P. 1
SOP Dapodik v 1

SOP Dapodik v 1

4.0

|Views: 1,276|Likes:
Dipublikasikan oleh api-3723707

More info:

Published by: api-3723707 on Oct 18, 2008
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/18/2014

pdf

text

original

Lain

1. Tujuan :

Skenario persetujuan mutasi atau pindah siswa ke sekolah lain bertujuan untuk

menyetujui seorang siswa mutasi/pindah ke sekolah lain.

2. Ruang Lingkup :

Lingkup skenario persetujuan mutasi atau pindah siswa ke sekolah lain ini meliputi

nomor induk siswa nasional (nisn) dari siswa yang bersangkutan dan kode aktivasi yang

disertakan pada Surat Pengantar Mutasi/Pindah Siswa dari Dinas Pendidikan setempat.

3. Referensi :

Skenario persetujuan mutasi/pindah siswa sekolah.

4. Sistem Pengendalian Internal :

Penanggungjawab

: Kepala Sekolah Tujuan Siswa

Pelaksana Teknis

: - Petugas Dinas Pendidikan setempat

- Operator NISN

5. Unit Organisasi yang Terkait :

Dinas Pendidikan Setempat, Sekolah Tujuan Siswa bersangkutan.

6. Dokumen yang Digunakan :

- Surat Penerimaan Mutasi/Pindah Siswa dari Kepala Sekolah yang dituju.

- Surat Keterangan Mutasi/Pindah Siswa dari Dinas Pendidikan setempat.

7. Laporan yang dihasilkan :

- Data yang tersimpan di database pusat.

- Surat Tanda Bukti Persetujuan Mutasi/Pindah Siswa.

Prosedur Baku Operasional –Data Pokok Pendidikan Nasional (DAPODIK)

SOP – NISN Ver 1.00

7

8. Diagram Alur Persetujuan Mutsi/Pindah Siswa :

Sekolah
Tujuan

Surat

Penerimaan

Mutasi

Dinas

Pendidikan

Tujuan

Siswa

Operator

NISN

Login

Operator

Operator Entri

Data

Mencetak

Tanda Bukti

(3 kali)

Pejabat Disdik tanda tangan

Tanda Bulkti

Terima Tanda Bukti

melapor

Kepsek

mengeluarkan

dibawa

Memberikan

Surat Ijin tsb.

melakukan

melakukan

melakukan

melakukan

memberikan

Siswa dengan

tanda bukti

Prosedur Baku Operasional –Data Pokok Pendidikan Nasional (DAPODIK)

SOP – NISN Ver 1.00

8

9. Uraian Langkah-langkah Persetujuan Mutsi/Pindah Siswa :

1. Siswa menyerahkan Surat Pengantar Mutasi/Pindah dari Disdik asal kepada

kepala sekolah tujuan.

2. Kepsek sekolah tujuan membuat Surat Penerimaan Mutasi/Pindah siswa

bersangkutan berdasar surat Keterangan/Pengantar Mutasi/Pindah dari Disdik asal

siswa.

3. Siswa menyerahkan surat keterangan dari kepsek sekolah tujuan dan surat

keterangan/pengantar mutasi/pindah dari Disdik asal kepada Disdik di wilayah

sekolah tujuan yang baru.

4. Petugas operator NISN login ke ke situs operator NISN dan memilih menu

Aproval Mutasi/Pindah Siswa.

5. Petugas operator NISN melakukan entri data meliputi:

a) No NISN Siswa

b) No Surat Penerimaan Mutasi/Pindah siswa dari Kepsek sekolah asal

bersangkutan.

c) Entri 7 digit kode sesuai yang tercetak di Surat Pengantar Mutasi/Pindah dari

Disdik asal siswa.

d) Keterangan atau catatan lain yang diperlukan.

e) Klik tombol approval status kepindahan siswa.

f) Print out 3 (dua) lembar Surat Keterangan Pengesahan Mutasi/Pindah Siswa

dari Disdik setempat (Berfungsi juga sebagai tanda bukti keberhasilan entri

data). Pada print out tersebut juga ada kode khsusus dari sistem database

pusat sebagai penanda proses validasi dari sistem.

g) Ketiga surat hasil print out tersebut di tandatangani oleh Pejabat Disdik yang

berwenang dan diberi stempel Disdik setempat.

h) Menyerahkan 2 (dua) lembar surat yang telah ditandatangani oleh Pejabat

Disdik yang berwenang kepada siswa bersangkutan. Dan 1 (satu) lembar lagi

disimpan sebagai arsip Disdik setempat.

Prosedur Baku Operasional –Data Pokok Pendidikan Nasional (DAPODIK)

SOP – NISN Ver 1.00

9

C. Skenario Update Status Siswa Non-Aktif

1. Tujuan :

Skenario Update Status siswa Non-Aktif bertujuan untuk mengubah status Siswa dari

aktif menjadi non-aktif.

2. Ruang Lingkup :

Lingkup skenario update status siswa non-aktif ini meliputi nomor induk siswa nasional

(nisn) dari siswa yang akan di-update statusnya.

3. Referensi :

- Skenario update status siswa non-aktif.

4. Sistem Pengendalian Internal :

Penanggungjawab

: Kepala Sekolah Tujuan Siswa

Pelaksana Teknis

: - Petugas Dinas Pendidikan setempat

- Operator NISN

5. Unit Organisasi yang Terkait :

Dinas Pendidikan Setempat, Sekolah Siswa bersangkutan.

6. Dokumen yang Digunakan :

- Surat Keterangan siswa non-aktif dari kepala sekolah bersangkutan.

- Surat Keterangan/Bukti Status non-aktif Siswa dari dinas pendidikan setempat.

7. Laporan yang dihasilkan :

- Data yang tersimpan di database pusat.

- Surat Tanda Bukti Status non-aktif Siswa.

Prosedur Baku Operasional –Data Pokok Pendidikan Nasional (DAPODIK)

SOP – NISN Ver 1.00

10

8. Diagram Alur Update Status siswa Non-Aktif :

Sekolah

Surat Ket. Siswa

non-aktif

Dinas

Pendidikan

setempat

Kepsek

Operator

NISN

Login

Operator

Operator Entri

Data

Mencetak

Tanda Bukti

(3 kali)

Pejabat Disdik

tanda tangan

Tanda Bulkti

Terima Tanda Bukti

Kepsek

mengeluarkan

dibawa

Memberikan

Surat Ket. tsb.

melakukan

melakukan

melakukan

melakukan

memberikan

Prosedur Baku Operasional –Data Pokok Pendidikan Nasional (DAPODIK)

SOP – NISN Ver 1.00

11

9. Uraian Langkah-langkah Update Status siswa Non-Aktif :

1. Kepsek mengeluarkan surat keterangan siswa Non-Aktif kepada petugas disdik

setempat.

2. Petugas operator NISN login ke ke situs operator NISN dan memilih menu Non-

Aktif Siswa.

3. Petugas operator NISN melakukan entri data meliputi:

a) No NISN Siswa

b) No Surat keterangan siswa Non-Aktif dari Kepsek sekolah bersangkutan.

c) Memilih kategori Non-Aktif siswa (Mengundurkan Diri, Diberhentikan,

Meninggal Dunia).

d) Keterangan atau catatan lain yang diperlukan.

e) Print out 2 (dua) lembar Surat Keterangan Status Non-Aktif Siswa dari Disdik

setempat (Berfungsi juga sebagai tanda bukti keberhasilan entri data). Pada print

out tersebut juga ada kode khsusus dari sistem database pusat sebagai penanda

proses validasi dari sistem.

f) Kedua surat hasil print out tersebut di tandatangani oleh Pejabat Disdik yang

berwenang dan diberi stempel Disdik setempat.

g) Menyerahkan 1 (satu) lembar surat yang telah ditandatangani oleh Pejabat

Disdik yang berwenang kepada kepala sekolah asal siswa bersangkutan. Dan 1

(satu) lembar lagi disimpan sebagai arsip Disdik setempat

Prosedur Baku Operasional –Data Pokok Pendidikan Nasional (DAPODIK)

SOP – NISN Ver 1.00

12

D. Skenario Update Status Kenaikan Kelas Siswa:

1. Tujuan :

Skenario update Status Kenaikan Kelas Siswa bertujuan untuk mengubah tingkat dari

seorang Siswa.

2. Ruang Lingkup :

Lingkup skenario update Status Kenaikan Kelas Siswa ini meliputi nomor induk siswa

nasional (nisn) dari siswa yang bersangkutan.

3. Referensi :

- Skenario update Status Kenaikan Kelas Siswa.

4. Sistem Pengendalian Internal :

Penanggungjawab

: Kepala Sekolah Tujuan Siswa

Pelaksana Teknis

: - Petugas Dinas Pendidikan setempat

- Operator NISN

5. Unit Organisasi yang Terkait :

Dinas Pendidikan Setempat, Sekolah Siswa bersangkutan.

6. Dokumen yang Digunakan :

- Surat Keterangan Daftar Siswa Tidak Naik kelas dari Kepala Sekolah.

- Surat Tanda Bukti Siswa Tidak Naik Kelas dari Dinas Pendidikan setempat.

7. Laporan yang dihasilkan :

- Data yang tersimpan di database pusat.

- Surat Tanda Bukti Siswa Tidak Naik Kelas.

Prosedur Baku Operasional –Data Pokok Pendidikan Nasional (DAPODIK)

SOP – NISN Ver 1.00

13

8. Diagram Alur update Status Kenaikan Kelas Siswa :

Sekolah

Surat Daftar

Siswa Tidak naik

Dinas

Pendidikan

setempat

Kepsek

Operator

NISN

Login

Operator

Perubahan

Status Siswa

Mencetak

Tanda Bukti

(2 kali)

Pejabat Disdik

tanda tangan

Tanda Bulkti

Terima Tanda Bukti

Kepsek

mengeluarkan

dibawa

Memberikan

Surat Ket. tsb.

melakukan

melakukan

melakukan

melakukan

memberikan

Siswa

melakukan

Dinas

Pendidikan

setempat

Sistem

Validasi

Kenaikan Kelas

NISN

Prosedur Baku Operasional –Data Pokok Pendidikan Nasional (DAPODIK)

SOP – NISN Ver 1.00

14

9. Uraian Langkah-langkah update Status Kenaikan Kelas Siswa :

1. Setiap tahun ajaran baru, sistem pusat akan merubah sementara status siswa di setiap

sekolah menjadi naik kelas.Kecuali bagi siswa tahun terakhir maka status

sementaranya dianggap lulus semuanya**).

2. Status sementara naik kelas tersebut harus di ”Validasi” oleh Disdik setempat

sebagai pengesahan resmi melalui sistem NISN secara online.

3. Setiap Kepsek membuat surat keterangan daftar siswa yang tidak naik kelas di

sekolah masing-masing ditujukan kepada kepala disdik setempat untuk diproses ke

sistem NISN Pusat.. Pada daftar siswa yang tidak naik kelas harus menunjukkan

nomor NISN siswa bersangkutan.

4. Petugas operator NISN login ke situs operator NISN dan memilih menu Status

Kenaikan Siswa.

5. Petugas operator NISN melakukan entri data meliputi:

a) No NISN Siswa yang ”TIDAK NAIK KELAS” sesuai surat dari Kepsek

bersangkutan.

b) No Surat keterangan daftar siswa TIDAK NAIK KELAS dari Kepsek sekolah

bersangkutan.

c) Merubah status kenaikan kelas dari siswa bersangkutan ke opsi ”TIDAK NAIK

KELAS” pada TA xxxx/yyyy.

d) Keterangan atau catatan lain yang diperlukan.

e) Print out 2 (dua) Surat Keterangan Siswa TIDAK NAIK KELAS dari Disdik

setempat (Berfungsi juga sebagai tanda bukti keberhasilan entri data). Pada print

out tersebut juga ada kode khsusus dari sistem database pusat sebagai penanda

proses validasi dari sistem **).

f) Kedua surat hasil print out tersebut di tandatangani oleh Pejabat Disdik yang

berwenang dan diberi stempel Disdik setempat.

g) Menyerahkan 1 (lembar) lembar surat yang telah ditandatangani oleh Pejabat

Disdik yang berwenang kepada kepala sekolah siswa bersangkutan. Dan 1 (satu)

lembar lagi disimpan sebagai arsip Disdik setempat.

**) Pada saat print out maka seluruh siswa dalam sekolah bersangkutan secara otomatis akan

teregister mengikuti TA saat itu yang berlaku.

Prosedur Baku Operasional –Data Pokok Pendidikan Nasional (DAPODIK)

SOP – NISN Ver 1.00

15

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->