Anda di halaman 1dari 17

PENJADUALAN (DUKUNGAN SISTEM OPERASI)

Oleh: I Made Wirawan

DEFINISI PENJADUALAN
Kumpulan

kebijaksanaan dan mekanisme di dalam sistem operasi yang berkaitan dengan urutan kerja yang dilakukan sistem komputer.

APA TUGAS PENJADUALAN???


Penjadualan bertugas untuk memutuskan proses yang harus berjalan, kapan dan selama berapa lama proses itu berjalan. Sasaran utama penjadualan adalah optimasi kinerja berdasarkan:

Fairness Efficience Response time Turn arround time throughput


3

BAGAIMANA YANG DIMAKSUD DENGAN PENJADUALAN YANG FAIRNESS???

Fairness adalah proses-proses diperlakukan secara sama, yakni memperoleh jatah waktu proses yang sama dan tidak ada proses yang tidak kebagian layanan pemroses.

Bagaimana

yang dimaksud dengan penjadualan yang efisien???


Efisien yang dimaksud adalah waktu bekerja dari pemroses yang mempunyai rasio lebih besar, dengan tujuan efisiensi mencapai maksimum. Dengan kondisi demikian diharapkan pemroses tidak dalam keadaan menganggur dalam mengeksekusi user program dan sistem operasi

BAGAIMANA YANG DIMAKSUD DENGAN


PENJADUALAN SESUAI DENGAN RESPONSE TIME???

Penjadualan sesuai dengan response time adalah waktu yang dihabiskan dalam memberi pelayanan untuk proses eksekusi yang sesingkat mungkin. Berdasarkan response time, penjadualan dapat digolongkan menjadi dua, yakni:
1.

2.

Response time pada sistem interaktif, yakni waktu yang dihabiskan dari saat karakter terakhir dari perintah dimasukan sampai hasil pertama muncul di layar (terminal) Response time pada sistem waktu nyata, yakni waktu yang dihabiskan dari saat kejadian sampai interaksi pertama rutin layanan ( dieksekusi) event response time
5

BAGAIMANA YANG DIMAKSUD DENGAN PENJADUALAN TURN ARROUND TIME???


Turn

arround time adalah waktu yang dihabiskan dari saat program/job mulai masuk ke sistem sampai proses diselesaikan sistem arround time = (waktu eksekusi) + (waktu tunggu)
6

Turn

BAGAIMANA YANG DIMAKSUD DENGAN


PENJADUAL THROUGHTPUT
Penjadualan

throughtput adalah penjadualan yang didasarkan pada jumlah job yang dapat diselesaikan dalam satu unit waktu atau interval waktu tertentu. Jumlah job maksimal yang dapat diproses per satu interval waktu merupakan sasaran utama dari penjadualan proses.

APA AKIBATNYA BILA RESPONSE TIME YANG KECIL


MEREDUKSI THROUGHTPUT PADA PENJADUALAN???

Akibatnya yang terjadi bila response time yang kecil diutamakan dengan mengurangi throughtput penjadualan adalah adanya overhead sistem dan sistem tidak menjadi optimum kinerjanya dalam mengeksekusi job. (contoh: bila suatu job dieksekusi dalam satu interval waktu, dipaksa dieksekusi kurang dari interval waktunya, maka sistem akan banyak melakukan penundaan untuk menyelesaikan eksekusi sebuah job, namun pemroses akan mengeksekusi job yang berikutnya. Keadaan penumpukan job yang belum selesai dieksekusi menyebabkan overhead sistem)

BAGAIMANA MENGATASI HAL YANG


BERTENTANGAN TERSEBUT DALAM PENJADUALAN???

Supaya pertentangan dari kriteria penjadualan dapat dikurangi dalam memperoleh kinerja optimum sebuah sistem, maka perlu adanya kompromi diantara kebutuhan-kebutuhan yang saling bertentangan. Kompromi di antara kebutuhan-kebutuhan yang kompleks menggunakan tipe penjadualan
1. 2. 3.

Short-term scheduller Medium-term scheduller Long-term scheduller


9

TIPE PENJADUALAN PROSES

10

SHORT TERM SCHEDULLER


Menjadualkan

alokasi pemroses di antara proses-proses yang ready di memori utama. Penjadualan short term dilakukan bila terjadi pengalihan proses untuk memilih proses yang berikutnya yang harus dijadualkan
11

MEDIUM TERM SCHEDULLER


Penjadualan kembali proses yang tertunda setelah eksekusi selama satu interval waktu akibat permintaan layanan masukan/keluaran atau pemanggilan system call (layanan sistem operasi ke pemrogram) Adanya system call, membuat proses yang ditunda dipindahkan dari memori utama ke memori sekunder, proses perpindahan tersebut dikenal dengan swapping. Setelah adanya medium term scheduller, proses ditempatkan kembali ke di memori utama untuk dieksekusi

12

LONG TERM SCHEDULLER


Penjadualan long term bekerja terhadap antrian batch dan memilih batch berikutnya yang harus dieksekusi. Batch adalah proses-proses yang menggunakan sumber daya intensif (waktu pemroses, peripheral I/O dan memori). Batch merupakan program dengan prioritas rendah yang diguunakan untuk mengisi kesenjangan waktu eksekusi job interaktif yang rendah

13

STRATEGI PENJADUALAN
1.

PROSES

2.

Penjadualan Non-preemptive, yakni begitu proses diberi jatah waktu maka proses dilakukan sampai waktu habis. Selama proses eksekusi, pemroses tidak dapat diambil alih saat waktu eksekusi. Penjadualan Preemptive, yakni saat proses diberi jatah waktu, pemroses dapat diambil alih dan diberikan ke proses lain, sehingga proses disela sebelum selesai eksekusi dan dilanjutkan menunggu jatah waktu penggunaan pemroses tiba kembali.
14

PENJADUALAN NON-PREEMPTIVE
First In First Out (FIFO) atau First Come First Serve (FCFS), yakni proses-proses diberi jatah waktu berdasarkan kedatangan, begitu mendapat jatah waktu menggunakan pemroses, proses dieksekusi sampai selesai Kekurangan : Bila sebuah proses memerlukan waktu yang lebih lama, maka job-job dengan waktu eksekusi yang pendek jadi menunggu. Job-job yang tidak penting menyebabkan job-job penting menunggu

15

PENJADUALAN PREEMPTIVE

Penjadualan Round Robin, yakni semua proses dianggap penting dan diberi jatah waktu untuk menggunakan pemroses.
1.

2.

3.

Jika jatah waktu habis, maka pemroses dialihkan ke proses yang lain (proses runable) Jika jatah waktu belum habis dan proses masih menunggu suatu kejadian (selesainya operasi I/O), maka pemroses dialihkan ke proses yang lain (proses blocked) Jika jatah waktu belum habis dan proses telah selesai, maka proses diakhiri dan pemroses dialihkan ke proses yang lain
16

TUGAS

Buatlah makalah yang menjawab pertanyaan berikut:


1.

2.

Bagaimana cara penjadualan dengan menggunakan strategi penjadualan berprioritas dan penjadualan terjamin, ketika pemroses melakukan eksekusi proses yang berkaitan dengan operasi pada beberapa peripheral I/O secara bersamaan? Bagaimana membedakan strategi penjadualan berprioritas dan penjadualan terjamin, ketika penjadualan tersebut bekerja pada peripheral I/O?

17