Anda di halaman 1dari 5

Dalam pengembangan sebuah objek wisata dibutuhkan adanya fasilitas yang berfungsi sebagai pelengkap dan untuk memenuhi

berbagai kebutuhan wisatawan yang bermacam- macam. Menurut Bukart dan Medlik (1974;133), fasilitas bukanlah merupakan faktor utama yang dapat menstimulasi kedatangan wisatawan ke suatu destinasi wisata, tetapi ketiadaan fasilitas dapat menghalangi wisatawan dalam menikmati atraksi wisata. Pada intinya, fungsi fasilitas haruslah bersifat melayani dan mempermudah kegiatan atau aktivitas pengunjung/wisatawan yang dilakukan dalam rangka mendapat pengalaman rekreasi. Di samping itu, fasilitas dapat pula menjadi daya tarik wisata apabila penyajiannya disertai dengan keramahtamahan yang menyenangkan wisatawan, dimana keramahtamahan dapat mengangkat pemberian jasa menjadi suatu atraksi wisata. Bovy dan Lawson (1979;9) menyebutkan bahwa fasilitas adalah atraksi buatan manusia yang berbeda dari daya tarik wisata yang lebih cenderung berupa sumber daya. 2. Aspek Sosia Ekonomi dan Budaya Dalam analisa sosial ekonomi membahas mengenai mata pencaharian penduduk, komposisi penduduk, angkatan kerja, latar belakang pendidikan masyarakat sekitar, dan penyebaran penduduk dalam suatu wilayah. Hal ini perlu dipertimbangkan karena dapat menjadi suatu tolak ukur mengenai apakah posisi pariwisata menjadi sektor unggulan dalam suatu wilayah tertentu ataukah suatu sektor yang kurang menguntungkan dan kurang selaras dengan kondisi perekonomian yang ada. Selanjutnya adalah mengenai aspek sosial budaya, dimana aspek kebudayaan dapat diangkat sebagai suatu topik pada suatu kawasan. Dennis L. Foster menjelaskan mengenai Pengaruh Kebudayaan (cultural influences) sebagai berikut : “Para pelaku perjalanan tidak membuat keputusan hanya berdasarkan pada informasi pemrosesan dan pengevaluasian. Mereka juga dipengaruhi oleh faktor kebudayaan, masyarakat, dan gaya hidupnya. Kebudayaan itu cenderung seperti pakaian tradisional dan kepercayaan pada suatu masyarakat, religi, atau kelompok etnik (ethnic group)”. A. Konsep Identifikasi Potensi Daya Tarik Wisata Fungsi kriteria dan indikator adalah sebagai dasar dalam pengembangan DTW melalui penetapan unsur kriteria, penetapan bobot, penghitungan masing-masing sub unsur dan penjumlahan semua nilai unsur kriteria. Tujuan membuat kriteria ini adalah untuk menentukan skala prioritas pengembangan DTW dan mengintensifikasikan pemanfaatan dan pembinaan suatu DTW. Dasar penilaian adalah : 1. Berorientasi pada kepentingan konservasi kawasan, 2. Memberikan pemahaman pendidikan konservasi kepada masyarakat, 3. Meningkatkan peran serta masyarakat, #John S. Naisbit dalam bukunya Global Paradox menjelaskan bahwa perlunya berpikir local dan bertindak global dalam menghadapi ledakan globalisasi yang terjadi akibat pesatnya pertumbuhan technology, informasi dan

Jangan sampai warisan-warisan budaya baik in-situ maupun ex-situ dikomersialkan untuk kepentingan pariwisata. Komponen-komponen wisata tersebut dapat dikelompokkan sebagai berikut : · Atraksi dan kegiatan-kegiatan wisata Kegiatan-kegiatan wisata yang dimaksud dapat berupa semua hal yang berhubungan dengan lingkungan alami. dikembangkan. bukan sebaliknya lingkungan yang menjadi korban eksploitasi bisnis pariwisata. kebudayaan. Kebudayaan : Pariwisata untuk budaya. menggali nilai-nilai/norma. Manusia : Peningkatan dan pengembangan SDM melalui pendidikan dan latihan sehingga mampu berkompetisi global. 3. Perlu juga diberikan kampanye kesadaran kepada masyarakat untuk semakin mencintai kebudayaan serta ketahanan akan norma-norma/nilai-nilai sosial kemasyarakatan sehingga mampu memfiltrasi pengaruh inkulturasi. Namun ada beberapa komponen wisata yang selalu ada dan merupakan komponen dasar dari wisata. harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut: 1. dirawat dan dipergunakan secara berkesinambungan bukan dibuat untuk menghabiskan biaya APBD lalu ditelantarkan sehingga menjadi objek yang mubazir. bukan budaya untuk pariwisata. · Akomodasi . Komponen-komponen tersebut saling berinteraksi satu sama lain. #A. #Apapun konsep pengembangan pariwisata nantinya. Kegiatan pariwisata justru harus mendukung konservasi dan preservasi kebudayaan lokal.norma sosial lokal sebagai hasil dan budi daya lokal (local genius). Objek dan Daya Tarik Wisata : Objek dan atraksi wisata diidentifikasi. Ekonomi Sosial : Pariwisata harus mampu meningkat kesejahteraan dan taraf hidup orang banyak. akulturasi ataupun asimiliasi sebagai akibat dari kegiatan pariwisata. Komponen-komponen Wisata Menurut Inskeep (1991:38).3. 5. mengeksplorasi dan mengkonservasi sumber-sumber alam dan budaya lokal dengan cara-cara profesional sehingga yang lokal itu bisa mengglobal.komunikasi pada milinium ini. 4. Lingkungan : Pariwisata harus ramah lingkungan. keunikan suatu daerah dan kegiatan-kegiatan lain yang berhubungan dengan kegiatan wisata yang menarik wisatawan untuk mengunjungi sebuah obyek wisata. Berpikir lokal dimaksudkan bahwa kita perlu berpikir untuk kepentingan lokal. di berbagai macam literatur dimuat berbagai macam komponen wisata. 2.

dan fasilitas perjalanan untuk masuk dan keluar (seperti kantor imigrasi dan bea cukai). tempat penukaran uang dan fasilitas pelayanan keuangan lainnya. menstrukturisasi organisasi wisata sektor umum dan swasta. pelayanan pribadi (seperti salon kecantikan). saluran air kotor. peraturan dan perundangan yang berhubungan dengan wisata. toko kelontong. · Infrastruktur lain Infrastruktur yang dimaksud adalah penyediaan air bersih.Akomodasi yang dimaksud adalah berbagai macam hotel dan berbagai jenis fasilitas lain yang berhubungan dengan pelayanan untuk para wisatawan yang berniat untuk bermalam selama perjalanan wisata yang mereka lakukan. drainase. lingkungan. telekomunikasi (seperti telepon. Fasilitas tersebut termasuk tour and travel operations (disebut juga pelayanan penyambutan). mengendalikan program ekonomi. fasilitas pelayanan kesehatan. dan udara. fasilitas keamanan umum (termasuk kantor polisi dan pemadam kebakaran). faksimili. . air. telex. listrik. transportasi internal yang menghubungkan atraksi utama kawasan wisata dan kawasan pembangunan. dan sosial kebudayaan. kantor informasi wisata. termasuk semua jenis fasilitas dan pelayanan yang berhubungan dengan transportasi darat. dan radio). · Elemen kelembagaan Kelembagaan yang dimaksud adalah kelembagaan yang diperlukan untuk membangun dan mengelola kegiatan wisata. tokotoko khusus. Fasilitas tersebut misalnya : restoran dan berbagai jenis tempat makan lainnya. · Fasilitas dan pelayanan wisata Fasilitas dan pelayanan wisata yang dimaksud adalah semua fasilitas yang dibutuhkan dalam perencanaan kawasan wisata. telegram. termasuk perencanaan tenaga kerja dan program pendidikan dan pelatihan. toko-toko untuk menjual hasil kerajinan tangan. menentukan kebijakan penanaman modal bagi sektor publik dan swasta. menyusun strategi marketing dan program promosi. · Fasilitas dan pelayanan transportasi Meliputi transportasi akses dari dan menuju kawasan wisata. bank. cinderamata.

Atraksi wisata bisa berwujud suatu warisan budaya. Marketing Target. preservasi. menjelaskan konsep sosiologi tentang wisatawan menjadi sangat penting. Tourism Promotion. termasuk kelangkaan alami maupun kelangkaan ciptaan. 2. yaitu wisatawan hanya ingin mengunjungi tempat-tempat yang belum diketahui. tipologi wisatawan perlu diketahui untuk tujuan perencanaan. atraksi alam yang belum mengalami banyak perubahan oleh perilaku manusia. Tanpa melupakan pertimbangan konservasi. Kelompok ini sangat peka pada keadaan yang . kemudian Plog mengelompokkan tipologi wisatawan sebagai berikut: 1. (1) Faktor kelangkaan( S ca rcity) yakni: sifat objek/atraksi wisata yang tidak dapat dijumpai di tempat lain. dan mau memanfaatkan fasilitas yang disediakan oleh masyarakat local. dkk (2001) mengatakan bahwa Perencanaan pengembangan suatu kawasan wisata memerlukan tahapan-tahapan pelaksanaan seperti: Marketing Research. tipologi yang lebih sesuai adalah tipologi berdasarkan atas kebutuhan riil wisatawan sehingga pengelola dalam melakukan pengembangan objek wisata sesuai dengan segmentasi wisatawan. Lebih lanjut dijelaskan. (3) Faktor Keunikan(U niqu enes s ) yakni sifat objek/atraksi wisata yang memiliki keunggulan komparatif dibanding dengan objek lain yang ada di sekitarnya. 3. # Plog (1972) dan Pitana (2005). penyediaan fasilitas. yaitu wisatawan yang hanya ingin mengunjungi daerah tujuan wisata sudah mempunyai fasilitas dengan standar yang sama dengan di negaranya. untuk menjadikan suatu kawasan menjadi objek wisata yang berhasil haruslah memperhatikan faktor-faktor sebagai berikut. (5) Faktor Optimalisasi lahan( Are a optimalsation) maksudnya adalah lahan yang dipakai sebagai kawasan wisata alam digunakan berdasarkan pertimbangan optimalisasi sesuai dengan mekanisme pasar. sehingga masyarakat akan memiliki rasa memiliki agar menimbulkan keramahtamahan bagi wisatawan yang berkunjung. termasuk dalam pengembangan kepariwisataan. # Etika Perencanaan Suatu Kawasan Wisata. Psycocentris. Pada umumnya kelompok wisatawan yang datang ke Indonesia terdiri dari kelompok wisatawan psikosentris (Psycocentris). Faktor ini menghimbau agar masyarakat lokal benar-benar dapat diberdayakan dengan keberadaan suatu objek wisata di daerahnya. pemberdayaan masyarakat dan swasta dalam promosi dan Marketing. Syamsu. Mid-Centris. Allocentris. (4) Faktor pemberdayaan masyarakat(Com m unit y empowerment). (6) Faktor Pemerataan harus diatur sedemikian rupa sehingga menghasilkan manfaat terbesar untuk kelompok mnasyarakat yang paling tidak beruntung serta memberikan kesempatan yang sama kepada individu sehingga tercipta ketertiban masyarakat tuan rumah menjadi utuh dan padu dengan pengelola kawasan wisata. bersifat petualangan. dan proteksi. yaitu terletak diantara tipologi Allocentrisdan Psycocentris Menurut Pitana (2005). pelayanan. dan infrastruktur.Gambar berikut menunjukkan komponen-komponen wisata tersebut dalam suatu hubungan keseluruhan dari lingkungan alami dan sosial ekonomi antara pasar internasional dan wisatawan domestik yang akan dilayani dan kawasan tempat tinggal yang digunakan sebagai tempat atraksi. (2) Faktor kealamiahan(Natur alis m ) yakni: sifat dari objek/atraksi wisata yang belum tersentuh oleh perubahan akibat perilaku manusia. Situational Analysis.

teori di atas ditulis kembali dengan harapan untuk mengingatkan kembali bahwa wisatawan yang datang ke Indoensia dari kelompokPs ycocen tr is sehingga siapapun yang menjadi pengelola objek wisata di Indonesia dapat memperhatikan karakteristik di atas.dipandang tidak aman dan sangsi akan keselamatan dirinya. 2001) Berdasarkan hal inilah. . sehingga wisatawan tersebut enggan datang atau membatalkan kunjungannya yang sudah dijadualkan (Darsoprayitno.

3/03.8/.3502-.8.203039:.3/07.3/97.88.38.8:/.3:3.890780-:928.3...3.3.2.3 1.7.30:.3..5030/...39.38.9438 /80-:9:.8 805079900543 9007.80.7.3.3203:-:3./..8:802:.8/.90 2..3.-.8/..3.3 8.897:9:7.280.3503.2 900 1.3.8:/.8:50703.97.3-07:-:3./ 8050798..88.89.89.3 ..3 /.9.3848.2.31.350.80 8.3.3.-07-.3.89.8 05:997.320304..38.0 4507.32070.8:94:7..3..3./.3947 31472.350..3:39:202-.3 ..2.89. .3...3 /.807.3-07:-:3.8/..7 805079.847.3 9025.324/./..3503.9..3/2.385479.3.3.33.9.8/..2490/.:7..3080.38. 97.35747.002-.0381..0381.809475:- /.3/2.204342 3:3.397.30:.3 002-..82 /.38.3 /.394727.7.   317.92.350.507.2-:9.897:9:7.3 507:3/.7 4947 90042:3.850.9.9.350./.8..89..397. 944 944:39:203:..385479.38.507.357-..39.3/..8:/.3.9.3.37.3/2. 9072.35747.802:.3 317.20303/.2574248203897:9:78.89..3  .31..   .0-:/.430.0389025...2...9.3..33.9.8.3-07-. 50.3.3903.3/03.8:/. ...38.850.8507./4   0203002-.3.3:39:2.3-0.89.07.8/.350.3.385479.3947548/.3-07-.8..38. .9.3:/.89.3.8.8..8:/.2.3 /.3.1..30-.8..38.9.3.7/.808/..7.3:3/.9.890780-:99072.3   ...3/-:9:.250703.89.20-.3..3..8:.7093/.8 :9.3.89.3/507:..89.0.9:7.35747.3:2:2 9072..3 9072.9.3 /03.3.38.3-073..:./.424/.8./.839073.3:39:5.9.9503:.3.3 502.3:.8.3/.3..3203::.3.50..3.7-078 897 /7.7.:.9.9:39:-072..3 -07:-:3.9 .3/2.385479.89.89.3 1.7 /./.708947. .9.350.89.2503//.3/.2.3.80947:2:2/.3203:8:3897. 944 944:8:8 944043943 -.

3.-07:9   ..97./.943.90780-:9/..9:.897:9:7   9.3-.3.73:3...9:./.9.9:.9470.3/.947 1.31.202507.9..3 81.350.8../.2574248/.9.7093%..3/.88  .34254303 42543038.8.3203.. $9:.32.8.3/42089.3848.8..2-.993.380-.38..3 :39:203..31.3 8.28: /   203. 20207:...89..3317..8.89..8.28:.5.39.3.94-0.!0703.9/.3:9/0..7:8.39025.9..38:...9.3.3/..7.9::-:3.739073.8 50.3.350302-...3/:3.3$:..39.9..8.5..2/.3 080:7:.7093#080.3805079.3 /..7093 0-.9..38..3.5.04342.8.7. 9025.3.3 9.3 .9.9 .3 $.3.38.3 -07.38:.7.7.!0703..3.3./4-08.   $.8.94780-.709 %4:782!7424943 502-07/.843..7-07:9203:3:..8 5030/.

9:7.3.3 9072.9/..97.381.5./..22...3   .8:0.2.59...39/.3.:5:3 0.9..88.3.9.82 .74-0./9025..3 .9/:25.3.9470.

88.   .-07::/8:..88.3.3:8.94-0.2.3.340507.507:-..97.9507.8.381.:2..9.9.-..2-.3-0:2203.3 -:/.947 0:3...3:8.. .3 -0:29078039:40507:-.9:.78. 97.:2.3 &36:03088 .97.-8.

907/7 /.3507:/09..72../.   2030..9.3/30..3-.//.8:/3.3.395448.37:5.7 -03.308025.59.3.3/.89..73..:202./:803.2. 803..    / 03978 .9.:.7 2032-:.9.7.220.32..4.0.3.8.3..3 -07/.34-08../.320.33203:3:39025.3.950393 02:/.3/3/03.3 9072.3203... 2025:3.8.3!420304254.9..09079-./.9.8.9:8.9.907.38.20:5.9. /03..9:4-08....8 /.9..9.9 9025.31..9.7.3402.94.3 /.88.3!9.9509:.3 .7.  !4  /..3.3425.33203:3:3/.3/80/..5.:.8.35..../:9:/./809.203.7.2.9 422:39 0254072039 .8.7042548.350792-..:2:23.32027.95444..3802039..35.8.3/03..3584803978 !8.:  -0781.07.78.3 0-07.8.8..3 !.3574908   .39/.7..3.38:.7.5..38205.35.343805848449039.8.94.31.943 2./..3.3..808:.7. 803.8:/.8..8.-07:9   4./:/03.950..   95448.    !8..9/-07/.03978/..9.380-.3/5.03978 03:7:9!9.05.3..9.7:8/.7.9.3./.378..3.3/.305.7.8.8.9:780/02.3.250302-..303/4308./ 8.8..042548.9./..350304.-03.9.8 570807..2/:3.94732032-.9.07.91 /-.3 7:2.9::.947502-07/.8.38.38.9.3.3803.7.38.3-07:3:3   ..3.9.3.-07:39:3 8079.8.9907-08.4.9.203..3..9.3 70.8: /.::39:9::.32.3.88.7/../.8.9.97.343807./03.32.30-808:.80-..03978 .32.9..3.4.7.34-0.2.1.   .7:39:0425423.39.3.3-0:2/09.3 50792-.3..32020:3:..350703.947 592.8/03.9.8.9:8.99:..3.202-07.8.9.9.8.202.50304.38.03978 .3.2.3!8..3..38.947!0207./.389.3.89..03978 0425438.7 %.3.31./03.34592.7..9544-07/.3/.8 0-:9:.307..350302-././.9:90709..2..8808:.9.3 9544. 4592.

704254!8.3 .934    07/.3/.2.3/73..9.39/.3.5.9.3080..5.03978803.303/4038.90789/.3.9202507..8.3 02-.9.8.3.3:39:2033.3/.390780-:903.8. 9047/..9.3203.9.5:3 .9.8../:.38.4..78457./.33.7.3.9.4-08.7./.9.3/. 803.3.5.3:3:3.38.9..9.:202-.8   ..7.3 /./5./50304././03.3.9.2.9.-.8/9:802-./3/4308.38:/.