Anda di halaman 1dari 14

TUGAS KAJIAN PENGEMBANGAN KURIKULUM KAJIAN PENDIDIKAN IPA Tugas Ini Disusun Guna Melengkapi Tugas Mata Kuliah

Tugas Kajian Pengembangan Kurikulum Kajian Pendidikan IPA

Dosen Pengampu: Insih Wilujeng

Disusun oleh: Vina fitriyani rahmawati Ria Utami Nursyam Fandi Rianata Daru Kusuma 09312244016 09312244030 09312244029 08312244035

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN IPA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2011

Tabel 1. Contoh-contoh implementasi model KBSB dalam pembelajaran sains pada topik tekanan(fisika) Hasil Belajar Menemukan mempengaruhi faktor-faktor besarnya tekanan yang dan

hubungan faktor-faktor tersebut terhadap Ketrampilan-ketrampilan Berpikir Strategi-strategi Berpikir Nilai-nilai Mulia tekanan, melalui percobaan. Menghubungkan, analisis, hipotesis,

membuat kesimpulan Konseptualisasi, membuat keputusan dan pemecahan masalah Memiliki ketertarikan dan rasa ingin tahu terhadap lingkungan, Memiliki pemikiran kritis dan analitis Kejujuran dan akurasi dalam pencatatan dan validasi data Menjadi fleksibel dan berpikiran terbuka Berani mencoba untuk berpikir kreatif

Keterangan: 1. Keterampilan berpikir


a. Menghubungkan; Peserta didik diminta untuk mengidentifikasi kriteria-kriteria

atau karakteristik-karakteristik dari faktor-faktor yang mempengaruhi tekanan.


b. Analisis; Peserta didik dapat

mengidentifikasi pandangan atau ide-ide yang

cenderung mendukung atau menentang sifat-sifat yang ada pada benda padat.
c. Hipotesis; Membuat perkiraan menggunakan pernyataan umum pada hubungan

antara variabel manipulasi dan variabel respon dalam tujuan untuk menjelaskan faktor yang mempengaruhi tekanan pada benda padat. Pernyataan ini dipikirkan dengan benar dan dapat diuji untuk menentukan validitasnya.
d. Membuat kesimpulan; Membuat pernyataan tentang hasil suatu penyelidikan yang

didasarkan suatu hipotesis, pengamatan dan kajian pustaka tentang faktor yang mempengaruhi tekanan pada benda padat.

2. Strategi Berpikir
a. Konseptualisasi; Membuat generalisasi didasarkan pada saling hubungan dan

karakteristik umum untuk mengetahui tentang faktor tekanan benda padat.


b. Membuat keputusan; Memilih solusi terbaik dari variasi alternatif yang didasarkan

pada kriteria khusus untuk menentukan faktor yang berpengaruh.


c. Pemecahan Masalah; Menemukan solusi untuk tantangan atau situasi yang tidak

dikenal atau kesulitan yang tidak diantisipasi dalam cara yang sistematis, maksudnya di dalam melakukan praktikum guna mengetahui faktor yang berpengaruh. 3. Nilai-nilai mulia
a. Memiliki ketertarikan dan rasa ingin tahu terhadap lingkungan; Meningkatkan

motivasi untuk belajar lebih banyak lagi mengenai alam dan lingkungannya.
b. Memiliki pemikiran kritis dan analitis; Penyelidikan mendorong untuk berpikir

kritis dan analitis guna mencapai sebuah hasil yang maksimal


c. Kejujuran dan akurasi dalam pencatatan dan validasi data; Melatih untuk berbuat

jujur dalam sebuah pencatatan hasil dan validasi data yang diperoleh.
d. Menjadi fleksibel dan berpikiran terbuka; Tidak terpaku pada teori yang ada tetapi

mencoba untuk menghubungkan fakta dari data yang diperoleh.


e. Berani mencoba untuk berpikir kreatif; Melatih untuk berinovasi dalam

melakukan sebuah penyelidikan.

Tabel 2. Contoh-contoh implementasi model KBSB dalam pembelajaran sains pada topik pesawat sederhana(fisika) Hasil Belajar Ketrampilan-ketrampilan Berpikir Menyebutkan jenis-jenis pesawat sederhana Pengelompokan dan Klasifikasi,

Strategi-strategi Berpikir Nilai-nilai Mulia

menghubungkan, prediksi, generalisasi, Konseptualisasi, membuat keputusan Memiliki ketertarikan dan rasa ingin tahu terhadap lingkungan Mengapresiasi kontribusi sains dan teknologi Memperluas wawasan

Keterangan: 1. Keterampilan Berpikir:


a. Pengelompokan dan klasifikasi; Siswa mampu menyebutkan alat mana yang

menggunakan konsep pesawat sederhana.


b. Menghubungkan ; Siswa mengidentifikasi karakteristik atau ciri-ciri pesawat

sederhana.
c. Prediksi;

Siswa

dapat

menyatakan

atau

memberi

contoh

pesawat

sederhanaberdasarkan pengalaman sehari-hari atau kegiatan yang dilakukan oleh siwa.


d. Generalisasi; Siswa mampu membuat kesimpulan umum didasarkan pada

pengamatan yang dilakukan atau informasi yang diperoleh. 2. Strategi Berpikir:


a. Konseptualisasi; Membuat generalisasi didasarkan pada saling hubungan dan

karakteristik umum dalam tujuan untuk menyusun makna, konsep dadri pesawat sederhana.
b. Membuat keputusan; Memilih solusi terbaik dari variasi alternatif tentang

berbagai alat yang mengguanakan dan tidak menggunakan konsep sederhana. 3. Nilai-nilai mulia

pesawat

a. Memiliki ketertarikan dan rasa ingin tahu terhadap lingkungan; Adanya

ketertarikan dan rasa ingin tahu dari model pesawat sederhana yang berguna untuk lingkungan.

b. Mengapresiasi kontribusi sains dan teknologi; Menghubungkan antara ilmu

pengetahuan alam dengan teknologi yang berguna bagi kehidupan.


c. Memperluas wawasan; Banyaknya model pesawat sederhana dapat memperluas

wawasan.

Tabel 3. Contoh-contoh implementasi model KBSB dalam pembelajaran sains pada topik obat-obatan kimia(kimia dan kesehatan) Hasil Belajar Ketrampilan-ketrampilan Berpikir Strategi-strategi Berpikir Nilai-nilai Mulia Mendefinisikan pengertian obat Menghubungkan, analisis, generalisasi Konseptualisasi Menjadi mudah merespon tentang keselamatan diri, orang lain dan lingkungan Menjadi terbuka dan benar Mengapresiasi dan praktik hidup bersih dan sehat Tepat guna dalam menyikapi masalah

Keterangan: 1. Ketrampilan Berpikir:


a. Menghubungkan;

Mengidentifikasi

kriteria-kriteria

seperti

karakteristik-

karakteristik, ciri-ciri obat. b. Analisis; Mengidentifikasi pandangan atau ide-ide yang menyebutkan atau memaparkan tentang pengertian obat baik yang mendukung atau menyimpang.
c. Generalisasi; Membuat kesimpulan mengenai pengertian obat yang didasarkan

pada pengamatan pengamatan yang dilakukan atau informasi. 2. Setrategi Berpikir:


a. Konseptualisasi; Membuat generalisasi untuk mengetahui tentang pengertian obat.

3. Nilai-nilai mulia

a. Menjadi mudah merespon tentang keselamatan diri, orang lain dan lingkungan;

Cepat tanggap dalam mengatasi masalah dalam upaya menyelamatkan diri sendiri maupun orang lain tanpa merusak lingkungan.
b. Menjadi terbuka dan benar; Pengertian tentang obat dapat dimengerti dengan baik. c. Mengapresiasi dan praktik hidup bersih dan sehat; Mengerti semua hal mengenai

obat dapat mendorong untuk hidup bersih dan sehat.


d. Tepat guna dalam menyikapi masalah; Dapat memilih obat sesuai dengan

khasiatnya.

Tabel 4. Contoh-contoh implementasi model KBSB dalam pembelajaransains pada topik penyebaran penyakit(kesehatan) Hasil Belajar Ketrampilan-ketrampilan Berpikir Membedakan cara-cara penyebaran penyakit Mengurutkan, membandingkan dan membedakan, Strategi-strategi Berpikir Nilai-nilai Mulia pengelompokan dan klasifikasi, inferensi, prediksi, generalisasi, Konseptualisasi, membuat keputusan, pemecahan masalah Memiliki ketertarikan dan rasa ingin tahu terhadap lingkungan; merealisasikan sains sebagai makna memahami alam Menjadi mudah merespon tentang keselamatan diri, orang lain dan lingkungan Mengapresiasi dan praktik hidup bersih dan sehat Memiliki pemikiran kritis dan analitis

Keterangan: 1. Ketrampilan Berpikir:


a. Mengurutkan; Menyusun informasi tentang penyakit dalam tingkatan didasarkan

pada cara-cara penyebarannya.

b. Membandingkan dan Membedakan; Menemukan kesamaan dan perbedaan yang didasarkan pada kriteria yaitu dengan cara penyebarannya. c. Pengelompokan dan Klasifikasi; Pemisahan dan pengelompokan fenomena penyebaran penyakit penyebarannya. d. Inferensi; Menggunakan pengalaman atau pengumpulan data awal yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari untuk menggambarkan kesimpulan dan membuat penjelasan tentang cara penyebaran penyakit.
e. Prediksi; Menyatakan hasil kejadian yang akan datang didasarkan pada

ke dalam kategori

didasarkan pada kritera cara

pengetahuan awal yang diperoleh melalui pengalaman atau pengumpulan data dari berbagai sumber atau memprediksi agar penyebaran penyakit tidak semakin banyak.
f. Generalisasi; Membuat kesimpulan umum yang didasarkan pada pengamatan

pengamatan yang dilakukan atau informasi dari berbagai sumber sehingga dapat mengetahui cara penyebaran penyakit yang berbeda-beda. 2. Setrategi Berpikir:
a. Konseptualisasi; Membuat generalisasi didasarkan pada saling hubungan antara

berbagai penyakit dengan cara penyebaran penyakit yang berbeda-beda pula.


b. Membuat Kesimpulan; Memilih solusi terbaik dari variasi alternatif atau dapat

memilah-milah dari berbagai penyakit melalui cara penyebaran yang berbedabeda.


c. Pemecaha Masalah; Menemukan solusi untuk tantangan untuk dapat mengetahui

penyakit dan cara-cara penyebarannya. 3. Nilai-nilai mulia


a. Memiliki ketertarikan dan rasa ingin tahu terhadap lingkungan; Banyaknya

macam penyebaran penyakit dapat mendorong rasa ingin tahu.


b. Merealisasikan sains sebagai makna memahami alam; Pengetahuan tentang

penyebaran penyakit dapat memotivasi untuk selalu menjaga alam.

c. Menjadi mudah merespon tentang keselamatan diri, orang lain dan lingkungan;

Capat tanggap dalam menanggapi penyakit yang terjadi pada diri sendiri maupun orang lain.
d. Mengapresiasi dan praktik hidup bersih dan sehat; Adanya pengetahuan tentang

penyebaran penyakit dapat menuntun untuk hidup bersih dan sehat.


e. Memiliki pemikiran kritis dan analitis; Upaya untuk mengatasi penyebaran

penyakit mendorong untuk berpikir kritis dan analitis agar tidak salah dalam melakukan pengobatan.

Tabel 5. Contoh-contoh implementasi model KBSB dalam pembelajaran sains pada topik reproduksi(biologi) Hasil Belajar Menyatakan fungsi setiap bagian dari sistem reproduksi pada manusia (laki-laki dan Ketrampilan-ketrampilan Berpikir Strategi-strategi Berpikir Nilai-nilai Mulia perempuan Membuat analogi, Menghubungkan, keputusan,

mengurutkan, prediksi, sintesis Konseptualisasi, membuat

pemecahan masalah Memiliki ketertarikan dan rasa ingin tahu terhadap lingkungan Menjadi terbuka dan benar Menjadi rajin dan tidak mudah menyerah

Keterangan : 1. Ketrampilan Berpikir: a. Membuat Analogi; Memahami fungsi reproduksi dengan cara menganalogikan dengan hal yang sederhana.
b. Menghubungkan;

Mengidentifikasi

kriteria-kriteria

seperti

karakteristik-

karakteristik dan ciri-ciri setiap bagian reproduksi.


c. Mengurutkan; Menyusun bagian-bagian reproduksi dalam tingkatan didasarkan

pada penting bagian tersebut bagi manusia.

d. Prediksi; Menyatakan hasil kejadian yang akan datang didasarkan pada pengetahuan awal yang diperoleh melalui pengalaman atau pengumpulan data yang dilakukan sekarang atau berdasarkan pengetahuan yang dimiliki tentang berbagai fungsi bagian reproduksi. e. Sintesis; Mampu menggambarkan bagian-bagian dari sistem reproduksi manusia atau sketsanya. 2. Setrategi Berpikir
a. Konseptualisasi; Membuat generalisasi didasarkan pada saling hubungan antara

bagian organ-organ reproduksi satu dengan yang lainnya untuk membentuk suatu sistem reproduksi.
b. Membuat Kesimpulan; Memilih solusi terbaik dari variasi alternatif atau dapat

memilih bagian yang merupakan urutan sistem reproduksi.


c. Pemecaha Masalah; Menemukan solusi untuk tantangan untuk dapat mengetahui

bagian dari sistem reproduksi pria dan wanita. 3. Nilai-nilai mulia


a. Memiliki ketertarikan dan rasa ingin tahu terhadap lingkungan; Merangsang rasa

ingin tahu proses-proses reproduksi di lingkungan sekitar.


b. Menjadi terbuka dan benar; Menghindarkan dari anggapan yang tabu. c. Menjadi rajin dan tidak mudah menyerah; Dari ketrampilan berpikir yang sintesis

mendorong untuk rajin dan tidak mudah menyerah.

Tabel 6. Contoh-contoh implementasi model KBSB dalam pembelajaran sains pada topik reproduksi(biologi) Hasil Belajar Ketrampilan-ketrampilan Berpikir Strategi-strategi Berpikir Nilai-nilai Mulia Mendiskusikan terlalu muda Menghubungkan, dampak kehamilan usia

analisis,

membuat

kesimpulan,inferensi, Prediksi, Generalisasi Konseptualisasi, membuat keputusan Memiliki ketertarikan dan rasa ingin tahu

terhadap lingkungan Menjadi mudah merespon tentang keselamatan diri, orang lain dan lingkungan Menjadi terbuka dan benar Sadar diri akan resiko

Keterangan: 1. Ketrampilan Berpikir:


a. Menghubungkan;

Mengidentifikasi

kriteria-kriteria

seperti

karakteristik-

karakteristik dampak dari kehamilan usia muda. b. Analisis; Mengidentifikasi perbedaan pandangan atau pendapat tentang dampak kehamilan usia terlalu muda. c. Membuat Kesimpulan; Membuat pernyataan tentang hasil suatu penyelidikan tentang dampak kehamilan usia terlalu muda yang didasarkan suatu hipotesis yang telah diambil atau dibuat.
d. Inferensi; Menggunakan pengalaman atau pengumpulan data awal untuk

menggambarkan kesimpulan dan membuat penjelasan tentang dampak kehamilan terlalu muda.
e. Prediksi; Menyatakan hasil kejadian yang akan datang didasarkan pada

pengetahuan awal yang diperoleh melalui pengalaman atau pengumpulan data yang dilakukan sekarang atau agar menjadi pertimbangan.
f. Generalisasi; Membuat kesimpulan umum mengenai dampak dari usia kehamilan

terlalu muda didasarkan pada pengamatan pengamatan yang dilakukan atau informasi. 2. Strategi Berpikir:
a. Konseptualisasi; Membuat generalisasi didasarkan pada faktor yang mendasari

kehamilan terlalu muda dalam tujuan untuk mengetahui dampak kehamilan usia terlalu muda.

b. Membuat Keputusan; Memilih solusi terbaik dari berbagai dampak yang timbul

dan memilah dampak yang mempunyai frekuensi tinggi/ dialami oleh sebagian besar dari orang yang hamil terlalu muda. 3. Nilai-nilai mulia
a. Memiliki ketertarikan dan rasa ingin tahu terhadap lingkungan; Menciptakan rasa

ingin tahu dan ketertarikan untuk mengetahui dampak dari kehamilan bagi lingkungan.
b. Menjadi mudah merespon tentang keselamatan diri, orang lain dan lingkungan;

Pengatuhan dampak kehamilan dapat menjauhkan dari hal-hal yang negatif.


c. Menjadi terbuka dan benar; Dapat menyikapi dengan positif dampak-dampak

kehamilan.
d. Sadar diri akan resiko; Dapat menyadari resiko dari kehamilan.

Tabel 7. Contoh-contoh implementasi model KBSB dalam pembelajaran sains pada topik tanah(kebumian) Hasil Belajar Ketrampilan-ketrampilan Berpikir Strategi-strategi Berpikir Nilai-nilai Mulia Mendeskripsikan sifat-sifat fisik tanah Menghubungkan, analisis, evaluasi, membuat kesimpulan Konseptualisasi, membuat keputusan,

pemecahan masalah Memiliki ketertarikan dan rasa ingin tahu terhadap lingkungan Merealisasikan memahami alam Menjadi bersyukur pada Tuhan Berani mencoba berinovasi Memiliki pemikiran kritis dan analitis sains sebagai makna

Keterangan: 1. Ketrampilan Berpikir:

a. Menghubungkan;

Mengidentifikasi

kriteria-kriteria

seperti

karakteristik-

karakteristik dan sifat-sifat fisik tanah. b. Analisis; Mengidentifikasi pandangan atau ide-ide berbeda yang mengungkapkan tentang sifat-sifat fisik tanah.
c. Evaluasi; Membuat keputusan tentang sifat fisiok tanah didasarkan pada alasan

atau bukti valid. d. Membuat Kesimpulan; Membuat pernyataan tentang hasil penyelidikan tentang sifat fisik tanah yang didasarkan suatu hipotesis yang telah diambil. 2. Strategi Berpikir:
a. Konseptualisasi; Membuat generalisasi tentang berbagai sifat-sifat fisik tanah jika

dilihat dengan berbagai karakteristik.


b. Membuat Kesimpulan; Memilih solusi terbaik dari berbagai karakterisrik tanah

sehingga dapat membedakan sifat fisik tanah.


c. Pemecaha Masalah; Menemukan solusi untuk tantangan untuk dapat mengetahui

berbagai sifat fisik tanah. 3. Nilai-nilai mulia


a. Memiliki ketertarikan dan rasa ingin tahu terhadap lingkungan; Ragam sifat fisik

tanah memacu ketertarikan dan rasa ingin tahu terhadap lingkungan.


b. Merealisasikan sains sebagai makna memahami alam; Membedakan secara ipa

sifat-sifat fisik tanah untuk lebih mengenal alam.


c. Menjadi bersyukur pada Tuhan; Menciptakan rasa syukur terhadap Tuhan dengan

adanya ragam sifat fisik tanah.


d. Berani mencoba berinovasi; Mendorong untuk berinovasi mencari sifat fisik tanah

lainnya.
e. Memiliki pemikiran kritis dan analitis; Pemikiran kritis dan analitis diperlukan

untuk membedakan sifat fisik tanah.

Tabel 8. Contoh-contoh implementasi model KBSB dalam pembelajaran sains pada topik tanah(kebumian) Hasil Belajar Ketrampilan-ketrampilan Berpikir Strategi-strategi Berpikir Nilai-nilai Mulia Membedakan jenis-jenis tanah Membandingkan dan Membedakan, Konseptualisasi, membuat keputusan, pemecahan masalah Memiliki ketertarikan dan rasa ingin tahu terhadap lingkungan Merealisasikan memahami alam Menjadi bersyukur pada Tuhan Berani mencoba berpikir kritis dan menjadi aktif Merealisasikan memahami alam sains sebagai makna sains sebagai makna

Keterangan: 1. Ketrampilan Berpikir:


a. Membandingkan dan Membedakan; Menemukan kesamaan dan perbedaan yang

didasarkan pada kriteria seperti karakteristik-karakteristik, ciri-ciri, kualitaskualitas dan unsur-unsur yang dapat membedakan jenis-jenis tanah. 2. Strategi Berpikir:
a. Konseptualisasi; Membuat generalisasi tentang berbagai jenis-jenis tanah dengan

berbagai karakteristik. b. Membuat Kesimpulan; Memilih solusi terbaik dari berbagai karakterisrik tanah sehingga dapat membedakan jenis tanah yang berbeda. c. Pemecaha Masalah; Menemukan solusi untuk tantangan untuk dapat mengetahui jenis-jenis tanah. 3. Nilai-nilai mulia

a. Memiliki ketertarikan dan rasa ingin tahu terhadap lingkungan; Adanya jenis-jenis

tanah yang beragam menciptakan sebuah ketertarikan dan rasa ingin tahu terhadap lingkungan.
b. Merealisasikan sains sebagai makna memahami alam; Meninjau jenis-jenis tanah

secara ipa untuk lebih mengenal alam.


c. Menjadi bersyukur pada Tuhan; Memacu rasa syukur terhadap Tuhan karena telah

diciptakan jenis tanah yang beragam.


d. Berani mencoba berpikir kritis dan menjadi aktif; Berpikir kritis dan menjadi aktif

dalam upaya menentukan jenis-jenis tanah.


e. Merealisasikan sains sebagai makna memahami alam; Menggunakan ilmu

pengetahuan alam untuk membedakan jenis-jenis tanah.