Anda di halaman 1dari 2

Nama : Norris Noer Herwandy

NIM : 0901053
1urusan : Pendidikan Sejarah

Pendidikan Karakter Dalam Kurikulum Sejarah Sebagai Peluang Dan Tangtangan
Tujuan pendidikan adalah untuk pembentukan karakter yang terwujud dalam kesatuan
esensial si subyek dengan perilaku dan sikap hidup yang dimilikinya. Karakter merupakan
sesuatu yang mengualiIikasi seorang pribadi. Karakter menjadi identitas yang mengatasi
pengalaman kontingen yang selalu berubah. Dari kematangan karakter inilah, kualitas seorang
pribadi diukur.
.Di tengah kebangkrutan moral bangsa, maraknya tindak kekerasan, inkoherensi politisi
atas retorika politik, dan perilaku keseharian, pendidikan karakter yang menekankan dimensi
etis-religius menjadi relevan untuk diterapkan.
Tradisi pendidikan di Indonesia tampaknya belum matang untuk memeluk pendidikan
karakter sebagai kinerja budaya dan religius dalam kehidupan bermasyarakat. Pedagogi aktiI
Deweyan baru muncul lewat pengalaman sekolah Mangunan tahun 1990-an.
Kebiasaan berpikir kritis melalui pendasaran logika yang kuat dalam setiap argumentasi
juga belum menjadi habitus. Guru hanya mengajarkan apa yang harus dihapalkan. Mereka
membuat anak didik menjadi beo yang dalam setiap ujian cuma mengulang apa yang dikatakan
guru.
Bertentangan dengan determinisme, melalui pendidikan karakter manusia
mempercayakan dirinya pada dunia nilai (bildung). Sebab, nilai merupakan kekuatan penggerak
perubahan sejarah. Kemampuan membentuk diri dan mengaktualisasikan nilai-nilai etis
merupakan ciri hakiki manusia. Karena itu, mereka mampu menjadi agen perubahan sejarah.

ika nilai merupakan motor penggerak sejarah, aktualisasi atasnya akan merupakan
sebuah pergulatan dinamis terus-menerus. Manusia, apa pun kultur yang melingkupinya, tetap
agen bagi perjalanan sejarahnya sendiri. Karena itu, loncatan sejarah masih bisa terjadi di negeri
kita. Pendidikan karakter masih memiliki tempat bagi optimisme idealis pendidikan di negeri
kita, terlebih karena bangsa kita kaya akan tradisi religius dan budaya.
Manusia yang memiliki religiusitas kuat akan semakin termotivasi untuk menjadi agen
perubahan dalam masyarakat, bertanggung jawab atas penghargaan hidup orang lain dan mampu
berbagi nilai-nilai kerohanian bersama yang mengatasi keterbatasan eksistensi natural manusia
yang mudah tercabik oleh berbagai macam konIlik yang tak jarang malah mengatasnamakan
religiusitas itu sendiri.
Pendidikan karakter dalam pendidikan sejarah memang perlu dilakukan dan diterapkan
dalam kurikulum-kurikulum yang ada di sekolah. Hal ini bertujuan untuk membentuk
kepribadian siswa yang cinta terhadap tanah airnya sendiri serta tahu bagaimana sejarah
negaranya sendiri.
Tantangan pendidikan karakter dalam mata pelajaran Sejarah di sekolah-sekolah itu
sendiri adalah bagaimana mengelola semua komponen-komponen yang ada, seperti isi
kurikulum itu sendiri harus lebih mengarahkan pada pembentukan karakter siswa, pemberdayaan
sarana dan prasarana, dan etos kerja seluruh warga dan lingkungan sekolah. Dan, harus ada juga
perhatian yang lebih dari pemerintah untuk lebih mengarahkan peserta didik kea rah pendidikan
yang berbasis karakter.
Peluang pendidikan karakter dalam pembelajaran Sejarah di SMA adalah menjadikan
siswa itu tidak hanya terampil dan menguasai materi yang telah diterangkan dan diajarkan oleh
guru di sekolah tetapi juga dapat memiliki beberapa karakter seperti cinta tanah air, disiplin, dll.
Sehingga dengan diajarkannya pendidikan karakter dalam kurikulum yang ada di sekolah dapat
membentuk karakter dan kepribadian siswa.

.9 . 502-07/.5..3 2:/.2 :7::2 :7::2 ./.3/:547.2..3. 20304./.3.//0.3 207:5.9 -.  805079 8 :7::29:803/7.703. 203.907 /.907 /.39.9..3 203:53.33. 4592820 /0.8503.../.3..:39:0-203.3.8 ..907 2. 507.:. 804.3:8.32.25: -07-..507..3 9...83.7. 207:5.88.9: 43.  !03//.3 .3.907805079.3.3/.3/..5:.89:803/7  !03//.3508079.5.7.35.907/.3..3. 074.8.7.7.503//.7.3/. ..8 202 9025.2 431 .3:8.3 $0.5 ../.9..8.3 ./.397.3.7. 202. 80..7..909.38.9.3 2. 30.03 507:-.7.3 507: /.3. 2.7.8 0907-.380..503//.3 .9 -079.7. -.2 502-0.3:3.3/.907.3 -078.9:7. .3 8. / 804.3094807.  ./. 3.5 9.7.. .9.8.7.5.7..3 70:89. 803/7 8079..9.. 2. .3.3 .5.22.3203:.3 802.390.2 503//.25/.-.7..380./.3 .90788./.7:8.2 2.3 80..7...340 :7:/804. 507:.3-07-. .9.3 24947 50307.3 80-:.. / $ .3-:/.2./03..502-039:. 3.9.3 503//.2..3.907 /././.7.3 /907.3 907249.: -.-.73..3 .9.9 202-039:./.3. / 804. 80..8 503//. 9./ ..2..8 :.83.9.3 202 70:89.3.7 /853 /  $03.3.8 :39: 203.3.39. .3.  .  .7. 9: 803/7 ...7.3:8.7.7.7:80-203.5.803/7  %.7./.8./. 907. /. 907. 3.3804.8. 9070-./804..  ..75020739.388.7.803/7 .3 88.7.7./870:8/.7. 802:.907/.//3007 9.7.  909./.3 /..80:7:.3 /3.9.- 40 -07-.3 0889038 3..357.03-..3057-.3 203.7.3 /.9.33:3./907.39.3 .907  !0:.9:.3 .7.3 .. 50.703.30-/.28 907:8 20307:8  .3/.3  :39: 202-039: 057-.907.3. 5:3 :9:7 .2. 4254303 4254303 .907.9:9/. . 3 -079::.3 / 3007 9.:.2. 203.7./.7.3 $0.3 503//.2:7::2.8-8. ..9202-0-07.3 88.  .