P. 1
Proposal Kebun Bibit Rakyat _kbr

Proposal Kebun Bibit Rakyat _kbr

|Views: 2,813|Likes:
Dipublikasikan oleh emol_yes

More info:

Published by: emol_yes on Nov 01, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/04/2013

pdf

text

original

KELOMPOK TANI SUMBER REJEKI DUSUN JETIS DESA SUMBERREJO KECAMATAN TEMPEL KABUPATEN SLEMAN

Nomor Hal Lamp. Kepada Yth

: 03/KTSR-JTS/III/2011 Jetis, 24 Maret 2011 : Permohonan bantuan Kebun Bibit Rakyat (KBR) : Satu bendel proposal : Bapak Kepala Balai Pengelola DAS Serayu-Opak- Progo Di Yogyakarta

Dengan hormat, Dalam rangka berperan serta memulihkan Konservasi Sumber Daya Alam akibat erupsi Gunung Merapi 2010 khususnya bidang perkebunan rakyat di Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, kami Kelompok Tani Sumber Rejaki Dusun Jetis Desa Sumberrejo Kecamatan Tempel Kabupaten Sleman, mengajukan permohonan untuk menjadi pengelola Pembuatan Kebun Bibit Rakyat (KBR) tahun 2011. Demikianlah besar harapan kami atas dikabulkannya permohonan ini. Sebelum dan sesudahnya diucapkan terima kasih. Sebagai bahan pertimbangan kami lampirkan proposal, peta lokasi kegiatan, serta susunan pengurus Kelompok Tani Sumber Rejeki.

Hormat kami Ketua Kel. Tani Sumber Rejeki Sumberrejo

Mengetahui/Menyetujui PPL Kehutanan Kec. Tempel

Gandung Sunardi Hp 081328253123

Retno Endah Susilowati SP

Mengetahui/Menyetujui Lurah Desa Sumberrejo

Pardjo

Tembusan Disampaikan Kepada Yang Terhormat :
1. Kadiv Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kab Sleman. 2. Lurah Desa Sumberrejo, 3. Arsip.

KELOMPOK TANI SUMBER REJEKI DUSUN JETIS DESA SUMBERREJO KECAMATAN TEMPEL KABUPATEN SLEMAN

PROPOSAL I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Hutan merupakan urat nadi kehidupan Amat manusia yang paling dominan, yaitu sebagai penyedia sumber air maupun udara. Karena itu hutan merupakan penyeimbang ekosistem dalam kehidupan, apa bila air dan udara tidak seimbang maka manusia akan kehilangan sumber kehidupan utama. Terjadinya bencana alam akhir-akhir ini, kekeringan, banjir, tanah longsor, pemanasan global dan lainnya, para ahli berpendapat bahwa semua itu terjadi karena tidak seimbangnya antara hutan, pemukiman dan industri. Hal yang sangat mengkhawatirkan adalah jumlah hutan kritis dan lingkungan tidak terjagaakibat penebangan pohon dengan jumlah besar dan tidak diimbangi reboisasi, hal ini menimbulkan kerugian ekosistem yang berkepanjangan. Adalah tanggungjawab kita bersama, baik pemerintah maupun masyarakat untuk gemar menanam pohon dan menjaga hutan serta menjaga lingkungan kehidupan ini. B. Permasalahan Terjadinya pemanasan global, banjir, tanah longsor, serta semakin berkurangnya persediaan air tanah, produksi kayu serta pertukaran oksigen. C. Maksud dan Tujuan Mengurangi atau menghilangkan pemanasan global, mencegah banjir dan tanah longsor, mengurangi penguapan air, meningkatkan produksi kayu bahan bangunan secara berkesinambungan dan memasyarakatkan rasa cinta terhadap hutan dengan selalu menjaga kelestarian lingkungan. II. DISKRIPSI WILAYAH A. Gambaran Umum Kelompok dan Kondisi Wilayah Kelompok Tani sumber Rejeki berdiri tahun 1999 beranggotakan 123 orang Beberapa jenis kegiatan yang dilakukan antara lain: 1. Mengadakan pertemuan rutin tiap 35 hari sekali jatuh pada malam Minggu pahing. 2. Tiap pertemuan diadakan :

a. Iuran anggota. b. Kegiatan penyuluhan dan praktek langsung pembuatan pupuk organik, racun nabati dan kegiatan penyuluhan lainya. c. Musyawarah rembuk pola tanam, pembagian air dan kegiatan lainya. 3. Keanggotaan meliputi warga dusun Jetis serta menerima anggota dari warga dusun lainya Modal utama Organisasi ini adalah : 1. Kerukunan antar warga dusun. 2. Semangat Gotong royong yang tinggi. 3. Adat dan ideologi yang hampir tidak ada bedanya. Masalah yang dihadapi kelompok : 1. Rendahnya tingkat pendidikan . Tingkat pendidikan anggota kelompok tani tidak lulus SD 40 %, Lulus SD 50 %, Lulus SLTP dan SLTA 8 %, Sarjana 2 %. Dari kenyataan ini jelas bahwa penyerapan tingkat inovasi dan transformasi tehnologi pertanian sangat lambat. 2. Kepemilikan lahan yang sangat sempit. Luas lahan kepemilikan kelompok Tani sumber Rejeki adalah sebagai berikut : 1. Pekarangan 6,9745 Ha 2. Sawah basah/beririgasi konvensional 7,1970 Ha kemudian disebut Blok III. 3. Sawah tadah hujan (korban Banjir Sungai Krasak tahun 1973/1974) seluas 15,172 Ha kemudian disebut Blok I. 4. Sawah tadah hujan/kering seluas 62.628 Ha yang kemudian disebut Blok II.

B. Gambaran Sumberdaya alam hutan, tanah dan air Letak Topografi. Kelompok Tani Sumber Rejeki menempati di DAS Sungai Krasak dengan luas areal 85 sawah dan 6.9745 Ha pekarangan terletak di wilayah Kecamatan Tempel Desa Sumberrejo adalah batas paling barat Wilayah Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang berbatasan dengan Kabupaten Magelang Pada sekitar tahun 1973 – 1974 terjadi banjir yang menenggelamkan beberapa dusun di sepanjang Sungai Krasak termasuk lahan sawah Blok I seluas 15,172 Ha yang saat ini berada didalam tanggul Banjir (Barat tanggul). Dan 69.828 Ha menjadi sawah tadah hujan akibat dam dan saluran hilang terbawa banjir. Sejak tahun itulah, praktis lahan sawah sebesar luasan tersebut diatas belum dapat diolah secara maksimal dan dijadikan lahan hutan rakyat.

Gambaran Umum : - Keadaan DAS : Sungai Krasak - Jenis dan Kondisi Tanah : Rehosol pasiran, hamparan, dan sebagian dengan kemiringan 30 %. - Kegiatan RLH : Ditanami kayu Jati, Sengon, Mahon, Petai dan Jabon. - Luas lahan Iritis dan penyebaranya : 50 %. - Kelembagaan pengelola : Kelompok Tani Sumber Rejeki. C. Identitas PKL Pendamping dan aktifitas pendamping : Ibu Retno Indah Susilowati SP (petugas lapangan). D. Mitra Kerja/Usaha Kelompok : Dinas Peertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sleman. F. Prestasi Kelompok : Juara I Kalpataru se- Kabupaten Sleman bidang Perintis Lingkungan dan juara III tingkat Provinsi tahun 1997.

III. NAMA KEGIATAN, TUJUAN, TEMPAT, WAKTU DAN UKURAN. A. Nama Kegiatan B. Tujuan : Pembuatan Kebun Bibit Rakyat (KBR) : a. Upaya memulihkan Tekstur dan struktur tanah akibat lahar dingin sungai krasak. b. Memanfaatkan luasan tanah kritis pinggiran kali Krasak. c. Upaya menyediakan kebutuhan akan jenis tanaman keras bagi kelompok tani lain di wilayah Desa Sumbeberrejo d. Meningkatkan kesejahteraan Kelompok Tani. : Dusun Jetis Desa Sumberrejo Kec. Tempel Kab. Sleman. : Mulai Maret 2011.

C. Tempat D. Waktu

IV. RAB DAN RENCANA DISTRIBUSI BEBIT TERLAMPIR V. PENUTUP. Demikian proposal kami sampaikan besar harapan kami atas terkabulnya permohonan ini, sebelum dan sesudahnya kami ucapkan banyak terima kasih. Jetis, 24 Maret 2011 Ketua Kel Tani Sumber Rejeki Sekretaris

Gandung Sunardi

Sukirman

SUSUNAN PENGURUS KELOMPOK TANI SUMBER REJEKI DUSUN JETIS DESA SUMBERREJO KECAMATAN TEMPEL KABUPATEN SLEMAN

Pelindung

: 1. Bpk. Pardjo (Lurah Desa Sumberrejo) 2. Bpk. Soimun 3. Bpk. Agus Haryanto (Kadus jetis)

Penasehat

: 1. Bpk. Djumadi (KKLKMD) 2. Bpk. Sugeng 3. Bpk. Munajat

Ketua Umum

: 1. Bpk. Gandung Sunardi 2. Bpk. Wardoyo

Ketua Sub Peternakan Besar Ketua P3A Ketua Sub Peternakan Kecil Ketua Sub Perikanan

: : : :

Sumaryanto Ismiyanto Edi Respendi Qomari

Sekretaris

: 1. Bpk. Sukirman 2. Bpk. Ismiyanto : 1. Bpk. Sarjiman 2. Bpk. Junaidi Anggota kelompok berjumlah 113 orang

Bendahara

PROPOSAL PERMOHONAN BANTUAN PEMBUATAN KEBUN BIBIT RAKYAT (KBR) DITUJUKAN KEPADA BAPAK KEPALA BALAI PENGELOLA DAS SERAYU-OPAK-PROGO DI YOGYAKARTA

DIAJUKAN OLEH : KELOMPOK TANI “SUMBER REJEKI” DUSUN JETIS DESA SUMBERREJO KECAMATAN TEMPEL
MARET 2011

PETA RENCANA KEBUN BIBIT RAKYAT KELOMPIOK TANI SUMBER REJEKI DUSUN JETIS DESA SUMBERREJO KECAMATAN TEMPEL KABUPATEN SLEMAN

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->