PEDOMAN PELAKSANAAN PENYALURAN TUNJANGAN PROFESI GURU DIREKTORAT JENDERAL PENINGKATAN MUTU PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DEPARTEMEN

PENDIDIKAN NASIONAL 2008

dari jumlah tersebut sebagian diantaranya telah lulu s dan dengan sendirinya dinyatakan sebagai guru profesional. se hat jasmani dan rohani. 130803888 Pedoman Pelaksanaan Penyaluran Tunjangan Profesi Pendidik i . Dr. pendidikan dasar.450.KATA PENGANTAR UU No 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen menyatakan bahwa. Guru yang prof esional harus memiliki kualifikasi akademik. mengajar. serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidi kan nasional. Pada tahun 2007 telah dilaksanakan sertifikasi guru dalam jabatan terhadap 200. Januari 2008 Direktur Jenderal. mengarahkan. membimbing. sertifikat pendidik. Jakarta. me latih. Baedhowi NIP.000 orang. Salah sat u bentuk peningkatan kesejahteraan guru adalah berupa tunjangan profesi guru yan g besarnya setara dengan satu kali gaji pokok bagi guru yang telah memiliki sert ifikat pendidik. dan pendidikan menengah. Ucapan terima kasih disampaikan kepada semua pihak yang telah terlibat dalam penyusunan buku pedoman ini. Guru adalah pendidi k profesional dengan tugas utama mendidik. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini ja lur pendidikan formal. kompetensi. Peningkatan profesi onalitas guru tersebut harus diikuti dengan peningkatan kesejahteraan. menilai. semoga buku pedoman ini dapat bermanfaat bagi para pengelola baik di tingk at pusat maupun daerah. Buku pedoman ini disusun sebagai acuan bagi semua pihak yang te rkait dengan pelaksanaan penyaluran tunjangan profesi guru.

...................... ........ da n mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan for mal...... 16 ...... 14 BAB IV PENGENDALIAN PROGRAM TUNJANGAN PROFESI GURU . Peraturan Menteri Pendidikan Nas ional No 18 tahun 2007 tentang sertifikasi guru dalam jabatan menyatakan bahwa g uru yang telah memiliki sertifikat pendidik dan memenuhi syarat lainnya berhak a tas tunjangan profesi guru....................................... I DAFTAR ISI ...................... LATAR BELAKANG Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen pasal 1 menyatakan guru adalah pendidik profesional deng an tugas utama mendidik......15 A................DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN A.................... D....................... Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 8 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Ditjen PMPTK..................................... G..... ................. B.... tunjangan yang melekat pada gaji.................. 3 KRITERIA GURU PENERIMA.. 3 SIFAT ............. C...... B............................................................ .. ............................................................................... 12 MEKANISME PELAPORAN REALISASI PEMBAYARAN . ......... ....... LATAR BELAKANG.. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen........ ................................ mengarahkan.. 4 PEMBAYARAN .................................... Untuk mengatur pelaksanaan pembayaran tunjangan prof esi bagi guru yang telah memiliki sertifikat pendidik baik guru PNS maupun bukan PNS perlu disusun Pedoman Pelaksanaan Penyaluran Tunjangan profesi Bagi Guru........................................................................................ C.................................................... 2..... Pedoman Pelaksanaan Penyaluran Tunjangan Profesi Pendidik KATA PENGANTAR .............................. ........................................................... 11 PENGHENTIAN/PEMBATALAN PEMBAYARAN ................................................................................................. pasal 14 ayat (1) h uruf a...... 3 SUMBER DANA ..... 7 MEKANISME PEMBAYARAN ............................II BAB I PENDAHULUAN . .. 2 BAB II TUNJANGAN PROFESI GURU ............................................ LANDASAN HUKUM 1... pendidikan dasar........ MEKANISME UMUM ................................................. 5 BAB III PEMBERIAN TUNJANGAN PROFESI GURU ....... 3.. 3 BESARAN .... E.............................. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional................... .... 15 PENGAWASAN PROGRAM.............. 1 TUJUAN ........... menilai................................. membimbing.... tunjangan khusus...... dan maslahat tambahan yang terkait dengan tugasnya sebagai guru yang ditetapkan dengan prinsip penghargaan atas dasar prestasi.. 3 A... 6 TATA CARA PENGAJUAN TUNJANGAN PROFESI GURU....................................... 13 JADWAL PELAKSANAAN PEMBAYARAN.................................... serta penghasi lan lain berupa tunjangan profesi guru.......................... melatih. 13 PERUBAHAN DATA INDIVIDU GURU PENERIMA TUNJANGAN..................................... ... ............... ................ F........ dan pendidikan menengah... .... ......................................... C.......... ......... D.................. ........... ................................................. Pasal 15 ayat (1) menjelaskan bahwa penghasilan di atas kebutuhan hid up minimum meliputi gaji pokok............... guru berha k memperoleh penghasilan di atas kebutuhan hidup minimum dan jaminan kesejahtera an sosial............... mengamanatkan bahwa dalam melaksanakan tugas keprofesionalan.. 1 A ........ ................. 4...... E... 1 LANDASAN HUKUM...... C.............. B..... 4 PENGHENTIA N DAN PEMBATALAN.. . B ............. PENGERTIAN ........... 15 MONITORING DAN EVALUASI PROGRAM. ..... Selanjutnya....................... B................... RUANG LI NGKUP .......... ..... F........ ............................... G. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan............................................. 6 A ....... tunjangan fungsional.. mengajar...

........17 Pedoman Pelaksanaan Penyaluran Tunjangan Profesi Pendidik ii 1 .. ...................................BAB V P E N U T U P .......................................

C. BAB II TUNJANGAN PROFESI GURU Buku Pedoman Pelaksanaan Penyaluran Tunjangan Profesi Bagi Guru ini disusun untu k menjadi acuan bagi pihak yang berkepentingan dalam pelaksanaan penyaluran tunj angan profesi guru bagi guru yang memenuhi persyaratan. Pedoman Pelaksanaan Penyaluran Tunjangan Profesi Pendidik 2 Pedoman Pelaksanaan Penyaluran Tunjangan Profesi Pendidik 3 .5. C. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 36 Tahun Penyaluran Tunjangan profesi Bagi Guru. tunjangan profesi guru diberikan setara dengan gaji pokok PNS sesuai dengan penetapan “in-passing” jabatan fungsional guru yang bersangkutan seperti yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan N asional Nomor 47 tahun 2007. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 40 Tahun Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. Guru yang dimaksud adalah guru PN S dan guru tetap bukan PNS baik yang mengajar di sekolah negeri maupun sekolah s wasta. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 18 Tahun Sertifik asi Guru dalam Jabatan. BESARAN Tunjangan profesi guru diberikan sebesar 1 (satu) kali gaji po kok guru PNS yang diangkat pada satuan pendidikan yang ditugaskan oleh Pemerinta h atau Pemerintah Daerah. PENGERTIAN Tunjangan prof esi guru adalah tunjangan yang diberikan kepada guru yang telah memiliki sertifi kat pendidik dan memenuhi persyaratan lainnya. 8. TUJU AN 2007 tentang 2007 tentang 2007 tentang 2007 tentang A. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun Standar Kualifikasi dan Kompetensi Guru 6. Bagi guru bukan PNS. 7. B. SIFAT Tunjangan profesi guru bersifat tetap sela ma guru yang bersangkutan melaksanakan tugas sebagai guru dengan memenuhi semua persyaratan dan ketentuan yang berlaku dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasion al Nomor 36 Tahun 2007 Tentang Penyaluran Tunjangan Profesi Guru. D. SUMBER DANA Dana untuk pembayaran tunjangan profesi guru bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialokasikan pada dana dekonsentrasi dalam Dafta r Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Dinas Pendidikan Provinsi.

mengundurkan diri. Berakhirnya perjanjian kerja atau kesepakatan kerja bersama antara guru dan p enyelenggara pendidikan. 12 (dua belas) jam pelajaran tatap muka dalam satu m inggu bagi Wakil Kepala Sekolah. 2. dan dibutuhkan atas dasar pertimbang an kepentingan nasional dapat diusulkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/K ota kepada Menteri Pendidikan Nasional untuk memperoleh tunjangan profesi guru. Memiliki sertifikat pendidik dari Lembag a Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang ditunjuk oleh Menteri Pendidikan Na sional sebagai penyelenggara sertifikasi. berkeahlian khusus. PEMBAYARAN Tunjangan profesi guru diberikan kepada guru terhitung mulai bulan Januari tahun anggaran berikut setelah tahun yang bersangkutan dinyatakan lulus sertifikasi guru dan mendapat sertifikat pendidik serta nomor registrasi guru d ari Departemen Pendidikan Nasional. Melaksanakan tugas bimbingan kepada 150 (ser atus lima puluh) peserta didik bagi guru Bimbingan dan Konseling. 4. Guru meninggal dunia. KRITERIA GURU PENERIMA Guru yang berhak menerima tunjangan profesi guru harus memenuhi ketentuan sebagai berikut: 1. Tidak bertugas lagi sebagai guru karena diber hentikan atau mendapat tugas lain. Memenuhi beban kerja sekurang-kurangnya: a. Guru yang telah ditetapkan sebagai penerima tunjangan profesi guru dapat dibatalkan dan wajib mengembalikan tunjangan profesi guru yang telah diterima kepada negara apabila: 1. Guru mencapai bat as usia pensiun (guru pns dan bukan pns dengan batas pensiun sesuai dengan perat uran perundangan yang berlaku). kecuali untuk kuota tahun 2007 yang Pedoman Pelaksanaan Penyaluran Tunjangan Profesi Pendidik 4 Pedoman Pelaksanaan Penyaluran Tunjangan Profesi Pendidik 5 . F. 3. 2. Guru yang bersangkutan dinyatakan bersalah karena tindak pidana oleh pengadilan dan telah memiliki kekuatan hukum tetap. 5. d. c. pembayarannya terhitung mulai bulan berikut se telah bulan yang bersangkutan dinyatakan lulus. Sertifikat pendidik yang bersangkutan dinyatakan tidak sah atau batal. b. Guru melanggar perjanjian kerja atau kesepakatan ker ja sama. G. 6. Guru yang t idak memenuhi beban kerja minimum 24 jam tatap muka dan bertugas pada satuan pen didikan layanan khusus. Perhitungan pemenuhan beban kerja mengacu pada pedoman perhitungan beban kerja g uru yang diterbitkan oleh Ditjen PMPTK. Memiliki nomor registrasi guru yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kepen didikan (Ditjen PMPTK) Depdiknas. Data yang diajuk an sebagai persyaratan mendapat tunjangan profesi guru tidak sah. 24 (dua puluh empat) jam pelajaran tatap muka dalam satu minggu bagi guru kelas maupun guru mata pelajaran. PENGHENTIAN DAN PEMBATALAN Pe mberian tunjangan profesi guru dapat dihentikan apabila memenuhi salah satu atau beberapa keadaan sebagai berikut: 1.E. 2. e. dinyatakan lulus pada tahun 2008. 3. 6 (enam) jam pelajaran tatap muka dalam satu min ggu bagi Kepala Sekolah.

Foto copy sertifikat pendidik yang telah dilegalisasi oleh lembaga pendidikan tenaga kepen didikan (LPTK) yang mengeluarkannya. Ditjen PM PTK mengirimkan surat keputusan penerima tunjangan profesi guru ke Dinas Pendidi kan Provinsi. Foto copy SK Pembagian Tugas mengajar di sekolah lain yang dilegalisasi oleh Kepala Sekolah. b. Dinas Kabupaten/Kota memeriksa kelengkapan berkas persyaratan. Dinas Pendidikan Provinsi menghimpun dan memeriksa kelengkapan data guru penerima tunjangan profesi guru dan mengirimkannya ke Dit jen PMPTK. Membuat rekapitulasi guru penerima tunjangan profesi guru. 2. MEKANISME UMUM Mekanisme umum penyaluran tunjangan profesi guru tahun 2008. Dinas Pend. melakukan rekapitulasi. Proses ters ebut dapat digambarkan dalam Diagram 1. atau Leger Gaji bulan terakhir yang telah dil egalisasi oleh kepala sekolah yang bersangkutan. Kab/Kota BANK MITRA KPPN g. b. e. Dinas Pendidikan Provinsi melaksanakan proses pencairan pembayaran tunjangan profesi guru langsung ke rekening guru yang bersangkutan. dan menyampaikannya kepa da Dinas Pendidikan Provinsi. d. Meneliti kebenaran berkas persyaratan guru penerima tunja ngan profesi guru. c. c. Kepala sekolah melakukan hal-h al sebagai berikut: a. dengan menggunakan format 1 terlampir. dimulai dari guru menyerahkan berkas persyaratan untuk menerima tunjangan profesi guru ke Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Foto copy butir a. TATA CARA PENGAJUAN TUNJANGAN PROFES I GURU A. Provinsi KPPN Dinas Pend. atau. menyerahkan kepada ke pala sekolah persyaratan sebagai berikut sebanyak 2 (dua) rangkap: a. Ditjen PMPTK memeriksa data penerima tunjangan profesi guru dan mener bitkan surat keputusan penetapan guru penerima tunjangan profesi guru. Foto copy SK yang mencantumkan gaji tera khir. b. Mekanisme Umum Penyaluran Tunjangan Profesi Guru Pedoman Pelaksanaan Penyaluran Tunjangan Profesi Pendidik 6 Pedoman Pelaksanaan Penyaluran Tunjangan Profesi Pendidik 7 . Guru yan g telah memenuhi kriteria penerima tunjangan profesi guru. SK in-passing gaji. d bagi guru yang diberi tugas tambahan sebagai kepal a sekolah dan wakil kepala sekolah dilegalisasi oleh kepala dinas kabupaten/kota yang bersangkutan atau pejabat yang ditunjuk. Foto copy SK in-passing jaba tan fungsional bagi guru bukan PNS yang dilegalisasi oleh kepala sekolah dan yay asan. Profesi Pend) Tata cara pengajuan tunjangan profesi guru pada tahun 2008 bagi guru yang berhak menerima tunjangan profesi guru seperti dijelaskan sebagai berikut: 1. Ditjen PMPTK (Dit. atau SK kenaikan gaji berkala t erakhir. Guru Diagram 1.BAB III PEMBERIAN TUNJANGAN PROFESI GURU B. Fotocopy SK Pembagian tugas mengajar dan tugas tambahan dari sekolah yang tel ah dilegalisasi oleh kepala sekolah. dibawah ini. Foto copy nomor rekening bank/pos yang masih aktif atas nama guru yang bersangkutan. f. dapat berupa SK kenaikan pangkat terakhir.

c. Membuat rekapitulasi daftar penerima tunjangan pr ofesi guru untuk guru PNS per jenjang pendidikan (TK. Menerima berkas usulan penerima tunjangan profesi guru da ri kepala sekolah. SMA. SMP. Apabila dianggap perlu . Membuat rekapitulasi daftar penerima tunjangan profesi guru yang tidak memenuhi syarat m inimal mengajar 24 jam tatap muka yang bertugas pada satuan pendidikan layanan k husus. SD. Meneliti kebenaran berkas persyaratan calon guru penerima tunjangan profesi guru yang diterima dari kepala sekolah. b. Kepala sekolah TK. Pintu I Jl Jenderal Sudirman. Membuat rekapitulasi daftar penerima tunjanga n profesi guru per kabupaten/kota untuk guru bukan PNS per jenjang pendidikan (T K. d. dan dibutuhkan atas dasar pe rtimbangan kepentingan nasional per jenjang pendidikan (TK. SMP. SMK. pengiriman dapat dilakukan b ertahap per kabupaten/kota. SMK dan SLB) per ka bupaten/kota sesuai format 2 terlampir. dan dibutuhkan atas dasar pertimbangan kepentingan na sional) untuk diusulkan sebagai penerima tunjangan profesi guru kepada Menteri P endidikan Nasional per jenjang pendidikan (TK. Membuat rekapitulasi daftar penerima tunjangan profesi guru untuk guru bukan PNS per jenjang pendidikan (TK. Dinas Pendidikan Provinsi melakukan hal-hal sebagai berikut: Pedoman Pelaksanaan Penyaluran Tunjangan Profesi Pendidik 8 . d. e. SMA. berkeahlian khusus. dengan menggunakan format 2 terlampir. e. u. Membuat daftar guru PNS. SMP.c. SD. f. SD. SMA. Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan melakukan hal-hal sebagai beri kut: g. dan SMK menyerahkan rekap dan berkas guru ke Di nas Pendidikan Kabupaten/Kota. Senayan Jakarta Pusat. g. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota melakukan hal-h al sebagai berikut: a. SMP. dan SMK) dengan menggunakan format 2 terlampir. Membuat rekapitulasi daftar penerima tunjangan profesi guru yan g tidak memenuhi syarat minimal mengajar 24 jam tatap muka yang bertugas pada sa tuan pendidikan layanan khusus. SD. Meneliti kelengkapan berkas penerima tunjangan profesi g uru. dan SM K) untuk diusulkan sebagai penerima tunjangan profesi guru kepada Menteri Pendid ikan Nasional. SMP. menggunakan format 3 terlampir. Direktorat Profesi Pendidik. SMK dan SLB) dengan menggunakan format 2 terlampir. SMP. dan SLB) dengan menggunakan format 2 terlampir. d. b. SD. SMA. SD. c. 4.p Subdit Program. Mengirimkan rekapitulasi beserta berkas penerima tunjangan profesi guru per k abupaten/ kota (dalam bentuk cetakan dan file di CD) ke Direktorat Profesi Pendi dik. 5. SMP. Membuat rekapitulasi daftar penerima tunjangan profesi guru per kabupaten/kot a untuk guru PNS per jenjang pendidikan (TK. dias pendidikan kabupaten/kota dapat melakukan klarifikasi kebenaran persyarat an yang diajukan oleh guru. f. dan guru khusus yang tidak meme nuhi persyaratan dan mengirimkan kembali daftar tersebut beserta berkasnya ke Di nas Pendidikan Kabupaten/Kota. dan SMK) den gan menggunakan format 2 terlampir. SMA. Mengirimkan rekapitulas i penerima tujangan profesi guru (dalam bentuk cetakan dan file di CD) berikut p ersyaratan yang diperlukan kepada Dinas Pendidikan Provinsi. 3. guru bukan PNS. Komplek Depdiknas Gedung D L t 14. h. Kepala sekolah pendidikan luar biasa (PLB) menyerahkan rekap dan berkas guru ke Dinas Pendidikan Provinsi. Direktorat Jenderal PMPTK. Untuk mempercepat proses pendataan penerimaan tunjangan profesi guru. berkeahlian khusus. Mengusulkan kembali berkas usulan guru yang tidak memenuhi syarat setelah ada perbaikan yang diperlukan dari yang bersangkutan. SMA. a. Menerima berkas usulan guru penerima tunjangan profesi guru dari Dinas Pendid ikan Kabupaten/Kota. SD. SMA.

Pedoman Pelaksanaan Penyaluran Tunjangan Profesi Pendidik 9 .

Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota melakukan pengawasan dan mencatat permasalahan yang terjadi dalam proses penyaluran tunjangan profesi guru. Berdasarkan Surat Keputusan Dirjen PMPTK tentang Guru Penerima Tunjangan Profesi Guru. Provinsi Guru PLB Dinas Pend. Dinas Pendidikan Provinsi membuat usulan pencairan dana tunjangan profesi guru kepada KPPN setempat untuk disalurkan ke rekening guru yang bersangkutan. Memerik sa kelengkapan kabupaten/kota. September (untuk pembayaran bulan Juli. serta Desember (untuk pembayaran bulan Oktober. c. 2. Ditjen PMPTK (Dit. Profesi Pendidik) Dinas Pend. dan Maret). besaran gaji pokok. berkas persyaratan tiap guru per C. nomo r sertifikat. Membuat daftar nama guru yang tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan tunjang an profesi guru dan mengirimkan ke dinas kabupaten/kota dengan tembusan ke dinas pendidikan provinsi dengan menggunakan format 2 terlampir. penunjukan bank atau lembaga keua ngan lain untuk menyalurkan dana tunjangan profesi guru sepenuhnya menjadi kewen angan KPPN. Mekanisme Pengajuan Usulan Tunjangan Profesi Guru Pedoman Pelaksanaan Penyaluran Tunjangan Profesi Pendidik 10 Pedoman Pelaksanaan Penyaluran Tunjangan Profesi Pendidik 11 . e. SD. 1. Agustus. NIP.a. Mei. Menerbitkan Surat Keputusan Guru Penerima Tunjangan Profesi Guru per kabupaten/kota dan mengirimk an kepada yang bersangkutan dengan tembusan ke dinas pendidikan kabupaten/kota d an dinas pendidikan provinsi. bulan Juni (untuk pembayaran bulan Apri l. Mencocokkan nama guru yang diusulkan untuk mendapatkan tunjangan profesi guru dengan nama guru yang lulus sertifikasi dari LPTK yang bersangkutan. dan Septembe r). SMA. dan nilai tunjangan pro fesi guru. SMP. Membuat daftar penerima tunjangan profesi guru yang mencantumkan nama.SMK Diagram 2. b. Pembayaran tunjangan profesi guru dilakuka n sebanyak 4 (empat) kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Maret (untuk pembaya ran bulan Januari. 4. Kab/Kota Guru TK. Februari. dan Desember). dan Juni). MEKANISME PEMBAYARAN Prosedur dan mekanisme pembayaran tunjangan profesi guru bagi guru adalah sebagai berikut. Dalam proses pengiriman dana ke rekening guru. 3. Tata cara pengajuan tunjangan profesi guru dapat d ilihat pada diagram 2 dibawah ini. nomor registrasi guru. Ko ordinasi dan konsultasi penyelesaian masalah yang terjadi dilakukan bersama Dina s Pendidikan Provinsi dan atau Ditjen PMPTK sesuai dengan keperluan. November. d. Alur pembay aran tunjangan profesi guru dapat digambarkan pada diagram 3 dibawah ini.

Dinas Pendidikan Provinsi menyampaikan l aporan realisasi penyaluran tunjangan profesi guru kepada Ditjen PMPTK. maka pembayaran atas selisih kenaikan dilaksanak an pada tahun berikut. Dinas Pendidikan Kabupaten/Ko ta menyampaikan data guru tersebut ke Ditjen PMPTK dengan tembusan ke Dinas Pend idikan Provinsi untuk diterbitkan surat keputusan penghentian pembayaran tunjang an profesi guru. 2. PENGHENTIAN/PEMBATALAN PEM BAYARAN Mekanisme penghentian atau pembatalan pembayaran tunjangan profesi guru bagi guru melalui proses sebagai berikut. Profesi Pend) huruf a di atas kepada Dinas Pendidikan Provinsi dan Dinas Pendidikan Kabupaten/ Kota c. a. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/K ota melakukan hal-hal berikut: a. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota segera me nyampaikan laporannya kepada Dirjen PMPTK dengan tembusan kepada Kepala Dinas Pe ndidikan Provinsi. Jika terjad i perubahan kenaikan tunjangan. dan meng irim tembusan laporan ke Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota sebagai bahan pengeceka n terhadap kebenaran penyaluran tunjangan profesi guru kepada guru yang berhak. Jika ditemukan perubahan data in dividu guru yang berakibat pada: 1. Jika ter jadi penghentian pemberian tunjangan profesi guru. Berdasarkan laporan dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota membuat surat penetapan tentang pe nghentian atau pembatalan pembayaran tunjangan profesi guru kepada guru yang ber sangkutan. Ji ka terdapat perubahan status atau kondisi atas hasil pengawasan sebagaimana yang dimaksud pada huruf a di atas. Menyampaikan surat penetapan penghentian atau pembatalan pembayara n tunjangan profesi guru sebagaimana yang dimaksud Pedoman Pelaksanaan Penyaluran Tunjangan Profesi Pendidik 12 13 . Provinsi KPPN BANK MITRA KPPN E. Perubahan nilai tunjangan (bertambah atau be rkurang). Dirjen PMPTK melakukan hal-hal berikut ini. maka Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota melaporkan perubahan data guru te rsebut ke Ditjen PMPTK dengan tembusan ke Dinas Pendidikan Provinsi. Pedoman Pelaksanaan Penyaluran Tunjangan Profesi Pendidik Guru Diagram 3 : Alur Pembayaran Tunjangan Profesi Guru D. F. b.Ditjen PMPTK (Dit. Dinas Pendidikan Provinsi melakukan penghentian pembayaran tunjangan pro fesi guru bagi guru yang bersangkutan pada bulan berikutnya. Dinas Pend. 2. 1. PERUBAHAN DATA INDIVIDU GURU PENERIMA TUNJANGAN Dinas Pendidikan Kabupaten/Ko ta memeriksa ulang data guru penerima tunjangan profesi guru setiap tiga bulan b erdasarkan laporan bulanan dari kepala sekolah. b. maka pembayarannya terhitung dan dilakukan mulai bulan berikutnya. Jika terjadi perubahan sehingga nilai tunjangan berkurang . Melakukan pengawasan dan pelaporan atas peruba han status atau kondisi guru penerima tunjangan profesi guru setiap bulan. MEKANISME PELAPORAN REALISASI PEMBAYARAN Pelaporan realisasi pembayaran dibua t oleh Dinas Pendidikan Provinsi sebagai bukti pertanggung-jawaban pembayaran tu njangan profesi guru kepada guru yang berhak dan berfungsi sebagai persyaratan p elaksanaan pembayaran tahap berikutnya.

MONITORING DAN EVALUASI PROGRAM Sosialisasi pedoman pelaksanaan penyaluran tunjangan profesi guru. 4. Kegiatan pengendalian akan difokuskan pada proses pelaksanaan. observasi. dan unsur dinas pendidikan provinsi. 14 Pedoman Pelaksanaan Penyaluran Tunjangan Profesi Pendidik 8.G. Dinas Pendi dikan Provinsi. Pelaksanaan sosialisasi program tunjangan pr ofesi guru mulai di tingkat Pusat. tepat sasaran dan tepat waktu. dan lain-lain yang relevan. wawancara. Kegiatan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 BAB IV PENGENDALIAN PROGRAM TUNJANGAN PROFESI GURU GURU A. Monitoring dan evaluasi program perlu dilakukan sebagai bagian dari pengendalian program secara menyeluruh melalui kegiatan monitoring dan evaluasi. 5. Monitoring dan evaluasi program dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Provinsi sampai Kabupaten/Kota dengan sasaran utama seluruh pengelola yang terkait dengan pelaksanaan penyaluran tunjangan pr ofesi guru ini maupun guru penerima tunjangan profesi guru. Pedoman Pelaksanaan Penyaluran Tunjangan Profesi Pendidik 15 . provinsi d an kabupaten/kota. dan Ditjen PMPTK secara terp adu sesuai tugas dan tanggungjawab masing-masing. Penerimaan da ftar guru yang lulus sertifikasi dari LPTK penyelenggara Pemberian Nomor Registr asi Guru Permintaan kelengkapan data dan persyaratan lainnya ke Dinas Pendidikan Provinsi/ Kabupaten/Kota Pengiriman kelengkapan data guru penerima tunjangan pr ofesi guru guru yang diperlukan ke Ditjen PMPTK Penyaluran tunjangan profesi gur u ke rekening guru penerima masing-masing. JADWAL PELAKSANAAN PEMBAYARAN Berikut adalah jadwal pelaksanaan program tunja ngan profesi guru tahun 2008 Bulan No 1. R esponden meliputi guru penerima tunjangan. RUANG LINGKUP Ruang l ingkup pengendalian pelaksanaan program tunjangan profesi guru mencakup semua up aya yang dilakukan dalam rangka menjamin pelaksanaan program pembayaran tunjanga n profesi guru agar dapat berjalan sebagaimana mestinya. 2). 3. B. Perbaikan secara terus-menerus dila kukan atas permasalahan yang terjadi dalam proses pelaksanaan pembayaran tunjang an profesi guru di lapangan. Monitoring dapat dilakukan dal am bentuk penyebaran angket. Pelaksanaan pemantauan melalui kegiatan monitoring dan ev aluasi program sampai ke kabupaten/kota. unsur dinas pendidika n kabupaten/kota. 6. 7. Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan. khususnya dalam hal-hal sebagai berikut: 1). kepala sekolah. 4). Ketersediaan dat a guru penerima tunjangan profesi guru yang valid pada tingkat pusat. Pelaporan realisasi pembayaran tunjan gan profesi guru oleh Dinas Pendidikan Provinsi Pelaporan pelaksanaan program tu njangan profesi guru 2. 3).

Hal terse but sejalan dengan keinginan pemerintah dalam upaya meningkatkan profesonalitas guru sehingga seluruh program tersebut dapat menghasilkan mutu lulusan yang berd aya saing nasional. PENGAWASAN PROGRAM Untuk mewujudkan penyaluran tunjangan p rofesi guru guru yang transparan dan akuntabel. regional. bahkan untuk jangka menengah dan panjang mampu mer aih mutu dengan daya saing internasional. Semoga pemberian tunjangan profesi gur u guru dapat berjalan sesuai yang diharapkan. mendorong perbaikan kinerja guru dalam meningkatkan mutu pendidikan. Pelaksanaan pengawasan terhadap penyelengga raan penyaluran tunjangan profesi guru ini sepenuhnya diserahkan kepada lembaga fungsional yang berwenang. C. Dengan demikian program tunjangan profesi g uru guru diharapkan mampu memperkecil disparitas mutu pendidikan antara satu dae rah dengan daerah lainnya. Pedoman Pelaksanaan Penyaluran Tunjangan Profesi Pendidik 16 Pedoman Pelaksanaan Penyaluran Tunjangan Profesi Pendidik 17 . antara sekolah satu dengan sekolah lainnya. Hasil analisis digunakan sebagai rekomendasi pelaksanaan penyaluran tunjangan profesi guru pada tahun berikutnya. Dalam pelaksanaan di lapangan. BAB V PENUTUP Pedoman pelaksanaan penyaluran tunjangan profesi guru guru disusun sebagai acuan bagi pengelola tunjangan profesi guru baik di tingkat pusat.Evaluasi program dilakukan dengan menganalisis hasil monitoring. dan kepada semua pihak terkait den gan program ini dapat menyadari sepenuhnya bahwa program tersebut dalam rangka m ewujudkan tujuan pendidikan nasional. pengelola tingkat pusat d an daerah senantiasa melakukan komunikasi yang terbuka dan terus menerus sehingg a pelaksanaan program tunjangan profesi guru guru mampu memberikan dampak pada p roses pembelajaran yang lebih baik dan bermutu. diperlukan pengawasan oleh apara t fungsional internal dan eksternal. prov insi dan kabupaten/kota sehingga pelaksanaan program tunjangan profesi guru guru dapat berjalan lancar.

Pedoman Pelaksanaan Penyaluran Tunjangan Profesi Pendidik 18 Pedoman Pelaksanaan Penyaluran Tunjangan Profesi Pendidik 19 .LAMPIRAN.

Pedoman Pelaksanaan Penyaluran Tunjangan Profesi Pendidik 20 Pedoman Pelaksanaan Penyaluran Tunjangan Profesi Pendidik 21 .

dalam rekening bank tertulis subadu. maka yang ditulis dalan format adalah subadu .cuku p jelas Subjudul KABUPATEN/KOTA. subadu mm. bukan PNS atau Khusus Su bjudul PROVINSI.diisi nama le ngkap guru sesuai dengan yang tercantum dalam sk Kolom NIP.diisi dengan nomer yang tercantum dalam sertifikat 22 ◊ 2.cukup jelas Kolom NUPT K s. ◊ Kolom Nama Sekolah. atau SLB Subj udul KELOMPOK GURU. . .cukup jelas Kolom NUPTK .gaji pokok guru bukan pns diisi sesuai dengan yang tercantum dalam sk in-passing Kolom Pengisian Nomor Rekening . Format 2. bukan PNS atau Khusus Subjudul PROVINSI.cukup jelas Subjudul KABUPATEN/KOTA. .untuk guru pns. . . .diisi dengan salah satu dari TK. satu format hanya digunakan untuk usulan guru dari tiap jenj ang dan kelompok (misalkan hanya untuk guru SD kelompok PNS . Secara umum.diisi dengan nomor NUTPK yang dikeluarkan oleh Ditjen PMPTK Kolom Nomor Peserta.sama dengan penjelasan pada format 1 ◊ ◊ ◊ Pedoman Pelaksanaan Penyaluran Tunjangan Profesi Pendidik Pedoman Pelaksanaan Penyaluran Tunjangan Profesi Pendidik . ti dak boleh disingkat sendiri . . Penjelasan Umum. digunakan oleh kepala sekolah untuk pengusulan gur u penerima tunjangan profesi. .nama bank ditulis sesuai dengan nama resmi bank. ◊ ◊ ◊ Format 1. .d iisi dengan salah satu dari PNS. misalkan nama aslinya drs. . Daftar Nama Usulan Penerima Tunjangan Profesi Guru ◊ ◊ ◊ ◊ ◊ ◊ Subjudul Nama s kolah.nomor rekening ditulis persis sesuai dengan nomor yang tercantum dalam buku bank ◊ ◊ ◊ ◊ 1.diisi dengan jumlah jam mengajar yan g tercantum dalam sk beban kerja yang dikeluarkan oleh sekolah administrasi pang kal Kolom Masa Kerja Golongan . .diisi dengan nama sekolah yang bersangkutan Subjudul KELOMPOK GURU. 1. .Petunjuk Pengisian Format.diisi dengan nama sekolah yang merupakan satuan administra si pangkal guru Kolom Jumlah Jam Mengajar .untuk guru bukan PNS diisi dengan ? Kolom Nom or sertifikat. atau untuk guru SL B dari kelompok khusus) Format 3. digunakan oleh dinas pendidikan provinsi dan dinas pendidikan kabupaten/kota untuk pengusulan guru penerima tunjangan pr ofesi.masa kerja guru bukan pns diisi sesuai dengan yang te rcantum dalam SK in-passing Kolom Gaji Pokok .diisi dengan salah satu dari PNS. .gaji pokok guru pns diisi sesuai dengan yang tercantum dalam sk terakhir . hanya digunakan oleh dinas pendidikan provinsi . SMA. SD.d Pengisian Nomor Rekening . Format 1. SMK.diisi dengan nom or peserta sertifikasi guru yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kot a pada waktu yang bersangkutan mengikuti sertifikasi Kolom Nama. SMP.nama guru diisi persis dengan nama yang digunakan dalam rekening bank.masa kerja guru pns diisi sesuai dengan yang ter cantum dalam sk terakhir . di isi dengan nip yang bersangkutan . Format 2. Daftar Nama Usulan Penerima Tunjangan Profesi Guru ◊ ◊ ◊ ◊ ◊ Subjudul JENJANG PENDIDIKAN.

23 .

atau SLB Subjudul KELOMPOK GURU.Daftar Nama Usulan Penerima Tunjangan Profesi Guru Yang Tidak Memenu hi Syarat ◊ ◊ ◊ ◊ ◊ Subjudul JENJANG PENDIDIKAN. . Format 3.cukup jelas Subjudul KABUPATEN/KOTA . SD. SMK.cukup jelas Kolom NUPTK s. .0 Pedoman Pelaksanaan Penyaluran Tunjangan Profesi Pendidik 24 . SM P.diisi dengan salah satu dari PNS .sama dengan penjelasan pada forma t 1 .diisi dengan salah satu dari TK. SMA. . bukan PNS atau Khusus Subjudul PROVINSI. .3.d Nama Sekolah .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful