Anda di halaman 1dari 10

PROPOSAL

REVISI STUDI AMDAL PERKEBUNAN KELAPA SAWIT OLEH PT. HARDAYA INTI PLANTATIONS KABUPATEN BUOL PROVINSI SULAWESI TENGAH

1.1 Latar Belakang


Minyak kelapa sawit merupakan salah satu produk industri yang

perkembangannya terus meningkat, baik untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri maupun untuk keperluan ekspor yang saat ini telah menggeser Dari 17 jenis minyak nabati yang kedudukan minyak kedelai yang selama ini berperan sebagai price leader dan price stabilizer bagi minyak nabati. diperdagangkan, minyak sawit perkembangannya paling progressif. Produksi per hektarnya menempati urutan tertinggi yaitu 8% per tahun, sedangkan kedelai hanya 5,4%, rape 7,2% dan bunga matahari 3,9%. kebutuhan meningkat dalam sekitar negeri 12,8% saja, per minyak tahun. kepala Dan sawit untuk Untuk memenuhi cenderung kebutuhan terus dunia

internasional, Indonesia merupakan penyumbang sekitar 24%. Analisis tersebut di atas dapat dikatakan bahwa minyak kelapa sawit masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat banyak. Dengan alasan itulah, maka PT. Hardaya Inti Plantations yang memiliki ijin usaha perkebunan seluas 40.000 ha yang berlokasi di Kecamatan Pamona Timur dan Pamona Tenggara Kabupaten Poso tersebut perlu dikembangkan, baik dari sektor perkebunan maupun sektor pengolahannya. Tujuan pembangunan perkebunan dan pengolahan kelapa sawit pada dasarnya adalah untuk mendapatkan keuntungan dari perkebunan dan pengolahannya, disamping tentunya manfaat lain seperti: a. Menekan volume impor sehingga dapat menghemat devisa untuk negara.
b. Meningkatkan volume export hasil komoditi non migas, sehingga dapat

menambah devisa.

PROPOSAL
Studi Amdal Pembangunan Perkebunanan Kelapa Sawit Oleh CCM di Kabupaten Morowali

c. Membuka dan memperluas kesempatan kerja melalui petani perkebunan

maupun karyawan pabrik.


d. Mengoptimalkan

produktifitas

penggunaan

lahan

serta

mengendalikan

kelestarian lingkungan. Meskipun demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa setiap kegiatan pembangunan termasuk pembangunan perkebunan dan pabrik pengolahan minyak sawit ini akan menimbulkan dampak negatif penting terhadap komponen lingkungan. Dan memang harus disadari bahwa setiap pembangunan yang akan dilaksanakan haruslah berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. Untuk itu, dampak kegiatan pembangunan industri ini terhadap lingkungan sekitarnya, maka diperlukan suatu kajian berupa studi lingkungan, dengan mengacu pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 27 tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL) dan Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 11 tahun 2006 tentang Jenis Rencana Usaha dan atau Kegiatan yang Wajib Dilengkapi dengan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup, maka studi lingkungan yang akan dilaksanakan untuk Perkebunan dan Industri Pengolahan Minyak Kelapa Sawit PT. Sawit Jaya Abadi tersebut termasuk kategori harus menyusun Analisis Dampak Lingkungan (ANDAL) yang akan dijadikan masukan bagi berbagai Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) dilengkapi dengan lampiran-lampirannya. Sistematika penyusunan ANDAL tersebut mengacu kepada Peraturan Menteri negara Lingkungan Hidup Nomor 8 Tahun 2006, tentang Pedoman Penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan. Selanjutnya, sesuai dengan peraturan Kepala BAPEDAL (Badan Pengendalian Dampak Lingkungan) Nomor 08 Tahun 2000 tentang keterlibatan masyarakat dan keterbukaan informasi dalam proses AMDAL, maka sebelum AMDAL ini disusun terlebih dahulu dilakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar rencana kegiatan Perkebunan dan Industri PT. Hardaya Inti Plantations serta Pengolahan Minyak Kelapa Sawit

Pembangunan sarana dan prasarananya. 1.2. TUJUAN DAN MANFAAT 1.2.1. Tujuan Tujuan pembangunan perkebunan dan pengolahan kelapa sawit dalam maupun permintaan luar negeri serta v pada dasarnya adalah untuk memproduksi minyak kelapa sawit guna memenuhi kebutuhan mendapatkan keuntungan dari 6

PROPOSAL
Studi Amdal Pembangunan Perkebunanan Kelapa Sawit Oleh CCM di Kabupaten Morowali

perkebunan dan pengolahannya. Sedangkan Tujuan penyusunan Dokumen Amdal bagi kegiatan Perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Buol adalah:

1. Mengidentifikasi dampak yang ditimbulkan oleh rencana kegiatan tersebut


terhadap aspek lingkungan (fisik kimia, biologi, sosial ekonomi, sosial budaya dan kesehatan masyarakat);

2. Mengidentifikasi komponen lingkungan yang terkena dampak akibat kegiatan


pembukaan lahan pertambangan, dermaga dan fasilitas penunjang pendukungnya;

3. Merumuskan upaya pengelolaan dan pemantauan lingkungan terhadap


komponen lingkungan yang terkena dampak. 1.2.2. Manfaat dan Kegunaan Manfaat pembangunan perkebunan kelapa sawit adalah : a. Menekan volume impor sehingga dapat menghemat devisa untuk negara.
b. Meningkatkan volume expor hasil komoditi non migas, sehingga dapat

menambah devisa.
c. Membuka dan memperluas kesempatan kerja melalui petani perkebunan

maupun karyawan pabrik.


d. Mengoptimalkan

produktifitas

penggunaan

lahan

serta

mengendalikan

kelestarian lingkungan. Kegunaan penyusunan AMDAL adalah: 1. Untuk bahan perencanaan wilayah dan masukan bagi pengambilan keputusan; 2. Bahan masukan program kerja kegiatan perusahaan dalam rangka pengelolaan lingkungan; 3. Sumber informasi bagi masyarakat tentang rencana kegiatan perusahaan;

4. Kegunaan utama adalah untuk penyusunan kegiatan pengelolaan lingkungan


dan kegiatan Pemantauan Lingkungan berkaitan dengan rencana Perbangunan perkebunana kelapa sawit di Kabupaten Morowali

PROPOSAL
Studi Amdal Pembangunan Perkebunanan Kelapa Sawit Oleh CCM di Kabupaten Morowali

2.1. Pendekatan
Pendekatan yang ditempuh dalam pelaksanaan penyusunan Dokumen AMDAL ini adalah mengikuti pedoman penyusunan AMDAL yang tertuang dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 09 Tahun 2000, yaitu: a. Mengidentifikasi dampak secara sistematis untuk menghindari terabaikannya suatu dampak penting; b. Melakukan pengumpulan dan analisis data serta informasi yang relevan dengan masalah studi; c. Melibatkan para stakeholders dari berbagai disiplin ilmu agar identifikasi dampak, pelingkupan dan penyusunan laporan dalam bentuk pengelolaan dan pemantauan lingkungan dapat lebih terarah.

2.2. Ruang Lingkup 2.2.1 Dampak Penting yang ditelaah


Berdasarkan kajian terhadap kondisi spesifik areal dan deskripsi kegiatan yang direncanakan, perkiraan dampak potensial penting/isu pokok dalam studi ini adalah:

1. Terjadinya perubahan bentang lahan; 2. Terjadinya perubahan kualitas udara dan peningkatan kebisingan; 3. Terganggunya flora dan fauna pada wilayah tapak proyek akibat rencana
kegiatan;

4. Terjadinya peningkatan kegiatan ekonomi di sekitar proyek;


5. Keresahan sosial akibat konflik, penyerapan tenaga kerja, pembebasan lahan dan perubahan kualitas fisik kimia lingkungan.

2.2.2 Ruang Lingkup Rencana Kegiatan


Aspek kegiatan yang akan di analisis dampaknya, dibatasi pada kegiatankegiatan yang memiliki kriteria sebagai berikut: Kegiatan pokok yang berpotensi menimbulkan dampak sesuai dengan uraian isu pokok; Kegiatan yang memiliki resiko yang besar secara umum pada kasus-kasus serupa ditempat yang lain (analogi) dapat menimbulkan dampak penting.

2.2.3 Lingkup Rona Lingkungan PROPOSAL


Studi Amdal Pembangunan Perkebunanan Kelapa Sawit Oleh CCM di Kabupaten Morowali

Rona lingkungan yang dikaji adalah komponen lingkungan yang diduga akan mengalami perubahan mendasar dan akan menimbulkan dampak terhadap komponen lingkungan lainnya. meliputi: a. Lingkungan Fisik dan Kimia 1. 2. 3. 4. 5. Iklim, dan Kualitas udara serta derajat kebisingan, Fisiografi Tanah, Hidrologi, Kualitas Air, dan Tataguna Lahan. b. Lingkungan Biologi 1. Biologi Darat : a. Vegetasi budidaya, b. Vegetasi Alami 2. Satwa Liar dan satwa yang dipelihara 3. Biologi Air: a Plankton dan Benthos, b. Nekton c. Lingkungan Sosial, Ekonomi dan Budaya 1. Demografi/Kependudukan 2. Ekonomi, 3. Budaya a). Pendidikan dan Sarana pendidikan, b). Agama dan Sarana Keagamaan c). Keamanan dan Ketertiban Masyarakat d). Budaya Masyarakat e). Sikap dan Persepsi Masyarakat. d. Kesehatan Masyarakat Keadaan dan perilaku kesehatan penduduk, tingkat kesehatan masyarakat, prevalensi penyakit, usaha-usaha peningkatan kesehatan masyarakat yang dilaksanakan, sarana dan prasarana kesehatan di lokasi studi. mata pencaharian dan Tingkat Pendapatan Penduduk, Perekonomian dan Fasilitas Umum Komponen lingkungan tersebut antara lain

6.

2.3

Metode Pengumpulan dan Analisis Data

PROPOSAL
Studi Amdal Pembangunan Perkebunanan Kelapa Sawit Oleh CCM di Kabupaten Morowali

2.3.1 Metode Pengumpulan Data


Data yang dikumpulkan meliputi data informasi mengenai komponen fisikakimia, biologi, sosial-ekonomi, budaya dan kesehatan masyarakat sebagaimana telah dikemukakan di atas. Dengan mempertimbangkan bahwa studi ini dirancang untuk memanfaatkan semaksimal mungkin data skunder, maka data dan informasi yang dikumpulkan secara langsung di lapangan (data primer) lebih terarah dan akurat. Komponen/sub-komponen dan indikator parameter Sedangkan lokasi dan lingkungan, metode pengumpulan data yang digunakan dan alat-alat yang diperlukan, secara rinci disebutkan pada tabel 2.1. pengambilan sampel untuk masing-masing komponen/sub-komponen

indikator/parameter lingkungan yang diamati akan digambarkan pada Peta Pengambilan Sampel dan Batas Wilayah Studi. Tabel .2.1 Komponen/Sub-Komponen dan Indikator/Parameter serta Metode Pengumpulan dan Alat Pengambilan Data
Komponen/SubIndikator/Parameter Komponen Lingkungan Lingkungan (1) (2) A. IKLIM & KUALITAS UDARA 1. Iklim Mikro - Curah Hujan dan Hari Hujan - Suhu & Kelembaban - Keceatan Angin 2. Kualitas Udara - Sox -CO - Nox -H2S - Partikulan/Debu - Kebisingan Metode Pengumpulan Data (3) Data Skunder Data Skunder Data Skunder Pengambilan contoh udara Pengambilan contoh udara Pengambilan contoh udara Pengukuran Lapangan Observasi, Data Skunder Observasi, Data Skunder Data Skunder Tabel Pustaka Observasi, Tabel Pustaka Observasi, Tabel Pustaka Analisis Lab Analisis Lab Analisis Lab Sound Level

Lingkungan
Alat (4)

B. FISIOGRAFI 1. Topografi C. TANAH DAN AGRONOMI 1. Erosi

- Panjang Lereng - Kemiringan Lereng Erosivitas hujan Erodibilitas tanah Pengelolaan tanah Teknik konservasi Indikator/Parameter Lingkungan Bobot isis Tekstur tanah Permeabilitas Porositas total

Roll-meter Klinometer Pustaka Visual Visual

2. Sifat Fisik Tanah

Pengambilan contoh

Ring sampel Bor tanah Ring sampel Ring sampel

PROPOSAL
Studi Amdal Pembangunan Perkebunanan Kelapa Sawit Oleh CCM di Kabupaten Morowali

Komponen/SubKomponen Lingkungan (1)

Indikator/Parameter Lingkungan (2)

Metode Pengumpulan Data (3) tanah Pengambilan contoh tanah Pengambilan contoh tanah Pengambilan contoh tanah Observasi lapangan Pengambilan contoh air Observasi lapangan Pengambilan contoh air Pengambilan contoh air

Alat (4)

D. KUALITAS AIR 1. Sifat Fisik

Suhu Warna Kekeruhan TSS TDS

Termometer S.photometer Turbidimeter Titrimetri Titrimetri

2. Sifat Kimia

pH Kalsium (Ca) Nitrit (NO2) Nitrat (NO3) BOD COD Jenis vegetasi Keanekaragaman jenis Kelimpahan jenis Dominansi jenis Jenis tanaman Produktivitas Fungsi ekologi Manfaat ekonomi Penguasaan Lahan Produktivitas Penggunaan Lahan Pendapatan per tahun

Pengukuran lapangan Pengambilan contoh air Pengambilan contoh air Pengambilan contoh air Pengambilan contoh air Pengambilan contoh air Metode jalur berpetak, Identifikasi jenis dengan kunci determinasi. Data skunder Observasi, Observasi, Observasi, Observasi, Data Data Data Data Skunder Skunder Skunder Skunder

Alat PH AAS Photometer Photometer D.O. meter COD reactor Kompas, tali, ukur, counter, buku, determinasi jenis -

E. VEGETASI 1. Vegetasi Alam

2. Vegetasi budidaya

H. EKONOMI 1. Sistem usahatani

Data sekunder, Wawancara

2. Pendapatan Keluarga 3. Kesempatan kerja

- Pengeluaran per tahun - % penduduk yang bekerja - % pengangguran - Mata pencaharian - Pemasaran hasil - Sarana dan prasarana perhubungan

Data Sekunder, Wawancara Data Sekunder, Wawancara

4. Aktivitas perekonomian

Data Sekunder, Wawancara Data Sekunder, Wawancara

PROPOSAL
Studi Amdal Pembangunan Perkebunanan Kelapa Sawit Oleh CCM di Kabupaten Morowali

Komponen/SubKomponen Lingkungan (1) I. SOSIAL BUDAYA 1. Kependudukan 2. Kelembagaan Pedesaan

Indikator/Parameter Lingkungan (2) kepadatan penduduk Komposisi penduduk Ketenagakerjaan Sistem kesatuan hidup

Metode Pengumpulan Data (3) Data Sekunder Data Sekunder Data Sekunder Data Sekunder, Wawancara Data Sekunder, Wawancara Data Sekunder, Wawancara Wawancara, Observasi Wawancara, Observasi Wawancara, Observasi Data Sekunder, Wawancara Data Sekunder, Wawancara

Alat (4) Kuesioner Kuesioner Kuesioner Kuesioner Kuesioner Kuesioner Kuesioner Kuesioner

- Sistem kepemimpinan 3. Adat Istiadat 4. Persepsi masyarakat terhadap kegiatan - Perangkat kelembagaan - Tata nilai - Budaya perladangan - Persepsi terhadap pembebasan lahan - Persepsi terhadap kegiatan - Persepsi terhadap pendatang

J. KESEHATAN MASYARAKAT 1. Penyakit yang penularannya oleh air 2. Penyakit yang di sebabkan kualitas air 3. Fasilitas Kesehatan Jenis penyakit Penyebaran Tingkat serangan Disentri Keracunan Jenis dan jumlah fasilitas kesehatan - Pemanfaatan fasilitas Kesehatan Data Data Data Data Data Data Sek, Sek, Sek, Sek, Sek, Sek, Wawancara Wawancara Wawancara Wawancara Wawancara Wawancara Kuesioner Kuesioner Kuesioner Kuesioner Kuesioner Kuesioner Kuesioner

Data Sek, Wawancara

2.3.2. Metode Analisis Data Analisis data primer yang diperoleh dari kegiatan observasi langsung di lapangan diawali dengan tabulasi data selanjutnya dianalisis dengan menggunakan rumusrumus yang berlaku. Evaluasi dampak lingkungan fisik-kimia dan biologis dianalisis secara kuantitatif, sedangkan dampak lingkungan sosial, ekonomi, budaya dan kesehatan masyarakat dianalisis secara deskriptif kualitatif.

2.4.

Metode Identifikasi dan Prakiraan Dampak


Identifikasi dan prakiraan dampak disusun berdasarkan skala prioritas dengan mengisi matriks yang tersedia dalam formulir AMDAL baik secara fisik dan matematik, maupun dengan pendekatan professional judgement secara analogi maupun dengan menggunakan baku mutu lingkungan.

PROPOSAL
Studi Amdal Pembangunan Perkebunanan Kelapa Sawit Oleh CCM di Kabupaten Morowali

2.5.

Jadwal Waktu dan Rencana Anggaran Biaya


Waktu yang dibutuhkan untuk pekerjaan penyusunan Dokumen AMDAL kegiatan Perkebunan Kelapa Sawit tersebut adalah selama 3 bulan seperti tertuang dalam tabel berikut:

Tabel 2.2

Jadwal Pelaksanaan Kegiatan Studi/Penyusunan Amdal Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Buol I 1 2 3 4 1 2 II 3 4 1 2 III 3 4

Kegiatan Persiapan Konsolidasi Tim Pengumpulan data sekunder Pelaksanaan Survey dan Pengumpulan Data Analisis Laboratorium/Data Tabulasi Data Penulisan Rona Lingkungan Penyusunan ANDAL, RKL, RPL Revisi Penyusunan Laporan Akhir Seminar Laporan Akhir

PROPOSAL
Studi Amdal Pembangunan Perkebunanan Kelapa Sawit Oleh CCM di Kabupaten Morowali

TIM PENYUSUN
Tabel 2.3 Daftar Nama Tim Penyusun Studi AMDAL Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Buol Hidayat Bakulu (Diretur Indygita Persada Konsultan) Dr. Ir. Muh. Noer Sangadji, DEA. (Ahli Ekologi dan Kebijakan Publik, Amdal A, B dan C) Drs. Irwan Said, M.Si (Ahli Kimia Analitik Lingkungan, Amdal A dan Penilai) - Muh.Aswadi.ST,MT (Ahli Teknik Geologi dan Pertambang / Teknik Lingkungan Lingkungan, Amdal A)

Penanggung Jawab. Ketua Tim

Anggota Sub Tim Fisik- Kimia

Anggota Sub Tim Biologi

Ir. Jurair , ST. MT. (Ahli Teknik Sipil dan Transportasi)

- Prof. Dr. Ramadhanil, M.Si (Ahli Biologi Lingkungan, Amdal A, B dan C) Ir. Zelvi Moezin, M.Sc (Ahli Biologi Lingkungan) Naharuddin, S.Pd., M.Si. (Ahli Biologi Darat )

Anggota Sub Tim Sosek Drs. Abd. Rivai, M.Si Bud dan Kesehatan (Ahli Sosekbud dan Peng.Lingkungan, Amdal A ) Masyarakat. Muh. Ichwan Tanju, SE, M.Kes (Ahli Kesehatan Masyarakat dan Ek,pembangunan) Insarullah. SH., MH (Ahli Hukum Lingkungan) Nara Sumber / Tenaga - Dr. Ir. Abd. Rauf, MS (Ahli Klimatologi) Ahli Hubungan Masyarakat/ - Ir. Zulkifli, M.Sc Sekretariat

PROPOSAL
Studi Amdal Pembangunan Perkebunanan Kelapa Sawit Oleh CCM di Kabupaten Morowali