Anda di halaman 1dari 20

SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU

PENGETAHUAN
kelompok kelompok ll ll
0ew|ayu 8 h 8 0ewang
Ze|n Akbar
Nuru| |nsan|a
Huh. Nur R|ja|
Huh. Nurcho||s
A.H |ksan
LoadlngŦŦ
Standar Kompetensi
Peta Konsep
Kompetensi Dasar
Indikator
Standar Kompetensi
Peta Konsep
Kompetensi Dasar
Indikator
Memahami perilaku keteraturan hidup sesuai
dengan nilai dan norma dalam masyarakat
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Menjelaskan Iungsi sosiologi sebagai ilmu yang
mengkaji hubungan masyarakat dan lingkungan
Indikator
1 2 3 4
5 6 7
Indikator
1 2 3 4
5 6 7
Nenjelaskan pengeitian sosiologi
sebagai ilmu uan pengeitian
sosiologi sebagai metoue
Nenjelaskan pengeitian sosiologi
sebagai ilmu uan pengeitian
sosiologi sebagai metoue
1
Indikator
1 2 3 4
5 6 7
1
AŦ Þengert|an Sos|o|og| menurut ||mu
oslologl sebagal llmu berarLl soslologl
merupakan kumpulan pengeLahuan mengenal
ka[lan masyarakaL dan kebudayaan yang dlsusun
secara slsLemaLls dan loglsŦ ualam konLeks lnl
soslologl memberlkan pemecahan aLas berbagal
masalah dengan pendekaLan kemasyarakaLan
Ŧ Þengert|an Sos|o|og| sebaga| metode
oslologl sebagal meLode berar Ll soslologl
merupakan cara cara berplklr unLuk
mengungkapkan reallLas dalam masyarakaL
dengan prosedur dan Leorl yang dapaL
dlperLnggung [awabkan secara llmlah
ian sosiologi sebagai metoue
ian sosiologi sebagai metoue
Indikator
2 3 4
5 6 7
1 2
Nenjelaskan ciii ciii sosiologi
sebagai suatu ilmu
Nenjelaskan ciii ciii sosiologi
sebagai suatu ilmu
Indikator
2 3 4
5 6 7
1 2
Bersifat empiris, yaitu didasarkan pada observasi dan
akal sehat yang hasilnya tidak bersiIat spekulatiI
Bersifat teoritis, yaitu selalu berusaha menyusun
abstraksi dari hasil observasi yang konkret dilapangan
dan abstraksi tersebut merupakan kerangka dari
kerangka dari unsur - unsur yang tersusun secara logis
dan bertujuan menjalankan hubungan sebab akibat.
Bersifat kumulatif, artinya teori teori sosiologi
dibentuk berdasarkan teori yang sudah ada, kemudian
diperbaiki, diperluas dan diperhalus.
Bersifat non etis, yang dipersoalkan dalam sosiologi
bukanlah baik buruknya Iakta tertentu, akan tetapi
menjelaskan Iakta tersebut secara analitis
uatu ilmu
atu ilmu
Indikator
2 3 4
5 6 7
1
Nengiuentifikasi metoue
metoue penelitian sosiologi
Nengiuentifikasi metoue
metoue penelitian sosiologi
3
Indikator
1 2 3 4
5 6 7
3
Ŧ Metode kua||tat|f ť
merupakan meLode yang menggunakan unsurŴunsur sLudl
hlLungan saLuan ukuran angkaŴangka sehlngga hanya dapaL
dlka[l melalul proses absLraksl ţ sLudl llreraLur ţ aLaupun
melalul sLudl yang berslfaL parLlslpaLlf unLuk mendapaLkan
pengalaman Ŷ pengalaman LenLang hal yang dl LellLl Ŧ
?ang Lermasuk kedalam kelompok meLode kuallLaLlf yalLu
meLode hlsLorls ţ meLode komparaLlf ţ dan meLode kasus Ŧ
Ŧ Metode kuantat|f ť
Merupakan meLode yang menguLamakan bahanŴbahan
keLerangan dengan angkaŴangka sehlngga fakLaŴfakLa soslal
yang dlLellLl dlukur dengan skala ţ lndeks ţ Label ţ dan
formula sLaLlsLlk yang sedlklL banyaknya menggunakan
maLemaLlka Ŧ
?ang Lermasuk kedalam meLode lnl yalLu ť meLode sLaLlsLlk
dan meLode soslomeLrl
n sosiologi
n sosiologi
Indikator
1 2 3 4
5 6 7
Nengiuentifikasi masalah masalah
lingkungan yang beikaitan uengan
peiilaku manusia
Nengiuentifikasi masalah masalah
lingkungan yang beikaitan uengan
peiilaku manusia
4
Indikator
1 2 3 4
5 6 7
4
1.Remaja yang mulai berusia belasan cenderung mempunyai jiwa
emosional. Pernyataan ini bersiIat empiris karena semua orang
bisa melihat di lingkungan sekitarnya dari mulai penampilan
sampai tingkah laku. Masa remaja adalah masa pencarian
identitas diri atau jati diri. Jadi,pada masa remaja wajar jika
dikatakan masa untuk mencoba hal-hal yang baru.
2.Anak jalanan yang sering dijumpai di perempatan jalan
keberadaannya merupakan akibat dari rendahnya tingkat
pendidikan dan masalah ekonomi. Pernyataan ini bersiIat empiris
karena semua orang (termasuk di perkotaan) dapat menjumpai
anak jalanan,baik yang menjadi pengemis,pengamen,maupun
yang lainnya. Salah satu alasan munculnya anak jalanan ini
disebabkan keluarga tempat mereka seharusnya mendapatkan
kasih saying dan perlindungan mengalami masalah ekonomi.
Jangankan untuk biaya pendidikan,untuk biaya hidup pun mereka
kurang mampu. Akhirnya,orangtua anak jalanan ini membiarkan
anak-anaknya ikut mencari naIkah menmbantu keluarga.
Penjelasan ini masuk akal. Hal ini bisa dibuktikan dari rendahnya
tingkat pendidikan anak jalanan serta keberadaan mereka pada
saat anak yang lain harus bersekolah,tetapi mereka malah
dijumpai di perempatan-perempatan jalan.
an uengan peiilaku manusia
an uengan peiilaku manusia
Indikator
2 3 4
5 6 7
1
5
Nenjelaskan teoii teoii yang
beikaitan uengan masalah
lingkungan
Nenjelaskan teoii teoii yang
beikaitan uengan masalah
lingkungan
Indikator
1 2 3 4
5 6 7 5
asalah lingkungan
asalah lingkungan
Indikator
2 3 4
5 6 7
1
6
Nenguiaikan sejaiah lahiinya
sosiologi
Nenguiaikan sejaiah lahiinya
sosiologi
Indikator
1 2 3 4
5 6 7

0,: $$0,3 03 -,7 :7: 38,3, : :7 #, : :7.48  8,3

.

947 !09.8.7 3/.$9.3/.7 42509038 42509038 . 43805 f °– .

8.7 3/.7 42509038 42509038 .$9. 43805 .947 !09.3/.

3/.: 0907.8.3 3..7 42509038 02.9:7.2 2.3 /:5 808:. /.. /03.7.3 3472..$9. /.9 .2 507.

7 030. 2: . :-:3..3 2..8.7.8.3 .42509038 .3 3:3.3 1:38 84844 80-.3 203.8.9 /.

3/.947        .

3/.947        WZWS_SZ \WZYW^`SZ _[_[[Y _WTSYS a VSZ \WZYW^`SZ _[_[[Y _WTSYS W`[VW .

_[_[[Y _WTSYS W`[VW 3/.947  9 °– f° ¾– ¯ ° ¯   ¾– ¾ f–f ¯ f ¾¾– ¯ ½ff° ¯½f° ½ °– ff° ¯ °– °f f©f° ¯f¾fff f°   fff° f°– ¾¾°   ¾ nff ¾¾ ¯f¾ f° –¾ ff¯ ° ¾ ° ¾¾– ¯ ¯ f° ½ ¯ nff° ff¾  f–f ¯f¾ff °–f° ½ ° ff°  ¯f¾ffff° 9 °– f° ¾– ¾ f–f ¯  ¾– ¾ f–f ¯  f  ¾¾– ¯ ½ff° nff nff ½ ° ¯ °–°–f½f°  ff¾ ff¯ ¯f¾fff °–f° ½¾  f°   f°– f½f ½ °––°– ©ff f° ¾ nff ¯f  _[_[[Y _WTSYS W`[VW .

3/.947        WZWS_SZ U^ U^ _[_[[Y _WTSYS _aS`a a .

3   /. 02:/. -.9 02578 .8 /. 07.3 -079::.91 . .3/50784.3 /507. 90780-:9 80..8 /.3.5.83.5 2030.793. 9047 9047 84844 /-039: -07/. 9/.9./.-.3 5..7 :38:7 :38:7 . 80.-897.7 /.9  0781.3 1..8. /.3 :-:3. 203:8:3 .8.3.3 /507-.3  ..: -07:8.39078:8:3 80.3 909. 4-807.8 /.-897.3.9: //.9.a a 3/.3.343709 /.2 84844 -:.3.947   0781. /507:.9 :2:.3.9 343098 ..9 850:...9 904798 .8 ..91   . .8 90780-:9 207:5.3 80-.7 .. -:7:3.7.3.8.9: 80./...98 a a .3 07.3 .3 9047 .7.8 4-807.7.3 203.7.. 48 /.. -0781. 9079039: .9 0781. 1.3 /.:8 0781.38:/.

3/.947        WZYVWZ`XS_ W`[VW W`[VW \WZW`SZ _[_[[Y .

947    .  f°f€ .[_[[Y 3/.  ff€ ¯ ½ff° ¯  f°–¯ °––°ff° °¾ °¾ ¾     °–f° ¾ff° f° f°–f f°–f ¾ °––f f°f f½f f© ¯ f ½¾ ¾ f ¾f¾ ¾   f ff½° ¯ f ¾  f°– ¾€f ½f¾½f€ ° ¯ ° f½ff°   ½ °–ff¯f° ½ °–ff¯f°  °f°– f f°–    f°– ¯f¾  ff¯  ¯½ ¯  ff€ f ¯  ¾¾ ¯  ¯½ff€  f° ¯  f¾¾  . ½ff° ¯  f°–¯ °–f¯ff° ff° ff°   f°–f° °–f° f°–f f°–f ¾ °––f €ff €ff ¾¾f f°–    °–f° ¾ff ° ¾ f   f° €¯f¾f¾ f°–¾  f°f°f ¯ °––°ff° ¯f ¯ff f°– ¯f¾  ff¯ ¯  ° f ¯  ¾f¾ f° ¯  ¾¾¯  [_[[Y .

3/.947        WZYVWZ`XS_ S_SS S_SS ZYaZYSZ SZYTW^S`SZ VWZYSZ \W^Sa SZa_S .

3 809. 2. .33.7 2:.947 024843. .3 -8.3 2:3.8.3 :39: -. 203/. 93.9.3 ..3.3 3 2.3.8.3 8079..3 3 -0781.7. 2. .8..3/../.3 3 -0781. ./. 93.3  0-07.9 2070.3 5073/:3.3 2.3 .8.. .8.3. 93..3 VWZYSZ \W^Sa SZa_S . 8. 47. .25.703.9 503//.73.3.. 3/.3 :39: -.5.9.9 .3203. . 207:5.9 /.3 8..3 507025.3 203.8. 503//. 04342  .: .3.3 2. :9 203.:5:3 .3.9. 47.: .2 2.-.8: .7 .3.. 702. .8 8. . 9025. 80./. :7./ 503028 503.9 503//. .. 702. -0.9: .9.. .3 -8.3. . . .3.25: 73.3 /. .3 .3 2.3.3 -. 8.3 9072./. :39: 203.3 .3.3.7.03/07:3 2025:3. 802:.7:  3.3.. 802:..3 3 /80-.7 703/.3.3 0:.. 909.39:../ 5.3 /.../..8...7:83.3 .9.:3. .39: 0:. /:5 5:32070.-.7. /.3-. 503. 2.7:8 -07804.9 / 3:3.8 /7 .3.7 703/..33.8.9 203:25... 2032-. !073. 5.3 /. 47.3 3 202-.3 .8. /-:9. . .8: / 50749.3.1. /.7 3.3.3..3.4-... -07:8.9 02578 ...203 2.. 20. 04342 !073. 503.3     /0399. / 507025.703.3 .7.VWZYSZ \W^Sa SZa_S    #02.5 2070.3.9. $..9 02578 .38073 /:25. 0-07.3 2070.32:..9..9. /:25.25.. / 507025.5.  !030.3 .9 /7 .

947        WZWS_SZ `W[^ `W[^ SZY TW^S`SZ VWZYSZ S_SS ZYaZYSZ .3/.

947        S ZYaZYSZ .S ZYaZYSZ 3/.

947        WZYa^SSZ _WS^S S^Z S _[_[[Y .3/.

3/.947        .