Anda di halaman 1dari 54

TERMODINAMIKA

TERMODINAMIKA
Pendahuluan: Definisi Termo Ruang Lingkup Dimensi Terminologi & Unit Sifat Zat Murni Konservasi Massa & Energi Siklus Ideal Entropi

Ruang lingkup
Iklim dan Cuaca Kendaraan : Mobil, Kereta Api, Kapal Laut,  Pesawat Terbang, dll. Lingkungan : Polusi Udara, Pencemaran Laut Kesehatan : Biomedikal Rekreasi dan Olah Raga Industri Petrokimia dan Perminyakan Konstruksi Bangunan : Gedung, Jembatan, dll. Dan Lain‐Lain

Badai Petir

Tornadoes

Hurricanes

Global Climate

Pesawat Udara

Kapal Laut Mobil

Kereta Api Cepat

Polusi Udara River hydraulics Pencemaran Laut oleh Tumpahan Minyak .

Blood pump Ventricular assist device Artificial Heart .

Cycling Offshore racing Water sports Auto racing Surfing .

Pipa Distribusi Minyak Pompa Angguk Kilang Petrokimia Stasiun Pompa .

Jembatan Golden Gate Jembatan Tacoma Narrow – Roboh pada tahun 1944 Visualisasi Aliran Melalui Model .

.

dll . •Dinamika termal tersebut ditandai dengan adanya perubahan sifat-sifat materi. T: temperatur. h (enthalpy). Sifat-sifat Materi: P: tekanan. k (konduktifitas panas). U: energi dalam cv (kapasitas panas jenis pd proses volume konstan) & cp (kapasitas panas jenis pd proses tekanan konstan) .TERMINOLOGI •Termodinamika adalah ilmu yang mempelajari tentang dinamika termal. M: massa.

mesin uap pendingin udara dll .TERMINOLOGI Materi dapat berphasa: cair padat gas ataupun campuran. Cara kerja berbagai sistim konversi energi dapat dijelaskan dengan termodinamika. misalnya: motor bakar roket turbin gas.

. dan besaran makroskopik lainnya. massa jenis. temperatur.TERMINOLOGI Tingkat keadaan (state) adalah diskripsi lengkap dari eksistensi substan yang dapat berupa: tekanan.

Dalam tinjauan makroskopik hanya melihat pengaruh global dari molekul yang berinteraksi. Metode termodinamika statistikal digunakan untuk menjelaskan penomena yang tidak dapat dijelaskan secara makroskopik. Contoh: mengukur jarak dalam meter. Tinjauan termodinamika makroskopik disebut juga tinjauan klasikal. Dalam hal ini harus melihat setiap molekul lalu dianalisis pengaruh kolektif dari molekul-molekul tersebut dengan metoda statistik. waktu dalam detik dll. temperatur/suhu dalam derajat celcius. Level makroskopik ini adalah level yang saat ini kita kenal.TERMINOLOGI Tinjauan termodinamika mikroskopik disebut juga tinjauan statistikal. .

Sifat ekstensif tergantung ukuran substan misalnya: volume dan massa . dan volume spesifik. Sifat substan digolongkan menjadi dua yaitu sifat intensif dan sifat ekstensif. tekanan. Sifat intensif tidak tergantung pada ukuran substan misalnya: temperature.TERMINOLOGI Besaran-besaran makroskopik ini dinamakan sifat-sifat substan.

campuran udara dengan bensin pada motor bakar. freon pada mesin pendingin ruangan dll . Misalnya: uap air pada turbin uap. Zat perantara tersebut dinamakan substan atau medium.TERMINOLOGI Proses konversi energi memerlukan suatu zat perantara.

Substan murni bersifat homogen baik komposisi fisik maupun kimiawinya. serta tidak mengalami reaksi kimia (misal: air murni). Substan tidak murni merupakan campuran fisik atau kimianya ataupun keduanya (misal: udara terdiri dari oksigen dan nitrogen) .TERMINOLOGI Substan dikategorikan menjadi dua yaitu substan murni (pure substan) dan tidak murni (substan).

Oleh karena itu diperlukan model untuk mempersempit permasalahan. Model adalah penyederhanaan suatu permasalahan sehingga dapat dijelaskan secara matematik yang dapat diterima. Konsep adalah berbagai gagasan yang dituangkan dalam sebuah definisi. Kondisi fisika alam semesta ini sungguh sangat kompleks sehingga sebuah definisi tidak mungkin dapat menjelaskan seluruh penomena yang ada. Kemudian faham dan pengertian yang terkandung dalam model harus dituangkan kedalam istilah matematik yang tepat dalam persamaan dasar atau hukum . model dan hukum.TERMINOLOGI Dalam ilmu termodinamika dikenal adanya konsep.

SISTIM MASSA TETAP DAN VOLUME TETAP Sistim termodinamika adalah sekumpulan materi didalam ruang yang identitasnya tetap dan dibatasi oleh garis batas sistim Segala sesuatu yang berada diluar garis batas sistim disebut lingkungan. Dalam hal ini pada sistim tersebut tidak ada aliran substan baik masuk maupun keluar garis batas. oleh karena itu sistim ini disebut sistim tertutup Torak Sistim Batas sistim Silinder Lingkungan . sistim tertutup Pada gambar 2.1 substan yang dibatasi oleh silinder dan torak adalah sistim.

Jadi pada kasus ini ada aliran massa yang masuk dan keluar dari sistim. volume yang dibatasi garis patah disebut volume atur (control volume) dan garis patah-patah disebut permukaan atur (control surface). Sistim seperti ini disebut sistim terbuka. 1 Aliran masuk 2 Volume atur Aliran keluar Permukaan atur . tetapi substan yang mengisinya berubah dengan waktu.2 substan yang dibatasi oleh garis patah-patah adalah sistim.SISTIM MASSA TETAP DAN VOLUME TETAP Sistim terbuka Pada gambar 2. Dalam hal ini volume yang dibatasi oleh garis patahpatah tetap.

PROSES DAN SIKLUS Proses adalah suatu peristiwa yang menyebabkan tingkat keadaan substan berubah dari satu tingkat keadaan ke tingkat keadaan yang lain. Misalnya: pemasukan kalor. pengeluaran kalor. pemasukan kerja dan pengeluaran kerja dari sistim. Siklus adalah rangkaian dari beberapa proses yang pada proses terakhir hasilnya mengembalikan tingkat keadaan substan ke tingkat keadaan semula. P Qin Wout 2 Win 0 1 4 Qout 3 V Diagram P (tekanan)vs V (volume) motor bakar torak . dilanjutkan 2 ke 3 dst sampai 4 ke 1 lagi disebut siklus. Perubahan dari 1 ke 2 disebut proses. Misalnya: siklus kerja motor bakar torak. Perubahan dari 1 ke 2.

Pembangkit Tenaga Uap Uap jenuh Unit Penghasil Uap Kalor masuk Uap panas lanjut Turbin Uap Cair jenuh Generator Kondensor Pompa .

Rankine Cycle 3 .4 : Pumping 4 .1 : Heating 1 – 2 : energy extraction (expansion) 2 – 1 : Condensing .

Motor Bakar Torak .

Otto Cycle .

Turbin Gas Turbin Gas Udara masuk Motor starter Generator Kompresor Gas buang Bahan bakar Ruang bakar .

Brayton Cycle 1-2: Compression 2-3: Heat Added 3-4: Expansion 4-1: Exhaust .

Termoelektrik Kalor masuk T tinggi Tipe N Tipe P + T rendah Kalor keluar - I Resistor .

Termoelektrik/Peltier Kalor keluar T tinggi Tipe N Tipe P + T rendah Kalor masuk Voltase Berfungsi sebagai lemari pendingin - .

Sistim Pendingin Qout Kondensor Katup ekspansi 3 4 Kompresor 2 1 Motor Evaporator Qin .

Refrigeration Cycle 1-2s: Compresion 2s-3: Condensation 3-4: Expansion 4-1: Evaporation .

Dimensi dan Unit SI Kuantitas Panjang Massa Waktu Temperatur Gaya Kecepatan Percepatan Frekuensi Tekanan Energi Daya Dimensi L M t T ML/t2 L/t L/t2 1/t M/t2L ML2/t2 ML2/t3 Unit/Satuan m kg sc K kg m/sc2 = N m/sc m/sc2 1/s =hz kg/sc2m = N/m2 kg m2/sc2 = N-m Meter Kilogram Second Kelvin Newton Meter per second Meter per secod kuadrat Herzt Pascal Joule Arti Kg.m2/sc2 = N-m/sc J/sc = Watt .

Dimensi dan Unit British Kuantitas Panjang Massa Waktu Temperatur Gaya Kecepatan Percepatan Frekuensi Tekanan Energi Daya Dimensi L M t T F L/t L/t2 1/t F/L2 FL FL/t Unit/Satuan ft lbm sc oR Arti Foot Pound mass Second Rankin Pound force Feed per second Feed per second kuadrat Hertz Pound gaya per feed kuadrat Feed-pound Feed-pound per second lbf ft/sc ft/sc2 1/s = hz lbf/ft2 ft-lbf ft-lbf/s .

DIMENSI PRIMER (SI) DIMENSI SEKUNDER .

 temperatur (T) dalam hal ini : masa (M) sebagai Dimensi Sekunder c. waktu (t). panjang (L). MLtT : masa (M).Sistem Dimensi Ada 3 (tiga) Sistem Dimensi Primer: a. FMLtT : gaya (F).     temperatur (T) dalam hal ini : masa (M) & gaya (F) sebagai Dimensi Primer Note : L dan t sebagai dimensi Primer dalam seluruh sistem dimensi . FLtT : gaya (F). panjang (L). panjang (L). masa (M). waktu (t). temperatur (T) dalam hal ini : gaya (F) sebagai Dimensi Sekunder b. waktu (t).

  maka satuan masa (m)  adalah slug didefiniskan sebagai (dari Hukum II Newton) : 1 slug = 1 lbf. British Gravitational System of Units  Satuan : gaya (F)  panjang (L)  waktu (t)  temperatur (T) FLtT = lbf (pound force) = ft (foot) = sec (second atau detik) = R (Rankine) dalam hal ini.  karena masa (m)  sebagai Dimensi Sekunder.b.sec2/ft .

lbm/lbf. atau gc = 32.17 lbm . English Engineering System of Units  Satuan : gaya (F)  masa (M) panjang (L)  waktu (t)  temperatur (T) FMLtT = lbf (pound force) = lbm (pound mass) = ft (foot) = sec (second atau detik) = R (Rankine) karena masa &  gaya keduanya sebagai Dimensi Primer.c. maka Hukum II Newton ditulis sbb : dimana : gc = konstanta pembanding gaya 1 lbf adalah gaya yang dapat menggerakkan masa sebesar 1 lbm dengan percepatan sebesar percepatan gravitasi bumi 32.17 ft/sec2.sec2 (gc = bukan gravitasi bumi) dan : 1 slug = 32.17 ft.

80665 2 ⎟ 9 . r r F = m a Unit gaya dalam Newton. maka: ⎛ m ⎞ 1 N = (1kg ) ⎜ 1 2 ⎟ ⎝ s ⎠ Dalam sistim MKS unit gaya adalah kgf sehingga mengambil definisi agak berbeda: r r F = Cm a dimana C adalah konstanta kesebandingan sehingga: 1kgf = 1 m ⎞ ⎛ (1kg ) ⎜ 9 .80665 s ⎠ ⎝ harga konstanta C diambil sama dengan percepatan gravitasi standar sehingga 1 kilogram massa mempunyai1 kilogram berat.UNIT (SATUAN) UNIT GAYA Berdasarkan pada hukum Newton ke II yang menyatakan bahwa gaya (F) sebanding dengan massa (m) dan percepatan (a) massa tersebut. .

dimana . Sehingga ekivalensinya dengan SI adalah: UNIT TEKANAN 1 N = 1kg m cm = 10 5 g 2 = 10 5 s2 s dyne Unit tekanan SI dapat diturunkan dari definisi gaya per satuan luas.80665 2 ⎟ = 9 . Unit tekanan yang lain dalam SI adalah bar.UNIT (SATUAN) Dapat dilihat pula bahwa: m ⎞ ⎛ 1kgf = (1kg ) ⎜ 9 . 453592 kgf Dalam sistim cgs unit gaya adalah dyne yaitu gaya yang diberikanpada 1 gram massa untuk memperoleh percepatan 1 cm/s2.80665 N s ⎠ ⎝ 1lbf = 0 . Sehingga: P = F ⎛ N ⎞ ⎜ ⎟ A ⎝m2 ⎠ unit ini biasa disebut Pascal disingkat (Pa).

453592 in Dapat dilihat pula 1 atmosfer standar adalah: kgf lbf 1atm = 1.54) 2 lbf = = 14.033 = 14.02 2 10 4 cm 2 cm 1.80665 1bar = = 1.Unit (Satuan) 10 5 kgf kgf 9.01325bar 1.02 (2.696 2 cm2 in 1.5 2 0.02 = 760mmHg atau 760 torr 1torr = 1 mmHg = 1 N atm = 133 760 m2 .033 = = 1.

80665)(10 4 ) = 98066.980665bar lbf = (0.1 2 100 s m N m2 1 inHg = ( 25 .Unit (Satuan) Konversi dari 1 atmosfer teknik atau ata adalah: 1ata = 1 kgf N = (9.5 = = 736 torr atau mmHg 133 Konversi dari unit tekanan yang lain: 1 cmH 2 O = m 1000 N kg ( 9 .22 2 in 98066. 4 )( 133 ) = 3390 .5 2 cm 2 m = 0.980665)(14.5) = 14.80665 ) 2 = 98 .

3: Tekanan Absolut dan Tekanan Gage Pabs = Patm + Pgauge Pabs vacuum = Patm − Pgauge vacuum .Unit (Satuan) Pabsolut P Pgauge Patmosfer Pgauge vacuum Pabs vacuum Referensi (nol) Gambar 2.

Unit (Satuan) Contoh pengukur tekanan yang sederhana (manometer pipa U) P A = Patm + ρ gh ρ : massa jenis cairan manometer .

Unit (Satuan) Contoh pengukur tekanan udara (Barometer). maka Tekanan udara atmosfer dapat dihitung dengan rumus: . ρm : massa jenis mercury Karena tekanan uap mercury jauh lebih kecil dari tekanan udara.

Unit (Satuan) Contoh pengukur tekanan yang lain (manometer Bourdon) .

Dalam SI unitnya adalah Newton-meter (Nm) atau Joule (J) m2 1Nm = 1J = (1kgm / s 2 )(1m) = 1kg 2 s .Unit (Satuan) UNIT ENERGI DAN KERJA Unit energi atau kerja diperoleh dari perkalian antara gaya dengan lintasan gerak.

948 Btu = 0.1868kJ = 3.239kkal 1Btu = 0.252kkal = 1.968 Btu 0.453 5 1kkal = 4.8 Nm 1kkal = (1kg air )(1o C ) = 1 9 x lb o F = 3.968 Btu 1kJ = 0.80665 N ) m = 4186 .955kJ .Unit (Satuan) Konversi unit cgs dari kerja ke Joule adalah: 1erg = 1 dyne cm = (10 −5 N )(10 −2 m) = 10 −7 Nm = 10 −7 J Konversi unit MKS dari kalor (kkal) diperoleh dari ekivalensi kalor ke energi mekanik: 1 kkal = 427 kgf m = ( 427 )( 9 .

80665 N 0 = s = 746 Nm / s s . 3048 m )( 0 .Unit (Satuan) UNIT DAYA Unit Daya dalam SI adala watt (W) didefinisikan sebagai laju kerja per detik 1 W = 1 J / s = 1 Nm / s Perlu diingat bahwa unit daya listrik juga watt: 1 W = 1(Volt )( 1 Ampere ) = 1 J / s Konversi dari horsepower adalah: Imperial: 1hp = 550 ft − lbf ( 550 x 0 . 4543592 x 9 .

80665 N ) = 736 Nm / s s s .Unit (Satuan) Metrik: 1hp = 75 kgf m = ( 75 x 9 .

Unit (Satuan) .

.Unit (Satuan) UNIT KAPASITAS REFRIGERASI Unit standar refrigerasi adalah ton refrigerasi disingkat TR yaitu kalor yang harus dibuang dari 1 ton (US) air bertemperatur 32oF sampai menjadi es bertemperatur 32oF dalam waktu 24 jam.

Hukum ke Nol termodinamika menyatakan: Jika dua benda berada dalam kesetimbangan termal dengan benda ketiga. maka terjadi aliran panas dari benda bertemperatur tinggi ke yang lebih rendah. ketiga-tiganya berada dalam kesetimbangan termal dan oleh karenanya temperaturnya sama. Pada saat tercapai kesetimbangan (tidak ada perubahan sifat lagi) maka temperaturnya akan sama.Termometer HUKUM KE NOL TERMO DAN SKALA TEMPERATUR Jika benda A bertemperatur lebih tinggi dari benda B digabung menjadi satu. . Hal ini menyebabkan terjdinya perubahan sifat.

Unit (Satuan) .