Anda di halaman 1dari 5

KETRAMPILAN MENJELASKAN 1.

Rasional Dan Pengertian

Menjelaskan : Penyajian informasi lisan yang diorganisir atau diorganisasikan secara sistematik yang bertujuan untuk menunjukan hubungan sebab akibat, antara yang diketahui dengan yang belum diketahui, antara hukum (dalil definisi) yang berlaku umum dengan bukti atau contoh sehari-hari. Ketrampilan menjelaskan digunakan untuk siswa mata pelajaran dan tingkat kelas serta segala jenis sekolah, hanya saja cara penyampaian dan kualitasnya yang berbeda. Tujuan yang hendak dicapai guru dalam memberikan penjelasan: 1. Membimbing siswa memahami dengan jelas jawaban pertanyaan “mengapa” yang siswa ajukan ataupun yang dikemukakan guru. 2. Membantu siswa mendapatkan dan memahami hukum, dalil dan prinsip umum secara objektif dan nalar. 3. Melibatkan murit untuk berfikir dengan memecahkan masalah. 4. Mendapatkan balikan dari siswa mengenai tingkat pemahamannya dan mengatasi kesalah pahaman mereka terhadap suatu pengertian 5. Membantu siswa menghayati dan mendapatkan proses penalaran dan penggunaan bukti dalam penyelesaian keadaan yang meragukan. Dalam kegiatan menjelaskan ada tiga hal yang saling berkaitan 1. Yang menjelaskan (guru) 2. Yang mendengarkan penjelasan (siswa) 3. Hal yang akan dijelaskan (masalah dan pemecahanya) Dilihat dari anak yang mendengarkan penjelasan, keperluan penjelasan muncul jika dia mengemukakan masalah suatu keadaan yang belum pernah dialaminya sehingga fungsi penjelasan adalah untuk mencari atau mengaitkan hubungan antara pengalaman murid dengan gejala atau situasi baru yang belum diketahui.

2. Guru harus mempertimbangkan kemampuan dan latar belakang siswa. Contoh : Pesawat terbang dapat terbang karena adanya unsure sayap khusus dan angina yang dapat dilihat keterkaitanya.Sehingga penjelasan perlu didasarkan kepada hubungan dan kaitan yang disebut secara logis antara fakta (bukti) dan hukum umum (generalisasi). Penjelasan materinya harus bermakna bagi siswa 4. Prinsip yang harus diterapkan dalam memberi penjelasan : 1. II. tengah. Guru dapat memberikan penjelasan bila ada pertanyaan siswa atau direncanakan guru sebelumnya. Penjelasan harus disesuaikan dengan latar dan kemampuan siswa. Menganalisis dan menerangkan 2.  Menentukan jenis hubungan yang ada antara unsure-unsur yang dikaitkan misalkan unsur yang satu berbeda atau bertentangan dengan yang lain. atau akhir yang tergantung keperluan. Contoh : Kecepatan angina yang berada pada bagian atas dan bawah sayap pesawat terbang menyebabkan pesawat terangkat naik. atau dapat juga diselingi dengan tanya jawab. . Yang Berhubungan Dengan Isi Pesan  Menganalisis masalah secara keseluruhan mengidentifikasikan unsur apa yang akan dihubungkan dalam penjelasan itu. Komponen Ketrampilan Menjelaskan 1. Menerangkan A. Penjelasan dapat diberikan pada awal. Menyajikan 1. 3.

Menyajikan Suatu Penjelasan Perencanaan yang baik tidak aan berhasil jika penyajiannya kepada pendengar tidak baik pula. Apakah penjelasan itu cukup relevan dengan pertanyaan yang diajukan siswa 2. termasuk kemungkinan penerapan hukum tadi dalam pristiwa lain. 2. Yang Berhubungan Dengan Penerimaan Pesan (Siswa) Berhasil tidaknya penjelasan tergantung pada kesiapan anak didik yang mendengarkanya. kemampuan. Dapat dicapai dengan berbagai cara . Contoh : Siswa yang berada pada tingkat operasi kongkrit dengan pemakaian istilah yang masih terbatas dan kalimat yang panjang masih sukar ditangkap penggunaan contoh harus lebih banyak. Kejelasan  Bahasa yang dicapkan harus jelas dengan kata-katanya. yakni mudah diserap siswa melalui apa yang telah diketahui 3. Apakah penjelasan itu cocok dengan khazanah pengetahuan anak pada waktu itu. yaitu : 1. sehingga perhatikan komponen di bawah ini : 1. Hal ini erat kaitanya dengan factor usia. latar belakang sosial dan lingkungan belajar. Menggunakan hukum rumus atau generalisasi yang sesuai dengan hubungan yang ditentukan sebelumya. sehingga dalam menjelaskan perbedaan-perbedaan ini selalu terbayang dalam melakukan penjelasan. jenis kelamin. Sehubungan dengan itu ada tiga pertanyaan yang harus membimbing seseorang untuk merencanakan suatu penjelasan. B. Contoh : Prinsip sayap pesawat terbang dapat dipakai dalam mendesai mobil balap. Apakah penjelasan itu memadai.

dua atau tiga saja cukup. seperti pengungkapan butir yang dianggap penting. Variasi yang tepat dalam memberikan contoh atau meminta contoh lain yang beragam dari siswa membuat penjelasan lebih menarik dan efisien. Memparafrase (mengatakan dengan kalimat lain) jawaban siswa c. dengan hindari kata-kata yang tidak perlu “ee”aa”mm"  Kalimat disusun dengan tata bahasa yang baik dengan menghindari kata yang tidak lengkap  Hindari istilah dengan ungkapan yang meragukan seperti kira-kira.  Gunakan istilah asing atau baru dengan devinisi yang jelas. Hindari informasi yang tidak begitu penting terlalu banyak dapat dilakukan dengan.  Gunakan waktu sejenak (senyap) untuk meninjau apakan penjelasan sudah dimengerti oleh anak atau mengajukan pertanyaan. Memberikan iktisar dan pengulangan b. Ungkapan atau volume suara  Pembicaraan dilakukan dengan lancar. kecepatan suara. hal ini dapat dilakukan : a. Memberikan tanda (isyarat) seperti “pertama” “kedua” 4. Pemberian Tekanan Pusatkan perhatian siswa pada masalah pokok dan cara pemecahannya. demikian. Balikan . (detail diketrampilan mengadakan variasi)  Membuat struktur sajian Yaitu pemberian informasi yang menunjukan arah atau tujuan utama sajian.  Mengadakan variasi dalam gaya mengajar. 2. 3. intonasi suara. mimik gerak badan. Penggunaan Contoh Dan Ilustrasi Sedapat mungkin gunakan contoh yang jelas nyata dan ada hubungan dengan benda yang dapat ditemui siswa dalam kehidupan sehari-hari.

Hendaknya memberikan kesempatan kepada siswa untuk menunjukan pemahaman dan keraguanya ketika penjelasan berlangsung. . . perhatikan mimik. sehingga guru dapat mengadakan penyesuaian penyajian seperti kecepatan penjelasan. tingkah mereka saat penjelasan berlangsung. dengan mengajukan pertanyaan.