Anda di halaman 1dari 35

DI KULIAH

PENGOLAHAN AIR LIMBAH (RE091312)

PENGOLAHAN AIR LIMBAH (RE 091312) 4 SKS

TUJUAN :
Mahasiswa

mampu membanding dan dapat memilih berbagai macam proses pengolahan air limbah.

Kompetensi :
1.

2. 3.

Mampu memahami prinsip prinsip teknologi pengolahan air limbah dari berbagai macam karakteristiknya. Mampu menganalisa macam macam proses pengolahan yang diperlukan. Mampu memahami konsep pengolahan lumpur sebagai produk samping pengolahan air limbah.

Materi Pokok :
1. 2.

3.
4.

Sumber dan karakteristik air limbah Jenis pengolahan meliputi pengolahan fisik, kimia dan biologi, Tahapan pengolahan meliputi pengolahan primer, sekunder dan tersier Pengolahan secara fisik dan kimia : pengendapan, penyaringan, konsep membran, presipitasi (koagulasi dan flokulasi),

Materi Pokok :
5.

6. 7.

Proses pengolahan secara biologi secara aerobik dan anaerobik dengan pola pertumbuhan tersuspensi dan terlekat meliputi proses lumpur aktif beserta modifikasinya, proses biofilter beserta modifikasinya, Konsep pengolahan lumpur, Praktikum : Pengendapan, pertukaran ion, adsorpsi karbon aktif,presipitasi, produksi biomass, biokinetik secara aerobik, sludge thickening.

Pustaka :
1.

2.

3.

4.
5.

Metcalf & Eddy, (2003) : Wastewater Engineering Treatment, Disposal, Reuse, Mc.Graw-Hill, New 2003, Reynold, Tom & Paul A. Richards.Unit Operation and Processes in Environmental engineering, 2nd ed, PWS, Boston 1996. Larry D Benefield,et al : Process chemistry for water and wastewater treatment, Prentice Hall, Englewood, 1985. Eckenfelder, Jr 1997 : Industrial Pollution ControlMc Graw Hill. Dll, text book tentang wwtp.

RANCANGAN PERKULIAHAN

PERTEMUAN KE: 1, 2

3, 4, 5

6, 7, 8

9, 10, 11, 12

MATERI Pengantar Kuliah: Karakteristik Limbah Dampak Pencemaran oleh Limbah Proses Pengolahan Air Limbah: Tujuan Pengolahan Air Limbah Tahapan Pengolahan Macam Proses Fisik Macam Proses Biologis Quis 1 Stoikiometri dan Dasar Kinetika Proses: Prinsip neraca massa Pengenalan jenis-jenis reaktor (batch, continuous, complete-mix, plug flow) Tipe-tipe mikroorganisme Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan biomass Fase pertumbuhan biomass Konstanta biokinetik Dasar-dasar Proses Biologis: Prinsip umum pengolahan biologis aerobik, anaerobic, dan anoxic. Prinsip pengolahan biologis aerobik: suspended growth, pola pertumbuhan dan kebutuhan oksigen Quis 2

SIKLUS PROSES
HASIL AKTIVITAS MANUSIA

PAL

Pengertian Air Limbah.

Air limbah adalah air bekas yang sudah tidak dimanfaatkan atau tidak dapat dimanfaatkan secara langsung oleh manusia, disebabkan adanya kandungan pencemar yang melebihi ambang batas/ baku mutu yang ditetapkan.

Sumber Air Limbah :

Kegiatan domestik (Air limbah rumah tangga) Kegiatan komersial (Air limbah rumah sakit, hotel, restoran dan pertokoan) Kegiatan Industri (Air limbah industri) Peternakan (Air limbah dari rumah potong hewan dan cuci kandang hewan)

AIR LIMBAH DOMESTIK

Air = 99,9 %

Padatan = 0,1 %

Organik = 70 %

Anorganik = 30 %

Protein = 65 % Karbohidrat = 25 % Lemak = 10 %

Bahan Butiran Logam Garam - garam

Parameter Pencemar Utama :


Zat Padat Tersuspensi (TSS) BOD(Biochemical Oxygen Demand) COD(Chemical Oxygen Demand) Nitrogen (organik - anorganik) Phosphat (organik anorganik) Beberapa Logam berat Bakteriologis (MPN/100 ml) Senyawa-senyawa organik dan Asam-asam organik.

Kekuatan air limbah domestik dalam BOD5 dan COD


Kekuatan
Lemah Sedang Kuat

BOD5 (mg/l)
<200 350 500

COD (mg/l)
<400 700 1000

Sangat Kuat

>750

>1500

Mengapa air limbah harus diolah?


1.

2.

Mencegah polusi air permukaan dan air tanah. Mereduksi penyebaran penyakit menular

Dampak Pencemaran :

Penurunan daya dukung badan air permukaan Penyebaran penyakit Pencemaran badan air tanah Pencemaran tanah Pendangkalan pada muara sungai Eutrofikasi Perubahan ekosistem badan air permukaan. Penurunan sumber daya air baik air permukaan maupun air tanah.

Kondisi Sanitasi di Indonesia

Kondisi Sanitasi di Indonesia


efluen industri di kawasan pemukiman

MCK yang tidak berfungsi

buang air besar sembarangan

selokan tersumbat

Jamban yang asal-asalan

mencuci dan mandi di sungai tercemar

pembuangan liar lumpur tinja menurunnya kualitas dan kuantitas air baku rendahnya pengelolaan sampah rendahnya tingkat pelayanan air minun

Kondisi Sanitasi di Indonesia

Kondisi Sanitasi di Indonesia

Dampak Pembangunan Sanitasi


1. 2.

3.

Dampak pada Kesehatan Masyarakat Dampak pada Kesehatan Lingkungan Dampak pada Ekonomi

1. Dampak pada Kesehatan Masyarakat

1.

Empat Dampak Sanitasi Buruk pada Kesehatan:


Penyakit Diare: dari 100.000 kematian anak usia di bawah lima tahun di Indonesia (2008), 31% disebabkan oleh diare. Penyakit tifus dialami 350-810 orang per 100.000 penduduk. Studi klinis menunjukkan, angka penderita tifus 500 orang per 100.000 penduduk, dengan laju kematian antara 0,6 dan 5 persen. Untuk penyakit cacingan, prevalensi terjangkit cacingan di Indonesia tahun 2007 mencapai 35,3 persen. Penyakit polio kembali menjangkiti seorang anak lakilaki yang berusia dua tahun di Jawa Barat.

2.

3.

4.

2. Dampak pada Kesehatan Lingkungan


1. 2.

3.

4. 5.

Hilangnya keragaman hayati Polusi air Pemenuhan unsur hara / pengayaan nutrien (eutrofikasi) Polusi udara Penurunan mutu dan kelestarian lingkungan

Water pollution from poor sanitation

3. Dampak pada Ekonomi


1. 2.

3.
4.

5.

Biaya medis Hilangnya waktu dan produktifitas Penurunan sektor pariwisata Kemampuan perempuan dan anak-anak dalam belajar Penurunan Produk Domestik Bruto

Fakta:

1. Pertemuan di 2nd East Asia Ministerial Conference on Sanitation and Hygiene (EASAN 2) di Manila, akhir Januari 2010 KERUGIAN akibat sanitasi buruk di lima negara Asia Tenggara (Kamboja, Indonesia, Laos, Filipina, dan Vietnam) mencapai US$9,2 miliar atau lebih dari Rp90 triliun per tahun

4. Dampak Sanitasi yang Baik


Dampak dari Sanitasi yang makin baik: Rendahnya tingkat kesakitan di dalam masyarakat. Rendahnya tingkat kematian karena diare. Meningkatnya gizi anak-anak. Lingkungan yang semakin bersih.

Makanan yang semakin aman dan meningkatnya dampak pasokan air yang semakin baik.
Meningkatnya pembelajaran dan daya ingat pelajar.

Meningkatnya harga diri dan keleluasaan pribadi bagi semua orang khususnya perempuan dan anak-anak.

1.

2.

3.

4.

5.

Dampak Luar Biasa (+) Jika Investasi Sanitasi Naik: Menghindari pertumbuhan ekonomi semu. Studi yang dilakukan WSP bersama Bappenas (2008): akibat sanitasi buruk, kerugian ekonomi negeri ini mencapai Rp 58 triliun setiap tahunnya. Efek luar biasa peningkatan sanitasi pada kesehatan, pendidikan dan produktifitas Membantu menurunkan kemiskinan. Akibat buruknya sanitasi, ratarata keluarga di Indonesia harus menanggung Rp 1,25 juta setiap tahunnya Manfaat yang berlipat. Beberapa penelitian empiris di Indonesia menunjukkan bahwa setiap Rp 1 investasi sanitasi akan mendatangkan manfaat sebesar Rp 8 sampai Rp 11. Mencegah selalu lebih murah dari mengobati