Anda di halaman 1dari 11

BAB I PENDAHULUAN

A.

LATAR BELAKANG Dalam menghadapi era globalisasi, teknologi dan informasi yang semakin lama semakin canggih tentu untuk menyeimbangkan teknologi tersebut diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi sebagai penggerak dari teknologi informasi itu. Di era ini dimana dunia penuh dengan tantangan serta persaingan untuk itu perlu sikap profesionalisme di semua sektor pembangunan. Di dalam GBHN 1993 telah di berikan arah yang jelas tentang misi pembangunan Jangka Panjang tahap II, bahwa pembangunan ekonomi seiring dengan pembangunan Sumber Daya Manusia. PT. Telkom sebagai perusahaan Telekomunikasi terbesar di Indonesia telah berusaha

mengingkatkan mutu perusahaan dan pelayanan kepada seluruh pengguna jasa telekomunikasi, salah satu upaya PT. Telkom yaitu dengan cara peningkatan Sumber Daya Manusia yang sangat berperan sebagai penggerak dari pelayanan di masa yang akan datang. Untuk itu PT. Telkom bekerja sama dengan Yayasan Sandhy Putra Telkom dalam mendirikan SMK Telekomunikasi yang bertujuan untuk mendidik siswa-siswi yang berpotensi serta memiliki kemampuan untuk dapat menciptakan manusia yang berkualitas di bidang Telekomunikasi. Salah satu upaya untuk menggali potensi tersebut maka SMK yang menyiapkan tenaga kerja menegah siap

pakai perlu mengadakan pemanduan secara sistematis antara pendidikan yang diterima disekolah dengan pengetahuan dan pengalaman di dunia usaha melalui Praktik Kerja Industri sehingga akan terarah untuk mencapai suatu tingkatan keahlian tertentu secara profesional. Yayasan Sandhy Putra telah sepakat untuk membantu terselenggaranya pendidikan di SMK Telkom, sehingga pelaksanaan prakerin dengan cara praktek kerja dilapangan dapat terwujud.

B.

DASAR HUKUM Sehubungan dengan Keputusan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan No.80/UU/1993 tentang kurikulum SMK 1994 tentang penambahan bobot praktik lapangan, melalui praktik kerja lapangan di industri terkait khususnya PT. Telkom Indonesia, sebagai dasar hukum lain, yaitu : 1. 2. UU/No.2 Tahun 1989 tentang Pendidikan Nasional Kerjasama DIKMEJUR DEPDIKBUD dengan Divisi Pelatihan PT. Telkom No. PTEL.249/KSO 18/DIK-11/1992 3. Kerjasama DIKDASMEN dengan PT. Telkom No. PTEL.204/KSO 18/UTA-00/1992 4. Perjanjian antar YSPT dengan PT. Telkom No.TEL.518/PD000/SDM23/1999 dan 01/PDD/DDP.YSPT/XII/1999 tanggal 2 November 1999, tentang pelaksanaan Praktik Kerja Industri (Prakerin).

311

C.

PERUMUSAN MASALAH Pesatnya perkembangan teknologi dan semakin ketatnya persaingan antara badan-badan yang menyelenggarakan fasilitas dalam dunia usaha telekomunikasi berimbas semakin dibutuhkannya sumber daya manusia yang terampil serta handal untuk diserap sebagai tenaga kerja. Perkembangan pesat dalam teknologi komunikasi itu sendiri membuktikan betapa vitalnya artian komunikasi jarak jauh bagi masyarakat. Fasilitas telekomunikasi yang ditawarkan saat ini sungguh sangat membantu. Dimulai dari keperluan biasa, keluarga, hingga bisnis sekalipun, akan dapat dengan lebih muda dilakukan tanpa harus lagi mengkhawatirkan masalah jarak dan waktu. Bahkan bagi sebagian orang, telekomunikasi sudah dianggap sebagai kebutuhan primer. Oleh sebab itu perkembangan sumber daya manusia yang berkualitas di dalam bidang ini harus selalu dijaga dan bahkan ditingkatkan. Tidak bukan adalah karena tenaga kerja yang terampil serta handal merupakan faktor dasar yang menentukan dalam kelangsungan perusahaan-perusahaan penyedia jasa telekomunikasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam bidang ini dapat kita lihat perwujudannya melalui pendidikan calon tenaga kerja baik pada pusat-pusat pelatihan maupun instansi pendidikan formal. Pola yang cukup penting dalam penyelenggaraan kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan dapat kita temui dalam pelaksanaan Praktek Kerja Industri. Dimana melalui Prakerin ini badan terkait memberikan kesempatan

kepada para siswa untuk terjun langsung ke lapangan industri, agar para siswa dapat melakukan sinkronisasi antara materi-materi yang telah didapatkan selama pendidikan dengan keadaan yang sesungguhnya serta mendapatkan penguasaan keahlian sesuai bidangnya dalam pengalaman kerja di lapangan. PT. TELKOM adalah salah satu instansi yang telah menjalin kesepakatan dan turut melibatkan diri dalam membantu penyelenggaraan kurikulum pendidikan di SMK TELKOM sehingga pelaksanaan Prakerin dapat terwujud.

D.

TUJUAN 1. Tujuan Pelaksanaan Prakerin a. Memberikan kesempatan kepada siswa untuk melatih

kemampuan serta menyeselsaikan permasalahan yang didapatkan di lapangan. b. Penyesuaian diri siswa dengan kondisi pada lingkungan

kerja sesungguhnya. c. Memperluas dan menambah segala ilmu dan pengetahuan tentang pertelekomunikasian di lapangan dengan mempraktikkan semua ilmu yang di dapat di sekolah. d. Mengaplikasikan potensi yang ada dalam diri pribadi dari hasil penyerapan ilmu dan pengetahuan tentang dunia telekomunikasi di tempat prakerin.

511

e. Meningkatkan, memperluas dan memantapkan keterampilan yang dapat membentuk kemampuan siswa sebagai bekal untuk memasuki lapangan kerja sesuai dengan studi yang di pilih. f. Untuk memupuk rasa kebersamaan Tim secara baik, terutama dalam mensukseskan suatu program kerja. g. Untuk meningkatkan keterampilan dan wawasan, baik teknis maupun Human Relationship-nya. h. Menumbuhkan dan memantapkan sikap profesional dalam dunia kerja untuk mempersiapkan diri menuju dunia kerja yang nyata dan penuh tantangan. i. Menghasilkan lulusan-lulusan yang ahli didalam suatu bidang telekomunikasi baik dalam pengetahuan, wawasan, keterampilan, dan etos kerja yang sama dengan lapangan kerja yang kompetitif. j. Untuk membentuk dan mengubah sifat/perilaku siswa yang lebih positif melalui penyesuaian diri lingkungan kerja. k. Untuk mengukur seberapa jauh potensi yang ada dalam diri masingmasing siswa setelah di hadapkan pada masalah-masalah di lapangan.

2.

Tujuan Pembuatan Laporan a. Sebagai sarana perbandingan tertulis antara teori yang

diperoleh selama pendidikan dan praktek pada lingkungan kerja.

b.

Sebagai bahan untuk pelaksanaan uji kompetensi yang

diselenggarakan PT. TELKOM guna mendapatkan sertifikat kompetensi. c. Melatih siswa dalam menuangkan ide dalam bentuk

tulisan yaitu susunan laporan terperinci mengenai apa yang diperoleh selama Prakerin dijalankan. d. Sebagai bahan pertanggung jawaban siswa selama

mengikuti Prakerin. e. Menambah perbendaharaan perpustakaan sekolah dan menunjang peningkatn pengetahuan siswa angkatna selanjutnya.

E.

BATASAN MASALAH Pada laporan ini Penyusun berusaha memaparkan mengenai semua yang ditemui di lapangan, yang berhubungan dengan materi bidang kompetensi yang ditekuni Penyusun dan beberapa kegiatan yang dilaksanakan selama praktik kerja industri pada Jaringan Akses Pelanggan. Laporan ini meliputi, yakni di unit ANM (Access Network Maintenance) dan unit ANO (Access Network Operation), dan Customer Care.kegiatan yang dilakukan antara lain sebagai berikut : 1. Unit ANM (Access Network Maintenance),yaitu sebagai berikut : a. APP (Access Planning Performance) menyusun rencana pemeliharaan access network,memelihara,meng-up date,dan entry data access network.

711

b.

MCAN

(Maintenance

Cooper

Access

Network)

melakukan pengetesan,pengukuran,dan pengecekan fisik access network dan melakukan penjagaan kesiapan operasi dengan perbaikan/penggantian fisik yang rusak c. FORAN (Fiber Optic Radio Access Network) menangani jaringan access fiber dan radio.

2. Bagian ANO (Access Network Operation),yaitu sebagai berikut : a. TAS (Technic Access Support),melakukan pasang sambungan baru klem primer dan sekunder di MDF, pasang baru speedy, mutasi,pasang kembali,dan penanganan gangguan. b. PCAN (Personal Customer Access Network), melakukan pasang sambungan baru (PSB),penanganan gangguan,mutasi,omzeting, memberikan service kepada pelanggan,pengoperasian aplikasi SISKA (Sistem Informasi Kastamer),dan pengoperasian aplikasi COC ( Customer Operation Center). 3. Bagian Customer Care, yaitu sebagai berikut : a. Kunjungan ke pelanggan. b. Outbond Call c. Pengolahan data dengan menggunakan aplikasi PCIS (Personal Customer Information System) dan PCDB (Personal Customer Database). d. Gathering Pelanggan.

F.

MANFAAT PELAKSANAAN PRAKERIN 1. Manfaat Bagi Siswa a. Memberi kesempatan kepada siswa memasyarakatkan diri

pada suasana kerja sesungguhnya. b. Memberikan gambaran mengenai pekerjaan yang sesuai

dengan bidang kompetensi yang ditekuni. c. 2. Tercapainya tujuan Prakerin.

Manfaat Bagi Sekolah a. Memperbesar peluang untuk penempatan lulusan ke

dunia kerja nantinya. b. Memperoleh masukan maupun memberikan umpan guna

memperbaiki dan mengembangkan kurikulum pendidikan. c. Memperluas penyerapan teknologi baru dari lapangan

guna memaksimalkan proses belajar mengajar di sekolah.

3.

Manfaat Bagi PT. TELKOM a. Menumbuhkan kesadaran, bahwa keikutsertaan dalam

memajukan pendidikan secara umum dan kejuruan telekomunikasi secara khusus akan menambah kuantitas maupun kualitas calon tenaga kerja yang professional di bidang telekomunikasi. b. Masukan-masukan yang diterima dari peserta Prakerin

maupun pihak sekolah diharapkan dapat memacu PT. TELKOM dalam meningkatkan kinerjanya.

911

c. Mengetahui kualitas tenaga kerja yang sedang dibentuk, demi terjaganya kualitas tenaga kerja dibidang telekomunikasi pada masa mendatang.

F.

SISTEMATIKA PENULISAN Untuk memberi gambaran penulisan laporan PRAKERIN, maka sistematika penulisannya adalah sebagai berikut: BAB I Pendahuluan Berisi tentang uraian atau gambaran secara umum dari kerja praktik yang meliputi latar belakang, batasan masalah, perumusan masalah, tujuan PRAKERIN, batasan masalah, manfaat PRAKERIN, ruang lingkup penulisan laporan, metode pengumpulan data, dan sistematika penulisan. BAB II Landasan Teori Berisi tentang paparan teori-teori, konsep-konsep dan pendapatpendapat dari para ahli yang telah teruji yang melandasi penyusunan laporan PRAKERIN ini, sehingga dapat dipakai sebagai argumen secara teoritik dalam menyelesaikan

permasalahan. BAB III Pengolahan Data Bagian ini berisi tentang pekerjaan yang dilakukan selama prakerin dan hambatan yang dialami sejak awal sampai akhir pelaksanaan prakerin.

10

BAB IV

Pemecahan Masalah Berisi tentang alternatif yang sesuai untuk menyelesaikan hambatan-hambatan saat melaksanaan praktik kerja industri.

BAB V

Penutup Dalam bab ini berisi tentang kesimpulan hasil penelitian yang diperoleh dari kerja praktik dan saran-saran sehubungan dengan permasalahan yang telah dibahas.

G.

Metode Pengumpulan Data 1. Metode Praktikum Yaitu pengumpulan data dengan metode yang mengacu pada kegiatan sehari-hari yang telah dipraktekkan dalam PRAKERIN dibawah bimbingan pembimbing lapangan. 2. Metode Literatur Yaitu cara pengumpulan data yang diperoleh dengan memanfaatkan sarana yang ada baik didalam maupun diluar sekolah. 3. Metode Wawancara Metode ini dilakukan dengan mengadakan tanya jawab secara langsung dengan sumber yang menguasai bidang permasalahan tersebut.

4.

Metode Observasi Yaitu melaksanakan pengamatan dengan pencatatan data secara langsung terhadap objek yang diamati.

1111

11

5. Metode Kepustakaan Yaitu penulis mengumpulkan data-data yang diperlukan dari bukubuku tentang pertelekomunikasian maupun buku-buku lainnya yang sifatnya mendukung. 6. Metode Induksi Yaitu mengambil kesimpulan dari data-data yang diperoleh dan telah dikumpulkan selama melaksanakan Praktik Kerja Industri. Data ini dikumpulkan baik praktek dilapangan maupun secara teori yang di dapat dari pembimbing lapangan.