Anda di halaman 1dari 19

Berikut ini adalah pengertian dan definisi ilmu menurut beberapa ahli

:

# M. IZUDDIN TAUFIQ
Ìlmu adalah penelusuran data atau informasi melalui pengamatan, pengkajian dan eksperimen,
dengan tujuan menetapkan hakikat, landasan dasar ataupun asal usulnya
# THOMAS KUHN
Ìlmu adalah himpunan aktivitas yang menghasilkan banyak penemuan, bail dalam bentuk penolakan
maupun pengembangannya
# Dr. MAURICE BUCAILLE
Ìlmu adalah kunci untuk mengungkapkan segala hal, baik dalam jangka waktu yang lama maupun
sebentar.
# NS. ASMADI
Ìlmu merupakan sekumpulan pengetahuan yang padat dan proses mengetahui melalui penyelidikan
yang sistematis dan terkendali (metode ilmiah)
# POESPOPRODJO
Ìlmu adalah proses perbaikan diri secara bersinambungan yang meliputi perkembangan teori dan uji
empiris
# MINTO RAHAYU
Ìlmu adalah pengetahuan yang telah disusun secara sistematis dan berlaku umum, sedangkan
pengetahuan adalah pengalaman yang bersifat pribadi/kelompok dan belum disusun secara
sistematis karena belum dicoba dan diuji
# POPPER
ilmu adalah tetap dalam keseluruhan dan hanya mungkin direorganisasi.
# DR. H. M. GADE
Ìlmu adalah falsafah. yaitu hasil pemikiran tentang batas-batas kemungkinan pengetahuan manusia
# FRANCIS BACON
Ìlmu adalah satu-satunya pengetahuan yang valid dan hanya fakta-fakta yang dapat menjadi objek
pengetahuan
# CHARLES SINGER
Ìlmu adalah suatu proses yang membuat pengetahuan (science is the process which makes
knowledge)

Pengertian ilmu yang terdapat dalam kamus Bahasa Ìndonesia adalah pengetahuan tentang suatu
bidang yang disusun secara bersistem menurut metode tertentu, yang dapat digunakan untuk
menerangkan gejala-gejala tertentu (Admojo, 1998). Mulyadhi Kartanegara mengatakan ilmu adalah
any organized knowledge. Ìlmu dan sains menurutnya tidak berbeda, terutama sebelum abad ke-19,
tetapi setelah itu sains lebih terbatas pada bidang-bidang fisik atau inderawi, sedangkan ilmu
melampauinya pada bidang-bidang non fisik, seperti metafisika.
Adapun beberapa definisi ilmu menurut para ahli seperti yang dikutip oleh Bakhtiar tahun 2005
diantaranya adalah :
· Mohamad Hatta, mendefinisikan ilmu adalah pengetahuan yang teratur tentang pekerjaan
hukum kausal dalam suatu golongan masalah yang sama tabiatnya, maupun menurut kedudukannya
tampak dari luar, maupun menurut bangunannya dari dalam.
· Ralph Ross dan Ernest Van Den Haag, mengatakan ilmu adalah yang empiris, rasional, umum
dan sistematik, dan ke empatnya serentak.
· Karl Pearson, mengatakan ilmu adalah lukisan atau keterangan yang komprehensif dan
konsisten tentang fakta pengalaman dengan istilah yang sederhana.
· Ashley Montagu, menyimpulkan bahwa ilmu adalah pengetahuan yang disusun dalam satu
sistem yang berasal dari pengamatan, studi dan percobaan untuk menentukan hakikat prinsip tentang
hal yang sedang dikaji.
· Harsojo menerangkan bahwa ilmu merupakan akumulasi pengetahuan yang disistemasikan dan
suatu pendekatan atau metode pendekatan terhadap seluruh dunia empiris yaitu dunia yang terikat
oleh faktor ruang dan waktu, dunia yang pada prinsipnya dapat diamati oleh panca indera manusia.
Lebih lanjut ilmu didefinisikan sebagai suatu cara menganalisis yang mengijinkan kepada ahli-ahlinya
untuk menyatakan suatu proposisi dalam bentuk : " jika .... maka ".
· Afanasyef, menyatakan ilmu adalah manusia tentang alam, masyarakat dan pikiran. Ìa
mencerminkan alam dan konsep-konsep, katagori dan hukum-hukum, yang ketetapannya dan
kebenarannya diuji dengan pengalaman praktis.
Berdasarkan definisi di atas terlihat jelas ada hal prinsip yang berbeda antara ilmu dengan
pengetahuan. Pengetahuan adalah keseluruhan pengetahuan yang belum tersusun, baik mengenai
matafisik maupun fisik. Dapat juga dikatakan pengetahuan adalah informasi yang berupa .ommon
sense, tanpa memiliki metode, dan mekanisme tertentu. Pengetahuan berakar pada adat dan tradisi
yang menjadi kebiasaan dan pengulangan-pengulangan. Dalam hal ini landasan pengetahuan kurang
kuat cenderung kabur dan samar-samar. Pengetahuan tidak teruji karena kesimpulan ditarik
berdasarkan asumsi yang tidak teruji lebih dahulu. Pencarian pengetahuan lebih cendrung trial and
error dan berdasarkan pengalaman belaka (Supriyanto, 2003).
Pembuktian kebenaran pengetahuan berdasarkan penalaran akal atau rasional atau menggunakan
logika deduktif. Premis dan proposisi sebelumnya menjadi acuan berpikir rasionalisme. Kelemahan
logika deduktif ini sering pengetahuan yang diperoleh tidak sesuai dengan fakta.
Secara lebih jelas ilmu seperti sapu lidi, yakni sebagian lidi yang sudah diraut dan dipotong ujung dan
pangkalnya kemudian diikat, sehingga menjadi sapu lidi. Sedangkan pengetahuan adalah lidi-lidi
yang masih berserakan di pohon kelapa, di pasar, dan tempat lainnya yang belum tersusun dengan
baik.

Sumber: http://monaliasakwati.blogspot.com/2011/03/definisi-ilmu-
pengetahuan.html#ixzz1cVNoSAnK

Definisi ilmu bergantung pada cara kerja indera-indera masing-masing individu dalam menyerap
pengetahuan dan juga cara berpikir setiap individu dalam memroses pengetahuan yang
diperolehnya. Selain itu juga, definisi ilmu bisa berlandaskan aktivitas yang dilakukan ilmu itu sendiri.
Kita dapat melihat hal itu melalui metode yang digunakannya.

Sifat-sifat ilmu
Dari definisi yang diungkapkan Mohammad Hatta dan Harjono di atas, kita dapat melihat bahwa sifat-
sifat ilmu merupakan kumpulan pengetahuan mengenai suatu bidang tertentu yang...

1. Berdiri secara satu kesatuan,
2. Tersusun secara sistematis,
3. Ada dasar pembenarannya (ada penjelasan yang dapat dipertanggung jawabkan disertai sebab-
sebabnya yang meliputi fakta dan data),
4. Mendapat legalitas bahwa ilmu tersebut hasil pengkajian atau riset.
5. Communicable, ilmu dapat ditransfer kepada orang lain sehingga dapat dimengerti dan dipahami
maknanya.
. Universal, ilmu tidak terbatas ruang dan waktu sehingga dapat berlaku di mana saja dan kapan
saja di seluruh alam semesta ini.
7. Berkembang, ilmu sebaiknya mampu mendorong pengetahuan-pengatahuan dan penemuan-
penemuan baru. Sehingga, manusia mampu menciptakan pemikiran-pemikiran yang lebih
berkembang dari sebelumnya.


Menuntut IImu Menurut Perspektif IsIam
Tuesday, 2 May 2009 19:15
Kedatangan Ìslam membawa gesaan menuntut, menyebar dan memuliakan ilmu. Wahyu yang
pertama iaitu ayat 1-5 surah Al-'Alaq dengan jelas mewajibkan pencarian ilmu. Oleh itu agama Ìslam
ini dapatlah dikatakan sebagai tertegak atas dasar ilmu atau pengetahuan. Tanpa ilmu dan
pengetahuan kita tidak akan dapat mengenal Khaliq dan seterusnya tidak dapat berbakti kepadaNya.
Perkataan "ilmu¨ disebut kira-kira 750 kali dalam Al-Qur'an melalui berbagai bentuk (Muhammad
Dawilah,1993:9). Orang yang berilmu diberikan pujian dan dipandang mulia di sisi Ìslam. Hal ini dapat
kita lihat melalui banyak ayat Al-Qur'an antaranya,

Firman Allah S.W.T yang bermaksud:
"Katakanlah: Adakah sama orang yang berilmu dengan orang yang tidak berilmu¨. (Az-
Zumar:9)
Firman Allah S.W.T maksudnya:
"Allah memberikan hikmah (ilmu pengetahuan) kepada sesiapa yang dikehendakiNya dan orang-
orang yang diberikan ilmu pengetahuan beerti ia telah diberikan kebaikan yang banyak¨. (Al-
Baqarah:29)
Firman-Nya lagi maksudnya:
"Hanya sanya orang yang takut kepada Allah ialah orang yang berilmu¨. (Al-Faatir:28)

Konsep IImu
Konsep ilmu dalam Ìslam merujuk kepada hakikat bahawa Allah S.W.T sebagai pemilik mutlak ilmu.
Manusia hanya diberikan sedikit sahaja ilmu. Namun begitu ilmu yang sedikit sangat bermakna di sisi
Allah jika ianya digunakan sebaik mungkin iaitu sehingga membawa kepada keimanan yang kukuh
terhadap Allah serta mengikut perintah dan menjauhi laranganNya. Ìlmu mesti dipelajari dan
dikembangkan berdasarkan asas-asas tauhid dan disertakan integrasi iman, kemanfaatan ilmu,
amalan yang soleh dan akhlak yang mulia (Mohd. Kamal Hassan, 1998:19).
Dasar ini jelas melalui wahyu pertama iaitu surah Al-'Alaq yang menyatukan antara tauhid (melalui
sifat al-Khaliq mutlak) dengan ilmu (Muhammad Dawilah,1993:9). Semua pancaindera zahir dan batin
yang dijadikan oleh Allah adalah bermatlamatkan pencarian ilmu yang benar. Lantaran itu manusia
yang tidak menggunakan pancaindera tersebut untuk mendapatkan ilmu yang benar akan dikutuk.
Hal ini jelas melalui firman Allah S.W.T,
"Sesungguhnya Kami jadikan untuk neraka Jahannam kebanyakkan Jin dan manusia, bagi mereka
ada jantung hati (tetapi) tidak mengerti dengannya, dan bagi mereka ada mata (tetapi) tidak melihat
dengannya, dan bgai mereka ada telinga (tetapi) tidak mendengar dengannya. Mereka itu seperti
binatang ternakan, bahkan mereka lebih sesat. Mereka itulah orang-orang yang lengah." (Al-
'Alaq:179)

Hukum Menuntut IImu
"Tuntutlah ilmu walaupun sampai ke negeri Cina". (Al-Hadis)
Kadang-kadang kita lupa untuk apa sebenarnya kita menuntut ilmu, dan kita juga lupa apa hukumnya
menuntut ilmu dalam agama Ìslam. Dalam hal tersebut, saya ingin mengingatkan kembali untuk apa
sebenarnya, dan apa hukumnya kita menuntut ilmu dalam agama Ìslam. Hal tersebut ada dinyatakan
di dalam buku "Ìlmu Fiqih Ìslam" karangan Drs. H. Moh. Rifai.

Apabila kita memperhatikan isi Al-Qur'an dan Al-Hadis, terdapat beberapa suruhan yang mewajibkan
bagi setiap muslim baik laki-laki mahupun perempuan, untuk menuntut ilmu, agar tergolong menjadi
umat yang cerdas, jauh dari kabut kejahilan dan kebodohan. Menuntut ilmu artinya berusaha dengan
jalan menanya, melihat atau mendengar. Perintah kewajiban menuntut ilmu terdapat dalam hadis
Nabi Muhammad S.A.W. yang bermaksud;
"Menuntut ilmu adalah fardhu bagi tiap-tiap Muslim, baik laki-kali mahupun perempuan." (HR. Ìbn
Abdulbari)
Dari hadis ini kita memperoleh pengertian bahawa Ìslam mewajibkan pemeluknya agar menjadi orang
yang berilmu, berpengetahuan, mengetahui segala kemaslahatan dan jalan kemanfaatan; menyelami
hakikat alam, dapat meninjau dan menganalisis segala pengalaman yang didapati oleh umat yang
lalu, baik yang berhubungan dengan 'aqidah dan ibadat, serta hubungannya dengan soal-soal
keduniaan dan segala keperluan hidup.
Nabi Muhammad S.A.W. bersabda:
"Barangsiapa menginginkan soal-soal yang berhubungan dengan dunia, wajiblah ia memiliki ilmunya;
dan barangsiapa yang ingin (selamat dan berbahagia) di akhirat, wajiblah ia mengetahui ilmunya
pula; dan barangsiapa yang menginginkan kedua-duanya, wajiblah ia memiliki ilmu kedua-duannya
pula." (HR. Bukhari dan Muslim)
Ìslam mewajibkan kita menuntut ilmu-ilmu dunia yang memberi manfaat dan berguna untuk kita
dalam hal-hal yang berhubungan dengan kehidupan kita di dunia, agar tiap-tiap muslim tidak
dikategorikan sebagai terkebelakang dan agar setiap muslim dapat mengikuti perkembangan ilmu
pengetahuan yang dapat membawa kemajuan bagi penghuni dunia ini dalam batas-batas yang
diredhai Allah swt. Demikian pula Ìslam mewajibkan kita menuntut ilmu-ilmu deenul Ìslam agar
menghasilkan natijah yang sempurna, amalan yang dilakukan sesuai dan selaras dengan perintah-
perintah syara'. Hukum wajibnya perintah menuntut ilmu itu adakalanya wajib 'ain dan adakalanya
wajib kifayah.

Ìslam mewajibkan kita menuntut ilmu-ilmu dunia yang memberi manfaat dan berguna untuk kita
dalam hal-hal yang berhubungan dengan kehidupan kita di dunia, agar tiap-tiap muslim tidak
dikategorikan sebagai terkebelakang dan agar setiap muslim dapat mengikuti perkembangan ilmu
pengetahuan yang dapat membawa kemajuan bagi penghuni dunia ini dalam batas-batas yang
diredhai Allah swt. Demikian pula Ìslam mewajibkan kita menuntut ilmu-ilmu deenul Ìslam agar
menghasilkan natijah yang sempurna, amalan yang dilakukan sesuai dan selaras dengan perintah-
perintah syara'. Hukum wajibnya perintah menuntut ilmu itu adakalanya wajib 'ain dan adakalanya
wajib kifayah.
Pembahagiaan IImu
Syari'ah Ìslam menggariskan dua bahagian besar ilmu iaitu ilmu fardhu 'ain dan fardhu kifayah.
Fardhu 'ain dirujuk kepada ilmu yang wajib diketahui oleh setiap orang "mukallaf" atau yang sudah
diberi pertanggungjawaban dalam Ìslam. Fardhu kifayah pula ialah ilmu yang diwajibkan ke atas
sebahagian umat Ìslam untuk menguasainya dan jika terdapat sebahagian yang sudah
menguasainya maka terlepaslah kewajipan umat Ìslam yang lain daripada bebanan wajibnya.
Ìlmu fardhu 'ain boleh dibahgikan kepada empat bahagian iaitu ilmu yang berkaitan rukun iman, yang
berkaitan dengan hukum hakam, yang berkaitan dengan perkara-perkara yang diharamkan dan yang
berkaitan dengan pergaulan dan muamalah seharian (Amir A. Rahman, 1991:110-111). Fardhu
kifayah pula ialah bidang ilmu yang luas dan sering berjalan seiring dengan perkembangan zaman.
Sebahagian umat Ìslam diwajibkan untuk mengetahuinya agar tidak memberikan kesan buruk kepada
Ìslam yang mungkin menghadapi ketinggalan dalam bidang kebendaan serta terancam
keselamatannya.
Ìlmu yang wajib 'ain dipelajari oleh mukallaf iaitu yang perlu diketahui untuk meluruskan 'aqidah yang
wajib dipercayai oleh seluruh muslimin; dan yang perlu diketahui untuk melaksanakan pekerjaan-
pekerjaan yang difardhukan atasnya, seperti shalat, puasa, zakat dan haji.
Di samping itu perlu dipelajari ilmu akhlak untuk mengetahui adab sopan santun yang perlu kita
laksanakan dan tingkah laku yang harus kita tinggalkan. Di samping itu harus pula mengetahui
kepandaian dan keterampilan yang menjadi tonggak hidupnya. Adapun pekerjaan-pekerjaan yang
tidak dikerjakan sehari-hari maka diwajibkan mempelajarinya kalau dikehendaki akan
melaksanakannya, seperti seseorang yang hendak memasuki alam rumah tannga seperti syarat-
syarat dan rukun-rukunnya dan segala yang diharamkan dan dihalalkan dalam menggauli isterinya.
Sumber IImu
Kebanyakkan manusia mengagungkan akal sebagai punca ilmu yang tidak terbatas. Mereka
mletakkan akal sebagai pembeza utama dalam apa hal sekalipun. Keadaan ini menyebabkan ramai
manusia yang sesat dan menyesatkan seperti yang berlaku pada zaman Greek purba yang mencari
Tuhan dengan semata-mata menggunakan akal. Ìslam meletakkan sumber ilmu yang jelas dan
tersusun rapi serta terjamin kesahihan dan ketekalannya. Al-Qur'an dan Sunnah adalah dua sumber
utama ilmu dalam Ìslam. Kedua-duanya dirujuk sebagai sumber "wahyu". Selepas itu barulah akal
diletakkan sebagai antara sumber ilmu dan masih lagi di bawah naungan wahyu (Hassan
Langgulung, 1981:28). Bertepatan dengan fakta tersebut, Mohd. Kamal Hassan (1988:25)
menjelaskan punca ilmu dalam Ìslam terbahagi kepada dua iaitu Naqli atau Revealed Knowledge
(Wahyu) dan 'Aqli atau Acquired Knowledge (akal). Firman Allah S.W.T maksudnya:
"Sebagaimana Kami telah mengutuskan seorang Rasul kepadamu, iaitu salah seorang di antara
kamu yang membacakan ayat-ayat Kami kepadamu, membersihkan kamu (daripada kelakuan yang
tidak baik) dan mengajarkan Kitab dan hikmah kepadamu dan lagi mengajarkan apa-apa yang belum
kamu ketahui." (Al-Baqarah:151)
Objektif IImu
Tujuan menuntut ilmu bukanlah bermatlamat ilmu semata-mata tetapi ia merupakan wasilah (jalan)
untuk memahami dan menguasainya bagi melaksanakan ubudiyyah kepada Allah S.W.T. Tujuan
menuntut ilmu juga adalah untuk melaksanakan petunjuk Allah S.W.T. sebab itulah menuntut ilmu
adalah fardhu bagi setiap muslim, sebagaimana sabda Rasulullah S.A.W. yang bermaksud;
"Menuntut ilmu adalah fardhu bagi setiap muslimin dan muslimat".
Antara lain tujuan menuntut ilmu ialah untuk membina kekuatan ummah Ìslam dan untuk mencari
kemaslahatan masyarakat manusia. Membina kekuatan umat merupakan salah satu tanggungjawab
para penuntut kerana merekalah bakal pemimpin di masa depan. Oleh yang demikian, kemaslahatan
ummah banyak bergantung kepada pemimpin dan kepimpinannya.

Antara lain tujuan menuntut ilmu ialah untuk membina kekuatan ummah Ìslam dan untuk mencari
kemaslahatan masyarakat manusia. Membina kekuatan umat merupakan salah satu tanggungjawab
para penuntut kerana merekalah bakal pemimpin di masa depan. Oleh yang demikian, kemaslahatan
ummah banyak bergantung kepada pemimpin dan kepimpinannya.
Moga-moga dengan tujuan yang suci dan bersih ini dapat melahirkan para ilmuan yang
membangunkan muka bumi ini menurut apa yang telah digariskan oleh Allah S.W.T. Ìni bermakna
menuntut ilmu di dalam Ìslam bukanlah sekadar mencari habuan dunia, wang ringgit dan harta benda
akan tetapi ianya merupakan suatu usaha untuk melengkapkan diri sebagai hamba Allah dan khalifah
Allah S.W.T. di muka bumi ini . Para ilmuan Ìslam mestilah memahami bahawa mereka wajib
memainkan peranan untuk menegakkan kebenaran, keadilan dan keamanan sejagat iaitu dengan
cara mengembalikan sistem Ìslam memerintah alam ini. Para ilmuan Ìslam juga perlu berusaha
sedaya upaya mungkin menjadikan diri mereka sebagai pekerja Ìslam dan penda'wah ke arah
melahirkan ummah Ìslam yang iltizam dengan Ìslam dalam segenap aspek kehidupan. Allah S.W.T.
berfirman dalam Al-Qur'an yang bermaksud;
"Wahai orang-orang yang beriman masuklah kamu ke dalam Ìslam keseluruhannya.." (Al-
Baqarah:208)
Para ilmuan Ìslam juga sama sekali tidak boleh lupa bahawasanya antara tugas seorang muslim itu
ialah menegakkan yang ma'ruf iaitu mengajak manusia menegakkan dan mendaulatkan ajaran Allah
S.W.T. dan mencegah kemungkaran iaitu melarang manusia dari melakukan larangan Allah S.W.T.
dari sekecil-kecil perkara sehinggalah sebesar-besar perkara.

Sabba Rasulullah S.A.W. yang bermaksud;
"Sesiapa yang melihat kemungkaran hendaklah ia cegah dengan tangannya (kuasa), sekiranya tidak
mampu cegahlah ia dengan lisan seandainya tidak mampu juga; cegahlah ia dengan hati itu yang
paling lemah imannya."
Sehubungan dengan itu Allah S.W.T. berfirman yang bermaksud;
" Wahai rasul, sampaikanlah apa-apa yang diturunkan kepada kamu dari Rabb kamu. Dan jika kamu
tidak mengerjakannya maka tidaklah kamu menyampaikan risalahNya. Allah memelihara kamu
daripada manusia, sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir". (Al-
Maidah:7)
Sehubungan dengan itu Allah S.W.T. berfirman yang bermaksud;
Diperintah oleh agama, sungguh tidak disangkal lagi, bahawa mengajar adalah suatu pekerjaan yang
seutama-utamanya. Nabi diutus ke dunia inipun dengan tugas mengajar, sebagaimana sabdanya;
" Aku diutus ini, untuk menjadi pengajar." (HR.Baihaqi)

Sekiranya Allah tidak membangkitkan Rasul untuk menjadi guru manusia, guru dunia, tentulah
manusia tinggal dalam kebodohan sepanjang masa. Walaupun akal dan otak manusia mungkin
menghasilkan berbagai ilmu pengetahuan, namun masih ada juga hal-hal yang tidak dapat
dijangkaunya, iaitu hal-hal yang di luar akal manusia. Untuk itulah Rasul Allah dibangkitkan di dunia
ini. Mengingat pentingnya penyebaran ilmu pengetahuan kepada manusia/masyarakat secara luas
agar mereka tidak dalam kebodohon dan kegelapan, maka diperlukan kesedaran bagi para mualim,
guru dan ulama, untuk beriringan tangan menuntun mereka menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.
Bagi para guru dan ulama yang suka menyembunyikan ilmunya, mereka mendapat ancaman,
sebagaimana sabda Nabi S.A.W.;
"Barangsiapa ditanya tentang sesuatu ilmu, kemudian menyembunyikan (tidak mahu memberikan
jawapannya), maka Allah akan mengekangkan (mulutnya), kelak di hari kiamat dengan kekangan
(kendali) dari api neraka." (HR Ahmad)


KONSEP ILMU PENGETAHUAN DALAM ISLAM

Prinsip tauhid di dalam Islam, menegaskan bahwa semua yang ada berasal dan atas izin Allah SWT. Dia-lah
Allah SWT yang maha mengetahui segala sesuatu. Konsep kekuasaan-Nya juga meliputi pemeliharaan terhadap
alam yang Dia ciptakan. Konsep yang mengatakan bahwa Allah SWT lah yang mengajarkan manusia
disebutkan dalam Al-Quran (2:31, 55:2, 96:4-5, 2:239). Di dalam ayat lain 5:1-4 disebutkan bahwa 'Dia telah
mengajarkan Al-Qur`an kepada manusia dan mengajarinya penjelasan (bayan)¨

Wahyu, yang diterima oleh semua Nabi SAW/AS berasal dari Allah SWT, merupakan sumber pengetahuan
yang paling pasti. Namun, Al-Quran juga menunjukkan sumber-sumber pengetahuan lain disamping apa yang
tertulis di dalamnya, yang dapat melengkapi kebenaran wahyu. Pada dasarnya sumber-sumber itu diambil dari
sumber yang sama, yaitu Allah SWT, asal segala sesuatu. Namun, karena pengetahuan yang tidak diwahyukan
tidak diberikan langsung oleh Allah SWT kepada manusia, dan karena keterbatasan metodologis dan aksiologis
dari ilmu non-wahyu tersebut, maka ilmu-ilmu tersebut di dalam Islam memiliki kedudukan yang tidak sama
dengan ilmu pengetahuan yang langsung diperoleh dari wahyu. Sehingga, di dalam Islam tidak ada satupun ilmu
yang berdiri sendiri dan terpisah dari bangunan epitemologis Islam, ilmu-ilmu tersebut tidak lain merupakan
bayan atau penjelasan yang mengaIirmasi wahyu, yang kebenarannya pasti. Di sinilah letak perbedaan
epistemologi sekuler dengan epistemologi Islam.

Sumber-sumber pengetahuan lain selain yang diwahyukan langsung misalnya Ienomena alam, psikologi
manusia, dan sejarah. Al-Quran menggunakan istilah ayat (tanda) untuk menggambarkan sumber ilmu berupa
Ienomena alam dan psikologi (2:164, 42:53). Untuk sumber ilmu berupa Ienomena sejarah, Al-Quran
menggunakan istilah ibrah (pelajaran, petunjuk) yang darinya bisa diambil pelajaran moral (12:111).

Sebagai akibat wajar dari otoritas ketuhanannya, al-Quran, di samping menunjukkan sumber-sumber
pengetahuan eksternal, ia sendiri merupakan sumber utama pengetahuan. Penunjukkannya terhadap Ienomena
alam, peristiwa sejarah, metaIisis, sosiologis, alami dan eskatologis mesti benar, apakah secara literal atau
metaIoris. Kaum muslimin mengambil sistem dan subsistem pengetahuan dan kebudayaan dari al-Quran.
Dokumen paling otentik tentang subyek ilmu pengetahuan (di mana al-quran sebagai katalisator) dapat
ditemukan dalam al-Burhan Ii Ulum al-Quran karya Badruddin al-Zarkasyi.

Di dalam Islam, pencarian pengetahuan oleh seseorang bukanlah sesuatu yang tidak mungkin, tetapi
harus, dan dianggap sebagai kewajiban bagi semua Muslim yang bertanggung jawab (hadits Nabi SAW-pen).
Kedudukan ini berbeda dengan sikap skeptis Yunani dan Sophis, yang menganggap pengetahuan hanya
imajinasi kosong. (Bahkan dalam agama manapun, tidak ada penghormatan, penjelasan, pendeIinisian ilmu
semassiI Islam-pen)

Dalam bahasa Arab, pengetahuan digambarkan dengan istilah al-ilm, al-ma`riIah dan al-syu`ur.
Namun, dalam pandangan dunia Islam, yang pertamalah yang terpenting, karena ia merupakan salah satu siIat
Allah SWT. Al-ilm berasal dari akar kata l-m dan diambil dari kata alamah, yang berarti 'tanda¨, 'simbol¨,
atau ¨lambang¨, yang dengannya sesuatu itu dapat dikenal. Tapi alamah juga berarti pengetahuan, lencana,
karakteristik, petunjuk dan gejala.. Karenanya ma`lam (amak ma`alim) berarti petunjuk jalan, atau sesuatu yang
menunjukkan dirinya atau dengan apa seseorang ditunjukkan. Hal yang sama juga pada kata alam berarti rambu
jalan sebagai petunjuk. Di samping itu, bukan tanpa tujuan al-Quran menggunakan istilah ayat baik terhadap
wahyu, maupun terhadap Ienomena alam. Pengertian ayat (dan juga ilm, alam, dan `alama) di dalam al-Quran
tersebut yang menyebabkan Nabi SAW mengutuk orang-orang yang membaca ayat 3:190-195 yang secara jelas
menggambarkan karakteristik orang-orang yang berIikir, mambaca, mengingat ayat-ayat Allah SWT di muka
bumi tanpa mau merenungkan (makna)nya.

SiIat penting dari konsep pengetahuan dalam al-Quran adalah holistik dan utuh (berbeda dengan
konsep sekuler tentang pengetahuan). Pembedaan ini sebagai bukti worldview tauhid dan monoteistik yang tak
kenal kompromi. Dalam konteks ini berarti persoalan-persoalan epistemologis harus selalu dikaitkan dengan
etika dan spiritualitas. (Dalam Islam) ruang lingkup persoalan epistemologis meluas, baik dari wilayah (yang
disebut) bidang keagamaan dengan wilayah-wilayah (yang disebut sekuler)., karena worlview Islam tidak
mengakui adanya perbedaan mendasar antara wilayah-wilayah ini. Adanya pembedaan semacam itu akan
memberi implikasi penolokan hikmah dan petunjuk Allah SWT, dan hanya memberi perhatian dalam wilayah
tertentu saja. Wujud Allah SWT sebagai sumber semua pengetahuan, secara langsung meliputi kesatuan dan
integralitas semua sumber dan tujuan epistemologis. Ini menjadi jelas jika kita merenungkan kembali istilah
ayat yang menunjuk pada ayat-ayat al-Quran dan semua wujud di alam semesta. Konsep integralitas
pengetahuan telah diuraikan al-Ghazali dalam kitabnya Jawahir al-Quran, di mana ia menegaskan bahwa ayat-
ayat al-Quran yang menguraikan tentang bintang dan kesehatan, misalnya, hanya sepenuhnya dipahami masing-
masing dengan pengetahuan astronomi dan kesehatan. Ibnu Rusyd dalam Iasl al-maqal, juga memberikan
penjelasan keterkaitan antara penaIsiran keagamaan dan keIilsaIatan dengan mengutip beberapa ayat al-Quran
yang mendorong manusia meneliti dan menggambarkan kajian penciptaan langit dan bumi (7:185, 3:191, 88:17-
18). Dengan hal yang sama, al-Quran juga mendorong manusia melakukan perjalanan di bumi untuk
mempelajari nasib peradaban sebelumnya. Ini membentuk kajian sejarah, arkeologi, perbandingan agama,
sosiologi dan sebagainya secara utuh.

Dalam 41:53, secara kategoris, al-Quran menegaskan bahwa ayat-ayat Allah SWT di alam semesta dan
di kedalaman batin manusia merupakan bagian yang berkaitan dengan kebenaran wahyu, dan menegaskan
kecocokan dan keutuhan yang saling terkait. Namun, keutuhan dan kesatuan cabang-cabang pengetahuan ini
tidak berarti bahwa disiplin-disiplin itu sama, atau tidak ada prioritas diantara mereka. Pengetahuan wahyu
dalam konsep Islam adalah lebih utama, unik karena berasal langsung dari Allah SWT dan memiliki manIaat
yang mendasar bagia alam semesta. Semua pengetahuan lain yang benar harus membantu kita memahami dan
menyadari arti dan jiwa pengetahuan Allah SWT di dalam al-Quran untuk kemajuan individu dan masyarakat.

(dirangkum dengan penyesuaian bahasa dari buku ¨Konsep Pengetahuan Dalam Islam¨, Wan Mohd.
Nor Wan Daud, penerbit PUSTAKA BANDUNG 1997)


Etika Menuntut Ilmu

Menuntut ilmu adalah satu keharusan bagi kita kaum muslimin. Banyak sekali dalil yang menunjukkan
keutamaan ilmu, para penuntut ilmu dan yang mengajarkannya.
Adab-adab dalam menuntut ilmu yang harus kita ketahui agar ilmu yang kita tuntut berIaidah bagi kita dan
orang yang ada di sekitar kita sangatlah banyak. Adab-adab tersebut di antaranya adalah :
Ikhlas karena Allah Subhanahu Wa 1a'ala
Hendaknya niat kita dalam menuntut ilmu adalah karena Allah A::a Wa Jalla dan untuk negeri akhirat. Apabila
seseorang menuntut ilmu hanya untuk mendapatkan gelar agar bisa mendapatkan kedudukan yang tinggi atau
ingin menjadi orang yang terpandang atau niat yang sejenisnya, maka Rasulullah Sholallahu Alaihi Wa Sallam
telah memberi peringatan tentang hal ini dalam sabdanya :
'Barangsiapa yang mempelafari suatu ilmu dengan mengharap wafah Allah, tidaklah ia mempelafarinya
melainkan untuk memperoleh harta dunia, dia takkan mendapatkan harumnya bau surga di hari kiamat.`
|Dekeluarkan oleh Abu Dawud dengan sanad yang hasan|
Tetapi kalau ada orang yang mengatakan bahwa saya ingin mendapatkan syahadah (MA atau Doktor, misalnya)
bukan karena ingin mendapatkan dunia, tetapi karena sudah menjadi peraturan yang tidak tertulis kalau
seseorang yang memiliki pendidikan yang lebih tinggi, segala ucapannya menjadi lebih didengarkan orang
dalam menyampaikan ilmu atau dalam mengajar. Niat ini - insya Allah - termasuk niat yang benar.
. Untuk menghilangkan kebodohan dari dirinya dan orang lain.
Semua manusia pada mulanya adalah bodoh. Kita berniat untuk menghilangkan kebodohan dari diri kita, setelah
kita menjadi orang yang memiliki ilmu kita harus mengajarkannya kepada orang lain untuk menghilang
kebodohan dari diri mereka, dan tentu saja mengajarkan kepada orang lain itu dengan berbagai cara agar orang
lain dapat mengambil Iaidah dari ilmu kita.
Apakah disyaratkan untuk memberi manIaat pada orang lain itu kita duduk dimasjid dan mengadakan satu
pengajian ataukah kita memberi manIa`at pada orang lain dengan ilmu itu pada setiap saat? Jawaban yang benar
adalah yang kedua; karena Rasulullah Sholallahu Alaihi Wa Sallam bersabda :
'Sampaikanlah dariku walaupun cuma satu ayat (HR. Bukhari)
Imam Ahmad berkata. lmu itu tidak ada bandingannya apabila niatnya benar Para muridnya bertanya:
Bagaimanakah yang demikian itu? Beliau menjawab: ia berniat menghilangkan kebodohan dari dirinya dan
dari orang lain
. Berniat dalam menuntut ilmu untuk membela syari`at.
Sudah menjadi keharusan bagi para penuntut ilmu berniat dalam menuntut ilmu untuk membela syari`at. Karena
kedudukan syari`at sama dengan pedang kalau tidak ada seseorang yang menggunakannya ia tidak berarti apa-
apa. Penuntut ilmu harus membela agamanya dari hal-hal yang menyimpang dari agama (bid`ah), sebagaimana
tuntunan yang diajarkan Rasulullah Sholallahu Alaihi Wa Sallam. Hal ini tidak ada yang bisa melakukannya
kecuali orang yang memiliki ilmu yang benar, sesuai petunjuk Al-Qor`an dan As-Sunnah.
. Lapang dada dalam menerima perbedaan pendapat.
Apabila ada perbedaan pendapat, hendaknya penuntut ilmu menerima perbedaan itu dengan lapang dada selama
perbedaan itu pada persoalaan ijtihad, bukan persoalaan aqidah, karena persoalan aqidah adalah masalah yang
tidak ada perbedaan pendapat di kalangan salaI
1)
. Berbeda dalam masalah ijtihad, perbedaan pendapat telah ada
sejak zaman shahabat, bahkan pada masa Rasulullah Sholallahu Alaihi Wa Sallam masih hidup. Karena itu
jangan sampai kita menghina atau menjelekkan orang lain yang kebetulan berbeda pandapat dengan kita.
. Mengamalkan ilmu yang telah didapatkan.
Termasuk adab yang tepenting bagi para penuntut ilmu adalah mengamalkan ilmu yang telah diperoleh, karena
amal adalah buah dari ilmu, baik itu aqidah, ibadah, akhlak maupun muamalah. Karena orang yang telah
memiliki ilmu adalah seperti orang memiliki senjata. Ilmu atau senjata (pedang) tidak akan ada gunanya kecuali
diamalkan (digunakan).
. Menghormati para ulama dan memuliakan mereka.
Penuntut ilmu harus selalu lapang dada dalam menerima perbedaan pendapat yang terjadi di kalangan ulama.
Jangan sampai ia mengumpat atau mencela ulama yang kebetulan keliru di dalam memutuskan suatu masalah.
Mengumpat orang biasa saja sudah termasuk dosa besar apalagi kalau orang itu adalah seorang ulama.
7. Mencari kebenaran dan sabar
Termasuk adab yang paling penting bagi kita sebagai seorang penuntut ilmu adalah mencari kebenaran dari ilmu
yang telah didapatkan. Mencari kebenaran dari berita berita yang sampai kepada kita yang menjadi sumber
hukum. Ketika sampai kepada kita sebuah hadits misalnya, kita harus meneliti lebih dahulu tentang keshahihan
hadits tersebut. Kalau sudah kita temukan bukti bahwa hadits itu adalah shahih, kita berusaha lagi mencari
makna (pengertian ) dari hadits tersebut. Dalam mencari kebenaran ini kita harus sabar, jangan tergesa-gasa,
jangan cepat merasa bosan atau keluh kesah. Jangan sampai kita mempelajari satu pelajaran setengah-setengah,
belajar satu kitab sebentar lalu ganti lagi dengan kitab yang lain. Kalau seperti itu kita tidak akan mendapatkan
apa dari yang kita tuntut.
Di samping itu, mencari kebenaran dalam ilmu sangat penting karena sesungguhnya pembawa berita terkadang
punya maksud yang tidak benar, atau barangkali dia tidak bermaksud jahat namun dia keliru dalam memahami
sebuah dalil.Wallahu Alam.


TA'LÌMUL MUTA'ALLÌM (Etika Menuntut Ìlmu)
Posted on November 1, 2010 by taoefiq27
A. Menuntut Ìlmu
1. Pengertian Ìlmu
Ìlmu secara bahasa mempunyai arti mengetahui. Sedangkan secara istilah adalah pengetahuan
tentang suatu hal yang dikaji secara sistematis logis yang dibakukan menjadi pengetahuan tertentu.
Suatu missal ilmu agama, ilmu matematika dan sebagainya. Secara bahasa, orang yang berilmu
menunjukkan ia banyak tahu tentang suatu hal. Makna ilmu disini tidak hanya ilmu pengetahuan yang
diajarkan di sekolah, tapi mempunyai makna yang lebih luas lagi, yaitu ilmu yang dapat memberikan
pengetahuan luas sehingga menjadikan orang tersebut lebih bijak, sempurna pola fikirnya dan
sejahtera lahir dan batin.
Mencari ilmu tidak dibatasi pada bidang tertentu dan jangka waktu. Lebih lama menuntut ilmu lebih
banyak pula ilmu yang dimiliki dan banyaknya ilmu akan menunjukkan kesempurnaan orang tersebut.
2. Kewajiban Menuntut Ìlmu
Ìlmu mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan ini. Berkembangnya zaman ini tidak
lain karena ilmu, negara yang menguasai ilmu pengetahuan akan menjadi negara yang maju.
Sehingga ada istilah; "Orang tanpa ilmu pengetahuan bagaikan mayat berjalan¨
Dalam Ìslampun menekankan pentingnya ilmu, dan menjadi hokum wajib menuntut ilmu. Sabda
Rasulullah SAW: "Menuntut ilmu diwajibkan bagi orang Ìslam laki-laki dan perempuan.¨
Menuntut ilmu hukumnya wajib. Hokum wajib akan membawa konsekuensi buruk bagi mereka yang
meninggalkannya. Keburukan ini bisa didapat di dunia, lebih-lebih lagi di akhirat.
Kalau kita perhatikan wahyu yang pertama diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW adalah Al-Alaq
ayat 1-5. Ayat pertama yang disampaikan Allah kepada nabinya, Ìqra' yang artinya bacalah.
Membaca adalah sumber utama menggali ilmu pengetahuan. Jadi ini menunjukkkan perintah untuk
menuntut ilmu.
Pada masa Rasulullah, sampai ia memerintah mencari ke negeri kaumnya orang kafir. Hadits:
"Tuntutlah ilmu meskipun sampai ke negeri Cina, karena menuntut ilmu adalah wajib bagi setiap
muslim.¨
Hadits di atas mengisyarakatkan betapa pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan. Ìlmu
pengetahuan inilah yang hanya mengantarkan manusia bahagia dunia dan akhirat. Sabda Rasulullah
SAW: "Barangsiapa ingin (memperoleh kebahagiaan) di dunia, hendaklah ia berilmu. Dan
barangsiapa ingin (memperoleh kebahagiaan) di akhirat, hendaklah ia berilmu. Dan barangsiapa ingin
memperoleh kebahagiaan keduanya, hendaklah ia berilmu.¨
Tujuan menuntut ilmu dibagi dua: fardhu'ain dan fardhu kifayah. Ketahuilah, bahwa kewajiban setiap
muslim bukanlah menuntut segala macam ilmu. Tetapi yang wajib baginya adalah menuntut ilmu haal
(ilmu yang menyangkut kewajiban sehari-hari sebagai muslim seperti ilmu tauhid, akhlak, dan fikih)
sebagaimana diterangkan dalam hadits: "Ìlmu yang paling utama adalah ilmu haal dan amal yang
paling utama adalah menjaga haal (hal-hal yang merupakan kewajiban sehari-hari seperti
menghindari penyia-nyiakan harta dan kerusakan).¨
Diwajibkan bagi setiap muslim mempelajari ilmu yang berhubungan dengan kewajiban sehari-hari
dalam kondisi apapun. Karena ia wajib menjalankan salat, maka wajib baginya mempelajari ilmu yang
dibutuhkan di dalam salatnya sesuai dengan batasan, agar ia dapat menunaikan kewajiban itu secara
sempurna.
Demikian juga wajib baginya mempelajari ilmu yang mengantarkannya (ilmu yang menjadi prasyarat)
menunaikan segala sesuau yang menjadi kewajibannya. Karena segala sesuatu yang menjadi
prasyarat bagi sesuatu yang wajib itu hukumnya menjadi wajib pula. Wajib pula mempelajari ilmu
tentang puasa; zakat bila ia berharta dan haji bila sudah wajib baginya, begitu pula ilmu mengenai
jual-beli bila ia berdagang.
Demikian pula wajib mempelajari ilmu-ilmu mengenai aturan-aturan yang berhubungan dengan orang
lain dan berbagai pekerjaan. Setiap orang terjun pada salah satu dari urusan-urusan tersebut harus
mempelajari ilmu yang menghindarkannya dari perbuatan haram di dalamnya.
Setiap muslim juga wajib mempelajari ilmu mengenai hal-hal yang berhubungan dengan hati, seperti
tawakkal (pasrah kepada Allah), kembali kepada Allah (inabah atau tobah) takut (kepada murka
Allah) dan ridha. Semua itu selalu dibutuhkan dalam kondisi apapun.
Ìlmu yang hokum fardhu kifayah adalah ilmu yang diperlukan pada saat-saat tertentu saja. Bila di
suatau daerah ada seseorang yang melakukanna, maka kewajiban itu gugur bagi yang lain, namun
apabila tidak seorang pun yang melakukannya, maka semua orang bersama-sama menanggung
dosa. Adalah kewajiban para pemimpinnya menyuruh orang-orang untuk menegakkan dan memaksa
kepada penduduk setempat untuk menegakkannya.
Adapun ilmu nujum (meramal sesuatu berdasarkan ilmu perbintangan) hukumnya haram, karena ilmu
tersebut berbahaya pada keyakinan seseorang dan tidak ada manfaatnya. Lari dari ketentuan dan
takdir Allah jelas tidak mungkin. Begitu pula ilmu-ilmu yang merugikan orang lain bagi dari segi fisik
maupun keyakinan seseorang.

2. Keutamaan Menuntut Ìlmu
Keutamaan ilmu sudah tidak diragukan lagi bagi siapapun, karena ilmu inilah yang membedakan
manusia dengan mahluk lainnya. Sebab potensi fisik (biologis) dan potensi insting/rasa juga dimiliki
oleh mahluk lainnya. Binatang mempunyai struktur biologis yang sama dengan manusia, rasa marah,
kekuatan, kasih sayang, mempertahankan diri juga dimiliki oleh binatang. Satu hal yang tidak dimiliki
oleh binatang adalah ilmu.
Dengan ilmu pula Allah memberikan keunggulan kepada Nabi Adam AS atas para malaikat. Dan
menyuruh mereka sujud kepada Ada. Keutamaan ilmu hanya karena ia menjadi wasilah (pengantar)
menuju ketakwaan yang menyebabkan seseorang berhak mendapatkan kemuliaan di sisi Allah dan
kebahagiaan dunia.
Secara bahasa halus, Allah menanyakan kepada manusia, samakah orang yang berpengetahuan
dengan yang tidak: "Katakanlah : Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang
yang tidak mengetahui? Sesungguhnya orang yang berhak Allah yang dapat menerima pelajaran.¨
(Az-Zumar: 9).
Selanjutnya, malah Allah mempertegas posisi orang yang berilmu yaitu Allah akan mengangkat
derajat orang yang berilmu. "Niscaya Allah akan menegaskan orang-orang yang beriman di antaramu
dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat dan Allah Maha Mengetahui apa
yang kamu kerjakan.¨ (Al-Mujadalah: 11).
Rasulullah pun menegaskan keutamaan orang yang berilmu:
"Barangsiapa keluar untuk menuntut ilmu, maka ia berada di jalan Allah SWT sehingga kembali.¨
"Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, maka Allah SWT akan memudahkan
baginya jalan ke surga.¨
Dari firman Allah dan sabda Rasulullah SAW, dapat diuraikan bahwa keutamaan orang yang berilmu
adalah:
- Allah akan mengangkat derajat orang yang berilmu baik di dunia lebih-lebih di akhirat
- Orang yang berilmu akan lebih mulia kehidupannya, karena segala sepak tanduknya
selalu dipertimbangkan baik buruknya
- Orang yang sedang menuntut ilmu, berada di jalan Allah dan apabila ia meninggal karena
mencari ilmu ia mati syahid
- Allah akan memberikan kemudahan jalan ke surga.

B. Niat dalam menuntut ilmu
Di dalam kamus bahasa Ìndonesia, niat mempunyai arti berkehendak. Pengertian yang lebih luas
mendalam lagi, niat adalah keinginan untuk melakukan sesuatu yang tulus dan ikhlas dalam rangka
ingin mendapatkan sesuatu. Niat tidak hanya didasari keinginan melakukan sesuatu semata, tetapi
merupakan aktifitas jiwa yang mendalam. Ketika seseorang berniat melakukan sesuatu, maka
sebelum melakukannya sudah tertanam dalam ahtinya kesungguhan dan keyakinan.
Orang yang mempunyai niat seperti yang dimaksud di atas, ia tidak akan bombing dan goyah dalam
melakukan sesuatu, dan timbul semangat serta tidak pantang menyerah selagi tujuan tidak tercapai.
Sangat logis sekali Rasulullah mengatakan, seseorang akan meraih sesuatu sesuai dengan niatnya.
Sabda Rasulullah SAW: "sesungguhnya semua amal tergantung pada niatnya dan setiap orang
hanya mendapatkan sesuai dengan niatnya.¨
Kaitannya dengan menuntut ilmu seorang pelajar seharusnya sebelum berangkat ke sekolah, ia
sudah tanamkan niat yang kuat dan benar. Dari niat yang kuat dan benar, akan pengaruh pada
kondisi jiwa yaitu
- Ada ketulusan dan keikhlasan dalam mencari ilmu, sehingga tidak mudah lelah dan tidak
gelisah
- Adanya tujuan yang jelas, tidak akan mudah dipengaruhi teman lainnya untuk melakukan
sesuatu yang tidak berkaitan dengan keilmuan
- Akan timbul semangat, karena orientasinya jelas
- Orang yang diniati mencari ridha Allah akan mendapatkan 2 keuntungan yaitu; kebaikan
dunia dan kebaikan akhirat.
Oleh sebab itu, sebaiknya pelajar berniat mencari ridha Allah SWT mengharap kebahagiaan akhirat,
menghilangkan kebodohan dari dirinya dan dari segenap orang-orang bodoh, menghidupkan agama
dan melestarikan Ìslam, karena sesungguhnya kelestarian Ìslam hanya dapat dipertahankan dalam
ilmu dan perilaku zuhud serta takwa tidak lah sah dengan kebodohan.
Syekh Al Ìmam Al Ajjal Al Ustadz Qopmaruddin Hammad Bin Ìbrahim Bin Ìsmail Ash Shaffar Al
Anshori memberikan nasehat kepada kita lewat sebuah syairnya yang didiktekan oleh Ìmam Abu
Hanifah:
- "Barangsiapa mencari ilmu untuk tujuan akhirat, maka beruntunglah ia dengan keutamaan
dari petunjuk Allah¨
- "Sungguh amat merugi orang yang mencari ilmu hanya untuk mendapatkan keuntungan
dari hamba Allah (manusia)¨
Namun apabila seseorang mencari kedudukan untuk dapat menyerukan kebaikan dan mencegah
kemungkaran, menegakkan kebenaran dan mengagungkan agama bukan untuk kepentingan hawa
nafsu, maka hal itu diperbolehkan sebatas kedudukan dimana ia sudah dapat menyerukan kebaikan
dan mencegah kemungkaran.
Setiap pencari ilmu hendaklah memikirkan hal tersebut. Ìa sudah menuntut ilmu dengan perjuangan
yang berat. Jangan sampai ia memalingkannya pada tujuan duniawi yang hina, sedikit dan binasa.
Sebuah syair mengatakan:
- "Dunia itu sedikit dari yang sedikit dan seorang yang tenggelam di dalamnya lebih hina
dari orang hina¨
- Dunia dengan sihirnya membutakan dan menulikan orang sehingga mereka bingung tanpa
pegangan.¨

C. Ketetapan dalam memilih ilmu, guru, dan teman
1. Memilih ilmu
Terbentuknya watak seseorang tidak begitu saja terbentuk seperti watak orang dewasa.
Pembentukan watak/karakter memerlukan proses yang begitu lama, serta membutuhkan pendukung-
pendukung lainnya seperti lingkungan, pendidikan, keluarga, dan sebagainya.
Materi pendidikan (ilmu) sangat mempengaruhi sekali baik buruknya watak seseorang. Ketika
seseorang, dari kecil sampai dewasa banyak dikenal pada materi pengetahuan dunia semata, maka
terbentuk watak orang yang materialitik-hedonestik, yang jauh dari nilai-nilai agama.
Jadi seharusnya ada skala prioritas dalam mendahulukan menuntut ilmu. Ìlmu yang lebih awal
dikuasai adalah ilmu yang digunakan saat ini dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya shalat,
membaca AL-Quran, tata karma, dll. Maka ilmu yang seharusnya diutamakan adalah ilmu tata cara
shalat yang benar, ilmu membaca AL-Quran dan ilmu akhlak. Jika ilmu ini semua dikuasai, baru
menginjak pada ilmu yang kebutuhannya jangka panjang.
Di atas telah dijelakan bahwa menuntut ilmu adalah wajib/fardhu. Tapi karena ada kebutuhan ilmu
yang mendesak dipenuhi dan ilmu yang kebutuhannya untuk jangka panjang . Sehingga kewajiban
menuntut ilmu dibagi dua, yaitu ilmu fardhu'ain dan ilmu fardhu kifayah. Ìlmu fardhu'ain, kewajiban
menuntut ilmu bagi tiap-tiap muslim karena berkaitan dengan ibadah yang dilaksanakan setiap hari.
Fardhu Kifayah, kewajiban menuntut ilmu bagi segolongan masyarakat muslim karena ilmu ini
penyempurna ibadah. Contohnya, orang tidak bisa shalat dengan sempurna dan melaksanakan
rukun-rukunnya dengan baik, jika orang tersebut lagi sakit. Disinilah kewajiban kifayah menuntut ilmu
kedokteran dalam rangka menyehatkan orang untuk beribadah dan seterusnya.

2. Memilih guru
"Guru kencing berdiri, murid kencing berlari.¨, pepatah ini perlu kita renungkan. Guru adalah sumber
pengetahuan bagi kita, khususnya bagi anak-anak. Memori otak anak masih bersih/kosong, tatkala
sang anak sering melihat perilaku guru jelek, berarti secara tidak langsung maupun langsung guru
tersebut telah mengisi memori otak anak dengan perilaku salah/jelek. Lama-kelamaan terbentuklah
pola fikir anak yang jelek, bisa jadi anak yang demikian ini akan lebih buruk lagi perilakunya daripada
gurunya. Jadi sangat betul pepatah di atas.
- "Dari ibnu Abbas, ia berkata: Ada orang bertanya: wahai Rasulullah, siapakah teman-
teman berkumpul kamu yang baik? Beliau bersabda: Orang yang dapat mengingatkan
kamu kepada Allah saat kamu melihatnya, pembicaraannya menambah ilmu kamu dan
perbuatannya mengingatkan kamu kepada hari akhirat¨ (HR. Abu Ya'la)
- "Wahai orang-orang yang beriman mengapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu
kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang
tidak kamu kerjakan.¨ (Ash-Shof: 2-3).
- Dari kedua nash di atas, hendaklah guru memiliki criteria sebagai berikut:
- Apa yang guru sampaikan sesuai dengan perilakunya sehari-hari. Ìa mengajarkan
kebaikan dan ia sendiri maupun mengamalkan apa yang ia sampaikan kepada muridnya.
Guru yang hanya pintar ngomong saja, pasti dibenci oleh Allah. Maukah kalian diajari guru
yang dibenci Allah. (Ash-Shof: 2-3).
- Pembicaraannya menambah ilmu seorang guru jika berbicara selayaknya mengandung
pengetahuan (nasehat), baik ia berada di dalam kelas maupun di luar kelas. Sudah tentu
guru seperti ini mempunyai pengetahuan yang luas.
- Akhlaknya sangat terpuji
- Ucapannya penuh dengan ajakan untuk takut kepada Allah dan hari akhirat.


3. Memilih teman
Dalam mencapai tujuan, banyak faktor yang mempengaruhinya tidak hanya pada kemampuan
pribadi. Mencapai tujuan belajarpun juga ada beberapa faktor yang mempengaruhi, di antaranya
adalah teman.
Di dalam memilih sahabat sebaiknya pilihlah orang yang tekun, warak, bertabiat lurus serta tanggap.
Hindarilah orang yang malas, pengangguran, pembual, suka berbuat onar, dan suka memfitnah.
Ìnilah nasehat, yang dikemas dalam bentuk syair untuk para pelajar yang mencari teman bermain
atau belajar:
- Janganlah kamu tanyakan mengenai jati diri seseorang, tetapi lihatlah siapa temannya.
Karena seseorang akan mengikuti perilaku temannya.
- Bila teman orang jahat, maka hindarilah segera. Bila temannya adalah orang baik, maka
bersahabatlah dengannya, niscaya kamu akan mendapat petunjuk.
- Janganlah kamu bersahabat dengan pemalas dalam segala perilakunya. Banyak orang
yang rusak karena ulah orang lain.
- Begitu cepat pengaruh orang bodoh menjalar kepada orang yang pandai. Bagaikan bara
api yang diletakkan pada abu, maka padamulah ia.
- Nabi Muhammad SAW bersabda: "Setiap orang dilahirkan dalam keadaan suci (Ìslam),
kecuali kedua orang tuanya menjadikannya Yahudi, Nasrani atau Majusi.¨
- Sebuah syair berbahasa Persia mengungkapkan:
- Teman yang buruk lebih berbahaya daripada ular berbisa. Demi Allah zat yang maha
benar dan maha suci
- Teman yang buruk mengantarkan menuju neraka Jahim. Teman yang baik mengantarkan
menuju surge Na'im
- Bila kamu ingin mendapat ilmu dari ahlinya atau ingin mengetahui dan mengabarkan
mengenai kebaikan
- Maka renungkanlah bumi dengan nama-namanya dan renungkanlah (ambillah pelajaran)
dan sahabat (teman) mengenai dirinya.
D. Menghormati guru dan menghormati ilmu serta memuliakan kitab
1. Menghormati ilmu
Ketahuilah bahwa pelajar tidak akan dapat meraih ilmu dan memanfaatkan ilmunya kecuali dengan
menghormati ilmu dan ahli ilmu serta menghormati dan mengagungkan gurunya.
Diungkapkan: "Orang yang ingin mencapai sesuatu tidak akan berhasil kecuali dengan menghargai
dan orang tidak akan jatuh dalam kegagalan kecuali dengan meninggalkan respek (rasa hormat) dan
mengagungkan.
Diungkapkan lagi: "Rasa hormat lebih baik daripada kepatuhan. Ìngat, bahwa manusia tidak menjadi
kafir (kepada Allah) karena berbuat maksiat, tetapi ia kafir karena meninggalkan rasa hormat
(kepada-Nya).¨

2. Menghormati guru
Salah satu cara menghormati ilmu adalah menghormati guru. Sayyidina Ali ra. Mengatakan: "Aku
adalah hamba sahaya bagi orang yang mengajarku, walaupun saru huruf saja. Bila ia bermaksud
memerdekakanku, maka ia bisa memerdekaknku dan bila ia bermaksud memperbudakku maka ia
bisa memperbudakku.¨
Dalam hal ini pernah didendangkan sebuah syair untukku:
- Menurutku hak paling utama adalah hak guru, dan hak itu wajib dijaga bagi setiap muslim
- Sungguh ia berhak diberi kemuliaan. Setiap ia mengajar satu huruf tak cukup memberinya
seribu uang dirham.
Sesungguhnya orang yang mengajarimu satu huruf yang kamu butuhkan dalam urusan dan
agamamu, maka ia merupakan ayahmu dalam kehidupan agamamu. Guru kami Syekh Al Ìmam
Sadiduddin Asy Syairazi berkata: "Guru-guru kami mengatakan: barangsiapa mengharap anaknya
menjadi orang alim, hendaklah ia memelihara, memuliakan dan memberikan sesuatu kepada para
ahli agama yang mengembara. Bila anaknya ternyata tidak menjadi orang alim, tentu cucunya yang
kana menjadi orang alim.¨
Salah satu cara menghormati guru adalah tidak kencang berjalan di depannya, tidak duduk di
tempatnya, tidak memulai percakapan dengannya kecuali atas izinnya, tidak memperbanyak
omongan di sisinya, tidak menanyakan sesuatu ketika ia sudah bosan, menjaga waktu dan tidak
mengetuk rumah atau kamarnya, tetapi harus menunggu sampai keluar. Kesimpulannya, seorang
murid harus berusaha mendapat ridhanya, menghindari kemurkaannya dan patuh kepadanya selain
dalam perbuatan maksiat kepada Allah SWT sebab tidak boleh patuh kepada mahluk untuk
melakukan perbuatan maksiat kepada Pencipta.
Juga salah satu menghormati guru adalah menghormati anak-anaknya dan orang yang mempunyai
hubungan dengannya. Gru kami Syaikhal Ìslam Burhanuddin Shahibul Hidayah pernah bercerita,
bahwa seorang ulama besar dari Bukhara sedang duduk dalam suatu majelis pengajian, sesekali ia
berdiri dan duduk lagi. Ketika ditanyakan kepadanya mengenai sikapnya ieu, ia menjawab:
"Sesungguhnya putra guruku sedang bermain bersama anak-anak lain di halaman rumah, setiap kali
aku melihatnya, aku berdiri sebagai penghormatana pada guruku.¨
Hakim Agung Fahruddin Al Arsabandi, seorang pemimpin para imam di Marwa sangat dihormati oleh
sultan (raja), ia berkata: "Saya dapat merasakan kedudukan ini karena berkah hormat saya kepada
guru. Saya melayani guru saya, yaitu Abu Yaizid Dabusi. Saa memasak makanan untuk berlian dan
saya tidak ikut memakannya.¨
Syekh Al Ìmam Al AJjal Syamsul Aimmah Al Khulwani terpaksa keluar dari Bukhara dan pindah ke
suatu desa karena suatu peristiwa yang menimpanya. Murid-muridnya mengunjungi kecuali Syekh AL
Ìmam Al Qadhi Abu Bakar Az Zagauni, saat mereka bertemu. Ìmam Al Khulwani bertanya: "Mengapa
kamu tidak mengunjungiku?¨ Syekh Abu Bakar menjawab: "Saya sangat sibuk melayani ibu saya.¨ Al
Khalwani kemudian berkata: "Kamu akan dapat karunia umur panjang, tetapi kamu tidak akan
mendapat anugerah nikmatnya belajar.¨ Ternyata hal itu memang terbukti Syekh Abu Bakar lebih
banyak tinggal di desa dan tidak teratur dalam belajar.
Maka barangsiapa membuat sakit hati gurunya, maka ia tidak akan mendapat berkah ilmu dan tidak
dapat memanfaatkan ilmunya kecuali hanya sedikit, sebuah syair mengungkapkan:
- Sesungguhnya guru dan dokter tidak akan berguna nasehatnya bila tidak dihormati
- Bersabarlah dengan penyakitmu bila kamu menentang dokter. Dan bersabarlah kamu
dengan kebodohanmu bila kamu menentang guru.
Dikisahkan bahwa khalifah Harun Al Rasyid mengutus putranya kepada Al Ashma'Ì diajarkan ilmu
dan tata karma. Pada suatu hari Khalifah melihat Al Ashma'u berwudlu dan membasuh kakinya,
sementara putra khalifah menyiram air pada kakinya, khalifah pun menegur pada Al Ashma'Ì,
katanya: "Saya mengutus kepadamu agar kamu mengajarkan ilmu dan tata karma kepadanya,
mengapa kamu tidak menyuruh menyiram air dengan salah satu tangannya dan membasuh kakinya
dengan tangan yang lainnya?¨
3. Memuliakan kitab
Salah satu cara menghormati ilmu adalah memuliakan kitab. Pelajar sebaiknya tidak mengambil kitab
kecuali dalam keadaan suci dari hadas. Dikisahkan dari Syekh Al Khulwani, ia berkata:
"Sesungguhnya aku dapat memperoleh ilmu hanya dengan mengagungkannya, aku tidka meraih
kertas pelajaranku kecuali dalam keadaan suci.¨
Syekh Asy Syarkasyi suatu malam mengulang pelajarannya dalam kondisi perut sakit. Naka terpaksa
ia berwudlu tujuh belas kali malam itu, karena ia tidak mau mengulang pelajarannya kecuali dalam
keadaan suci. Hal ini dilakukannya karena ilmu adalah cahaya dan wudlu juga cahaya dengan
demikian cahaya ilmu akan semakin cemerlang dengan adanya wudlu.
Salah satu sikap memuliakan kitab adalah tidak menelonjorkan kaki kea rah kitab. Letakkanlah kitab
tafsir di atas kitab-kitab yang lain, dan tidak meletakkan sesuatu di atas kitab. Guru kami
Burhanudddin menuturkan cerita dari seorang guru, bahwa seorang ahli fiqih meletakkan botol tinta di
atas kitab, maka dikatakannya kepadanya: "Tidak bermanfaat ilmumu.¨
Tetapi guru kita Hakim Agung Fakhrul Ìslam terkenal dengan nama Qadhi Khan berpendapat, bahwa
hal itu bila tidak dimaksudkan untuk apa-apa, tetapi lebih baik tindakan itu dihindari.
Juga termasuk memuliakan kitab adalah menulis dengan baik, jelas dan tidak kabur. Tidak membuat
catatan pinggir yang mengaburkan kitab, kecuali dalam keadaan terpaksa. Ìmam Abu Hanifah pernah
melihat seorang yang menulis kabur (semrawut/tidak jelas), maka ia berkata: "Jangan membuat
tulisan tidak jelas, sebab bila kamu hidup berumur panjang, maka kamu akan menyesal, dan bila
kamu meninggal maka kamu akan tercela.¨ Maksudnya bila kamu semakin tua dan penglihatanmu
sudah semakin rabun, maka kamu akan menyesali tindakanmu itu. dikisahkan dari Syekh Ìmam
Muhammad Majduddin Ash Sharhaki, bahwa ia berkata: "Saya menyesal karena menulis tidak jelas,
telah mencatat terlalu ringkas dan tidak membandingkan kitabku dengan kitab yang lain.¨ Sebaiknya
bentuk kitab itu persegi empat simetris. Karena untuk kitab ala Abu Hanifah itu lebih muudah
diangkat, diletakkan dan dipelajari. Hindari warna merah dalam kitab. Wana itu merupakan ciri para
filosof bukan cirri ulama shalih. Banyak di antara para guru kita yang tidak suka memakai kendaraan
yang berwarna merah.


E. Kesungguhan , kontinu dan cita-cita luhur
1. Kesungguhan dan kerja keras
Merupakan suatu keharusan bagi seorang pelajar untuk bersungguh-sungguh, kontinu, dan tidak
kenal berhenti dalam belajar, hal itu telah diisyaratkan dalam firman Allah SWT: "Dan orang-orang
yang berjihad (mencari keridhaan). Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-
jalan kami, dan Sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.¨ (Al-
Ankabut: 9).
Diungkapkan: "Barangsiapa bersungguh-sungguh mencari sesuatu, niscaya akan menemukannya
seseorang akan mendapatkan sesuatu yang dicarinya, sejauh usaha yang dilakukannya. Dalam
menuntut ilmu dibutuhkan kesungguhan hati tiga pihak, yaitu pelajar, guru dan ayah bila ia masih
hidup.¨
Syekh Al Ìmam Al Ajjal Ustadz Sadiduddin mendendangkan syair gubahan Ìmam Syafi'Ì untukku:
- Kesungguhan akan mendapatkan sesuatu yang jauh dan membukakan pintu yang terkunci
- Hak Allah yang paling utama bagi mahluknya adalah orang yang bercita-cita tinggi justru
diuji dengan hidup yang sempit.
- Kau idam-idamkan menjadi ahli fiqih yang ahli menganalisa tanpa mau bersusah payah.
Memang kegiatan itu beraneka ragam bentuknya.
- Harta benda saja takkan kau dapatkan tanpa susah payah apalagi dengan ilmu!
Abu Thayyib berkata: "Saya tidak melihat di antara aib-aib manusia sebuah cela yang lebih besar
sebagaimana kekurangan orang-orang yang sebenarnya mampu, tetapi tidak dapat melakukan
sesuatu dengan sempurna.

Adalah suatu keharusan bagi pelajar untuk berjaga pada malam hari sebagaimana diungkapkan oleh
seorang penyair:
- Keluhuran derajat akan dicapai sebatas usaha yang dilakukan. Barangsiapa
mengaharapkan kemuliaan maka ia harus mau berjaga pada malam hari.
- Kau ingin mendapatkan kemuliaan tetapi kau terlelap di malam hari, padahal orang yang
mencari mutiara, ia harus menyelami lautan
- Derajat yang tinggi harus dengan kemauan yang tinggi pula. Dan kemuliaan seseorang
tergantung ada keterjagaannya di malam hari
- Ya Tuhan kutinggalkan tidur di malam hari untuk mendapat ridha-Mu, wahai Tuhan bagi
segala tuan.
- Barangsiapa bercita-cita tinggi tanpa mau bersusah payah sama dengan mengulur umur
dalam meraih sesuatu yang mustahil
- Maak tolonglah aku untuk mendapatkan ilmu dan sampaikan aku pada puncak keluhuran
- Jadikanlah malam sebagai kendaraanmu untuk mendapatkan cita-citamu.
- Saya juga menggubah syair yang senada dengan syair-syair di atas:
- Barangsiapa menghendaki untuk mendapatkan cita-citanya, maka jadikanlah malam
sebagai saranya
- Kurangkanlah makan agar kamu dapat terjaga di waktu malam. Kalau itu semua dapat
kamu lakukan, niscaya kamu dapat mencapai kesempurnaan
- Baransiapa membiarkan dirinya terjaga di malam hari, hatinya akan ceria di malam hari
2. Kontinu dan tidak memaksa diri
Adalah suatu keharusan bagi pelajar untuk kantinu atau rutin dalam belajar serta mengulangi setiap
awal dan akhir malam, karena antara waktu maghrib dan isya' serta waktu sahur adalah waktu yang
penuh berkah. Kata seorang penyair:
- Wahai pelajar, bergaullah dengan orang-orang yang warak. Hindari banyak tidur dan
kekenyangan
- Rutinlah belajar jangan sampai meninggalkannya. Dengan belajar ilmu akan tertanam dan
berkembang.
- Ambillah kesempatan pada masa awal remaja sebagaimana dikatakan oleh syair:
- Kamu akan dianugerahi apa yang menjadi angan-anganmu sebesar udahamu.
Barangsiapa yang menggunakan cita-cita luhur, maka ia harus terjaga di malam hari
- Raihlah kesempatan di waktu muda, karena masa itu tidak akan lama
Ìa juga tidak boleh memaksa diri sendiri dan membebani terlalu berat sehingga menjadi lemah dan
tidak mampu melakukan sesuatu. Tetapi ia harus memperlakukan diri sendiri dengan santun, karena
sikap santun merupakan modal yang besar dalam meraih segala sesuatu. Rasulullah SAW bersabda:
"Ìngatlah, bahwa agama Ìslam itu kokoh, maka perhatikanlah dirimu dalam menjalankan agama dan
jangan kau menyakiti dirimu dalam menjalankan agama dan jangan kau menyakiti dirimu sendiri
dalam beribadah kepada Allah, karena orang yang lemah tidak mampu melintasi dunia dan tidak
mempunyai sarana yang utuh.¨ Sabdanya lagi: "Dirimu adalah kendaraanmu, maka kasihanilah ia.¨.
3. Cita-cita luhur
Seorang pelajar harus memiliki cita-cita yang luhur dalam berilmu. Karena sesungguhnya seseorang
akan terbang dengan cita-citanya sebagaimana burung terbang dengan dua sayapnya. Abu Thayyib
berkata:
- Cita-cita akan tercapai sejauh orang-orang akan bercita-cita. Kemuliaan akan tercapai
sejauh seseorang berbuat mulia.
- Sesuatu yang kecil akan tampak besar bagi orang-orang yang bercita-cita kecil. Dan
sesuatu yang besar akan tampak kecil bagi orang-orang yang bercita-cita besar.
Modal untuk mencapai segala sesuatu adalah kerja keras dan cita-cita luhur. Seseorang yang
bercita-cita menghafalkan kitab-kitab Muhammad Bin Hasan misalnya, dengan disertai kerja keras
dan kontinuitas, maka secara lahir ia tentu dapat menghafalkan sebagian besarnya, atau paling tidak
setengahnya. Adapun orang-orang yang cita-cita tinggi, tetapi tidak memiliki kesungguhan atau
memiliki kesungguhan tetapi tidak memiliki cita-cita tinggi, maka ia tidak akan mendapatkan ilmu
kecuali hanya sedikit.
Dalam kirab Makarimul Akhlak, Ìmam an Naisaburi menuturkan bahwa ketika Raja Dzul Qurnain
hendak menaklukan negeri timur dan barat, ia bermusyawarah dengan para bijak bestari, katanya:
"Bagaimana, aku akan pergi untuk meraih kekuasaan kerajaan ini, sementara dunia ini hanya kecil,
akan binasa dan kekuasaan adalah hina.¨ Berangkatlah untuk meraih kebesaran dunia dan akhirat.¨
Kemudian raja Dzul Qurnain berkata: "Nah, ini berarti sesuatu yang baik.¨
Rasulullah bersabda: "Allah menyukai perkara yang luhur dan membenci perkara yang hina.¨
Diungkapkan dalam sebuah syair:
- Janganlah engkau tergesa-gesa dalam menghadapi masalahmu, tetapi biarkanlah dulu.
Tak ada yang dapat diluruskan tongkatmu seperti sediakala.
Diungkapkan pula, bahwa Abu Hanifah pernah berkata kepada Abu Yusuf: "Kamu bukanlah orang
yang cerdas, tetapi kamu bisa mengatasinya dengan rajin belajar. Hindarilah kemalasan, karena
kemalasan adalah sesuatu yang buruk dan akibat buruknya juga sangat besar.¨
Syekh Abu Nasr Ash Shaffar Al Anshari bersyair:
O Wahai jiwa, janganlah kau bermalas-malasan dalam berbuat taat, keadilan, dan kebaikan
O Siapapun yang berbuat baik, pastikan mendapatkan keuntungan sedangkan orang yang
malas pasti akan mendapatkan bencana dan kesukaran
O Wahai jiwaku, tinggalkan kemalasan dan penundaan masalah. Sebab, jika tidak, maka kau
jatuhkan aku dalam kehinaan
O Tak pernah kulihat sesuatu yang dapat diraih bagi pemalas kecuali penyesalan dan cita-cita
yang tak terwujud
O Banyak perasaan malu, lemah dan sesal manusia lahir dari kemalasan
O Hindarilah rasa malas untuk membahas sesuatu yang belum jelas dengan alasan sudah tahu
atau masih ragu
Adapun ungkapan rasa mala situ disebabkan oleh kurangnya penghayatan terhadap keutamaan dan
kelebihan ilmu.

93.8 -.39039.5. 2..:.9..9..9.3 2: .3 18 .:3   /.3/: ! !!# 2:./.703./.802:33.9:3.32:.5.  /./.3 /:95 40 .9/. :8.1.302578 7.7 !0.3 .3 907.9.3 425700381 /.3.32.380/07.1.85027.9:443./.30..2..1.5. 9: 8.9././.7/.807039.79.2.04254/.50309.2.33.3..18.30/340/0 2:/.3 #$$# 2:..9.3.39.8:.5#488/.9. ./.334318 805079209.: 0907.50309.3 5007..3 2: ./..3/4308.9 /:3.9203.7.2:33/7047.38.3./.30.9:574808.3.843.38.98..2  #.8.32.:. -/.: 3/07.5.3./...9:.:.:. /0138 2: 203:7:9 5.3 /./4-0 50309.9.   .:.3 -/./ .08 340/0   !03079.33.3 .:3..9.9/.909.. -0788902 203:7:9 2094/0 9079039:  .9.:8. 805079 .:5:3203:7:9-..3-0:2/8:8:380.//.8. 9.9: 8.:5:3203:7:90/:/:.-0:2/.347.5/.3-.0890574.3:3.38.303.3.7843  203..9 /. . 203.3 8.25.9: -/.3 2: 20././.5.-07-0/...9.9:7 9039..3 /8:8:3 80.3/..3 ..3/.93.7 9. #$  2:.7 2.2080:7:.4-. 907:9.2.950309.-. 0.:.5:3 -0-07.503.38203:7:93.7.373089'./.3.388902. :2:2 /.350309./.3.7:.2.  4..3 ::2.3/03.  .3.7. .25.9.28:./...3 -/.7. 1. 50309.5 8090.3:8. 203.03.3.3907/.3 .38 0- 907-.32:..389..3202-:.39039.31.99../.-.9079039: /244  :.-/.8  #    2:.80-0:2....8.8.32:.3 :39: 20307..  80/./0   909.38:... 88902./.8 5..9.2.3 43889039039.088.30025.  203/0138.2:8.7.

.22..3/.:...3.:2:.2..3 -07:5.9  803.39/.98   /.2  2.203.3/8079. .47. / / .5..7.:. /01382:-8..3.3 4.39025.7.843./.9.3 :./.920.03/7:397.2.9.3 4.  $0.3.32:9:803/7  9.3 ./.8.2:207:5.3 503.: 7./.9.3503. 20303.3/.2 /.  995.9 /.801  203.75.: 2094/0 503/0.92: .:..9:5745488/. .9.39:35.3/.3 2: . 203./.3 -07/.8:.8.   $1..573853.3507.3 5.81.3 50309.3 -0:29078:8:3 /03...2.3.47 /..:  20325:.3 .99. 80 439.3.3:./.3.38209079039: !0309.7503.9.9: 503/0.3/ 07747/.3.5030. 50309..38:/.92:207:5.5: /  $0/...7.2 8.-0757809..22027480850309.9:20.7./ .9/203079/.. 203.- 80-. 080:7:./.380-.30-.31.3.3 .3 503:.3/07.9/.7 -07/.8.5.3-07/.:.8.07.907: 0-/.7 8.3/88902.3205:91.3 43805 43805  .   1.3 50309.8.320303.9573859039.3 8.380/./.:.3 /0138 / .3/:3../.920.9 81. .5 80:7: /:3.03/07:3 .4-.320.3.3    07/780.9 0..7.33.3-0.7/0138.3 0-03././0-.397.3/.9.3 9/.8. 9039.3 8:.9.350309.3. /.38:...: 203:3.3.3:92://0138..:7809   422:3.9.8.3/.3 57. 203.9 81.7  !0309./8 .9 :.5.3.3. 0825:.350309.7.357.8-./7./.3 ::2 ::2  ...5.7.3503.784420307. 57385 .:2094/0.5..9/97.3:8.3-.2. 31472.3/.3 5745488 80-0:23.0-0./.7502-03..5. $0.3 50309.2..3/07. ..:.0723.9: /:3.3 -.35.-3.32033..34./0/:913807350309.:.3.8. 2: .:.3/507409/.3 . /5.2022094/0 /.2-039: .3 /./:/.8 9.8../.3 89://.3:8.:.:./:/.8-07807.39::..   $:2-07 50309..33.   03/.7.33. .5..3-07.5.53/.3 /9.3 /507403..3 .88902. .90.:.3 .8.8:.:.9:08..9...3.2.7. 2.3:3./.'4$3  01382:-07.3 -0757 7..3810705. .3  .:9/./.80-. 2: /03.9:../..9.33./.3.7.5.3 50309.18 2.42243 80380 9..:.9 401...843.3 0-03.820  002.7.3.:.9477:.9 405.-07.3 907.7.350309.98  07/.3 907.:..33.3.3   %078:8:380.83 2.3-07.8 907.3/.3 92..380-.8503.3.8..:5:3 18  .3 -0:2 9078:8:3  -.7.9:-/.:.3/5.2..7434/.3803.39079039:.220307.3503:.:.9: /:3.9.394    !02-:9. 3/07.8 .. 2.9/.5.8.3 50309.850309.3203.3/:3.8.7. 2.8 ./.3/.7.3../.9.3/.7 /..5:/ ..8. 907: .3 .3.5.3/.9..9-.82:8050798. $:57.-0 2:/.8:28.  0-.2.9.8. /0/:91  !7028 /.3/54943::3/.2:90780-:9.3:25:. .3 /8:8:3 /..:: !03. 02578 .3 5.3 .3.3..39.-:7 /.3.9...5 50309.3 .9.:.2 2../03.2.833/..3.3 0909.3  !0309. /.9: 88902.9.3:39:203039:./ 8. 02:/.9. :39:203.808:..  .3/54430.703.7.3 -07-0/./.88.-.32.9/5079./:/03..9.3 ./.9.3 -.9.:.9:.9.3 ./.9 .3/.3:7.305./.7.

.

243..9 -48549 .8..42.

 .

.

/0138 2: .

.7  72.9-..3 5027..3/07.347.7.3 47.9:803.2./..9/.2.05.3 05.9-072.3503.2.9.3 50302:. ..9:.25:203.   72.39/.-039: :.3..380-.9.:.3../-07..82.303..3:39:307.905.8.3 47.-072:   :2.32.32: :.9.820.32:50309.8/.202-././.6/.3:8.7/..7 .8.35.3.3.3.3 2: /80-:97.9.9.32:  09:.3.3.3-.$  %  $08:3:3.380-./.730.5.2 ":7 .3.203:3.9 ":7 .-.$  %2.3../.20.8.202-07....380907:83....780-0:23.3:8.33/.9..2 .920./.203:950739.3/.39:2.$  %.3203.47.2 %:08/.2.:..3-.9.3:8.5.47..:-../.7/.820. ..9 8:7.7.8.0-808.. .35:.:905.9:.9-07-. .3.9:..3 02.9 9.820.9 909.:../.33907.39:3.3. 2:9/.9.3.7.2....380/98.3.7.3.33.380/98.9.90.32:.:.39073.8:/3..3.5022:9.  0/.3 -. 7.3-.31./80:7:. 2:50309...3./:3.7.9./-07..:.3/.2..3-././.5.9.3..8.907-.47.3.9:805079 -3.3 8.: 81.3.3-072:   .7: $03. 909.6/03..2:3-09:2:.32070.33.3-03.39.3 ..2:33.8./. 4/ .2802089.$  %80-.9 070.9/.3-072:/03.8:/3.. .2:  .3503.3203:39:9 2030-.3/-07.8.5 9/.5.2.3 /02-.3   0702-.2 3/.2070.:..3 2:80-.. .203/03.3/.340..3:8./.25:203/474350309.08.3-.9.30..8 .3/8079.-072.3.02.47..3..7..6.3202:. 070.7.3.3.://.9:8:7...5 9/.347.203079/03.3.2.  .3 %.3 503.3203.5.3.38.8079.3.6   .920303.20-.3/:9:  .22. /03././..7. 909..3.72:.5 9/./.39/.9.2202-..5.33.   7.. 2:2089/50.32:.35. 2.3/./ .  !07.3-072:/-07..39.:/ 20.9-07.3..3.32:.3/07.39./.3/5.3.2070.30- -0702-.9.2.350302:.7..3   .8:/  .3-03.2..2.:172../.90790.32.9.5.87:.89..62:9.:.35027..32: ./..3 50309. ..3-07/.7/03.3-0079../.30.903.88.3/.../.  72.:-07-..2: .3840/..5.6.3/..3.    03:39:92:03:7:9!07850918.3.3/003/.39../888. &3.3..8.   ./88 .:/2.9 /03. /.3/.3.:..9:803.:5079.3.3.3.9. -.3.32:  . /.30-...3:: 907.320.2..22..32:.59./.90780-:9:39:203/.:50309.5.3..3/.3.   .8.:.2207::05.2:/.2070.. .808.9..93 .5.7/.  $02:.28..3 5079.97   438052: 438052:/.39.078.33.3-072.

52:82-.9.9-0-07.7../. /.8.9/.380.20333. 50739.5.- .-:90..793..-1.9/..3.5.220.8:7:..5.8.5 9...3/.2.:.9.3.32030.3/:.30/:.3203..31.380.2:.5.2.:.39.9.31.33.3 03:39:92:./8  .9070-0...-:.2 .2 /..2.32: 50309.3 /70/.3/. .:39:9..5. /.3/.:. .9..-.50739..3.503.2.7 !0739.9.7 203.8.7.3 .384.203:39:92:/.35:..2.3/.380-..1.9.7203..-.2:.:./.7.3/.38025:73.203:39:92: 2:/:3.9202-.32:. 0/:3.5. .5.3. .350739.75. /./03..39.2.220. 203:39:92:/../.3..3:2.52:829/.39.3-07:-:3..22..3202-072.2.8.38.-.3. /.2.547.02.3  # -3 -/:-...8 -.9203:950702-.3:3.. /.5.7 203....  # :./.9202-...30/:5.3..   .5.8./8 907/.7.-3..3/03.-3.39...28.5 9.3808:. 20.-07:8.30.3 .02. . /.::203:39:92: %:39:9.20309.7.2.3/03.3.3-07:-:3.5.3-.3203.//:3.38:/. /:.203:39:92: 2:/003:8.1. .89 02.3.5:82 -.3.:2:3.3..2.   5.9.3//.3 :39:203:39:92: .2.3-.3.8.2./8 ..3.6/.:/.8 80-..72:.3-08.8:/ 03:39:92:..79.8 -.2.-3.3-07-..940:2..203:39:92: /...2.../.9.3/:3..3.9.2-::2:68./.3-07:-:3..-.:5:3507025:.:.3:82  8.. 84.8880./47.90705.:39:9.-.-.3..3 -.  !02-.3-072: -0750309.02.809.3.39.3/. .3:2.32: $..380-..  .980-...3-07:3.31.3/03..3/.3/:5  ..30-4/4./ :2.7809.9.378  4 #1.7/:1.52:829/./.9.3.: -.9070-0.7.:.3/.333 80.:5.8/03.2022:3.31.98.8/03. /:.5.9/.202507. .33.-. ::2.2 .9..3 .8.3/7::05.:/.   8.50739..3.../03.35020:3./.3/.38025:73.39..3202-072.. ..3203:39:92:907/../$   -078..3.73.33..8..-.3.3.2.:5:38.80-03. .:39:.39. 203:.3-.2 .3.220.2-. ::2.384...-:./3...3 20309.. 5:.30/:5.2-.20250740503079.38:/.9047.90780-:9 8.3.:39:.7907443203.3/.3-.3/..3-07:-:3.9..2.9.9.3-.32: 50309.-1. 5:.:.-...3.:.-.2203.:.-/.5./..3/.320.8.7.5.8.907/./839.302-. /.35:.503:3/:3.3-072.22..8. 80-03.8..7/: ./././.:40809.8.3.25.7  .9/..9:2:1..9.73.2:39:203:.7/:-.320333.8 .0. 84.7/.2022:0/:.9.-./..3/.3/.3 . /-075079.2:.503:3/:3.3.  .07/.9 8079.98. . .3 //.:80.5.203:39:92: 2:/:3.90780-:9.9.//:3.3/.38.-0-.2.3.-/09./.38 ":7 ..220...3/. .52:82/.::23..9.2..89 02.-.3.3.0507:.8.380..38..9203:950702-..3-07:3.7.3 /70/.7..78.3-.9.3 ..7809./.9.5.:5:3507025:.::23..7 .3/03.:5.3.220.33.203:39:92: 2:/003:8.302.-. 50739.5.3808:.-./$   .3/.7.8.0.3/../.7/: .3 .- ..52:82/.:203/03.332033.5.8.9 .203:39:92:9:..7.9047.3.92033.5..5:.7/:1.203:39:92:9:.350739...:-:3.2 .030073.39..2.9.5 9.79.

5:35007.93...8..:.2 .305253.203:3.3.30-03/.2/..7...7.025.9./. 2.3:8.2:.9. 2.3.$  % %::..80-....31.38073/03..:#0.9.502253/2./..9.8. 8...3/03.2.7/: 1.:.3/.7.9.3.9.907.30.2.7/:-.3  0.8.2308.3/03.3203..3:3.2: .3 9078:8:37.9:8.305..35:3. 209.503:39:907./05.303/.2.   39..58079.22009.9 .3-07. .38:2-072:.3  :39:202..9.3 27 #./05...3:39:203.4080:7:2:823/.2: 202-078.9/. 805079808047..-.0:.3 203:39:92::.7:.320308..::39:20:7:8./.3.9.3/...8:2-07.9...3 .3808.9. 2.32:82..3/.2070.8.9 5:..305253.8.2539:507:/50.3.3..:3..3.8.2.:39:20..502253/.9:9..: 05.83.  8.3507.3.. .2./.7.:39:202-3..3/..3/.: /..-/.27:2...-.6./.3202-.$  % 80-..7.3$:33.0.332030-.8:2-072:/.502253/.3:39:203.79/.32.380.92.8./.-/507.8050798..8.39/.3 :22..9..7/:./..3 9/.3203:39:92:.6:70/340/0 .92:802..2:/.0..7..3...7.3507.3/.  -0912: %::.9..2.3 5007./.7.3. /09..32:.33.9.8..8..3.  $:2-072: 0-.2../.8.33. .3.3.5.9.9:.203.8047.3507:/09..8:/ 03:39:92:././..3:-:/.39::.:..1.20.9..3509:3:.-.380-.3.7 %:.3:2.38.8.:39:202-3.5:3 0.8:05.:39:20309.28.3/..1.3/03./.-.3..0:.37::3 7::33.7.3/.-.2.7.9.: $005..3#...2-/.3:2.8 070../07.9:9..39:3.809.3:2.32.89:-./943.6.9:2:.2: /./..7.-.8/.203:9:8. 8050798.3.3-072.9.9:.-07.32:33203.9..33.30907.3:39:20309.205..3 -07. .3..8.80-..7:89.2/.32.3.2:1.9.3.3   .:9.52:82 80-.9-.:/003/.3.39::.3 :22.  ":7 .7/:-.:.3:8.2...9/.2.3/.-.72:.2.- 5./. 507.-/..8:/3.7402:.3::3  07905.25.393.73.32.3 .3 02./:.7:85:.52:823/.3/03.3.809.3:8.9.907-.#. /.33.: .3507:/09.2539:.8.3 20. 72./:... 02-3.203:39:92: .35007.7.8.  .7.8::.3805079.3./-.3 5007.7..2907-.7.2:/./..3203:39:92:..88.9.8.2/.-.9207:5.33..3. 02-3.3/.2:..3203.3203:39:92:-:.3-:7:05.3-0:2 .9.502253/2..3-07.2 080..3 -07.3.290./7::80-....8.3:3.-07.3.9  39.3   2030.90780-:9 4/ .-9:.-..3  $0-.0:..3090..8.5093.3-07.32:.3/.2.- 5.8.3 02..2:/.2.3.28.  2:.3203:.6/.05.9 8.72..-072.5..7...380..9207:5..32...39:305...39:305.20309..88.3/.2.::39:20.9/.3:.5.3/02.38073-07..3/..3802.7 .502-0./.8:2-07 :9.38079..3 6.0/340/0 ...7..:3.3.:3.2. $0-. /..../.:5.3./.202-07..3/03.3 9/.9.350702-..- . /:.3/1.3.3203..3.-/.8./:53.202.92.2 0/:.7 02.8/.8:.80...0:.2.7 02.:89073.308.98.5:3. .37::32..9.3:8..3:22.909..$  %2.3.3 .39.7/: .5:./.5.203..05.8.05.8.3.75.3.3-40/-.3/02.3  0..3/50.3/.2203. 8.38.3507:9..9.39.2/..80.3.....3.3.38047.2:09..$   .207:5.33.2070.9..37..37005:7-./.9.3.38.-845.39.3.503:39:907..1.3.320250.7.3..3 .3::2.8.3.:   .:.3 8.3:22./.907.

 -.38.2..25..9.3-072.7. .380..3./.9/.303/.32:.02:3.2020.7203..:..3.80-08..$  %  -07172..2030.:39:2003.3/9:7:3..3203.0.39:..302.803.9 /.$  % -07172.3 202-./03./.30-03.3.32:829: ./503. .3..3.:.30.3.-:.2-.920.  $0:-:3.3.3.2.25::...3.7.$  % /2:.3 47.28..39:.32. 2. &39:9:.35:3/03.80-.4.38.3/780-./.7.39.3-072.2..22089.39.5.. .202..507:-07:8.. .7.:.99:./.507.80.-/.7.8.2.9.3#.3.7#.3 3.8:./.39.5.3/:3..3503/.720. 203:39:92://.202-07509:3:05.3.2080:7:.8:/ .3... 807.39/...203..349.9::8.38:.3/03..:..3:8.33.47..8:/ $08.2: /..3:22.25:.2.7.8203.3909.2:.2:33 203. :9.2:.9:203.2.3.2:..3//:3.7800./-.8:/ 50739..20302-.3.3-0783/.1.28003.0.2: .3. :.40.0.8::.2030. .3/72070.5007.93.9:5007./.2:203.3:3.. ./.3.7. .  $0:-:3.--..2.2..7..   $.3/:.3..9/.7.-03/.5. 808:3:3.7 80-.$  %  /..7./03.3203/.202-.79.3.39::.. 3 033.7.3.7.3-072.:.2....2/..380.23 !.2: 9/. .3/.78.2.32.3:39:2030. .3507. 7:1./:7:2./.8.8.2:..9:.38...#.2..3 .3-072.7  # .-40:5.39.2-:.3.9/.3-07-.8.7.7.7507.33.5.2...3739/.2:.8::39:203.340.$   .9/.22020739.7.2-.8.9/.32.2.9:/03.-/:9:80/:3.207:5.3.8: 8. 24.3805.3:8.305.8.3 .3889028..5.902:3.3 80:9..3.3./.3...2:.2.20-4/4./8.3.305.6   $07.2:0/.   !.3:8.:5.25..7..3.3-072.7.6.9503933.39:./..35.#.88047.3:8./. $  % /../03. ... 80/.3.5.0...7 -08.3.47. 8:3:9/...3:8.8..2:33203.3:8.3.28.0./.3. ..7.8.3/.7.3/.2070..3.38.3.5..8:.2/03.2 ":7 .-:23 !. :7:/:3.32:50309.39.--.38./.33.2:/.390. 0.38:..3 0. 9039:./.32..$  % -07172.. :/:9:83 :39:203.8:/ ..3.-.   . 2... 20.7.5.3:8./.75.9:20.3.3/.3.:3../03.20307.3..2/..3.8500/:5.8.9/.7./.- 202.3 5.2:50309.3 47.3...3/03.7.9:./.2.:5:3..378.8:.5030-.2:32..-:23203:7:9...$  % 3-072.320.17   ..80.7..3:8.5.33.7.

2:.38.5.9.203/...5.3 9/.72070.8.7.3./507:.2..2.3..9039.7.3.-/.2.3-...3808:.7.  #2.7.:7:/.8.7..2  :7:/..3. 0.3080/.7.-$    .5.20-4/443/.39..3 2::93.5307.9/03.8 .320302-:3.32030.20302-:3./.38:.9/.980.9:2: 02:/.3:.:.30. 2....3. :39:-0773. 2070.5.2./     ..7.3:.33.3.9  .3.5.3203:39:32070.:202-07.7..2.5.32:3./.3/:3. /.3 ./..203::0-.3  80-...2.300..3 03/.2.3 2.7./9.

3   .3 -.:  .. .7.205:95020.- $. 203.:80.2  2030.808:. 802:. /80-:9. ./.8.3203..7..3 ":7 .7.83.3      /.9.3-.2 ":7.3 203.5030.2.3907.59..73.$% . $% .32.2 .90.:.305./.3  43805 ..3 .9.3 .3 -.2 8..3 ../..$%.. ..3/./.3:8.3 2..3 -.:///..8.-07. .5 . $!&!%&$  !73859.3 203....8.3 /9072.8.9: 438050:. .3:8.. .9.. .3 .2../.3 /80-:9. 40 802:. .20309.

7:8  /.3 89.3 ./.188  848448  ..797.3.3 -:.2-07.. 1034203.808:.8818.7. .3 .808047. 03.3/73.7.29/.2  5844 2.3 -07/7 803/7 /.0907-. .8..253 . :.2 8.5 1034203. 2.2  /.0.3 203. ":7.:/03...7.5...8.. /.3 .3380-. 80.39.3 /.38.9.3:8.  2 /..3 5.8    /./.2. /.3.35079.3.   ":7. 907.3/.9. 489 /.3.9.8:2-07 8:2-079:/.  .9 50393 /.3/. .25. 907. 1034203.:2 2:823 203. 802:.  82-4  .: 5030.324349089.80.  .2 43908 3 -07.3 2: 802. 6:7.2 ..3. .3 9/.3 . 2.9:5:32: . .:.9.2 -07.-.3 $458  . ..3 /.. 50309.3 /.3.8 09:.3 9/.3.7 -....-$203:9:47.7.39/.2 8.2 .. 507-0/.3..:20703:3.3 ./.2.50-03..3  03.3 89. 0. 09.3 :9: -07-0/.- . 803/7 207:5.3 /. $%   2 -07.2.: !.3.5.9: .3 /03.-8..3/.2:3 .3..3 203.703.  .28.3 ./.7.7.8 .3  5030..2-50. .3 08.: .. 5.:. :82 . -:29./.38./-07.. 808:..$% .32030-./.3 -.38:3 28./..9. 1034203.3 8:-88902 50309.7. 9::.2 ..9 /.3 203:3:.8448 /.:  2.253 203:3:.3 .2:3 /.2- 88902 /.3 .3 -0717  2.90789 509:3:/. /. 425742  .3  503/0138.9./..://.8..:.79 9.2  !03079.-..2  2: 2: 90780-:9 9/..3 /..8.3 .3 -079.2  503. 8.3 4380580:079039.$%05.:.3247. //.3:3 . 80.:5:3907..703.3 /03.3 ./7://3...3 .2. 2.30.  /.3 89..38:340.3/9:3:.3 207:5.:.  .7:8 80.5 80598 :3.3. /03.3 203:3.3 0589024480:07/03. 503472.23.3  !03:3:.7.$ -07.38..2  .7 49479.:.3 50309. $%  207:5.3 .8. 2:33  909.. 50.9 .3.9.8 203./.5.79 50309.9 .3 9079:8//.7..5.3  / 8.33.3..2.7.31 &:2.79509:3:. -07.3. ":7.3 8:2-07 2: -07:5.2 202 0/:/:.:.  .:.8.7.7.7.5.172.9.9 -.: 90780-:9  2.3 /03./.3.3 /.7. ":7.7 /.  2033.3 -. .2- /.09.7 . .9 .3 0-03.2-. $% / 2:.3...3 80-.7 8:2-07.9:. ./.3 058902448 .350309.2-.3..8.3 !02-0/.3.3 /. /.-:947/.3  .3 203:3.35.:.3/:3.2.7.5 .7 .9: .89   83. -7.. 207:5.9 /03. 907. 509:3:   8.9:..- $ 503  0/:/:.3./98 .32:50309./. 8: :7  . . 71.:..89 .3 80-.:.. .3 8.8.253 9:  -:. .3 05902448 8..7 .3058902448. 2: 2: 90780-:9 / /.9.389.3 .    $0-.:  .7 2: 343 .3 2.3 47.7 . 80. 50309..1478  .:..9 9. ":7. 2  .3 .38:3/50740/.3 9.2.3 3 -07-0/.3.2 503   .2-/.3 8:2-07 :9..3 089073.703.9.3.3 40 808047.2   $:2-07 8:2-07 50309.79 50784.38:2-07 8:2-07 50309. 808:.2.2-: .703.9448 2089 -03.3202-.3:.2 -.2. .3 80.3 8:2-07 8:2-07 50309. /03. ..:.3.5 . //.3 0-:/.3/8.  .2:3  ":7.:.5:3  9/.3:.: 209..2.3/.-..:...3:3.2-.5.2..2-.3 90758..3 / 2.33.3.2-.8.  %.9.3 /..3.. .:..9 .50309..3/...9.3. ":7.3 8:-0 2: 50309.2 /.35....7.35.:808:. 3. 8.  209.... /03.92003.3 ..73.:.3  4:203 5.: $03.:.8.390750393 ..33.8.3.  :39: 203..3:8.2.2.947  /. .9:81. :7. 7.8 4843  .7.3 8:2-07 50309.9 /902:.   ":7..2.3 509:3: .73..2.9 .7 .3/.5 80-.7 43805 50309.3 49039 9039.   $1.7.5 .7  .9 ...2.33. ":7.2  50789.5 1034203.90789 47..3 203:3. .3 .: /.3 .9: 9: /.380.3 9/. 203:3:.5 50309..2 ..3 5844     &39: 8:2-07 2: -07:5.. .32094/448/.3 -07.3 47.5. .3 50784.2 /. /.3 80.3 90780-:9.3 /.

 50309.3  80.8.2 80.3 018.9.380-.:.83 2.7..59.3 058902448 20:.79 -...3.9. 3  /.3.3 ..3.3.3 02-..  . 09. ":7. $% /.3 / 0/.2 9.3. 502-0/.3 -.7.2 .3203.-3./47.:.703.3 8..7.7.3 0.3:8.39/.8  -.:.3 0:9:.3-39.-/.2/. /.2 802089. 20250.9.38:3 /. 57479.3 0.3/. 808047.3/3.3 ..9 .3.../:/.79../.99.7 2: .7 -.9   /7.8.3 802..  . ":7. 2./..9.$4.703.5.. 9079039: 8. ..3 :39: 20250740 .3 4/  47.3.7...3/..9.3 08.7. -.. ..79..3.$.3 -03.9..3 9..3 .2 8.8 .9.3 0-03. 9.  84844/.9.:..3  -3: #:8/ /. 89. .9.3. ... 203/.3 2030.3.39.  :./.. 203/4743 2.  ::/ ./5.3 93 .7 3.7.32030..3 802:.%.  /.3:8./.390.7 .3 :..09./.39039.9  00:.3 8../ 0.:.3203.2 9/.202-075073.90478 .3 50308:. -07..8::.3 203:3:.2203:39:92:.2.83 /03.3 202 2.$%//...7:8.3.3 . .  ..3080. /.$% /.9.3 .80503:3.$:-.9.3 203/.3 /2.3 . .38...32.3. .. 507-0/.- /./.3.9.50309. -.2030.:..3.9:.:../:7.39075.3 .3 203:3: 5. 20.3 / -:2 :39: 20250.39: 9. ":7. 80.3. ...3. ":7.9:. /. . / .20309/.3 .3/.: 33203. /.: . 8:2-07 /.9.9./.2 43805 8.  43805 3907.3.3 .3 .2.3 80.9 5. ":7. .3/.703. 9.3 /.9 .5.8 802:.3 ..8  .3 20250.8.  /.7 8:.9  .3 9::.3 /.39039..8.  2.39./.7.7.3 203:39:9 2: ..2:3  0:9:..9.2  . 8..2 1.  3 202-039: .3 0:9./..3:2 /03. ":7.5.3-.:/ 50307-9!&$%&    9.2..0 8.7...3.3 .:2 2:823  .-. /853 /853 9: 8.2.8 50344.3 /.3 203/. .3 8579:.38.3 -.3:39:02. 9. ":7.3.#.3 0/:/:..://03.3.3 50309..3 203:95-0-07./.8.3800383.340-:.8- 507..3.: 8:7.3 080.$%/. ..7.3.03:39:92:    03:39:9 2: ..3 /80-:9  -/.7...7 -:: 43805 !0309.  . .3 .7 .. .-.. ::/ / .9. 207:5.9.. -07.3 203/.5.3.3.3:39:3007.7.4. 202-07.7. .9: 0. .31.22.9..3-:2      03.3 3 9/.7.  :3 .7./809.9: 2: /03./.7 ..187.. 8:2-07 802:.3..3 . 503.3 /03.93 2. $% 80-.703.7 ..73.9 .38:3 205:9 08.3/03.. :39: 203/.2.3.7:8 202-. .  9/.9..:.8.503:39:92:/. 20..:.- ..:. /.3 /03.7.8../.3( .5.8.:.5 ./.3.3. 2070.80.3.2.8.9 .2 8.:9:   . /:3.7.3 907.3:8.3 -.33/. ./.3 3:5 50784.2.33.3 50309..79/. /.2.3 507...9.2802089.3 202-0725.3 .3....9 . 20703:3..:...:  /...-...3.3....28.3 0907. 47.3 -.3.  $02:.3 203.- ./..3 .3 -07. 202..: ... /./.-. 202-07 507. .9.8 .3 3907..3.2.7044  507-.39. 03/.7.4..32..8974342 /.7 -8.3 0.: /.7:23.8. 50309.-..7:8 9.2 9: .2-.2..2802089.32: 5. 9:39:9 -071.. .2  7:.8 /.3.3.7. .1.8.3 0.3 80-0:23.3503.2 90.8. 9.3/.7 .8 50309.3203/47432..3 203. 0- :9.3 058902448  3 203..3203:7. 203.  !0309.2 203:39:9 2: .3 5030./.6.:3. ..3 28./.3 /80-:9 80:07  .9 ..-90780-:9/.39.3 509:3:.3 47.3 -.: 9/..2.3 /.

703.-./03.3 5.3 . 0/:/:.-/./ -:./..30-4/4.9..9:7..5.3.5.-073.2.25.3./.9/.30-4/4.38./..3. .. #././. !03:39:92:.7/72070.. 9079:8 .7 808:. $.3.9 03/.7.3-03..2.5././. .:..7 2:  -.9:...8.  -:. ..3 ..9./.2. 0. .. 80.5 .203.  -.33./. /8.#.3.-07.//.3/.503:39:92:203072.3 203:3./.8..3 .33.9.2./.347../..8:3.5.9... $4.7.3503/.: 808047.9.79.2203.2203.703.... .3/. .3/.  .2203:39:92::39:202-0.7 .2.3 /.. -:./.  909.30-09:.. 9.-.3 .3   073.7   &39:203.33.50784. 80-. .33203/.5.703.703.7 . 8:/.2.3 /.9.6/./.3/02.3.:5:3 2:./.9  5.38... 9: . 203./0.3 9/.33../.3 202 503//.3.9  -..6/.3-07-0/.3/.7..305. 2.25.808047.3 /.3.80..8.30/:.3503/./ 0- //03. 2:7/3.3.3.9.8.22./.3.7.9...8::.703.7 .747../.:.:.3-07-..507-0/. 33 203/.5.3203.3503/.3/.7/79.747.2.320325.39.3 90..9  $:/.3.3 8.2-078.%09. 50784.3503/.32022:.   03.9. 9072.3 ..9.1 07-0/.3/.95...3/.. .507-0/....9.8:.3 9/.3/./.3 :39: 203.7.38.39.5..32:.. 47.9/.703.2203:39:92::39:202-0.3 ./.5.3 -8. 2: 9: 9/.39:0.3 9: 9.7:8.9/.. 2. 203. ..39:/03.7...3 :39: 202-07 2..202-072.33.5..-../.3 202 2: 9.-. 47.47. 2..3-03.31./ 507.  .2 2. ../.. $4..507-0/.   .7.. 3 9/./. .2-1.7  2. /.9:39:203.8::.. -079.990.2033.: ./.9 5.7/73../.7.3-03.3:8.:20300.3 . 507-0/. 9:39:3..503:39:92:-073.350/.30-4/4. .3 50784.5.32:.9 #:.. .31.5. $.509:3: "47 .7..5.3 .507-0/.2  .8.2./50740 .:.39039:8..2.3/...9.3. /:/: /2.8::..:/.-.:2.$. :.25.3-...703..3.3 . -03. /.9203.3 203.9 ..9: 503.../.3 #.5.2:.8 /:5  .3/03.32:9:5.809.-.:4947 28.7. 20.2.3.3 0- 93  80.47./. .:5:3..3.3 8./ 507-0/.9/03.. ..32:.5.5. -/ .6/.203..3 /:3./.3.3.3.98.3  %072.93 38.7  !.$4.503:39:92:../ 47.3 ./.7 .  5..9203..703.: ./.72:9.3.5..2..390.38 $:33.3.7:8202-0. .3/.347.3..3..3.7/73.3  $02:.38.47. .:203.3 . 3.. 9: .3/3.3-.2.3 47. 47.3 0-4/4.7:8 203.2203072./. -.:.3.8. .3./. 05. 203.5...47.9.39050393-.9/../.203.5.-073.9.39:/03..9.93.390.5.7.. 8090.58.:9/.39:5.5.8/ /.2 2.8.7:. .7 ./.-4/4 9./ -07.3. $..

88902.308.308025:73.9.3/.7 0-03.72: 9/.3 203.9072.70-03..3 9/..05..9.9.3 /.:..3503:39:92:.3.5.3.3 .9202-07. 507-0/. /.3 9079039: /.3.3 203.: .8:/. .7:8 80.3.:.8.. .5.9..3 90780-:9 0- -. //.2202.  .5..7.3   03472.:8050799:9.30-09:.3 -:9 -.:.3.35.907.7..3. 203.9:  0- .9/..4016  03:39:92:   !03079.2 202:9:8.7.390780-:9   0...7.9848.7 0-03.3/.:.80-:.7:8 8.3 80-.-079.80-..:./.22:8.38.-072.38.80507947.3. 8.5:.38:. 54.25.947.2539: 203.7./.:9039.2.2 203072.8 5./.9. .2:/839/.39..303:39:92: ./. .7 %072.3.3/804.2022:.3 8.2.:.-.3-.9:9.7.2.3  03.3 .907./. 9.9. 902:.3 . 2025:3.0.25.-08.7.8047..307://.3 :. 2: .9:50.9207. -/.   03. 503079.8:/48.  !03:39:92: .-03.9..39.  47.9: 288..3.95. .3/.3 5:3.2:.8.:47..32: 2: 80.3..203:25.  .3 /. -.70-03.70-03..:.3203/.3.-.:803.7.8.950393.3  /.350393-./ / .7 -079. 9..9. 2:.3 3 9.3-.  2: 2..3 .8./50309.5.-.::9039.:.3./.:203.3/-.7....7 .2 80-:.8.9:..2 203./.38:.78.3203:3:. 9.8.-80-039./.  9.3 907.. /-./..3202803./98 90780-:9  .9:2.3.38. .3 80./.30-:. 173.2    % &&%  9.3..3.3 -072: 203:3:.02-07   -9./03./.347.  -0..3/2/.7.3.  $0.3 503/.93.2..3 /.8:/ .52025:3..7.3.7/.203.:0:08.9.7 2.. 50309.8:/.2.2:50309.3 50309.203:39:92: 0- -.3 47.2..3 :..703.2:.: 8:/.7:8203090-/... 05.25.3.3/.7...8:.7.3 80..9.-.39/././98 90780-:9  ../ 8:2-07 ::2 09..3:.. -079.9.3.. 89. . -07:8.9:39:9  8.8.0. 80.5.  8025:73.9..380903..2:3/. ..9:2:.79 20309.2.9 ..05.:  $0/. 50/..20250.902.. 203.. 9.25..3 9039.:-.  03:25.2.07:/.9/.. .7  .38:.8.-48.39:.3.3/.-.93  03.7 .7.3 90708.32070.:3./. .9./..2.. ./.3 90.8 803.5.72: .5. .7..502-. .8047.-.3 .9..:.7. -. /..3.9..78.3-.808:3:3..3 /:3.3202:./9828...: . ././.39.03:39:92:  !4890/434./98 9: .. 80903.39079039:  $:. /.3.9:. /.3.8.3.3.3.

.3 .-.3 0. 8. 2:. 8025:73.-20250..- 203:39:9 2:  $.3 .. 05.. .. 2: 20303..: 94-. 8047.703.305.25.  02-. 47.5..3..3 /507:. 203.347.- 9: ::23.3  / /:3. #./9:7:3.-.2:2025:3.38.37/. 2:  /..3 $09. -0-.3.39. 2: 50309. 7.3 .8::.--..9 2.5:3  2: .7. /907.3. 2:  30.2.3-07-.38.3 5..3 -..3 203.38.7 . .7./ 30. 8.35:./$..3 203.07.3.7.7:8 20250.7.-/..:. /.3 ..7/: 1.3 :9..2..52:82:. 203.3507025:./98 %:39:9. .307:8.8.72: 2:20303.3 203.-203..--.  03/.9//:3.320./03. 203..4380:038 -:7:-.93.33 0702-.9  203:3.9..7.7 805079 2033/. 20250. 808:. .7.9 8.3.3203:39:92:/-. . 2:7..3/.8./.- 4:2.9: /..:.-./.9:80.8::. .-3. 33 20250740 0-. . 0- 0-..5...3/03..3 .33. 2: 50309.2.25.3..3 5.2.23.  .:/-:9:.9-07. -07.3 80. 2020739. :39: 203:39:92:  !. 47.33-8.8.33 202507400-.3.9 $. . -.-072:  %::./..3:8..7 80-. 2: ..3..8.:.3.3 .  9.703. ..-.- -.  -09: 5:. 05.7/:1.3 5:..3 . $02:. /.7/: . 808:. /./...2.793.3. 2: .3 80.5../ 0..3 203:.: /. .25.3.3 80.3.3 /03.  8. .2.  67.25:3 2030..:23..7. 03/.9 -.7.. 203.-20250.- 5:. 3./.7 /.9:7..3...3 203.3-.3 .3 ../:3.- 5:. ..3.3 50739..547.3202-.33.32. 809.3/03... .3.#..3 -07:-:3.3  02. 809.5.- -..3  .79.950393/..39..9 9079039: 8. 503933./.203..9..39:::7-.9 5079.5. :. 0 3007 3. ..7507-:.9:7.5.31.8.9./.-...3 :9./ . 2: ./.38.  02-.3/.. 808:. 0-:7:.3809.2 8..-....  . 80.:. -072:  . 802:. 8. . .9.3//.7.9 03/.3 5.  /.3.79.3 5:3 .33. -.  02.203:39:980.3  .28..:9.3203..3 2.2..  2. .-.5./../..3 1  80-.33 202507400-. ..$ 03:39:92:/.-072: .20250.-.32033/.30.3 /8.5:3 .3.3:. 2.9: .20/:5.3 .703.9  .5 2:82-:.7 2: 9039.3 0.9: ..3.: .2.3 503933. 2./ 4:2 .7 0 3007 .3.-. 9/.203:39:92:.3-07:-:3. ..:.. 3.3 80.7 2: .3 ..9 -..2.87.7 ..9203:3.22: %09.9    ./.1.38.3 2033. .. 3..7 .3 2: 50309. .35.8.2//..8 2038.3 .39.339/.72:20303. 203:39:9 2: . 8:/. $ ...2:50309./:.2.3 /./.3 -078. .. 8:2-07 :9. 2: 2085:3 8.3:9 0../57. . 808047.2..32./..3  .//.2 .:.  ...72:.33.33.:.7..5.-07/.3../98 2: .3-07:-:3.3 -.7.5 2:82 20250..507...33.  ./.3203.39:80.:/  .9.35079./.3 3./. .7. .  $09.22.-..3 -09.3 203.9 805079 9. .3907:35.2.30/:.6 .:.5. 503:.--.9.38..507./.2:3 .8.:  $03.  ./.3-.../98 / .243/8./.-.7.17  .3-.33..3.5.. #.3 207:5.72:. ./.47. .703. 5..3 :7:8.243/8.7503.5 2:82  .3-./....89.-/./ 3 203:3:.:.9.3 4:2 1.3. -. 09. 05.8::. 203...-..:9 05..-:.0..7.3:3 . 2:82 805079 2: 9..3.7..33.3 20.7:7:8.7./...-.3  2: 50309.7.390780-:9 .. / 8:.0.3/.808:..8./ 57.20250.5007.3  03:39:92:::23.3 /-:9:.3 /.72:./.2070.

2..3 9/.3 808047.8. .7.9:-07/./.3.8.:5:30.5:3  . 2: 3.5:32:3::2 207. .3 2./.3 202-0/.2.3 .  /.78018 2.3/.3.31.303:39:92: 0:9.3.347.7 /.3    0:9.3808047.703.  $0-.503/:/:809025.2: 2: .3202.3 /. 5. /7.2: 90780-:9 -07-.3 2.7 09039:.808:.3 /. /.3207:.9:39:2030..5...5022533.703..93..- 549038 18 -448  /.33.:.  .89/.2:33 09:5:.. -. /03.3./.32:507-39.3:39:2030.7.0. 9/../48.3 2: 8:/.3 9.33.3 -.203:7:47.3 ::23../7.2.3 549038 3893.0.. 2. 05. 0.-./. 8.: .35.7.2 .3:8.3 47.

7.9: .3 0- 2:..9  .$ /.: $08:3:3.3.2: /.7172.3 -.3 .  2.$%803.. 47.3808:./.5.3 /.9.2033.7. /.3...3./.  8.79 -07003/./2 40-3.. 3.3 .  .3:8.3. 203.  .8::.3 .. 50.. 0/:5.2.8::/05..9.3.2 $ . 47.2.88..2 .3 0:3:.2:07.3 0- :.9.347.8.0:9. 0309..2.897:9:7-448.3:93.72:.3 -0750309.3:8.3.9/:7.3-072: .8..3 ...3/.  0:.8.3 /-07 2: 50309.-.. /. .38.9:. 3/4308..32025:3..5.3 05.3 $...347.7..3 05. 503..32:.7.3.9 /07.3 -072: .3 47.8. 203.3 /03.3 808047./.3 02:. .02-./.8 5488 47.3. 7. 0:9.3 9/.3.9: .3 9/.2.3...39./.5:32030.:8  ..-:7:3./. 203025: 8:.7.32030.3.8.3202-07.  3.5.2.3.5. ..3 . 203/.7:39:203:39:92: 2.3 / 88 .39::8/. .3 ..2203:39:92:  /. 20309.#.3-072: .3 -07.3 :39: 203.8::.703.3 .39/.2:  03. 2. 80.3.: /03..2.3.703. . . 805.9.8 203/. .3 47./.3 47. ./.703. .5.3   :2.3 2025079.0:..3 -0-07.203. 2.3-072.9.27. .308:7.. :../.:.3 2030-..9.9/./. 20250790..3 .3../ .  . 9.3.5.. 3.       .3 -072: .- /.  .9/07....8.39...3-..3-072:  8.3203:39:92: -07.2:8 -....308:7. $% .7 2:  2..0- 0-/.: .7.8 5.3 20309.5.3/:3..7  203:: 09...7./.3./03.  $0./.  !03079.9 /.3.:..3./.3-072:-.9 2025:3.3 47. 47.. .3 .38. 202-07.3203..9 203072.3 .9 7.3 47....-07. .3-. -.3 0-.-.9.3   :.:...9: ..38...:/50792-.7. /07.8 /.9.5.-/.3. 033.33../240-3..3 202:/.38.//:3.. 8.2.33.  #.30:9.7..2..3 47..302:/..7  $0.347.380/. /2 402.947. 80.3.3 203:7:2070../. .3/7:.:.98.3 2: 5:.3 .32./.8.3.3 .3 -07.2.3/:3.7.3:39:20..3 203..3.947..

:..3    0909.3.33.31.80/:/:.9 20307:. 80-0:2 -07.0.3 808047..5.9.3 808:./ 3 -7.302:.3.3 ./ "452./.9 05.2.9.  $. :39: 203/.9 /.3 503.3.09::8.3.3 :39: 050393..3 -03..9 9/. 907./503.50..7:83.9::.3203. 808047.3 203.-.-9: 80-.9  080-.90780-:9 .72::39:9::.39/.2 / /.9:808:.3.2 .9.38.2 20.3 203:39:9 2: 8047.. 9: 80/9 /.47039. 80/9/..3 9030.3.25.9 0 804.7-073...3507:.9:.3 80/9 /.3.39/.3 /..9 /5079.5.5. .30-4/4. -:.3.3.3/.9: 802.3/.3.5.5.3.83.3.703../.33.2203. 8:/.2/.5.  909.-/.9 ..30.9.3.3-42-3/.3.3 /..22.7  3847 202-07.3 0-03. /.8 .3 203/./.7 2: ..  .9:     /.3/2.8::.:. ..320307.3 .2070.. //. #.:.2.39:3 5.8.3  0:39:3...:3. 8.3 .3 8047..98079.9 203.203/. 808:3:3..3.7 7/.9 .. .3 50.9::.3/:3.9203.3 .8:/.9/.203:39:92:/03.7:902.3 //90.08:3:.5.2  .3 .33.3.3873.9:  2.3/03.9.747.2  .3 203.9 /./.50-.3   022: .2 -: .. 9.7.3:8.9  203.  $.93.3 8.7 80.202-:9. /.. /03.3 808:.9 20./03.907.39. $ 808:3:3.  $:3: .33./.   .3 :39: /.9 .3/. .73.7: 5.8:/..2:/.3.8.30. 0.9..9: /.3.93.3. 3. /.2027.3203:.2.7.5.3 3.9:  .3.$%203.  :3./..8::.3/..3 . .5.#.3.547.9079.5 207:5.919./03.. 02:3.3207.9805079.808:.3 -073..9 80-:.3.7..  $0-:.34.38.9.8.3 /3.2-.9: 0-.3808:.7://3 .9::.5.3.2.703.9.3 808:.7 0/:/:.3 203.0.3-3.3  $0  2.3902.3 8.72: 803.3/2.3 40 2. 08.2.8.2 3 82.3  7.02:3.7  .7.72:03/.3.9:/507-40.203.5 47.3507.22022: :7: /.3 203/.3 0:39:3. 80-0:220.35.:.3.33.3 3.7.9/./03.3 203.3  2030.18: 2.3803.9.30:9.392-:802.3-4/4 203/:5.3 20.347.3/.7 .3 809.11.  &89. 802:. /./.7/73.9/.7 033.:.-3:39.7.9 .  .3. 8 $.7509:3:..7.8 9/.30.392-:802..3-07..9. ..3. 50.7203.9/. 0- 3../03.9..2 2:/.:39:20.3 :..2.5...-07.33.94880.3 /.33 203/.202...3 47..3 /.3 /.3 /:3.7 8003.3./../.93.5503.3 /..7.-07:39:3.2  09. 0089.3 :.3808:.203.2.8:/.7..23.80.9 207: 47.3 -03. 9.32025:3.7. /.0.8://.0.3 ..3   :3..5.5.3/. 3.3/. 43/8.9 2.8 .33.3 20089.9.32:/..3.380-.30-4/4.3...30-. 2.3 808:.8 7.3 0-.93.30-.2:3 ..3 .77/..:::/8079.7  ./03..33.7..3  $09.  . 808047..8.7 3.39/.3 .3 .80.920307:.

 !02-039:.9.8.%07-039:3.9.. 808047..3 /0. 47. . 907-039: 805079 . -09: 8.3 9/.9.3.

8.8 /. 8.. 2: 9..5.... /:./.9.907 503//.5.-.5..9 3 /.:/.-..3 503//.2./.3503/::3 503/::3. 808047.. 203:39:9 2: .7.3..9 202503.9. .3 .. .7. 2.3 203:39:9 2:  2: ..47..3   ./ 80.. 8079..2. 2: .7:83.3 -03.3 80./0.9.9  202-..3 /.3 80.30-:9:.7  2: 202-.. /:9. /.3.8.2:.9. 907-039:.3. 8.9.3/:3.  -./.33.70.8050793:3.3-09:.:.3. /0.202-:9:. .380-.2 203/.7  8.3 0:.25.8.2..802..33.7:83.  ":7.3 2:  8.  ":7.7: 80.3  09. .9.72....9 . -..3 8./03.8.3.90720207:.3 /..8 90.  . 808047..  .2.::.3  9.73.9 0/43089 .3.7 .3 0- . 2: 3 802:.90750309.3 /:3.  /  .  ./.3. 3. ..3 -.7.3 2: ./.3574808.32.2 0/:5. 57479.907. 8./.3.... 2: . -:7:3. /:.7: 2033.

 0./.0.390780-:9.3. -.3  $03.3 -.  43943.3-.8 -078.3 :7:..-.9 83.347./. 8. :39: .  :8:83. 5. /:.3-. 0-:9:./03.3 /.8.5.3 2: .-.47./.3 8025:73.8.3 0-:9:.31. . 80443.3.703:3.5 9.7. 2./.3 203:39:9 2: -.8.3.703..3 2: .  ..3 /.5 .9: 2: 1.7/: .9.. .  0.7 505..7/:  %./.3.3-07. -8. 9.703.3:39:-07-.3.7/: 1.1.3 2: 1..3..7  .3/.3809.-.7/: . -. 8:2-07 50309.:.7/: 1.380907:83. /503: /. .27.33../.3.3 20. 2: 3 503025:73. .3 7::3 7::33.-07.3 9/.703.  0247 49.    02:7: :7:03.8.9.3 2.3 203/08.3507:9.9 /03. /.2030..9.-.52:82.3.  47. .3/03.3-07/7 2:7/03.  2: 1.3  0.3 203:39:9 2: /-.9.203:39:92: 0/4907.3 203:39:92:-..9 2:82 .

9 507.38:3 2. 8.3 507.: 8. 8073 20.38:3 :7: 90780-:9 90.79 80.9.3.4843  9.. 9/. ... .7.:5:3 .3 . 2038 20247 49..: :7: 00  -07.3. /03.

17..40../8...:3..7.3.8.:.3.-/.3/:3 50309. 80..3/-03.3.3.3 808:. .539.33.99075: &.  502-.3 / 88 ..25..9. /03./.8 $:/..7.9:.3 .7.3.3 203.3.80..803/72.3.  .3.:3. 8.3 -07:25: .2..3/.30--:7:.:905.507. .7907.7....7.3 907-039:.2. 902. -.3. ..5.: -078.2:203.. .89/-03. .2: . 5.. /.3 -.2:7/3.9  # -:.00  .47.2-. -07-.:..5.25.7:7: . #....2: 07.8::..3 -079.33.82. .9. :7:3.  8.. 203..2033.7  .3 3.7 0-03. 0.9. 54.3.8.2.-07:9 5..3/.5.7././...8   .70. .33.3 :7: 8../..5./.3..7 .2:05.300 -8.9 2033.5./.3/02.7 -3: --.7. 203.:5:3/:.39/...3.5.9.:5:3203./.9          .3.  8 $41   !02-.3 /..9..3-072. -07.70/:. 47..9.93./.3 :7: ./.. 203.503:/03.3.3.9 -08.20. 0.9.9 -.8  .3 ..3 .3 507-:. .305.3808:./ /..2:07.3.2: 05.33. .2: 20..3..9 .:7:202.  :7:.9039: :7:80507932025:3.2-.3  8 $41   .33.3 47.3 2.50309.. .3 902..3:.8/.-07.3 507. 80. 203.3 9/.:.7342438.3:39:9.9-09:505.7. 2: .80-.8  .2: 203. 7.5./.9. 2: 8047.3 0-.2: /.9..75.8 03/.3.

: /. 0.3 20303..05../.0-..  :3.32.5. 9/.: 33 20309..3:8.203..3203..87.92:8079. 902.  .3 : .-.9/. 47. 47.3.3.3  -.75:3 :.-   03472.3 ..3 203::8:70.902.3 502-:.3 2. .2:.3/09.3 -.:902.05.8 503.7.38:.5.2:8079.703.7.:.5. -8. /.-.9 05.5.9: ..9..3..9 /03.3..3 . 9::.. 2: /.8 0. .-07-:.3203472..2: 33 203/.3.3 20303.3 %02. . 1././3./..9:7: $.8 /.7./  03.3 /.32033.  3.2  0.3 203472. .5 .3 7. .31.3  09: ./.7..:.9 2: . 47.3. :.:3.3 203.3 202503.8 /.35.9 2..7. -03.3 /.. 3.  . 8.5.2 %02.  .22.9.7. 5.3 -07. 8.5.2 80.9 2: /. 808:.90--.-.:.2 0.3 -:7: 0- -07-.3 47.  .2: 9.92:/.- :..3 -0.-.5.3 ...3. 02./..390:3 . -072..3..   03472.370850 7.7 -07-8.3. .3 7.8:/ 202507-:/. #.3 . . 507.5.202193.3.9.33. 50.3-./.3 203..9.3.33.39.2-./ .7.980-.. 2033..3.9 902.-: 2./..3.2-..203:3.3 .7.3.:..7 902.9:/.:3.3 203.9  909. 472.3: /.-. -079.:.9 -.3.9. 3. .!078. . 9::...3203/.7 ...79/. 203472..:8  $0-:.9..3 /.47. 703:3.  02 ./.3:7. -..9:.3  :3..7: :7:1 8.  7.3.0/:.9 207. ..703..8.3 502.5. 8.202507-:/. -078.3 .7. /03.3:  2.3.3  /.9 . .. 02902. . .7: 47. 50.7/..9 :7:  $.9 503.39.. 8007. /.3 57-.. 902.33...7           .75. $09..33. 203472.3 -./. ..3.3 /02.39.203.:.9 /7 808047.47.5...8.9  2./.2.3 8:.:/ ./.3.3 3.703.17 05.    03472.32./..:  . 20207/0. 50.3.3 -..32:3.  .5.39:.7 :39: 5.17 .8:.7 /. /.943.37:8.203472.5 47.:-0.9:7:/. . -07-:.5...3203::307. 38.9509:3:  .8./.3 203.47. %02..3/.-.  . -072.947 .5..7.:.25:./. 902. .75..3 3..3 202503./73.3 33 203..39/.7 05.. ./ $ -078. .3.:5:3 8.5.5 .80..20.7:  / .3.7:3. 8..3.3 5.30..2. -:2 /03.3 20303.33. .7../03..8. 3/.472. .2: -078..3:7:3. /03.3  /. 2.3.9.3 .: 2.2:.9:7:88079. 47.202:.808047.2. 2 .22028. -0-07../.5  3/.3  909.3 203.:3.3.2 -039: 8.8./..-/.3 703:3.347.3.  .9 /. .3-:7:203....8:/ 20207/0. -8.7 .3 -4/4 203. -.39.  . 8:.3 202./03.8.3 .9/. 1..  03.9: 9/..9.7.. .2 203.7:  ..3 -072...47.7.203.947 .9  .38.472.3203:9507.703..7-07-.3.92: 09.

 -07.$. :-:3. 5..3.3-079.:3 8./ 47.-/.3 2: /.  -.2 $. 203./.  . /. 5073.3..9.9. -07.9: :7:1 .940 8:9.37:2. 8:...9: /./.3 503.98.9:05.3 2:7/.  9/./.2 :7:8.1. .8..39/.3 0/:/:.9..9.  802039..2.3/:/:/. .9./.3-072.97/.93./.9:7/.25.2: 203039.7:3  #.3 2025:3. :2:7 5.5. 80.3/49079/.3 -07.9 207...2  03/.59.7.3 203.:7: /..98-:20.80. . .: .-..//03/.9. .2  $08:3:3.3 2: /. 8.2:203039.3://3 $.-07.35.38..3:07.2 :7..5.9.- $.93. .7./47.9 05.3 9..5.3 /....72: 8..35022535.:7::  .7./.3 907-:9 $0 -: .9: 05. $.3.5:97.80/./472.5. 47.9-07. /:/: / 9025.2.7..2:  :7: .53.0.380-:..:7:/.3.5./-:.33.809..2 $. 203:9:8 05./.9.9 :7: . .31.3.3 .9::7:19.3.39..2./.202.3 . 5:3 2030:7 5.7/.8:.8.9. -07/7 /.9.  09.3 . 20./.7.7.3 -07.93.2:/. -0.2:  2..92: -. 05.3 9.079.3/.3507-:.3.8.3   $08:3:3..93. .2  .3 /4907  . 8.3..:.2:9/.7.7.9 8..3.9  82.5.08503.. 2.3 /03.3.8/ 203:9:8 5:97.7 5.:.7. 202507-./.3 / 883..203/.5. 8.8.2: 9/. 03.  . .3 7./.2:3.2-0.2: 203.203:3:30.3 3 ..9: .7. $% 80-. 9: 202.38.2  $.8:.:3.7..9.203. /. 20303.- $08:3:3.7:. .2: /03..-.203:3:3: $0-:. 03.9 :7: .33.  9/..7:8-07:8.  .7:3. .3../47.8: .8 33.9:7:3. .7203.3.93..320302-..2 $0  2..3.7203:3.  /.8047..9: 09.33.32.3 203/.2 507-:./.  203.3.3.1.3..-: /.3 2..3 -..7.3/ 8047.32:-.32:3. : -07:/: /. .:..3:9.38..7 0- -.  :./.8.3.7  %073..9073.3 . 203472....:7::80/.. -07.5. 203.3 02:/.. 203.9/.3 8080.3. .3..72.3. 32. /.203.//://3 8 $. -40 5.52:82 $:3:.2..702:7.9: 05.3-07:3.9.39/. ..9202.3  909.9:..9: .3202-. ./.3 /.7  .28:.9: 203472.202-:. 8..!03..73.2.3 /.2: . 0:. 207:5.2: .3/.5 .  !..3 47.3../.3 9075.7.203..5.  :.//08.: :39: 20./.80/9 80-:.7  0825:.. /9.9:2.7..  9/...3.3 . 0 8:.7:8 203:3: 8.3:.. 5:97.2/..5../. 807-::. .9/.3..3.3 /:/: . 4243.3:39:-07.5. :7: $.9 .3.3.8. 203472.7 .-08.9 .3 / /05..9/.703.  8047.33.2: -:9:..3 8.. :7: :7: .5. /03.3 202-07. 9/.:20..7 /.5.7://378.3..7:39::   03:7:9:.3 /. 8:/.9 078.3 . 2020. -07. .9.33..-.. ..$0 2./.8. ..3 05.:9202. ..  909.320325./. $.703.8.9. 2.3.3:7:  8.35073.3  203.3203/.3-:8./.3 .::5202-073.. :7/ 2:7/3. 0:  .7.2. 05. .3-078.9:-:.  202:. /.2". 20309: 7:2. .5.5...72.503472.../-0702:. 472.. 202:.2.3 808:. 507.-:8 $.9.  82.7.907.5 .7 :.3.-..2.  .3 9/.3 $09.  9/. 9/. 203. .2:. .8.92070. 2037..30-4/4.2 0/:5.5 .33.  82.3.2:9/.3. 05.3.2: /.2.1..  7: .3 -.2..78.203:7:2037.3 .3.-.9:50789./..905.3..3 808:.3 53/.7/03..3..3 /.2 . 0:.:.3. .7.3 -078.  $0  2..7 .9:/08.3 202-.:.9 .5.2 9039:. 8.28: 22.33. 2033/. /03.9/472.-.2.3.2..   ..8.9:9.. ..9.3/7.2 203. 0.33...1.- 9/.-07902: 2.3.20.3. 809.7.:-07/780-. -48.3:7:8.3.3 /03.

3 /02. /.3802.202:.7.  $08$.7.-:7 %/. .3 9/. 207.  .3  /..9.9/.9 20250740 2: . /03.3203.9.703.3:7: -.3 . /..9 8047.3 8:.8/..33.5073.. ..3.8...8 .5..31.8:/.2 0.3 8:./.39.:.780-.9:8.9..3./.2 :7.2-9. 9/.9:2.7.9/..290703./.9 . %/.: 203:./03..3  .33..5202:.2 0..7.39075.20.:..9: / . .3..-:7 8027...7.- 09./.7:8. .33. ..9075.39./. 079.3537.38:.33.187 / ./.243/8507:98.3 50.- 9.8.-. /.9.203.7  :.89. -07.29:  .. 20.9.9:-.3./. 2009. ..9.703.". 2: .3:39:. 2...78047.3:0.9072. 0.31..079.2-:.- ..0.: 9/.203472.:.8 9..8  8..3..2203:.3.3 :/: :. 0./.- $./.3 203.8. 2. /. /03.- !0.39:/3/.7 . 909.././2..-072..3-.3 808:..0207./.350.39/.3 .3../.9..-  :7: ./.:3...05.92:.93/./. 02:.20304347.-:7.9/.203:8/03..3.2. 2..5..88:./ . $08:3:3.7 $0  :.9:..33..3/03.3-07503/.39.50--.8:202:. .2:.:..39.  .3 /.- 9.3..3:///3203:9:7.3 203:8 .9 -. -07:/: 9:: -0.202-:.20..9 ...:..-.162009..33.5./.9.. 3 /. .2.2:3.7.92:2:  %09.8047.9.5:7:9..5..39.8 9.0.3.3./..:9.:/:  $.: /..- 0.8./.850.3-494939.

0.9 -.3 -.73.3 05.5.7.7 07/.1 :39::  08:3:..7 :39: -078:3: 8:3:  4393:  /.2: 2033.2: /:5 -07:2:7 5.7.3.9.:/.7 -03.3/3. .&89./$.3 20308. /./.3 /.39/.03/.703.3808:.3 20308.-:9  :3.::7   08:3:.29. 802.203.3 /.7..3..3 -.2$. /.3. 9: 0- 2::/./.3 907.3 808:.8:. .3 9/.3 .3 ...3...9.2  -03. -: .7:8..3 .5. -....2 172.2: 802. .3 7.7. .8  90.3 ..9 9.202-.32: 9:  /8..8:/3.-07. $% .3.3/50.9: 0.8/.22.20308. .75.9.. .73..- -.3/..33..7  :7: /..9 820978  .8.3..7.. 5..9 /09.     08:3:.39.3 . -07.3 .  80.9 9:8.3907:3.3 /.2: ..3 4393:/.39.3-07.9..3.: :8. 14841-:.3 $0-.703... ./://38$.3 .   3..2: .2 :.../ 203.7 -08079.307.3/.-:/03.3  .9.. .7 .9: 50.7 808:.3.- .3 9/..5.3203/.8  2./. . 0.7 $0 2. -.3 47. 9: 90. -03.9: .  /.32.3 20302:. 2.3..7 -03. :39: 9.2  /.3539:.  . .3..3 -07-:. 808047.-.//://3203/03/.39/.3 202-:.3 50.3  2.3 47.5.3 . .07.7.8 /:5  $02.207..77:. 93/.-:3  2.207./.9.  .33. -.3 203/. 2.3. 0...7 3/. . .9.203:89/. .5.9:207:5.3 .2: .:73.3 $08:3:3.9.2 -0.  .32: 8:/.9:.8 07:5.9:  38.202.3 503.39.:7:9..31.2.3 47.8  80-..3202-:. .38.3 /. -039: 9..3 .3 8:.2. 8047.9/. -078:3: 8:3: 203..- 9: 50780 025. .7  .. $. 2070.9.7:-.38.9907.3 9:..73.3 ..0.7.2 203:39:9 2: /-:9:.- .3 -07.3.:. 47.3... /8. -07039 /.2 9:3:. 03..3 08:3:.7.

 9/:7 /..808:.9.72.80..3 -.9..3.3408.5.2:/.3.7            0::7.3.:-07.:.08025.:9.703. 2.302:.7:39:-07. 3./7 /.9.5./ .2 .: 203.9.9.2..39.39:3 . 03.7.2:  .3 .::7 2.3 .8047.2 .907.- -07.3 203. .3 47../.2.39:3.2. /03.. 203:.2..393:.72:.80-. /.3...33.7.280-.-..- . 2.: -078:8..  2.3.5..3 02.5. .7 80-../2.3 ..3 9/. 203..7/.7 .7..    . /.7  4393:/.50.5:3..35.8.7.7.3  2-../03.5...2:. 80-:./.25:  909.3 9/:7 / 2.73..8:.3 :93.35.3 ..3 02:. .2: /. .3.7:82./2.203:-.3.:5.3..3 .39079.8.703. .2./..39.0::7.35.2 /.9...  -.808:..703.8.9..9 ..47..../.3:9.2.2.0907.7.7:8 /03.3.3-0.3.2 80-.5 .2.2.9.-03/.3 808047.3. 5.38025:73.. .5. 2.2.. -40 202.780-. /7 803/7 /.3 .2.25.3/.9:.7:82030. %:.3  ./2./.3 907.. 8.: /. 2..2  ..2.32.3 -07...7 :39: 203/.8.2203..38. .25:20. /.3/73.9.3 .9./...07. 50.:/..5.39/.3 003.   /.2207.702..7      .3/7803/7/03.2 203..7 #.5.3.3.9.3.3503.5 9/.8. :39: 203/..9: #./.9.3-.3 203::7 :2:7 /.9 7/.3 93 .3803.39:-07.3 07./.5././72: /.3 -0702-.5.9 /72: /.8.3 203.5.7. 8079.7 -. 8..7 8..2.9:.58.5.7.9.: 203.5./ ...32::39:203/.3.9:0.9.3 .3 /..3.7..9: 2. :  .3 ..9 .::39:203/.3.5.3.33..340 8047.2-039:3..9.3 /07. 20303/..2: .202.3 #:93. 20.3 47.2..9: %09.7.-/..9.9:2:/..30...9.:7:93/.2.. 5.  3/.3.8.79...  02.78079.3 .3-08.3.3203:3...9...3 .0..-0.2-0./02.3/:5.5.... 80-.3808:.7.  .3 503:-07.9:8.39:3207:5. . .8 .3 47..2/..7/. $.3:07.2.3 .3909.3.3:8.5.7:39:.2.5..3 907.7 5.38.08025:73./.7.. 9/. /03. 0:7.7.3.3-.03/.: -07. -07.3.3./03.38.:33203/.5.: 9: 802:.9:9/.380259  . 9. :7.9:./.7:8.32:/.35.9 907. .:.3 /.72:9..3.5.38.93 9. 9/. / .:.39..3.7.3503..9 / .5..  ..9:2..38.2207.- 2./.2.$-078.50../:3.3 203.3 38..8:8..9..3809./2.7  -07..9 803.9..7-/.93.35..3 93 5:.2.9:0..9.9.2....3 .8:..3 0- -08.29:44 2.. . 2.. :.324/.:3.3 202-0-. %:..3..202-..9203.38..3 .5..2.2.7:8.. 203.:7.9 ../.:9070.9 20.7 .7 .2.38.3 47. .:..2033..8::.25.: -078:8.2:  $.3 .5.9.7:8907.3.8.:..9.3 /.302:.5/2.3 .32: 80-08.38.7 .:.32: -: %.2.2. .3  . .. 80.38... /. .9 /72: 803/7 .3 .8 :8...5.5.9:/03.3.3 80-03.9443. 47.3..9..7:8202507..93:897: /:/03...3 808:.7 :/.30.38.16 .5.:. . 203.8.5.32:89./..7  .7..507...08025.7.9. .9.:.

3. 2025:3.5.9./.3 /...7.3.3 .39..3.9.  -..3-03....07/.-08..:":73.3 /.39/.7.9.3 .3. ..9.8../.7.3.:.   9.34393:9.8.8:39:202-. -: .9.3 9...8 2..203. 05.3 203/. 202 08:3:. 80903. .3. 47..3 .5.9.380-..3 -0.3 0:39:3.:.3..3 .   9.2: -:..9:..2:  909.8 /:3. 02. . 07.7.9-:7:3. 07.8.3..702..7../:3.3/.3 907.808:3:3.8.7.. 9/. 02.: ..3.3.3 3/.2.33.73.3203/.3 .3 47.5. .9. 47.9.9 0. .9039:/.25.907::/ .7/.33.  02:.9: .5..3 80/.5:3:3..83..  $0-.33 802039.32:   .7 O O O O O O . /03.  2.32.9.8808:. ..5073.- 9.203:. 72:.85.703.9.7.:/..-:7:3907-..50:9. 808:. . 07.- :..9  02:/.3./.87.3/03.5. ..3/.38:/.738..3507:39:207.9: .92:.9.2 7. 09.9203.:5.8::.3/. .3::7/...-.9.8.3 -.5. 2...3 5:.30:. -089.80/9  .3.72: .3 0..9./.503.- ..3.9. ..:.-..-..3 02.2 203.5.3.3.79808:.7  3/.99.7.3./.3 $.3 -07./..8/03.8.3-08.7.7. 80.5. .9/:7:8..8.9...:.. 0.:808047.: 02.92:80507980/.-078.9:. .9:..3 .3-3./...3.3 7.3 3007 92:7 /..340:7..:2.3 47.8. .3 -.2 .3 5...3/03.307.. 07.80-.3...3./..9:.7  4/.3 .3.: 202 08:3:. 07..3 2: 0. .22. .  ..2 -07-.3 907.7.5 2..5 9/.7-078..7 -.0-08.9.3 .8./.3.1.5 ...-:7 203:9:7.8 /..32: 2.3 %.8  909.3.3-0:20.3 47. .280-:. #.3:9: $.3/.50308.9.8. 47...3-08.3.. 03.5:3 47.3./.8.3/:.3 203/.3.3 28..507.3-07-:.350.25: 2039.  #...8...: 47. ..::7 $047.3.39. 08.3 ./.3/:3.9.89..- -07.3 9/.9.80.9.0.2: -8.3-.3 808:. 202 .8.8 /.9.9-08.9.9.9.7. 80. .878$.8./.9.7.3808. 0:. /03.. 3-07.808047.5 9/.5.3 .  :3. /.9.  .7  $0-:.1../ 3 . .3907-..7.:.8.8.7. ..507.  $08:. ::7  $08047.502.37.89.9: . -: :8:1 . 9/.3 00-. -08.3 .3 47.9:.9..3/. 93  909..0.7. . -: %.8..9/7.: 90708.  2.3907.9.2.3 . .3.-/.47.3 -07-:./.7.3.8.9  ..808:.  5. ..3 .89:/80-.3.80.: ../.3 503:3/.11.703.5.9 -.31.-/.507./.25.:39:207.7.3..3 2.3.. 05.3 2.7..3  . -072:8.3 /8079.3 . /..3-07. :39: 203.53.3 47.3 03/.3::7/.3-07. -07. .2.3/.9.3 9.9. .2.9.:  93.-.3 909.: /.37. 93  2.3 -07.  .  /03. 203./.03/.7  ..3 .9.3:8.8.  :3.9.5:3 .2-07-:.:. /::  %.:-072...2.7:8202.2-072: ..703.8.5..3 -07. 5073.3.9. : ":73.5.5 -.8 2.3943.  /.5. .308:.9808:.3202-03.8.9. 9/.9.2.7  . -. 203.3-:7:/.30-. 203.3. 80. .3 02.