK-SD-SMP-SMA-SMK-SLB PESERTA SERTIFIKASI SERTIFIKASI KOORDINASI 1. Kuota sertifikasi guru dalam jabatan secara nasional. LPTK Induk bersama LPTK Mitra dalam satu rayon membentuk Panitia Pelaksana Sertifikasi Guru (PSG). antara lain sebagai berikut. (LPTK INDUK) PF diserahkan LPTK-MITRA LPTK-MITRA PF diserahkan LPTK-MITRA PF diserahkan h. dan dinas pendidikan kabupaten/ kota. c. Dinas Kab/kota Dinas Kab/kota Dinas Kab/kota Dinas Kab/kota Dinas Kab/kota Dinas Kab/kota B. a. Keputusan Mendiknas tentang Panduan Penyusunan Portofolio.Penilaian PF f. d. Keputusan Mendiknas tentang Penetapan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Penyelenggara Pendidikan Profesi bagi Guru Dalam Jabatan. melaksanakan. e. b. transparan. Gambar 5. a. 26 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 27 . g. PSG merencanakan dan memanfaatkan anggaran secara proporsional. PSG mengadministrasikan hasil penilaian portofolio. f. PROVINSI X Penilaian PF Penilaian PF Rayon LPTK melaporkan peserta yang lulus ke Ditjen PMPTK dengan tembusan KSG. dinas pendidikan provinsi. PSG merencanakan. Peraturan Mendiknas tentang Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio. dan akuntabel. Peraturan Mendiknas tentang Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. Keputusan Mendiknas tentang Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio. h. c. Keputusan Mendiknas tentang Pembentukan Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG). Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mendiknas menetapkan Peraturan dan Ketentuan tentang Sertifikasi Guru. Penilaian portofolio oleh asesor dilakukan secara konsinyasi (dilakukan dalam tempat dan waktu yang sama) yang dikoordinasikan oleh LPTK Induk. PSG merencanakan pelaksanaan penilaian portofolio. RAYON I (LPTK INDUK) RAYON II (LPTK INDUK) RAYON III g.

Mengembangkan dan mengelola sistem informasi sertifikasi guru. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Mengkoordinasikan pelaksanaan monitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh tim independen. 28 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 29 . q. Melaksanakan seleksi LPTK penyelenggara sertifikasi guru dan pendidikan profesi. Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG) KSG melakukan hal-hal sebagai berikut. Melaksanakan harmonisasi dan sinkronisasi kebijakan sertifikasi guru. f. dan menindaklanjuti masukan masyarakat. Menampung. Mengembangkan Rambu-rambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). j. e. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Ditjen Dikti melakukan hal-hal sebagai berikut. dan LPMP.i. k. a. Mengembangkan instrumen tes kinerja peserta PPG. g. g. Mengembangkan instrumen tes tulis peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan mengelola bank soal. j. Keputusan Mendiknas tentang Pedoman Penyelenggaraan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. Mengembangkan Pedoman Penyelenggaraan Program Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. k. o. k. Mengembangkan Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio. Keputusan Mendiknas tentang Rambu-rambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). Melakukan koordinasi antar LPTK Penyelenggara. Menyusun naskah akademik KSG. Mengembangkan sistem dan mekanisme sertifikasi guru. dan mempublikasikan informasi sertifikasi guru. Mengembangkan instrumen tes tulis dan tes kinerja bagi peserta sertifikasi guru melalui jalur pendidikan p. l. b. Mengembangkan naskah akademik sistem sertifikasi guru. Melaksanakan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan sertifikasi guru serta merumuskan rekomendasi dalam rangka pengendalian proses dan hasil sertifikasi guru. LPTK dengan Dinas Pendidikan Provinsi. b. i. Memfasilitasi kegiatan KSG. Merumuskan standar proses dan hasil sertifikasi guru. Mengembangkan instrumen lain yang terkait dengan sertifikasi guru. Keputusan Mendiknas tentang Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio untuk Guru. c. f. c. Keputusan Mendiknas tentang Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. yang menjadi wilayah rayon LPTK h. j. Mengembangkan pedoman penyelenggaraan sertifikasi guru prajabatan. d. Keputusan Mendiknas tentang Pedoman Penetapan Peserta. Mengumpulkan. mengolah. a. Menetapkan kabupaten/kota penyelenggara sertifikasi guru. 2. l. Merancang rayonisasi PTPTK/LPTK penyelenggara sertifikasi guru. Mengembangkan Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio untuk Guru. d. Melaksanakan penjaminan mutu penyelenggaraan sertifikasi guru. m. Mengembangkan Panduan Penyusunan Portofolio. Mengembangkan Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. Program 3. m. n. menganalisis. h. e. i. Mengelola sistem registrasi guru yang bersertifikat.

Membentuk Panitia Sertifikasi Guru (PSG) tingkat provinsi untuk melaksanakan tugas-tugas sebagai berikut. Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2008 terdiri dari: Buku 1 Buku 2 Buku 3 Buku 4 Buku 5 Buku 6 : : : : : : Pedoman Penetapan Peserta. Melaksanakan sosialisasi mekanisme dan pelaksanaan sertifikasi guru kepada LPTK penyelenggara. PGRI. Mengidentifikasikan dan mengolah data untuk menetapkan kuota peserta sertifikasi guru di setiap provinsi dan kabupaten/kota. Melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan sertifikasi guru.r. i. a. Menyusun Pedoman Penetapan Peserta sertifikasi guru. Menyusun panduan penyaluran dana pelaksanaan sertifikasi guru. c. d. k. Membuat rekapitulasi peserta sertifikasi guru dari dinas pendidikan kabupaten/kota. Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio. Dewan Pendidikan Kabupaten/Kota dan asosiasi Guru lainnya. e. j. a. antara lain: rekapitulasi peserta sertifikasi guru ke dinas pendidikan provinsi. Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio untuk Guru. Memonitor kegiatan dinas pendidikan kabupaten/kota yang terkait dengan pelaksanaan sertifikasi guru. Dinas Pendidikan Provinsi Dinas pendidikan provinsi melakukan hal-hal sebagai berikut. b). Membuat daftar prioritas peserta sertifikasi guru berdasarkan kriteria yang ditetapkan oleh Ditjen. h. Memberi Nomor Registrasi Guru yang telah mendapat Sertifikat Pendidik untuk ditetapkan sebagai penerima tunjangan profesi. b. Panduan Penyusunan Portofolio. 4. pengawas. Mengembangkan sistem manajemen informasi peserta sertifikasi guru. Mensosialisasikan kebijakan yang berkaitan dengan pelaksanaan sertifikasi guru kepada dinas pendidikan provinsi dan dinas pendidikan kabupaten/kota. m. 5) 4) 2) 3) Buku 7 : f. a). 30 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 31 . l. guru. dan pengiriman berkas portofolio ke LPTK penyelenggara. Mengembangkan sistem dan mekanisme sertifikasi guru. 5. Direktorat Jenderal Peningkatan Kependidikan (Ditjen PMPTK) Mutu Pendidik dan Tenaga Ditjen PMPTK melakukan hal-hal sebagai berikut. Mengkoordinasikan pelaksanaan sertifikasi guru dengan dinas pendidikan provinsi. Mengolah dan menganalisis data sertifikasi guru. Penetapan peserta dilakukan secara terbuka dan transparan dengan melibatkan beberapa unsur terkait yaitu perwakilan dari kepala sekolah. g. Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. dan dinas pendidikan kabupaten/kota. Memfasilitasi Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). 1) Menerima dokumen dari Ditjen PMPTK sebagai berikut. Memfasilitasi dinas pendidikan provinsi dan dinas pendidikan kabupaten/kota dalam menjabarkan rambu-rambu kriteria seleksi internal provinsi. Jadwal Pelaksanaan Sertifikasi Guru Melaksanakan sosialisasi program sertifikasi kepada dinas kabupaten/kota dan guru di wilayah kerjanya. Melakukan kegiatan rekrutmen peserta sertifikasi guru SLB sebagai berikut: a). Pedoman Penyelenggaraan Program Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. Menyusun panduan penyaluran dana tunjangan profesi guru. Rambu-rambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). LPMP.

1 Disertai Rekapitulasi Peserta menggunakan Format B2 dalam bentuk hardcopy dan softcopy. Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) LPMP melakukan antara lain hal-hal sebagai berikut. g. Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2008 terdiri dari: b). Menyalurkan nomor peserta dalam bentuk rentang ke dinas pendidikan kabupaten/kota. Merekrut. menetapkan (dengan surat keputusan dinas pendidikan provinsi). i. terutama guru yang memiliki kualifikasi akademik S1/D4. Menetapkan nomor peserta sertifikasi guru provinsi dan kabupaten/kota dalam bentuk rentang menurut jenjang dan jenis pendidikan. Menerima kembali Format A1 kemudian mengirimkan format tersebut ke Ditjen PMPTK melalui Direktorat Profesi Pendidik. f. Menetapkan nomor peserta sertifikasi guru di wilayahnya berdasarkan rentang yang dibuat oleh LPMP. Mendistribusikan Format A1 tentang Formulir Pendaftaran (Lampiran 1) dan Format A2 tentang Biodata Peserta Sertifikasi Guru (Lampiran 4) ke kabupaten/kota. h. Menerima kembali Format A2 menjadi data dalam bentuk soft file. memverifikasi dokumen portofolio guru SLB dan mengirimkan ke LPTK penyelengara sertifikasi guru dalam jabatan1. Tatacara pemberian nomor peserta sesuai dengan Lampiran 5. i.a). Jadwal Pelaksanaan Sertifikasi Guru c. Buku 2 : Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio. g. kemudian mengirimkan data tersebut (hardcopy dan softcopy) ke Ditjen PMPTK melalui Direktorat Profesi Pendidik. Mengkoordinasikan persiapan pelaksanaan sertifikasi guru di wilayahnya. Buku 5 : Rambu-rambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). Mengidentifikasikan dan menampilkan data based guru. Membentuk Panitia Sertifikasi Guru (PSG) di LPMP untuk melaksanakan tugas-tugas berkaitan dengan sertifikasi guru. Buku 7 : Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. h. Menetapkan peserta sertifikasi guru sesuai dengan kuota melalui surat keputusan kepala dinas pendidikan provinsi. d. b. f. b). e. d. Buku 3 : Panduan Penyusunan Portofolio. 6. Memfasilitasi pendanaan persiapan pelaksanaan diklat profesi guru di wilayahnya. Buku 4 : Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio untuk Guru. 6) Melaksanakan tugas lain berkaitan dengan sertifikasi guru. dan ke dinas pendidikan provinsi untuk guru Pendidikan Luar Biasa (PLB). b. e. Melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan sertifikasi guru di wilayahnya. a. Memfasilitasi kegiatan panitia sertifikasi guru. Buku 6 : Pedoman Penyelenggaraan Program Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. Menerima dokumen dari Ditjen PMPTK sebagai berikut. c). Mengendalikan kualitas penyelenggaraan sertifikasi guru sesuai dengan pedoman dan kewenangan dinas pendidikan provinsi. Bersama LPMP dan dinas pendidikan kabupaten/kota menghitung dan menetapkan kuota peserta sertifikasi kabupaten/kota. 32 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 33 . Format A1 (formulir pendaftaran) dan Format A2 (Biodata) kosong dari Ditjen PMPTK melalui Direktorat Profesi Pendidik. Memproses dan menyalurkan tunjangan profesi bagi guru yang telah lulus sertifikasi. Buku 1 : Pedoman Penetapan Peserta. Bersama dinas pendidikan provinsi dan kabupaten/kota menghitung dan menyepakati kuota peserta sertifikasi kabupaten/kota. c. c).

Panduan Penyusunan Portofolio (Buku 3). Membuat laporan pelaksanaan sertifikasi guru kepada Dirjen PMPTK melalui Direktur Profesi Pendidik. guru. Menetapkan peserta sertifikasi guru sesuai dengan kuota melalui surat keputusan kepala dinas pendidikan kabupaten/kota.j. dan (6) jadwal penyerahan dokumen portofolio. Menyalurkan biaya penyelenggaraan sertifikasi kepada LPTK. pengawas. LPMP). Menugaskan pengawas untuk melakukan penilaian pelaksanaan pembelajaran dan kompetensi kepribadian dan sosial (penilaian atasan) secara objektif dan memberikan sangsi sesuai dengan ketentuan yang berlaku kepada pengawas yang tidak melakukan tugas ini dengan baik. (4) syarat mengikuti serifikasi. Buku 6 : Pedoman Penyelenggaraan Program Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota Dinas pendidikan kabupaten/kota bertugas sebagai berikut. 1) Membuat daftar prioritas peserta sertifikasi guru berdasarkan kriteria yang ditetapkan oleh Ditjen PMPTK dan kesepakatan tingkat provinsi. Buku 2 : Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio. PGRI. Tatacara pemberian nomor peserta sesuai dengan Lampiran 5. Melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan sertifikasi guru. Menugaskan kepala sekolah untuk memverifikasi kebenaran dan keabsahan dokumen-dokumen yang diserahkan oleh guru dan memberikan sangsi sesuai dengan ketentuan yang berlaku kepada kepala sekolah yang tidak melaksanakan tugas ini dengan baik. k. LPTK penyelenggara. kabupaten/kota. m. (b) Panduan Penyusunan Portofolio (Buku 3) sejumlah peserta sertifikasi guru yang ada di wilayahnya. Membuat dan melakukan perjanjian kerja dengan LPTK tentang penggunaan dana sertifikasi guru sesuai Pedoman Penyaluran Dana Sertifikasi Guru dari Ditjen PMPTK. Membentuk Panitia Sertifikasi Guru (PSG) tingkat kabupaten/kota dengan tugas-tugas sebagai berikut. Buku 3 : Panduan Penyusunan Portofolio. l. Materi sosialisasi minimal mencakup: (1) prosedur dan tatacara pendaftaran. Mendistribusikan nomor peserta. a. 6) 7) 2) 3) 4) 8) 9) 34 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 35 . Buku 4 : Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio untuk Guru. (2) prosedur dan tatacara sertifikasi guru dalam jabatan. Buku 5 : Rambu-rambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). n. Buku 7 : Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. b) Format A1 dan Format A2 untuk sejumlah peserta c) Jadwal Pelaksanaan Sertifikasi Guru 5) Mengkomunikasikan: (a) Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio untuk guru (Buku 4). Menerima dokumen dari Ditjen PMPTK atau dinas pendidikan provinsi sebagai berikut. Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio untuk guru (Buku 4). 7. Menetapkan nomor peserta sertifikasi guru di wilayahnya berdasarkan rentang yang dibuat oleh LPMP. Melakukan koordinasi dengan instansi lain yang terkait. Penetapan peserta dilakukan secara terbuka dan transparan dengan melibatkan beberapa unsur terkait yaitu perwakilan dari kepala sekolah. a) Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2008 terdiri dari Buku 1 : Pedoman Penetapan Peserta. dan asosiasi Guru lainnya. Melakukan sosialisasi sertifikasi kepada guru di wilayahnya. (5) prosedur penyusunan portofolio dan penjelasan tentang rubrik portofolio. (3) peranan lembaga-lembaga terkait (dinas pendidikan provinsi. Format A1 dan Format A2 kepada guru yang masuk kuota.

dokumen portofolio tersebut tidak diambil. Di bagian belakang setiap foto ditulis identitas peserta (nama dan nomor peserta) c) Pas photo terbaru peserta. a) Meneruskan pengumuman hasil sertifikasi guru kepada peserta sertifikasi. Dokumen dibuat dalam bentuk hardcopy dan softcopy Excel. Format B1 dalam bentuk hardcopy dan softcopy. Penyerahan dokumen tersebut disertai dengan Berita Acara Serah Terima Berkas Sertifikasi Guru (BA-PF: 1) pada Lampiran 13. c) Menyerahkan sertifikat pendidik kepada peserta yang melalui sekolah tempat peserta bertugas. lulus d) Mengkomunikasikan dan mengkoordinasikan peserta yang harus melakukan kegiatan-kegiatan untuk melengkapi dokumen portofolio. b. e) Mengkomunikasikan dan mengkoordinasikan peserta yang harus mengikuti PLPG. 1 Format B1 adalah Daftar Rekapitulasi Peserta yang telah menyerahkan: (1) Format A1. Penyerahan disertai dengan Berita Acara Serah Terima Dokumen (BAPF: 1A di Lampiran 14). 12) Membuat rekapitulasi peserta sertifikasi guru menggunakan Format B1 (Rekap Peserta Sertifikasi Kabupaten/Kota) (Lampiran 11). berwarna. 18) Menerima dokumen rekapitulasi hasil penilaian portofolio dan sertifikat pendidik (bagi peserta yang lulus) dari Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi (Format C3 pada Lampiran 19 yang telah diisi LPTK Penyelenggara). 15) Merekap peserta yang menyerahkan portofolio dengan Format B1 pada Lampiran 11. Di bagian belakang setiap pas photo dituliskan identitas peserta (nama dan nomor peserta). b) Format A2 yang telah diisi oleh peserta sertifikasi disertai rekaputulasinya (Format B1 pada Lampiran 11 yang telah diisi). minimal setelah 2 minggu dari pengumuman kelulusan. 14) Menghimpun dokumen portofolio yang telah disusun oleh peserta sertifikasi guru (dua rangkap untuk setiap guru secara tidak terpisah). maka di luar tanggung jawab LPTK. b) Rekapitulasi peserta berdasarkan nomor peserta (Format B1 pada Lampiran 11 yang telah diisi). 19) Menindaklanjuti hasil penilaian portofolio sebagai berikut. 13) Menyerahkan kepada LPMP dokumen-dokumen sebagai berikut: a) Format A1 yang telah diisi oleh peserta sertifikasi disertai rekapitulasinya (Format B11 pada Lampiran 11 yang telah diisi) dalam bentuk hard copy dan soft copy Excel. Penyerahan dokumen tersebut disertai dengan Berita Acara Serah Terima Dokumen Portofolio (BA-PF: 2 pada Lampiran 15). 17) Menyerahkan rekapitulasi peserta sertifikasi guru (Format B1 pada Lampiran 11) yang telah diisi ke dinas pendidikan provinsi. selanjutnya diserahkan kembali ke Rayon LPTK.10) Mengecek kebenaran dokumen-dokumen dari guru sebagai berikut: a) Format A1 dan Format A2 yang telah diisi oleh guru b) Dokumen Portofolio rangkap dua c) Pasfoto terbaru berwarna ukuran 3 x 4 cm sebanyak 4 lembar. 36 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 37 . masing-masing peserta rangkap dua. dan (3) Dokumen Portofolio. (2) Format A2. Jika dalam kurun waktu lebih dari 3 bulan. b) Meminta peserta yang lulus menunggu pengumuman lebih lanjut untuk memperoleh sertifikat pendidik dan nomor registrasi dari Depdiknas. sebanyak 4 lembar. 16) Menyerahkan dokumen-dokumen kepada Rayon LPTK sebagai berikut: a) Portofolio. 11) Memverifikasi kebenaran dan keabsahan dokumen-dokumen portofolio dengan melibatkan pengawas sebelum diserahkan ke LPTK/. Mengendalikan kualitas penyelengaraan sertifikasi guru sesuai dengan pedoman dan kewenangan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. 20) Mengambil bendel pertama dokumen portofolio yang memuat bukti fisik asli untuk komponen 2 dan 8. ukuran 3 x 4 cm.

yang terdiri dari: Buku 1 Buku 2 Buku 3 Buku 4 Buku 5 Buku 6 Buku 7 : Pedoman Penetapan Peserta : Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio. Melakukan koordinasi dengan LPMP berkaitan dengan pelaksanaan sertifikasi guru. Sertifikat ditandatangani oleh Rektor LPTK ketua rayon. Memverifikasi peserta yang diindikasikan melakukan pelanggaran dan jika benar peserta yang bersangkutan melakukan pelanggaran/kecurangan. Merencanakan. Melakukan entry rekapitulasinya. o. Memberikan Sertifikat Pendidik bagi guru yang telah lulus sertifikasi. r. dengan tugas sebagai berikut. Format Sertifikat Pendidik tertera di Lampiran 28. melaksanakan.c. Mengkoordinasikan dan mengendalikan pelaksanaan penilaian portofolio. Guru Kabupaten/Kota (Format B1 pada Lampiran 11) dalam bentuk hard dan softcopy). h. Mengadministrasikan dokumen portofolio untuk dinilai oleh dua asesor. : Panduan Penyusunan Portofolio. Menerima dokumen Pedoman Pelaksanaan Sertifikasi Guru dari Ditjen Dikti. Melaksanakan penilaian ulang portofolio oleh asesor yang sama bagi peserta yang telah melengkapi kekurangan dokumen portofolio. l. Pengisian bangko sertifikat pendidik berpedoman pada ketentuan di Lampiran 29. Rayon LPTK Rayon LPTK terdiri atas LPTK Induk dan LPTK Mitra sesuai dengan penetapan Depdiknas. g. i. Merencanakan penilaian portofolio. k. Menetapkan hasil penilaian portofolio: 1) 2) 3) 4) 5) 6) lulus sertifikasi melengkapi Administrasi melengkapi substansi mengikuti PLPG Tidak lulus sertifikasi didiskualifikasi n. d. Meminta asesor dari rayon lain apabila dalam rayon tersebut tidak terdapat asesor program studi yang relevan (jika diperlukan). data hasil penilaian kegiatan asesor persiapan dan dan membuat b. Merekrut asesor berdasarkan rambu-rambu kriteria yang ditetapkan Ditjen Dikti (jika asesor yang direkrut tahun 2008 kurang mencukupi). dan mengevaluasi PLPG. : Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. Menerima dokumen portofolio dari dinas pendidikan kabupaten/kota beserta daftar rekapitulasinya. m. Mengundang asesor dan melakukan pengarahan (coaching). Menyiapkan tempat dan mengalokasikan waktu penilaian portofolio beserta perangkat pendukungnya. 8. LPTK menetapkan status diskualifikasi dan dikembalikan ke dinas pendidikan kabupaten/kota. Daftar Rekaiptulasi Peserta Sertifikasi 38 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 39 . LPTK Induk dan LPTK Mitra dalam satu rayon membentuk Panitia Sertifikasi Guru (PSG). a. : Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio untuk Guru. p. Memproses tunjangan profesi bagi guru yang telah lulus sertifikasi. Melaksanakan pelatihan/pembekalan asesor dengan nara sumber dari Ditjen Dikti (jika merekrut asesor baru). : Pedoman Penyelenggaraan Program Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. e. : Rambu-rambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). c. j. q. Memberi Nomor Pokok Peserta PLPG. f.

Memiliki nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK). Menyerahkan kepada guru melalui dinas pendidikan kabupaten/kota bendel pertama dokumen portofolio yang memuat bukti fisik asli untuk komponen 2 dan 8. dan (5) jadwal penyerahan dokumen portofolio. sebanyak 4 lembar. mengalokasikan. dokumen portofolio tersebut tidak diambil. transparan. menyiapkan pas photo terbaru (6 bulan terakhir). Melaporkan peserta sertifikasi guru yang sudah mendapat sertifikat pendidik kepada Ditjen PMPTK untuk memperoleh Nomor Registrasi Guru. maka di luar tanggung jawab LPTK. b. (3) pangkat/golongan (bagi PNS).s. c. Peserta sertifikasi memperoleh: (a) Nomor Peserta. Bukti fisik (sertifikat/piagam) untuk komponen 2 dan 8 dalam bendel pertama harus asli 1 Bukti serah terima dibuat LPTK 40 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 41 . yang meliputi: 1) 2) 3) t. u. (c) Pedoman Penyusunan Perangkat Portofolio Sertifikasi Guru (Buku 3). dan LPMP menggunakan Format C3 pada Lampiran 19. Pengisian Format A1 berpedoman pada Panduan Pengisian Formulir Pendaftaran Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2008 (Lampiran 2). dan dinas pendidikan kabupaten/kota. e. (5) jabatan/tugas tambahan. w. (4) prosedur penyusunan dokumen portofolio dan penjelasan tentang rubrik portofolio. Melaporkan hasil sertifikasi kepada Ditjen Dikti. berukuran 3 x 4 (berwarna. Memiliki masa kerja sebagai guru minimal 5 tahun pada satu sekolah atau sekolah yang berbeda dalam yayasan yang sama. Merencanakan. Guru bukan PNS yang berstatus guru tetap yayasan (GTY) atau guru yang diangkat oleh Pemda yang mengajar pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah. Penyerahan dokumen dilengkapi dengan bukti serah terima secara tertulis. (b) Pedoman Sertifikasi bagi Peserta untuk guru. Peserta Sertifikasi Mengacu pada Permendiknas Nomor 18 Tahun 2007. Ditjen PMPTK. Selain itu. dengan materi minimal meliputi: (1) 1 5) 6) d. Format A2. (d) Format A1 (Lampiran 1). (2) prosedur dan tatacara sertifikasi guru dalam jabatan. persyaratan utama peserta sertifikasi bagi guru dalam jabatan adalah guru yang telah memiliki kualifikasi akademik sarjana (S1) atau diploma empat (D-IV) dan masa kerja minimal 5 (lima) tahun. Guru dalam jabatan peserta sertifikasi melaksanakan aktivitas sebagai berikut. Di belakang setiap pas photo dituliskan nama dan nomor peserta. Peserta mengisi Format A1. Guru PNS yang mengajar pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah atau guru yang diperbantukan pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat. Kesempatan mengikuti ujian ulang diberikan sebanyak dua kali dengan rentang waktu sekurang-kurangnya dua minggu terhitung sejak tanggal pengumuman. mengingat kuota peserta sertifikasi tiap tahun terbatas dan jumlah guru yang memenuhi persyaratan kualifikasi akademik minimal bervariasi maka dinas pendidikan provinsi atau dinas kabupaten/kota memprioritaskan (1) masa kerja/pengalaman mengajar sebagai guru. Mempelajari berbagai persyaratan peserta sertifikasi. prosedur dan tatacara pendaftaran. v. Peserta menunggu hasil penilaian portofolio. dan (5) Format A2 (Lampiran 4) dari dinas pendidikan kabupaten/kota. (2) usia. dengan tembusan dinas pendidikan provinsi. 1 Memiliki kualifikasi akademik minimal sarjana (S1) atau diploma empat (D-IV) dari program studi yang terakreditasi. bukan polaroid). a. Melaksanakan ujian ulang bagi peserta PLPG yang belum lulus. dan menyusun dokumen portofolio 2 (dua) bendel1 kemudian menyerahkan ke dinas pendidikan kabupaten/kota. Mengikuti sosialisasi sertifikasi guru yang diselenggarakan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota. dan akuntabel. 4) 9. dan (6) prestasi kerja. minimal setelah 2 minggu setelah pengumuman kelulusan. (4) beban mengajar. dan memanfaatkan anggaran secara proporsional. Jika dalam kurun waktu lebih dari 3 bulan. Mengajar di sekolah umum di bawah binaan Departemen Pendidikan Nasional. (3) syarat mengikuti serifikasi. KSG.

Sesuai Undang undang Nomor 14 Tahun 2005 Pasal 11 ayat (2). dan Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan menyatakan guru dan dosen adalah pendidik profesional. Apabila tidak lulus peserta diserahkan kembali ke dinas pendidikan kabupaten/kota. institusi penyelenggara sertifikasi guru adalah perguruan tinggi yang memiliki program pengadaan tenaga kependidikan yang terakreditasi dan ditetapkan oleh pemerintah. (2) kualitas proses pembelajaran sebagai wujud pelaksanan tridharma perguruan tinggi. g. (4) jumlah program studi kependidikan yang ada (S1. 1) 2) Melengkapi administrasi apabila skor hasil penilaian portofolio telah mencapai batas kelulusan. Mengikuti PLPG yang dilaksanakan oleh LPTK penyelenggara sertifikasi dan diakhiri dengan uji kompetensi yang pelaksanaannya difasilitasi oleh dinas pendidikan provinasi dan atau dinas pendidikan kabupaten/kota. BAB VI KONSORSIUM SERTIFIKASI GURU A. Penetapan perguruan tinggi yang memiliki program pengadaan tenaga kependidikan (PTPTK/LPTK) sebagai penyelenggara sertifikasi guru berdasarkan berbagai pertimbangan objektif yang terkait dengan (1) keberadaan dan kualitas sumberdaya manusia. yaitu: (1) melalui penilaian portofolio dan (2) melalui jalur pendidikan. Peserta yang tidak lulus diberi kesempatan mengikuti ujian ulang sebanyak dua kali. khusus untuk guru PLB ke dinas pendidikan provinsi. maka untuk standarisasi kualitas proses dan hasil sertifikasi guru diperlukan institusi berbentuk konsorsium. sebagai berikut. (5) komitmen perguruan tinggi dalam memberikan laporan Evaluasi Program Studi Berdasarkan Evaluasi Diri (EPSBED) kepada Ditjen Dikti setiap akhir semester. Jadwal pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan melalui penilaian portofolio terdapat pada Lampiran 26 dan Lampiran 27 adalah jadwal pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan melalui jalur pendidikan. keanggotaan KSG terdiri atas berbagai institusi yang terkait dengan penyelenggaraan sertifikasi guru. Jadwal Pelaksanaan Sertifikasi Guru Tahun 2008 Pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan tahun 2008 meliputi dua kelompok sasaran. Peserta yang dinyatakan tidak lulus karena tidak sesuai dengan kriteria penetapan peserta atau terbukti melakukan pemalsuan dokumen portofolio dan tidak lulus ujian ulang kedua diserahkan kembali ke dinas pendidikan kabupaten/kota C. (3) peringkat akreditasi BAN-PT. S2. Untuk itu dalam rangka menjamin kualitas guru perlu dilakukan uji kompetensi untuk memperoleh sertifikat pendidik. Sertifikasi guru merupakan upaya peningkatan mutu pendidik yang diikuti dengan peningkatan kesejahteraan guru. Undang-undang RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. yakni Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG). Pelaksanaan sertifikasi guru melibatkan berbagai institusi. tetapi masih ada kekurangan administrasi.f. Rasional Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. dan (6) ketaatan azas dalam penyelenggaraan perguruan tinggi sesuai dengan peraturan dan perundangan yang ada. 3) 4) h. 42 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 43 . Melakukan berbagai kegiatan untuk melengkapi dokumen portofolio bagi peserta dengan hasil penilaian portofolio belum mencapai skor minimal kelulusan yaitu memiliki skor 841-849 harus memenuhi skor minimal. dan S3). Sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 056/P/2007. Melalui sertifikasi diharapkan kinerja guru meningkat yang berimplikasi pada peningkatan mutu pendidikan nasional secara berkelanjutan. dengan tenggang waktu sekurang-kurangnya dua minggu. Peserta yang Tidak Lulus dalam penilaian portofolio direkomendasi oleh LPTK penyelenggara sertifikasi sebagai berikut. Peserta yang Lulus memperoleh Sertifikat Pendidik.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Depdiknas. 10. wakil ketua. Dekan FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta. Dekan FKIP Universitas Palangkaraya. 6. 5. C. Dalam rangka melaksanakan tugas. Tugas 1. 6. 5. Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 056/P/2007 tentang Pembentukan Konsorsium Sertifikasi Guru. Penetapan Konsorsium 1. B. Ketua Konsorsium Sertifikasi Guru membentuk Pelaksana Harian yang diketuai oleh Sekretaris Eksekutif. 3. 3. 44 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 45 . Sekretaris Jenderal Departemen Agama. Konsorsium Sertifikasi Guru dan Pelaksana Harian dalam melaksanakan tugas dibantu sekretariat yang berkedudukan di Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari Sekretaris Eksekutif membentuk divisi-divisi dan tim ad hoc sesuai kebutuhan. Rektor Universitas Pendidikan Indonesia. Mendiknas menetapkan Pembentukan Konsorsium Sertifikasi Guru dengan susunan keanggotaan: ketua. Rektor Universitas Negeri Makasar. 2. E. Dasar Hukum 1.1. KSG menetapkan tata kerja dan program kerja konsorsium berdasarkan keputusan Ketua. Direktur Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Depdiknas. 4. Melaksanakan harmonisasi dan sinkronisasi kebijakan sertifikasi guru. 8. Undang-undang RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. 2. 3. 11. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 18 Tahun 2007 tentang Sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan. 9. 5. dan anggota konsorsium. Rektor Universitas Negeri Padang. Rektor IKIP PGRI Semarang. Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 057/O/2007 tentang Penetapan Perguruan Tinggi Penyelenggara Sertifikasi bagi Guru Dalam Jabatan. Merumuskan standarisasi proses dan hasil sertifikasi guru. Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. berikut ini. 4. 7. 4. 2.1. D. Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. 2. Organisasi Bagan struktur organisasi KSG disajikan pada gambar 6. Rektor Universitas Katholik Sanata Dharma Yogyakarya.

b. Tugas Konsorsium Sertifikasi Guru a.Ketua : Dirjen Dikti F. Menjabarkan dan melaksanakan program kerja KSG Tim Monev Independen e. Rektor Universitas Pendidikan Indonesia. b. Kabupaten/Kota. Rektor Universitas Negeri Makasar. 4. 46 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 47 . Sekretariat 1 (Ditjen Dikti) Sekretariat 2 (Depag) c. i. Mengembangkan indikator kompetensi lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Gambar 6. Sekretaris Eksekutif a. Rektor IKIP PGRI Semarang. Menyusun Pedoman Penetapan Peserta. Deskripsi Tugas Unsur-Unsur KSG 1. Rektor Universitas Negeri Padang. LPTK dengan Dinas Pendidikan Provinsi. b. Melaksanakan kebijakan KSG dalam kegiatan sehari-hari b. f. Dekan FKIP Universitas Palangkaraya. c. monitoring dan evaluasi yang 2. Bertanggungjawab atas seluruh pelaksanaan tugas harian Sekretaris Eksekutif : Direktur Ketenagaan Ditjen Dikti Wakil Sekretaris Eksekutif I : Direktur Profesi Pendidik Ditjen PMPTK Wakil Sekretaris Eksekutif II : Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam Depag 3. Melakukan koordinasi antar LPTK Penyelenggara. Mengkoordinasikan pelaksanaan dilakukan oleh Tim independen. Memfasilitasi pelaksanaan tugas Sekretaris Eksekutif. Mengadministrasikan dokumen hasil kerja divisi dan tim ad hoc. c. g. h. : Sekretaris Jenderal Departemen Agama. Rektor Universitas Katholik Sanata Dharma Yogyakarya. Melaksanakan harmonisasi dan sinkronisasi kebijakan sertifikasi guru. Dekan FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta. Mengkoordinasikan pelaksanaan kerja divisi dan tim ad hoc d. e.1 Bagan Organisasi Konsorsium Sertifikasi Guru d. Merumuskan standar proses dan hasil sertifikasi guru Wakil Ketua : Dirjen PMPTK Anggota a. dan LPTK dengan KSG b. Memfasilitasi pelaksanaan tugas divisi dan tim ad hoc. Melakukan pengendalian proses dan hasil sertifikasi guru Rayon LPTK c. Sekretariat a. d. Divisi Penjaminan Mutu Divisi Penjaminan Mutu Divisi Data dan Informasi Tim Ad Hoc a. Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Melakukan koordinasi dengan berbagai institusi lain yang terkait dengan pelaksanaan sertifikasi guru c.

e. f. Menyusun Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio. c. g. menganalisis. Menyusun Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. Mengembangkan rambu-rambu kurikulum Diklat Profesi Guru (PLPG). Tim AD HOC Melaksanakan kegiatan sesuai dengan deskripsi tugas yang diberikan sekretaris eksekutif. Mengembangkan instrumen lain yang terkait dengan sertifikasi guru. e. c. i. Pembiayaan Biaya operasional kegiatan Konsorsium Sertifikasi Guru dibebankan pada: 1. d. h. G. masukan Anggaran yang relevan pada Departemen Pendidikan Nasional dan Departemen Agama. Mengembangkan instrumen tes tulis perserta PPG dan mengelola bank soal. h. Mengembangkan dan mengelola sistem koding data sertifikasi guru. f. Sumber dana lain yang sah dan tidak mengikat. 6. b. j. dan menindaklanjuti Menyusun laporan kegiatan divisi. Menampung. g. Menetapkan rayonisasi PTPTK/LPTK penyelenggara sertifikasi guru. f. Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan divisi.e. Mengembangkan instrumen tes kinerja peserta PPG. Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan devisi. Menyusun naskah akademik dan pedoman penyelenggaraan sertifikasi guru dalam jabatan dan prajabatan. Menyusun Panduan Penyusunan Portofolio. j. g. Mengembangkan dan mengelola sistem informasi sertifikasi guru. Menyusun Pedoman Penyelenggaraan Program Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. mengolah. Menyusun naskah akademik sistem sertifikasi guru. Mengembangkan instrumen portofolio guru beserta rubriknya. antara lain sebagai berikut. 2. Melaksanakan monitoring dan evaluasi internal penyelenggaraan sertifikasi guru. d. b. masyarakat. Menyusun Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio untuk Guru. Menyusun Rambu-rambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). Mengumpulkan. 48 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 49 . Divisi Data dan Informasi a. 5. dan mempublikasikan informasi sertifikasi guru. a. Mengelola sistem registrasi guru yang bersertifikat. i.

LAMPIRAN 50 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 51 .

Anda sudah mengisi huruf/angka di dalam kotak tetapi tidak menghitamkan bulatannya. a. sehingga tidak akan membuat kesalahan. Format A1 harus diisi dengan pensil 2B (gunakan pensil 2B yang asli dan hati-hati dengan pensil tiruan). atau jangan sampai lupa. kecuali pada kolom pernyataan dan tanda tangan. Jangan sekali-kali menghitamkan bulatan atau menulis sesuatu pada bagian formulir yang tidak diminta untuk diisi. hapuslah bagian/bulatan yang salah dengan penghapus pensil yang baik dan bersih. pen. dan pensil HB. atau basah. 52 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 53 . Cara mengarsir bulatan harus dihitamkan sampai penuh dan jangan sampai keluar dari garis bulatan. Pada waktu menghitamkan satu bulatan. Format A1 tidak boleh diisi dengan balpoin. kemudian perhatikan hal-hal sebagai berikut. harus sehitam mungkin tetapi jangan sampai merusak formulir. PETUNJUK UMUM 1.Lampiran 1 CONTOH FORMAT A1 PANDUAN PENGISIAN FORMULIR PENDAFTARAN PESERTA SERTIFIKASI GURU TAHUN 2008 Lampiran 2 A. Formulir Pendaftaran Peserta Sertifikasi Guru (Format A1) akan dibaca komputer secara digital (dengan menggunakan mesin Digital Mark Reader (DMR). c. karena isian tersebut otomatis dianggap salah. 2. sobek. terlipat. 3. pendaftar harus membaca panduan ini dengan seksama. b. Jika terjadi salah pengisian. 6. 5. 4. Format A1 tidak boleh kotor. Periksa ulang apakah antara huruf/angka yang Anda tulis di dalam kotak dengan bulatan yang Anda arsir sudah sesuai. Jangan sampai menghitamkan lebih dari satu bulatan dalam satu kolom. Oleh karena itu.

Susunan dan ejaan harus sesuai dengan nama yang tertulis pada SK Anda. Ketentuan pemberian nomor peserta dijelaskan secara rinci pada buku Pedoman Sertifikasi bagi Guru Dalam Jabatan. K-04 NAMA PESERTA (Tanpa Gelar) Isilah nama Anda pada tempat yang tersedia. kemudian hitamkan bulatan yang sesuai dengan nomor peserta. Contoh: Peserta sertifikasi guru dengn nomor peserta 08091540210101. Jika nama Anda terdiri atas dua atau lebih suku kata. maka antar suku kata diberi spasi. Contoh: MOHAMMAD ALDI FIRMANSYAH. disingkat menjadi: M ALDI FIRMANSYAH. Nama yang terlalu panjang bisa disingkat dengan singkatan yang lazim digunakan. 54 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 55 . termasuk antara singkatan nama dan nama. Nama harus ditulis sedemikian rupa sehingga dapat tercakup dalam tempat yang tersedia (20 huruf). K-02 NUPTK Contoh: Peserta yang memiliki NUPTK 1038755657300033. Hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka yang Anda isi.B. K-03 NIP (Khusus bagi PNS) Isilah NIP Anda sesuai dengan SK Pengangkatan Anda pada kolom yang tersedia (9 angka). tulislah secara lengkap 08091540210101. Nomor peserta diberikan oleh dinas pendidikan Kabupaten/Kota. PETUNJUK PENGISIAN K-01 NOMOR PESERTA Isilah nomor peserta pada Format A1 pada tempat yang tersedia sesuai dengan nomor peserta Anda. Jika guru tetap yayasan tidak perlu menuliskan nomor ini. Contoh: Peserta yang memiliki NIP 132098120. tulislah secara lengkap dimulai dari sebelah kiri. kemudian hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka tersebut. tulislah secara lengkap dimulai dari sebelah kiri.

isilah kode bidang studi S3 Anda pada tempat yang tersedia (3 angka). isilah kode bidang studi S2 Anda pada tempat yang tersedia (3 angka). Contoh: Jika Anda memiliki kualifikasi tertinggi S2. Contoh: Peserta dengan latar belakang S2 Ilmu Ekonomi dan Akuntansi mengisikan kode 012 K-11 BIDANG STUDI S3 Jika memiliki ijazah S3.005 tulislah secara lengkap dimulai dari sebelah kiri tidak disertai titik. 56 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 57 . K-08 PENDIDIKAN Hitamkan satu bulatan yang sesuai dengan kualifikasi akademik tertinggi Anda.2. Contoh: Peserta dengan latar belakang S3 Ilmu Kesehatan Masyarakat mengisikan kode 012 K-07 JENIS KELAMIN Hitamkan satu bulatan yang sesuai dengan jenis kelamin Anda. Hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka yang Anda isi. Daftar Kode Bidang Studi S1/D-IV terdapat pada Lampiran 8. Daftar Kode Bidang Studi S2 terdapat pada Lampiran 9. Contoh : Peserta sertifikasi bernama MOHAMMAD ALDI FIRMANSYAH memiliki jenis kelamin laki-laki. dengan mengisi tanggal. Bagi Anda yang mengajar di beberapa sekolah. maka Anda harus menghitamkan bulatan S2 K-09 BIDANG STUDI S1/D-IV Isilah kode bidang studi S1/D-IV Anda.0501. Hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka yang Anda isi. Contoh: Nomor statistik sekolah tempat seorang peserta sertifikasi guru bertugas adalah 20. pada tempat yang tersedia (3 angka). Daftar Kode Bidang Studi S3 terdapat pada Lampiran 10. Hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka yang Anda isi. bulan dan tahun masingmasing 2 angka dari belakang. Contoh: Peserta dengan latar belakang S1 Pendidikan Kimia mengisikan kode 403 K-06 TANGGAL LAHIR Isilah tanggal lahir Anda pada tempat yang tersedia.K-05 NOMOR STATISTIK SEKOLAH Isilah nomor statistik sekolah tempat Anda bertugas. Hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka yang Anda isi. maka ditulis 050464 K-10 BIDANG STUDI S2 Jika memiliki ijazah S2. gunakan nomor statistik sekolah tempat mengajar utama.21. Contoh: Jika Anda lahir pada tanggal 5 April 1964. Hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka yang Anda isi.

Hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka yang Anda isi. kosongkan. Jika Anda tidak memiliki tugas tambahan. Kolom ketiga hanya memiliki dua bulatan.K-12 TAHUN LULUS PERGURUAN TINGGI (PT) S1/D-IV Isilah tahun ijazah S1/D-IV yang Anda miliki (4 angka). Contoh: Peserta yang mengajar matematika di SMP mengisikan kode 094 Hitamkan satu bulatan yang sesuai dengan jenjang pendidikan tempat Anda mengajar. masa kerja dihitung hanya selama Anda mengajar saja. maka diisikan: 2505 K-16 BIDANG STUDI SERTIFIKASI Isilah kode bidang studi yang akan Anda ikuti dalam sertifikasi guru. Jika Anda menempuh S/D-IV kedua. dihitung dari bulan pertama kali Anda mengajar. Contoh: Guru yang mengikuti sertifikasi untuk bidang studi matematika SMP akan mengisikan kode 094 K-13 TUGAS TAMBAHAN Jika Anda memiliki tugas tambahan. Daftar Kode Bidang Studi terdapat pada Lampiran 7. hitamkan satu bulatan yang sesuai dengan tugas tambahan yang saat ini Anda laksanakan. K-16 JENJANG PENDIDIKAN TEMPAT MENGAJAR K-14 BIDANG STUDI MENGAJAR Isilah kode bidang studi yang Anda asuh di sekolah tempat Anda mengajar sekarang pada tempat yang tersedia (3 angka). Contoh: Jika Anda mengajar di SMK. maka buatlah bulatan yang dihitamkan di kolom ketiga sejajar dengan bulatan di kiri dan kanan. Bagi Anda yang pernah berhenti mengajar dalam kurun waktu tertentu. Hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka yang Anda isi. oleh karena itu untuk angka ketiga yang lebih dari 1. Hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka yang Anda isi. K-15 PENGALAMAN MENGAJAR Isilah masa kerja Anda selama mengajar. isikan salah satu dan dipilih yang paling relevan. maka hitamkan bulatan SMK 58 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 59 . maka ditulis 1986 dan hitamkan bulatan yang sesuai. Contoh: Jika Anda memiliki masa kerja 25 tahun 5 bulan. Contoh :Jika Anda lulus S1/D-IV pada tahun 1986. Daftar Kode Bidang Studi terdapat pada Lampiran 7.

Dikirim ke LPMP dengan jumlah yang sama dengan kuota di daerah kerja LPMP tsb Dikirim dgn berita acara 1. 3. Diserahkan ke Dinas Pend. 1. Format A1 langsung dikirim ke PMPTK 1. Peserta sertifikasi mengisi formulir sesuai dengan petunjuk pengisian 2.Lampiran 3 K-17 PERNYATAAN Isilah nama sekolah dan kabupaten/kota tempat Anda bertugas dengan tulisan biasa. Tulislah nama terang dan tanda tangan Anda dengan balpoin. Kab/kota. 3. Data dari Format A1 dan A2 kemudian dipakai untuk memverifikasi data peserta dari Dinas Pend. Di LPMP Format A2 di proses dan diwujudkan soft copy. bukan huruf cetak. Tanda tangan jangan sampai keluar dari kotak yang tersedia. Dinas Pend Prov dan Dinas Pend Kab/Kota bersidang menentukan kuota guru Kab/kota 2. 2. Kab/kota 1. Dinas Pend Kab/Kota mengemas semua isian Format A1 dan A2 Disusun nomor kecil di atas. 2. 4. Formulir Pendaftaran Format A1 dan Biodata Format A2 diproduksi oleh Depdiknas. Dimasukkan plastik. Dimasukkan amplop Cover amplop diberi catatan tentang isi amplop. per plastik diisi maksimum 30 peserta. 6. 2. Hasil verifikasi merupakan data guru peserta sertifikasi. Dikirim dengan berita acara 1. 2. LPMP. 60 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 61 . Kemudian salinlah dengan balpoin pada tempat yang tersedia pernyataan: Dengan ini saya menyatakan bahwa data yang diisikan dalam formulir ini adalah benar. 5. PROSEDUR PENGELOLAAN FORMULIR PENDAFTARAN (FORMAT A1) DAN BIODATA (FORMAT A2) PESERTA SERTIFIKASI GURU 1. Dikirim ke LPMP dengan berita acara. Berdasarkan kuota ini Format A1 dan A2 diserahkan ke Dinas Pend Kab/kota sesuai kuota masing-masing 3. Soft copy ini kemudian dikirim ke PMPTK 3. Di PMPTK Format A1 diproses sehingga menjadi data.

Lampiran 4 FORMAT A2 FORMULIR BIODATA PESERTA SERTIFIKASI GURU 62 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 63 .

Contoh. 08021609410015 Tatacara penulisan nomor peserta tanpa indentasi (tidak diperbolehkan diberi spasi). 12. guru menjadi peserta sertifikasi tahun 2008. Contoh Nomor Peserta yang Ditulis secara Lengkap: Pengisian Digit 3 dan 4 Digit 3 dan 4 adalah kode untuk provinsi tempat guru melaksanakan tugas mengajar. Jika peserta sertifikasi adalah guru kelas SD diisi dengan kode 027. 13. Digit 7. berikutnya SD. dan 9 salah salah 64 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 65 . guru SMP pengampu mata pelajaran matematika (kode 094). dan 14 Digit 11. Pengisian Digit 11. diisi 08. Contoh. salah Pengisian Digit 7. dan 14 adalah nomor urut peserta sertifikasi. dan 9 adalah kode untuk jenjang dan bidang studi yang diampu oleh guru peserta sertifikasi. 8. Pengisian Digit 5 dan 6 Digit 5 dan 6 adalah kode untuk kabupaten/kota tempat guru melaksanakan tugas mengajar. 08 2608 094 10108 (salah) Pengisian Digit 1 dan 2 Digit 1 dan 2 adalah kode untuk tahun ketika guru menjadi peserta sertifikasi. digit tersebut diisi dengan kode 16. guru binaan Depdiknas (kode 1). jika guru peserta sertifikasi tahun 2008 diisi 08. 8. guru melaksanakan tugas mengajar di Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat. guru melaksanakan tugas mengajar di Provinsi Jawa Barat. sebagai peserta sertifikasi dengan nomor urut 15. Pengisian digit tersebut sesuai dengan Lampiran 6. dan oleh Departemen Agama angka 2. berikutnya SMA/SMK). Pengisian digit tersebut sesuai dengan Lampiran 6. Pengisian digit tersebut sesuai dengan Lampiran 7.Lampiran 5 TATACARA PEMBERIAN NOMOR PESERTA Nomor peserta mencakup 14 (empat belas) digit dengan ketentuan pemaknaan sebagai berikut. Contoh penulisan nomor peserta yang salah adalah sebagai berikut. di Provinsi Jawa Barat (Kode 02) Kabupaten Indramayu (kode 16). Pengisian Digit 10 Digit 10 diisi dengan kode peserta sertifikasi yang diselenggarakan oleh Depdiknas angka 1. Misal. Nomor urut tersebut diberikan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota kepada peserta sertifikasi sesuai dengan urutan peserta yang mengikuti sertifikasi dengan mempertimbangkan jenjang pendidikan dan kuota (jenjang TK lebih dulu. berikutnya SMP. digit tersebut diisi dengan kode 02. guru melaksanakan tugas mengajar bidang studi matematika SMP diisi dengan kode 094. Contoh. Peserta sertifikasi tahun 2008 (kode 08). maka nomor peserta guru tersebut adalah sebagai berikut. peserta sertifikasi nomor urut 15. digit tersebut ditulis 0015. 12. 13. Contoh. diisi tahun (dua digit dari belakang).

Lampiran 6 KODE PROVINSI (DIGIT 3 DAN 4) DAN KABUPATEN/KOTA (DIGIT 5 DAN 6) Provinsi DKI Jakarta Kode Provinsi 01 01 01 01 01 01 Jawa Barat 02 02 02 02 Kode Kabupaten 01 60 61 62 63 64 05 06 07 08 Nama Kabupaten/Kota Kabupaten Kepulauan Seribu Kota Jakarta Pusat Kota Jakarta Utara Kota Jakarta Barat Kota Jakarta Selatan Kota Jakarta Timur Kabupaten Bogor Kabupaten Sukabumi Kabupaten Cianjur Kabupaten Bandung Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota Jawa Tengah 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 10 11 12 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 60 61 62 63 Kabupaten Sumedang Kabupaten Garut Kabupaten Tasikmalaya Kabupaten Ciamis Kabupaten Kuningan Kabupaten Majalengka Kabupaten Cirebon Kabupaten Indramayu Kabupaten Subang Kabupaten Purwakarta Kabupaten Kerawang Kabupaten Bekasi Kabupaten Bandung Barat Kota Bandung Kota Bogor Kota Sukabumi Kota Cirebon 02 02 02 02 02 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 65 66 67 68 69 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 Kota Bekasi Kota Depok Kota Cimahi Kota Tasikmalaya Kota Banjar Kabupaten Cilacap Kabupaten Banyumas Kabupaten Purbalingga Kabupaten Banjarnegara Kabupaten Kebumen Kabupaten Purworejo Kabupaten Wonosobo Kabupaten Megelang Kabupaten Boyolali Kabupaten Klaten Kabupaten Sukoharjo Kabupaten Wonogiri Kabupaten Karanganyar Kabupaten Sragen Kabupaten Grobogan Kabupaten Blora Kabupaten Rembang Kabupaten Pati Kabupaten Kudus Kabupaten Jepara Kabupaten Demak Kabupaten Semarang Kabupaten Temanggung Kabupaten Kendal Kabupaten Batang Kabupaten Pekalongan Kabupaten Pemalang Kabupaten Tegal 66 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 67 .

Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota DI Yogyakarta Jawa Timur 03 03 03 03 03 03 03 04 04 04 04 04 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 29 60 61 62 63 64 65 01 02 03 04 60 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 Kabupaten Brebes Kota Magelang Kota Surakarta Kota Salatiga Kota Semarang Kota Pekalongan Kota Tegal Kabupaten Bantul Kabupaten Sleman Kabupaten Gunung Kidul Kabupaten Kulonprogo Kota Yogyakarta Kabupaten Gresik Kabupaten Sidoarjo Kabupaten Mojokerto Kabupaten Jombang Kabupaten Bojonegoro Kabupaten Tuban Kabupaten Lamongan Kabupaten Madiun Kabupaten Ngawi Kabupaten Magetan Kabupaten Ponorogo Kabupaten Pacitan Kabupaten Kediri Kabupaten Nganjuk Kabupaten Blitar Kabupaten Tulungagung Kabupaten Trenggalek Kabupaten Malang Kabupaten Pasuruan Kabupaten Probolinggo Kabupaten Lumajang Nangroe Aceh Darussalam 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 22 23 24 25 26 27 28 29 60 61 62 63 64 65 66 67 68 01 02 03 04 05 06 07 08 11 12 13 14 15 16 17 18 Kabupaten Bondowoso Kabupaten Situbondo Kabupaten Jember Kabupaten Banyuwangi Kabupaten Pamekasan Kabupaten Sampang Kabupaten Sumenep Kabupaten Bangkalan Kota Surabaya Kota Malang Kota Madiun Kota Kediri Kota Mojokerto Kota Blitar Kota Pasuruan Kota Probolinggo Kota Batu Kabupaten Aceh Besar Kabupaten Pidie Kabupaten Aceh Utara Kabupaten Aceh Timur Kabupaten Aceh Tengah Kabupaten Aceh Barat Kabupaten Aceh Selatan Kabupaten Aceh Tenggara Kabupaten Simeulue Kabupaten Bireuen Kabupaten Aceh Singkil Kabupaten Aceh Tamiang Kabupaten Aceh Nagan Raya Kabupaten Aceh Jaya Kabupaten Aceh Barat Daya Kabupaten Gayo Luas 68 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 69 .

Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota Sumatera Utara 06 06 06 06 06 06 06 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 19 20 60 61 62 63 64 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 15 16 17 18 19 20 21 22 60 61 62 63 64 65 66 Kabupaten Bener Meriah Kabupaten Pidie Jaya Kota Sabang Kota Banda Aceh Kota Lhokseumawe Kota Langsa Kota Subulussalam Kabupaten Deli Serdang Kabupaten Langkat Kabupaten Karo Kabupaten Simalungun Kabupaten Dairi Kabupaten Asahan Kabupaten Labuhan Batu Kabupaten Tapanuli Utara Kabupaten Tapanuli Tengah Kabupaten Tapanuli Selatan Kabupaten Nias Kabupaten Mandailing Natal Kabupaten Toba Samosir Kabupaten Nias Selatan Kabupaten Pakpak Bharat Kabupaten Humbang Hasundutan Kabupaten Samosir Kabupaten Serdang Bedagai Kabupaten Batu Bara Kota Medan Kota Binjai Kota Tebing Tinggi Kota Pematang Siantar Kota Tanjung Balai Kota Sibolga Kota Padang Sidempuan Sumatera Barat 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 09 09 09 09 09 09 09 09 09 09 09 10 10 10 01 02 03 04 05 06 07 08 10 11 12 13 60 61 62 63 64 65 66 01 02 04 05 08 09 10 11 14 60 62 01 02 03 Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Agam Pasaman Lima Puluh Kota Solok Padang Pariaman Pesisir Selatan Tanah Datar Kabupaten Sawah Lunto Sijunjung Kabupaten Kepulauan Mentawai Kabupaten Solok Selatan Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Pasaman Barat Kota Bukittinggi Kota Padang Kota Padang Panjang Kota Sawahlunto Kota Solok Kota Payakumbuh Kota Pariaman Kabupaten Kampar Kabupaten Bengkalis Kabupaten Indragiri Hulu Kabupaten Indragiri Hilir Kabupaten Pelalawan Kabupaten Rokan Hulu Kabupaten Rokan Hilir Kabupaten Siak Kabupaten Kuantan Singingi Kota Pekanbaru Kota Dumai Kabupaten Batanghari Kabupaten Bungo Kabupaten Sarolangun Riau Jambi 70 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 71 .

Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota 10 10 10 10 10 10 10 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 13 04 05 06 07 08 09 60 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 60 61 62 63 01 02 03 04 05 06 07 08 60 61 01 Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Tanjung Jabung Barat Kerinci Tebo Muara Jambi Barat Sumatera Selatan Lampung Kalimantan Kabupaten Tanjung Jabung Timur Kabupaten Merangin Kota Jambi Kabupaten Musi Banyuasin Kabupaten Ogan Komering Ilir Kabupaten Ogan Komering Ulu Kabupaten Muara Enim Kabupaten Lahat Kabupaten Musi Rawas Kabupaten Banyuasin Kabupaten Oku Timur Kabupaten Oku Selatan Kabupaten Ogan Ilir Kabupaten Empat Lawang Kota Palembang Kota Prabumulih Kota Lubuk Linggau Kota Pagar Alam Kabupaten Lampung Selatan Kabupaten Lampung Tengah Kabupaten Lampung Utara Kabupaten Lampung Barat Kabupaten Tulang Bawang Kabupaten Tanggamus Kabupaten Lampung Timur Kabupaten Way Kanan Kota Bandar Lampung Kota Metro Kabupaten Sambas Kalimantan Tengah 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 15 15 15 15 15 15 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 60 61 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 60 01 02 03 04 05 06 Kabupaten Pontianak Kabupaten Sanggau Kabupaten Sintang Kabupaten Kapuas Hulu Kabupaten Ketapang Kabupaten Kayong Utara Kabupaten Bengkayang Kabupaten Landak Kabupaten Melawi Kabupaten Sekadau Kabupaten Kubu Raya Kota Pontianak Kota Singkawang Kabupaten Kapuas Kabupaten Barito Selatan Kabupaten Barito Utara Kabupaten Kotawaringin Timur Kabupaten Kotawaringin Barat Kabupaten Katingan Kabupaten Seruyan Kabupaten Sukamara Kabupaten Lamandau Kabupaten Gunung Mas Kabupaten Pulang Pisau Kabupaten Murung Raya Kabupaten Barito Timur Kota Palangkaraya Kabupaten Banjar Kabupaten Tanah Laut Kabupaten Barito Kuala Kabupaten Tapin Kabupaten Hulu Sungai Selatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan 72 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 73 .

Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota Kalimantan Timur 15 15 15 15 15 15 15 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 07 08 09 10 11 60 61 01 02 03 04 07 08 09 10 11 60 61 62 63 01 02 03 04 05 06 07 08 09 60 61 62 63 Kabupaten Hulu Sungai Utara Kabupaten Tabalong Kabupaten Kotabaru Kabupaten Balangan Kabupaten Tanah Bumbu Kota Banjarmasin Kota Banjarbaru Kabupaten Pasir Kabupaten Kutai Kartanegara Kabupaten Berau Kabupaten Bulongan Kabupaten Malinau Kabupaten Nunukan Kabupaten Kutai Barat Kabupaten Kutai Timur Kabupaten Penajam Paser Utara Kota Samarinda Kota Balikpapan Kota Tarakan Kota Bontang Kabupaten Bolaang Mengondow Kabupaten Minahasa Kabupaten Kepulauan Sangihe Kabupaten Kepulauan Talaud Kabupaten Minahasa Selatan Kabupaten Minahasa Utara Kabupaten Mitra Kabupaten Bolmong Utara Kabupaten Kepulauan Sitaro Kota Manado Kota Bitung Kota Tomohon Kota Kotamobagu Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan 18 18 18 18 18 18 18 18 18 18 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 01 02 03 04 05 06 07 08 09 60 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 24 26 60 61 62 Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kota Palu Kabupaten Banggai Kepulauan Donggala Poso Banggai Buol Toli Toli Morowali Parigi Muotong Tojo Una-Una Maros Sulawesi Utara 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 Kabupaten Pangkajene Kepulauan Kabupaten Gowa Kabupaten Takalar Kabupaten Jeneponto Kabupaten Barru Kabupaten Bone Kabupaten Wajo Kabupaten Soppeng Kabupaten Bantaeng Kabupaten Bulukumba Kabupaten Sinjai Kabupaten Selayar Kabupaten Pinrang Kabupaten Sidenreng Rappang Kabupaten Enrekang Kabupaten Luwu Kabupaten Tana Toraja Kabupaten Luwu Utara Kabupaten Luwu Timur Kota Makasar Kota Pare Pare Kota Palopo 74 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 75 .

Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota Sulawesi Tenggara Maluku 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 21 21 21 21 21 21 21 21 22 22 22 22 22 22 22 22 22 23 23 23 23 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 60 61 01 02 03 04 05 06 07 60 01 02 03 04 05 06 07 08 60 01 02 03 04 Kabupaten Konawe Kabupaten Muna Kabupaten Buton Kabupaten Kolaka Kabupaten Konawe Selatan Kabupaten Wakatobi Kabupaten Bombana Kabupaten Kolaka Utara Kabupaten Kowane Utara Kabupaten Buton Utara Kota Kendari Kota Bau-Bau Kabupaten Maluku Tengah Kabupaten Maluku Tenggara Kabupaten Buru Kabupaten Maluku Tenggara Barat Kabupaten Seram Bagian Barat Kabupaten Seram Bagian Timur Kabupaten Kepulauan Aru Kota Ambon Kabupaten Buleleng Kabupaten Jembrana Kabupaten Tabanan Kabupaten Badung Kabupaten Gianyar Kabupaten Klungkung Kabupaten Bangli Kabupaten Karang Asem Kota Denpasar Kabupaten Lombok Barat Kabupaten Lombok Tengah Kabupaten Lombok Timur Kabupaten Sumbawa Nusa Tenggara Timur 23 23 23 23 23 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 25 25 25 25 25 25 25 25 25 05 06 07 60 61 01 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 60 01 02 03 07 08 09 10 11 12 Kabupaten Dompu Kabupaten Bima Kabupaten Sumbawa Barat Kota Mataram Kota Bima Kabupaten Kupang Kabupaten Timor Tengah Selatan Kabupaten Timor Tengah Utara Kabupaten Belu Kabupaten Alor Kabupaten Flores Timur Kabupaten Sikka Kabupaten Ende Kabupaten Ngada Kabupaten Manggarai Kabupaten Sumba Timur Kabupaten Sumba Barat Kabupaten Lembata Kabupaten Rote Ndao Kabupaten Manggarai Barat Kabupaten Nagekeo Kabupaten Sumba Tengah Kabupaten Sumba Barat Daya Kota Kupang Kabupaten Jaya Pura Kabupaten Biak Numfor Kabupaten Yapen Waropen Kabupaten Marauke Kabupaten Jayawijaya Kabupaten Nabire Kabupaten Paniai Kabupaten Puncak Jaya Kabupaten Mimika Bali Papua Nusa Tenggara Barat 76 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 77 .

Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 26 26 26 26 26 26 26 26 26 27 27 27 27 27 27 27 27 28 28 28 28 13 14 15 16 17 18 19 20 26 27 28 60 01 02 03 04 05 06 07 08 60 02 03 04 05 06 07 60 61 01 02 03 04 Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Boven Digul Mappi Asmat Yahukimo Babel Bengkulu Maluku Utara Kabupaten Pegunungan Bintang Kabupaten Tolikara Kabupaten Sarmi Kabupaten Keerom Kabupaten Waropen Kabupaten Supiori Kabupaten Memberano Raya Kota Jayapura Kabupaten Bengkulu Utara Kabupaten Rejang Lebong Kabupaten Bengkulu Selatan Kabupaten Muko-Muko Kabupaten Kepahiang Kabupaten Lebong Kabupaten Kaur Kabupaten Seluma Kota Bengkulu Kabupaten Halmahera Tengah Kabupaten Halmahera Barat Kabupaten Halmahera Utara Kabupaten Halmahera Selatan Kabupaten Halmahera Timur Kabupaten Kepulauan Sula Kota Ternate Kota Tidore Kepulauan Kabupaten Pandeglang Kabupaten Lebak Kabupaten Tangerang Kabupaten Serang Gorontalo Kepulauan Riau Irian Jaya Barat Banten Sulawesi Barat 28 28 29 29 29 29 29 29 29 30 30 30 30 30 30 31 31 31 31 31 31 32 32 32 32 32 32 32 32 32 33 33 33 60 61 01 02 03 04 05 06 60 01 02 03 04 05 60 01 02 03 04 60 61 01 02 03 04 05 06 07 08 60 01 02 03 Kota Cilegon Kota Tangerang Kabupaten Bangka Kabupaten Belitung Kabupaten Bangka Tengah Kabupaten Bangka Barat Kabupaten Bangka Selatan Kabupaten Belitung Timur Kota Pangkal Pinang Kabupaten Boalemo Kabupaten Gorontalo Kabupaten Pouwato Kabupaten Bonebolango Kabupaten Gorontalo Utara Kota Gorontalo Kabupaten Kepulauan Riau Kabupaten Karimun Kabupaten Natuna Kabupaten Lingga Kota Batam Kota Tanjung Pinang Kabupaten Fak-Fak Kabupaten Sorong Kabupaten Manokwari Kabupaten Kaimana Kabupaten Sorong Selatan Kabupaten Raja Ampat Kabupaten Teluk Bintuni Kabupaten Teluk Wondama Kota Sorong Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Utara Kabupaten Polewali 78 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 79 .

8.Lampiran 7 Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota KODE BIDANG STUDI/MATA PELAJARAN (DIGIT 7. Fisika) Pengetahuan Sosial (Sosiologi. Guru SMP/MTs No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Bidang Studi/Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Pendidikan Agama Katholik Pendidikan Agama Kristen Pendidikan Agama Hindu Pendidikan Agama Budha Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Bahasa Indonesia (Sastra) Bahasa Inggris Matematika Pengetahuan Alam (IPA Terpadu. DAN 9) I. IPS Terpadu) Kode 067 070 074 077 080 084 087 090 094 097 100 80 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 81 . Bidang Studi/Mata Pelajaran TK/RA (Guru Kelas) Kode 020 33 33 04 05 Kabupaten Mamasa Kabupaten Majene Guru SD/MI No 1 2 3 4 5 6 7 Bidang Studi/Mata Pelajaran SD/MI (Guru Kelas) Pendidikan Agama Islam Pendidikan Agama Katholik Pendidikan Agama Kristen Pendidikan Agama Hindu Pendidikan Agama Budha Bidang Studi Lainnya Kode 027 030 034 037 040 044 061 III. Guru TK/RA No 1 II.

GURU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN IV. Koperasi. UMUM No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 Bidang Studi/Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Pendidikan Agama Katholik Pendidikan Agama Kristen Pendidikan Agama Hindu Pendidikan Agama Budha Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Bahasa Inggris Bahasa Jerman Bahasa Perancis Bahasa Arab Bahasa Jepang Bahasa Mandarin Bahasa Asing Lain Matematika Fisika Kimia Biologi Bidang Studi Umum Lainnya Kode 300 301 302 303 304 310 311 312 313 314 315 316 317 318 319 320 321 322 82 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 83 . Guru SMA/MA No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Bidang Studi/Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Pendidikan Agama Katholik Pendidikan Agama Kristen Pendidikan Agama Hindu Pendidikan Agama Budha Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Bahasa Indonesia (dan Sastra Indonesia) Bahasa Inggris Bahasa Jerman Bahasa Perancis Bahasa Arab Bahasa Jepang Bahasa Mandarin Bahasa Asing Lain Matematika Fisika Kimia Biologi Sejarah Geografi Kode 127 130 134 137 140 154 156 157 160 164 167 170 174 177 180 184 187 190 204 207 A.No 12 13 14 15 16 17 18 19 Bidang Studi/Mata Pelajaran Kesenian. Akuntansi) Biologi Bidang Studi Lainnya Kode 104 107 110 114 117 120 124 125 No 21 22 23 24 25 26 27 Bidang Studi/Mata Pelajaran Ekonomi (Umum. Koperasi. IPS Terpadu) Kesenian (dan budaya) Pendidikan Jasmani (Olahraga dan Kesehatan) Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Keterampilan Bidang Studi Lainnya Kode 210 214 217 220 224 227 230 V. Budaya dan Keterampilan Pendidikan Jasmani (Olahraga & Kesehatan) Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Geografi Sejarah Ekonomi (Umum. Akuntansi) Pengetahuan Sosial (Sosiologi.

BIDANG KEJURUAN No 1 Bidang Keahlian Teknik Bangunan/Sipil Program Keahlian Teknik Bangunan Umum (Sipil) Teknik Konstruksi Baja Teknik Konstruksi Kayu Teknik Batu dan Beton Teknik Pekerjaan Finishing Teknik Konstruksi Bangunan Sederhana Teknik Gambar Bangunan Teknik Plumbing & Sanitasi Teknik Bangunan/Sipil Lainnya 2 Perabot Perabot Umum Perabot Kayu Perabot Logam Perabot Lainnya 3 Teknik Listrik/Elektro Teknik Listrik (Elektro) Umum Teknik Transmisi Tenaga Listrik Teknik Pembangkit Tenaga Listrik Teknik Pemanfaatan Tenaga Listrik Teknik Distribusi Tenaga Listrik Teknik Listrik Industri Teknik Listrik/Elektro Lainnya 4 Teknik Mesin Teknik Mesin Umum Teknik Las Teknik Pembentukan Teknik Pengecoran Teknik Pemesinan Teknik Pemeliharaan Mekanik Industri Teknik Gambar Mesin Teknik Mekanik Otomotif Teknik Alat Berat Teknik Body Otomotif Kode 400 401 402 403 404 No Bidang Keahlian Program Keahlian Teknik Elektro Otomotif Teknik Mesin Lainnya Kode 430 431 432 433 434 435 436 437 438 439 440 441 442 443 444 445 446 447 448 449 450 451 452 453 454 455 456 457 458 459 460 461 5 Tata Boga Tataboga Umum Restoran Patiseri Tataboga Lainnya 6 405 406 407 408 409 410 411 412 413 414 415 416 417 418 419 420 421 422 423 424 425 426 427 428 429 11 10 9 8 7 Tata Kecantikan Tata Kecantikan Umum Tata Kecantikan Kulit Tata Kecantikan Rambut Spa Tata Kecantikan Lainnya Tata Busana Tata Busana Umum Design Busana Tata Busana Lainnya Budidaya Ternak Budidaya Ternak Umum Budidaya Ternak Ruminansia Budidaya Ternak Unggas Budidaya Ternak Harapan Budidaya Ternak Lainnya Budidaya Ikan Budidaya Ikan Budidaya Ikan Air Tawar Budidaya Ikan Air Laut Budidaya Ikan Air Payau Budidaya Rumput Laut Budidaya Perikanan Lainnya Teknologi Hasil Pertanian Pengawasan mutu Teknologi Hasil Pertanian Pengolahan Hasil Pertanian Pangan Pengolahan Hasil Pertanian NonPangan Pengawasan Mutu Kerajinan Umum Kria Tekstil Kria Kulit Kerajinan 84 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 85 .B.

No Bidang Keahlian Program Keahlian Kria Keramik Kria Logam Kria Kayu Kria Lainnya Kode 462 463 464 465 466 467 468 469 470 471 472 473 474 475 476 477 478 479 480 481 482 483 484 485 486 487 488 489 490 491 492 493 No 16 Bidang Keahlian Geologi Pertambangan Program Keahlian Geologi Pertambangan Umum Geologi Pertambangan Perminyakan Geologi Khusus Lainnya Kode 494 495 496 497 498 499 500 501 502 503 504 505 506 507 508 509 510 511 512 513 514 515 516 517 518 519 520 521 522 523 524 525 12 Teknologi Pesawat Terbang Teknologi Pesawat Terbang Umum Permesinan Konstruksi Rangka Pesawat Udara Konstruksi Badan Pesawat Udara Air Frame & Power Plant Air Maintenance & Repair Kelistrikan Pesawat Udara Elektronika Pesawat Udara Teknologi Pesawat Terbang Lainnya 17 Instrumentasi Industri Instrumentasi Industri Umum Kontrol Proses Kontrol Mekanik Instrumentasi Logam Instrumentasi Gelas Instrumentasi Lainnya 18 Kimia Kimia Umum Kimia Industri Analis Kimia Kimia Lainnya 13 Teknik Perkapalan Teknik Perkapalan Umum Pembangunan dan Perbaikan Kapal Baja Las Kapal Instalasi Pemesinan Kapal Listrik Kapal Gambar Rancang Bangun Bangunan Kapal Kayu dan Fiberglass Teknik Perkapalan Lainnnya 19 Pelayaran Pelayaran Umum Nautika Kapal Niaga Teknika Kapal Niaga Nautka Kapal Penangkap Ikan Teknika Kapal Penangkap Ikan Teknika Kapal/Pelayaran Lainnya 20 Telekomunikasi Telekomunikasi Umum Teknik Transmisi Radio Teknik Transmisi Kabel Teknik Suitsing (Swiching) Teknik Akses Radio Teknik Akses Kabel Teknik Telekomunikasi Khusus Lainnya Teknik Survei dan Pemetaan Teknik Survei dan Pemetaan Teknologi Informasi dan Komunikasi Rekayasa Perangkat Lunak Teknik Komputer dan Jaringan 14 Teknologi Tekstil Teknologi Tekstil Umum Teknologi Pemintalan Serat Buatan Teknologi Pembuatan Benang Teknologi Pembuatan Kain Tenun Teknologi Pencelupan Teknologi Pencapan Teknologi Tekstil Khusus Lainnya 21 22 Teknik Survei dan Pemetaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) 15 Grafika Grafika Umum Produksi Grafika Persiapan Grafika Grafika Khusus Lainnya 86 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 87 .

Televisi dan Film Umum Teknik Siaran Radio Produksi Program Pertelevisian Teknik Radio.No Bidang Keahlian Program Keahlian Multi Media TIK Lainnya Teknik Radio. Televisi dan Film Lainnya Teknik Elektronika Umum Teknik Audio-Video Teknik Elektronika Industri Teknik Elektronika Lainnya Teknik Pendingin dan Tata Udara Umum Teknik Pendingin dan Tata Udara Bisnis dan Manajemen Umum Administrasi Perkantoran Akuntansi Penjualan Perdagangan Perbankan Asuransi Koperasi Bisnis dan Manajemen Lainnya Kode 526 527 528 529 530 531 532 533 534 535 536 537 538 539 540 541 542 543 544 545 546 547 548 549 550 551 552 553 554 555 556 No Bidang Keahlian Program Keahlian Budidaya Tanaman Buah Semusim Budidaya Tanaman Perkebunan Pengolahan Hasil Hutan Pembibitan Tanaman Budidaya Tanaman Lainnya Kode 557 558 559 560 561 562 563 564 565 566 567 568 569 570 571 572 573 574 575 576 577 578 579 580 581 582 583 584 585 23 Teknik Radio. Televisi dan Film 30 Seni Rupa Seni Rupa Umum Seni Murni Grafis Komunikasi Animasi Seni Rupa Lainnya 24 Teknik Elektronika 31 Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan Umum Seni Musik Klasik Seni Musik Non Klasik Seni Tari Seni Karawitan Seni Pedalangan Seni Teater Seni Pertunjukkan Lainnya 25 Teknik Pendingin dan Tata Udara 26 Bisnis dan Manajemen 32 Keperawatan Keperawatan Umum Perawat Medis Pengatur Rawat Gigi Keperawatan Lainnya 33 Kesehatan Kesehatan Umum Analisis Kesehatan Kesehatan Lainnya 27 Pariwisata Pariwisata Umum Usaha Jasa Pariwisata Akomodasi Perhotelan Pariwisata Lainnya 34 Kefarmasian Kefarmasian Umum Teknik Produksi Obat Kefarmasian Lainnya 28 29 Pekerjaan Sosial Budidaya Tanaman Pekerjaan Sosial Umum Dan Khusus Budidaya Tanaman Umum Budidaya Tanaman Pangan Budidaya Tanaman Sayuran Budidaya Tanaman Hias Budidaya Tanaman Buah Tahunan 35 Bidang Kejuruan Lainnya Bidang Kejuruan Lainnya 88 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 89 .

VI. Kelompok IPS Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Pendidikan Sejarah Pendidikan Ekonomi Pendidikan Geografi Pendidikan Sosiologi dan Antropologi Pendidikan Akuntansi Pendidikan Tata Niaga Pendidikan Administrasi Perkantoran Pendidikan Sosiologi Pendidikan Koperasi Pendidikan Ekonomi dan Koperasi Akuntansi Manajemen Ekonomi Pembangunan Sosiologi Ilmu Administrasi Negara Ilmu Administrasi Niaga Ilmu Informasi dan Perpustakaan Ilmu Sejarah Ilmu Hukum Program Studi IPS lainnya Kelompok Bahasa Pendidikan Bahasa. Sastra Indonesia dan Daerah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pendidikan Bahasa Indonesia Pendidikan Bahasa Inggris Pendidikan Bahasa Jerman Lampiran 8 KODE PROGRAM STUDI S1 Program Studi Kode 100 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 120 121 122 123 124 125 126 127 128 150 200 201 202 203 204 Guru Pendidikan Luar sekolah yang belum tercantum Guru dalam rumpun pekerja sosial yang belum tercantum Guru bidang studi lainnya yang belum tercantum 90 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 91 . 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Bidang Studi/Mata Pelajaran Guru Pendidikan Luar Biasa Guru SD/SMP/SMA/SMK dalam Guru SD/SMP/SMA/SMK dalam belum tercantum Guru SD/SMP/SMA/SMK dalam belum tercantum Guru SD/SMP/SMA/SMK dalam belum tercantum Guru Bimbingan Konseling rumpun kesehatan rumpun pertanian yang rumpun perikanan yang rumpun kesehatan yang Kode 800 802 804 806 808 810 812 814 815 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 1 2 3 4 5 No. GURU LAINNYA No.

No. Kesehatan dan Rekreasi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Pendidikan Kepelatihan Olahraga Ilmu Keolahragaan Program Studi Olahraga lainnya Kelompok MIPA Pendidikan Biologi Pendidikan Matematika Pendidikan Fisika Pendidikan Kimia Biologi Matematika Kode 205 206 207 208 209 210 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 250 300 301 302 303 310 350 400 401 402 403 410 411 No. 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 1 2 3 4 5 6 1 2 3 4 5 6 Program Studi Pendidikan Bahasa Perancis Pendidikan Bahasa Arab Pendidikan Bahasa Perancis Pendidikan Bahasa Jawa Pendidikan Bahasa Jepang Pendidikan Bahasa Mandarin Sastra Indonesia Bahasa dan Sastra Indonesia Sastra Jawa Bahasa Inggris Sastra Inggris Bahasa dan Sastra Inggris Sastra Perancis Bahasa Perancis Bahasa Jepang Bahasa dan Sastra Jerman Sastra Mandarin Program Studi Bahasa lainnya Kelompok Olahraga Pendidikan Jasmani. 7 8 9 10 11 12 13 14 15 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 1 2 3 4 5 Fisika Kimia Program Studi Kode 412 413 414 415 416 417 418 419 450 500 501 502 503 504 505 605 510 511 512 513 514 515 516 517 550 600 601 602 603 604 Statistik Terapan dan Komputasi Statistika Instrumentasi dan Komputasi Manajemen Informatika Ilmu Komputer Sistem Informasi Program Studi MIPA lainnya Kelompok Teknologi Pendidikan Teknik Mesin Pendidikan Teknik Bangunan Pendidikan Teknik Elektro Pendidikan Teknik Elektronika Pendidikan Teknik Otomotif Pendidikan Informatika Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Teknik Mesin Teknik Sipil Teknik Elektro Teknik Elektronika Teknik Otomotif Teknik Mesin Produksi Teknologi Jasa dan Produksi Busana Teknologi Jasa dan Produksi Boga Program Studi Teknologi lainnya Kelompok Ilmu Pendidikan Pendidikan Luar Biasa Pendidikan Luar Sekolah PGSD PGTK Psikologi Pendidikan 92 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 93 .

Tari dan Musik Pendidikan Seni Rupa Pendidikan Seni Musik Pendidikan Seni Tari Pendidikan Keterampilan dan Kerajinan Pendidikan Seni Kerajinan Seni Rupa Program Studi Seni lainnya 700 701 702 703 704 705 710 750 Kode 606 607 608 609 610 620 650 No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 Program Studi Administrasi Bisnis Administrasi Negara Administrasi Niaga Administrasi Pendidikan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Bimbingan dan Penyuluhan Biologi Budidaya Perairan Budidaya Pertanian Ekonomi Manajemen Ekonomi Pembangunan Fisika Geografi Ilmu Administrasi Ilmu Administrasi Niaga Ilmu Akuntansi Ilmu Ekonomi Ilmu Ekonomi dan Akuntansi Ilmu Komputer Ilmu Komunikasi Ilmu Lingkungan Ilmu Manajemen Ilmu Pendidikan Ilmu Pendidikan Sosial Ilmu Psikologi Ilmu Sastra Ilmu Sejarah Ilmu Sosial Kode 001 002 003 004 005 006 007 008 009 010 011 012 013 014 015 016 017 018 019 020 021 022 023 024 025 026 027 028 029 KODE PROGRAM STUDI S2 94 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 95 . 6 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6 7 8 Program Studi Teknologi Pendidikan Administrasi Pendidikan Pendidikan Anak Usia Dini Kurikulum dan Teknologi Pendidikan Bimbingan dan Konseling Psikologi Program Studi Ilmu Pendidikan lainnya Kelompok Seni Pendidikan Seni Drama.Lampiran 9 No.

No 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 Ilmu-Ilmu Sosial Informatika

Program Studi

Kode 030 031 032 033 034 035 036 037 038 039 040 041 042 043 044 045 046 047 048 049 050 051 052 053 054 055 056 057 058 059 060

No 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 Pendidikan Umum

Program Studi Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Pengajaran Seni Pertunjukan Pengembangan Kurikulum Pengembangan Sumber Daya Manusia Perencanaan dan Kebijakan Publik Psikologi Psikologi Perkembangan Seni Rupa Seni Rupa dan Desain Sosiologi Statistika Teknologi Hasil Pertanian Teknologi Industri Pertanian Teknologi Informasi Teknologi Kelautan Teknologi Pascapanen Teknologi Pembelajaran Teknologi Pendidikan Program Studi S2 lainnya

Kode 061 062 063 064 065 066 067 068 069 070 071 072 073 074 075 076 077 078 079 080 099

Instrumentasi dan Kontrol Kimia Linguistik Manajemen Manajemen Pendidikan Manajemen Sistem Informasi Manajemen Teknologi Matematika Pendidikan Anak Usia Dini Pendidikan Bahasa Pendidikan Bahasa dan Sastra Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SD Pendidikan Bahasa Indonesia Pendidikan Bahasa Inggris Pendidikan Bahasa Jepang Pendidikan Biologi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Sekolah Dasar Pendidikan Islam Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup Pendidikan Kimia Pendidikan Linguistik Terapan Pendidikan Luar Sekolah Pendidikan Matematika Pendidikan Matematika Sekolah Dasar Pendidikan Olahraga Pendidikan Sains Pendidikan Sejarah

96

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

97

Lampiran 10 KODE PROGRAM STUDI S3

No. 29 30 31

Program Studi Pendidikan Matematika Pendidikan Olahraga Pendidikan Umum Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Pengembangan Kurikulum Sains Veteriner Sosiologi Teknologi Industri Pertanian Teknologi Informatika Teknologi Kelautan Teknologi Pendidikan Program Studi S3 lainnya

Kode 029 030 031 032 033 034 035 036 037 038 039 040

No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28

Program Studi Administrasi Pendidikan Bimbingan dan Penyuluhan Biologi Biologi Reproduksi Budidaya Pertanian Epidemiologi Gizi Masyarakat dan Sumber Daya Keluarga Ilmu Administrasi Ilmu Ekonomi Ilmu Hukum Ilmu Kedokteran Ilmu Kesehatan Masyarakat Ilmu Material Ilmu Pangan Ilmu Penyuluhan Pembangunan Ilmu Perairan Ilmu Politik Ilmu Ternak Ilmu-Ilmu Pertanian Kajian Budaya Kehutanan Opto Elektronika dan Aplikasi Laser Pendidikan Bahasa Pendidikan Bahasa Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup Pendidikan Luar Sekolah

Kode 001 002 003 004 005 006 007 008 009 010 011 012 013 014 015 016 017 018 019 020 021 022 023 024 025 026 027 028

32 33 34 35 36 37 38 39 40

98

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

99

LAMPIRAN 11 FORMAT B1 REKAPITULASI PESERTA SERTIFIKASI GURU KABUPATEN/KOTA1

LAMPIRAN 12
FORMAT B2 REKAPITULASI PESERTA SERTIFIKASI GURU PROVINSI PROVINSI: ______________________________ Tempat2 dan Tgl Lahir Bidang Studi/ Guru Kelas Sekolah Tempat Mengajar Nama Alamat

KABUPATEN/KOTA : __________________________ No Urut 1. 2. 3. 4. Dst Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota _____________ Nomor Peserta Nama Lengkap2 Tempat3 dan Tgl Lahir Bidang Studi/Guru Kelas Sekolah Tempat Mengajar Nama Alamat Alamat Peserta

No Urut 1. 2. 3. 4. Dst

Nomor Peserta

Nama Lengkap1

Alamat Peserta

Rayon LPTK

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi_____________

(_______________________) Nama lengkap dan NIP/NIK Catatan: 1. 2.
1

(_______________________) Nama lengkap dan NIP/NIK

Rekapitulasi Peserta Sertifikasi (peserta yang telah mengisi Format A1, Format A2, dan menyerahkan Dokumen Portofolio). Format dikirimkan ke Rayon LPTK dengan tembusan Dinas Pendidikan Provinsi.

Catatan: 1. Format ini dibuat oleh Dinas Pendidikan Provinsi. 2. Format dikirimkan ke Ditjen PMPTK (cq. Direktorat Profesi Pendidik) melalui KSG.

Dibuat oleh dinas kabupaten/kota. Format ini diserahkan ke LPMP dan dinas pendidikan provinsi. 2 Sesuai dengan yang diisikan pada Format A1 3 Sesuai dengan yang diisikan pada Format A1

1 2

Sesuai dengan yang diisikan pada Format A1 Sesuai dengan yang diisikan pada Format A1

100

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

101

.…) orang. sebanyak .. dengan jumlah peserta ………………...........................tanggal/bulan.... (…………………………………............) berkas......... Rekapitulasi Peserta Sertifikasi (Format B1)..... Biodata Peserta Sertifikasi (Format A2) yang telah Diisi oleh Peserta...... 3....... telah diserahkan oleh: Panitia Sertifikasi Guru Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota: ..................Lampiran 13 Lampiran 14 BERITA ACARA1 SERAH TERIMA BERKAS SERTIFIKASI GURU DARI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN/KOTA KEPADA LPMP BA-PF: 1 BERITA ACARA 1 SERAH TERIMA BERKAS SERTIFIKASI GURU DARI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN/KOTA KEPADA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI BA-PF: 1A Pada hari ini: ................................................................... sebanyak ……….... Pada hari ini: ..…) eksemplar.............. Kepada: Kepala DINAS PENDIDIKAN PROVINSI: ................... Formulir Pendaftaran Peserta Sertifikasi (Format A1) yang telah Diisi 2............. oleh Peserta............tahun ........…. Kepada: Kepala LPMP: .. 1 lembar untuk yang menyerahkan/arsip)......................……………………… (……………………………......... (……………………………………………………) eksemplar..................) berkas... Tanda tangan dan nama lengkap Ukuran Kertas A4 Ukuran Kertas A4 1 Format ini Dibuat oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota rangkap 2 (1 lembar untuk dinas pendidikan provinsi.. sebanyak ..... telah diserahkan oleh: Panitia Sertifikasi GURU DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN/KOTA: ......... (……………………………………………………..... Yang Menerima Yang Menyerahkan ................ 1 Format ini Dibuat oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota rangkap 2 (1 lembar untuk LPMP......... 1 lembar untuk yang menyerahkan/arsip)... Tanda tangan dan nama lengkap ..............tahun ......……....................................................... (………………………………) orang.....................……………… (……………………………............ 102 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 103 ........ sebanyak ………….tanggal/bulan ..... Yang Menerima Yang Menyerahkan Rekapitulasi Peserta Sertifikasi (Format B1)........................................ Tanda tangan dan nama lengkap ....................................................... dengan jumlah peserta ……………….............................. 1.............................. Tanda tangan dan nama lengkap .....................

...........tanggal/bulan:.. 1............ 1.………................... Tanda tangan dan nama lengkap Ukuran Kertas: A4 Dibuat PSG Tingkat Rayon LPTK 104 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 105 ........................... Dimulai pukul ...................... 3 X 4...........eksemplar c...) orang Jumlah Dokumen …….. tanggal/bulan: ......……eksemplar Format C3 ……………......... Jumlah portofolio yang dinilai . sebanyak ……............ Ruang: ................... 1 ........................ 2................ Tanda tangan dan nama lengkap Ukuran Kertas A4 Ketua Panitia Sertifikasi Guru Tingkat Rayon LPTK 1 2 Dibuat Rangkap 2 (1 lembar untuk penerima. telah diserahkan oleh: Panitia Sertifikasi Guru Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota: .......... Dokumen Portofolio Peserta Sertifikasi Guru hingga hari: .......tanggal/bulan:......... telah dilaksanakan Penilaian Portofolio..... 3.......……eksemplar Format C2…………................……) Yang Menerima Yang Menyerahkan ...hingga pukul ...........LAMPIRAN 15 LAMPIRAN 16 BERITA ACARA SERAH TERIMA DOKUMEN PORTOFOLIO DARI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN/KOTA KEPADA RAYON LPTK1 BA-PF: 2 BERITA ACARA PELAKSANAAN PENILAIAN PORTOFOLIO1 Pada hari ini: ... 2............................... dengan demikian jumlah bendel portofolio sama dengan dua kali lipat jumlah peserta. b..... 1 lembar untuk yang menyerahkan/arsip).. Lokasi: ....................…..... (...... 2008..... Kepada: Rayon LPTK: .… ( …………………………............ Hal-hal yang terjadi pada saat penilaian portofolio: 4........................... @ 4 Lembar............... Format C1…………........ Tanda tangan dan nama lengkap ..... (…………………………) bendel2 Berkas Rekapitulasi Peserta Sertifikasi.................... sebanyak ……………………. Pas Photo Berwarna........................................) eks Terlampir: a........… ( …………………………………………………………………………………………………).. Dibuat oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota........ Seorang peserta membuat dua eks portofolio.................................. 2008 BA-PF: 3 Pada hari ini: ..............………………………………….....tahun ....... Jumlah peserta ……… (………...……..........

3. 1. 3. 2008 Asesor I / II ….LAMPIRAN 17 FORMAT C1 PENILAIAN PORTOFOLIO INDIVIDUAL RAYON LPTK PENYELENGGARA MATA PELAJARAN/GURU KELAS JENJANG PENDIDIKAN NAMA LENGKAP PESERTA NOMOR PESERTA (14 Digit) : : : : : FORMAT C2 PENILAIAN PORTOFOLIO GABUNGAN RAYON LPTK PENYELENGGARA : MATA PELAJARAN/GURU KELAS : JENJANG PENDIDIKAN : SD/SMP/SMA/SMK/SLB1 NAMA LENGKAP PESERTA : NOMOR PESERTA (14 Digit) : SKOR ASESOR I UNSUR KOMPONEN PORTOFOLIO Kualifikasi akademik Pengalaman mengajar Perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran Pendidikan dan pelatihan Penilaian dari atasan dan pengawas Prestasi akademik Karya pengembangan profesi Keikutsertaan dalam forum ilmiah Pengalaman organisasi di bidang kependidikan dan sosial Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan JUMLAH LAMPIRAN 18 SD/SMP/SMA/SMK/SLB1 SKOR ASESOR II KOMPONEN UNSUR UNSUR 1. ……………….………………………………………… Tanda tangan dan nama lengkap 1 Keterangan: A: Unsur Kualifikasi dan Tugas Pokok B: Unsur Pengembangan Profesi C: Unsur Pendukung Profesi Catatan: …………………………………………………………………………………………………………………………. …………………... 2008 Asesor II Coret yang tidak sesuai 1 Coret yang tidak sesuai 106 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 107 . ……………………………………………………………………………………………. 2.. ………………. 2. 3. 2. …………………………………………………………………………………………………………………………. 4. 1.. KOMPONEN PORTOFOLIO Kualifikasi akademik Pengalaman mengajar Perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran Pendidikan dan pelatihan Penilaian dari atasan dan pengawas Prestasi akademik Karya pengembangan profesi Keikutsertaan dalam forum ilmiah Pengalaman organisasi di bidang kependidikan dan sosial Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan JUMLAH JUMLAH SKOR KOMPONEN UNSUR A KOMPONEN UNSUR A B B C C Keterangan: A: Unsur Kualifikasi dan Tugas Pokok B: Unsur Pengembangan Profesi C: Unsur Pendukung Profesi Catatan: ……………………………………………………………………………………………. Asesor I ……………..

Dst.LAMPIRAN 19 FORMAT C3 REKAPITULASI HASIL PENILAIAN PORTOFOLIO RAYON LPTK PENYELENGGARA MATA PELAJARAN/GURU KELAS JENJANG PENDIDIKAN : : : 1 LAMPIRAN 20 FORMAT C4 DAFTAR PORTOFOLIO TIAP ASESOR RAYON LPTK PENYELENGGARA MATA PELAJARAN/GURU KELAS KETERANGAN*) 1 : : : : : SD/SMP/SMA/SMK/SLB2 SD/SMP/SMA/SMK/SLB2 SKOR SKOR ASESOR 2 NO. URUT 1. 1 Setiap kemasan bendel dokumen portofolio dibuat daftar dengan menggunakan Format C4. (________________________) NIP/NIK. Satu kemasan bendel terdiri atas maksimum 10 bendel dokumen ortofolio. …………… Ketua panitia Penyelenggara3 (_____________________) NIP/NIK. 2. 2 Coret yang tidak sesuai 108 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 109 . Format C4 dibuat oleh PSG Rayon. 5. 3. NOMOR PESERTA NAMA PESERTA ASAL SEKOLAH ASESOR 1 SKOR RATA-RATA JENJANG PENDIDIKAN ASESOR 1 ASESOR 2 ……………………. 3 Untuk Laporan Rektor LPTK Rayon kepada KSG/Ditjen Dikti/Ditjen PMPTK dengan tembusan Dinas Pendidikan Provinsi. Catatan: Diisi: L : MA : MS : MPLPG : K : D : *) 1 NO. Dst. Dinas Pendidkan Kabupaten/Kota format ini ditandatangani oleh Rektor LPTK Rayon. ……………………… Panitia Sertifikasi Guru Rayon: …………… Format ini dibuat oleh Ketua Panitia Penyelenggara dan diserahkan kepada Rektor LPTK Induk Penyelengara Srtifikasi Guru. 3. 2. URUT 1. 4. 2 Coret yang tidak sesuai. NOMOR PESERTA NAMA PESERTA SEKOLAH ASAL Lulus Melengkapi Administrasi Melengkapi Substansi Mengikuti Pendidikan dan Latihan Profesi Guru Klarifikasi Diskualifikasi …………………….

Ketua Panitia Sertifikasi Guru Rayon: …………… (________________________) NIP. 110 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 111 .LAMPIRAN 21 DAFTAR HADIR ASESOR Hari/Tanggal Pukul Acara Tempat : : : : TANDA PENGENAL ASESOR LAMPIRAN 22 SERTIFIKASI GURU 2008 RAYON ……… Nama Tanda Tangan No 1 2 3 4 5 6 7 8 Dst …………NAMA LENGKAP……… ---------------LPTK ASAL--------------Ketua Panitia Sertifikasi Guru Rayon: …………… Stempel Rayon (________________________) NIP.. . ……………….……………………….

9. 2. 3. 11. PSG melakukan pemasukan skor perbaikan (re-entry) data setelah dua asesor kompromi dan perbedaan tiap unsur tidak lebih dari ketentuan skor di atas. namun bila skor total salah satu asesor di bawah batas lulus. 15. 112 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 113 . 14. Asesor melakukan penilaian terdahap dokumen porto folio secara independen. objektif. PSG mencetak hasil Penilaian Portofolio Gabungan (Format C2) dan memberikan kepada asesor untuk ditandatangani oleh dua asesor. maka asesor dapat menghubungi panitia (PSG) untuk klarifikasi data. dan meminta kembali Berita Acara tersebut. maka asesor minta kepada PSG agar Format C2 yang telah terisi data untuk dicetak. PSG meminta hasil penilaian awal beserta skor yang dicoret dan diparaf oleh asesor hasil kompromi untuk diarsipkan. Jika proses penilaian sudah selesai atau sedang berjalan. b. Demikian seterusnya. melebihi angka sebagai berikut. Apabila tidak terjadi kesepakatan antar dua asesor maka diperlukan penilaian oleh asesor ketiga. Lembar Penilaian Individual (Format C1). tiap asesor dapat meminta bantuan PSG terkait untuk memasukkan data. a. Pendukung profesi (20) Meskipun beda skor atar dua asesor kurang dari batasan di atas. PSG mencetak Rekapitulasi Hasil Penilaian Portofolio Tiap Mapel (Lampiran 14). 7. asesor mengecek apakah Format C4 sudah sesuai dengan dokumen portofolio/belum. Jika sudah sesuai. Kualifikasi dan tugas pokok (15) 6. Langkah pertama. PSG memberikan Berita Acara Penilaian Portofolio (BA-PF: 5/Lampiran 25) untuk ditandatangani oleh Asesor. a. Jika belum sesuai. Jika proses pemasukan data telah selesai. dan jujur. 8. b. Asesor mengikuti penjelasan teknis penilaian portofolio. PSG mengadministrasikan dokumen portofolio setelah selesai dinilai oleh asesor. PSG mengadministrasikan Hasil Penilaian Individual (sebelum kesepakatan dan mungkin ada perbaikan skor) sebagai arsip. dan dokumen lain yang relevan. 10. 13. maka asesor dapat langsung memberikan penilaian terhadap dokumen-dokumen portofolio guru. Pengembangan profesi (35) c. 1.LAMPIRAN 23 MEKANISME PENILAIAN PORTOFOLIO 1 kompromi. maka kedua asesor harus 1 Dapat dilengkapi dengan ketentuan lain oleh Rayon LPTK selama tidak bertentangan dengan ketentuan yang ada. 5. Coretan tidak boleh di tipe-x. 12. Kedua asesor melakukan verifikasi data hasil penilaian portofolio. beserta lampirannya berupa Format Hasil Penilaian Individual Tiap Asesor (Format C1) dan Hasil Penilaian Gabuangan (Format C2). untuk mencapai kesepakatan jika hasil penilaian antar dua asesor. 4. Asesor menerima satu bendel (10-50) dokumen portofolio disertai dengan: Daftar Portofolio Tiap Asesor (Format C4). sehingga proses pemasukan data selesai.

........... Jumlah Dokumen Portofolio yang Diserahkan untuk Dinilai ......................................................................................... 2008 telah diserahkan Berkas Penilaian Portofolio oleh ASESOR kepada PSG............................. 1 lembar untuk yang menyerahkan/arsip) 1 Dibuat rangkap 4 (1 lembar untuk penerima (PSG)................ 1 lembar untuk asesor 2) 114 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 115 ................ Terlampir: Pada hari ini: ........... 3. sebanyak 1 (satu ) eksemplar 2. Dokumen Portofolio yang telah dinilai.............................. sebanyak: ………………………………………… (......tanggal/bulan:.................................. (.........) eksemplar Format C1 yang diisi skor dan ditandatangani oleh asesor yang bersangkutan............................... b...........LAMPIRAN 24 LAMPIRAN 25 BERITA ACARA PENYERAHAN DOKUMEN PORTOFOLIO DARI PSG KEPADA ASESOR UNTUK DINILAI1 BA-PF: 4 BERITA ACARA PENYERAHAN BERKAS HASIL PENILAIAN PORTOFOLIO DARI ASESOR KEPADA PSG SETELAH DINILAI1 BA-PF: 5 Pada hari ini: ....... Tanda tangan dan nama lengkap Dibuat rangkap 2 (1 lembar untuk penerima... Tanda tangan dan nama lengkap ..... 2008 telah diserahkan Dokumen Portofolio dari Panitia PSG kepada Asesor untuk dinilai.. 1 lembar untuk asesor 1................................... Format C1 (kosong) Format C2 (kosong) Penerima (Asesor) Yang Menyerahkan Yang Menyerahkan (Asesor) Penerima (PSG) Asesor 2 Asesor 1 .. a.. Tanda tangan dan nama lengkap Ukuran Kertas: A4 1 ............. 1..tanggal/bulan ...................... Tanda tangan dan nama lengkap Ukuran Kertas: A4 ................. Tanda tangan dan nama lengkap .......) eksemplar................... sebanyak 1 (satu ) eksemplar Format C2 yang diisi skor dan ditandatangani oleh dua asesor yang bersangkutan..................................

dan Dinas Kab/Kota menetapkan kuota kab/kota LPMP menyusun dan menyerahkan no. KEGIATAN Februari 1 Informasi kuota provinsi LPMP. Dinas Provinsi. Format A1 dan Format A2 ke guru 8 Guru mengisi dan menyerahkan Format A1 Dinas Provinsi dan Dinas Kab/Kota menyerahkan Format A1 ke LPMP LPMP menyerahkan A1 ke Dit Profesi Pendidik Guru menyusun portofolio Guru menyerahkan dok Portofolio ke Dinas Kab/Kota Dinas Kab/Kota mengirimkan dokumen portofolio ke LPTK Pelaksanaan penilaian portofolio oleh LPTK Pelaksanaan PLPG Maret April Mei Juni Juli Agustus 2 9 3 10 4 11 12 5 13 6 14 15 7 116 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 117 .LAMPIRAN 26 RAMBU-RAMBU JADWAL PELAKSANAAN SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN KUOTA 2008 MELALUI PENILAIAN PORTOFOLIO JADWAL TAHUN 2008 No. guru. KEGIATAN Februari penyerahan nomor peserta. peserta ke Dinas Kab/Kota Dinas Provinsi dan Dinas Kab/Kota menetapkan peserta Dinas Provinsi dan Dinas Kab/Kota menyerahkan SK Penetapan peserta ke LPMP Ditjen PMPTK dan Ditjen Dikti melakukan sosialisasi pelaksanaan sertifikasi guru ke Dinas Prop. LPMP. Kab/Kota. dll Dinas Provinsi dan Dinas Kab/Kota melakukan sosialisasi ke guru peserta sertifikasi dan Maret April Mei Juni Juli Agustus JADWAL TAHUN 2008 No. pengawas.

mendaftar dan menyerahkan dokumen ke Dinas Kab/Kota Dinas Kab/Kota melakukan seleksi administrasi Dinas Kab/Kota mengirimkan calon terpilih ke Ditjen Dikti beserta Maret April Mei Juni Juli Agustus 8 9 2 3 4 5 6 118 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 119 . LPMP. KEGIATAN Februari 1 Informasi program dan sasaran sertifikasi jalur pendidikan ke Dinas Kabupaten/Kot a dan Provinsi Ditjen Dikti dan Ditjen PMPTK melakukan sosialisasi pelaksanaan sertifikasi guru ke Dinas Prop. pengawas. dll Dinas Kab/Kota melakukan sosialisasi ke Cabang Dinas dan guru peserta sertifikasi Guru menyiapkan dokumen. guru. KEGIATAN Februari dokumen 7 LPTK dan Ditjen Dikti melakukan seleksi akademik LPTK memanggil peserta sertifikasi LPTK melaksanakan pendidikan Maret April Mei Juni Juli Agustus JADWAL TAHUN 2008 NO.LAMPIRAN 27 RAMBU-RAMBU JADWAL PELAKSANAAN SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN KUOTA 2008 MELALUI JALUR PENDIDIKAN JADWAL TAHUN 2008 NO. Kab/Kota.

1. Sertifikat pendidik adalah bukti formal sebagai pengakuan yang diberikan kepada guru sebagai tenaga profesional. Rayon perguruan tinggi (digit 1 dan 2) 120 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 121 .LAMPIRAN 28 CONTOH FORMAT SERTIFIKAT PENDIDIK PANDUAN PENGISIAN BLANKO SERTIFIKAT PENDIDIK LAMPIRAN 29 A. Sertifikat pendidik dikeluarkan oleh perguruan tinggi penyelenggara sertifikasi yang ditetapkan oleh Menteri Pendidikan Nasional. Kepada guru yang telah terbukti menguasai kompetensi dan dinyatakan lulus diberikan sertifikat pendidik. Agar nomor tersebut dapat dikenali sebagai suatu kendali dan suatu ciri khas bagi instansi yang membutuhkan. Pendahuluan Sertifikasi guru seperti dinyatakan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen adalah pemberian sertifikat pendidik untuk guru. B. Pemberian sertifikat pendidik bagi guru dilakukan melalui sebuah proses pembuktian penguasaan kompetensi guru atau uji sertifikasi guru. Uji sertifikasi guru bagi guru dalam jabatan dilakukan melalui penilaian portofolio. Sertifikat pendidik yang dikeluarkan oleh perguruan tinggi mencantumkan nomor sertifikat sebagai salah satu bahan kendali bagi perguruan tinggi yang mengeluarkan sertifikat. Tahun 2007 ini ditetapkan 31 perguruan tinggi penyelenggara sertifikasi guru dalam jabatan. maka perlu dibuat suatu formulasi yang seragam untuk semua perguruan tinggi penyelenggara sertifikasi guru. Nomor Sertifikat Pendidik Nomor sertifikat pendidik terdiri atas 12 digit yang mencerminkan beberapa informasi sebagai berikut.

maka penulisan nomor sertifikatnya sebagai berikut: Nomor: 020709400001 122 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 123 .6. dan 7 terdiri dari 3 angka. Bidang studi. 1. dan 12) 2. 11.539. Misalnya: Sertifikat yang dikeluarkan tahun 2007 diberi kode tahun “07” Formulasi Nomor Sertifikat Pendidik adalah sebagai berikut: 3. sebagai identitas bidang studi yang diampu oleh guru peserta sertifikasi. digit 3 dan 4 terdiri dari 2 angka. 10.6. 10. Nomor urut sertifikat ini setiap tahun dimulai dari nomor “00001” lagi. dan 12 terdiri dari 5 angka. dan 7) Nomor urut sertifikat (digit 8. 11. 4. Tahun sertifikat. Misalnya: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Bidang Studi Nomor Urut 4. digit 1 dan 2 terdiri dari 2 angka. Rayon perguruan tinggi. Ketentuan Pemberian Nomor Nomor urut sertifikat. digit 5. digit 8. Kode bidang studi menggunakan kode yang telah ditentukan dalam buku pedoman sertifikasi guru. sebagai identitas nomor urut sertifikat pendidik. Guru bidang studi matematika diberi kode “094” Tahun Sertifikat Rayon LPTK C. 9. sebagai identitas tahun dikeluarkannya sertifikat pendidik. 9. nomor urut sertifikat dimulai dari “00001” sampai dengan “11539”. 3. Kode rayon perguruan tinggi sesuai dengan nomor urut rayon sebagaimana tercantum pada lampiran SK Mendiknas Nomor: 057/O/2007. Ketentuan pemberian nomor urut sertifikat ini dimulai dari nomor “00001” sampai dengan jumlah peserta yang disertifikasi. Misalnya: Universitas Negeri Medan memiliki kuota 11. Misalnya: Nomor rayon untuk Universitas Negeri Medan adalah 02 Contoh: Universitas Negeri Medan tahun 2007 mengeluarkan sertifikat pendidik bagi peserta sertifikasi guru bidang studi matematika dan diberi nomor urut pertama. Tahun sertifikat (digit 3 dan 4) Bidang studi (digit 5.2. sebagai identitas perguruan tinggi penyelenggara sertifikasi guru yang mengeluarkan sertifikat pendidik.

Kode Perguruan Tinggi Kode 23 Perguruan Tinggi Universitas Nusa Cendana Universitas Negeri Makassar Universitas Tadulako Universitas Haluoleo Universitas Negeri Manado Universitas Negeri Gorontalo Universitas Pattimura Universitas Khairun Ternate Universitas Cenderawasih Kode 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 Perguruan Tinggi Universitas Syiah Kuala Universitas Negeri Medan Universitas Bengkulu Universitas Sriwijaya Universitas Riau Universitas Negeri Padang Universitas Lampung Universitas Jambi Universitas Negeri Jakarta Universitas Pendidikan Indonesia Universitas Negeri Yogyakarta Universitas Negeri Semarang Universitas Sebelas Maret Universitas Negeri Surabaya Universitas Negeri Malang Universitas Jember Universitas Lambung Mangkurat Universitas Palangkaraya Universitas Mulawarman Universitas Tanjung Pura Universitas Pendidikan Ganesha Universitas Mataram 24 25 26 27 28 29 30 31 E.D. Kode Bidang Studi/Mata Pelajaran Kode bidang studi/matapelajaran dapat dilihat pada Lampiran 7 124 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 125 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful