Anda di halaman 1dari 29

1

1UDUL PENELITIN
PENERPN MODEL PEMBEL1RN KELOMPOK TEMN
SEB (PEER CROUP) UNTUK MENINGKTKN PRESTSI
BEL1R MSISW PD MT KULI ELEMEN MESIN II

B LTR BELKNG MSL
Kegiatan belajar dan pembelajaran merupakan salah satu usaha sadar
untuk menumbuh kembangkan potensi sumber daya manusia (SDM) dalam
suatu proses pendidikan. Dengan belajar, manusia bisa mengetahui suatu hal
yang sebelumnya tidak dipahami dan dikuasai. Konsep belajar berakar pada
pihak peserta didik, sedangkan konsep pembelajaran berakar pada pihak
pendidiknya. Agar tujuan pendidikan dapat mencapai hasil yang optimal
maka harus ada interaksi dalam proses kegiatan belajar mengajar (KBM)
antara peserta didik dan pendidik. Kegiatan belajar mengajar ini melibatkan
beberapa komponen, yaitu peserta didik, pendidik, tujuan pembelajaran, isi
pembelajaran, metode mengajar, media dan evaluasi.
Tujuan dari pembelajaran adalah adanya perubahan perilaku dan
tingkah yang positiI dari peserta didik setelah mengikuti kegiatan belajar
mengajar (KBM). Perubahan tersebut tentunya berpengaruh terhadap kadar
aktivitas belajar peserta didik yang tidak lepas dari kemampuan, minat dan
motivasi belajar peserta didik itu sendiri. Faktor kemampuan peserta didik
berbeda antara satu dengan yang lainnya, melalui optimalisasi kegiatan
belajar, kemampuan peserta didik bisa dikembangkan untuk menunjang


2

aktivitas belajar sehingga berpengaruh positiI terhadap nilai akademik dan
prestasi belajar peserta didik itu sendiri.
Salah satu upaya pendidik dalam mengoptimalkan hasil dari proses
pembelajaran yaitu dengan menguasai beberapa model pembelajaran . Model
pembelajaran yang terbentuk dari berbagai macam komponen pendukung
dalam kegiatan belajar mengajar merupakan salah satu indikator kadar
aktiIitas belajar. Semakin tinggi kadar aktiIitas belajar peserta didik, maka
semakin kompleks usaha pendidik dalam melaksanakan proses pembelajaran.
Ini berarti perlu ada kesimbangan tugas antara aktiIitas peserta didik belajar
dengan aktivitas pendidik mengajar.
Model pembelajaran yang konvensional atau yang biasa digunakan
adalah model klasik yaitu proses pembelajaran berpusat pada pendidik
(teacher center). Banyak kekurangan pada model pembelajaran ini
diantaranya kurang meratanya pemahaman yang dapat diserap oleh
mahasiswa hak itu di tunjukan dengan prestasi belajar yang kecil. Selain itu
juga kekurangan lain adalah kurangnya interaksi antara mahasiswa dengan
dosen. Hal tersebut terjadi karena mahasiswa merasa segan dan ragu untuk
bertanya kepada dosen yang bersangkutan. Model pembelajaran klasik ini
sudah tidak dipergunakan lagi dalam kurikulum pendidikan yang berlaku
sekarang. Kondisi kurikulum pembelajaran yang berlaku sekarang lebih
menuntut peserta didik yang berperan aktiI, mendorong diterapkan model
pembelajaran yang berpusat pada peserta didik (student centre) dengan cara
peserta didik belajar aktiI . Model pembelajaran ini menuntut peserta didik


3

untuk lebih aktiI dan belajar dari segala hal yang dilakukan nya dan bersiIat
konstruktiI.
Pada perkuliahan dijurusan pendidikan teknik mesin prodi produksi
dan perancangan angkatan 2009 terutama pada mata kuliah Elemen Mesin
yang merupakan mata kuliah jurusan yang sangat penting. Didalamnya
membahas mengenai beberapa elemen mesin serta perhitungannya. Mata
kuliah ini di bagi kedalam 2 tahapan mata kuliah yaitu Elemen Mesin I dan
Elemen mesin II.
Pada mata kuliah Elemen Mesin 1 dan II ini semua materi disampaikan
melalui teacher centre. Hal tersebut menyebabkan beberapa orang tidak bisa
memahami dengan benar apa yang disampaikan oleh dosen. Bahkan beberapa
mahasiswa pun sungkan untuk bertanya ke dosen dengan alasan takut.
Sedangkan disisi lain terdapat beberapa mahasiswa yang memahami apa yang
disampaikan oleh dosen tersebut.
Berdasarkan uraian diatas dapat kita tarik kasus bahwa model
pembelajaran klasik atatu teacher centre mempunyai beberapa kelemahan.
Dan salah satu penyelesaiannya kita bisa menggunakan model pembelajaran
lain yaitu metode pembelajaran teman sebaya (peer group).
Berdasarkan pengamatan (observasi) awal peneliti, taraI perkembangan
seperti ini ditemukan juga pada peserta didik atau mahasiswa jurusan Teknik
Mesin Produksi dan Perancangan angkatan 2009 di Universitas Pendidikan
Indonesia (UPI). Hal ini bisa dilihat dari kecenderungan mahasiswa yang
lebih sering membentuk kelompok belajar untuk belajar bersama atau
menyelesaikan tugas-tugas terutama pada mata kuliah elemen mesin I.


4

Mahasiswa lebih menyenangi metode pembelajaran (peer group) daripada
metode pembelajaran teacher center.
Berkaca pada pembelajaran Elemen Mesin I yang menggunakan model
pembelajaran teacher centre. Pada elemen mesin I hasil belajar yang didapat
oleh mahasiswa tidak bagus. Dari hasil data yang diperoleh hanya 2 dari 32
mahasiswa yang mendapat nilai A dan sisanya mendapatkan B dan C.
Artinya hanya sebagian mahasiswa yang hanya bisa menyerap dengan benar
apa yang disamaikan oleh dosen. Maka peneliti akan menerapkan model
pembelajarn teman sebaya (peer group) pada mata kuliah Elemen Mesin II.
Ini bertujuan untuk menigkatkan hasil yang lebih baik terhadap prestasi
belajar mahasiswa.
Penggunaan model pembelajaran teman sebaya (peer group)
diharapkan dapat meningkatkan kemampuan peserta didik untuk berperan
dalam proses kegiatan belajar mengajar (KBM) sehingga berpengaruh positiI
terhadap nilai akademik . Untuk itu penulis merasa perlu menerapkan metode
pembelajaran baru yaitu menggunakan model pembelajaran teman sebaya
(peer group). Adapun judul penelitian ini adalah PENERPN MODEL
PEMBEL1RN KELOMPOK TEMN SEB UNTUK
MENINGKTKN PRESTSI BEL1R MSISW PD
MT KULI ELEMEN MESIN II¨

C IDENTIFIKSI MSL
Uraian pada bagian pendahuluan menegaskan bahwa peserta didik
cenderung lebih senang belajar dan mengerjakan tugas bersama dengan teman


3

sebayanya daripada melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan
menggunakan metode pembelajaran yang berpusat pada pendidik (teacher
center), untuk itu penulis mengidentiIikasikan masalah sebagai berikut :
1) Mahasiswa lebih banyak meghabiskan waktu bersama teman sebayanya
untuk melakukan berbagai hal termasuk belajar.
2) Model pembelajaran klasikal atau teacher center dianggap kurang
membangkitkan motivasi belajar anak dan membuat proses belajar menjadi
monoton dan dianggap siswa sebagai pross pembelajaran yang
membosankan.
3) Model pembelajaran kelompok teman sebaya (peer group) lebih disenangi
dan diminati oleh peserta didik.
4) Model pembelajaran pada mata kuliah elemen mesin I menggunakan
metode pembelajaran teacher centre.
5) Terdapat beberapa orang bahkan sebagian besar mahasiswa yang tidak
paham terhadap materi yang diberikan pada mata kuliah elemen mesin I.

D PEMBTSN MSL
Penelitian ini dibatasi oleh hal-hal sebagai berikut :
1) Model pembelajaran yang digunakan yaitu model pembelajaran kelompok
teman sebaya (peer group).
2) Peserta didik yang akan menjadi objek penelitian adalah mahasiswa jurusan
Teknik Mesin Produksi dan Perancangan UPI angkatan 2009.
3) Hasil belajar yang diteliti pada Mata kuliah elemen mesin II.


6

4) Aspek penelitian yang dilakukan adalah aspek kognitiI dilihat dari nilai
akhir mata kuliah tersebut.

E RUMUSN MSL
Berdasarkan latar belakang masalah, identiIikasi masalah, dan
pembatasan masalah yang telah diuraikan, maka peneliti merumuskan
masalah penelitian sebagai berikut:
1) Bagaimanakah proses pembelajaran mata kuliah elemen mesin II dengan
menggunakan model pembelajaran teman sebaya (peer group) pada
mahasiswa jurusan teknik mesin produksi dan perancangan UPI angkatan
2009?
2) Bagaimanakah peningkatan prestasi belajar mata kuliah elemen mesin II
dengan menggunakan model pembelajaran teman sebaya (peer group) pada
mahasiswa jurusan teknik mesin produksi dan perancangan UPI angkatan
2009?

F TU1UN PENELITIN
Tujuan penelitian ini adalah:
1) Mengetahui proses pembelajaran mata kuliah elemen mesin II dengan
menggunakan model pembelajaran teman sebaya (peer group) pada
mahasiswa jurusan Teknik Mesin Produksi dan Perancangan UPI angkatan
2009.
2) Mengetahui ada tidaknya peningkatan prestasi belajar pada mata kuliah
elemen mesin II setelah menggunakan model pembelajaran teman sebaya


7

(peer group) pada mahasiswa jurusan Teknik Mesin Produksi dan
Perancangan UPI angkatan 2009.

G MNFT PENELITIN
Penulis berharap hasil dari penelitian ini bermanIaat bagi :
Dosen
Pendidik memiliki kemampuan melaksanakan proses belajar mengajar
dengan menggunakan metode pembelajaran dinamika kelompok teman
sebaya (peer group) yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas proses
pembelajaran dalam kelas.
Mahasiswa
Perserta didik mendapat pengalaman dalam proses pembelajaran itu
sendiri, dimana model pembelajaran yang digunakan diharapkan dapat
meningkatkan kemampuan peserta didik dalam belajar dan pemahaman
terhadap materi yang diberikan, sekaligus meningkatkan nilai akademik
peserta didik.
1urusan Pendidikan Teknik Mesin
Memberikan gambaran sebagai masukan yang berarti bagi jurusan
khususnya dosen agar lebih meningkatkan kemampuan mahasiswa pada
mata kuliah elemen mesin






8

'RIBEL PENELITIN
'aribel penelitian dari penelitian ini adalah
Penerapan metode pembelajaran teman sebaya ( Peer Group ) sebagai
variable bebas (X).
Prestasi Belajar Mahasiswa sebagai variable terikat (Y).

I DEFINISI OPERSIONL
DeIinisi operasional sangat penting agar penulis dan pembaca memiliki
persepsi yang sama tentang penelitian yang dilakukan. Dalam penelitian ini
pun, penulis mendeIinisiskan variabel-variabel yang berhubungan dengan
segala sesuatu yang akan diteliti. 'ariabel-variabel tersebut adalah sebagai
berikut.
1) Prestasi belajar adalah sebagai tingkat penguasaan keterampilan yang
dikembangkan oleh mata pelajaran, lazimnya ditunjukan oleh nilai tes
atau kerangka nilaiyang diberikan (Kamus Besar Bahasa Indonesia,
1993:700).
2) Pembelajaran kelompok teman sebaya (peer group) adalah salah satu
model pembelajaran di dalam kelas pada pelaksanaannya siswa bukanlah
sekedar penerima inIormasi dari guru melainan juga dapat merupakan
pemberi inIormasi. Untuk kegiatan-kegiatan kelompok siswa dapat
berpartisipasi dalam menetapkan tujuan kelompok dan cara
pencapaiannya. Dengan kata lain siswa sendirilah yang menyusun
program kegiatan-kegiatannya, dan guru dapat berperan sebagai
motivator atau sebagai Iasilitator. (Oemar Hamalaik, 2003:127)


9

1 SUMSI DN IPOTESIS
1. Asumsi
Asumsi merupakan pernyataan yang dapat diterima, sehingga tidak
perlu diragukan lagi kebenarannya. Menurut Winarno Surakhmad
(Arikunto, 2006:65), anggapan dasar atau postulat adalah sebuah titik
tolak pemikiran yang kebenarannya diterima oleh penyelidik. Suharsimi
Arikunto (2006:66) menyatakan bahwa 'dengan singkat dapat dikatakan
bahwa asumsi dasar, postulat atau anggapan dasar harus didasarkan atas
kebenaran yang telah diyakini oleh peneliti¨.
Asumsi yang diambil dalam penelitian ini adalah
a. Mahasiswa pendidikan teknik mesin program studi produksi dan
perancangan angkatan 2009 dapat melakukan model pembelajaran
kelompok ( peer group)
b. Mahasiswa pendidikan teknik mesin program studi produksi dan
perancangan angkatan 2009 mampu merumuskan, memecahkan,
dan mengevaluasi pembelajaran mata kuliah elemen mesin II secara
berkelompok.
2. Hipotesis
Hipotesis adalah alternatiI dengan jawaban yang dibuat peneliti bagi
prolematika yang diajukan penelitiannya. Jawaban tersebut merupakan
kebenaran yang siIatnya sementara, yang akan diuji kebenarannya dengan
data yang dikumpulkan melalui penelitian (Arikunto, 1993:62).


10

Berdasarkan rumusan masalah dan tujuan penelitian yang
diungkapkan sebelumnya, maka penulis merumuskan hipotesis sebagai
berikut:
Ha ÷ penerapan model pembelajaran teman sebaya (peer group) dapat
meningkatkan prestasi belajar mahasiswa.
Ho ÷ Penerapan model pembelajaran teman sebaya (peer group) tidak
dapat meningkatkan prestasi belajar mahasiswa.

K KERNGK TEORI
Pengertian Belajar
Belajar adalah istilah kunci yang paling vital dalam kehidupan
manusia khususnya dalam setiap bidang pendidikan. Cronbach (Surya,M.
1992:22) menyatakan bahwa ¨belajar ditunjukan oleh suatu perubahan
tingkah laku sebagai hasil dari pengalaman¨, sedangkan Lindgren (Surya,M.
1992:22) mengemukakan bahwa ¨istilah belajar digunakan untuk
menunjukan beberapa perubahan tingkah laku sebagai latihan atau
pengalaman interaksi dengan lingkungan.¨ Hal ini sejalan dengn pendapat
yang dikemukakan oleh Surya, M. (1992:23) bahwa belajar diartikan sebagai
suatu proses usaha yang dilakukan induvidu untuk memperoleh suatu
perubahan perilaku yang baru secara keseluruhan, sebagai pengalaman
individu itu sendiri dalam interaksinya dengan lingkungan.
Untuk memperoleh pengertian lebih jauh, berikut ini dikemukakan
beberapa prinsip belajar sebagai ciri-ciri perubahan tingkah laku. Prinsip-
prinsip tersebut menurut Surya, M. (1992:24) ialah :


11

a. Belajar sebagai usaha memperoleh perubahan tingkah laku
b. Hasil belajar ditandai dengan perubahan seluruh aspek tingkah laku
c. Belajar merupakan suatu proses yang disengaja
d. Belajar terjadi karena ada dorongan dan tujuan yang ingin dicapai
e. Belajar merupakan bentuk pengalaman

Dari deIinisi yang telah diuraikan, dapat ditarik kesimpulan bahwa
belajar merupakan suatu proses yang dilakukan individu untuk dapat
menghasilkan perubahan tingkah laku/perilaku yang tetap melalui pengalaman.
Pengalaman yang didapat sebaiknya melalui pengalaman langsung yang yang
didapat siswa dalam pembelajaran.
Pengertian Prestasi Belajar
Hasil belajar merupakan segala perilaku yang dimiliki oleh siswa
sebagai akibat dari proses belajar yang ditempuhnya. Menurut Surya, M.
(1992:23) prestasi belajar merupakan seluruh kecakapan yang dicapai melalui
proses belajar di sekolah yang dinyatakan dengan nilai-nilai prestasi belajar
hasil tes prestasi belajar. Nilai-nilai prestasi belajar yang dimaksud adalah
nilai-nilai yang diperoleh siswa dari tes awal dan akhir.
Dari deIinisi tersebut dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar
merupakan kecakapan yang diperoleh melalui berbagai proses belajar dan
biasanya dinyatakan dalam hasil tes prestasi belajar. Tes prestasi belajar yang
dimaksud dalam penelitian ini adalah tes pada awal dan akhir pembelajaran.

Model Pembelajaran
a Model Pembelajaran
Model pembelajaran dapat diartikan sebagai suatu rencana atau pola
yang menggambarkan prosedur yang sistematis dalam mengorganisasikan


12

pengalaman belajar untuk mencapai tujuan belajar tertentu dan berIungsi
sebagai pedoman bagi perancang pembelajaran dan para guru dalam
merencanakan dan melaksanakan aktivitas belajar-mengajar
(Wiranataputra, 1992:34). Dengan demikian setiap model pembelajaran
berIungsi memberi arahan ketika mendesain pembelajaran dalam rangka
membantu peserta didik mencapai berbagai tujuan.
Suatu model mengajar memiliki unsur-unsur, sintaks, sistem sosial,
prinsip reaksi dan sistem pendukung. Sintaks atau pemIasean model
merupakan penjelasan dalam aktivitas yang disebut Iase. Sistem sosial
merupakan penjelasan tentang peranan guru pembelajar (subjek). Di dalam
prinsip-prinsip reaksi menjelaskan bagaimana sebaiknya guru memandang
pembelajar dan bagaimana berespon terhadap yang dilakukan pembelajar.
Dengan kata lain prinsip reaksi memberi petunjuk bagaimana seharusnya
para guru menggunakan aturan permainan yang berlaku pada setiap model.
Sistem pendukung adalah segala sarana bahan dan alat yang diperlukan
untuk model tersebut.
Dalam usaha meningkatkan kualitas pembelajaran, akhir-akhir ini para
ahli mengembangkan berbagai model pembelajaran yang dilandasi
pandangan konstruktivisme dari Piaget. Pandangan ini berpendapat bahwa
dalam proses belajar anak membangun pengetahuannya sendiri dan
memperoleh banyak pengetahuan di luar sekolah (Dahar, 1989:160).




13

b Model pembelajaran Klasikal ( 90,.07 .03970
Dalam pembelajaran klasikal ini kegiatan pembelajarannya berpusat
pada guuru, peran siswa hanya sebagai pengikut kegiatan yang
disampaikan guru. Sebagaimana di ungkap oleh Sudjana (2001:93) bahwa :
Pemelajaran yang berpusat pada pendidik adalah kegiatan pemelajaran
yang menekankan terhadap pentingnya aktivitas pendidik dalam mengajar
atau membelajarkan peserta didik. Perencanaan, pelaksanaan, dan
penilaian proses serta hasil pemelajaran dilakukan dan dikendalikan oleh
pendidik. Sedangkan peserta didik berperan sebagai pengikut kegiatan
yang ditampilkan oleh pendidik.

Pemelajaran klasikal mencerminkan kemampuan utama guru dalam
menyampaikansuatu materi peelajaran. Dalam menyampaikan materi
pelajaran kepada siswa, guru bisa menyampaikannya dengan metode
ceramah di kelas. Pemelajaran secara klasikal ini memberi arti bahwa
seorang guru melakukan dua kegiatan sekaligus yaaitu mengelola kelas
dan mengelola pemelajaran.
Dalam proses pemelajaran klasikal, siswa dituntut selalu memusatkan
perhatian terhadap pelajaran yang disampaikan oleh guru. Oleh karena itu
peran guru sangat penting dalam menciptkan kondisi yang memungkinkan
terselenggaranya pemelajaran secara baik dan menyenangkan yang
dilakukan diadalam kelas, sehingga siswa dpat aktiI dan merespon
terhadap materi yang disampaikan guru. Namun sebaliknya bila suasana
tidak konddusiI, belajar secara klasikal cenderung menempatkan siswa
dalam posisi pasiI, sebagai penerima bahan ajar. Upaya mengaktiIkan
siswa dapat menggunakan metode tanya jawab, demonstrasi, diskusi, dan
lain-lain



14

. Model Pembelajaran Kelompok Teman Sebaya (P007 C74:5
Konsep Kelompok Teman Sebaya
Sriyono (1991:121) berpendapat bahwa 'kerja kelompok di pakai
dalam interaksi belajar mengajar agar siswa dapat belajar bersama atau
gotong royong membahas dan memecahkan masalah¨. Dengan kerja
kelompok ini siswa diharapkan dapat memperoleh hasil belajar yang lebih
baik dan mengalami perubahan sikap dan kelakuan. Nasution (1982:2090)
menambahkan bahwa 'dalam proses kerja kelompok, mempunbyai dua cirri
utama yaitu partisipasi oleh siswa dalam segala kegiatan dan kerja sama
antar individu-individu dalam kelompok¨.
Sebuah situs remi internet berlatar belakang Ensiklopedia:
Wikepedia/peer¸group(macdonal,K.B:1996) menjelaskan tentang deIinisi
teman sebaya (peer group),yaitu:
A peer group is a group a people of approximately the same age, social
status ,and interest. To work out the relactionship with peers, there can be
confusion for people to find out how they fit in. some group are sociali:ed
by peers rather then by their families or confentional institutions. They
define themselves as a gang or sometimes as a circle of friends.

Kelompok teman sebaya (peer group) memegang peranan penting dalam
proses sosialisasi dimana prioses tersebut merupakan bagian penting dari
kegiatan pemelajaran . Hamalik,O. (2003:137) menyimpulkan bahwa:
Kelompok sebaya merupakan wadah yang sngat penting bagi
terselesaikan nya tugas-tugas perkembangan yang dihadapi para remaja.
Disinilah sesungguhnya mereka mempraktekan peran¸peranya menurut
jenis kelamin masing-masing. Mereka belajar berkooperasi, berkompetisi,
keterampilan-keterampilan social, tentang norma-norma, hidup bergotong-
royong dalam kehidupan bersama menuju tujuan-tujuan bersama.



13

Berdasarkan pendapat para ahli diatas dapat diambil suatu kesimpulan
yaitu model pemelajran kelompok teman sebaya (peer group) dapat
meningkatkan interaksi siswa dalam proses pemelajaran dimana interaksi
tersebut dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memecahakan
masalah serta mengambil keputusan sesuai dengan materi yang diberikan.

Pelaksanaan Pemelajaran Kelompok Teman Sebaya (5007 g74:5
Tugas pendidik yang paling utama adalah mengkondisikan lingkungan
agar menunjang terjadinya perubahan prilaku dari peserta didik. Menurut
mulyana (2004:100) 'umumnya pelaksanan pemelajaran mencakup tiga hal
: Pre test, Proses dan Post test.
a. Pre test
Pre test memegang peranan penting dalam proses belajar mengajar.
Adapun Iungsi diadakannya pre test adalah sebagi berikut :
1) Untuk menyiapkan peserta didik dalam proses belajar mengajar,
agar siswa terIokus pada soal-soal yang harus dikerjakan.
2) Untuk mengetahui kemampuan awal yang dimiliki peserta didik
mengenai bahan ajar yang akan dipelajari dalam proses belajar
mengajar.
3) Untuk mengetahui tingkat kemajuan awal peserta didik.
4) Untuk mengetahui letak permasalah dari peserta didik




16

b. Langkah penggunaan Pembelajaran Kelompok Teman sebaya (peer
group)
1) Pada waktu yang ditentukan. Pendidik mengumumkan materi
selanjutnya.
2) Pendidik memilih dan menentukan materi pelajaran dan materi-
materi yang di bahas dan perlu di pecahkan dalam kegiatan
belajar yang akan di bahas.
3) Pendidik menunjuk beberapa peserta didik untuk membentuk
kelompok kecil. Jumlah kelompok yang akan dibentuk
disesuaikan dengan banyaknya peserta pada tiap kelas.
4) Anggota kelompok terdiri dari beberapa siswa yang didalamnya
memiliki hubungan pertemanan yang dianggap sepermainan.
5) Pendidik membagikan butir permasalahan pada tiap kelompok.
6) Masing-masing kelompok menentukan dan mengumpulkan
inIormasi mengenai materi yang akan dia bahas.
7) Anggota kelompok berdiskusi dan menyelesaikan masalah yang
di berikan. Proses diskusi bisa dilakuakan dimana saja dan
kapan saja. Bahkan bisa di luar jadwal sekolah. Sesuai dengan
kesepakatan pendidik.
8) Kelompok menentukan media untuk mempresentasikan
permasalahan yang dipecahkannya.
9) Pada pertemuan berikutnya. Tiap kelompok menyajikan hasil
diskusi kelompoknya dan membuka tanya jawab dengan
kelompok lain.


17

10) Interaksi tanya jawab terjadi antar kelompok belajar.
11) Guru sebagai pendidik mengkondisikan lingkungan belajar
supaya tertib. Serta menyearahkan materi agar tersampai dengan
benar, serta mencegah hal-hal yang melenceng dari
pembahasan.
c. Post test
Pada umumnya proses pembelajaran diakhiri dengan post test. Post
test sendiri mempunyai beberapa kegunaan antara lain :
1) Untuk mengeahui tingkat penguasaan siswa terhadap
kompetensi yang telah di tentukan. Hal ini diketahui dengan
membandingkan antara hasil pre test dengan post test
2) Ontuk mengetahui kompetensi yang telah dikuasai dan
kompetensi yang belum dikuasai, karena hal ii akan dapat
menentukan terhadap pembelajaran ke kompetensi selanjutnya.

lasan penggunaan model Pembelajaran Kelompok Teman
sebaya (peer Group
teknik ini digunakan karean peserta didik dalam suatu kelompok besar
( kelas ) tidak mempunyai kesempatan untuk berpastisipasi. Sehingga
perlu diadakannya pengelompokan yang lebih keceil dalam suatu
kelas tersebut. Selain itu pula, peserta didik tdak sungkan untuk
bertanya kepada teman sebayanya sendiri, sehingga akan
menimbulkan interaksi ke arah yang positiI .



18


L METODOLOGI PENELITIN
Penelitian ini dilakukan dalam rangka memecahkan permasalahan-
permasalahan yang terjadi selama proses pembelajaran di kelas dengan
mencoba menerapkan model pembelajaran untuk mengatasi permasalahan
yang terjadi. Berdasarkan pada tujuan diatas, maka metode penelitian yang
digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action
Research.
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan salah satu bagian dari
penelitian tindakan dengan tujuan yang spesiIik yang berkaitan dengan kelas.
(Suhardjono, 2006:57). Rianto, Y. (1996:40) menyatakan bahwa penelitian
tindakan menekankan kepada kegiatan (tindakan) dengan menguji cobakan
suatu ide ke dalam praktek atau situasi nyata dalam skala mikro, yang
diharapkan kegiatan tersebut mampu memperbaiki dan meningkatkan kualitas
proses belajar mengajar.
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dapat dideIinisikan sebagai suatu
bentuk kajian yang bersiIat reIlektiI oleh pelaku tindakan, yang dilakukan
untuk meningkatkan pemahaman terhadap tindakan yang dilakukan serta
memperbaiki kondisi dimana praktek-praktek pembelajaran tersebut
dilakukan. Dari deIinisi tersebut maka PTK merupakan studi sistematis
terhadap praktek pembelajaran di kelas dengan tujuan untuk memperbaiki dan
meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar siswa dengan
melakukan tindakan tertentu. Atas dasar pengertian PTK tersebut, terdapat
tiga ciri khas PTK: (1) PTK dilaksanakan oleh guru sebagai pendidik dan


19

pengajar, apabila dalam kelas ada masalah guru wajib mengupayakan agar
masalah tersebut dapat diatasi atau dikurangi dengan melakukan tindakan, (2)
PTK dilaksanakan atas dasar masalah yang benar-benar dihadapi oleh guru,
(3) dalam PTK selalu ada tindakan yang dilakukan guru untuk
menyempurnakan pelaksanaan proses pembelajaran. Penelitian Tindakan
Kelas ini bertujuan untuk perbaikan atau meningkatkan praktek pembelajaran
secara berkesinambungan. Dalam meningkatkan praktek pembelajaran secara
berkesinambungan maka pembelajarannya harus mengikuti alur yang terdiri
dari empat tahap, tahap-tahap tersebut disajikan dalam gambar berikut:















PELAKSANAAN /
OBSERVASÌ
RENCANA
DÌREVÌSÌ
PELAKSANAAN /
OBSERVASÌ
RENCANA
DÌREVÌSÌ
PELAKSANAAN /
OBSERVASÌ

RENCANA
DÌREVÌSÌ
8LnCAnA
8LlLLkSl l
8LlLLkSl ll
8LlLLkSl lll
Gambar 1.1
Tahapan Siklus Penelitian Tindakan Kelas
Sumberť (ArlkunLoŦsţ 2008ť16)
SIKLUS I

SIKLUS II

SIKLUS III



20

Salah satu karakteristik PTK adalah kolaborasi dengan guru kelas,
maksudnya bahwa penelitian ini dilakukan dengan cara kerjasama dalam
keseluruhan tahapan penyelenggaraan PTK mulai dari identiIikasi
permasalahan serta diagnosis keadaan, perencanaan tindakan.
Setting dan Subyek Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan pada mahasiswa jurusan teknik mesin
produksi dan perancangan UPI angkatan 2009, mata kuliah elemen mesin II.
Jumlah siswa yang diteliti adalah 32 orang. Dosen BersiIat sebagi
pembimbing agar bahasan yang disampaikan oleh penyaji terarah dan
kondisi lingkungan belajar kondusiI. Langkah dalam penelitian ini adalah
sebagai berikut :
1) Pre test, proses awal dalam pembelajaran pre test ini tidak dilakukan
karena sudah terjadi yaitu pada Elemen Mesin I. dan nilai dari Elemen
Mesin I yang menggunakan metode Teacher Centre dianggap sebagai
nilai pre test.
2) Peneliti membagi kelas kedalam beberapa kelompok. Jumlah peserta
didik 32 maka di bagi ke dalam 8 kelompok. Masing-masing kelompo
beranggotakan 4 orang.
3) Proses penentuan kelompok ditentukan oleh dosen. Dengan
pertimbangan adanya pemerataan kelompok. Sehingga siswa yang
dianggap kurang tidak berkumpul pada satu kelompok.
4) Dosen menentukan materi dan permasalahan untuk di bahas oleh
kelompok.


21

5) Tiap kelompok melakukan pengundian untuk menyajikan materi yang
akan disajikan.
6) Kelompok melakukan diskusi untuk memecahkan permasalah yang
telah diberikan.
7) Kelompok menyampaikan hasil diskusi kelompoknya kepada kelompok
lain.
8) Diskusi tiap kelompok diadakan. Dosen bertindak sebagi penyearah
diskusi agar tidak ada kesalahan dalam penyampaian materi.
9) Tiap kelompok selesai menyajikan materi dan permasalahannya.
Diakhir dosen memberikan kesimpulan dan pembenaran materi jika
diperlukan.
10) Proses diskusi terus diulang sampai kelompok terakhir.
11) Pada akhir perkuliahan diadakan post test ( uas ). Untuk mengetahui
sejauh mana pemahaman yang didapat oleh peserta didik.
12) Peneliti membandingkan nilai yang didapat di Elemen Mesin I dan
yang di dapat di Elemen Mesin II. Apakah ada peningkatan atau tidak.
13) Peneliti menyimpulkan hasil penelitiannya.
2. Instrumen Penelitian
Keberhasilan suatu penelitian ditentukan pula oleh alat
pengambilan data yang digunakan, sebab data yang diperlukan menjawab
pertanyaan peneliti dan menguji hipotesis diperoleh melalui intrumen.
Oleh karena itu,'Instrumen sebagai alat pengumpul data harus benar
dirancang dan disusun sedemikian rupa sehingga menghasilkan data
empirik sebagaimana semestinya' (Sudjana,1998:87).
Tes sebagai instrumen pengumpul data adalah serangkaian
pertanyaan yang digunakan untuk mengukur keterampilan pengetahuan,


22

intelegensi, kemampuan atau bakat yang dimiliki oleh individu dan
kelompok (Riduwan, 2003).
Instrumen penelitian merupakan alat bantu yang digunakan oleh
peneliti pada saat penelitian. Instrumen penelitian yang akan dibuat dalam
penelitian ini adalah sebagai berikut :
a. Perangkat Soal Pretest
Pretest digunakan untuk mengukur kemampuan awal siswa
sebelum dilakukan tindakan pembelajaran dengan metode pembelajaran
teman sebaya (peer group). Pre test pada penelitian ini tidak dilakukan
karena sudah dilakukan yaitu pada Elemen Mesin I.
b. Perangkat Soal Postest
Postest digunakan untuk mengukur kemampuan pemahaman siswa
setelah dilakukan pembelajaran dengan metode pembelajaran teman
sebaya ( peer group) . Hasil prestest dan postest kemudian dibandingkan
untuk melihat perubahan atau kemajuan kemampuan pemahaman siswa
setelah tindakan dilakukan.
Instumen tes terdiri dari 8 buah soal essay dengan tiap butir soal
merupakan permasalahan yang telah dibahas oleh tiap kelompok.
nalisis Data
Menganalisa data berarti memilah, mengelompokkan atau
menggolongkan data menurut jenis, siIat atau bentuknya sehingga hasilnya
dapat dibaca, dimengerti dan dimaknai. Tegasnya analisis dapat membantu
peneliti dalam menarik kesimpulan sehingga jawaban masalah penelitian
dapat ditemukan.. Data dalam penelitian ini dianalisis secara kuantitatiI.




23

a Teknik Kuantitatif
Pengelolaan nilai yang digunakan 10, berdasarkan standar
absolute dengan menggunakan rumus sebagai berikut :




Tabel Skala Penilaian
80-00 Sangat Baik
59-79 Baik
8-58 Cukup
7-7 Kurang
0- Sangat Kurang

Untuk mengetahui adanya peningkatan prestasi belajar
mahasiswa pada mata kuliah elemen mesin II, maka hasil nilai siklus I
( Elemen Mesin I ) dibandingkan dengan nilai siklus II ( Elemen
Mesin II ) dan juga siklus selanjutnya. Melalui perhitungan ini akan
diketahui peningkatan prestasi belajar mahasiswa pada mata kuliah
elemen mesin II dengan menggunakan metode pembelajaran
kelompok teman sebaya (peer group).





24

b Untuk menguji soal post test maka dilakukan pengujian
Sebelum digunakan dalam penelitian, soal yang akan digunakan sebagai
alat uji dianalisis terlebih dahulu. Analisis ini dilakukan untuk mengetahui
validitas dan realibilitas soal tersebut. Langkah menganalisis data tes dapat
kita urutkan sebagai berikut :
1. Uji 'aliditas
Untuk mengetahui validitas suatu instrumen dilakukan dengan teknik
korelasi product momen (r), dengan rumus sebagai berikut:


(Riduwan, 2003)
Keputusan uji :
Bila r
hitung
~ r
teori
, maka instrumen dinyatakan valid (diterima)
Bila r
hitung
· r
teori
, maka instrumen dinyatakan tidak valid (ditolak)
2. Uji Reliabilitas
Pengujian reliabelitas soal menggunakan rumus Kader Richadson-20 (KR-
20) sebagai berikut.
¦
¦
'
+

'

¦
'
+

'

=
¿
2
2
11
1
t
t
S
pq S
n
n
r

(Riduwan, 2003)
Keterangan:
r
11
÷ koeIisien reliabilitas tes
n ÷ butir item yang dikeluarkan dalam tes 1
_pq ÷ jumlah skor proporsi
S
t
2
÷ varian total

Sedangkan untuk membuktikan perbedaan antara nilai Pre test(
Elemen Mesin I ) dan Post Test ( Elemen Mesin II) digunakan
perhitungan statistik yaitu uji-t dengan taraI kepercayaan 95°. Untuk
) )
¿ ¿ ¿ ¿
¿ ¿ ¿

=
2 2 2 2
) ( ) ( ) ( Y Y N X X N
Y X XY N
r
xy


23

mengetahui, apakah hipotesis ditolak atau diterima, maka dilakukan uji
hipotesis. Uji hipotesis menggunakan uji t-tes. Sebelum dilakukan uji t,
terlebih dahulu dilakukan uji narmalitas dan uji homogenitas. Uji
normalitas untuk mengetahui apakah data terdistribusi normal dan uji
homogenitas dilakukan untuk mengetahui homogen atau tidaknya
kecenderungan sebaran data untuk kelompok eksperimen dan kelompok
kontrol.
Uji normalitas
Tabel distribusi yang dibuat diatas uji kenormalannya dengan
menggunakan rumus kemencengan sebagai berikut:
S
Mo X
Km
¸

=
(Sudjana, 1999)
Keterangan:
Mo ÷ Modus
S ÷ Simpangan baku
X ÷ Nilai rata-rata
Km ÷ Kemencengan kurva
Kedua sampel dikatakan terdistribusi normal bila harga
kemencengan terletak diantara (-1) dan (¹1) dan bila harga kemencengan
nol (0) maka simetrik.

Uji omogenitas
Suatu varian dikatakan homogen jika harga F hitung · F tabel dan
heterogen bila harga F hitung ~ F tabel. Untuk menguji homogenitas
varians (S
2
) digunakan rumus:


26

ecil JarianTerk
esar JarianTerb
F =
(Sudjana, 1999)
Uji-t
Uji-t dilakukan untuk mengetahui signiIikansi data pre-test dan
post-test atau untuk menguji perbedaan dua mean, bila data yang diperoleh
normal dan homogen maka di uji-t dengan taraI nyata 0.05 dengan rumus:

¿

=
1
2
N N
d X
M
t
d

Keterangan :
Md : mean dari deviasi (d) antara post-test dan pre-test.
Xd : perbedaan deviasi dengan mean deviasi.
N : banyaknya subjek.
DI : atau db adalah N 1 (Arikunto, 2006)
Kemudian untuk mengambil kesimpulan dilakukan dengan melihat nilai t
dengan kriteria sebagai berikut :
1. Jika t
hitung
_ t
tabel
berarti tingkat prestasi belajar siswa
menggunakan metoda peer group lebih tinggi dibandingkan tacher centre
2. Jika t
hitung
~ t
tabel
berarti tingkat prestasi belajar siswa
menggunakan metoda Peer Group lebih rendah dibandingkan teacher
centre
Kategorisasi terhadap nilai indeks gain yang diperoleh siswa
dilakukan untuk mengetahui tingkat eIektivitas pembelajaran yang telah
dilangsungkan dengan penghitungan sebagai berikut:
n
pretest ideal skor
pretest posttest
G

=
Tabel 2. Kategorisasi Indeks Gain


27

Nilai Indeks Gain Kategori
~ 0,7
Pemahaman tinggi
0,3 0,7
Pemahaman sedang
· 0,3 Pemahaman rendah


MTEMPT DN GEND KEGITN
Tempat penelitian ini akan dilaksanakan di Universitas Pendidikan
Indonesia yang terletak di Jl. Dr Setiabudi Bandung.
Tabel 1.3 Agenda Kegiatan Penelitian
No Kegiatan
Minggu ke:
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 Penyusunan
proposal

2 Seminar proposal
3 Penyusunan bab 1
4 Penyusunan bab 2
5 Penyusunan bab 3
6 Seminar I
7 Melakukan
eksperimen



28

8 Mengolah data
9 Penyusunan bab 4
10 Seminar 2
11 Penyusunan bab 5
12 Sidang skripsi


N NGGRN BI
Tabel 1.4 Anggaran Biaya penelitian
No Kebutuhan arga Banyak 1umlah
1 Penyusunan proposal & skripsi
a. ATK
Kertas A4
Tinta
Printer
b. Buku pustaka



Rp. 36.000
Rp. 20.000
Rp.700.000
Rp.1.000.000


¸ 5 Rim
¸ 4 botol
¸ 1 buah
¸ 1 paket


Rp. 180.000
Rp. 80.000
Rp. 700.000
Rp.1.000.000
2 Transportasi Rp. 500.000 - Rp. 500.000
Total Rp. 2.460.000
Biaya lain-lain 0º x Total Rp. 246.000
Total keseluruhan Rp. 2.706.000



29

O SISTEMTIK PENULISN
Sistematika penulisan berperan sebagai pedoman penulis agar dalam
penulisan skripsi ini lebih terarah, maka perlu dilakukan pembagian penulisan
ke dalam beberapa bab, sebagai berikut:
BAB I PENDAHULUAN berisi mengenai latar belakang masalah,
identiIikasi masalah, perumusan dan pembatasan masalah, penjelasan istilah,
tujuan penelitian, kegunaan penelitian, dan sistematika penulisan.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA berisi landasan teori dan hipotesis penelitian
yang meliputi teori yang mendukung, anggapan dasar dan hipotesis.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN berisi mengenai metode penelitian,
variabel dan paradigma penelitian, data dan sumber data, populasi dan
sampel, teknik pengumpulan data dan teknik pengolahan data.
BAB I' HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN berisi mengenai
penjelasan deskripsi data, analisis data, hasil pengujian hipotesis dan
pembahasan penelitian.
BAB ' KESIMPULAN DAN SARAN berisi hasil penelitian yang
disimpulkan dan sekaligus diberikan saran-saran yang perlu diperhatikan.



 

,9;9,8 -0,,7 803, -07503,7: 54891 907,/,5 3, ,,/02 /,3 57089,8-0,,7508079,//9:803/7  $,, 8,9: :5,, 503// /,,2 2034592,,3 ,8 /,7 574808 502-0,,7,3,9:/03,3203:,8,-0-07,5,24/0502-0,,7,3 4/0 502-0,,7,3 ,3 907-039: /,7 -07-,, 2,.,2 4254303 503/::3 /,,2 0,9,3 -0,,7 203,,7 207:5,,3 8,, 8,9: 3/,947 ,/,7 ,919,8 -0,,7  $02,3 93 ,/,7 ,919,8 -0,,7 508079, //  2,, 802,342508:8,,503///,,220,8,3,,3574808502-0,,7,3  3 -07,79 507:,/, 082-,3,3 9:,8,39,7,,919,8 508079, // -0,,7 /03,3,9;9,8503//203,,7  4/0 502-0,,7,3 ,3 43;03843, ,9,: ,3 -,8, /:3,,3 ,/,, 24/0 ,8 ,9: 574808 502-0,,7,3 -075:8,9 5,/, 503// 90,.07 .03907  ,3, 0:7,3,3 5,/, 24/0 502-0,,7,3 3 /,39,7,3, :7,3 207,9,3, 502,,2,3 ,3 /,5,9 /807,5 40 2,,88, ,9: /9:3:,3 /03,3 57089,8-0,,7 ,3 0. $0,3 9: :, 0:7,3,3 ,3 ,/,, :7,33, 3907,8 ,39,7, 2,,88, /03,3 /4803  , 90780-:9 907,/ ,703, 2,,88, 207,8, 80,3 /,3 7,: :39: -079,3, 05,/, /4803 ,3 -078,3:9,3  4/0 502-0,,7,3 ,8 3 8:/, 9/, /507:3,,3 , /,,2 :7::2 503//,3 ,3 -07,: 80,7,3  43/8 :7::2 502-0,,7,3 ,3 -07,: 80,7,3 0- 203:39:9 508079, // ,3 -07507,3 ,91  203/4743 /907,5,3 24/0 502-0,,7,3 ,3 -075:8,9 5,/, 508079, // 89:/039 .03970  /03,3 .,7, 508079, // -0,,7 ,91  4/0 502-0,,7,3 3 203:39:9 508079, // 



33.:. :.7 /.-8.9.340/480390780-:9  07/.3 2.8.88.. 2.3 . .2. :.3  .780.7..0203083/.3:..8 /.3 /:7:8.3 02032083  !.47... :...9. 5. 203:3.2. :7:8.9 50393  /.90780-:9 2030-.9.508079.-.3 2. -8.5.7.3202..2.7.7.7 0. 202-.3.3.9. -0-07.3 -0781.3503.. 002.3 507. 2.8 20303..9. 24/0 502-0.9: 503008.3 -0.:2.9: 0203 083 /.3 8.2..50309 9.3 503//.7. :.3 3.3.. 8./..0789. -0-07.07 .3/8.3 903 2083  574/ 574/:8 /.5.3. /.3.3 !07.7 -078.3902. 0 /4803 /03.. 500774:5  07/.9:2094/0502-0.3.5.3./.33.3 / -..3 /.8.  :39: 0-.3 9.03970 2025:3./.88...2.3 .3 0- 8073 202-039: 04254 -0. 0203 083 .3   / &3.150702-.3 20.3%03 083 !74/:8 /.3 8... . .3-0-07.7 :39: -0.3 8050793/902:.9-0-07.. .3 3/4308.3/88.  . 00203 2083 8079.9.03/07:3. 3 -8.9 9..7 .88.: 203008.5..8 . 202.:.9.5./...9: 90..3. 5079:3..8.9.3 2.3 :39: -079.3 4-807.380-.9 43897:91  !.9.9 /.7. :.25.39/..33802:.5.. 9.07. /. 507:. 2.3907/.3../.2.9.3 207:5.3 . 5:3 8:3.5.9..8 !03//..91 /.9.3 :7.3 /.:7:8.3 .. 5.3.5..3 /8.25.3 . .5. 0/...3-0-07.03970 .9..8 9:.907/8.//..2.2/03.8 907:9.340/4803 .:90.3 . 00203 2083     .5.7.5....8:8 -.8 . &!  .2.3-03..3 9:.88.23.3   907:9.3 24/0 502-0.:9  $0/.2 9.3. 9.25.

7.  /./..3 24/0 502-0.3 -03.7/.3//.  !03:3.25748080.3 -....3 02./. 2.. 50309 .  ..3902. .39:...5.3./. .3 88. // ./. 20307..07.3   793.7. .. -. . !#!   !#  !  % $ &%& % !#$%$ # $$ ! %&$     %$$ &7..88.3 /8.7  803.3 /50740 .7.8-078.7 ./.5..3 80-.7203..5.72.502-0.8 /.9 2033...:8  ..3 3./..3 2094/0 502-0.9.002032083.88. 907.3 40 /4803  .::.7.3   .03907  07.5.88.5.3 902.8./.73 902.3 5.7...3 24/0 502-0. 80-. // :39: -07507.3.7  2.8 .7.2.3  /..3 .9 40 2.7:54891 907.3 80-.32094/0 502-0.3.7.3 .3 /.3 20307.3203:3.5.324/0 502-0.07.. 5007 74:5  /.9.3 24/0 502-0.3 2030.390.5:3 :/: 50309.8 -0..9 3.03970 !. 2094/0502-0. -.8-0.5 57089./03.53. 0- 20303.7: .3 203/.  /.3 902./02 &39:9:503:8207.25:.5.75.30203083.3-0. 203/.....3 -..-07503...3-0.3 5007 74:5  /.7.390..3..9. 508079.7.3 0- -.9:  203:3..507:20307.320307.5. :..5.8.3 :39: 203.3 /.3 503/.7.9. -8..5 /03.9...3 2. .88.9..88. 5007 74:5  /./.3 80-.03/07:30-803.3 508079.9/... 0203 083   3 -079::.2. 5007 74:5  5..

7.3 80-.3 04254 902.3. :.7   /03. .. 57488 502-0.3 -08..3.5 :7./.75. 20.7    4/0 502-0.07. :39:20.9./4-050309.7.3 04254 902...7./. 500774:5    !08079..002032083    . .7..9.9..9. 80-.3202-:.3.907.3 -0.9. 503// 90.3 80-. 0- -.80-. /.3 202-..5... 20.07 .9574808-0.-07:9   4/0 502-0.7.3.3.3 /. 47.3 203:3..88.9.7 2...3 .39..2..3 9/.8:-0.//    4/0 502-0.:7:8../.3 /:3.88.9 5.33/-./.. 00203 2083  203:3. 902.3!07.8..2907..3 -..9072.3/-07.390.3./.3/23..: 90.3 249.52./ 2434943 /. .  80-.3 2094/0502-0.3 80-.3...7. 5.7. 5007 74:5  0- /803../..:..07 .940508079..2..3/9095./.3 .3 -075:8.7..3 2094/0 502-0..3203. 2..8.3..7.3    4/0 502-0.9 -0-07..:.35.3 .03907 :39:9:503:8203/0391.9.3.//.-07:9   .32./.03907 /.9: -078.2.3&!..8.3     ....3 .3 /.7 203.:.5.9: 24/0 502-0.840..8-0..3 202-48.-8.80-.:..380-.3 0.3 %03083!74/:8/.3 5.7.3-07-.002032083     !%$$ !0309.3.3 .5 88.8-0.03970    %07/.88.3.7203.3 ..3.

3%03083!74/:8 /. ..3 . 00203 2083  /03.3 903 2083 574/:8 /. 203:3.90780-:9     #&&$$ 07/.3....7.3 2.8..3      %&&!% %::..2./.3 903 2083 574/:8 /.3    .9.3 80-./.. :..324/0502-0. 5033..9..3 &! ..  /. 2.3 24/0 502-0.8..9.88.3902..7.50309..3 /....3 507..350309. 2.88..9.3./.850 4391 /. :./. 2.72.:.3 24/0 502-0..3.3 203:3. .    850 50309.3 80-..7 5. 00203 2083  /03.3 24/0 502-0. :.8 -0.-07:9   ..7.3.   0309.380-.3 2./. :..8.88.7.7. 50309 207:2:8.3.7.3203:3.7 2.:.3.3      0309.3 &! .9. . 574808 502-0.3.3 2.8.3 57089. 00203 2083  8090.9. 5007 74:5  5..3..3 902.8. 5033.3 507. 9/.3 2.  /0391.9 /. 2.3 &!.9.33... :7:8.9..3 902..7 3..3!07.9.: .9.. /:7. :7:8.7 -0.2.9..3 .: 574808 502-0.   .8 -0./.3 80-.3 57089. 5007 74:5  5.8 2..3 902.3 .3 203:3.3 90.9.3  2.3 2.8. :7:8.3. 500774:5 5..3.3 502-. 00203 2083  /03./.3..7..3.380-.

3 :8:83.9.9-..25:. !078079.5.8/..3&!.9.3 80-.9.:..750309.3.320.002032083       .7 /.7.8./.7 /03.3!03//.5. 500774:5 .3 907.3 %03 083 !74/:8 /..5.2 574808 502-0.3%03083 02-07.8    .3 02.5.9.7.7. 2.9.....31.3 3.3 . 5.2-.3. 04254 902.7.2 -0.9 2033. 24/0 502-0.88.9.7.3 /:3...7203.3.   4803 !03//20202..3 2.3 02.20.79 -...8:.3 80-.3 /-07.3..7.3 203:3.:8 2033. 2.2. // 203/..3 /3.33-072.//    :7:8. // /.3 /.5.  5007 74:5  5. .3 508079.9 2033.8574808 502-0.9.88.7 0- 2033.3 /. :7:8.3 /.9 503. 2...3      %!% !03:8-07.. :7:8.3/.3  80.3 .3 2094/0 502-0.5 2./02 508079.907 .7.3 -07.3 502.3 :...2.25:..3 9: 803/7  /2./.88.5.3 !07..3/.3 .25:./.3 /.7.2. /4803 .3...3574808-0.

/.3 .3 04254 88. 3.3.7.2.  !007 74:5  80-..3 ..-0 .50.8 -0. .85.33...3 .3 9::.7.5.3 2094/0 502-0.7. 249..3 04254 /. 800/..3 /-07.8.3 /02-.947  02.-0-0-.3 80-.80-. 80-..   !0307.7.3 40 3.2 0.3.7-050309.9.      !02-0.3 0.7.  /.7 . .750309. 503.89.9 -07507.-0 ..3 40 2.3 8.3 0...5.7985.9.9.5. 8.3 /03. 803/7.3502-.9 207:5.3 88.3 :.3.3 .950393.. 8../.7 :7: 20.3 80. 908 . 808:. 3/4308.9      $ !#$  01384507.3 80-./.3 -07:-:3.3 3 5:3  503:8 203/01388.20.    '#!% '.  03..9 -075.-0907.9..3  .3.9: 24/0502-0.5.9.3 203:8:3 5747.3 :7: /..9.3 80-.9. 93.3/.7.8  &39: 0. /9:3:.25.3 04254 902...2 50309. /. ..202 5078058 ....3 .843..7 503072.2 20309.7.88.3.7. 9039./.33..3 ..3 502-07 31472.      .33.2:8 08.8     !7089.9: .3  .. /.8.7503:8/.:80-..-:...8.8 /.: 07. 5007 74:5  .. 31472.7.88.7 .7.3 /909  '...8.9 503:.3.5..9.-0 90780-:9 . -07:9    !7089...3 0907..8 /...80.3 .3 /.7..:.33.-0 .5. 50.7.3 902../.7.2..3//.. 80-.1..947..23.3 50309..

3 50309. 80-:. 57402.3 /.8.32.5027.7.3 24/0 502-0. 803.9.7.7:8//..9/.9.2.3/-:.9.3..7.3/:0-03./.3   /.3 .5.3 /..9. ..405030/ $:.3 .88.7.3 7:394     .2 89:/ 574/:8 /./.3 /.:.33.: 5489:.7.-.3 0-03.91 /03.3/..320.3.  .00203208380.:..3  2020.3/.3.383.3  /.2 89:/ 574/:8 /.3 90780-:9 207:5.    $&$! %$$   8:28 8:28207:5.3/:25:..3 507.8..33.3.8:28/.9.390.3./ 7:394     ..9 20..:./9072.88..9.7.  03:7:9 3.93.3 ./.3 903 2083 5747.5.3. .3 -.2-/.250309.:50309..3 04254 500774:5  -  .3 .33.8.381..9.30-03.. 507: /7. .7.3.34050309  8:28.9 . /03.  .9073./03..3-.9.3..8.. 0-03.25: 207:2:8.33. 99 94.3.5.8502-0.802039.3.9.3 .:.3/..:.32030.9/.9/.782 7:394   203.3.9.5.7./.7 5489:.33.9.3 903 2083 5747.. 503//.3 507.-. -0704254   549088 549088.9/9072. 503//.7..3   2..3..3.8 0-03.9 50309 -.7.35073...734 $:7..3.:..5.7.9..7 .

3 7:2:8.3  &39: 20250740 503079.. -0.. -0.3 80-0:23.2.3 5.     #% #   !03079..9.357089./: :39: 20250740 8:. 503.3  743-.3 . 89.3 -.. :8:83..3 3/:.9.8..3 503//. /.5.7 0. /.. :3.9. ./...3 93.380-..9: 574808 :8. 3 80.88.2 809. .3 /033 503/.3 902.23907.:.9..3 /:3.3 93..9.8/.3 9::.  4  !0307.-0.7/.3  80-. 507:-.5...3 80-. /..5..5..3.5. .92033.    ..9 .3 /.8-0.: 80-.3 :39: 203:3:.3:8.2 0/:5. 57385 -0.9: 507:-.3 549088 80-..5 -/.     203.3 3907.3 -..5.7 .3 -0-07.3 -.3 -0-07.9 2033.3 3/.    -.33/703 $:7.7.7503.72.83..7.3 2./03.3 93.33:3. 5007 74:5  /.7 .88.     20302:. /. $:7..3 3:3..3 ...9..3 2.3 50309.7 80-.3 507. 89.3 902.357089. .  50307..   ..3 80-.  07/.. 080:7:.. -07:9 .5.7.3  .8.:  -07:9 3 /02:.7....79.8 /03.30..5..7 /:3.. .7 /9:3:..8-0..2.7 507:-.340$:7.3 0- .3 24/0 502-0.7: 80.../:9:803/7/. .3/02:.3 24/0 502-0. 503:8 207:2:8.2.3 40 8:. 5007 74:5  9/..9: 507:-..3 ..72. 8:.:80-..: 503...3 80/.  2.:  !7385 5738590780-:9203:7:9$:7..: ..

3507:-.9: 574808 . 0.20250740507:-.780-. 0 0.9 203.5.8.3/. /:7.:8. / 0.....7207:5.393.7 /0138 .../03.:..9:574808.3/803.333/.5..7/9. -0.: .: - .7907.393.85093.3507:-../.5...2../../: :39: /.3  .39::.703.7207:5../4743.7 0825:.3/.9 /9.3.3 90.380:7:.3 -.3  /.:. 0...3 8:..38:..8-0....7 207:5.3-039:503.3 3/.  .3 /...

80.7 ././.3//./.: -07-.7502-0.5.7.7.3 /2.7 .8:/ .3 4/0 502-0.357480/:7.3 .. .8 -0.8908 57089../.9 /.7 /..7 207:5.5.8 -0. 4/0!02-0.: .3   .3     4/0!02-0.8://.3.8 -0.520.8 -0.7 .5.7908..7..7 ..2..38.3 /.9.8:.7 / 804.7  .7 574808 -0.3 /3.7 . 80-..:503.2.380:7: 0.3 .3 80..38:3 ..5.:503..250309.8...3.. 3.3 ..3 80-... 57089.3.3  !03..3 /03.8 -0.5. 20.7 /0138 90780-:9 /.3   !03079./. 3.3..79.2-.9. 57089.2.7  .9 /..7 207:5..2 20347..3 /9025:3..388902..3 ....9.9:703.3 3.2502-0.. ./. 507.7.-.3 0. .7 207:5... 3.2 .: 54..3 /2.3 -.9 /825:.8 -0.98/./3.7.7.8 -0.3/5074088...3.3 /2 40 88..      57089.. 3... 20.5.9085...  03:7:9 $:7. 574808 -0..3 .3 -.33.5.3 203.7 %08 57089./.988. 57089.507.3909..: 574808 -0.3 /50740 20.3 /.3 //.3 /.980-...8 908 57089.3 .3!7089.:.8 -0.8.....

.9.3507..7 7.343897:9..3 20250740-.3 -071:38 80-.8 -0.7.735.7.8.: 5021..7       .7/..  503.3.3 :39:24/090780-:9  . -.3 -0.8 /.7 8:-0 /..8.9:7..3 5030..3  $:..8. 9::..3 502-0.3:3 50309.3 -0./.7 .3.9::.5.5.80-.2.3 5.  57385 70. 8..3 /.09 !.3 . 207:5.3 -07-.8 ....3/:.3 .-07-.2 574808 -0.3.3/.3.2 ....8502-0.3 /.3.. 803/7 /.8 202-07 509:3: -. .3.3 /.35030...3 /.3:7:502-0.3 /. 203/08.3 502-0..:7:203:3..3 57385 70.7.3.7 ..9.3.39:508079.3 502-0.. 80.3-.3 /80-:9 1.3..7.7:83.7..3 /507:..3-. 202-.7 :39: 203.:5.3 -071:38 202-07 ..82030.33.8 5.3.80  $8902 848.7.5.9: 24/0 203.-0708543907.50309.9.8  88902 848.5:97.2:8.7 202 :38:7 :38:7  839.3:.3..2 7...820/.3 809..9.9.3/.9 .2.3502-0.524/0  $8902 503/::3 .9.3..2033.3 .3 .5.3 -./.2.35072.3..3.:..33-07503/.3/.5 24/0 502-0.2.3 /.7..3 88902 503/::3   $39. 202-.7  03..3 09.3. .7!.:.80..3/.9-.2 20703.:7:202...3 24/0 207:5. :7: /.7.7.7 203..7804.3.7.3 /02. 507. 50/42.9.8 .3-07. 24/0 502-0.    03.3/.8.9.809..9.3 20.3.. /.:.2 57385 5738570. 5.//203.3 .7 9079039: /. 20302-. 80..3./.39039.3. .

.8..320304.8..950393/.95. 88....2 0.9..38:.907 .3./..3 2094/09. 88.9..3 /03/..3 :7:  .25748085020.3 80.7.503//.3..3.25.: 202-0.25.3 :9.9 203:3.. :7: /.07.. 3 202-07 . 90.9..3  . 203. 503:9 0. 3 0. -075:8.5 2.:.3 88..9.91.2.2203.2.3. // -07507.3 02.3907.907 500.340503//   !020.550.2 203.25.3 502-0.3 9078003.8 5020. -..8  !020.3 88. 0.  -  4/0502-0.7.9..91 /.33.25:.:..3:7: $0-.3 88. / 0.9. 503072.3 2094/0 ..3 574808 8079.9..32030.9 5.7 80.3  50.3 .  :7: -8. /.25../..340:7:  0.03/07:3 203025.3.3202:33.3 /:. /.7. /.3/8. /5. //  !0703./. /0243897. ..3  /..9.59.3907.8.3 . 80-.. 503:9 0.3 /.7. 8047./.7. .3 . .3 .3 05.   -.3  .3 :7: 20.79 -.3.:202:8.. 43//:81  -0.3 /.81  80-.7.. 203.7..5503933.. !020.3 80-..9: 507.7.8.7.3/9.9 ... 88.8  803.3 2.3.35020.7.5.3 508079../:3../9:39:980./.3 508079.7.5020.3 ..8..7.7.540$:/.3.9..3. ::7:  507.7.. 203.7.3..2 502-0.3    .8  /8:8  /.3 40 503//  $0/.7.03970  . -..3 /.3 80.25.25..3.8503///.343/8. ..3.3.3.2 5488 5.9.7 .8.2..9: 20304.907 50.3 ./.... 5020.7.3 20708543 907.3 .3 20303.3.3 /8.3 503... ..2 203.3.9: 2.07..3 .703.3.9..0.7. 8:.25.7. -.3 507..2:3 80-.:.:8 ./.3 ./.3:7:8. /03.33..8 /.8.0723.3 /8..3 80.2203.. 0.3-075:8.8.7  &5.. 9/.3 /.

.7. . /.73/..9 -..7.9 -0. /. 8.9.3 0- -.77 :9..8:943    203.  4/0!02-0.3$0-.304254%02.7985. 0.5.9. 07.3-.3  . 89:8 702 3907309 -07.9 20250740 ./:. $7434   -07503/....7 203.7 ..7 -078. 050/.3 /.  .. 04254 3 88.8 -0.7 -0.3 2020../: 3/.: 4943 7443 202-... 04254 / 5.2 507:-.2-.9: 5. /. !00774:5   4380504254%02..2 80.9.5.2..8 /.8.  03..04254 2025:3-.3 2. /. /.2.3 0.. /.3 203...5 /.2..3$0-..39.  .8 -0.3 38450/... ..204254  $0-:.5.3 /.2 3907..3 07.:.257480807.7 .7 88.3 07..8 40 88.3 8.5./:/.

.3 9::..3 .3 /0138 902.83  070.3 .9.20/:5..3 507.2.3*507. 808:3:3.8.8.70 84. 04254 80-.5045041.380-.3 84..    2030. 20257.90.9 50393 -.35020.431:843147 504509413/ 4:9 490193 8420 74:5 .23 2./.3 -..3 .34784209208.3507... 500774:5 2020./..7..0/ - 50078 7.203::9::.5007*74:5 2. .3 83.0411703/8   04254902.2 574808 848..43103943. 203:7:9 038 0.9:8 . 500774:5 ...3 3472.7.5 5.3.3-078. 207:5.74:5.25.3 3. 702...3-078. 3899:9438  %0 /013090280.83 2.3-. 574808 90780-:9 207:5.25.  9039..2. 3472.3 0907.9: 500774:58.55742.907 903 - 907 1. 9078008.3-0 .3.3 50393 /.8 /2.8.350393/.8 9:.7 0.0 84.20.380-.. 89.7 -0744507.3 /.3.3 9039.. 2070.8 50702-. -0.3/3907089 %4 47 4:99070.  /:5 -074943 7443/.    20325:..8  -07425098  0907.7../43.  83.08.     .2.208 47 .8. 9:.3.90908.94385 950078 9070 ...

.33:3.3    &39: 20309.9.3 04254 902.84.7 203:3.5./..7 203. 3907.3     !0..8 90780-:9 /.3 .7.7.3 80-. //  03:7:9 2:.: /.//     .8503//.3 57. .7.5.7:8/07. .902.8079.3 02..907. 500774:5  %:.3 907.3$0-./3...35020.2.8 /.20343/8...3 ./..3.9: 24/0 5020....3.3 503/.: 02. /.7.-07:9   &39: 203.5:31:38/.3/-07.3 /50.. /..90714:85..7 203.203.35..304254%02.    :2:23. 84.7  ..7508079. // 20303..5.3 507.:09.3!020.7 /.7.3.5709089.../.3 2..2 2020.  !709089 !70 9089 2020.8.25:.3.3:9.33..2-05:9:8.5072.8 88.7 203..3..3 3907.3 /2 508079.. !709089 !74808/.2 574808 -0.8.3 203.  07/.7    &39:20309..508079.3!4899089  .3 88. // /.2 574808 5020..:. 5007 74:5  /.2 574808 -0.9...3 ..//    &39:20309.50.9: 0825:...3.25:.2 574808 -0.7..7 508079.9 /..3.788. /.8.7  /.2- 8:.80-.:59.3 ./.8.3 .9.:93.. 507:-.9 5.3 50393 /.8.5.5.3808:.32. -./.9 2033.....3 508079.7 .3 /2.9 2033./03.

. /. 8. // :39: 202-039: 04254 0.....  -  .3 04254 %02. 508079..8....9.3 -07:93. 503:3.2....3 0805.3.3 8.9.504254    .23.3  !03// 203:2:2. :39: 2025708039.7... / :..3/03.8.3-.3203039:. .3./.3 202-:.    !03//202/.  .33.3 / -07.3 /-039: /808:..3 -0.35.9.3.8    349.3.8.3-:975072.3.88.3507902./.8 /8:8 042543.907 .3 /9039:...3 203:25:.3:93.3 /.3.90750. 202:-:3.  %. 5007 74:5    !.3. 507902:.3.:. /03.3/.3/-.7..3 .907 2...04254-07/8:8/.3//.3 !02-0.3 2.907 80.3 80-.3  !74808 /8:8 -8.8    !03// 203:3: -0-07.5805072.3 04254.3/50.3 /2.5.. 9.3 507: / 50.83 04254  203039:.3    !03//202-. . /.3 / -.907..3 31472. /.32.5 04254 203.9.  $08:.32. 804.8...5..2 0..3503//    04254 203039:.8 /.508079.7-0-07.3.9: .3/./.3/.- /03.3 .7 ./.3    .820303...3 -8.3 /.5.50.8    349.04254907/7/. 04254 ../..3.    !.3203008.5.32.3 .3 20/.  :2.-.7.3..83 2...3.3 5072.

3 2003.7..7 8:5..7 /03. 907.7.7 502-.8 $03.. 203. 803/7  803.  ..3 -03.8.. ..89.3 5489 9089  !489 9089803/72025:3.304250903880.3 24/0 !02-0.3 3:3.9 203039:.2025:3./03..3  ..  !4899089 !.8 9/.: /03.///. :2:23..7.25.33907.3 :39: -079.3 90.704254-0.-0-07.3:39:-075.3 .3 /.3 42509038 .3 80-./..     .3 -0:2 /:.  508079.80.3  &39: 2030. 574808 502-0./.: 93.32.3.3 04254 %02.354891     ../.3 9: 5:.703...7.7  8079.8. / 9039:. /..3 503:3.3 80-. 507: /.9.5 42509038 ./.7 0.5. .8.3:93.7.28:.39..85709089/03.. 8:3.   3907...3 202-..8. 05. 902.3/3..7.3 /.: 42509038 .3. /:.3 2032-:.39. .2030.-907..7   :7: 80-.9: 0.3  .354899089   39: 20309. 3 /09.  .0 /.2 8:. // 9/.3 -0. 503// 20343/8.3508079.33.907.9 503:.5502-0.3.9079- $079.3 90.3 88. ./.3.08025.7.0:3. .8985..3.9:04254-08..5.3 0- 0.8 90780-:9  $0.. 50304254...03 /.39. 500774:5  9033/:3.8./.79078.3.3907.0.70.

.3 5.9...3..3 0.8/03.8./.7 .32033.9..3 5072.7...30.     %   !% !0309./.3 /. 57.7/434     #.3. 274  .3 /..3 502..9.3 /.:..90502-0.3 2033.3 907.3 /.8 /.8  2./.  9::.9: /0 0 /.5.7.3 .9 701091 40 50. 43/8 /2. 202507-.3  .3 40 :7: 80-.:.3 .3/03.9: -.3 05.../.3 0. 2020.3 8079..9..3.8 -0.2.3 93/.3 93/.3 0. 503// /.557. /.3 3 /. 574808 502-0...2 7.98 907.5..8 5072.  !0309.394      203.3 80-..887442 .9: -039: .385081.39::.3 90780-:9 /.8 574808 502-0.90 .9 9.3/0.3:.8 /03.393/..3 :.3 2030.7..8.3 9079039:  9.7.. 8...8.30.8 !%  207:5.3 -0781.9..9.2 8.8.3.8 574808-0..3 93/.25:202507-.7.3 .3 /.9.3:39:202507-.7 /0138 90780-:9 2.90 57.3 907...8 !%  ./ 80..3 %3/.3 5072.3 :39: 2033./  07/.5 93/.8..7.4-.3 203: .9./.3 /:3. .3 .2 57..3 8.3  .7 503079..7203. 20307.: .:.3-07.943 #080.3 :39: 203.3 907.39::./.:.3 8:../.9 //0138.7 88.9.7.3 203. 8:.3 89:/ 88902.9.3  /03.3 24/0 502-0.7  !0309..4-.9.3/03.3 /.3.8  $:.7... 0.3 -.3 20..3 / 0.3 ..: 89:.:.2.7 50309.8 !%   !% /.3 ..3 .3 %3/.. 2094/0 50309.3 /.5.5.9..9.3 %3/. !0309... /03..390780-:92.: 93/.8 !%  /. 50309.90 502-0.9.8.3 !% 90780-:9  907/.8 3.3   .. !% 207:5..

22033..3 :7: :39: 203025:73..3 0.9..3 50.3    !% /...7..2 0.3 .7.: . 502-0.357.2 !% 80..8.3 2.3/03.8./.5 9...357...... -07083.3 ...8.320.9.2-...-07083.3 ..3 907/7 /.3 80.83-079::.8..7.3  !0309.7 -03.8 /. 93/.90502-0. 2..3 574808 502-0..90502-0.3 %3/.3.7. ./.7..393/..9.7.8 . .9/.3.9.3 -03.7-07:9                    !$.8.2-:3.5.3:39:507-.7  .3/.7 /.90780-:9/.:7 .5 40 :7:    /.5.7025.9.3.:.- 203:5./.99.:.590780-:9/8.7 2..7 2.9.2..3 /.33.  503.380.:/:7.:2033.-. :7: .5 9.2-:3.7:8 203:9 .8..3 .8.. /..

 $#'$ # #'$ -.

-  !$.

 $#'$ # #'$ $&$   !$.

3%3/.8 ¯  %° ¾  % . $#'$ # #'$ $&$  $&$  .7  %.30..3$:8!0309..5.2-.

3 43/8 3:3.39/.907.  47. 3.3.3 40 503.3 .. 2...393/. //  2./.3 . -...8  2.3.5709089    !0309 202-..3 5.8.3 203:3. /.3 /8.90789 !% . 88.3  4803 0781...83 04254 -07.3    !74808 503039:.8 5072../.8.3..38079.-07:25:5.9: .3507. 07.3 5072.8 0/.3 !0309.3 2094/0 %0..2  04254 .. 508079.349.8..3 503003.3.9. 50207..3 !% 2:. 88.3 04254  $03.3 :39: / -. 8.07 03970 /./.3   $0993/. /.70203 083  .3 /03.3 50792-.8 40 04254    .9. /..5.-07:9   !70 9089  574808 ..9.3 . 0.3 40 /4803  03.3. 04254  :2.25.8:/3. .:.3 :7: 0.83 2.3 -0.7. /.:. 4.9:04254    4803 203039:./..7 43/:81  ./.2 50309. /.-47. 907....3 /909 ..34880.2 080:7:...3 .907 /.3.3./.9 80-..3$:-0!0309.3 3 /.3 570 9089 3 9/. :7:8.2 -0-07.8 /03.7.8. / -..7 -.  $.703./. .3 50703.8.3  2.2.0203083 /..3..8.3 3 /.:.5.7 /0391./.5:7..3 /.8:/... /.3&!.3 9.9:5./..7.3 2.5 80-.. 502-2-3 ..7.. 80-..2 502-0..33.88./. 0 /.3.347./.3 04254 /9039:..3 903 2083 574/:8/.3 3 . 50309..3.002032083  :2.7.

/. ...7 /4803 202-07. 203.  .25./.3 5489 9089  :.3 5:.8.3 /.3.8.04254 ./. .3 5079.33.3 0-07.9/0203083 5..:..3//. /507:.3/.3    8:8 9.7 507:.907 ..9.- 5079.5.3 502-03.8  &39: 20309. 203.940508079.7   !.3 :39: 203::7 0907.    %.9 503:25: /.9.3 /:3.8./-07.5. 5030.2.05. 9: 3897:203 80-.04254907..3  4803 -0793/.9.907 /.3   !74808/8:8907:8/:. /8:8.7...7..3 /.3 3.. 807.25.3.:.25.3.3 ...32..79/.3.3 203: 549088 /50740 20.: 80.7:8 -03.25./. 3897:203 503:25: /.3 /507:.3 203.   !030920325:.8.5033..:.08.3 . ..   %08 80-..3 80-. 803.9.3 50309.38.5 04254 20.3 5072.3.9.3.33.2-.3.9: 50309.:9/../.3 /.3.9.3    04254203.3 /:3.3 50309 /.2503...3 //.3/8.3 :39: 203.3 /9039:.850309. 025780-.3 /8:8 :39: 2020..- /.3 5072.8020893..3 8:.502.3.3//.3/3.907    %.3 .3 /8:8:3 80/02.3/..3 2...: 397:203  0 ../.. .9 / 0203 083  /.3 /..2.5..9 503...3    .3 503:3/.5 04254 /.7 /7././/   !0309 202-..    3897:203!0309.3 2. 40 .:2..5 04254 8008.3..3    04254 20.3.907 . .9.703.3 7:5. ..3 90.3 0825:.8/8:8042543.3 2. .  $:/. 80-...

..3 40 503095..91      .. /203079/.3 3 9/. 8090.9 507:-.7. 088.25:.:-039:3../.3/.3 9.:.504254    3..: 02./.7.3502..5.3    3897:203 50309.88.93/./.3 502. 88.390.9.7.-07:9 . /03.3 502-0.25:.8880.3.0203083  -  !07.3 .3.:..  3900038  02.3.9..3 /-.32. 5007 74:5   !70 9089 5. /..3:39:203::702.:.3 2094/0 502-0.9$4..3. 50309.-.703.3 902.. -07.: 203443.803.:./.3 .!709089 !709089 /:3.9.9.2.9/902:..3803.3 /03.3.25:.8.39: .83.3.8 57089089 /.9.9.. 207:5.35072.7  -:..3 80-.9..79 202.2 50309. 84.9202-.3/.3 /03.5 -:97 84.3/-:.3/3./. 8090.3 .9 -.3..3 3897:20350309.250309.9/..5...3 .50309.3/2. %0.83.3 /2 40 3/.: -..8.33.39: 50309/.:.3 :39: 20. 80-0:2 /..950309. /.9 .25:.7.:.399.7.3..3  389:203 908 907/7 /.2203.5. 03.9..3 5489089 02:/.  5007 74:5   ..3.3 902.3 /./: /.3 04254 #/:.3 .388./-.88/.. /...9/-..8409.3 207:5.3.8:/.3 /:3..80-..9:5. /./..3 502-0.203:7:9038 81..9$4..70825:..3 2094/0 502-0..8.3 93/.3 .3 88.!489089 !489089/:3.  20304254.3 :39: 203::7 02.8.3 80-.33/.:.  !07.3 02.2.3 .9..

9.83.380-. 2.7 2.: .7.8 -0.3            &39: 20309.88....3 3. 8:880.3..-84:90/03..3/3..2.. 5033.7 . 0.3203:3.3 /03..3 3. 5. :.3 /09.3 89.3 3.8./.9.7.-0 $.: 5033.3 57089. 500774:5        $.:5079:3./.3:93.  .3 ..3 /:3.91 !0304..3   -07/..3. 8:8   0203 083 /. .399.9.!03.3 $..7 2.3/.9:7..-07:9     %.3 04254902..9.. 00203 2083  /03.37:2:880-.3 57089..88.9.  %03:.3 2094/0 502-0. ::5 :7.5.8:8  0203 083   /-.002032083 2.:.3. .3 203:3.8 -0.3 :./.

3.3 :39: 202-:9..-9.  .7.8/...989  .3 9.3 903 470.5.924203 7 /03.3..88/./843   #  80-.3: .3949. !70 9089  0203 083   /.79:379047 2.3.3:39:20309.7.: ..-07:9  3 7  3  $9 $9   56      #/:.../ /94./9.3  84. 3.203....7..884.90780-:9 ./9.-07:9   &'.-09. .3 !489 %089  0203 083    /:3.8 !03:...:.884.9.9: 3897:203 /.:.    &#0.8574/:.370..9 9.2908 :2.3 80-.. .8 8:.:7:9..8908 -:97902.37:2:8.3 $0-0:2 /:3..39/.79:379047 2.-9..3    0907..548990892./ /9072..908/.3 507-0/.889070-/..3/.3.-07:9  7             ) )  #/:../9.1 0507.3.883/.9: : 9 /03.8475745478 .380-../. $0/.3.370.:: 3.7..3 5079:3.3 89.203:3.9:/../07#.-9.8 &39: 20309.3503:.3 /03.3   &39:   ..:..9.37:2:880-.3897:203/3.3    05:9:8.3 /.2 50309.9.3/0:..3 /:3.: .3 .3 .3 7 3 c56 $9  40180370.3897:203/3.  -  &39:203:84.39.

: .7..82097     &424039. .3.03.9. 549088 /94.9.7.  2.37:2:8   .: 9/.3 04254 43974    &3472.3 34 2..7..3 :39: 20309..3 : 9  9070- /.3 -.8 /. 0203..3 0907403 -.72. /03.3 907/897-:8 3472.8 :39: 20309.8 .7.3 4 $  2  4/:8 $25.03..380-. 8. 0/:.9:39. 7.7.:.8 : 03472.: 42403 .9. /.3 /-:.9..: /9072.9.5..250 /..9.3 : 9 908  $0-0:2 /.3:7.-0/. -. 0203.9.3 : 549088  & 549088 203:3.-0  &39: 203: 424039.33. 907/897-:8 3472.03.7. /.37:2:80203.  9:3   9.   /.39.3 : 424039. .7..3 : 424039.3 203:3...3 /.3.8  & 3472.9..3/.7.:..390709./.9:.: .9.5.9..3 : 3.:.  20309.8 %. :39: 04254 08507203 /.3 80-.7.342403.03.   0907.3.:  .:. /.:: /.8 /.  /.03/07:3. . 0.-0 /897-:8 .8 $:.3 0203. .9 /.38 $ /:3.3.3-.9.9.-07:9 *  4  2  $ $:/.

:/-.: 831.39.9..3 20.3 :39: 20309.: 93.3 .03970 . 203:3.../.90478.9 /03.3 /50740 88.9.9..9 3.2- 0825:.8:-0  .39.3/0.3.:.3 :39: 20309.80-.7. 203:3..83/08..3   . /.3.9.    7:394    02:/.3570 9089  507-0/.3 2094/..3/0../: 9/03. !007 74:5 0- 703/.9 57089.79 93.500774:50-93/-.7..9 57089. 570 9089 /. /.38 /.13. /-.3.8  -0.-0 .   '.90478. 99:3  99.3424032.7. /03./.3/50740 3472.8 907.     & 9 & 9 /.320.9.3/.:.3 / /  1 20.9.3/03.3 .7../.3 /..3:39: 203.:.-07:9 3   54899089 5709089  847 /0. 99:3 ^ 99.7 88..5489 9089/.8 / .3 90..380-..3%070.7/0..7 88.20.-0 -07.-07:9   .3 90.8/03.-0 -07.7  '.3%07-08.38:3.3/03.03970   .8  -.79 93.3/3.7..3 5489 9089.35039:3.07 .9 0109.8 502-0..8  -0. $:/.3.3/3.3/:.39./.37907.07.3 -. 3/08 .::39:203:507-0/.5 3.37:2:8 9 /  /     0907.32094/. 5709089 %.

3 /.2.:.9047 !02.       $023.-  $023.380/.3 574548..3!0309.3 / &3.9.8.390709.3-.3 3/4308.3/08.7 0.3/:3  %.3.9./ 7$09.2.-:/.-  !03:8:3.    %!%% %025.                                                                                            !03:8:3.393 !02.3   !03:8:3.2.7574548.3-.0789.-0 03/..0.  .-  !03:8:3.3 3:0 4 0.3        .3-.9 50309...3 3 .3 !02..3703/.3 08507203     .8 !03//..

3 4  0-:9:. !73907 -  ::5:89.-0 3.3 %49.38758     #  %.50309.  % 079. 8758 .   :2.-   $/.9./..3574548.    034.3-.8 %39.080:7:.09 #5   #5   #5   #5   #5    #5   #5    #5   #5     .3.385479.                                                         !03:8:3. %49..3 .-     $023.3-.3    .7. #5   #2 #5   -494 #5   -:. #5   5. .     ..   %7..3 !03:8:3.7  !03:8:3.3.7.8 %49.

3875830-907.250 903503:25:.-..3205:99047. .8 503:...3 0:3.  .354908850309..8.9.. 5030.5.3/.8.3 503:8 .  545:..8 50309.3 2.8.507:/.3. 50309..2-0-07.350309..9.3549088    %    !% -078 20303.:.3 .7 /.7.3 8:2-07 /.3.3507:/507.38.3203/::3 ..39047/.3 . 50/42.9.3  %&!&$%-078.39035034.:8/-07.9.-0 /.388902.8.3.9.8.3 549088 /.7.3503:8.7 -0..389.3  /.3 5.3 0/.3 /08758 /.9.82.350309.3 8.80-..3 80-.8.350309.  9::.7. 2.9.7/.8.3502-.3 8. 2094/0 50309.3 -07507.3/.3 /825:.3  .9.380.3 /. /.3/. 5030.88 /.7.   ' $ !%  !$ -078 20303.3502-.3/.3   ' $!&  $# -078 ..  ..9.3 502-. 503:8.7.3/.-07:9   !&& -078 20303.8. 507:2:8.9..  /0391./2.2 503:8.9.8 /..5.32.8.503:8./.3/.   $$%%!&$ $8902..3        .