Anda di halaman 1dari 16

(Satu Hal) oleh: Ahmad Fauzi Kau bertanya padaku tentang rindu Tentang jarak yang pisahkan kita

Tentang waktu Yang mengalir begitu cepat Kau bertanya padaku tentang cinta Tentang indah yang kita punya Tentang senyum Yang merekah begitu rapat Kau bertanya padaku tentang mimpi Tentang angan di ujung sana Tentang damai Yang tercipta begitu lambat Aku hanya terdiam mendengarmu bersuara Aku tahu Kau di sana sedang menyimpan rindu begitu dalam padaku Tapi Aku takkan berujar panjang lebar sepertimu Hanya Aku ingin memberitahumu satu hal "Don't forget me" Selamanya Ya Selamanya

DIAM BUKAN BATU Karya : Sunarto Rochim Diam bukan batu, ku sapa namun tetap membisu. membeku bukan gunung salju, namun ku tahu di dalam masih membara entah amarah atau lara, karena kalbu tak terjaga. atau menderu karena merindu,

bergelora karena asmara. Sekian musim telah berlalu entah kapan musim semi tiba kala tunas & kuncup mekar merona menambah pesona alam semesta dan mengundang kumbang datang berpesta Tebarkanlah aroma surgawimu namun tetap kau jaga mustikamu sebagaimana kau genggam hasrat dengan syariat Illahi bukan dengan nafsu insani hingga ada yang tepat jadi imam pilihan hati.

Di Hatiku oleh: Lukas Gentara untaian kata mesra dan seribu puisi cinta yang kupunya tak mampu menyaingi indah wajahmu kau adalah keindahan yang menghiasi duniaku memandangmu... aku berharap waktu berhenti menyentuhmu... seperti menyentuh sesuatu yang rapuh tapi sangat berharga kau adalah jejak yang iringi langkahku kau adalah detak yang iringi jantungku kau adalah air mata yang iringi tangisku kau ada di hatiku

Indah Sore Itu oleh: Lukas Gentara

indah sore itu bukan pada matahari senja yang berwarna jingga indah sore itu bukan pada biru samudera di batas cakrawala indah sore itu adalah hitam rambutmu yang buat aku terpana indah sore itu adalah biru matamu yang memancarkan pesona indah sore itu adalah kamu, cinta...!

Aku Tak Pernah Berpaling oleh: Lukas Gentara ketika musim memajang rindunya pada hujan ada sebongkah cemas yang tak bisa kuucapkan aku hanya ingin memelukmu dari senja hingga subuh tiba setapak demi setapak kudaki jalan terjal kerisauan saat tiba di persimpangan ingin kutanggalkan segala ragu dan rasa bosan ooo, betapa kebimbangan telah berubah menjadi labirin menjadi lingkaran tanpa celah tapi catatlah olehmu, tentang satu kepastianku 'aku tak pernah berpaling darimu' Sebuah Keabadian hati hanya bisa mencintai sekejap kaki hanya bisa melangkah sejauh lelah tatapan tak selamanya indah di mata

tapi memiliki kasih sayang darimu adalah keabadian tak ternilai (by Iman_Chank)

Ketulusan Hati sesuatu yang tak bisa diucapkan jangan dipaksa untuk diucapkan sesuatu yang tak bisa diucapkan sebaiknya dimengerti saja karena masih banyak makna yang bisa kita rangkai lewat sebuah ketulusan hati maka berdirilah disampingku dan terangi setiap jalanku seperti Adam menerangi Hawa nya seperti aku, yang tulus mencintaimu (diambil dari buku katakan cinta)

Mawar di Bibirmu oleh: Lukas Gentara ketika kesunyian bolong oleh nyanyian sumbang burung malam aku hempaskan setumpuk penat dan kegelisahan pada gambar wajahmu yang ayu dan ketika senyum di bibirmu mekar seindah rangkaian bunga-bunga mawar maka kerinduan ini telah lunas terbayar

Teduh di Matamu oleh: Lukas Gentara

ada rintik hujan yang jatuh di tanah pasir ada butir embun yang turun di rerumputan adalah dirimu yang buatku tahu bahwa cinta itu, ada...! mendekapku dalam keindahan yang abadi seperti darah dan merahnya seperti malam dan gelapnya seperti teduh yang kulihat di matamu

TAK BEGITU Kau tak begitu tampan Tapi kau mampu membuatku jatuh cinta Kau tak begitu romantis Tapi kau mampu membuatku selalu merindukanmu Kau tak begitu kaya Tapi kau mampu memberiku yang terbaik Kau tak begitu sempurna Tapi kau mampu membuatku ingin selalu jadi yg terbaik untukmu (Mayank Ponimiring II ** bibirmerahmembabibuta@yahoo.com) Saturday, July 03, 2010 Anonymous said... MATI Ada satu masa dimana kita tertawa Ada satu masa dimana kita diam Satu harapku jika kalian datang Satu asaku jika kalian hilang Jika nanti aku mati Aku ingin terlahir kembali, Dan bertemu kalian sekali lagi Jika nanti aku tiba

Jangan enggan tuk tetap ada

(Mayank Ponimiring II ** bibirmerahmembabibuta@yahoo.com) Saturday, July 03, 2010 Anonymous said... APA ADANYA Sunyi itu sepi Sepi itu hampa Hampa itu kosong Kosong itu nol Semua itu berputar Berputar tiada henti Membentuk lingkaran setan Tak ada ujung Tak ada pangkal Berputar itu memusingkan Pusing yg dicari-cari Dicari sampai ke tepi Namun tak jua terjawab Jawab itu tak pernah ada Tak pernah ada jangan dicari Hanya membuat pusing yang berputar Biarkan semua apa adanya

(Mayank Ponimiring II ** bibirmerahmembabibuta@yahoo.com) Saturday, July 03, 2010 Anonymous said... KAU DAN DIA Jika kau tersenyum Aku bersedih Karena dalam senyummu Kulihat dia yg telah pergi Jika ku memandangmu Aku ingin menangis

Karena telaga matamu Mengingatkanku pada yg tiada Ahh, kehadiranmu hanya menguak luka lamaku Tapi entah mengapa Aku suka itu

(Mayank Ponimiring II ** bibirmerahmembabibuta@yahoo.com) Saturday, July 03, 2010 Anonymous said... Jangan kau kira cinta datang dari keakraban yg lama Dan karena pendekatan yg tekun Cinta adalah akar kecocokan jiwa Dan jika itu tidak pernah ada, Cinta tidak akan pernah tercipta dlm hitungan tahun Bahkan hitungan abad sekalipun

(Mayank Ponimiring II ** bibirmerahmembabibuta@yahoo.com) Saturday, July 03, 2010 Anonymous said... MAHADIVA Aku telah lama mencarimu Hingga ke dalam dunia mimpi Sering kujumpai dirimu Dalam gambar yg terbayang lama Aku ingin kau yang berbeda Menempatkan dirimu Ada hati yang sangat Ada banyak sisi yang mengenalmu Dengar bisikku, Jangan tatap aku seperti itu Matamu aku tak sanggup Wajahmu aku tak bisa Kau tak tahu, Tentramnya bila kurasakan di dekatmu Sesuatu yg selalu kurindukan Hidup bersama denganmu

(Mayank Ponimiring II ** bibirmerahmembabibuta@yahoo.com) Saturday, July 03, 2010 Anonymous said... 11 TAHUN LAMANYA Di mana dirimu sahabat karibku Ku rindu tuk berjumpa denganmu Apakah kabarmu tlah lama menghilang Semoga bahagia kau di sana Sebait lirik lagu lawas ini mengingatku padamu Darius Dava Andromeda Dimana kau kini? Aku tak tau. Tanggal lahirmu pun aku tak ingat Maaf. Yg kuingat hanya saat kita harus berpisah 11 tahun yg lalu Dan yg tersisa hanyalah selembar foto, yg telah kabur bin usang Aku yakin kau pasti menjadi orang yg hebat Ya, seperti namamu Apakah kau ingat padaku? Aku tak tau. Ingatlah aku, walau samar-samar Aku tak ingin berlebih di ingatanmu Asal aku ada (atau terselip) itu sudah cukup Kapan kita akan bertemu lagi? Aku tak tau. Mungkin besok, lusa, bulan depan, tahun depan Atau mungkin masih lama lagi Entah kapan kita akan bertemu Banyak yg ingin aku tanyakan padamu Banyak yg ingin aku ceritakan Tapi Cukupkah umurku untuk menunggu saat itu? Aku tak tau. Sanggupkah waktu menanti waktu? Aku tak tau.

(Mayank Ponimiring II ** bibirmerahmembabibuta@yahoo.com) Saturday, July 03, 2010 Anonymous said...

Tak kusadari, Dari hari ke hari kau bunuh diriku Pelan-pelan Dari bulan ke bulan kau menanam kebencian Menabungkan maut untuk diriku Perlahan Agar semuanya tak kusadari.

(Mayank Ponimiring II ** bibirmerahmembabibuta@yahoo.com) Jari-jari yg terlepas merangkai kata Bagai akar yg tak pernah berhenti menggali bumi Makin dalam Makin dalam Menyusuri jejak-jejak kelam Jari-jari yg bergerak menuliskan aksara Bagai pisau tajam mengoyak-oyak badan Makin perih Makin luka Menjadikan lumpuh kehidupan selanjutnya Mimpiku, Selalu dalam kenyataan pedih Selalu Mengalir deras, berdebur, berderai Bagai ombak Bagai gelombang Yg tak tau arah jalan pulang

(Mayank Ponimiring II ** bibirmerahmembabibuta@yahoo.com) Saturday, July 03, 2010 Anonymous said... PUPUS Harapan dan impian tak berubah Selalu berguguran dan tumbang sebelum musimnya Di akhir tahun, di awal duka Ibarat nyanyian pilu, menenggelamkan Aku bagai semut terjatuh di danau dangkal Tak mampu menggapai apapun Tak kuasa merasakan semua Hanya terdengar nafasku bergemuruh Dan menangis di ujung hatimu

Aku sadar Menggapaimu terlalu lelah bagiku Bagai kapas di pucuk rindu

(Mayank Ponimiring II ** bibirmerahmembabibuta@yahoo.com) Saturday, July 03, 2010 Anonymous said... 06 : 43 Gerimis pagi ini adalah tangisku di akhir zaman Ketika sekawanan burung luka Mencakar tangkai jantung derita Aku bagai buku usang di atas meja Di antara gudang dan rumah tua Di antara waktu dan asa Tertiup angin, tak sengaja terbuka Tertinggal dan tak terbaca

(Mayank Ponimiring II ** bibirmerahmembabibuta@yahoo.com) 17 : 28 Gerimis kali ini mempercepat kelam Tak ada lagi kini, aku sendiri, menapak sepi Menyisir semenanjung pengap, penuh harap Kini aku telah tiba di ujung Ucapkan selamat tinggal Dan kau tersedu di sela harapku Karena aku telah terdekap di penghabisan

(Mayank Ponimiring II ** bibirmerahmembabibuta@yahoo.com) ARTI LAIN Taukah engkau, Percik-percik air ketika kita kecil? Percik itu kini telah berubah menjadi gelombang yg besar Sejalan dengan kedewasaan kita Dan kini Bolehkan aku hadir kembali di lain arti?

(Mayank Ponimiring II ** bibirmerahmembabibuta@yahoo.com) 03 : 19 Semalam suntuk suaramu merayap di dinding Lalu, jatuh satu demi satu ke lantai Membangunkanku dari tidur Dan mengingatkanku pd sesuatu yg kini bukan lagi milikku

(Mayank Ponimiring II ** bibirmerahmembabibuta@yahoo.com) 19 : 33 Bulan rebah dan angin lelah Di malam yg penuh belas kasihan Mengubur bayang-bayang kosong Kemudian dengan mesra menidurkanku Dalam ranjang nyanyian sendu Kini angin termangu, menunggu Bulan pun terdiam Bagai tertusuk lalang

(Mayank Ponimiring II ** bibirmerahmembabibuta@yahoo.com) Saturday, July 03, 2010 Anonymous said... Maafkan aku, Karena di saat terakhir aku tidak berada di sisimu Maafkan aku, Karena telah membiarkanmu selalu sendiri Tadinya aku memutuskan untuk pergi ke duniamu Berbekal cinta yg akan membawa kita bersama lagi Namun ia datang, merobek peta menujumu Kalau aku menerimanya, Apa aku akan benar-benar melupakanmu? Dan apa kau akan memaafkan aku? Tapi mungkin hari dimana kau memaafkan aku tdk akan pernah datang Dan saat ini Ya, aku pikir ini lah saatnya Kurelakan kau kembali pada-Nya

Karena aku yakin, Cinta-Nya padamu tidak kalah denganku (Mayank Ponimiring II ** bibirmerahmembabibuta@yahoo.com) dody corbuzier on Tuesday, September 07, 2010 said... Tak akan lagi aku sanggup Mengepak saya mengitari bumi Menyibak kabut di pagi Sungguh aku tak akan sanggup Walau hanya memandang dunia ...Sebab badan ini Menanggung sakit tiada bertabib Menanggung lara tiada pelipur Dirangka sayapku yang patah Melawan badai tadi siang Tuesday, September 07, 2010 dody fariawan on Tuesday, September 07, 2010 said... Tak akan lagi aku sanggup Mengepak saya mengitari bumi Menyibak kabut di pagi Sungguh aku tak akan sanggup Walau hanya memandang dunia ...Sebab badan ini Menanggung sakit tiada bertabib Menanggung lara tiada pelipur Dirangka sayapku yang patah Melawan badai tadi siang Tuesday, September 07, 2010 SaFaR_Sk on Sunday, September 12, 2010 said... C.I.N.T.A "cinta yg paling sejati adalah cinta yg terdiri dr dua org saja & tdk ada tempat lagi bagi org ketiga" "cinta itu bukan sumber bahagia, tetapi ketiadaan cinta adalah sumber derita" "cinta itu bagaikan api, ia tdk boleh di permainkan, bila di permainkan akan membakar diri anda sendiri" "cinta adlah sesuatu hal yg aneh, jika manusia menggenggamnya trlalu longgar, maka ia

akan lari" "cinta yg mengadakan pertemuan dan cinta pulalah yg membuat perpisahan" "cinta yg di mulai dengan api semangat yg membakar, sering kali berakhir dg dingin dan beku" "cemburu adalah dinding antara cinta dan benci" "cinta hati itulah yg sekuat-kuat cinta, tetapi cinta mata tak dapat menahan panas dan hujan" "cinta membuat org lemah menjadi kuat, dan org kuat menjadi lemah" "cintailah kekasihmu selamanya, namun Tuhan jualah yg harus menumpahkan rasa kasih dan cinta selama kau hidup" "cinta adlah perasaan tarik menarik di dalam hati dua manusia yg berlainan jenis untuk saling merasakan suka duka masing-masing" "cinta sejati itu seprti hantu, hampir semua org membicarakannya tp hanya sedikit orang yg pernah menjumpainya" "cintailah Tuhanmu, dan Ia akan tinggal denganmu. Taatilah Tuhanmu dan Ia akan memperlihatkan rahasia kebenaran yg sejati" (Safdinie'S) Sunday, September 12, 2010 Anonymous said... ada rindu yang dalam merasuk di hati... ketika kita tak beertemu... ingin rasanya ku hampiri dirimu agar ku dapat melepas rasa rindu ini... namun aku tak tahu kau ada dimana sekarang... di malam ini yang sunyi sepi, dingin dan aq sendirian... seandainya engkau ada disampingku... takkan terus kupandangi langit malam yang bertabur bintang ini untuk membayangkan dirimu... andaikan kau ada disini.. kan kupeluk erat dirimu... dan tak akan pernah kulepas... kau akan selalu kujaga... dirimu kapanpun dan dimanapun hingga ajal menjemputku...

Puisi ini khusus aq tulis buat seseorang yang special di hati ku.... yang bernama "NIA" I always love you Nia.. i hope you can love me!!

By : Malaikat pelindungmu Sunday, September 12, 2010 Anonymous said... tak mampu diriku melepas pergi dirimu.,... mekarnya melati di taman bunga tak akan dapat menggantikan dirimu... malam yang bertabur bintang juga tak akan dapat menggantikan dirimu dihatiku... bahkan jika ada seorang bidadari pun yang mengharapkan cintaku.. aq takkan memberikan cintaku padanya... karena cintaku yang tulus dan suci ini hanya untuk dirimu... plis.. jangan tolak aq.. jangan hancurkan cintaku.. jangan kau bunuh cintaku... karena cinta ini tulus dari dalam hati... hanya kau permaisuri hatiku... aq hanya menginginkan kamu... hanya dirimu... yang ada didalam hatiku untuk selamanya... !!Puisi ini khusus aq tulis buat seseorang yang special di hati ku.... yang bernama "NIA" I always love you Nia.. i hope you can love me!! By : X Sunday, September 12, 2010 'Reinaldo' Putra said... CINTAKU KEPADAMU By: 'Reinaldo' Putra Cintaku kepadamu tak bisa kutuangkan ke piano seperti Mozart mengalunkan simfoni cinta untuk kekasihnya... Cintaku kepadamu tak bisa kutuangkan ke atas kertas seperti Khalil Gibran mempersembahkan puisi cinta untuk kekasihnya... Cintaku kepadamu hanya mampu kunyatakan kepadamu melalui kata-kata sederhana ini... I <3 U... Tuesday, September 14, 2010 @nn said... blog puisi ini tnyt bikin sensi para penyimaknya so includes bikin kreatif juo. ok de' teruzin aj skalian jd media buek yg putuz nymbung. oi ... hmpr lupa 4 my dhiey gw kangeen puisi loe ! Tuesday, September 14, 2010

reygamaru said... dulu disaat kita berdiri disini kurasa akan ada cinta yang abadi, perasaan ku sepi bila ku harus tanpa mu.. apa yang kini terjadi tak lagi seperti dulu.. tapi kinio ku harus mengerti, karna ada yang lain yang memiliki mu.. layakah bila kini ku harus teteskan air mata ? memang harus ku sadari, kau takkan pernah menyayangi ku, dengan penuhnya ketulusan hati mu.. ku coba tuk tanyakan bintang, kemana semua kasih sayang untuk ku pergi ? kasih sayang mu hanya tuk orang lain, bukan untuk ku.. memang sakit hati ini, bahkan lebih sakit dibandingkan dengan SERIBU jarum yang telah menancap dihati ku.. sungguh sakit yang ku rasa, saat ku tau kasih sayang mu tlah terbagi, bukan untuk ku, tapi untuknya, dan untuk orang lain.. Tuesday, September 14, 2010 Anonymous said... aku mngkin bukan laki2 trbaikmu,, atau mngkin bukan kkasih impianmu,, tetapi aku mmujamu seolah kau di atas langit tak dpat ku raih,, nmun mmbuatku ingin slalu mmelukmu.. aku mngkin bukan laki2 cintamu.. atau pndamping hidupmu,, ttapi bagiku kaulah perempuan yg slalu mnguatkan hidupku,,, tak mngkinkah aku mmilikimu??? "puisi ini aku tulis khusus untuk seseorang yg SELAMA INI aku sayang" yg brnama "LIDYA" 04-04-1996 by:A.Aziz(sahabat peterpan) Thursday, September 16, 2010 Anonymous said... . Friday, September 17, 2010 ARI OKTAF on Saturday, September 18, 2010 said... yang bikin puisi atau yg kasih komen puisi semuanya keren. apa ini trend puisi era milenium? simpel tapi dalam. kalo puisinya dibikin lagu pasti komersil tuh. liat jg puisiku yg dah jadi lagu di

http://arioktafblog.blogspot.com/ ada yg mo puisinya di bikin lagu? boleh kontak Saturday, September 18, 2010 Anonymous said... kepada siapa aku harus mengadu? ke arah mana aku harus menuju? untuk siapa aku harus merindu? sementara sekarang aku hanya seorang diri diam membisu, lantaran cintaku kini sudah layu... Tuesday, September 21, 2010 Anonymous said... seromantis mantisnya kata kata di puisi ini takkan bisa mengalahkan seromantisnya cintaku padamu, amenda kaulah inspirasi hidup q selama ini tdaklah kau tahu betapa q benar2 menyayangimu dan salahkah bila q ingin menikahimu tuk membuktikan kalau q benar cinta dan sayang padamu, amenda itu smua bukti ketulusan cintaku padamu amenda, just 4 u cha.amenda q ingin melabuhkan cinta ini............ Friday, September 24, 2010 andros said... indah bintang2 yang berpijar didalam hati menghilang sudah hatiku yg seputih salju kini membiru mirip blue jeans mu karna kau yg ku cintai kini prgi dan takan kembali lagi wedusshh...