PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN/ CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

31 DESEMBER/DECEMBER 2009 DAN/AND 2008

828 21.709.5.504 171.578 2j. net Deferred tax assets. bersih Aset pajak tangguhan.560 420.187 8. except par value and share data) 2009 ASET LANCAR Kas dan setara kas Piutang usaha (setelah dikurangi penyisihan piutang tidak tertagih sebesar Rp 48.926 6.040 111.8 2l.064 1.13d 383.138 in 2009 and Rp 24.063 2d.107 1.281 pada tahun 2008) .498 pada tahun 2009 dan Rp 1.10 2n.949. kecuali nilai nominal dan data saham) Catatan/ Notes 2a.391 122. bersih Aset tidak lancar lainnya Jumlah aset tidak lancar JUMLAH ASET 4.875 6.821 250.053 30.281 pada tahun 2008) Beban eksplorasi dan pengembangan tangguhan.138 pada tahun 2009 dan Rp 24.063.901 172.068.27 2e.063 371.392 Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian The accompanying notes form an integral part of these consolidated financial statements . bersih Aset lancar lainnya Jumlah aset lancar ASET TIDAK LANCAR Investasi pada perusahaan asosiasi Properti pertambangan Aset tetap (setelah dikurangi akumulasi penyusutan sebesar Rp 1.281 in 2008) Third parties Related parties Inventories.517 2f.972 199.001.281 in 2008) Deferred exploration and development expenditure.054.Pihak ketiga .Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Persediaan.104 2008 3.133 4.620 199.783.7 6 308.498 in 2009 and Rp 1.041.3 125. net Other non current assets Total non current assets TOTAL ASSETS 427.5 2d.729 409.106.720 CURRENT ASSETS Cash and cash equivalents Trade receivables (net of provision for doubtful accounts of Rp 48.078.295.156.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 1/1 Schedule NERACA KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.054.932 254.4 CONSOLIDATED BALANCE SHEETS AS AT 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.731 1.9 2h.523 321.576 1. net Other current assets Total current assets NON CURRENT ASSETS Investments in associated companies Mining property Fixed assets (net of accumulated depreciation of Rp 1.001.

661 - 23.107.849 lembar saham biasa pada tahun 2009 dan 2008.066 30.944.423 644.152.Penyisihan reklamasi lingkungan dan penutupan tambang .574. with par value of Rp 500 per share in 2009 and 2008 Additional paid-in capital.152 562.849 ordinary shares in 2009 and 2008. dengan nilai nominal Rp 500 per lembar saham pada tahun 2009 dan 2008 Tambahan modal disetor.Belum ditentukan penggunaannya Jumlah ekuitas JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS 2008 CURRENT LIABILITIES Trade payables Third parties Related parties Accrued expenses Taxes payable Short-term bank loan Current maturities of long-term liabilities Provision for environmental reclamation and mine closure Provision for employee benefits Other current liabilities Total current liabilities LONG-TERM LIABILITIES Long-term liabilities .810 1.478 1. issued and fully paid 1 preferred share and 2.131.779 1.14 2o.999.net of current portion Provision for environmental reclamation and mine closure Provision for employee benefits Others Total long-term liabilities TOTAL LIABILITIES MINORITY INTEREST EQUITY Share capital Authorised 1 preferred share and 7.583 1.767 6.304.701.500 11 11.126 5.848 553.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 1/2 Schedule NERACA KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.152.Penyisihan imbalan kerja Kewajiban lancar lainnya Jumlah kewajiban lancar KEWAJIBAN JANGKA PANJANG Kewajiban jangka panjang setelah dikurangi bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun .13b 16 62.Penyisihan reklamasi lingkungan dan penutupan tambang .Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Biaya yang masih harus dibayar Hutang pajak Pinjaman bank jangka pendek Bagian kewajiban jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun .740 84.17a 79. modal ditempatkan dan disetor penuh 1 lembar saham preferen dan 2.832 2.578 6.066 30.474 21.743 2. bersih Saldo laba .707.771 3.999.132 8.352.15 120.485 1.266 759.695 2.733 2b.Pihak ketiga .292.209 57.485 1.392 Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian The accompanying notes form an integral part of these consolidated financial statements .999.078.999 ordinary shares in 2009 and 2008.908 2i.Lainnya Jumlah kewajiban jangka panjang JUMLAH KEWAJIBAN HAK MINORITAS EKUITAS Modal saham Modal dasar 1 lembar saham preferen dan 7.025 8.230 13.131.990 151.116 675.792 774 911. except par value and share data) 2009 KEWAJIBAN LANCAR Hutang usaha .106.27 12 2n.466 2i.999 lembar saham biasa pada tahun 2009 dan 2008.028.Penyisihan imbalan kerja .527 1. kecuali nilai nominal dan data saham) Catatan/ Notes CONSOLIDATED BALANCE SHEETS AS AT 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.999.115 789.15 24.982 4.998.930 30.304.369 431.Telah ditentukan penggunaannya .14 2o. net Retained earnings Appropriated Unappropriated Total equity TOTAL LIABILITIES AND EQUITY 53.372 18 19 21 1.380.

942 202. net Share in net (loss)/income of associate Profit before income tax Income tax expense Income before minority interest Minority interest in net income of subsidiaries Net income Earnings per share (695.352) 3.150) 2.184 17b (6. bersih Penyisihan atas uang muka pihak ketiga tidak terpulihkan Penyisihan piutang tidak tertagih Penerimaan kembali atas uang muka pihak ketiga tidak terpulihkan Penerimaan kembali atas piutang tidak tertagih Lainnya.797 (56. net Other income. except earnings per share) 2009 Penjualan Harga pokok penjualan Laba kotor Beban usaha Umum dan administrasi Penjualan dan pemasaran Eksplorasi Jumlah beban usaha Laba usaha Pendapatan/(beban) lain-lain Pendapatan bunga Pendapatan sewa (Kerugian)/keuntungan selisih kurs.036.762. 039 107. kecuali laba bersih per saham) CONSOLIDATED STATEMENTS OF INCOME FOR THE YEARS ENDED 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.13c (837.553 Catatan/ Notes 2m.729.227) 12.100 56.530. bersih Bagian (rugi)/laba bersih dari perusahaan asosiasi Laba sebelum pajak penghasilan Pajak penghasilan Laba sebelum hak minoritas Hak minoritas atas laba bersih anak perusahaan Laba bersih Laba bersih per saham 8.28 741 Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian The accompanying notes form an integral part of these consolidated financial statements .24 2m.047 217.043 2.687 (3.104.216.707.315 2m.551.734 1.178 11.846) 1.727.136) 3.759) (21.22 2m.301) 4.843.675) 2.346) (578.771 2r.705) (515.24 (504.002 (1.23 2m 2008 7.947.300) (1.055) 1.854 (4.295.873 (29. net Provision for non-recovery of advances to third parties Bad debt expenses Proceeds from non-recovery advances to third parties Proceeds from bad debt expenses Others.228 (3.032.352) (30.672 2n.238) 3.150 6.878 2.092 Sales Cost of sales Gross profit Operating expenses General and administrative Selling and marketing Exploration Total operating expenses Operating income Other income/(expenses) Interest income Rent income Foreign exchange (loss)/gain.24 2m. bersih Pendapatan lain-lain.548.686.053) (32.590 24.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 2 Schedule LAPORAN LABA RUGI KONSOLIDASIAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.593) 2.145) (16.327 8 1.625) 10.370 44.617 (1.714.133) (1.493.

501 Balance at 1 January 2008 Catatan/ Notes Saldo 1 Januari 2008 Laba bersih tahun berjalan Tantiem Penyisihan untuk cadangan umum Tambahan cadangan Dividen kas Saldo 31 Desember 2008 Laba bersih tahun berjalan Penyisihan untuk cadangan umum Dividen kas Program kemitraan Saldo 31 Desember 2009 Modal saham/ Share capital 1.764 1.000) 2.800) 346.132 Balance at 31 December 2008 21 20 1.734 Net income for the year Appropriation to general reserve (1.485 766.107.494) (17.107 1.771 2.707.152.007.107) (380.885 1.739 (6.066 30.000) Partnership program 5.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 3 Schedule LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY FOR THE YEARS ENDED 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah) Saldo laba belum ditentukan penggunaannya/ Unappropriated retained Jumlah/ earnings Total 726.104) Cash dividend 3.771 (346.727.152.734 (836.007.372 Balance at 31 December 2009 Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian The accompanying notes form an integral part of these consolidated financial statements .485 836.211 1.885) (1.485 30.126 2.810 21 20 1.104) 1.066 - Saldo laba Tambahan telah modal ditentukan disetor/ penggunaannya/ Additional Appropriated paid-in retained capital earnings 30.771 Net income for the year (6.152.764 Additional reserve (380.800) Tantiem Appropriation to general reserve 1.574.066 1.701.707.675.494) Cash dividend (17.695 2.944.727.998.707.

613.640 CASH AND CASH EQUIVALENTS 2.442 800.314 6.007.372) (163.222.104 3.577 (57.906) (41.800) (4.609.104) 1.720 Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian The accompanying notes form an integral part of these consolidated financial statements .720 18.352.093 1.591) (9.084 (17.104) (380.932 (416.729.736.041.373) 2.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 4 Schedule LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) 2009 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI Penerimaan dari pelanggan Penerimaan operasional lainnya Pembayaran royalti Pembayaran atas tantiem Pembayaran kepada pemasok dan karyawan Pembayaran pajak Penerimaan klaim pajak Penerimaan bunga Pembayaran lain-lain Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI Perolehan aset tetap Akuisisi anak perusahaan Akuisisi tambahan kepemilikan anak perusahaan Penambahan investasi kepada perusahaan asosiasi Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN Pembayaran dividen kepada pemegang saham Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS DAMPAK SELISIH KURS TERHADAP KAS DAN SETARA KAS KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS FOR THE YEARS ENDED 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah) 2008 CASH FLOW FROM OPERATING ACTIVITIES Cash receipts from customers Cash receipts from other operations Payments of royalties Payment for tantiem Cash paid to suppliers and employees Payment for taxes Tax refund Interest receipts Other payment Net cash provided from operating activities CASH FLOW FROM INVESTING ACTIVITIES Payments for fixed assets Acquisition of subsidiary Acquisition of additional shares of subsidiary Acquisitions of investment of associated company Net cash used in investing activities CASH FLOW FROM FINANCING ACTIVITIES Payment of dividends to shareholders Net cash used in financing activities NET INCREASE IN CASH AND CASH EQUIVALENTS EFFECT OF EXCHANGE RATE ON CASH AND CASH EQUIVALENTS 8.000) (67.252.086 103.593) (472.276 122.791 200.779) 100.849) (6.761) (4.261 5.229 (217.212) (1.934) (137.819 AT THE BEGINNING OF THE YEAR CASH AND CASH EQUIVALENTS AT THE END OF THE YEAR 4.000) 2.709.437.445) (1.378) (429.494) (380.494) (1.942 3.007.787) - (86.041.661.

pengolahan. 33. transportation and trading. Pada tahun 1993.TH. Perusahaan dan anak-anak Perusahaan (bersamasama disebut “Grup”) bergerak dalam bidang industri tambang batubara. Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan. The scope of activities of the Company and its subsidiaries (together. Tambahan No. operation of steam power plants for internal and external needs and providing consulting services related to the coal mining industry as well as its derivative product. C2-7553-HT. 550 of the State Gazette No. 1. processing. AHU50395. 51 dated 29 May 1985 of the same notary. 1. C2-7553HT.Tahun 2008 tanggal 12 Agustus 2008 serta diumumkan dalam Berita Negara No. 51 tanggal 29 Mei 1985 dari notaris yang sama. yang terakhir mengenai penyesuaian seluruh Anggaran Dasar Perusahaan terhadap Undang-Undang No. maintenance of special coal port facilities for internal and external needs.01. 5 tanggal 6 Maret 1984 dan No.85 dated 28 November 1985 and was published in Supplement No. 5 dated 6 March 1984 and No. most recently regarding the harmonisation of the whole Company’s Articles of Association with Law No. 42 tahun 1980 dengan Akta Notaris Mohamad Ali No. pengoperasian pembangkit listrik tenaga uap baik untuk keperluan sendiri ataupun pihak lain dan memberikan jasa-jasa konsultasi dan rekayasa dalam bidang yang ada hubungannya dengan industri pertambangan batubara beserta hasil olahannya.04. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. Perusahaan ditunjuk oleh Pemerintah Indonesia untuk mengembangkan Satuan Kerja Pengusahaan Briket (lihat Catatan 25c).01. pemurnian. Tambahan No. 2007 on Limited Liability Company (“PT”) and the approval of the Company’s abbreviative name as PT Bukit Asam (Persero) Tbk. Perubahan tersebut disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No. unless otherwise stated ) 1.TH.02. 18255 tanggal 19 September 2008. Establishment and Other Information PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk (“the Company”) (“PTBA”) was established on 2 March 1981 under Government Regulation No. based on Notarial Deed No. 33 dated 25 April 1986. Pendirian dan Informasi Lainnya PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk (“Perusahaan”) (“PTBA”) didirikan pada tanggal 2 Maret 1981. 42 of 1980. exploitation. 1 of Mohamad Ali. yang telah diubah dengan Akta Notaris No. the Company was appointed by the Indonesian Government to develop a Coal Briquette Operating Unit (see Note 25c). eksploitasi. GENERAL a. The amendment was approved by the Minister of Law and Human Rights in his Decree No. pemeliharaan fasilitas dermaga khusus batubara baik untuk keperluan sendiri maupun pihak lain. pengangkutan dan perdagangan.AH. The deed of establishment and its amendments were approved by the Minister of Justice in his Decree No. berdasarkan Peraturan Pemerintah No. . UMUM a. meliputi kegiatan penyelidikan umum. 40. tanggal 25 April 1986.01. refining. The Company’s articles of association have been amended several times.02. 76.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/1 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (“PT”) dan nama Perusahaan dapat disingkat menjadi PT Bukit Asam (Persero) Tbk. 550. AHU50395.85 tanggal 28 Nopember 1985 serta diumumkan dalam Berita Negara No.04.01. as amended by Notarial Deeds No. eksplorasi.Tahun 2008 dated 12 August 2008 and was published in Supplement No. the “Group”) comprises coal mining activities. exploration. 76 dated 19 September 2008. Akta pendirian dan perubahan tersebut disahkan oleh Menteri Kehakiman dalam Surat Keputusan No. In 1993. including general surveying. 18255 of State Gazette No.AH.

Pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008.000 Series I warrants to the shareholders (except to the Republic of Indonesia) listed on the shareholders’ register on 23 June 2003 with an allocation of 1 warrant for every 2 shares owned. GENERAL (continued) a. Based on the Prospectus issued by the Company on 11 December 2002. Perusahaan mengajukan pernyataan pendaftaran dalam rangka penawaran umum saham perdana.500. susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi Perusahaan adalah sebagai berikut: Komisaris Utama Komisaris The exercise price of the warrant was Rp 675 (full amount) exercisable from 30 June 2003 until 22 December 2005. As at 31 December 2005. the number of shares offered to the public was 346.500. Berdasarkan surat dari Ketua Bapepam.000. Harga pelaksanaan waran adalah Rp 675 (nilai penuh) yang mulai berlaku sejak tanggal 30 Juni 2003 sampai dengan 22 Desember 2005. Establishment and Other Information (continued) On 31 October 2002. Based on a letter from the Chief of Bapepam. the composition of the Company’s Boards of Commissioners and Directors was as follows: President Commissioner Commissioners Supriyadi Umiyatun Hayati Tri Astuti Thamrin Sihite Suranto Soemarsono Abdul Latief Baky Sukrisno Dono Boestami Milawarma Heri Supriyanto Tiendas Mangeka Mahbub Iskandar Komisaris Independen Independent Commissioners Direktur Utama Direktur Keuangan Direktur Operasi/Produksi Direktur Pengembangan Usaha Direktur Niaga Direktur Umum dan SDM President Director Finance Director Operation/Production Director Business Development Director Commerce Director General Affairs and HR Director The composition of the Company’s Audit Committee as at 31 December 2009 and 2008 was as follows: Chairman Members Susunan Komite Audit Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 adalah sebagai berikut: Ketua Anggota Suranto Soemarsono Azhar Zainuri Ridho Kresna Wattimena .PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/2 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.000 new shares with par value of Rp 500 (full amount) per share and an offering price of Rp 575 (full amount) per share. UMUM (lanjutan) a. Berdasarkan Prospektus yang diterbitkan oleh Perusahaan tanggal 11 Desember 2002. jumlah saham yang ditawarkan adalah sejumlah 346. seluruh waran telah dikonversi.000 divestment shares owned previously by the Government of Indonesia and 31.500. Pendirian dan Informasi Lainnya (lanjutan) Pada tanggal 31 Oktober 2002. unless otherwise stated ) 1.250.000 shares which consisted of 315.250. Dalam rangka penawaran saham perdana ini. Seluruh saham Perusahaan telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 23 Desember 2002. Perusahaan menerbitkan 173. the Company issued 173.000 saham yang terdiri dari 315. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.000 saham divestasi milik negara Republik Indonesia dan 31.000 saham baru dengan nilai nominal Rp 500 (nilai penuh) per saham dan harga penawaran Rp 575 (nilai penuh) per saham. As at 31 December 2009 and 2008.000. In relation with the initial public offering. pernyataan pendaftaran tersebut dinyatakan efektif sejak 3 Desember 2002. the Company initiated an initial public offering.000 waran Seri I yang diberikan kepada pemegang saham (kecuali kepada Negara Republik Indonesia) yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 23 Juni 2003 dengan alokasi 1 lembar waran untuk setiap 2 lembar saham yang dimiliki. 1. Pada tanggal 31 Desember 2005. All of the Company’s shares were listed on the Indonesian Stock Exchange on 23 December 2002.500. the registration became effective on 3 December 2002. these warrants were fully exercised.

119 of Sutjipto.HT.99 99.99 500 500 PT Bukit Asam Metana Peranap (“BAMP”) Jakarta Belum beroperasi/ Not operating 99.TH.99 500 500 PT International Prima Coal* (“IPC”) PT Bukit Asam Banko (“BAB”) Palaran. Akta pendirian beserta perubahannya tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. the Company had a total of 3.01. Sumatera Selatan/ South Sumatera Dalam tahap pengembangan/Under development phase Belum beroperasi / Not operating 51 51 179.360 1 32. dan industri batubara/ Coal mining. S. which was amended on 28 January 1997 based on the Notarial Deed No. yang kemudian diubah dengan Akta No. 4303 dated 23 September 1997.H.172 permanent employees (2008: 3. 135.163) – tidak diaudit.99 500 500 PT Bukit Asam Metana Enim (“BAME”) Jakarta Belum beroperasi/ Not operating 99.HT. The deed of establishment and its amendment were approved by the Minister of Justice in his decision letter No. .01.99 99.. The Company has direct ownership in the following subsidiaries : Tahun beroperasi secara komersial/ Commencement of commercial operations 1997 Persentase kepemilikan/ Pe rcentage of ownership 2009 % 75 2008 % 75 Jumlah aset (sebelum eliminasi)/ Total assets (before elimination) 1. Perusahaan memiliki kepemilikan langsung pada anak-anak perusahaan berikut ini: Anak perusahaan/ Subsidiaries PT Batubara Bukit Kendi (“BBK”) PT Bukit Asam Prima (“BAP”) PT Bukit Asam Metana Ombilin (“BAMO”) Kegiatan usaha/ Business activity Penambangan batubara /Coal mining Perdagangan batubara /Coal trading Penambangan gas metana batubara/ Methane gas coal mining Penambangan gas metana batubara/ Methane gas coal mining Penambangan gas metana batubara/ Methane gas coal mining Penambangan batubara /Coal mining Pertambangan.306 65 65 2.732 284. Details of the Group’s subsidiaries which have already commenced their operations are as follow: BBK BBK was established on 21 October 1996.TH.99 153.406 2. GENERAL (continued) a.H. unless otherwise stated ) 1.01. Berikut adalah rincian dari anak-anak perusahaan yang telah beroperasi: BBK BBK didirikan berdasarkan Akta Notaris Sutjipto.99 99. 135 tanggal 28 Januari 1997 oleh notaris yang sama. Pendirian dan Informasi Lainnya (lanjutan) Pada tanggal 31 Desember 2009.. trading. Perusahaan mempunyai karyawan tetap sejumlah 3. S. 4303 tanggal 23 September 1997.01. Kalimantan Timur/ East Kalimantan Tanjung Enim.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/3 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.867 2008 140. C2-1592. UMUM (lanjutan) a. Establishment and Other Information (continued) As at 31 December 2009. No. 119 tanggal 21 Oktober 1996.99 99. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. Sumatera Selatan/ South Sumatera Jakarta 2009 118.045 2007 99.406 * Lihat Catatan 3 tentang akuisisi IPC. perdagangan.153 Jakarta Belum beroperasi/ Not operating 99.97 dated 7 March 1997 and was published in the State Gazette No.172 orang (2008: 3.163) unaudited. * See Note 3 regarding the acquisition of IPC. C21592. based on the Notarial Deed No.97 tanggal 7 Maret 1997 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. and industry Tempat kedudukan/ Domicile Tanjung Enim.

The scope of activities of BAP comprises coal purchase. Establishment and Other Information (continued) BBK (continued) The scope of activities of BBK comprises coal mining activities. Tambahan No.01-TH. The Articles of Association have been amended several times with the latest amendment based on Notarial Deed No.70 ha in Bukit Kendi.AH. No. exploration.09.2007 tanggal 9 April 2007 serta diumumkan dalam Berita Negara No. W7-03548HT. exploitation. 40 tahun 2007. 60 pada tanggal 28 Pebruari 2007 oleh Esther Mercia Sulaiman. eksploitasi.01. transportation.01-TH.139/K/PT. eksplorasi. Pada 31 Desember 2009. penjualan dan pemuatan yang tercakup dalam Kuasa Pertambangan (“KP”) Eksploitasi No.unaudited. Kantor pusat BAP berada di Menara Karya Lantai 19.Tahun 2009 dated 4 May 2009. KW97PPO146 with the concession area of 881. BBK memperoleh izin eksploitasi. penanganan. 60 of Esther Mercia Sulaiman. 15 tanggal 21 Oktober 2008 oleh Refizal S.01. UMUM (lanjutan) a. AHU-0022886. Pendirian dan Informasi Lainnya (lanjutan) BBK (lanjutan) Ruang lingkup kegiatan BBK terutama mengusahakan pertambangan batubara yang meliputi penyelidikan umum. BBK had 112 permanent employees (2008: 115 permanent employees) including 100 employees which were seconded from PTBA (2008: 104 employees) . 1.AH. trading and loading permits as covered in contract of work (“KP”) No.H. notaris di Jakarta. pengangkutan.Tahun 2009 tanggal 4 Mei 2009.15 of Refizal S.01. pengolahan. BBK obtained exploitation. pengangkutan.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/4 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. Izin eksploitasi berlaku sampai dengan tanggal 26 Oktober 2025 dan berdasarkan perjanjian No. BAP memiliki 9 karyawan tetap yang merupakan karyawan PTBA yang diperbantukan (2008: 8 karyawan tetap) serta karyawan kontrak sebanyak 18 orang (2008: 18 karyawan kontrak) . handling and trading as well as other related coal trading activities. BAP BAP didirikan berdasarkan Akta Notaris No.tidak diaudit. BAP BAP was established on 28 February 2007.BBKPTBA/2009. 19 th floor. Jalan HR Rasuna Said Blok X-5 Kav 1 dan 2 Jakarta.H. unless otherwise stated ) 1. notary from Jakarta dated 21 October 2008 concerning changes in authorised number of shares and fully paid capital. notary from Jakarta. BBK mempunyai 112 karyawan tetap (2008: 115 karyawan tetap) termasuk 100 orang yang diperbantukan dari PTBA (2008: 104 orang) . BBK commenced its commercial phase on 1 May 1997. Its head office is located in Menara Karya. W703548HT. transportation and trading as well as processing of its own coal derivative product and or coal from other party. BBK beroperasi secara komersial sejak tanggal 1 Mei 1997. South Sumatera.01. The Deed was approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia in Decree No. As at 31 December 2009. Sumatera Selatan. AHU-0022886.. Akta tersebut disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No.70 ha di daerah Bukit Kendi. Ruang lingkup kegiatan BAP terutama dalam bidang pembelian. S.tidak diaudit. S. Pada tanggal 31 Desember 2009. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.BBK-PTBA/2009 izin pemuatan dan penjualan batubara berlaku sampai dengan tanggal 31 Desember 2013.139/K/PT.H. BAP had 9 permanent employees which were seconded from PTBA (2008: 8 permanent employees) and 18 contract employees (2008: 18 contract employees) unaudited. 4835 tanggal 18 Mei 2007. Akta Pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. dan pemasaran batubara. The deed of establishment was approved by the Minister of Law and Human Rights in his decision letter No. BBK head office is located in Tanjung Enim. Jalan HR Rasuna Said Block X-5 Kav 1 and 2 Jakarta. As at 31 December 2009. GENERAL (continued) a.. . KW97PPO146 seluas 881. including general surveying. notaris di Jakarta antara lain mengenai perubahan modal dasar dan modal disetor. The exploitation permit is valid until 26 October 2025 while the loading and trading permits are valid until 31 December 2013 as stated on agreement No. dan mengusahakan pengolahan produk derivatif dari batubara produksi sendiri atau batubara dari pihak lain. Kantor pusat BBK berlokasi di Tanjung Enim.2007 dated 9 April 2007 and was published in the Supplement No. based on the Notarial Deed No. Anggaran Dasar BAP telah mengalami beberapa kali perubahan dengan perubahan terakhir berdasarkan Akta Notaris No.09.40. 4835 of the State Gazette dated 18 May 2007. pemasaran batubara serta kegiatan-kegiatan lainnya yang berhubungan dengan perdagangan batubara.H. processing.

7 tanggal 8 September 2005 dari Notaris Lia Cittawan Nanda Gunawan. roles and responsibilities of the Board of Directors and Commissioners and the annual general meeting of shareholders. eksploitasi. S.686 KP Eksplorasi/ Exploration – Palaran. S.2008 dated 6 October 2008. Pada tanggal 31 Desember 2009.H.TH.01. meliputi kegiatan penyelidikan umum. As at 31 December 2009.AH. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No.01. pemurnian. S.AH. dated 15 September 2008. among other things. C-32779. 1. exploitation. 25 dated 28 March 2006. refining. The deed of establishment was approved by the Minister of Law and Human Rights in his decision letter No. terakhir dengan Akta No. 7 of Lia Cittawan Nanda Gunawan.HT. transportation and trading.HT. 2005 dated 12 December 2005 and was published in the Supplement No. Exploration and exploitation/development areas The Group has the following areas currently in exploration or exploitation/development: Wilayah eksplorasi/Exploration areas Lokasi/Location Pemilik Kuasa Pertambangan / Mining Permit owner (”KP”) IPC Tanggal berlaku/ Effective date of KP Tangg al selesai/ Expiry date of KP Persentase kepemilikan/ Percentage of ownership 51% Jumlah beban eksplorasi dan pengembangan tangguhan sampai dengan 31 Desember 2009 /Total deferred exploration and development expenditures as at 31 December 2009 34. Ruang lingkup kegiatan IPC terutama bergerak dalam bidang industri tambang batubara. Anggaran Dasar IPC telah mengalami beberapa kali perubahan. Pendirian dan Informasi Lainnya (lanjutan) IPC IPC didirikan berdasarkan Akta Notaris No. 8 tanggal 15 September 2008 dari Notaris Fatma Agung Budiwijaya. pengolahan. tugas dan wewenang Direksi dan Dewan Komisaris dan Rapat Umum Pemegang Saham. eksplorasi. b. TH. unless otherwise stated ) 1.2005 tanggal 12 Desember 2005 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.01. 01. Wilayah eksplorasi dan eksploitasi/pengembangan Grup saat ini memiliki wilayah eksplorasi dan eksploitasi/pengembangan sebagai berikut: The Articles of Association have been amended several times. S. 8 of Fatma Agung Budiwijaya. b. The latest amendment was approved by the Minister of Law and Human Rights in his decision letter No. Samarinda – Kalimantan Timur/East Kalimantan 5 Januari/ January 2006 12 April 2008 .25 Tambahan No. Perubahan tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU70572.. mengenai antara lain tata cara pemindahan hak atas saham. production.. TH. exploration. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. pengangkutan dan perdagangan.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/5 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. AHU70572.01. 3199 tanggal 28 Maret 2006. IPC had 46 permanent employees (2008: 5 permanent employees) including 28 employees which were seconded from PTBA (2008: 2 employees) .2008 tanggal 6 Oktober 2008. UMUM (lanjutan) a. GENERAL (continued) a.H. general survey.unaudited.02.H. IPC memiliki 46 karyawan tetap (2008: 5 karyawan tetap) termasuk 28 orang yang diperbantukan dari PTBA (2008: 2 karyawan) tidak diaudit.H. in relation to. IPC’s scope of activities comprises coal mining.01. based on the Notarial Deed No. 3199 of the State Gazette No. most recently by Notarial Deed No.02. C-32779. Establishment and Other Information (continued) IPC IPC was established on 8 September 2005. the procedures for transfer of share ownership.TH.

GENERAL (continued) b. Tanjung Enim Sumatera Selatan/South Sumatera KP Eksploitasi/Exploitation – MTBU/MTBS.1 - 23.1 51% 10.7 BBK – KW 97PP0146 26 Oktober/ October 2025 75% 10. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.Airlaya.3 23 Oktober/ October 2025 100% 187. Tanjung Enim – Sumatera Selatan/South Sumatera KP Eksploitasi/Exploitation – Banko Barat. Not included in the above reserves.04 10.5 0.2 Jumlah produksi tahun berjalan/ Total current year production (Juta ton/million tonne) – tidak diaudit/unaudited 5. Tanjung Enim – Sumatera Selatan/South Sumatera KP Eksploitasi/Exploitation – Sawah Lunto – Sumatera Barat/West Sumatera Perusahaan – KW.6 Perusahaan – DU 23 & DU 143/SUMBAR 3 Juni/June 2005 dan/and 16 Pebruari/ February 2007 10 Juni/ June 2005 22 Nopember/ November 2006 KP Eksploitasi/Exploitation Peranap – Riau KP Eksploitasi/Exploitation Palaran. Tanjung Enim – Sumatera Selatan/South Sumatera KP Eksploitasi/Explo itation – Bukit Kendi. in December 2008 after being reduced by coal production of 2009. Tidak termasuk dalam cadangan diatas. cadangan tertambang pada KP yang berlokasi di Kabupaten Lahat yang sedang bersengketa dengan Pemerintah Daerah setempat (lihat Catatan 26).6 - 887.00PP083/ SUMSEL Perusahaan – KW. UMUM (lanjutan) b. .PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/6 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.Bb020/021/02 2. Suban Jeriji.7 9. The mineable reserves are based on survey result by International Mining Consultant (“IMC”).1 - 367. Exploration and exploitation/development areas (continued) 1.5 162. unless otherwise stated ) 1.1 100% 367.06 3 Juni/June 2010 dan/and 16 Pebruari/ February 2019 9 Juni/June 2035 2 2 Nopember/ November 201 6 100% 23.8 184. Wilayah eksplorasi dan eksploitasi/pengembangan (lanjutan) Area eksploitasi/pengembangan/Exploitation/Development areas Nama lokasi/ Name of location Nama pemilik izin lokasi/ Name of mine permit owner Tanggal perolehan izin / Acquisition date of min ing permit Tanggal jatuh tempo/ Expiration date Persentase kepemilikan/ Percentage of ownership Jumlah cadangan terbukti (P1)/ Total proven reserves (P1) (Juta ton/million tonne) – tidak diaudit/unaudited 120.8 2 .46 Jumlah cadangan tertambang adalah berdasarkan hasil survey oleh International Mining Consultant (“IMC”) geologis independen.1426 SUMSEL Perusahaan – DU 1422 SUMSEL 1 Januari/January 2001 31 Desember/ December 2010 27 Agustus/ August 2019 100% 27 Agustus/ August 1989 23 Oktober/October 1995 26 Oktober/October 1995 22 April 2008 100% 164.9 Perusahaan – KW ME 01 ET 002 A&B 7 September/ September 2035 100% 887. pada bulan Desember 2008 setelah dikurangi dengan jumlah produksi selama 2009.2 Sisa cadangan terbukti/ Remaining proven reserves (Juta ton/million tonne) – tidak diaudit/unaudited 115 KP Eksploitasi/ Exploitation . the mineable reserves from KP located in Lahat Regency which are currently the subject of dispute with the Local Government (see Note 26). Tanjung Enim – Sumatera Selatan/South Sumatera KP Eksploitasi/Exploitation – Banko Tengah. independent geologist. Samarinda – Kalimantan Timur/East Kalimantan Perusahaan – KW 96PP0289 Riau IPC – KW 01.6 0.5 2.

Anak perusahaan dikonsolidasi sejak tanggal pengendalian telah beralih secara efektif kepada perusahaan dan tidak dikonsolidasi lagi sejak tanggal pelepasan. baik langsung maupun tidak langsung.7 for the Guidance on Financial Statement Presentation and Circular Letter of BAPEPAM & LK No. bank dan investasi jangka pendek yang jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. Figures in these consolidated financial statements are rounded to and stated in millions of Rupiah unless otherwise stated. except for some accounts which have been valued using another measurement basis as explained in the accounting policy for these accounts. kas dan setara kas mencakup kas. investasi dan pendanaan. SE02/BL/2008 dated 31 January 2008 for Preparation and Disclosure Guidance for Financial Statements of an Issuer or Public Company in the General Mining Industry. Seluruh angka dalam laporan keuangan konsolidasian ini. a. cash in banks and short-term investments with a maturity of three months or less.7 mengenai Pedoman Penyajian Laporan Keuangan dan Surat Edaran BAPEPAM & LK No. Laporan arus kas konsolidasian disusun menggunakan metode langsung dan arus kas dikelompokkan atas dasar aktivitas operasi. b. Laporan keuangan konsolidasian ini juga disusun berdasarkan peraturan yang ditetapkan oleh Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM & LK) No. Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan anak perusahaan di mana Perusahaan mempunyai penyertaan saham dengan hak suara lebih dari 50%. kecuali dinyatakan secara khusus. Subsidiaries are consolidated from the date on which effective control is transferred to the Company and are no longer consolidated from the disposal. Untuk tujuan laporan arus kas konsolidasian. kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian. which are in conformity with accounting principles generally accepted in Indonesia.G. The consolidated financial statements have also been prepared in conformity with Regulation of the Capital Market and Financial Institution Supervisory Board (BAPEPAM & LK) No. 2. dibulatkan menjadi jutaan Rupiah terdekat. serta apabila Perusahaan memiliki 50% atau kurang dari 50% saham dengan hak suara tetapi dapat dibuktikan adanya pengendalian. The consolidated statements of cash flows have been prepared based on the direct method by classifying cash flows on the basis of operating. b. cash and cash equivalents includes cash on hand.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/7 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.G. The consolidated financial statements have been prepared on the basis of the accruals concept. . VIII. Basis of preparation of the consolidated financial statements The consolidated financial statements have been prepared on the basis of historical costs. Berikut ini adalah kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup. VIII. setelah dikurangi cerukan. Principles of consolidation The consolidated financial statements include the accounts of the Company and its subsidiaries in which the Company directly or indirectly has ownership of more than 50% of the voting rights. unless otherwise stated ) 2. except for the consolidated statement of cash flows. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI Laporan keuangan konsolidasian Grup telah disusun dan diselesaikan oleh Dewan Direksi pada tanggal 1 Maret 2010. Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan konsep akrual. a. kecuali beberapa akun tertentu yang disusun berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. For the purpose of the consolidated statement of cash flows. Presented below are the significant accounting policies adopted in preparing the consolidated financial statements of the Group. Dasar penyusunan konsolidasian laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian disusun dengan dasar harga perolehan. investing and financing activities. or equal to or less than 50% but where the Company has the ability to control the entity. net of overdrafts. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES The Group’s consolidated financial statements were prepared and finalised by the Board of Directors on 1 March 2010. yang sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. SE-02/BL/2008 tertanggal 31 Januari 2008 mengenai Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik Industri Pertambangan Umum. Bagian pemegang saham minoritas atas ekuitas anak perusahaan disajikan sebagai “Hak Minoritas” pada neraca konsolidasian. The proportionate share of the minority shareholders of the subsidiaries is presented as “Minority Interest” in the consolidated balance sheet.

Piutang Piutang disajikan pada nilai estimasi kolektibilitas saldo piutang setelah dikurangi penyisihan untuk saldo piutang tidak tertagih berdasarkan telaah dari manajemen terhadap status masing-masing saldo piutang pada akhir tahun. were as follows (full amount): 2. dijabarkan menjadi mata uang Rupiah menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued) b. kecuali pemegang saham minoritas tersebut memiliki kewajiban kontraktual untuk ikut membiayai defisit tersebut. Exchange gains and losses arising on translation of monetary assets and liabilities in currencies other than Rupiah are recognised in the consolidated statement of income. The effects of all material transactions and balances between the Company and subsidiaries have been eliminated in preparing the consolidated financial statements.509 2008 10. d. The accounting policies adopted in preparing the consolidated financial statements have been consistently applied by the subsidiaries. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. Bagian pemegang saham minoritas atas laba/(rugi) bersih sebelum akuisisi dicatat sebagai laba/(rugi) sebelum akuisisi dalam laporan laba rugi konsolidasian. Transaksi dalam mata uang asing Grup menyelenggarakan catatan akuntansinya dalam Rupiah. Prinsip-prinsip konsolidasi (lanjutan) Hak minoritas dalam suatu anak perusahaan dengan defisit ekuitas tidak akan diakui. based on middle rates published by Bank Indonesia. unless otherwise stated ) 2.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/8 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. At the balance sheet date.432 Currency 1 US Dollar (USD) 1 Singapore Dollar (SGD) 1 Euro (EUR) Keuntungan dan kerugian dari selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan kewajiban moneter dalam mata uang selain Rupiah diakui pada laporan laba rugi konsolidasian. d. c. c.698 13. aset dan kewajiban moneter dalam mata uang selain mata uang Rupiah dijabarkan menjadi mata uang Rupiah dengan kurs yang berlaku pada tanggal neraca. Transactions denominated in currencies other than Rupiah are converted into Rupiah at the exchange rate prevailing at the date of the transactions. Receivables Receivables are presented at their estimated recoverable value after providing for doubtful accounts based on management’s review of the status of each account at the end of the year. Kurs yang digunakan pada tanggal neraca. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) b. Kebijakan akuntansi yang dipakai dalam penyajian laporan keuangan konsolidasian telah diterapkan secara konsisten oleh anak perusahaan. Receivables are written off during the period in which they are determined to be not collectible. As at the balance sheet date. kecuali bila dinyatakan lain. unless otherwise stated. The proportionate share of minority shareholders in net income/(loss) prior to acquisition is recorded as pre-acquisition income/(loss) in the consolidated statement of income. monetary assets and liabilities in currencies other than Rupiah are translated at the exchange rate prevailing at the balance sheet date. Piutang dihapuskan pada periode dimana piutang tersebut ditentukan tidak akan tertagih. Foreign currency transactions The Group maintains its accounting records in Indonesian Rupiah. Principles of consolidation (continued) A minority interest is not recognised in respect of subsidiaries with a deficit in equity unless the minority shareholder has a contractual obligation to contribute to fund the deficit.400 6. the exchange rates used. Pada tanggal neraca. .607 15. berdasarkan kurs tengah yang diterbitkan Bank Indonesia adalah sebagai berikut (dalam nilai penuh): (nilai penuh)/(full amount) Mata Uang 1 Dolar Amerika Serikat (USD) 1 Dolar Singapura (SGD) 1 Euro (EUR) 2009 9. Pengaruh dari seluruh transaksi dan saldo yang material antara Perusahaan dan anak perusahaan telah dieliminasi dalam penyajian laporan keuangan konsolidasian.950 7. Transaksi dalam mata uang selain mata uang Rupiah.

Perusahaan menelaah ada atau tidaknya indikasi penurunan nilai investasi pada perusahaan asosiasi. Loss exceeding the carrying value of the investment is recognised if the Company has committed to provide financial support or guarantee the associates’ obligation. Kerugian yang melebihi nilai tercatat investasi diakui bila Perusahaan mempunyai komitmen untuk memberikan bantuan keuangan atau menjamin kewajiban perusahaan asosiasi. Investments in associated companies Investments in companies of which the Company has between 20% and 50% of the voting rights or over which the Company has significant influence but not control. less provision for obsolete inventory. Penyisihan untuk persediaan usang dan bergerak lambat ditentukan berdasarkan estimasi penggunaan atau penjualan masing-masing jenis persediaan pada masa mendatang. Bila terjadi penurunan permanen atas nilai investasi dalam perusahaan asosiasi. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. tenaga kerja.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/9 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. Investasi pada perusahaan asosiasi Investasi pada perusahaan dimana Perusahaan memiliki paling sedikit 20% tetapi tidak lebih dari 50% hak suara. At the balance sheet date. Persediaan perlengkapan. Materials. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) e. ditentukan dengan metode rata-rata. 2. biaya perolehan investasi bertambah atau berkurang sebesar bagian pemilikan Perusahaan atas laba atau rugi bersih perusahaan asosiasi sejak tanggal perolehan. Cost is determined on a weighted average cost incurred during the year and comprises materials. Dengan metode ini. Net realisable value is the estimated sales amount in the ordinary course of business less the costs of completion and selling expenses. the Company undertakes a review to determine whether there is any indication of impairment in investment in associates. nilai tercatat dikurangkan untuk mengakui penurunan tersebut. Based on this method. atau dimana Perusahaan memiliki pengaruh signifikan. tetapi tidak mengendalikan. lubricants and spare are valued at cost. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued) e. minyak pelumas dan suku cadang diakui pada harga perolehan. . setelah dikurangi penyisihan untuk persediaan usang. dan distribusi dividen tunai. f. fuel. bahan bakar. A provision for obsolete and slow moving inventory is determined on the basis of estimated future usage or sale of individual inventory items. If there has been a permanent decline in the value of an invesment in an associate the carrying value is written down to recognise the decline. Inventories Coal inventories are valued at the lower of cost or net realisable value. Harga perolehan ditentukan berdasarkan metode rata-rata tertimbang atas biaya yang terjadi selama tahun berjalan dan terdiri dari biaya bahan baku. Pada tanggal neraca. f. serta alokasi biaya overhead yang berkaitan dengan aktivitas penambangan. are accounted for under the equity method. determined on an average basis. dicatat berdasarkan metode ekuitas. Persediaan Persediaan batubara diakui sebesar nilai yang lebih rendah antara harga perolehan dengan nilai realisasi bersih. unless otherwise stated ) 2. the cost of the investments is adjusted by the Company’s share in the net income or losses of the associates since the date of acquisition and dividends distributions. Nilai realisasi bersih adalah estimasi harga penjualan dalam kegiatan usaha normal dikurangi taksiran biaya penyelesaian dan biaya penjualan. labour and depreciation and overheads related to mining activities.

Beban eksplorasi dan pengembangan tangguhan diamortisasi dengan menggunakan metode unit produksi yang dihitung sejak tanggal dimulainya produksi komersial dari setiap area of interest terkait. The nature and balances of transactions with related parties. . kelebihan tersebut disisihkan atau dihapuskan pada tahun saat ditentukan. Deferred exploration and development expenditures are amortised using the unit-of-production method from the date of commencement of commercial production of each respective area of interest. diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian. whether or not transacted on normal terms and conditions similar to those with third parties. Transactions with related parties The Company enters into transactions with related parties as defined in Statement of Financial Accounting Standards (“SFAS”) 7 “Related Party Disclosure”.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/10 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. hubungan antara: (i) (ii) Perusahaan. termasuk hubungan keluarga dan perkawinan. Sifat dan saldo transaksi dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa. (i) (ii) the Company. that excess is provided for or written off in the year in which this is determined. or where activities in the area of interest have not yet reached a stage which permits a reasonable assessment of the existence or otherwise of economically recoverable reserves and active and significant operations in or in relation to the area are continuing. Exploration and evaluation expenditure is accumulated for each area of interest and deferred as an asset when the costs are expected to be recouped through exploitation or sale. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued) g. including marital and family relationships. Deferred exploration expenditure and development Beban eksplorasi dan evaluasi diakumulasi untuk setiap area of interest dan ditangguhkan sebagai aset bila biaya-biaya tersebut diharapkan dapat diperoleh kembali melalui eksploitasi atau penjualan. Transaksi dengan hubungan istimewa pihak yang mempunyai Perusahaan melakukan transaksi dengan pihakpihak yang mempunyai hubungan istimewa sebagaimana didefinisikan dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) 7 “Pengungkapan Pihak-pihak yang Memiliki Hubungan Istimewa”. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) g. pemegang saham utama dan perusahaan lain yang berhubungan dengan pemegang saham utama. baik yang berasal maupun yang tidak berasal dari transaksi normal dan dengan ketentuan dan syarat yang sama dengan transaksi ke pihak ketiga maupun tidak. and the Company and its board of commissioners. dan Perusahaan dan dewan komisaris. Development expenditure is capitalised and incorporates costs for developing an area of interest prior to the commencement of operations in the respective area. A related party includes among others. to the extent this value exceeds its recoverable value. Ultimate recovery of exploration and evaluation expenditure carried forward is dependent on successful development and exploitation of the respective areas. h. directors and employees. unless otherwise stated ) 2. Beban eksplorasi dan pengembangan tangguhan h. atau kegiatan tersebut belum mencapai tahap yang dapat menentukan apakah kegiatan tersebut akan dapat menghasilkan cadangan terbukti yang secara ekonomis dapat diperoleh serta kegiatan yang aktif dan signifikan dalam area of interest terkait masih berlangsung. its major shareholders and companies related to its major shareholders. Nilai bersih tercatat beban eksplorasi dan pengembangan untuk setiap area of interest ditelaah secara berkala dan apabila nilai tercatat melebihi nilai yang bisa diharapkan dimasa datang. a relationship between: 2. Beban pengembangan dikapitalisasi dan termasuk dalam biaya-biaya untuk mengembangkan area of interest sebelum dimulainya operasi dalam area of interest terkait. The net carrying value of each area of interest is reviewed regularly and. Yang termasuk dalam hubungan istimewa antara lain. Pengembalian beban eksplorasi dan evaluasi yang ditangguhkan sangat tergantung pada keberhasilan eksploitasi dan pengembangan area of interest yang terkait. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. are disclosed in the consolidated financial statements. direksi dan karyawan.

sebagaimana mestinya. Central Distribution Point (CDP). The main mining equipment consists of Bucket Wheel Excavators (BWE). yang dinyatakan sebagai berikut: Bangunan Mesin dan peralatan Kendaraan Peralatan kantor dan rumah sakit Biaya-biaya setelah pengakuan awal aset diakui sebagai bagian dari nilai tercatat aset atau sebagai aset yang terpisah. umur tambang. Such obligations are being accrued. atau masa KP. Perubahan taksiran biaya restorasi dan lingkungan hidup yang akan terjadi dihitung secara prospektif berdasarkan sisa umur tambang. . Aset tetap Aset tetap diakui sebesar harga perolehan setelah dikurangi akumulasi penyusutan. Elimination and disposal of non productive assets are required to be approved by shareholders. their cost and the related accumulated depreciation are transferred from fixed assets to “Non-productive assets”. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. Spreader dan Stacker & Reclaimer (SR). Nilai tercatat komponen yang diganti tidak lagi diakui.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/11 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. All other repairs and maintenance are charged to the consolidated statement of income during the financial period in which they are incurred. Alat tambang utama terdiri dari Bucket Wheel Excavator (BWE). Spreader and Stacker & Reclaimer (SR). so that the accrual will be adequate to meet those obligations once production from the resource is completed. Changes in estimated restoration and environmental costs to be incurred are accounted for on a prospective basis over the remaining mine life. are depreciated using the straight-line method to their estimated residual value over the lesser of the estimated useful lives of the assets. 5 dan/and 20 5 sampai/to 20 4 3 sampai/to 4 Buildings Machinery and equipment Vehicles Office and hospital equipment Subsequent costs are included in the asset’s carrying amount or recognised as a separate asset. The Company has certain obligations to restore and rehabilitate mining areas following the completion of production. j. Perusahaan menghitung besarnya kewajiban tersebut yang mencukupi untuk memenuhi kewajiban yang timbul ketika produksi sudah selesai. j. dan biaya lingkungan hidup lainnya yang timbul selama tahap produksi dibebankan sebagai bagian dari biaya produksi. the life of mine or KP term as follows: Tahun/ Years 2. except land. Penghapusan dan penjualan aset tidak produktif harus mendapat persetujuan dari pemegang saham. hanya apabila kemungkinan besar Grup akan mendapatkan manfaat ekonomis masa depan berkenaan dengan aset tersebut dan biaya perolehan aset dapat diukur dengan handal. semua aset tetap lainnya disusutkan berdasarkan metode garis lurus hingga mencapai nilai sisa. The carrying value of assets transferred is charged as an expense in the current period. Perusahaan memiliki kewajiban tertentu untuk restorasi dan rehabilitasi daerah pertambangan sesudah produksi selesai. Provision for environmental reclamation and mine closure Restoration. rehabilitasi. Fixed assets Fixed assets are stated at cost less accumulated depreciation. Depreciation of the main mining equipment used in mining operations is calculated using the unit-of-production method. selama periode yang lebih rendah antara estimasi masa manfaat aset. Kecuali tanah. Penyisihan reklamasi lingkungan dan penutupan tambang Restorasi. Other fixed assets. Conveyor System (CS). rehabilitation. as appropriate. Penyusutan alat tambang utama yang digunakan dalam operasi pertambangan dihitung dengan menggunakan metode unit produksi. and environmental expenditure to be incurred during the production phase of operations is charged as part of the cost of production. Nilai buku dari aset tetap yang dipindahkan diakui sebagai beban periode berjalan. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) i. Conveyor System (CS). The carrying amount of the replaced part is derecognised. Apabila aset tetap tidak digunakan lagi maka harga perolehan dan akumulasi penyusutannya dikeluarkan dari aset tetap dan dicatat sebagai “Aset non-produktif”. Central Distribution Point (CDP). SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued) i. unless otherwise stated ) 2. When assets are retired or otherwise disposed of. Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam laporan laba rugi konsolidasian dalam periode dimana biaya-biaya tersebut terjadi. only when it is probable that future economic benefits associated with the item will flow to the Group and the cost of the item can be measured reliably.

For borrowings directly attributable to a qualifying asset. excluding borrowings directly attributable to financing the qualifying asset under construction. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) j. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued) j. Each lease payment is allocated between the liability and finance charges so as to achieve a constant rate of interest on the finance balance outstanding. Setiap pembayaran sewa dialokasikan antara bagian yang merupakan pelunasan kewajiban dan bagian yang merupakan beban keuangan sedemikian rupa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga yang konstan atas saldo pembiayaan. seperti biaya diskonto atas pinjaman baik yang secara langsung ataupun tidak langsung digunakan untuk mendanai proses pembangunan aset tertentu yang memenuhi syarat. Sewa pembiayaan dikapitalisasi pada awal masa sewa sebesar nilai wajar aset sewaan atau sebesar nilai kini pembayaran sewa minimum. These costs are reclassified to fixed asset accounts when the construction or installation is complete. dikapitalisasi sampai proses pembangunan tersebut selesai. Sewa aset tetap dimana Grup memiliki secara substansi seluruh risiko dan manfaat kepemilikan aset diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan. . kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. Penyusutan mulai dibebankan pada tanggal yang sama. Untuk pinjaman yang dapat diatribusi secara langsung pada suatu aset tertentu yang memenuhi syarat. are capitalised up to the date when construction is complete. Unsur bunga dalam beban keuangan dibebankan di laporan laba rugi konsolidasian selama masa sewa sedemikian rupa sehingga menghasilkan suatu tingkat suku bunga periodik yang konstan atas saldo kewajiban setiap periode. the amount to be capitalised is determined as the actual borrowing costs incurred during the year. such as discount fees on loans either directly or indirectly used in financing construction of a qualifying asset. tidak termasuk pinjaman yang secara khusus digunakan untuk perolehan aset tertentu yang memenuhi syarat. Depreciation is charged from such date. Payments made under operating leases are charged to the consolidated statements of income on a straight-line basis over the period of the lease. maka sewa tersebut diklasifikasikan sebagai sewa operasi.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/12 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi ditentukan dengan mengalikan tingkat kapitalisasi dengan pengeluaran untuk aset tertentu yang memenuhi syarat. Biaya-biaya tersebut direklasifikasi ke akun aset tetap pada saat proses konstruksi atau pemasangan selesai. the amount to be capitalised is determined by applying a capitalisation rate to the amount expended on the qualifying asset. jika nilai kini lebih rendah dari nilai wajar. Sewa pembiayaan Apabila dalam suatu kontrak sewa porsi yang signifikan atas risiko dan manfaat kepemilikan aset tetap berada ditangan lessor. Tingkat kapitalisasi adalah rata-rata tertimbang biaya pinjaman dibagi dengan jumlah pinjaman dari suatu periode tertentu. unless otherwise stated ) 2. less any income earned on the temporary investment of such borrowings. jumlah yang dikapitalisasi adalah sebesar biaya pinjaman yang terjadi selama tahun berjalan. dikurangi pendapatan investasi jangka pendek dari pinjaman tersebut. Biaya bunga dan biaya pinjaman lain. Fixed assets (continued) The accumulated costs of the construction of buildings and plant and the installation of machinery are capitalised as construction in progress. Finance leases Leases in which a significant portion of the risks and rewards of ownership are retained by the lessor are classified as operating leases. Pembayaran sewa operasi dibebankan ke laporan laba rugi konsolidasian atas dasar garis lurus selama masa sewa. The capitalisation rate is the weighted-average of the borrowing costs applicable to the total borrowings outstanding during the period. Finance leases are capitalised at the lease’s commencement at the lower of the fair value of the leased property and the present value of the minimum lease payments. 2. The interest element of the finance cost is charged to the consolidated statement of income over the lease period so as to produce a constant periodic rate of interest on the remaining balance of the liability for each period. Untuk pinjaman yang tidak dapat diatribusi secara langsung pada suatu aset tertentu yang memenuhi syarat. For borrowings that are not directly attributable to a qualifying asset. Leases of fixed assets where the Group has substantially all the risks and rewards of ownership are classified as finance leases. Aset tetap (lanjutan) Akumulasi biaya konstruksi bangunan dan pabrik serta pemasangan mesin dikapitalisasi sebagai aset dalam penyelesaian. Interest and other borrowing costs.

l. Fixed assets and other non-current assets. Mining property Mining property is stated at cost and represents the fair value adjustment of properties acquired at the date of acquisition of IPC. l. Nilai yang dapat diperoleh kembali adalah nilai yang lebih tinggi diantara harga jual bersih dan nilai pakai aset.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/13 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. Jika tidak terdapat kepastian yang memadai bahwa Grup akan mendapatkan kepemilikan atas aset pada akhir masa sewa. Saldo properti pertambangan terkait dengan IPC diamortisasi selama umur properti menggunakan metode unit produksi dimulai dari awal operasi komersial. aset dikelompokkan hingga unit terkecil yang menghasilkan arus kas terpisah. dimulai sejak awal periode terjadinya perubahan (lihat Catatan 3). Properti pertambangan Properti pertambangan dinyatakan sebesar biaya perolehan dan merupakan penyesuaian nilai wajar properti pertambangan pada tanggal akuisisi untuk IPC. Penurunan nilai dari aset jangka panjang Setiap tanggal neraca. k. unless otherwise stated ) 2. 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) j. the Group undertakes a review of whether there is any indication of asset impairment or not. The amortisation is based on estimated reserves. Reversal of an impairment provision is recorded as income in the period when the reversal occurs. Aset tetap (lanjutan) Sewa pembiayaan (lanjutan) Aset tetap yang diperoleh melalui sewa pembiayaan disusutkan dengan metode yang sama dengan metode penyusutan aset tetap yang dimiliki sendiri. assets are grouped at the lowest levels for which there are separately identifiable cash flows. An impairment loss is recognised for the amount by which the carrying amount of the asset exceeds its recoverable amount. The mining property balance related to IPC is amortised over the life of the property using the units of production method from the date of the commencement of commercial operations. . Perubahan dalam estimasi cadangan dilakukan secara prospektif. Amortisasi tersebut menggunakan basis estimasi cadangan. k. Aset tetap dan aset tidak lancar lainnya. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. termasuk aset tak berwujud ditelaah untuk mengetahui apakah telah terjadi kerugian akibat penurunan nilai bilamana terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat aset tersebut tidak dapat diperoleh kembali. Grup menelaah ada atau tidaknya indikasi penurunan nilai aset. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued) j. from the beginning of the period in which the change occurs (see Note 3). For the purpose of assessing impairment. which is the higher of an asset’s net selling price and value in use. Kerugian akibat penurunan nilai diakui sebesar selisih antara nilai tercatat aset dengan nilai yang dapat diperoleh kembali dari aset tersebut. Pemulihan penyisihan penurunan nilai diakui sebagai pendapatan dalam periode dimana pemulihan tersebut terjadi. including intangible assets are reviewed for impairment whenever events or changes in circumstances indicate that the carrying amount may not be recoverable. the asset is depreciated over the shorter of the useful life of the asset and the lease term. Fixed assets (continued) Finance leases (continued) Fixed assets acquired under finance leases are depreciated similarly to owned assets. Impairment long-lived of assets At each balance sheet date. aset tersebut disusutkan selama jangka waktu yang lebih pendek antara umur manfaat aset dan masa sewa. Dalam rangka menguji penurunan nilai. If there is no reasonable certainty that the Group will hold the ownership by the end of the lease term. Changes in estimated reserves are accounted for on a prospective basis.

Stripping costs are expensed as incurred. and x The selling price and related costs can be determined with reasonable accuracy. Pendapatan dan beban Pendapatan berasal dari penjualan produk Grup dan aktifitas perdagangan batubara. Expenses are recognised on accruals basis. Deferred tax assets relating to future tax benefits and the carry forward of unused tax losses are recognised to the extent that it is probable that future taxable profit will be available against which the future tax benefits and unused tax losses can be utilised. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued) m. Koreksi terhadap kewajiban perpajakan diakui saat surat ketetapan pajak diterima atau jika mengajukan keberatan. x The product has been dispatched to the customer and is no longer under the physical control of the Group or property in the product has earlier passed to the customer. Beban pengupasan tanah dibiayakan pada saat terjadinya. when the results of the appeal are determined. n. and: x It is probable that economic benefits associated with the transaction will flow to the Group. n. pada saat keputusan atas keberatan tersebut telah ditetapkan. if appealed against. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. . Tarif pajak yang berlaku saat ini atau secara substansial telah berlaku digunakan untuk menentukan pajak penghasilan tangguhan. Amendments to taxation obligations are recorded when an assessment is received or. x Produk telah diserahkan kepada pelanggan serta tidak lagi dibawah pengendalian fisik dari Grup atau hak kepemilikannya telah diserahkan kepada pelanggan. Revenue from sales of coal is recognised when there has been a passing of risk to the customers. Penjualan dari produk diakui sebagai penghasilan pada saat pengalihan risiko kepada pelanggan dan: x Dipastikan manfaat ekonomis dari transaksi penjualan akan mengalir kepada Grup. 2. unless otherwise stated ) 2. Aset pajak tangguhan berasal dari manfaat pajak masa mendatang dan saldo rugi fiskal yang dapat dikompensasi akan diakui apabila besar kemungkinan jumlah laba fiskal pada masa mendatang akan memadai untuk dikompensasi dengan manfaat pajak masa mendatang dan saldo rugi fiskal yang dapat dipakai. Beban diakui berdasarkan metode akrual. Currently enacted or substantially enacted tax rates are used to determine deferred income tax. x Kuantitas serta kualitas dari produk dapat ditentukan dengan cukup akurat. Revenue and expenses Revenue represents revenue earned from the sale of the Group’s products and coal trading activities. dan x Harga jual dapat ditentukan dengan cukup akurat. Taxation Deferred income tax is provided for using the balance sheet liability method for all temporary differences arising between the tax bases of assets and liabilities and their carrying values for financial reporting purposes. Perpajakan Semua perbedaan temporer antara jumlah tercatat aset dan kewajiban dengan dasar pengenaan pajaknya diakui sebagai pajak tangguhan dengan metode liabilitas neraca (balance sheet liability method). IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) m. x The quantity and quality of the product can be determined with reasonable accuracy.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/14 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.

respectively. KEP245/KM. to hold. trustadministered pension fund as a defined benefit retirement plan (“PPMP”). Kontribusi dihitung secara periodik oleh perusahaan asuransi. unless otherwise stated ) 2. The present value of the defined benefit obligation is determined by discounting the estimated future cash outflows using interest rates of government bonds (considering currently there is no deep market for high quality corporate bonds) that are denominated in Rupiah in which the benefits will be paid and that have terms to maturity approximating the terms to the related pension obligation. Jumlah kontribusi terdiri dari kontribusi karyawan dan Perusahaan masing-masing dihitung sebesar 4.6/2002) to establish a separate. whichever is higher. 2. pada dasarnya program pensiun berdasarkan UU Ketenagakerjaan atau PKB adalah program pensiun imbalan pasti. Imbalan pensiun dan imbalan pasca kerja lainnya Perusahaan memiliki program tabungan pensiun karyawan untuk semua karyawan tetapnya. The program is managed by a life insurance company. Imbalan pensiun dan imbalan pasca kerja lainnya Grup harus menyediakan imbalan pensiun dengan jumlah minimal sesuai dengan Undang-Undang (“UU”) Ketenagakerjaan No. the Company received approval from the Ministry of Finance (No. The pension benefit obligation is the present value of the defined benefit obligation at the balance sheet date less the fair value of plan assets. Nilai kini kewajiban imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan estimasi arus kas keluar masa depan dengan menggunakan tingkat bunga obligasi pemerintah (dengan pertimbangan saat ini tidak ada pasar aktif untuk obligasi korporat berkualitas tinggi) dalam mata uang Rupiah sesuai dengan mata uang di mana imbalan tersebut akan dibayarkan dan yang memiliki jangka waktu yang kurang lebih sama dengan waktu jatuh tempo kewajiban imbalan pensiun yang bersangkutan. Contributions consist of employees’ and the Company’s contributions that are computed as 4. atas nama para anggota. Pension benefits and other post-employment benefit The Group is required to provide a minimum amount of pension benefits in accordance with Labour Law No. Since the Labour Law and the CLA set the formula for determining the minimum amount of benefits. 13/2003 or the Group’s Collective Labour Agreement (the “CLA”). semua kekayaan agar dapat memenuhi kewajiban pensiun dari Perusahaan. Contribution is computed periodically by the insurance company whereby the employees contribute a certain percentage of their basic salary and the Company contributes the balance of the required amount. Employee benefits Short-term employee benefits Short-term employee benefits are recognised when they are accrued to the employees. assets held to satisfy the pensions obligations of the Company.5% and 21. Program tersebut dikelola oleh perusahaan asuransi jiwa. KEP-245/KM. mana yang lebih tinggi. together with adjustments for unrecognised actuarial gains or losses and past service costs. in substance pension plans under the Labour Law or the CLA represent defined benefit plans. Para karyawan mengkontribusikan persentase tertentu dari gaji pokok dan sisa kontribusi ditanggung oleh Perusahaan.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/15 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. named Dana Pensiun Bukit Asam (“DPBA”). . On 21 October 2002. on behalf of plan members.37% of employees’ basic pension income. Karena UU Ketenagakerjaan atau PKB menentukan rumus tertentu untuk menghitung jumlah minimal imbalan pensiun.5% dan 21. untuk mengelola. Kewajiban imbalan pensiun merupakan nilai kini kewajiban imbalan pasti pada tanggal neraca dikurangi dengan nilai wajar aset program dan penyesuaian atas keuntungan atau kerugian aktuarial dan biaya jasa lalu yang belum diakui. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. Perusahaan memperoleh persetujuan dari Menteri Keuangan (No. Pada tanggal 21 Oktober 2002. Imbalan Kerja Imbalan kerja jangka pendek Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat terhutang kepada karyawan. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) o. 13/2003 atau Perjanjian Kerja Bersama (“PKB”). SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued) o. The defined benefit obligation is calculated annually by independent actuaries using the projected unit credit method. Kewajiban imbalan pasti dihitung sekali setahun oleh aktuaris independen dengan menggunakan metode projected unit credit.6/2002) untuk membentuk Lembaga (Trust) terpisah yang mengelola dana pensiun dalam bentuk program pensiun manfaat pasti (“PPMP”) bernama Dana Pensiun Bukit Asam (“DPBA”) . Pension benefits and other post-employment benefit The Company has a contributory employee saving program covering all of its qualified permanent employees.37% dari penghasilan dasar pensiun.

the past service costs are amortised on a straight-line basis over the vesting period. Perusahaan memberikan imbalan pasca-kerja lainnya. The entitlement to these benefits is usually based on the employee remaining in service up to retirement age and the completion of a minimum service period. 2. These benefits have been accounted for using the same methodology as for the defined benefit pension plan. Past service costs are recognised immediately in the consolidated statements of income. death allowance and separation reward. biaya jasa lalu akan diamortisasi secara garis lurus sepanjang periode vesting. Imbalan berupa uang penghargaan diberikan apabila karyawan bekerja hingga mencapai usia pensiun. using an accounting methodology similar but simplified to that for defined benefit pension plans. setelah memenuhi minimal masa kerja tertentu. Imbalan Kerja (lanjutan) Imbalan pensiun dan imbalan pasca kerja lainnya (lanjutan) Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul dari penyesuaian dan perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial yang jumlahnya melebihi jumlah yang lebih besar dari 10% dari nilai wajar aset program atau 10% dari nilai kini kewajiban imbalan pasti. seperti uang penghargaan. dengan menggunakan metode akuntansi yang sama. Employee benefits (continued) Pension benefits and other post-employment benefit (continued) Actuarial gains and losses arising from experience adjustments and changes in actuarial assumptions in excess of the greater of 10% of the fair value of plan assets or 10% of the present value of the defined benefit obligations are charged or credited to the consolidated statements of income over the employees’ expected average remaining service lives. namun disederhanakan. The expected costs of these benefits are accrued over the period of employment. The long service reward vests when the employees reach their retirement age. The separation reward benefit is paid to employees in the case of voluntary resignation. dibebankan atau dikreditkan ke laporan laba rugi konsolidasian selama rata-rata sisa masa kerja yang diharapkan dari karyawan tersebut. Sedangkan imbalan berupa uang pisah. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) o. Santunan kematian diberikan bila pegawai dan anggota keluarga tertentu meninggal dunia. The Company also provides other post-employment benefits. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. kecuali perubahan terhadap program pensiun tersebut tergantung pada karyawan yang masih tetap bekerja selama periode waktu tertentu (periode vesting). subject to a minimum number of years of service. Death allowance is paid when the employee or the qualified family members pass away. santunan kematian dan uang pisah. unless otherwise stated ) 2. Hak atas imbalan ini pada umumnya diberikan apabila karyawan bekerja sampai usia pensiun dan memenuhi masa kerja minimum tertentu. In this case. unless the changes to the pension plan are conditional on the employees remaining in service for a specified period of time (the vesting period). Post-retirement health care benefits The Company provides post-retirement healthcare benefits to their retirees. dibayarkan kepada karyawan yang mengundurkan diri secara sukarela. .PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/16 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. Nilai imbalan yang diberikan didasari pada peraturan Perusahaan. Dalam hal ini. Imbalan ini dihitung dengan menggunakan metodologi yang sama dengan metodologi yang digunakan dalam perhitungan program pensiun imbalan pasti. These obligations are valued annually by independent qualified actuaries. Prakiraan biaya imbalan ini diakru sepanjang masa kerja karyawan. such as long service reward. Kewajiban ini dinilai setiap tahun oleh aktuaris independen yang memenuhi kualifikasi. Biaya jasa lalu diakui secara langsung di laporan laba rugi konsolidasian. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued) o. dengan metode yang digunakan dalam perhitungan program pensiun imbalan pasti. Imbalan pelayanan kesehatan pensiun Perusahaan menyediakan imbalan kesehatan pascakerja untuk pensiunan mereka.

. are recognised in the consolidated balance sheet at the present value of the defined benefit obligation. r.131. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued) o. from the proceeds. Pesangon yang akan dibayarkan lebih dari 12 bulan setelah tanggal neraca didiskontokan untuk mencerminkan nilai kininya. Share issuance cost which is an incremental cost directly attributable to the issue of new shares is shown in equity as deduction. A geographical segment is engaged in providing products or services within a particular economic environment that are subject to risks and returns that are different from those of segments operating in other economic conditions. yang terdiri dari penghargaan masa kerja dan imbalan masa persiapan pensiun (“MPP”) diakui di neraca konsolidasian berdasarkan nilai kini dari kewajiban imbalan pasti. Sebuah segmen geografis menyediakan barang maupun jasa di dalam lingkungan ekonomi tertentu yang memiliki risiko serta tingkat pengembalian yang berbeda dengan segmen operasi lainnya yang berada dalam lingkungan ekonomi lain. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) o. Keuntungan dan kerugian aktuarial dan biaya jasa lalu diakui secara langsung di laporan laba rugi konsolidasian.131. Laba bersih per saham dasar Laba bersih per saham dihitung dengan membagi laba bersih dengan rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang beredar pada tahun yang bersangkutan. The actuarial gains and losses and the past service costs are recognised immediately in the consolidated statement of income. Basic earning per share Net income per share is calculated by dividing net income by the weighted average number of ordinary shares outstanding during the year. Pelaporan Segmen Sebuah segmen usaha adalah sekelompok aset dan operasi yang menyediakan barang atau jasa yang memiliki risiko serta tingkat pengembalian yang berbeda dengan segmen usaha lainnya. q. r. Employee benefits (continued) Termination benefits Termination benefits are payable whenever an employee’s employment is terminated before the normal retirement date. net of tax. Segment reporting A business segment is a group of assets and operations engaged in providing products or services that are subject to risks and returns that are different from those of other business segments.849 saham.304. which consist of jubilee reward and pre-retirement period benefit (“MPP”). 2. Imbalan kerja jangka panjang lainnya Imbalan kerja jangka panjang lainnya. Shares and share issuance cost Ordinary shares are classified as equity. Perusahaan mengakui pesangon pemutusan kontrak kerja ketika Perusahaan menunjukkan komitmennya untuk memutuskan hubungan kerja dengan karyawan yang berdasarkan suatu rencana formal terinci yang kecil kemungkinannya untuk dibatalkan. untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2009 dan 2008 masing-masing adalah 2.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/17 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. p. Other long-term employee benefits Other long-term employee benefits. dari jumlah yang diterima. p. q.304. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. which for the years ended 31 December 2009 and 2008 was 2. disajikan pada bagian ekuitas sebagai pengurang bersih setelah dikurangi pajak. The Company recognises termination benefits when it is demonstrably committed to terminate the employment of current employees according to a detailed formal plan with low possibility of withdrawal. Benefits falling due more than 12 months after the balance sheet date are discounted to present value. unless otherwise stated ) 2. Imbalan Kerja (lanjutan) Pesangon pemutusan kontrak kerja Pesangon pemutusan hubungan kerja diakui sebagai beban ketika karyawan dihentikan sebelum usia pensiun normal. Biaya emisi saham yaitu tambahan biaya yang langsung terkait dengan penerbitan saham. Saham dan biaya emisi saham Saham biasa diklasifikasikan sebagai ekuitas.849 shares.

Goodwill negatif yang dialokasikan ke aset non-moneter teridentifikasi 163. ACQUISITION On 19 September 2008. t. Perusahaan mengakuisisi 51% kepemilikan saham IPC dengan jumlah pembayaran sebesar USD 17.514) 163.401) (49. IPC is currently in the development phase. Dividen Pembagian dividen kepada pemegang saham Grup diakui sebagai kewajiban dalam laporan keuangan konsolidasian Grup dalam periode dimana pembagian dividen diumumkan. Hasil yang sebenarnya mungkin berbeda dari jumlah yang diestimasi. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued) s. 3.766) (59.Aset lancar .Kewajiban pajak tangguhan .714) (47. t.063 47. the Company acquired 51% of the shares of IPC with the total consideration paid of USD 17.856 (163) (9.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/18 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.Properti pertambangan . Penggunaan estimasi Penyusunan laporan keuangan konsolidasian yang sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia mengharuskan manajemen untuk membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah aset dan kewajiban dan pengungkapan aset dan kewajiban kontinjen pada tanggal laporan keuangan konsolidasian serta jumlah pendapatan dan beban selama periode pelaporan.85 million or equivalent to Rp 163.Kewajiban jangka panjang . Dividends Dividend distribution to the Group’s shareholders is recognised as a liability in the Group’s consolidated financial statements in the period in which the dividends are declared.Aset tetap . IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) s. The Company recognised mining property after purchase price allocation to the fair value of net assets acquired net of negative goodwill allocation to the identifiable non-monetary assets as detailed below: Purchase consideration Purchase price allocation: Current assets Fixed assets Mining property Other non-current assets Current liabilities Non-current liabilities Deferred tax liabilities Minority interest Negative goodwill allocated to the identifiable non-monetary assets 2. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.Aset tidak lancar lainnya .934 375 83.85 juta atau setara dengan Rp 163. AKUISISI Pada tanggal 19 September 2008. Actual results could differ from those estimates.9 billion from the previous shareholders PT Mega Raya Kusuma (“PTMRK”) and PT Rajawali Corpora (“PTRC”). unless otherwise stated ) 2.198 199. 3.Kewajiban lancar .934 IPC saat ini sedang dalam tahap pengembangan.9 milyar dari pemegang saham lama PT Mega Raya Kusuma (“PTMRK”) dan PT Rajawali Corpora (“PTRC”). Use of estimates The preparation of consolidated financial statements in conformity with generally accepted accounting principles in Indonesia requires management to make estimates and assumptions that affect the reported amounts of assets and liabilities and disclosure of contingent assets and liabilities at the date of the consolidated financial statements and the reported amounts of revenues and expenses during the reporting period.Hak minoritas . Perusahaan mengakui properti pertambangan setelah mengalokasikan harga perolehan ke nilai wajar aset bersih diperoleh setelah dikurangi alokasi goodwill negatif yang timbul ke aset non-moneter teridentifikasi seperti dirinci dibawah ini: Harga perolehan Alokasi harga perolehan: . .

Standard Chartered Bank .835 2.000 500.935 141 65 11.PT Bank Permata Tbk .217 23.PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Jumlah bank Deposito berjangka (jatuh tempo dalam jangka waktu 3 bulan) Rupiah Pihak yang mempunyai hubungan istimewa .500 4.730. KAS DAN SETARA KAS Kas dan setara kas terdiri dari: 2009 Kas Bank Rupiah Pihak ketiga .PT Bank Mega Tbk .000 70.406 152.834 1.Deutsche Bank AG .104 329.556.PT Bank Sumsel Dolar Amerika Serikat Pihak yang mempunyai hubungan istimewa .792.PT Bank Mega Tbk Pihak yang mempunyai hubungan istimewa .743 600.Deutsche Bank AG .410 10.041.PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk .Citibank .454 143 645 3.000 250.000 10.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/19 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk .PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Jumlah deposito berjangka 144 2008 123 Cash on hand Cash in banks Rupiah Third parties PT Bank Permata Tbk Standard Chartered Bank PT CIMB Niaga Tbk Deutsche Bank AG PT Bank Mega Tbk Citibank Related parties PT Bank Mandiri (Persero)Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk US Dollars Third parties Deutsche Bank AG Citibank PT Bank Permata Tbk Standard Chartered Bank PT Bank Mega Tbk Related parties PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Total cash in bank Time deposits (maturity within 3 months) Rupiah Related parties PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero)Tbk PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Sumsel US Dollars Related parties PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero)Tbk Total time deposit 1.702 1.000 575.Citibank Pihak yang mempunyai hubungan istimewa .PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Dolar Amerika Serikat Pihak ketiga .PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk . kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk . unless otherwise stated ) 4.PT CIMB Niaga Tbk .015.PT Bank Permata Tbk .743 4.508.500 1.PT Bank Mandiri (Persero) Tbk .300 1.PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk .776 311 21.717 2.636 673 235 74 45 97.328 10.720 .595 2.000 10.055 794 310.517 343 191 153.PT Bank Mandiri (Persero) Tbk .691 63.Standard Chartered Bank .712 948 121 56 40.828 12.000 626. CASH AND CASH EQUIVALENTS Cash and cash equivalents consist of the following: 4.PT Bank Mandiri (Persero)Tbk .895 3.709.

50% – 5.745 6.560 1.Lainnya (masing-masing dibawah 5.000) Dolar Amerika Serikat .PT Sinar Bentala Abadi .440 55.801 3.675 108.Nomura Trading .000) 5.405 1.731 (24.063. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. KAS DAN SETARA KAS (lanjutan) Suku bunga deposito berjangka di atas adalah: 2009 Deposito Rupiah Deposito Dolar Amerika Serikat 8.00%–13. unless otherwise stated ) 4.491.Idemitsu Kosan. Co Ltd . .998 116.678 944.281) 308.000) - 44.869 5.000) US Dollars Coal Orbis AG Lianex Corporation Aempire Resources Nissho Iwai Co.445 5.PT Tiga Lentera Abadi .50% Rupiah US Dollar deposits 4. PIUTANG USAHA Piutang usaha terdiri dari: 2009 Pihak ketiga Rupiah .598 21.Aempire Resources .50% 4.PT Indonesia Power .Queda Corporation .064 Less: Provision for doubtful accounts 939. CASH AND CASH EQUIVALENTS (continued) The interest rates of the above time deposits are as follows: 2008 10.376.PT Okyloe Indonesia .729 8.086 39.460 Total account receivable .068.405 15.740 21.PT Titian Bina Kenari .PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/20 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.161 39. 5. TRADE RECEIVABLES Trade receivables consist of: 2008 Third Parties Rupiah PT Risna Karya Wardhana PT Artha Aneka Samudera PT Duta Angkasa Raya Others (each below 5.074 21.833 22.293 Related parties Rupiah PT Indonesia Power PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) PT Semen Baturaja US Dollars PT Timah (Persero) Tbk - 5.PT Risna Karya Wardhana .090 63.PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) .624 Jumlah piutang usaha 1.759 44.00% 3.114 332.PT Artha Aneka Samudera .309 25.PT Semen Baturaja Dolar Amerika Serikat .Lain-lain (masing-masing di bawah 5.Coal Orbis AG . Dragon Energi PT Okyloe Indonesia Idemitsu Kosan. Refer to Note 27 for details of related party balances and transactions.994 1.610 31.596 44.338 34.Nissho Iwai Co.Lianex Corporation .PT Timah (Persero) Tbk (48.495 101.00% Lihat Catatan 27 untuk rincian saldo dan transaksi dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa.FDK Resources .575 35.PT Duta Angkasa Raya .83% – 12.345 Dikurangi: Penyisihan piutang tidak tertagih Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Rupiah .138) 427.Dragon Energi .412 9.971 9.117 45.757 475.778 13.805 50.406 4. Co Ltd PT Tiga Lentera Abadi PT Sinar Bentala Abadi PT Titian Bina Kenari Queda Corporation FDK Resources Nomura Trading Others (each below 5.05% – 5.

BERSIH Akun ini terdiri dari Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”) dibayar di muka.205 241.890) 409. prepaid expenses.905 (24.152 402. ASET LANCAR LAINNYA. PIUTANG USAHA (lanjutan) Analisis umur piutang usaha adalah sebagai berikut: 2009 Jatuh tempo < 30 hari Jatuh tempo 30 – 60 hari Jatuh tempo 60 – 180 hari Jatuh tempo > 180 hari Dikurangi: Penyisihan piutang tidak tertagih 980. OTHER CURRENT ASSETS. unless otherwise stated ) 5.400. biaya dibayar di muka.376. INVENTORIES Inventories consist of the following: 2008 352. uang muka dan piutang non-operasional lainnya setelah dikurangi penyisihan.968 156.792 33.138) 1. manajemen Grup berkeyakinan bahwa nilai penyisihan piutang tidak tertagih telah memadai untuk menutup kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang. NET This account consists of Value Added Tax (“VAT”).231 18.370) 48. TRADE RECEIVABLES (continued) The aging analysis of trade receivables is as follows: 2008 819.227 (6. 6. the overpayment of 2009 corporate income tax of the subsidiary (see Note 13a). the Group’s management believes that the provision for doubtful accounts is adequate to cover possible losses from the noncollection of the accounts.138 24.040 Less: Provision for obsolete inventories Coal inventories Material and spare parts .050 Provision for doubtful accounts – beginning Doubtful accounts expense Proceeds from doubtful accounts Provision for doubtful accounts – ending Overdue < 30 days Overdue 30 – 60 days Overdue 60 – 180 days Overdue > 180 days Less: Provision for doubtful accounts 5.515 91.109 8.221) 420. Lihat Catatan 27 untuk rincian saldo dan transaksi dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa.424 171.791 (25. net of provision.598 (48. advances and nonoperational receivables.539. 823 435. 6. 7.460 Perubahan penyisihan piutang tidak tertagih adalah sebagai berikut: 2009 Penyisihan piutang tidak tertagih – awal Beban penyisihan piutang tidak tertagih Penerimaan kembali atas piutang tidak tertagih Penyisihan piutang tidak tertagih – akhir 24. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. Based on a review of the status of the individual trade receivable accounts at the end of the years.281 30.281) 1.220 1.746 444.001 1.600 284.261 (24.491.901 7. kelebihan pembayaran pajak badan anak perusahaan tahun 2009 (lihat Catatan 13a).PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/21 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.281 Berdasarkan hasil penelaahan dari masing-masing akun piutang usaha pada akhir tahun. See Note 27 for details of related party balances and transactions. PERSEDIAAN Persediaan terdiri dari: 2009 Persediaan batubara Perlengkapan dan suku cadang Dikurangi: Penyisihan persediaan usang 278.624 Changes in the amounts of the provision for doubtful accounts are as follows: 2008 6.

6 trilyun dengan total klaim setinggi-tingginya sebesar US$ 3 juta untuk setiap pengiriman batubara. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. INVESTASI PADA PERUSAHAAN ASOSIASI Akun ini terdiri dari investasi pada PT Bukit Pembangkit Innovative (“BPI”) dengan persentase kepemilikan sebesar 41%.352) 121.062 (3. Beginning balance Additional paid-in capital Equity in net (loss)/income . PERSEDIAAN (lanjutan) Mutasi penyisihan untuk persediaan usang adalah sebagai berikut: 2009 Saldo awal Perubahan selama tahun berjalan: Penyisihan/(penghapusan) persediaan usang Saldo akhir 24.710 Pada tanggal 5 Agustus 2008.019 41.000 1.276 (55) 24. untuk periode 15 Desember 2008 sampai dengan 15 Desember 2011 telah diasuransikan pada PT Tugu Pratama Indonesia dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 3. with the sum insured amounting to Rp 3. Coal inventories in transit under the Company’s responsibility from Tarahan and Kertapati ports to Steam Generated Power Plant (“PLTU”) Suralaya and from and to other loading areas for period 15 December 2008 to 15 December 2011. Materials and spare parts stored in the warehouse are covered under fire insurance together with certain fixed assets from PT Tugu Pratama Indonesia. Management believes that the insurance is adequate to cover possible losses arising from inventories losses and related risks. Persediaan perlengkapan dan suku cadang yang ditempatkan di gudang telah diasuransikan pada PT Tugu Pratama Indonesia dalam bentuk asuransi All Risk bersama-sama dengan aset tetap tertentu. 8. Below is movement of investment in BPI: 2008 83.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/22 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. Perusahaan melakukan investasi untuk memperoleh 10% kepemilikan atas saham PT Transpacific Railway Infrastructure (“TRI”) dengan jumlah modal disetor sebesar Rp 910 juta.6 trillion with a maximum total claim of US$ 3 million per coal shipment. Berikut adalah mutasi investasi pada BPI : 2009 Saldo awal Tambahan setoran modal Bagian (rugi)/laba bersih 125. INVENTORIES (continued) Movement in provision for obsolete inventory is as follows: 2008 24.221 Beginning balances Movement during the year: Provision for/(write off) obsolete inventories Ending balances 7.043 125. 8.062 On 5 August 2008. INVESTMENTS IN ASSOCIATED COMPANIES This account consists of investment in PT Bukit Pembangkit Innovative (“BPI”) with the ownership of 41%. Nilai pertanggungan persediaan adalah sebesar Rp 91 milyar (lihat Catatan 9). the Company made an investment to obtain 10% ownership of PT Transpacific Railway Infrastructure (“TRI”) with total paid in capital of Rp 910 million. are covered by insurance policies from PT Tugu Pratama Indonesia.669 25.221 1. The sum insured for inventory is Rp 91 billion (See Note 9). yang masih merupakan tanggung jawab Perusahaan dari Pelabuhan Tarahan dan Dermaga Kertapati ke Pembangkit Listrik Tenaga Uap (“PLTU”) Suralaya maupun dari pelabuhan dan ke dermaga lainnya. unless otherwise stated ) 7.890 Persediaan batubara dalam perjalanan. Manajemen berkeyakinan bahwa asuransi telah memadai untuk menutup kemungkinan kerugian yang terjadi dari risiko kehilangan persediaan dan risiko-risiko lain yang berhubungan.

186 25.919 26.636) 78.498) 371.571 158.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/23 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.591 (160) (114) (326) (16.157 45.213 1.528) (2.162 1.226 2.183) (16.385.231) (2.499 20.919 33. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.297 36.671 57.403 263.878) (39.426.021 Akumulasi penyusutan Bangunan Mesin dan peralatan Kendaraan Peralatan kantor dan rumah sakit (203.186 25. FIXED ASSETS Fixed assets consist of the following: 9.650 1.133 278.351) (734.325 945.042 20.817) 160 114 326 600 (213.640) (7.963 2.669) (13.180) (53.004 58.122 14.965 (30.064 944.213 .932 Book value Saldo awal/ Beginning balance Harga perolehan Tanah Bangunan Mesin dan peralatan Kendaraan Peralatan kantor dan rumah sakit Aset tetap dalam penyelesaian 31 Desember/December 2008 Pemindahan/ pengurangan/ Penambahan/ Transfers/ Additions disposals Saldo akhir/ Ending balance Cost Land Buildings Machinery and equipment Vehicles Office and hospital equipment Construction in progress 26.257 56.652) (35.229) (773.884 82.593) (51.299 22.356 54.730 15.064 944.281) (9.261 1.001.179) (50.617 15 2.217) (2.054.162 1.523 Accumulated depreciation Buildings Machinery and equipment Vehicles Office and hospital equipment Nilai buku 383.042 20.498 251.403 263.356 54.033) (87.611) (7.483) (4.164 30.082) (1.624 1.783) 80.936) (1. ASET TETAP Aset tetap terdiri dari: Saldo awal/ Beginning balance Harga perolehan Tanah Bangunan Mesin dan peralatan Kendaraan Peralatan kantor dan rumah sakit Aset tetap dalam penyelesaian 31 Desember/December 2009 Pemindahan/ pengurangan/ Penambahan/ Transfers/ Additions disposals Saldo akhir/ Ending balance Cost Land Buildings Machinery and equipment Vehicles Office and hospital equipment Construction in progress 78.540 921. unless otherwise stated ) 9.313.385.740) (15.

377) (15. .953 M2) with “Hak Guna Bangunan” titles.438 466 53. were insured with PT Tugu Pratama Indonesia for property all risks with the sum insured amounting to Rp 2. Pelabuhan Tarahan.702) (691. Dermaga Teluk Bayur.179) (50.953 M2) dengan sertifikat Hak Guna Bangunan dengan sisa masa manfaat antara 8 sampai dengan 24 tahun dan dapat diperpanjang.611 7. Cost of sales Operating expenses Deferred exploration expenses Harga pokok penjualan Beban usaha Beban eksplorasi yang ditangguhkan 26.9 trilyun untuk periode 30 Nopember 2009 sampai dengan 30 Nopember 2010. including the main mining equipment located in the Tanjung Enim Mine Area. FIXED ASSETS (continued) Saldo akhir/ Ending balance Accumulated depreciation Buildings Machinery and equipment Vehicles Office and hospital equipment 9.341 The Company has 95 parcels of land (2.639 22. Tarahan Port.640 7.341) 2. As at 31 December 2009.364.817 Perusahaan mempunyai 95 bidang tanah (seluas 2. Kertapati Jetty.321) (5. Teluk Bayur Jetty. Dermaga Kertapati.133 475 70.289) (50. Lampung business unit and Coal Briquette Unit.001.469) (51.733 35.932 Nilai buku Penyusutan dibebankan ke: 360.351) (734.281) 383.364.913 26.571 Book value Depreciation has been charged to: 2009 2008 34. certain fixed assets.9 trillion for the period from 30 November 2009 to 30 November 2010.669) (13. Unit Usaha Lampung dan Unit Briket Batubara telah diasuransikan pada PT Tugu Pratama Indonesia untuk property all risks dengan jumlah pertanggungan sebesar Rp 2. ASET TETAP (lanjutan) Saldo awal/ Beginning balance 31 Desember/December 2008 Pemindahan/ pengurangan/ Penambahan/ Transfers/ Additions disposals Akumulasi penyusutan Bangunan Mesin dan peralatan Kendaraan Peralatan kantor dan rumah sakit (194. Ombilin Mine Area.373 (203.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/24 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. Pada tanggal 31 Desember 2009.775) (2. aset tetap tertentu termasuk alat tambang utama yang berada di Area Pertambangan Tanjung Enim.956) (70. unless otherwise stated ) 9. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.483 4. Area Pertambangan Ombilin. which have remaining terms ranging from 8 to 24 years and are extendable upon their expiration.313) (11.082) (1.765) (953.

815 5% .96% 8.717 3.347 25.125 16.162 Others (each below 5% of construction in progress) Book value . Aset dalam penyelesaian merupakan proyek yang masih belum selesai pada tanggal neraca: 31 Desember/December 2009 Aset dalam penyelesaian yang belum selesai pada tanggal neraca GOR Tanjung Enim Lapangan tenis indoor basecamp Lapangan golf base camp tahap II Pembebasan Lahan Lain-lain (masingmasing di bawah 5% dari nilai aset dalam penyelesaian) Nilai buku Persentase penyelesaian/ Percentage of completion 70% 95% 95% 95% Estimasi tanggal penyelesaian/ Estimated completion date Maret/March 2010 Maret/March 2010 Pebruari/February 2010 Juni/June 2010 Januari 2010 – Maret 2010/ January 2010 – March 2010 Constructions in progress that have not been completed at the balance sheet date Sport center Tanjung Enim Tennis i ndoor court basecamp Golf course phase II Land compensation Akumulasi biaya/ Accumulated costs 6. Construction in progress represents projects that have not been completed at the balance sheet date: 9.815 5% . unless otherwise stated ) 9. FIXED ASSETS (continued) Management believes that the insurance coverage is adequate to cover possible losses arising from such risks.650 Others (each below 5% of construction in progress) Book value 31 Desember/December 2008 Aset dalam penyelesaian yang belum selesai pada tanggal neraca Pembebasan Lahan Lain-lain (masingmasing di bawah 5% dari nilai aset dalam penyelesaian) Nilai buku Persentase penyelesaian/ Percentage of completion 95% Estimasi tanggal penyelesaian/ Estimated completion date Juni/June 2010 Januari 2010 – Maret 2010/ January 2010 – March 2010 Constructions in progress that have not been completed at the balance sheet date Land compensation Akumulasi biaya/ Accumulated costs 16. ASET TETAP (lanjutan) Manajemen berkeyakinan bahwa asuransi tersebut sudah memadai untuk menutup kemungkinan kerugian yang terjadi akibat risiko-risiko yang mungkin terjadi. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.96% 15.094 45.899 3.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/25 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.

757 - 46.656 9.662 169.Palaran BBK .Muara Tiga Besar .036 13.959 217.686 9.Banko Tengah .614 2.662 169.808 10. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.Bukit Kendi 4.608 9.793 2.Air Laya .484 12.519 34.757 - - 25.515 3.943 - 37.867 Akumulasi amortisasi Perusahaan .201 4.Muara Tiga Besar .Bukit Kendi Areas with proven reserves Acquisition cost The Company Muara Tiga Besar Banko Tengah Banko Barat Air Laya Peranap .499 - 111.Riau IPC .Riau IPC Palaran BBK Bukit Kendi - 37.662 19.001 8.793 94.Riau IPC Palaran BBK Bukit Kendi - 9.187 73.551 17.994 6.161 90.Banko Barat .Peranap .Riau - 29.046 321.Riau Penambahan/ Additions Pelepasan/ Disposals Saldo akhir/ Ending balance Areas with proven reserves Acquisition cost The Company Muara Tiga Besar Banko Tengah Banko Barat Air Laya Peranap .627 - 20.959 2.939 323.Palaran BBK .Peranap .316 2.959 778 232.821 Net book value 31 Desember/December 2008 Saldo awal/ Beginning balance Area yang telah menemukan cadangan terbukti Nilai perolehan Perusahaan .994 6. unless otherwise stated ) 10.289 Nilai buku bersih 254.Banko Barat .837 5.074 - 9. BEBAN EKSPLORASI TANGGUHAN DAN PENGEMBANGAN 31 Desember/December 2009 Saldo awal/ Beginning balance Penambahan/ Additions Pelepasan/ Disposals Saldo akhir/ Ending balance Area yang telah menemukan cadangan terbukti Nilai perolehan Perusahaan .662 273.504 26.959 778 232.Banko Tengah .Air Laya .Banko Barat .Riau IPC .Banko Tengah .857 778 15.805 169.920 26.Muara Tiga Besar .662 367.575 3.662 - - 9.944 31. DEFERRED EXPLORATION EXPENDITURE AND DEVELOPMENT 10.551 17.Air Laya .Peranap .978 169.035 29.384 - Accumulated amortisation The Company Muara Tiga Besar Banko Tengah Banko Barat Air Laya Peranap .576 36.944 .971 4.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/26 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.

423 69. BEBAN EKSPLORASI TANGGUHAN (lanjutan) DAN PENGEMBANGAN 31 Desember/December 2008 Saldo awal/ Beginning balance Nilai perolehan IPC .PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/27 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.187 9.Palaran BBK . unless otherwise stated ) 10.Muara Tiga Besar .199 6.792 - 273.190 Related parties Rupiah Jumlah hutang usaha 58.627 - - 9.793 Accumulated amortisation The Company Muara Tiga Besar Banko Tengah Banko Barat Air Laya Peranap .662 - 9.505 6.423 6.001 Akumulasi amortisasi Perusahaan . kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.662 - 31.982 Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Rupiah 11.115 4.Palaran BBK .Banko Barat .Peranap .119 - 19.971 4.656 9. TRADE PAYABLES Trade payables consist of the following: 2008 55.115 6.767 Third party Rupiah US Dollars Euro Singapore Dollars 4.504 Net book value 11.408 277 53.831 13.289 254.Riau IPC Palaran BBK Bukit Kendi - 4.Banko Tengah .457 3.297 5.457 - - 4.Air Laya .662 6.170 - 3. DEFERRED EXPLORATION EXPENDITURE (continued) AND DEVELOPMENT 10. HUTANG USAHA Hutang usaha terdiri dari: 2009 Pihak ketiga Rupiah Dolar Amerika Serikat Euro Dolar Singapura 48.187 9.Bukit Kendi Penambahan/ Additions Pelepasan/ Disposals Saldo akhir/ Ending balance Acquisition cost IPC Palaran BBK Bukit Kendi - - 31.Riau IPC .662 217.097 Total trade payables .971 1.170 Nilai buku bersih 210.994 147 121 62.Bukit Kendi 56.

838 b. Lihat Catatan 27 untuk rincian saldo dan transaksi pihak yang memiliki hubungan istimewa.558 9.565 The Company Income tax Article 21 Article 23/26 Article 25 Article 29 VAT .152 Production fee Employee bonus and tantiem Coal railway services Third party services Shipping and freight Heavy equipment rent Coal handling at port Demurrage Others (each below Rp 20.665 305.567 102.486 428.2009 .838 2. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. 12.100 165. Pajak dibayar dimuka 2009 Perusahaan Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”) Anak Perusahaan Kelebihan pembayaran pajak badan . ACCRUED EXPENSES Accrued expenses consist of the following: 2008 181.647 22. unless otherwise stated ) 11.161 27. BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR Biaya yang masih harus dibayar terdiri dari: 2009 Iuran produksi Bonus karyawan dan tantiem Jasa angkutan kereta api Jasa pihak ketiga Jasa angkutan kapal Sewa alat berat Jasa dermaga Denda keterlambatan kapal Lainnya (masing-masing di bawah Rp 20.530 111.194 17.067 1.077 97.763 128. TRADE PAYABLES (continued) The trade payables arose from purchase of goods and services. All trade payables are current.310 2. Hutang pajak 2009 Perusahaan Pajak penghasilan Pasal 21 Pasal 23/26 Pasal 25 Pasal 29 PPN 47.000) 173.000 ) 13. Prepaid taxes 2008 The Company Value Added Tax (“VAT”) Subsidiaries Overpayment of corporate income tax 2009 – 2007 – 761 - 11.672 461.035 23.827 644.549 12.505 65. Tidak terdapat hutang kepada pihak ketiga yang nilainya memerlukan penyajian terpisah.228 789.261 27. 214 53.331 334 543. TAXATION a.2007 13. Refer to Note 27 for details of related party balances and transactions. PERPAJAKAN a. Taxes payable 2008 b.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/28 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.676 65.379 58.348 62. HUTANG USAHA (lanjutan) Hutang usaha berasal dari pembelian barang dan jasa. Semua hutang usaha berstatus lancar.471 68.936 2. There are no payables to third parties which require separate disclosure.145 89. 11.369 12.337 36.

549 826.153) 5.762.007 (9.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/29 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.Tangguhan 6.Tangguhan 1.Kini .604 31.096 562.110. Hutang pajak (lanjutan) 2009 Anak Perusahaan Pajak penghasilan Pasal 15 Pasal 21 Pasal 23/26 Pasal 29 PPN 13. Income tax expense 2008 803.672 Consolidated profit before income tax Less: Profit/(loss) before income tax of subsidiaries Profit before income tax of the Company 16.661 c.072) 1.395 223 17.551. Beban pajak penghasilan 431.027. kecuali dinyatakan lain) 13.225) 1.731 (77.429 (20. NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.002 The Company Current Deferred - Subsidiaries Current Deferred - Consolidated Current Deferred - The calculation of current income tax is as follows: 2008 2.561.Kini .033 11.055 Jumlah hutang pajak c.648) 2. Taxes payable (continued) 2008 Subsidiaries Income tax Article 15 Article 21 Article 23/26 Article 29 VAT 2.675 Perhitungan pajak penghasilan badan kini adalah sebagai berikut: 2009 Laba sebelum pajak penghasilan konsolidasian Dikurangi: Laba/(rugi) sebelum pajak penghasilan anak perusahaan Laba sebelum pajak penghasilan Perusahaan 3.320 .016 Konsolidasian .659 Anak Perusahaan .902 835.Tangguhan 1.995 3.032.745.506 22.016 196 1.169 (1.390 490 127 9 3.279 3 19.900 (78. PERPAJAKAN (lanjutan) b. unless otherwise stated ) TAXATION (continued) b. 230 Total taxes payable 2009 Perusahaan .880) 1.104.022 837.Kini .

604 (342.648) 2. PERPAJAKAN (lanjutan) c.897 and mine closure 102. The reconciliation between income tax expense and the theoretical tax amount on the Company’s profit before income tax is as follows: 2008 Consolidated profit before income tax Less: Profit/(loss)before income tax of subsidiaries Profit before income tax of the Company Income tax expense calculated at 28% (2008: 30%) 3.828) 2.945.561.678. Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan dengan hasil perkalian laba akuntansi sebelum pajak penghasilan dengan tarif pajak yang berlaku adalah sebagai berikut: 2009 Laba sebelum pajak penghasilan konsolidasian Dikurangi: Laba/(rugi) sebelum pajak penghasilan anak perusahaan Laba sebelum pajak penghasilan Perusahaan Pajak dihitung pada tarif 28% (2008: 30%) Current income tax computations are based on estimated taxable income. 486 461.048.343 (107.017 (55. unless otherwise stated ) 13.762. TAXATION (continued) c.104.731 (799.603 25.995 3.334 (107. Income tax expense (continued) 2008 Temporary differences Provision for environmental reclamation 23. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.467 1.561 Provision for doubtful accounts Provision for non-productive assets Provision for obsolete inventory Total timing differences Permanent differences Employee benefits in kind Donations Income subject to final tax Share in net loss/(income) of associate Others 13.002 16.745.551.331 Perhitungan beban pajak penghasilan kini dilakukan berdasarkan taksiran pendapatan kena pajak. Beban pajak penghasilan (lanjutan) 2009 Perbedaan waktu Penyisihan reklamasi lingkungan dan penutupan tambang Penyisihan imbalan kerja Perbedaan nilai buku aset tetap komersial dan fiskal Amortisasi beban ekplorasi dan pengembangan tangguhan Penyisihan untuk piutang tidak tertagih Penyisihan untuk aset tidak digunakan dalam operasi Penyisihan untuk persediaan usang Jumlah beda waktu Perbedaan tetap Beban kesejahteraan karyawan Sumbangan Pendapatan kena pajak final Bagian rugi/(laba) bersih dari perusahaan asosiasi Lain-lain 29.903) 3.099 tax net book value of fixed assets Amortisation of deferred exploration and development expenditures 4.245) 2.320 768.682 803.352 49.364 (199.602 2.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/30 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.007 1.457) (1.(Perusahaan) Beban pajak penghasilankini (Perusahaan) Dikurangi pembayaran pajak dimuka (Perusahaan) Kurang bayar pajak penghasilan badan (Perusahaan) 3. The amounts may be adjusted when annual tax return is filed to the Directorate General of Tax (“DGT”).027 728 172.941 10.396 .547 16 887 308.043) 40.796 236.288 6.273) Estimated Taxable Income (the Company) Income tax expense-current (the Company) Less prepaid taxes (the Company) Underpayment of corporate income tax (the Company) 305.439 15.025 33.889 Provision for employee benefit Difference between commercial and 18.921 22. Nilai tersebut mungkin disesuaikan ketika SPT Tahunan disampaikan ke Direktorat Jenderal Pajak (“DJP”).199) Taksiran pendapatan kena pajak .672 (9.

039 250.886 171.668 5.016 1.708 (49.887 59.249 13.251 2. Beban pajak penghasilan (lanjutan) 2009 Tambah/(kurang): Perbedaan tetap Beban kesejahteraan karyawan Sumbangan Pendapatan kena pajak final Bagian rugi/(laba) bersih dari perusahaan asosiasi Penyesuaian terkait dengan perubahan tarif pajak Penyesuaian pajak tangguhan tahun sebelumnya Lain-lain 1.281 mine closure Provision for obsolete 6.110 835.780 (49.428 3.745 45.103 (32.475 accounts Amortisation of deferred exploration and development 3.828 3. unless otherwise stated ) 13. bersih 35.687 9. Aset/(kewajiban) pajak tangguhan Dibebankan pada laporan laba rugi konsolidasian/ Charge to Consolidated statement of income 7.205 benefit 275. Pajak penghasilan Perusahaan Pajak penghasilan anak perusahaan 1.054 198.787 value of fixed assets Provision for doubtful 3.675 Income tax expense of the Company Income tax expense of subsidiaries d.473 inventory Provision for non 2.032.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/31 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.943) 882 3. net 145.055 d.973) 939 9.359 - Deferred tax assets/(liabilities) 2008 Penyisihan reklamasi lingkungan dan penutupan tambang Penyisihan untuk persediaan usang Penyisihan aset tidak produktif Perbedaan nilai buku aset tetap komersial dan fiskal Penyisihan piutang tidak tertagih Amortisasi beban ekplorasi dan pengembangan tangguhan Penyisihan imbalan kerja Aset pajak tangguhan Perusahaan Kewajiban pajak tangguhan Perusahaan Aset pajak tangguhan anak perusahaan Aset pajak tangguhan.005 67.925 12. TAXATION (continued) c.813 (20.151 77. PERPAJAKAN (lanjutan) c.506 1.549 837.672 productive assets Difference between commercial and tax net book 11. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.766) 22.053 Deferred tax assets the Company Deferred tax liabilities the Company Deferred tax assets subsidiaries Deferred tax assets.027.475 Lain-lain/ Others - 2009 Provision for environmental reclamation and 43.832 6.887 expendi tures Provision for employee 204. Income tax expense (continued) 2008 Add/(less): Permanent differences Employee benefits in kind Donations Income subject to final tax Share in net loss/(income) of associate Adjustment related to change in tax rate Adjustment of deferred tax on previous years Others 13.237) (313) 37.072 1.153 - .766) 24.449 222 4 6.342 (55.659 5.

7 billion). Penurunan tarif pajak ini tidak akan mempengaruhi saldo pajak tangguhan yang diharapkan akan dipulihkan sebelum 1 Januari 2009. Impact of New Corporate Tax Rate Enacted Pada 3 September 2008.832 mine closure Provision for obsolete 6. it will have an impact on subsequent reversals. Jumlah tersebut telah dibukukan dalam laporan keuangan konsolidasian ini.766) - 2008 Provision for environmental reclamation and 35. net Baru Pajak e.708 (49.428 value of fixed assets Provision for doubtful 3.886 171. On 3 September 2008.766) 22.902) 20. TAXATION (continued) d.9 billion (2008: Rp 37. .828 Deferred tax assets the Company Deferred tax liabilities the Company Deferred tax assets subsidiaries Deferred tax assets. These amendments were signed into law by the President on 23 September 2008 and hence are considered enacted. Aset/(kewajiban) pajak tangguhan (lanjutan) 2007 Penyisihan reklamasi lingkungan dan penutupan tambang Penyisihan persediaan usang Penyisihan aset tidak produktif Perbedaan nilai buku aset tetap komersial dan fiskal Penyisihan piutang tidak tertagih Penyisihan imbalan kerja Aset pajak tangguhan Perusahaan Kewajiban pajak tangguhan Perusahaan Aset pajak tangguhan anak perusahaan Aset pajak tangguhan.283 11. The reduction in tax rates does not have an impact on deferred tax balances that are expected to reverse prior to 1 January 2009.668 assets Difference between commercial and tax net book 5. Undang-Undang ini kemudian ditandatangani Presiden pada tanggal 23 September 2008. tapi akan mempengaruhi periode pemulihan tahun -tahun berikutnya. However.985 230. unless otherwise stated ) 13.9 millyar (2008: Rp 37. The Company has performed an analysis of the periods in which its deferred tax assets and liabilities will reverse and has revalued its deferred tax assets and liabilities accordingly. Deferred tax assets/(liabilities) (continued) 13.830 7.880 Lain-lain/ Others (49. Perusahaan telah melakukan analisis terhadap periode dimana aset dan kewajiban pajak tangguhan akan dipulihkan dan telah melakukan penilaian kembali terhadap aset dan kewajiban pajak tangguhan tersebut.793) 782 (2.616 Tarif Dibebankan pada laporan laba rugi konsolidasian/ Charge to consolidated statement of income 2 (1. the House of Representatives approved amendments to the income tax law.598 25. This amount has been reflected in these consolidated financial statements.032) (8.006 232. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. PERPAJAKAN (lanjutan) d. Salah satu dari perubahan tersebut mengatur tentang tarif pajak penghasilan badan yang ditetapkan pada tarif tetap sebesar 28% dimulai sejak 1 Januari 2009 dan kemudian dikurangi menjadi 25% sejak 1 Januari 2010. One of these amendments stipulates that income tax for corporations will be set at a flat rate of 28% commencing on 1 January 2009 and further reduced to 25% from 1 January 2010. Dampaknya adalah pengurangan terhadap saldo aset pajak tangguhan 31 Desember 2009 sebesar Rp 9. Dewan Perwakilan Rakyat menyetujui perubahan Undang-Undang pajak penghasilan.930) (19.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/32 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. The net impact is a reduction in the balance of the net deferred tax assets as at 31 December 2009 of Rp 9. bersih e.221 2. Dampak Pemberlakuan Penghasilan Badan 35.251 inventory Provision for non productive 2. sehingga telah dianggap berlaku.931) (31.054 benefit 198.693 147.475 accounts Provision for employee 145.7 milyar).610 2.

638 (6.475 Jumlah penyisihan/Total provision .268) 1.974 12. or until the end of 2013. dan membayar sendiri jumlah pajak yang terhutang. atau akhir tahun 2013.742) 56. PERPAJAKAN (lanjutan) f. Penyisihan telah dilakukan Perusahaan atas biaya reklamasi lingkungan dan penutupan tambang yang berhubungan dengan reklamasi dan bagian biaya penutupan tambang pada saat berakhirnya masa tambang. DGT may assess or amend taxes within ten years of the time the tax becomes due.031 46.447 145.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/33 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.309 49. 13.965 (4. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.349 174. perusahaan yang berada di dalam Grup menghitung. There are new rules applicable to the fiscal year 2008 and subsequent years stipulating that the DGT may assess or amend taxes within five years of the time the tax becomes due. the companies within the Group submit tax returns on the basis of self assessment.129) (18. DJP dapat menetapkan dan mengubah kewajiban pajak dalam batas waktu sepuluh tahun sejak tanggal terhutangnya pajak.322 (3.969 (nilai penuh)) sesuai dengan kebijakan pada Catatan 2i. PENYISIHAN REKLAMASI PENUTUPAN TAMBANG LINGKUNGAN DAN 14.457) (3.729 56.940) 46. whichever is earlier. rehabilitation and other mine closure costs for Unit Pertambangan Tanjung Enim (“UPT”) is Rp 4.162 5.409 - - 5. Mutasi nilai penyisihan untuk biaya restorasi dan penutupan tambang adalah sebagai berikut: Movements in the provision for restoration and mine closure costs were as follows: Nama/ Name KP eksploitasi/ exploitation Airlaya KP eksploitasi/ exploitation MTBU/MTBS KP eksploitasi/ exploitation Banko Barat KP eksploitasi/ exploitation Sawah Lunto KP eksploitasi/ exploitation Bukit Kendi Lokasi/ Location Tanjung Enim Sumatera Selatan/ South Sumatera Tanjung Enim Sumatera Selatan/ South Sumatera Tanjung Enim Sumatera Selatan/ South Sumatera Ombilin Sumatera Barat/ West Sumatera Tanjung Enim Sumatera Selatan/ South Sumatera Penyisihan reklamasi lingkungan dan penutupan tambang/ Provision for environmental reclamation and mine closure Saldo awal Saldo Akhir 31 Desember Pengurangan 31 Desember 2008/Beginning (Amortisasi)/ 2009/Ending balance as at 31 Penambahan/ Deduction balance as at 31 December 2008 Addition (amorti sation) December 2009 31.246 65. Administrasi Berdasarkan peraturan perpajakan Indonesia.969 (full amount)) which is being accrued over the life of the mine in accordance with the policy described in Note 2i. unless otherwise stated ) 13. Administration Under the taxation laws of Indonesia.082 (full amount) per tonne of coal produced for the period ended 31 December 2009 (2008: Rp 3. Ketentuan baru yang diberlakukan terhadap tahun pajak 2008 dan tahuntahun selanjutnya menentukan bahwa DJP dapat menetapkan dan mengubah kewajiban pajak tersebut dalam batas waktu lima tahun sejak saat terhutangnya pajak.611 21. Estimasi manajemen atas jumlah biaya restorasi. PROVISION FOR ENVIRONMENTAL RECLAMATION AND MINE CLOSURE The provision for reclamation and mine closure costs relates to the accrued portion of the reclamation and closure costs to be incurred over the life of the mine.582 9. Management’s current estimation of the total restoration.778 3.082 (nilai penuh) per ton batubara yang dihasilkan untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2009 (2008: Rp 3. mana yang lebih awal. rehabilitasi dan biaya penutupan tambang lainnya untuk Unit Pertambangan Tanjung Enim (“UPT”) adalah sebesar Rp 4. 14. TAXATION (continued) f. menetapkan.409 2.

PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/34 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.209 24.779 .729 45. PENYISIHAN REKLAMASI LINGKUNGAN DAN PENUTUPAN TAMBANG (lanjutan) Nama/ Name KP eksploitasi/ exploitation Airlaya KP eksploitasi/ exploitation MTBU/MTBS KP eksploitasi/ exploitation Banko Barat KP eksploitasi/ exploitation Sawah Lunto KP eksploitasi Exploitation/ Bukit Kendi Lokasi/ Location Tanjung Enim Sumatera Selatan/ South Sumatera Tanjung Enim Sumatera Selatan/ South Sumatera Tanjung Enim Sumatera Selatan/ South Sumatera Ombilin Sumatera Barat/ West Sumatera Tanjung Enim Sumatera Selatan/ South Sumatera Penyisihan reklamasi lingkungan dan penutupan tambang/ Provision for environmental reclamation and mine closure Saldo awal Saldo Akhir 31 Desember Pengurangan 31 Desember 2007/Beginning (Amortisasi)/ 2008/Ending balance as at 31 Penambahan/ Deduction balance as at 31 December 2007 Addition (amorti sation) December 2008 32.475 Balance at beginning of year Provision made during the year Reduction in provision Restoration expenditure during the year Provision at the end of the year Less: Current maturities of long-term liabilities Provision for environmental reclamation and mine closure – long-term 23.420 12.474 553. unless otherwise stated ) 14. 15.097) 145.555 9.018 2008 122.582 5.447 145.097) 2.070) (11) 56.778 Jumlah penyisihan/Total provision Saldo penyisihan awal tahun Penyisihan pada tahun berjalan Pengurangan provisi Beban restorasi yang terjadi pada tahun berjalan Saldo penyisihan akhir tahun Dikurangi: Bagian kewajiban jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun Penyisihan reklamasi lingkungan dan penutupan tambang – jangka panjang 145.266 120.778 46.034 37.176 36. EMPLOYEE BENEFITS 2008 584. IMBALAN KERJA 2009 Kewajiban imbalan kerja Dikurangi: Bagian kewajiban jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun Imbalan kerja – jangka panjang 816. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.778 (3.930 151.268) 174.446 (9.611 49.857 37.282 5.018 (14.409 3.424 122.857 2009 2.168 13.965 (18.025 759.817 15.792 30.733) (272) 31. Management believes that the provision is adequate to cover the liability that will arise at mine closure.370 - (1.848 Manajemen berkeyakinan bahwa pencadangan yang dilakukan telah mencukupi taksiran kewajiban yang akan timbul pada saat realisasi penutupan tambang.253 Employee benefit obligation Less: Current maturities of long-term liabilities Employee benefits – long-term 57. PROVISION FOR ENVIRONMENTAL RECLAMATION AND MINE CLOSURE (continued) 14.011) (14.

418 93.723 Biaya jasa lalu yang belum diakui 65.723 65.346) statements of income Benefits and 49.241 Kewajiban di neraca konsolidasian (728.341) - (54. other post-employment benefits and other longterm benefits.410) - (584.757) (88. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.253) End of the period .299 8.045 (39.460 - 4.496) - (1.001) (463.170) (54.647) (108. an independent actuary with its report dated 23 February 2010.693 137. aktuaris independen melalui laporannya bertanggal 23 Pebruari 2010.751) Beginning of the year Reclassification in 2009 Death allowance Retirement award Total expenses charged to the consolidated (137.278 (88. unless otherwise stated ) 15.394) 74.383) 43. pasca kerja lainnya dan imbalan jangka panjang lainnya.631) 280.647) (529. The following table summarises the obligation.170) (28.486 96.253) Beban imbalan kerja Biaya jasa kini Biaya bunga Hasil aset program yang diharapkan Kerugian aktuaria bersih yang diakui Biaya jasa lalu 28.471 ) (816.612 4.960 155.850 Kerugian aktuaria yang belum diakui 728.278 service cost Liability in the consolidated balance sheet Employee benefits expenses Current service cost Interest cost Expected return on plan assets Net actuarial losses recognised Past service cost Kewajiban imbalan kerja Nilai kini kewajiban (1. beban.036 Jumlah Mutasi saldo kewajiban kerja Awal tahun Reklasifikasi 2009 Santunan kematian Penghargaan purnakarya Jumlah biaya yang dibebankan pada laporan laba rugi konsolidasian Imbalan dan iuran yang dibayarkan Pengakuan kerugian dari tahun berjalan Akhir periode 104.874 91.182) Present value of obligation 184.098 9. dan mutasi saldo kewajiban untuk imbalan pensiun.383) (161) 8.471 ) (728. expenses.045 Fair value of plan assets Unrecognised actuarial (39.036 2. EMPLOYEE BENEFITS (continued) The employee benefits obligation as at 31 December 2009 is calculated by PT Dayamandiri Dharmakonsilindo (“DD”).556 9.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/35 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.764 2.170) - (54.891. IMBALAN KERJA (lanjutan) Kewajiban imbalan kerja per 31 Desember 2009 dihitung oleh PT Dayamandiri Dharmakonsilindo (“DD”).965) 4.728 108.496) (155.986 (88.803. Imbalan pensiun dan pasca-kerja lainnya/ Pension and other postemployment benefit 2009 2008 Imbalan jangka panjang lainnya/ Other long-term benefits 2009 2008 Jumlah/ Total 2009 2008 Employee benefits obligations (803.686) 184.965 28.827 26.394) losses Unrecognised past 74.253) - (104.900 (18.728) 64.386) 41.461) Nilai wajar aset program 280.246 (18.970 (529.893 43.600 (146.757) (9.654 21.614 (146.817 ) (584.496) 9.817 ) Movement in the employee benefits obligation (496.304 3.106) 26.571 (24.106) 4.542 - 31.496) (816.654 91.844 contribution paid Recognition of current year loss (584. and movement in the obligation for pension benefits. Tabel berikut ini merupakan ringkasan dari kewajiban.001 (33.464 (24.386 50.850 728.241 (748.874 (54.827 21.693) 69.34 6 Total (529.757) (50.304) (3. 15.960) 7.

unless otherwise stated ) 15.13/2003 (UU No. berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.4 billion (2008: Rp 51. manajemen berkeyakinan bahwa manfaat yang diberikan kepada karyawan yang memenuhi persyaratan telah sesuai dengan ketentuan UU 13/2003. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/36 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. which are sufficient to meet the minimum requirements as set forth in applicable pension regulations. Program baru ini meliputi seluruh karyawan yang memenuhi persyaratan pada saat pensiun berdasarkan masa kerja di Perusahaan dan besarnya penghasilan pada saat karyawan yang bersangkutan pensiun. The Plan is funded through contributions made by the Company and employees. Program ini didanai Perusahaan dan karyawan dan telah sesuai dengan persyaratan minimal yang diatur oleh ketentuan yang berlaku. PT Asuransi Jiwasraya (Persero) The Company has a pension plan which covers substantially all employees at retirement based primarily upon years of service with the Company and remuneration upon retirement. On 25 March 2003. Program ini didanai oleh Perusahaan dan karyawan dengan kontribusi karyawan sebesar 2% dari gaji dasar asuransi.29 milyar untuk periode Nopember 2008 sampai Oktober 2009). In addition. Program ini dibayar dan dinyatakan dalam mata uang Rupiah dan dikelola oleh PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Di samping itu.4 milyar). The Plan is funded through contributions made by the Company and employees.29 billion for the period of November 2008 up to October 2009). . Pension benefits are primarily denominated in Indonesian rupiah and are managed by PT Asuransi Jiwasraya (Persero). The employee’s contibution is 2% from insurance base salary. The actuarial loss on plan assets was Rp 32. Post retirement benefits paid by the Company amounted to Rp 2.96 milyar untuk periode Nopember 2009 sampai Oktober 2010 (Rp 3.13/2003). Imbalan kerja lainnya a.4 milyar (2008: Rp 51. based on Director Decision Letter No. the Company signed the pension fund agreement with “AJB Bumiputera”.4 billion). Pada tanggal 25 Maret 2003. Perusahaan telah memperhitungkan pengaruh dari penerapan Undang-Undang ini dalam Perjanjian Kerja Bersama yang disahkan pada 12 September 2003. Other employee benefits a. the President of the Republic of Indonesia approved the implementation of Labour Law No. Presiden Republik Indonesia telah mengesahkan Undang-Undang Ketenaga Kerjaan Nomor 13/2003 (UU 13/2003). Program pensiun yang telah dibayar oleh Perusahaan berjumlah sebesar Rp 2.96 billion for the period November 2009 up to October 2010 (Rp 3. IMBALAN KERJA (lanjutan) Berikut asumsi pokok aktuaria yang digunakan: Tingkat bunga diskonto untuk jaminan kesehatan dan manfaat pensiun Tingkat bunga diskonto untuk imbalan pasca kerja lainnya Hasil aset program yang diharapkan Kenaikan gaji masa datang Usia rata-rata (tahun) 11% 10% 13. management believes that benefits offerred to its qualified employees are in accordance with UU 13/2003. 37/SK/PTBA/2003. b. The Company has included the impact of this new law in the Collective Labour Agreement which was approved on 12 September 2003.32% 10% 46 Kerugian aktuaria dari aset program adalah Rp 32. AJB Bumiputera On 4 June 2003. AJB Bumiputera Pada tanggal 4 Juni 2003. The new program covers substantially all employees at retirement based primarily upon years of service with the Company and remuneration upon retirement. 37/SK/PTBA/2003. b. Perusahaan menandatangani kontrak program pensiun dengan Asuransi Jiwa Bersama (“AJB”) Bumiputera. PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Perusahaan melaksanakan program pensiun yang meliputi keseluruhan karyawan yang memenuhi persyaratan pada saat pensiun berdasarkan masa kerja di Perusahaan dan besarnya penghasilan pada saat karyawan yang bersangkutan pensiun. EMPLOYEE BENEFITS (continued) Below are the principal actuarial assumptions used: 2009 2008 12% 12% 11% 10% 46 Discount rate for health care benefit and retirement benefit Discount rate for other post-employment benefit Expected return on plan assets Future salary increases Average age (years) 15.

000 (full amount).00% per annum. HAK MINORITAS a. IPC has made withdrawals amounting to Rp 13.000 Nihil/nil 35. Sampai dengan 31 Desember 2009. Fidusia atas persediaan dengan nilai penjaminan sebesar Rp 27. IPC is required to provide collaterals as follow: Shares of the parent company in IPC of 62.00% per tahun/to support the need for working capital of IPC using the interest rate of 12. Surat kuasa blokir untuk rekening escrow dan rekening Bank.604 (297) 19.580 saham (nilai penuh) dengan nilai nominal per saham Rp 1.000 (full amount).232 (6. SHORT-TERM BANK LOAN IPC Credit Facility – Bank Permata On 14 October 2009.003 .5 billion from the revolving credit facility. Hak kepemilikan minoritas atas kekayaan bersih anak perusahaan 2009 BBK Persentase kepemilikan 25% Nilai tercatat . MINORITY INTEREST a.000 13. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. Minority interests in the net assets of subsidiaries 2008 BBK Percentage of ownership 25% Carrying amount .45 milyar.580 shares (full amount) with par value per share of Rp 1. IPC entered into a credit facility agreement with Bank Permata (“Bank”) for period of 54 months for Term Loan I and II and 12 months for revolving credit facility as follow: Batas/Limit Jumlah yang telah dipakai/Outstanding 16.25% per tahun/to finance future investment of IPC using the interest rate of 12.beginning Portion of net income Dividends 17.000 (nilai penuh).000. Fiduciary of inventory amounting to Rp 27. unless otherwise stated ) 16. Gadai saham atas saham milik PT Mega Raya Kusuma yang ada di IPC sebanyak 60. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK IPC Fasilitas kredit – Bank Permata Pada tanggal 14 Oktober 2009.000. 17. IPC melakukan perjanjian fasilitas kredit dengan Bank Permata (“Bank”) selama 54 bulan untuk Term Loan I dan II dan 12 bulan untuk fasilitas kredit revolving sebagai berikut: Jenis fasilitas/Type of facility Term Loan I Untuk membiayai investasi yang akan dilakukan IPC dengan tingkat bunga 12. Power of attorney letter for blocking IPC’s escrow and operational account. IPC telah menarik Rp 13.126 saham (nilai penuh) dengan nilai nominal per saham Rp 1. Jaminan lain dalam bentuk dan jumlah yang dapat diterima oleh Bank.15 billion.500 Based on the agreement.15 milyar.00 0 (nilai penuh). Other guarantee in form and amount that can be accepted by Bank.216 shares (full amount) with par value per share of Rp 1.25% per annum.45 billion.5 milyar dari fasilitas kredit revolving yang tersedia.000 Nihil/nil 15. Fasilitas kredit revolving/Revolving credit facility Untuk mendukung kebutuhan modal kerja IPC dengan tingkat bunga 12.696 7. Shares of PT Mega Raya Kusuma in IPC of 60. IPC wajib memberikan jaminan berupa: Gadai saham atas saham milik induk perusahaan yang ada di IPC sebanyak 62.003 4.000.178 11. 70.057) 17. Fiduciary of trade receivables amounting to Rp 82. Term Loan II Untuk membiayai pembayaran sewa atas infrastruktur dengan tingkat bunga 12.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/37 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.000. - As at 31 December 2009. Sehubungan dengan perjanjian tersebut. Fidusia atas piutang dagang dengan nilai penjaminan sebesar Rp 82.awal Bagian laba bersih Dividen 19.25% per annum.25% per tahun/to finance rent of infrastructure using the interest rate of 12.

604 (4) (754) 6.668 9.498.422 (754) 59. MODAL SAHAM Kepemilikan saham di Perusahaan adalah sebagai berikut : SHARE CAPITAL The share ownership of the Company is as follows: Pemegang saham Saham Preferen (Seri A Dwiwarna) Saham Biasa (Seri B) Pemerintah Indonesia Perorangan dan Direktur: Sukrisno (Direktur Utama) Mahbub Iskandar (Direktur Umum dan SDM) 31 Desember/December 2009 Jumlah saham Persentase ditempatkan dan kepemilikan/ disetor/Number of Percentage issued and fully paid of shares ownership 1 1.00% 65.awal Tambahan modal disetor Rugi bersih 59.593 18.006% 69 Shareholders Preferred Stock (A Dwiwarna Share) Common Stock (B Shares) Government of Indonesia Personnel and Directors: Sukrisno (President Director) Mahbub Iskandar (Director General Affairs and HR) . MINORITY INTEREST (continued) 2008 BAP Percentage of ownership 0. IPC Percentage of ownership 49% Carrying amount – beginning Additional paid-in capital Net loss BAB Kepemilikan 35%.527 b.000 0. nilai tercatat Bagian laba bersih 842 842 BAB Percentage of ownership 35% Net income Jumlah b.639) 1. unless otherwise stated ) 17.01% Carrying amount .668 842 842 79.432 60.639) 66. Minority interests in the net income/(loss) of subsidiary 2008 7. HAK MINORITAS (lanjutan) 2009 BAP Persentase kepemilikan 0. Nilai tercatat .044 100 138.009% Jumlah/ Amount 749.232 (2. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.500 200.000 0.beginning Portion of net income 17.403 (2.087.466 Total Hak kepemilikan minoritas atas laba/(rugi) bersih anak perusahaan 2009 BBK BAP IPC Jumlah 4.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/38 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.846 BBK BAP IPC Total 18.01% Nilai tercatat .02% 0.awal Bagian laba bersih 14 14 18 (4) 14 IPC Kepemilikan 49%. 84.

12.901 107.495 53.304.899 100.006% Jumlah/ Amount 749.003% 0.000 3.003% 0.000 0.00% 65.22% 13.833.036.573 (2.000 0.131.72% 30 2.108.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/39 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.907.088) 30.948 2. MODAL SAHAM (lanjutan) Pemegang saham 31 Desember/December 2009 Jumlah saham Persentase ditempatkan dan kepemilikan/ disetor/Number of Percentage issued and fully paid of shares ownership Jumlah/ Amount Shareholders Milawarma (Director Operation/ Production) Employees Foreign corporation Mutual fund Others (Each holding below 5%) Total Milawarma (Direktur Operasi /Produksi) Karyawan Badan usaha asing Reksadana Lain-lain (Masing-masing kepemilikan di bawah 5%) Jumlah 60.000 446. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.989.009% 0.091 1.131.39% 4.152.850 19.417 Shareholders Preferred Stock (A Dwiwarna Share) Common Stock (B Shares) Government of Indonesia Personnel and Directors: Sukrisno (President Director) Mahbub Iskandar (Director General Affairs and HR) Milawarma (Director Operation/ Production) Employees Foreign corporation Mutual fund Others (Each holding below 5%) Total 291.066 ADDITIONAL PAID IN CAPITAL 31 Desember/December 2009 dan/and 2008 Selisih antara pembayaran yang diterima dengan nilai nominal Biaya emisi saham 32.02% 0.066 Pemegang saham Saham Preferen (Seri A Dwiwarna) Saham Biasa (Seri B) 31 Desember/December 2008 Jumlah saham Persentase ditempatkan dan kepemilikan/ disetor/ Number of Percentage issued and fully paid of shares ownership 1 1.499 200. TAMBAHAN MODAL DISETOR 60.67% 100% 145.953 1.36% 8.500 0.77% 100% 124.850 10.044 100 69 Pemerintah Indonesia Perorangan dan Direktur: Sukrisno (Direktur Utama) Mahbub Iskandar (Direktur Umum dan SDM) Milawarma (Direktur Operasi /Produksi) Karyawan Badan usaha asing Reksadana Lain-lain (Masing-masing kepemilikan di bawah 5%) Jumlah 19.177 200.719 223.152.485 Excess of proceeds over par value Share issuance cost . unless otherwise stated ) 18.672 2.000 5.14% 19.182. SHARE CAPITAL (continued) 18.000 138.518 248.498.087.554 153.437.304.65% 30 1.797.500 307.

unless otherwise stated ) 19.434. S-782/MBU/2009 Perusahaan juga membagikan dividen interim sebesar Rp 153.373 5.669 3. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.9 milyar atau Rp 371 (nilai penuh) per lembar saham (atas laba bersih tahun 2007: Rp 380.216. CADANGAN UMUM Rapat Umum Pemegang Saham pada tanggal 28 Mei 2009 juga menyetujui alokasi dana cadangan umum sebesar Rp 837 milyar atas laba bersih tahun 2008 (2008: Rp 380 milyar sebelum penyajian kembali laporan keuangan tahun 2007) sesuai dengan Undang-Undang No.000 new shares. DIVIDENDS At the Company’s General Shareholders’ Meeting held on 28 May 2009. GENERAL RESERVE The Company’s Annual General Shareholders’ Meeting held on 28 May 2009 also approved a transfer to the general reserve in the amount of Rp 837 billion from net income in 2008 (2008: Rp 380 billion before restatement of financial statement for year 2007) in accordance with Limited Liability Company Law No.500. calculated proportionally to total share issuance costs based on an agreement between the Company and the Government of Indonesia. 21. 19.500.715. The dividend was paid on December 2009.500. berdasarkan surat Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (“BUMN”) No. ADDITIONAL PAID IN CAPITAL (continued) The above share issuance costs represent expenses for issuance of 31. based on the letter from Ministry of State Owned Enterprises (“SOE”) No. 20. the shareholders approved the declaration of a cash dividend from 2008 net income of Rp 853.947.559 7. S-782/MBU/2009 the Company declared interim dividend of Rp 153. TAMBAHAN MODAL DISETOR (lanjutan) Biaya emisi saham diatas merupakan beban atas pengeluaran saham baru sebanyak 31.000 saham yang dihitung secara proporsional terhadap total beban emisi saham berdasarkan hasil kesepakatan antara Perusahaan dengan Pemerintah. 21. 20. PENJUALAN Penjualan terdiri dari: 2009 Pihak ketiga Pihak yang mempunyai hubungan istimewa 3. DIVIDEN Pada Rapat Umum Pemegang Saham yang diadakan tanggal 28 Mei 2009.228 Third parties Related parties .9 billion or Rp 371 (full amount) per share (for net income 2007: Rp 380.6 milyar atau Rp 66 (nilai penuh) per lembar saham. Dividen ini telah dibayarkan pada bulan Juni 2009.1 milyar atau Rp 165 (nilai penuh) per lembar saham).1 billion or Rp 165 (full amount) per share). 40/2007.481 8. SALES Sales consists of the following: 2008 3.854 22. pemegang saham menyetujui pembagian dividen kas atas laba bersih tahun 2008 sebesar Rp 853. Dividen ini telah dibayarkan pada bulan Desember 2009. The dividend was paid on June 2009. Beside that.6 billion or Rp 66 (full amount) per share. 22.513. 40/2007 mengenai Perseroan Terbatas.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/40 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. Selain itu.

241 888.228 Lihat Catatan 27 untuk rincian saldo dan transaksi dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa.104.767 123.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/41 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. HARGA POKOK PENJUALAN Rincian harga pokok penjualan adalah sebagai berikut: 2009 Jasa angkutan kereta api Jasa penambangan Gaji. SALES (continued) Details of customers having transactions more than 10% of net sales are as follows: 2008 Third parties Others (each below 10%) Related parties PT Indonesia Power PT PLN (Persero) Others (each below 10%) 22.984 39.552 39.580 24.470 5. upah dan kesejahteraan karyawan Royalti ke Pemerintah (iuran produksi) Sewa alat berat.000) Rincian jasa pihak ketiga dan jasa lainnya dengan transaksi melebihi 10% total biaya produksi: Details of third party services and other services having transactions more than 10% of total cost of product are as follows: . wages and employee benefits Royalties to Government (production fee) Rental of heavy equipment.669 2.835.500.686.000) 1.407 696.062 744.216.701 4.278 34.232.833 262.514 591.947.931 (149.683 517.604 91. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.559 7.367 12.854 3.458 236.136 Decrease/(increase) in coal inventories Cost of sales Coal railway services Mining services Salaries.060 95.373 4. unless otherwise stated ) 22.042 19.892.549 410.481 8. 23. kendaraan dan peralatan Pembelian batubara Perlengkapan dan suku cadang Bahan bakar dan pelumas Penyusutan dan amortisasi Reklamasi Listrik Pajak Bumi dan Bangunan Lainnya (masing-masing dibawah 10.789 3.670 46.084 79.081.301 23.456 381.344 53.413 3.646.305 826. vehicles and equipments Coal purchase Spare parts and material used Fuel oil and lubricant Depreciation and amortisation Reclamation Electricity Taxation of land and building Others (each below 10.471 169.030.977 41. PENJUALAN (lanjutan) Rincian pelanggan penjualan bersih: dengan transaksi melebihi 10% 2009 Pihak ketiga Lain-lain ( masing-masing dibawah 10%) Pihak yang mempunyai hubungan istimewa PT Indonesia Power PT PLN (Persero) Lain-lain (masing-masing dibawah 10%) 3. Refer to Note 27 for details of related party balances and transactions. COST OF SALES The components of cost of sales are as follows: 2008 1.795) 3.868 22.513.434.754 Penurunan/(kenaikan) persediaan batubara Harga pokok penjualan 73.547 4.715.621 174.420 175.155 364.

001 19. HARGA POKOK PENJUALAN (lanjutan) 2009 Pihak ketiga PT Pamapersada Nusantara Lain-lain (masing-masing dibawah 10% dari jumlah harga pokok penjualan) 607.410 77.306 Pihak yang mempunyai hubungan istimewa PT Kereta Api Indonesia (Persero) Lain-lain (masing-masing dibawah 10% dari jumlah harga pokok penjualan) 1. upah dan kesejahteraan karyawan Perlengkapan dan suku cadang Surveyor dan jasa dermaga Penyusutan Listrik Sewa kendaraan dan peralatan Jasa pihak ketiga Bahan bakar dan pelumas Perjalanan dinas Lainnya (masing-masing dibawah 3. wages and employee benefits Spare parts and materials used Surveyor and port services Depreciation Electricity Rental of vehicles and equipments Third party services Fuel.388 13.757 11.831 43.969 5.686.964 22.127 16.800.598 39.705 General and administrative expenses Salaries.620 578.305 205.407 504.711.579 2.000) 24.361 6.002 4.399.794 12. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.200 30. upah dan kesejahteraan karyawan Jasa pihak ketiga Perjalanan dinas Sumbangan Sewa mobil dan peralatan Pelatihan Listrik Penyusutan Perlengkapan dan suku cadang Bahan bakar dan pelumas Lainnya (masing-masing dibawah 3. oil and lubricants Business travel Others (each below 3.553 9.103.081.803 7.589 3.745 6. wages and employee benefits Third party services Business travel Donations Rental of vehicles and equipments Training Electricity Depreciation Spare parts and materials used Fuel.555 15.650 2.469 13.748 23.727 1. COST OF SALES (continued) 2008 Third parties PT Pamapersada Nusantara Others (each below 10% of total cost of sales) 23.775 11.166 695.957 515. and lubricants Others (each below 3.104.649 2. unless otherwise stated ) 23.507 5.241 160.389 116.327 13. oil.411 9.261 25.761 1.000) 384.305 82.232.301 1.596 2.000) 265.200 9.575 49.145 ` Beban umum dan administrasi Gaji.759 264.286.000) .136 Related parties PT Kereta Api Indonesia (Persero) Others (each below 10% of total cost of sales) 24.830 3.015 4.417 51.346 271.525 1.045 41.065 34.299 598. BEBAN USAHA Beban usaha terdiri dari: 2009 Beban penjualan dan pemasaran Jasa angkutan kapal Gaji.857 24.718 18.588 8.502 26.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/42 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.588 43.393. OPERATING EXPENSES Operating expenses consist of the following: 2008 Selling and marketing expenses Shipping and freight Salaries.738 107.064 42.

Harga jual ke UBPS adalah sebesar Rp 484.295. Berdasarkan adendum X tanggal 14 Nopember 2008.438 1. Pada tanggal 12 Januari 2010. the Company entered into a longterm coal sales and purchase agreement with PT Indonesia Power . kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/43 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. Based on the agreement.6 trillion and Rp 2.750 (full amount) for the period from 1 June 2008 to 30 June 2008 and Rp 617.750 (nilai penuh) untuk periode 1 Juni 2008 sampai dengan 30 Juni 2008. Based on addendum X dated 14 November 2008. Jumlah beban usaha 25. tidak lagi terdapat pemisahan pasokan batubara antara UBPS unit 1-4 dengan unit 5-7.431 2.017 16. Berdasarkan perjanjian ini. whereby the Company agreed to sell coal to PLTU Bukit Asam commencing in January 1994.150 25.913 2.971 1. respectively.000) 13. the Company entered into a coal sales agreement with PT Indonesia Power for the year 2010 to deliver 5. there is no segregation of coal supply between UBPS units 1-4 and units 5-7. PERJANJIAN PENTING DAN KOMITMEN a. Perusahaan menandatangani kesepakatan penjualan batubara ke PT Indonesia Power untuk satu tahun 2010 untuk pasokan batubara sebanyak 5.9 trillion.000 (full amount) per tonne.000) 24. harga jual untuk mulai periode 1 Januari 2009 sampai dengan 31 Desember 2009 adalah sebesar Rp 884.000 ton (nilai penuh). PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) untuk PLTU Bukit Asam Perusahaan membuat perjanjian penjualan dan pembelian batubara dengan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PT PLN) untuk PLTU B ukit Asam. the selling price for the period of 1 January 2009 until 31 December 2009 was Rp 884. OPERATING EXPENSES (continued) 2008 Exploration expenses Salaries.300 1. Rp 544. On 12 January 2010. BEBAN USAHA (lanjutan) 2009 Beban eksplorasi Gaji. unless otherwise stated ) 24. PT Indonesia Power untuk PLTU Suralaya Pada tanggal 2 Oktober 2002.9 trilyun masing-masing pada tahun 2009 dan 2008.238 Total operating expenses SIGNIFICANT AGREEMENTS AND COMMITMENTS a. Rp 544.000 (full amount) per metric tonne for the period from 1 January 2008 to 31 May 2008.000 (nilai penuh) per ton. Perjanjian jual beli batubara 1.410 1.000 tonnes of coal (full amount). wages and employee benefits Spare parts and materials used Third party services Car and equipment rent Others (each below 1.Unit Bisnis Pembangkitan Suralaya (“UBPS”) 1-4 and 5-7 (previously PLTU Suralaya) for 10 years from 1 January 2003 until 31 December 2012.900 (nilai penuh) untuk periode 1 Juli 2008 sampai tanggal 31 Desember 2008. di mana Perusahaan bersedia menjual produksi batubaranya kepada PLTU Bukit Asam sejak bulan Januari 1994. dan Rp 617.500.500. upah dan kesejahteraan karyawan Perlengkapan dan suku cadang Jasa pihak ketiga Sewa mobil dan peralatan Lainnya (masing-masing dibawah 1. The selling price to UBPS was Rp 484.816 1.6 trilyun dan Rp 2.471 1. Total sales to UBPS in 2009 and 2008 amounted to Rp 4.900 (full amount) for the period from 1 July 2008 to 31 December 2008. Perusahaan mengadakan perjanjian penjualan batubara jangka panjang dengan PT Indonesia Power – Unit Bisnis Pembangkitan Suralaya (“UBPS”) 1-4 dan 5-7 (sebelumnya PLTU Suralaya) berjangka waktu 10 tahun sejak tanggal 1 Januari 2003 sampai tanggal 31 Desember 2012. Coal sales agreement PT Indonesia Power for PLTU Suralaya On 2 October 2002. . Jumlah penjualan kepada UBPS sebesar Rp 4.000 (nilai penuh) per metrik ton untuk periode 1 Januari 2008 sampai dengan 31 Mei 2008.133 9.602 21.364 1.036. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) for PLTU Bukit Asam The Company entered into a coal sales and purchase agreement with PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PT PLN) for PLTU Bukit Asam.

adalah Rp 287 (nilai penuh)/ton/kilometer tidak termasuk PPN terhitung tanggal 1 Januari 2009 sampai dengan 31 Juli 2009 dan 1 Agustus 2009 sampai dengan 31 Desember 2009 sebesar Rp 284 (nilai penuh)/ton/kilometer tidak termasuk PPN. Jumlah penjualan kepada PT PLN (Tarahan dan Bukit Asam) sebesar Rp 696.PJ/061/DIR/2004 of PLN and No. whereby the Company agreed to sell coal to PLTU Tarahan commencing in November 2006.000 (nilai penuh) per ton. Total sales to PT PLN (Tarahan and Bukit Asam) in 2009 and 2008 amounted to Rp 696. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) untuk PLTU Tarahan Perusahaan mengadakan perjanjian penjualan dan pembelian batubara dengan PT PLN untuk PLTU Tarahan. The 2009 tariff is based on addendum No.500 (full amount) effective from 1 January 2008 until 31 December 2008 and Rp 525. terhitung tanggal 1 Januari 2009 sampai 31 Desember 2009. The agreed selling price per tonne was Rp 436. dimana Perusahaan bersedia menjual produksi batubaranya kepada PLTU Bukit Asam sebanyak 9.6 billion.6 billion and Rp 744.132.096 milyar dan Rp 963. b.6 milyar dan Rp 744.096 billion and Rp 963. PLN: 0163-1. Lampung. the Company renewed the coal sales and purchase agreement with PT PLN for PLTU Tarahan.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/44 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. On 9 October 2007. whereby the Company agreed to sell 17. .500. unless otherwise stated ) 25. dimana PTKA menyetujui untuk mengangkut batubara Perusahaan dari stasiun pemuatan batubara di Tanjung Enim ke pelabuhan batubara di Tarahan. Berdasarkan kesepakatan. di mana Perusahaan bersedia menjual produksi batubaranya kepada PLTU Tarahan sejak bulan Nopember 2006. 027/ADD/Eks-0500/HK. PERJANJIAN PENTING DAN KOMITMEN (lanjutan) a. 017A/K/PM/PTBA-PLN/2004 of PTBA. harga jual per ton adalah sebesar Rp 407. dimana Perusahaan bersedia menjual produksi batubaranya kepada PLTU Tarahan sebanyak 17. effective from 1 August 2009 to 31 December 2009. PTBA: 017A/K/PM/PTBA-PLN/2004 tanggal 21 Mei 2004. b. SIGNIFICANT (continued) a.000 tonnes of coal to PLTU Bukit Asam effective 1 January 2004 until 31 December 2013. respectively.000 ton terhitung tanggal 1 Januari 2004 sampai dengan 31 Desember 2013. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. Perjanjian Jasa Pengangkutan Batubara Pengangkutan Batubara dari Tanjung Enim ke Tarahan Perusahaan mengadakan perjanjian pengangkutan batubara dari Tanjung Enim ke Pelabuhan Tarahan dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) (“PTKA”). Jumlah biaya pengangkutan batubara dari Tanjung Enim ke Pelabuhan Tarahan sebesar Rp 1.860. Tarif tahun 2009 berdasarkan addendum No.03/2009 pada tanggal 31 Juli 2009.132. effective from 1 January 2009 until 31 December 2009. Harga jual per ton yang disepakati adalah sebesar Rp 436. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) for PLTU Tarahan The Company entered into a coal sales and purchase agreement with PT PLN for PLTU Tarahan.000 tonnes of coal to PLTU Tarahan effective from 1 April 2007 until 31 December 2031. whereby PTKA agreed to deliver coal from the Company’s Train Loading Station in Tanjung Enim to the Company’s coal port in Tarahan. the Company renewed the coal sales and purchase agreement with PT PLN for PLTU Bukit Asam.000 ton terhitung 1 April 2007 sampai dengan 31 Desember 2031.03/2009 dated 31 July 2009 which is Rp 287 (full amount)/tonne/km excluding VAT effective from 1 January 2009 to 31 July 2009 and is then amended to Rp 284 (full amount)/tonne/km. Pada tanggal 9 Oktober 2007.500. Perjanjian jual beli batubara (lanjutan) PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) untuk PLTU Bukit Asam (lanjutan) Perusahaan memperbaharui perjanjian jual beli batubara dengan PT PLN untuk PLTU Bukit Asam dengan No. PLN: 0163-1. Coal Delivery Agreement Coal Delivery from Tanjung Enim to Tarahan The Company entered into an agreement with PT Kereta Api Indonesia (Persero) (“PTKA”) for coal delivery from Tanjung Enim to Tarahan Port. Total coal delivery expense from Tanjung Enim to Tarahan Port in 2009 and 2008 amounted to Rp 1.1 milyar masing masing pada tahun 2009 dan 2008 (lihat Catatan 22).500 (nilai penuh) terhitung tanggal 1 Januari 2008 sampai dengan 31 Desember 2008 dan 1 Januari 2009 sampai dengan 31 Desember 2009 sebesar Rp 525. Coal sales agreement (continued) PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) for PLTU Bukit Asam (continued) On 21 May 2004.PJ/061/DIR/2004 dan No.1 billion. exluding VAT. respectively (see Note 22).000 (full amount) per tonne for the period from 1 January 2009 to 31 December 2009. whereby the Company agreed to sell 9. AGREEMENTS AND COMMITMENTS 25. 027/ADD/Eks-0500/HK.860. The agreed selling price per tonne was Rp 407.6 milyar masing-masing pada tahun 2009 dan 2008. Lampung. Perusahaan memperbaharui perjanjian jual beli batubara dengan PT PLN untuk PLTU Tarahan. with agreement No.

SIGNIFICANT (continued) b. This project will be financed by “Coal Cooperative Agreement” (“CCA”) funds amounting to approximately Rp 85 billion. whereby PTKA agreed to deliver the Company’s coal from the Company’s Train Loading Station in Tanjung Enim to the Company’s coal jetty in Kertapati. 294/SK/PTBA-PERS/2001 on the organisational stucture of the Coal Briquette Development Project (“P2B2”) task force was no longer applicable. the Ministry of Finance approved this request by using the 1992 CCA funds. exluding VAT. the Shareholders decided to distribute the 1992 CCA income amounting to Rp 82.5 milyar ditambahkan dalam Penyertaan Modal Pemerintah.05 (nilai penuh)/ton/kilometer tidak termasuk PPN.DJP/1993 dated 9 February 1993. 103/SK/PTBA-PERS/2002 tanggal 20 Mei 2002.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/45 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. tanggal 9 Januari 1998. respectively. Satuan Kerja Pengusahaan Briket Berdasarkan Surat Menteri Pertambangan dan Energi No.DJP/1993 tanggal 9 Pebruari 1993. Palembang.7 milyar masing-masing pada tahun 2009 dan 2008. Hal ini didukung oleh Surat Keputusan Direksi Perusahaan No. the name of the Coal Briquette Development Project was changed to the “Coal Briquette Operating Unit”. which means that Board of Director Decree No. Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham tanggal 31 Desember 1993. c. the Ministry of Mines and Energy proposed to the Ministry of Finance to obtain approval for a “Crash Program” for the Company to develop coal briquettes in Indonesia. 294/SK/PTBA-PERS/2001 tentang struktur organisasi dan pemegang jabatan satuan kerja Proyek Pengembangan Briket Batubara (“P2B2”). 11. in which the Board of Directors set out the organisational structure of Briquette Task Force. effective from 1 August 2009 to 31 December 2009.44 billion to the coal briquette development project. unless otherwise stated ) 25. Menteri Keuangan menyetujui permohonan penggunaan dana PKP2B hasil operasi tahun 1992 tersebut. Rp 284. Jumlah biaya pengangkutan batubara dari Tanjung Enim ke Pelabuhan Kertapati sebesar Rp 136 milyar dan Rp 117. Perjanjian Jasa Pengangkutan Batubara (lanjutan) Pengangkutan Batubara dari Tanjung Enim ke Kertapati Perusahaan membuat perjanjian pengangkutan batubara dari Tanjung Enim ke Dermaga Kertapati dengan PTKA.44 milyar untuk proyek pengembangan briket batubara. Coal Briquette Operating Unit Based on Ministry of Mines and Energy letter No. Palembang. 483/201/M.05 (full amount)/tonne/km.S-226/KMK/1993. Coal Delivery Agreement (continued) Coal Delivery from Tanjung Enim to Kertapati The Company entered into a coal delivery agreement with PTKA. Menteri Pertambangan dan Energi mengajukan permohonan kepada Menteri Keuangan untuk mendapat persetujuan atas “Crash Program” untuk mengembangkan briket batubara di Indonesia oleh Perusahaan. From 2002. Tarif tahun 2009 berdasarkan addendum pada bulan Juli 2009. diputuskan bahwa penambahan sebesar Rp 284. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. based on letter No. nama Proyek Pengembangan Briket Batubara sudah tidak berlaku lagi dan diganti dengan “Pengusahaan Briket”. . On 19 February 1993. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. dimana Direksi menetapkan struktur organisasi Satuan Kerja “Pengusahaan Briket” yang sekaligus menyatakan tidak berlakunya lagi Surat Keputusan Direksi Perusahaan No.5 billion was added as Government Capital Investment. dimana PTKA menyetujui untuk mengangkut batubara Perusahaan dari stasiun pemuatan batubara di Tanjung Enim ke dermaga batubara di Kertapati. Kemudian berdasarkan Surat Menteri Keuangan No. 103/SK/PTBAPERS/2002 dated 20 May 2002. S-226/KMK/1993 tanggal 19 Pebruari 1993. para Pemegang Saham memutuskan untuk mendistribusikan penghasilan PKP2B tahun 1992 sebesar Rp 82. 483/201/M. PERJANJIAN PENTING DAN KOMITMEN (lanjutan) b. Based on Government Regulation No. AGREEMENTS AND COMMITMENTS 25. Pendanaan proyek ini akan menggunakan dana Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (“PKP2B”) sebesar Rp 85 milyar. 11 dated 9 January 1998. Total coal delivery expense from Tanjung Enim to Kertapati Jetty in 2009 and 2008 amounted to Rp 136 billion and Rp 117. This was supported by Board of Directors Decree No. Sejak tahun 2002. adalah Rp 394 (nilai penuh)/ton/kilometer tidak termasuk PPN terhitung tanggal 1 Januari 2009 sampai dengan 31 Juli 2009 dan 1 Agustus 2009 sampai dengan 31 Desember 2009 sebesar Rp 391. c. The 2009 tariff is based on the addendum to the tariff of July 2009 which is Rp 394 (full amount)/tonne/km excluding VAT effective from 1 January 2009 to 31 July 2009 and is then amended to Rp 391.7 billion. Based on the shareholder’s meeting on 31 December 1993.

PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/46 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 25. PERJANJIAN PENTING DAN KOMITMEN (lanjutan) c. Satuan Kerja Pengusahaan Briket (lanjutan) Efektif pada tanggal 6 Juli 2004, izin unit usaha Gresik telah diperpanjang untuk masa lima tahun mendatang. Perusahaan telah mengajukan permohonan perpanjangan surat ijin kuasa pertambangan, pengelolaan dan pemurnian pabrik briket batubara Bukit Asam kepada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Propinsi Jawa Timur. Sampai dengan tanggal laporan keuangan ini, permohonan tersebut masih dalam proses – menindaklanjuti penghentian sementara penerbitan ijin Usaha Pertambangan (“IUP”) oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral sampai dengan terbitnya peraturan pemerintah sebagai pelaksanaan UU No. 4 tahun 2009. d. Perjanjian Jasa Penambangan Batubara Jasa Penambangan di Banko Barat Perusahaan mengadakan perjanjian pekerjaan pengupasan tanah dan penambangan batubara di tambang Banko Barat (Paket M-147) dengan PT Sumber Mitra Jaya (“SMJ”). Sesuai dengan perjanjian, SMJ bersedia untuk melakukan kegiatan pengupasan tanah dan penambangan batubara dengan target produksi 10 juta ton dengan pedoman nisbah kupas 1,59:1 Bank Cubic Meter (“BCM”)/ton sehingga jumlah material adalah 23.836.508 BCM (density in-situ batubara 1,26 ton/BCM) dalam waktu 4 tahun terhitung sejak tanggal 1 Januari 2004 sampai dengan 31 Desember 2007. Perusahaan mengadakan perjanjian baru untuk pengupasan dan penambangan batubara Banko Barat (Paket 06-006R) dengan SMJ untuk periode 1 Juli 2008 sampai dengan 30 Juni 2013. Target produksi yang harus dicapai adalah sebesar 29.200.000 BCM untuk tanah dengan jarak angkut rata-rata 3,47 km dan 9.300.000 ton batubara dengan jarak angkut 3,40 km. Jumlah biaya penambangan adalah USD 34.36 juta dan Rp 444.16 milyar (termasuk PPN). Realisasi beban jasa pengupasan tanah dan penambangan batubara sebesar Rp 121,6 milyar dan Rp 64,8 milyar masing-masing pada tahun 2009 dan 2008. Jasa Penambangan di Muara Tiga Besar Utara (“MTBU”), Muara Tiga Besar Selatan (“MTBS”), TAL Extention Perusahaan mengadakan perjanjian baru untuk pengupasan dan penambangan batubara MTBU, MTBS, Tambang Air Laya, dan lokasi lainnya dalam wilayah KP Eksploitasi (Paket 06-007) dengan PT Pamapersada Nusantara (“Pama”) untuk periode 1 April 2007 sampai dengan 31 Maret 2012. d. 25.

NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated )
SIGNIFICANT (continued) c. AGREEMENTS AND COMMITMENTS

Coal Briquette Operating Unit (continued) Effective on 6 July 2004, the operating permit for the coal briquette operating Unit in Gresik was extended for the next five years. The Company submitted the letter for extending the respective Contract of Work to Energy and Mineral Resources Services of East Java Province. As at the date of this report, the request is still in progress – following temporary suspension for Ijin Usaha Pertambangan or “IUP” license released by Energy and Mineral Resources Services awaiting the implementation guidance for UU No. 4/2009.

Mining Service Agreements Mining Service Agreements in Banko Barat The Company entered into an agreement for stripping and coal mining in Banko Barat mine (package M-147) with PT Sumber Mitra Jaya (“SMJ”). Under this agreement, SMJ agreed to render stripping and mining activities targeted to produce up to 10 million tonnes with the stripping ratio of 1.59:1 Bank Cubic Meter (“BCM”)/tonne so that the total material is 23,836,508 BCM (coal density in-situ 1.26 tonnes/BCM) within 4 years from 1 January 2004 until 31 Desember 2007.

The Company entered into a new agreement for stripping and coal mining in Banko Barat (package 06006R) with SMJ for the period from 1 July 2008 until 30 June 2013. The production targets which have to be achieved on schedule are 29,200,000 BCM for soil with an average distance of 3.47 km and 9,300,000 tonnes for coal with an average distance of 3.40 km. The total mining cost is USD 34.36 million and Rp 444.16 billion (including VAT). Realisation for stripping and coal mining expense in 2009 and 2008 amounted to Rp 121.6 billion and Rp 64.8 billion respectively.

Mining Service Agreements in Muara Tiga Besar Utara (“MTBU”), Muara Tiga Besar Selatan (“MTBS”), TAL Extention The Company entered into a new agreement for stripping and coal mining in MTBU, MTBS, Tambang Air Laya, and other locations within the Company’s KP Exploitation (package 06-007) with PT Pamapersada Nusantara (“Pama”) for the period from 1 April 2007 until 31 March 2012.

PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/47 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 25. PERJANJIAN PENTING DAN KOMITMEN (lanjutan) d. Perjanjian Jasa Penambangan Batubara (lanjutan) Jasa Penambangan di Muara Tiga Besar Utara (“MTBU”), Muara Tiga Besar Selatan (“MTBS”), TAL Extention (lanjutan) Target produksi yang harus dicapai adalah sebesar 76.190.000 BCM untuk tanah dengan jarak angkut rata-rata 2,32 km dan 17.500.000 ton untuk batubara dengan jarak angkut 3,09 km. Jumlah biaya penambangan adalah USD 90,04 juta dan Rp 977,02 milyar (termasuk PPN). Pama wajib menyerahkan jaminan pelaksanaan kepada Perusahaan yang dikeluarkan oleh bank umum sebesar 5 % dari nilai biaya penambangan (termasuk PPN) atau sebesar USD 5,5 juta dan Rp 48,85 milyar untuk tahun pertama, sedangkan untuk periode tahun kedua sampai dengan tahun kelima dihitung dari nilai sisa biaya pekerjaan masingmasing tahun bersangkutan. Beban jasa pengupasan tanah penutup dan penambangan batubara sebesar Rp 607,6 milyar dan Rp 598,7 milyar masing-masing pada tahun 2009 dan 2008. e. Perjanjian Jasa Pengapalan Batubara Perjanjian Jasa Pengapalan Batubara dengan PT Arpeni Pratama Ocean Line (“Arpeni”) dan PT Pelayaran Bahtera Adhiguna (“Bahtera”) Perusahaan melakukan perjanjian jasa pengapalan batubara dengan Arpeni dan Bahtera untuk pengiriman batubara dari pelabuhan Tarahan ke pelabuhan PLTU Suralaya. Berdasarkan perjanjian dengan Arpeni (Paket 06-146) No.027/K/PTBA-APOL/2006 tanggal 8 September 2006, Arpeni akan mengangkut 3.600.000 ton batubara per tahun selama tiga tahun, mulai 1 Juli 2006 sampai 30 Juni 2009 dengan tarif pengapalan adalah sebesar Rp 20.570 (nilai penuh) per ton. Berdasarkan perjanjian dengan Arpeni (Paket 09-147) No.050/P51258/PKP/EKS-0500/HK.03/2009 tanggal 12 Oktober 2009, Arpeni akan mengangkut 3.600.000 ton batubara per tahun selama tiga tahun, mulai 1 Juli 2009 sampai 30 Juni 2012 dengan tarif pengapalan adalah sebesar Rp 23.375 (nilai penuh) per ton. Jumlah biaya pengapalan batubara dari pelabuhan Tarahan ke pelabuhan PLTU Suralaya sebesar Rp 122,94 milyar dan Rp 107,6 milyar masing-masing pada tahun 2009 dan 2008. e. 25.

NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated )
SIGNIFICANT (continued) d. AGREEMENTS AND COMMITMENTS

Mining Service Agreements (continued) Mining Service Agreements in Muara Tiga Besar Utara (“MTBU”), Muara Tiga Besar Selatan (“MTBS”), TAL Extention (continued) The production targets which have to be achieved on schedule are 76,190,000 BCM for soil with an average distance of 2.32 km and 17,500,000 tonnes for coal with an average distance of 3.09 km. The total mining cost is USD 90.04 million and Rp 977.02 billion (including VAT). Pama was required to submit a Performance Bond to the Company to be issued by a public bank of 5 % of the total mining cost (including VAT) or the amounts of USD 5.5 million and Rp 48.85 billion for the first year, while for the second to fifth years the amounts were proportionally calculated based on the remaining value of the contract in the respective year.

Related stripping and coal mining expense in 2009 and 2008 amounted to Rp 607.6 billion and Rp 598.7 billion, respectively.

Coal Shipment Agreements Coal Shipment Agreement with PT Arpeni Pratama Ocean Line (“Arpeni”) and PT Pelayaran Bahtera Adhiguna (“Bahtera”) The Company entered into coal shipment agreements with Arpeni and Bahtera to deliver coal from the Company’s port in Tarahan to PLTU Suralaya’s port.

Based on the agreement with Arpeni (Package 06-146) No. 027/K/PTBA-APOL/2006 dated September 8, 2006, Arpeni shall deliver about 3,600,000 tonnes of coal annually for three years, from 1 July 2006 to 30 June 2009, with the rate for coal shipments of Rp 20,570 (full amount) per tonne. Based on the agreement with Arpeni (Package 09-147) No.050/P51258/PKP/EKS-0500/HK.03/2009 dated October 12, 2009, Arpeni shall deliver about 3,600,000 tonnes of coal annually for three years, from 1 July 2009 to 30 June 2012, with the rate for coal shipments of Rp 23,375 (full amount) per tonne. Total coal shipment from Tarahan port to PLTU Suralaya’s port in 2009 and 2008 amounted to Rp 122.94 billion and Rp 107.6 billion, respectively.

PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/48 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated )
25. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND COMMITMENTS (continued) e. Coal Shipment Agreements (continued) Coal Shipment Agreement with PT Arpeni Pratama Ocean Line (“Arpeni”) and PT Pelayaran Bahtera Adhiguna (“Bahtera”) (continued)

25.

PERJANJIAN PENTING DAN KOMITMEN (lanjutan) e. Perjanjian Jasa Pengapalan Batubara (lanjutan) Perjanjian Jasa Pengapalan Batubara dengan PT Arpeni Pratama Ocean Line (“Arpeni”) dan PT Pelayaran Bahtera Adhiguna (“Bahtera”) (lanjutan) Berdasarkan addendum I perjanjian dengan Bahtera (Paket J05-090) tanggal 23 Pebruari 2006, tarif pengapalan yang berlaku adalah Rp 20.100 (nilai penuh) per ton belum termasuk PPN, mulai 1 September 2005 sampai 31 Desember 2010. Perjanjian Jasa Pengapalan Batubara dengan PT Bahtera Bestari Shipping (“BBS”) Perusahaan melakukan perjanjian jasa pengapalan batubara dengan BBS, dimana BBS bersedia untuk mengapalkan batubara dari dermaga Kertapati, Palembang ke pelabuhan PLTU Suralaya. Berdasarkan perjanjian dengan BBS, BBS akan mengapalkan sekitar 100.000 ton batubara setiap bulannya mulai 1 Juli 2004. Berdasarkan perjanjian No. 020/P42760, P42772 dan P42789/K/PTBA-BBS/2007 tanggal 31 Juli 2007, mulai Mei 2007 sampai dengan Mei 2010, BBS akan mengangkut sebanyak 1.800.000 ton dengan tarif pengapalan sebesar Rp 73.480 (nilai penuh) per ton termasuk PPN. Jumlah biaya pengapalan batubara dari dermaga Kertapati ke pelabuhan PLTU Suralaya pada 2009 dan 2008 adalah sebesar Rp 56,6 milyar dan Rp 41,4 milyar. f. Perjanjian Jasa Bongkar Muat batubara Perusahaan melakukan perjanjian jasa bongkar muat batubara dengan pengapalan batubara dengan Arpeni dari Terminal Muat Batubara PTBA Tarahan ke Anchorage Pelabuhan Muat PTBA Tarahan. Berdasarkan perjanjian dengan Arpeni (Paket 09086) No.056/P51278/PKP/EKS-0500/HK.03/2009 tanggal 21 Oktober 2009, Arpeni akan melakukan pekerjaan Jasa Bongkar Muat Batubara dengan floating crane dan tongkang sebanyak 3.600.000 ton batubara per tahun selama tiga tahun, mulai 1 Juli 2009 sampai 30 Juni 2012 dengan tarif pengapalan adalah sebesar Rp 33.550 (nilai penuh) per ton.

Based on amendment I of the coal shipment agreement with Bahtera (Package J05-090) dated 23 February 2006, the rate for coal shipment was Rp 20,100 (full amount) per tonne, from 1 September 2005 to 31 December 2010. Coal Shipment Agreement with PT Bahtera Bestari Shipping (“BBS”) The Company entered into a coal shipment agreement with BBS, whereby BBS agreed to deliver coal from the Company’s jetty in Kertapati, Palembang to PLTU Suralaya’s port. Based on the agreement with BBS, BBS shall deliver about 100,000 tonnes of coal every month starting from 1 July 2004. Based on agreement No. 020/P42760, P42772 and P42789/K/PTBA-BBS/2007 dated 31 July 2007, starting from May 2007 to May 2010, BBS shall deliver 1,800,000 tonnes. The rate for coal shipment is Rp 73,480 (full amount) per tonne, including VAT.

Total coal shipment from Kertapati jetty to PLTU Suralaya’s port in 2009 and 2008 amounted to Rp 56.6 billion and Rp 41.4 billion, respectively.

f.

Coal Loading & Discharging Agreement The Company entered into coal loading & discharging agreements with Arpeni from PTBA Tarahan coal loading terminal to PTBA Tarahan Anchorage loading Port. Based on the agreement with Arpeni (Package 09086) No.056/P51278/PKP/EKS-0500/HK.03/2009 dated October 21, 2009, Arpeni shall provide loading and discharging services through floating crane and barge amounting to 3,600,000 tonnes of coal annually for three years, from 1 July 2009 to 30 June 2012, with the rate for coal shipments of Rp 33,550 (full amount) per tonne.

16/2002 regarding Third Party Donations paid by the Company to South Sumatera Province (“Pemda Sumsel”). yang telah disetujui oleh President pada 12 Januari 2009 menjadi UU No. The last amendment was No. the Indonesian Parliament passed a new Law on Mineral and Coal Mining (the “Law”). setelah dikurangi beban penjualan. which received the assent of the President on 12 January 2009 becoming law No. respectively regarding the change in the tariff to Rp 1.16/2002 tanggal 23 Desember 2002 tentang pembayaran sumbangan yang diberikan Perusahaan kepada Pemda Sumsel.6 billion and Rp 12. Rp 250 (nilai penuh) untuk Pemda Muara Enim dan Rp 250 (nilai penuh) untuk Pemda Lahat untuk setiap 1 ton batubara yang diproduksi di wilayah Sumatera Selatan yang berlaku sejak 1 Januari 2002. Iuran tersebut dibebankan sebagai harga pokok penjualan pada laporan laba rugi konsolidasian. Payment of Third Party Donation to the Regional Government On 23 December 2002. Rp 2. These regulations have been amended several times.2 billion. Peraturan peralihan atas Undang-Undang ini belum jelas dan memerlukan klarifikasi lebih lanjut oleh Peraturan Pemerintah. Pembayaran Sumbangan Pihak Ketiga dengan Pemerintah Daerah Pemerintah Daerah (“Pemda”) Sumatera Selatan dengan persetujuan dari DPRD tingkat I Sumatera Selatan. Pemda Muara Enim at Rp 250 (full amount) and Pemda Lahat at Rp 250 (full amount) per tonne of coal mined in South Sumatra Province effective since 1 January 2002. Pembayaran yang diberikan kepada Pemda Sumsel. 18/2006 and No.000/tonne (full amount) of coal mined in both regencies. 26. ASET DAN KEWAJIBAN KONTINJENSI Undang-Undang Pertambangan Baru Pada tanggal 16 Desember 2008. Perusahaan mengakui iuran ini dengan dasar akrual. 45/2003 seluruh perusahaan yang memilki kuasa pertambangan diwajibkan untuk membayar iuran eksploitasi sebesar 3% sampai 7% dari nilai penjualan. The royalty paid to the Government in 2009 was Rp 416.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/49 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. Perda di atas telah diubah beberapa kali terakhir pada tahun 2006 yaitu Perda No. CONTINGENT ASSETS AND LIABILITIES New Mining Law On 16 December 2008. 7/2006 by Pemda Lahat and Pemda Muara Enim. Iuran Produksi Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. Muara Enim Regency (“Pemda Muara Enim”) and Lahat Regency (“Pemda Lahat”). unless otherwise stated ) 25. The donation is distributed to Pemda Sumsel at Rp 500 (full amount).6 milyar dan Rp 12.2 milyar. PERJANJIAN PENTING DAN KOMITMEN (lanjutan) g. Production Royalty Based on Government Regulation No. The Company recognises this fee on an accrual basis. The royalty is charged to cost of sales in the consolidated statements of income. The donations were charged to other cost of sales in the consolidated statement of income. Regional Government (“Pemda”) of South Sumatera as ratified by the Regional House of Representatives released Regional Government Regulation (“Perda”) No. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. respectively.8 milyar (2008: 217.4 milyar. Pemda Lahat and Pemda Muara Enim in 2009 amounted to Rp 5. The transition provisions are unclear and will require clarification in yet to be issued Government Regulations. 4/2009.8 billion). Pemda Lahat dan Pemda Muara Enim untuk tahun 2009 adalah masing-masing sebesar Rp 5. Besarnya sumbangan yang diberikan adalah Rp 500 (nilai penuh) untuk Pemda Sumsel. Pemerintah Daerah Tingkat II Muara Enim (“Pemda Muara Enim”) dan Pemerintah Tingkat II Lahat (“Pemda Lahat”). h.000/ton (nilai penuh) untuk batubara yang diproduksi di wilayah kedua kabupaten ini.4/2009. .4 billion.8 milyar). Sumbangan tersebut dibebankan sebagai harga pokok penjualan lainnya pada laporan laba rugi konsolidasian. Jumlah iuran yang dibayarkan ke Pemerintah pada tahun 2009 adalah Rp 416. 18/2006 dan No 7/2006 yang dikeluarkan masing-masing oleh Pemda Lahat dan Pemda Muara Enim tentang perubahan tarif menjadi Rp 1. menerbitkan Peraturan Daerah (“Perda”) No. 26. 25. 45/2003 all companies holding mining rights will have an obligation to pay an exploitation fee ranging from 3% to 7% of sales. Dewan Perwakilan Rakyat meloloskan Undang-Undang (“UU”) Mineral dan Pertambangan Batubara. net of selling expenses. The donation distributed to Pemda Sumsel.8 billion (2008: Rp 217. h. Rp 2. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND COMMITMENTS (continued) g.

23”). 03. jika ada. Coal and Geothermal (“DGMCG”) issued Circular No. among other things: • KP in force at the time the new Mining Law was enacted will remain valid until the expiration of the KP but must be converted to a Mining Business Permit (Ijin Usaha Pertambangan or “IUP” – the mining license under the Law) by 11 January 2010 at the latest. the Government of Indonesia released two implementing regulations for Mining Law No. Semua pemilik KP eksplorasi dan eksploitasi diwajibkan untuk menyerahkan rencana aktivitas seluruh KP hingga berakhirnya jangka waktu KP. and will consider the impact on its operations. Batubara dan Panas Bumi (“DJMBP”) menerbitkan Surat Keputusan (“SK”) No. GR No. 22/2010 and 23/2010 (“GR No. 34/2009 yang mewajibkan perusahaan pertambangan untuk menjual sebagian hasil produksinya kepada pelanggan domestik (“Domestic Market Obligation” atau “DMO”). 4/2009. 26. Pemerintah Indonesia mengeluarkan dua peraturan pemerintah. kecuali dinyatakan lain) 26. 23. PP No. industri pertambangan masih menunggu pedoman kebijakan dan instruksi lebih lanjut dari Menteri ESDM. 03. 34/2009. at the latest within six months of the enactment of the new Mining Law. sehubungan dengan penerapan Undang-Undang Pertambangan No. The procedures for IUP issuance will be issued by the DGMCG (presumably through the upcoming implementing regulations for Law No. Direktorat Jenderal Mineral. Ministerial Regulation No 34/2009 In December 2009. As of the date of this report. unless otherwise stated ) CONTINGENT ASSETS AND LIABILITIES (continued) New Mining Law (continued) Following the issue of the Law. PP No. the mining industry is waiting for further implementation guidelines and instructions from the Minister of ESDM. i. 22/2010 dan 23/2010 (“PP No.e. Tata cara penerbitan IUP akan diterbitkan oleh DJMBP (diasumsikan melalui peraturan pelaksana UndangUndang No. Grup terus memonitor perkembangan peraturan pelaksana Undang-Undang tersebut secara ketat dan akan mempertimbangkan dampak terhadap operasi Grup. which provides a legal framework to require mining companies to sell a portion of their output to the domestic customers (“Domestic Market Obligation” or “DMO”). however. All existing exploration and exploitation KP holders are required to deliver an activities plan for the whole KP area covering the period until expiration of the KP term. 23 requires a KP to be converted into an IUP within three months of the issue of GR No. if any. i. the Minister of Energy and Mineral Resources (“ESDM”) issued another regulation. . 23”).22” and “GR No. Persentase minimum DMO dan harga yang akan digunakan untuk porsi penjualan DMO akan mengikuti harga indeks internasional sebagai tolak ukur. Keputusan Menteri No 34/2009 Pada bulan Desember 2009.E/31/DJB/2009 sehubungan dengan Kuasa Pertambangan (“KP”) yang menjadi dasar operasi Grup. will be determined by the Minister of ESDM. GR No. The Group is closely monitoring the progress of the implementing regulations for the Law. Beberapa di antaranya adalah: • KP yang ada pada saat diberlakukannya UndangUndang masih berlaku hingga jangka waktu berakhirnya KP tetapi wajib dikonversi menjadi Izin Usaha Pertambangan (“IUP”) sesuai dengan UndangUndang. yang juga ditentukan oleh Menteri ESDM. pada saat peraturan-peraturan pelaksana ini diterbitkan. The minimum DMO percentage and the price to be used for the DMO sales.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/50 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. once these regulations are issued. Pada tanggal laporan ini. Ministerial Regulation No. ASET DAN KEWAJIBAN KONTINJENSI (lanjutan) Undang-Undang Pertambangan Baru (lanjutan) Setelah keluarnya Undang-Undang tersebut.e. Porsi DMO dhitung berdasarkan persentase minimum dari penjualan batubara domestik yang akan ditentukan oleh Menteri ESDM. yaitu 11 Juli 2009. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (“ESDM”) mengeluarkan Peraturan Menteri No. by 11 July 2009. the details of the procedures remain to be specified.E/31/DJB/2009 with respect to Mining Rights (“KP”) under which the Group operates. 22” dan “PP No. paling lambat 11 Januari 2010. 4/2009). akan tetapi tata laksananya masih perlu diperjelas oleh pemerintah. which will follow international indices as the benchmark. Government Regulations No. 4/2009. The Circular states that. the Directorate General of Minerals. yaitu Peraturan Pemerintah No. 22 mengatur tentang pembentukan area pertambangan dengan menggunakan ijin usaha pertambangan yang baru. The DMO volume is based on a minimum percentage of domestic coal sales which will be determined by the Minister of ESDM. In February 2010. 23 mewajibkan agar KP diubah menjadi IUP dalam jangka waktu tiga bulan sejak diterbitkannya PP No. GR No. NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. 4/2009). • • • • Pada bulan Pebruari 2010. 23 provides clarifications surrounding the procedures to obtain new IUPs. paling lambat enam bulan setelah disahkannya Undang-Undang. 22 deals with the establishment of mining areas under the new mining business license. 23.

the authorisation to grant exploitation permit was transferred by the Governor of South Sumatera to the Lahat Regency Government. On 30 June 2006. Mahkamah Agung telah menerima upaya hukum kasasi dari Perusahaan. Perusahaan mengajukan upaya hukum banding ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (“PTTUN”) Medan. Berdasarkan peraturan ini Grup telah mengirimkan rencana penutupan tambangnya ke Gubernur Sumatera Selatan dan diharapkan untuk disetujui pada tahun 2010 dan penempatan deposito baru akan dilakukan pada tahun 2013. On 10 May 2007. Pada tanggal laporan keuangan konsolidasian ini. if the company is either a publicly listed company or the company has paid up capital of at least US$25 million as stated in the audited financial statements. Menteri ESDM mengumumkan peraturan baru mengenai reklamasi tambang dan penutupan tambang yang termaktub dalam Peraturan Menteri No.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/51 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. Perusahaan diberikan KP untuk mengeksploitasi daerah Lahat. kecuali dinyatakan lain) 26. 26. PTUN Palembang menolak gugatan Perusahaan. PTTUN menolak upaya hukum banding Perusahaan. atau asuransi. Pada tanggal 30 Juni 2006. through Palembang Administrative Court (“PTUN”). three years after the issue of approval for mine closure plan by the Governor of South Sumatra and Muara Enim Regency Government. jaminan penutupan tambang harus ditempatkan dalam mata uang Rupiah atau US$ di bank milik negara di Indonesia atas nama Menteri ESDM. Pada tanggal 10 Mei 2007. Pada tanggal 14 Desember 2005. Perusahaan mengajukan gugatan kepada Bupati Lahat sehubungan dengan penerbitan beberapa KP kepada beberapa perusahaan swasta atas wilayah yang sama yang dimiliki oleh Perusahaan. The reclamation guarantee may also be in the form of an accounting reserve. apabila perusahaan yang bersangkutan merupakan Perseroan Terbuka atau perusahaan dengan modal disetor tidak kurang dari US$25 juta sebagaimana disebutkan dalam laporan keuangan yang diaudit. Palembang PTUN refused to process the Company’s claim. and refused both the exception of the defendant and the Company’s cassation. the Company filed a lawsuit against the Lahat Regency Government due to the overlapping of KP granted to other parties. Dalam peraturan tersebut ditetapkan bahwa suatu perusahaan disyaratkan untuk menyediakan jaminan untuk reklamasi tambang dan penutupan tambang yang dapat berupa deposito berjangka. As at the date of these consolidated financial statements. with a state owned bank in Indonesia on behalf of the Minister of ESDM. 18/2008. 18/2008. the Company was given a KP to exploit the Lahat area. PTTUN rejected the Company’s appeal. Gubernur atau Walikota perusahaan yang bersangkutan. Grup telah menempatkan jaminan reklamasi tambang dalam bentuk cadangan akuntansi (lihat Catatan 14) dan akan melakukan penempatan deposito untuk penyisihan penutupan tambang. tiga tahun setelah dokumen rencana penutupan tambang disetujui oleh Gubernur Sumatera Selatan dan Bupati Muara Enim. the Group has submitted its mine closure plan to the Governor of South Sumatera and it is expected to be approved in 2010 and then followed by the placement of time deposit in 2013. unless otherwise stated ) CONTINGENT ASSETS AND LIABILITIES (continued) Ministerial Regulation No 18/2008 On 29 May 2008. menolak eksepsi tergugat tetapi juga menyatakan gugatan Perusahaan tidak dapat diterima. the Minister of ESDM announced a new regulation regarding mine reclamation and mine closure as detailed in Ministerial Regulation No. . Based on this regulation. In 2004. Governor or Mayor qq the relevant company with a duration according to the mine closure schedule. with the term inline with the reclamation schedule. Outstanding court cases still in progress In 2003. the mine closure guarantee may be placed in Rupiah or US$ funds. the Supreme Court received the Company’s cassation. the Supreme Court announced the cancellation of PTTUN. jaminan bank. the Group has placed reclamation guarantees in the form of accounting reserves (see Note 14) and is going to establish a time deposit for mine closure provision. yang jangka waktunya sesuai dengan jadwal reklamasi. ASET DAN KEWAJIBAN KONTINJENSI (lanjutan) Keputusan Menteri No 18/2008 Pada tanggal 29 Mei 2008. KP ini dialihkan pengurusannya oleh Gubernur Sumatera Selatan ke Bupati Lahat pada tahun 2004. If a time deposit. Atas upaya hukum tersebut. Mahkamah Agung memutuskan untuk membatalkan putusan PTTUN Medan. Jaminan Reklamasi dapat juga diberikan dalam bentuk cadangan akuntansi. On 29 August 2005. It is stated that a company is required to provide mine reclamation and mine closure guarantees which may be in the form of a time deposit. Jika berupa deposito berjangka. Perkara-perkara dalam proses di Pengadilan Pada tahun 2003. dengan jangka waktu sesuai dengan jadwal penutupan tambang. the Company filed an appeal to the Medan Administrative High Court (“PTTUN”). NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. bank guarantee or insurance. Pada tanggal 29 Agustus 2005 melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (“PTUN”) Palembang. On 14 December 2005.

dengan putusan Sela tersebut Perusahaan mengajukan upaya hukum banding ke Pengadilan Tinggi (“PT”) Palembang.715. ASET DAN KEWAJIBAN KONTINJENSI (lanjutan) Perkara-perkara dalam proses di Pengadilan (lanjutan) Pada tanggal 31 Januari 2008. Transaksi dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa adalah sebagai berikut: 2009 Penjualan produk . Transactions with related parties are as follows: 2008 Sale of goods PT Indonesia Power PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) PT Timah (Persero)Tbk PT Semen Baturaja (Persero) - 4.481 2. the case is still in progress. Tertanggal 9 Juli 2009 PN Lahat telah mengirimkan berkas perkara Kasasi ke Mahkamah Agung RI.PT Indonesia Power . today. perkara tersebut masih dalam proses di Mahkamah Agung RI. PT Palembang issued the decision letter to approve the Company’s appeal and ordered PN Lahat to process the suit.416 3. on which the Company further appealed to the High Court (“PT”) in Palembang. Tanggal 2 November 2009 berkas perkara telah diterima Mahkamah Agung RI. PN Lahat announced its refusal to process the suit.646. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. On 9 July 2009.084 8.892. the defendent appealed to the Supreme Court. 27.559 51% (sebagai persentase terhadap jumlah penjualan) 61% (as a percentage of total sales) . Tanggal 16 Desember 2008 PT Palembang mengeluarkan Putusan Sela. the casation bundle was received by the Indonesian Supreme Court and as at the date of this report.PT Semen Baturaja (Persero) 27. CONTINGENT ASSETS AND LIABILITIES (continued) Outstanding court cases still in progress (continued) On 31 January 2008. the case is still in progress.407 696.PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) . The suit is addressed to several parties which include the Lahat Regency Government as first defendant. INFORMASI PIHAK-PIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA Perusahaan dikendalikan oleh Pemerintah Indonesia.208 5. menerima banding Perusahaan. masih terkait dengan kasus di atas. 26. the Company filed a civil suit to Pengadilan Negeri (“PN”) Lahat due to commercial losses from KP overlapping with other parties.997 70. Dengan putusan sela PT Palembang tersebut para tergugat mengajukan upaya hukum Kasasi ke Mahkamah Agung RI. PN Lahat sent the casation bundle to the Indonesia Supreme Court. bahwa PN Lahat tidak berwenang mengadili perkara tersebut.434. On 2 November 2009. dan sampai dengan tanggal laporan keuangan ini. RELATED PARTY INFORMATION The Company is controlled by the Government of Indonesia.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/52 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. unless otherwise stated ) 26.262 74. On 16 December 2008. With the PT Palembang decision.062 744. Perusahaan mengajukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri (“PN”) Lahat atas kerugian materiil akibat pemberian KP kepada pihak lain. saat ini perkara dalam proses Mahkamah Agung RI.604 17. On 12 August 2008. Tanggal 12 Agustus 2008 PN Lahat mengeluarkan Putusan Sela. Gugatan dilayangkan kepada beberapa pihak termasuk Bupati Lahat sebagai tergugat pertama. still in relation to the KP overlapping above. membatalkan Putusan Sela PN Lahat serta memerintahkan PN Lahat untuk memeriksa dan mengadili perkara tersebut.PT Timah (Persero) Tbk .

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk and PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (as a percentage of total interest income) Assets Cash and cash equivalents PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Trade receivables PT Indonesia Power PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) PT Timah (Persero) Tbk PT Semen Baturaja (Persero) Other receivables Employee receivables - 27.729 1.994 13.360 600.791 939.143 4.465 967.560 767 5. unless otherwise stated ) 27.731 56.568 Total assets associated with related parties (as a percentage of total assets) 71% 64% .485. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.465 500.Piutang karyawan Jumlah aset yang terkait dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa (sebagai persentase terhadap jumlah aset) 1.888.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/53 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) .635 1.311 2.PT Kereta Api Indonesia (Persero) .440 1.PT Bahtera Adhiguna (Persero) .305 61. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.695 189.PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) .063.241 944.PT Indonesia Power .733.PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk .688.PT Bank Mandiri (Persero) Tbk .407 61.819.668.PT Semen Baturaja (Persero) Piutang Lain-lain .405 9.000 250.313 1.833 3.369.684 93% 57% 1.101. INFORMASI PIHAK-PIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA (lanjutan) 2009 Pembelian barang/jasa .417 28% 20.PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Piutang usaha .PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk .808 1.PT Pertamina (Persero) .342 35. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.288 1.PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) (sebagai persentase terhadap jumlah harga pokok penjualan dan beban usaha) Gaji dan tunjangan Dewan Komisaris dan Direksi (sebagai persentase terhadap jumlah biaya karyawan) Pendapatan bunga PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.639 1.068.675 108.PT Timah (Persero) Tbk . PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (sebagai persentase terhadap jumlah pendapatan bunga) Aset Kas dan setara kas .000 575.081.805.197 132.293 1.232.678 1.241 64.505 29% 18.863 2% 3% 187.495 101.778 8. RELATED PARTY INFORMATION (continued) 2008 Purchase of goods/services PT Kereta Api Indonesia (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) PT Pertamina (Persero) PT Bahtera Adhiguna (Persero) PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) (as a percentage of total cost of sales and operating expense) Board of Commisioners and Directors’ salaries and benefits (as percentage of total of total employee costs) Interest income PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.971 5.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) .PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/54 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. unless otherwise stated ) 27. RELATED PARTY INFORMATION (continued) Liabilities Trade payables PT Dahana (Persero) - 27.115 6.423 6.PT Bahtera Adhiguna (Persero) 111.518 127.423 Biaya yang masih harus dibayar .240 99.595 89.567 10.710 Total liabilities to related parties (as a percentage of total liabilities) 6% 5% Sifat transaksi dan hubungan dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa adalah sebagai berikut: Pihak yang mempunyai hubungan istimewa/ Related parties PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Kereta Api Indonesia (Persero) The nature of transactions and relationships with related parties is as follows: Sifat hubungan dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa/ Relationship with the related parties Perusahaan di bawah entitas sepengendali/ Entities under common control Perusahaan di bawah entitas sepengendali/ Entities under common control Perusahaan di bawah entitas sepengendali/ Entities under common control Perusahaan di bawah entitas sepengendali/ Entities under common control Perusahaan di bawah entitas sepengendali/ Entities under common control Transaksi/Transaction Penempatan dana/ Funds placement Penempatan dana/ Funds placement Penempatan dana/ Funds placement Penempatan dana/ Funds placement Pengangkutan batubara/ Coal transportation PT Indonesia Power PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Perusahaan di bawah entitas sepengendali/ Entities under common control Perusahaan di bawah entitas sepengendali/ Entities under common control Perusahaan di bawah entitas sepengendali/ Entities under common control Perusahaan di bawah entitas sepengendali/ Entities under common control Perusahaan di bawah entitas sepengendali/ Entities under common control Perusahaan di bawah entitas sepengendali/ Entities under common control Penjualan batubara/ Coal sales Penjualan batubara dan pemakaian listrik/Coal sales and electricity usage Penjualan batubara/ Coal sales Penjualan batubara/ Coal sales Penjualan batubara/ Coal sales Penjualan batubara/ Coal sales PT Semen Padang (Persero) PT Semen Andalas (Persero) PT Semen Baturaja (Persero) PT Timah (Persero) Tbk . INFORMASI PIHAK-PIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA (lanjutan) Kewajiban Hutang usaha .115 4.230 Accrued liabilities PT Kereta Api Indonesia (Persero) PT Bahtera Adhiguna (Persero) - Jumlah kewajiban kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa (sebagai persentase terhadap jumlah kewajiban) 131. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah.PT Dahana (Persero) 4.807 106.077 16.

849 741 Grup tidak memiliki efek yang bersifat dilutif pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/55 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. .771 2.131.  Sales of coal to related parties are set based on sales contracts.   Coal shipping and transportation by related parties were determined based on contract agreed by each party after considering the cost components plus certain margin.304. RELATED PARTY INFORMATION (continued) 27. 2009 Laba bersih kepada pemegang saham Rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang beredar Laba bersih per saham dasar (nilai penuh) NET INCOME PER SHARE Net income per share is calculated by dividing net income attributable to shareholders by the weighted average number of ordinary shares outstanding during the year. The Group does not have any dilutive ordinary shares at 31 December 2009 and 2008. Pengapalan dan pengangkutan batubara oleh p ihak yang memiliki hubungan istimewa ditetapkan berdasarkan kontrak pengangkutan yang disepakati bersama berdasarkan hasil negosiasi dengan memperhatikan unsur-unsur biaya yang ada ditambah dengan marjin tertentu. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. 2008 Net income attributable to shareholders Weighted average number of ordinary shares outstanding Net income per share (full amount) 2. LABA BERSIH PER SAHAM Laba bersih per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih kepada pemegang saham dengan rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang beredar pada tahun yang bersangkutan.734 2. 28.131.727.304. 28. unless otherwise stated ) 27.707.849 1. which generally use international indices as benchmarks adjusted for coal specifications and location of deliveries. yang pada umumnya menggunakan indeks internasional yang setara sebagai perbandingan dan disesuaikan dengan spesifikasi dari batubara dan lokasi pengiriman. INFORMASI PIHAK-PIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA (lanjutan) Pihak yang mempunyai hubungan istimewa/ Related parties PT Bahtera Adhiguna (Persero) Sifat hubungan dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa/ Relationship with the related parties Perusahaan di bawah entitas sepengendali/ Entities under common control Perusahaan di bawah entitas sepengendali/ Entities under common control Perusahaan di bawah entitas sepengendali/ Entities under common control Perusahaan di bawah entitas sepengendali/ Entities under common control Perusahaan di bawah entitas sepengendali/ Entities under common control Transaksi/Transaction Pengapalan batubara/ Coal shipping Pembelian bahan peledak/ Explosive material purchases Pembelian bahan bakar/ Fuel supply Premi asuransi/ Insurance premium Dana Pensiun/ Pension Fund PT Dahana (Persero) PT Pertamina (Persero) PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Kebijakan Grup terkait penetapan harga untuk transaksi dengan pihak-pihak yang memiliki hubungan istimewa adalah sebagai berikut: The Group’s pricing policy related to the transactions with related parties is as follows:  Penjualan batubara ke pihak yang memiliki hubungan istimewa ditetapkan berdasarkan kontrak kontrak penjualan.184 1.

2009 Informasi menurut produk penjualan Batubara Briket Jumlah Beban pokok penjualan Batubara Briket Jumlah Beban Usaha Batubara Briket Jumlah Laba/(Rugi) Usaha Batubara Briket Jumlah Total Aset Batubara Briket Jumlah Informasi menurut lokasi geografis penjualan Ekspor Domestik Jumlah Coal mining activities. operation of steam power plants for internal and external needs and providing consulting services related to the coal mining industry and production.854 4. pengolahan.967 2. Aktivitas Informasi tentang Perusahaan dan anak perusahaan menurut segmen adalah sebagai berikut: Bidang industri tambang batubara.557 7.128 1.686.979 4.061.020 6. eksplorasi.219 6. exploration.493. INFORMASI SEGMEN USAHA a.322 20.814 2.078.974.104.942 6.202 24.391 8.548. transportation and trading.392 2.492. meliputi kegiatan penyelidikan umum.029.410 1. Activities Information concerning the Company’s subsidiaries business segments is as follows: and its 29.239 4.228 3.136 1.909.241. pemurnian.947.854 2.238 3.106.192.216.528. 2008 Information by sales product Coal Briquette Total Cost of sales Coal Briquette Total Operating expense Coal Briquette Total Profit/(loss) from operations Coal Briquette Total Total assets Coal Briquette Total Information by sales geographic location Export Domestic Total 8.036. b. including general surveying. processing. pemeliharaan fasilitas dermaga khusus batubara baik untuk keperluan sendiri maupun pihak lain.289. maintenance of special coal port facilities for internal and external needs. eksploitasi. SEGMENT INFORMATION a.548.083.947. exploitation.635 8.187 68.989 7.038.026 7.124 6.530 3. pengangkutan dan perdagangan. pengoperasian pembangkit listrik tenaga uap baik untuk keperluan sendiri ataupun pihak lain dan memberikan jasa-jasa konsultasi dan rekayasa dalam bidang yang ada hubungannya dengan industri pertambangan batubara beserta hasil olahannya. refining. Informasi segmen usaha Perusahaan melalui unit usaha Satuan Kerja Pengusahaan Briket telah mengembangkan produksi briket batubara sebagai alternatif bahan bakar untuk rumah tangga dan industri kecil dan menengah (lihat Catatan 25c).315 8.921.124 26.678 (363) 3.295.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/56 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. Segment information The Company through its Coal Briquette Operating Unit has developed coal briquette production as an alternative fuel for home and small and middle industries (see Note 25c). unless otherwise stated ) 29.010.216. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. b.301 1.578 7.114 1.730 8.606 157.372 45.228 .

reduced profitability through production disruptions and in some sectors oversupply of mining product. Grup menghadapi tantangan lain sebagai berikut: ketidakpastian dalam kaitannya dengan penerapan Undang-Undang Otonomi Daerah dan ketidakpastian dalam kaitannya dengan adanya perubahan Undang-Undang Pertambangan. CONCENTRATION OF RISKS The Company uses the railway services from PTKA to deliver coal to the Tarahan port for shipment to its major customers. berkurangnya kemampuan akibat gangguan produksi dan dalam beberapa sektor terdapat kelebihan pasokan barang tambang. The above challenges may. . affect the Group’s operations and related results and have been carefully considered by management when evaluating the level of current and future activities in Indonesia as well as the impact or impairment on its existing operations. the Company’s management is confident that the Company will continue its business with PTKA. Collectively. the Group are facing the following additional challenges: uncertainty due to delays in finalising the implementing regulations for the Regional Autonomy and the uncertainty of changes in Mining Regulation. Based on past experience. manajemen berkeyakinan bahwa sebagian tantangan yang dikemukakan di atas masih bisa diatasi dalam kaitannya dengan kelangsungan usaha Grup. Dalam sektor pertambangan. management believes that part of the above challenges can still be managed in relation to the Group’s ability to continue as a going concern. Tantangan-tantangan di atas kemungkinan akan berdampak kepada kegiatan Grup dan hasil usahanya dan telah dipertimbangkan secara hati-hati oleh manajemen dalam melakukan evaluasi kegiatan sekarang dan masa yang akan datang serta dampak atau penurunan kegiatan usaha saat ini. Perubahan yang signifikan dalam kinerja pengangkutan batubara dan strategi pemasaran PTKA bisa mempengaruhi kinerja Perusahaan secara signifikan. PEMUSATAN RISIKO Perusahaan menggunakan jasa angkutan kereta api dari PTKA untuk mengangkut batubara ke Pelabuhan Tarahan sebelum dilakukan pengapalan ke pelanggan utama Perusahaan. and - - - - difficulties in ensuring compliance with environmental obligations as a result of illegal mining activities. 30. perselisihan dengan masyarakat setempat yang mengajukan tambahan kompensasi dari perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah tersebut. investasi baru yang ditangguhkan atau dibatalkan. In the mining sector. berdasarkan pengalaman masa lalu. - - continuing disputes with local communities who are requesting additional compensation from companies operating in their areas. Manajemen berkeyakinan bahwa kerjasama Perusahaan dengan PTKA akan tetap berkelanjutan. pemerintah daerah mengharapkan perusahaan tambang untuk mencadangkan dana tambahan dalam rangka pembangunan daerah. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. in time. However. tantangan-tantangan ini telah mempengaruhi perusahaan tambang dalam kaitannya dengan hal-hal berikut: pemerintah daerah berusaha menerapkan pajak daerah pada perusahaan untuk memenuhi target anggaran daerah. these challenges are adversely affecting companies in the following manner: - local governments are trying to apply local levies on companies in order to fund their budgets. masalah dalam mencari tambahan dana baik dalam kaitannya dengan biaya dan/atau jumlah dana yang tersedia. - - Secara umum. Berdasarkan pengalaman masa lalu. - - problems in seeking additional finance both in terms of cost and/or the amounts of funding provided. Akan tetapi. and rising security concerns in the industry caused by illegal mining activities.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/57 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. - - new investment is either being postponed or cancelled. dan kesulitan dalam memastikan ketaaatan terhadap kewajiban pengelolaan lingkungan akibat adanya penambangan liar. Significant changes in the coal delivery operation and marketing strategies of PTKA could significantly affect the operating results of the Company. local governments are applying pressure to companies to contribute additional funds to development programs. unless otherwise stated ) 30. dan masalah keamananan berkaitan dengan kegiatan penambangan liar. based on past experience.

kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. net Third Parties Related Parties USD USD USD USD USD 2. tingkat harga komoditas dan tingkat bunga.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/58 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. including the effects of foreign currency exchange rates. termasuk dampak nilai tukar mata uang asing. unless otherwise stated ) 31. 000 25.9 milyar.500 351. commodity prices and interest rates.143) (50.500) (277) (5.915 575. RISK MANAGEMENT POLICY The Group’s activities expose it to a variety of financial risks. The Group had the following monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies: 2009 Rp Assets Cash in bank Third Parties Related Parties Time deposits Related Parties Trade receivables.828) Aset bersih 416.802.386.400 (nilai penuh) berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia. . 32.502.400 (full amount) based on the Bank Indonesia middle rate. The Group’s overall risk management program focuses on the unpredictability of commodity prices and seeks to minimise potential adverse effects on the financial performance of the Group. maka aset bersih dalam mata uang asing Grup akan turun sebesar Rp 2.672 14.437 5.447 7. Program manajemen risiko keseluruhan yang dimiliki Grup ditujukan untuk menghadapi ketidakpastian harga komoditas dan untuk meminimalkan dampak yang tidak diharapkan pada kinerja keuangan Grup. ASET DAN KEWAJIBAN MONETER DALAM MATA UANG ASING Aset dan kewajiban moneter dalam mata uang asing pada 31 Desember 2009 telah dikonversikan ke dalam mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs US$1 = Rp 9.137 Kewajiban Hutang usaha Pihak ketiga Biaya yang masih harus dibayar Pihak ketiga SGD USD USD (41.500.123 70. monetary assets and liabilities denominated in foreign currency have been translated into Rupiah using an exchange rate of US$1 = Rp 9.408) (45.280) (4.344) (575. the total net foreign currency asset of the Group will decrease by approximately Rp 2.731.309 Net assets Liabilities Trade payables Third Parties Accrued expenses Third Parties 32.000 37. MONETARY ASSETS AND LIABILITIES DENOMINATED IN FOREIGN CURRENCIES At 31 December 2009. Apabila aset dan kewajiban dalam mata uang asing pada tanggal 31 Desember 2009 dijabarkan dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal laporan ini. bersih Pihak ketiga Hubungan Istimewa If assets and liabilities in foreign currencies as at 31 December 2009 are translated using the exchange rate as at the date of this report. 31. KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO Berbagai aktivitas yang dilakukan membuat Grup terekspos terhadap berbagai risiko keuangan.9 billion.405 467. Grup memiliki aset dan kewajiban moneter dalam mata uang asing sebagai berikut: Mata uang asing/ Orginal currency Nilai penuh/ Full amount Aset Bank Pihak ketiga Hubungan Istimewa Deposito berjangka Hubungan Istimewa Piutang usaha.064 1.

SFAS 55 (Revised 2006) – Financial Instruments: Recognition and Measurement. SFAS 50 (Revised 2006) – Financial Instruments: Presentation and Disclosures. Dewan Direksi bertugas melakukan identifikasi. 33. such as foreign exchange risk. PSAK 5 (Revisi 2009) – Segmen Operasi (berlaku untuk laporan keuangan yang periodenya dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2011). SFAS 4 (Revised 2009) – Consolidated and Separate Financial Statements (applicable for financial statements covering periods beginning on or after 1 January 2011). where considered appropriate. 33. - - - - - - - - . unless otherwise stated ) 32.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/59 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. PSAK 50 (Revisi 2006) – Instrumen Keuangan: Penyajian dan Pengungkapan. interest rate risk. PSAK 55 (Revisi 2006) – Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran. KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) Manajemen risiko dijalankan oleh Dewan Direksi Grup. sekaligus juga menetapkan kebijakan-kebijakan yang mencakup risikorisiko dalam bidang tertentu. SFAS 12 (Revised 2009) – Interest in Joint Ventures (applicable for financial statements covering periods beginning on or after 1 January 2011). Ikatan Akuntan Indonesia juga telah menerbitkan beberapa standar akuntansi revisi sebagai berikut yang mungkin mempunyai dampak terhadap laporan keuangan Grup: PSAK 1 (Revisi 2009) – Penyajian Laporan Keuangan (berlaku untuk laporan keuangan yang periodenya dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2011). The Indonesian Institute of Accountants has also issued the following revised accounting standards that may be applicable to the Group’s financial statements: SFAS 1 (Revised 2009) – Presentation of Financial Statements (applicable for financial statements covering periods beginning on or after 1 January 2011). The adoption of the above SFAS has not resulted in a substantial change to the Group’s accounting policies nor any significant impact on its financial statements to date. SFAS 5 (Revised 2009) – Operating Segments (applicable for financial statements covering periods beginning on or after 1 January 2011). PSAK 2 (Revisi 2009) – Laporan Arus Kas (berlaku untuk laporan keuangan yang periodenya dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2011). 32. STANDAR AKUNTANSI BARU Ikatan Akuntan Indonesia telah menerbitkan beberapa standar akuntansi revisi sebagai berikut yang mempunyai dampak terhadap laporan keuangan yang periodenya dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2010: PSAK 26 (Revisi 2008) – Biaya Pinjaman. dan investasi kelebihan likuiditas. evaluates and hedges financial risks. risiko tingkat bunga. - - Adopsi PSAK di atas tidak menimbulkan perubahan yang mendasar terhadap kebijakan akuntansi Grup atau berdampak signifikan terhadap laporan keuangan Grup. SFAS 2 (Revised 2009) – Statement of Cash Flows (applicable for financial statements covering periods beginning on or after 1 January 2011). PSAK 4 (Revisi 2009) – Laporan Keuangan Konsolidasi dan Terpisah (berlaku untuk laporan keuangan yang periodenya dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2011). kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. as well as policies covering specific areas. seperti risiko nilai tukar mata uang asing. The Board of Directors provides principles for overall risk management. PROSPECTIVE ACCOUNTING PRONOUNCEMENTS The Indonesian Institute of Accountants has also issued the following revised accounting standards that are applicable for financial statements covering periods beginning on or after 1 January 2010: SFAS 26 (Revised 2008) – Borrowing Costs. and investing excess liquidity. Dewan Direksi menentukan prinsip manajemen risiko secara keseluruhan. RISK MANAGEMENT POLICY (continued) Risk management is carried out by the Group’s Board of Directors. The Board identifies. evaluasi dan lindung nilai yang tepat terhadap risiko-risiko keuangan jika diperlukan. PSAK 12 (Revisi 2009) – Pelaporan Keuangan Mengenai Bagian Partisipasi Dalam Pengendalian Bersama Operasi dan Aset (berlaku untuk laporan keuangan yang periodenya dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2011).

8% dari jumlah produksi Grup sebesar 11. and does not expect the suspension of BBK's operations to significantly affect the Group’s operations or financial position. SFAS 48 (Revised 2009) – Impairment of Assets (applicable for financial statements covering periods beginning on or after 1 January 2011). The Group is in discussions with the authorities. Contingent Liabilities and Contingent Assets (applicable for financial statements covering periods beginning on or after 1 January 2011). Changes in Accounting Estimates and Errors (applicable for financial statements covering periods beginning on or after 1 January 2011). Kewajiban Kontinjensi dan Aset Kontinjensi (berlaku untuk laporan keuangan yang periodenya dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2011).5% dari jumlah aset Grup sebesar Rp 8. termasuk Kementerian ESDM dan Kementerian Kehutanan. Kepolisian Republik Indonesia menghentikan operasi BBK karena ijin pinjam pakai kawasan hutan yang menjadi wilayah pertambangan BBK belum dikeluarkan oleh pihak yang berwenang. kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2009 AND 2008 (Expressed in millions of Rupiah. SFAS 57 (Revised 2009) – Provisions. RECLASSIFICATION OF ACCOUNTS Certain comparative figures in the consolidated financial statements for the year ended 31 December 2008 have been amended to conform to the basis on which the consolidated financial statements for the year ended 31 December 2009 have been presented.PT BUKIT ASAM (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/60 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2009 DAN 2008 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah.8% of the Group’s total production of 11. SFAS 15 (Revised 2009) – Investments in Associates (applicable for financial statements covering periods beginning on or after 1 January 2011). including the Ministry of ESDM and the Ministry of Forestry. SUBSEQUENT EVENT In February 2010. STANDAR AKUNTANSI BARU (lanjutan) - PSAK 15 (Revisi 2009) – Investasi Dalam Perusahaan Asosiasi (berlaku untuk laporan keuangan yang periodenya dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2011). . BBK’s total assets were Rp 118 billion or 1. 35. PSAK 25 (Revisi 2009) – Kebijakan Akuntansi. the National Police of Republic of Indonesia suspended BBK’s operation because the lenduse permit for forestry areas under which BBK conducts its mining activities has not been issued by the authority. PROSPECTIVE (continued) ACCOUNTING PRONOUNCEMENTS 33. untuk menyelesaikan masalah ini.5 juta ton. to resolve this issue. PSAK 58 (Revisi 2009) – Aset Tidak Lancar Tersedia Untuk Dijual dan Operasi Dalam Penghentian (berlaku untuk laporan keuangan yang periodenya dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2011).5 million tonne.079 billion as at 31 December 2009.079 milyar pada tanggal 31 Desember 2009. SFAS 58 (Revised 2009) – Non-current Assets Held for Sale and Discontinued Operations (applicable for financial statements covering periods beginning on or after 1 January 2011). 35. The Group is still considering the impact of these revised standards on the consolidated financial statements. 34. Grup mengharapkan operasi BBK akan berjalan kembali dalam waktu dekat dan mengharapkan pemberhentian ini tidak akan mempengaruhi operasi Grup secara signifikan. Perubahan Kebijakan Akuntansi dan Kesalahan (berlaku untuk laporan keuangan yang periodenya dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2011). Jumlah aset BBK adalah Rp 118 milyar atau 1.5% of the total assets of the Group of Rp 8. BBK’s total production was 783 thousand tonne or 6. 34. Jumlah produksi BBK adalah sebesar 783 ribu ton atau 6. PSAK 48 (Revisi 2009) – Penurunan Nilai Aset (berlaku untuk laporan keuangan yang periodenya dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2011). PSAK 57 (Revisi 2009) – Kewajiban Diestimasi. Grup sedang berdiskusi dengan berbagai instansi pemerintah. - - - - - - Grup masih mempelajari dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar-standar tersebut terhadap laporan keuangan konsolidasian. - - SFAS 25 (Revised 2009) – Accounting Policies. unless otherwise stated ) 33. REKLASIFIKASI AKUN Angka komparatif pada laporan keuangan konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2008 telah diubah untuk menyesuaikan dengan penyajian laporan keuangan konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009. PERISTIWA SETELAH TANGGAL NERACA Pada bulan Pebruari 2010. The Group expects BBK's operations to recommence in the near future.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful