MODEL-MODEL PEMBELAJARAN

• • • • • •

MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL (CTL) MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL PEMBELAJARAN KUANTUM MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK MODEL PEMBELAJARAN PAIKEM MODEL PEMBELAJARAN COLABORATIVE

MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL (CTL)

• Pembelajaran Kontekstual adalah konsep

pembelajaran yang mendorong guru untuk menghubungkan antara materi yang diajarkan dan situasi dunia nyata siswa. CTL juga mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dan penerapannya dalam kehidupan mereka sehari-hari.

• Landasan filosofis model 1.

2.
3.

pembelajaran kontekstual: ada tiga pilar yang menjadi landasan filosofis: CTL mencerminkan konsep saling bergantungan. CTL mencerminkan prinsip deferensiasi CTL mencerminkan prinsip pengorganisasian diri

• Landasan filosofi CTL adalah
konstruktivisme artinya filosofi belajar yang menekankan bahwa belajar tidak hanya sekedar menghafal. Siswa harus mengkonstruksi pengetahuan di benak mereka sendiri. Pengetahuan tidak bisa dipisah-pisahkan, harus utuh.

• Konstruktivisme berakar pada filsafat

pragmatisme yang digagas oleh John Dewey pada awal abad ke 20 yaitu filosofi belajar yang menekankan pada pengembangan minat dan pengalaman siswa

KOMPONEN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

Konstruktivisme Inkuiri Bertanya Masyarakat belajar Pemodelan Refleksi Penilaian

. melakukan surve lapangan dan mewawancarai pejabat). Contoh-contoh pengkaitan dalam CTL di kelas : a. Di kelas yang sudah tinggi para guru mendorong siswa untuk membaca. menulis dan berpikir dengan cara kritis dengan meminta mereka untuk fokus pada persoalan-persoalan kontroversial di lingkungan atau masyarakat (misalnya melakukan penelitian di perpustakaan.POLA /SKENARIO PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL • Pembelajaran kontekstual dapat dilaksanakan dari TK  SD  SMTP  SMTA dan PT.

e. dll. di wilayahnya dari berbagai sudut pandang dan ide-idenya.Lanjutan b Seorang guru IPS. meminta kelompok untuk menentukan pembicaraan tamu/narasumber untuk menjelaskan sesuatu hal yang sedang diteliti Di suatu kelas yang membahas tentang pariwisata siswa diminta untuk membahas potensi pariwisata. pecahnya G 30 S PKI. Seorang guru matematika memberi tugas pada siswa tentang kegiatan di masa datang cara menabung untuk masa pensiun. . d. Menyuruh anak mengadakan simulasi mengenai kejadian-kejadian yang memicu perang dunia II. c.

6.LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL 1. Lakukan penilaian yang sebenarnya dengan berbagai cara. 5. 7. 4. menemukan sendiri dan mengkonstruksikan sendiri pengetahuan dan keterampilan barunya. Ciptakan masyarakat belajar (belajar dalam kelompok-kelompok) Hadirkan model sebagai contoh pembelajaran. Kembangkan sifat ingin tahu siswa dengan bertanya. Laksanakan sejauh mungkin kegiatan inkuiri untuk semua topik. 2. 3. Kembangkan pemikiran bahwa anak akan belajar lebih bermakna dengan cara bekerja sendiri. Lakukan refleksi di akhir penemuan. .

2. 9. 8. 6. 7. 3. 5. CIRI KELAS YANG MENGGUNAKAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL Pengalaman nyata Kerjasama saling menunjang Gembira belajar. bergairah Pembelajaran terintegrasi Menggunakan berbagai sumber Siswa aktif dan kritis Menyenangkan.1. 4. tidak membosankan Sharing dengan teman Guru kreatif .

Langkah-langkah pembelajaran kontekstual 1. 5. 6. konsep-konsep terdaftar Menentukan mata pelajaran terkait(dalam bentuk diagram) Mereviu kegiatan-kegiatan & mata pelajaran yang terkait Menentukan urutan kegiatan Menyiapkan tindak lanjut . Memilih tema 2. 7. Menentukan konsep-konsep yang dipelajari 3. Menentukan kegiatan–kegiatan untuk investigasi 4.

MODEL COLLABORATIVE LEARNING .

Collaborative Learning  Kerjasama dua orang atau lebih  Memecahkan masalah bersama  Mencapai tujuan tertentu .

COLABORATIVE LEARNING Dua unsur penting  Ada tujuan yang sama diskusi menentukan strategi. persoalan milik bersama Ketergantungan yang positif anggota berhasil bila seluruh anggota bekerja sama  . keputusan bersama.

Ketergantungan dibantu dengan cara  Memberi tugas peran khusus anggota sbb :  Pengamat  Pengklarifikasi  Perekam  Pendorong  Pecah tugas menjadi sub-sub tugas yang diperlukan untuk melengkapi keberhasilan tugas .

Bentuk-bentuk belajar collaborative STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD):  Sajian dosen/guru  Diskusi Kelompok siswa  Tes/Kuis/Silang tanya antar kelompok  Penguatan dosen/guru .

Anggota mengerjakan tugas yang terbaik untuk tim  Presentasi dosen/guru satu atau dua periode  Satu atau dua periode praktik kelompok. membantu kuis  Tim (kelompok): Fungsi utama:membantu anggota mengerjakan quis dengan baik. ada kuis individual  Siswa tidak diijinkan saling bantu .STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DEVISION (STAD) Lima langkah pokok:  Presentasi guru. perhatian cermat siswa.

MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF .

asih dan asuh. sehingga tercipta masyarakat belajar. • Siswa tidak hanya belajar dari guru tetapi juga dari sesama siswa. Konsep Pembelajaran Kooperatif • Pembelajaran kooperatif menciptakan interaksi yang asah.PEMBELAJARAN KOOPERATIF • Pembelajaran kooperatif adalah pendekatan pembelajaran yang berfokus pada penggunaan kelompok kecil siswa untuk bekerja sama dalam memaksimalkan kondisi belajar untuk mencapai tujuan belajar. .

3. 2.CIRI-CIRI PEMBELAJARAN KOOPERATIF 1. Saling ketergantungan positif Interaksi tatap muka Akuntabilitas individual Keterampilan menjalin hubungan antar pribadi. 4. .

Memungkinkan para siswa saling belajar mengenal sikap. Memudahkan siswa melakukan penyesuaian sosial 4. ketrampilan. Meningkatkan rasa saling percaya kerpada sesama manusia .Keuntungan Penggunaan Pembelajaran Kooperatif 1. perilaku sosial. Meningkatkan kepekaan dan kesetiakawanan sosial 2. informasi. dan pandangan-pandangan 3. Menghilangkan sifat mementingkan diri sendiri/egois 5.

4. Metode STAD (Student Teams Achievement Division) untuk mengajarkan kepada siswa baik verbal maupun tertulis. Tiap minggu atau 2 minggu guru mengevaluasi untuk mengetahui penguasaan materi yang telah diberikan. Siswa dibagi menjadi kelompok-kelompok.TEKNIK PEMBELAJARAN KOOPERATIF A. 2. Tiap anggota menggunakan lembar kerja akademik kemudian saling membantu untuk menguasai bahan ajar melalui tanya jawab atau diskusi antar anggota tim. . Langkah-Langkah : 1. Tiap siswa dan tiap tim diberi skor atas penguasaannya terhadap materi. yang meraih prestasi tinggi diberi penghargaan. 3.

• Bahan yang disajikan bentuk teks. . Metode Jigsaw Dikembangkan oleh Slavin dkk Langkahnya : anggotanya 5-6 yang karakteristiknya heterogen.• Kelas dibagi menjadi beberapa tim/kelompok B. tiap siswa bertanggung jawab mempelajari. • Setiap kelompok mempunyai tugas dan tanggung jawab mengkaji bagiannya. Bila berkumpul disebut kelompok pakar.

LANJUTAN • Para siswa yang ada dalam kelompok pakar kembali ke kelompok semula untuk mengajar anggota baru mengenai materi yang dipelajari dalam kelompok pakar. . • Setelah diadakan pertemuan dan diskusi para siswa dievaluasi secara individual mengenai bahan yang pernah dipelajari. • Pemberian skor diberikan/dilakukan seperti dalam metode STAD. Nilai tertinggi diberi penghargaan oleh guru.

Kancing Gemerincing . Keliling Kelompok 5.Metode lain yang bisa digunakan dalam pembelajaran Kooperatif: 1. Metode Struktural 3. Dua Tinggal Dua Tamu 4. Metode GI (Group Investigation) 2.

PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING .

. partisipatif. guru harus ganti strategi dengan menggunakan multi media. komunikatif dan berorientasi pada tujuan. sehingga membuat pembelajaran lebih efektif.• PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING Proses pembelajaran quantum teaching intinya pembelajaran yang menyenangkan. konstruktif. kreatif tidak membosankan. Proses belajar saat ini perlu aktif. Kalau semua itu tidak tercapai.

. Perkembangan kebutuhan dan aktivitas berbagai bidang kehidupan selalu meninggalkan hasil kerja lembaga pendidikan /  kemajuan di luar lebih pesat. 3. Pembelajaran yang kurang berhasil disebabkan tiga hal: 2.1. Berbagai permasalahan dan kenyataan negatif tentang hasil pembelajaran menuntut diupayakannya pembaharuan paradigma. Pandangan dan temuan-temuan baru dari berbagai bidang tentang pembelajaran dan pengajaran membuat paradigma. falsafah dan metodologi pengajaran. falsafah dan metodologi pembelajaran yang ada sekarang ini tidak cocok lagi.

.DASAR TEORI QUANTUM TEACHING Quantum  Bermakna • Pembelajaran quantum merupakan ramuan atau rakitan dari berbagai teori atau pandangan psikologi kognitif dan pemrograman neorologi yang jauh sebelumnya sudah ada dikaitkan dengan penemuan empiris sehingga terjadi keseimbangan antara otak kiri dan otak kanan yang pada dasarnya anak itu mempunyai kecerdasan ganda.

• Lebih bersifat pada konstruktivistis • Memusatkan perhatian pada interaksi yang bermutu dan bermakna. • Sangat menekankan pada pencapaian pembelajaran dengan taraf keberhasilan tinggi. • Sangat menekankan kealamiahan dan kewajaran proses pembelajaran.Karakteristik Umum Pembelajaran Quantum • Berpangkal pada psikologi kognitif • Bersifat humanistis bukan positivistis-empiris • Siswa sebagai pebelajar menjadi pusat perhatian. .

. dan antarkan dunia kita ke dalam dunia mereka Berlaku prinsip permainan orkestra simponi. 3.PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN QUANTUM 1. Harus berdampak bagi terbentuknya keunggulan. Bawa dunia mereka ke dalam dunia kita 2.

Langkah peta konsep : Contoh : Siklus Hidrologi Sebaran Sumber Daya Air Sumber Daya Air Kualitas Air Perairan Laut Perairan Darat .TEKNIK PEMBELAJARAN QUANTUM • Peta konsep menunjukkan penanganan ide-ide pikiran sebagai sasaran dalam bentuk grafis.

a. TEKNIK MEMORI Melatih imajinasi Teknik rantaian kata Teknik plesetan kata Sistem pasak lokasi Teknik akrostik (jembatan keledai) . e. d. c. b.

MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK Untk kelas I .III .

YANG MENJADI FOKUS PEMBAHASAN DALAM PEMBELAJARAN TOPIK ADALAH BAGIAN DARI TEMA / SUB TEMA JENIS TEMA : INTRA DISCIPLINARY DAN INTER DISCIPLINARY .• • • • PEMBELAJARAN TEMATIK PEMBELAJARAN TEMATIK ADALAH PEMBELAJARAN BERDASARKAN TEMA UNTUK MEMPELAJARI SUATU MATERI GUNA MENCAPAI KOMPETENSI TERTENTU. TEMA ADALAH SUATU BIDANG YANG LUAS.

RASIONAL PEMBELAJARAN TEMATIK • MENYAJIKAN PENDEKATAN BELAJAR YANG BERMAKNA • TEMA MEMBERIKAN KERANGKA BERPIKIR UNTUK MENEMUKAN KAITAN ANTAR BIDANG STUDI • MENGAJAR DENGAN TEMA SEBAGAI SUATU CARA UNTUK MELAKUKAN KETERPADUAN • KECENDERUNGAN MENEMUKAN KAITAN DALAM PEMBELAJARAN YANG DIORGANISASIKAN SECARA TEMATIK .

• • • • • • KEUNGGULAN PEMBELAJARAN TEMATIK PEMBELAJARAN LEBIH MUDAH MEMAHAMI APA & MENGAPA MEREKA BELAJAR HUBUNGAN ANTARA KONTEN & PROSES LEBIH JELAS MEMPERCEPAT TRANSFER KONSEP LINTAS BIDANG STUDI BELAJAR SECARA MENDALAM DAN MELUAS PENGGUNAAN WAKTU EFEKTIF MENGEMBANGKAN SIKAP POSITIF .

• MEMILIH TEMA • MENENTUKAN KONSEP KUNCI • MENENTUKAN KEGIATAN-KEGIATAN UNTUK • • • • • STRATEGI PEMBELAJARAN TEMATIK INVESTIGASI KONSEP-KONSEP MENENTUKAN BIDANG STUDI / BIDANG PENGEMBANGAN MANA YG DIGUNAKAN SEBAGAI BAG. KEGIATAN REVIU KEGIATAN & BID-BID STUDI / BIDANG PENGEMBANGAN YANG BERKAITAN MENGORGANISASI BAHAN-BAHAN UNTUK MEMUDAHKAN DISTRIBUSI & PENGGUNAAN MENENTUKAN URUTAN KEGIATAN YANG DISAJIKAN DI KELAS DISKUSI TINDAK LANJUT .

CONTOH PERKEMBANGAN KONSEP • TEMA : ZAT CAIR • ZAT CAIR DAPAT DITUANGKAN DARI SUATU WADAH • • • • KE WADAH YANG LAIN ZAT CAIR MENGAMBIL BENTUK SEPERTI WADAHNYA ZAT CAIR DAPAT DIKELOMPOKKAN MENURUT CIRICIRINYA BEBERAPA ZAT CAIR LEBIH KENTAL DARI PADA YANG LAIN ADA BENDA YANG LARUT DALAM ZAT CAIR DAN ADA YANG TIDAK .

Matematik 3.Beberapa benda Larut Zat cair dpt Dimanfaatkan dg berbagai cara IPS Zat Cair 1. 3. Sains Zat cair dpt Dikelpokkan Menurut ciri-cirinya 1. Bahasa 2. Matematik 3. 2. 2. Sains 2. Sains Matematik Bahasa Zat cair dpt Dituangkan dr suatu wadah ke wadah lain 1. Bahasa Zat cair Mengambil bentuk seperti wadahnya 1. 3. Bahasa . Sains 2. Matematik 3. Sains Matematik Bahasa Beberapa zat Cair lbh Kental daripada Yg lain 1.

BERBAGAI MODEL-MODEL PEMBELAJARAN YANG LAIN • • • • • • • Model Model Model Model Model Model Dll Konstruktivisme Pemecahan Masalah/Studi Kasus Jigsaw Kreatif & Produktif Latihan Keterampilan Simulasi & Bermain Peran .

Penggalian Idea. Langkah : • Orientasi. Restrukturisasi Idea.MODEL KONSTRUKTIVISME Landasan Teori • Siswa mengkonstruksi idea berdasarkan pengalaman dan interaksi dng sumber belajar • Hasil belajar dapat ditampilkan dengan berbagai cara. Aplikasi Idea. Membandingkan . Reviu.

Model Pemecahan Masalah/Studi Kasus Tujuan • Mengembangkan kemampuan analisis & • • memecahkan masalah/mengambil keputusan Topik nyata dalam kehidupan yang mempersyaratkan pemecahan masalah Evaluasi : proses kelompok & hasil pemecahan masalah .

LANGKAH-LANGKAH • Pendahuluan : orientasi pada masalah • Kegiatan inti :Sajikan kasus (peristiwa yang • • mengandung masalah untuk bahan diskusi/analisis) Pecahkan kasus dalam kelompok / secara individual Kegiatan penutup : Menindaklanjuti hasil kelompok / individu .

. mhsw dapat belajar dari teman Topik : dapat dipecah menjadi 2-4 subtopik Tujuan : menanamkan konsep melalui kerja sama Langkah : kelas dibagi menjadi kelompok yang terdiri dari 3-8 orang.MODEL JIGSAW • Landasan Teori : belajar kolaboratif dan • • • aktif.

kerja sama. • • • konstruktivistik. memecahkan masalah & dampak pengiring. bahasa Evaluasi : proses dan hasil . IPA.MODEL PEMBELAJARAN KREATIF DAN PRODUKTIF • Landasan Teori : Belajar aktif. Topik : dari bidang sosial. disiplin. kolaboratif dan kreatif Tujuan : Kemampuan memahami informasi. mandiri.

LANGKAH-LANGKAH • ORIENTASI • EKSPLORASI • INTERPRETASI • RE-KREASI .

sosial.MODEL LATIHAN KETRAMPILAN • Tujuan : Menguasai keterampilan tertentu • • • (intelektual. motorik) Bentuk : Teori-praktik (situasi nyata) Simulasi Bermain peran .

b. Tujuan : Menghayati situasi tertentu dan bertindak sesuai dengan situasi tersebut.MODEL BERMAIN PERAN a. . Topik : Masalah dalam kehidupan seharihari.

MODEL BERMAIN PERAN LANGKAH-LANGKAH • Menyajikan dan membahas situasi • Menyiapkan permainan • Bermain • Mengungkapkan pengalaman .

Susun langkah-langkah pembelajaran Berikan alasan mengapa langkah tersebut dipilih .• Pilih satu kemampuan & topik yang • • • TUGAS KELOMPOK akan dicapai / disajikan dalam latihan Pilih model pembelajaran yg paling sesuai dg kemampuan dan topik tersebut.

1 .7 42.35 /5..1 79/.5.5 .9.. 25./3.9. 5.5 76:..5.9.9 79/.5 45.2: .: 511.3 .35 2.%# %!""#%'     &.5....473.

.7 2.5..5 5694.9.5 6679.473.5.9.57.3   45252.51.5#55.5 7.   552.2.3 :2....5#4/3.51.35/3.: 793.5:6:.:.5.52:.9455.3 1.5272.5..2.::.9.2:6:..5..

5. 7.5.51.

.43.1.5:6:. 4.52.445.7..:.:.22.::.51.575:..519:5196:   552.59.2.5.52.5   41.5::.5:.297.3   53.35790..5:. .4.2.

15.245.92.'..1.61&' &.4:045. /.527.::.15.'.34.4:045.75..29/. :65 5.3: .9.'!# %!""#%'   .52. &.

.52. .

     &:.45..52.12364762.1/.

12364762.45. &:.1/.

.5.55 '.745.41/9:269.5..549.41/9:269.3.:5.5.9.7::.5..4 .:75.5.1:2: .245....2364762 '.5.5:.56.9 .534/.5..7.1.75.7.5..55.9.:.9 43..2 45.56.5 .45945..1/92...7::.56.455..9 .5.1./.2.3.:.:./..5.51/9 75.5 '...54.......3544/.1/92.3...74... .7..3..929.9.5 .142 241.9...:75.:.:..79:.4 '.1.2.

42364762 .52. 24/.1 //9.7.: 1/. 45.5.   3.61:..42364762 . . .52.5.56.5 122 .  .5 63 &3.

52./ 4473...7 2364762 4475.55 .9 7. /.2.965 . 2364762 7.7 /9.5 /5.25.2./ 452.9  &.9...55.2.5 ..2..52.5 .9 . .2..51:. 3.2: .9..965  . /.: 1. 3.9:.2....25. . /92473 1:/.9 4473.7 ::.9:..5 .55 .2 . . ..51:..2: .55.

2.5 1.56.9.4. .4 1/92.5 :269 1/92. 2 2364762 :43.5 4. 511.22. 173. /. 4. 1.2 45.::..3..5 1/9 75. .9 173. /.5 511.::.4 2364762 .3455.5 79.1.9.9 .5. 1..3455. 5.1.9.: :0.9  #4/9.5173.9 24/..3 #. . 1. 795.9 .2..1.2..2..5173.3. ::. 1.9 7.5 :79.9 455.5 ..3.5 63 &' !3.3.9 7.5.61 &' !3.9 1.3.9  &.9.5 1:2: 7. 9 ..4 2364762 7.9.!'!  #.513.9.

50549505 .613.9.'.61&.51.15...65 .4 74/3.5/:.2.61 9675:..3 .92.3.9...5.4 335364762 .      .56679.3.'5.

# %! $!' '! .

5793 3/2.2. 26452.5.92... 41. 1.9:.05 #96::74/3.543.74/3.58.7...5.:7.05 5.90.. 96::/3..1..52..9..244/6:. 7.4.5.5455.5793 .5/9695.74/3..:7.1..:4..52.5455. 9..4..2..# %!$!' '! %!$!'  #96::74/3..58.5 3/2..9: .5  29.15..3.1.9:..5. :5.5 .9.:..5. 265:. #96::/3.9.9..9..2.5  .9..44/.

93/ 7:.:/9/. #.5.5/9.5:3..2.5F 24.5F 34/..5.5217.5.5.5.75112..5.51.#4/3.3455.513.:3 1:/.. /1...75112../2.5.529.51..3   #924/.32...51.5.4.52/..:329.9. 34/.

51.5. #.5.51.4.5.

.51.. .:374/3.. 1.9.9.5  .55.9..1. .1..91..14.525...7.9 /9/.:2..3:..5/..5..9....574/3..1.5.2060623.9.57.74/.5 75.51.9.794.544/.14. .5.5./1..55.9.54. 9/.5455.2.9.55 .3:..5..9.3.. 17.6163674/3..5.6163675.:.4.5 4.

9/9/.5 #4/3.5.1 2:4/.5 754.5.1.5.12..  #4/3..9.&%'"%$!' &%'"%$!'  '! $.69...51.5.5.5.4P $.6.4P 94.5..4.4 497.5479::5..25..2.95.515.57.51..9.4.:1..5.2.5 74969..2291. 7.5.5.. :/345. .5..5.:.51.1.9.:.58.9.5569636...4 ..2 2..9.2.57:2636265.1.56.2091.58.2. 4475.5.1.59.

244#4/3.1.: /2.4  97.5$.9.9.2.5.244#4/3.576:.2.9.5:.7:2636265....9.5.52.:.4 .9:.9:.5$.37.:.4..  9:.

479: 9:..576:.4.:.:.: /2.5:.

.579.79.7..5 796::74/3.5 15.2:.5  //9:..1.  &.4.7.5.945..25.9.52.:/.265:.9....  &:.452.52.5.. 1.:  4:.9.52.17:.:.9.7/3.5/94.2..574/3..452.92..2/9..52.5/94.5  &.:3.1.3..5.57.9.1.51.57...5.5..750..5 .

#%!&#.

#%!&#.

92..9/5.2/.5692:.21..492..9:/91.3.415. :4765  ..9.21.415.  93.15.25.5.5.3..5 .515. 253.2795:7794. 1.2.5.2.#%!&## %! $!'  .47. 492.

'!# %!$!' %!$!'  #.575.5.265:745522.5.51..

575.51.1 #..5.265:745522.5.

9 .29.9.265:7 65.7.4/5.7. 729..3.7..:.87 !07.9..:9 !07.3$:2-07 .7.7.6 $:8 /744 $0-.51.5:/.52.7 $:2-07.3.3.7 :.:.: ..

.5... &:.52.. / 0 1  '!  "% 3. '252...4.. '25273:.47..: '2529.5231.:.5231.296:.: '252..52.. 4/. ...2 4/.2362.5..

223.:." # %!' ' 5.

5.223.:.

 .

    # %!' ' # %!' ' # %!%&%!'  !'  #%&' '% ! !#" #'!&'%'!' #'!&'%'!' ' &'!!&  ! !"&# &!  # %! '"#!%' & '  !&' !'%&#!%! !'%&#!%! !'%&#!% .

%&"!# %!' '  !!#!'!%! % !  '   %!%!%#%!' ! !'!!'%!&'  !%!!' &&'% !' !'%#!  !%!! ! !'!  # %!!"%!&&!&% ' ' .

      !!# %!' ' # %!     #  !# %% !!!'%"!'! #%"&& &  #%#''%!&%"!&#!'& !&' %&% ! ! & #!!!'' ! !!&##"&' .

&'%'# %!' ' W         '  !!'!"!&#! !!'!'!.

!!'!'!.

'!!' !&'&"!&#.

!&'&"!&#.

"!&# !!'!!&'! #! !! !!!&  '! %'! .

&'! .

#! !!!%'! !"%!&&!.

!"%!&&!.

!!'  !&'%& #!!! !!'!%'!'!!&! & &&'!!' .

"!'"#% !!"!&# W ' '%  '%#''!!%&'     !! '% ! !'&#%'! '%#'" #"! !%'%.

!%'%.

%! %#'%!'%# !! !!%' '%! !' .

.38 . 0.38 .  $.7    $. .3/ -07-. .9.38  .31.7/59 9:.3.9 .../..7:9 .73.9 ..902. .9 ./.5..75.9. 0-07.7 .9:..3 03:7:9.8.  $.902.7.9  .3  $.902./../..0-07.3    $.9.5.9  .8..8.9.7/59 054.902.9  ..3. !$ .8..8./.7/59 2.7- 039. .7 03..9.38  .9.3/7 8:.38  . .902..-03/. .2--039: 805079 ..

% ".

" ".

473..92..  613:..:: 613#40.: 94.  613.5 613&43.5  33 ...5 . #9612.: 94. # %!!!  61365:.5 .5  613&43.5 #9.&.:.1 .3. 6139. #9612.5 .:4 61365:..:..92.  6139.:4  613#40.3.5 613.9..

: 732.:.3. %:.  "95..9:.9.5 1./91.4..51.5 15.:3 /3.9. 0.5 /9/.5152. 1. .3.92: 1.5 75. 0.5 1....3.5 1.:.2: 15:4/9 /3.9:.5 '69  &:.5 1.92. %  .9 1.: 1.5 1.   "95./91.92.: #5.7.92.. 45265:.92. %  4/.52.""!&'%'&  .9.: 1..: #5.9 :4/9  .4732.:.5 5. %:.

.:3 796:: .5.5 4479:.5 24. .5 4.1.4/3 4..:..5  54/.5 .:.&.  .5 740.52.:. 27.5  '672 5.5 4.5 .3.5 4.2.3.613#40.3.3.:: '.:. 1.3::  440.3..4 217.:.2.9.3.45.3.47.:3 740..5 .: 796:: 2364762 .:..

!.

!.

:..3 W .3::  #0.1.3.3.9.23.2 /.5 1:2: 1:2:.5 2.:: 1.5..4 2364762 :0.3.9.3.5 45. . 4. 511...!  #51.:: 79:.2..:3 2364762 511 511 .7  551..2.. :0.:. 5.5 75. &. 695.: 7.5 695.5 5.: W .5. .5 2..515 4.

.51..5  '672 1.4./69.5 /3. /3... 1.5 '69 /3."& W .. 45.7.9 .1 . 4: 1. 4: ..9 .7.2.9 263. 170.2.:.9 1.

42.5.1 2364762 23.52.5.919 1.919 .5 :.5 265:7 43.4.  .: 1/.9 . 23.42.: .3 29. :/.672  '.7.5. 45.:/.5.5 45.672 1.. 45.

69.5 .5 69.

5 :6:.4.:.5 '69 3.47.5 4.5 44. 265:.5 .51.2 7595 29.92.: 440.3.:. :.:.519 4.. 1:735  7595 29.92.:3 796:: .4.  .5 29.: 796:: 1.47.3.9 .9 /1.519  '672 1. :.5 5694.../69.3 # /. 1.2.9 :6:.2  263.  1.2.:.  '.2 263.:.:. 1:735  4."# %!%'! #%"' W .3 # /..2..5 4.  265:.5 5694..47.9 .  3..2.4 4. 1./69.: 440..

!.

!.

!  "%!'&  &#"%&  !'%#%'&  %.

%& %.

.

 5.5.692 5.:.473.32.9.9.2  '69."'!'% #!  '.2.5 5.5..3 :6:.3 46.

:5..2 :. '69...79.2.

5 .  &43.:  94.2.579.79.

5.9.3.1.:.2::.5:. / '672 .:.3..5 /9."% !#%! .5 5.51. '.4217.9:/.9..15.1.5:..5 ..:. '.: .

3.3.5:. .1.9.4217.:.

9 . .

"% !#%! !.

!.

5  552.5 75.5 44/.72.: :.5  94.:  5.5.5 794..5 1.2.3.4..!  5.72.5 .

5 #3461374/3.57.5.51.510.9.'&" #"  #3:.47.5    .124..51.35 ::.1:...672..5 .7.47.9:/.672 .. &:53.52.43.2.24.2.3.

52.. &:53.

173 .545.3..9:/.:.52.5.74/3.5 92. .3.52.7.3.9.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful