SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2008

BUKU 2 PEDOMAN SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN MELALUI PENILAIAN PORTOFOLIO

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2008

SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2008

Buku 1 Buku 2 Buku 3 Buku 4 Buku 5 Buku 6 Buku 7

Pedoman Penetapan Peserta Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Melalui Penilaian Portofolio Panduan Penyusunan Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Melalui Penilaian Portofolio – Untuk Guru Rambu-Rambu Pelaksanaan Pendidikan Dan Latihan Profesi Guru (PLPG) Pedoman Penyelenggaraan Program Sertifikasi Guru dalam Jabatan Melalui Jalur Pendidikan Rambu-Rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru dalam Jabatan Melalui Jalur Pendidikan

Tim Penyusun Prof. Dr. Muchlas Samani, M.Pd. (Direktur Ketenagaan Ditjen Dikti) Drs. Achmad Dasuki, MM, M.Pd. (Direktur Profesi Pendidik Ditjen PMPTK) Prof. Dr. Amat Mukhadis, M.Pd. (Ketua Tim Sertifikasi/UM) Dr. Ismet Basuki, M.Pd. (Sekretaris Tim Sertifikasi/Unesa) Prof. Dr. Djoko Kustono, M.Pd. (Anggota Tim Sertifikasi/UM) Dr. Badrun Karto Wagiran, M.Pd. (Anggota Tim Sertifikasi/UNY) Drs. Suyud, M.Pd. (Anggota Tim Sertifikasi/UNY) Dr. Yatim Riyanto, M.Pd. (Anggota Tim Sertifikasi/Unesa) Dr. Adi Rahmat, M.Si. (Anggota Tim Sertifikasi/UPI) Drs. Sederhana Sembiring, MM. (Direktorat Ketenagaan Ditjen Dikti) Drs. E. Nurzaman A.M, M Si., MM. (Direktorat Profesi Pendidik) Dra. Santi Ambarrukmi, MEd (Direktorat Profesi Pendidik) Dra. Rahayu Retno Sunarni, M.Pd. (Direktorat Ketenagaan Ditjen Dikti) Kontributor Dr. Haris Anwar Syafrudie, M.Pd. (UM) Dr. Wardan Suyanto, M.Ed (UNY) Penelaah Prof. Sugeng Mardiyono, Ph.D (Rektor UNY) Prof. Dr. Haris Supratno (Rektor UNESA) Prof. Dr. M. Idris Arief (Rektor UNM) Prof. Dr. Sunaryo Kartadinata (Rektor UPI) Prof. Dr. Z. Mawardi Effendi (Rektor UNP) Prof. Dr. J.L.L. Lombok (Rektor UNIMA) Dr. P. Wiryono Priyotamtama, SJ. (Rektor USD Yogyakarta) Penyunting Dr. Omay Sumarna, M.Si.

KATA PENGANTAR
Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undangundang RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan bahwa guru wajib memiliki kualifikasi akademik minimum S1/D4, kompetensi, dan sertifikat pendidik. Sehubungan dengan hal tersebut, Menteri Pendidikan Nasional menetapkan 1) Peraturan Nomor 18 Tahun 2007 tentang Sertifikasi bagi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio, 2) Peraturan Nomor 40 Tahun 2007 tentang Sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan Melalui Jalur Pendidikan. Untuk melaksanakan sertifikasi guru pada tahun 2008 yang mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional tersebut di atas, disusunlah 7 (tujuh) buah pedoman dan rambu-rambu, yaitu: Pedoman Penetapan Peserta Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Melalui Penilaian Portofolio Panduan Penyusunan Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Melalui Penilaian Portofolio – Untuk Guru Buku 5: Rambu-Rambu Pelaksanaan Pendidikan Dan Latihan Profesi Guru (PLPG) Buku 6: Pedoman Penyelenggaraan Program Sertifikasi Guru dalam Jabatan Melalui Jalur Pendidikan Buku 7: Rambu-Rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru dalam Jabatan Melalui Jalur Pendidikan Saya mengucapkan terimakasih kepada Tim Sertifikasi Guru yang tergabung dalam Konsorsium Sertifikasi Guru dan pihak lain yang telah berpartisipasi dalam pengembangan Pedoman Sertifikasi Bagi Guru Dalam Jabatan tahun 2008. Buku Buku Buku Buku 1: 2: 3: 4:

Jakarta, Februari 2008 Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi

Copyright © 2008, Departemen Pendidikan Nasional Hak cipta dilindungi undang-undang Dilarang mengcopy sebagian atau keseluruhan isi buku ini untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Departemen Pendidikan Nasional. ISBN 978-979-8439-57-5

dr. Fasli Jalal, Ph.D. NIP 131124234NIP 131 124 234 v
Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Sasaran BAB II POLA SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN A. Latar Belakang B. Persiapan B. Dasar Hukum C.DAFTAR ISI Halaman ii iv vi 1 1 2 3 3 5 5 7 KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR LAMPIRAN BAB I PENDAHULUAN A. Tujuan D. Jadwal Pelaksanaan Sertifikasi Guru Tahun 2008 KONSORSIUM SERTIFIKASI GURU Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio BAB III 11 11 13 15 16 17 17 20 23 25 25 27 42 43 vii BAB IV BAB V BAB IV vi Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio . Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio B. Mekanisme Kerja Institusi Penyelenggara B. Sertifikat Pendidik MEKANISME PENILAIAN PORTOFOLIO DI LPTK A. Pelaksanaan C. Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan MEKANISME SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN MELALUI PENILAIAN PORTOFOLIO A. Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) D. Rayonisasi LPTK B. Tindak lanjut ORGANISASI PELAKSANA SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN A. Penilaian Portofolio C. Peran dan Tugas C.

................................................................................................ Tatacara Pemberian Nomor Peserta .................A..................................... 109 Daftar Hadir Asesor .......... 91 Kode Bidang Studi S2 ............... 108 Format C4 Daftar Portofolio Tiap Asesor ............ 101 102 103 BA-PF: 2 Berita Acara Serah Terima Dokumen Portofolio 104 Dari Dinas Pendidikan Pendidikan Kabupaten/Kota Kepada Rayon LPTK ................ G.......................................................... BA-PF: 1A Berita Acara Serah Terima Berkas Sertifikasi Guru Dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota Kepada LPMP ........................................... E.......................... BA-PF: 3 Berita Acara Pelaksanaan Penilaian Portofolio ................................ 105 Format C1 Penilaian Portofolio Individual ... LAMPIRAN Rasional Dasar Hukum Tugas Penetapan Konsorsium Organisasi Deskripsi Tugas Unsur-unsur KSG Pembiayaan 43 44 45 45 45 47 49 51 DAFTAR LAMPIRAN Halaman Lampiran 1 Lampiran 2 Lampiran 3 Lampiran 4 Lampiran 5 Lampiran 6 Lampiran 7 Lampiran 8 Lampiran 9 Lampiran 10 Lampiran 11 Lampiran 12 Lampiran 13 Lampiran 14 Lampiran 15 Format A1 Formulir Pendaftaran Peserta Sertifikasi Guru .................. Kode Bidang Studi/Mata Pelajaran ...................................... 95 Kode Bidang Studi S3 ................................................................................. Prosedur Pengelolaan Formulir Pendaftaran (Format A1) Dan Biodata (Format A2) Peserta Sertifikasi Guru ... 110 ix Lampiran 16 Lampiran 17 Lampiran 18 Lampiran 19 Lampiran 20 Lampiran 21 viii Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio ............................. 98 Format B1 Rekapitulasi Peserta Sertifikasi Guru 100 Kabupaten/Kota .............................................. 106 Format C2 Penilaian Portofolio Gabungan ................... 61 62 64 66 81 Kode Bidang Studi S1 ..................... 107 Format C3 Rekapitulasi Hasil Penilaian Portofolio ......... Format B2 Rekapitulasi Peserta Sertifikasi Guru Provinsi ... F........ Daftar Provinsi (Digit 3 Dan 4) Dan Kabupaten/Kota (Digit 5 Dan 6) ... BA-PF: 1 Berita Acara Serah Terima Berkas Sertifikasi Guru Dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota Kepada LPMP ........ Format A2 Formulir Biodata Peserta Sertifikasi Guru .......................... B............................ C.... D... 52 Panduan Pengisian Formulir Pendaftaran Peserta Sertifikasi 53 Guru Tahun 2008 .............................................

........ 115 BAB I PENDAHULUAN A.... 120 Panduan Pengisian Blanko Sertifikat Pendidik ...... Sertifikasi guru adalah proses pemberian sertifikat pendidik kepada guru yang telah memenuhi persyaratan.......... Sertifikasi guru diikuti dengan peningkatan kesejahteraan guru........ guru dipersyaratkan memiliki kualifikasi akademik minimal Sarjana atau Diploma IV (S1/D-IV) yang relevan dan menguasai kompetensi sebagai agen pembelajaran............................. Bentuk peningkatan kesejahteraan tersebut berupa pemberian tunjangan profesi bagi guru yang memiliki sertifikat pendidik..................................... BA-PF: 5 Berita Acara Penyerahan Dokumen Portofolio Dari Asesor Kepada PSG Setelah Dinilai .......... Undang-undang RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.. dan kompetensi profesional dibuktikan dengan sertifikat pendidik yang diperoleh melalui sertifikasi.... Sertifikasi guru bertujuan untuk (1) menentukan kelayakan guru dalam melaksanakan tugas sebagai pendidik profesional...................................... (4) meningkatkan martabat guru.. dan Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan menyatakan guru adalah pendidik profesional.............................. Tunjangan tersebut berlaku..... Contoh Format Sertifikasi Pendidik ............. Rambu-Rambu Jadwal Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam 118 Jabatan Kuota 2008 Melalui Jalur Pendidikan .. 121 x Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 1 .... 111 Mekanisme Penilaian Portofolio ......... Misalnya. 112 BA-PF: 4 Berita Acara Penyerahan Dokumen Portofolio Dari 114 PSG Kepada Asesor Untuk Dinilai .................. SMA/MA/SMALB................ Pemenuhan persyaratan penguasaan kompetensi sebagai agen pembelajaran yang meliputi kompetensi pedagogik........ sedangkan guru Matematika di SMP/MTs/SMPLB.......... kompetensi sosial..................... dan SMK/MAK dipersyaratkan lulusan S1/DIV Jurusan/Program Pendidikan Matematika atau Program Studi Matematika yang memiliki Akta IV. guru SD dipersyaratkan lulusan S1/D-IV Jurusan/Program Studi PGSD/Psikologi/Pendidikan lainnya. dalam rangka mewujudkan pendidikan nasional yang bermutu. (2) meningkatkan proses dan hasil pembelajaran........................ Pemenuhan persyaratan kualifikasi akademik minimal S1/D-IV dibuktikan dengan ijazah dan pemenuhan persyaratan relevansi mengacu pada jejang pendidikan yang dimiliki dan mata pelajaran yang dibina.. Untuk itu........ baik bagi guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) maupun bagi guru yang berstatus bukan pegawai negeri sipil (swasta)....... Rambu-Rambu Jadwal Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam 116 Jabatan Kuota 2008 Melalui Penilaian Portofolio . (3) meningkatkan kesejahteraan guru.... kompetensi kepribadian.......Lampiran 22 Lampiran 23 Lampiran 24 Lampiran 25 Lampiran 26 Lampiran 27 Lampiran 28 Lampiran 29 Tanda Pengenal Asesor ..... Latar Belakang Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.....................

(5) asesor. (2) dinas pendidikan provinsi. dan (7) pihak-pihak lain yang terkait. Pelaksanaan kegiatan sertifikasi guru dalam jabatan akan melibatkan banyak instansi yang terkait. 5. dinas pendidikan provinsi. sertifikasi guru telah diberlakukan. dinas pendidikan kabupaten/kota agar memperoleh kesamaan persepsi dan prosedur penyelenggaraannya di lapangan. 3. 4. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 18 Tahun 2007 tentang Sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan. Semua itu mengarah pada tujuan yang sama. misalnya di Amerika Serikat. Lembaga Pejaminan Mutu Pendidikan (LPMP). tentang Pembentukan Keputusan Mendiknas Nomor 057/O/2007 tentang Penetapan Perguruan Tinggi Penyelenggara Sertifikasi Guru dalam Jabatan. 7. (3) LPMP (4) dinas pendidikan kabupaten/kota. 6. Agar dapat dilakukan penjaminan mutu terhadap mekanisme dan prosedur pelaksanaannya. Peraturan Mendiknas Nomor 40 Tahun 2007 tentang Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. 8. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. 2 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 3 . 9. maka diperlukan Pedoman Sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan.Di beberapa negara. tetapi melakukan kendali mutu dengan mengontrol secara ketat terhadap proses pendidikan dan kelulusan di lembaga penghasil guru. C. 2. Memang terdapat beberapa negara yang tidak melakukan sertifikasi guru. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2005 tentang Standar Kualifikasi dan Kompetensi Pendidik.UM. misalnya di Korea Selatan dan Singapura. (6) guru peserta sertifikasi. D. Dasar Hukum Dasar hukum pelaksanaan sertifikasi guru adalah sebagai berikut. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.02-253. Fatwa/Pendapat Hukum Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No. I. 1. Inggris dan Australia. Tujuan Pedoman sertifikasi bagi guru dalam jabatan melalui penilaian portofolio disusun sebagai acuan bagi instansi yang terkait terutama LPTK.01. Di Denmark kegiatan sertifikasi guru baru dirintis dengan sungguh-sungguh sejak tahun 2003. Keputusan Mendiknas Nomor 056/O/2007 Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG). yaitu berupaya agar dihasilkan guru yang bermutu. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Sasaran Pedoman ini diperuntukkan bagi fihak terkait dengan penyelenggaraan sertifikasi bagi guru dalam jabatan yang meliputi (1) Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) penyelenggara sertifikasi guru dalam jabatan. B.

dan (10) penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan.1. (6) prestasi akademik. Sertifikasi melalui penilaian portofolio didasarkan pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 18 Tahun 2007. Alur sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan meliputi hal-hal sebagai berikut. (8) keikutsertaan dalam forum ilmiah. Komponen penilaian portofolio mencakup: (1) kualifikasi akademik. Penilaian portofolio merupakan pengakuan atas pengalaman profesional guru dalam bentuk penilaian terhadap kumpulan dokumen yang mencerminkan kompetensi guru. dan (2) Jalur Pendidikan. Pola ini diperuntukkan kepada guru berprestasi. Sertifikasi guru dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan didasarkan pada Permendiknas Nomor 40 Tahun 2007.BAB II POLA SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN Sertifikasi guru dalam jabatan dilakukan melalui (1) Penilaian Portofolio. (5) penilaian dari atasan dan pengawas. (7) karya pengembangan profesi. Secara umum alur pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan melalui penilaian portofolio disajikan pada Gambar 2. Pola ini diorientasikan kepada guru senior yang memiliki pengalaman mengajar yang cukup. Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Penilaian portofolio peserta sertifikasi guru dilakukan oleh LPTK penyelenggara sertifikasi guru dalam bentuk Rayon yang terdiri dari LPTK Induk dan LPTK Mitra dikoordinasikan oleh Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG). A. (4) perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. 4 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 5 . (3) pengalaman mengajar. (9) pengalaman organisasi di bidang kependidikan dan sosial. (2) pendidikan dan pelatihan.

Lulus SERTIFIKAT PENDIDIK Misalnya ijazah belum dilegalisasi. pernyataan peserta pada portofolio sudah ditandatangani tanpa dibubuhi materai. 6) Apabila hasil penilaian portofolio peserta sertifikasi belum mencapai angka minimal kelulusan. namun secara administrasi masih ada kekurangan maka peserta harus melengkapi kekurangan tersebut (melengkapi administrasi atau MA). Melakukan kegiatan yang berkaitan dengan profesi pendidik untuk melengkapi kekurangan portofolio (melengkapi substansi atau MS) bagi peserta yang memperoleh skor 841 s/d 849. GURU DALAM JABATAN S1/D4 PENILAIAN PORTOFOLIO Tidak Lulus KEGIATAN MELENGKAPI PORTOFOLIO PLPG PELAKSANAAN DIKLAT UJIAN Lulus Tidak Lulus PEMBINAAN OLEH DINAS PENDIDIKAN KAB. maka Rayon LPTK menetapkan alternatif sebagai berikut. Apabila skor hasil penilaian portofolio telah mencapai batas kelulusan. Apabila dalam kurun waktu satu bulan peserta tidak mampu melengkapi akan diikutsertakan dalam Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). 3) 4) 5) 6 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 7 . 1) 2) Guru dalam jabatan peserta sertifikasi. Dokumen portofolio yang telah disusun kemudian diserahkan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota untuk diteruskan kepada Rayon LPTK Penyelenggara sertifikasi untuk dinilai. Peserta yang lulus uji kompetensi memperoleh Sertifikat Pendidik.2. Peserta diberi kesempatan ujian ulang dua kali (untuk materi yang belum lulus)./KOTA/ Tidak Lulus UJIAN ULANG (2X) Lulus KOTA b. Gambar 2.1 Alur sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan Melalui Penilaian Portofolio Penjelasan alur sertifikasi guru dalam jabatan melalui penilaian portofolio sebagaimana gambar di atas sebagai berikut. Penyelenggara adalah perguruan tinggi yang ditunjuk oleh Menteri Pendidikan Nasional dengan waktu penyelenggaraan selama-lamanya 2 (dua) semester. Apabila hasil penilaian portofolio peserta sertifikasi dapat mencapai angka minimal kelulusan. maka dinyatakan lulus dan memperoleh sertifikat pendidik. Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan Sertifikasi guru dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan diorientasikan kepada guru yunior yang berprestasi dan mengajar pada pendidikan dasar (SD dan SMP). Bagan alur pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan jalur pendidikan dilaksanakan sesuai dengan Gambar 2. B. Mengikuti PLPG yang mencakup empat kompetensi guru dan diakhiri dengan uji kompetensi. dan sebagainya. a. Peserta yang tidak lulus pada ujian ulang kedua dikembalikan ke dinas pendidikan kabupaten/kota untuk. menyusun dokumen portofolio dengan mengacu Pedoman Penyusunan Portofolio. Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi terdiri atas LPTK Induk dan LPTK Mitra.

sebagai syarat untuk dapat mengikuti uji kompetensi dalam rangka memperoleh sertifikat pendidik. Untuk peserta yang tidak lulus satu atau lebih mata kuliah setelah ujian ulangan sebanyak dua kali. L TL PELAKSANAAN PENDIDIKAN L PKA UJI KOMPETENSI 8. Panduan pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan melalui jalur pendidikan tertuang pada Buku 6 tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan dan Buku 7 tentang Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. Dokumen ini memberikan fokus pada sertifikasi guru dalam jabatan melalui penilaian portofolio. REMIDI PEMBINAAN Gambar 2. 4. Kesempatan remidi diberikan dua kali. peserta wajib lulus semua matakuliah selama program. Masing-masing Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota mengusulkan 1 (satu) orang guru SMP per bidang studi dan 2 orang guru SD yang telah diseleksi ke Ditjen Dikti. Bila peserta gagal uji kompetensi yang ke-3. Pelaksanaan pendidikan selama 2 semester di LPTK. TL 3 x TL 9. 3. Rekap calon peserta sertifikasi melalui jalur pendidikan beserta dokumen kelengkapannya dikirimkan ke Ditjen Dikti. Peserta yang lolos seleksi akademik mengikuti Pemetaan Kemampuan Awal untuk menentukan jumlah SKS yang wajib diambil selama mengikuti sertifikasi guru melalui jalur pendidikan. Peserta uji kompetensi yang tidak lulus diberi kesempatan untuk mengikuti remidi di LPTK. Ditjen Dikti memfasilitasi seleksi akdemik yang dilakukan LPTK penyelenggara sertifikasi melalui jalur pendidikan untuk menetapkan calon peserta program. 2. DINAS PENDIDIKAN KAB/KOTA PEMBINAAN SELEKSI ADM PROGRAM PENDIDIKAN LPTK SELEKSI AKADEMIK 7. Dinas Kabupaten/Kota melakukan seleksi administratif kepada calon peserta sertifikasi melalui jalur pendidikan. maka peserta diserahkan kembali ke Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten untuk mendapatkan pembinaan.2 Alur Sertifikasi Bagi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan Penjelasan alur sertifikasi guru dalam jabatan melalui jalur pendidikan sebagai berikut. Guru yang memenuhi syarat untuk mengikuti sertifikasi guru dalam jabatan melalui jalur pendidikan mendaftar ke Dinas Kabupaten/Kota dengan melengkapi berkas sesuai pedoman penyelenggaraan. Ditjen Dikti menetapkan alokasi peserta pada masing-masing LPTK yang ditunjuk. 1. Bagi peserta yang belum lulus ujian mata kuliah diberi kesempatan mengikuti pemantapan dan ujian ulangan sampai 2 kali.GURU DALAM JABATAN S1/D4 5. maka peserta dikembalikan ke Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota untuk mendapatkan pembinaan. Peserta yang lulus semua mata kuliah diikutkan uji kompetensi. 6. 8 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 9 . sesuai dengan rambu rambu yang telah ada.

LPTK. Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG) melakukan koordinasi dengan Ditjen Dikti. Mekanisme Kerja Institusi Penyelenggara Penyelenggaraan sertifikasi guru dalam jabatan melalui penilaian portofolio melibatkan berbagai institusi pemerintah yaitu Ditjen Dikti.1 Hubungan Kerja Antarinstitusi Penyelengara Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Hubungan kerja dan aktivitas antar dan setiap institusi penyelenggara sertifikasi guru dalam jabatan melalui penilaian portofolio sebagaimana Gambar 3. Gambar 3. Ditjen PMPTK dan Depag untuk (a) merumuskan standarisasi proses dan hasil sertifikasi guru dan (b) melaksanakan harmonisasi dan 10 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 11 . Dinas Pendidikan Provinsi.1.BAB III MEKANISME SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN MELALUI PENILAIAN PORTOFOLIO A. 1. Hubungan kerja antarinstitusi penyelenggara sertifikasi disajikan pada Gambar 3. Ditjen PMPTK. LPMP. dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.1 dapat dijelaskan sebagai berikut.

12 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 13 . Dokumen ini terkait dengan unsur pengalaman.sinkronisasi kebijakan sertifikasi guru. (5) prosedur penyusunan portofolio dan penjelasan tentang rubrik portofolio. LPTK menyerahkan hasil perjanjian tentang penilaian portofolio kepada LPMP dengan tembusan kepada dinas pendidikan provinsi. LPTK menyampaikan kabupaten/kota. Ditjen PMPTK menyampaikan informasi yang tertuang dalam panduan sertifikasi guru kepada dinas pendidikan provinsi dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) dalam bentuk sosialisasi. 9. karya. 4. Kepada asesor yang dinyatakan lulus seleksi diberikan Nomor Induk Asesor (NIA). Materi sosialisasi antara lain mencakup: (1) prosedur dan tatacara pendaftaran. dan (6) jadwal penyerahan dokumen portofolio. LPMP mengadakan perjanjian dengan LPTK tentang penggunaan dana pelaksanaan sertifikasi guru. 7. 8. Kegiatan ini bisa dilakukan secara simultan dengan sosialisasi sertifikasi guru oleh Ditjen PMPTK. hasil penilaian portofolio kepada dinas 3. 10. 14. KSG melakukan koordinasi dengan Rayon LPTK dan menyampaikan hasil harmonisasi dan sinkronisasi kebijakan sertifikasi guru untuk dilaksanakan. Prosedur sertifikasi guru pada satuan pendidikan di bawah Departemen Agama menyesuaikan prosedur sertifikasi yang ditetapkan oleh Depdiknas. Dinas pendidikan kabupaten/kota meneruskan informasi dalam bentuk sosialisasi sertifikasi kepada guru. Dokumen portofolio guru dinilai oleh 2 (dua) asesor berpedoman pada buku Panduan Penyusunan Portofolio (Buku 3). Penilaian Portofolio Portofolio adalah bukti fisik (dokumen) yang menggambarkan pengalaman berkarya/prestasi yang dicapai selama menjalankan tugas profesi sebagai guru dalam interval waktu tertentu. Ditjen PMPTK melalui Direktorat Profesi Pendidik memberikan nomor registrasi kepada guru peserta sertifikasi yang lulus. Ditjen Dikti dan Ditjen PMPTK menetapkan panduan-panduan sertifikasi guru berdasarkan hasil sinkronisasi dan standarisasi pelaksanaan sertifikasi guru yang dilakukan KSG. LPTK penyelenggara. 15. dan prestasi selama guru yang bersangkutan menjalankan peran sebagai agen pembelajaran. 2. Dinas pendidikan provinsi meneruskan informasi yang tertuang dalam panduan-panduan sertifikasi guru kepada dinas pendidikan kabupaten/kota. (4) syarat mengikuti serifikasi. 12. 13. Asesor yang diberi tugas untuk menilai portofolio ditetapkan oleh perguruan tinggi penyelenggara sertifikasi guru berdasarkan rambu-rambu yang ditetapkan oleh Ditjen Dikti. Dinas pendidikan provinsi menyampaikan rekapitulasi tersebut kepada KSG. (3) peranan lembaga-lembaga terkait (dinas pendidikan provinsi. LPMP). Berdasarkan hasil penilaian portofolio peserta sertifikasi dikelompokkan ke dalam 6 (enam) kategori. kabupaten/kota. selanjutnya menyerahkan dokumen portofolio dan rekapitulasi tersebut kepada Rayon LPTK penyelenggara sertifikasi. Daftar rekapitulasi tersebut juga diserahkan kepada dinas pendidikan provinsi untuk direkap menjadi peserta sertifikasi tingkat provinsi. 5. (2) prosedur dan tatacara sertifikasi guru dalam jabatan. 11. Guru peserta sertifikasi menyusun dokumen portofolio dan menyiapkan data lain yang terkait kemudian diserahkan ke dinas pendidikan kabupaten/kota. yaitu: 6. B. Dokumen portofolio guru berisi data dan informasi catatan pengalaman guru dalam upaya meningkatkan profesionalitasnya dalam proses belajar mengajar. Dinas pendidikan kabupaten/kota mengadministrasikan dokumen portofolio yang disusun guru beserta kelengkapan lainnya dan membuat rekapitulasi peserta sertifikasi. LPTK memberikan laporan hasil penilaian portofolio kepada Ditjen Dikti dan Ditjen PMPTK melalui KSG. LPTK mengumumkan hasil penilaian portofolio kepada guru peserta dan memberikan sertifikat pendidik kepada peserta yang lulus.

Peserta yang tidak lulus pada ujian ulang kedua dikembalikan ke Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.2. pernyataan peserta pada portofolio sudah ditandatangani tanpa dibubuhi materai. b. Guru peserta sertifikasi kategori 5 yang terbukti memalsukan dokumen dan guru peserta kategori 6 akan dikembalikan ke dinas pendidikan kabupaten/kota untuk dilakukan pembinaan. Melengkapi Substansi (MS) Peserta dengan hasil penilaian portofolio belum mencapai skor minimal kelulusan. dan 4. dan sebagainya.2. yaitu 841-849 harus memenuhi skor minimal dengan melakukan kegiatan yang berkaitan dengan profesi pendidik untuk melengkapi kekurangan portofolio tersebut. Klarifikasi (K) Peserta yang melampirkan sebagian atau keseluruhan dokumen portofolio yang diragukan keaslian/kebenar-nya. Misalnya ijazah belum dilegalisasi.1. Kuota peserta yang didiskualifikasi tidak dapat digantikan oleh peserta lain. Peserta harus melengkapi kekurangan tersebut kemudian dokumen dikirimkan lagi ke LPTK. Gambar 3. Melengkapi Administrasi (MA) Peserta yang harus melengkapi administrasi apabila skor hasil penilaian portofolionya telah mencapai batas kelulusan. 2. 3. Dokumen peserta akan dikembalikan ke Dinas Pendidikan Provinsi dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Tindaklanjut Hasil Penilaian Portofolio C. 6. 2. terbukti secara sengaja melakukan usaha penyuapan. tidak sesuai dengan kriteria penetapan peserta. Diskualifikasi (D) Peserta sertifikasi akan didiskualifikasi apabila: a. tetapi masih ada kekurangan administrasi. di bawah menyajikan prosedur tindaklanjut bagi guru peserta sertifikasi yang termasuk kategori 1. atau 14 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 15 . maka diberikan kategori klarifikasi. Mengikuti PLPG (MPLPG) Peserta yang memiliki skor penilaian portofolio belum mencapai skor minimal kelulusan harus mengikuti PLPG yang mencakup empat kompetensi guru dan diakhiri dengan uji kompetensi. Lulus Portofolio (L) Peserta yang dinyatakan lulus penilaian portofolio apabila mendapatkan skor penilaian portofolio sama dengan atau di atas skor minimal kelulusan. Jadwal PLPG ditetapkan oleh LPTK. maka peserta didiskualifikasi. Peserta diberi kesempatan ujian ulang dua kali (untuk materi yang belum lulus). 3. Peserta yang lulus uji kompetensi memperoleh Sertifikat Pendidik. Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) Tujuan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (Diklat Profesi Guru atau PLPG) untuk meningkatkan kompetensi guru sesuai dengan persyaratan sebagai guru profesional yang ditetapkan dalam undang-undang. Peserta PLPG adalah guru peserta program sertifikasi yang belum lulus pada penilaian portofolio dan direkomendasikan oleh LPTK penyelenggara sertifikasi untuk mengikuti PLPG. Gambar 3. 4. Jika peserta terbukti melakukan pemalsuan dokumen. 5.

Bendahara dan Wakil Bendahara Rayon 6. dan aturan tentang sertifikasi guru. A. Mekanisme penilaian portofolio terdiri atas persiapan.Penyelenggaraan PLPG dilakukan berdasarkan proses baku sebagaimana tertuang dalam Rambu-Rambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (Buku 5). pelaksanaan. Persiapan a. komitmen tinggi terhadap tugas. Memiliki komitmen tinggi terhadap tugas. Unsur Kepanitiaan Ketua Rayon Wakil Ketua Rayon Sekretaris dan Wakil Sekretaris Rayon Kriteria Personalia Pimpinan LPTK Induk Penyelenggara Sertifikasi. Memiliki komitmen tinggi terhadap tugas. Tim Ahli 5. serta waktu yang cukup untuk No. Uraian ketiga hal tersebut adalah sebagai berikut. Memiliki wawasan tentang sertifikasi guru. serta waktu yang cukup untuk melaksanakan tugas. minimal dengan susunan kepanitiaan sebagai berikut. jujur. 4. jujur. Sertifikat Pendidik Pemberian sertifikat pendidik bagi peserta yang lulus sertifikasi guru dikeluarkan oleh LPTK berpedoman pada Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 02/KSG-DIKTI/2007 tanggal 22 Oktober 2007 dan Nomor 02/KSG-DIKTI/2008 tanggal 28 Februari 2008. BAB IV MEKANISME PENILAIAN PORTOFOLIO DI LPTK D. dan memiliki waktu yang cukup untuk melaksanakan tugas. dan memiliki waktu yang cukup untuk melaksanakan tugas. 1. Memiliki wawasan tentang sertifikasi guru dan asesmen. Sekretariat 16 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 17 . komitmen tinggi terhadap tugas. Menguasai prosedur. serta memiliki komitmen tinggi terhadap tugas. tata cara. 2. Rayon LPTK membentuk Panitia Sertifikasi Guru (PSG) melalui surat keputusan. kesekretariatan. dan tindak lanjut. Ketua Pelaksana 7. 3. serta mampu mengelola keuangan negara dan pertanggungjawaban keuangan penyelenggaraan sertifikasi guru sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pimpinan LPTK Mitra Penyelenggara Sertifikasi.

atau S1 dan S2 h. Divisi Diklat Profesi Guru (PLPG) 10. serta waktu yang cukup untuk melaksanakan tugas. sehingga mampu melaksanakan tugas dalam menilai portofolio. Berpendidikan minimal S2 (dapat S1 kependidikan dan S2 kependidikan. g. dalam format excel. b. dan mencetak sesuai dengan jumlah pasang asesor. k. Unsur Kepanitiaan Divisi Penilaian Kriteria Personalia melaksanakan tugas. komitmen tinggi terhadap tugas. penentuan sekretariat pelaksanaan sertifikasi guru. dalam format excel. dan sanggup melaksanakan penilaian portofolio guru secara jujur dan objektif. penentuan tempat pelaksanaan penilaian portofolio.No. dengan agenda antara lain: 1) 2) 3) 4) f. Memiliki wawasan tentang sertifikasi guru dan asesmen. Tiap LPTK penyelenggara sertifikasi guru memilih calon asesor untuk mengikuti pelatihan/pembekalan asesesor dalam menilai dokumen portofolio guru yang diselenggarakan Rayon LPTK dengan pelatih/instruktur dari Ditjen Dikti. atau S1 kependidikan dan S2 nonkependidikan. PSG melaksanakan rapat koordinasi pelaksanaan sertifikasi guru antarLPTK dalam satu rayon. Memiliki wawasan tentang sertifikasi guru dan manajemen diklat. komitmen tinggi terhadap tugas. i. Sesuai kebutuhan. 1) Warga negara Indonesia yang berstatus sebagai dosen atau widyaiswara yang memenuhi persyaratan dan ditugaskan oleh Ketua Rayon LPTK. PSG membuat Daftar Penilaian Portofolio Gabungan yang telah dilengkapi dengan nama peserta. 1 Setiap peserta 2 (dua) eksemplar dokumen portofolio. Divisi Data dan Informasi 11. kemampuan mengelola data dan informasi terutama ICT. nonkependidikan yang sudah memiliki Akta V atau sertifikat Applied Approach). Kriteria asesor adalah sebagai berikut. Dalam merekrut asesor. PSG membuat Rekapitulasi Hasil Penilaian C3/Lampiran 19). c. dan nama dua asesor (Format C2/Lampiran 18). Sehat jasmani dan rohani. komitmen tinggi terhadap tugas. dan nama asesor (Format C1/Lampiran 17). penentuan tempat dan jadwal PLPG. dan mencetak sesuai dengan jumlah asesor. d. serta waktu yang cukup untuk melaksanakan tugas. PSG membuat Daftar Penilaian Portofolio Individual dalam format excel yang dilengkapi dengan nama peserta. Portofolio (Format 2) 3) 4) j. e. 8. Memiliki komitmen. kinerja yang baik. PSG menyusun deskripsi tugas tiap unsur kepanitiaan. serta waktu yang cukup untuk melaksanakan tugas. LPTK bisa melibatkan widyaiswara LPMP dan atau P4TK sepanjang memenuhi persyaratan. Setiap satu dokumen portofolio dinilai Asesor tahun 2007 bisa ditugasi selama yang bersangkutan masih memenuhi persyaratan atau merekrut asesor baru tahun 2008 sesuai kebutuhan. dalam format excel. Divisi Lain Rayon LPTK menerima dokumen portofolio1 dari dinas pendidikan kabupaten/kota dan daftar rekapitulasi peserta sertifikasi. penentuan jadwal pelaksanaan penilaian portofolio. PSG menyiapkan Berita Acara Pelaksanaan Penilaian Portofolio (BA-PF: 3) dengan format seperti pada Lampiran 16 dan menggandakan sesuai kebutuhan. Memiliki wawasan tentang sertifikasi guru. 18 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 19 . Merekrut calon asesor1 penilaian portofolio. 1 PSG mengidentifikasikan dan melakukan pengemasan dokumen portofolio tiap asesor disertai dengan Daftar Portofolio Tiap Asesor kepada tiap asesor (Format C4/Lampiran 20). atau S1 nonkependidikan dan S2 kependidikan. 9.

PSG memberikan layanan akademik dan administratif kepada para asesor. PSG menyiapkan Berita Acara Penyerahan Dokumen Portofolio tiap asesor disertai dengan Daftar Penilaian Portofolio Individual (yang telah diisi oleh Asesor) dari Tiap Asesor kepada PSG (BA-PF: 5/Lampiran 25). (b) Mekanisme penilaian portofolio individual. (a) Kualifikasi dan tugas pokok (15) (b) Pengembangan profesi (35) (c) Pendukung profesi (20) i. d. g. Meskipun beda skor antardua asesor kurang dari batasan di atas. brainware. hardware. s. PSG menyiapkan Daftar Hadir Asesor (Lampiran 21). p. Satu kemasan terdiri atas maksimal sepuluh bendel dokumen portofolio peserta. PSG mengadakan pertemuan teknis (technical meeting) persiapan penilaian portofolio dengan para asesor. f. PSG menyiapkan ATK untuk pelaksanaan sertifikasi guru. (a) Mekanisme penilaian portofolio secara umum. r. Dua asesor harus melakukan verifikasi hasil penilaian portofolio untuk mencapai kesepakatan jika hasil penilaian antar dua asesor di setiap unsur melebihi angka sebagai berikut. t. PSG menyiapkan software entry data hasil penilaian portofolio. (c) Mekanisme penyerahan hasil penilaian portofolio individual kepada petugas entry data. Informasi yang diberikan antara lain sebagai berikut1. PSG mengalokasikan waktu kepada asesor untuk melaksanakan tugas penilaian dokumen portofolio. PSG menyiapkan sofware. b. maka kedua asesor 1 Bisa dikembangkan sesuai kebutuhan selama tidak bertentangan dengan ketentuan yang ada. h. (d) Mekanisme verifikasi skor yang berbeda (di luar toleransi) antara dua asesor penilai portofolio yang sama. n. q. PSG menyiapkan Berita Acara Penyerahan Dokumen Portofolio tiap asesor yang telah dipak disertai dengan Daftar Penilaian Portofolio Individual (kosong) dari PSG kepada setiap asesor (BA-PF: 4/Lampiran 24). PSG mencetak Hasil Penilaian Portofolio Gabungan (Format C2/Lampiran 18) dan memberikan kembali kepada asesor untuk diverifikasi apabila terdapat skor yang berbeda secara mencolok tiap unsur antardua asesor. B. PSG memberikan Dokumen Portofolio Tiap Asesor yang telah dikemas disertai dengan Daftar Penilaian Portofolio Individual (kosong) kepada Asesor terkait untuk dinilai secara independen (Dengan Berita Acara BAPF: 4 pada Lampiran 24). o. 1 Bisa dikembangkan sesuai kebutuhan selama tidak bertentangan dengan ketentuan yang ada. e. c. PSG menyiapkan hardware dan petugas entry data (brainware) hasil penilaian portofolio. sesuai dengan ketentuan yang berlaku. PSG menyiapkan Tanda Pengenal Asesor (Lampiran 22). 2 Dapat diikat dengan tali. PSG menyiapkan format-format Surat Pertanggungjawaban keuangan. l. PSG membawa Dokumen Portofolio tiap asesor yang telah dikemas2 disertai dengan Daftar Penilaian Portofolio ke tempat penilaian. 20 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 21 . m. dan ATK di tempat penilaian portofolio sesuai kesepakatan rapat rayon. (g) Informasi lain yang dianggap perlu. PSG menyiapkan Mekanisme Penilaian Portofolio1 (Lampiran 23). namun bila skor total salah satu asesor di bawah batas lulus. (e) Mekanisme entry data perbaikan skor setelah dilakukan verifikasi antar dua asesor penilai portofolio yang sama. (f) Mekanisme penandatanganan Berita Acara Hasil Penilaian Portofolio. Pelaksanaan a. PSG menerima hasil penilaian portofolio dari asesor individual yang telah diisi oleh asesor (Format C1/Lampiran 17) dan melakukan entry data.oleh 2 (dua) orang asesor.

Jika pada saat sertifikasi dan atau di kemudian hari diperoleh informasi tentang penyimpangan pelaksanaan sertifikasi (oleh guru. PSG meminta berkas hasil penilaian awal beserta skor yang dicoret dan diparaf oleh asesor terhadap hasil kesepakatan objektif untuk diarsipkan. kepribadian. Coretan tidak boleh dilakukan dengan tip-ex. r. PSG mencetak Rekapitulasi Hasil Penilaian Portofolio Tiap Mapel (Format C3/Lampiran 19) dan melaporkan ke Rektor LPTK Induk. 22 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 23 . LPTK menindaklanjutinya dengan melakukan verifikasi dan mengambil tindakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. dan meminta kepada asesor untuk melampirkan Hasil Penilaian Individual Tiap Asesor (Format C1) dan Hasil Penilaian Gabungan (Format C2) yang telah ditandatangani oleh asesor. dengan tembusan Dinas Pendidikan Provinsi. Ditjen PMPTK. dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. PSG memberikan Berita Acara Hasil Penilaian Portofolio (BA-PF: 5/Lampiran 25) untuk ditandatangani oleh asesor. k. Rektor LPTK Induk selaku ketua rayon mengirim hasil pelaksanaan penilaian portofolio kepada Ditjen Dikti. profesional. PSG mencetak kembali Hasil Penilaian Portofolio Gabungan (Format C2/Lampiran 18) dan memberikan kepada asesor untuk ditandatangani oleh dua asesor. PSG mengadministrasikan dokumen portofolio setelah selesai dinilai oleh asesor sebagai arsip. Apabila tidak terjadi kesepakatan antardua asesor maka diperlukan penilaian oleh asesor ketiga. q. LPMP. m. PSG mengadministrasikan Hasil Penilaian Individual (sebelum kesepakatan dan mungkin ada perbaikan skor) sebagai arsip. l. o. dan meminta kembali Berita Acara untuk PSG serta memberikan arsipnya kepada asesor. C. p. asesor. PSG membuat laporan pelaksanaan dan hasil penilaian portofolio kepada LPTK Induk. KSG. Tindak Lanjut LPTK betanggung jawab dan menjamin bahwa guru yang lulus sertifikasi memiliki kompetensi pedagogik.harus melakukan kesepakatan secara objektif. 14 Tahun 2005. PSG melakukan re-entry data setelah dua asesor mencapai kesepakatan objektif dan perbedaan tiap unsur tidak lebih dari ketentuan skor di atas. j. dan sosial sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang No. n. atau PSG).

LPTK Induk dan mitra berkolaborasi dalam perencanaan. 2. pelaksanaan. Rayonisasi LPTK 1. 24 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 25 . c. efektif. Mekanisme Kerja Bagan organisasi Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru. pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan dilakukan dengan rayonisasi. dan KSG ke LPTK penyelenggara dapat dilakukan lebih mudah. Ditjen Dikti. LPTK yang memiliki jumlah program studi yang terbatas. Hal ini didasarkan pada pertimbangan sebagai berikut. Ditjen PMPTK. Mekanisme kerja Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru diuraikan sebagai berikut. dan efisien. Objektivitas penilaian terjamin dan mengurangi beban psikologis asesor (tidak menilai portofolio guru se daerah atau yang dikenal). a. Penyebaran informasi yang terkait dengan sistem penyelenggaraan sertifikasi guru dari berbagai pihak antara lain Depdiknas. Rasional Sesuai dengan Keputusan Mendiknas Nomor 057/O/2007. b.BAB V ORGANISASI PELAKSANA SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN A. dan tindak lanjut penyelenggaraan sertifikasi guru dalam jabatan. memungkinkan untuk pelaksanaan sertifikasi guru sesuai dengan jenis keahlian guru di sekolah sangat beragam dengan cara memanfaatkan asesor antar LPTK dalam satu rayon atau antar LPTK di luar rayon.1. disajikan pada Gambar 5.

Kuota sertifikasi guru dalam jabatan secara nasional. transparan. PSG mengadministrasikan hasil penilaian portofolio. PROVINSI X Penilaian PF Penilaian PF Rayon LPTK melaporkan peserta yang lulus ke Ditjen PMPTK dengan tembusan KSG. dinas pendidikan provinsi. b. melaksanakan. PSG merencanakan dan memanfaatkan anggaran secara proporsional. e. c. a. f. h. Keputusan Mendiknas tentang Pembentukan Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG). LPTK Induk bersama LPTK Mitra dalam satu rayon membentuk Panitia Pelaksana Sertifikasi Guru (PSG). dan dinas pendidikan kabupaten/ kota. antara lain sebagai berikut. Peran dan Tugas GURU TK-SD-SMP-SMA-SMK-SLB PESERTA SERTIFIKASI SERTIFIKASI KOORDINASI 1. dan mengevaluasi PLPG. Keputusan Mendiknas tentang Panduan Penyusunan Portofolio. RAYON I (LPTK INDUK) RAYON II (LPTK INDUK) RAYON III g. e. Rayon LPTK menerbitkan Sertifikat Pendidik (Format di Lampiran 28) yang ditandatangani oleh Rektor LPTK Induk selaku Ketua Rayon dan mengirimkannya kepada guru yang telah lulus sertifikasi. Keputusan Mendiknas tentang Penetapan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Penyelenggara Pendidikan Profesi bagi Guru Dalam Jabatan. (LPTK INDUK) PF diserahkan LPTK-MITRA LPTK-MITRA PF diserahkan LPTK-MITRA PF diserahkan h. PSG merencanakan pelaksanaan penilaian portofolio. g. d. PSG merencanakan. Peraturan Mendiknas tentang Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. Apabila dalam rayon tidak terdapat program studi yang relevan dengan keahlian yang dinilai maka rayon dapat meminta bantuan asesor dari rayon lain. a. d. Pengaturan lebih lanjut secara operasional dituangkan dalam perjanjian kerja. dan akuntabel. Gambar 5.Penilaian PF f. Penilaian portofolio oleh asesor dilakukan secara konsinyasi (dilakukan dalam tempat dan waktu yang sama) yang dikoordinasikan oleh LPTK Induk.1 Bagan Rayonisasi LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru Penjelasan Bagan Rayonisasi LPTK Penyelengara Sertifikasi Guru. 26 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 27 . Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mendiknas menetapkan Peraturan dan Ketentuan tentang Sertifikasi Guru. Keputusan Mendiknas tentang Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio. Dinas Kab/kota Dinas Kab/kota Dinas Kab/kota Dinas Kab/kota Dinas Kab/kota Dinas Kab/kota B. i. c. Peraturan Mendiknas tentang Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio. Keputusan Mendiknas tentang Penetapan Perguruan Tinggi Penyelenggara Sertifikasi Guru Dalam Jabatan b.

j. Mengembangkan pedoman penyelenggaraan sertifikasi guru prajabatan. f. d. q. f. dan LPMP. yang menjadi wilayah rayon LPTK h. g. m. Menetapkan kabupaten/kota penyelenggara sertifikasi guru. Program 3. Merumuskan standar proses dan hasil sertifikasi guru. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Ditjen Dikti melakukan hal-hal sebagai berikut. n. menganalisis. Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG) KSG melakukan hal-hal sebagai berikut. Keputusan Mendiknas tentang Pedoman Penetapan Peserta. LPTK dengan Dinas Pendidikan Provinsi. Mengembangkan Panduan Penyusunan Portofolio. Mengembangkan Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio. i. h. Mengelola sistem registrasi guru yang bersertifikat. Mengumpulkan. dan mempublikasikan informasi sertifikasi guru. Mengembangkan instrumen tes kinerja peserta PPG. Mengembangkan Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio untuk Guru. a. Mengembangkan Rambu-rambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). c. Melaksanakan harmonisasi dan sinkronisasi kebijakan sertifikasi guru. e. j. e. Mengembangkan instrumen tes tulis peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan mengelola bank soal. l. j. m. Mengembangkan sistem dan mekanisme sertifikasi guru. b. 2. dan menindaklanjuti masukan masyarakat. Melaksanakan penjaminan mutu penyelenggaraan sertifikasi guru. a. Mengembangkan dan mengelola sistem informasi sertifikasi guru. Keputusan Mendiknas tentang Rambu-rambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). o. Menampung. Mengembangkan Pedoman Penyelenggaraan Program Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. Keputusan Mendiknas tentang Pedoman Penyelenggaraan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. Mengkoordinasikan pelaksanaan monitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh tim independen. Keputusan Mendiknas tentang Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan.i. Mengembangkan instrumen lain yang terkait dengan sertifikasi guru. Melaksanakan seleksi LPTK penyelenggara sertifikasi guru dan pendidikan profesi. c. b. Mengembangkan instrumen tes tulis dan tes kinerja bagi peserta sertifikasi guru melalui jalur pendidikan p. Keputusan Mendiknas tentang Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio untuk Guru. 28 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 29 . Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. l. g. Memfasilitasi kegiatan KSG. Melaksanakan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan sertifikasi guru serta merumuskan rekomendasi dalam rangka pengendalian proses dan hasil sertifikasi guru. Mengembangkan naskah akademik sistem sertifikasi guru. Merancang rayonisasi PTPTK/LPTK penyelenggara sertifikasi guru. mengolah. Mengembangkan Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. k. Melakukan koordinasi antar LPTK Penyelenggara. i. k. k. d. Menyusun naskah akademik KSG.

Melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan sertifikasi guru. g. c. dan dinas pendidikan kabupaten/kota. Memfasilitasi dinas pendidikan provinsi dan dinas pendidikan kabupaten/kota dalam menjabarkan rambu-rambu kriteria seleksi internal provinsi. j. Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio. 4. Mengembangkan sistem dan mekanisme sertifikasi guru. a). Penetapan peserta dilakukan secara terbuka dan transparan dengan melibatkan beberapa unsur terkait yaitu perwakilan dari kepala sekolah. Menyusun panduan penyaluran dana pelaksanaan sertifikasi guru. h. Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio untuk Guru. Mensosialisasikan kebijakan yang berkaitan dengan pelaksanaan sertifikasi guru kepada dinas pendidikan provinsi dan dinas pendidikan kabupaten/kota. LPMP. Direktorat Jenderal Peningkatan Kependidikan (Ditjen PMPTK) Mutu Pendidik dan Tenaga Ditjen PMPTK melakukan hal-hal sebagai berikut. guru. e. Pedoman Penyelenggaraan Program Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. i. Membuat daftar prioritas peserta sertifikasi guru berdasarkan kriteria yang ditetapkan oleh Ditjen. Menyusun panduan penyaluran dana tunjangan profesi guru. Panduan Penyusunan Portofolio. 1) Menerima dokumen dari Ditjen PMPTK sebagai berikut. 5) 4) 2) 3) Buku 7 : f. m. Mengkoordinasikan pelaksanaan sertifikasi guru dengan dinas pendidikan provinsi. Rambu-rambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). 5.r. a. a. Mengidentifikasikan dan mengolah data untuk menetapkan kuota peserta sertifikasi guru di setiap provinsi dan kabupaten/kota. b). Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2008 terdiri dari: Buku 1 Buku 2 Buku 3 Buku 4 Buku 5 Buku 6 : : : : : : Pedoman Penetapan Peserta. Jadwal Pelaksanaan Sertifikasi Guru Melaksanakan sosialisasi program sertifikasi kepada dinas kabupaten/kota dan guru di wilayah kerjanya. l. b. k. Memonitor kegiatan dinas pendidikan kabupaten/kota yang terkait dengan pelaksanaan sertifikasi guru. Mengembangkan sistem manajemen informasi peserta sertifikasi guru. Memberi Nomor Registrasi Guru yang telah mendapat Sertifikat Pendidik untuk ditetapkan sebagai penerima tunjangan profesi. Melakukan kegiatan rekrutmen peserta sertifikasi guru SLB sebagai berikut: a). Dewan Pendidikan Kabupaten/Kota dan asosiasi Guru lainnya. 30 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 31 . Melaksanakan sosialisasi mekanisme dan pelaksanaan sertifikasi guru kepada LPTK penyelenggara. Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. Dinas Pendidikan Provinsi Dinas pendidikan provinsi melakukan hal-hal sebagai berikut. PGRI. Membuat rekapitulasi peserta sertifikasi guru dari dinas pendidikan kabupaten/kota. dan pengiriman berkas portofolio ke LPTK penyelenggara. Mengolah dan menganalisis data sertifikasi guru. Menyusun Pedoman Penetapan Peserta sertifikasi guru. Membentuk Panitia Sertifikasi Guru (PSG) tingkat provinsi untuk melaksanakan tugas-tugas sebagai berikut. Memfasilitasi Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). antara lain: rekapitulasi peserta sertifikasi guru ke dinas pendidikan provinsi. pengawas. d.

6. Buku 1 : Pedoman Penetapan Peserta. b. Menyalurkan nomor peserta dalam bentuk rentang ke dinas pendidikan kabupaten/kota. menetapkan (dengan surat keputusan dinas pendidikan provinsi). h. Buku 6 : Pedoman Penyelenggaraan Program Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. Memfasilitasi pendanaan persiapan pelaksanaan diklat profesi guru di wilayahnya. Mendistribusikan Format A1 tentang Formulir Pendaftaran (Lampiran 1) dan Format A2 tentang Biodata Peserta Sertifikasi Guru (Lampiran 4) ke kabupaten/kota. Buku 4 : Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio untuk Guru. Mengkoordinasikan persiapan pelaksanaan sertifikasi guru di wilayahnya. Buku 3 : Panduan Penyusunan Portofolio. f. Mengendalikan kualitas penyelenggaraan sertifikasi guru sesuai dengan pedoman dan kewenangan dinas pendidikan provinsi. d. Buku 5 : Rambu-rambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). 32 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 33 . Bersama dinas pendidikan provinsi dan kabupaten/kota menghitung dan menyepakati kuota peserta sertifikasi kabupaten/kota. a. g. c). Buku 7 : Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. 6) Melaksanakan tugas lain berkaitan dengan sertifikasi guru. memverifikasi dokumen portofolio guru SLB dan mengirimkan ke LPTK penyelengara sertifikasi guru dalam jabatan1. h. c). e. Buku 2 : Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio. c. i. Menetapkan nomor peserta sertifikasi guru di wilayahnya berdasarkan rentang yang dibuat oleh LPMP. terutama guru yang memiliki kualifikasi akademik S1/D4. b. dan ke dinas pendidikan provinsi untuk guru Pendidikan Luar Biasa (PLB). Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2008 terdiri dari: b). Memproses dan menyalurkan tunjangan profesi bagi guru yang telah lulus sertifikasi. Membentuk Panitia Sertifikasi Guru (PSG) di LPMP untuk melaksanakan tugas-tugas berkaitan dengan sertifikasi guru. f. Menerima dokumen dari Ditjen PMPTK sebagai berikut. Melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan sertifikasi guru di wilayahnya. g. Jadwal Pelaksanaan Sertifikasi Guru c. Tatacara pemberian nomor peserta sesuai dengan Lampiran 5. d. Menetapkan peserta sertifikasi guru sesuai dengan kuota melalui surat keputusan kepala dinas pendidikan provinsi. Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) LPMP melakukan antara lain hal-hal sebagai berikut. Menetapkan nomor peserta sertifikasi guru provinsi dan kabupaten/kota dalam bentuk rentang menurut jenjang dan jenis pendidikan. i. e. Menerima kembali Format A2 menjadi data dalam bentuk soft file. kemudian mengirimkan data tersebut (hardcopy dan softcopy) ke Ditjen PMPTK melalui Direktorat Profesi Pendidik. Format A1 (formulir pendaftaran) dan Format A2 (Biodata) kosong dari Ditjen PMPTK melalui Direktorat Profesi Pendidik.a). Mengidentifikasikan dan menampilkan data based guru. 1 Disertai Rekapitulasi Peserta menggunakan Format B2 dalam bentuk hardcopy dan softcopy. Bersama LPMP dan dinas pendidikan kabupaten/kota menghitung dan menetapkan kuota peserta sertifikasi kabupaten/kota. Memfasilitasi kegiatan panitia sertifikasi guru. Merekrut. b). Menerima kembali Format A1 kemudian mengirimkan format tersebut ke Ditjen PMPTK melalui Direktorat Profesi Pendidik.

Panduan Penyusunan Portofolio (Buku 3). Menetapkan peserta sertifikasi guru sesuai dengan kuota melalui surat keputusan kepala dinas pendidikan kabupaten/kota. Melakukan sosialisasi sertifikasi kepada guru di wilayahnya. Format A1 dan Format A2 kepada guru yang masuk kuota. Penetapan peserta dilakukan secara terbuka dan transparan dengan melibatkan beberapa unsur terkait yaitu perwakilan dari kepala sekolah. PGRI. Buku 6 : Pedoman Penyelenggaraan Program Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. Buku 4 : Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio untuk Guru. a) Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2008 terdiri dari Buku 1 : Pedoman Penetapan Peserta.j. dan asosiasi Guru lainnya. (5) prosedur penyusunan portofolio dan penjelasan tentang rubrik portofolio. Buku 3 : Panduan Penyusunan Portofolio. (b) Panduan Penyusunan Portofolio (Buku 3) sejumlah peserta sertifikasi guru yang ada di wilayahnya. a. Tatacara pemberian nomor peserta sesuai dengan Lampiran 5. Materi sosialisasi minimal mencakup: (1) prosedur dan tatacara pendaftaran. dan (6) jadwal penyerahan dokumen portofolio. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota Dinas pendidikan kabupaten/kota bertugas sebagai berikut. LPTK penyelenggara. l. 1) Membuat daftar prioritas peserta sertifikasi guru berdasarkan kriteria yang ditetapkan oleh Ditjen PMPTK dan kesepakatan tingkat provinsi. 6) 7) 2) 3) 4) 8) 9) 34 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 35 . Membuat laporan pelaksanaan sertifikasi guru kepada Dirjen PMPTK melalui Direktur Profesi Pendidik. Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio untuk guru (Buku 4). m. Buku 7 : Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. Mendistribusikan nomor peserta. b) Format A1 dan Format A2 untuk sejumlah peserta c) Jadwal Pelaksanaan Sertifikasi Guru 5) Mengkomunikasikan: (a) Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio untuk guru (Buku 4). Menetapkan nomor peserta sertifikasi guru di wilayahnya berdasarkan rentang yang dibuat oleh LPMP. Menugaskan kepala sekolah untuk memverifikasi kebenaran dan keabsahan dokumen-dokumen yang diserahkan oleh guru dan memberikan sangsi sesuai dengan ketentuan yang berlaku kepada kepala sekolah yang tidak melaksanakan tugas ini dengan baik. LPMP). Melakukan koordinasi dengan instansi lain yang terkait. (2) prosedur dan tatacara sertifikasi guru dalam jabatan. Buku 2 : Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio. Menerima dokumen dari Ditjen PMPTK atau dinas pendidikan provinsi sebagai berikut. Menugaskan pengawas untuk melakukan penilaian pelaksanaan pembelajaran dan kompetensi kepribadian dan sosial (penilaian atasan) secara objektif dan memberikan sangsi sesuai dengan ketentuan yang berlaku kepada pengawas yang tidak melakukan tugas ini dengan baik. n. k. 7. (3) peranan lembaga-lembaga terkait (dinas pendidikan provinsi. Melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan sertifikasi guru. Buku 5 : Rambu-rambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). Membuat dan melakukan perjanjian kerja dengan LPTK tentang penggunaan dana sertifikasi guru sesuai Pedoman Penyaluran Dana Sertifikasi Guru dari Ditjen PMPTK. (4) syarat mengikuti serifikasi. pengawas. Menyalurkan biaya penyelenggaraan sertifikasi kepada LPTK. kabupaten/kota. Membentuk Panitia Sertifikasi Guru (PSG) tingkat kabupaten/kota dengan tugas-tugas sebagai berikut. guru.

sebanyak 4 lembar. 18) Menerima dokumen rekapitulasi hasil penilaian portofolio dan sertifikat pendidik (bagi peserta yang lulus) dari Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi (Format C3 pada Lampiran 19 yang telah diisi LPTK Penyelenggara). 12) Membuat rekapitulasi peserta sertifikasi guru menggunakan Format B1 (Rekap Peserta Sertifikasi Kabupaten/Kota) (Lampiran 11). 15) Merekap peserta yang menyerahkan portofolio dengan Format B1 pada Lampiran 11. b. 14) Menghimpun dokumen portofolio yang telah disusun oleh peserta sertifikasi guru (dua rangkap untuk setiap guru secara tidak terpisah). Dokumen dibuat dalam bentuk hardcopy dan softcopy Excel. 11) Memverifikasi kebenaran dan keabsahan dokumen-dokumen portofolio dengan melibatkan pengawas sebelum diserahkan ke LPTK/. berwarna. 19) Menindaklanjuti hasil penilaian portofolio sebagai berikut. Penyerahan dokumen tersebut disertai dengan Berita Acara Serah Terima Dokumen Portofolio (BA-PF: 2 pada Lampiran 15). 1 Format B1 adalah Daftar Rekapitulasi Peserta yang telah menyerahkan: (1) Format A1. selanjutnya diserahkan kembali ke Rayon LPTK. Di bagian belakang setiap pas photo dituliskan identitas peserta (nama dan nomor peserta). a) Meneruskan pengumuman hasil sertifikasi guru kepada peserta sertifikasi. dokumen portofolio tersebut tidak diambil. 16) Menyerahkan dokumen-dokumen kepada Rayon LPTK sebagai berikut: a) Portofolio. c) Menyerahkan sertifikat pendidik kepada peserta yang melalui sekolah tempat peserta bertugas. Mengendalikan kualitas penyelengaraan sertifikasi guru sesuai dengan pedoman dan kewenangan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. b) Meminta peserta yang lulus menunggu pengumuman lebih lanjut untuk memperoleh sertifikat pendidik dan nomor registrasi dari Depdiknas. 36 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 37 . Jika dalam kurun waktu lebih dari 3 bulan. Di bagian belakang setiap foto ditulis identitas peserta (nama dan nomor peserta) c) Pas photo terbaru peserta. e) Mengkomunikasikan dan mengkoordinasikan peserta yang harus mengikuti PLPG. b) Rekapitulasi peserta berdasarkan nomor peserta (Format B1 pada Lampiran 11 yang telah diisi). dan (3) Dokumen Portofolio. (2) Format A2. Format B1 dalam bentuk hardcopy dan softcopy. 17) Menyerahkan rekapitulasi peserta sertifikasi guru (Format B1 pada Lampiran 11) yang telah diisi ke dinas pendidikan provinsi. masing-masing peserta rangkap dua. maka di luar tanggung jawab LPTK. 13) Menyerahkan kepada LPMP dokumen-dokumen sebagai berikut: a) Format A1 yang telah diisi oleh peserta sertifikasi disertai rekapitulasinya (Format B11 pada Lampiran 11 yang telah diisi) dalam bentuk hard copy dan soft copy Excel. Penyerahan dokumen tersebut disertai dengan Berita Acara Serah Terima Berkas Sertifikasi Guru (BA-PF: 1) pada Lampiran 13. 20) Mengambil bendel pertama dokumen portofolio yang memuat bukti fisik asli untuk komponen 2 dan 8.10) Mengecek kebenaran dokumen-dokumen dari guru sebagai berikut: a) Format A1 dan Format A2 yang telah diisi oleh guru b) Dokumen Portofolio rangkap dua c) Pasfoto terbaru berwarna ukuran 3 x 4 cm sebanyak 4 lembar. lulus d) Mengkomunikasikan dan mengkoordinasikan peserta yang harus melakukan kegiatan-kegiatan untuk melengkapi dokumen portofolio. minimal setelah 2 minggu dari pengumuman kelulusan. Penyerahan disertai dengan Berita Acara Serah Terima Dokumen (BAPF: 1A di Lampiran 14). b) Format A2 yang telah diisi oleh peserta sertifikasi disertai rekaputulasinya (Format B1 pada Lampiran 11 yang telah diisi). ukuran 3 x 4 cm.

q. Melaksanakan pelatihan/pembekalan asesor dengan nara sumber dari Ditjen Dikti (jika merekrut asesor baru). Format Sertifikat Pendidik tertera di Lampiran 28. i. dan mengevaluasi PLPG. yang terdiri dari: Buku 1 Buku 2 Buku 3 Buku 4 Buku 5 Buku 6 Buku 7 : Pedoman Penetapan Peserta : Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio. Merencanakan. Menerima dokumen portofolio dari dinas pendidikan kabupaten/kota beserta daftar rekapitulasinya. Rayon LPTK Rayon LPTK terdiri atas LPTK Induk dan LPTK Mitra sesuai dengan penetapan Depdiknas. Daftar Rekaiptulasi Peserta Sertifikasi 38 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 39 . Pengisian bangko sertifikat pendidik berpedoman pada ketentuan di Lampiran 29. g. Menyiapkan tempat dan mengalokasikan waktu penilaian portofolio beserta perangkat pendukungnya. r. o. Meminta asesor dari rayon lain apabila dalam rayon tersebut tidak terdapat asesor program studi yang relevan (jika diperlukan). f. data hasil penilaian kegiatan asesor persiapan dan dan membuat b. Memberi Nomor Pokok Peserta PLPG. Melakukan entry rekapitulasinya. Memverifikasi peserta yang diindikasikan melakukan pelanggaran dan jika benar peserta yang bersangkutan melakukan pelanggaran/kecurangan. Merekrut asesor berdasarkan rambu-rambu kriteria yang ditetapkan Ditjen Dikti (jika asesor yang direkrut tahun 2008 kurang mencukupi). Melaksanakan penilaian ulang portofolio oleh asesor yang sama bagi peserta yang telah melengkapi kekurangan dokumen portofolio. c. dengan tugas sebagai berikut. Memproses tunjangan profesi bagi guru yang telah lulus sertifikasi. : Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. Memberikan Sertifikat Pendidik bagi guru yang telah lulus sertifikasi. Merencanakan penilaian portofolio. : Pedoman Penyelenggaraan Program Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. Sertifikat ditandatangani oleh Rektor LPTK ketua rayon. d. Guru Kabupaten/Kota (Format B1 pada Lampiran 11) dalam bentuk hard dan softcopy). Menerima dokumen Pedoman Pelaksanaan Sertifikasi Guru dari Ditjen Dikti. m. Mengkoordinasikan dan mengendalikan pelaksanaan penilaian portofolio. 8. Mengundang asesor dan melakukan pengarahan (coaching). j. : Rambu-rambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). LPTK Induk dan LPTK Mitra dalam satu rayon membentuk Panitia Sertifikasi Guru (PSG). h. k. LPTK menetapkan status diskualifikasi dan dikembalikan ke dinas pendidikan kabupaten/kota. e. : Panduan Penyusunan Portofolio. Mengadministrasikan dokumen portofolio untuk dinilai oleh dua asesor.c. melaksanakan. Melakukan koordinasi dengan LPMP berkaitan dengan pelaksanaan sertifikasi guru. a. Menetapkan hasil penilaian portofolio: 1) 2) 3) 4) 5) 6) lulus sertifikasi melengkapi Administrasi melengkapi substansi mengikuti PLPG Tidak lulus sertifikasi didiskualifikasi n. l. : Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio untuk Guru. p.

(5) jabatan/tugas tambahan. sebanyak 4 lembar. KSG. Memiliki masa kerja sebagai guru minimal 5 tahun pada satu sekolah atau sekolah yang berbeda dalam yayasan yang sama. Peserta Sertifikasi Mengacu pada Permendiknas Nomor 18 Tahun 2007. Peserta menunggu hasil penilaian portofolio. menyiapkan pas photo terbaru (6 bulan terakhir). Melaksanakan ujian ulang bagi peserta PLPG yang belum lulus. Mengajar di sekolah umum di bawah binaan Departemen Pendidikan Nasional. dan akuntabel. v. persyaratan utama peserta sertifikasi bagi guru dalam jabatan adalah guru yang telah memiliki kualifikasi akademik sarjana (S1) atau diploma empat (D-IV) dan masa kerja minimal 5 (lima) tahun. 4) 9. Melaporkan peserta sertifikasi guru yang sudah mendapat sertifikat pendidik kepada Ditjen PMPTK untuk memperoleh Nomor Registrasi Guru. dokumen portofolio tersebut tidak diambil. Guru PNS yang mengajar pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah atau guru yang diperbantukan pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat. minimal setelah 2 minggu setelah pengumuman kelulusan. Peserta mengisi Format A1. c. berukuran 3 x 4 (berwarna. Bukti fisik (sertifikat/piagam) untuk komponen 2 dan 8 dalam bendel pertama harus asli 1 Bukti serah terima dibuat LPTK 40 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 41 . dan menyusun dokumen portofolio 2 (dua) bendel1 kemudian menyerahkan ke dinas pendidikan kabupaten/kota. Selain itu. bukan polaroid). prosedur dan tatacara pendaftaran. Peserta sertifikasi memperoleh: (a) Nomor Peserta. Pengisian Format A1 berpedoman pada Panduan Pengisian Formulir Pendaftaran Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2008 (Lampiran 2). (4) prosedur penyusunan dokumen portofolio dan penjelasan tentang rubrik portofolio. dan LPMP menggunakan Format C3 pada Lampiran 19. transparan. (2) usia. (2) prosedur dan tatacara sertifikasi guru dalam jabatan. dan dinas pendidikan kabupaten/kota. dengan materi minimal meliputi: (1) 1 5) 6) d. Kesempatan mengikuti ujian ulang diberikan sebanyak dua kali dengan rentang waktu sekurang-kurangnya dua minggu terhitung sejak tanggal pengumuman. (3) syarat mengikuti serifikasi. dan (5) Format A2 (Lampiran 4) dari dinas pendidikan kabupaten/kota. b. Format A2. Di belakang setiap pas photo dituliskan nama dan nomor peserta. Memiliki nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK). a. mengingat kuota peserta sertifikasi tiap tahun terbatas dan jumlah guru yang memenuhi persyaratan kualifikasi akademik minimal bervariasi maka dinas pendidikan provinsi atau dinas kabupaten/kota memprioritaskan (1) masa kerja/pengalaman mengajar sebagai guru. Guru dalam jabatan peserta sertifikasi melaksanakan aktivitas sebagai berikut. dan memanfaatkan anggaran secara proporsional. maka di luar tanggung jawab LPTK. mengalokasikan. dan (5) jadwal penyerahan dokumen portofolio. Mengikuti sosialisasi sertifikasi guru yang diselenggarakan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota. dengan tembusan dinas pendidikan provinsi. Penyerahan dokumen dilengkapi dengan bukti serah terima secara tertulis. Merencanakan. Mempelajari berbagai persyaratan peserta sertifikasi. Guru bukan PNS yang berstatus guru tetap yayasan (GTY) atau guru yang diangkat oleh Pemda yang mengajar pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah. w. u. Jika dalam kurun waktu lebih dari 3 bulan. Melaporkan hasil sertifikasi kepada Ditjen Dikti. (c) Pedoman Penyusunan Perangkat Portofolio Sertifikasi Guru (Buku 3). 1 Memiliki kualifikasi akademik minimal sarjana (S1) atau diploma empat (D-IV) dari program studi yang terakreditasi. (d) Format A1 (Lampiran 1). (3) pangkat/golongan (bagi PNS). yang meliputi: 1) 2) 3) t. e. Menyerahkan kepada guru melalui dinas pendidikan kabupaten/kota bendel pertama dokumen portofolio yang memuat bukti fisik asli untuk komponen 2 dan 8. (4) beban mengajar. Ditjen PMPTK. (b) Pedoman Sertifikasi bagi Peserta untuk guru. dan (6) prestasi kerja.s.

BAB VI KONSORSIUM SERTIFIKASI GURU A. Untuk itu dalam rangka menjamin kualitas guru perlu dilakukan uji kompetensi untuk memperoleh sertifikat pendidik. Rasional Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Melalui sertifikasi diharapkan kinerja guru meningkat yang berimplikasi pada peningkatan mutu pendidikan nasional secara berkelanjutan. (4) jumlah program studi kependidikan yang ada (S1. Pelaksanaan sertifikasi guru melibatkan berbagai institusi. (2) kualitas proses pembelajaran sebagai wujud pelaksanan tridharma perguruan tinggi. (5) komitmen perguruan tinggi dalam memberikan laporan Evaluasi Program Studi Berdasarkan Evaluasi Diri (EPSBED) kepada Ditjen Dikti setiap akhir semester. Sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 056/P/2007. Sertifikasi guru merupakan upaya peningkatan mutu pendidik yang diikuti dengan peningkatan kesejahteraan guru. (3) peringkat akreditasi BAN-PT. Apabila tidak lulus peserta diserahkan kembali ke dinas pendidikan kabupaten/kota. yaitu: (1) melalui penilaian portofolio dan (2) melalui jalur pendidikan. Sesuai Undang undang Nomor 14 Tahun 2005 Pasal 11 ayat (2). g.f. keanggotaan KSG terdiri atas berbagai institusi yang terkait dengan penyelenggaraan sertifikasi guru. Undang-undang RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Peserta yang tidak lulus diberi kesempatan mengikuti ujian ulang sebanyak dua kali. yakni Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG). 3) 4) h. Peserta yang dinyatakan tidak lulus karena tidak sesuai dengan kriteria penetapan peserta atau terbukti melakukan pemalsuan dokumen portofolio dan tidak lulus ujian ulang kedua diserahkan kembali ke dinas pendidikan kabupaten/kota C. institusi penyelenggara sertifikasi guru adalah perguruan tinggi yang memiliki program pengadaan tenaga kependidikan yang terakreditasi dan ditetapkan oleh pemerintah. Melakukan berbagai kegiatan untuk melengkapi dokumen portofolio bagi peserta dengan hasil penilaian portofolio belum mencapai skor minimal kelulusan yaitu memiliki skor 841-849 harus memenuhi skor minimal. khusus untuk guru PLB ke dinas pendidikan provinsi. maka untuk standarisasi kualitas proses dan hasil sertifikasi guru diperlukan institusi berbentuk konsorsium. Jadwal pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan melalui penilaian portofolio terdapat pada Lampiran 26 dan Lampiran 27 adalah jadwal pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan melalui jalur pendidikan. S2. Peserta yang Tidak Lulus dalam penilaian portofolio direkomendasi oleh LPTK penyelenggara sertifikasi sebagai berikut. dan S3). dengan tenggang waktu sekurang-kurangnya dua minggu. Jadwal Pelaksanaan Sertifikasi Guru Tahun 2008 Pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan tahun 2008 meliputi dua kelompok sasaran. 1) 2) Melengkapi administrasi apabila skor hasil penilaian portofolio telah mencapai batas kelulusan. 42 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 43 . dan Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan menyatakan guru dan dosen adalah pendidik profesional. dan (6) ketaatan azas dalam penyelenggaraan perguruan tinggi sesuai dengan peraturan dan perundangan yang ada. Peserta yang Lulus memperoleh Sertifikat Pendidik. tetapi masih ada kekurangan administrasi. Mengikuti PLPG yang dilaksanakan oleh LPTK penyelenggara sertifikasi dan diakhiri dengan uji kompetensi yang pelaksanaannya difasilitasi oleh dinas pendidikan provinasi dan atau dinas pendidikan kabupaten/kota. Penetapan perguruan tinggi yang memiliki program pengadaan tenaga kependidikan (PTPTK/LPTK) sebagai penyelenggara sertifikasi guru berdasarkan berbagai pertimbangan objektif yang terkait dengan (1) keberadaan dan kualitas sumberdaya manusia. sebagai berikut.

Dalam rangka melaksanakan tugas. Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 057/O/2007 tentang Penetapan Perguruan Tinggi Penyelenggara Sertifikasi bagi Guru Dalam Jabatan. Mendiknas menetapkan Pembentukan Konsorsium Sertifikasi Guru dengan susunan keanggotaan: ketua. Merumuskan standarisasi proses dan hasil sertifikasi guru. wakil ketua. 6. Rektor IKIP PGRI Semarang. 2. berikut ini. Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari Sekretaris Eksekutif membentuk divisi-divisi dan tim ad hoc sesuai kebutuhan. 2. Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Sekretaris Jenderal Departemen Agama. 3. C. Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. 4. Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. KSG menetapkan tata kerja dan program kerja konsorsium berdasarkan keputusan Ketua. Melaksanakan harmonisasi dan sinkronisasi kebijakan sertifikasi guru. 2. 11.1. 3. 5. 10. 3. Rektor Universitas Negeri Padang. D. Rektor Universitas Katholik Sanata Dharma Yogyakarya. Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 056/P/2007 tentang Pembentukan Konsorsium Sertifikasi Guru. Rektor Universitas Pendidikan Indonesia. Tugas 1. 6. Ketua Konsorsium Sertifikasi Guru membentuk Pelaksana Harian yang diketuai oleh Sekretaris Eksekutif. B. Rektor Universitas Negeri Makasar. Penetapan Konsorsium 1. 5. 4. Direktur Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Depdiknas. dan anggota konsorsium. Konsorsium Sertifikasi Guru dan Pelaksana Harian dalam melaksanakan tugas dibantu sekretariat yang berkedudukan di Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Dekan FKIP Universitas Palangkaraya. 44 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 45 .1. 5. 9. Dekan FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta. 7. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 18 Tahun 2007 tentang Sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan. Organisasi Bagan struktur organisasi KSG disajikan pada gambar 6. E. 8. 4. Undang-undang RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Dasar Hukum 1. 2. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Depdiknas.

Dekan FKIP Universitas Palangkaraya. Memfasilitasi pelaksanaan tugas Sekretaris Eksekutif. b. e. dan LPTK dengan KSG b.1 Bagan Organisasi Konsorsium Sertifikasi Guru d. Rektor Universitas Negeri Makasar. Rektor IKIP PGRI Semarang. d. Melakukan pengendalian proses dan hasil sertifikasi guru Rayon LPTK c. b. monitoring dan evaluasi yang 2. LPTK dengan Dinas Pendidikan Provinsi. Sekretariat 1 (Ditjen Dikti) Sekretariat 2 (Depag) c. c. Sekretaris Eksekutif a. i. Melaksanakan harmonisasi dan sinkronisasi kebijakan sertifikasi guru.Ketua : Dirjen Dikti F. Mengkoordinasikan pelaksanaan dilakukan oleh Tim independen. Divisi Penjaminan Mutu Divisi Penjaminan Mutu Divisi Data dan Informasi Tim Ad Hoc a. Tugas Konsorsium Sertifikasi Guru a. 4. Deskripsi Tugas Unsur-Unsur KSG 1. Sekretariat a. Rektor Universitas Negeri Padang. : Sekretaris Jenderal Departemen Agama. g. Merumuskan standar proses dan hasil sertifikasi guru Wakil Ketua : Dirjen PMPTK Anggota a. Mengkoordinasikan pelaksanaan kerja divisi dan tim ad hoc d. Kabupaten/Kota. Bertanggungjawab atas seluruh pelaksanaan tugas harian Sekretaris Eksekutif : Direktur Ketenagaan Ditjen Dikti Wakil Sekretaris Eksekutif I : Direktur Profesi Pendidik Ditjen PMPTK Wakil Sekretaris Eksekutif II : Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam Depag 3. Rektor Universitas Pendidikan Indonesia. c. Rektor Universitas Katholik Sanata Dharma Yogyakarya. h. Dekan FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta. Menyusun Pedoman Penetapan Peserta. Memfasilitasi pelaksanaan tugas divisi dan tim ad hoc. Melakukan koordinasi dengan berbagai institusi lain yang terkait dengan pelaksanaan sertifikasi guru c. Mengadministrasikan dokumen hasil kerja divisi dan tim ad hoc. 46 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 47 . Melakukan koordinasi antar LPTK Penyelenggara. Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Melaksanakan kebijakan KSG dalam kegiatan sehari-hari b. b. Mengembangkan indikator kompetensi lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Gambar 6. f. Menjabarkan dan melaksanakan program kerja KSG Tim Monev Independen e.

Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan divisi. i. Mengelola sistem registrasi guru yang bersertifikat. Tim AD HOC Melaksanakan kegiatan sesuai dengan deskripsi tugas yang diberikan sekretaris eksekutif. Menyusun Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio. d. Mengembangkan instrumen portofolio guru beserta rubriknya. Mengembangkan instrumen tes tulis perserta PPG dan mengelola bank soal. Divisi Data dan Informasi a. Mengembangkan instrumen tes kinerja peserta PPG. dan menindaklanjuti Menyusun laporan kegiatan divisi. 2. g. dan mempublikasikan informasi sertifikasi guru. j. masukan Anggaran yang relevan pada Departemen Pendidikan Nasional dan Departemen Agama. h. Mengumpulkan. c. antara lain sebagai berikut. e. e. b. Menampung. 5. c. Mengembangkan dan mengelola sistem informasi sertifikasi guru. G. Menyusun Pedoman Penyelenggaraan Program Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. 48 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 49 . j. Menyusun naskah akademik dan pedoman penyelenggaraan sertifikasi guru dalam jabatan dan prajabatan. Mengembangkan instrumen lain yang terkait dengan sertifikasi guru. Menyusun Rambu-rambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). h. mengolah. f. Mengembangkan rambu-rambu kurikulum Diklat Profesi Guru (PLPG). Menyusun Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. a. Mengembangkan dan mengelola sistem koding data sertifikasi guru. 6. Melaksanakan monitoring dan evaluasi internal penyelenggaraan sertifikasi guru. Sumber dana lain yang sah dan tidak mengikat. Menyusun Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio untuk Guru. d. g. i. f. Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan devisi. Menyusun Panduan Penyusunan Portofolio. Menetapkan rayonisasi PTPTK/LPTK penyelenggara sertifikasi guru. Menyusun naskah akademik sistem sertifikasi guru.e. Pembiayaan Biaya operasional kegiatan Konsorsium Sertifikasi Guru dibebankan pada: 1. f. g. masyarakat. menganalisis. b.

LAMPIRAN 50 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 51 .

Jangan sampai menghitamkan lebih dari satu bulatan dalam satu kolom. karena isian tersebut otomatis dianggap salah. hapuslah bagian/bulatan yang salah dengan penghapus pensil yang baik dan bersih. sehingga tidak akan membuat kesalahan. Jika terjadi salah pengisian.Lampiran 1 CONTOH FORMAT A1 PANDUAN PENGISIAN FORMULIR PENDAFTARAN PESERTA SERTIFIKASI GURU TAHUN 2008 Lampiran 2 A. 4. 52 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 53 . Formulir Pendaftaran Peserta Sertifikasi Guru (Format A1) akan dibaca komputer secara digital (dengan menggunakan mesin Digital Mark Reader (DMR). Format A1 tidak boleh kotor. atau basah. dan pensil HB. atau jangan sampai lupa. 2. Pada waktu menghitamkan satu bulatan. 5. Format A1 harus diisi dengan pensil 2B (gunakan pensil 2B yang asli dan hati-hati dengan pensil tiruan). harus sehitam mungkin tetapi jangan sampai merusak formulir. 6. PETUNJUK UMUM 1. Anda sudah mengisi huruf/angka di dalam kotak tetapi tidak menghitamkan bulatannya. Jangan sekali-kali menghitamkan bulatan atau menulis sesuatu pada bagian formulir yang tidak diminta untuk diisi. a. Cara mengarsir bulatan harus dihitamkan sampai penuh dan jangan sampai keluar dari garis bulatan. Periksa ulang apakah antara huruf/angka yang Anda tulis di dalam kotak dengan bulatan yang Anda arsir sudah sesuai. 3. Oleh karena itu. sobek. b. kemudian perhatikan hal-hal sebagai berikut. Format A1 tidak boleh diisi dengan balpoin. pen. pendaftar harus membaca panduan ini dengan seksama. c. terlipat. kecuali pada kolom pernyataan dan tanda tangan.

maka antar suku kata diberi spasi. 54 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 55 . Nomor peserta diberikan oleh dinas pendidikan Kabupaten/Kota.B. Jika guru tetap yayasan tidak perlu menuliskan nomor ini. Nama harus ditulis sedemikian rupa sehingga dapat tercakup dalam tempat yang tersedia (20 huruf). Contoh: Peserta sertifikasi guru dengn nomor peserta 08091540210101. kemudian hitamkan bulatan yang sesuai dengan nomor peserta. PETUNJUK PENGISIAN K-01 NOMOR PESERTA Isilah nomor peserta pada Format A1 pada tempat yang tersedia sesuai dengan nomor peserta Anda. tulislah secara lengkap dimulai dari sebelah kiri. termasuk antara singkatan nama dan nama. K-04 NAMA PESERTA (Tanpa Gelar) Isilah nama Anda pada tempat yang tersedia. Susunan dan ejaan harus sesuai dengan nama yang tertulis pada SK Anda. tulislah secara lengkap dimulai dari sebelah kiri. K-02 NUPTK Contoh: Peserta yang memiliki NUPTK 1038755657300033. tulislah secara lengkap 08091540210101. Contoh: Peserta yang memiliki NIP 132098120. Nama yang terlalu panjang bisa disingkat dengan singkatan yang lazim digunakan. disingkat menjadi: M ALDI FIRMANSYAH. Hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka yang Anda isi. Contoh: MOHAMMAD ALDI FIRMANSYAH. Jika nama Anda terdiri atas dua atau lebih suku kata. Ketentuan pemberian nomor peserta dijelaskan secara rinci pada buku Pedoman Sertifikasi bagi Guru Dalam Jabatan. K-03 NIP (Khusus bagi PNS) Isilah NIP Anda sesuai dengan SK Pengangkatan Anda pada kolom yang tersedia (9 angka). kemudian hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka tersebut.

K-08 PENDIDIKAN Hitamkan satu bulatan yang sesuai dengan kualifikasi akademik tertinggi Anda. Hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka yang Anda isi. Hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka yang Anda isi. Daftar Kode Bidang Studi S3 terdapat pada Lampiran 10. Contoh: Peserta dengan latar belakang S1 Pendidikan Kimia mengisikan kode 403 K-06 TANGGAL LAHIR Isilah tanggal lahir Anda pada tempat yang tersedia. Hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka yang Anda isi. pada tempat yang tersedia (3 angka). isilah kode bidang studi S3 Anda pada tempat yang tersedia (3 angka).0501. 56 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 57 .2. Contoh: Jika Anda memiliki kualifikasi tertinggi S2. dengan mengisi tanggal.005 tulislah secara lengkap dimulai dari sebelah kiri tidak disertai titik.21. bulan dan tahun masingmasing 2 angka dari belakang. gunakan nomor statistik sekolah tempat mengajar utama. Daftar Kode Bidang Studi S2 terdapat pada Lampiran 9. Contoh: Peserta dengan latar belakang S3 Ilmu Kesehatan Masyarakat mengisikan kode 012 K-07 JENIS KELAMIN Hitamkan satu bulatan yang sesuai dengan jenis kelamin Anda. Contoh: Peserta dengan latar belakang S2 Ilmu Ekonomi dan Akuntansi mengisikan kode 012 K-11 BIDANG STUDI S3 Jika memiliki ijazah S3.K-05 NOMOR STATISTIK SEKOLAH Isilah nomor statistik sekolah tempat Anda bertugas. Daftar Kode Bidang Studi S1/D-IV terdapat pada Lampiran 8. isilah kode bidang studi S2 Anda pada tempat yang tersedia (3 angka). Bagi Anda yang mengajar di beberapa sekolah. Contoh: Jika Anda lahir pada tanggal 5 April 1964. Hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka yang Anda isi. Contoh: Nomor statistik sekolah tempat seorang peserta sertifikasi guru bertugas adalah 20. maka ditulis 050464 K-10 BIDANG STUDI S2 Jika memiliki ijazah S2. Hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka yang Anda isi. maka Anda harus menghitamkan bulatan S2 K-09 BIDANG STUDI S1/D-IV Isilah kode bidang studi S1/D-IV Anda. Contoh : Peserta sertifikasi bernama MOHAMMAD ALDI FIRMANSYAH memiliki jenis kelamin laki-laki.

K-12 TAHUN LULUS PERGURUAN TINGGI (PT) S1/D-IV Isilah tahun ijazah S1/D-IV yang Anda miliki (4 angka). Daftar Kode Bidang Studi terdapat pada Lampiran 7. Jika Anda menempuh S/D-IV kedua. Bagi Anda yang pernah berhenti mengajar dalam kurun waktu tertentu. Hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka yang Anda isi. Daftar Kode Bidang Studi terdapat pada Lampiran 7. Contoh: Jika Anda memiliki masa kerja 25 tahun 5 bulan. maka ditulis 1986 dan hitamkan bulatan yang sesuai. Hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka yang Anda isi. Hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka yang Anda isi. K-16 JENJANG PENDIDIKAN TEMPAT MENGAJAR K-14 BIDANG STUDI MENGAJAR Isilah kode bidang studi yang Anda asuh di sekolah tempat Anda mengajar sekarang pada tempat yang tersedia (3 angka). maka diisikan: 2505 K-16 BIDANG STUDI SERTIFIKASI Isilah kode bidang studi yang akan Anda ikuti dalam sertifikasi guru. kosongkan. Contoh: Guru yang mengikuti sertifikasi untuk bidang studi matematika SMP akan mengisikan kode 094 K-13 TUGAS TAMBAHAN Jika Anda memiliki tugas tambahan. isikan salah satu dan dipilih yang paling relevan. K-15 PENGALAMAN MENGAJAR Isilah masa kerja Anda selama mengajar. Jika Anda tidak memiliki tugas tambahan. dihitung dari bulan pertama kali Anda mengajar. masa kerja dihitung hanya selama Anda mengajar saja. maka buatlah bulatan yang dihitamkan di kolom ketiga sejajar dengan bulatan di kiri dan kanan. hitamkan satu bulatan yang sesuai dengan tugas tambahan yang saat ini Anda laksanakan. Contoh: Peserta yang mengajar matematika di SMP mengisikan kode 094 Hitamkan satu bulatan yang sesuai dengan jenjang pendidikan tempat Anda mengajar. oleh karena itu untuk angka ketiga yang lebih dari 1. maka hitamkan bulatan SMK 58 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 59 . Kolom ketiga hanya memiliki dua bulatan. Contoh: Jika Anda mengajar di SMK. Contoh :Jika Anda lulus S1/D-IV pada tahun 1986.

5. 2. 2. LPMP. 1. Formulir Pendaftaran Format A1 dan Biodata Format A2 diproduksi oleh Depdiknas. Tanda tangan jangan sampai keluar dari kotak yang tersedia. 4. 6. Di PMPTK Format A1 diproses sehingga menjadi data. 3. 60 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 61 . Dinas Pend Prov dan Dinas Pend Kab/Kota bersidang menentukan kuota guru Kab/kota 2. Dikirim ke LPMP dengan jumlah yang sama dengan kuota di daerah kerja LPMP tsb Dikirim dgn berita acara 1. Peserta sertifikasi mengisi formulir sesuai dengan petunjuk pengisian 2. 3. Format A1 langsung dikirim ke PMPTK 1. Dimasukkan amplop Cover amplop diberi catatan tentang isi amplop. Dikirim ke LPMP dengan berita acara. Dikirim dengan berita acara 1. per plastik diisi maksimum 30 peserta. bukan huruf cetak.Lampiran 3 K-17 PERNYATAAN Isilah nama sekolah dan kabupaten/kota tempat Anda bertugas dengan tulisan biasa. PROSEDUR PENGELOLAAN FORMULIR PENDAFTARAN (FORMAT A1) DAN BIODATA (FORMAT A2) PESERTA SERTIFIKASI GURU 1. 2. Diserahkan ke Dinas Pend. Hasil verifikasi merupakan data guru peserta sertifikasi. Tulislah nama terang dan tanda tangan Anda dengan balpoin. Kab/kota. Data dari Format A1 dan A2 kemudian dipakai untuk memverifikasi data peserta dari Dinas Pend. Dimasukkan plastik. Kab/kota 1. Di LPMP Format A2 di proses dan diwujudkan soft copy. Soft copy ini kemudian dikirim ke PMPTK 3. 2. Kemudian salinlah dengan balpoin pada tempat yang tersedia pernyataan: Dengan ini saya menyatakan bahwa data yang diisikan dalam formulir ini adalah benar. Berdasarkan kuota ini Format A1 dan A2 diserahkan ke Dinas Pend Kab/kota sesuai kuota masing-masing 3. Dinas Pend Kab/Kota mengemas semua isian Format A1 dan A2 Disusun nomor kecil di atas.

Lampiran 4 FORMAT A2 FORMULIR BIODATA PESERTA SERTIFIKASI GURU 62 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 63 .

guru melaksanakan tugas mengajar di Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat. Pengisian digit tersebut sesuai dengan Lampiran 6. Jika peserta sertifikasi adalah guru kelas SD diisi dengan kode 027. Contoh penulisan nomor peserta yang salah adalah sebagai berikut. 8. Pengisian digit tersebut sesuai dengan Lampiran 7. Contoh. 13. diisi tahun (dua digit dari belakang). dan 14 adalah nomor urut peserta sertifikasi. Contoh. Misal. dan 9 salah salah 64 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 65 . Peserta sertifikasi tahun 2008 (kode 08). guru melaksanakan tugas mengajar di Provinsi Jawa Barat. Pengisian Digit 11. berikutnya SD. guru SMP pengampu mata pelajaran matematika (kode 094). digit tersebut diisi dengan kode 16. 08 2608 094 10108 (salah) Pengisian Digit 1 dan 2 Digit 1 dan 2 adalah kode untuk tahun ketika guru menjadi peserta sertifikasi.Lampiran 5 TATACARA PEMBERIAN NOMOR PESERTA Nomor peserta mencakup 14 (empat belas) digit dengan ketentuan pemaknaan sebagai berikut. Contoh. sebagai peserta sertifikasi dengan nomor urut 15. Contoh Nomor Peserta yang Ditulis secara Lengkap: Pengisian Digit 3 dan 4 Digit 3 dan 4 adalah kode untuk provinsi tempat guru melaksanakan tugas mengajar. Pengisian digit tersebut sesuai dengan Lampiran 6. berikutnya SMP. digit tersebut ditulis 0015. jika guru peserta sertifikasi tahun 2008 diisi 08. dan oleh Departemen Agama angka 2. maka nomor peserta guru tersebut adalah sebagai berikut. 12. berikutnya SMA/SMK). 13. dan 9 adalah kode untuk jenjang dan bidang studi yang diampu oleh guru peserta sertifikasi. guru menjadi peserta sertifikasi tahun 2008. 8. 12. peserta sertifikasi nomor urut 15. salah Pengisian Digit 7. 08021609410015 Tatacara penulisan nomor peserta tanpa indentasi (tidak diperbolehkan diberi spasi). Contoh. digit tersebut diisi dengan kode 02. di Provinsi Jawa Barat (Kode 02) Kabupaten Indramayu (kode 16). guru binaan Depdiknas (kode 1). Pengisian Digit 5 dan 6 Digit 5 dan 6 adalah kode untuk kabupaten/kota tempat guru melaksanakan tugas mengajar. Pengisian Digit 10 Digit 10 diisi dengan kode peserta sertifikasi yang diselenggarakan oleh Depdiknas angka 1. Nomor urut tersebut diberikan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota kepada peserta sertifikasi sesuai dengan urutan peserta yang mengikuti sertifikasi dengan mempertimbangkan jenjang pendidikan dan kuota (jenjang TK lebih dulu. diisi 08. dan 14 Digit 11. Digit 7. guru melaksanakan tugas mengajar bidang studi matematika SMP diisi dengan kode 094.

Lampiran 6 KODE PROVINSI (DIGIT 3 DAN 4) DAN KABUPATEN/KOTA (DIGIT 5 DAN 6) Provinsi DKI Jakarta Kode Provinsi 01 01 01 01 01 01 Jawa Barat 02 02 02 02 Kode Kabupaten 01 60 61 62 63 64 05 06 07 08 Nama Kabupaten/Kota Kabupaten Kepulauan Seribu Kota Jakarta Pusat Kota Jakarta Utara Kota Jakarta Barat Kota Jakarta Selatan Kota Jakarta Timur Kabupaten Bogor Kabupaten Sukabumi Kabupaten Cianjur Kabupaten Bandung Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota Jawa Tengah 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 10 11 12 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 60 61 62 63 Kabupaten Sumedang Kabupaten Garut Kabupaten Tasikmalaya Kabupaten Ciamis Kabupaten Kuningan Kabupaten Majalengka Kabupaten Cirebon Kabupaten Indramayu Kabupaten Subang Kabupaten Purwakarta Kabupaten Kerawang Kabupaten Bekasi Kabupaten Bandung Barat Kota Bandung Kota Bogor Kota Sukabumi Kota Cirebon 02 02 02 02 02 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 65 66 67 68 69 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 Kota Bekasi Kota Depok Kota Cimahi Kota Tasikmalaya Kota Banjar Kabupaten Cilacap Kabupaten Banyumas Kabupaten Purbalingga Kabupaten Banjarnegara Kabupaten Kebumen Kabupaten Purworejo Kabupaten Wonosobo Kabupaten Megelang Kabupaten Boyolali Kabupaten Klaten Kabupaten Sukoharjo Kabupaten Wonogiri Kabupaten Karanganyar Kabupaten Sragen Kabupaten Grobogan Kabupaten Blora Kabupaten Rembang Kabupaten Pati Kabupaten Kudus Kabupaten Jepara Kabupaten Demak Kabupaten Semarang Kabupaten Temanggung Kabupaten Kendal Kabupaten Batang Kabupaten Pekalongan Kabupaten Pemalang Kabupaten Tegal 66 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 67 .

Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota DI Yogyakarta Jawa Timur 03 03 03 03 03 03 03 04 04 04 04 04 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 29 60 61 62 63 64 65 01 02 03 04 60 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 Kabupaten Brebes Kota Magelang Kota Surakarta Kota Salatiga Kota Semarang Kota Pekalongan Kota Tegal Kabupaten Bantul Kabupaten Sleman Kabupaten Gunung Kidul Kabupaten Kulonprogo Kota Yogyakarta Kabupaten Gresik Kabupaten Sidoarjo Kabupaten Mojokerto Kabupaten Jombang Kabupaten Bojonegoro Kabupaten Tuban Kabupaten Lamongan Kabupaten Madiun Kabupaten Ngawi Kabupaten Magetan Kabupaten Ponorogo Kabupaten Pacitan Kabupaten Kediri Kabupaten Nganjuk Kabupaten Blitar Kabupaten Tulungagung Kabupaten Trenggalek Kabupaten Malang Kabupaten Pasuruan Kabupaten Probolinggo Kabupaten Lumajang Nangroe Aceh Darussalam 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 22 23 24 25 26 27 28 29 60 61 62 63 64 65 66 67 68 01 02 03 04 05 06 07 08 11 12 13 14 15 16 17 18 Kabupaten Bondowoso Kabupaten Situbondo Kabupaten Jember Kabupaten Banyuwangi Kabupaten Pamekasan Kabupaten Sampang Kabupaten Sumenep Kabupaten Bangkalan Kota Surabaya Kota Malang Kota Madiun Kota Kediri Kota Mojokerto Kota Blitar Kota Pasuruan Kota Probolinggo Kota Batu Kabupaten Aceh Besar Kabupaten Pidie Kabupaten Aceh Utara Kabupaten Aceh Timur Kabupaten Aceh Tengah Kabupaten Aceh Barat Kabupaten Aceh Selatan Kabupaten Aceh Tenggara Kabupaten Simeulue Kabupaten Bireuen Kabupaten Aceh Singkil Kabupaten Aceh Tamiang Kabupaten Aceh Nagan Raya Kabupaten Aceh Jaya Kabupaten Aceh Barat Daya Kabupaten Gayo Luas 68 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 69 .

Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota Sumatera Utara 06 06 06 06 06 06 06 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 19 20 60 61 62 63 64 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 15 16 17 18 19 20 21 22 60 61 62 63 64 65 66 Kabupaten Bener Meriah Kabupaten Pidie Jaya Kota Sabang Kota Banda Aceh Kota Lhokseumawe Kota Langsa Kota Subulussalam Kabupaten Deli Serdang Kabupaten Langkat Kabupaten Karo Kabupaten Simalungun Kabupaten Dairi Kabupaten Asahan Kabupaten Labuhan Batu Kabupaten Tapanuli Utara Kabupaten Tapanuli Tengah Kabupaten Tapanuli Selatan Kabupaten Nias Kabupaten Mandailing Natal Kabupaten Toba Samosir Kabupaten Nias Selatan Kabupaten Pakpak Bharat Kabupaten Humbang Hasundutan Kabupaten Samosir Kabupaten Serdang Bedagai Kabupaten Batu Bara Kota Medan Kota Binjai Kota Tebing Tinggi Kota Pematang Siantar Kota Tanjung Balai Kota Sibolga Kota Padang Sidempuan Sumatera Barat 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 09 09 09 09 09 09 09 09 09 09 09 10 10 10 01 02 03 04 05 06 07 08 10 11 12 13 60 61 62 63 64 65 66 01 02 04 05 08 09 10 11 14 60 62 01 02 03 Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Agam Pasaman Lima Puluh Kota Solok Padang Pariaman Pesisir Selatan Tanah Datar Kabupaten Sawah Lunto Sijunjung Kabupaten Kepulauan Mentawai Kabupaten Solok Selatan Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Pasaman Barat Kota Bukittinggi Kota Padang Kota Padang Panjang Kota Sawahlunto Kota Solok Kota Payakumbuh Kota Pariaman Kabupaten Kampar Kabupaten Bengkalis Kabupaten Indragiri Hulu Kabupaten Indragiri Hilir Kabupaten Pelalawan Kabupaten Rokan Hulu Kabupaten Rokan Hilir Kabupaten Siak Kabupaten Kuantan Singingi Kota Pekanbaru Kota Dumai Kabupaten Batanghari Kabupaten Bungo Kabupaten Sarolangun Riau Jambi 70 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 71 .

Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota 10 10 10 10 10 10 10 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 13 04 05 06 07 08 09 60 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 60 61 62 63 01 02 03 04 05 06 07 08 60 61 01 Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Tanjung Jabung Barat Kerinci Tebo Muara Jambi Barat Sumatera Selatan Lampung Kalimantan Kabupaten Tanjung Jabung Timur Kabupaten Merangin Kota Jambi Kabupaten Musi Banyuasin Kabupaten Ogan Komering Ilir Kabupaten Ogan Komering Ulu Kabupaten Muara Enim Kabupaten Lahat Kabupaten Musi Rawas Kabupaten Banyuasin Kabupaten Oku Timur Kabupaten Oku Selatan Kabupaten Ogan Ilir Kabupaten Empat Lawang Kota Palembang Kota Prabumulih Kota Lubuk Linggau Kota Pagar Alam Kabupaten Lampung Selatan Kabupaten Lampung Tengah Kabupaten Lampung Utara Kabupaten Lampung Barat Kabupaten Tulang Bawang Kabupaten Tanggamus Kabupaten Lampung Timur Kabupaten Way Kanan Kota Bandar Lampung Kota Metro Kabupaten Sambas Kalimantan Tengah 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 15 15 15 15 15 15 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 60 61 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 60 01 02 03 04 05 06 Kabupaten Pontianak Kabupaten Sanggau Kabupaten Sintang Kabupaten Kapuas Hulu Kabupaten Ketapang Kabupaten Kayong Utara Kabupaten Bengkayang Kabupaten Landak Kabupaten Melawi Kabupaten Sekadau Kabupaten Kubu Raya Kota Pontianak Kota Singkawang Kabupaten Kapuas Kabupaten Barito Selatan Kabupaten Barito Utara Kabupaten Kotawaringin Timur Kabupaten Kotawaringin Barat Kabupaten Katingan Kabupaten Seruyan Kabupaten Sukamara Kabupaten Lamandau Kabupaten Gunung Mas Kabupaten Pulang Pisau Kabupaten Murung Raya Kabupaten Barito Timur Kota Palangkaraya Kabupaten Banjar Kabupaten Tanah Laut Kabupaten Barito Kuala Kabupaten Tapin Kabupaten Hulu Sungai Selatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan 72 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 73 .

Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota Kalimantan Timur 15 15 15 15 15 15 15 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 07 08 09 10 11 60 61 01 02 03 04 07 08 09 10 11 60 61 62 63 01 02 03 04 05 06 07 08 09 60 61 62 63 Kabupaten Hulu Sungai Utara Kabupaten Tabalong Kabupaten Kotabaru Kabupaten Balangan Kabupaten Tanah Bumbu Kota Banjarmasin Kota Banjarbaru Kabupaten Pasir Kabupaten Kutai Kartanegara Kabupaten Berau Kabupaten Bulongan Kabupaten Malinau Kabupaten Nunukan Kabupaten Kutai Barat Kabupaten Kutai Timur Kabupaten Penajam Paser Utara Kota Samarinda Kota Balikpapan Kota Tarakan Kota Bontang Kabupaten Bolaang Mengondow Kabupaten Minahasa Kabupaten Kepulauan Sangihe Kabupaten Kepulauan Talaud Kabupaten Minahasa Selatan Kabupaten Minahasa Utara Kabupaten Mitra Kabupaten Bolmong Utara Kabupaten Kepulauan Sitaro Kota Manado Kota Bitung Kota Tomohon Kota Kotamobagu Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan 18 18 18 18 18 18 18 18 18 18 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 01 02 03 04 05 06 07 08 09 60 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 24 26 60 61 62 Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kota Palu Kabupaten Banggai Kepulauan Donggala Poso Banggai Buol Toli Toli Morowali Parigi Muotong Tojo Una-Una Maros Sulawesi Utara 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 Kabupaten Pangkajene Kepulauan Kabupaten Gowa Kabupaten Takalar Kabupaten Jeneponto Kabupaten Barru Kabupaten Bone Kabupaten Wajo Kabupaten Soppeng Kabupaten Bantaeng Kabupaten Bulukumba Kabupaten Sinjai Kabupaten Selayar Kabupaten Pinrang Kabupaten Sidenreng Rappang Kabupaten Enrekang Kabupaten Luwu Kabupaten Tana Toraja Kabupaten Luwu Utara Kabupaten Luwu Timur Kota Makasar Kota Pare Pare Kota Palopo 74 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 75 .

Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota Sulawesi Tenggara Maluku 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 21 21 21 21 21 21 21 21 22 22 22 22 22 22 22 22 22 23 23 23 23 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 60 61 01 02 03 04 05 06 07 60 01 02 03 04 05 06 07 08 60 01 02 03 04 Kabupaten Konawe Kabupaten Muna Kabupaten Buton Kabupaten Kolaka Kabupaten Konawe Selatan Kabupaten Wakatobi Kabupaten Bombana Kabupaten Kolaka Utara Kabupaten Kowane Utara Kabupaten Buton Utara Kota Kendari Kota Bau-Bau Kabupaten Maluku Tengah Kabupaten Maluku Tenggara Kabupaten Buru Kabupaten Maluku Tenggara Barat Kabupaten Seram Bagian Barat Kabupaten Seram Bagian Timur Kabupaten Kepulauan Aru Kota Ambon Kabupaten Buleleng Kabupaten Jembrana Kabupaten Tabanan Kabupaten Badung Kabupaten Gianyar Kabupaten Klungkung Kabupaten Bangli Kabupaten Karang Asem Kota Denpasar Kabupaten Lombok Barat Kabupaten Lombok Tengah Kabupaten Lombok Timur Kabupaten Sumbawa Nusa Tenggara Timur 23 23 23 23 23 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 25 25 25 25 25 25 25 25 25 05 06 07 60 61 01 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 60 01 02 03 07 08 09 10 11 12 Kabupaten Dompu Kabupaten Bima Kabupaten Sumbawa Barat Kota Mataram Kota Bima Kabupaten Kupang Kabupaten Timor Tengah Selatan Kabupaten Timor Tengah Utara Kabupaten Belu Kabupaten Alor Kabupaten Flores Timur Kabupaten Sikka Kabupaten Ende Kabupaten Ngada Kabupaten Manggarai Kabupaten Sumba Timur Kabupaten Sumba Barat Kabupaten Lembata Kabupaten Rote Ndao Kabupaten Manggarai Barat Kabupaten Nagekeo Kabupaten Sumba Tengah Kabupaten Sumba Barat Daya Kota Kupang Kabupaten Jaya Pura Kabupaten Biak Numfor Kabupaten Yapen Waropen Kabupaten Marauke Kabupaten Jayawijaya Kabupaten Nabire Kabupaten Paniai Kabupaten Puncak Jaya Kabupaten Mimika Bali Papua Nusa Tenggara Barat 76 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 77 .

Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 26 26 26 26 26 26 26 26 26 27 27 27 27 27 27 27 27 28 28 28 28 13 14 15 16 17 18 19 20 26 27 28 60 01 02 03 04 05 06 07 08 60 02 03 04 05 06 07 60 61 01 02 03 04 Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Boven Digul Mappi Asmat Yahukimo Babel Bengkulu Maluku Utara Kabupaten Pegunungan Bintang Kabupaten Tolikara Kabupaten Sarmi Kabupaten Keerom Kabupaten Waropen Kabupaten Supiori Kabupaten Memberano Raya Kota Jayapura Kabupaten Bengkulu Utara Kabupaten Rejang Lebong Kabupaten Bengkulu Selatan Kabupaten Muko-Muko Kabupaten Kepahiang Kabupaten Lebong Kabupaten Kaur Kabupaten Seluma Kota Bengkulu Kabupaten Halmahera Tengah Kabupaten Halmahera Barat Kabupaten Halmahera Utara Kabupaten Halmahera Selatan Kabupaten Halmahera Timur Kabupaten Kepulauan Sula Kota Ternate Kota Tidore Kepulauan Kabupaten Pandeglang Kabupaten Lebak Kabupaten Tangerang Kabupaten Serang Gorontalo Kepulauan Riau Irian Jaya Barat Banten Sulawesi Barat 28 28 29 29 29 29 29 29 29 30 30 30 30 30 30 31 31 31 31 31 31 32 32 32 32 32 32 32 32 32 33 33 33 60 61 01 02 03 04 05 06 60 01 02 03 04 05 60 01 02 03 04 60 61 01 02 03 04 05 06 07 08 60 01 02 03 Kota Cilegon Kota Tangerang Kabupaten Bangka Kabupaten Belitung Kabupaten Bangka Tengah Kabupaten Bangka Barat Kabupaten Bangka Selatan Kabupaten Belitung Timur Kota Pangkal Pinang Kabupaten Boalemo Kabupaten Gorontalo Kabupaten Pouwato Kabupaten Bonebolango Kabupaten Gorontalo Utara Kota Gorontalo Kabupaten Kepulauan Riau Kabupaten Karimun Kabupaten Natuna Kabupaten Lingga Kota Batam Kota Tanjung Pinang Kabupaten Fak-Fak Kabupaten Sorong Kabupaten Manokwari Kabupaten Kaimana Kabupaten Sorong Selatan Kabupaten Raja Ampat Kabupaten Teluk Bintuni Kabupaten Teluk Wondama Kota Sorong Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Utara Kabupaten Polewali 78 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 79 .

Fisika) Pengetahuan Sosial (Sosiologi. IPS Terpadu) Kode 067 070 074 077 080 084 087 090 094 097 100 80 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 81 . 8. Guru TK/RA No 1 II. Guru SMP/MTs No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Bidang Studi/Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Pendidikan Agama Katholik Pendidikan Agama Kristen Pendidikan Agama Hindu Pendidikan Agama Budha Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Bahasa Indonesia (Sastra) Bahasa Inggris Matematika Pengetahuan Alam (IPA Terpadu.Lampiran 7 Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota KODE BIDANG STUDI/MATA PELAJARAN (DIGIT 7. Bidang Studi/Mata Pelajaran TK/RA (Guru Kelas) Kode 020 33 33 04 05 Kabupaten Mamasa Kabupaten Majene Guru SD/MI No 1 2 3 4 5 6 7 Bidang Studi/Mata Pelajaran SD/MI (Guru Kelas) Pendidikan Agama Islam Pendidikan Agama Katholik Pendidikan Agama Kristen Pendidikan Agama Hindu Pendidikan Agama Budha Bidang Studi Lainnya Kode 027 030 034 037 040 044 061 III. DAN 9) I.

Guru SMA/MA No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Bidang Studi/Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Pendidikan Agama Katholik Pendidikan Agama Kristen Pendidikan Agama Hindu Pendidikan Agama Budha Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Bahasa Indonesia (dan Sastra Indonesia) Bahasa Inggris Bahasa Jerman Bahasa Perancis Bahasa Arab Bahasa Jepang Bahasa Mandarin Bahasa Asing Lain Matematika Fisika Kimia Biologi Sejarah Geografi Kode 127 130 134 137 140 154 156 157 160 164 167 170 174 177 180 184 187 190 204 207 A. Budaya dan Keterampilan Pendidikan Jasmani (Olahraga & Kesehatan) Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Geografi Sejarah Ekonomi (Umum.No 12 13 14 15 16 17 18 19 Bidang Studi/Mata Pelajaran Kesenian. Akuntansi) Pengetahuan Sosial (Sosiologi. GURU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN IV. Koperasi. Akuntansi) Biologi Bidang Studi Lainnya Kode 104 107 110 114 117 120 124 125 No 21 22 23 24 25 26 27 Bidang Studi/Mata Pelajaran Ekonomi (Umum. IPS Terpadu) Kesenian (dan budaya) Pendidikan Jasmani (Olahraga dan Kesehatan) Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Keterampilan Bidang Studi Lainnya Kode 210 214 217 220 224 227 230 V. UMUM No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 Bidang Studi/Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Pendidikan Agama Katholik Pendidikan Agama Kristen Pendidikan Agama Hindu Pendidikan Agama Budha Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Bahasa Inggris Bahasa Jerman Bahasa Perancis Bahasa Arab Bahasa Jepang Bahasa Mandarin Bahasa Asing Lain Matematika Fisika Kimia Biologi Bidang Studi Umum Lainnya Kode 300 301 302 303 304 310 311 312 313 314 315 316 317 318 319 320 321 322 82 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 83 . Koperasi.

B. BIDANG KEJURUAN No 1 Bidang Keahlian Teknik Bangunan/Sipil Program Keahlian Teknik Bangunan Umum (Sipil) Teknik Konstruksi Baja Teknik Konstruksi Kayu Teknik Batu dan Beton Teknik Pekerjaan Finishing Teknik Konstruksi Bangunan Sederhana Teknik Gambar Bangunan Teknik Plumbing & Sanitasi Teknik Bangunan/Sipil Lainnya 2 Perabot Perabot Umum Perabot Kayu Perabot Logam Perabot Lainnya 3 Teknik Listrik/Elektro Teknik Listrik (Elektro) Umum Teknik Transmisi Tenaga Listrik Teknik Pembangkit Tenaga Listrik Teknik Pemanfaatan Tenaga Listrik Teknik Distribusi Tenaga Listrik Teknik Listrik Industri Teknik Listrik/Elektro Lainnya 4 Teknik Mesin Teknik Mesin Umum Teknik Las Teknik Pembentukan Teknik Pengecoran Teknik Pemesinan Teknik Pemeliharaan Mekanik Industri Teknik Gambar Mesin Teknik Mekanik Otomotif Teknik Alat Berat Teknik Body Otomotif Kode 400 401 402 403 404 No Bidang Keahlian Program Keahlian Teknik Elektro Otomotif Teknik Mesin Lainnya Kode 430 431 432 433 434 435 436 437 438 439 440 441 442 443 444 445 446 447 448 449 450 451 452 453 454 455 456 457 458 459 460 461 5 Tata Boga Tataboga Umum Restoran Patiseri Tataboga Lainnya 6 405 406 407 408 409 410 411 412 413 414 415 416 417 418 419 420 421 422 423 424 425 426 427 428 429 11 10 9 8 7 Tata Kecantikan Tata Kecantikan Umum Tata Kecantikan Kulit Tata Kecantikan Rambut Spa Tata Kecantikan Lainnya Tata Busana Tata Busana Umum Design Busana Tata Busana Lainnya Budidaya Ternak Budidaya Ternak Umum Budidaya Ternak Ruminansia Budidaya Ternak Unggas Budidaya Ternak Harapan Budidaya Ternak Lainnya Budidaya Ikan Budidaya Ikan Budidaya Ikan Air Tawar Budidaya Ikan Air Laut Budidaya Ikan Air Payau Budidaya Rumput Laut Budidaya Perikanan Lainnya Teknologi Hasil Pertanian Pengawasan mutu Teknologi Hasil Pertanian Pengolahan Hasil Pertanian Pangan Pengolahan Hasil Pertanian NonPangan Pengawasan Mutu Kerajinan Umum Kria Tekstil Kria Kulit Kerajinan 84 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 85 .

No Bidang Keahlian Program Keahlian Kria Keramik Kria Logam Kria Kayu Kria Lainnya Kode 462 463 464 465 466 467 468 469 470 471 472 473 474 475 476 477 478 479 480 481 482 483 484 485 486 487 488 489 490 491 492 493 No 16 Bidang Keahlian Geologi Pertambangan Program Keahlian Geologi Pertambangan Umum Geologi Pertambangan Perminyakan Geologi Khusus Lainnya Kode 494 495 496 497 498 499 500 501 502 503 504 505 506 507 508 509 510 511 512 513 514 515 516 517 518 519 520 521 522 523 524 525 12 Teknologi Pesawat Terbang Teknologi Pesawat Terbang Umum Permesinan Konstruksi Rangka Pesawat Udara Konstruksi Badan Pesawat Udara Air Frame & Power Plant Air Maintenance & Repair Kelistrikan Pesawat Udara Elektronika Pesawat Udara Teknologi Pesawat Terbang Lainnya 17 Instrumentasi Industri Instrumentasi Industri Umum Kontrol Proses Kontrol Mekanik Instrumentasi Logam Instrumentasi Gelas Instrumentasi Lainnya 18 Kimia Kimia Umum Kimia Industri Analis Kimia Kimia Lainnya 13 Teknik Perkapalan Teknik Perkapalan Umum Pembangunan dan Perbaikan Kapal Baja Las Kapal Instalasi Pemesinan Kapal Listrik Kapal Gambar Rancang Bangun Bangunan Kapal Kayu dan Fiberglass Teknik Perkapalan Lainnnya 19 Pelayaran Pelayaran Umum Nautika Kapal Niaga Teknika Kapal Niaga Nautka Kapal Penangkap Ikan Teknika Kapal Penangkap Ikan Teknika Kapal/Pelayaran Lainnya 20 Telekomunikasi Telekomunikasi Umum Teknik Transmisi Radio Teknik Transmisi Kabel Teknik Suitsing (Swiching) Teknik Akses Radio Teknik Akses Kabel Teknik Telekomunikasi Khusus Lainnya Teknik Survei dan Pemetaan Teknik Survei dan Pemetaan Teknologi Informasi dan Komunikasi Rekayasa Perangkat Lunak Teknik Komputer dan Jaringan 14 Teknologi Tekstil Teknologi Tekstil Umum Teknologi Pemintalan Serat Buatan Teknologi Pembuatan Benang Teknologi Pembuatan Kain Tenun Teknologi Pencelupan Teknologi Pencapan Teknologi Tekstil Khusus Lainnya 21 22 Teknik Survei dan Pemetaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) 15 Grafika Grafika Umum Produksi Grafika Persiapan Grafika Grafika Khusus Lainnya 86 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 87 .

No Bidang Keahlian Program Keahlian Multi Media TIK Lainnya Teknik Radio. Televisi dan Film Umum Teknik Siaran Radio Produksi Program Pertelevisian Teknik Radio. Televisi dan Film Lainnya Teknik Elektronika Umum Teknik Audio-Video Teknik Elektronika Industri Teknik Elektronika Lainnya Teknik Pendingin dan Tata Udara Umum Teknik Pendingin dan Tata Udara Bisnis dan Manajemen Umum Administrasi Perkantoran Akuntansi Penjualan Perdagangan Perbankan Asuransi Koperasi Bisnis dan Manajemen Lainnya Kode 526 527 528 529 530 531 532 533 534 535 536 537 538 539 540 541 542 543 544 545 546 547 548 549 550 551 552 553 554 555 556 No Bidang Keahlian Program Keahlian Budidaya Tanaman Buah Semusim Budidaya Tanaman Perkebunan Pengolahan Hasil Hutan Pembibitan Tanaman Budidaya Tanaman Lainnya Kode 557 558 559 560 561 562 563 564 565 566 567 568 569 570 571 572 573 574 575 576 577 578 579 580 581 582 583 584 585 23 Teknik Radio. Televisi dan Film 30 Seni Rupa Seni Rupa Umum Seni Murni Grafis Komunikasi Animasi Seni Rupa Lainnya 24 Teknik Elektronika 31 Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan Umum Seni Musik Klasik Seni Musik Non Klasik Seni Tari Seni Karawitan Seni Pedalangan Seni Teater Seni Pertunjukkan Lainnya 25 Teknik Pendingin dan Tata Udara 26 Bisnis dan Manajemen 32 Keperawatan Keperawatan Umum Perawat Medis Pengatur Rawat Gigi Keperawatan Lainnya 33 Kesehatan Kesehatan Umum Analisis Kesehatan Kesehatan Lainnya 27 Pariwisata Pariwisata Umum Usaha Jasa Pariwisata Akomodasi Perhotelan Pariwisata Lainnya 34 Kefarmasian Kefarmasian Umum Teknik Produksi Obat Kefarmasian Lainnya 28 29 Pekerjaan Sosial Budidaya Tanaman Pekerjaan Sosial Umum Dan Khusus Budidaya Tanaman Umum Budidaya Tanaman Pangan Budidaya Tanaman Sayuran Budidaya Tanaman Hias Budidaya Tanaman Buah Tahunan 35 Bidang Kejuruan Lainnya Bidang Kejuruan Lainnya 88 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 89 .

Kelompok IPS Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Pendidikan Sejarah Pendidikan Ekonomi Pendidikan Geografi Pendidikan Sosiologi dan Antropologi Pendidikan Akuntansi Pendidikan Tata Niaga Pendidikan Administrasi Perkantoran Pendidikan Sosiologi Pendidikan Koperasi Pendidikan Ekonomi dan Koperasi Akuntansi Manajemen Ekonomi Pembangunan Sosiologi Ilmu Administrasi Negara Ilmu Administrasi Niaga Ilmu Informasi dan Perpustakaan Ilmu Sejarah Ilmu Hukum Program Studi IPS lainnya Kelompok Bahasa Pendidikan Bahasa. GURU LAINNYA No. Sastra Indonesia dan Daerah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pendidikan Bahasa Indonesia Pendidikan Bahasa Inggris Pendidikan Bahasa Jerman Lampiran 8 KODE PROGRAM STUDI S1 Program Studi Kode 100 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 120 121 122 123 124 125 126 127 128 150 200 201 202 203 204 Guru Pendidikan Luar sekolah yang belum tercantum Guru dalam rumpun pekerja sosial yang belum tercantum Guru bidang studi lainnya yang belum tercantum 90 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 91 . 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Bidang Studi/Mata Pelajaran Guru Pendidikan Luar Biasa Guru SD/SMP/SMA/SMK dalam Guru SD/SMP/SMA/SMK dalam belum tercantum Guru SD/SMP/SMA/SMK dalam belum tercantum Guru SD/SMP/SMA/SMK dalam belum tercantum Guru Bimbingan Konseling rumpun kesehatan rumpun pertanian yang rumpun perikanan yang rumpun kesehatan yang Kode 800 802 804 806 808 810 812 814 815 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 1 2 3 4 5 No.VI.

No. 7 8 9 10 11 12 13 14 15 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 1 2 3 4 5 Fisika Kimia Program Studi Kode 412 413 414 415 416 417 418 419 450 500 501 502 503 504 505 605 510 511 512 513 514 515 516 517 550 600 601 602 603 604 Statistik Terapan dan Komputasi Statistika Instrumentasi dan Komputasi Manajemen Informatika Ilmu Komputer Sistem Informasi Program Studi MIPA lainnya Kelompok Teknologi Pendidikan Teknik Mesin Pendidikan Teknik Bangunan Pendidikan Teknik Elektro Pendidikan Teknik Elektronika Pendidikan Teknik Otomotif Pendidikan Informatika Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Teknik Mesin Teknik Sipil Teknik Elektro Teknik Elektronika Teknik Otomotif Teknik Mesin Produksi Teknologi Jasa dan Produksi Busana Teknologi Jasa dan Produksi Boga Program Studi Teknologi lainnya Kelompok Ilmu Pendidikan Pendidikan Luar Biasa Pendidikan Luar Sekolah PGSD PGTK Psikologi Pendidikan 92 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 93 . 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 1 2 3 4 5 6 1 2 3 4 5 6 Program Studi Pendidikan Bahasa Perancis Pendidikan Bahasa Arab Pendidikan Bahasa Perancis Pendidikan Bahasa Jawa Pendidikan Bahasa Jepang Pendidikan Bahasa Mandarin Sastra Indonesia Bahasa dan Sastra Indonesia Sastra Jawa Bahasa Inggris Sastra Inggris Bahasa dan Sastra Inggris Sastra Perancis Bahasa Perancis Bahasa Jepang Bahasa dan Sastra Jerman Sastra Mandarin Program Studi Bahasa lainnya Kelompok Olahraga Pendidikan Jasmani. Kesehatan dan Rekreasi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Pendidikan Kepelatihan Olahraga Ilmu Keolahragaan Program Studi Olahraga lainnya Kelompok MIPA Pendidikan Biologi Pendidikan Matematika Pendidikan Fisika Pendidikan Kimia Biologi Matematika Kode 205 206 207 208 209 210 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 250 300 301 302 303 310 350 400 401 402 403 410 411 No.

Tari dan Musik Pendidikan Seni Rupa Pendidikan Seni Musik Pendidikan Seni Tari Pendidikan Keterampilan dan Kerajinan Pendidikan Seni Kerajinan Seni Rupa Program Studi Seni lainnya 700 701 702 703 704 705 710 750 Kode 606 607 608 609 610 620 650 No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 Program Studi Administrasi Bisnis Administrasi Negara Administrasi Niaga Administrasi Pendidikan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Bimbingan dan Penyuluhan Biologi Budidaya Perairan Budidaya Pertanian Ekonomi Manajemen Ekonomi Pembangunan Fisika Geografi Ilmu Administrasi Ilmu Administrasi Niaga Ilmu Akuntansi Ilmu Ekonomi Ilmu Ekonomi dan Akuntansi Ilmu Komputer Ilmu Komunikasi Ilmu Lingkungan Ilmu Manajemen Ilmu Pendidikan Ilmu Pendidikan Sosial Ilmu Psikologi Ilmu Sastra Ilmu Sejarah Ilmu Sosial Kode 001 002 003 004 005 006 007 008 009 010 011 012 013 014 015 016 017 018 019 020 021 022 023 024 025 026 027 028 029 KODE PROGRAM STUDI S2 94 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 95 .Lampiran 9 No. 6 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6 7 8 Program Studi Teknologi Pendidikan Administrasi Pendidikan Pendidikan Anak Usia Dini Kurikulum dan Teknologi Pendidikan Bimbingan dan Konseling Psikologi Program Studi Ilmu Pendidikan lainnya Kelompok Seni Pendidikan Seni Drama.

No 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 Ilmu-Ilmu Sosial Informatika

Program Studi

Kode 030 031 032 033 034 035 036 037 038 039 040 041 042 043 044 045 046 047 048 049 050 051 052 053 054 055 056 057 058 059 060

No 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 Pendidikan Umum

Program Studi Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Pengajaran Seni Pertunjukan Pengembangan Kurikulum Pengembangan Sumber Daya Manusia Perencanaan dan Kebijakan Publik Psikologi Psikologi Perkembangan Seni Rupa Seni Rupa dan Desain Sosiologi Statistika Teknologi Hasil Pertanian Teknologi Industri Pertanian Teknologi Informasi Teknologi Kelautan Teknologi Pascapanen Teknologi Pembelajaran Teknologi Pendidikan Program Studi S2 lainnya

Kode 061 062 063 064 065 066 067 068 069 070 071 072 073 074 075 076 077 078 079 080 099

Instrumentasi dan Kontrol Kimia Linguistik Manajemen Manajemen Pendidikan Manajemen Sistem Informasi Manajemen Teknologi Matematika Pendidikan Anak Usia Dini Pendidikan Bahasa Pendidikan Bahasa dan Sastra Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SD Pendidikan Bahasa Indonesia Pendidikan Bahasa Inggris Pendidikan Bahasa Jepang Pendidikan Biologi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Sekolah Dasar Pendidikan Islam Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup Pendidikan Kimia Pendidikan Linguistik Terapan Pendidikan Luar Sekolah Pendidikan Matematika Pendidikan Matematika Sekolah Dasar Pendidikan Olahraga Pendidikan Sains Pendidikan Sejarah

96

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

97

Lampiran 10 KODE PROGRAM STUDI S3

No. 29 30 31

Program Studi Pendidikan Matematika Pendidikan Olahraga Pendidikan Umum Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Pengembangan Kurikulum Sains Veteriner Sosiologi Teknologi Industri Pertanian Teknologi Informatika Teknologi Kelautan Teknologi Pendidikan Program Studi S3 lainnya

Kode 029 030 031 032 033 034 035 036 037 038 039 040

No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28

Program Studi Administrasi Pendidikan Bimbingan dan Penyuluhan Biologi Biologi Reproduksi Budidaya Pertanian Epidemiologi Gizi Masyarakat dan Sumber Daya Keluarga Ilmu Administrasi Ilmu Ekonomi Ilmu Hukum Ilmu Kedokteran Ilmu Kesehatan Masyarakat Ilmu Material Ilmu Pangan Ilmu Penyuluhan Pembangunan Ilmu Perairan Ilmu Politik Ilmu Ternak Ilmu-Ilmu Pertanian Kajian Budaya Kehutanan Opto Elektronika dan Aplikasi Laser Pendidikan Bahasa Pendidikan Bahasa Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup Pendidikan Luar Sekolah

Kode 001 002 003 004 005 006 007 008 009 010 011 012 013 014 015 016 017 018 019 020 021 022 023 024 025 026 027 028

32 33 34 35 36 37 38 39 40

98

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

99

LAMPIRAN 11 FORMAT B1 REKAPITULASI PESERTA SERTIFIKASI GURU KABUPATEN/KOTA1

LAMPIRAN 12
FORMAT B2 REKAPITULASI PESERTA SERTIFIKASI GURU PROVINSI PROVINSI: ______________________________ Tempat2 dan Tgl Lahir Bidang Studi/ Guru Kelas Sekolah Tempat Mengajar Nama Alamat

KABUPATEN/KOTA : __________________________ No Urut 1. 2. 3. 4. Dst Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota _____________ Nomor Peserta Nama Lengkap2 Tempat3 dan Tgl Lahir Bidang Studi/Guru Kelas Sekolah Tempat Mengajar Nama Alamat Alamat Peserta

No Urut 1. 2. 3. 4. Dst

Nomor Peserta

Nama Lengkap1

Alamat Peserta

Rayon LPTK

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi_____________

(_______________________) Nama lengkap dan NIP/NIK Catatan: 1. 2.
1

(_______________________) Nama lengkap dan NIP/NIK

Rekapitulasi Peserta Sertifikasi (peserta yang telah mengisi Format A1, Format A2, dan menyerahkan Dokumen Portofolio). Format dikirimkan ke Rayon LPTK dengan tembusan Dinas Pendidikan Provinsi.

Catatan: 1. Format ini dibuat oleh Dinas Pendidikan Provinsi. 2. Format dikirimkan ke Ditjen PMPTK (cq. Direktorat Profesi Pendidik) melalui KSG.

Dibuat oleh dinas kabupaten/kota. Format ini diserahkan ke LPMP dan dinas pendidikan provinsi. 2 Sesuai dengan yang diisikan pada Format A1 3 Sesuai dengan yang diisikan pada Format A1

1 2

Sesuai dengan yang diisikan pada Format A1 Sesuai dengan yang diisikan pada Format A1

100

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

101

...................................................................... Rekapitulasi Peserta Sertifikasi (Format B1).................... Kepada: Kepala LPMP: ........tanggal/bulan ... (…………………………………............................................ Yang Menerima Yang Menyerahkan Rekapitulasi Peserta Sertifikasi (Format B1).... telah diserahkan oleh: Panitia Sertifikasi GURU DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN/KOTA: .. dengan jumlah peserta ………………. 3................ telah diserahkan oleh: Panitia Sertifikasi Guru Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota: ...................... Tanda tangan dan nama lengkap Ukuran Kertas A4 Ukuran Kertas A4 1 Format ini Dibuat oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota rangkap 2 (1 lembar untuk dinas pendidikan provinsi.......... sebanyak ...........tahun ...…) eksemplar.................................. 1 Format ini Dibuat oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota rangkap 2 (1 lembar untuk LPMP..... sebanyak .....................) berkas.. Yang Menerima Yang Menyerahkan ...............……………………… (…………………………….….. 1.. Pada hari ini: ....................Lampiran 13 Lampiran 14 BERITA ACARA1 SERAH TERIMA BERKAS SERTIFIKASI GURU DARI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN/KOTA KEPADA LPMP BA-PF: 1 BERITA ACARA 1 SERAH TERIMA BERKAS SERTIFIKASI GURU DARI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN/KOTA KEPADA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI BA-PF: 1A Pada hari ini: ......................... Formulir Pendaftaran Peserta Sertifikasi (Format A1) yang telah Diisi 2........ (………………………………) orang....……………… (……………………………........... Tanda tangan dan nama lengkap ........ sebanyak ………….................................... 102 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 103 ..... (…………………………………………………….............. Tanda tangan dan nama lengkap ...…) orang.) berkas........... Kepada: Kepala DINAS PENDIDIKAN PROVINSI: ...................... Biodata Peserta Sertifikasi (Format A2) yang telah Diisi oleh Peserta.........……........................... Tanda tangan dan nama lengkap .....................................................tahun .... dengan jumlah peserta ……………….............. oleh Peserta............... 1 lembar untuk yang menyerahkan/arsip)........ (……………………………………………………) eksemplar..................tanggal/bulan.... 1 lembar untuk yang menyerahkan/arsip).......... sebanyak ……….......

........ 1 ....eksemplar c...... Dibuat oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota............................. @ 4 Lembar......................……. Dimulai pukul ....................... Tanda tangan dan nama lengkap Ukuran Kertas: A4 Dibuat PSG Tingkat Rayon LPTK 104 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 105 ...tahun .....…………………………………....... 1 lembar untuk yang menyerahkan/arsip)...............……) Yang Menerima Yang Menyerahkan . telah dilaksanakan Penilaian Portofolio.. Dokumen Portofolio Peserta Sertifikasi Guru hingga hari: ............…........ (…………………………) bendel2 Berkas Rekapitulasi Peserta Sertifikasi..............……eksemplar Format C3 ……………. 3 X 4.........……eksemplar Format C2………….. Jumlah peserta ……… (……….... 2008..... tanggal/bulan: ..... Format C1…………..… ( …………………………...... Kepada: Rayon LPTK: . Lokasi: .) orang Jumlah Dokumen ……... dengan demikian jumlah bendel portofolio sama dengan dua kali lipat jumlah peserta... sebanyak …………………….... 2008 BA-PF: 3 Pada hari ini: .....hingga pukul .....................................tanggal/bulan:....................................) eks Terlampir: a...... 3................... 2.....… ( …………………………………………………………………………………………………)........... b................ Tanda tangan dan nama lengkap Ukuran Kertas A4 Ketua Panitia Sertifikasi Guru Tingkat Rayon LPTK 1 2 Dibuat Rangkap 2 (1 lembar untuk penerima..........LAMPIRAN 15 LAMPIRAN 16 BERITA ACARA SERAH TERIMA DOKUMEN PORTOFOLIO DARI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN/KOTA KEPADA RAYON LPTK1 BA-PF: 2 BERITA ACARA PELAKSANAAN PENILAIAN PORTOFOLIO1 Pada hari ini: ....................... Hal-hal yang terjadi pada saat penilaian portofolio: 4.......... sebanyak ……....................................... telah diserahkan oleh: Panitia Sertifikasi Guru Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota: .………................................ Tanda tangan dan nama lengkap ........tanggal/bulan:............ (.. 2....... Jumlah portofolio yang dinilai ................. Ruang: .... 1................. Pas Photo Berwarna......................... 1...... Seorang peserta membuat dua eks portofolio..........

……………………………………………………………………………………………. 2008 Asesor II Coret yang tidak sesuai 1 Coret yang tidak sesuai 106 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 107 . ………………. 2008 Asesor I / II …. 3.. 3.. 4. 2..………………………………………… Tanda tangan dan nama lengkap 1 Keterangan: A: Unsur Kualifikasi dan Tugas Pokok B: Unsur Pengembangan Profesi C: Unsur Pendukung Profesi Catatan: …………………………………………………………………………………………………………………………. 3. ………………. 1. 2... ………………………………………………………………………………………………………………………….LAMPIRAN 17 FORMAT C1 PENILAIAN PORTOFOLIO INDIVIDUAL RAYON LPTK PENYELENGGARA MATA PELAJARAN/GURU KELAS JENJANG PENDIDIKAN NAMA LENGKAP PESERTA NOMOR PESERTA (14 Digit) : : : : : FORMAT C2 PENILAIAN PORTOFOLIO GABUNGAN RAYON LPTK PENYELENGGARA : MATA PELAJARAN/GURU KELAS : JENJANG PENDIDIKAN : SD/SMP/SMA/SMK/SLB1 NAMA LENGKAP PESERTA : NOMOR PESERTA (14 Digit) : SKOR ASESOR I UNSUR KOMPONEN PORTOFOLIO Kualifikasi akademik Pengalaman mengajar Perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran Pendidikan dan pelatihan Penilaian dari atasan dan pengawas Prestasi akademik Karya pengembangan profesi Keikutsertaan dalam forum ilmiah Pengalaman organisasi di bidang kependidikan dan sosial Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan JUMLAH LAMPIRAN 18 SD/SMP/SMA/SMK/SLB1 SKOR ASESOR II KOMPONEN UNSUR UNSUR 1. …………………. KOMPONEN PORTOFOLIO Kualifikasi akademik Pengalaman mengajar Perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran Pendidikan dan pelatihan Penilaian dari atasan dan pengawas Prestasi akademik Karya pengembangan profesi Keikutsertaan dalam forum ilmiah Pengalaman organisasi di bidang kependidikan dan sosial Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan JUMLAH JUMLAH SKOR KOMPONEN UNSUR A KOMPONEN UNSUR A B B C C Keterangan: A: Unsur Kualifikasi dan Tugas Pokok B: Unsur Pengembangan Profesi C: Unsur Pendukung Profesi Catatan: ……………………………………………………………………………………………. 1. Asesor I ……………. 2.

Dinas Pendidkan Kabupaten/Kota format ini ditandatangani oleh Rektor LPTK Rayon. NOMOR PESERTA NAMA PESERTA SEKOLAH ASAL Lulus Melengkapi Administrasi Melengkapi Substansi Mengikuti Pendidikan dan Latihan Profesi Guru Klarifikasi Diskualifikasi ……………………. 2 Coret yang tidak sesuai. (________________________) NIP/NIK. NOMOR PESERTA NAMA PESERTA ASAL SEKOLAH ASESOR 1 SKOR RATA-RATA JENJANG PENDIDIKAN ASESOR 1 ASESOR 2 ……………………. Format C4 dibuat oleh PSG Rayon. Dst.LAMPIRAN 19 FORMAT C3 REKAPITULASI HASIL PENILAIAN PORTOFOLIO RAYON LPTK PENYELENGGARA MATA PELAJARAN/GURU KELAS JENJANG PENDIDIKAN : : : 1 LAMPIRAN 20 FORMAT C4 DAFTAR PORTOFOLIO TIAP ASESOR RAYON LPTK PENYELENGGARA MATA PELAJARAN/GURU KELAS KETERANGAN*) 1 : : : : : SD/SMP/SMA/SMK/SLB2 SD/SMP/SMA/SMK/SLB2 SKOR SKOR ASESOR 2 NO. 2 Coret yang tidak sesuai 108 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 109 . 3. Dst. 2. Catatan: Diisi: L : MA : MS : MPLPG : K : D : *) 1 NO. …………… Ketua panitia Penyelenggara3 (_____________________) NIP/NIK. URUT 1. 1 Setiap kemasan bendel dokumen portofolio dibuat daftar dengan menggunakan Format C4. ……………………… Panitia Sertifikasi Guru Rayon: …………… Format ini dibuat oleh Ketua Panitia Penyelenggara dan diserahkan kepada Rektor LPTK Induk Penyelengara Srtifikasi Guru. 3 Untuk Laporan Rektor LPTK Rayon kepada KSG/Ditjen Dikti/Ditjen PMPTK dengan tembusan Dinas Pendidikan Provinsi. Satu kemasan bendel terdiri atas maksimum 10 bendel dokumen ortofolio. 2. 3. 5. 4. URUT 1.

………………. Ketua Panitia Sertifikasi Guru Rayon: …………… (________________________) NIP. 110 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 111 .. .LAMPIRAN 21 DAFTAR HADIR ASESOR Hari/Tanggal Pukul Acara Tempat : : : : TANDA PENGENAL ASESOR LAMPIRAN 22 SERTIFIKASI GURU 2008 RAYON ……… Nama Tanda Tangan No 1 2 3 4 5 6 7 8 Dst …………NAMA LENGKAP……… ---------------LPTK ASAL--------------Ketua Panitia Sertifikasi Guru Rayon: …………… Stempel Rayon (________________________) NIP.……………………….

Pendukung profesi (20) Meskipun beda skor atar dua asesor kurang dari batasan di atas. PSG mencetak Rekapitulasi Hasil Penilaian Portofolio Tiap Mapel (Lampiran 14). PSG mengadministrasikan Hasil Penilaian Individual (sebelum kesepakatan dan mungkin ada perbaikan skor) sebagai arsip. tiap asesor dapat meminta bantuan PSG terkait untuk memasukkan data. PSG mengadministrasikan dokumen portofolio setelah selesai dinilai oleh asesor. 2. Demikian seterusnya. b. dan meminta kembali Berita Acara tersebut. namun bila skor total salah satu asesor di bawah batas lulus. Jika proses pemasukan data telah selesai. dan jujur. Coretan tidak boleh di tipe-x. 8. maka asesor dapat langsung memberikan penilaian terhadap dokumen-dokumen portofolio guru.LAMPIRAN 23 MEKANISME PENILAIAN PORTOFOLIO 1 kompromi. 15. sehingga proses pemasukan data selesai. Apabila tidak terjadi kesepakatan antar dua asesor maka diperlukan penilaian oleh asesor ketiga. 14. Asesor melakukan penilaian terdahap dokumen porto folio secara independen. melebihi angka sebagai berikut. dan dokumen lain yang relevan. Lembar Penilaian Individual (Format C1). Asesor mengikuti penjelasan teknis penilaian portofolio. a. Jika sudah sesuai. a. beserta lampirannya berupa Format Hasil Penilaian Individual Tiap Asesor (Format C1) dan Hasil Penilaian Gabuangan (Format C2). 112 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 113 . Kedua asesor melakukan verifikasi data hasil penilaian portofolio. objektif. untuk mencapai kesepakatan jika hasil penilaian antar dua asesor. 10. PSG mencetak hasil Penilaian Portofolio Gabungan (Format C2) dan memberikan kepada asesor untuk ditandatangani oleh dua asesor. asesor mengecek apakah Format C4 sudah sesuai dengan dokumen portofolio/belum. 13. 3. 12. maka kedua asesor harus 1 Dapat dilengkapi dengan ketentuan lain oleh Rayon LPTK selama tidak bertentangan dengan ketentuan yang ada. 1. Jika belum sesuai. b. 4. 5. maka asesor dapat menghubungi panitia (PSG) untuk klarifikasi data. Langkah pertama. Jika proses penilaian sudah selesai atau sedang berjalan. 7. maka asesor minta kepada PSG agar Format C2 yang telah terisi data untuk dicetak. Pengembangan profesi (35) c. PSG memberikan Berita Acara Penilaian Portofolio (BA-PF: 5/Lampiran 25) untuk ditandatangani oleh Asesor. 9. 11. Asesor menerima satu bendel (10-50) dokumen portofolio disertai dengan: Daftar Portofolio Tiap Asesor (Format C4). Kualifikasi dan tugas pokok (15) 6. PSG meminta hasil penilaian awal beserta skor yang dicoret dan diparaf oleh asesor hasil kompromi untuk diarsipkan. PSG melakukan pemasukan skor perbaikan (re-entry) data setelah dua asesor kompromi dan perbedaan tiap unsur tidak lebih dari ketentuan skor di atas.

.............. Tanda tangan dan nama lengkap .........................LAMPIRAN 24 LAMPIRAN 25 BERITA ACARA PENYERAHAN DOKUMEN PORTOFOLIO DARI PSG KEPADA ASESOR UNTUK DINILAI1 BA-PF: 4 BERITA ACARA PENYERAHAN BERKAS HASIL PENILAIAN PORTOFOLIO DARI ASESOR KEPADA PSG SETELAH DINILAI1 BA-PF: 5 Pada hari ini: .......... sebanyak 1 (satu ) eksemplar Format C2 yang diisi skor dan ditandatangani oleh dua asesor yang bersangkutan........................... (........................... 3........................ Tanda tangan dan nama lengkap Ukuran Kertas: A4 ......... 2008 telah diserahkan Dokumen Portofolio dari Panitia PSG kepada Asesor untuk dinilai........................ Jumlah Dokumen Portofolio yang Diserahkan untuk Dinilai .................. 1 lembar untuk asesor 1.........................................................tanggal/bulan .. 2008 telah diserahkan Berkas Penilaian Portofolio oleh ASESOR kepada PSG. a.......... Tanda tangan dan nama lengkap Ukuran Kertas: A4 1 .) eksemplar... Tanda tangan dan nama lengkap Dibuat rangkap 2 (1 lembar untuk penerima............ Format C1 (kosong) Format C2 (kosong) Penerima (Asesor) Yang Menyerahkan Yang Menyerahkan (Asesor) Penerima (PSG) Asesor 2 Asesor 1 .........tanggal/bulan:........ b... sebanyak: ………………………………………… (............................................ Dokumen Portofolio yang telah dinilai....... 1............................... Terlampir: Pada hari ini: ......... 1 lembar untuk asesor 2) 114 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 115 .................. Tanda tangan dan nama lengkap ...................................... 1 lembar untuk yang menyerahkan/arsip) 1 Dibuat rangkap 4 (1 lembar untuk penerima (PSG)................ sebanyak 1 (satu ) eksemplar 2.......) eksemplar Format C1 yang diisi skor dan ditandatangani oleh asesor yang bersangkutan...........

guru. Format A1 dan Format A2 ke guru 8 Guru mengisi dan menyerahkan Format A1 Dinas Provinsi dan Dinas Kab/Kota menyerahkan Format A1 ke LPMP LPMP menyerahkan A1 ke Dit Profesi Pendidik Guru menyusun portofolio Guru menyerahkan dok Portofolio ke Dinas Kab/Kota Dinas Kab/Kota mengirimkan dokumen portofolio ke LPTK Pelaksanaan penilaian portofolio oleh LPTK Pelaksanaan PLPG Maret April Mei Juni Juli Agustus 2 9 3 10 4 11 12 5 13 6 14 15 7 116 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 117 . KEGIATAN Februari 1 Informasi kuota provinsi LPMP.LAMPIRAN 26 RAMBU-RAMBU JADWAL PELAKSANAAN SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN KUOTA 2008 MELALUI PENILAIAN PORTOFOLIO JADWAL TAHUN 2008 No. KEGIATAN Februari penyerahan nomor peserta. dan Dinas Kab/Kota menetapkan kuota kab/kota LPMP menyusun dan menyerahkan no. dll Dinas Provinsi dan Dinas Kab/Kota melakukan sosialisasi ke guru peserta sertifikasi dan Maret April Mei Juni Juli Agustus JADWAL TAHUN 2008 No. Kab/Kota. peserta ke Dinas Kab/Kota Dinas Provinsi dan Dinas Kab/Kota menetapkan peserta Dinas Provinsi dan Dinas Kab/Kota menyerahkan SK Penetapan peserta ke LPMP Ditjen PMPTK dan Ditjen Dikti melakukan sosialisasi pelaksanaan sertifikasi guru ke Dinas Prop. LPMP. Dinas Provinsi. pengawas.

guru. pengawas. KEGIATAN Februari 1 Informasi program dan sasaran sertifikasi jalur pendidikan ke Dinas Kabupaten/Kot a dan Provinsi Ditjen Dikti dan Ditjen PMPTK melakukan sosialisasi pelaksanaan sertifikasi guru ke Dinas Prop. dll Dinas Kab/Kota melakukan sosialisasi ke Cabang Dinas dan guru peserta sertifikasi Guru menyiapkan dokumen. KEGIATAN Februari dokumen 7 LPTK dan Ditjen Dikti melakukan seleksi akademik LPTK memanggil peserta sertifikasi LPTK melaksanakan pendidikan Maret April Mei Juni Juli Agustus JADWAL TAHUN 2008 NO. mendaftar dan menyerahkan dokumen ke Dinas Kab/Kota Dinas Kab/Kota melakukan seleksi administrasi Dinas Kab/Kota mengirimkan calon terpilih ke Ditjen Dikti beserta Maret April Mei Juni Juli Agustus 8 9 2 3 4 5 6 118 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 119 . LPMP.LAMPIRAN 27 RAMBU-RAMBU JADWAL PELAKSANAAN SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN KUOTA 2008 MELALUI JALUR PENDIDIKAN JADWAL TAHUN 2008 NO. Kab/Kota.

Sertifikat pendidik adalah bukti formal sebagai pengakuan yang diberikan kepada guru sebagai tenaga profesional. Rayon perguruan tinggi (digit 1 dan 2) 120 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 121 . Kepada guru yang telah terbukti menguasai kompetensi dan dinyatakan lulus diberikan sertifikat pendidik. maka perlu dibuat suatu formulasi yang seragam untuk semua perguruan tinggi penyelenggara sertifikasi guru. Sertifikat pendidik yang dikeluarkan oleh perguruan tinggi mencantumkan nomor sertifikat sebagai salah satu bahan kendali bagi perguruan tinggi yang mengeluarkan sertifikat. 1. Pendahuluan Sertifikasi guru seperti dinyatakan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen adalah pemberian sertifikat pendidik untuk guru. Uji sertifikasi guru bagi guru dalam jabatan dilakukan melalui penilaian portofolio.LAMPIRAN 28 CONTOH FORMAT SERTIFIKAT PENDIDIK PANDUAN PENGISIAN BLANKO SERTIFIKAT PENDIDIK LAMPIRAN 29 A. B. Tahun 2007 ini ditetapkan 31 perguruan tinggi penyelenggara sertifikasi guru dalam jabatan. Agar nomor tersebut dapat dikenali sebagai suatu kendali dan suatu ciri khas bagi instansi yang membutuhkan. Pemberian sertifikat pendidik bagi guru dilakukan melalui sebuah proses pembuktian penguasaan kompetensi guru atau uji sertifikasi guru. Sertifikat pendidik dikeluarkan oleh perguruan tinggi penyelenggara sertifikasi yang ditetapkan oleh Menteri Pendidikan Nasional. Nomor Sertifikat Pendidik Nomor sertifikat pendidik terdiri atas 12 digit yang mencerminkan beberapa informasi sebagai berikut.

Ketentuan Pemberian Nomor Nomor urut sertifikat. Misalnya: Universitas Negeri Medan memiliki kuota 11. 11. dan 7 terdiri dari 3 angka. Kode rayon perguruan tinggi sesuai dengan nomor urut rayon sebagaimana tercantum pada lampiran SK Mendiknas Nomor: 057/O/2007. digit 5. 11. Bidang studi. 10. Ketentuan pemberian nomor urut sertifikat ini dimulai dari nomor “00001” sampai dengan jumlah peserta yang disertifikasi. digit 1 dan 2 terdiri dari 2 angka. dan 7) Nomor urut sertifikat (digit 8. Misalnya: Sertifikat yang dikeluarkan tahun 2007 diberi kode tahun “07” Formulasi Nomor Sertifikat Pendidik adalah sebagai berikut: 3. 9. Kode bidang studi menggunakan kode yang telah ditentukan dalam buku pedoman sertifikasi guru. sebagai identitas nomor urut sertifikat pendidik. digit 8. 1.6. Misalnya: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Bidang Studi Nomor Urut 4. sebagai identitas perguruan tinggi penyelenggara sertifikasi guru yang mengeluarkan sertifikat pendidik. maka penulisan nomor sertifikatnya sebagai berikut: Nomor: 020709400001 122 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 123 . Tahun sertifikat. 9. 3. dan 12 terdiri dari 5 angka. Nomor urut sertifikat ini setiap tahun dimulai dari nomor “00001” lagi. nomor urut sertifikat dimulai dari “00001” sampai dengan “11539”. Guru bidang studi matematika diberi kode “094” Tahun Sertifikat Rayon LPTK C.2.539. digit 3 dan 4 terdiri dari 2 angka. Rayon perguruan tinggi. dan 12) 2. 10. sebagai identitas tahun dikeluarkannya sertifikat pendidik. 4. sebagai identitas bidang studi yang diampu oleh guru peserta sertifikasi. Tahun sertifikat (digit 3 dan 4) Bidang studi (digit 5.6. Misalnya: Nomor rayon untuk Universitas Negeri Medan adalah 02 Contoh: Universitas Negeri Medan tahun 2007 mengeluarkan sertifikat pendidik bagi peserta sertifikasi guru bidang studi matematika dan diberi nomor urut pertama.

Kode Bidang Studi/Mata Pelajaran Kode bidang studi/matapelajaran dapat dilihat pada Lampiran 7 124 Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio 125 . Kode Perguruan Tinggi Kode 23 Perguruan Tinggi Universitas Nusa Cendana Universitas Negeri Makassar Universitas Tadulako Universitas Haluoleo Universitas Negeri Manado Universitas Negeri Gorontalo Universitas Pattimura Universitas Khairun Ternate Universitas Cenderawasih Kode 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 Perguruan Tinggi Universitas Syiah Kuala Universitas Negeri Medan Universitas Bengkulu Universitas Sriwijaya Universitas Riau Universitas Negeri Padang Universitas Lampung Universitas Jambi Universitas Negeri Jakarta Universitas Pendidikan Indonesia Universitas Negeri Yogyakarta Universitas Negeri Semarang Universitas Sebelas Maret Universitas Negeri Surabaya Universitas Negeri Malang Universitas Jember Universitas Lambung Mangkurat Universitas Palangkaraya Universitas Mulawarman Universitas Tanjung Pura Universitas Pendidikan Ganesha Universitas Mataram 24 25 26 27 28 29 30 31 E.D.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful