Anda di halaman 1dari 6

Proses Pembentukan Keringat

Bila suhu tubuh kita meningkat atau suhu udara di lingkungan kita tinggi, pembuluh-
pembuluh darah di kulit akan melebar. Hal ini mengakibatkan banyak darah yang mengalir ke
daerah tersebut. Karena pangkal kelenjar keringat berhubungan dengan pembuluh darah
maka terjadilah penyerapan air, garam dan sedikit urea oleh kelenjar keringat. Kemudian air
bersama larutannya keluar melalui pori-pori yang merupakan ujung dari kelenjar keringat.
Keringat yang keluar membawa panas tubuh, sehingga sangat penting untuk menjaga agar
suhu tubuh tetap normal.
CARA MENCEGAH PENYAKIT KULIT
1 Makan Makanan ?ang Mengandung nuLrlsl
kullL seperLl [uga organ Lubuh laln Lerdlrl aLas selsel yang berkembang dan membuLuhkan
berbagal nuLrlsl nuLrlsl pada kullL dlgunakan unLuk mengakLlfkan slrkulasl darah ke kullL
men[aga kelenLuran dan kekencangan kullL serLa mencegah oksldasl lemak yang
menyebabkan kullL men[adl kerlng
2 Mlnum Alr uLlh Mlnlmal 8 Celas SeLlap Parl
Alr berfungsl sebagal medla unLuk mengangkuL dan membuang zaLzaL yang Lldak
dlbuLuhkan Lubuh dan mencegah kekerlngan Selaln 8 gelas alr segar seLlap harl asupan
calran yang balk bagl kullL blsa dldapaLkan darl buah dan sayuran
3 8erolahraga uengan 1eraLur
Clahraga LeraLur 3 kall semlnggu akan membanLu kelancaran slrkulasl darah sehlngga
asupan nuLrlsl kullL Lerpenuhl
4 Mandl unLuk Memberslhkan 8adan
Mandl secara LeraLur menggunakan sabun bermanfaaL menghllangkan lemak dan koLoran
pada permukaan kullL namun klLa perlu berhaLlhaLl dalam memlllh sabun karena deLergen
yang Lerkandung dl dalamnya cenderung menlngkaLkan pP kullL sehlngga dapaL
menyebabkan kekerlngan pada kullL

Ln?Akl1n?A
8lduran dapaL Ler[adl karena udara dlngln makanan aLau obaLobaLan
8lngworm penyebabnya adalah [amur
kuLu aLau caclng hldup dl bawah permukaan kullL menyebaLkan lrlLasl dan gaLalgaLal
sorlarls ge[alanya kullL kemerahan dan berslslk
kanker kullL
lunCSl A8uA8u
mengeluarkan CC2 dan uA Al8 (P2C) uldalam paruparu Ler[adl proses perLukaran anLara
gas okslgen dan karbondlokslda SeLelah membebaskan okslgen selsel darah merah
menangkap karbondlokslda sebagal hasll meLabollsme Lubuh yang akan dlbawa ke paru
paru ul paruparu karbondlokslda dan uap alr dllepaskan dan dlkeluarkan darl paruparu
melalul hldung
Ln?Akl1n?A
1 Asma aLau sesak nafas yalLu kelalnan yang dlsebabkan oleh penyumbaLan saluran
pernafasan yang dlanLaranya dlsebabkan oleh alergl Lerhadap rambuL bulu debu aLau
Lekanan pslkologls
2kanker aruaru yalLu gangguan paruparu yang dlsebabkan oleh keblasaan merokok
enyebab laln adalah Lerlalu banyak menghlrup debu asbes kromlum produk peLroleum
dan radlasl lonlsasl kelalnan lnl mempengaruhl perLukaran gas dl paruparu
3Lmphysema adalah penyaklL pembengkakan paruparu karena pembuluh darahnya Lerlsl
udara
PA1l
kelen[ar Lerbesar
dl dalam rongga peruL sebelah kanan
warna merah Lua dan beraL mencapal 2 kg pada orang dewasa
PaLl Lerbagl men[adl dua lobus kanan dan klrl ZaL racun yang masuk ke dalam Lubuh akan
dlsarlng Lerleblh dahulu dl haLl sebelum beredar ke seluruh Lubuh PaLl menyerap zaL racun
seperLl obaLobaLan dan alkohol darl slsLem peredaran darah PaLl mengeluarkan zaL racun
LersebuL bersama dengan geLah empedu
lunCSl
1 Menghasllkan empedu yang berasal darl perombakan sel darah merah
2 MeneLralkan racun yang masuk ke dalam Lubuh dan membunuh blblL penyaklL
3 Mengubah zaL gula men[adl gllkogen dan menylmpanya sebagal cadangan gula
4 MembenLuk proLeln LerLenLu dan merombaknya
3 1empaL unLuk mengubah pro vlLamln A men[adl vlLamln
6 1empaL pembenLukan proLrombln yang berperan dalam pembekuan darah

ZaL warna empedu hasll perombakan sel darah merah yang Lelah rusak Lldak langsung
dlkeluarkan oleh haLl LeLapl dlkeluarkan melalul alaL pengeluaran lalnnya Mlsalnya akan
dlbawa oleh darah ke gln[al dan dlkeluarkan bersamasama dl dalam urln


embenLukan urlne
a. Penyaringan (Filtrasi)
arah yang banyak mengandung zat sisa metabolisme masuk ke dalam ginjal melalui
pembuluh arteri ginjal (arteri renalis). Cairan tubuh keluar dari pembuluh arteri dan masuk
ke dalam badan malpighi. Membran glomerulus dan kapsul Bowman bersiIat permeabel
terhadap air dan zat terlarut berukuran kecil sehingga dapat menyaring molekul-molekul
besar. Hasil saringan (Iiltrat) dari glomerulus dan kapsul Bowman disebut filtrat glomerulus
atau urin primer. alam urin primer masih terdapat air, glukosa, asam amino, dan garam
mineral.
b. Penyerapan Kembali (Reabsorpsi)
Reabsorpsi terjadi di tubulus kontortus proksimal. Hampir semua gula, vitamin, asam amino,
ion, dan air diserap kembali. Zat-zat yang masih berguna tadi dimasukkan kembali ke dalam
pembuluh darah yang terdapat di sekitar tubulus. Hasil reabsorpsi berupa filtrat tubulus atau
urin sekunder. Urin sekunder mengandung air, garam, urea, dan pigmen empedu yang
memberi warna dan bau pada urin.
c. Augmentasi
i tubulus kontortus distal, beberapa zat sisa seperti asam urat, ion hidrogen, amonia, kreatin,
dan beberapa obat ditambahkan ke dalam urin sekunder sehingga tubuh terbebas dari zat-zat
berbahaya. Urin sekunder yang telah ditambahkan dengan berbagai zat tersebut disebut urin.
Kemudian, urin disalurkan melalui tubulus kolektivus ke rongga ginjal. ari rongga ginjal,
urin menuju ke kantung kemih melalui saluran ginjal (ureter).
d. Proses Pengeluaran Urin
Jika kandung kemih penuh dengan urin, dinding kantong kemih akan tertekan. Kemudian
dinging otot kantong kemih meregang sehingga timbul rasa ingin buang ir kecil. Selanjutnya,
urin keluar melalui saluran kencing (uretra). Pengeluaran air melalui urin ada hubungannya
dengan pengeluaran air melalui keringat pada kulit. Pada waktu dara dingin, badan kita tidak
berkeringat. Pengeluaran air dari dalam tubuh banyak dikeluarkan melalui urin sehingga kita
sering buang air kecil. Sebaliknya, pada waktu udara panas, badan kita banyak mengeluarkan
keringat dan jarang buang air kecil.
Urin yang dikeluarkan oleh ginjal sebagian besar teidiri atas (95) air dan zat yang terlarut,
yaitu urea, asam urat, dan amonia. yang merupakan sisa-sisa perombakan protein: bermacam-
macam garam terutama garam dapur (NaCl), zat warna empedu yang menyebabkan warna
kuning pada urin, dan zat-zat yang berlebihan di dalam darah seperti vitamin B, C, obat-
obatan, dan hormon.
Urin tidak mengandung protein dan glukosa. Jika urin mengandung protein, berarti terjadi
gangguan atau kerusakan ginjal pada glomerulus. Jika urin mengandung gula, berarti tubulus
ginjal tidak menyerap kembali gula dengan sempurna. Hal ini dapat disebabkan oleh adanya
kerusakan pada tubulus ginjal, tetapi dapat pula disebabkan oleh tingginya kadar gula di
dalam darah sehingga tubulus ginjal tidak dapat menyerap kembali semua gula yang ada pada
Iiltrat glomerulus. Kadar gula darah yang tinggi disebabkan oleh terhambatnya proses
pengubahan gula menjadi glikogen, akibatnya produksi hormon insulin terhambat. Kelainan
ini dikenal sebagai penyakit kencing manis (diabetes mellitus).
ilihat dari segi banyaknya zat yang terkandung di urin, dapat disimpulkan bahwa ginjal
merupakan organ yang sangat penting bagi tubuh. Ginjal berIungsi untuk menyaring darah,
mengeluarkan sisa metabolisme, membuang zat-zat yang berbahaya bagi tubuh, dan
mengatur keseimbangan air dan garam di dalam darah.
enyaklL
Anuria
Anuria adalah kegagalan ginjal menghasilkan urin. Anuria bisa disebabkan oleh kurangnya
tekanan untuk melakukan Iiltrasi atau radang glomerulus, sehingga plasma darah tidak bisa
masuk ke dalam glomerulus. Kurangnya tekanan hidrostatis bisa disebabkan oleh
penyempitan (konstriksi) arteriol eIIeren oleh hormon epineIrin atau oleh pendarahan
sehingga darah tidak dialirkan ke ginjal.
2 Glikosuria
Glikosuria adalah ditemukannya glukosa pada urin. Hal ini menunjukkan bahwa telah terjadi
kerusakan pada badan malphigi.
3 Albuminaria
Albuminaria adalah ditemukannya protein albumin dalam urin. Keberadaan albumin yang
berlebihan dalam urin menunjukkan adanya kenaikan permeabilitas membran glomerulus.
Albuminaria disebabkan karena luka pada membran glomerulus sebagai akibat penyakit,
kenaikan tekanan darah, dan iritasi sel-sel ginjal oleh zat-zat, misalnya racun, bakteri, eter,
atau logam berat.
4 Hematuria
Keberadaan sel-sel darah merah di dalam urin disebut hematuria. Penyebab hematuria adalah
radang organ-organ sistem urin karena penyakit atau iritasi oleh batu ginjal. Jika darah
ditemukan di dalam urin, kondisi ini menunjukkan adanya bagian saluran urin yang
mengalami pendarahan.
5 Bilirubinaria
Konsentrasi bilirubin dalam urin di atas normal disebut bilirubinaria. Bilirubinaria
menunjukkan adanya penguraian hemoglobin dalam darah merah yang berlebihan atau
adanya ketidakIungsian hati atau kerusakan empedu.
6 Batu Ginjal
Batu ginjal merupakan benda keras yang sering ditemukan di dalam saluran ginjal, pelvis
ginjal, mauoun saluran urin. Batu ini umumnya berdiameter 2-3 mm dengan permukaan kasar
atau halus. Kadang-kadang bisa ditemukan batu ginjal bercabang yang besar. Penyusun
utama batu ginjal adalah kristal-kristal asam urat, kalsium oksalat, dan kalsium IosIat
ditambah dengan kristal-kristal garam, magnesium IosIat, asam urat atau sistin, dan
mukoprotein. Terbentuknya batu ginjal bisa disebabkan oleh konsentrasi garam-garam
mineral yang berlebihan, penurunan jumlah air, kebasaan, dan akeasamaan urin yang
abnormal, atau aktivitas kelenjar paratiroid yang berlebihan. Keberadaan batu ginjal bisa
menyumbat ureter, menimbulkan tukak, dan meningkatkan kemngkinan inIeksi bakteri.
Nefritis Glomerulus
NeIritis glomerulus merupakan radang ginjal yang melibatkan glomerulus. Salah satu
penyebab paling umum adalah reaksi alergi terhadap racun yang dilepaskan oleh bakteri
$treptococcus yang telah menginIeksi bagian tubuh lain, khususnya tenggorokan.
GlomeruloneIritis memungkinkan sel-sel darah merah dan protein memasuki Iiltrat sehingga
urin mengandung banyak eritrosit dan protein. GlomeruloneIritis yang parah bisa
menyebaban gagal ginjal.
Pielonefritis
PieloneIritis merupakan radang pelvis ginjal, medula, dan korteks oleh inIeksi bakteri. InIeksi
ini biasanya berawal dari pelvis ginjal kemudian melebar ke dalam ginjal. PioloneIritis bisa
menyebabkan kerusakan neIron dan korpuskulum renalis.
9 Kistitis
Kistitis adalah radang kantung kemih yang melibatkan lapisan mukosa dan submukosa.
kistitis bisa disebabkan oleh inIeksi bakteri, zat-zat kimia, atau luka mekanis.
Nefrosis
NeIrosis merupakan kondisi bocornya membran glomerulus. Kebocoran ini memungkinkan
sejumlah besar protein berpindah dari darah menuju urin sehingga air dan natrium menumpuk
dalam tubuh menghasilkan pembengkakan (oedem), khususnya di sekitar lutut, kaki,
abdomen, dan mata. NeIrosis lebih umum terjadi pada anak-anak, namun bisa terjadi pada
semua usia. Meskipun tidak selalu menyembuhkan, hormon steroid sintetis tertentu, seperti
cortison dan prednison, yang mirip hormon yang disekresi kelenjar adrenal, dapat menekan
terjadinya neIrosis.
Polisistik
Polisistik bisa disebabkan oleh kerusakan saluran ginjal yang merusak neIron dan
mengkasilkan kista mirip dilatasi sepanjang saluran. Kelainan ginjal ini umumnya
dirurunkan. alam jaringan ginjal muncul kista, lubang kecil, dan gelembung-gelembung
berisi cairan. Kista ini perlahan-lahan bertambah besar hingga menekan keluar jaringan
normal. Gagal ginjal sebagai akibat penyakit pilisistik biasanya terjadi pada usia 40 tahun ke
atas. Perkembangan polisistik dapat diperlambat dengan diet, obat, dan pemasukan cairan.
2 Gagal Ginjal
Gagal ginjal dihasilkan dari kondisi yang mengganggu Iungsi ginjal, yatu neIritis ginjal
parah, trauma ginjal, atau tidak adanya jaringan ginjal karena tumor. Kondisi tersebut
menyebabkan kerusakan pada semua neIron sehingga tidak berIungsi. Gagal ginjal yang
parah menyebabkan penumpukan urea dalam darah. Gagal ginjal total bisa menyebabkan
kematian dalam waktu 1-2 minggu.

encegahan gagal gln[al
Olah Raga Lakukan olah raga secara rutin dan teratur. Olah raga yang teratur -tidak
terlalu berat- akan lebih berdampak positiI bagi tubuh dibandingkan dengan olah raga berat
namun tidak teratur. Misalnya Anda bisa melakukan jalan santai setiap pagi atau bersepeda 1-
2 jam setiap minggu.
2 Berhenti Merokok ilihat dari sudah pandang manapun merokok akan selalu merugikan
tubuh Anda.Karena rokok dengan kandungan nikotinnya dalam proses jangka waktu lama
akan merusak organ-organ penting tubuh Anda, baik paru-paru, kulit, jantung maupun ginjal.
3 Kurangi Makanan Berlemak Makanan berlemak akan menyebabkan kandungan
kolesterol dalam darah Anda meningkat.
4 Berat Badan Perhatikan berat badan sehingga Anda dapat terhindar dari obesitas.
5 Konsumsi Air Putih Mengonsumsi air putih yang cukup, menghidari konsumsi jamu atau
herbal yang tidak jelas, menghidari konsumsi obat-obatan secara sembarangan (tanpa resep
dokter) merupakan hal sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi potensi
munculnya penyakit ginjal.
6 General Checkup Gagal ginjal juga dapat dicegah melalui pemeriksaan kesehatan
(medical checkup) secara rutin, termasuk pemeriksaan urin dan darah. Memeriksakan
gangguan ginjal seperti kencing batu, prostat dapat mecegah munculnya gagal ginjal.