P. 1
Makalah Adm.pemb.Doc

Makalah Adm.pemb.Doc

|Views: 482|Likes:
Dipublikasikan oleh Yusi Ika Merlin

More info:

Published by: Yusi Ika Merlin on Oct 31, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/30/2014

pdf

text

original

“Keberhasilan Kinerja Otonomi Daerah Di Kota Surakarta”

Disusun oleh : 1. Orin Riana 2. Dina Aprita Sari 3. Yusi Ika Merlin 4. Indriastuti Kusuma 5. Riska Rahmawati (14020110120067) (14020110120071) (14020110120076) (14020110120081) (14020110130119)

ADMINISTRASI PUBLIK FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2011

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Pembangunan Nasional adalah proses yang berkesinambungan mencakup segala bidang yang pada hakekatnya adalah untuk mencapai masyarakat adil dan makmur, merata materiil dan spirituil. Dalam upaya merealisasikan tujuan tersebut, proses pembangunan berjalan seimbang, selaras dan saling menunjang yang mengacu pada pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya, pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan stabilitas nasional yang sehat dan dinamis Pelaksanaan pembangunan tersebut, baik meliputi pembangunan nasional ataupun pembangunan daerah diharapkan adanya keharmonisan yang terpadu dan serasi. Seperti halnya, pembangunan otonomi daerah di Kota Solo yang mengalami peningkatan cukup drastis dan tujuan pembangunan di Solo tersebut dapat tercapai . Kewenangan daerah yang dimaksud adalah mencakup kewenangan dalam seluruh bidang pemerintahan kecuali kewenangan dalam bidang politik luar negeri, pertahanan keamanan, peradilan moneter dan fiskal, agama, serta kewenangan bidang lain. Startegi yang digunakan dalam mengimplementasikan kewenangan daerah tersebut adalah pengembangan pariwisata melalui optimalisasi kinerja SDM, penataan Kota , pengefektifan Dana BOS, adanya reformasi anggaran, pembenahan transportasi, dan reformasi birokrasi. Pembangunan akan terealisasi dengan baik apabila pimpinan mau mendengar aspirasi dari rakyatnya seperti yang telah diterapkan di Kota Solo ini, koordinasi dan penataan organisasi pemerintahan di Surakarta sudah berjalan cukup baik. terus berupaya menjalankan program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Dengan demikian, penyelenggaraan otonomi daerah, dipandang perlu menekankan prinsip-prinsip demokrasi, peran serta masyarakat, pemerataan dan keadilan, dan akuntabilitas serta memperhatikan potensi dan keanekaragaman daerah. 1.1 Rumusan Masalah Faktor –faktor apa yang menyebabkan kinerja otonomi daerah di kota Surakarta berhasil? Strategi apa yang digunakan oleh Wali Kota Surakarta dalam rangka mencapai kinerja Otonomi Daerah yang baik?

-

Bagaimana pelaksanaan dan hasil kinerja Otonomi Daerah Di Kota Surakarta?

1.2 Tujuan Mengetahui faktor yang menyebabkan kinerja otonomi daerah di kota Surakarta berhasil . Mengatahui strategi yang digunakan Wali Kota Surakarta dalam rangka mencapai kinerja Otonomi Daerah yang baik. Mengetahui pelaksanaan dan hasil Otonomi daerah Di Kota Surakarta.

BAB II PEMBAHASAN
 Faktor-faktor Otonomi Daerah Solo Tentang Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran dalam rangka otonomi daerah lebih menitikberatkan pada aspek kegunaan atau kemanfaatan ekonomis sebagai akibat dari pemahaman otonomi daerah yang parsial dan kurang memberi perhatian pada nilai-nilai dasar penerapan hukum yang bersifat kepastian hukum serta keadilan. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi peraturan daerah tersebut adalah substansi hukum yang rancu dan kurang konsisten, struktur hukum, dalam hal ini para pihak yang terkait yang belum memahami makna dan tujuan hukum secara komprehensif, serta kultur hukum wajib retribusi maupun petugas pemungut yang cenderung bersikap pragmatis. Implementasi peraturan daerah tersebut dilakukan dengan mengacu pada target pemungutan retribusi serta pendekatan yang bersifat ekonomis. Sementara itu peraturan yang ada belum lengkap sebagai suatu sistem sehingga ditempuh adanya kebijakan petugas pelaksana untuk mengatasinya. Salah satu faktor yang menyebabkan keberhasilan kinrja otonomi daerah di kota Surakarta yaitu adanya koordinasi dan penataan organisasi pemerintahan di kota Surakarta yang cukup baik dan membina hubungan dan koordinasi dengan pihak eksternal terutama swasta. Dengan harapan pihak swasta dapat melaksanakan program kesejahteraan sebagai bagian dari tanggung jawab sosialnya.  Strategi Otonomi Daerah Surakarta Startegi otonomi Daerah Surakarta, menggunakan konsep pembangunan partisipasi aktif masyarakat , Selain itu, , Beliau menerapkan transparansi dan akuntabilitasi dalam penyelenggaraan pembangunan di era otonomi daerah. Cerita suksesnya soal penataan kota (penataan PKL, penyulapan taman kota, pembangunan ruang publik, visi “menghutankan” Solo, pembangunan pusat kebudayaan, ketegangan terkait konflik kepentingan dan kiat-kiat menyelesaikannya, pembenahan transportasi publik, penataan minimarket dan pasar modern, reformasi birokrasi pemda, dan masih banyak lagi), Wali Kota Joko Widodo berambisi menjadikan Solo sebagai kota meeting, incentives, conference, and exhibitions, atau MICE, yakni kota yang layak menjadi tempat pertemuan

berstandar internasional. Pekan lalu, digelar Solo International Performing Art. Tahun lalu, konferensi World Heritage Cities dan Solo Internatio-nal Ethnic Music sukses digelar. Ia banyak mengambil contoh pengembangan kota-kota di Eropa yang sering ia kunjungi dalam rangka perjalanan bisnisnya. Selain itu, salah satu strategi pemerintahannya yg terpenting adalah membangun trust. Trust harus diraih. Trust bisa dibangun dengan dialog, memenuhi janji, dan menunjukkan bukti nyata. Setelah trust diperoleh, jalan akan semakin mudah. Begitulah cara dia menertibkan PKL yang sudah puluhan tahun mendominasi tata kota Solo, dengan cara menampung PKL salah satunya di Ngarsopuro, pasar malam . Tempat ini juga jadi tempat ruang publik bagi warga. Ada remajaremaja anggota komunitas breakdance yang lagi latihan, dll. Warga kota jadi punya ruang publik selain Mal. Sangat sehat untuk perkembangan jiwa.
 Pelaksanaan Otonomi Daerah Surakarta

1. Dalam pelaksanaan untuk memindahkan PKL ke tempat yang sekarang di Ngarsopuro, pasar malam, butuh pendekatan yang panjang , untuk mengidentifikasi masalah sekaligus menggali apa yang diinginkan warganya sehingga ketika kebijakan memindahkan PKL diambil, tak satu pun yang menolak. 2. Dalam pelaksanaan pembenahan pasar tradisional di Solo,Jokowi ( Walikota Solo) menyiapkan strategi agar pasar tradisional mampu bersaing dengan pasar modern. Dia pun berguru ke Hong Kong. Hasilnya diterapkan dalam penataan pasar di Solo. Perhatian yang besar terhadap PKL dan pedagang pasar tradisional ini tidak lepas dari prinsipnya yang menganggap mereka sebagai investor. PKL, industri rumah tangga,UKM, pedagang pasar,mereka semua investor menurut beliau , bukan investor yang berani memberi triliunan sebagai investor dalam proses pembenahan tersebut. 3. Program Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Surakarta (PKMS) dan Bantuan Pendidikan Masyarakat Surakarta (BPMKS). Dari kurang lebih 530.000 warga Solo,hanya sekitar 109.000 di antaranya mendapat pelayanan Jaminan Kesehatan Masyarakat dari pemerintah pusat. 4. Taman Balekambang, yang terlantar semenjak ditinggalkan oleh pengelolanya, dijadikannya taman.

5. Sebagai tindak lanjut branding, Jokowi mengajukan Surakarta untuk menjadi anggota Organisasi Kota-kota Warisan Dunia dan diterima pada tahun 2006. Langkahnya berlanjut dengan keberhasilan Surakarta menjadi tuan rumah konferensi organisasi tersebut pada bulan Oktober 2008 ini. 6. Pada hari minggu pagi, jalanan Slamet Riyadi khusus ditutup untuk kendaraan bermotor (Solo Car Free Day) sebagai bagian dari tekad pemda untuk mengurangi polusi. 7. Serta mampu menjadikan Kota Solo sebagai kota paling bersih dari korupsi nomor 3 di Indonesia, dibawah Kota Denpasar dan Tegal versi Transparency International Indonesia.

BAB III PENUTUP

 Kesimpulan Kunci keberhasilan Jokowi sebenarnya adalah hanya dua hal. Yakni, keberpihakkan dan dialog. Keberhasilan Jokowi dibidang pelayanan kesehatan dan pendidikan ini diakui sejumlah pihak sebagai contoh keberhasilan dari otonomi daerah yang pantas untuk ditiru daerah lain. Komitmen Jokowi dalam aspek transparansi anggaran dan partisipasi masyarakat dinilai cukup menyakinkan. Di Dinas Pendapatan Daerah Kota Surakarta, maka penulis mengambil kesimpulan bahwa Pendapatan Asli Kota Surakarta lebih besar dibanding dengan pendapatan non-aslinya. Dalam PAD Kota Surakarta kontribusi terbesar berasal dari pendapatan retribusi Daerah, baru kemudian oleh pajak Daerah. Prospektivitas masing-masing jenis pajak daerah Kota Surakarta cukup baik, karena dilihat dari trend-nya yang menunjukkan kecenderungan yang positif (meningkat). Dari hasil ini maka dapat diketahui bahwa kualitas otonomi Kota Surakarta cukup baik terutama kemandirian dalam bidang keuangan daerahnya.  Saran kepemimpinan Joko Widodo patut di contoh bagi daerah lain. Setiap pemimpin di daerah sebaiknya dapat mengambil hal-hal positif dari srategi – strategi yang digunakan Jokowi untuk melakukan pembangunan yang drastis untuk Kota Surakarta yang tidak hanya omong kosong, tapi benar-benar dapat terealisasi dan dapat mensejahterakan masyarakat Kota Surakarta. Apabila di setiap daerah dalam pelaksanaan otonomi daerahnya ada Jokowi – Jokowi yang lain, tentu saja pembangunan Indonesia tidak akan tersendat dan tentu saja Indonesia akan mempunyai arah yang lebih jelas dan mantap.

Daftar Pustaka
http://www.investor.co.id/home/surakarta-raih-kinerja-otonomi-daerah-terbaik/10434 http://forum.pasarsolo.com/kabare-solo-raya/kota-solo-satu-dari-sembilan-daerah-bintang/? wap2 http://okefarid.wordpress.com/2010/09/04/otonomi-daerah-jawa-tengah-5-harapansederhana/ http://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Surakarta http://www.confucian.me/profiles/blogs/pemimpin-impian-joko-widodo http://etd.eprints.ums.ac.id/5301/2/B200050104.pdf http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2011/07/12/90703/Tim-BunnelYogyakarta-dan-Solo-Patut-Dicontohhttp://idtesis.com/strategi-dinas-kebudayaan-dan-pariwisata-kota-surakarta-dalampengembangan-pariwisata-melalui-optimalisasi-kinerja-sumber-daya-manusia-bidangpariwisata/

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->